Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-21
Halaman: 03
Konten
a Berita Yudha Berita Yudha Pjs. Pemimpin Umum Wk. Pemimpin Umum I Wk. Pemimpin Umum II Pemimpin Redaksi Pjs. Pimpinan Perusahaan Wk. Pimpinan Perusahaan MEMPERTINGGI KETAHANAN DAN PERJUANGAN NASIONAL INDONESIA Brigjen TNI Drs H Robik Mukav : Ir Daryatmo Mardiyanto Soedibyo Nichlany, MBA : M. Soegeng Widjaya (Alm) Ir Bambang Riyadi Soegomo Ir Rudy Setyopurnomo, MM, MPA, MSM Alamat Redaksi/klan/Sirkulasi: Jl. Rawajati Timur Komplek Ka- libata Indah Blok K 11 Jakarta Selatan Telepon: 7947001 (HUNTING), 7993884, 7946994, 7946995 Hotline Redaksi: 7989068, Fax Redaksi: 7946993, Hotline Iklan: 7947660, Fax Iklan: 7989058 Pengaduan Langganan/Ber- langganan: 7989059 ISSN: 0852-6583 Penerbit PT Berita Yudha Press Jakarta. an Terbit No. 041/SK/Menpen/SIUPP/A/-7/1986 Tgl. 15 Februari 1986. Bank BRI Kebayoran Baru, Bank Bumi Daya Kebayoran Baru, BNI 1946 Kebayoran Baru. Giro Pos No 12770 No Telex 47174 Yudha ia Harga Iklan: Iklan Umum Rp 6.000,-/mm kolom. Iklan Duka Cita Rp 3.000,- Iklan Keluarga Rp 4.000,-/mm kolom. Iklan Mini: Rp 3.000,-/ baris (maksimum 10 baris). Iklan Kuping halaman muka (1 kolom x 50mm) Rp 720.000,- Iklan Berwarna (full color) Rp 12.000/mm ko- lom. Iklan 2 warna Rp. 8.000,-/mm kolom. (Harga tersebut belum termasuk PPn) Harga langganan: Rp 13.000,-/bulan Harga eceran dalam kota Rp 500,-/eks. Harga langganan luar kota ditambah ongkos kirim. Dicetak oleh Percetakan PT. Golden Web Jakarta, Isi di luar tanggung jawab percetakan. EDITORIAL Memberantas Penyakit Polio KETIKA pelawak laris Mandra mengatakan "Kita kan lagi ngeberantas penyakit polio di Indonesia", pesannya kita terima dengan hati terbuka. Cara penyampaian pesan Pekan Imuni- sasi Nasional (PIN) oleh Mandra beserta Keluarga Si Doel me- mang lebih mudah diserap masyarakat luas. PIN sudah dilaksanakan sejak tahun 1995 lalu. Dalam dua tahun, 1995 dan 1996 boleh dikatakan 90 persen dari anak ba- lita Indonesia telah mendapatkan dua tetes vaksin polio secara gratis. Setidaknya 23 juta anak balita yang tersebar di 66.000 desa memperoleh vaksin polio. Untuk tahun 1997 ini PIN akan dilaksanakan pada 2 Sep- tember 1997 untuk putaran pertama dan 7 Oktober 1997 untuk putaran kedua. Dalam PIN tahun ketiga ini diharapkan sasaran 21,9 juta balita dibawa ke Pos PIN terdekat dapat tercapai. Sa- saran itu diperhitungkan akan bisa tercapai, mengingat sukses yang diraih dalam PIN-PIN sebelumnya. PIN dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesehatan anak-anak kita. Ada berbagai usaha untuk menjaga dan me- ningkatkan kesehatan anak-anak kita. Usaha mencegah mere- ka dari berbagai penyakit sudah dilakukan. Hal itu dilakukan dengan antara lain memberikan tetesan vaksin polio secara cu- ma-cuma. Semua balita diberikan vaksin ini tanpa memandang status imunisasi maupun status ke-warganegaraan-nya. Pelaksanaan PIN akan berhasil manakala kesiapan ópera- sional maupun upaya pemasaran sosial yang efektif, didukung oleh kerjasama lintas program, lintas sektor, swasta dan ma- syarakat yang baik di bawah koordinasi pemerintah daerah. Tentu saja pada akhirnya masyarakat sendiri yang akan me- nentukan apakah PIN dapat mencapai hasil maksimal atau tidak. Dalam hal ini, peranan media komunikasi massa seperti pers dan media massa elektronik tidaklah kecil. Demikian pula para juru penerang, aparat desa dan kecamatan, para petugas kesehatan di lapangan dan para tokoh informal. Masyarakat ti- dak mungkin akan mengikuti PIN manakala tidak atau belum sampai pesan mengenai usaha memberantas penyakit polio itu pada mereka. Hendaknya diingat, bahwa sebagian terbesar rakyat Indo- nesia berdiam di daerah pedesaan. Informasi melalui media massa memang sudah ada yang masuk, terutama radio. Tetapi masih ada tempat-tempat yang belum