Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-04-23
Halaman: 06

Konten


4cm Halaman 6 Bali Post/uda UNDIAN - Penarikan undian gebyar percetakan Bali Post yang yang diikuti 380 pelanggan memperebutkan hadiah utama sebuah Suzuki Ternado di RM Sari Warta Boga Denpasar, Rabu (22/4) kemarin. Hadiah utama ini dimenang- kan SMUN 1 Denpasar. Pengawasan Proyek jangan ABS mon anan yang sama," pesan Wali Kota. * Proyek 1998/99 Kodya Rp 44 Milyar proyek tahun 1997/98 dengan nilai Rp 15 milyar lebih. "Proyek luncuran itu merupakan proyek BUIP-P3KT yang belum bisa di laksakan tahun anggaran 1997/ 1998," kata Sutedja sembari menyebutkan, keterlambatan tu- runnya SPABP dari pemerintah pusat merupakan kendalanya. Denpasar (Bali Post) - Pengawasan terhadap proyek-proyek oleh pimpro dan penanggung jawab proyek jan- gan dilaporkan asal bapak senang (ABS). Bila ABS terus berlangsung, sampai kapan pun negeri ini tidak akan maju dan tetap dalam kondisi seperti sekarang ini. Hal itu ditegaskan Wali Kota Komang Arsana ketika meny- erahkan Dipda proyek-proyek APBD Kodya tahun 1998/99, di gedung Santi Graha, Denpasar, Rabu (22/4) kemarin. Dikatakan, para primpro harus melakukan evaluasi ter hadap pengalaman-pengalaman yang sudah dilewati agar kesala han tidak terulang. Justru harus diambil hikmahnya sebagai pe- doman dalam pelaksanaan tu- gas-tugas akan datang. "Niat baik dan tekad sung- guh-sungguh dari saudara-sau- dara (para pimrpo-red) sangat kami harapkan," ujar Arsana. Proyek-proyek 1998/99 di Kodya Denpasar sebagaimana dilaporkan Kabag Penyusunan Program Ir. IGBA Sutedja me- liputi 213 proyek dengan dana Rp 44.107.559.300. Dibanding- kan dengan dana yang dikucur kan tahun anggaran sebelum- nya, Rp 33 milyar lebih, men- ingkat 33,41 persen. Enam belas buah dari 213 proyek tersebut merupakan Advertorial Bali Post Sedangkan dana seluruh APBD tahun 1998/1999 yang terserap ke dalam 19 dari 20 sektor pembangunan yang ada mencapai Rp 94.071.117.700. pendapatan Menurut Arsana, penyeba- ran proyek-proyek tersebut sudah diusahakan secara profe- sional ke seluruh wilayah sesuai kebutuhan dan perkembangan yang ada. Dengan penyebaran tersebut diharapkan dapat men- ingkatkan dan memeratakan pertumbuhan ekonomi yang akan diikuti peningkatan dan pemerataan perkapita penduduk. Arsana menekankan beber apa catatan untuk para pimpro dan rekanan pelaksana proyek di lapangan, di antaranya koor- dinasi. Koordinasi ini, kata dia, sangat mudah untuk diucapkan tetapi sering mengalami ham, batan dalam pelaksanaannya. Koordinasi memegang peranan penting dalam rangka pelaksan- aan suatu kegiatan. "Yang perlu disadari dalam koordinasi adalah semua aspek unsurfinstansi mempunyai per- Wali Kota juga meminta per hatian para camat agar terus berusaha meningkatkan peran serta masyarakat dalam berb- agai hal, sehingga hambatan- hambatan yang timbul bisa dite- kan menjadi sekecil mungkin. "Saya sudah berusaha un- tuk menyebarkan proyek- proyek pembangunan ke selu ruh wilayah, tetapi karena ket- erbatasan kemampuan pen. danaan, mungkin belum bisa memuaskan semua pihak," ujarnya. Sektor-sektor yang men- dominasi anggaran proyek- proyek tersebut tidak bergeser dari