Tipe: Koran
Tanggal: 1996-04-16
Halaman: 05
Konten
HARIAN METRO BERITA MEMPERTINGGI KETAHANAN DAN PERJUANGAN NASIONAL INDONESIA ARIS/BY DEPOK-Walikota Depok Drs. Sofyan Safari Hamim, sesuai memimpin apel pagi Senin (15/4) tiba-tiba memerintahkan se- luruh karyawan Kantor Walikota untuk mengadakan kebersihan di sepanjang Jalan Margonda Raya. Tentu saja sesaat semua karyawan terbengong-bengong men- dengar perintah itu, tapi dengan sigap semua karyawan bergerak cepat mengambil peralatan di Kantor Kebersihan. Mereka lang- sung mendatangi pedagang, pengusaha, swalayan, bengkel- bengkel mobil yang dianggap menggangu lalulintas. Sejumlah ruko dan pedagang bengunan menjadi sasaran gerakan keber- sihan di wilayah masing-masing. Walikota sendiri tidak segan-segan menegur sejumlah pe- ngusaha maupun pemilik bangunan yang dianggap sangat mengganggu kebersihan di Jalan Margonda Raya. Tidak kurang 224 orang karyawan Kantor Walikota, termasuk Suku Dinas yang seatap dengan kantor Pemda ikut dikerahkan untuk membersihakn halaman kantor di kawasan itu. Tidak saja halaman kantor, tapi juga trotoar jalan, saluran air bahkan gorong-gorong yang penuh timbunan sampah dikeruk Dinas Kebersihan Depok. YUDHA Walikota Sidak Margonda pun Bersih Terbukti, Seret Menurut informasi yang dihimpun BY dari pelaksana K-3 Kotif Depok, gerakan kebersihan yang dilaksanakan tersebut berkaitan program Pemda yang bertekad untuk meningkatkan peraihan Adipura tahun ini. Tahun 1995 Kotif Depok berserta kota-kota sedang di Indone- sia mendapat Sertifikat Adipuravi grubeg neansing "Dengan sertifikat itu kita sudah bersyukur. Karena itu kita berusaha akan meningkatkan peraihan Adipura tahun ini," ujar Walikota beberapa hari lalu kepada BY. (eha) SIRKUIT Anggota DPRD Antar Waktu Dilantik BEKASI-Bertempat di Ruang Sidang DPRD Bekasi, Senin (15/4) pukul 09.00 Wib Ketua DPRD Abdul Manan melantik anggota DPRD Pengganti Antar Waktu. Anggota yang dilantik tersebut adalah Let Kol (Pol) H. Mahyudin, menggantikan posisi Let Kol (Pol) DS Putro yang memasuki masa pensiun. Penetapan pergantian itu dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Mendagri No. 171.32.041 tanggal 12 Februari 1996 dan Keputu- san Dati II Jabar No. 171.1/SK 362 T DA/96 tanggal 14 Februari 1996. Dalam amanatnya Abdul Manan mengatakan fungsi DPRD adalah dan penyalur aspirasi masyarakat dan bagian penyerap dari unsur Pemda. Selanjutnya Manan mengajak agar seluruh anggota Dewan terus menjalin komunikasi dan kerjasama yang erat, namun te- tap korektif, kritis dan konstruktif baik dengan eksekutif mau- pun dengan masyarakat luas. Ketua DPRD juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang diberikan oleh DS Putro selama menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Tak pula pula Manan mengucapkan se- lamat datang dan bertugas kepada anggota pengganti antar waktu H. Mahyudin yang akan segera memulai tugasnya. (tok) Buntut Kenaikan Tarif Angkutan Sopir Enggan Naikkan Pelajar Bekasi, BY Para pelajar di Bekasi kini a- gak mengalami kesulitan untuk naik kendaraan umum, khusus nya angkutan dalam kota, koasi. Pemantauan BY di beberapa tempat menunjukkan pada saat- saat jam sibuk para sopir lebih mendahulukan Sementara itu, walaupun be- lum ada peraturan resmi menge- nai kenaikan tarif koasi, namun sebagian besar pengemudi ang- penumpang kutan tersebut sudah menaik- untuk