Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Waspada
Tipe: Koran
Tanggal: 1988-02-05
Halaman: 07

Konten


HALAMAN ELOE igih rencana Belanda zi kerajaan tersebut. a. (Dok. Waspada). anopan gan silap menaksir/menca pemakaian arus, apal an memasang kotak an terkunci pula sehing- uk dilihat petugas pencata sin pembangkit listrik bel diservis, schingga emp pelanggan tidak menikma istrik kecuali sebagian k an yang menerima arus d embangkit ukuran min .55). t Pelaku aran Gelap elesai pengusutannya nam emberikan keterangan pen wartawan sebagaiman ujar Silalahi, penuh harg sus selebaran gelap ya di Kota Gunungsitoli, er 1987 serta awal janu Kecamatan Gido, sude is untuk menghasut mas rantipati kepada pemeria merongrong wibawa ap da Tingkat II Nias. Seda akunya sampai saat ini be etahui secara pasti. bag Humasy Pemda Na alo,SH, ketika dikonfirma akan, pihaknya tidak bera ikan keterangan pers meg agusutan kasus selebar rsebut karena hal itu buka ngnya. Lebih baik tanyaka epada pihak berwaj akrab. (A.52) Menerima di Perda apaikan G.Marpaung dar BRI, Drs.Darwin Damani si PP, Suarno dari Fraks Rasian Saragih dari Fraks embangunan. am kesempatan itu Bupa Onga menyampaikan nou m sebagai pengantar re rubahan/tambahan an endapatan dan belanja (APBD) tingkat II- gun untuk disyahkan. am nota keuangan dan an/pertambahan APBD dijelaskan ada kenaika Dati-II Simalungun tah 1987/88 sebesar 60,8 akni dari Rp.7.315.370.10 Rp.11.744.301.871.8 aik Rp.4.128.931.7718 sa Inggeris Emas asa Inggeris melakukan an warna coklat di depar ki-laki itu masuk dengan ariente itu Rosmida,25 ng emas berbentuk ranta tinya satu persatu, akhe us beranjak dari tempa mida memasukkan gelan dahulu menghitung ter erlihatkan kepada ketig gun Jhoni mengatakan gan harga Rp.1.700.000 dari depan toko emas catat nomor polisin Bukan untuk membel ang amat penting. Buka ak suatu permainan ya kan, membeli beas ko dan layang-layang ainan itu bukan hany man-teman sebayake ak Lomo, orang kaya d umah kami, setiap se angun tidur, ia bermain ang di tanah lapang bergabung dengan yan adirannya bukan sebag ng memberikan kuliah as, sesuai dengan pe lama kemudian aya ke tanah lapang. Color Rendition Chart pi untuk berbaur mere dan kegembiraan. Bena dipakainya tentu nomer menyukai warna orany mya Pak Lomo, misale un yang lebih dike Pak RT karena jabata ganguya, ikul bersall mengadu layang-laya banyak yang lain. ketika mendapati a mengulur benang d ng itu, ayah memang ara datar. Aku terperi nyuruhku pulang. Tap menganggak, perkata indahkan. Sore itu a ari tokonya, memba yang dibalut kert asanya penganan sebajs (Bersambung AL JUMAT, 5 PEBRUARI 1988 SEPUTAR MEDAN ib Peninjauan Tim Komisi D bidang pem- bangunan DPRD Medan melakukan peninjauan ke Mes- jid Al-Hidayah Titi Kuning Kecamatan Medan Johor, Rabu. Dalam peninjauan itu, tim DPRD Medan yang dipimpin D.Simbolon juga melakukan ramah tamah dengan pengurus mesjid serta Lurah Titi Kuning yang mengharapkan pem- bangunan mesjid itu dapat dilanjutkan terus. Lurah Titi Kuning Tatang Sukaedi mengatakan, pem- bangunan mesjid itu rampung sekitar 60 persen. Tapi sejak tahun lalu sudah dipergunakan untuk tempat ibadah, tegasnya. (M.30). Berubah Fungsi Terminal Stadion Teladan Medan kini berubah fungsi, sebab pada tempat tertentu ter- dapat loket penjualan kupon TSSB milik seorang Tionghoa. Penjualan kupon tersebut, mempergunakan meja panjang dan bangku panjang yang selama ini disediakan untuk calon penumpang bus. Bangku tersebut kini dipergunakan bagi masyarakat pencandu TSSB, guna membahas kode yang disediakan pemilik/penjual TSSB tersebut. Kegiatan itu sampai kini tidak mendapat tegoran dari pihak pengawas sta- siun bus teladan. Hingga keresahan masyarakat, dan dapat mempengaruhi kalangan pela- menimbulkan jar. (CEI). Pangab mengatakan, satu diskuadron pesawat tempur F-16 pesanan Indonesia berdatangan se- cara bertahap selama dua tahun mulai awal Januari 1989. Pesawat- pesawat tersebut akan dilengkapi pula dengan sistem persenjataan memadai. JAKARTA (WASPADA) Pers sebagai alat sosial kontrol pada beberapa tahun terakhir ini, sudah cukup berperan di Indonesia. Secara umum pers sebagai wadah penampung opini masyarakat, sudah berfungsi menjembatani suara pemerintah dan reaksi masyarakat. Berdasarkan catatan Antara, Pangab Jenderal TNI L.B Moerdani mengatakan, ancaman sampai ke wilayah Sulawesi Utara. Pangab mengemukakan itu menjawab pertanyaan wartawan menjelang sidang Kabinet Terbatas bidang Ekuin yang dipimpin Pre- siden