Tipe: Koran
Tanggal: 1988-02-05
Halaman: 04
Konten
Color Rendition Chart 2CM JUM'AT, 5 FEBRUARI 1988 MIKEBENARAN DAN ALAURAN WASPADA Terbit sejak 11 Januari 1947 Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi: HJ. ANI IDRUS Pemimpin Perusahaan: dr. Hj. Rayati Syafrin Wakil Pemimpin Umum/Managing Editor: H). Teruna Jasa Sald Wakil Pemimpin Redaksi: HJ. Prabudi Said Dewan Pelaksana Redaksi: Hj. Ammarv Irabi, Hj. Teruna Jasa Said, Hj. Prabudi Said, H). Bachtiar Z. Rangkuti, Hj. A. Rauf Syaf, Hj. A. Rachman Siregar, Sudarjito, Marihot Siagian, dr. Hj. Rayati Syafrin Manejer Periklanan: Hj. Teruna Jasa Said Penerbit: P.T. Harian Waspada, Direksi: Hj. Ani Idrus, Direktur Utama: dr. Hajjah Rayati Syafrin. Indra Buana S., Pembantu Direksi: Tribuana Said. Direktur Redaksi. Alamat Kantor Pusat, Penerbit, Redaksi, Tata Usaha/Periklanan: Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan. Tel. 520858 (3 saluran). Teleks: 51347 WASPADA MDN. Kantor biro redaksi/perwakilan periklanan: (1) Bumi Warta Jaya, Jalan Kebun Sirih Timur Dalam No. 3 Tel. 322216, 320817, Jakarta Pusat, (2) Perwakilan Waspada, Jalan Sri Ratu Safiatuddin No. 21-C, Tel. 22385, Banda Aceh. Harga iklan tiap mm kolom Rp 2.000,-, Ukuran kolom 42 am. SIUPP 065/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986 tanggal 25 Februari 1986 Pencetak: Percetakan Web Offset P.T. Prakarsa Abadi Press, Jalan Letjen Suprapto/Brigjen Katamso No. 1 Medan. Zopfan Sebagai Guru Sokoguru Deinternasionalisasi Asia Tenggara akan lebih mendorong negara-negara kawasan ini bekerja sama satu dengan yang lain. - Franklin B. Weinstein melalui ENTERI Luar Negeri Malaysia Abu M Hassan Omar kepada peserta seminar sehari hasil KTT III ASEAN yang diselenggarakan Lembaga Pengkajian Strategi dan Antarbangsa (ISIS) di Kuala Lumpur, Rabu, menyatakan pencapaian awal daerah damai, bebas dan netral (ZOPFAN= Zone of Peace, Freedom and Neutrality), akan tetap kemukakan di atas. Jika Malaysia yang tampil sebagai 'arsitek' ZOPFAN, tentu karena negara ini menyadari posisinya dalam geo-politik, di Asteng dalam kaitannya dalam usaha membendung arus komunisme yang diusahakan oleh Amerika Serikat. Menurut penilaian Washington, K etua Opstib (Operasi Tertib) Pusat Marsda Kahardiman, SH dalam rapat dengar pendapat dengan komisi II DPR. Rabu 3 Pebruari 1988 mengatakan korupsi memang masalah rumit. Korupsi ge- jala yang sudah sejak lama terjadi. Karena itu pemerintah berusaha membentuk badan sesuai yang tercantum dalam UUD 45 ataupun yang tidak, untuk memberantasnya. Tindakan penertiban operasional yang dilaksanakan Opstib diutamakan terhadap kasus-kasus ber- sifat nasional yang hasilnya dapat berpengaruh ngeri terhadap kemungkinan penyimpangan strategis negara-negara Asteng non-komunis tidak rendah, tetapi juga tidak terlalu tinggi, jika dan selanjutnya. Peranan Opstib sudah pernah dirasakan manfaatnya dalam upaya menertibkan berbagai masalah. Masalah cepat diselesaikan, sehingga masyarakat terus melihat kenyataannya. Penanganan semen di Sumut, penanganan masalah jembatan timbang. Melihat kejadian itu masyarakat lebih cenderung melaporkan sesuatu kejadian kepada Opstib di daerah maupun ke pusat. Tujuannya bagaimana agar masalah itu cepat proses penanganannya. Dalam penanganan korupsipun sering terdengar, setelah lebih dahulu menerima laporan dari masyarakat atau orang tertentu yang disampaikan melalui kotak PO Box 999. Hingga terakhir inipun masyarakat masih banyak menyampaikan pengaduannya melalui kotak khusus itu. dibandingkan dengan kawasan Timteng Amteng, atau bahkan juga dalam skala politik global Amerika Serikat. Adanya Opstib ini bukan berarti Badan Penegak Hukum lainnya tidak berfungsi. Tapi semakin kuat karena badan hukum yang sudah ada itu telah dibantu. Ada beberapa badan yang menangani korupsi di Indonesia yakni BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), BPKP (Badan Pengawas Keuangan Pembangunan). Dengan adanya beberapa badan ini, semakin terinci tugas dan tanggung jawabnya. Secara umum Opstib dapat berperan lebih kuat karena penyimpangan pembangunan, keuangan negara bisa menimbulkan tidak tertibnya masyarakat di proyek dan kantor. Terjadi korupsi di berbagai kantor dan pro- yek/perusahaan, tidak hanya dipandang dari segi kerugian materi, tapi perlu dipandang dari segi ketertiban. Karena korupsi bisa pegawai tidak gajian, karyawan tidak gajian. Bahkan lebih parah lagi perusahaan bisa bangkrut dan tutup. Kerugian bagi negara dan karyawan secara langsung. Jadi peranan Opstib guna mendampingi aparat penegak hukum lainnya sangat perlu. Dan penegak hukum lainpun ten- Yang jelas Penh ke tangan trauma bagi Betapa pun, AS memang kurang suka pada ZOPFAN, apalagi Uni Soviet selalu memberi pernyataan mendukung konsep tersebut. ZOPFAN Meskipun AS kurang suka, namun poli- tologi AS di tahun 1978 sebenarnya telah men- dukung melalui tulisannya dalam menyebut masalah deinternasionalisasi Asteng (motto