sekali tarik, maksimal tiga orang pelajar yang boleh di dalam. Lebih dari itu mereka mengaku rugi. umum dari pada anak-anak se- kan ongkos, menyusul peng- umuman kenaikan tarif kenda- kolah. "Pagi-pagi waktu akan berangkat sekolah, kita juga ke- sulitan." ungkap Hení (17) Pe- lajar SMU 1 Bekasi. Hal yang sama juga diakui oleh beberapa pelajar yang dite- mui di depan Stasiun Bekasi. "Terus terang kita rugi kalau menaikkan pelajar. Soalnya kita kan harus mengejar setoran," ungkap Heri (27) di Terminal Bekasi. Di Terminal Bekasi mulai pu- raan oleh Menhub beberapa kul 12.00 WIB anak-anak seko- waktu lalu. lah sudah bergerombol untuk pulang. Namun banyak dari mereka baru mendapatkan ang- kutan setelah jam 14.00 Wib, saat penumpang umum mulai berkurang. Kalau yang naik hanya pela- jar mereka mengaku kesulitan untuk memenuhi target harian. Beberapa sopir lain mematok BEKASI BOGOR DEPOK TANGERANG Buntut Dugaan Penyelewengan Retribusi IMB Rp 6 Miliar Ketua DPRD: Jika Kenaikan tarif koasi yang ti- dak seragam membuat penum- pang harus ngotot dengan kon- dektur atau sopir ketika ditagih ongkos kendaraan. (tok) Masyarakat juga mengeluh- kan kenaikan ongkos angkutan yang rata-rata naik Rp 100 dari biasanya itu. Misalnya saja, un- tuk Koasi 05A Jurusan Terminal- Galaksi, pengemudi menem- pelkan daftar tarif yang dike- luarkan oleh KPU 05A ttd Heppy K. Dalam daftar tarif tanpa kete- rangan tersebut, disebutkan tarif baru yang berlaku mulai 11 April 1996. Untuk jurusan Terminal- Pasar Kranji Rp 500, Terminal- Kranji Lama Rp 400, Terminal- Kampung Dua Rp 600, Terminal Agung Shop Rp 700 dan Terinal Pekayon Rp 800. ke Meja Hijau Laporan adanya dugaan penyewengan retribusi Iljin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten Tangerang, tidak dipetieskan. Dewan sedang menelusurinya. "Hasilnya kita laporkan ke bupati. Kalau terbukti bersalah, maka yang menyelewengkan dana tersebut harus diseret ke meja hijau," kata Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, H Momo Suherman, di ruang kerjanya, Senin (15/4). Momo Suherman belum ber- sedia menjelaskan hasil investi- gasi maupun dengar pendapat- nya dengan pihak-pihak yang terkait dengan dugaan penye- wengan retribusi IMB sebesar Rp 6 miliar itu. "Dengar penda- pat baru akan kami mulai, sete- lah data lapangan terkumpul. Tunggu saja hasilnya," katanya. Mencuatnya kasus dugaan penyelewengan yang melibat- kan dua pejabat teras Dinas Pe- kerjaan Umum (DPU) Kabupa- ten Tangerang, itu berawal ada- nya surat pengaduan yang dila- yangkan ke Kota Pos 5.000 de- ngan tembusan Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD I Jabar dan, Ketua DPRD II Kabupaten Ta- ngerang, Bupati Tangerang, Ke- jaksaan Negeri Tangerang, Kepa- la DPU dan Kepala Seksi Perizi- nan Kabupaten Tangerang. Isi surat menyebutkan, prak- tek penyewengan itu dilakukan dengan cara memanipulasi dua Tangerang, BY nyetoran -- mengacu pada Perda EA-VG ELOK Nomor 7 Tahun 1986. #27777 peraturan daerah, yakni Perda nomor 7 tahun 1986 tentang ijin mendirikan bangunan (IMB) yang disahkan Gubernur Jabar dengan Surat Keputusan (SK) Nomor 188.342/SK.96-HUK/87, Dan Perda Nomor 3 Tahun 1994 tentang IMB dengan SK Guber- nur Jabar tanggal 7 Mei 1994. "Kepada pemohon IMB, dua oknum di DPU, dalam menen- tukan besarnya tarif mengguna- kan pedoman Perda Nomor 31 Tahun 1994, dimana besarnya biaya