terjangkau. Ini harus mendapat prioritas sebagai sasaran PIN 1997 ini. Itu sebabnya dalam persiapan PIN 1997, upaya pemasaran sosial dipersiap- kan lebih cermat. Menurut Menteri Kesehatan, berkaitan dengan PIN, di de- sa-desa berisiko tinggi tetanus neonatorum dan campak juga diberikan imunisasi tetanus toksoid pada wanita usia subur ser- ta imuniasasi campak kepada anak usia sembilan bulan sam- pai di bawah lima tahun. Sudah 286.000 pos PIN disiapkan de- ngan tanda Pos PIN. Sebanyak satu juta kader telah melaksa- nakan pendataan ulang. Dengan pelaksanaan PIN ini, diharap- kan tahun 2000 nanti berbagai penyakit polio, difteria, tetanus neonatorum dan campak akan lenyap. Setidaknya sangat ber- kurang dan sulit ditemukan. Menghadapi masa depan yang penuh tantangan dalam suatu persaingan keras, sumber daya manusia haruslah benar-benar kokoh fisiknya dan cerdas otaknya. Bila sejak ma- sa kanak-kanak saja sudah dirongrong oleh penyakit termasuk penyakit polio, maka tentulah sulit untuk memiliki SDM yang siap bersaing. Dari sana kita dapat melihat pelaksanaan PIN amat penting. Harus sukses dan setiap orang harus merasa terpanggil untuk ikut serta membantu pelaksanaannya.*** [ Pojok Menag: Tidak mampu jangan paksakan naik haji Memang menurut ajaran agama hanya wajib bagi yang mampu Tiket penerbangan luar negeri tak alami kenaikan, tapi disesuaikan nilai dolar Disesuaikan memang sama artinya naik! Mantan prajurit Jepang demonstrasi di Kedubes Jepang minta uang yang pernah dijanjikan zaman PD II Nah, lagi-lagi peringatan untuk pengumbar janji Mayor Joki Merdeka! SUARA PEMBACA Surat untuk Suara Pembaca, hendaknya dilengkapi fotokopi KTP/SIM/Paspor yang masih berlaku. Berita Yudha tidak mengembalikan surat-surat yang diterima. Surat Terbuka untuk Bapak Ir Sony Harsono Meneg BPN/ Agraria di Jakarta Semoga Pak Sony selalu da- lam lindungan Allah SWT, sehat wal'afiat dan dalam bimbingan taufik serta hidayahnya, Amin. Perkenankanlah saya sam- paikan: Gas-Gas Yang Mengancam Bumi alam Konferensi KTT Bumi di Amerika Serikat, belum lama ring disebut sebagai pemimpin dunia untuk masalah-masalah lingkungan, memperoleh kecaman dari berbagai pihak. Ketika Uni Eropa mengajukan usulan agar pada 2019 mendatang pe- ngurangan emisi minimum 15 persen di bawah tingkat emisi tahun 1990, AS segera menolak dan minta agar hal itu dirumuskan pada pertemuan Kon- vensi Perubahan Iklim di Kyoto, Je- pang, Desember 1997 mendatang. Pada KTT Bumi di AS saat itu, se- cara umum tergambar bahwa keadaan negara-negara maju menginjak rem, se- baliknya negara-negara berkembang tancap gas. Ada tiga agenda penting da- lam KTT Bumi yang lalu, yaitu dalam rangka usaha menghindari kerusakan bumi abad ke-21 mendatang maka ke- rusakan hutan tropis, pencemaran air dan pencemaran udara menjadi bahan pembicaraan utama. Tiga hal itu me- mang sangat penting, karena dampak buruk dari ketiganya dapat berdampak sangat luas terhadap kelestarian ling- kungan dan perikehidupan. Sebagai hal yang telah kita maklu- mi, bahwa semenjak bumi beserta isi- nya diciptakan Allah, logikanya luas tanah daratan tidak akan bertambah, melainkan semakin berkurang, karena semakin akan terendam air laut, apa- lagi kalau manusia tidak memikirkan nya dengan membatasi ulahnya. Me- nurut para pakar, bumi yang kita huni sekarang ini konon telah berumur se- kitar 3.400.000.000 tahun. Makhluk yang pertama kali menempati bumi adalah aneka jenis nabati, disusul hewani, dan terakhir manusia. Para ahli purbakala menyatakan bahwa kurun waktu manusia meng- huni bumi sudah berlangsung lebih dari 4.000.000 tahun, terdiri atas pu- luhan ribu generasi yang silih bergan- ti, dengan jumlah sekitar 100 juta jiwa manusia. sedangkan jumlah pendu- duk bumi yang hidup saat ini diperki- rakan 4.500.000.000 jiwa. Dampak Terhadap Kesehatan Dirjen WHO Dr