ta- juk ini), yang merupakan suatu sistem multi- alignment. "Fore Affair" - Juli 1978, de Opstib Pusat Siap Operasi Berantas Karena itu meskipun kelihatannya ZOP- FAN itu 'adem ayem' saja, namun faktanya ia tetap hidup bernafas tegar, sehingga jika ia menjadi sokoguru strategi politik dan diplomatik memang tepat, karena jiwanya adalah non- alignment, apalagi pada dasarnya ada semacam 'pengakuan' tak resmi dari kedua negara adikuasa, bahkan Prancis secara resmi menyetujuinya seperti menmudhan nya Jacques Boyon. diutarakan Korupsi tu merasa terbantu dalam menyelesaikan masalah terjadi. jatuhnya Saigon dan Phnom Vietnam, tetap merupakan AS, sehingga Washington kini ASEAN di tahun-tahun mendatang. menjadi sokoguru strategi politik dan diplomatik. mengambil kebijakan lain dalam usaha membendung arus komunisme itu. Untuk ini Konsep ZOPFAN yang dilahirkan di Kuala AS mencendrungkan Thailand dan Pilipina Lumpur dan tertera dalam Deklarasi Kuala sebagai pos terdepan, karena tentara Vietnam Lumpur, November 1971 atas prakarsa ada di Kampuchea Malaysia yang berbatasan dengan 'arsitek'nya Tun Abdul Razak pada jalur dan Dr.Ismail. Thailand dan Pilipina terletak Vlandivostok-Cam Ranh. Posisi Singapura dinilai 'rapuh', karena selalu terancam setiap merupa- Meskipun ZOPFAN selanjutnya kan konsensus bersama semua anggota ASEAN, perjalanan pelaksanaannya begitu kekuatan maritim yang kritis. Semen- manuver tara posisi Indonesia dinilai sulit, karena lamban, sehingga di KTT ASEAN III di Manila geografisnya yang tersebar. pertengahan 1987 lalu, ZOPFAN ini menjadi Dus, bagi AS posisi kunci, terletak pada Malaysia. Menyadari hal inilah Tun Abdul razak memperjuangkan ZOPFAN, agar Mengangkat masalah para pe- 'sebutan' kembali, sehubungan dengan akan Malaysia tidak digunakan AS secara langsung, habisnya masa kontrak pemakaian dua dan Dr. Ismail pangkalan militer AS di Clark dan Subic di Pilipina. Tak urung Presiden Soeharto menegaskan, bahwa dalam masalah dua pangkalan militer AS tersebut, ASEAN telah memiliki konsepnya yakni ZOPFAN. dilakukan oleh pengemudi, sebab langgar yang dibuat oleh pejalan kaki, tentunya janganlah pula kemudian seolah kita akan me- ngecilkan masalah perbuatan me- sehingga membuat AS 'cemberut', namun langgar hukum lalu lintas yang sekaligus menjawab kecurigaan Vietnam, bahwa ASEAN adalah 'tangan' AS di Asia Tenggara. Kecurigaan itu sampai sekarang masih tetap ada, padahal di banyak sektor ASEAN dinilai berhasil (baca: Linda G.Martin dalam "The ASEAN Success Story: Social, Economic and Political Dimensions"). Secara politis dengan menempatkan per- masalahan dua pangkalan asing di Asia Teng- gara, apalagi yang melibatkan anggota ASEAN kepada konsep ZOPFAN, berarti ASEAN "kurang suka' ada pangkalan asing di wilayahnya, namun karena dalam Deklarasi Kuala Lumpur tersebut kata 'pemakaian sementara, berarti ASEAN pun berlapang dada untuk menyerahkan persoalan tersebut kepada negara yang berkepentingan membicarakannya secara bilateral dengan negara penyewanya. Bahwa apa yang dikatakan Menlu Ma- laysia, ZOPFAN adalah sokoguru strategi politik dan diplomatik ASEAN di masa-masa akan datang, ada dasarnya dan kitapun tidak heran, jika Abu Hassan Omar yang begitu antusias mengemukakannya, karena ini ada kaitannya dengan ke arsitekan' Malaysia, seperti yang kita yang Menyelesaikan korupsi agar lebih cepat prosesnya perlu kerjasama dari semua pihak yang terkait. Mulai dari pemeriksa pertama sampai kepada kejaksaan dan kehakiman. Semakin cepat prosesnya tentu akan semakin baik. Lambat, timbul berbagai praduga dari masyarakat, seakan-akan penyelesaian itu sengaja dilambatkan. Pada hal karena jalur pemeriksaan itu memerlukan banyak tangan. Jika di satu badan lambat, bisa badan lain terpengaruh. Contoh, pemeriksa pertama telah berusaha sekuat tenaga untuk memproses satu dugaan korupsi dengan berbagai bukti yang ada tapi tiba di keputusan hakim, hukuman cukup ringan, tentu mempengaruhi sikap dari penyidik. Jaksa menuntut hukuman enam bulan, hakim membebaskannya. Perbedaan terlalu menyolok, sehingga jaksa merasa tidak puas. Apalagi penyidiknya. Di sinilah nampak belum adanya satu pendapat mengenai penun- tasan kepada satu masalah, terutama tentunya kepada korupsi, dan penyimpangan lainnya. Memang hakim harus bebas dari pengaruh lain, tapi apakah setiap keputusannya itu memang jujur berdasar hukum saja? Jika demikian syukurlah. Bagaimana jika karena ada pengaruh lain? Apa yang dikatakan hetua Opstib Pusat yang dikutip di awal tajuk ini, Opstib Pusat siap operasi jika diperlukan memberantas korupsi perlu jadi perhatian pemerintah. Karena nam- paknya sudah perlu repat penyelesaian korupsi di akhir Pelita IV ir. Perlu aparat lain dibantu Opstib guna menangani kasus-kasus korupsi. Juga pada bidang lain, seperti halnya menangani sering matinya arus listrik dari PLN di Medan. Jika penanganan korupsi masih di- jalankan seperti selama ini, besar dugaan akhir Pelita IV