Tipe: Koran
Tanggal: 1992-09-28
Halaman: 01
Konten
4cm 2cm Perintis Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/ Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Relaksana K. Nadha K. Nadha ABG. Satria Naradha Widminarko Made Nariana Redaksi: Djesna Winada, Surawan, B. Ashrama, Adhy Ryadi, Gde Nym. Suryawan, Made Sumendra, Gde Suyadnyana, K. Abinawa, Agus Talino, Nym. Wirata,Alit Susrini Kantor Redaksi: JI. Kepundung 67A, Denpasar 80232. Telepon: 38582-38239, Fax: 27418 Teleks: 35191, Alamat Surat: P.O. BOX: 10 Denpasar 80001. Surat Ijin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 tanggal 24 Okto- ber 1985, Anggota SPS-SGP. Penerbit: PT. Bali Post. SENIN, 28 SEPTEMBER 1992 Gempa Bumi Guncang Ternate Jakarta- Gempa bumi berkekuatan tinggi (5,9 skala richter), Ming- gu pagi mengguncang Pulau Ternate, Ambon, Maluku seki- tar pukul 06.16 WIT, demikian laporan Kantor Badan Meteo- rologi dan Geofisika (BMG) di Jakarta, Minggu siang. Salah seorang staf BMG, Bambang menyatakan bahwa gempa tersebut mengguncang daerah sekitar Kepulauan Hal- mahera dan merupakan gempa terkuat sepanjang 32 tahun ter- akhir di daerah tersebut. Gempa dengan kekuatan tersebut dapat mengakibatkan kerusakan bangunan yang ter- letak di sekitar pusat gempa. Namun sampai berita ini ditu- runkan belum diperoleh kete- rangan lebih lanjut mengenai akibat yang ditimbulkan gempa (Bersambung ke Hal. 15, kol.6) Bali Post Hari Ini Kasus Uang Palsu..........2 Tabanan Berupaya Raih Adipura Kencana.......... 3 Ratusan Petani Protes...4 ISSN 0852-6515 Harian untuk Umum MILIK MONUME MILIKIONAL ARTA MONUMEN-PERS NASIONAL SURAKARTA Bali Post KONTINGEN PERTAMA Bocah-bocah Kamboja menatap penuh perhatian seorang tentara Jepang baru turun dari tangga pe- sawat transportasi C-130 sesaat mendarat di Bandara Pochentong Sidang Umum XIII AIPO Berakhir Mohamed Zahir Presiden AIPO Baru Jakarta- Sidang Umum XIII Organ- isasi Antarparlemen ASEAN (AIPO) di Jakarta, Sabtu be- rakhir dengan menghasilkan komunike bersama di bidang politik, sosial ekonomi, keorgan- isasian di samping memilih Ke- tua Parlemen Malaysia Tan Sri Dato Mohamed Zahir sebagai Presiden AIPO baru. Komunike bersama, selain berisikan pesan dan harapan para kepala negara/pemerinta- han ASEAN juga mencakup res- olusi di bidang politik, kaukus ekonomi Asia Timur (EAEC), utang luar negeri, kerja sama pariwisata ASEAN, peranan or- ganisasi-organisasi nonpemer- intah (LSM), kerjasama ASEAN mengenai tindakan anti-AIDS, pembangunan sumber daya manusia, peranan wanita dalam pembangunan kawasan. Sidang umum juga meng- hasilkan resolusi mengenai orang-orang lanjut usia, kerja sama ekonomi Asia Pasifik, Alatas: pembentukan area perdagang- an bebas ASEAN, rancangan pengefektifan tarif preferensial bersama (CEPT), perjanjian multilateral ASEAN tentangek- stradisi para terlibat narkotika, penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan berbahaya, lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, serta beberapa resolusi di bidang organisasi. Komunike bersama ini ditan- datangani oleh semua ketua del egasi, kemudian dilanjutkan dengan pidato mereka. Selan- jutnya, Ketua DPR RI, M. Kharis Suhud melakukan serah-terima jabatan Presiden AIPO kepada Ketua Parlemen/Delegasi Ma- laysia, Mohamed Zahir. Semangat Kharis Suhud di dalam pi- datonya mengharapkan, komu- nike bersama hendaknya bisa memberikan semangat dalam rangka melakukan usaha ber- sama membangun masa depan rakyat ASEAN menjadi lebih baik. Resolusi-resolusi bidang poli- tik dan keamanan kawasan itu, menurut Kharis Suhud, tidak hanya mendukung keputusan- keputusan KTT ASEAN dan KTT Gerakan Nonblok (GNB), tetapi juga mencerminkan soli- daritas ASEAN pada isu-isu