Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-21
Halaman: 09
Konten
Berita Yudha Camat Dan Lurah Belum Perlu Dipersenjatai Jakarta, BY Kapolri Jenderal Pol Drs Di- byo Widodo menegaskan, camat dan lurah belum perlu diper- lengkapi dengan senjata senter pengejut, apalagi senjata api un- tuk menghadapi penjahat. "Senjata macam itu hanya di- berikan kepada Polsus, pegawai pemerintah atau swasta yang rentan terhadap ancaman keja- hatan," tegasnya kepada warta- wan seusai membuka Kemala Bhayangkari Jaya Bali Wisata Rally 1997 di Jakarta, hari Rabu (20/8). Maraknya isu kemungkinan aparat pemda, khususnya para camat dan lurah akan dipersen- jatai, adalah setelah munculnya pemberitaan yang menyebutkan bahwa Pemda Kodya Surabaya akan mempersenjatai aparatnya, khususnya para camat dan lurah dengan senter pengejut dan pis- tol gas air mata. Di mata Kapolri, situasi Jawa Timur belum terlampau rentan Jakarta, BY Badan Pimpinan Pusat Gabu- ngan Pelaksana Konstruksi (BPP Gapensi) melaporkan adanya sekelompok orang yang membo- rong koran, yang memuat iklan pengumuman tender (lelang) suatu proyek, kepada Menpen. "Gapensi menyesalkan ulah orang-orang tersebut," katanya Ketua BPP Gapensi, Ir Agus G Kartasasmita kepada wartawan usai melapor kepada Menpen di Departemen Penerangan (Dep- pen), hari Rabu (20/8). Selain melaporkan adanya penyimpangan pemborongan iklan pengumuman tender, Ke- tua Umum Gapensi bersama 8 pengurus lainnya juga menyam- paikan persiapan Gapensi menghadapi era globalisasi. Ulah oknum yang sengaja memborong koran (media mas- sa) yang memuat iklan menge- nai pengumuman tender itu, te- gas Agus, sangat meresahkan gsb egned Jakarta, BY Nrd babak belur dihajar mas- sa ketika ketahuan menodong dan merampas perhiasan se- orang wanita, Pitta Romanti (30), di Jl Tubagus Angke, Jakarta Barat, Selasa (19/8) petang. Menurut sumber BY, petang itu Pitta sedang dalam perjalan pulang setelah seharian bekerja di sebuah perusahaan swasta di kawasan Tambora, Jakbar. Drs Dibyo Widodo terhadap kejahatan. "Belum per- lu, situasi Jawa Timur belum se- parah itu sampai harus memper- senjatai aparatnya," tegas Kapolri lagi. BPP Gapensi Lapor Ke Menpen Ada Aksi Borong Koran Memuat Iklan Tender Pitta yang ber-KTP Kelura- han Rawamangun itu, naik ang- kutan kota (angkot) KWK untuk Bentuk santunan yang dibe- rikan kepada keluarga korban Terus Operasi antara lain pemberian rumah, Berkenaan dengan kejahatan uang santunan, dan beasiswa senjata api, Kapolri menegaskan kepada anak-anak mereka. (Ant) masyarakat. "Karena, pengumu- man tender itu tidak sampai ke khalayak," tambahnya lagi. Agus menjelaskan, memang ada suatu ketentuan yang meng- haruskan pengumuman tender diumumkan kepada masyarakat antara lain melalui media massa. Tindakan memborong media massa (koran) yang memuat iklan pengumuman pelaksanaan ten- der, menurutnyam, merupakan tindakan yang melanggar. Sebab, akan menghambat upaya mengu- mumkan pelaksanaan tender ke- pada khalayak, sebagaimana yang diatur dalam ketentuan mengenai tender, ujar Agus. Dikatakannya, untuk meng- hadapi era globalisasi yang akan