lebih besar dibandingkan dengan Perda Nomor 7 Tahun 1986," kata isi surat. Setelah memperoleh biaya retribusi, masih menurut isi su- rat, kedua oknum menyetorkan retribusi tersebut dengan me- ngacu pada Perda Nomor 7 Ta- hun 1986. Sehingga keduanya memperoleh keuntungan yang besarnya selama beroperasi diduga sebesar Rp 6 miliar. - Mereka mengharapkan supaya berkas perkara banding itu segera dikirim ke PT Bandung se- hingga kepastian hukum lebih cepat diperoleh. Dengan demikian eksekuator (Jaksa) dapat me- laksanakan eksekusi barang bukti berupa uang senilai Rp 53.300.000,- untuk dikembalikan ke pada para calon konsumen. Itu sebabnya, si penulis surat minta pihak Kejaksaan Negeri melakukan penyelidikan untuk membongkar kasus tersebut. Ditipu Developer, Datangi PN Tangerang Tangerang, BY banding perkara ke PT Bandung. Nursaid Dua puluh orang yang mewakili 1.687 calon menyarankan, supaya para calon konsumen itu konsumen perumahan fiktif Bukit Cempaka In- mengajukan keluhan secara tertulis kepada PN dah (BPI) Senen (15/4) kemarin mendatangi Tangerang. "Kami ini karyawan yang penda- kantor Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, mem- patannya pas-pasan dan sangat memimpikan pertanyakan uang muka yang dijadikan barang tempat hunian. Namun, dasar nasib nahas, uang bukti dan masalah berkas banding ke Pengadilan muka hasil tabungan ternyata ditipu oleh develo- Tinggi (PT) Bandung. Juru bicara para calon kopo peruiar Sumardjo, calon konsumen perumahan sumen. Ponidi (25) mengatakan, selama ini mere fiktif itn. Menurutnya, ia telah mebayar uang ka dijanjikan bahwa uang muka untuk membelikemuka kepada developer PT Bartra Putra Inevscoi rumah yang dibangun BPI segera dikembalikan 19 Kecuali itu, mereka mempertanyakan kapan Sebagaimana diketahui, 29 Januari 1996 lalu, 6 berkas perkara banding dikirim ke PT Bandung. orang Direksi PT BPI dihukum masing-masing 1 tahun penjara potong tahanan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang. Ke-6 Direksi peru- sahaan fiktif itu dinyatakan bersalah menipu ma- syarakat. Sementara itu sumber BY di Kantor DPU Kabupaten Tange- rang menyebutkan, kasus duga- an penyelewengan yang dilaku- kan oknum Kepala DPU setem- pat bersama Kepala Seksi Per- ijinan, itu pernah diperiksa oleh Itwilprov Jabar. "Tapi nggak tau, beliau-beliau kok masih nggak kapok juga," katanya sembari wanti-wanti untuk tidak disebut jatidirinya. Agar 'permainan tersebut Mereka jelaskan, apabila berjalan mulus, kedua oknum yang dituduhkan lewat surat ka- itu kepada para pemohon IMB leng itu, merupakan fitnah kali yang telah melunasi kewaji- kedua. Mereka menjelaskan, se- bannya diberi kuitansi semen- jak dicabutnya Perda Nomor 7 tara dengan mengacu Perda No- Tahun 1986, praktis mempergu- mor 3 Tahun 1994. Sedangkan nakan tanpa memanipulasi kuitansi aslinya yang ditandata- acuan yang ada dalam Perda No- ngani BRI -- sebagai tempat pe- mor 3 Tahun 1994. (krs/tri). Lima Orang Diamankan Polisi Depok, BY yang dihimpun BY dari bebera- Sekitar 3500 Orang pekerja pa pekerja pabrik, mereka me- pabrik jok mobil PT.Meiwa Indo- nuntut uang transport. Selama nesia di jalan Raya Bogor, Senin ini mereka tak memperoleh (15/4) pagi hingga sore melaku- uang transpor dan hanya diberi- kan unjuk rasa. Lima pekerja kan Rp 5000,-/bulan sebagai yang dianggap sebagai dalang uang lauk-pauk. unjuk rasa tersebut