belum bisa apa yang diharapkan aparat yang bersih dan berwibawa. Dengan demikian Pelita V belum bisa kita khususkan untuk mempersiapkan tahun tinggal landas pada Pelita VI. Sibuk setiap tahun mengurusi orang nakal, tentu akan bisa lupa menolong orang yang bekerja baik. Sama halnya sibuk berperang, pembangunan akan tertinggal. Masyarakat masih mengharapkan Opstib un- tuk ikut berperan menumpas koruptor. Sebagai aparat penertib, diminta atau tidak, perlu memberi perhatian lebih serius lagi. Jangan karena orang nakal, orang baikpun bisa terganggu. WASPADA Babak Baru Dalam Menghadapi Gerakan Komunis Di Pilipina "The democratic processes are almost complete. We now have a good government team at the grass roots. We are prepar- ing to destroy the nation wide political network of the com- munist insurgency and its armed wing this year." (Proses demokrasi kini sudah boleh dikata lengkap-sempurna. Kita sekarang sudah memiliki suatu tim pemerintahan didaerah- daerah yang berakar. Kini kita menyiapkan usaha untuk menghancurkan jaringan politik yang sudah disusun secara na- sional oleh kaum pemberontak komunis. Juga aparat militer- nya kaum komunis akan kita hancurkan). Keterangan Menteri Pertahanan Pilipina yang baru, JENDERAL RAMOS, didepan Senat tanggal 25 Ja- nuari 1988. MAKIN BANYAK 1 Pemilik boat di daerah wisata Parapat terus saja menambah jumlah armada- nya walaupun beberapa waktu lalu banyak keluhan yang dilontarkan pengusaha boat itu sendiri. Gambar, satu boat sedang dalam pengerjaan di pinggiran Danau Toba. (Waspada- M.33) S Menghantui apakah hasil pemilu daerah baru- baru ini dapat menghilangkan ituasi politik Pilipina mema- suki babak baru. Setelah pe- ketimpangan-ketimpangan sosial- ekonomis yang sudah berpuluhan tahun Pilipina. menghantui stabilitas Umum mengetahui, bahwa milu daerah baru-baru ini, rejim Presiden Aquino mendapat dukungan yang lebih kokoh lagi. Akar-akar demokrasi dapat dibe- nahi kembali. Tetapi ini dalam arti secara formal-konstitusional belaka. Sebab masih menjadi pertanyaan gangguan pokok terhadap stabilitas Pilipina itu datangnya dari dua kelompok. Yaitu dari gerakan komunis, dengan lasykar bersen- Bagi H ampir saja terlepas dari pusat perhatian kita ten- tang kemungkinan bisa terjadinya perbuatan pelanggaran lalu lintas bagi para pejalan kaki. Nampaknya sampai saat ini masya- rakat hanya terfokus perhatiannya kepada para subyek pelanggar yang berupa para pengemudi kendaraan bermotor. Pejalan - Oleh bagaimanapun, secara umum dapat kita melihat bahwa akibat yang ter- jadi dari perbuatan melanggar hukum para pengemudi adalah le- bih fatal dari pada apabila pelang- garan tersebut dilakukan oleh para pejalan kaki. Argumentasi serupa ini tentunya, janganlah kemudian dilihat secara kasus perkasus, sebab pada suatu saat bisa terjadi juga suatu akibat fatal berhubung ada- nya perbuatan melanggar hukum perlalulintasan yang bersumber dari pihak pejalan kaki. Demikianlah maka apabila penulis sekarang akan mengangkat masalah para pejalan kaki dalam hubungannya peraturan lalu lintas, janganlah diartikan untuk kemu- Pelanggaran Lalu Lintas Kaki dian mengecilkan perbuatan yang dilakukan oleh subyek lainnya seperti umpamanya para pengemudi ataupun keberadaan dan kesempur- naan pisik kendaraan bermotor ataupun makna dari rambu-rambu Bobot idealisme Untuk menyadarkan bahwa memang benar tidak ada satupun yang dikecualikan bagi para pelang- gar lalu lintas untuk dijatuhi pidana, maka tentunya akan sangat relevan sekali permasalahannya apabila kita bermaksud untuk memaparkan bobot idealisme yang selalu harus ada pada eksistennya suatu pe- rangkat perundang-undangan. Bahwa perangkat UU Lalu Lintas Pada tahun 1988 ini keadaan- nya akan menjadi kian buruk, karena pertumbuhan ekonomi me- nuju titik negatif. Sebagai akibat yang terutama ditimbulkan oleh sarana penunjang perekonomian yang memburuk berikut dampak yang dibawanya. R.Didi Guhardi landasan ini maka sampailah kita pada suatu keyakinan bagi seluruh masyarakat untuk menerima pe- Jalan dan Listrik Jalan merupakan urat nadi perekonomian. Apabila mutu jalan rusak akan membawa akibat ter- ganggunya kelancaran lalu lintas dan pesatnya kerusakan kenderaan. Faktor ketepatan dan kecepatan sangat menentukan dalam mencapai jumlah laba yang besar, menjadi pendorong bagi dunia usaha mela- kukan penanaman modal untuk memproduksi barang-barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat. rangkat dan struktur perundangan lalulintas, sehingga masyarakat memperoleh suatu keyakinan man- tap untuk melibatkan diri secara aktif di dalam mengikuti serta men- dan lain-lain, melainkan hal ini Lalu semata-mata dimaksudkan agar jangan sampai kemudian masyara- kat menjadi salah anggapan seolah sesuatu hal kecil yang ada di tempat jauh dapat dilihat, akan tetapi sesuatu yang besar ada di dekatnya justru tidak terlihat. Penalaran dan makna dari konotasi tersebut barangkali dapat di kemukakan di- sini