ditandai dengan persaingan yang ketat dengan kehadiran kontraktor dari luar negeri, Ga- pensi menyerukan kepada para kontraktor yang kini tersebar di daerah-daerah untuk bersaing secara sehat. Menyangkut sejumlah polisi yang gugur dalam tugas ketika menangkap penjahat, Kapolri mengatakan pihak keluarga kor- YITNO ban akan diberi santunan mema- dai. "Anda ikut saya ke Pondok Daru nggak di Tangerang, tempat salah satu anggota polisi yang gugur dalam tugas. Pihak ke- luarganya kita santuni," ujarnya. Penodong Babak Belur Dihajar Massa Setibanya di Jl Tubagus Ang- ke, tepatnya di dekat Jembatan Genit, kawasan Wijaya Kusuma, seorang laki-laki yang belakang- ar diketahui bernama Nrd, naik sebagaimana layaknya penum- pang dengan mengambil posisi duduk di sebelah Pitta. Tak diduga, laki-laki tersebut tiba-tiba menodongkan sebilah pisau ke leher Pitta dan mengan- cam akan melukainya jika be- MODUS tiba di Pesing, Jl Daan Mogot. rontak. Berhasil membuat kor- Hanya terdapat empat penum- pang ketika Pitta naik angkot itu. ban pasrah, penodong itu lang- sung memreteli perhiasan emas yang dipakai Pitta berupa cin- cin, kalung, dan jam tangan. Korban terseret arus ombak sampai jauh ke dalam, namun dua petugas yang mengetahui segera memberikan pertolongan dan berhasil menyelamatkan jiwanya, kata Ketua Balawista Badung, I Gde Brata di Denpasar hari Rabu. bahwa polisi terus melakukan razia terhadap kepemilikan sen- jata api. Ini diakui, secara khu- sus karena akhir-akhir kasus senjata api kian marak, bahkan dilakukan terhadap aparat kepo- lisian. Stepan berhasil diselamatkan oleh petugas setelah 15 menit terombang-ambing di laut. Ke- tika diselamatakar, korban sudah dalam kondisi lemas dan sempat tidak sadarkan diri. (Ant) "Operasi-operasi khusus dan operasi rutin terus berjalan, baik untuk senjata api, senjata tajam atau senjata tumpul. Pokoknya, polisi terus lakukan razia," ujar- nya. Mencuri Di Gorontalo, Lima WNA Tertangkap di Manado MANADO-Lima warga negara asing (WNA), yang diduga mencuri uang Rp 2,4 juta milik se- buah toko emas di Pasar Sentral Kota Madya Go- rontalo, Sulawesi Utara (Sulut), tertangkap di Ma- nado, hari Minggu (17/8). Kapolresta Manado, Letkol Pol Suharijono K ketika, membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh para anggotanya itu. "Penangkap- an berawal dari informasi yang diterima dari Pol- res Gorontalo," jelasnya. Warga DKI Terseret Arus Di Kuta DENPASAR-Stepan (20), wisatawan nusantara Humas Kanwil Dephub Kalteng Sukamto me- (wisnus) asal Jakarta, terseret arus ketika mengatakan, para korban yang tenggelam oleh arus nikmati deburan ombak di Pantai Kuta, Bali. Be- deras Sungai Kapuas Murung itu sudah dieva- runtung, dia berhasil diselamatkan oleh tim pe- kuasi. Di antara mereka itu diterbangkan untuk tugas Badan Penyelamat Pantai (Balawisata) se- dimakamkan di kampung halaman masing-ma- tempat. sing atas permintaan keluarga korban. Seluruh korban adalah pekerja di PT Hutama Karya (HK). Motoris kelotok, yang selamat dari bencana tersebut, kini dalam pengamanan pihak Kepoli- sian Kapuas, guna pengusutan lebih lanjut atas