tahun-tahun sebelumnya. Sektor transportasi menempati urutan teratas dengan menye- dot Rp 16.448733.000 yang di- arahkan untuk 21 proyek. Se- bagian besar dana tersebut di- manfaatkan untuk peningka- tan, rehabilitasi dan pemeli haraan jalan. Penyerap dana terbesar no- mor dua adalah sektor peruma- han dan pemukiman, Rp 11 mi- lyar lebih yang diarahkan untuk 20 proyek. Proyek perumahan dan pemukiman ini, menurut Sutedja, meliputi antara lain pro- gram penyehatan lingkungan pemukiman, penyediaan dan pengelolaan air bersih. (011) Bali Post Kenaikan Bunga SBI, Ambrukkan Bank Denpasar (Bali Post) - Kenaikan bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI), menurut pengamat ekonomi I Nyoman Moena, cukup memberatkan bank. Apalagi kalau hal itu berlangsung cukup lama, bank-bank bisa terjerat dan ambruk. Dia khawatir, sektor real tidak akan mampu memikul be- ban yang cukup berat ini dan pada akhirnya berdam- pak kepada tenaga kerja yang ada. "Saya sangat berharap, mudah-mudahan dengan kelu- arnya persetujuan tahap II dengan IMF, SBI kembali pada posisi normal," paparnya keti- ka dihubungi, di Jakarta, Rabu (22/4) kemarin. Pernyataan senada sebel- umnya disampaikan pengam- at ekonomi Dr. Wayan Sudirman, S.U. Bunga deposi- to tinggi akan diikuti melam- bungnya suku bunga pinja- man. Dalam kondisi seperti ini, tidak ada investasi usaha yang mungkin dibiayai dengan bu- nga pinjaman tinggi dari per- bankan. Ini akan memper- parah kondisi sektor real. Beberapa pengelola bank swasta juga mengakui, kini be- rada pada posisi sangat sulit. Menampung dana masyarakat dengan bunga deposito demiki an tinggi tidak mungkin, ter- lebih-lebih kini terjadi krisis ke- percayaan masyarakat. Se- mentara untuk menyalurkan kredit dengan bunga tinggi, sangat sulit alias tidak ada pe- ngusaha yang mau. "Ini terjadi di semua bank," kata Krisna Limantara, Marketing Mana- ger Bank Umum Nasional (BUN) Denpasar. Berdasarkan pantauan Bali Post, begitu Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan suku bunga SBI sekitar 5% dengan bunga tertinggi 50% per tahun untuk jangka waktu satu bulan, beberapa bank swasta langsung menaikkan suku bunga deposi- to rata-rata 5 persen. Suku bu- nga deposito baru itu diberikan secara transparan, tetapi untuk pinjamannya terkesan ditutupi. Untuk suku bunga pinjaman pasti menyesuaikan, tetapi saat ini belum, karena mendadak," kilah sejumlah pengelola bank yang dihubungi. bank pemerintah bergerak naik pada kisaran 3,5 hingga persen. Di Bank Dagang Nega ra (BDN), suku bunga deposito semula 47,5 persen kini naik Bunga deposito pada bank- 5 menjadi 52,5 persen untuk ja- ngka satu bulan. Di BNI suku bunga deposito kini naik men- jadi 51 persen, BCA 50 persen dan Bank Sri Partha 47,5 pers- en untuk jangka satu bulan. Sedangkan suku bunga de- posito yang berlaku di konter- konter Bank Bali mulai 22 April untuk Rp 5 - Rp 25 juta deposito satu bulan 47%, 42% (3 bulan), 28% (6 bulan), 26% (12 bulan), deposito Rp 25 juta Rp 100 juta untuk satu bulan 50%, 42% (3 bulan), 28% (6 bu- lan), 26% (12 bulan), deposito Rp 100 juta hingga Rp 500 juta untuk satu bulan 52,5%, 42% (3 bulan), 28% (6 bulan), 26% (12 bulan), deposito sampai Rp Rp 