bahwa seolah kemahiran para pengemudi yang belum tentu bisa dibawakan secara menyeluruh oleh masyarakat justru sudah dipahami, sedangkan peranan pejalan kaki yang jelas dapat dilakukan oleh manusia pada umumnya, yang mutatis mutandis sebagai hal yang dekat, malah mereka belum me- nyadari permasalahan mekanisme peraturan perlalulintasnnya. No.86) (LN Di Medan B eberapa tahun terakhir per- tumbuhan ekonomi kota Medan menunjukkan per- sentase yang cukup rendah berkisar pada angka 3,5 persen. Sementara tingkat pertambahan penduduk masih besar pada angka 2,5 persen. Sehingga kenaikan pertumbuhan ekonomi tidak cukup berarti bagi perbaikan kesejahteraan masyara- kat. diwujudkan, adalah tujuannya tidak lain harus identik dengan pola dan pandangan hidup masyarakat- nya, yang kemudian tertuang se- bagai ideologi negara dalam artinya yang utuh dan menyeluruh. Semen- tara itu ideologi negara kita Pan- casila adalah merupakan tonggak kokoh bagi terwujudnya masya- aspek yang tercakup sebagai pan- rakat adil makmur lewat, sarana dangan material. pembangunan nasional. Dengan Seandainya pejalan kaki yang tidak mempergunakan jembatan penyeberangan kendati jembatan tersebut sudah disediakan, bahkan lalu sipejalan kaki lompat pagar un- tuk menyeberang, maka jelas bahwa mereka adalah termasuk orang- jatanya 23.000 orang. Dan dari gerakan gerakan separatis Bangsa- moro dengan lasykar bersenjata kira-kira 2 a 3.000 orang. Sumber sebab kedua gerakan tersebut adalah ketimpangan- ketimpangan sosial-ekonomi di daerah-daerah, terutama jurang pemisah yang sangat dalam antara sekelompok minoritas tuan-tanah kaya-raya kontra mayoritas rakyat petani gurem dan buruh-tani takber- tanah yang sangat miskin. Sepan- jang sejarah Kemerdekaan Pilipina, maka berkali-kali telah diusahakan "landreform" namun hasilnya sangat mengecewakan. Perlawanan kelas tuan-tanah di kota-kota besar, apalagi yang juga menggenggam kekuasaan politik di Ibukota Manila, sangat kuat. Juga dalam re- jim Presiden Aquino sekarang. Kekecewaan Semakin menurunnya mutu jalan di Kotamadya Medan dimulai dari berjalannya pengerjaan proyek MUDP dan MUTP di kota ini, Penggalian badan jalan untuk menanam pipa yang tidak diikuti dengan penimbunan kembali secara baik di samping terbengkalainya galian yang tidak segera ditimbun merupakan penyebab menurunnya mutu jalan ini. Listrik yang selalu padam pada siang hari dan malam hari menjadi penyebab lain terganggun nya kegiatan produksi dan perdagang- an. Sebab sebagian besar industri dan bangunan penduduk yang ada di kota Medan masih menggan- besar sebahagian tungkan kebutuhan penerangan dan energi penggerak mesin kepada PLN. Sekalipun sebahagian besar in- dustri memiliki mesin listrik sendiri namun tenaga listrik yang dihasil- kan PLN tetap menjadi sumber orang yang tidak mengindahkan fakta, artinya mereka tidak mau taati butir-butir jiwa yang terkan- menggunakan sarana yang telah dung dalam materi undang-undang disediakan pemerintah dengan termaksud. <-Oleh Zulfahmi <-Oleh utama kebutuhan penerangan dan energi penggerak mesin mereka. Sehingga akibat dari seringnya padam listrik milik PLN akan mengganggu kelancaran roda Dr H.Roeslan Abdulgani Selain itu, maka sumber insta- bilitas Pilipina terdapat pula dalam menyerap jumlah dana yang tidak Pengertian konkret kecil, sehingga jembatan penyebe- Tinggal sekarang perlu diin- rangan yang sudah dibuat menjadi trodusir beberapa pengertian sia-sia, di samping juga pihak pe- kongkret, khususnya tentang ihwal jalan kaki itu sendiri akan diancam berbagai kemungkinan pelanggaran bahaya baik bagi dirinya ataupun jalan kaki. yang bisa dilakukan oleh para pe- Secara hierarkhis perlu ditampilkan terlebih dahulu struktur perun- bagi orang lain yang biasanya adalah para pengemudi kendaraan. jadi terhadap rambu zebracross Demikian pula halnya yang ter- dangan lalu lintas yang bersifat ataupun rambu-rambu lain yang pokok yaitu sebagai selama ini kita telah secara spesial dibuat menjadi mengenalnya dengan sebutan UU Lintas dan Angkutan Jalan 1951 No.42). Raya (UULAJR) yaitu UU No.3 Tahun 1965 yang telah mencabut Wegverkeersordonnantie (st 1933 jo UU No.7 Tahun 1951 Pasal 2 ayat (1) UULAJR telah menyebut bahwa "dilarang mem- pergunakan jalan dengan cara yang dapat merintangi, membahayakan kebebasan atau keamanan lalu lin- tas, atau yang mungkin menim- bulkan kerusakan pada jalan itu". Dalam hal ini jelaslah bahwa larangan termaksud secara terbatas melainkan ditujukan secara luas, artinya termasuk juga para pejalan kaki. Selanjutnya lebih konkret lagi dapat pula kita tam- pilkan ketentuan pasal 10 ayat (2) Peraturan Pemerintah Lalu Lintas Jalan atau apa yang lebih dikenal dengan singkatan PPL, yang merupakan peraturan organis dari ditujukan UULAJR yang antara lain menya- takan bahwa para pejalan kaki yang menikmati jasa jalan harus mematuhi jalur-jalur yang telah ditetapkan, umpamanya saja pada Pertumbuhan Ekonomi 1988 produksi. Di samping