Soeharto di Bina Graha Jakar- ta, Rabu. Apakah sudah ada penelitian keputusan pemerintah RI untuk membeli pesawat tempur F-16 komunis Pilipina pengaruhnya tidak buatan AS diambil setelah adanya persaingan antara general dynamics corp, (perusahaan pembuat pesawat F-16) dan Marcel Dassault Breguet dari Perancis yang menawarkan Mirage 2000 selama pameran dir- gantara Indonesia pertengahan Kontrak resmi pembuatan fase pertama 12 pesawat tempur F-16- A/B Fighting Falcon untuk TNI- AU berdasarkan sistem imbal-pro- duksi (offset) ditandatangani per- tengahan tahun lalu oleh Presiden Direktur Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) BJ.Habibie dan Presiden General Diynamics Ollie 1986. ia tentang ancaman Komunis Pilipina itu, desak wartawan. "Kita tidak meneliti negara lain", kata Pangab Jenderal TNI. L.B Moerdani. Boileau, dalam arena pameran "Pesawat memang ada yang dijual kosong. Tetapi namanya sa- ja pesawat tempur, logikanya ya musti ada peralatan perangnya yang memadai," katanya. Dengan tambahan pesawat- pesawat F-16 itu, menurut Pangab, jumlah pesawat tempur RI akan menjadi tujuh Skuadron terdiri atas berbagai jenis pesawat termasuk A4 Sky Hawk, OV-10 Bronco, dan F-5 Tiger. Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat (Karo Hukmas) Depkes Ny.H.Emma Suratman, SH mengemukakan hal itu menjawab pertanyaan Waspada di ruang kerjanya, pekan lalu, sehubungan Peringatan Hari Pers Nasional ke IV tahun 1988. Menurutnya, pers di Indonesia ini jika kita ibaratkan denean suatu Ny.H.Emma Suratman, SH: Pers Di Indonesia Ibarat Bandul Lonceng Jam Tak Boleh Selalu Miring Ke Kiri Dan Kanan selalu miring kekiri atau kekanan dan harus teguh ditengah-tengah. Karena mereka adalah pers Pan- casila, ujarnya. Jika pers Indonesia selalu mir- ing ke kiri, itu namanya pers komunis dan pers Indonesia tidak boleh miring kekiri. Tapi sebaliknya tidak boleh miring ke kanan. Jika miring ke kanan, itu pers berjiwa liberal. Pangab L.B. Moerdani: Pengaruh Ancaman Komunis Pilipina Tidak Sampai Ke Sulawesi Utara ● Pesanan Pesawat F-16 Datang Januari 1989 Jakarta, (Waspada) GUBSU-LEMHANAS: Gubsu Kaharudin Nasution menerima kelompok kerja Lemhanas pimpinan Brigjen Eddy Soegardo di Gubernuran Medan, Rabu. Kunjungan itu dalam konsultasi pembentukan Desa Sapta Marga dan Desa Ketahanan Nasional di pantai timur. Sumut memulai program transmigrasi. Gambar, Gubsu ketika berkonsultasi dengan Brigjen Eddy Soegardo. (Waspada-M.16). Harga ke-12 pesawat tempur tersebut, termasuk biaya latihan, suku cadang dan manajemen logis- tik otomatis (dalam satu paket) adalah 337 juta dollar AS. Indonesia merupakan negara GEMA MINANGKABAU Pemda Solok Agar Larang Penduduk Bermukim Kembali Di Bekas Galodo Solok, (Antara) Ka.Kanwil Departemen Pertambangan dan energi Sumbar Ir.Syahril Hoesin menyarankan Pemda Solok, agar melarang pen- duduk bermukim kembali di bekas Galodo gunung Talang Solok. Pelarangan tersebut harus mendapat perhatian serius dari Pemda Solok, ujarnya melalui Bupati Solok setelah dilakukan penelitian oleh Kanwil Pertambahan sebab terjadinya galodo di Desa Anau Kadok Kecamatan Gunung Talang, baru-baru ini. Menurutnya, morfologi daerah bencana Galodo itu bermula dari puncak, pinggang dan kaki Gunung Talang. Sedangkan ba- taan dasar yang jebol, berupa endapan vulkanik (lahar, tuff) hasil letusan Gunung Talang dengan kemiringan gunung 15-70 derajat. Batuan endapan vulkanik itu, telah melapuk berupa tanah yang gambur. Selain itu masih terdapat bungkah batu yang dukup besar, terutama pada lereng Gunung Talang dan alur serta lembah sepan- jang aliran Sungai Batang Kariang. Sehingga kemungkinan Galodo bisa berulang lagi, dan penduduk sekitar alur serta aliran sungai pada lereng Gunung Talang perlu waspada pada musim hujan. tegasnya. Ketua tim peneliti sebab Galodo dari Kanwil Pertambangan bidang Geologi dan sumber daya mineral Soecipto Marsito mengatakan, banjir galodo sering terjadi di sepanjang alur dan aliran sungai karena kondisi morfologi dan geologi Gunung Talang, tidak menguntungkan akibat terjadi endapan vulkanik, lahar dan lava yang semakin melapuk. Bencana alam sewaktu-waktu bisa terjadi, ujarnya. Usaha penanggulangan secara teknis, ujarnya, membuat cekdam dan sebagainya tidak ekonomis. Sebaiknya penduduk yang tinggal dekat alur dan aliran sungai di lereng rawan oleh pemerin- tah, tegasnya. Menpen Harmoko Akan Buka Seminar Perpajakan Di Padang Padang, (Antara). Seminar tentang perpajakan dan lokakarya frafika akan diadakan