Tipe: Koran
Tanggal: 1998-04-06
Halaman: 02
Konten
4cm Halaman 2 Bali Post DPRD Bali tidak akan Mau Disuap Bandem Tolak Denpasar (Bali Post) - Soal Pemilihan Gubernur Keempat fraksi di DPRD Bali mengecam praktik jual-beli suara sekaligus akan menolak jika ada pi- hak-pihak tertentu yang mencoba menyuap dalam pemilihan gubernur mendatang. Sikap tegas itu dilontar kan secara resmi oleh masing- masing pembicara fraksi pada Sidang Paripurna DPRD Bali di Denpasar, Sab- tu (4/4). Mereka adalah Mu- haji (F-PP), Ketut Upadhana, S.H. (F-KP), IGKG Adnyana, S.H. (F-PDI), dan I Gde Su- githa (F-ABRI). Muhaji menyatakan, fraksinya mendukung pern- yataan pimpinan DPRD agar proses pemilihan Gubernur Bali periode mendatang ber- jalan demokratis, objektif, dan bersih dari praktik-praktik per caloan politik dalam bentuk jual beli suara dan suap. "Penegasan ini kami pan- dang penting," kata satu-satun- ya anggota F-PP itu. "Penting untuk menjaga integritas ang- gota DPRD. Kami mengajak anggota DPRD untuk meng- gunakan hati nurani, kejernihan berpikir, dan memagari diri den- gan moral dalam proses pemili- han gubernur," tandasnya pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Ketut Sundria. Upadhana menegaskan, dalam proses pemilihan Guber- sudah tentu dan pasti melak- nur Bali, seluruh anggota F-KP sanakan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab se suai mekanisme dan peraturan yang berlaku. Karena itu, sejak awal F-KP punya sikap tidak akan mentoleransi anggotanya yang bertindak di luar jalur. Lebih-lebih ada yang kena suap untuk menggolkan seseorang." Mohon Doa Pembicara F-PDI Adnyana yang mengaku sudah berpe- ngalaman memilih kepala dae- rah-calon bupati dan dua cagub menilai, selama ini belum pernah muncul isu ang- gota DPRD menerima suap. Salah satu misi perjuangan PDI yang tiap saat dikuman- dangkan, menurutnya, adalah korupsi, kolusi, dan suap- memberantas praktik-praktik menyuap serta komersialisasi jabatan. "Jabatan yang diper- oleh dengan cara menyuap atau membeli dengan uang adalah tindakan tidak bermoral. Jelas nantinya setelah menjadi peja- bat, mereka akan membuat pe nyimpangan-minimal untuk mengembalikan uang yang te- lah dikeluarkan," kata Ketua DPD PDI Bali itu. PDI menginginkan pejabat yang bermoral, berprestasi dan betul-betul mengabdi kepada kepentingan rakyat, bangsa, dan negara serta tidak mencari kekayaan. Pada sidang yang dihadiri Gubernur Ida Bagus Oka, se- cara tegas namun rendah hati, pembicara F-ABRI I Gde Su- mohon doa restu kepada selu- githa menyatakan, fraksinya ruh anggota masyarakat agar Dewan dapat melaksanakan tugas mulia memilih gubernur dengan tertib, lancar, dan suk- ses. Percayakan kepada DPRD dan tidak perlu dibebani isu moral yang tidak-tidak, apalagi sampai ada isu tentang suap. Hal tersebut merupakan isu yang rawan dan sangat me- malukan semua pihak. Secara sekilas dalam sam- butannya Gubernur Oka meng- harapkan, proses pencalonan dan pemilihan gubernur men- datang hendaknya berlangsung demokratis. "Saya berharap se- luruh anggota DPRD menjaga integritasnya," pinta Oka. Jangan Pilih Cagub yang Pandai "Mecik Manggis" Denpasar (Bali Post) - Lima tahun ke depan, Bali akan menghadapi tantangan yang sangat berat. Budaya agraris harus bisa disejalan- kan dengan budaya industri pariwisata yang sedang berkembang. Oleh karena itu, DPRD Bali harus berhati-hati memilih cagub (calon guber- nur). "Mereka harus bisa memi- lih cagub yang bisa member- dayakan masyarakat. Jangan memilih cagub Bali yang han- ya pandai nopeng (bermuka dua) dan mecik manggis (cari muka)," kata Prof. Dr. I Gus- ti Ngurah Bagus di Denpasar, Minggu (5/4) kemarin, menanggapi makin ramainya pencalonan gubernur. Dijelaskan, jika DPRD Bali keliru memilih cagub, Bali akan menghadapi persoalan yang tidak ringan. Tantangan pembangunan Bali makin be- sar. Di bidang ekonomi, tantan- gannya adalah merangsang ke- mampuan sektor pertanian dan kerajinan, sehingga mampu ber- jalan seimbang dengan pariwi- sata. Beberapa tahun belakangan ini, tambahnya, sektor perta- nian, kerajinan dan pariwisata tampaknya berjalan tidak seim- bang, sehingga masyarakat Bali terpaksa harus menjual tanah demi pariwisata. Jika kemam- puan