Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-04-23
Halaman: 02

Konten


4cm Halaman 2 Bali Post Golkar tak perlu Dialog dengan Mahasiswa Denpasar (Bali Post) - Sorotan sosiolog Prof. Dr. Selo Soemardjan tentang diamnya Golkar atas krisis yang melanda rakyat, di- tanggapi dingin Menpen/Kepala BP7 Prof. M. Alwi Dahlan. "Kapasitas saya ke sini sebagai Menpen/Kepa- la BP7, bukan fungsionaris Golkar. Soal prakarsa dia- log dengan mahasiswa, tanyakan kepada Golkar," ka- tanya menjawab Bali Post seusai meresmikan Desa Pelopor P4 se-Bali, Rabu (22/4) kemarin, di Wantilan Taman Ayun. Sementara itu ketua DPD Golkar Bali I Ketut Sundria yang dicegat usai acara itu mengatakan, Golkar tidak per- lu berdialog dengan maha- siswa, kecuali mahasiswa menghendaki berdialog de- ngan pejabatnya. "Saya heran dengan pandangan orang tersebut, dikiranya Golkar itu birokrat. Golkar kan juga or- sospol yang mewakili rakyat," katanya. Lantas bagaimana dialog an- tara ABRI dan mahasiswa apa- kahefektif, Alwi Dahlan menga- takan, banyak hal yang tidak di- pahami mahasiswa. "Seolah-olah pemerintah tidak melakukan apa-apa mengatasi krisis ekonomi ini," katanya. Karena itu, men- teri terkait memberikan penjela- san atas pertanyaan mahasiswa, di samping menanggapi keingi- nan mahasiswa sesuai sistem pe- merintahan yang berlaku di nega- ra ini yang mengacu pada lan- dasan Pancasila dan UUD 45. Soal tuntutan mahasiswa perlunya reformasi politik, Alwi Dahlan melihat dari dia- log mahasiswa itu ada yang dilupakan. "Saya kira ada yang dilupakan. Sebab, kalau ingin mencapai perubahan, apalagi perubahan politik, hendaknya melalui jalur yang ada. Kita tidak bisa memaksakan ke- hendak masing-masing, apala- gi mengatasnamakan bangs Indonesia," tegasnya. Ia menyarankan agar dia- log itu disalurkan melalui lem- baga perwakilan, sehingga apa pun yang diajukan bisa dibi- carakan bersama. "Kalau mendapat dukungan fraksi- fraksi di DPR bisa saja diusul- kan kepada pemerintah," ka- tanya. Dialog juga perlu ditin- daklanjuti guna mempertemu- kan perbedaan kepentingan, Bahaya, Krisis Kepercayaan Diri Denpasar (Bali Post) - Krisis moneter yang terjadi saat ini dipicu orang-orang yang mengalami krisis kepercayaan diri. Krisis kepercayaan diri ini amat berbahaya. Demikian pene gasan Menpen/Kepala BP7 Prof. M. Alwi Dahlan saat meresmikan Desa Pelopor P4 se-Bali di Wan- tilan Taman Ayun, Mengwi, Rabu (22/4) kemarin. Terlebih lagi krisis keper- cayaan itu disorot media asing. Melihat orang Indonesia membo rong sembako di toko atau swa- layan, kata Menpen, orang asing menilai seolah-olah Indonesia ini mau runtuh. Kalau disorot ter- us jelas akan meruntuhkan ke- percayaan luar negeri terhadap Indonesia," katanya. Padahal, begitu turis itu datang ke Bali, mereka kaget keadaannya aman- aman saja. Anehnya, kata Alwi Dahlan, orang yang memborong sembako itu justru orang berduit. "Mere- ka borong dua mobil untuk ke- pentingan dua bulan. Padahal, persediaan di toko hanya untuk satu-dua minggu," katanya. Lantas, datang ibu-ibu yang bermaksud membeli keperluan rumah tangga untuk satu-dua minggu menjadi panik karena tidak menemukan barang. Se- mentara orang berduit itu tidak hanya memborong barang, juga membeli dolar, padahal barang sehari-hari dibeli dengan rupiah. Mereka mengalami-krisis keper cayaan diri, lupa pengendalian diri, mungkin juga mereka sudah ditatar P4 tetapi hafal di luar ke- pala," selorohnya. Untuk itu, kata Alwi Dahlan, pengamalan Pancasila tidak cu- kup hanya di mulut, tetapi harus secara kontekstual. "Tunjukkan kepada orang luar-turis-be- gini lho cara kami mengamalkan P4," katanya memberi contoh. Di bagian lain, ia salut atas peresmian 221 desa dan kelura- han se-Bali sebagai desa pelopor P4, karena mencapainya sangat berat. Di antara desa swasemba- da, memiliki kader Pancasila mi- nimal 60 persen dan aktif belajar P4 minimal 75 persen. "Mudah- mudahan dengan cara ini tidak ada krisis pengamalan P4 di Bali," katanya. Tanpa memberi rincian, menu- rut Alwi Dahlan, di Indonesia baru tiga propinsi yang meresmikan desa pelopor P4 