yang sangat penting itu. Di dalam masalah kawasan, sekali lagi AIPO menunjukkan sikap bersama terhadap proses perdamaian Kamboja dengan menyerukan semua pihak un- tuk bekerja sama sepenuhnya dalam melaksanakan perjan- jian Fa untuk mengakhiri penderitaan rakyat setempat. "Kami juga mengimbau kepa- da masyarakat internasional untuk memberikan sumbangan dana kepada para pengungsi In- docina," kata Kharis Suhud. Mengenai masalah di Laut Cina Selatan, Presiden AIPO mengemukakan keprihatinan- nya, dan mengajak semua pihak (Bersambung ke Hal. 15, kol. 1) Dumas Bantu Cari Jalan Atasi Kebuntuan Kamboja New York- Menlu Ali Alatas mengatakan di PBB, New York, Sabtu (26/9), bahwa ia sedang mengadakan kontak dengan Menlu Prancis Roland Dumas untuk menjajaki kemungkinan tindakan-tin- dakan yang bisa mereka sum- bangkan untuk mengatasi jalan buntu dalam proses pelak- sanaan persetujuan Paris ten- tang Kamboja. Menlu Alatas dan Menlu Du- mas adalah ketua bersama Kon- ferensi Paris tentang Kamboja yang menghasilkan persetu- juan tentang penyelesaian poli- tik menyeluruh bagi konflik Kamboja. Sekjen PBB Boutros Boutros- Ghali pekan lalu mengimbau ke- dua ketua bersama itu untuk mengadakan konsultasi dengan dia dan utusan pribadinya un- tuk Kamboja, Yasushi Akashi guna membantu mencari jalan mengatasi kebuntuan akibat pembangkangan Khmer Merah dalam pengaturan fase kedua masalah militer faksi-faksi poli- tik di Kamboja. Berdasarkan persetujuan Paris, keempat kekuatan politik yang bertikai di Kamboja harus menempatkan pasukan bersen- jatanya ke dalam wilayah- wilayah kantung yang diawasi pasukan PBB. Persenjataan mereka harus diserahkan kepa- da pasukan PBB. Namun menurut laporan Sek- jen PBB kepada Dewan Kea- manan pihak Khmer Merah masih menolak melaksanakan ketentuan itu. Sependapat dengan Sekjen PBB, Menlu Alatas menyatakan kebuntuan dalam pengaturan masalah militer itu akan mem- bahayakan jadwal pelaksanaan pemilu yang akan diseleng- garakan PBB di Kamboja tahun depan. "Kami semua punya berpan- dangan kukuh bahwa hanya melalui pelaksanaan persetu- juan París secara total, kita dap- at mencapai penyelesaian yang adil dan menyeluruh bagi isu Kamboja," kata Menlu Alatas menjawab pers setelah men- gadakan pertemuan dengan Menlu Portugal Joao De Jesus Pinhero di ruang kerja Sekjen PBB. Karena itu, katanya, semua pihak harus sungguh-sungguh mematuhi seluruh ketentuan dalam persetujuan Paris itu. Alatas menjelaskan tin- dakan-tindakan selanjutnya yang mungkin dapat dilakukan- nya bersama Dumas ialah menyelenggarakan konsultasi dengan pihak-pihak yang bertikai dan kemungkinan juga dengan melibatkan anggota- anggota tetap Dewan Kea- manan yang diperluas seperti yang pernah dilakukan menuju persetujuan Parisitu. (Ant) Pengemban Pengamal Pancasila HARIAN PAGI TERBIT 16 HALAMAN Bali Post/Reuter Sabtu (26/9). Kontingen pertama tentara Jepang yang terdiri atas batalion permesinan, tiba di Kamboja untuk membantu operasi pemeliharaan perdamaian PBB di wilayah itu. Presiden Soeharto Tiba di Tokyo Tokyo- Presiden dan Ibu Tien Soe- harto serta rombongan Minggu kemarin pukul 17.20 waktu setempat (15.20 WIB) tiba di Bandar Udara Haneda, Tokyo, untuk kunjungan selama tiga hari di Jepang. Di Bandar Udara Kepala Ne- gara disambut Menlu ad interim Koichi Kato, Duta Besar RI un- tuk Jepang Poedji Koentarso, Duta Besar Jepang untuk In- donesia, Michihiko Kunihiro, dan tiga pejabat tinggi Ke- menterian Luar Negeri Jepang, Dirjen Asia, Tadashi Ikeda, Dir- jen Protokol J. Nakamura serta Direktur Divisi kedua Asia Tenggara, Keichi Hayashi. Menlu Jepang, Michio Watanabe masih berada di luar negeri, seusai mengikuti pem- bukaan Sidang Majelis Umum PBB ke-47 di New York. Kato ja- batan