itu pemilikan mesin listrik sendiri oleh industri dan bangunan rumah penduduk belum efisien bila dibandingkan dengan membeli energi listrik dari PLN. Tidak heran jika PLN tetap menjadi primadona kebutuhan energi dan penerangan. sarnya Dampak lanjutan Akibat dari rusaknya mutu jalan akan menyebabkan membe- pemeliharaan biaya kenderaan, biaya bahan bakar, dan biaya penyusutan kenderaan dalam tahun ini. Selain itu biaya penerangan dan energi penggerak mesin juga akan membengkak sebagai dampak yang ditimbulkan seringnya aliran listrik milik PLN padam. Jelas biaya operasi perusa- haan makin besar yang akhirnya mengurangi jumlah pencapaian laba. Di samping itu juga akan menimbulkan tingginya biaya hidup masyarakat. Khusus untuk listrik yang se- ring padam sebagaimana dampak yang telah disebutkan di atas, juga akan menyebabkan rendahnya ba- gian pendapatan masyarakat di- belanjakan untuk kebutuhan konsumen. rangan yang secara khusus sudah disediakan. Demikian juga pejalan kaki harus menggunakan trotoir, dan kalau tidak ada trotoir maka mereka harus berjalan pada bagian jalan yang paling tepi. Pandangan material Agar pengertiannya dapat di- peroleh lebih mantap lagi, maka dianggap perlu apabila pandangan ideal tadi dikonsistenkan dengan saat menyeberang harus memper- gunakan jalur zebracross, ataupun menggunakan jembatan penyebe- Listrik yang sering padam pada malam hari membuat masyarakat enggan berbelanja. Masyarakat akan khawatir dengan bahaya yang mengancam pada malam hari yang gelap keluar dari rumah. Suasana gelap akan mengundang munculnya ancaman keselamatan di jalan dan kuatir meninggalkan rumah, Investasi, Konsumsi Turun Dan Tabungan Menganggur Bila pendapatan masyarakat seluruhnya dikonsumsi dan ditabung dan tabungan seluruhnya diinvestasikan akan memacu pesat- nya pertumbuhan ekonomi. Setelah bagian pendapatan masyarakat digunakan untuk kon- sia-sia, sebab para pengguna jasa jalan raya telah tidak memperdu- likannya. Kesimpulan Jelaslah sekarang bagi masyarakat bahwa perangkat UU perlalu lintasan bukan saja ditu- jukan pada pengemudi belaka, melainkan juga pejalan kaki akan ikut dilibatkan ke dalamnya. Kalau sudah demikian halnya, maka yang lebih penting lagi ialah bahwa semua pihak yang menggunakan jasa jalan raya diharapkan akan mentaati peraturan secara penuh kesadaran dan bukannya karena takut ditangkap oleh petugas. Dengan telah diketahuinya beberapa hal yang berkaitan dengan tanggung jawab pejalan kaki tidak terlepas sebagai subyek dalam struktur dan tatanan perangkat uu perlalulintasn, maka sekaligus hal ini telah menghilangkan asumsi yang dalam peribahasa klasik kita biasa disebutkan "kuman di sebe- rang lautan tampak, gajah di pe- lupuk mata tak tampak". sumsi turun maka jumlah tabungan akan semakin besar. Jumlah tabungan yang makin besar tadi tidak seluruhnya diinvestasikan karena melihat jumlah permintaan kepada barang-barang dan jasa terus menurun sehingga akan menimbulkan pertumbuhan eko- nomi kota Medan menuju titik negatif. Investasi akan meningkat apabila bagian pendapatan masya- rakat yang digunakan untuk kon- sumsi semakin besar. Tabungan selama tahun 1988 ini akan tertimbun di bank-bank dan di dalam lemari penduduk atau mengalir ke luar daerah karena ke- inginan untuk menginvestasikannya sama sekali menurun. hubungan pemerintahan sipil de- ngan pihak militernya. Memang pada tahun 1986, sewaktu rejim Presiden Marcos ditumbangkan oleh kekuatan rakyat banyak ("peo- ple power"), maka sipil dan militer Namun begitu Presiden Aqui- umumnya bersatu. no memegang kekuasaan, berkali- kali terjadi usaha kudeta. Baik oleh kelompok militer yang masih loyal terhadap "ancien regime", maupun oleh kelompok militer yang dulu mendukung Presiden Aquino, tetapi sekarang kecewa. Kecewa, karena rejim baru tidak tegas menghantam kaum komunis dan kaum separatis Bangsamoro. Dalam pada itu ke- lompok-kelompok masyarakat yang terdiri dari kaum buruh kecil dan petani melarat, yang non-komunis, dan yang dulu juga mendukung tim- bulnya rejim baru, kini juga diliputi oleh rasa kecewa. Kecewa, karena rejim baru tidak tegas mengadakan "landreform" menghapuskan sumber-sumber dan tidak tegas ketimpangan lainnya. Kegiatan Ekspor Kegiatan ekspor pada masa- masa yang akan datang sebagai pilihan meningkatkan pertumbuhan ekonomi akan terhalang oleh resesi yang melanda dunia internasional, negara tujuan ekspor kita. Kita sebenarnya sudah memilih pasar dalam negeri menjadi pengganti ekspor. Tapi nampaknya terhalang oleh keadaan yang kurang mengun- tungkan ini. sosial Interaksi dan interrelasi antara berbagai kekuatan-kekuatan yang kontroversial di atas dan yang secara objektip sulit diatasi menimbulkan kesan bahwa Presiden Aquino tidak berani tegas. Dan karenanya lemah. Malahan para kritikus Presiden Aquino mengkaitkan gejala lemah Sepintas lalu, memang ada segi-segi benarnya mendengar kritik-kritik di atas. Namun bila di- ikuti perkembangan selama dua