seperti ini. "Saya sependapat dengan usul Gubernur Bali, kalau lima tahun ditingkat kan status penghargaan menjadi anugerah desa pembudaya P4 kencana," ujarnya. Bupati Badung Alit Putra mengatakan, dari 221 desa dan kelurahan yang diresmikan itu, Badung terbanyak karena semua desa dan kelurahan sudah men- jadi pelopor P4 sejak 1996/1997. Dari 295.282 penduduk Badung, 262.278 orang telah mengikuti penataran P4. Kolusi, Akibatkan Hasil Dunia Pendidikan Sia-sia Denpasar (Bali Post)- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Depdikbud) selalu menerima getah" dari kian me- ningkatnya jumlah penganggu ran. Dunia pendidikan sering di tuding hanya mampu menghasil kan sumber daya manusia (SDM) bermutu sampah, karena tidak diserap di pasar kerja. Padahal, kolusi dalam proses penerimaan pegawai menyebabkan hasil du- nia pendidikan sia-sia. Pendapat itu dilontarkan dua pejabat teras Kanwil Depdikbud Bali, Kabid Dimenum Drs. Ida Bagus Anom dan Kasubag Pe- nerangan AA Gede Bagus Netra, S.Sos., di Denpasar, Rabu (22/4) kemarin. Netra memaparkan, banyak generasi muda yang pu- tus harapan memasuki dunia pen- didikan karena setelah lulus be- lum tergambar masa depannya. "Saya sedih sekali mendengar pernyataan seorang mahasiswa yang melakukan aksi keprihati- (029) kerja, hanya belum ada keseriu- san pihak terkait dalam meman- faatkannya. Banyak pelajar Bali yang berprestasi di tingkat na- sional maupun internasional, na- mun luput dari perhatian orang. Kalau saja siswa berprestasi itu diperhatikan, kemudian dijadi- nan di Jakarta, bahwa dia siap dipenjara toh kalau dia lulus juga jadi penganggur," ujarnya. Anom mendukung pendapat ini. Ia menyebutkan, ada per- nyataan instansi pemerintah mau- pun swasta akan mempekerjakan tenaga kerja berkualitas, ke- nyataannya belum sesuai hara-kan kader atau disekolahkan, se- pan. "Banyak kasus kolusi dalam penerimaan pegawai, sehingga ada orang yang tidak memenuhi standar diterima, sedangkan yang berkualitas tersisih," ucapnya. Mantan Kepala SMUN 1 Den- pasar ini menjelaskan, jajaran Depdikbud tahun 1997/1998 sudah mengedepankan kualitas dalam penerimaan pegawai dan jauh dari praktik kolusi serta ne- potisme. "Mudah-mudahan tata- nan ini dapat kami lanjutkan," ujarnya. Anom dan Netra memapar- kan, kualitas SDM keluaran lem- baga pendidikan di Bali sudah sepadan dengan kebutuhan pasar telah lulus dipekerjakan, tentu generasi muda akan terpacu meningkatkan prestasi akademis maupun nonakademis," tegas Netra. Anom mengharapkan, melalui momentum Hari Pendidikan Na- sional 2 Mei mendatang, pihak terkait khususnya Gubernur Bali memberikan perhatian khusus kepada siswa berprestasi. "Bisa saja Pak Gubernur menginstruk- sikan jajarannya untuk meman- tau dan mengkader siswa ber- prestasi. Saat memasuki pasar kerja, siswa bersangkutan lang- sung direkrut," tegasnya. 33 Dupa pada Dharma Santi Nyepi DHARMA Santi Nyepi 1998 yang dilaksanakan 26 April akan menampilkan nuansa lain dari acara serupa sebelumnya. Tem- pat penyelenggaraannya cukup besar, dan diselenggarakan di daerah yang sebagian besar pen- duduknya beragama Hindu. Dharma santi ini juga akan dime- riahkan oratorium dengan judul "Bharata Amurbeng Bumi". Cer- ita ini diambil karena berisi aja- ran yang sangat luhur yakniAsta Brata yang memuat delapan di- siplin yang mesti dilaksanakan seorang pemimpin. Delapan disiplin itu merupa- kan penjelmaan dari sifat-sifat alam semesta. Ajaran ini penuh dengan nilai-nilai moral yang sa- ngat berguna bagi seorang pemimpin. Sebab, pada intinya ajaran ini mengingatkan seluruh umat bahwa manusia hendak nya berlaku dalam sistem alam semesta, tidak memperkosa alam untuk kepentingan sesaat. Pe- ngutaraan ajaran ini tentu saja akan memberikan nuansa etik dan estetis pada dharma santi Nyepi yang akan dihadiri Pre- siden Soeharto dan menteri-men- teri lainnya. Selain kesan ini, Ardha Can- dra yang akan menjadi tempat karya agung ini rupanya juga akan disirami nuansa spiritual. Sebab, ribuan umat Hindu, ratu- san pinandita dan puluhan pan- dita dari seluruh Indonesia akan melantunkan