Hiroshi Nukajima tahun lalu pernah mengatakan bahwa dunia kini sedang terancam berbagai penyakit menular. Sekitar 30 jenis penyakit inveksi baru muncul dalam 20 tahun terakhir. Penyakit yang me- ngancam kesehatan jutaan orang itu diduga muncul, selain akibat kemiski- nan dan kepadatan penduduk serta gangguan sosial dan perubahan sistem perdagangan makanan, juga ternyata diakibatkan perubahan iklim. PATAN DE GRAAM 12 mionsm Xin Pengumuman Menkeh tersebut se- benarnya tidak lah istimewa, karena setiap tahun, khususnya pada pe- ringatan HUT kemerdekaan RI, remisi untuk narapidana hampir selalu dibe- rikan setelah pihak yang berwenang, dalam hal ini Lembaga Pemasyaraka- tan (LP) tempat terpidana menjalani hukuman, menilai ia berkelakuan baik sehingga berhak mendapat re- misi. Akan tetapi, pemberian remisi kali ini agak istimewa karena termasuk dalam 16 ribu napi yang mendapat re- misi itu Jose Alexandre "Xanana" Gusmao, tokoh GPK Timor Timur yang terpidana 20 tahun dan kini mendekam di LP Cipinang Jakarta. Pemberian remisi atas Xanana bisa bernilai lain karena masalah Timtim masih menjadi perbincangan interna- sional, meski di dalam negeri sudah dianggap selesai. Dan Xanana adalah salah satu pihak yang masih memicu persoalan yang dibicarakan di forum dunia itu. Belum lama ini Xanana membuat polemik karena pertemuannya de- ngan Presiden Afrika Selatan (Afsel) Nelson Mandela saat yang terakhir itu berkunjung ke Indonesia. Menurut dia, tidak ada satu negara pun di dunia ini yang aman dari anca- S memperingati HUT Ke-52 Ke merdekaan RI pada 17 Agustus 1997, Menteri Kehakiman Oetojo Oes- man menyatakan bahwa sebar 16 ribu narapidana di seluruh Indonesia akan mendapatkan remisi (pengu- rangan hukuman). lehari sebelum bangsa Indonesia tan ketika surat Presiden Afsel yang ditujukan untuk Presiden Soeharto, yang isinya disebut-sebut antara lain permintaan pembebasan Xanana, di- tahan Kedutaan Besar Portugal Pre- toria. Akibatnya makin rumitlah ma- salah tersebut karena melibatkan tiga negara yakni RI, Afsel, dan Portugal. Namun bila diurut, tidak bisa dipung- kiri bahwa Xanana adalah sosok yang menjadi pangkal masalahnya. Sosok Xanana, diakui atau tidak, ternyata memang mempunyai "nilai" dalam banyak peristiwa, tidak terkecuali ber- kaitan dengan peringatan HUT RI tahun ini. Pertemuan Mandela-Xanana yang juga diikuti Duta Besar Keliling untuk tugas khusus FX Lopes da Cruz dan menurut kesepakatan awal tidak akan dibicarakan, ternyata keluar di media massa. Belakangan, muncul masalah iku- ngan ilmu dan teknologi di negara itu. Karenanya, sangat relevan kalau ma- salah perubahan iklim serta kerusa- kan bumi menjadi agenda yang harus dibahas secara internasional, seting- kat KTT Bumi yang baru lalu itu. Virus HIV atau AIDS yang belum ditemukan obatnya hingga kini dan baru diketahui oleh masyarakat dunia 15 tahun yang lalu, adalah contoh di mana salah satu virus yang muncul dan diperkirakan sebagai akibat peru- bahan tatanan global dunia. WHO memperkirakan hampir 27 juta umat manusia di dunia ini akan terkena HIV atau AIDS pada tahun 2000 men- datang. Perjuangan melawan penyakit tinfeksi itu semakin sulit, karena ba- nyak jenis mikroba yang resisten terhadap obat. Tulisan ini tidak akan membahas masalah mikroba atau obat pembasmi virus, juga tidak ingin membahas ma- salah pelestarian bumi secara menye- luruh, tetapi hanya ingin membahas gas-gas terpenting, yang diduga se- bagai penyebab perubahan iklim glo- bal yang diakibatkan oleh efek rumah kaca. diri dari guru, paramedis, warta- wan, ABRI dan PNS lainnya. Kedua, bahwa dulu pada waktu akad-kredit, kami telah menandatangani surat perjan- jian yang menyatakan bahwa ta- nah berstatus hak milik, tapi di- batalkan dan diubah menjadi Hak Guna Bangunan sampai de- ngan tahun 2008. Efek Rumah Kaca Manusia hendaknya