Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-08-28
Halaman: 05

Konten


KYAT" HALAMAN ruan Tinggi unjung ng adalah kebebasan staf pen r memakai koleksi. elanjutnya apabila kendala as dapat diatasi maka perpus an akan berjalan lancar kare sebenarnya perpustakaan ah jantung kehidupan h perguruan tinggi. Maka klah apabila pemerintah m UU No 2 tahun 1989 pus wan digolongkan dalam tena berkualitas dan yang paling an perguruan tinge Bendidikan. Sebab perpus rikan dengan maksud dapat kai sebagai sarana belajar gajar, sehingga dalam kon ini wajar jika perpustakaan jar mengajar. jadi salah satu rantai proses alam proses selanjutnya per akaan perguruan tinge ama-sama dengan unsur-un ain diharapkan menunjang ksanaan tugas untuk menca tujuan yang dicita-citakan lembaga induknya. Sesuai an tugas yang digariskan danya, unit ini harus mamp akainya. enuhi kebutuhan-kebutuhan perpustakaan dapat ungsi secara efektif dalam ram peningkatan diri civitas emika, pimpinan perguruan n dituntut memberikan per in dan dukungan untuk ikut gatasi kendala yang dihadapi ustakaan. gar thasiswa sebagai salah satu guna perpustakaan hen- ya menggunakan fasilitas but semaksimal mungkin na kemajuan perpustakaan terlepas dari disiplin si pe i dan pustakawan yang adi pekerjanya. (Wahyu Pengasih)-b di Kampus onakademis bandang perlu adanya dialog intens antara pihak kampus n pihak ektern. angan aktivis kampus ber pat serupa, Menurut Edy anto, Ketua Bakorda Forum nikasi Mahasiswa Kek- n (Fokusmaker) DIY, se untuk menyelengga kegiatan akademis di kam- kup memberitahu aparat nnya, pemberitahuan itu sederhana ketimbang de berizinan. ya i pula, dengan pemberi n itu, aparat toh tetap bisa ke lokasi untuk men- i jalannya kegiatan. Ke- an aparat perlu untuk lihara ketertiban dan kea- , katanya seraya meng- an agar kehadiran mereka dianggap sebagai pelang- otonomi kampus. aktivis mahasiswa UII, Ari Arvan, juga berpendapat Menurut keduanya, ke gi- kademis di kampus cukup memberitahu (Th/R-12/R-33)-b. dul Buku ng PPP Terbit jelang Muktamar ARTA (KR) Sedikitnya a buku tentang Partai Perja- mbangunan (PPP) yang ter- njelang Muktamar III PPP an digelar mulai 29 Agustus September mendatang. Sa- unya buku berjudul PPP na dan Prospek karya Sekre- ewan Pimpinan Wilayah PPP DKI Jakarta, H Mo- Rodja, yang diluncurkan a Jumat malam. t buku lainnya adalah Fo- omunikasi Nahdlatul Um- santara (Konun) Memper- Din" yang diterbitkan nen Konum, "Mendayung Sela Karang' yang merupa pulan pidato Ketua Umum Menuju Suksesi karya at politik Arbi Sanit, dan iru yang berisi Laporan P di DPR/MPR. (Ant). P Ismail Hasan Metareum, gi Guru Digugat gan angka persyaratan bagi penerimaan maha- ntuk jurusan pendidikan n yang lebih rendah di- kan dengan jurusan-juru- seperti teknik, hukum kteran. yang dijadikan patokan ruknya guru itu cuma ersyaratan masuk, ia ti- u. Yang penting katanya a yang terjadi selama ndidikan mereka. rencana surat kabar The gatakan pendapat peja- at guru itu memang ada Tapi pendidikan yang papun tidak akan bisa en mengimbangi keku- akibat pendidikan yang baik pada jenjang pen- ang lebih rendah dan ju- mahasiswa yang diteri k dengan nilai lebih ren- kan, memang ucapan ington itu merupakan serius, tapi ia selama ini dikenal sebagai orang ih mengutamakan ke akademis dalam pen di tingkat perguruan an sebagai seorang rek- rsitas terkemuka, pan- au ia menilai mutu para a yang diterima masuk endapat, mereka yang aik, bercita-cita masuk bergengsi, sedangkan ang baik cukup puas de jadi guru at isi tajuk itu, Prof. bukanlah satu-satunya yang pernah meng- keluhan tentang ku- enguasaan aksara dan kalangan lulusan seko an atas itas Melbourne bakan- tunya universitas yang garakan