pujaan dan doa un- tuk keselamatan bangsa, satu jam sebelum acara dimulai (18.00 wita). Upacara ini, menurut Ke- tua Panitia Daerah IGN Nala, bertujuan untuk mendoakan ke- selamatan bangsa dan tanah air. Doa ini khusus untuk bangsa d tanah air," katanya di Denpasar, Rabu (22/4) kemarin. (jan) termasuk safari dialog ke dae- rah-daerah. "Hanya kalau di- alog ke daerah, tergantung kesediaan menteri dan mater- inya siapa," katanya. Ketut Sundria menegas- kan, tidak perlu dialog antara mahasiswa dan Golkar. Golkar kan juga orsospol yang mewakili rakyat, masak rakyat berhadapan dengan rakyat, lantas hasil dialognya apa," tanyanya. Mestinya dialog itu antara rakyat mahasiswa dan pemerintah, termasuk ABRI, aparat yang menangani masalah keamanan dan keter- tiban. Karena itu, ia menyata- kan heran atas pandangan o- rang yang menyoroti Golkar diam tidak memprakarsai di- alog mahasiswa. "Dikiranya Golkar itu birokrat atau apa, Golkar kan berpihak pada rakyat," katanya tertawa. Sebagai orsospol yang me- wakili rakyat tugasnya hanya menjembatani kepentingan rakyat untuk disalurkan ke eksekutif. Lantas apakah tidak perlu Golkar menyalur kan aspirasi mahasiswa? Sun- dria berkata, "Itu sudah diprakarsai ABRI, dan aparat keamanan lebih berkompeten menanganinya." Sebelumnya sosiolog Prof. Dr. Selo Soemardjan mengata- kan, ABRI sebagai salah satu pusat kekuasaan mempunyai komitmen mengatasi krisi ekonomi. "Dari tiga pusat kekuasaan - ABRI, Golkar dan konglomerat - hanya ABRI yang memiliki komit- men memperbaiki keadaan," katanya. Sementara dunia bis- nis dianggapnya justru me- nambah beban pemerintah dengan utang luar negerinya. (029) Penderita Baru HIV/AIDS Pekerja Seks Denpasar (Bali Post) - Tambahan satu lagi pen- derita HIV/AIDS positif yang ditemukan di Bali belum lama ini, ternyata orang Indonesia dengan kesehariannya sebagai pekerja seks. Ketua Yayasan Kerti Paraja LSM yang bergerak dalam kegiatan so- sial kemasyarakatan peduli dengan kelompok-kelompok berisiko tinggi terhadap pe- nyakit - Prof. DN Wirawan mengatakan hal itu, Rabu (22/ 4) kemarin. Menurutnya, penderita baru ini ditemukan dalam pe- meriksaan darah terhadap 600 orang yang berisiko tinggi yang ada di Denpasar dan sekitar nya. Informasi penemuan pen- derita baru HIV/AIDS tersebut terungkap Sabtu (4/4), ketika dilakukan perbincangan de- ngan pakar dan peneliti uta- ma HIV/AIDS di Bali dr. Tuti Parwati Merati, SPD. Tetapi, dr. Tuti kala itu menyatakan belum tahu pasti penderita- nya, karena yang bersangku- tan belum pernah konsultasi. Informasi tersebut kini sudah diketahui Kakanwil Departemen Kesehatan Propinsi Bali dr. I Wayan Se- mendra, SKM. Namun, lapo- ran resminya belum diterima untuk dilanjutkan ke pusat. Dengan tambahan pende- rita baru itu, berarti Bali sam- pai saat ini memiliki 44 pen- derita HIV/AIDS, di mana sembilan orang sudah mening- gal dan sebagian penderita ada yang sedang dibina, ada juga yang sudah meninggalkan Bali. (08) Doa Bersama Ruwatan Bumi di Ashram Gandhi Denpasar (Bali Post) - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Bali menggelar doa bersama ruwatan bumi di Ashram Bali Gandhi Vidyap- ith-Denpasar, Rabu (22/4) malam kemarin. Doa bersama ini dipimpin Ibu Gedong Ba- goes Oka, pendiri Walhi. Doa bersama ini diisi de- ngan acara agni hotra, bhajan (menyanyikan lagu suci), me- ditasi, peluncuran buku "Swadeshi" dan pementasan wayang kulit dengan dalang IB Eka Dharma Laksana. Upacara agni hotra meru- pakan ritual yang juga ber- hubungan dengan kelestarian lingkungan. Sarana upacara nya berasal dari bahan-bahan alami, seperti minyak ghe. Bahan bakarnya juga alami, diambil dari kotoran sapi. Karena itu, bekas-bekas agni hotra ini sangat bermanfaat untuk menyuburkan tumbuh- tumbuhan. Bhajan diramaikan rema- ja-remaja peminat spiritual. Meditasi dipimpin kelompok paguyuban spiritual. Semen- tara peluncuran bukunya diba- has para kritisi Hindu. Pada acara ini juga diresmikan Se- kretariat Walhi Bali. Doa bersama ini, menurut Eksekutif Daerah Walhi Bali Agus Indra Udayana, sangat berarti bagi masyarakat