terpaksa diamankan pihak kepolisian Depok. Seperti diberitakan sebelum- nya, Kepala DPU Kabupaten Ta- ngerang Ir. Adil Dharmawan dan Kepala Seksi Perijinan Drs H Un- dang Karmana, menyebutkan su- rat budeg itu berisi fitnah (BY,12/ 4). Masing-masing menjelaskan, akibat surat budeg tersebut mere- ka terpaksa diperiksa Itwilprov. "Kalau sekarang surat kaleng itu ditanggapi lagi, kami siap diperiksa," kata Ir Adil Dhar- mawan. Tekad senada juga dilon- tarkan Drs Undang Karmana. TAMAN CIKAS, HUNIAN BERNUANSA ALAM BEKASI--Seiring demam back to jolkan di sini. Ada tanaman Palem nature, hadir hunian bernama Ta- Raya yang menyejukkan mata, ada man Cikas. Terletak di bibir Jalan Tol Jakarta-Cikampek -20 menit dari Semanggi - Taman Cikas merupa- kan sebuah kawasan perumahan yang dilengkapi rumah sakit, pasar Dominasi nuansa alam itu di- swalayan, mal, sekolah dasar hingga perkuat oleh 200-an bangunan (baru sekolah menengah, pompa bensin 40 persen dari rencana) ber- dan pusat hiburan seperti bioskop. arsitektur modern. rimbunan bunga yang melahirkan berjuta ilusi. Di sini disiapkan pula sarana olahraga yang membuat ba- dan segar bugar (bawah). Di sini dipersembahkan berbagai Pengembang Taman Cikas adalah tipe rumah dan ruko dengan harga PT Ciskada Perkasa (Gedung AUP Rp 89.925.000 hingga Rp Lt.3 J1 Tanjung Karang No. 5 Jakarta 342.800.000. (atas) 10230. Telp: 3156255. Fax: 3156256). (cvb) Nuansa alam sungguh diton- SW FE Drag Me Fina Sedangkan jajaran Direksi PT BPI yang diha- dapkan ke persidangan masing-masing : Drs Sori- Siregar, selaku Direktur, M. Rachmat, selaku Wakil calon konsumen perumahan fiktif itu Manajer Perusahaan, Ir Darwis Nasution, Manajer diterima Kabag Pidana, H. Nursaid. Menurut Pemasaran, Ir Irwan Siregar, Manajer Keuangan, utusan calon konsumen itu, Nursaid mengakui Welianto, Manajer Personalia dan Ir Peter Da- bahwa PN Tangerang belum mengirimkan berkas manik, Kepala Cabang BPL. (bon) PT. MEIWA Indonesia Dilanda Unjuk Rasa TAMAN CRODAS 3465504 100 (55/22728 Bogor, BY.- Pemda Kodya Bogor sejak saat ini teng- ah membangun ribuan kios penampungan sementara bagi pedagang korban kebakaran Pasar Kebon Kembang Bogor. Pembangun- an kios-kios penampungan di sekeliling be- kas lokasi pasar yang terbakar itu, berdasar- kan SK Walikota Bogor No.64.05/SK82-Or- ganisasi/1996 tanggal 8 April 1996. "Pembangunan kios penampungan sementara (KPS) itu, merupakan bukti ke- pedulian Pemda Kodya Bogor terhadap keluhan dan permintaan dari para peda- gang yang jadi korban dan kiosnya terba- kar pada tanggal 28 Maret 1996. Jadi hen- daknya semua memahami, dengan bukti kepedulian itu tentunya tidak perlu lagi timbul keresahan di kalangan pedagang maupun adanya aksi-aksi unjuk rasa," ujar Walikota Bogor Eddy Gunardi dalam keterangan persnya di Balaikota Bogor, Se- nin siang kemarin (15/4). Bogor, BY.- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Solidaritas untuk Korban Bencana Pasar Kebon Kembang Bogor (KSKBPKKB) bersama belasan pedagang dan anggotaa LBH Ampera Bogor, Senin pagi (15/4) kembali menggelar aksi unjuk rasa sambil membawa spanduk poster ke DPRD Kodya Bogor PLAZA MERDEKA MAS Para pelaku aksi unjuk rasa yang sem- pat menarik perhatian sejumlah pejalan kaki dan kendaraan yang lewat di JL. Kap- ten Muslihat itu, bergantian membacakan sejumlah puisi bernada kritikan dan ke- prihatinan yang