500 juta untuk satu bulan 52,5%, 42% (3 bulan), 28% (6 bulan) dan 26% (12 bulan). Hal serupa juga terjadi di Bank Central Asia (BCA) ca- bang pembantu Proyek Senen. Sekitar 10 15 nasabah tam pak melakukan transaksi di bank tersebut. Krisna Limantara menye- butkan, suku bunga deposito di 6 BUN sekarang 55% untuk ja- ngka satu bulan. Bunga devosi to berjangka 3 bulan 40 %, bulan 28,75 % dan yang satu tahun 26,25 persen. "Suku bun- pinjaman untuk kredit kon- sumer sebelumnya 27% per tahun, dengan kenaikan suku bunga devosito sekarang ini, ya...pasti ikut naik menyesuai- kan," ujarnya. Pernyataan senada disam- paikan Ni Made Sumerti di bagi an deposito Bank Dagang Bali. Dia mengatakan, suku bunga pinjaman di tempatnya akan Kamis Pon, 23 April 1998 Wesnawa: Rupiah akan Terus Menguat Denpasar (Bali Post) - Kebijakan pemerintah untuk menaikkan SBI (Sertifikat Bank Indonesia) dan penyehatan perbankan nasional, menyebabkan rupiah terus menguat. Menguatnya rupiah ditanggapi positif pasar Singapura. Demikian dikatakan Ketua Asosiasi Pedagang Valas T Wesnawa, Rabu (22/4) ke- marin. Dikatakan, Rabu pagi rupiah pada pedagang valas mau- pun bank devisa diperdagangkan Rp 7.850 (beli/dolar AS) dan jual Rp 8.150 per dolas AS. Sekitar pk. 20.00 kemarin, rupi. ah menguat dan ditutup Rp 7.750 (beli) dan Rp 8.052 (jual) per dolar AS. Menguatnya rupiah, lanjutnya, tidak terlepas dari keseri- usan pemerintah melaksanakan paket reformasi ekonomi. "Keseriusan pemerintah ditanggapi positif oleh pasar di luar negeri. Masyarakat internasional makin percaya pada rupi- ah," ujarnya. Dikatakan, kenaikan rupiah terhadap dolar terpicu oleh kenaikan tingkat suku bunga SBI yang diumumkan peme- rintah Selasa siang. Tingkat suku bunga SBI naik berkisar antara tiga hingga lima persen untuk jangka waktu overnite sampai 12 bulan. Di Bursa Efek Jakarta (BEJ) indeks harga saham gabun- menyesuaikan dengan kenai- gan (IHSG), kemarin, naik 2.934 poin atau naik 0,6%. kan suku bunga devosito tera- khir. Sementara untuk suku bunga devosito, pihaknya men- genakan di bawah bunga ter- tinggi yang disampaikan BI un- tuk tetap menjaga kepercayaan nasabah. "Suku bunga terlalu tinggi terkadang membuat na- sabah menjadi curiga," jelasnya. Menurut Sumerti, terakhir suku bunga pinjaman di tem- patnya 50% per tahun. Suku bunga devosito, sekarang dikenakan 37 % untuk yang berjangka 1 bulan, 33,5% un- tuk yang berjangka 3 bulan, 32 % untuk jangka 6 bulan dan 29 % untuk jangka satu tahun. Kegiatan Bank Dalam Pengawasan BPPN Normal Meski terjadi kenaikan suku Denpasar (Bali Post)- Kegiatan Bank Aken, Bank Nusa Internasional dan Bank Pesona Kriya Dana (dulu Bank Utama) yang diumumkan ma- suk dalam perawatan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional), Rabu (22/4) kemarin pagi, masih berjalan normal. Dari pantauan Bali Post pagi kemarin, jumlah pengun- jung yang datang ke tiga bank itu tidak terlalu banyak. "Me- mang ada yang mengambil uang, tetapi yang menaruh juga ada," ujar salah seorang petugas Bank Pesona, di Jalan Gajah Mada Denpasar. "Saya nggak tahu besok (hari ini-red) setelah nasabah tahu pengumuman. Jika nasa bah ramai-ramai narik uang, pihak bank sudah