sadar bahwa terjadinya perubahan alam yang ke- mudian berkembang menjadi kurang ramah terhadap penghuninya, adalah akibat ulah manusia itu sendiri. Ma- nusia dalam mengejar kemudahan hi- dupnya, tanpa disadari, sering meng- gunakan cara-cara yang cenderung memperkosa atau merusak alam. Sa- lah satu kegiatan manusia dalam men- cari kemudahan hidup di antaranya melalui teknologi. Teknologi hasil temuan manusia, kadang menjadi bumerang, di sam- ping dirasakan membawa banyak manfaat. Contoh yang lebih sederha- na, di saat teknologi pembuatan plas- tik ditemukan orang, dunia gempar karena plastik sangat berguna bagi ma- nusia, Plastik dapat menggantikan daun sebagai pembungkus, atau dapat menggantikan kaca untuk berbagai jenis botol. Tetapi setelah sekian lama, bagi negara berkembang yang tingkat kedisiplinannya relatif rendah, pen- duduknya pun membuang sampah plastik sembarangan, mengakibatkan banyak saluran pembuangan air ter- sumbat, sehingga menimbulkan banjir di mana-mana. Seusai menghadiri sidang paripur- na DPR RI di Jakarta, Sabtu (16/8), Menkeh menegaskan bahwa pemberi- an remisi kepada Xanana tidak ada kaitannya dengan surat yang dila- yangkan Presiden Afsel Nelson Man- dela kepada Pak Harto yang berisi per- mohonan agar dia dibebaskan. Xanana, kata Oetojo Oesman, men- dapat pengurangan hukuman seba- nyak tiga bulan karena yang bersang- kutan dinilai berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan. "Jadi kalau Xanana selama menjalani masa huku- man berkelakukan baik, saya kira na- rapidana yang bersangkutan akan be- bas sebelum masa hukuman ber- akhir," katanya. Berdasarkan catatan, katanya, ma- sa hukuman Xanana akan berakhir se- telah tahun 2.000. OLEH SUYITNO Sekitar 30 jenis penyakit inveksi baru muncul dalam 20 tahun terakhir. Penyakit yang mengancam kesehatan jutaan orang itu diduga muncul, selain akibat kemiskinan dan kepadatan penduduk serta gangguan sosial dan perubahan sistem perdagangan makanan, juga ternyata diakibatkan perubahan iklim. jak lama, sebagian lagi ada yang telah almarhum antara lain te- ahli, efek rumah kaca menjadi penye- bab memanasnya suhu bumi, dan itu dibentuk oleh beberapa gas yang be- terbangan di angkasa. Gas-gas termak- sud, sebagian ada secara alami, na- mun sebagian besar lainnya dihasikan oleh kegiatan manusia. Agar manusia lebih hati-hati dalam melakukan kegiatannya, terutama yang memberikan dampak terhadap kelestarian bumi, melalui efek rumah kaca, maka ada baiknya gas-gas yang berbahaya itu dikenal masyarakat luas, bagaimana perangainya, dari ma- na munculnya. tangga saya: Bapak Kol CB Beng- golo (veteran), Bapak Tk Sulai- man Hasan (TVRI), Bapak Soejo- to (Perindustrian), Bapak Dr M Nurdin (Depdikbud) dan Ibu Sugiah (guru), dan lain-lain. Ozon (03) Selama ini Ozon dikenal sebagai payung pelindung bumi. Ozon dike- nal sebagai lapisan gas penyaring si- nar ultraviolet dari matahari sehingga tidak langsung mengenai kulit dan mata manusia. Namun ironisnya, ter- nyata Ozon juga berpotensi sebagai pembentuk efek rumah kaca. Belum lama ini disinyalir terjadi pelubangan lapisan Ozon di berbagai Metan (CH4) Keberadaan gas metan di alam ini bisa dilepas oleh proses alami dari ke- giatan manusia. Metan bisa dipro- duksi pula oleh bakteri dalam ling- belahan angkasa/antariksa, yang me- kungan yang bebas oksigen, muncul nurut perkiraan Science & Technol- di rawa-rawa, sawah serta di usus- ogy, seluas USA. Bahkan dikabarkan usus binatang pemamah biak. Metan ketebalan lapisan Ozon kini tinggal dapat terjadi dalam proses penguraian separoh dari aslinya. Hal ini dikhawa- berbagai jenis selulose. Metan juga di- tirkan bisa merupakan ancaman ke- hasilkan oleh bahan-bahan organik langsungan hidup planet bumi. Da- yang membusuk seperti sampah da- lam hal ini seakan ada paradoks anta- pur, kotoran-kotoran