Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Waspada
Tipe: Koran
Tanggal: 1988-02-05
Halaman: 06

Konten


Color Rendition Chart 2CM JUMAT, 5 PEBRUARI 1988 LINTASAN SUMUT Jajaran Penerangan Harus Siap Mental BINJAI Kepala Kantor Departemen Penerangan Kotamadya Binjai T.Asby Hassan, BA menginstruk sinya jajarannya harus siap men- tal, khususnya juru penerangan di kecamatan, sehingga mampu menyebarluaskan hasil sidang umum MPR 1988 kepada masya rakat. Kepala kantor Deppen juga mengemukakan kondisi masya rakat yang banyak mengalami perubahan baik dari segi de mografis, kesejahteraan dan kebutuhan hidup. Tidak keting- galan kebutuhan informasi hen- daknya petugas penerangan ha rus siap menjabarkan informasi dengan mudah untuk dicerna anggota masyarakat. (A.01). Paket Pemasangan Air Minum LANGKAT Dirut PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirta Wam- pu Kabupaten Langkat, melalui suratnya 2 Februari 1988, akan memberi kesempatan kepada ca lon pelanggan baru, untuk men- dapat sambungan air minum baru. Pemasangan berupa paket untuk calon pelanggan baru 125 sambungan diutamakan yang se Per- lama ini mendapat air dari tamina Pangkalan Brandan. (A.04) Munmen Kambuh P.SIANTAR Tiga orang penderita mun- men opname di Rumah Sakit Tentara Pematangsiantar, Se nin. Korban Bukit Purba, 22, penduduk Kelurahan Asuhan, Kardi Simanjuntak, 21, Maha siswa Nommensen, A.Sirait pen- duduk jalan Laguboti P.Sian tar, Ucok, 5 penduduk Sumber Jaya Kelurahan Martoba, Sab- tu dibawa ke Puskesmas setem- pat karena tiba-tiba saja diserang penyakit munmen. (A.31) Kembali Mengajar LABUHAN BATU Hotlan Gultom, pelaksana Penilik Kebudayaan pada Kan- tor P Dan K Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhan Batu, kembali mengajar sebagai guru SDN 112296 Pulodogom. Hot- lan Gultom dihunjuk menjabat pelaksana Penilik Kebudayaan sejak November 1987, berdasar kan surat Kepala Kandep P dan K Kualuh Hulu W.Tambunan, BA sambil menanti surat per- mohonan mendapat realisasi Ka.Kanwil P Dan K Sumatera Utara. Namun mengingat SDN 11 2296 Pulodogom terancam tu- tup dan SK pengangkatannya belum turun, Kepala Dinas P dan K Sabang Labuhan Batu Luddin Dongoran,BA memerin- tahkan Hotlan Gultom kembali mengajar sebagai guru SD sesuai dengan SK pengangkatannya tempo hari. Jabatan Penilik Kebudayaan kantor P dan K Kualuh Hulu dilimpahkan ke pada Achmad Siregar yang selama ini bertugas di Kandep P dan K Ack Natas. (A.55) Hubungan Lalu Lintas Bupati Langkat H.Marzuki Er- Kisaran-BP.Mandoge Medan, (Waspada) Hubungan lalu lintas Kotif Kisaran menuju Desa BP.Mandoge Kabupaten Asahan putus akibat badan jalan provinsi yang menghubungkan kedua daerah rusak berat. Bus umum rute Kotif Kisaran - Desa BP.Mandoge, semula melalui jalur jalan tersebut, saat ini terpaksa beralih melalui jalan perkebunan Sungai Kopas. Selain harus mendapat izin dari perkebunan, jarak tempuh yang mereka lalui bertam- bah 20 kilometer lagi. Biasanya, bila jalan semula yang Km, ongkos yang dibebankan kepada penumpang Rp.1.000 per orang. Tetapi setelah jalur jalan dialihkan melalui perke bunan Sungai Kopas, ongkos penumpang terpaksa ikut naik menjadi Rp.1.250 per orang. Yang menyulitkan akibat putusnya jalan provinsi tersebut dialami kenderaan pribadi dan truk. Karena sulit memperoleh izin melintasi jalan perkebunan, mereka terpaksa beralih jalan dari Kabupaten Simalungun. Jarak tempuh yang dilalui truk kendaraan pribadi maupun tersebut, tercatat bertambah dua kali lipat. Karena sebelum memasuki Desa BP.Mandoge Menurut penduduk setem- pat, kerusakan jalan provinsi tersebut akibat musim penghu- jan bulan Desember 1987. Apa lagi volume kendaraan yang lalu lalang cukup padat. Cuma setelah kerusakan ja Bupati Langkat Terima Dirjen Urusan Pemuda Kanada Stabat, (Waspada) bongan meninjau lokasi program Pertukaran Pemuda Indonesia - Kanada di Dusun Paya Salit Dirjen Urusan Pemuda Kanada Kecamatan Bohorok. man, Selasa, menerima ngan Mr.Jaques Jobin didampingi Sekjen Dikluspora Drs.M.Solli, di ruang kerja bupati di Stabat. Kunjungan Dirjen Mr.Jaques Jobin berkaitan dengan program cerbung R.MULIA NASUTION sebuah dunia hilang yang Pertukaran Pemuda Indonesia - Kanada yang mengadakan kegiatan Dusun Pamah Semelir Kecamatan melintasi dari Kabupaten Simalungun, berjarak 45 mereka harus melintasi jalan raya Kecamatan Lima Puluh. Tak Pernah Dirawat Desa Sei Bingai dan Dusun Paya Salit Sebertung Kecamatan Bohorok, terdiri 16 pemuda In- donesia dan 16 pemuda Kenada. Mengakhiri kunjungan Dirjen Urusan Pemuda Kanada dan rom- PRESIDEN: 3.00-5.00-7.30-9.30. Band of Hand. MAJESTIC. 