pertanian, kerajinan dan pariwisata tak seimbang, ini se- harusnya tidak boleh terjadi," katanya. Untuk menghadapi tanta- ngan tersebut, katanya, sumber daya manusia (SDM) Bali harus mampu menangani pertanian dan pariwisata, bahkan se- harusnya mampu mengem- bangkan dan mengendalikan infrastruktur di bidang perta- nian dan pariwisata. Tantangan yang demikian besar ini, tambahnya, hanya bisa diatasi pemimpin yang ber pandangan ipoleksosbud- hankam. Jika cagub tersebut adalah seorang budayawan, dia tentunya tidak mengartikan budaya Bali tersebut hanya se- bagai seni. Jika pandangannya seperti itu, Bali akan tergusur," katanya. Dijelaskan, jika pemba- ngunan budaya hanya diartikan seni, sendi-sendi budaya lain akan kurang diperhatikan. Jika ini tidak diperhatikan, pember- Konferensi di Radisson dayaan masyarakat Bali tidak akan berjalan. Jika pember- dayaan tidak ada, masyarakat Bali akan kesulitan menghada- pi tantangan yang besar terse- but. Jika tidak ada pember- dayaan, bagaimana Bali tidak tergusur," katanya. Dia juga melihat, belakangan ini pembangunan cenderung pragmatis. Pembangunan yang pragmatis seperti ini cenderung mengeksploitasi segala hal, ter- masuk seni budaya. Kecen- derungan eksploitasi seperti ini hanya bisa dihadapi dengan us- aha pemberdayaan. "Pember- dayaan seperti ini hanya bisa di- lakukan oleh seseorang yang berpikir holistik atau oleh seo- rang budayawan yang meman- dang budaya secara luas," papar Guru Besar Fakultas Sastra ini. Desa Adat Sanur tak Merasa Terganggu Denpasar (Bali Post) - Konferensi internasional pada saat Nyepi dilakukan di dalam hotel (Radisson-red). Jadi ⚫ suara-suara serta lampunya tidak sampai kelihatan keluar hotel. Karena itu, Desa Adat Sanur tidak merasa terganggu dengan konferensi internasio- nal tersebut. lebih lagi itu dilakukan di dalam hotel," paparnya. Tentang peserta konferensi yang berada di luar Hotel Radisson, katanya, memang di- angkut dengan bus. Tetapi pe- ngangkutan tersebut sudah mendapatkan dispensasi dari Kodya Denpasar. Misalnya Bali Beach, hotel ini sudah menda- patkan dispensasi mengangkut 45 wisatawannya untuk me- ngikuti konferensi di Radisson. Jadi tidak ada masalah," ka- tanya. Desak Sementara itu, fraksi-fraksi di DPRD Bali mendesak pihak eksekutif (gubernur beserta ja- jarannya-red) menunjukkan sikap tegas dalam penyelesaian "kasus Radisson". Lembaga keagamaan Hindu juga di- harapkan mengambil langkah dalam menyikapi kasus yang muncul akibat berlangsungnya konferensi tepat pada Hari Raya Nyepi itu. Harapan fraksi-fraksi itu di- sampaikan pada Sidang Paripurna DPRD Bali yang dip impin Ketua DPRD Ketut Sun- dria, Sabtu (4/4). bagai wujud toleransi antaru- mat beragama," ujarnya. Perlu sikap dan langkah te gas eksekutif dan lembaga keag- amaan Hindu agar kasus itu tidak menjadi preseden buruk bagi pihak lain atau hotel-hotel lain untuk berbuat yang sama pada masa mendatang," pinta Upadhana dari F-KP. Ketua F-PDI IGKG Adnya- na, S.H. menyampaikan hal senada. Demikian pula Ketua F-ABRI I Gede Sugitha amat menyesalkan kasus di tengah umat Hindu merayakan hari sakral. Langkah tegas ekseku- tif dalam mengambil langkah atas kasus itu, menurut Su- githa, perlu dilengkapi data- data akurat. "Langkah tegas sangat penting agar kasus se- rupa tak terjadi lagi pada masa (028) Berkomentar Denpasar (Bali Post) - Prof. Dr. I Made Bandem, M.A., yang kini santer mendap- gapi pernyataan Drs. Chusmeru, M.Si. "Sudahlah tak usah at dukungan sebagai bakal calon gubernur menolak menang- dipersoalkan," katanya ketika ditemui usai acara pisahsam- but Mendikbud dari Prof. Wardiman Djojonegoro kepada Prof. Dr. Wiranto Arismunandar, di Jakarta, Sabtu (4/4). Sebelumnya, Chusmeru mengemukakan, jika Bandem jadi gubernur, masyarakat Bali kian apolitis. Untuk itu ia mengimbau mantan Ketua STSI Bali itu harus membatal- kan niatnya masuk bursa cagub dan lebih berkonsentrasi membina kesenian Bali (BP, 4/4). Pengamat sosial politik Putu Suasta menyatakan tidak sependapat dengan Chusmeru. Motor Warung Budaya itu menilai, pernyataan Chusmeru seolah menganggap Ban- dem tak punya kemampuan sebagai pemimpin. "Lihatlah figur Bandem secara utuh, nurani Anda pasti tersentuh bahwa Bandem satu pilihan