peristiwa yang mengakibatkan banyak korban ji- wa itu. Pihak Kanwil Dephub Kalteng juga tengah me- nurunkan tim untuk meneliti sebab-sebab terja- dinya kecelakaan itu. Menurut informasi, kelotok yang membawa pemborong jembatan Kapuas Murung itu kapasitas muatan 20 orang atau mak- simal 25 orang. Namun, saat itu mengangkut 32 orang. Kelima WNA itu ditangkap polisi Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Manado di salah satu ho- tel di sekitar Pasar "Bersehati" Manado. Kelima orang asing itu adalah suami-isteri Shah Jee Abbasi dan Shereen Bibi bersama dua anaknya, Iqbal dan Hammed Shah Jee, serta seorang kra- batnya, Ali Ghulam Ahmeed. Mereka mencuri di Gorontalo hari Minggu (17/ 8) dengan cara sangat "halus", sehingga pemilik toko emas itu baru menyadari kecurian setelah mengetahui uangnya raib. (Ant) Ditemukan, 15 Korban Perahu Motor Kuala Kapuas PALANGKARAYA-Sebanyak 15 korban yang dinyatakan hilang setelah kelotok (perahu ber- motor) yang mereka tumpangi menabrak tiang Pelacakan Prihal aksi borong koran yang memuat iklan pengumum- an tender, ditanggapi Menpen Hartono. Menpen yang didam- pingi Dirjen PPG, Drs Subrata kepada wartawan berjanji akan melacak penyimpangan-pe- nyimpangan tersebut. "Kami serius menanggapi usulan tersebut dan akan mela- cak jika ada indikasi pelangga- ran terhadap aspek jurnalistik serta melanggar etika institusio- nal tersebut," tegasnya. Menpen mengharapkan ke- pada Gapensi, untuk secepatnya melaporkan jika menemukan adanya tindakan penyimpanga- n-penyimpangan yang terkait dengan pelanggaran jurnalistik. Pengurus Pusat Gapensi yang menghadap Menpen Har- tono kemarin antara lain Ir Agus G Kartasasmita, Ir Abdullah Puteh BRE, dan A Rachman, SH (Sekjen DPP Gapensi). (Ant) Usai beraksi Nurdin berniat melarikan diri dengan membawa serta hasil rampasannya. Na- mun, Pitta dan penumpang lain- nya meneriaki maling...maling. Masa di sekitar lokasi yang men- dengar teriakan itu segera me- ngejar Nrd. Begitu tertangkap, tak ayal lagi, amukan tak bisa diben- dung, babak belurlah Nrd.(din) jembatan Sungai Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalteng (16/8) ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB. Belakangan diketahui, motoris klotok naas itu tidak dilengkapi surat angkutan sungai (sejenis SIM bagi pengemudi mobil). Kecelakaan terjadi ketika dia mengemudikan kelotok dengan tidak selaikany, yakni dengan kaki. Dalam kecelakaan itu, 16 penumpang lainnya selamat. (Ant) Pemda Semarang Latih Eks Napi SEMARANG-Pemda Kota Madya Semarang, Jawa Tengah (Jateng) memberikan pelatihan dan pembinaan ahlak bagi 20 warganya, yang eks narapidana (napi) selama 40 hari. Pelaksana latihan adalah pihak Kelurahan Tanjung Emas, Kecamatan Semarang Utara. Melalui pelatihan dan pembekalan itu, menu- rut Lurah Tanjung Emas Sudiyono, para eks napi diharapkan bisa hidup mandiri di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Keterampilan yang dibekalkan kepada eks napi warga kelurahan Tanjung Emas itu antara lain mengelas, menambal ban dan perbengkelan lainnya, di samping pendalaman bidang agama. Para instruktur selama