3.30-5.30-7.30-9.15. Karate Kid II. OLIMPIA: 3.00-5.00-7.15-9.00. Perempuan Malam. JUWITA: 3.00-5.00-7.15-9.00. Robo Cop. GOLDEN: 3.30-5.30-7.30-9.15. Once Moore With Love CITY 3.00-5.00-7.15-9.00. Her Private Life. HORAS: 3.00-5.00. Sword of Win Bell 7.15-9.00. Code of Honor. KESUMA 3.00-5.45-8.30. Marte Damtak. RIA: 3.00-5.00-7.15-9.00. Blue Velvet. DELI: 3.00-5.00-7.15-9.00. Down Twisted. PELITA: 3.30-5.30-7.45-9.30. Robo Cop. AUDITORIUM: 3.30-7.45-9.30. Honorary Concul. BALI: 3.00-5.00 7.15-9.00. Romancing The Sword. RIANG 3.00-5.00-7,15-9.00. Jewel of Nile. SUMATERA Belawan: 4.00-8.00-10.00. Tinggal Sesaat Lagi. CAHAYA Belawan: 4.00-8.00-10.00. Balde Ki Aag. LABUHAN: 3.30-7.45-9.30. Robo Cop. BERINGIN JAYA: 3.30-7.30-9.15. King Kong. BERINGIN MABAR: 4.00-8.00. King Kong. BENTENG: 4.00-7.00. Marte Damtak + 9.30. Year of Dragon GEMBIRA P.Brayan: 3.00-5.45-8.30. Insaniyat. 9.30. PARADISO: 6.30-8.00. Beloved Ghost+ Spasm. WAHIDIN Theatre:3.00-5.00-7.15-9.00. Beloved Ghost. REMAJA Theatre: 3.00-5.00-7.15-9.00. Pelet. BRAYAN Theatre: 3.30-5.30-7.45-9.30. Perempuan Malam BAMBU Theatre: 3.30-7.30. Eastern Condor + 9.15. Madonna. SUKARAMAI Theatre:3.00-5.00-7.15-9.00. Jewel of Bupati Langkat H.Marzuki Erman bersama peserta program Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada di Paya Salit Bohorok. (Waspada-A.03). TONTONAN Nile SKIP Theatre: 2.30-5.00-7.30. Insaaf + 9.45. Emerald Forest. HELVETIA Theatre 1.30. Loha + 3.30-7.30-9.15 Omega Syndrome. Cintaku GEMBIRA Loh Ayok: 3.30-5.30-7.30. Dirumah Susun 9.15. Thai Girl. IRAMA Kp.Baru: 3.30-7.45. Lady in Black + 9.30. Jewel of Nile. Hirako Pd.Bulan: 3.00-5.00-8.00. Jawab Huni - 10.00 Night Mare. MERPATI Tg.Rejo: 4.00-8.00. Toism Drunkard T.GEMBIRA Kp.Lalang: 4.00-8.00. Insaaf 0.00. Waspada yang sengaja tu- run ke lapangan, Senin (1/2), menemukan kondisi jalan pro- vinsi yang menghubungkan Ko tif Kisaran - Desa BP.Mandoge cukup memprihatinkan. Selain rusak berat, beberapa bagian di antaranya tak bisa lagi dilalui berbagai jenis kendaraan. Menurut Pembantu Bupati Wil-I Drs.Selamat Priyoto, peserta program pertukaran Pemuda In- donesia Kanada di daerah ini melaksanakan beberapa program. Seperti mempelajari kebudayaan setempat, merangsang masyarakat guna membenahi 500 meter sarana jalan setapak, membangun kolam ikan di Pamah Semelir. Membuat kebun percontohan hortikultura, pembangunan 600 meter jalan desa dan tali air di Paya Salit serta memberi les bahasa Inggeris terhadap pemuda setempat. (A.03). 3.30-5.30-7.30-9.30. Perempuan Malam. SUNGGAL Theatre: 4.00-8.00. Insaniyat. BAHAGIA Ps.Merah: 2.30-4.30-7.15-9.00. Tirai Perkawinan. NASIONAL JI.Serdang: 3.30-8.00. Jhoni Indo. BUDI Krakatau:3.30-7.30-9.15. Wanted All Criminal. GAYA Baru Jl.Bhakti: 2.30-5.00-8.00. Sheela. HORAS Sp.Amplas: 4.00-8.00. Shoulin Temple III. Nyi Blorong MAKMUR Bt.Kuis: 8.00-10.00. No Mercy. MADYA Binjei 3.30-5.30-7.30-9.30. The Girls. BINJEI Theatre: Armed Responce. RIA Binjei: 3.30-5.30-7.30-9.30. Police Women. DELI Binjel: 3.30-5.30-7.30-9.30. Malaikat Bayangan. LANGKAT Tg.Pura: 3.30-7.30. Jhoni Indo+ 9.15. That Has Blue Eyes. BRANDAN Theatre: 3.30-5.30-7.30-9.30. Code Name Zebra. Malam. SURYA P.Brandan: 3.30-5.30-7.30-9.30. Perempuan ABADI Tamora: 4.00-8.00. When Luck Comes + 10.00. Robo Cop. DELI L.Pakam: 3.00-5.00-7.15-9.00. Never Too Young To Die. RIA L.Pakam: 1.00-3.00-8.00. Kugadaikan Cintaku. BAHAGIA Perbaungan: 2.30-4.00-8.00. Sex Hocker. ASIA Perbaungan: 2.30-4.00-8.00. Panah & Jantung. RAMPAH Theatre: 3.30-7.30-9.30. Man Hunt. HORAS Kp.Pon: 8.00-10.00. Karma. PRINCE T.Tinggi: 1.30-3.30-6.30-7.30-9.30. Heart Break Ridge. Blood. METRO T.Tinggi: 1.30-3.30-5.30-7.30-9.30. Love in DELI T.Tinggi: 1.30-3.30-5.30-7.30-9.30. My Love My Distiny. RIA T.Tinggi: 1.30-3.30-5.30-7.30-9.30. Hot Girl. RIA Kisaran: 3.00-5.45-8.30. Insaaf. JAYA Kisaran: 3.30-5.30-7.30-9.30. Tiger Shark. STAR Tg.Balai: 