Bali. Sebab, baru kali ini kearifan masyarakat Bali yang terwu- jud dalam bentuk upacara se- perti ruwatan diakui secara nasional. Hal ini menandakan kebijaksanaan masyarakat Bali terhadap lingkungan sudah diakui secara luas. (tar) Nelayan dan Buruh Harian harus lebih Diperhatikan Denpasar (Bali Post) - Dalar Upacara untuk menunjukkan kondisi seperti kecintaan umat Hindu terhadap sekarang ini, masyarakat tani, bangsa dan tanah air ini, papar nelayan dan buruh harian harus nya, juga akan sedikit berbeda mendapat perhatian lebih besar, dengan upacara lainnya. Upacara baik oleh pemerintah maupun ini akan diisi dengan nuansa spir- pengusaha. Sebab, kelompok itual yang makin dalam dengan masyarakat ini yang paling ter- menyalakan dupa sebanyak 33 pukul dengan adanya krisis buah. Penyalaan dupa ini menga- ekonomi yang berkepanjangan. ndung makna permohonan agar Kalau pegawai negeri dan ABRI bangsa dan tanah air dilindungi aktif masih tetap menerima gaji, dari 33 penjuru mata angin. walaupun sedang ada krisis. Angka 33 ini konon memang Hal itu ditegaskan Katopdam memiliki makna tersendiri. IX/Udayana Letkol CTP Suhar- Dewa-dewa dalam agama Hindu tono kepada Bali Post di sela-sela juga berjumlah 33. Angka ini juga kegiatan bagi-bagi paket semba- menunjukkan jumlah bilangan ko serangkaian HUT ke-52 To- tertinggi (9), bila dikalikan. Ang- pografi TNI-AD kepada 200 KK ka tiga itu sendiri juga memiliki purnawirawan ABRI di Peruma- kesan spiritual, sebab menyadar- han Purnawira Padangsambian kan manusia terhadap hukum Kelod, Rabu (22/4) kemarin. alam semesta yakni lahir, hidup Dalam kegiatan yang digelar Top dan mati. Jadi, ini akan mem- Dam IX/Udayana bekerja sama berikan makna tersendiri bagi dengan Himpunan Pengusaha umat Hindu," ujarnya. (tar) Bali Peduli Tanah Air (HPBPTA) Dialog Mahasiswa STSI dengan Prof. Ngurah Bagus itu dibagikan 400 paket sembako seharga Rp 10.000 per paket. Se mentara 100 paket lainnya dijual kepada keluarga Top Dam. Suhartono mengatakan, pi- haknya akan terus mengadakan kerja sama dengan para pengusa- ha agar pada masa-masa menda- tang bisa mengembangkan ke- giatan bagi-bagi sembako kepada kelompok masyarakat yang hidupnya masih pas-pasan. Na- mun, semua itu tentunya memer- lukan kesadaran lebih besar dan lebih banyak lagi pengusaha yang bisa terlibat seperti yang ter- gabung dalam HPBPTA Wakil pengusaha Drs. I Gusti Lanang Ardika mengakui hingga kini masih banyak pengusaha di Bali yang belum terketuk dan tergerak hatinya bergabung dalam wadah HPBPTA untuk bersama-sama mengulurkan ban- tuan kepada masyarakat. Belum Ada Titik Temu "SEMOGA pikiran yang bajk datang dari segala penju- ru." Begitu terlontar kalimat menyejukkan dari moderator dialog budaya Drs. I Nengah Medera. Suasana pagi di Ge- dung Natya Mandala SISI Den- pasar, Rabu (22/4) kemarin, terasa hening. Para peserta tidak sabar menunggu acara tadinya tegang, berangsur-angsur lunak ketika Guru Besar Faksas Unud itu menyampaikan konsep tentang berkesenian di hadapan 800 mahasiswa dan dosen STSI. Ngurah Bagus mengatakan, ajang dialog budaya ini bukan pengadilan, tetapi lebih menguta- makan pencarian titik temu dan menyamakan visi berkesenian. Ngurah Bagus dialog. Dalam hati para peser- Sri Sukarini, mahasiswi juru- ta muncul pertanyaan, dialog san Tari STSI Denpasar, mena- macam apa yang akan muncul. nyakan bagaimana konsep berke- Kontan saja dalam suasana senian Prof. Ngurah Bagus. Se- dosen STSI dalam mentransfer il- menunggu seperttu, para pe- lama ini, ia mengaku bingung atas munya kepada mahasiswa. Ia serta menjadi tegang. Maklum, pandangan Ngurah Bagus ten- melihat teknik mengajar dosen sebelum digelar dialog ini per tang seni dan budaya. Hal yang pedalangan masih kurang, nah muncul polemik berkepan- sama ditanyakan Nyoman Suga- khususnya mata kuliah sastra ma. Sugama yang mengenakan Jawa Kuna, Untuk itu, ia minta jaket kulit, secara lugas dan gam- petunjuk kepada Prof. Bagus blang memuji konsep berkesenian yang mendalami nilai-nilai sastra Prof. Ngurah Bagus. Namun, ia Jawa Kuna. menginginkan konsep yang ta- Dialog pun