resminya Menteri Negeri/Sekretaris pertama Kabinet merangkap jurubicara pemerintah. Pesawat Garuda Indonesia MD-11 yang membawa Presiden Soeharto dan rombongan men- darat di Bandar Haneda dalam situasi angin agak ken- cang dan suhu mendekati 20 de- rajat celsius, terlambat 20 menit dari jadwal kedatangan pukul 17.00 waktu setempat (15.00 Wib). Pesawat meninggalkan Ban- dar Udara John F Kennedy, New York, Sabtu (288) pukul 14.00 waktu setempat. Lima Hari di New York Dilaporkan pula, Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto serta rombongan, Sabtu siang bertolak ke Tokyo setelah menyelesaikan kunjungan ker- ja selama lima hari di New York. Dengan menggunakan pe- sawat khusus MD-11 Garuda In- (Bersambung ke Hal. 15, kol. 7) Orang Jawa Punya Konsep Diri yang Bersifat Ganda Semarang- Pakar psikologi Universitas Flinders Australia Prof. Dr. An- gela E. Hope menyatakan orang Jawa mempunyai konsep diri (aku) yang bersifat ganda, yaitu aspek perilaku fisik luar yang disebut lahir dan realisme pen- galaman dalam yang disebut batin. "Perbedaan itu tidak berarti badan dan jiwa atau mental dan spiritual bagi orang Jawa bisa dipisahkan maknanya, tetapi menunjukkan adanya dua rangkaian fenomena dalam sis- tem kepribadian," kata Angela E. Hope pada hari terakhir kon- gres dan loka karya ke-9 Asosi- asi Konselor Pendidikan dan Psikologi Asia di Universitas Kristen Satyawacana (UKSW) Salatiga, Sabtu. Di satu pihak merupakan perasaan dan pengalaman pal- ing dalam pada manusia, dan di pihak lain merupakan perilaku luar manusia. Batin bisa digambarkan seba- gai aliran perasaan subjektif yang dirasakan secara lang- sung, sedangkan lahir adalah bagian kehidupan manusia yang bisa dilihat, seperti peri- laku luar, gerakan, postur dan bicara. Dua rangkaian itu, yaitu perasaan dalam dan aksi luar di- anggap bukan sebagai fungsi- fungsi yang lepas satu sama lain, tetapi saling terikat dan berhubungan, kata Angela, yang juga dosen UKSW itu. Dikatakan pula, orang Jawa juga memiliki konsep halus dan kasar. Istilah halus itu bisa be- rarti mulus, murni, berbudi baik, sabar, cantik, tidak gam- pang marah, elok dan beradab. Sebaliknya, kualitas tidak etis yang disebut kasar diartikan se- bagai tidak murni, tidak sabar, kasar, tidak pekadan vulgar. "Karena itu, kepribadian yang dianggap matang dan ideal dalam budaya Jawa adalah halus dalam aspek batin dan lahirnya," katanya di depan 170 (Bersambung ke Hal. 15, kol.6) Pemimpin Perusahaan Sekretaris Umum Manajer Iklan Manajer Sirkulasi Bagian Iklan A.A.Bagus Wirajaya Retno Endah Sada Kariawan, Kariadi Suryantha, Oka Wipraja Jln. Kepundung 67 A, Denpasar 80232 Bagian Iklan Telepon:25764-22937 Fax: 27418 Teleks: 35191 Senin s.d. Jumat 08.00- 19.00 Sabtu 08.00-13.00 Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan: Iklan Mini: minimum 2 baris maksimal 10 baris, perbaris Rp 2.5001klan Umum: Rp 3.000 per mmk. Iklan Keluarga: Rp 2.000 per mmk. Iklan Warna: 1 wama Rp 5.000, 2 wama Rp 5.500, 4 wama Rp 6.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 19.00. Bagian Langganan/Pengaduan Langganan: Jl.Kepundung 67A, Denpasar 80232. Telepon:25765-34224. Pager Telepon:26531 pesawat 407. Fax: 27418. Harga Langganan: Rp 8.500 sebulan. Pembayaran di muka. Harga eceran Rp. 400. Terbit 7 kali seminggu. Rekening BRI Denpasar Rekening BDB Denpasar Rekening BCA Denpasar Rekening Bank Aken Denpasar Rekening Bank Seri Partha 31-45.1065.4 173.804 440.700.61 900601028 02.1049 NOMOR 42 TAHUN KE-45 Konglomerat harus Mampu Ubah Orientasi Produksi Jakarta- Konglomerat harus mampu mengubah orientasi produksi untuk menghasilkan barang ekspor, sehingga produk Indonesia semakin mampu bersaing di pasar kawasan perdagan- gan bebas ASEAN (AFTA) dan blok perdagangan lain. "Untuk itu, pemerintah ha- rus berani mengubah struktur industri dan memberikan insen- tif berupa kredit bagi perusa- haan yang hasilnya untuk diek- spor," kata pengamat ekonomi Dr. Rizal Ramli dalam diskusi "Dampak dari Blok Perdagan- gan terhadap Ekonomi Indone- sia" di Jakarta, Sabtu. Selama ini, perusahaan milik konglomerat lebih banyak mem- produksi barang bagi pasar do- mestik sedangkan dalam lalu- lintas perdagangan interna- sional, mereka hanya sedikit memberi sumbangan bagi pen- dapatan nasional. Menurut dia, arah pemban- gunan industri yang dilakukan saat ini tidak saja membuat ner- aca perdagangan Indonesia de- fisit, tetapi juga mengakibatkan pasar domestik menjadi terlalu proteksi. Pemerintah sudah saatnya mendorong sektor industri na- sional lebih efisien, sehingga sektor tersebut menjadi sumber pendapatan negara yang strate- gis untuk menggantikan mi- nyak dan gas. Apabila kemampuan industri tersebut dapat digunakan den- gan maksimal, pendapatan dari ekspor minyak bumi dan gas da- pat digunakan untuk memban- gun berbagai infrastruktur di Indonesia Bagian Timur dan mengangkat kehidupan rakyat bawah, tambahnya. Antisipasi Untuk mengantisipasi mun- culnya blok perdagangan yang bersifat eksklusif, kata Rizal, Indonesia perlu memperkuat Dikalahkan Zhao Jianhua daya saing produksinya melalui peningkatan efisiensi produksi. Selain itu, Indonesia juga harus berupaya menembus pa- sar negara ketiga, seperti, Čili dan negara-negara di Jasirah Utara Afrika, untuk melakukan ekspor ke negara anggota blok perdagangan. Menurut dia, Indonesia hen- daknya selalu mengkaitkan berbagai produk dalam setiap perjanjian perdagangannya di dalam pola perdagangan yang diwarnai kerja sama regional dan kompetisi antarblok perda- gangan saat ini. Di pihak lain, pengusaha na- sional juga harus mampu men- goptimalkan setiap kesempatan yang ada di blok perdagangan dengan lebih mengenal kebu- tuhan pasar dan mengetahui hukum serta standar yang diter- apkan di blok perdagangan ter- sebut. Investasi dan kerja sama den- gan perusahaan asing dari ne- gara anggota blok perdagangan juga perlu lebih digiatkan untuk menerobos pasar blok perdagan- gan, kata Rizal. Saat ini, negara maju, seperti Amerika Serikat, menerapkan berbagai hambatan nontarif un- tuk menekan ekspor negara berkembang. Mereka menggunakan kuota, rules of origin (pemakaian kom- ponen lokal), undang-undang section 301 dan anti-dumping laws untuk menghadang mem- banjirnya produk negara maju, tambahnya. Diskusi yang diselenggara- kan Ikatan Sarjana Ekonomi In- donesia (ISEI) Cabang Jakarta tersebut berlangsung di gedung Badan Pendidikan dan Latihan Keuangan dan dihadiri sekitar 100 orang sarjana ekonomi. (Ant) Ardy Gagal Juarai Singapura Terbuka Singapura- Ardy B. Wiranata, satu-sat- unya pemain Indonesia yang tampil di final kejuaraan Konica Cup Singapura Terbuka, gagal menjuarai turnamen itu setelah dikalahkan unggulan Cina Zhao Jianhua 3-15 1-15 Sabtu sore. Ardy yang bermain tidak seperti biasanya, tampil menge- cewakan para penggemarnya karena hanya dalam waktu 21 menit dia ditundukkan unggu- lankedua turnamen yang berha- diah total 90.000 dolar AS itu, demikian dilaporkan dari Sin- gapura. Pada set pertama Zhao ber- hasil meraih tiga angka pertama karena bola Ardy berkali-kali keluar. Setelah perpindahan bo- la tiga kali pemain Indonesia yang diunggulkan di tempat per- tama itu baru mendapatkan angka satu karena bola Jianhua tidak berhasil melewati bibir net. Zhao yang diunggulkan di tempat kedua dan tampil kem- bali setelah absen dari beberapa even internasional berhasil mengungguli Ardy 7-3. Lagi-lagi bola Ardy keluar arena per- mainan sehingga Zhao unggul 3- 11 