lain atau tana- ra Ozon sebagai payung kehidupan, man yang dibakar. Binatang lain yang tetapi disisi lain keberadaannya mem- merupakan sumber terbentuknya bentuk rumah kaca. metan adalah kelinci dan berbagai se- Pokok masalahnya adalah persoal- rangga seperti kecoa dan rayap. Gas an ekologi senantiasa menghendaki ini ada pula yang berterbangan di at- adanya keseimbangan. Bila terjadi ke- mosfir dari bocoran pipa-pipa indus- tidak setimbangan, bisa menimbulkan tri, tambang batubara, maupun sum- bencana alam. Karena itulah gas-gas ber-sumber dari bawah tanah lainnya. pembentuk rumah kaca tersebut harus Seorang ahli yang pertama kali me- Menurut hasil penelitian, konsen- dikendalikan sedemikian sehingga ngadakan pengukuran terhadap kon- trasi metan di atmosfer bumi selalu tidak mengancam kelestarian bumi sentrai CFCs di atmosfir adalah James meningkat. Tingkat kenaikan konsen- beserta isinya. Sebetulnya Allah menciptakan ala- Lovelock pada awal tahun 1970-an. trasi metan termaksud bisa mencapai m ini sudah dilengkapi dengan alat Pengukuran itu dapat dilakukan sete- sekitar satu persen setahun. Dua ratus sirkulasi yang seimbang, yaitu dengan lah ditemukan alat detektor penang- tahun belakangan konsentrasi metan berbagai tetumbuhan dan tanaman kap elektron yang sangat peka. Pada meningkat dari 0,65 ppm menjadi 17 Kembali ke masalah pemanasan yang lazim disebut sebagai paru-paru- awal ditemukan, bahan tersebut be- ppm. bumi, menurut hasil penelitian para nya bumi, sehingga alam ini tetap se- lum diketahui kalau ternyata ia berpo- Potensi gas metan dalam memben-s Karbon dioksida (CO2) Gas Co2 ini dalam kehidupan se- hari-hari dapat ditimbulkan dari ber- bagai kegiatan manusia seperti pem- bakaran bahan fosil (minyak bumi, batu bara dan gas alam), proses pem- busukan tanaman, proses biomas, per- nafasan manusia dan sebagainya. Pembakaran bahan fosil terlalu ba- nyak untuk disebut satu persatu, di antaranya terjadi pada kendaraan ber- motor, pabrik-pabrik, pembangkit te- naga listrik. Karena itulah, pembakaran bahan fosil mesti dikurangi dengan memilih teknologi yang bersih lingkungan. Se- bagai contoh, yang kini sedang diper- timbangkan oleh Pemerintah Indone- sia dengan DPR RI, yakni keinginan mengganti Pembangkit Listrik Kon- vensional dengan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), karena PLTN dikenal teknologi ramah lingkungan, meskipun ancaman bahaya bentuk lain diakui ada. Khlorofluoro Karbon (CFCs) 10m saam n60 Di s cilit ng bui dow daude im wisi 16h Hut Ke-52 Kemerdekaan RI Dan Remisi Buat Xanana Seorang ahli lingkungan hidup bernama J Hansen, pada tahun 1988 pernah melaporkan hasil penelitian nya bahwa ada lima macam gas yang berpotensial membentuk rumah kaca, yaitu gas karbon dioksida (CO2), gas metan (CH4), gas khlorofluoro karbon (CFCs), gas Ozon troposfir (03) dan Oksida Nitrius (N2O). imbang. Namun bila manusia melaku kan penggundulan hutan, maka alam menjadi terperkosa yang mengakibat- kan gas CO2 yang mestinya diserap ta- naman, sebagian besar bebas berter- bangan di atmosfir bumi dan berpo- tensi membentuk efek rumah kaca yang pada gilirannya meningkatkan panas bumi. Selain dapat menimbulkan efek ru- mah kaca, sebagian gas CO2 yang be- bas itu pada kondisi tertentu bisa be- reaksi dengan air membentuk asam. Asam yang terbentuk selanjutnya ter- bawa oleh air hujan jatuh ke bumi, se- hingga terjadi apa yang dikenal de- ngan hujan asam. Bila kadar asam di dalam tanah bumi berlebih, maka bu- mi menjadi tidak subur, flora dan fauna pun mati karenanya. OLEH ANDY JAUHARI Terlepas dari menarik atau tidaknya makna remisi bagi Xanana itu, paling tidak pengurangan hukuman bagi tokoh GPK Timtim itu dalam takaran tertentu menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah mengalami perubahan sikap menuju arah yang