pemimpin masa depan Bali," ujarnya. Ditambahkannya, Bandem memiliki pola kepemimpi- nan partisipatif karena sangat akomodatif dan terbuka me- nerima kritik. "Dia sering berhubungan dengan dunia in- ternasional baik ke Jepang maupun Eropa sehingga bu- day a demokrasi sudah dipa- hami secara baik," nya. ucap- Soal pem- Dalam aspek kehidupan yang luas tersebut, tandasnya, binaan kese- terdapat mekanisme sosial yang nian, Suasta memungkinkan masyarakat menyatakan berdaya menghadapi tanta- ngan. Aspek seperti ini harus bisa dibangun dalam pemban- gunan Bali. Ini hanya bisa dis- entuh oleh seorang gubernur yang berpikir holistik, tidak ha- nya memikirkan seni," papar- nya berulang-ulang. Menurut dia, jika Gubernur Bali suka nopeng dan mecik manggis, aspek ini tidak akan disentuh. Cagub seperti itu hanya akan larut pada pragma- tisme pembangunan, seperti yang didiktekan. "Jadi sulit mengharap sesuatu yang ba- nyak dari orang seperti itu," ka- tanya. (tar) bukan tang- gung jawab Bandem se- mata. "Soal lobi ke media elektronik (TV swasta) siapa pun bisa. Masalahnya kemudian kan tergantung in- teres pengelola TV swasta dalam mena- yangkan kese- nian tradisio- nal itu," ucap Suasta. (yum/jan) Made Bandem Satu lagi Ditemukan Penderita HIV/AIDS Denpasar (Bali Post) - Lagi ditemukan seorang penderita baru HIV/ AIDS positif di Bali. Penderita HIV positif terse but ditemukan berdasarkan hasil survai yang di- selenggarakan di Bali, namun jenis kelamin dan kebangsaannya belum jelas. Ketua Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI) Denpasar, dr. Tuti Parwati Merati, Sp.D. men- gatakan hal itu, Sabtu (4/4). Informasi itu diteri- ma dari sebuah hasil survai di Bali dan pihak- nya selaku Ketua YCUI Denpasar belum me nerima secara langsung penderita HIV positif tersebut untuk dikonseling. Tuti menjelaskan, penemuan seorang pende- rita yang darahnya positif tercemar HIV belum dilaporkan, sehingga penderita HIV/AIDS di Bali hingga akhir Februari 1998 masih tetap 43 o- rang-29 orang penderita HIV, 14 orang pen- derita AIDS, dan 9 orang dari 14 penderita AIDS sudah meninggal. Dikatakan, usaha untuk mengurangi jumlah penderita HIV/AIDS di Bali adalah penerapan sistem komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) yang sasarannya masyarakat umum, pelajar, ma- hasiswa, tanpa kecuali kelompok-kelompok sek- sual berisiko tinggi. Sistem KIE yang dikembangkan sekarang un- tuk mengurangi jumlah angka penderita tertu- lar HIV/AIDS, karena sejak Juni 1994 pemerin- tah sudah mengeluarkan Keppres No.36 yang menyangkut strategi penanggulangan AIDS di- dasarkan ketahanan keluarga. Diciduk, 21 Gepeng di Kuta (08) Senin Umanis, 6 April 1998 KNPI akan Ajukan Sepuluh Bacagub Denpasar (Bali Post) - Setelah tertunda hampir Khusus agenda aksi, pimpinan OKP dan pimpi- dua bulan, sejak pengajuan nan DPD KNPI Tk. II se- kriteria calon Gubernur Bali Bali sepakat untuk men- Februari lalu, DPD KNPI ingkatkan aksi nyata un- Bali akhirnya menyepakati tuk meningkatkan peran untuk mengajukan 10 nama bakal calon gubernur (ba- cagub) Bali periode 1998- 2003. Kesepakatan itu dica- pai dalam orientasi fungsio- naris DPD KNPI Bali yang berlangsung dua hari, Sabtu (4/4) dan Minggu (5/4), di ge- dung Graha Pemuda, Tem- bau, Denpasar. dan kiprah pemuda Bali mengisi pembangunan. Salah satunya, pember- dayaan OKP. "Agenda mendatangi kampus yang mahasiswanya sering bergejolak masih akan dibicarakan," paparnya. Ketua DPD KNPI Bali Pande Malihana mengata- Dalam keterangannya ke- kan, sepuluh nama ba- pada Bali Post kemarin, ket- cagub yang disepakati ua panitia orientasi IDG KNPI murni aspirasi OKP. Windhu Sancaya mengata- Ada delapan OKP yang te- kan, kesepakatan mengaju- lah menyampaikan nama, kan 10 nama itu merupakan yakni GM Tri Karya (GM satu-satunya pernyataan Kosgoro, Gema MKGR, politik DPD KNPI Bali hasil Depidar Wirakarya), orientasi fungsionaris yang Fokusmaker, Pemuda Ka- dibuka Wagub Ahim Abdura- tolik, Mapancas, DPD Tk. him, Sabtu lalu itu. Hasil I Bali Peradah Indonesia, lainnya berupa tiga poin dan Pemuda Panca Marga. penting terkait upaya KNPI "Sebagai wadah berhim- membantu pemerintah pun pemuda, KNPI hanya melakukan pembinaan pe- mengakomodasi aspirasi