setelah pergantian bola dua kali. Pemain utama Cina itu tam- pil memukau dengan kombinasi serangan lewat smes-smes ta- jam dan permainan di depan net yang bagus serta kontrol bola yang baik menutup set pertama dengan skor 15-3 dalam waktu 10 menit. Di set kedua, peraih medali perak Olimpiade Barcelona itu, berusaha memberikan perla- wanan. Namun, Zhao telah membaca permainan Ardy. Zhao di set kedua meraih angka pertama dan kemudian, berhasil disamakan oleh Ardy, juara Indonesia Terbuka yang diselenggarakan di Semarang pekan lalu. Setelah perpindahan bola tiga kali, angka demi angka di- raih oleh Zhao berkat smes-smes tajamnya dan permainan di de- pan net yang acapkali tidak dap- at dijangkau Ardy. Zhao,juara dunia, yang sudah unggul 11-1 terus menekan Ardy. Servis-servis dan bola kembalian Ardy sering terlalu tinggi hingga dengan mudah di- matikan lawan. Ardy masih memiliki kesem- patan untuk menambah angka ketika skor 1-12, tetapi lagi-lagi bola Ardy keluar. Dengan smes di kiri-kanan Hari Bakti Pariwisata Ardy dan reli-reli panjang serta permainan di depan net, Zhao berhasil menundukkan Ardy 15- 1 dalam waktu 11 menit. Kedua pemain itu sudah bertemu 10kali termasuk di Sin- gapura Terbuka ini dan rekor untuk Zhao 7:3. Ardy men- galahkan Jianhua terakhir kali di Jepang Terbuka beberapa waktu lalu. Sementara itu, Menteri Pen- didikan dan Ketua Persatuan Badminton Singapura, Lee Yock Suan, menyerahkan hadiah pi- ala kepada para pemenang dan Manager Konica Singapura menyerahkan cek senilai 5.850 dolar kepada Jianhua, 3.600 dolar AS kepada Ardy dan mas- ing-masing 2.500 dolar kepada pemenang ketiga Thomas Stuer-Lauridsen dari Denmark dan Bambang Supriyanto dari Indonesia. Ketika penyerahan hadiah di- lakukan, Bambang tidak hadir karena dia datang terlambat. Hadiah kemudian diserahkan kepada pelatih tim putra/mana- jer tim Indonesia Indra Gu- nawan. Memberi Bola Ketika dimintai komen- tarnya tentang kekalahan Ardy, Indra mengatakan Ardy terlalu banyak memberi bola kepada lawannya dengan servis-servis tinggi sehingga dengan mudah dismes oleh lawan. "Ardy tidak pernah meny- erang dan tidak segera meng- ganti strategi ketika lawannya tidak mau diajak reli," tambah- nya. Dia mengakui bahwa Zhao Ji- nahua di final tampil bersih dan pukulan-pukulannya keras se- hingga kadang-kadang membu- at Ardy sulit mengatasinya. "Permainan net pemain Cinaitu juga bagus," tambah Indra. Sementara itu, Ardy yang di- tanya mengapa permainannya buruk, mengatakan lawannya bermain cepat dan penempatan bola-bolanya tidak disangka- sangka. ini, saya mengakui inilah pe- "Saya sehat-sehat saja hari nampilan terburuk saya," ujar Ardy singkat dan tampak me- nyesali kekalahannya yang te- lak dari pemain Cina itu. Ardy melangkah ke final sete- lah mengalahkan Thomas 12-15 15-8 15-2 sementara Jianhua menundukkan pemain Indone- sia lainnya, Bambang, 15-10 10- 15 15-10. (Bersambung ke Hal. 15, kol. 8) Investasi di Bidang Hotel Menggebu-gebu SECARA kebetulan, hari bakti pariwisata Indonesia dan hari pariwisata dunia jatuh pa- da tanggal yang sama, yaitu pa- da 27 September. Pada Septem- ber 1980, WTO (World Tourism Organisation) mengadakan konferensi sedunia di mana seti- ap anggota menyampaikan berbagai pemikiran, wawasan dan antisipasi terhadap kepari- wisataan yang ternyata benar menjadi industri sangat penting di dunia. Hal itu dapat terlihat dari jumlah wisatawan dan petugas yang melayani para wisatawan serta jumlah uang yang dibelanjakan, yang jauh lebih besar daripada belanja un- tuk barang otomotif, bahkan persenjataan sekalipun. Khususnya dalam Pelita V, sejak 1988 hingga sekarang, atau masa jabatan Soesilo Soedarman sebagai Menparpos- tel, Indonesia telah mengalami lonjakan-lonjakan