2.30-4.30-6.00-8.00 10.00. Depan Bisa Belakang Bisa. GARUDA Tg.Balai: 2.30-4.30-6 00-8.00-10.00. Pelet. VIRGO SI-Borong2: 4.00-8.00. Magnificen Three. GARUDA R.Prapat: 3.30-6.00- 30. Parivaar. RIA R.Prapat: 3.30-5.30-7.30.30. How To Sduce. RIA Aek Nabara: 8.00-10.or Extreme Prejudice. - Putus lan itu, pihak Dinas PU Seksi sakan jalan provinsi ini, bebe Asahan tak pernah turun mela rapa harga kebutuhan pokok di kukan perawatan. Karenanya Desa BP. Mandoge ikut melon- tak mengherankan kalau kon- jak, biasanya harga minyak disi jalan bertambah parah sam- tanah Rp.150 per botol naik menjadi Rp.200 per botel. pai dengan berita turun. keru (A.16) ini Ironisnya setelah "MEMANG sudah lama aku merindukan saat-saat gembira un- tuk berkumpul bersama," sahut Thamron. "Sudah lama kan kita tak bersama-sama ? Sekitar dua bulan...." Salah satu ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kisaran-BP.Mandoge yang tak dapat dilalui kenderaan lagi. (Waspada/A.16). Rencana Pemindahan SMPN III T.Tinggi Dalam Penjajakan tentunya SMP Negeri III dan STM- YPD. Bila kelak kompleks ini sudah kosong, bakal dijadikan lokasi Tebingtinggi, (Waspada) Walikota Tebingtinggi Drs. Rupai Peranginangin men- jelaskan, rencana pemindahan kas lokasi SMP Negeri III di Jalan diharapkan mampu Thamrin Kelurahan Pasarbaru pemasukan Kecamatan, Padanghulu, sampai saat ini masih dalam penjajakan, justru di mana letaknya nanti belum Tebingtinggi. tahu. Rawan Banjir Menurut Walikota, selain SMP Negeri III, di kompleks ini juga beroperasi SMEA Negeri, SMEA teladan dan STM-YPD, yang kon- disi bangunannya tak memadai lagi buat ditempati, mengingat kon- truksinya sudah lama. Tidak itu sa- ja, kompleks yang bersisian dengan Sungai Bahilang, demikian rawan akan bahaya banjir, yang setiap musimnya bisa mempengaruhi situasi belajar. "Kau yang selalu sibuk. Aku sering ke mari," jawab Pardi. "Ya kan Kemala ?" senyum. Yang ditanya hanya ter- "Bagaimana sudah bisa di- mulai," kata Irman. "Sabar. Jangan buru-buru," -sahut Pardi. Mereka bercerita diselingi suara tinggi dan tak jarang meledak- ledak. Tertawa cekikikan, saling mengajak dan mencemech. Namun mengesankan keakraban yang tulus. Mereka memang sebaya. Kalaupun berbeda usia, hanya berselisih beberapa tahun. Biasanya Pardi yang jadi tumpuan cemech, lelaki itu belum berkeluarga, padahal usianya sudah terlambat dan telah Penjelasan walikota ini dike mukakan menjawab pertanyaan se- Menyinggung masalah bangun- an hotel yang terbengkalai di bekas terminal bus sudut pertigaan Jalan D.I.Panjaitan dan Diponegoro Kelurahan Rambung Padanghilir walikota membenarkan pengelo- laannya bakal dialihkan kepada jumlah wartawan, Senin (1/2), kamar kerjanya. Didampingi Kabag Humas Radjuddin Harahap, waliko ta mengatakan dalam rencana pemindahan ini tentunya, pihak swasta lain yang kelak meren- pemerintah tak mau dirugikan, sekalipun maksud pemindahan demi peremajaan kota. canakan membangun 35 unit perumahan semi mewah, yang disesuaikan dengan kondisi dan luasnya lahan. Kalau SMEA negeri dan tela dan, menurut walikota, tak ada masalah. Karena, kedua sekolah ini sudah memiliki gedung baru. Jadi yang menjadi pemikiran dewasa ini Tebingtinggi, kini sedang dilancarkan Polres Deliser- dang ternyata mendapat dukungan positip dari pihak PTP-Wilayah I Sumut dan Aceh. Pihak PTP ini sudah memerintahkan petugas ke- amanannya membantu patroli Pol- res Deliserdang tersebut demi kelancarannya. Pernyataan dukungan ini dike- mukakan pihak PTP, dalam suatu pertemuan Paparan Patroli Per- kebunan, Jum'at (29/1) sore, di kantor Badan Musyawarah Perke WASPADA Tanjung Balai, (Waspada) Perintah bongkar dari Pemda Tk.II Kotamadya tanjung Balai terhadap bangunan liar milik dr.T, di Jalan Saidi Muli Tanjung Balai tidak terlaksana. Sampai Selasa, (2/2), dr.T, tetap tidak mengin- dahkan perintah bongkar tersebut. Ayah bermain kartu, istrinya menemaninya sekaligus memberi komentar dan cenderung menga- jari ayah. Tetapi ketika ayah mulai kalah, dia memukul meja, kesal dan mengupat. "Sudah berkali-kali kukatakan jangan ikut campur, tetapi kau menggurui." Teriak Harlan, Bangunan liar milik dr.T, itu berbentuk pagar beton dan garasi mobil secara permanent di atas tanah milik cacat Veteran, A.Nuhin Haji