baik. Penilaian tersebut tentunya oleh Depkeh melalui LP tempat napi yang bersangkutan berada. ngan dilihat sebagai hal yang khusus pada HUT ke-52 RI ini," katanya. Menurut dia, remisi tiga bulan un- tuk Xanana itu harus dilihat sebagai kemauan baik dan hal yang positif. Se- belumnya, Xanana pernah mendapat- kan remisi khusus menyambut HUT Ke-50 RI pada 1995, yang ketika itu pengumumannya juga disampaikan oleh Menkeh Oetojo Oesman. Bagi Gubernur Timtim Abilio Jose Osorio Soares, pemberian remisi un- tuk tokoh GPK Timtim itu menjadi bukti penghargaan negara terhadap hak narapidana. Drs HE Wardhaya Jl Anggrek Raya No 172 Depok Jaya, Jawa Barat KAMIS, 21 AGUSTUS 1997 tensi merusak kehidupan di jagat raya tuk efek rumah kaca, dilaporkan 30 ini. Betapa tidak, ternyata CFCs yang kali lebih efektif dibandingkan CO2. keberadaannya merupakan bikinan manusia itu perannya meningkat efek rumah kaca sangat besar. Meskipun bahan itu konsentrasinya di atmosfer bumi sangat kecil (hanya dapat diukur dalam ppr/part per trilion). Ciri bahan CFCs: keberadaannya ulet luar biasa, dapat bertahan tinggal di atmosfir selama 75 hingga 150 ta- hun. Menurut hasil penelitian ke- mampuan menjaring dan menyekap panas bumi mencapai 10.000 kali le- bih efektif dibandingkan potensi gas CO2. dana. "Hak yang telah diberikan nega- ra harus diikuti dengan kewajiban ber- kelakuan baik selama menjalani masa hukuman," tambahnya. Bahan CFCs itu dalam kehidupan sehari-hari digunakan sebagai bahan pendingin (refrigerant) dan dapat pula digunakan sebagai bahan pelarut atau pembersih komponen tertentu, bahan hairspry, parfum, cologen spray, pem- buat busa plastik dan sebagainya. Se- mua itu memang dapat meningkatkan kenyamanan hidup. Oksida Nitrius (N20) Gas Nitrius ini bisa muncul dari alam maupun akibat ulah atau bikin- an manusia. Gas ini sering digunakan sebagai peredam rasa sakit gigi. Gas ini juga diproduksi oleh proses-proses biologi di dalam tanah maupun air. Timbulnya gas ini dari kegiatan ma- nusia, di antaranya dari asap bahan bakar fosil, kultivasi lahan dan peng- gunaan pupuk yang mengandung nitrogen, proses pembakaran biomas dan kotoran hewan/manusia. Gas N20 yang timbul akibat kegiatan ma- nusia diperkirakan mencapai 45 per- sen. Dewasa ini konsentrasi Oksida Ni- trius di atmosfer diperkirakan kurang lebih 305 ppbv (part per billion) dan kadarnya di atmosfir meningkat seki- tar 0,2 setiap tahunnya. Sedangkan potensi gas Oksida Ni- Bahan termaksud pernah dibahas trius ini membentuk rumah kaca seki- dalam forum tingkat internasional. tar 150 kali lebih efektif dari potensi Dalam Konvensi Wiena tahun 1985, CO2. misalnya, telah ditandatangani kese- pakatan 27 negara, yang isinya mela- rang penggunaan bahan CFCs terse- but. Konvensi Wiena itu selanjutnya diratifikasi pada tahun 1987 dan me- ningkat ditandatangani oleh 40 negara di dunia, termasuk Indonesia. Nyatakan Hormat Dalam pembelaannya pada sidang ke-20 di Pengadilan Negeri Dili, Mei 1993, Xanana menyatakan bahwa Por- tugal tidak bertanggungjawab atas Timtim. Ia juga mengakui bahwa tidak Terlepas dari menarik atau tidak- Tetapi apa makna pengurangan hu- ada pembangungan pada zaman Por- nya makna remisi bagi Xanana itu, pa- kuman tersebut bagi Xanana? Bagi tugis (Portugal), namun sekarang (se- ling tidak pengurangan hukuman bagi dia, keikutsertaannya dalam upacara telah integrasi dengan RI) banyak ha- tokoh GPK Timtim itu dalam takaran pemberian remisi di LP Cipinang da- sil pembangungan yang dapat dirasa- tertentu menunjukkan bahwa yang lam kerangka HUT Ke-52 RI merupa- kan, meskipun belum seluruhnya di- bersangkutan telah mengalami peru- kan wujud rasa hormatnya kepada nikmati langsung oleh masyarakat. bahan sikap menuju arah yang baik. bangsa Indonesia yang kini memasuki Bahkan, seperti ditirukan oleh pe- Penilaian tersebut