kelas-kelas bagi mahasiswa ting anya. ncana The Age tadi se in pendapat Prof. Pen- wa kalau Australia hig g di dunia, tidak bisa an menerima mereka n terbaik untuk menja (Murti BS)-b MINGGU WAGE 28 AGUSTUS 1994 (21 MULUD 1927) Problem Gizi Kurang pada Makan Siang SEGERA diberlakukannya li- ma hari sekolah/bekerja, menun- tut kaum ibu sebagai 'seksi kon- sumsi dalam keluarga makin memperhatikan kandungan gizi makanan yang disajikan bagi ke- luarganya. Karena dengan waktu sekolah/bekerja yang semakin panjang, tubuh pun makin ba- nyak memerlukan gizi. "Agar sta- mina, prestasi serta produktifitas terjaga" kata Doktor Marry Astu- ti, Ahli Gizi, juga dosen Fakultas Teknologi Pertanian UGM. Dengan lima hari sekolah/bek- erja, kata DR Marry, makan siang bakal menjadi problem. "Jika semula keluarga bisa makan siang di rumah dengan menu yang rapi direncanakan, kini ma- sing-masing harus improvisasi. Alian mencari menu sendiri- sendiri kata Marry. Bagi orang dewasa, kiranya hal itu tidak begitu menjadi problem. Karena orang dewasa relatif memiliki uang dan bisa memilih mana makanan bergizi. Namun bagi anak-anak - apalagi usia SD, SMP misalnya "kebijak- sanaan mereka memilih menu makan siang yang sehat masih amat disangsikan" ujar Marry As- tuti. Kondisi seperti itu akan makin parah bila kita tak sempat makan pagi (sarapan) secara benar. Padahal sampai saat ini, banyak , orang dewasa dan anak-anak yang enggan sarapan. Entah de- ngan alasan terburu-buru, menu sarapan tidak menarik atau yang paling fatal, menurut DR Marry. karena sang ibu tak sempat menyajikan sarapan" Bila hal ini menjadi kebiasaan, otomatis anak-anak pun tidak terbiasa dengan makan pagi. "Pa- dahal, makan pagi amat diper- lukan bagi tubuh sebagai sumber energi dan konsentrasi dalam be- lajar maupun bekerja" lanjut Marry yang mengibaratkan, makan pagi adalah bensin bagi sebuah mesin di mana pada siang hari, mesin tersebut akan melakukan aktifitas maksimal. Kantin Sekolah Di luar negeri yang juga mem- berlakukan lima hari sekolah/- bekerja selalu tersedia kantin sekolah/kantor yang benar-benar terjamin variasi menu dan keber- sihannya. Sehingga, makan siang tidak lagi menjadi problem. Sebagai ahli gizi, DR Marry As- tuti mengingatkan bila makan siang bagi pelajar amat perlu diperhatikan. "Apalagi mereka dalam usia pertumbuhan yang memerlukan suplai gizi secara be- nar" tandasnya. menggunakan kartu langganan. Sehingga soal menu, bisa dirun- dingkan dengan orangtua murid. Pada intinya, menurut ahli gizi ini, membiarkan anak-anak jajan sembarangan untuk mengganti makan siang tidaklah bijak- sana. "Ini akan berpengaruh bagi pertumbuhan fisik si anak" tegas- nya. zat gizi yang dibutuhkan kurang, tubuh akan mengalami defisiensi -yang mengakibatkan gang- guan kesehatan ataupun gang- guan pertumbuhan (bagi anak- anak) Perihal efek zat gizi di dalam tubuh baik terhadap status gizi maupun kesehatan dapat terjadi dalam jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 5 SESEGAR MAWAR Membersihkan Jerawat dengan Alkohol IBU Pudji yang baik; Sebagai gadis remaja (18) saya memiliki problem jerawat teman-teman sebaya. seperti Namun, entah karena apa problem jerawat saya banyak 1 gelas. Aduk ramuan minum setiap hari sebelum tidur malam. Kurangi tsb dan makan- lebih Ananda Andriani; Ibu telah membaca surat- mu, memang jerawat itu jenis- nya macam-macam, tetapi yang paling penting nanda jangan sering-sering stress gan. makanan yang mengandung lemak, pedas, goreng-goren -Membersihkan kulit wa- saja jah cukup dengan pembersih tidak usah pakai alkohol. dahsyat. Selain muncul besar-besar menjelang haid, pada hari bi- asa pun rasanya wajah tidak ya karena makin nanda Sehari 2 tepuk-tepuk- sering