Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-21
Halaman: 01

Konten


INDEKS Tosari Widjaya, anggota DPR tersingkat Negosiasi penting bagi semua lapisan Pelajar "ngompas" tewas ditusuk Pria wanita sibuk rawan kanker NO. 1431 TH. XXX TERBIT 12 HALAMAN Titiek Prabowo Jembatan Indonesia-Malaysia OBSESI untuk menghubung- kan lalu-lintas Indonesia de- ngan Malaysia lewat jembatan yang menghubungkan antara Pulau Sumatera dengan ka- wasan Malaysia, tampaknya akan menjadi kenyataan. Sang pemrakarsa Titiek Prabowo yang akrab dipang- gil Mbak Titiek, Rabu (20/8), di Bina Graha nampak berseri- seri. Apa pasal? Ternyata ke- gembiraan istri Danjen Kopas- sus Mayjen TNI Prabowo Su- bianto itu berkaitan dengan restu dari Presiden Soeharto terhadap obsesinya untuk menghubungkan rumpun (Mela- yu) Malaysia dan Indonesia lewat pembangunan jembatan I yang diberi nama Sambungan Pendekat Antar Nusa (SPAN). Dalam kesempatan itu hadir Menaker Abdul Latief, Me- neg PPN/Ketua Bappenas Ginandjar Kartasasmita, Men- teri PU Radinal Moochtar, Menhub Haryanto Dhanutirto dan Mensesneg Moerdiono. Selain itu hadir pula Tun Dato Paduka Daim Zainuddin (Penasehat Ekonomi Kerajaan Malaysia) dan Tan Sri Halim Saad (Dirut Renong Sdn Bhd, Malaysia). SUPRAYITNO "Kepala negara sangat mendukung dibangunnya jem- batan ini, karena akan menghubungkan kembali antara rumpun Malaysia dan Indonesia yang juga dikenal sebagai rumpun Melayu ini. Sehingga, nantinya akan menyatukan, baik kebudayaan maupun perekonomian dari kedua bang-I sa," katanya. Putri kedua Pak Harto itu menjelaskan, panjang total bentang jembatan sepanjang kira-kira 95 kilometer, terdiri dari jembatan utama yang membentang di Selat Malaka | sepanjang 42 kilometer dan di atas sebuah pulau sepan- jang 47 kilometer, kemudian dari pulau itu ke Sumatera yaitu di Riau sepanjang enam kilometer. Jembatan yang kelak akan merupakan yang terpan- I jang di dunia itu, lebarnya 36 meter, terdiri dari empat jalur kendaraan. Menurut gambaran teknis yang dipresentasi- kan, di tengah jembatan itu terpasang rel untuk jenis ang- kutan kereta trem. "Untuk pembuatan konstruksi jembatan ini diperlukan waktu lima tahun, dan biayanya sendiri kini masih kita kaji, jadi belum bisa kami ketahui dengan persis," tutur Titiek Prabowo. "Namun biaya ini akan kami peroleh tidak dari pemerintah, tapi murni dari swasta, kami peroleh dari pa- I sar modal, dari penjualan saham, dari obligasi, dan juga dari pengembangan di sekitar jembatan itu, yaitu di ujung- ujung jembatan di daerah Malaysia dan Indonesia, juga pinjaman jangka panjang bank-bank di dunia," tambahnya. I Siti Hediati Prabowo membenarkan, jika selesai pem- bangunan jembatan itu kelak akan merupakan jalan tol. Bahkan, melalui bentang jembatan itu bukan hanya ken- daraan yang melewatinya, namun juga akan dipergunakan sebagai sarana menghubungkan aliran listrik ke Malaysia. Demikian pula kalau Indonesia akan ekspor gas, air dan jaringan kabel telekomunikasi, bisa digantungkan me- lalui jembatan itu. (ct) AP Batubara Bersatu Melawan Spekulan SETELAH beberapa hari. mata uang kita 'dikerjain' para spekulan dan sampai seka- rang belum ada tanda-tanda kapan berakhir, maka wajar saja kalau pemerintah dan se- jumlah pakar belum berhenti menyampaikan komentar atau reaksi. Satu di antaranya adalah reaksi dari Wakil Presi- den Direktur PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, AP Ba- tubara (60). 