muda. Ketiga poin itu adalah dari OKP-OKP. Karena tercapainya kesamaan visi itu, pengurus tidak mena- dan persepsi pemuda me- rgetkan mengajukan nama ngenai keberadaan dan ge- tertentu," jelas Pande. rak organisasi KNPI, kesa- maan visi dan persepsi pe- muda mengenai situasi dan kondisi bangsa yang saat ini tengah berkembang dan agenda aksi pemuda Bali pada masa depan. Dalam penjaringan na- ma, kata dia, semula mun- cul 20 nama. Setelah dija- ring menggunakan krite- ria buatan KNPI, lolos 10 nama. "Maaf, saat ini be- lum bisa disebutkan, sia- Windhu mengatakan, pa saja nama-nama itu. pimpinan seluruh OKP telah Nantilah setelah kami sampai pada satu visi dan menghadap DPRD Bali," persepsi bersama bahwa kilah Pande saat didesak KNPI bukan membawahi merinci nama-nama itu. atau mengatasi OKP seperti "Yang jelas nama-nama yang selama ini dianggap itu disusun menurut 'ab- banyak orang. OKP merupa- jad." kan mitra sejajar KNPI. Figur (nom) DANREM 163/Wirasatya Kol. Inf. Made Yasa menegas- kan, reformasi ekonomi dan politik seperti dituntut maha- siswa di berbagai kampus juga diinginkan ABRI. Namun, reformasi itu hendaknya dilakukan berdasarkan konstitu- si UUD 1945 dan Pancasila. "ABRI tak ingin reformasi model Uni Soviet," katanya. Ketika cer- mah dalam orientasi fungsionar- is DPD KNPI Bali di Graha Pe- muda, Tembau, Denpasar, Sabtu (4/4), Made Yasa mengatakan, reformasi model Soviet yang dike- nal dengan glasnot" dan "pere- stroika" terbukti menyebabkan negara adidaya itu terpecah belah. Beberapa negara bagian hingga kini masih mengalami guncangan politik yang tidak ringan. (nom) Hal itu dikatakan Bendesa Adat Sanur Ida Bagus Anom Buana di Denpasar, Sabtu (4/ 4). Dijelaskan, konferensi ini sudah didialogkan dengan pi- hak bendesa adat sekitar tiga hari sebelum Nyepi. Dalam di- alog tersebut, pihak hotel men- jelaskan, konferensi tersebut sudah mendapatkan izin dari Kapolri. Izin tersebut ternyata juga sudah ditembuskan kepa- da Kapolda Bali. Karena sudah mendapat izin, saya tidak mem- bukan kewenangan desa adat masyarakat menghargai umat mendatang," ujar mantan Dan- ngawas lapangan Persatuan Pedagang Suvenir kan sudah ada pengusaha yang mau menampung tangan berat bagi seluruh dokter dan masyarakat untuk melaku- berikan komentar apa-apa, ter- Pihak Bali Beach, lanjutnya, juga sudah mendialogkan hal ini dengan bendesa adat. Dalam dialog tersebut, pihaknya juga tidak berkomentar banyak ten- tang hal itu, karena memang sudah mendapatkan dispensa- si dari Kodya Denpasar. İzin ini tetapi Kodya," katanya. Ketua F-PP Muhaji sangat menyayangkan kejadian di ten- gah-tengah umat Hindu mera- yakan ibadah Nyepi itu. "Sudah sepatutnya seluruh elemen lain melaksanakan ibadah se lanal Benoa itu. (tar/028) Unjuk Rasa seyogianya tidak Keluar Kampus Denpasar (Bali Post) - Unjuk rasa keprihatinan yang kini marak digelar dan merupakan bagian dari idealis- me kalangan generasi muda, seyogyanya tidak keluar dari areal kampus. Itu dikemukakan Ketua Pengurus Daerah (PD) Pemuda Panca Marga (PPM) Tingkat I Bali Ir. Wayan Win- dia, M.S. Ia memuji bahwa pemuda khususnya masih memiliki ide- alisme. Namun, juga harus tidak menutup mata dan hati nuraninya terhadap keberhasi- lan yang dicapai pemerintah. Misalnya, kalau unjuk rasa mahasiswa Unud keluar kam- pus, lalu siapa yang dapat men- jamin keamanan masyarakat lainnya yang ada di luar ka- wasan kampus? "Hak asasi memang perlu, namun jangan diterapkan dengan ego yang tinggi, sehingga justru melang- gar hak asasi masyarakat lain- nya yang tidak ikut-ikutan," te gasnya. Windia yang mengaku sem- warteg dll. Mahasiswa dengan idealismenya, memang perlu prihatin dengan cara pencetu- sannya sesuai emosi kemudaan- nya. "Namun mereka harus tahu koridor-koridor bangsa dan negara, agar tidak terseret pada masalah baru," katanya. Denpasar (Bali Post)- Tercatat 21 gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kuta, Jumat malam (3/4) diciduk petu- gas Kecamatan Kuta, satpam hotel dan tim pe- Kuta (PPSK). Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya anak-anak yang beroperasi saat malam hari. Para gepeng yang diciduk karena beroperasi pada malam hari dan sering mengganggu wis- man di depan pintu masuk hotel sempat dibina di kantor PPSK. Setelah diberi pengarahan bah- wa tindakannya itu mengganggu ketertiban umum dan berjanji tidak akan lagi beroperasi di Kuta, akhirnya 21 gepeng tersebut kembali dile pas. Sebagian besar dari mereka mengaku be- rasal dari Muntigunung, Karangasem. Camat Kuta Drs. IB Manu Manuaba membe- narkan adanya pencidukan terhadap gepeng terse but. Untuk menangani masalah ini, ia menyata- para gepeng untuk dipekerjakan di garmen. Banyaknya gepeng di Kuta sempat disoroti Fraksi PDI DPRD Badung belum lama ini. Gepeng di Kuta sudah pada tingkat yang mem- prihatinkan dan diduga didalangi oknum terten- tu. Pada pagi hari mereka diturunkan dari mobil dan malam hari dijemput dengan mobil. Sekretaris PPSK Sunarto mengatakan, para gepeng ini mengaku sebagian tidur di bawah jem- batan dekat pompa bensin dan sebagian lagi di depan toko yang sudah tutup. (025) Waspadai Penyakit Neuropati Denpasar (Bali Post)- Dalam era globalisasi dan berubahnya gaya hidup masyarakat, perlu diwaspadai penyakit saraf tepi (neuropati) yang dapat meru- sak organ tubuh. Perkembangan pola penyakit ini menjadi tan- kan antisipasi secara dini. Demikian dijelaskan PD III FK Unud dr. Ketut Tirtayasa, M.S. mewakili Dekan FK Unud seusai membuka Simposium Penata- laksanaan Neuropati Perifer, di Natour Bali Hotel, Sabtu (4/4). lukan. Langkah seperti itu dapat menjadi suatu modal untuk mengantisipasi sekaligus memberikan layanan kesehatan kepa- da masyarakat terutama masyarakat yang menderita kasus pe- nyakit neuropati. Menurut dia, pengkajian berbagai aspek penyakit mutlak diper- Spesilias Neurologi FK Unud-RSUP dr. Made Oka Adnyana, Sp.S. dan dr. I Wayan Kondra, Sp.S. (Kepala Lab/SMF Neurologi FK Unud-RSUP) menjelaskan, penyakit saraf tepi disebabkan gangguan pere- daran darah, radiasi, pemanasan, gangguan metabolik serta en- dokrin. Pemasangan Reklame Semrawut Reklame Semrawut banyak faktor. Misalnya faktor defisiensi, trauma, pat mengamati unjuk rasa ke- prihatinan mahasiswa ITB di Bandung baru-baru ini, sangat memuji sikap dewasa dan ma- tang dari mahasiswa ITB. Mere- ka hanya melakukan unjuk rasa keprihatinan di halaman kam- pusnya hanya satu kali. Kemu- Ir. Windia, M.S. yang men- dian tindakan lanjutannya a- gaku dirinya salah seorang eks- dalah justru mengumpulkan ponen Angkatan 66 yang beras- dana, yang kemudian dibelikan al dari Bali mengatakan, sepa- Denpasar (Bali Post) - Dikatakan, tampaknya sembako dan dibagi-bagikan njang masalah bangsa ini tidak semrawut di kawasan wisata Sanur tidak diban- Pemasangan papan reklame yang terkesan sudah terbukti bahwa ada di kepada kalangan penduduk menyeleweng dari dasar nega- antara pengunjuk rasa itu yang miskin yang ada di sekitar ka- ra Pancasila dan UUD 1945, tah oleh Kabag Ekonomi Kodya Denpasar Drs. Made Sudana yang bertanggung jawab soal terse membawa korek api dan lain- mpusnya. unjuk rasa yang emosional dan lain. Terbukti mereka mem- but. "Kesan itu masih ada karena kurangnya bakar alat-alat yang digunakan dia mengakui semua pihak merupakan ajakan people pow- Keklame dan kalangan pariwisata di kawasan Dalam keadaan sekarang, tidak proporsional, apalagi yang koordinasi antara perusahaan yang memasang nan di Unud, dia yang juga ang- oleh petugas keamanan. "Kalau merasa prihatin. Beberapa ka- er sama sekali tidak perlu. 'Dulu gota DPR RI, Minggu (5/4) ke kalangan mahasiswa keluar langan mencetuskan rasa priha- Angkatan 66 turun, karena itu," katanya usai membuka pasar murah di marin mengatakan, keprihati- kampus dan di antara mereka tinnya dengan membagikan masalah bangsa yang dihadapi Padangsambian Kaja, Sabtu (4/4). Kalangan pariwisata seperti dikemukakan nan memang harus diekspresi- ada yang melakukan pembaka- sembako gratis, ada yang mem- adalah masalah Pancasila dan eksekutif assisten manajer Hotel Sanur Aerowi- dan merugikan buat pasar murah, dan bahkan berlebihan sehingga menimbul- masyarakat, lalu siapa yang kini pemerintah telah memberi berontak dan ingin mengganti sata Wayan Tamiarta belum lama ini, salah satu kan masalah baru yang lebih harus bertanggung jawab?" ka- kan makan gratis bagi pen- Pancasila harus segera dibubar yang dikeluhkan wisatawan dan dikhawatirkan duduk