makin seru, keti- dinya abstrak itu bisa dikongkret- ka salah seorang mahasiswa ju- kan. rusan tari berpendapat polos dan Sugama mengritik strategi jujur, namun di balik ungkapan jangan antara dosen STSI Dr. Wayan Rai S. dan budayawan Prof. Dr. Ngurah Bagus ter- hadap hasil karya seni maha- siswa STSL Dialog budaya (DB) dimulai pukul 09.15 dan berakhir pukul 10.45 wita. Suasana dialog yang nya memiliki nilai kritik yang Kamis Pon, 23 April 1998 Kamis Pon, 23 April Perta Ball Post014 DISAMBUT - Menpen/Kepala BP7 Prof. M. Alwi Dahlan disambut masyarakat, Rabu (22/4) kemarin, saat meresmi kan Desa Pelopor P4 se-Bali di Wantilan Taman Ayun, Mengwi. Alwi Dahlan dan Gubernur Oka diberikan karan gan bunga sesaat setelah turun dari mobil. Dokter juga Terserang Demam Berdarah Denpasar (Bali Post) - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah siap dengan ber- bagai perlengkapan medis meng- hadapi kemungkinan terjadinya ledakan jumlah penderita demam berdarah (DB) di Bali. Persiapan medis itu di antaranya obat-oba- tan yang diperlukan serta ruang rawat inap berkapasitas lebih dari 300 orang. Wakil Direktur Bidang Pela- yanan Medis RSUP dr. N. Suan- da Duarsa mengemukakan hal itu kepada Komisi E DPRD Bali saat melakukan kunjungan ker- ja ke RSUP Sanglah, Rabu (22/4) kemarin. Dikatakan, persiapan cairan ringer lactat yang ber- fungsi menjaga darah penderita tetap normal, tersedia dalam jum- lah cukup. Pihak RSUP melalui Kanwil Depkes Bali juga telah mengontak RSUD dan RS swas- ta untuk ikut menangani kasus ini. "Penderita yang termasuk grade I dan II (ringan) sebaiknya dirawat di RSUD atau RS swas- ta. Hanya penderita yang terma- suk grade III dan IV (gawat) yang dirawat di RSUP, supaya tidak numplek," jelas Suanda. Jumlah penderita DB di Bali dalam tiga bulan terakhir dilapor- kan mengalami lonjakan cukup tajam. Data menunjukkan, pen- derita yang pernah dirawat se panjang Januari s.d. Maret ber- turur-turut 8 orang, 39 orang, dan 67 orang. April 1998 saja jumlah itu meningkat tajam menjadi 156 orang, termasuk seorang dokter dari Mengwi yang identitasnya dirahasiakan. Selain ke RSUP, Komisi E juga mengadakan kunjungan ke Kanwil Depkes Bali. Kakanwildr. Wayan Semendra menegaskan, peningkatan penderita DB di Bali saat ini bukan indikasi telah ter- I rec jadi wabah. Sebab, dibandingkan tahun lalu, penderita tahun ini jauh lebih rendah. "Kasus ini merupakan siklus lima tahunan' katanya. Semendra mengatakan, pi- haknya sudah melakukan ber- bagai langkah antisipasi, seperti menyampaikan imbauan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, kerja sama dengan seluruh RSUD di Bali sudah dilakukan. Komisi E yang mengadakan kunjungan kerja kemarin dipim- pin Drs. Dewa Putu Tengah. (08/nom) Wali Kota Pertanyakan Nasionalisme Media Massa Denpasar (Bali Post) - Wali Kota Denpasar Komang Arsana mempertanyakan nasio nalisme media massa di tengah kesulitan yang dihadapi bangsa ini. "Media massa bukannya menyejukkan, tetapi meresah- kan. Rakyat sudah susah dibikin susah lagi dengan isu-isu dan in- formasi yang belum tentu benar," katanya dalam penyerahan Dip- da Proyek-proyek APBD II Den- pasar 1998/1999 di Santhi Graha Denpasar, Rabu (22/4) kemarin. Ia menandaskan, sebagai bangsa jangan hanya mengaku cinta nasionalisme, cinta tanah air, namun tindakannya tidak mencerminkan nasionalisme. "Kalau dia (mereka yang me- ngaku nasionalis-red) cinta den- gan bangsa ini, harus mencarikan solusi yang tepat untuk mengata- si krisis ini, bukan sekadar ngomong tetapi tidak ada karya nyata yang bisa dinikmati masyarakat," imbuhnya. Ketua PWI Bali Made Nariana mengatakan, kalau benar Pak Wali Kota mengungkapkan hal seperti itu, pertama-tama tentu pers harus mengucapkan terima kasih, karena pejabat tersebut memberi perhatian terhadap pemberitaan media selama ini. Namun, dalam kondisi krisis ekonomi dan krisis kepercayaan terhadap pemerintah sekarang ini, sebaiknya semua komponen tidak usah saling menuduh, men- cari kambing hitam untuk saling menyalahkan. "Seorang tidak bisa menuding begitu saja, bahwa insan-insan