1 "Kita harus bersatu mela- wan spekulan. Salah satu ca- ranya kita tidak usah menukar rupiah ke dolar, agar mereka kapok," ujarnya kepada se- jumlah pers di Jakarta kemarin (20/8). Pengusaha kelahiran Perdagangan, Simalungun, Su- matera Utara, yang tanggal 24 Agustus 1997 nanti genap berusia 60 tahun merencanakan akan mengadakan sebu- ah acara khusus yang ditandai dengan peluncuran buku "AP Batubara: Pemikiran dan Pengalaman" di Holiday Inn Crown Plaza Hotel Ruang Tiara Lt.3, Minggu malam. Menurut Sekretaris Panitia, Drs Slamet Hardani, ulang tahun AP Batubara ini, selain mengundang para kolega seperjuangan seperti mantan Menteri Cosmas Batubara, Menteri Transmigrasi Siswono Yudohusodo, dan Menpera Akbar Tandjung, juga para pengusaha dan mantan aktivis lainnya. I IST Sebagai seorang pengusaha, momentum seperti seka- rang ini sebetulnya kesempatan emas untuk mengeruk ke- untungan sebesar-besarnya-misalnya dengan cara me- nukar rupiah menjadi dolar. Setelah itu, menaruh dolar di I bawah bantal dan menjualnya ke rupiah setelah harga dolar melonjak. Tetapi hal ini tidak berlaku sama sekali baginya. I I Ini bisa dimaklumi, sebab sejak kecil dia dibesarkan da- lam lingkungan nasionalis tulen. Bahkan ia sendiri menjadi aktivis, sehingga pernah memimpin PNI, menjadi Ketua Pemuda Demokrat Indonesia, mimimpin PDI DKI dan lain- lain. Selain itu, ia juga ikut mendirikan Sekber Golkar dan kini kembali bernaung di bawah pohon beringin itu dengan NPAG:09050005920. Karena itu, semangat kebangsaan dan nasionalisme- nya tetap terpatri kuat dalam diri AP Batubara-meski ba- nyak godaan, termasuk godaan yang menguntungkan. "Kita harus memiliki jiwa nasionalisme, bukan individualis- me. Kepentingan bangsa dan negara harus mengalahkan kepentingan individualisme," ulas kakak kandung anggota DPR FKP Palar Batubara itu. 1 Menurut Presiden Direktur PT Agrocitra Wahanams Gemilang ini, terjadinya penurunan nilai ripah besar-besa- ran sekarang ini rasanya tak murni hanya ulah spekulan dari negara-negara super power, tetapi juga ulah bebe- rapa orang Indonesia yang tidak nasionalis--yang hanya memikirkan keuntungan pribadi. "Ini namanya orang-or- ang pengecut," tandasnya. (fen) Jadwal Shalat DKI Jakarta dan sekitarnya KAMIS, 21 AGUSTUS 1997 SUBUH OZUHUR 04.44 14.57 ASHAR 15.17 MAGHRIB 17.54 7 9 10 ISYA 19.03 MILIK NONEN PERE NASIONAL DURAKARTA Berita Yudha Monopoli Bulog Segera Dicabut ■ Rupiah Menguat 110 Poin Jakarta, BY Pemerintah segera mengeluarkan deregulasi di sektor riil dengan mencabut monopoli yang selama ini dinikmati oleh Bulog. Pengetatan likuiditas perekonomian di bidang moneter dan fiskal diangggap sudah cukup sehingga perlu didukung dengan deregulasi di sektor riil. Hal ini ditandaskan Menko Ekku- wasbang Saleh Afiff seusai mengada- kan pertemuan dengan Dewan Mone- ter di Gedung Departemen Keuangan, Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (20/8). "Untuk menghadapi gejolak saat ini, seharusnya perlu didukung oleh paket deregulasi. Untuk moneter dan fiskal dirasa sudah cukup. Sektor yang perlu dideregulasi adalah mo- nopoli Bulog agar dibebaskan," ujar Afiff. Afiff menjelaskan, masalah akan dibebaskannya monopoli Bulog ini sudah lama masuk dalam pembaha- san tim deregulasi, yang diketuai oleh Menko Ekkuwasbang. Namun dari sejumlah menteri yang menjadi ang- gota tim deregulasi, terdapat seorang pejabat yang belum menyetujui dibe- baskannya monopoli Bulog ini. Tim Deregulasi sendiri terdiri dari Menko