tentunya oleh Dep- usia kemerdekaan lebih dari setengah nasehat hukumnya, Sudjono, waktu keh melalui LP tempat napi yang ber- abad. itu, Xanana pun mengakui pesatnya sangkutan berada. "Saya ikut upacara ini semata-mata pembangunan di Timtim adalah wu- Sebelumnya, Xanana selalu mem- karena menaruh rasa hormat kepada jud dari integrasi itu. "Pemerintah memberikan perhati- buat ulah sehingga Depkeh membuat bangsa Indonesia. Kalau soal remisi, Dari kondisi sebelumnya itu, tam- an yang serius terhadap hal-hak setiap penilaian agak buruk padanya. Con- saya tidak memerlukannya," katanya. paknya tak aneh bila ia kini menyata- narapidana seperti halnya Xanana tohnya pada Desember 1993, ketika Dalam perbincangan dengan AN- kan rasa hormat kepada bangsa Indo- Gusmao," kata Abilio. Menurut dia, Xanana meloloskan surat dari LP Ci- TARA di Kabupaten Baucau, sekitar nesia pada kesempatan HUT Kemer- setelah disahkan UU No 12 tahun pinar-3 yang ditujukan ke Portugal. 130 km arah timur ibukota Provinsi dekaan RI. Apakah ia benar-benar te- 1995 tentang UU Pemasyarakatan, Seperti dikutip dari Kantor Berita AP Timtim Dili, mantan pengawal pribadi lah dapat "berdamai" dengan keadaan "Remisi itu bukan yang pertama maka remisi bukan lagi sebagai anuge- waktu itu, surat Xanana itu berisi de- Xanana Gusmao saat berkelana di dan fakta yang ada ? (Pumpunan Antara) diberikan kepada Xanana, sehingga ja- rah, melainkan hak bagi setiap narapi- sakan kepada pemerintah Portugal hutan dan gunung, Agustinho "Sera Bukan Pertama Tokoh LSM Yayasan "Etadep" Dili Drs Florentino C Sarmento mengata- kan, remisi buat Xanana tidak ber- makna khusus, namun perlu menda- pat sambutan baik. Akibat ulah itu, untuk beberapa waktu pemerintah RI terpaksa mem- batasi kunjungan orang yang ingin bertemu mantan tokoh GPK Timtim tersebut. Namun pembatasan itu ke- mudian dicabut kembali, minimal se- telah ada penilaian dari pihak yang berwenang bahwa Xanana telah me- nyadari kesalahannya. DR SUYITNO, MSC Dosen perguruan tinggi swasta; Wakil Ketua FKKFK DPP Golkar untuk membantu melepaskannya dari Malik" Boavida Ximenes, menyata- penjara karena ia adalah warga negara kan bahwa sebelum tertangkap Xana- Portugal. na sebenarnya pernah ingin "turun kota", yakni ingin menyerah kepada pemerintah RI. "Dalam suatu diskusi berdua, Xa- nana pernah menyatakan ia akan 'tu- run kota'," katanya. karena bukan wewenang kami. Perlunya Badan bih baik lagi. Pertelivisian gerbong, saya langsung disam- Dengan segala kerendahan hati kami memohon dengan hor- mat kepada Bapak Ir Sony Harso- no Meneg BPN/Agraria memberi perhatian kasus kami di Depok I, supaya kami dapat menikmati kepemilikan tanah kami berupa Sertifikat Hak Milik seperti yang ngontrol jalannya pertelivisian mencari tempat duduk. Tapi be- gitu kaki melangkah ke dalam Apa pun yang akan diupaya- Indonesia. kan TVRI dengan melibatkan Bakorstanasda perlu dikaji ulang. Sebab niat baik boleh sa- ja, tapi jangan menimbulkan prasangka lain dari masyarakat. Di samping itu memang sela- ma ini ada bahwa se Sebelum melibatkan Bakors- tanas perlu dievaluasi dulu pe- laksanaan penarikan pajak TVRI selama ini. Apakah persoalan- nya sesungguhnya sebelum me- Kami mengharapkan dapat Pertama, rasa gembira sehu- bungan dengan ditingkatkannya sertifikat HGB menjadi SHM ba- gi pembeli rumah melalui KPR/ BTN. Kami sambut dengan rasa Ketiga, bahwa pada rumah se- sangat antusias bahwa kami da- derhana kami T.70, luasnya 231 pat memiliki syah atas tanah M2 dan juga pada hampir selu- hak milik. mengubah status kepemilikan mereka yang memiliki luas tanah Ferry Yanthi B but dengan bau yang sangat ti- air genangan Jl Taman Mini dak enak dan Jakarta Timur berbau pesing. Kontan saya me- ngurungkan niat saya ke Bogor untuk menggunakan kereta api, dan saya lebih rela naik bus meski harus