Jamil yang terkena eksekusi atas perintah Pengadilan Tinggi Sumatera Utara. Secara hukum dr.T, menangi sampai ke tingkat TUJUH BELAS - 1 perumahan dan pertokoan yang Dukungan PTP Wil-l (Waspada). Patroli Perkebunan yang pula lama bekerja. Sedangkan Thamron, yang tinggi besar dan berkulit agak kelam, mengelola usaha pengukuran kelapa. Irman seorang penjahit pakaian, ia sudah punya toko sendiri kendati masih menyewa. menambah Pemda Ibu menghidangkan minuman serta penganan ringan di meja. Yang lain memperhatikan hidangan yang sedang diletakkan. Ayah men- comot kacang asin beberapa biji, diikuti Thamron dan Irman. Pardi mengulum senyum di bibirnya, sisa tertawanya masih kentara menyang kut karena menahan geli. "Ayolah, apa yang ditunggu lagi?" tukas Irman. "Makauan sudah terhidang dan kartu baru Kita mulai ya..." lalu Irman membuka kartu dan mengocok-ngocoknya, membagi-bagikan. Mereka main remi, taruhan uang tapi dalam jumlah yang kecil. Tertawa mereka Pengelola pertama, Fathi Siregar, menurut walikota, menga- jukan penawaran Rp.175 juta. Sedangkan calon investor swasta yang baru tersebut sanggup Rp.150 juta. Tentang berapa besarnya ang- garan proyek tahun 1988/89 di Pemda Tebingtinggi, walikota belum bisa mengemukakannya, sebab RAPBD nya masih dalam penyusunan. Mengenai peningkatan disiplin pegawai, walikota mengatakan saat ini baik. Absensi harian maupun ap- pel sudah diikuti dengan tekun oleh pegawai. (A.21) Tapanuli Selatan, (Waspada) Beberapa ruas jalan raya lintas Kecamatan Sosa, Kabupaten Tapa nuli Selatan, terancam putus. Demikian hasil pantauan Waspada ke lapangan beberapa hari, yang lalu. Patroli Perkebunan Dapat Pelantikan Pejabat Eselon V Bappeda Tapteng, (Waspada). bunan Jalan Tengku Daud Medan yang disampaikan Kapolres Deliser- dang Letkol.Pol.Drs. Wenny Se- tiawan. Menurut Kapolres kepada pers di kamar kerjanya, Senin (1/2), luas areal perkebunan baik milik Negara maupun Swasta di Deliserdang cu- kup luas mencapai 90 persen. Se- belum patroli berjalan, pencurian di sini cukup meningkat, dan banyak oknum kepala desa terlibat, kata Kapolres Drs. Wenny Setiawan. (A.12). Ruas Jalan Raya Di Sosa Terancam Putus Di antaranya jalan yang meng hubungkan Desa Pagaran Dolok de- ngan Desa Parmainan, Desa Sibo dak-Lubuk Bunut, Desa Pasir Am- 35 Unit bahan bangunan rumah. (CBKN). Mahkamah Agung R.I, namun pro- sedure Pemerintahan A.Nuhin memiliki kekuatan sertifikat yang dikukuhkan kembali oleh Menteri Dalam Negeri. polu- Lembah Simandiangin. Pengemudi bus yang ditemui di Pasar Ujung Batu mengatakan, be berapa ruas jalan raya yang teran- itu cam putus sudah barang tentu penghambat yang paling menonjol bagi kelancaran lalu lintas di daerah ini. Negeri Puluhan pelajar SMP Pasar Ujung Batu yang pergi pulang sekolah dengan memakai sepeda Berhubung status tanah tersebut syah milik A.Nuhin Haji Jamil yang mendapat pengukuhan Mendagri, Walikotamadya Tanjung Balai dengan suratnya tertanggal 12 Agustus 1986 No.621.2/4445, yang ditandatangani Sekwilda Tanjung Balai, Drs.R.J.Hadi Siswoyo. setiap hari melewati jalan itu, mengatakan, sering terlambat ke sekolah karena terpaksa men- jalankan sepeda pelan-pelan saat tiba pada ruas jalan yang terancam putus itu. Minta Bantuan Korban banjir desa Aek Tinga Kecamatan Sosa Kabupaten Tapa nuli Selatan, minta bantuan. Kepala Desa Acek Tinga, H.Sutan Tua Hasibuan, Senin (25/1), kepada Waspada menutur kan, sejak terjadinya bencana alam tahun yang lalu hingga kini banjir para korban belum pernah ma bantuan apapun. Berkaitan dengan terjadinya pembangunan pagar beton dan garasi mobil secara liar serta tidak tak lagi terdengar. Yang muncul ketekunan memikirkan dan meng- hayati permainan. Kartu di tangan terbentang, tapi selalu berusaha kar- tu milik orang lain. Kendati taruhannya tak seberapa, per- mainan itu menuntut kejelian dan perhitungan yang tepat. Salah melemparkan kartu bisa menguntung kan pihak lain. Memberi nilai tinggi untuk lawan berarti sama dengan membunuh diri sendiri. Peluang un- tuk orang lain merebut angka harus dialihkan pada kita, kalau memang ingin memenangkan permainan. Karena itu mesti berhati-hati, menghayati setiap kartu yang dilem- parkan dan mengamati kartu yang dibuang pihak lawan. HUT PPP Tapsel Di P.Sidimpuan