luar biasa dan besar, baik dalam volume penanaman modal di berbagai sektor pariwisata (terutama akomodasi), maupun jumlah ke- Menkeh: Orang Ingat Hukum Residivis Tewas Tertembak Menaker: kalau Terlibat Perkara Bandung- Masih banyak penduduk In- donesia yang baru ingat atau sadar tentang hukum bila ia tengah terlibat dalam suatu perkara, kata Menteri Kehaki- man Ismail Saleh di Bandung, Sabtu malam. masyarakat Indonesia masih pembicara Menteri Tenaga memiliki kesadaran hukum Kerja Drs. Cosmas Batubara. yang rendah, ucapnya. Tunggu Protes Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja Drs. Cosmas Batubara menyayangkan, ba- nyak pengusaha di tanah air yang lebih senang menunggu munculnya aksi protes diband- ing terlebih dahulu memper- hatikan kesejahteraan karya- wannya. Untuk mencapai tingkat ke- sadaran yang lebih merata itu- lah, kata Ismail Saleh, pi- haknya telah dan terus melakukan berbagai upaya pe- Padahal, menurut Menteri, masyarakatan hukum bagi setiap warga masyarakat di ne- penduduk di berbagai daerah. gara hukum seperti Indonesia, Pemasyarakatan hukum berkewajiban untuk mengenal tersebut antara lain ditempuh dan sadar terhadap segala ke- dengan membentuk berbagai tentuan hukum yang berlaku di kelompok kadarkum, mulai negeri ini. dengan kelompok kaum wani- Justru dengan berbekal ke- ta, pelajar/mahasiswa, sampai sadaran hukum tersebut, sese- karyawan di berbagai perusa- orang senantiasa akan terhin- haan. dar dari bentuk-bentuk Di samping itu, telah di- perkara yang merugikan," jelas lakukan pula dalam bentuk Menkeh di hadapan peserta yang lebih besar dan menyelu- temu kadarkum (keluarga ruh di suatu tempat, yakni desa sadar hukum) di Bandung sadar hukum. Kendati tersebut. demikian, belum banyak desa di Indonesia yang telah menda- pat predikat desa sadar hukum, yaitu hingga kini baru tercatat dua desa di daerah Bali dan Su- matera Barat. Menkeh menyebutkan, ke- sadaran hukum yang tinggi tidak saja merupakan perisai diri untuk tidak melakukan hal-hal yang bertentangan den- gan hukum, tetapi sekaligus menuntun bagi tercapainya su- atu tujuan atau cita-cita. Segala tujuan, termasuk dalam upaya bangsa dalam menempuh pembangunan jangka panjang tahap (PJPT) II, tidak akan dapat berjalan seperti yang diharapkan jika Dengan kenyataan ini, di- harapkan di masa mendatang selain lebih banyak muncul kelompok sadar hukum, juga desa yang tersebar luas di In- donesia, kata Menkeh. Temu kadarkum yang diikuti sekitar 200 pengusaha di Ban- dung itu, menampilkan pula "Seharusnya para pengusa- ha sudah sejak dini memikir- kan nasib karyawan, atau pal- ing tidak mampu memberikan upah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan," kata Menteri dalam acara kadarkum di Bandung, Sabtu. Jakarta (Bali Post)- diplot dari 1993 (sesudah 1991 sebagai visit Indonesia year dan tahun 1992 ini sebagai visit ASEAN year) hingga tahun 2000 sebagai dasawarsa kunjungan wisatawan mancanegara ke In- donesia. Itu berarti, bahwa ke- sadaran wisata seluruh bangsa dan keterampilan dan keramah- tamahan seluruh jajaran indus- datangan wisatawan mancane- tiga, sesudah minyak bumi, kembali, Presiden Soeharto gara yang sejak 1987 sekitar yakni kayu lapis dan garmen telah meresmikan dasawarsa satu juta wisatawan menjadi (termasuk tekstil). Jumlah tahun 1990-an menjadi visit In- lebih dari 2,5 juta wisatawan pa- penyerapan tenaga kerja pun donesia decade. Dan sudah da akhir 1991. Belum lagi multi- lebih dari lumayan, karena sela- plier effects (yakni jumlah keun- ma Pelita V terserap jutaan tungan yang disisihkan untuk tenaga kerja tambahan khusus ditanamkan kembali sebagai di kepariwisataan, belum ter- modal tambahan) di dalam in- masuk di industri-industri