di Padang Minggu 7 Februari sebagai salah satu kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) IV di Padang. Seminar dan lokakarya ini menyusu; usainya seminar tentang Pers Pancasila yang diadakan di kampus empat perguruan tinggi di padang masing-masing Universitas Andalas, IAIN Imam Bon- jol, Universitas Bung hatta dan IKIP Padang akhir Januari. Ketua Umum Panitia Peringatan HPN-IV daerah Sumbar Drs.Karseno mengatakan Selasa lalu, seminar perpajakan itu di- jadwalkan dibukaoleh Menpen Harmoko dan dihadiri Menteri Keuangan Radius Prawiro. Lokakarya grafika akan dibuka Dirjen PPG Deppen RI DR.Janner Sinaga. Masih dalam kaitan dengan HPN-IV dilangsungkan pula konperensi kerja nasional (konkernas) PW I di atas kapal Km.Kerinci dalam pelayarannya dari Tg.Priok ke Padang. Konkernas akan dibuka Menpen Harmoko hari Jumat (5/2) ketika Km.Kerinci masih sandar di Tg.Priok dan diahrapkan selesai setelah tiba di Padang Minggu pagi. Peringatan HPN-IV akan dihadiri oleh salah seorang menteri koordinator (menko) mewakili Presiden Soeharto, dan pembukaan Porwanas akan dihadiri pula oleh Menpora Abdul Gafur dan Ketua Harian Koni Pusat Soeweno. Pada malam harinya diadakan resepsi HPN-IV di gedung utama taman budaya Padang. Pada kesempatan ini Menpen selaku Ketua Dewan Pers akan menyerahkan penghargaan kepada wartawan In- donesia yang telah berusia di atas 70 tahun. PWI Pusat menyerahkan pena mas kepada gubernur jatim Wahono serta tanda penghargaan untuk perwakilan Friedrich Ebert Stiftung (FES) di Indonesia. benda bagaikan bandul lonceng iam. Pers Indonesia tidak boleh Dewan pers juga akan bersidang di Bukittingi tanggal 10 Februari dan pada hari yang sama diadakan lokakarya manajement pers di Padang. Menurut Karseno, semua kegiatan ini dilaksanakan atas ker- jasama Deppen RI, PWI, Departemen Keuangan, Pemda tk-I Sum- bar dan Tk-Il Padang serta Bukittinggi dan bantuan dari masyarakat. Acara lain dalam kegiatan HPN-IV in adalah donor darah di gedung PWI Sumbar 6 Februari, gotong royong massal di Nang- galo 7 Februari, penanaman pohon pelindung ke jalan menuju Air Manis 11 Februari dan pembuatan mck untuk disumbangkan kepada nelayan Pasir Sebelah dan Pasir Kandang, Padang. ke-15 di dunia yang akan mem- pergunakan F-16 atau ketiga di kawasan ASEAN sesudah pura dan Thailand. Singa- Kalau bisa satu jenis Atas pertanyaan tentang ke- mungkinan penggunaan pesawat tempur jenis lain dari yang dipakai sekarang, Pangab menjelaskan, pe- sawat tempur tidak sederhana pemeliharaannya. "Pesawat tempur tidak seper- 'ti becak, sebab walaupun teknologi di dalamnya kira-kira sama, namun pemeliharaannya lain," katanya seraya menambahkan, satu pesawat yang terbang maka orang yang me- layaninya didarat berjumlah pu- luhan dan pendidikan bagi mereka cukup lama. "Jadi kalau bisa satu jenis sa- ja sehingga sekaligus melayaninya dirgantara di Paris. bahasa realse, hingga sedikit man- Berdasarkan sistem imbal pro- duksi tersebut, IPTN mendapat kesempatan memproduksi kom- ponen pesawat tempur itu dan pengalihan teknologi dari General Dynamics seharga 35 faatnya membaca lebih dari dua surat kabar, tegas Dini Saptari. Sudah lebih maju Artis terkemuka di Jakarta. mengatakan, pers In- persen nilai Titiq Kadarsih seluruh 12 pesawat itu dalam kea- Korban Bacokan donesia kini sudah jauh lebih maju. daan siap terbang. hingga surat kabar/mass media jadi sarapan kedua setelah kebutuhan Akibat Dendam fisik. dan sekolahnya juga enak," sam- bung Moerdani. (Antara/RM/M.17) Medan, (Waspada). Muria, 28, penduduk Jalan S.Parman Gang Sawo Medan, mengalami luka-luka para pada bagian kepala akibat korban bacokan tersangka T,22, penduduk Jalan Brigjen Katamso Lorong-II Pantai Burung Kelurahan Aur Kecamatan Medan Baru tidak jauh dari rumah tersangka T pekan lalu. Masyarakat setempat ketika ditemui Waspada, Senin malam, membenarkan korban kena bacokan tersangka T seorang residivis akibat dendam lama. Malam kejadian itu korban sedang duduk-duduk bersama temannya tiba-tiba datang tersangka T dengan membawa parang, tanpa bicara korban langsung dibacok kemudian T begitu melarikan diri. Petugas dari Polsekta Medan Baru begitu mendapat laporan, langsung terjun ke TKP (Tempat Kejadian Perkara), sedangkan ter- sangka T yang sering membuat keonaran di daerah itu, sampai Senin malam belum berhasil ditangkap. Emma menegaskan, pers In- donesia pers Pancasila yang berdiri di tengah-tengah dan selalu penuh dedikasi berfungsi sebagai alat pro- mosi kebijaksanaan pemerintah