stress jerawat nanda se- lah kulit wajah dengan air makin berkembang dengan pe- sat. diketahui dan hat jerawat saya pernah absen ada jerawatnya. Saya sering memencetnya. Ha-bis, gemas rasanya meli- mudian nongol di pipi. Ke- obati dengan dijual obat jerawat merk 'SA' banyak yang Tapi, acap bandel juga. Tidak cepat bebas. kering, atau bahkan me-nim- bulkan noda Atas hitam. anjuran Makan merupakan aktivitas hidup manusia untuk memperta- hankan hidup secara sehat. Un- Untuk itu perihal makanan tuk itu makanan harus mengan- Seringkali tanpa disadari, kata (makan siang) terutama bagi dung zat gizi yang diperlukan Marry Astuti, sebenarnya seseo- sekolah dasar yang karena pro- tubuh dalam jumlah cukup. rang telah lama mengalami lapar gram lima hari sekolah, jam usai Sumber Energi gizi. Namun baru pelajaran hingga melewati ma- Zat gizi (meliputi karbohidrat, disadari setelah timbul akibat kan siang. Ada beberapa alter- lemak, protein, mineral, vitamin dari lapar gizi yang mengakibat- natif. Yang tradisional, dengan dan air)-dijelaskan DR Marry, kan masalah kesehatan. membawa bekal makan siang. harus dipenuhi. Karena meru- "Risikonya, beban anak banyak. pakan sumber energi, pertum mengupayakan kekurangan gizi Dan ketika akan disantap, ma- buhan dan pemeliharaan ja- dari anak-anak yang karena lima kanan sudah dingin. Ini sering ringan, pengaturan proses dalam hari sekolah harus pulang telat tidak menarik" kata Marry. Atau tubuh. "Zat gizi esensial, harus dan makan siang sembarangan" dengan menggunakan jasa boga ada dalam makanan yang dima- papar DR Marry Astuti pula. (kantin). Cara pembeliannya, bisa kan sehari-hari" jelas Marry. Bila Tab. Kelompok Makanan dan zat gizi Kelompok Makanan 1. Serelia 2. Susu dan produk BUBU 3. Daging dan penggantinya 4. Sayuran dan buah2an "Dengan demikian kita bisa penyusunnya .contoh (Esti WN) Zat Gizi Karbohidrat protein ( sedikit ) nasi, roti, makaroni, jagung Vit. B1 crackers, bakmi cookies niasin Zat besi lomak protein Vit. A, B2, B12, Ca, P protein lemak niasin Fe, Zn BUBU yoghurt Ice cream keju daging, kerang, udang, ikan, ayam, telur, kacang ta- nah, kacang kedela tempe, tahu dll. daun ketel vitamin A vitamin C wortel, Fe, Ca pohon, apel, nanas, bayam, kobis Karya Chalief dan 'Tendence' Tiga Desainer Mode Yogya Kembali Tampil di Jakarta tique-nya di Jl AM Sangaji 2 Yog- yakarta. seorang te- man, jerawat setelah dipencet lekas-lekas diolesi alkohol. Apakah hal ini benar Bu? Saya pernah mencoba, memang terasa pedih Jagalah kebersihan kulit wajah nanda dengan penuh ketelatenan, oke! Saran ibu Bersihkan kulit wajah 2 X sehari, dengan; ambil buah pisang ambon/avokat yang be- tul-betul masak dilumat halus campur dengan sedikit air jeruk i nipis (lk 1 s. Memakai sabun lunak 2 X sehari. teh). mentinfun dingin. Oleskan sehari 2-3 kali obat jerawat yang cocok. Bedak boleh juga pakai bedak yang ringan, mis. Bedak bayi dll. Nanda Farah, memencet jer awat/comedo memang harus hati-hati sekali, karena kalau salah bisa menimbulkan bekas-bekas, jadi jangan nan da Farah memenceti sendiri ya. Coba nanda tanya pada beauty consyltant cream yang berguna untuk mengecilkan pori dan nanda juga boleh pakai astringent yang berfungsi mengurangi lemak. Sekian saran ibu, sampai cepat kering. Tapi sekali. awatan kulit wajah yang berjerawat seperti saya ini. Tentu saja secara nonkimiawi. Saya juga ingin saran ibu ten- tang perawatan dari dalam, agar jerawat tak lagi muncul. jagung muda 2 hari sekali. Masker segenggam daun kelor se- Melalui rubrik ini, saya ing- cukupnya, juga boleh ditam- in Ibu memberi saran per- bah sedikit dengan daun - Pilling dengan parutan ambil jumpa dilain rubrik. yang ditumbuk halus. Sekian