tahun ini, maka posisi Presiden Aquino tetap berjalan, sekalipun bergoyah-goyah. Kegoncangan-ke- goncangan yang disebabkan oleh pihak militer maupun oleh pihak sipil dari kalangannya sendiri, ter- nyata sampai sekarang tidak dapat menggulingkan beliau. Ini suatu bukti, bahwa secara relatip kekuatan pendukung beliau, bagaimanapun juga lemahnya, ma- sih lebih kuat dari kekuatan- kekuatan penentangnya. Gejala ini terbukti dari hasil pemilu di daerah- daerah baru ini. Kharisme beliau secara pribadi masih cukup kuat mengatasi berbagai rongrongan dari kekuatan-kekuatan lain. Nampak- nya kekuatan-kekuatan itu sendiri saling bertentangan antara satu sama lain, sehingga tidak atau dapat mengkristalisir sebagai Dalam situasi demikian, maka rejim Presiden Aquino sekarang menomersatukan gerakan komu- nisme sebagai target utamanya. belum kekuatan alternatip. Hal ini terbukti dari keterangan Jenderal Ramos, Menteri Per- tahanan baru di depan Senat Pili- pina, yang saya kutip di atas. Dengan lantang dikatakan bahwa jaringan politik yang sudah disusun secara nasional oleh gerakan komunis akan dihancurkan dalam tahun ini juga. Demikian pula aparat militernya kaum komunis. Yaitu "The New People's Army", rakyat tentara yang diperkirakan 23.000 lasykar bersenjata. baru Kesimpulan Dan Saran Bencana rendahnya pertum- buhan ekonomi tahun 1988 ini. sebenarnya tidak akan terjadi bila cara kerja pelaksana proyek MUDP dan MUTP dan PLN berjalan rapi dan baik. Untuk tindakan waspada pada masa yang akan datang maka manajemen pemerintah Kota Madya Medan perlu bekerja secara efektif dan efisien agar bencana seperti ini tidak merugikan warga kota Medan lagi. Penyebab pokok menurunnya angka pertumbuhan ekonomi Kot Medan tahun 1988 adalah rendah- nya kualitas jalan dan listrik dari PLN sering padam. Sehingga efi- siensi dunia usaha tidak terujud dan keinginan mengkonsumsi sejumlah barang dan jasa oleh masyarakat juga turun sebagai dampak lanjutan yang ditimbulkan kedua hal di atas (listrik dan jalan). Memang masa rekonsiliasi sudah lalu. Memang, sejak Presiden Aquino berkuasa diusahakan oleh beliau perundingan dengan pihak komunis. Beberapa tokohnya diberi ampun. Namun ternyata jalan perundingan gagal. Sekali Lagi Soal Ambil Ijazah Di Fekon UISU HALAMAN IV Menanggapi tanggapan surat pembaca pada Harian Waspada Rabu 3 Pebruari 1988 hal VIII ter- muat berita berjudul: "Saya Tidak Persulit", merupakan hasil wawancara wartawan dengan Dekan Fekon UISU Drs. Ahmad Ghazali. Yang dikonfirmasikan adalah tentang prosedure pengam- bilan ijazah yang menurut isi tulisan tersebut pengambilan ijazah di Fekon UISU tidak pernah dipersulit dan belum pernah menahan-nahan pemberian ijazah kepada mahasiswa. Bila tulisan ini benar demikian saya merasa per- nyataan tersebut tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Saya telah beberapa kali berusaha memin- ta ijazah dari Fekon UISU tapi tidak pernah berhasil (Waspada pembaca menulis 9 Des '87 dan 18 Jan '86). Dan bahkan hingga saat ini ijazah dimaksud belum saya terima. Kemudian diberitakan juga bahwa, bagi mereka yang melalui surat kuasa dalam hal pengambilan ijazah juga diberikan tanpa memungut biaya. Hal ini juga bertentangan dengan kenyataan. Sebab bagi yang ingin mengambil ijazah dikenakan biaya Rp 5000.- s/d Rp 10.000.- tanpa pakai bukti pembayaran. Karena penulis sendiri per- nah mengalaminya, di mana ijazah itu harus bayar Rp 5000.- dan saya tidak berikan sehingga ijazah itu ditahan (Sebab biaya untuk itu sudah termasuk yang Rp 100.000.- biaya Sarjana Muda. Selain dari pada itu jangankan mengambil Ijazah dengan surat kuasa, untuk mengambil kartu ujian Mhs yang sakit/Pulang kampung saja, surat kuasa itu tidak berlaku tanpa kecuali sehingga Mhs itu tidak jadi ikut ujian. Arman Rys Medan 20122 SUDUT ANA Resep Manglapus Datanglah resep baru dari Manglapus. Yaitu supaya Partai Komunis Pilipina dilegalisir. Artinya diakui dan diberi leluasa untuk ikut dalam proses pemilu, sehingga dapat kursi diberbagai badan perwakilan, baik di pusat maupun di daerah-daerah. Dengan demikian, kekuatan gerakan komunis akan meninggalkan aksi- aksi ilegalitasnya, dan dapat dihadapi secara terbuka melalui jalan demokrasi parlementer. Menlu Manglapus menambahkan bahwa dengan demikian demokrasi parle- menter akan benar-benar hidup di Pilipina, seperti halnya di dunia barat, di mana Partai Komunis juga tidak dilarang, dan ditantang untuk adu kekuatan di medan parlemen dengan kekuatan-kekuatan lain. Resep Manglapus ini tidak memperhatikan realita, bahwa setiap Partai Komunis di mana sa- ja yang diakui hak hidupnya, selalu memelihara gerakan di bawah ta- nah. Ini yang dinamakan taktik mengatakan siap berantas korupsi bila diperlukan. ★ Memang sudah diperlu- kan sekarang ini. Jika tidak tahun ini dituntaskan, berarti Pelita V, belum bisa bersih dari D.O. Yaitu "Dubbele Organisasi", atau Organisasi Dobel. Yaitu yang satu bergerak di atas tanah, ber- debat, merangkul