yang di-PHK melalui kan," katanya. akan menurunkan citra Sanur adalah pemasan- gan papan-papan reklame yang berserakan. "Pemasangan papan-papan reklame merupa- kan salah satu yang dikeluhkan wisatawan. Mereka menyebut pemasangan reklame itu ber- serakan," katanya. Menanggapi aksi keprihati- kan, namun tidak harus secara ran buruk. tanya. UUD 1945- PKI yang mem- (05) Pemda Badung Jamin Pura Dalem Tuban tak Digusur bag Tata Pemerintahan Umum PT Angkasa Pura I menjamin keberadaan Pura Dalem. Denpasar (Bali Post) - Pemda Badung memberikan Oka Darmawan, S.H. ketika jaminan kepada bendesa adat diminta konfirmasinya, Sabtu bahwa Pura Dalem Tuban tidak (4/4) di Lumintang. Pada satu akan digusur akibat perluasan pasal kesepakatan disebutkan, Bandara Ngurah Rai. Jaminan itu telah tertuang dalam kese- pakatan yang ditandatangani Terlebih lagi, melihat peren- bendesa adat Tuban Sudiana, canaan Bandara Ngurah Rai, B.Sc. dengan Kepala Cabang PT Pura Dalem tidak tersentuh (Persero) Angkasa Pura I Ir. Su- oleh pengembangan taxi way darsono dan diketahui Bupati Bandara Ngurah Rai. Hanya Badung Alit Putra, Jumat (3/4) Kuburan Pura Dalem Tuban yang harus digeser. "Kalau tak "Mestinya Bendesa Adat Tu- digeser beberapa pohon akan ban tak khawatir lagi Pura menyentuh sayap pesawat Dalem akan digusur," kata Ka- udara," katanya. lalu. Denpasar (Bali Post) - Penataan kuburan dan Pura dari PT Angkasa Pura I. Dalam Dalem, kata dia, biayanya di kesepakatan di atas meterai Rp tanggung PT Angkasa Pura I. 2.000 PT Angkasa Pura I men- Pembangunan fisik dan upacar- jamin jalan empat meter. anya akan menelan dana Rp Namun kenyataannya, kata 964.639.000. Di antaranya Rp seorang warga, ada ruas jalan 564.639.000 itu digunakan un- yang lebarnya kurang dari em- tuk pembuatan wantilan, candi pat meter. "Hanya ruas terten- kurung, pagar dan tugu setra. tu empat meter, yang lainnya Pihak Angkasa Pura I meng- kurang." ganti tanah kuburan yang dige- Sebelumnya Jro Mangku Alit ser 4.225 meter persegi dengan Pura Dalem Kahyangan Tuban tanah bandara 5.825 meter per- Nyoman Sudiana, B.Sc. yang segi. Kesepakatan lain, kata dia, mewakili Bendesa Adat Tuban warga adat Tuban bisa meman- mengkhawatirkan, setelah faatkan jalan bandara untuk kuburan digeser, Pura Dalem melasti ke laut, tanpa perlu izin akan digusur. (029) Terdakwa Tolak BAP kan akan melakukan koordinasi lebih ketat ter- Rejuna sebagai pengelola reklame, sebelum meng- masuk dengan pihak swasta, PT Cakra Pucuk abulkan permohonan pemasang reklame. Simposium ini diselenggarakan atas kerja sama Perdasi Bali, donesia Denpasar. Lab/SMF Neurologi FK Unud-RSUP Denpasar, dan PT Eisai In- (08) Menyinggung soal kemungkinan mundurnya Lomba Burung Meriahkan HPN pemasang reklame di tengah krisis ekonomi de- mohonan memang mengalami penurunan. Na-Denpasar (Bar Pan F wasa ini, Sudana mengatakan dilihat dari per- persen penurunan tersebut. Untuk memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke- mun ia menyatakan tidak ada data pasti berapa 52 PWI, Minggu (5/4) kemarin, digelar lomba burung berkicau di Meski secara umum kemampuan perusahaan Lapangan Niti Praja Pemda Badung, Lumintang. Lomba yang untuk beriklan mengalami penurunan, akibat dibuka Pangdam IX/Udayana diwakili Kasdam Brigjen Wiliam T. da Costa ditandai dengan pelepasan sejumlah burung. Hadir krisis ekonomi yang belum pasti kapan bera dalam acara tersebut Bupati Badung IGB Alit Putra, Bupati Gi- khirnya, Pemda Kodya Denpasar tetap menar- getkan peningkatan pemasukan dari pajak rek- anyar Tjok. Gde Budi Suryawan, Wali Kota Madya Denpasar lame. Pemasukan tahun 1998/1999 tetap di- Komang Arsana, pengurus PWI Cabang Bali dan undangan lain- angkat menjadi Rp 1,1 milyar dari target tahun nya Ketua PWI Bali Drs. Made Nariana melaporkan, lomba bu- lalu Rp 950 juta. Penetapan target tersebut sudah merupakan rung berkicau tersebut digelar atas kerja sama PWI Cabang Bali hasil pembahasan antara eksekutif dan legisla- dengan Persatuan Penggemar Burung Berkicau Indonesia Ca- Apa yang dikemukakan Tamiarta merupakan tif dan sudah pula dibahas dalam sidang paripur bang Bali. Lomba tersebut diikuti sekitar 600 burung yang terba- masukan bagi DPRD Kodya agar mendapat