pers tidak nasionalis. Ukurannya apa? Apa karena memuat berita- berita unjuk rasa keprihatinan mahasiswa, pers boleh dibilang tidak nasionalis? Perjuangan mahasiswa itu kan juga demi ke- pentingan bangsa," kata Ketua PWI ini. yang mengarah pada suatu perbaikan dan kepentingan lebih luas. "Coba bayangkan, kalau tidak ada media massa menyalurkan aspirasi rakyat dan memberitakan kebijakan- kebijakan pemerintah, akan muncul isu-isu yang lebih ber- bahaya di masyarakat." Dikatakan, suara hati nu- Orang-orang pers juga dibeka- rani mahasiswa yang diberita- liidealisme, dan idealisme itu tak kan media massa adalah fak- bisa dinilai dari satu sisi saja. ta yang juga merupakan aspi- Misalnya dari suatu pemberitaan rasi rakyat. "Kalau akibat Ia mengatakan, apa yang di- pemberitaan itu ada yang re- wartakan media massa justru sah, yang resah itu barangkali merupakan aspirasi rakyat yang bukan masyarakat luas, teta- perlu diketahui semua pihak, pi pengambil keputusan yang terutama pembuat kebijakan. tidak bisa mengemban amanat Apa yang disuarakan media rakyat," ujar Nariana. massa dilandasi idealisme (011) Penemu Bayi Hilang di Dharma Yadnya Disediakan Hadiah Jutaan Rupiah Denpasar (Bali Post) - Siapa pun nantinya menemu- kan bayi yang diculik di RSU Dharma Yadnya, 15 Januari lalu, akan diberikan hadiah. Hadiah berupa uang itu akan diberikan pihak RSU Dharma Yadnya dan oleh Direktur RSU Dharma Yad- nya selaku pribadi. Bahkan, o- rangtua bayi pun telah menyiap kan jutaan rupiah untuk penemu bayinya itu. Demikian dikatakan Direktur RSU Dharma Yadnya dr. I Gusti Ketut Rai Tistha, Rabu (22/4) ke marin, di ruang kerjanya. Pokoknya kami siap untuk mem- berikan hadiah, tetapi mengenai berapa jumlahnya, tidak bisa kami sebutkan sekarang," ujar nya didampingi Wakil Direktur dr. Ida Bagus Wiryanatha. Ia membantah kalau pembe- rian hadiah kepada penemu bayi itu terlambat. Pasalnya, ide un- tuk memberikan hadiah telah lama muncul, tetapi baru kali ini diumumkan secara resmi, sehing- ga bisa menjadi perangsang bagi masyarakat untuk membantu mempercepat penemuan bayi tersebut. kan orangtua bayi, Putu menerapkan beberapa aturan. Sumantra melalui suratnya ke Hal ini untuk memperkecil keja- Bali Post. "Bila ada orang yang dian serupa terulang kembali. mau mengembalikan bayi kami, Misalnya, pintu masuk ruang akan diberikan hadiah jutaan ru- pasien hanya satu melalui sat- piah," ujarnya sembari bersedia merahasiakan identitas penemu kepada siapa pun jika itu yang menjadi syarat. Selain itu, ia juga tidak akan menuntut ke polisi, bahkan akan menjadikannya sau- dara. pam, ruang perawatan bayi juga dilakukan perbaikan secara khusus, blangko dan tinta sidik jari disesuaikan dengan blangko dari kepolisian. Sementara untuk karyawan, khususnya terhadap Seperti berita Bali Post sebe- petugas yang jaga saat kejadian, lumnya, anak laki-laki pasangan Sampai saat ini berbagai u- juga telah dilakukan pembinaan. Menyinggung soal jumlah Ir. Putu Sumantra, M.App.Sc. paya telah ditempuh pihak kepoli- dan Nyoman Srimiasih diculik sian maupun keluarga korban, kunjungan pasien sejak kasus ini perawat gadungan 15 Januari namun belum juga membuahkan muncul, Wiryanatha mengata- lalu di RSU Dharma Yadnya. hasil. "Beberapa kali petugas ke- kan, sama sekali tidak ada pen- Bayi berumur satu hari itu dicu- polisian mengatakan hasilnya ni- garuhnya. Sejak awal Janurai hingga saat ini, jumlah hunian lik dengan dalih akan dipindah- hil," kata Wiryanatha. Untuk perbaikan ke dalam, mencapai 60 persen dari 50 tem- kan ke ruang perawatan. Hal yang sama juga disampai- katanya, pihaknya sudah mulai pat tidur yang ada. (gus) Kemungkinan Kadisnaker Terima Informasi Salah Denpasar (Bali Post) - Mayoen. 