un- tuk masyarakat. Menurut warga masyarakat hampir tiap malam di daerah tersebut keributan. terjadi "Masalah ini hendaknya terus ditangani secara serius," ujar mereka. (M. 35). Pers Pancasila juga berhak menampung reaksi masyarakat, bila masyarakat merasa keberatan dengan kebijaksanaan yang dikeluarkan pemerintah pada suatu saat. Hal ini sudah dilakukan pers di Indonesia, tegas Emma Suratman. Menurut Emma Suratman, pers Indonesia bisa dijadikan Menyinggung keterbukaan im- formasi bagi pers, menurutnya sam- pai kini belum berkembang sepenuhnya. Sampai kini seorang pejabat sering merasa ragu untuk terbuka seratus persen, dan hal ini tentunya mempunyai pertimbangan. sendiri. Sementara itu Staf Biro Pemasyarakatan IPTEK LIPI Drs.Dini Saptari mengatakan, saat ini pers sudah menunjukkan kema- juan dan sebagai suatu industri yang berpeluang berkembang. untuk terus Menurutnya, saat ini pers telah mampu menghidupi dirinya sendiri karena dikelola secara profesional dan banyak sarjana yang mulai ter- jun di dunia pers dan hal ini jarang Bahkan, ujarnya, banyak terjadi, ujarnya. media massa yang sengaja mem- punyai spesifik tertentu dalam memilih imformasi yang disam- paikan. Hal ini cukup menggem- birakan, karena dengan demikian pembaca bisa memilih sesuatu dengan kebutuhannya. Jika kita lihat dari penyampaian berita, rata- rata sudah cukup baik. Namun umumnya masih satu bahasa, yakni PR-I UNPAB Buka Penataran Medan, (Waspada). Pembantu Rektor I Universitas Pembangunan Panca Budi (UN- PAB) Medan Drs.Lahmuddin. Simatupang mengatakan, sisa-sisa; Orde Lama senantiasa berusaha merongrong dan menggunakan momentum memanfaatkan mahasiswa untuk mengacaukan suasana. Drs. Lahmuddin Simatupang mengemukakan hal itu dalam sam- butannya mewakili Rektor UNPAB ketika membuka Penataran Kepemimpinan Organisasi Mahasiswa se UNPAB Medan di Kampus Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu sore. Menurutnya, jika mahasiswa yang akan menjadi pimpinan dimasa datang tidak tanggap dan penuh perhatian, bukan tidak mungkin akan disusupi ide yang tidak menguntungkan tersebut, sehingga pada akhirnya menim- Penataran yang diikuti 68 peserta dari berbagai Fakultas se UNPAB, dan akan berlangsung sampai 6 Februari 1988. bulkan gejolak. (M.28) pemegang polis dan tergugat sumber imformasi yang membantu masyarakat mengambil kesimpulan badan asuransi, pada 9 September Sukma Wulandari dan menentukan sikap terhadap suatu masalah. Selain itu pers In- donesia kini semakin jarang mem- buat berita gosip, menghasut atau mengadu domba. Hal ini bukan karena takut kepada pejabat, tapi karena jiwa pers yang bertanggung jawab memang sudah dihayati. Ser- ta bertanggung jawab terhadap kode etik dan terhadap tatanan kehidupan masyarakat Indonesia yang berasaskan Pancasila dan UUD 45, ujarnya. GAUNG RIAU Gajah Merusak Perkebunan Dan Ladang Rakyat Di Batang Sawo Pekanbaru, (Waspada). Tidak kurang 30 gajah mengamuk dan merusak sekitar 25 hektar perkebunan dan ladang penduduk yang padinya sedang menguning di Kampung Batang Sawo Kelurahan Pasir Pangaraian Kecamatan Rambah, baru-baru ini. Akibat mengamuknya sekelompok gajah itu, penduduk mengalami kerugian cukup besar. Namun sebegitu jauh sampai kini belum diketahui secara pasti besarnya kerugian tersebut. Sedangkan pihak kecamatan dengan pimpunan Camat Rambah Asri.MS, kini berupaya menanggulangi kerusakan kebun dan ladang penduduk itu. Gajah-gajah tersebut secara bertahap mereka usir dari areal perkebunan dan ladang penduduk. (C-04) Rakor Kandepag Se Kabupaten Kepulauan Riau Tanjung Pinang, (Waspada). Ka.Kanwil Depag Riau Drs.H.Ishak Manani, baru-baru ini, membuka rapat kerja Depag se-Kabupaten Kepulauan Riau dan Kodya Batam di aula Kantor Depag Tanjung Pinang. Raker Depag yang diikuti 47 peserta dari Ka.Kan Urusan Agama, penilik pendidikan agama, penyuluh penerangan agama, Kasi serta Kepala Sub Tata Usaha dan berlangsung selama satu hari. Ka.Kanwil Depag Riau mengatakan, aparat Depag harus mam- pu meningkatkan pelayanan dan pembinaan keagamaan serta menanamkan kerukunan hidup beragama di masyarakat. Turut memberikan sambutan Asisten I Sekwilda Kepulauan Riau Drs.Amanijas mewakili Bupati, serta Ka.Kandepag Kepulauan Riau Drs.H.A.Azis Achmad. (C-02) Pelantikan Dekan Fekon UNRI Pekanbaru, (Waspada). Rektor Universitas Riau (Unri) Prof.DR.H.Muchtar Lufti, baru-baru ini, melantik dan mengambil sumpah Dekan Fakultas Ekonomi Drs.B.Nazar Dahlan menggantikan Drs.Said Syahbud- din di aula Fekon UNRI. Dekan