per- na Dewan. Nilai yang ditetapkan sudah diperhigi dalam 14 jenis burung. Dalam lomba itu diperebutkan Piala hatian demi mengembalikan kejayaan Sanur tungkan berdasarkan potensi yang ada. Bergilir PWI Bali, 140 trofi serta 150 buah hadiah. Dalam rangka- seperti tahun 70-an. Dikatakan, kalangan yang Target tersebut, menurut Sudana, tidak ter ian menyambut HPN dan HUT PWI, juga telah digelar pasar murah sembako dan kegiatan lainnya. peduli tentang Sanur seperti LSM-LSM yang pengaruh situasi di lapangan, karena nilai yang melakukan penelitian di kawasan Sanur me ditetapkan merupakan kesepakatan kontrak nyatakan, pemasangan reklame memunculkan dengan pihak ketiga selaku pengelola. Pemda salah satu keluhan wisatawan yang ingin ber- menerima pemasukan dari pengelola, sesuai tar nostalgia di Sanur. get yang ditetapkan dan tidak terpengaruh rea- Menurutnya, kebanyakan wisatawan Eropa lisasinya pada akhir tahun. Segala risiko ditang- yang datang ke Sanur adalah usia 40 ke atas. gung pengelola. Mereka ingin bernostalgia, melihat Sanur seper "Pemasukan dari pajak reklame itu sifatnya ti apa yang mereka lihat pada kedatangannya tetap, tidak terpengaruh realisasi akhir tahun," puluhan tahun silam. katanya. Menanggapi hal tersebut, Sudana mengata- (011) Unud Tambah Lima Guru Besar Denpasar (Bali Post) - Menurut terdakwa, pada 29 ta petugas merupakan pem dakwa mengakui kalau BAP Universitas Udayana (Unud) mengukuhkan Oktober tahun lalu memang di- an Jito. "Saya diberi Jito karena tersebut ditandatangani tidak lima guru besar baru, Sabtu (4/4) di kampus minta Jito untuk mengantarkan- dia sering pinjam mobil saya," lain akibat rasa takutnya se- Bukit Jimbaran. Kelima guru besar madya itu, nya ke Kompleks Perumahan dalih terdakwa. telah ditekan penyidik. dua dari Fakultas Peternakan (Fapet) dan Taman Mumbul. Setelah men- Sebagaimana dakwaan jaksa masing-masing satu dari Fakultas Hukum gantar temannya itu, ia lalu per- kan, tertangkapnya Pr merupa- Putu Indriati, S.H., terdakwa (FH), Fakultas Sastra (FS), dan Fakultas Per- gi dan beberapa hari kemudian kan hasil pengembangan sete- melakukan pencurian di rumah tanian (FP). pulang ke Banyuwangi. Sementara Dicky menerang- itu, mudah-mudahan mampu menjadi ujung tombak dinamisator ilmu pengetahuan di ju- rusannya masing-masing," katanya. (bud) Pemadaman Listrik Rabu, 08-04-98: Beban dimenover ke trafo I, pemeliharaan 1/2 tahun, trafo I + pro- teksinya. Banyak tersangka yang mengingkari berita acara peme- riksaan (BAP) di persidangan. Alasannya, karena pemeriksaan dilakukan dengan tekanan dan siksaan seperti diakui Pr (40). Hal itu pulalah yang menjadi lah yang bersangkutan terma- warga negara asing ini pada 29 Kelima guru besar baru tersebut yakni Prof. alasan Pr, pria kelahiran Asem- Sebulan kemudian, lanjut ter suk dalam target operasi (TO) oktober 1997. Ketika itu, terdak- Dr. Ir. Wayan Arga (FP), Prof. Dr. Ir. I Putu bagus kepada majelis hakim PN dakwa, polisi mendatangi ru- petugas. Saat ditangkap, kata wa membawa kabur dua buah Suyadnya, M.S. dan Prof. Ir. I Gusti Lanang Denpasar diketuai AA Gde mahnya di Banyuwangi dan se- nya, terdakwa menyimpan handphone serta 5.000 dolar AS. Oka, M.Agr.Sc.Ph.D. (Fapet), Prof. Dr. I Nyo- Dalem, S.H., Sabtu (4/4). "Saya jak itu pula statusnya menjadi handphone yang belakangan ya. Sidang majelis hakim berang- man Sirtha, S.H., M.H. (FH), dan Prof. Dr. I terpaksa mengakui semua yang tersangka dalam kasus pencuri- diketahui milik Michel Cadoiu. gotakan Suripto, S.H. dan AB Wayan Ardika, M.A. (FS). terjadi karena tekanan yang di- an di rumah warga negara asing Keterangan saksi ini Radjah, S.H. akhirnya ditunda Pembantu Rektor I Unud Prof. Dr. Ketut lakukan penyidik, padahal yang tersebut. dibantah terdakwa. Menurut selama sepekan untuk mende Nehen, S.E., M.Ec. mengatakan, dengan tam- melakukan pencurian di rumah Lelaki yang pernah dihukum terdakwa, ia tak tahu-me- ngarkan tuntutan dari jaksa bahan lima guru besar baru tersebut, kini Unud Michel Cadiou itu adalah Jito," dalam kasus serupa membenar nahu soal pencurian tersebut. penuntut umum. memiliki 60 guru besar-termasuk yang te- jelasnya. kan telepon genggam yang disi- Dalam kesempatan itu, ter- (010) lah pensiun. Tambahan lima guru besar baru Jumat, 17-04-98: Tidak ada pemadaman, pemeliharaan 1/2 tahun, trafo I+ proteksin- Senin, 13-04-98: Kepaon, Jl. P. Belitung, Jl. P. Kawe, Jl. Teuku Umar Barat, Jl. Imam Bonjol, Jl. Spiori dsd.