Prodis, Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia. Dikatakan, pembahasan tentang akan dibebaskannya monopoli Bulog ini sampai kini belum rampung. Pi- haknya mengharapkan dapat diram- pungkan dalam bulan ini. "Pembaha- sannya memang belum rampung. Ka- lau bisa, dapat rampung bulan ini atau HARIAN Rp 2 Triliun Sudah Efektif Jakarta, BY Dana sebesar Rp 2 triliun yang disedot pemerintah dari BUMN lewat instrumen sudah efektif untuk me- ngatrol serta menetralisir rupiah yang terpuruk beberapa pekan terakhir ini. "Dua triliun rupiah sudah efektif lah, buktinya hari ini (Rabu 20/8 red), rupiah sudah menguat kembali sampai 80 poin," tandas pengamat ekonomi I Nyoman Moena menjawab BY semalam (20/8). Bilamana rupiah sudah benar-be- nar efektif dan mengarah pada kese- imbangan, Moena menyarankan ha- rus dipikirkan untuk melonggarkan kembali likuiditas. "Tapi secara ber- tahap jangan kaget-kagetan, nanti ru- piah kembali melemah," ujar Moena. Namun, katanya, tindakan drastis ini harus pula siap menghadapi resi- ko dengan munculnya dampak lain. "Pasti ada dampak yang ku ang me- nguntungkan. Tapi operasi pasar uang selalu cepat kelihatan dampak- nya," katanya. Kalau upaya yang diambil peme- rintah ini sudah mencapai sasaran, lanjutnya, perlu dilakukan pelongga- ran. "Namun jangan sampai berdam- pak luas sampai ke bidang perekono- mian lainnya," jelas Moena. dalam dua bulan ini," tambahnya. Menurut dia, beberapa komoditi yang selama ini dimonopoli oleh Bu- log seharusnya dibebaskan semua. Beberapa komoditi yang masih dimo- nopoli Bulog adalah beras, minyak goreng, kedelai, gula, bawang putih dan gandum. Jakarta, BY Pengamat ekonomi Didin S Da- manhuri berpendapat, depresiasi ru- piah terhadap dolar bukan hanya per- soalan ekomoni tapi sudah meram- bah ke urusan politis. Karena itu, me- nurut dia, penanggulangannya selain ditangani oleh dewan moneter juga para menteri yang lebih mengetahui urusan politis seperti Ketua Bappe- nas dan Menko Ekku dan Wasbang. "Pokoknya kita menginginkan Bulog melepaskan semua monopoli- nya sehingga importir-importir bisa membeli sesuai dengan keadaan pasar. Dalam hal-hal tertentu, mono- poli itu memang baik. Tapi dalam hal ini sebaiknya dibebaskan saja. Seperti tepung terigu, bawang putih, kedelai dan gula sebagian sudah dilepas," ujarnya. Ketika ditanya mengapa pemba- hasan ini dilakukan setelah Indofood mengalihkan sahamnya ke Singa- pura, Afiff mengelak untuk menja- wab. "Saya nggak mengerti hubung- annya. Yang jelas, kita termasuk nega- ra ketiga di dunia yang memproduksi mi instan," katanya. Dana BUMN tersedot Rp2 triliun Dalam kesempatan itu Afiff men- jelaskan, dana dari Badan Usaha Mi- lik Negara (BUMN) baik dari Yayasan Dana Pensiun maupun Asuransi yang telah digunakan untuk membeli Ser- Jakarta, BY Menteri Kehakiman Oetojo Oes- man setuju pemberlakukan Undang- Undang Nomor 11/PNPS/1963 ten- tang subversif bagi spekulan di pasar uang/valas yang menimbulkan keme- rosotan nilai rupiah terhadap dolar AS dan mengacaukan perekonomian nasional. "Kalau memang mengacau pere- konomian nasional, tentu bisa dikate- gorikan sebagai tindak pidana subver- sif, karena tindak pidana ekonomi termasuk dalam rumusan Undang- Undang tersebut," kata Menkeh kepa- da wartawan, usai menyaksikan pe- lantikan empat orang hakim agung yang dilakukan oleh Ketua Mahka- mah Agung Sarwata SH di Jakarta, Rabu (20/8). UMUM Menkeh juga setuju untuk melaku- kan tindakan tegas terhadap spekulan pasar uang/valas tersebut. "Kalau