Fekon UNRI Drs.B.Nazar Dahlan sebelumnya sebagai dosen pada fakultas itu, dan Drs.Said Syahbuddin menjadi dosen pada fakultas tersebut. WASPADA Drs.Priasmono mengatakan, perkembangan pers sekarang sudah hampir mendekati sasaran. Namun wartawan terkadang masih mau membuat berita berdasarkan opininya, walaupun maksud dan tu- juannya sama. Opini tersebut ber- dampak kepada salah satu penger- Rektor UNRI dalam sambutannya mengatakan, Fekon yang merupakan fakultas yang tergolong menonjol dari lainnya di UNRI agar dapat mempertahankan prestasinya, bahkan terus ditingkatkan. (C-01). Pemegang Polis Gugat AJBBP 1912 Medan Medan, (Waspada). Asmada Gunawan alias Goen Toeng Joeng, 38, penduduk LK. Pinang Baris-I Medan Sunggal, melalui kuasanya Alamsyah Ham- dani SH, Hasanuddin SH dan Dedy Sutanti SH, dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan melakukan gugatan 20.000 dollar AS terhadap A JBBP 1912 Kantor Inspektorat Metro Jalan Prof.H.M. Yamin,SH Medan. Antara penggugat selaku sebagai 1979 mengikat suatu perjanjian per- tanggungan jiwa senilai 20.000 dollar AS, dengan kontrak selama 20 tahun, untuk dan atas nama ter- tanggung Nona Mok Siu Ha alias Ha, 20. Tsjen Sioe Syarat perikatan itu selama ini telah berlangsung dengan baik, an- tara pihak penggugat dan tergugat, yaitu dengan polis asuransi No.757345. Penggugat, telah mem- bayar premi tiga kali kepada terakhir untuk dimana tergugat, Pebruari sampai April 1980. Selanjutnya, pada 12 April tertanggung yaitu Nona Mok Karena 1980 Siu Ha meninggal dunia. itu, pada 4 Oktober 1980, penggugat menghubungi tergugat untuk merealisasi klaim meninggal polis No.757345 tersebut, dengan segala menyerahkan perlengkapannya. Tapi pihak tergugat dengan suratnya No. 423/PI/I/81, tanggal 4 Oktober 1981, menyatakan klaim yang diajukan penggugat tidak dibayar dan polis dinyatakan batal. Alasannya, karena tertanggung Mok Siu Ha ketika menandatangani surat permintaan, dalam keadaan telah lama menderita penyakit. Karenanya, penggugat memin- ta agar membayar ganti rugi sebesar 3 persen perbulannya dari jumlah pertanggungan (20.000 dollar AS) terhitung sejak Wan Prestasi. Selain itu, untuk menjamin agar gugatan itu tidak nihil atau tidak dapat P.Siantar, (Waspada). Pasangan Yanto, 29, dan Yanti, 26, keduanya bukan nama betul, yang berduyun ke Pengadilan Agama Pematang Siantar, belum lama ini, me- mang punya kisah lain. Ketika susah dulu, mereka saling akur, tetapi setelah Yanto dapat ker- ja sebagai sopir pribadi, warga Sumber Jaya I Desa Martoba Kecamatan Siantar itu sering berantam. Pasalnya, Yanto se- ring keluar malam dan Yanti cemburunya selangit. Padahal jika mereka ingat waktu susah dulu, tak mungkin mereka bertindak seperti itu, tian terhadap para sumber, ujarnya. Pengaruh positif dan negatif dari suatu imformasi, tentu salah satu tujuan dari pemuatan berita di mass media. Karena itu para war- tawan perlu lebih menganalisa pengaruh setiap penulisan berita, tegasnya. (R.M.11-J-05). tetapi nafsu telah menguasai dan pertengkaran tak bisa di- Untuk dapat meringankan biaya operasi terhadap putrinya, pasangan suami Alasan ini isteri itu kini diterima, karena selama 8 bulan itu mempersiapkan surat dari Kepala tidak ada pernyataan keberatan dari Desa, Camat dan selanjutnya ke tergugat atau setidak-tidaknya Depsos Tk. I Sumut. Dan mereka sangat mengharapkan bantuan. menegur penggugat, tertanggung telah lama menderita sakit. Sumber di RSU Pirngadi Medan mengatakan, penyakit "Hydrochepalus" ini bila tidak segera diobati bisa menimbulkan in- feksi yang menyebabkan kematian. Menurut sumber tadi, penyakit itu timbul akibat kurangnya kontrol dokter ketika sang ibu mengandung. (M.35-M.33). elakkan. Walau pasangan yang sudah dikaruniai anak itu seharusnya membenahi rumah- tangganya agar menjadi lebih baik sebab rezeki mereka yang meningkat secara perlahan. Kiranya yang terjadi adalah sebaiknya, pasangan itu ter- paksa menghancurkan mahligai mereka. Saling gugat tak bisa dihindarkan Sukma Wulandari yang menderita kelainan kepala besar. (Waspada/M.35). lagi. "Semua ini kesalahan dia, sebagai istri, saya tak senang perlakuannya demikian kasar, ceroboh dan terlalu anggap 00.00 tisar Berita. 01.00 Lintasan Berita 00.05 Aneka Informasi. 01.30 Hiburan 02.00 Lintasan Berita 02.05 Dari Dan Untuk Petugas Malam. 