mengantisi- pasinya. Apalagi pemerintah sudah menjamin uang nasa- bah," ujarnya.; Di Bank Aken Sanur mau- pun di Cabang Pembantu di Jalan Thamrim juga tampak pemandangan biasa. "Soal bank itu masuk dalam penga- wasan BPPN, saya yakin pemi- lik bank sudah berusaha untuk segera keluar dari BPPN. Yaa..., saya harapkan demikian, Bank Aken segera bisa keluar. Den gan demikian kami bersama rekan-rekan bisa tetap beker ja," ucap seorang karyawan, Selain itu, lanjut dia, pemimpim Bank Aken baik di pusat maupun di cabang-cabang di daerah sudah memberikan penjelasan kepada masyarakat bahwa uang mereka aman kare- na sudah dijamin pemerintah. "Jaminan pemerintah ini cukup positif untuk menumbu- hkan kembali citra perbankan nasional," ujar Made Suartja- na, salah seorang nasabah di Bank Aken. Hal serupa juga terlihat di Bank Nusa Internasional Den- pasar. Menurut petugas, Bank Nusa akan segera keluar dari BPPN. Pemiliknya Aburizal Bak- rie berulang kali menyatakan bunga dan pengumuman be- bank itu akan segera merger. berapa bank yang masuk Kegembiraan Muncul dalam perawatan BPPN di Walaupun sempat masuk salah satu siaran TV, transak- BPPN (Badan Penyehatan Per si masih berjalan biasa seperti bankan Nasional) per Februari, hari-hari sebelumnya. Ber- Bank Komersil akhirnya berdasarkan pemantauan Bali hasil keluar dari BPPN pada Post di beberapa bank, menun- April ini. Dengan demikian, jukkan keadaan sama. Bank Komersil dinyatakan se- hat. Tak pelak, kegembiraan langsung meledak dari para karyawan Bank Komersil yang menyaksikan pengumuman pemerintah melalui TV. Demikian hasil peman- tauan Bali Post di Bank Komer- sil Cabang Bali, Jalan Kartini Denpasar. Memang sejak adanya pemberitahuan pemer- intah akan diumumkan ke-40 bank yang masuk pengawasan BPPN, Bank Komersil sempat masuk. Hal ini membuat para karyawan khawatir, jangan- jangan bank tempat mereka bekerja akan dibekukan, seh- ingga terjadi rush besar-besa- ran, dan akhirnya bank terse- but bangkrut. (Tim BP) (sug/026/027) Harga Grosir/ Borongan Sayur-mayur Tanggal 22 April 1998 Di Pasar Anyar Sari Denpasar Jenis Harga Komoditi (Rp/Kg 1. Kol Bulat 2. Kol Gepeng 3. Tomat Buah Lokal 4. Tomat Buah TW 5. Buncis 6. Wortel US$ VALUTA ASING - EMAS Rabu, 22 April 1998 VALUTA ASING (dalam rupiah) BELI JUAL TV TV 7.400,00 8.600,00 Aud$ DM Can EL FFR 4.625,00 5.475,00 3.625,00 4:550,00 4.850,00 5.685,00 10.500,00 13. 500,00 1.050,00 1.350,00 NFL 3.450,00 4.250,00 4.650,00 5.675,00 1.225,00 674.250,00 5.475,00 5.400,00 6,500,00 MAL 1.700,00 2.350,00 100 Lire 908 200,00 550,00 NT 30 100,00 280,00 3.700,00 4.350,00 SFR HK$850,00 SIN 100 Yen NZ Catatan: (027) Berdasarkan kurs Rabu, 22 April 1998 dari: TV (Tarukan Valas). Infor- masi harga pasar valuta terbaru hari ini telpon 263598 Tarukan Valas Emas: Harga emas logam mulia di pasaran Jakarta, di PT.Central Inter- vest Corporation (CIC) Rp 51.000/gram (beli) dan Rp 73.000/gram (jual). Di PT.Udaya Antam Setdco (UAS) Rp 76.750/gram (beli), Rp 81.750/gram (jual). Logam Mulia (LM) Rp 45.000/gram (beli), Rp 70.000/ gram (jual), emas perhiasan 24 karat Rp 57.200/gram, 23 karat Rp 54.350/ gram, 22 karat Rp 51.500/gram, dan 18 karat Rp 42.700/gram TARUKAN VALAS