me- reka yang betul-betul memanipulasi- kan keadaan perekonomian ini, saya setuju untuk dilakukan tindakan te- gas," katanya tifikat Bank Indonesia (SBI) mencapai Rp2 triliun. "Dana yang sebesar Rp2 triliun itu dilakukan secara bertahap dan nggak akan ada lagi. Pemerintah tidak me- merintahkan tapi mengimbau BUMN untuk menarik dana dan dibelikan SBI," tuturnya. Menjawab pertanyaan wartawan di sela diskusi "Perkawinan Pengha- yat Kepercayaan dalam Tinjauan Hu- "Bagi orang atau kelompok tertentu kum, HAM, Politik dan Syariat" di kasus depresiasi dapat dimanfaatkan Universitas Islam Indonesia (UII) Yog- untuk menghembuskan tujuan poli- yakarta, Rabu, Amien mengatakan, tiknya. Ini merupakan waktu yang em- memang belum bisa dipastikan bah- puk bagi mereka," ujar Didin pada wa menurunnya mata uang ASEAN Jakarta First Channel Radio itu lantaran adanya rekayasa politik Trijaya FM kemarin (20/8) di Jakarta. dengan menggunakan senjata ekono- Untuk memperkeruh kondisi gejo- mi, khususnya nilai tukar mata uang. lak moneter itu, kata Didin, mereka Pelemparan isu melakukan konspirasi dengan para Dikatakan Didin S. Damanhuri, spekulan domestik yang juga meraup adanya permainan politik dalam ka- keuntungan di sana. Konspirasi me- sus depresiasi ini menurut bisa dili- reka lakukan untuk meraih tujuan po- hat dari isu-isu yang dilempatkan litik tertentu. oleh mereka, misalnya isu meninggal- Menurutnya, pengetatan likuidi- tas perekonomian baik dari moneter maupun fiskal telah berhasil. Dana rupiah untuk spekulasi mulai berku- rang. Hal ini bisa dilihat dari semakin menguatnya rupiah yang hari Rabu (20/8) yang ditutup pada posisi Rp 2.770 dibanding hari sebelumnya Rp 2.880 atau menguat sekitar 110 poin. Ditambahkan oleh Afiff, dalam kondisi pengetatan rupiah ini memang tidak menggembirakan bagi dunia usaha. Namun harus memi- kirkan kepentingan perekonomian negara secara keseluruhan. "Pengu- saha-pengusaha mungkin ngomel, itu hak mereka. Tapi jangan dilupakan ada gejolak di luar negeri," tam- bahnya. Menkeh: Subversi Bagi Spekulan Nilai tukar rupiah terhadap dolar di pasar spot Jakarta kemarin dibuka pada posisi Rp 2.835 dan posisi teren- dah terjadi pada pukul 15.00 BBWI sebesar Rp 2.760. Pada penutupan pasar pukul 16.00 BBWI, rupiah me- nempati posisi Rp 2.770. "Rupiah mulai menguat kembali (rebound). Diperkirakan dalam waktu dekat, posisi rupiah bisa tembus Rp 2.700," ujar dealer bank swasta. Pengetatan moneter yang dilaku- kan otoritas moneter ini membuat be- Bersambung ke hal 11 kol 1 Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) itu menuturkan, Undang- Undang subversif dapat diterapkan kalau tindakan mereka mengarah ke hal-hal yang membahayakan Pancasi- la dan mengacaukan ekonomi. "Walaupun orang tidak suka UU tersebut karena dianggap tidak popu- ler, tapi masih berlaku," kata mantan Menko Polkam itu. Undang-Undang ini masih diper- lukan sebab kerusuhan bisa terjadi tiba-tiba akibat tindak pidana ekono- Pengacau mi oleh spekulan pasar uang saat ini. Sementara itu Ketua DPA Sudomo "Ini sama dengan tindak pidana sub- juga setuju bahwa ulah spekulan di versif," tegasnya. Walaupun sebagian pasar uang dianggap sebagai tindak pakar hukum mengatakan bahwa UU Moena mengingatkan, harus dia- pidana subversif. Tindakan mereka, subversif ini sudah "kuno", namun kui bahwa saat ini terpuruknya rupi- kata laksamana purnawirawan itu, te- kata Sudomo, Undang-Undang terse- ah berdampak ke sektor impor. "Cu- lah