02.30 Budaya Nusantara. Lintasan Berita kosong, penggugat mohon kepada Pengadilan Negeri Medan untuk meletakkan sita jaminan (Conser- vatoir beslag) terhadap barang barang bergerak maupun tidak bergerak milik tergugat sebesar nilai Sidang perkara gugatan yang keseluruhannya. gugatan dipimpin oleh Hakim Titi Nur- mala, SH di Pengadilan Negeri Medan, Rabu dilanjutkan 17 Pebruari guna mendengar jawaban pihak tergugat. (M.31). 03.30 Pop Melayu. 04.00 04.30 Menyongsong Fajar. 04.30 Berita Daerah 04.40 Pembacaan AlQuran. 05.00 Berita seks 05.05 Kullah Subuh 05.30 Sipedas 06.00 Warta Berita 06.15 Prakiraan Cuaca 06.30 Berita Daerah 06.45 Berita Keluarga 07.00 Warta Bara 07.30 Sumut Membangun. 08.00 Bina Wiraswasta 08.30 Siwan Jakarta 09.00 Varia Nusantara 12.00 Sarl Berita Menderita Hydrochepalus Medan, (Waspada). besar. "Tapi mempunyai biaya untuk ujar M. Yusuf. TVRI duduk Sukma Wulandari, 4,5, pen- Jalan Yos Sudarso Kelurahan Kota Bangun Medan Deli, mengalami pembengkakan di bagian kepala atau "Hydro- Putri pasangan suami-isteri M. Yusuf, 28, dan Loya, 26, mem- chepalus". punyai kelainan di bagian kepala se- jak dia lahir. Menurut orang tua- wulan yang ditemui di RSU Pir- ngadi Medan, pembengkakan yang diderita putri pertamanya itu semakin hari semakin membesar dan kini mencapai 7 kg. Untuk mengeluarkan cairan Untuk masing-ma- yang menyebabkan kepala Sukma sing mereka ada Wulandari membesar itu, harus dilakukan operasi yang menelan biaya kami belum operasi," ACARA RRI/TV HARI INI RRI Saat demikian, Yanti ter- kenang masa lalunya indah. Yanto, lelaki yang dicintainya mengerti banyak tentang sikap KISAH ANAK MANUSIA Saya Tak Senang Perlakuannya...... enteng. Lebih baik bercerai sa- tenang," keluh Yanti. ja." Yanti merepet panjang. Kepada Waspada di ruang tung- gu pengadilan itu mengatakan hatinya cukup sakit karena Yan- to tidak lagi seperti dulu. Sekarang sudah jauh berobah. Dia lupa masa lalunya," Yanti berkata sendu. Yanti bahkan sangat menya- yangi. Mereka gagal pasangan yang ideal, sulit dipisahkan." Dan, cita-cita saya membina rumah tangga ini bukan main- main. Saya ingin kami hidup bahagia sampai anak cucu, kata Yanti. Tetapi angan-angan Yanti hanya tinggal angan-angan. Im- piannya kosong lelaki yang menikahinya tahun 1978 silam, tak lagi memperdulikan istrinya. Kerjanya, kata Yanti hanya nongkrong di kedai tuak. Yan- to sering mabuk, padahal la- yanan Yanti sudah cukup di- banggakan. Tetapi begitulah rupanya, percekcokan tetap mewarnai mahligai mereka. Rumah tangga kami seperti neraka, hidup sudah tak 12.10 Penyuluhan/Penerangan. 12.30 Wisata Nusantara. 13.00 Warta Berita/Citra Indonesia 13.30 MPI Siang 14.00 Fokus Berita 14.30 Berita Nusantara. 15.00 Berita Olahraga 15.05 Aneka Dangdut. 15.30 Butir-Butir Pasir 17.00 Universitas Terbuka 17.30 Berita daerah. 17.40 SPO 18.00 Hiburan/Al Qur'an/Azan Magrib. 19.00 Warta Berita Komentar. 19.30 Jumpa Artis. 20.00 Berita Ekuin 20.10 Penerangan/Penyuluhan. 20.30 Produksi Indonesia. 21.00 Siaran Pedesaan. 21.30 Gema Nusantara.1. 22.00 Aneka Berita 22.30 OSM 23.00 Bagta ASEAN 23.30 dear Berita Daerah. 23.40 Salingen. 19.30 Acara Malam Ini 19.35 Tari Daerah. 20.00 Masalah kita. 06.00 Relay RRI 06.10 Irama Padang Pasir. 06.30 Relay RRI. 06.40 Lagu Pilihan. 07.00 Relay RRI. 07.15 Pop Bossas. 07.30 Varia Pembangunan Daerah. 07.40 Lagu2 Jazz. 08.00 Fariz RM 08.30 Dendang Melayu. 09.00 Relay RRI 09.10 Lagu Kenangan. 09.30 Lilis Suryani 10.00 P.Diskotik 10.30 Lagu2 Malaysia 11.00 Relay RRI 11.10 Tetty Kadi 12.00 Relay RRI. 12.10 Ebiet G Ade 12.30 Relay RRI. 13.00 Relay RRI WANITA BERBUSANA TERBAIK 1988 Menteri Sosial Ny.Nani Sudarsono, SH terpilih sebagai salah seorang dari 12 wanita berbusana terbaik 1988 yang diselenggarakan Yayasan Pembina Mode Indonesia. Penyerahan penghargaan berupa penyematan peniti emas lambang BDW, berlangsung akhir bulan ini. Gambar, enam dari 12 wanita berbusana ter- baik, dari atas kiri Ny.Nani Sudarsono, Ibu Fiet Soekojo, Bendoro Raden Ayu Tatik Mangkubumi. Bawah dari kiri, Lely Sofyan, Nurbani Yusuf, SH dan Suniawaty Rasjid. (Antara). 13.15 Jazz Indonesia. 