itu berasal dari Dep- naker, BKKBN, Poltabes, Depag, lembaga pema- syarakatan, dan Dinas Sosial Kodya Semarang. (Ant) MUHAMMAD REZA Seorang anak kecil berpose di depan sejumlah pemuda pengurus cabang PMII, mendatangi kantor KOMNAS HAM, Rabu (20/8). Kedatangan mereka meminta agar KOMNAS HAM segera menindaklanjuti kasus ketua umum PMII Cabang Tasikmalaya yang di tahan karena diduga terlibat dalam kasus kerusuhan di Tasikmalaya beberapa waktu yang lalu. Pelajar "Ngompas" Tewas Ditusuk Ditusuk Pelajar Surbaya, BY lajar berseragam yang ngompas ngan perut berdarah. Namun dia tersebut, masih kongkow-kong- tidak mengetahui persis adanya kow di sana. tawuran. Seorang lak-laki berseragam STM di kawasan Surabaya Selatan tewas ditusuk tiga siswa SMU swasta di Jl Indrapura, Surabaya (depan Kantor Pos), Surabaya, Rabu (20/8) siang. Korban sebelumnya "Saya saat itu sedang sibuk mengerjakan sepatu. Tahu-tahu ada pelajar sempoyongan dan kemudian jatuh persis di sebe- lah saya", katanya. meminta uang dengan paksa kepada seorang yang juga pelajar. Ketiga pelaku pembunuhan itu Dwi (16), Ys (17), dan Rudi (17), kini ditahan pihak Polwil- tabes Surabaya untuk memper- tanggungjawabkan perbuatan mereka. Hingga kemarin (20/8) siang jenazah korban masih tergeletak di kamar mayat RSUD Dr Soeto- mo, Surabaya. Juga belum terli- hat adanya keluarga yang me- "Kami merasa bersyukur dan lega setelah menunggu cukup lama, akhirnya ada juga titik te- rang penyelesaiannya," kata to- koh adat Panaganjaya, Taufik Rajatehang di Bandar Lampung, hari Selasa (19/8). Kesediaan Kasal itu, menu- Sebelum ini, warga merasa resah, karena tanahnya, kendati bersertifikat, tetap saja akan di- jadikan Prokimal. Peristiwa ter- sebut terjadi 1992 dan hingga ki- ni belum ada penyelesaian. Ken- dati warga memprotes, kata Tai- fik, pihak Prokimal tak menang- gapinya dan di tanah itu telah dibangun sekitar 16 rumah. 16 Pa "Kami merasa lega, setelah ke sana-kemari, kini ada titik Komnas HAM melalui ang- terang. Kasal mau berdialog gotanya, Albert Hasibuan dan dengan kami," tambah tokoh Warga pertama kali mengadu Sugiri selama dua hari (18-19 masyarakat setempat, Anwar ke Pemda Kabupaten Lampung Agustus 1997) turun ke lapa- Junaidi. (Ant) Itulah Rustini binti Saripin bin Sahari. Pembantu rumah tangga (PRT) itu, menga- lami patah tulang di delapan bagian dan harus menjalani empat kali operasi. Kedubes RI di Beirut dalam faksimili nya ke Depnaker dan kepada sejumlah media massa di Jakarta, Rabu (20/8), me- nyebutkan Rustini adalah TKI yang ditem- patkan oleh perusahaan jasa tenaga kerja PT Alfindo Mas Buana. Dia berusaha lari dari majikannya yang sedang berlibur di Beirut, Lebanon. Rustini menyebutkan alasannya lari karena telah mendapat perlakuan tidak wajar, seperti pemukulan dan perkataan yang tidak baik dari majikannya. Rumah majikan Rustini -tempat Rustini bekerja- di Riyadh, Arab Saudi. "Komnas HAM menanggapi keluhan kami dan menyatakan akan mempertemukan warga dengan Prokimal serta bersedia menjadi penengahnya," kata Taufik. Kesanggupan Majikan Pada 14 Juli 1997, mereka termasuk Rustini juga