kai- dustri ini sendiri, maupun in- tannya. dustri-industri yang langsung Makin besarnya tantangan terkait, seperti pangan, trans- kepariwisataan dunia, menje- por, pertokoan dan lain-lain. lang tahun 2000, Indonesia su- Karena makin menggebu- dah memproyeksikan akan gebunya penanaman modal di mendatangkan wisatawan tri serta para pejabat yang bidang akomodasi hotel ternya- mancanegara 9,7 juta orang per berkaitan dengan kepariwisa- ta telah memicu pula usaha di tahun. Dan menurut Biro Pusat taan di negeri kita patut se- bidang kondominium, padang Statistik seperti diungkapkan makin memenuhi tantangan golf, superblocks yang meny- dalam seminar Pariwisata Nu- yang semakin mendunia itu. atukan hotel, pusat hiburan, santara belum lama ini, wisa- pertokoan, perkantoran dan se- tawan domestik kini sudah bagainya. melakukan 70 juta kunjungan dalam 1991 dengan expendi- tures sekitar Rp 7 trilyun per tahun itu. Dalam jumlah pendapatan valuta asing pun sampai akhir 1991, yang notabene juga meru- pakan "tahun kunjungan wisata Indonesia" itu telah melewati jumlah 2,5 milyar dolar AS per tahun hingga mendudukkan kepariwisataan sebagai peng- hasil devisa nonmigas nomor Dengan demikian, jelas bah- wa arti hari bakti pariwisata bukan saja sangat esensial pada 27 September, tetapi bahkan se- tiap hari sepanjang tahun. Perlu kita catat dan ingat Dalam kaitan akan ke- sadaran, betapa vital kepari- wisataan sebagai salah satu bagian dari hajat hidup maupun manifestasi kehidupan sosial, ekonomi dan budaya manusia Indonesia, kita catat dan re- nungkan arti haribakti pari- wisata kita, bukan hanya untuk memperkokoh kesiapan kita (Bersambung ke Hal. 15, kol. 8) tempat di Jakarta dan Tange Perlu "Dikikis" Pengusaha yang Suka Lakukan Pembajakan asaan. Selain itu, manajemen seper- Residivis yang terlibat berba- rang tertangkap pada Jumat gai aksi perampokan dan penga- (25/9) lalu di daerah Batu Ceper, niayaan, Sabtu (26/9) dini hari Tangerang, Jawa Barat. tewas diterjang peluru petugas. Dalam pemeriksaan, ter- Gembong perampok ini Hg (24), sangka mengakui ia melakukan pernah membuntungi tangan serangkaian kejahatan tidak Jakarta- Ia memberi contoh bahwa di pengusaha maupun pemerin- karajika terjadi perselisihan. korbannya yang tidak mere- sendiri. Melainkan dengan be- Menteri Tenaga Kerja Drs. beberapa negara, pelatihan ker- tah. lakan perhiasan emasnya di- berapa kawannya yang saat itu, Cosmas Batubara menyatakan ja menjadi kewajiban, sehingga Dengan pelatihan, perusa- ti ini tidak akan menjamin ke- jarah tersangka. belum tertangkap. "Atas pen- prihatin melihat perusahaan pembajakan tenaga terampil haan akan mendapatkan peker- majuan perusahaan, sebab pe- Tertembaknya tersangka Hg gakuan tersangka itulah akhir yang suka melakukan pemba- sangat jarang terjadi. Penye- ja yang benar-benar terampil rusahaan tidak akan pernah terjadi di Gang Gerinda Duri Se- nya petugas mendapat beberapa jakan pekerja terampil, sehing- lenggaraan pelatihan akan sesuai spesifikasi jabatan yang memiliki pekerja yang loyal, latan, Jakarta ketika ia diminta nama dan membawa tersangka ga pengusaha yang bersikap memberikan keuntungan kepa- ada di perusahaan itu, sebab berdedikasi dan produktif. memberi tahu persembunyian untuk mencari rekan-rekannya seperti itu perlu "dikikis" habis da semua pihak, baik pekerja, lembaga diklat di luar perusa- Sedangkan jika memakai anak buahnya yang diduga dan akhirnya mencoba melari- agar tidak menjadi kebi- haan biasanya hanya pendekatan manajemen pre- bersembunyi tidak jauh dari kan diri," ujar Latief lagi. menghasilkan keteram- ventif (mencegah), perusahaan TKP. "Rupanya tersangka su- Tersangka Hg, selain sudah "Mereka tidak mau pilan yg sifatnya umum. dah