MONEY CHANGER Tehed Telp. 263598-756302 Cab. Pasar Seni Kuta Blok E-17, Kuta Square Blok D-33, JI. Bakung Sari Kuta. SP. 2318 Suku Bunga Deposito Berjangka 1.200 1.300 2.500 3.000 800 1.200 2.000 No. Nama Bank 900 3.500 1 Bank Bukopin 1 bln 40%/Thn 3 bln 6 bln 37.5%/Thin 25%/Thn 12 bln 24 bln 20%/Thn 200 Tabungan Siaga 16% 2.500 2 Bank Duta 3 Sumber: Dinas Tanaman Bank Bapindo 25%/The 2296/Thn 14%/Thn 14%/Thn 14% Pangan Dati I Bali 7. Kentang 8. Sawi Putih 9. Seladri 10. Labu Siam 11. Lombok merah besar Tabungan Q-1ED 4 BPD Bali 47.5%/Thn 30%/Tho 19%/Thn 17%/Thn BIBA-ROW BY SOSYED 1090 16%/Thn 20%The 19%/Tha Bank Sri Partha tidak Termasuk Dalam Perawatan BPPN Direktur Utama Bank Sri Partha, Wayan Gatha ketika menyerahkan bantuan sembako kepada Wali Kota Madya Denpasar Komang Arsana. DIUMUMKANNYA na- gat logis kalau tidak termasuk selama ini kurang mendapat ma-nama bank yang masuk dalam perawatan BPPN, kan informasi secara gamb- dalam perawatan Badan Hal itu juga dibenarkan lang. Untuk itu, Moena men- Penyehatan Perbankan Na- Direktur Utama PT Bank Sri yatakan rasa syukurnya kare- sional (BPPN) cukup mele- Partha Wayan Gatha, di ten- na yang mengumumkan bah- gakan, paling tidak bagi ka- gah-tengah berlangsungnya wa Bank Sri Partha tak ter- langan pengelola bank yang acara penyerahan secara masuk dalam perawatan banknya tak termasuk simbolis bantuan sembako BPPN adalah Menteri Keuan- dalam perawatan. Demiki- dan bantuan pemberantasan gan Fuad Bawazier. Dengan an halnya dengan nasabah demam berdarah, Rabu (22/ demikian, kini masyarakat bank, kini mereka bisa lega 4) kemarin, Dia menyatakan mengetahui bagaimana se- karena sudah mengetahui syukurnya, karena BSP tak benarnya kinerja Bank Sri secara jelas mana bank termasuk dalam perawatan. Partha. yang benar-benar sehat Kegembiraan tersebut juga Apalagi Bank Sri Partha dan mana bank yang se- terpancar di wajah-wajah yang lahir dan tumbuh dang "sakit", para karyawan, yang sebel- kembang di Bali, setidaknya umnya sempat cemas kare- masyarakat memiliki kebang- na merebaknya rumor yang gaan tersendiri dengan BSP sangat merugikan itu. Karenanya, sebagai pemega- Kegembiraan juga di- ng saham BSP, dia mengun- ungkapkan Komisaris Utama dang masyarakat Bali untuk Dari ke-40 bank yang dalam status perawatan, ternyata bank-bank yang berkantor pusat di Bali tidak termasuk di dalamn- ya. Salah satunya adalah Bank Sri Partha I Nyoman ikut menjadi pemegang sa- PT Bank Sri Partha (BSP), Moena. Baginya tak terlalu ham tanpa harus melalui yang berkantor pusat di Jl. mengherankan kalau Bank proses go public. Dengan Supratman 27 X Denpasar. Sri Partha tak termasuk menjadi pemegang saham Menurut ketentuan BPPN, dalam perawatan BPPN. berarti modal BSP menjadi bank yang termasuk dalam Mengingat dia tahu betul makin besar dan sepenuhnya perawatan adalah bank tingkat kesehatan maupun dimanfaatkan untuk mem- yang Capital Adequacy Ra- manajemen bank bersangku- bangun ekonomi Bali, serta tio (CAR-tingkat kecuku- tan. "Bagi saya pribadi tak Indonesia Bagian Timur sep- pan modal) di bawah 5 per- masalah, karena saya tahu erti NTB. sen. CAR untuk BSP hing- persis selama bertahun- ga Maret 1998 telah men- tahun