ikut- berlibur di Beirut dan menginap di lantai lima sebuah aparte- men. Di saat liburan itulah, Rustini beru- saha melarikan diri dan jatuh. Menurut keterangan dokter, TKI yang malang itu dapat kembali ke Indonesia sambil menjalani proses penyembuhan dengan istirahat total (total bedrest). Dua kelompok ini kemudian nengok. bertemu. Tak jelas apa yang dibi- carakan. Mereka kemudian terli- bat cekcok dan duel fisik. Tujuh pelajar yang ngompas tampak kewalahan dan kemudian kabur. Salah seorang di antar ke- lompok pe-ngompas tampak berlari sempoyongan sambil memegangi lambung kiri. Disela jemarinya mengucur darah se- gar. Tak lama kemudian ambruk di trotoar jalan sebelah utara de- kat dengan tukang sol sepatu. Tak Berani Saksi mata tadi mengaku ha- Kelompok tersangka Ny Rmt yang dibantu oleh Ny ED (41), Ny RN (43) dan DS (38) menja- Masyarakat baru berani me- ring 6 orang siswa yang ingin nolong korban setelah situasi memiliki NEM palsu. Masing- aman. Petugas gabungan dari masing orangtua siswa dikenai Polwiltabes Surabaya dan Pol- biaya Rp 3,7 juta untuk per lem- resta Surabaya Utara dipimpin bar NEM. langsung Kapolresta Surabaya Utara, Letkol Pol Drs Eddy Pra- woto SH yang meluncur ketem- pat kejadian dan segera mengi- dentifikasi mayat korban. Kasatserse Polwiltabes Sura- Menurut saksi mata, seorang penjual benda-benda pos di TKP mengatakan, setengah jam sebelum korban ditemukan te- was bersimbah darah, terlihat korban bersama 6 orang lainnya ngompas (meminta uang de- Musibah Sungai Brantas Sejauh ini belum diketahui secara pasti nama korban. Mayat laki-laki yang diperkirakan be- ngan paksa) kepada seorang pe- nya bisa melihat saja dan tak baya, Letkol Pol Drs Soembodo Ditemukan, 15 Orang Tewas rusia 17 18 tahun dan masih lengkap dengan seragam putih - abu-abu dan berkaos dalar war na hitam ini, ditemukan tewas dengan luka tusuk persis di lumbung kirinya. lajar SMU swasta di Jl ra. Saat itu, terlihat pelajar SMU yang kompas nausberi- kan sosuatu barang, dan kemu- dian pergi. berani menolong. "Saya baru bisa berteriak seselah anak- anak sekolah yang gran itu kabur meningalkan korban," akunya. dan Wakasetrse Kapten Pol Drs Machfud Arifin mendampingi Kapolwiltabes Surabaya Kol Pol Drs Alfian Anwari membenar kan ditemukannya mayat pria Akan tetapi, setengah jam ke- Salah seorang tukan sol sepa- berseragam pelajar STM itu. Na- mudian, pelajar SMU yang jadi tu yang berada di dekat korban mun polisi masih enggan menje- korban pe-ngompas-an datang mengaku hanya mengetahui laskan latar belakang dari peris- ke lokasi ditemani teman-teman korban sempoyongan dan ke- tiwa ini. Kasus tersebut hingga sesama pelajar sebanyak 8 or- mudian jatuh di sampingnya. kini masih dalah pelacakan oleh ang. Kebetulan saat itu tujuh pe- Dia melihat korban tewas de- petugas. (hw) gan ke Indonesia. Menurut rencana, Persoalan usia Rustini yang sesungguh- Rustini berangkat dari Beirut ke Indonesia nya berbeda dengan yang tercantum di Melalui Kuala Lumpur. paspor, Jack menepis kemungkinan PT Alfindo yang memalsukannya. Dirut PT Alfindo, Fauzie belum bisa dihubungi ka- rena selalu tidak