Areal Pertanian Menurut walikota, Pemda Te bingtinggi akan memanfaatkan potensi yang ada saat ini, yakni areal pertanian yang sudah lama terlantar, dan ini bukan hal mustahil bagi masyarakat Tebingtinggi. Bayangan selama ini, petani itu Perintah Bongkar Pemda Tg.Balai Tak Terlaksana kampungan harus kita hilangkan jauh-jauh. Khusus saat ini sudah dibuka areal pertanian di Kecamatan Padang Hulu dan Keca matan Rambutan yang diberi nama pengairan Tirta Mulya. Kese- muanya untuk memenuhi harapan masyarakat. Ruang makan semakin sunyi, sesekali memang masih terdengar suara decak kekesalan. Harlan, Ir- man, Pardi dan Thamron tekun menghayati permainan. Kemala duduk di dekat ayah, sesekali la mengajari kartu yang mesti dilem- parkan. Harlan diam saja digurui begitu, tapi bukan berarti ia tak membantah. Palembang, Juni 1821: Masa Kerajaan Palembang menentang dengan gigih rencana Belanda untuk menjajah Palembang walaupun dengan cara paksaan memerangi kerajaan tersebut. Ketika itu Belanda mengerahkan armada yang tidak terbilang banyaknya. (Dok. Waspada). PLN Sub Ranting Aekkanopan Kecewakan Pelanggan Aekkanopan, (Waspada) petugas rekening listrik. Sebab pembayaran bulan lalu jauh lebih rendah diban- PLN Sub Ranting Aekkanopan Ranting Rantauprapat Cabang Pematangsiantar, hingga saat ini mengecewakan, terutama masya- rakat pelanggan. ding rekening bulan berjalan. Menurut kalangan PLN Sub Aekkanopan keterlam- silap menaksir/mencatat jumlah pemakaian arus, apalagi pelanggan memasang kotak me- teran dan terkunci pula sehingga sulit untuk dilihat petugas pencatat. Ranting Mesin pembangkit listrik belum batan pendistribusian arus terka Kekecewaan masyarakat dang karena ada gangguan jaringan karena jam mendistribusi arus dan terlambat pencasan kepada konsumen tidak menentu. meneri Seperti Kamis (28/1), pendistribu- baterai (aki). sian arus listrik pukul 19.00 Wib (biasanya 17.00 Wib), sehingga pu stromking, lampu dinding (teplok) bahkan lilin. arus Keterlambatan listrik bukan sekali ini, tapi sudah berulangkali. Kerugian Mencapai Rp.10 Juta pelanggan sempat menyalakan lam- Kepala desa mengatakan, sete lah dihitung dan diperincikan, jumlah total kerugian akibat banjir itu mencapai Rp.10.000.000.-. Jenis korban, antara lain 9 rumah, di an- taranya tiga tidak terpakai lagi, perabotan rumah serta sejumlah pakaian keluarga, ternak ayam 25 ekor, ternak kambing beberapa ekor, beberapa hektar tanaman padi yang mulai menguning, getah men- capai 1500 kilogram dan sejumlah Ketegangan semakin memun- cak seiring dengan malam yang semakin larut. Kemala masih sering mengoceh, mengajari suaminya Padangsidimpuan, (Waspada) Dunia politik akan sepi, sekiranya PPP tidak hadir dalam kehidupan politik nasional, PPP memang diperlukan, dan diperhi tungkan serta ayah kehadirannya. Karena itu kewajiban kita untuk memperkokoh PPP sehingga men- jadi kekuatan sosial politik yang an- dal, menjadi mitra yang berwibawa, lebih disegani dan dihormati. Demikian antara lain Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pem- bangunan DR.H.Jailani Naro,SH dalam pdiato tertulis yang dibacakan Pengurus DPC PPP Tapanuli Selatan Najamuddin Nasution, ketika memperingati hari ulang tahun ke-15 PPP di Pa- dangsidimpuan, Minggu (31/1). Usai peringatan, diadakan pen- jamuan anak yatim serta pemberian bingkisan kepada seluruh Komisaris PPP Kecamatan se-Tapanuli Selatan. (A.37) yang kelihatan gelisah. "Sudah, jangan ikut campur. Tidurlah, sudah malam..." suara Harlan mengingatkan. Tapi Kemala tak mengindah- Ketua Bappeda Tapanuli Tengah Ir. Sodugaon Simanjun- tak, Senin pekan lalu, melantik tiga pejabat eselon V di ling- kungan Bappeda. Ketiga pejabat tersebut, Ricard Situmeang menjadi Ke pala Urusan Penyusunan Ren- cana. Demeria Simamora seba gai Kepala Urusan Umum dan Sahmianur Tanjung sebagai Kepala Seksi Statistik dan Dokumentasi pada Bappeda Tapanuli Tengah. (A.40) memperoleh izin bangunan dari Pemda Kotamadya Tanjung Balai, secara resmi Sekwilda Tanjung Balai mengeluarkan ultimatum surat perintah bongkar terhitung tanggal 27 Januari 1987 dalam tem- po 2 x 24 jam. Kabag Humasy Pemda Tan- jung Balai, H.Rusli AR menjawab pertanyaan Waspada di kamar ker- janya, Selasa (2/2), mengatakan Pemda menyerahkan kasus