'Silakan hubungi Pak bidang tugasnya. Karena itu, menghubungi dirinya, Mayoen Wakil Ketua Bappeda Bali Mayoen, saya sudah telepon tadi. tidak mungkin terjadi tumpang mengatakan, "Saya no comment Drs. IB Ngurah Kasayatna me- Untuk jelasnya lagi hubungi Ba- tindih bidang tugas. Dalam pro- dulu deh. Biar nanti saja saya ngatakan belum bisa memberi pak Ketua (Ketua Bappeda-red) gram padat karya, Bappeda kan menjelaskannya." hanya membuat program. Siapa penjelasan rinci mengenai proyek besok (hari ini-red)," ujarnya. Sebelumnya, Kadisnaker Bali Diminta tanggapannya atas pelaksana program akan dise- I Gusti Agung Mega, S.H. me- padat karya sebagai salah satu model yang dipilih pemerintah keluhan Kepala Dinas Tenaga suaikan dengan jenis kegiatan ngeluhkan program padat karya dalam menanggulangi dampak Kerja (Disnaker) Bali, Kasayatna yang dilakukan. Jadi bukan Bap di Bali dilaksanakan Bappeda. (047) krisis ekonomi. Alasannya, pro- mengatakan, ada kemungkinan peda yang melaksanakan," jelas Keluhan itu disampaikan dalam gram tersebut saat ini masih se- Kadisnaker menerima informasi nya meluruskan. rapat konsultasi antara Komisi E dang disusun. yang salah sehingga keluhan itu Kakanwil Depnaker IGN DPRD Bali dan jajaran Kanwil Dicegat menjelang mengikuti muncul. Ia menolak kelemahan Mayoen menolak menanggapi Depnaker, Selasa (21/4) di Den- sebuah rapat di Bappeda Bali, koordinasi antarinstansi pemda lebih lanjut keluhan Kadisnaker. pasar. Sesuai bidang tugas yang Rabu (22/4) kemarin, Kasayatna sebagai kambing hitamnya. "Ka- Ia juga menolak membicarakan diserahkan pemerintah pusat, mengatakan, masalah program lau masalahnya koordinasi secara lebih rinci program padat demikian Mega, program padat padat karya ini sebaiknya dita- antarinstansi pemerintah di Bali karya, dengan alasan tidak sem- karya mestinya menjadi propor nyakan kepada Ketua Bappeda sudah mantap, sudah sesuai per- pat. "Saya enggak bisa sekarang, si Disnaker (BP, 22/4). Kakanwil IB Ardhana. Ketika disampaikan, aturan pemerintah pusat yang soalnya ada pertemuan," kata Depnaker dan Ketua Komisi E DPRD Bali mendukung per- Ardhana tidak masuk kerja. Ia berlaku," tegasnya. menyarankan agar menghubu- Diyakini, masing-masing ins- Diminta konfirmasi bahwa nyataan Mega pada waktu itu. ngi Kakanwil Depnaker IGN tansi sudah paham terhadap Wakil Ketua Bappeda telah Namun, menurut Komang tajam atas pernyataan Prof. Ba- Astita, pendapat Ngurah Bagus gus di media massa. Tepuk ta- dan mahasiswa STSI sama- ngan pun silih berganti. Maha- sama mengandung unsur kebe- siswa STSI asyik dengan perta- naran. Dalam mencari benang nyaan-pertanyaan sendiri, se- merah terhadap persamaan visi mentara Ngurah Bagus asyik itu masih kabur, sehingga dia- dengan jawaban sendiri. Apa yang log tersebut terkesan lucu dan ditanyakan mahasiswa, akhirnya kurang bermutu jika dilihat dari tak terjawab. kajian ilmiah. Dialog budaya Sejumlah dosen STSI dan pe- antara mahasiswa dan Prof. Ba- ngamat budaya seperti Nyoman gus seperti dua garis sejajar di Catra, M.A., Komang Astita, dr. mana ujung garis itu tidak per AA Made Jelantik, dan Dr. AA nah bertemu. Putra Agung ketika diminta Menurut Ketua STSI Den- pendapatnya mengatakan, dialog pasar Dr. Wayan Dibia, dialog ini budaya antara mahasiswa STSI tetap penting walaupun tidak dan Prof. Ngurah Bagus masih menghasilkan catatan yang kabur. Belum sesuai dengan tema penting. Paling tidak, dialog ini dialog yang diinginkan selama ini bisa mencubit para dosen dan yakni mencari titik temu dan per mahasiswa STSI lebih giat samaan visi. Prof. Ngurah Bagus berkarya. "Bersyukur ada orang berbicara pada tataran konsep yang mencubit, sehingga maha- dan idealisme, sedangkan maha- siswa dan dosen STSI kaget dan siswa bertanya dan berbicara tersentak untuk berkarya," kata pada tataran pratik dan teknis. Dibia. (sut) nya. Rekanan Hotel SEP Lapor Polisi hotel tersebut dilelang sesuai pengumuman lelang di media massa beberapa waktu lalu-pe- milik akan lepas dari tanggung jawabnya. Karena itu, sebelum hotel dengan 250 kamar ini dile lang, para rekanan minta Harjan- to Karijadi melunasi semua ke- waji-bannya. Denpasar (Bali Post) - Lima rekanan proyek Hotel Sol Elite Paradiso (SEP) melapor ke Polda Bali, menyusul pengu- muman perihal hotel berbintang empat milik Harjanto Karjadi itu akan dilelang, Selain dilaporkan kepada pi- hak berwajib, sekitar 30 rekanan lainnya melakukan protes ter- Lima rekanan yang