terimakasih. Andriani - Magelang. bayam Sediakan kencur sebesar ibu jari, temu lawak secukup- nya, sedikit asam 5 lembar daun jintan dan adas pulosari. Haluskan bahan-bahan tsb : lalu tambahkan gula aren se- cukupnya dan air, masak se- Salah Atau Tidak Salah Kita Harus Minta Maaf "BAGAIMANA kalau pelang- kerja kita?" gan salon komplin terhadap hasil Pertanyaan simpatik itu sem- pat dilontarkan. Dan pakar ram- but internasionasl Rudy Hadis- uwarno tersenyum mendengar- nya. tar 3 tahun lalu Rudy mulai men- gadakan master private clase di Jakarta dan juga Yogyakarta. Di Yogyakarta, kata pengelola seko lah Rudy Hadisuwarno untuk DIY, Ny Lily Oentoro baru dise- lenggarakan mulai tahun 1993 lalu. Dengan pesertanya justru lebih banyak dari luar Yogyakar- ta. TIGA perancang busana dari Yogyakarta: Ardiyanto Pranoto, Chaliet Bambang dan Dadang Koesdarto-siap mengikuti page- Chaliet yang ditunjukkan, terdiri Sebuah gaun jumputan olahan laran busana An Exciting Tie-Dye dari tiga potong (three pieces). Mo- di Puri Agung Hotel Sahid Jaya, tif jumput-bila selama ini yang Rabu 31 Agustus 1994 men- kita kenal bertaburan kecil-kecil datang. Gelar busana yang meru- maka dalam gaun jumputan pakan acara rutin APPMI (Asosi- karya Chaliet ini, motif jumput asi Pengusaha dan Perancang seakan hanya menjadi hiasan pa-, "Salah atau tidak salah, kita Mode Indonesia) kali ini diikuti 21 da dada dan punggung. harus meminta maaf lebih dulu. desainer busana anggota APPMI se Indonesia. Namun ternyata itulah letak Kemudian ungkapkan, kenapa Kelas eksekutif yang diikuti pe- keistimewaa Poppy Darsono, Ketua APPMI, serta terbatas, 30 orang ini diakui "Dengan teknik lama, ketika Lalu, cari pemecahan- Rudy perlu diikuti pemilik anak-anak cacat dari Pusat Reha- besar sekali. Setiap bulan, pu- akan menampilkan hasil ekperi- ngenai kain berdua," saran Rudy Hadis- ataupun manajer salon. mengatakan An Exciting Tie-Dye kain dijumput warna akan me- bilitasi Yakkum, Besi, Sleman, luhan buku-buku anak diter- uwarno gat pembahasannya sangat men- men seni tradisional kain Indone- menghasilkan warna-warna fan- tampak gembira mendengarkan bitkan, dan harganya terjangkau Kejadian seperti itu, seringkali dalam sekali. Apalagi, master pri- dongengan Helen V Edward. oleh masyarakat. Sedangkan pe- APPMI memang sia. "Setiap desainer anggota ta" kata Chaliet Bambang. Tapi ditemui para pengelola salon. Dan vate salon ini juga mengkhu- Selain buku Even If, juga buku merintah, secara rutin meng- diwajibkan dengan teknik terbalik' kreasi mau tidak mau, pengelola/mana- suskan pembicaraan dengan ma- Edgar's Eggs yang kemarin diba- adakan pameran khusus buku- menggali teknik tradisional. Se- Chaliet-bisa menghasilkan war jer salon ataupun hairdresser salah manajemen. Cerita Asing, Disukai Anak Indonesia MY FAMILYL OTHER PEOPLE IN MY LIFE Bergambar dan berwarna menarik, membuat buku Australia disukai anak-anak - (KRM-Ela). "Tuhan SAYA menyukai kampung, bertanya, "Hayo siapa?," meski letaknya di tengah hutan, jawab anak-anak jauh dari keramaian kota, gelap. dengan serentak. Tapi saya senang. Meskipun ada suara-suara katak, dan ada bi- natang yang mengerikan, tapi saya tidak takut. Hanya satu yang saya takuti...." Mahasiswa Deakin University of Australia, Helen V Edward. menghentikan bacaannya lalu Buku anak-anak yang diba- cakan semua berbahasa Inggris. Sehingga saat dibacakan anak- anak tidak langsung mengerti. Tapi setelah diterjemahkan da- lam bahasa Indonesia mereka pun pahami. Terlepas dari ken- dala itu, isi yang terkandung da- lam buku yang dibacakan, amat baik untuk pendidikan anak. Ka- rena di dalamnya terkandung pendidikan yang baik, yaitu me- ngajarkan keberanian, rasa hor- mat