-nya, Jamper SUTM di Jl. Spiori, Potong SUTM di GH, Monang Maning. rung berkicau tersebut merupakan upaya positif dalam menum- Dalam amanatnya, Pangdam mengatakan, gelar lomba bu- buhkan rasa cinta terhadap satwa liar. Denpasar dan Sekitarnya (*) Sukardika Ketua Ikayana Rektor Universitas Unud Prof. Dr. dr. I Ketut Sukardika, DSMK secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Ika- tan Alumni Universitas Udayana (Ikayana) periode 1998- 2002. Dengan demikian, Ketut Sukardika secara resmi menggantikan posisi Prof. Dr. dr. I Ketut Suatha, Ketua Umum Ikayana sebelumnya. Humas Ikayana Drs. I Made Jiwa Atmaja, S.U. mengatakan, pemilihan Sukardika ber- langsung di sekretariat Ikayana Pusat, di Jl. PB Sudirman Denpasar, Minggu (5/4) kemarin. Utusan Ikayana tingkat komisariat, pengurus daerah, dan pengurus pusat yang mengikuti rapat pleno menyetujui secara bulat Sukardika memimpin Ikayana. (nom) Dharma Santi FPMHD Forum Persaudaraan Mahasiswa Hindu Dharma (FP- MHD) Unud, Sabtu (4/4) menggelar Dharma Santi Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1920 di Denpasar. Kegiatan yang dihadiri PR III Unud Prof. Dr. Ir. I Gde Suyatna itu, diikuti ratusan anggota. Selain dimeriahkan dengan seni bondres dari sekeha "Kokokan Talang-talang", juga diisi dharma wacana, disampaikan Drs. I Gusti Ketut Dalem. (bud) Senin Umanis, 6 A Peng Berte Tabanan (Bali Post) Kasus perusakan da Putu Sadia (Selasa, 31/3 sa dari Desa Adat Kaba res Tabanan untuk mem 1/4), menyebabkan Mu desa adat bersangkuta payakan penyelesaian d Ada dua hal yang harus tuntaskan, yakni kasus a yang terkait hasrat Br. Ca Padang dan Tohjiwa mela kan pemekaran dengan D Adat Kaba-Kaba dan masa kriminal atas perusakan pembakaran rumah yang nimbulkan kerugian mate sekitar Rp 100 juta. Itu dikemukakan Kapo Tabanan Letkol Pol. Drs Sebayang didampingi Dan *1619 Letkol TNI Dedy Su di, Kajari Tabanan Seot S.H., dan Kasat IPP Lettu Drs. Suci Wiyantara, usai temu pengurus Adat Ka kaba, Sabtu (4/4). Selanjutnya dijelaskan haknya akan berupaya m WO Khid Bangli (Bali Post) - Upacara pamelaspas tawur agung di Pura U Danu Batur, Desa Adat Ba Kintamani berlangsung k mat, Sabtu (4/4). Terikny nar matahari sama sekali mengurangi animo rib pamedek (umat yang dat memadati pelataran pura kahyangan jagat Bali itu. masuk Gubernur Bali Ida gus Oka, Ketua PHDI P Drs. Ida Bagus Agastia s pejabat lainnya yang turut dir. Upacara tersebut dilak akan sehubungan selesa pembangunan lima buah inggih (tempat suci) m habiskan biaya Rp 1,2 mi serangkaian Ngusaba Kad itu, dipuput (dipimpin) d pan sulinggih (pendeta Hir Lima sulinggih muput upa tawur yang digelar di mo mandala (halaman teng Dua D Amlapura (Bali Post) Sejumlah warga Desa Pesedahaan, Kecamatan M gis melapor ke Posko Kew adaan menyusul meuncu sengketa dengan Desa A Nyuh Tebel memperebut tanah Batu Gede 1,8 ha y kini dalam status quo. Selain sejumlah prajuru (pengu Desa Adat Pesedahan jug lah menghadap Bupati Ka gasem I Ketut Mertha di ru pribadinya di Desa Culik, camatan Abang dan mem agar masalah ini bisa ditan seadil-adilnya. Hal itu dijelaskan sun berdekatan termasuk sejumlah prajuru Desa A Pesedahan, Minggu (5/4) ker in. Warga Pesedahan mel ke Posko Kewaspadan, Ka (2/4) diterima Kapten Djas di Pati. Menurut sumber sengketa tanah yang sejak run waktu 50 tahun diga warga Desa Adat Peseda kini sedang ditengahi Mus Manggis dengan koordin Camat Drs. Nyoman Nath Sesuai laporan warga sedahan yang disampaika Posko Kawaspadaan, ta sengketa yang diperebut berlokasi di wilayah Desa A Nyuh Tebel secara de facto alah milik Desa Adat Pese an terbukti tinggalnya sel Berak Bangli (Bali Post) - Lebih dari 271 wa masyarakat Bayung Ce Kintamani, Minggu (5/4) marin memadati pos kes tan di balai desa setem dalam rangka pengoba gratis di Kabupaten Ba sejak empat hari lalu yan laksanakan perguruan Bela Diri Tenaga Da (SBTD) Sandhi Murti Ind GRATIS-Masyarakat ter. Gambar: Para dok dalam kegiatan pengob 2cm Color Rendition Chart