BSP dinyatakan sehat capai 12,54 persen. Jadi oleh Bank Indonesia," papar- sudah jauh di atas keten- nya. tuan BPPN, karena itu san- Sayangnya masyarakat Ide itu, dia petik, dari pen- galaman sebuah industri oto- motif khususnya BMW di Jer- man. Industri otomotif yang hampir bangkrut karena Partha dalam perawatan BPPN juga disambut gembi- ra nasabah setia BSP. Sep- erti Wayan Nuada. Menurut- nya, selama ini dia sudah ber- hubungan dengan PSP. Kare- na itu, dia yakin, dengan tak masuknya BSP dalam pera- watan BPPN berarti BSP ter- masuk bank yang sehat. "Mudah-mudahan BSP juga makin banyak mendapatkan nasabah yang setia," tambah kurang pendanaannya itu, akhirnya bisa hidup kembali bahkan sehat hingga sekarang. Ini semua berkat masyarakat di kota di mana in- dustri itu berdiri, merasa ikut memiliki perusahaan tersebut. Karena mereka beramai-ra- mai ikut menjadi pemegang saham di BMW. Demikian hal- nya dengan Bank Sri Partha, kalau masyarakat dilibatkan sebagai pemegang saham, bisa tercipta kekuatan nya. ekonomi yang sangat men- Drs. Wayan Kita pun me- gakar di masyarakat, sehing- nyatakan syukurnya. BSP ga ini merupakan kekuatan yang dikelola oleh putra Bali baru yang bisa diandalkan dan tumbuh kembang di Bali, untuk membangun Indonesia tentunya juga menjadi ke- dan Bali serta IBT khususn- banggaan bagi masyarakat ya. Bali. Sebelumnya, katanya, dia tak percaya adanya rumor yang berkembang. Bahkan sebagai nasabah yang dibe- sarkan oleh BSP, dia ikut ber- tangung jawab terhadap ke- langsungan hidup BSP. "Mala- han saya juga sering mengkonter rumor-rumor yang berkembang, sekaligus juga memberikan saran-saran demi perbaikan BSP. Sekecil apa pun masalahnya, kalau cepat ditanggapi akan mem- berikan citra yang sangat baik di mata masyarakat terutama nasabah," ujarnya. Menurut Wayan Gatha, para pemegang saham yang jumlahnya delapan orang pun telah menyepakati mas- yarakat bisa ikut memiliki sa- ham BSP, sekurang-kurang- nya 30 hingga 35 persen. Karena dengan demikian, akan makin memperkuat ter- tutama dari segi permodalan bagi BSP. Apalagi hal itu juga didukung oleh para pemega- ng saham yang selama ini konsisten terhadap komitmen untuk tidak membagikan ke- untungan (deviden), dan ke- mudian menyertakan keun- tungannya sebagai modal. Tak masuknya Bank Sri ரம் Secara Harmonis Perbankan sebagai lemba- ga bisnis yang berorientasi pada profit, sekaligus juga di- tuntut tanggung jawab sosial- nya terutama di lingkungan- nya. Seperti halnya PT Bank Sri Partha dalam memperi- ngati Hari Kartini, bank ber- sangkutan mewujudkan kepedulian sosialnya dengan mengadakan berbagai kegia- tan. Di antaranya membantu pemerintah membasmi biang pemyakit demam berdarah dengan cara melakukan penyemprotan di berbagai lokasi sesuai petunjuk Dinas Kesehatan Kodya Denpasar. Kegiatan ini merupakan kerja sama BSP dengan Yayasan Dasmiarthi, yang selama ini bergerak di bidang pelayanan anak-anak di bawah 12 tahun terutama untuk penyakit de- mam berdarah. Bentuk kepedulian sosial lainnya, menurut Direktur Uta- ma BSP Wayan Gatha, pi- haknya bekerja sama dengan Ikatan Wanita Sri Partha (Iwaritha) memberikan 1.500 bingkisan sembako secara gratis kepada masyarakat