mengetahui seluk-beluk beberapa kali melakukan aksi menanam tetapi hanya akan lebih menempatkan peker- Sedangkan bagi pe- ja sebagai manusia seutuhnya daerah tersebut, sehingga dia kejahatan, juga tercatat sudah ingin memetik buahnya, nekad melarikan diri," kata dua kali menjalani hukuman sikap seperti ini jelas kerja, pelatihan akan dengan segala harkat dan meningkatkan kesejah- martabatnya, sehingga tenaga Kadispen Polda Metro Jaya, penjara. Di antaranya pada tidak mendidik," kata teraan dan kariernya, kerja mempunyai rasa memiliki Letkol Pol A. Latief Rabar. 1983 karena aksinya merampok Menteri di Cibodas, Ka- mengingat pasar kerja dan bekerja dengan aman dan Meskipun sudah diberi tem- di daerah Salemba, Jakarta bupaten Cianjur, Sabtu. sekarang ini makin pe- tenang. bakan peringatan, tetapi ter- Pusat. Serta aksi perampokan Pernyataan yang cu- nuh dengan persaingan. sangka Hg tetap mencoba me- yang disertai kekerasan di kup keras itu dikemuka- larikan diri. "Akhirnya petugas Tangerang pada 1987 lalu. kan Cosmas pada saat mengarahkan laras senjata ke Setelah keluar dari penjara, meresmikan gedung Pu- kaki kanan tersangka. Walau- residivis bertubuh kekar ini sat Pendidikan dan Lati- pun peluru sudah bersarang di membentuk kelompok baru un- han (Pusdiklat) Pekerja kakinya, tersangka tetap mela- tuk melakukan aksi yang sama PT Indofood. Sebab ia me- rikan diri dalam keadaan ter- di berbagai tempat sampai polisi lihat, sampai kini kasus pincang-pincang, sehingga pe- mencium aksi kejahatan terse- pembajakan tenaga kerja Kenyataan tersebut, lanjut tugas menembak bagian pung- but dan mengejarnya. masih sering terjadi. Menteri, membuktikan masih gung," jelas Latief sembari Tersangka dikenal juga seba- Menurut dia, perusa- cukup banyak majikan yang ku- menambahkan Hg akhirnya te- gai pelaku kejahatan yang tidak haan yang melakukan rang memperhatikan kese- was dalam perjalanan ke rumah mengenal belas kasihan ter- pembajakan perlu diberi jahteraan pekerjanya, dan sakit karena lukanya terlalu hadap korbannya walaupun su- "penalti" agar mereka sekaligus tidak mematuhi an- banyak mengeluarkan darah. dah meminta ampun. Kesadisan mau memikirkan pelati- juran atau peraturan yang dite- Tersangka ini sendiri yang tersebut seperti terjadi pada han-pelatihan bagi pe- tapkan pemerintah. sudah lama dicari petugas kare- 1983. Ketika itu, sewaktu ter- kerjanya, baik melalui na berbagai kasus perampokan lembaga sendiri, swasta (Bersambung ke Hal. 15, kol.8) dan penodongan di berbagai maupun pemerintah. Menurut Menaker, dari data yang berhasil dikumpulkan diketahui bahwa sebagian be- sar karyawan di berbagai pe- rusahaan yang melakukan aksi unjuk rasa atau protes, adalah mereka yang menuntut per- baikan upah. (Bersambung ke Hal. 15, kol. 7) Cosmas Batubara Iuran Pelatihan Oleh sebab itu, lanjut Pada kesempatan itu, Mena- Cosmas, sudah saatnya ker mengusulkan agar dikem- bagi para pengusaha bangkan sistem iuran bagi pe- meninggalkan pende-,rusahaan untuk membiayai katan manajemen sum- pelatihan kerja, dan langkah ber daya manusia yang seperti ini kini telah dilak- bersifat represif (mene- sanakan di berapa propinsi an- kan), karena manajemen tara lain di Jatim, Jabar, Jateng ini cenderung menem- dan Sumatera Utara. patkan tenaga kerja se- bagai alat produksi se- mata. Manajemen selalu berusaha mendayagu- nakan pekerja secara op- timal dengan biaya yang serendah mungkin, dan selalu ingin menang per- Iuran yang disebut dengan iu- ran wajib pendidikan dan pelati- han itu nantinya dikelola suatu badan penyelenggara, jika se- waktu-waktu pihak perusahaan membutuhkan tenaga terampil tinggal menghubungi badan itu. (Bersambung ke Hal. 15, kol.5) Color Rendition Chart 2cm