tersebut untuk penyidikan kepada Polsekta Tanjung Balai. "Pada prinsifnya Pemda tetap akan membongkar bangunan liar tersebut," ujarnya. (A.25) Pelanggan juga selalu merasa heran dan terkejut saat membayar kan. Ia masih tetap duduk di sam- ping suaminya, memperhatikan se- tiap kartu yang dilemparkan ke me- ja, mengamati setiap ada yang "memakan" kartu yang dibuang, tertawa bila ada yang menarik uang taruhan. Masing-masing mengerut- kan kening, mengangkat alis dan sesekali memukul meja pertanda kesal. Ketegangan mulai meme rangkap Harlan. Sudah beberapa kali ia tak pernah menarik uang taruhan. GAMBAR TEMPO DOELOE "Tidurlah, sudah larut" katanya mengingatkan istrinya. Kemala masih tetap di tempat duduknya. Kartu dibagikan oleh Irman yang baru menarik uang taruhan. Harlan mengambilnya dengan ketegangan yang masih mengganjal. Kemala memperhatikan kartu yang diterima suaminya. Tidak Ada Proyek SIAP Di T.Tinggi Tebingtinggi, (Waspada) Untuk tahun anggaran 1987/88 Kotamadya Tebingtinggi tidak mengenal proyek SIAP. Sampai Januari 1988 hanya tinggal empat proyek belum rampung dan akhir Pebruari akan selesai semuanya. Walikota Tebingtinggi Drs. Ru pai Peranginangin didampingi Kabag Pembangunan Drs.Rijalud- din Dalimunthe dan Humas Pemda Yan Rajuddin Harahap pada temu pers, akhir Januari, mengatakan proyek yang dikerjakan kontraktor di Tebingtinggi pada umumnya ber- jalan baik, meskipun ada beberapa kontraktor perlu mendapat per- Kemudian terdengar suara me- ja dipukul. Harlan yang melakukan. la kesal dan mengumpat, tak sekedar melakukan tindakan itu, ia melayangkan tangannya ke tubuh wanita muda yang mengajarinya. "Sudah berkali-kali kukatakan jangan ikut campur, tapi kau tetap saja menggurui", teriak Harlan. Pardi dan Irman beranjak ke ruang tamu, disusul oleh Thamron. Mereka duduk dengan gelisah. Dari dalam terdengar suara sesenggukan, teriakan dan bentakan sesekali menyelingi. "Kalau kau tak menggurui aku ingatan atau teguran karena kerjanya. Empat proyek yang belum selesai dan akhir Pebruari diperkirakan rampung 100 persen, saat ini masih terus dikerjakan pelaksanaannya. Keempat proyek, Proyek KIP yang dikerjakan CV.Amal Maju, membuat parit beton sepanjang jalan Bandar Sono, Kampung Tempel, dan Thamrin hingga Sei Bahilang. Parit tersebut sebagai penampungan air dari beberapa kelurahan. Pembetonan pinggiran Sungai Bahilang secara bertahap, mengatasi kebanjiran, dan ini tersendat karena keadaan alam. Pelebaran Jalan Darat yang diswakelola Dinas PU Tebingtinggi, dan Pembangunan SD Inpres ber- tingkat di Kelurahan Brohol oleh CV.Pribumi karya. Pokoknya, di sana tak ada persoalan apa-apa. keadaannya, ucap Memang Peranginangin. Saat ini sedang direncanakan membuka areal persawahan di Kecamatan padang Hilir lewat Sungai Segiling. Sudah ditinjau, memang medannya sedikit agak berat dibanding yang ada di dua kecamatan lain. Namun demikian, kita akan usahakan untuk mem- bukanya dengan kerja sama masyarakat di sana, ujar Rupai Peranginangin. (A.13) mungkin akan menang. Ini tidak ingin turut campur. Kan permainan laki-laki! Sudah berkali-kali kusuruh tidur. Sudah berkali-kali kan?" Gunungsitoli, (Waspada) Thamron mengajak Pardi ke- luar dari rumah. Irman ikut ber- sama mereka. Ketiganya menghi- lang ditelan kelam yang merayap sepanjang malam. Dingin mulai menusuk, namun mereka tetap meneruskan perjalanan ke rumah lama ini diservis, sehingga empat malam pelanggan tidak menikmati cahaya listrik kecuali sebagian kecil pelanggan yang menerima arus dari mesin pembangkit ukuran mini/ Terjadinya perbedaan pemba- yaran rekening pelanggan terkadang lama. (A.55). Polres Nias Usut Pelaku Penempelan Selebaran Gelap sudah selesai pengusutannya nanti akan memberikan keterangan pers untuk pulang. Sementara itu Harlan dan istrinya mulai mengemasi diri untuk beranjak tidur. Tak terdengar lagi suara yang tinggi. Masing-masing tak bersuara. Tapi sesekali sesung- gukan wanita muda yang membela kangi Harlan masih terdengar. "Sudah! Sudah! Berisik, tidurlah! Menangis lagi, bosan.... bosan aku mendengarnya!" Mereka terlelap kendati tak se- nyenyak biasanya. Malam merang- kak makin jauh, makin jauh.... jauh.... Peristiwa seperti yang terjadi malam itu bukan hanya kali itu. Harlan mulai menunjukkan