menggoncangkan mata uang ru- but masih berlaku, hal ini diperlukan ma saya kira paling sampai di situ, piah yang merugikan masyarakat ya- untuk mencegah perbuatan yang da- itu meningkatnya harga barang-ba- pat merugikan bangsa dan negara. Bersambung ke hal 11 kol 1 rang dan investor yang telah menyi- (Ant) apkan dananya bagi pembangunan industri, menjadi kacau karena me- reka perlu menyiapkan dana yang le- bih besar lagi. "Tindakan tersebut merupakan pe- ngacauan," katanya sambil menam- bahkan, karenanya perlu diambil tin- dakan hukum secara tegas terhadap para spekulan. Mereka itu -para spekulan-te- lah mengacaukan perkenomian nasi- onal dengan mengumpulkan dolar AS sebanyak-banyaknya untuk ke- mudian dijual lagi. Permainan Politik Kelompok Tertentu Senada dengan Didin, Ketua nya Menkeu Mar'ie Muhammad. Ru- Umum Pimpinan Pusat (PP) Muham- mor sejenis juga berkembang di se- madiyah Dr. HM Amien Rais mendu- jumlah departemen dan kantor. "Ini ga ada dimensi atau muatan politik langkah politik yang berspekulasi de- tertentu dari negara Barat, khususnya Amerika Serikat, di balik merosotnya mata uang negara-negara ASEAN ter- hadap dolar AS belakangan ini. ngan para spekulan", tandasnya. Isu akan masuknya lembaga moneter in- ternasional (IMF), menurutnya, juga merupakan rumor yang sengaja di- lontarkan oleh kelompok tertentu. Ka- rena dengan isu itu, orang akan me- ngira bahwa iklim perekonomian dan moneter Indonesia memang benar- benar tengah berada dalam kondisi buruk. Padahal, sesungguhnya tidak. Diperkirakannya, dengan kondisi itu mereka sengaja mensosialisasikan bahwa untuk meredam gejolak ru- piah itu IMF harus turun tangan. Me- nurutnya, untuk kasus tersebut peran IMF belum begitu diperlukan, juga dengan lembaga internasional yang ingin memberikan paket bantuan, be- lum perlu. Bersambung ke hal 11 kol 1 11000 Serdadu Filipina Salah Bunuh SEBANYAK dua anak remaja dan seorang bekas pemberontak keliru dibunuh oleh tentara Filipina di sebuah desa di bagian utara kota ini di Filipina selatan, kata para penyelidik polisi, Rabu (20/8). Seorang bekas pemberontak berusia 26 tahun dan dua saudara kembar berusia 16 tahun dibunuh oleh tentara Senin malam di Desa Tignapuluan di kota Cagayan de Oro, kata penyelidik bagian pembu- nuhan di kepolisian, Sersan Nestor Orbina. Orbina menyatakan, ten- tara mengakui, peristiwa tersebut merupakan suatu kekeliruan. Na- mun ia tidak dapat mengatakan tindakan apa yang akan diambil ter- hadap para serdadu yang terlibat itu. (Ant/AFP) KAMIS, 21 AGUSTUS 1997 HARGA Rp 500,- MUHAMMAD REZA TUNTUT UPAH PERANG-Puluhan veteran Perang Dunia II, Rabu (20/8) mendatangi kedutaan besar Jepang di Jakarta. Mereka merupakan mantan-mantan Romusha dan Heiho. Para veteran ini menuntut janji pemerintah Jepang untuk membayar ganti rugi sebesar Rp 100 juta per orang. Di negara lain seperti Filipina, Korea, sudah dilakukan pembayaran ganti rugi oleh pemerintah Jepang untuk para veteran ini. Hanya veteran Indonesia saja yang belum memperoleh ganti rugi. Berita halaman 11 Presiden: ONH 1998 Jangan Lebih Dari Rp 9 Juta Menag: Jangan Paksakan Bagi Yang Tak Mampu Jakarta, BY Terkait dengan melemahnya rupiah akhir-akhir ini, besarnya Ongkos Naik Haji (ONH) diperkirakan jatuh sekitar Rp 9 juta. Tidak ada subsidi pemerin- tah untuk menekan ONH tersebut, karena haji memang hanya diperun- tukkan bagi yang mampu (istihita'ah). Presiden Soeharto mengingatkan agar ongkos naik haji (ONH) tahun 1998 