ditujukan kepad para pejabat Pemda setempat. Salah seorang pengunjuk rasa ada yang melumuri baju dan tubuhnya dengan cairan merah mirip darah. Sambil duduk bersimpuh dia me- ACT FOTO-FOTO ISTIMEWA ANGKOT RH FRANS/BY SISI LAIN TANGERANG-Di pabrik-pabrik sering terjadi unjuk rasa, di jalanan kendaraan bersusah payah diatas jalanan yang rusak, dan di papan-papan rekalmepun perusahaan-perusahaan pun 'ribut menarik pembeli. Pedagang Korban Kebakaran Pasar Anyar Ditampung Gratis Kebon Kembang itu seluruhnya berjumlah an sementara itu diberikan secara cuma- 2.766 buah. Sebanyak 635 kios di antara- cuma (gratis) kepada pedagang, karena kios nya merupakan kios tertutup. Sedangkan itu biayanya merupakan sumbangan dari jumlah pedagang yang harus ditampung pengusaha di Bogor yang memiliki kepe- mencapai 2.131 pedagang, karena sebelum- dulian terhadap penderitaan pedagang nya ada satu pedagang yang memilki dua korban kebakaran", kata Eddy Gunardi. hingga tiga unit kios. Pedagang yang akan ditampung itu adalah pemilik sah kios yang mempunyai "Kartu Kuning" tanda izin ber- dagang dari Pemda. Sedangkan pedagang di kios awning, yang jumlahnya 112 kios, akan ditampung dalam prioritas berikutnya. Eddy Gunardi juga dengan sangat me- minta bantuan kalangan wartawan dan masyarakat untuk melaporkan bila terjadi pengutipan atas kios-kios penampungan itu. "Jika terbukti ada aparat Pemda terli- bat, tanpa ampun, dia akan dipecat saat itu Eddy Gunardi menegaskan, pihaknya juga", tegasnya disambut tepukan tangan tidak ingin terjadi munculnya spekulasi belasan wartawan yang hadir. Dikatakan oleh oknum-oknum tertentu dalam pe- pula, jumlah kíos penampungan seluruh- nempatan pedagang di kios penampungan nya 2.650 kios karena sebelum terbakar a- nanti. "Untuk penempatan pedagang, saya da sejumlah 116 kios yang masih dikuasai yang akan memimpin langsung peng"un- oleh developer yang membangun Pasar dian"nya di Balaikota nanti bersama Mus- Kebon Kembang itu beberapa tahun lalu. pida. Saya juga minta para wartawan un- Jadi yang 116 kios terbakar itu tidak akan tuk memonitor dan melaporkan kepada dibuat kios penampungan dan hal itu jadi saya atau Sekotda maupun Asda I dan tanggung jawab pihak developernya. Dengan adanya pembangunan kios pe- Asda II, bila ternyata ada oknum-oknum Menurut Walikota Bogor, akibat kebakaran nampungan sementara itu, tambahnya, di- aparat Pemda yang melakukan pungutan pasar tersebut, Pemda kehilangan pema- harapkan para pedagang dapat berjualan terhadap pedagang yang akan menempati sukan retribusi pasar senilai Rp 84,4 juta/ kembali. Sebelum kebakaran, kios di pasar kios penampungan itu. Kios penampung- bulan. (den)Ⓡ Mahasiswa dan Pedagang Pasar Anyar Bogor Usulkan ♫ Ramayana Korban Kebakaran Pahlawan Pekerja gedi kebakaran pasar tersebut. Di samping minta agar dibentuk Tim Independen un- tuk penyelidikan terjadinya kebakaran, diminta pula agar para pejabat pengelola pasar dan pengusaha Ramayana Dept. Sto- re diajukan segera ke Pengadilan. ISTANA GOR NELAYAN HOTEL & RESTAURANT 50 MB digunakan mengangkut makan yang terkena lemparan batu ter- an dicegat pekerja dan dilem- paksa dibawa ke RS Bhakti pari batu. Akibatnya, beberapa Yudha Depok. kaca mobil pecah dan makanan Menurut pengurus Unit Ker- yang diangkut berantakan. ja SPSI PT.Meiwa Indonesia, Pihak kepolisian yang sejak aksi unjuk rasa itu dinilai sudah