dirinya. Ketegangan demi ketegangan tak jarang terjadi. Persoalan di toko kadangkala dibawa pulang ke rumah, kekesalan yang sebelumnya tertahan ditumpahkan pada orang lain. Kasus penempelan selebaran gelap belum lama ini di Kota kepada wartawan sebagaimana adanya, ujar Silalahi, penuh harap. Gunungsitoli dan Kecamatan Gido, sedang dalam pengusutan pihak berwajib secara intensif guna mengetahui pelakunya. Kasus selebaran gelap yang beredar di Kota Gunungsitoli, 29 Desember 1987 serta awal januari 1988 di Kecamatan Gido, sudah menjurus untuk menghasut masya rakat berantipati kepada pemerin- tah serta merongrong wibawa apa- rat Pemda Tingkat II Nias. Sedang Kapolres Nias Letkol.Pol.Drs. Djaiman Silalahi kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa pekan lalu, mengatakan, kasus ini bukan seperti mengusut tindak pidana kan pelakunya sampai saat ini be- biasa tetapi justeru sudah berbau politik. Untuk itu dalam pengu-. sutannya perlu secara matang sehingga pihak berwajib dapat mengungkapkan pelakunya. lum diketahui secara pasti. Silalahi Setelah pulang sekolah, aku mulai asyik dengan diri sendiri, bergabung dengan teman-teman mengharapkan penger- tian pers agar dalam pemberitaan- nya mengenai kasus selebaran gelap di Gunungsitoli tersebut, tidak mengganggu jalan pengusutan pihak berwajib. Saya berjanji, kalau P.Siantar, (Waspada) Keempat fraksi DPRD Sima- lungun sependapat menerima Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) menjadi Perda. HALAMAN VI 1744 Persetujuan tersebut, disam- paikan keempat fraksi dalam sidang DPRD Simalungun, Senin. DPRD Simalungun Menerima. Dua Ranperda Jadi Perda Kabag Humasy Pemda Nias Zemi Gulo, SH, ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak berani memberikan keterangan pers menge nai pengusutan kasus selebaran gelap tersebut karena hal itu bukan wewenangnya. Lebih baik tanyakan saja kepada pihak berwajib, katanya akrab. (A.52) sebaya. Di tanah lapang yang ter- dapat di mulut gang, biasanya kami berkumpul di situ. Mengulur be- nang bermain layang-layang. Keceriaan masa kanak-kanak ter- pancar dengan kegembiraan yang tulus. Namun ayah tidak suka aku ikut bergabung dengan teman- teman sebaya melakukan per- mainan adu layang-layang dengan benang gelasan. Katanya, selain memboroskan uang juga tidak baik bagi mata yang selalu memandang ke langit dan tak jarang menantang matahari. Apalagi untuk berebut mengejar layang-layang yang putus tali, suatu pekerjaan yang sia-sia dan mengundang resiko besar. Ia menunjukkan masing-masing orang yang membawa galah tinggi dan di atasnya dikelitkan ranting-ranting yang mirip pohon natal. Kata ayah, galah itu lebih menyerupai senjata daripada alat untuk menjangkau layang-layang yang putus tali. Kalau ada yang kesal dan iri, lalu menghunjamkannya ke tubuh sesa ma yang berebut layang-layang, bisa berakibat fatal. Aku mengangguk saja mendengar cilotehnya. itu disampaikan G.Marpaung dari Fraksi ABRI, Drs.Darwin Damanik dari Fraksi PP, Suarno dari Fraksi PDI dan Rasian Saragih dari Fraksi Karya Pembangunan. Kedua Ranperda yang dia- jukan Pemda Simalungun tersebut, penyisihan/pemindahan inventaris Pemda kepada PDAM Tirta Lihou, pemasangan baru air minum, tarif air minum, perbaikan kerusakan dan penyambungan kembali aliran air minum serta perubahan pertama kali Perda nomor: 19 tahun 1975, tentang tarif pengobatan pada Dinas Kesehatan Dati-II Sima lungun. Pendapat akhir keempat fraksi Tiga Laki-laki Berbahasa Inggeris Lakukan Pencurian Emas Namun permainan itu sukar membantahnya bahwa memberikan kepuasan yang sangat. Aku mengumpulkan uang dari pembe rian ayah untuk jajan, lebih sudi menyimpannya ketimbang membe lanjakan. Ibu juga kadangkala memberiku. dan kuhemat- Dalam kesempatan itu Bupati J.P.Silitonga menyampaikan nota keuangan sebagai pengantar ren- cana perubahan/tambahan ang- garan pendapatan dan belanja daerah (APBD) tingkat II- Simalungun untuk disyahkan.. P.Siantar, (Waspada) Tiga Pemuda berpakaian rapi pandai bahasa Inggeris melakukan pencurian emas di P.Siantar, Rabu (27/1). Ketiga laki-laki parlente itu turun dari sedan warna coklat di depan toko Suriani Jalan Sutomo P.Siantar. Ketiga laki-laki itu masuk dengan maksud membeli gelang rantai emas 40 gram. Memenuhi