mengeluarkan bi- aya ekstra. Sepanjang perjalanan saya dari Terminal Bus Kam- pung Rambutan ke Bogor, tim- bul pertanyaan di hati saya, apa- kah gerbong kereta api jurusan sampai dengan 200 M2. dan rumah sederhana di Perum- nas Depok-I yang diresmikan Gerbong Kereta libatkan Bakrotranasda? Tergan- gala penarikan pajak harus ada Jurusan Jakarta- tanah pada kavling tersebut di tung dari pengelolaan selama dasar hukum yakni UU. Mung- Bogor Bau Pesing poin 3 tadi menjadi sertifikat Kiranya pantaslah kami me- ini. Haruskah mendesak pelang- kin secara sukarela pun masya- nerima imbalan pengabdian ke- gan untuk mematuhi pembaya- rakat diharapkan adanya partisi- Saya punya pengalaman yang ruh rumah T.70 lainnya di Blok Kelima, bahwa kami dan be- pada Republik Indonesia dan ran pajak itu? Jeruk/Delima RW 1, Blok Mang- berapa teman telah Orde Baru sama-sama kita pasi dalam pembiayaan TVRI cukup menyesakkan pernafasan Assalamu'alaikum Wr.Wb. oleh Bapak Presiden Soeharto gis RW 2, Blok Pepaya RW 3, Kantor BPN/Agraria di Bogor tegakkan dan kita isi, selagi ka- rus dibenahi bukan memaksa ra TVRI dengan TV swasta kian Jakarta dan bermaksud ber- Jakarta-Bogor itu tidak dibersih, Pengelola dana itu yang ha- itu. Mengingat persaingan anta- ketika pertama kali datang ke mi masih hidup. Atas perhatian pelanggan untuk membayar pa- hari kian tajam. nya kami ucapkan terimakasih. jak. Memang perlu perangkat Sementara orientasi TV tinggal di daerah Bogor. Waktu Atau dibersihkannya hanya ba- Wassallamu'alaikum Wr Wb. yang ada seperti UU. Toh seka- swasta menitikberatkan pada itu saya berangkat dari Stasiun gian luarnya saja dan bagian da- Merdeka !. Hormat kami rang baru disiapkan RUU yang bisnis, meski sebenarnya semua Juanda untuk menunggu kereta lam dibiarkan merana? ada. Sehingga kemungkinannya TV harus ada idealisme di da- api jurusan Jakarta-Bogor, setelah dapat dibuat suatu badan pem- lamnya. binaan penyiaran dilakukan de- ngan baik untuk kepentingan le- pada tanggal 14 Agustus 1976. Blok Anggrek RW 4, Blok Dahlia KPR/BTN saya nomor 23, de- RW 5 dan Blok Soka RW 7, luas kunjung ke rumah famili yang berangkat? F dan merasa kecewa, karena pe- gawai BPN/Agraria tidak dapat ngan harga rumah Rp 3.250.000 tanahnya rata-rata 200 M2. dan bunga 5 persen/tahun sela- mengabulkan permintaan peru- ma 20 tahun, adalah proyek lik kapling HGB dan rumah T.70 mah kami karena luas tanah Keempat, bahwa para pemi- bahan status kepemilikan ru- KPR pertama di seluruh Indone- pada point 3 terbanyak telah yang kami miliki lebih dari 200 sia. Penghuni Perumnas Depok I memasuki masa pensiun, bah- M2. Menurut mereka belum ada adalah PNS golongan I dan II ter- kan ada yang sudah pensiun se- aturan atau petunjuk dari atas cukup lama menunggu, kereta Di situlah perlunya terdapat yang dinanti pun tiba. badan penyiaran yang akan me- Kemudian saya bergegas Sera Malik menceritakan bahwa sebelum tertangkap awal 1993, Xana- na juga pernah mengakui bahwa fa- ham marxisme yang dianutnya tidak mungkin bisa diwujudkan dalam sis- tem masyarakat di Timtim. Setelah itu, kunjungan kepada Xa- nana mulai diperbolehkan. Komisi III DPR-RI adalah pihak pertama yang pada 1994 bisa bertemu langsung de- ngannya. Bahkan istrinya, Maria Emi- lia Pedro Gusmao yang kini bermu- kim di Australia, pada 30 Juni 1994 juga diperbolehkan menemuinya. Kini, bahkan utusan delegasi asing, pejabat PBB, dan yang terakhir Presi- yang realis itu. den Afsel Nelson Mandela pun bisa langsung bertatap muka dengan Xa- nana. Dari diskusi itulah, katanya, ia ber- keyakinan bahwa Xanana Gusmao ke- tika itu telah menjadi orang yang "rea- listis". Saat persidangan atas dirinya berlangsung, sebelum penuturan Sera Malik, dalam pengakuan-pengakuan- nya Xanana memperlihatkan dirinya Yuni Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah 1