15.00 Relay RRI Nasty Wanita Bercita-cita Tinggi beberapa derajat (tingkat) menurut amalan yang telah mereka kerjakan. Dan supaya Allah menyempurnakan ن لاله (balasan) amalan mereka, sedang mereka itu teraniaya. satu "Kamu kok menung Nasty ?" tanya Rani teman dekatnya. "Saya bingung Rani", jawab Nasty singkat. Rani menawarkan kerja sebagai pembantu di perusahaan. "Saya maulah Rani, nggak tahan aku kalau begini terus- terusan. Aku ingin juga membantu makcik sekedarnya," tutur Nasty. "Kalau begitu ikutlah aku besok," ajak Rani. "Bos, inilah teman saya yang mau jadi pembantu Nasty di perusahaan dipersilahkan bapak ini. Bos itu duduk dan diwawancarai. heran, calon pembantu ini punya keterampilan bicara. "Kamu SUDAH hampir satu bulan Nasty tinggal di rumah makciknya. Marisi, makcik Nasty sudah mulai sekolah apa ?" tanya bos itu. "Saya kelihatan agak gusar. Soalnya tidak sekolah pak", jawab Nasty in- kehidupan Marisi sangat prihatin Justru itu kehadiran Nasty di tengah gin menghilangkan identitas tengah keluarganya menambah beban yang terasa sulit. Nasty sudah merasakan apa yang digusarkan makciknya Nasty semakin tidak betah melihat penampilan makciknya yang semakin mendorong dirinya untuk mendapatkan pekerjaan. Ia termenung, air matanya bergulir di pipinya "Aku mau pergi kemana, orangtuaku sudah tidak ada, sedangkan saudara lain tidak bisa. ditompangi. Dan Makcikku ini Dan, karena sering ber- tengkar itu pula, Yanto kabur ke rumah orangtuanya yang masih se-desa. Yanti tetap ber- sabar, mana tahu Yanto ber- ubah. Tetapi apa yang didengar- nya kemudian, membawa perempuan ke Yanto sering rumah itu bahkan selentingan yang santer, Yanto mau kawin lagi. Yanti kalang kabut, tubuhnya panas dingin mendengar khabar burung itu. Ia mencak-mencak. Sayangnya, pertengkaran itu keburu dibawa ke pengadilan. Menurut pengakuan Yanto, ia mau bayar berapa saja asal bisa cerai dari istrinya. "Tak tahan saya lagi punya istri seperti itu. Cemburu," kata Yanto sambil memoncongkan bibirnya. Bayangkan saja, katanya lagi, setiap bergerak selalu diawasi dan kalau pulang RADIO ALNORA Sudah satu bulan Nasty beker- Belum selesai Rudi bicara, ja di perusahaan itu memang memuaskan perhatian pimpinan. Nasty tidak hanya Diana masuk ke dalam dan mengunci pintu. Rudi masa bodoh mengerjakan diberikan padanya, juga Diam-diam Nasty mencoba berusaha melamar kerja dengan tip dari balik jendela. Tiba-tiba dia dan langsung mendekati Nasty agar pekerjaan yang lain. Hal itu tidak mau bicara. Diana rupanya mengin- diketahui pimpinan perusahaan ijazah SMA, semua perusahaan swasta tidak ada yang menerima "Besok kamu pindah tugas Nasty, karena bos memerlukan pembantu di rumahnya. Pembantunya yang Rani memanggil Nasty. ke luar dan mengusir kedua insan itu. lamaran, alasannya kondisi Nasty benar-benar pergi. Dan sejak itu pula Rudi tidak muncul ekonomi lesu, perusahaan agak macet, mungkin pegawai ada yang lama sudah lagi. Suzana terkejut ketika pulang bakal di PHK-kan. dari luar kota: "Mana Nasty ?"* Diana pergi pulang kampung, mungkin tidak balik lagi." Nasty terdiam lemas. Dia tahu tidak yakin. Karena Diana adik persis bagaimana sulitnya sebagai pembantu dirumah pribadi. Yang kesayangannya, maka Suzana tidak paling disangsikan adalah kecem- memfitnah. Tapi Suzana mau memperpanjang persoalannya. buruan istri bossnya nanti. Nasty "Sudahlah nanti kita cari pemban- tu lain," tuturnya. sudah Tiga bulan kemudian Nasty muncul setelah menghubungi melalui telepon. Rupanya Nasty mengantarkan undangan perkawinan annya dengan dokter Rudi. Orang malam, ia menuduh yang bu- kan-bukan." Lelaki mana yang bisa tahan seperti itu. Setahun dua tahun, bisalah tetapi kalau terus dituduh lebih baik di- teruskan saja." Yanto meng- goyang-goyangkan kakinya. Ia tersenyum pahit. Yanti, yang mendengar ucapan suaminya, merah wajahnya. (cf-Mp). 15.10 Aneka Kroncong. 15.30 Anaka Pop Indonesia. 16.04 W.Ashar. 16.30 Lagu Terbaru. 17.00 Serial Bersyair. 17.30 Relay RRI 17.45 Lagu2 Pilihan. 18.00 Varia Pembangunan Daerah 18.41 W.Magrib. 19.00 Relay RRI 19.15 Pilihan Operator. 19.00 Relay RRI 19.52 W.Isya. 19.30 Pop Mel.Pancaran Muda. 20.00 Relay RRI 20.10 P.Penyiar 20.30 A.Lagu & Biduan, 21.00 All Alatas 21.30 Pil Pen. 22.00 Relay RRI 22.15 Dondang Alnora. 22.30 Lagu2 Syahdu 23.00 Relay RRI RORIS FM STEREO nd 16.30 Cerdas Tangkas 50. 17.00 Berita Nusantars 17.30 F.S.Kelompok Ghost- 17.55 Drama Ramaja buster. 20.30 Kesehatan Keluarga 21.00 Dunia Dalam Berita 21:25 Tinjauan Acara Esok 21.30 Kamara Rie 22.25 Berita Terakhir. 