pagi sudah berjaga-jaga di lokasi menyimpang. dan disinyalir nampaknya kewalahan ada yang menunggangi. mengahadapi jumlah pekerja, Ini dibuktikan saat pekerja Perusahaan dinilai tidak ma- sehingga terpaksa didatangkan akan diajak bermusyawarah, ti- nusiawi memberlakukan para bantuan dari Kodim 0622 dak seorang pun yang mau ma- pekerja, sebab ratusan pekerja Depok. Ratusan pekerja terpak-suk ke lokasi pabrik. Perusaha Hari itu sejumlah pekerja pa- statusnya tidak menentu. "Saya sa dihalau petugas untuk an ini juga telah menaikkan brik sejak pagi hari bergerom- sudah tiga tahun bekerja di pa- menjauhi pabrik. Lima orang upah minimum regional (UMR) bol di luar pabrik. Mereka berte- brik ini sebagai tenaga kontrak pekerja terpaksa diamankan sesuai peraturan pemerintah, riak-teriak dan mencegati karya- dengan pendapatan minim," tu- oleh petugas kepolisian, yakni Rp 5.200,-/hari, juga uang wan pabrik yang hendak masuk tur seorang karywan yang tidak lantaran dianggap melawan pe- lauk pauk Rp 5000, kata menuju Desa Jayanti dan Cikande. Hasilnya ma- kerja. Akibatnya, arus lalulintas mau disebut jati dirinya. tugas. Antara lain, Bambang, pengurus Unit SPSI perusahaan sih belum dilaporkan, mereka masih di lapangan, di jalan Raya Bogor menjadi ma- Dalam unjuk rasa itu sebuah Robika, Safriyanto dan Nursan. tersebut. (eha) kata H Momo Suherman kepada BY, di ruang cet total. Menurut informasi mobil pengangkut pekerja yang Sementara dua karyawan kantor kerjanya. Dan, lanjutnya, setelah tim melaporkan hasil investigasi, baru Kepala Desa Jayanti dan Kepala Desa Cikande dipanggiluntuk dimintai penjelasannya. SELASA, 16 APRIL 1996 5 yolet mbaca puisi. Pihak Sekretariat Dewan mengizinkan 15 orang mewakili para pengunjuk rasa untuk berdialog dengan Ketua DPRD Ed- dy Suryaman SH dan para anggota fraksi lainnya. Dalam dialog itu, hadir pula Ka- jari Kodya Bogor Umar,SH. Seel Menghadapi sejumlah tuntutan itu. Para delegasi pedagang dan mahasiswa Ketua DPRD Eddy Suryaman dan Kajari mengajukan sejumlah pernyataan dan Bogor Umar SH mengatakan, sebagai lem- tuntutan kepada DPRD setempat antara baga legislatif semua aspirasi akan ditam- lain, meminta agar para karyawan Rama- pung karena Dewan bukan lembaga yang yana Dep.Store yang tewas terbakaar di memutuskan suatu aspirasi masyarakat. Pasar Kebon Kembang Bogor diangkat dan Menanggapi permintaan agar Eddy Gu- dinyatakan sebagaai : Pahlawan Pekerja". nardi dicopot jabatannya sebagai Walikota Mereka juga meminta agar Kota Bogor Bogor, Kajari Umar SH menjelaskan," Jika dinyatakan berkabung selama 7 hari dan memang anda semua menganggap ia ber- setiap tanggal 28 Maret diperingati se- salah dan anda telah siap dengan segala bagai hari " Bogor Berkabung", berkaitan perangkatnya, silakan saja ajukan ke dengan tanggal terjadinya peristiwa tra- PTUN", katanya. (Den) tanah Soal Girik Warga Jayanti dan Cikande DPRD Lakukan Investigasi Tangerang, BY Momo Suherman. Beberapa anggota DPRD Kabupaten Tangerang Seperti diberitakan (BY,15/4), ratusan warga mulai melakukan investigasi lapangan ke Desa Desa Jayanti dan Cisoka resah. Pasalnya, mereka Jayanti dan Desa Cikande, Kecamatan Cisoka mengaku telah dipermainkan oleh kades mereka. Kapermat Jayanti. Sedangkan Ketua Dewan Yakni didengungkannya pengumuman proyek setempat, H Momo Suherman memanggil secara nasional (prona) sertifikasi