musyawarah di- forum Parlemen. Tapi yang lainnya bergerak di bawah tanah, meng- hasut dan mensubversi di luar parlemter secara rahasia. Kalau di negara industri maju, resep Manglapus itu dapat berjalan baik bagi pemerintahan non-ko- munis, tetapi dalam negara berkem- bang dan terbelakang, resep itu akan lebih menyulitkan lagi. dapat Bagaimana, tanya mereka, diharapkan seorang Ibu rumah- tangga yang tak pernah menginjak ini kepada watak pribadinya. Apalagi bagi Pilipina di mana gerakan komunis yang illegal itu sudah dapat membangun kekuatan lasykar bersenjata. Mereka tentu tidak akan melepaskan kekuatan ini, apabila mereka diakui sebagai gerakan legal dan sah untuk ber- main di forum Parlemen. Dapat dipahami resep Mang- gelanggang politik dapat tegas dalam kehidupan politik? Belum kristalisasi lapus tidak laku. orang keras benar, senang Pe Jalan Prof H.M. Yamin Kotapinang Rawan Di persimpangan Jla.Prof.M. Yamin, SH adalah merupakan Jalan Protokol yang membuat Jurusan itu menjadi simpang lima, serta jalan lin- tas Sumatra-Riau di dalam kota, Kotapinang. Pada akhir-akhir ini banyak kegiatan Mobil- Mobil Bus Angkutan Umum parkir di tempat itu, untuk melayani penompang-penompang menurut jurusannya masing-masing, kesibukan itu tentu saja membuat kepadatan jalan yang sekali gus dapat menghambat pandangan dari jurusan simpang sim- pang lain, sedang di sebelah kanan Jalan Prof.M.Yamin, SH terdapat Gedung SD. Negeri yang di setiap pagi ramai anak-anak sekolah, jalan tersebut juga termasuk jalan menuju beberapa perkantoran dan sekolah lainnya serta ke tempat pusat perbelanjaan di Pajak Inpres Kotapinang. balok yang Yang paling mendebarkan hati, sering mobil- mobil itu lari dengan kecepatan tinggi dari Jurusan Medan-Riau, serta mobil-mobil pengangkut kayu Di persimpangan ini tidak diperdapat tanda tanda atau rambu rambu jalan yang dapat menun- jukkan peraturan yang harus di taati pemakai jalan, kecepatan mobil mobil itu selalu kelihatan lebih- melebihi tonage GUBSU Kata Pak Kahar, penya- kit orang Sumut tak boleh orang senang, tak boleh orang naik pangkat, tak boleh orang prestasi dan lain-lain. ber ★ Sumut Jatopek sebagai membantah tuduhan tersebut. Yang orang Sumut tidak jabat yang korup. He he he.............! SIAP Ketua Opstib Pusat Marsda TNI Kahardiman, SH korupsi, aparat negara yang ber- sih dan berwibawa. Sudah saat- nya bertindak namunpun tidak diminta. Selaku aparat penertib. TERBARING Ternyata mayat yang ter- Dr Pir- anggota baring tiga hari di RS ngadi Medan adalah Serse Poltabes Medan. ★ Menyedihkan kejadian itu. Polisi menangani, tak tahu temannya. Bagaimana pula ka- lau orang lain? Ini namanya Polisi belum cekatan menangani masalah kematian. KABURKAN RUSAK Jalan Raya Banda Aceh- rusak. ★ Seharusnya diperbaiki. Itulah yang disebut menyuk- seskan pembangunan. Tidak dibiarkan agar terhalang lalu lintas. Resep Amerika Medan persis di Km 168-171, Kini garis keras dicanangkan. Dan ini cocok dengan resep Amerika. Karena itu ada dugaan keras, bahwa kunjungan Pemban- tu Menlu Amerika Gaston Sigur ke Manila baru-baru ini ada hubung- annya dengan masalah ini. Kini nampak Pilipina akan menjalankan suatu program "counter insurgen- cy" yang militeristis dan konven- sional seperti dulu dijalankan di Vietnam. Ini disinyalir oleh war- tawan Pilipina Juan V. Sarmiento Jr baru-baru ini di Manila. Apakah gerakan komunis akan tinggal diam? Nampaknya tidak. Ada indi- kasi, bahwa di samping mengkon- solidir posisi politik dan militer di dalam negeri, mereka juga mening- katkan kegiatannya di luar negeri. Antara lain dengan membangun komite-komite kesetiakawanan "National Democratic Front" (NDF), yang sudah berhasil di 24 negara asing. Salah satu pusatnya adalah di kota Utrecht di negeri Belanda. NDF sendiri adalah suatu organisasi topeng dari gerakan komunisme Pilipina. Apabila hal-hal di atas itu betul, maka kita akan melihat bahwa dalam babak baru mengenai situasi politik Pilipina sekarang ini, adu kekuatan militer antara na- sionalisme Pilipina kontra komu- nisme akan meningkat. Dalam menghadapi komunis- me itu, maka Nasionalisme Pilipina yang hanya didukung oleh kelas tuan-tanah saja tidak akan cukup kuat. Setelah memenangkan pemilu di daerah-daerah baru ini, rejim Aquino perlu memperluas du- kungan sosial-ekonominya dari petani-petani dengan landreform yang tepat dan cepat. Kalau tidak, sulit membasmi komunisme hanya dengan gerakan militer saia. Ir Wahid Ritonga Kordi- nator Pelaksana Proyek Penge- rukan Sungai Deli tahap I mengatakan masih ada pihak tertentu berusaha mengaburkan jalur hijau Sungai Deli. * Ini namanya uji coba kekuatan/kemampuan aparat negara menegakkan ketentuan. GAGAL Anggota DPR RI dari fraksi PDI H.Soripada Sihom- bing mengatakan proyek peter- nakan kerbau di Gunung Tua gagal. Tahun 1985 kerbau yang diterima dari luar negeri 800 ekor, sekarang tinggal 672. PEMBACA MENULIS Redaksi tetap terbuka menerima kritikan, keluhan yang