18.20 Kami Bantu Anda 18.41 Beduk Dan Azan Ma 18.46 Berita Daerah 19.00 Berita Nasional/ 19.20 Laporan Pembangunan 22:30 F Nurse 23.25 Penyiar Tutup Siaran BERITA MUSIK DAN FILM DAPAT ANDA BACA itu. tugas yang 17.30-19.00 Businessline 19.00-20.00 Niteline 20.00-22.00 Serah Terima 22.00 24.00 Adonan Malam 06.00-09.00 Sunrise 09.00-11.00 Percikan Kerja 11.00-15.00 Daybreak 15.00-16.30 Serah Terima 16.30-17.30 Charts Busters Acara ini setiap saat dapat berubah. orangnya memang baik, tapi dia miskin." DI SMW "Ibumu di mana Nasty ?" tanya Nyonya Suzana. Nasty hanya menggelengkan kepala. Suzana cepat tanggap dan mengalihkan pembicaraan kepada yang lain. Sejak pembicaraan antara Nas- ty dengan Suzana begitu terbuka, Nasty sudah tidak merasa asing lagi dalam rumah itu. Nasty mengang- gap rumah sendiri dan mengerja- kannya dengan hati penuh tulus ikhlas. Atas anjuran bapak, Suzana memberi uang perangsang setiap bulannya diluar gaji. Nasty dapat mentabanaskan uangnya setiap berkisar Rp.50.000,- bulan "Nasty kemana saja uang yang ibu berikan kepadamu. Kelihatan- nya kamu tidak ada beli apa-apa. Belilah baju dan sebentuk cincin demi diri Nasty." kata Suzana. "Saya masukkan ke Tabanas tante", jawab Nasty singkat. "Assalamu'alaikum.." suara Diana. Wa'alaikum salam silahkan masuk. Bagaimana dengan studinya sudah selesai di Jakarta?" tanya Suzana. "Sudah kak" jawab Diana singkat. Sudah satu bulan Diana ting- banyak membaca keadaan pembantu yang tinggal di rumah pribadi. Macam-macam yang ter- jadi. Ada yang diperkosa, disiram dengan air panas, malah ada pula yang digosok dengan strika panas. "Apakah aku nanti juga begitu?" pada heran kok bisa seorang pem- bantu kawin dengan dokter. Akhir- nya terungkap juga rahasianya, Nasty berkata dalam hatinya. Akhirnya Nasty terpaksa ikut perintah bos. Nasty bermohon kepada Tuhan, agar dirinya terjaga dari bencana seperti pernah dialami bahwa Nasty memang seorang pembantu lainnya. Kenyataannya memang lain. Kesangsian Nasty berbeda dengan kenyataan. Nyonya rumah itu orangnya baik dan penuh perhatian. wanita bercita tinggi. Nasty yang berjiwa pengarang itu telah mener- bitkan satu novelis yang selalu mengkaitkannya dengan agama. Novel yang terbaru Nasty hanya membentangkan satu bimbingan hidup berpedoman kepada firman Allah: "Untuk masing-masing mereka ada beberapa derajat (tingkat) menurut amalan yang telah mereka kerjakan. Dan supaya Allah menyempurnakan (balasan) amalan mereka, sedang mereka itu tiada teraniaya," Al Ahqaf: 19. NAMA KOTA MEDAN Banda Aceh Binjai Blangpidie G Sitoli Kabanjahe HALAMAN VII Kisaran Kotacane Langsa Lhokseumawe Lubukpakam Meulaboh P.Sidempuan P.Siantar R.Prapat pacarnya memperhatikan Nasty. naksir dengan pembantuku ya", tanya Diana. Rudi menggelengkan kepalanya dan berkata: "Aku dirinya. melihat ada sesuatu kelebihan dari " dirinya.. Sabang Sibolga Sidikalang gal bersama Suzana. Nasty sudah tidak kerasan lagi. Kehadiran Diana, adik tersayang Suzana, membuat hati Nasty bagi disayat- sayat. Selama ini Suzana mengang- gapnya sebagai adik, tapi Diana memandangnya lain. Diana selalu memerintah Nas- HARI INI WAKTU SHOLAT Sigli Stabat Takengon Tj. Balai Tapaktuan Tarutung T.Tinggi ty secara tidak wajar dan kasar. Hal itu sudah pernah dinasehatkan Suzana, tapi dia acuh. Suatu kali tidak ada di rumah, Diana Suzana memerintah dengan seenaknya. Belum selesai yang satu disuruh ker- ja yang satu lagi. Tiba-tiba Diana terkejut ketika datang asyik "Kamu 12.41 12.54 Marten boss Nasty dulu jadi kaget setelah mengetahui, bahwa seorang pembantu bisa jadi pengarang. "Pantas dia men- dapatkan suami seorang dokter. Sementara itu Diana kesal dan cemberut. Macat Jalan Irian Arus lalu lintas pada per- simpangan Barat/Haryono. MT, setiap harinya mengalami kemacetan akibat adanya galian jalan yang tidak kunjung terselesaikan. Kendaraan yang melintas pada kawasan itu, selalu resah karena macat hingga beberapa lama. Sedangkan petugas Ban- pol Lantas dan lainnya yang ada pada kawasan itu, bagaikan tidak mau tau dengan keadaan tersebut. (M.11). 1 ZHUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA SHUBUH SYURUQ 18.41 16.03 06.39 19.52 05.22 16.16 18.52 20.03 05.37 06.54 12.42 16.04 18.42 19.53 05.23 06.40 12.49 16.10 18.48 19.58 06.48 05.31 12.45 16.07 18.48 19.59 05.23 06.40 05.22 06.39 12.41 16.03 18.42 19.53 05.18 06.35 12.37 15.59 18.38 19.49 12.44 16.06 18.44 19.55 05.25 06.42 19.53 05.26 06.43 12.44 16.05 18.43 19.48 05.22 06.42 12.40 16.02 18.35 19,51 05.21 06.38, 12.40 16.02 18.40 0.30 12.44 16.07 18.41 19.55 05.24 06.44 19.52 05.16 06.33 19.51 05.20 06.37 12.38 16.00 18.41 12.39 16.01 18.40 12.36 15.57 18.38 19.48 05.15 06.32 12.54 16.16 18.52 20.02 05.38 06.55 06.40 06.47 12.41 16.03 18.43 19.54 05.20 06.37 19.54 05.23 12.42 16.04 18.43 05.25 12.43 16.06 18.39 19.53 19.53 18.42 12.42 16.04 05.23 12.49 16.10 18.48 19.58 05.31 12.36 15.58 18.37 19.48 05.17 06.34 12.47 16.09 18.47 19.58 05.28 06.45 12.40 16.01 18.42 19.52 05.19 06.36 12.39 16.01 18.39 19.50 05.20 06.37 06.40 06.48 4cm 2cm