tidak lebih dari Rp 9 juta/orang. Arab Saudi dari 1.350 Riyal (1997) ke menyempurnakan pelayanan penye- 1.500 Riyal (1998). "Terhadap kenai- lenggaraan haji. Karenanya, umat Is- kan ini, tak ada subsidi untuk mene- lam diminta untuk mentaati tata cara kannya," katanya. berangkat haji. Karena itu, Menteri Agama memin- ta agar umat Islam yang tidak mampu hendaknya tidak memaksakan diri untuk melaksanakan haji tahun ini mengingat ibadah haji hanya diwajib- kan bagi mereka yang benar-benar mampu lahir dan batin. "Dalam hal ini pemerintah tidak mengambil untung dan bermaksud ti- dak memberatkan umat. Sebab, kalau perhitungan dikaitkan dengan dolar bisa lebih dari Rp 9,5 juta, bahkan bisa sampai Rp 10 juta," kata Menteri Aga- ma H Tarmizi Taher seusai membuka Saresehan HAN di kantor Depag Ja- karta, Rabu (20/8). "Bagi mereka yang belum mampu tahun ini, dapat melaksanakan tahun depan. Yang uzur maupun tidak mam- pu tidak wajib naik haji. Kita harus mampu fisik dan ekonomi," katanya. "Dengan begitu kan para calon ja- maah dites langsung, apakah orangnya sakit berat atau uzur. Karena salah satu istitho 'ah syarat pergi haji adalah maka kalau uzur, mereka tidak perlu naik haji," tegas Menag. Dikatakan, keputusan mengenai besarnya Ongkos Naik Haji (ONH) Hal lain yang dicontohkannya, wa- 1998 akan diputuskan dalam waktu nita hamil harus diperiksa dokter. Pe- dekat ini melalui Keputusan Presiden nolakan itu sebagai preventif terhadap Menurutnya, alasan kenaikan itu - (Keppres). bayi yang mungkin akan lahir di Arab diperkirakan kenaikan lebih dari sem- Optimalkan Pelayanan Saudi agar tidak terkena meningitis, bilan persen- selain karena faktor de- Dalam rangka meningkatkan pela- sebab berakibat pada munculnya kela- presiasi rupiah atas dolar juga akibat yanan kepada jamaah haji, kata Me- peningkatan biaya sewa rumah di nag, pemerintah akan terus-menerus Bersambung ke hal 11 kol 4 Tarif Penerbangan Ikuti Naiknya Dolar Jakarta, BY Tarif penerbangan internasional maskapai nasional segera disesuaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar bela- kangan ini. Pada prinispnya tidak ada kenaikan tarif bila dihitung dengan dolar. Hasil pantauan BY di beberapa maskapai penerbangan dalam negeri yang melayani jalur internasional -Garuda Indonesia, Merpati Nusantara, Sempati Air dan biro-biro perjalanan menunjukkan, untuk tarif penerbangan inter- nasional, mereka lebih suka dibayar langsung dengan dolar. "Seandainya pengguna jasa membayar dengan ru- piah, nilainya disesuaikan dengan kurs yang berlaku. Hari Rabu (20/8) kemarin nilai dolar kedalam rupiah untuk pe- nerbangan dihitung Rp3.310," ujar seorang petugas tiket biro perjalanan. "Untuk tiket internasional, sebaiknya dibayar dengan dolar, sesuai dengan tarif yang berlaku," jelas juru bicara PT Merpati Nusantara Tondo Widodo. Merpati Nusantara melayani beberapa rute penerbangan internasional, di antaranya ke Malaysia, Singapura dan Australia. Hal senada juga dikemukakan oleh petugas penjualan tiket PT Ramantha, Casa Holiday, Ketaping Kencana dan Anta Tour. Mereka mencontohkan, untuk penerbangan Ja- karta-Bangkok rata-rata ditetapkan tarif 390 dolar AS, se- dang Jakarta-Singapura 146 dolar AS. Bila dibayar dengan rupiah, pengguna jasa harus membayar sesuai nilai tukar rupiah terhadap terbaru. Dijelaskannya, untuk musim haji 1998 proses pendaftaran dilakukan di satu atap di bank penerima setoran ONH yang didampingi petugas Depar- teman Agama. Hal ini