berada di kantornya. Kedubes RI di Beirut, ketika mewawan- carai Rustini menemukan kenyataan bah- wa yang bersangkutan masih berusia 18 ta- hun. Namun, di paspornya tertera usia 31 tahun (lahir 02 Januari 1966). Dirjen Binapenta Depnaker, Jack Is- kandarsyah ketika ditanya wartawan me- ngaku sudah mendengar musibah yang di- Disinyalir pemalsuan usia kerap kali terjadi pada TKI wanita yang akan ditem- patkan di negara-negara di Timur Tengah. Dalam ketentuannya, TKI wanita yang akan ditempatkan di Timur tengah harus alami Rustini. Menurut laporan tersebut, berusia 30 tahun ke atas. (Ant) TEWAS MISTERIOS EWAS KAMIS, 21 AGUSTUS 1997 Majikan Rustini (tak disebutkan nama- nya) menyanggupi untuk membayar biaya pengobatan hingga tanggal 17 Agustus Para tenaga kerja wanita Indonesia dalam suatu unjuk rasa. Dua Pegawai Depdikbud "Mediator" Pemalsuan NEM lis langsung oleh tersangka DS. Blangko NEM-nya diperoleh da- ri tersangka Isk yang masih bu- ron. Kasus Tanah Prokimal Warga Gembira Kasal Bersedia Dialog Bandar Lampung, BY Para korban seluruhnya, se- perti pengumuman Polsek Kar- angpilang, adalah terdiri atas 15 rutnya, muncul setelah warga Utara, namaun meraka diminta ngan dan mengadakan pertemu- orang, 17 ditemukan selamat, Sedikitnya 128 keluarga war- resah dan mengadukan perso- langsung ke Pemda Tingkat I an dengan masyarakat setempat. dan diduga masih 11 yang be- ga Kecamatan Panaganjaya, atau DPRD I Lampung. Penga- Beberapa waktu lalu, tanah yang lum ditemukan. Korban yang di- "Saya telah mengingatkan Lampung Utara, menyatakan duan ke Pemda dan DPRD I ini, disengketakan tersebut oleh temukan sebagian besar siswa kepada penumpang dan penam- gembira, atas kesediaan Kasal ternyata juga tak membawa ha- Pemda dinyatakan status quo STM Kartika Surabaya yang ba- bang perahu, tapi mereka tetap berdialog dengan mereka berke- sil. Akhirnya warga mengadu ke dan Prokimal dilarang mela- ru saja pulang sekolah. saja naik. Akibatnya, terbaik," naan dengan kasus tanah 174 ha Komnas HAM. kukan kegiatan apa pun sebe- Mayat yang ditemukan mes- ujar Prasojo seraya mengaku untuk Proyek Pemukiman Ang- lum ada keputusan lebih lanjut. kipun kebanyakan tanpa identi- sempat menolong beberapa pe- katan Laut (Prokimal). Kenyataannya, warga merasa tas, namun hampir dipastikan numpang dengan menggunakan keputusan itu tak dipatuhi Pro- mereka adalah siswa STM Kar- bambu panjang. Perahu naas itu kimal. tika Surabaya. memili panjang 6 alan tanah mereka tersebut kee berbagai instansi dengan bantu- an LBH Bandar Lampung. dan Kw Bandung, BY Para pemalsu Nilai Ebtanas Murnia (NEM) SLTP Negeri di Bandung, Jawa Barat (Jabar), da- lam operasinya ternyata terbagi dalam dua kelompok. Dua pega- wai di jajaran Kandepdikbud Kabupaten Bandung berperan sebagai mediator masing-ma- sing kelompok. MUHAMMAD REZA "Kedua pelaku itu selain se- bagai 'mediator' (perantara) pa- da masing-masing kelompok, ju- ga bertindak sebagai kolektor," kata Kapolwiltabes Bandung, Kolonel Pol Drs Erwin MAP ke- pada wartawan di Bandung, hari Selasa (19/8). Kedua pegawai Depdikbud itu adalah Ny Rmt (42) dan Ny TS (38). Keduanya adalah pega- wai Depdikbud di jajaran Kan- depdikbud Kabupaten Ban- dung. Kelompok lainnya adalah Kelompok Ny TS. Tersangka di- bantu oleh dua tersangka, Ny Ss dan Ny Ng yang juga telah melo- loskan enam siswa SLTP ke SMU Negeri 5 Bandung, dengan menggunakan NEM palsu bua- tan mereka yang dijual Rp 3,7 juta per lembar. Satu Lagi Cerita Pilu PRT Di Timteng Bermaksud Lari Dari Majikan, Terjatuh Dari Lantai Lima Pengobatan Shinse "PT" Tidak Punya UUG INI satu lagi cerita pilu seorang tenaga 1997 dan memberikan biaya tiket pemu- Rustini sudah tiba di Jakarta. kerja wanita Indonesia (TKI wanita) di Arab saudi. Tak tahan akan perlakuan ka- sar majikan, lantas berusaha melarikan di- ri. Tapi, naas menjemputnya, saat itulah dia terjatuh dari lantai lima sebuah aparte- men di Beirut, Libanon. Menurut pengakuan mereka, uang jutaan rupiah hasil pen- jualan NEM palsu, sudah habis digunakan untuk keperluan sehari-hari. Sindikat pemalsu NEM terse- but memiliki belasan anggota. Dalam aksinya mereka "mem- bantu" para orang tua murid membuatkan NEM dengan nilai palsu lebih besar (passing grade) dari yang sebenarnya, se- hingga putra-putri mereka bisa diterima di SMU Negeri favorit di Bandung. Menurut Kapolwiltabes, se- lain sebagai mediator atau pe- rantara, kedua anggota Korpri itu, masing-masing juga berpe- ran mengumpulkan (kolektor) para orangtua siswa yang ingin memiliki NEM palsu untuk da- pat menyekolahkan anak di SMU Negeri favorit di Bandung. Akan tetapi, kedua tersangka tersebut, menurut Kolonel Er- win, mengaku satu sama lain ti- dak saling kenal berkaitan de- ngan operasi pemalsuan NEM di Bandung. Masing-masing me- miliki jaringan sendiri-sendiri. Lima Ditahan Dengan terungkapnya dua sindikat pemalsu NEM itu, kata Kolonel Erwin, pihaknya kini telah menahan secara resmi 5 tersangka yaitu Ny ED (41), ibu rumah tangga, Ny Rmt (42) pega- wai Kandepdikbud, DS (38), gu- ru SD, Ny TS (38), pegawai Kan- depdikbud, Ny RN (43) ibu ru- mah tangga. Tersangka yang di- duga sebagai otak pelaku pemal- su NEM, masing-masing Isk (mantan Kepala SD), Rbt (man- tan guru swasta) dan Abg (peng- usaha), hingga kini masih bu- ron. Selain itu, polisi juga memi- liki sejumlah identitas lain yang diduga sebagai anggota sindikat yang masih buron. Menurut Kapolwiltabes, anggota sindikat pemalsu NEM yang kini telah menjadi ta- hanan pihak Polwiltabes Ban- dung, masing-masing diancam pasal 263 KUHP dengan anca- man hukuman maksimal enam tahun penjara. "Berkas pemeriksaan kelima tersangka, dalam waktu dekat segera dilimpahkan ke meja hi- jau," kata Erwin. Mengenai orangtua siswa yang terlibat dalam pembelian NEM palsu, menurut Erwin, akan diperiksa secara intensif. Dari hasil pemeriksaan itu akan diketahui, apakah si orangtua itu sadar atau tidak bahwa yang Komplotan Ny Rmt itu, mereka beli itu barang palsu, membuat NEM palsu yang ditu- kata Kapolwiltabes. (Ant) Surabaya, BY Korban tewas dalam terbalik nya perahu tambangan terbalik tan. di aliran Sungai Brantas, Gu- nungsari, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Selasa (19/8) petang, bertambah sorang