sudah hadap rencana lelang tersebut. melapor ke Polda Bali maupun ke Pasalnya, pemilik hotel yang per- PN Denpasar untuk diselesaikan nah bermasalah dengan Pemda secara pidana maupun perdata Bali-dalam hal ketinggian ho- masing-masing Yohanes Kri- tel-belum melunasi pembaya- stianto (PT Petra Jaya Manung- ran para rekanan yang jumlah- gal), Hasan Yandi (CV Tri nya mencapai Rp 12 milyar Para Manunggal Sakti), IB Widia (PT rekanan proyek itu khawatir bila Bangun Nusa) dan Hardi (PT (nom) Hardi Agung Perkasa) serta kon- hi ketentuan. Akibatnya, pihak traktor utama Nusa Raya Cipta. hotel terpaksa harus memangkas Dalam pengumuman lelang 9 bangunan. April lalu itu disebutkan, PN Harjanto Karijadi belum ber- Denpasar No. 14/Pdt.Ht/1998/ hasil dimintai konfirmasi. Semen- PN.Dps akan melakukan lelang tara pengacaranya, Suryatin terhadap tanah dan bangunan Lijaya, SH., mengaku tidak tahu- Hotel Sol Elite Paradiso atau menahu soal laporan ke polisi. yang kena lelang PT Geria Wijaya Saya hanya menangani masalah Prestige. Lelang itu sendiri ren- eksekusi sesuai dengan surat kua cananya akan dilaksanakan 9 Mei sa. Kalau soal laporan ke polisi, mendatang atas permintaan PT saya tidak tahu," katanya. Sumber di Polda Bali mem- Bank PDFCI, Jakarta. Hotel Sol Elite Paradiso men- benarkan adanya laporan terse jelang pembukaannya pernah but. Seiingat sumber tadi, nomor dimasalahkan Pemda Bali. Sebab, laporan pidana tersebut masing ketinggian bangunan hotel ber masing 18, 19, 20 dan 21/1/1998/ lantai empat ini dianggap melebi- Ditserse. (010/070) Gianyar (Bali Post) Pertanian tanaman menguntungkan akib jang serta banyakny produksi secara maks langkah strategis ope gal Pertanian (AMP) ABRI bersama masy malkan pemanfaatan Pangdam IX/Udayar Mayjen TNI Syahrir MS m ngatakan hal itu-mengut sambutan Kasad Jender TNI Subagyo Hadisiswoyo saat membuka operasi bal AMP di Banjar Penempaha Desa Manukaya, Tampak ring, Rabu (22/4) kemarin. H dir pada kesempatan i Wagub Ahim Abdurahi Kapolda Brigjen Pol. Bima toro, Bupati Tjokorda G Budi Suryawan, S.H. dan F tua DPRD Gianyar Tjokor Anom. AMP ini diharapkan tid saja mampu mengoptimalk lahan pertanian yang ada u tuk meningkatkan produk tetapi juga untuk mencuk keperluan pangan. Manfa lain dari AMP dapat menda agunakan tenaga kerja d kota yang kembali ke desa Keta Singaraja (Bali Post) - Bali memiliki ketahar ekonomi yang memban gakan dalam krisis ekon saat ini dibandingkan da ah lainnya di Indonesia. A gota DPR RI Laksdya T Gede Arcana dari F-ABRI tika melakukan komunik intensif dengan jajaran Pe da Buleleng di Singara Rabu (22/4) kemarin men mukakan keprihatinan karena krisis ini bagaik badai bagi bangsa dan ne ra Indonesia. Menurutnya, ada bebe pa hal pokok yang harus gera diantisipasi Kabi Pembangunan VII dal menghadapi krisis, ant lain menurunkan harga s bilan bahan pokok (semba termasuk obat-obatan. giatan yang dilancark pemerintah bersama kom nen masyarakat lain melalui operasi pasar (ops Jala Negara (Bali Post)- Jalan Desa Tuwed sep jang delapan km men Melaya kondisinya cuk rawan. Sekalipun baru dip baiki sekitar empat bulan la di sana-sini sudah banyak bang menganga yang s menelan korban. Seperti jadian Selasa (21/4) seki pukul 20.00, Serka I Gusti P namawan salah seorang a gota polisi lalu lintas (polant yang baru pulang dari me Ta Pem Semarapura (Bali Pos)- Pemda Klungkung me bekas galian C dengan siste reklamasi dan land consol lah utara jaringan listrik teg mencakup areal 76,3250 ha lahan diserahkan kepada rincian 5 persen untuk bia bah 20 persen difungsikan silitas umum. Itu dikemukakan Kal Klungkung Drs. Nyoman Post, Rabu (22/4) kemarin. I menawarkan hal itu kepad mun tak mungkin seluruh mengingat dalam satu ko adanya sarana dan prasar Dia menekankan, areal seluruhnya bisa di-LC-kan 25-50 are dibagi 50 persen dan sisanya lahan pertan (perkebunan, perikanan, da Selanjutnya dijelaskan 25 are lebih pembagianny man dan 70 persen pertani kas galian C untuk pemu nguntungkan masyarakat GALIAN C-Lokasi ga plang-jomplang". Unt an sistem reklamasi d 2cm Color Rendition Chart