DONOR DARAH DALAM RANGKA KEGIATAN SC PT. BANK SRI PARTHA Kegiatan donor darah yang dilakukan oleh para karyawan Bank Sri Partha serangkaian dengan peringatan Hari Kartini. yang pantas menerimanya. juga diadakan serangkaian Bingkisan ini dibagikan mela- dengan peringatan Hari Karti- lui kantor pusat dan cabang- ni. cabang pembantu baik di Bali maupun Lombok dan Bima. Selain itu, kegiatan rutin beru- pa donor darah oleh karyawan dan para direksi grup BSP, Gedung Kantor Pusat Bank Sri Partha yang diresmikan Agustus tahun lalu. krisis ini. lakukan Bank Indonesia Kerja keras itu juga diwu- terhadap BSP, dalam dua judkan dalam tanggung tahun terakhir (1996 dan Semua itu, menurut Wayan jawabnya di bidang pruden- 1997) secara berturut-turut Gatha, merupakan perwu- sial dan finansial. Bahkan bank bersangkutan dinya- judan tanggung jawab sosial tanggung jawab prudensial takan sehat. Bahkan ber- dalam mengemban keper- dan finansial juga telah mam- dasarkan hasil penilaian Bl cayaan masyarakat. Tanggung pu diemban BSP secara baik. tanggal 14 April 1998, jawab sosial hanya salah satu Buktinya usaha BSP dari pada medio Januari-Febru- dari empat tanggung jawab tahun ke tahun tetap bertum- ari 1998, BSP tetap sehat. yang harus dipegang teguh buh, baik dalam hal penghim- Dengan performance sebagai bankir. Sedangkan punan dana maupun pen- yang cukup mantap terse- keempat tanggung jawab itu yaluran kredit. Sebagai gam- but, sangatlah tepat apabi- meliputi prudensial (kehati- baran hingga April 1998 dana la masyarakat luas menga- hatian), finansial, komersial masyarakat yang dipercaya- ndalkan kepercayaan ke- dan tanggung jawab sosial. kan kepada BSP mencapai pada penilaian yang di- Sebagai lembaga keuangan Rp 181 milyar lebih. Jumlah lakukan pemerintah (Bank tentunya dituntut untuk bisa ini meningkat dibandingkan Indonesia), dan tidak kepa- mewujudkan semuanya se- pada bulan sama tahun se- da rumor-rumor yang cara seimbang dan harmon- belumnya. Demikian halnya menyesatkan. Bahkan dengan kredit, sampai pada masyarakat juga tak perlu Perbankan pun, menurut bulan sama mencapai Rp kehilangan kepercayaan Wayan Gatha, patut mencon- 230 milyar dengan debitor terhadap perbankan khu- toh perjuangan pantang (peminjam) 59.743 orang. susnya Bank Sri Partha. menyerah yang diajarkan RA Dari jumlah tersebut 92,72 Apalagi hingga kini BSP Kartini, Pantang menyerah persen di antaranya merupa- tetap konsisten terhadap yang didasarkan pada kerja kan Kredit Usaha Kecil komitmen semula yakni keras dan berdisiplin yang (KUK). Peningkatan keper- membantu masyarakat tinggi untuk mewujudkan cita- cayaan masyarakat di ten- menengah dan kecil. BSP cita mulia patut dijabarkan ber- gah-tengah masa krisis juga tetap konsisten pada sama untuk menghadapi inilah, kata Wayan Gatha, komitmen untuk memper- masa krisis dewasa ini. Bela- sudah seharusnya dipertah- luas wilayah pelayanan ke jar dari semangat itulah, Bank ankan oleh bank terutama Indonesia Bagian Timur Sri Partha selalu bekerja BSP. (IBT) mulai dari Bali, NTB, keras mewujudkan diri dalam Di samping dana mas- NTT dan Timor Timur. Bah- bentuk pelayanan optimal ke- yarakat yang dipercayakan kan komitmen pengabdian pada