tanah. Syarat yang dinas kedua oknum kades tersebut. Langkah diminta, warga diharuskan untuk menyerahkan Dewan itu menyusul adanya keresahan warga girik mereka dan membayar ongkos administrasi yang mengaku kehilangan' girik atas tanah antara Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per Menurut warga mereka telah mereka sehubungan pengumuman proyek pemohon nasional (prona) sertifikasi yang memenuhi semua persyaratan yang dibutuhkan sejak tahun 1988 lalu. "Hari ini (15/4) beberapa anggota Dewan didengungkan kades. Namun, hingga kini sertikat tanah yang dijanjikan belum terbit. Itu sebabnya mereka re- sah dan melayangkan surat pengaduan ke Bupati tangerang dan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang. setelah "Kepala desa itu maunya apa sih? Apakah mereka tidak ingat, bisa duduk sebagai kepala desa lantaran masyarakat. Kini, "Bila terbukti kedua kepala desa itu salah, memangku jabatan, kok, menyakiti masyarakat. saya sarankan bupati mencopot jabatan mereka, Saya marah untuk itu." tandas Momo Suherman. sekaligus menyeretnya ke pengadilan," tegas (krs/tri) Buntut Keributan Dua STM Polres Bekasi Lakukan Razia Bekasi, BY Pisau silat dan pecahan kaca Razia yang dipimpin Waka- cermin disita dari seorang pelajar polsek Bekasi Kota, Lettu Pol Sedang ikat pinggang diambil Budiono Bcs di STM Patriot, dari 10 pelajar STM Patriot. Kranji, Bekasi dalam rangka Selain itu tertangkapnya seo- Operasi Kilat Jaya berhasil me- rang tersangka Didin (19) yang nemukan pisau silat, pecahan berhasil menyusup ke STM På- kaca cermin, ikat pinggang ber- triot. Walaupun tersangka da- ukuran besar, dan juga me- lam pengakuannya kepada BY nangkap dua tersangka. Seorang diduga mata-mata STM Ristek yang berhasil menyusup ke STM Patriot Senin (15/04) pu- Guna menyelesaikan masa- lah ini Kepala Yayasan Patriot mengupayakan agar kedua STM yang membuat keributan itu mengucapkan ikrar. Pelajar 2 STM Patriot akan membacakan ikrar tersebut di STM Ristek 2 Cakung. Sebaliknya, pelajar STM Ristek akan membacakan Senin (15/4) di Polsek Bekasi ikrar di STM Patriot. Mengenai pelaksanannya, Kota mengatakan dirinya bukan pelajar STM Ristek. "Saya kerja menurut Wakapolsek, pelajar di Cumarindi," katanya. Guna STM Patriot akan membacakan memperkuat pengakuannya, ikrar tersebut hari Selasa (16/4) Hasil sitaan tersebut me- tersangka menambahkan kalau atau Rabu (17/4). Dalam ikrar T nurut Wakapolres akan diguna- sudah bekerja selama satu tahun tersebut jika dalam waktu tujuh kan oleh pelajar STM Patriot un- di tempat tersebut. kul 14.00 Wib. hari ada siswa yang terlibat keri- i butan akan dikeluarkan dari sed tuk membalas dendam ke pela- Setelah operasi tersebut Wa- jar STM Ristek. Sebelumnya pe- kapolsek memberikan peng- kolahnya. Sementara itu Kapolsek Be- lajar dari kedua STM tersebut arahan di depan 2.000 pelajar telah terjadi keributan yang me- STM Patriot kelas satu dan dua. kasi, Kapten Pol Drs Syafril ngakibatkan meninggalnya Kelas tiga tidak mengikutinya Nursal mengatakan kepada BY Rahmat Hidayat pelajar dari karena masuk pagi. Kemudian Senin (15/4) razia tersebut tidak. STM Patriot. Kemudian diikuti pengarahan tersebut dilanjut- hanya dilakukan di STM saja ta dengan korban luka-luka oleh kan oleh Kepala Sekolah STM tiga pelajar STM Ristek. Patriot. Heriyanto, Bsc. pi juga akan menyusul sekolah d menengah lainnya. (kus)