keinginan ketiga laki-laki parlente itu Rosmida, 25. Pemilik toko emas mengeluarkan sejumlah gelang emas berbentuk rantai dari dalam etalase. Ketiga laki-laki itu mengamatinya satu persatu, akhir- nya mengatakan tidak ada yang cocok sekaligus beranjak dari tempat tersebut. Dalam nota keuangan dan perubahan/pertambahan APBD tersebut dijelaskan ada kenaikan APBD Dati-II Simalungun tahun anggaran 1987/88 sebesar 60,54 persen, yakni dari Rp.7.315.370.100 menjadi Rp.11.744.301.871,80 berarti naik Rp.4.128.931.771,80. (A.27) Setelah kepergian ketiga laki-laki itu, Rosmida memasukkan gelang tersebut kedalam etalase. Sebelumnya terlebih dahulu menghitung ter- nyata satu dari sekian banyak gelang yang diperlihatkan kepada ketiga laki-laki itu tidak ada lagi Dalam pengaduannya di Polres Simalungun Jhoni mengatakan, gelang emas yang hilang tersebut 67,5 gram dengan harga Rp. 1.700.000. Dikatakan, ketiga laki-laki itu berangkat dari depan toko emas Suriani naik Toyota Hartop tanpa sempat dicatat nomor polisinya. (A.27) hematkan. Bukan untuk membeli sesuatu yang amat penting. Bukan. Tapi untuk suatu permainan yang mengasyikkan, membeli benang gelasan toko dan layang-layang. f Permainan itu bukan hanya milik teman-teman sebayaku. Bukan! Pak Lomo, orang kaya di sebelah rumah kami, setiap sore setelah bangun tidur, ia bermain layang-layang di tanah lapang itu dan turut bergabung dengan yang lain. Kehadirannya bukan sebagai dosen yang memberikan kuliah di muka kelas, sesuai dengan pro- fesinya, tapi untuk berbaur merebut keceriaan dan kegembiraan. Benang toko yang dipakainya tentu nomor wahid, ia menyukai warna oranye. Bukan hanya Pak Lomo, misalnya Pak Ragun yang lebih dikenal dengan "Pak RT" karena jabatan yang dipegangnya, ikut bersama yang lain mengadu layang-layang. Dan masih banyak yang lain. Dan ketika mendapati aku sedang asyik mengulur benang di tanah lapang itu, ayah memanggilku dengan suara datar. Aku terperan- jat. Ia menyuruhku pulang. Tapi aku hanya mengangguk, perkataan- nya tak kuindahkan. Sore itu ayah pulang dari tokonya, membawa bungkusan yang dibalut kertas koran, biasanya penganan sebagai oleh-oleh. Tak lama kemudian ayah menyusul ke tanah lapang. (Bersambung) 4cm JUMAT, 5 PER SEPUT MED Peninja Tim Komisi D bangunan DPE melakukan peninj jid Al-Hidayah Kecamatan Me Rabu. .ge Dalam penin DPRD Medan ya D.Simbolon juga ramah tamah den mesjid serta Lura yang menghara bangunan mesji dilanjutkan terus Lurah Titi K Sukaedi menga bangunan mesjid sekitar 60 persen tahun lalu sudah untuk tempat iba- (M.30). Berubah Terminal Sta Medan kini ben sebab pada temp dapat loket per TSSB milik seora Penjualan k mempergunakan dan bangku F selama ini dise calon penumpan tersebut kini dipe masyarakat per guna membaha disediakan pe TSSB tersebut. sampai kini tia tegoran dari piha siun bus tela menimbulkan masyarakat, mempengaruhi jar. (CEI). Pangab L Penga Tido Pesana Jakarta, (Waspaa Pangab Jer Moerdani menga komunis Pilipina ni sampai ke wilaya Pangab me menjawab perta menjelang sidang bidang Ekuin ya siden Soeharto di ta, Rabu. Apakah sud 1251 in tentang ancamam itu, desak warta 59 meneliti negara l NE Jenderal TNI. L Pangab m. di skuadron pesaw pesanan Indones cara bertahap s mulai awal Janu pesawat tersebu pula dengan sis memadai. "Pesawat r dijual kosong. T ja pesawat tem. musti ada perala memadai," kata Dengan ta pesawat F-16 itu jumlah pesawa menjadi tujuh S ale berbagai jenis p -Sky Hawk, OV- -gn Tiger. OF its. Au 42. 11 ib n ni 20 ing -01 161 BR RIT +3 Ins H GEL Pemda Bermul Solok, (Ant Ka.Kan Ir.Syahril H duduk berm Pelarangan Solok, ujar oleh Kanwil Kadok Keca dari puncak Menur taan dasar y letusan Gur Batuan gambur. Sell terutama pa jang aliran: bisa berular pada lereng tegasnya. Ketua bidang Ge mengatakar sungai kare menguntun yang semak ujarnya. Usaha cekdam dan tinggal dek tah, tegasm Men Semi Padang, (A Semin diadakan d peringatan Semin Pers Panca di padang jol, Univer Ket Drs. Karser jadwalkan Keuangan. PPG Depp Masil konperensi dalam pela Konk ketika Km setelah tib Perin koordinate Porwanas Harian Ke Pada taman buc Dewan donesia ya pena mas untuk per Dewa Februari c pers di Pa jasama D Menu bar dan masyarak Acar gedung P galo 7 Fell Manis 11 nelayan E