mengharuskan calon haji datang langsung ke tempat pendaftaran. Menteri Perhubungan Dr. Haryanto Dhanutirto kepada wartawan saat menghadiri acara di Kampus ITB Bandung menandaskan, pada dasarnya saat ini tidak ada kenaikan Bersambung ke hal 11 kol 4 Habibie: Tak Ada Proye Industri Strategis Ditund Jakarta, BY Kepala Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS) BJ Habibie menyatakan sampai saat ini tidak ada rencana untuk menjadwalkan kembali pembangunan proyek- proyek di lingkungan industri strategis akibat masalah tanah air sekarang ini. moneter "Tidak ada proyek-proyek di lingkungan industri stra- tegis yang dijadwalkan kembali pelaksanaannya," kata Habibie kepada pers setelah selaku Menristek mengantar beberapa tokoh ilmuwan Islam menemui Presiden Soe- harto di Bina Graha, Rabu (20/8). Pers mempertanyakan masalah kemungkinan penang- guhan proyek di lingkungan BPIS ke Habibie karena Presi- den Soeharto pada 16 Agustus menandaskan pemerintah perlu menentukan pilihan mengenai proyek yang harus tetap dibangun dan yang harus ditangguhkan. "Pemerin- tah perlu dengan waspada menentukan pilihan mengenai proyek-proyek dan kegiatan-kegiatan apa yang perlu didahulukan dan apa yang untuk sementara ditangguh- kan," kata Presiden kepada anggota DPR. Habibie mengatakan, tidak adanya proyek yang ditang- guhkan lantaran pada umumnya proyek itu bersifat jang- ka panjang sedangkan persoalan yang sekarang ini bersifat jangka pendek. "Kita harus tenang. Tidak ada alasan un- tuk mempersulit perekonomian kita sendiri," ujar Habibie yang menyebut dirinya sebagai seorang industrialis dan bukan pakar ekonomi ataupun anggota Dewan Moneter Nasional. Habibie menegaskan, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk merasa panik atas terjadinya depresiasi rupiah Bersambung ke hal 11 kol 4 Heli IAT Jatuh Di Gorontalo Gorontalo, BY Setelah mengetahui helikopter mereka jatuh, pihak BHP segera men- jemput pilot yang selamat itu. kan penduduk setempat, pada koordi- Sebuah helikopter jenis Allowette nat nol derajat 24 menit 25 detik Lin- 3 milik PT International Air Transport tang Utara dan 123 derajat 21 menit 02 Angin kencang yang bertiup di se- (IAT) yang dicarter perusahan tam- Bujur Timur. bang emas PT BHP Minerals, Rabu Sebelum jatuh, helikopter tengah bagian wilayah Sulawesi Utara, terma- (20/8) pagi sekitar pukul 07.30 Wita, melakukan tugas rutin mengangkut suk Gorontalo, memang cukup meng- jatuh di Kabupaten Gorontalo, Sula- barang (sling load) dari Desa Tombuli- ganggu lalu-lintas penerbangan teruta- wesi Utara. Tidak ada korban jiwa da- lato ke lokasi operasi PT BHP Minerals ma pada pesawat berbadan kecil mau- lam peristiwa itu. di Cabang Kanan, yang berjarak 10,5 pun jenis helikopter. Kecelakaan pesawat udara di Go- Helikopter dengan pilot Capt Eko kilometer dari desa tersebut. (47) itu jatuh sekitar 70 kilometer dari "Ketika hendak mendrop barang rontalo pernah terjadi lima tahun lalu, Kotamadya Gorontalo, tepatnya antara itulah, helikopter mengalami ganggu- yang merenggut satu korban jiwa, ke- kawasan Cabang Kanan dan Desa Tom- an dan jatuh. Dugaan sementara kece- tika pesawat jenis Cassa dari perusa- bulilato Kecamatan Bonepante. lakaan ini terjadi akibat terpaan haan penerbangan Merpati Nusantara Helikopter naas yang tidak memba- angin," kata Manajer Operasi PT BHP jatuh di Pegunungan Tihengo, Kabu- paten Gorontalo. (Ant) wa penumpang itu lebih dulu ditemu- Minerals di Gorontalo, Gut Dunggio.