positif membangun. Tulisan tidak terlalu panjang (satu) halaman, tik dua spasi, dikirim kepada Redaksi setelah ditandatangani. Sertakan fotocopy KTP/kartu tanda pengenal. Benar, bukan fitnah. ★ Mudah-mudahan tidak tambah tahun, kerbaunya habis, yang seharusnya bertambah. Perlu penelitian sebab-sebabnya. Gjatopek PERHATIAN Tulisan yang dimuat di halaman ini khusus untuk - Red. Waspada. lebih setelah kota kami ini mendapat giliran aspal beton yang sekarang sedang dikerjakan oleh salah satu pemborong dari Kotapinang ke daerah Riau. Kiranya dimohonkan kepada instansi/pejabat yang berwenang untuk dapat memasang rambu rambu jalan yang bertalian dengan peraturan pemakaian jalan, untuk menghindarkan ancaman bahaya. Diharapkan supaya mobil mobil yang ber parkir di tempat itu dapat ber-Operasi mengurus relasinya di tempat yang telah disediakan lebih dahulu oleh MUSPIKA Kotapinang (diex pajak lama). Dengan begitu kesibukan di pangkal jalan Prof.M.Yamin.SH ini tentunya akan berkurang. Kotapinang awal Pebruari 1988.- Penulis, Wahbi Harahap Kamp.Baru II Kotapinang Labuhan Batu Memanjat Dinding Taman Margasatwa Medan Kota kota yang pendidikan, memang terasa Medan sebagai salah satu menonjol sebagai kota lengkap juga dengan keberadaan Taman Margasat- wa di Kampung Baru. Maksudnya tentu pelajar- pelajar apakah dia dari tingkat Taman Kanak- Kanak sampai ke tingkat SLTA bahkan Perguruan menggunakan Taman Margasatwa tidak Tinggi sekedar sebagai arena hiburan, tapi sebagai objek penyelidikan tentang kehidupan hewani dan specis yang ada di sana. Tidak heran kalau dalam waktu tertentu, Taman Margasatwa ini mendapat kunjungan ramai dari para pelajar dimaksud untuk tujuan pelajaran biologi/Ilmu Hewan. gizi" saja kelihatannya. Namun yang kita rasakan prihatin, binatang yang ada di dalam taman ini agak sedikit, dan nam- paknya seperti kekurangan perawatan atau kurang Memang hal ini sudah agak lama terasa, dengan alasan kekurangan pemasukan dari harga tiket yang dijual. Agaknya sulit juga kalau dalam rangka pengelolaannya terlalu tergantung dengan hasil pen- jualan tiket. Mengingat fungsi gandanya sebagai arena hiburan disatu sisi dan fungsi ilmu/pen- didikan disisi lain kiranya budget Taman Margasat- wa harus tercantum dalam APBD Pemda Medan. Kini status Taman ini mungkin masih berbentuk yayasan. Yang rasa risih lagi, selain pintu loket depan, ternyata karena taman bertetangga dengan perumahan penduduk, enak saja penduduk sekitar- nya masuk lewat cara memanjat dinding kompleks Taman Margasatwa ini untuk masuk dan keluar. Dan kelihatannya juga tidak ada larangan petugas. Kiranya hal sebagai ini tidak perlu terjadi demi pengamanan dan keamanan Taman Margasatwa bahaya. Kiranya pihak yang berwenang turun tangan dalam menertibkan kasus memanjat dinding dari l bagai tangan usil yang dapat mengundang Taman Margasatwa Kampung Baru Medan tersebut. Hormat kami, salah seorang penduduk Kampungbaru Nama dan alamat ada pada redaksi.- 4cm JUM'AT, 5 F AGA Das 1 Kepemim rupakan usaha ma akhir da kepemir sebagai H an dasar BAGI seoran pelajari Kepemimp merupakan suatu penting (baca: wa tingnya dengan Islam itu sendiri. generasi muda Isl yang akan dan kader Bangsa jadi sedemikian r pada dirinya m jawab tugas-tuga peradaban kema datang Tetapi lebih p K amalan konsep sendiri, dalam re sehari-hari. Sehim ideal masyarakat mendatang lebih kan. Kenyataan manusia yang a adalah: Masyara dalam maghfirob Subhanahu Wat Bagaimana m negara, kaya dan bangsa, kalau se dan dihimpun m tidak diridloi Alla usaha dan perjua Untuk itu harus difahami FIRMAN A bulan Ramadha Qur-an menjad manusia dan beb petunjuk dan m yang benar dar Dengan dite (Q.S. Al Baqara Qur-an itu kep Rasulullah pada a (17 Ramadhan 6 tahun 2 bulan 22 Al Qur-an itu dit Rasulullah, yang hidup bagi selur jang sejarah. Garis-garis dicantumkan di tentang masalal hidupan manus lapisan masyar telah lengkap di hanya tugas man an maju dan tin kan kesempurnaa didalam Al Qur seseorang itu tid pengetahuannya bernilai ilmu p membawa pern kepada manusia Menik MANUSIA rapa naluri dar satu dari nalus kawan pendamp pendamping t seorang wanita a abad yang mod pendamping ters atau payah D Seorang laki-lak dengan seorang dan bahkan ka kawin kebo bu negara-negara berkembang. Da diri kawin kebc Hidup bers di dalam ajaran Karena sudah Hukum zina ada firman dalam S 2 yang artinya = berzina dan lak maka deralah ti keduanya sera janganlah belas duanya mence (menjalankan) kamu beriman hari akhirat dan sanaan) hukum kan oleh sekum orang yang be melarang umat I kan zina terseb Salah satu Islam tidak me ia harus melaks Dalam islam ma mutlak hukumr an (nikah) dala Sunah, namu Syarat untuk lelaki adalah me untuk kewajib yang belum me dan belum man da dahulu dan bersabda dalam yang berbunyi tara kamu yan tuk kawin ma berpuasa kare dapat melema Dari ungk kan makna ten nikahan tersell merupakan p nikahan juga n hikmah yang LOKAKAI Lokakarya Lokakarya seluruh Ine