lagi menjadi 15 orang. Dari lima belas korban ter- sebut, 8 di antaranya sudah dite- mukan identitasnya. Namun, 7 lainnya masih diidentifikasi pe- tugas. Perbuatan penjual jasa kese- hatan "PT" di bawah naungan PT KKHM itu dikategorikan se- bagai pelanggaran, kata Kepala Seksi Hiburan Kantor Ketentra- man dan Ketertiban Pemerintah DKI Jakarta, Toha Reno kepada wartawan, hari Rabu (20/8), Menurut Toha Reno, jasa pe- ngobatan shinse yang mulai ber- operasi sebulan lalu itu, diketa- hui melanggar ketika pihak Tramtib melakukan pemeriksa- an kelengkapan per. zinan usa- hanya. Saat itu, pem 'iknya ti- dak bisa membuktikan memiliki izin dari daerah tempat usaha atau UUG-nya. kan terbaliknya perahu tamba- ngan ini karebihan mua- "Saya belum mendapat lapo- ran resmi, nanti kita selidiki pe- nambangnya," ujarnya sambil menambahkan bahwa korban yang selamat saat ini sedang di- mintai keterangan oleh petugas kepolisian. Menurut saksi mata Prasojo (warga Desa Gogor), yang anak- nya selamat dalam musibah ter- sebut, perahu itu mengangkut penumpang antara 60 - 80 pe- numpang. Padalah, kapasitas- nya hanya sekitar 20 penum- pang. Perahu tambangan itu terba- lik Selasa (19/8) petang sekitar pukul 18.00 WIB. Terbaliknya, perahu tersebut adalah akibat Kapolwiltabes Surabaya, Ko- kelalaian penambang, Nsk (35), lonel Pol Drs Alfian Anwari karena mengangkut penumpang yang turun langsung menangani melebihi kapasitas perahu. (Ant) evakuasi korban memperkira- Dari para korban di antara- lebar 2,5 meter. nya ditemukan tas sekolah dan beberapa catatan pelajaran di sekolah tersebut dan baju sera- gam mereka kenakan. Jakarta, BY Pembinaan Penempatan Tenaga Jasa kesehatan "PT" yang Kerja Departemen Tenaga Kerja mempraktikan pengobatan dengan no surat Kep/032/BP/ shinse, diketahui tidak meme- PTKDN/1997. "Jadi izinnya be- nuhi ketentuan perizinan Un- lum lengkap sebab mereka bero- dang-Undang Gangguan (UUG). perasi hanya berdasarkan surat Ini bertentangan dengan SK Gu- izin tenaga kerja asing," ulas To- bernur no 689/1994 pasal 2 (2). ha Reno. Surat Keputusan Gubernur itu menyatakan, setiap orang atau badan usaha industri atau non-industri yang berada di luar kawasan industri wajib memi- liki UUG. kenyataan itu sangat disesal- kan. Sebab, seakan-akan meraka tidak menghormati aturan dae- rah. Untuk itu, sebagai langkah pembinaan, mereka akan diim- bau untuk segera mengurus izin UUG. Namun, jika tidak mau melaksanakannya, mereka da pat dikenai sanksi seperti yag di- tetapkan dalam SK Gubernur tersebut di atas dengan member- hentikan atau menutup usaha- nya. Kasus itu mencuat setelah beberapa media cetak memberi- takan bahwa pihak "PT" merasa tidak terima ketika pihak Tram- tib melakukan penegcekan per- izinan tempat usaha yang dike- lolanya. Pihak pengelola "PT" meng- klaim telah memenuhi keleng- kapan perizinan. Padahal, ke- tiak diperiksa mereka hanya pu- TXM sebagai pemilik usaha nya izin penempatan tenaga ker- ketika didesak hanya menge- ja asing dan tidak punya izin luarkan surat izin penempatan usaha dari Pemda DKI Jakarta tenaga kerja asing dari Dirjen berupa UUG. (tan)