masyarakat. Dengan kepada BSP terus mengala- yang tersurat dalam motto demikian dapat membantu mi peningkatan, BSP juga ter- "Mengabdi Bangsa Mem- mas-yarakat keluar dari kesu- golong bank yang sehat. Ini bangun Negeri" tetap dipe- litan yang diakibatkan oleh terbukti dari penilaian yang di- gang teguh BSP. is. Asp. 23532 Kamis Pon, 23 April 199 PAR Bali Promo DALAM Pasamuan Pariwi- kh sata Bali (2/4) terungkap jelas sio bahwa komponen pariwisata Bali harus menyamakan pan- lin dangan dalam menghadapi ber- ak bagai cobaan belakangan ini. ter Baik cobaan yang datang dari by luar negeri seperti pemberitaan hot yang cenderung memojokkan ta dan mengada-ada maupun yang ind datangnya dari dalam negeri ti berupa kesulitan ekonomi. ya Dalam pasamaun (perte- ba muan) itu lahir Deklarasi Pari- ik wisata Bali yang berisikan tu- ak juh poin ikrar (Sapta Dharma) ny komponen pariwisata. Pemerhati pariwisata Drs. I Nyoman Madiun, M.Sc., me- ik nilai, apa yang diikrarkan ko m mponen pariwisata seperti ter- en tuang dalam deklarasi itu meru- ta pakan langkah maju bagi indus- ha tri pariwisata Bali. Karena pa menunjukkan adanya kesada- ran komponen pariwisata k menginventarisasi kelebihan ik dan kekurangannya selama ini. ja Baik masalah fisik maupun non- pa fisik, sehingga menuntut ada- w nya rasa kebersamaan meng- p hadapi berbagai tantangan pada m masa datang. Lebih-lebih di ten- p gah ketatnya persaingan an- si tardestinasi belakanagan ini. Akan tetapi, kata Madiun, d yang terpenting dari deklarasi ti itu adalah tindak lanjutnya di n a H lapangan. Dengan demikian, s apa yang diikrarkan pada pesa- mauan itu tidak berhenti sam- pai di sana melainkan benar-s benar dijadikan momen untuk y memajukan pariwisata Bali b Menghilangkan STEREOTIP tentang kual- A itas wisman Taiwan sebagai h wisman kacangan" yang selalu a ingin harga murah serta pelit n tampaknya harus segera diha- n pus, Inilah salah satu hal yang mendasari penandatanganan p kerja sama antara Asita Bali dan Taipei Association of Trav- U el Agents (TATA) di Sheraton k Nusa Indah, Nusa Dua, beber- f apa waktu lalu. Menurut Ketua TATA Peter d HH Chen, kerja sama itu pen-b ting artinya bagi kedua belah pi-v hak. Wisman Taiwan, kata dia, a memiliki daya beli yang cukup tinggi. Produk yang ditawarkan s Bali sendiri, katanya lebih lanjut, mempunyai kualitas tinggi se- T hingga patut dihargai tinggi pula.g Timbulnya stereotip tersebut juga diakui Peter, rendahnya nilai jasa wisata ke Bali juga c akibat permainan kalangan p pengusaha Bali. Persaingan tidak sehat di kalangan pen- gusaha BPW di Bali ini diman- faatkan sebesar-besarnya oleh kalangan mitra bisnisnya di Taiwan. Artinya, pengusaha Taiwan mendapat kontrak mu- rah, tetapi dia menjual paket itu dengan harga tinggi kepada ca- lon wisatawan Taiwan. Trik lain, paket tersebut di- jual melalui jaringan retailer (pengecer) dengan fee khusus. KES Merai Berga THE INTERNA HANDICRAFT, IN JAKARTA CON Or Meeting PT RE Jl. Tebe Phone: (062-21) 829 Homepage (URL): http://ww Officially Supp a National Crafts Council of Indonesia (DEKRANAS) World C APRINDO Indonesian Retail Merchants Association Thai Retallers Association 2.cm Color Rendition Chart