pada orang-tua, ketekunan, dan unsur pendidikan yang lain. nya. sekitarnya sehingga yang nya, dianggap salah itu terjadi. alternatif dengan arifnya. kemudian dilanjutkan di Yogya Kepesatan Teknologi Ancam 22-26 Agustus, dan dilanjutkan ke Malang, Ujungpandang serta Ketenteraman Rumah Tangga daerah lainnya. Mengin- kecantikan kulit Pembaca yang baik; Anda memiliki problem pe- rawatan dan rambut? Kirim surat ke KRM, Ny Pudji Lirnawati (Larissa Salon) seorang ahli kecantikan akan membantu Anda. - (KR- Red). non-kimiawi ADISUWARNO pengelola salon. Dan problem berkelas cakan. Pembacakan buku Edgar's Eggs oleh Rizki, mahasiswa FPBS IKIP Yogya tak kalah menarik- nya. Karena diwarnai dengan dia- log nenek dengan anak yang dis- uarakan dengan baik oleh Rizki. potong hingga diharapkan dalam acara na aseli. "Maka kain sutera ini buku anak di seluruh wilayah. ini bakal muncul teknik baru meski dijumput, tetap menam- "Disana untuk mencetak buku yang merupakan hasil kreasi atau pilkan warna asal" katanya. mudah tak berbelit-belit," ujar pengembangan teknik tradisio- rancangan dengan kain motif Berbekal masing-masing 12 Rizki. Menurutnya, hampir setiap nal" katanya. guru membuat buku sendiri- Chaliet Bambang mengaku jumputan, tiga desainer Yogya- sendiri. siap 12 terbarunya karta anggota APPMI tersebut kreasi Bergambar ini juga mencerminkan sikap pe- dengan membalik teknik jum- Nusantara. merintah Australia. Saat ini Ke- putan yang selama ini ada. Hasil- dutaan besar Australia merenca- nakan memamerkan buku anak- anak di berbagai daerah. Pamer- an diawali di Jakarta, 18-25 Juni menghadapi hal itu tentu "Di dalam kelas ini dibicarakan ngotot memperta- mulai dari mencuci rambut sam- hankan diri. "Hairdresser tidak pai dengan menata rambut hing- perlu ngotot menghadapi pelang ga selesai. Masih ditambah de- lanjutnya. ngan bagaimana membina karya- Diakui, sebenarnya keputusan wan, memenej salon, memasar- Langkah yang diambil Kedu- dengan menggunakan teknik jum mengaku siap 'adu' kreatifitas de- tentang fashion dalam hal ini pe- kan salon dan juga problem solu nataan rambut, ada di tangan ing teknis yang dihadapi," papar taan besar Australia di Indonesia put. "Saya mencoba eksperimen ngan desainer lain dari pelosok hairdresser. Karena itu, kalau se- Rudy Hadisuwarno ketika di- yang paling sering dihadapi pen- yang tidak boleh gan," orang pelanggan nya cukup memuaskan" Jumat, di rumah sekaligus bou- katanya, (Esti WN) menjahitkan pakaian. Karena pe- menjadi peralatan kantor yang langgan penjahit biasanya hanya serba guna yang dimanfaatkan di Memang dikatakan, manaje- berhubungan dengan pemilik tan- rumah mereka, namun waktu 52 salon di seluruh Indonesia- men salon sebenarnya secara pa harus bertemu penjahitnya. kerja yang terlalu lama itu yang yang terakhir dan terbaru di Irian umum samadengan manajemen Tentu saja master private class mengharuskan keluarga untuk Jaya mencoba membagikan il- lain. Tetapi untuk salon, katanya, tidak melupakan pula untuk tidak sering saling bertemu, pasti munya dalam hal mengelola satu juga memiliki sistem menejemen membahas soal colouring, styling, meninggalkan dampak yang san- memenej salon "Itu karena seko- yang sangat khas. Sehingga, ke- waving dengan pelbagai model gat menyedihkan bagi kehidupan lah manajemen salon belum ada," butuhan akan pengetahuan atau baru ataupun cutting. Dan menu- rumah tangga. lanjut Rudy Hadisuwarno. ilmu mengelola salon secara pro- rut pengelola Sekolah Rudy Hadi- Karena itu pulalah, mulai seki- fesional mulai terasa suwarno Yogyakarta, meningkat. "Terlebih di tengah Oentoro, peminatnya cukup ba menjamurnya salon di Indonesia. putih, Persaingan yang ketat membuat "Akan tetapi kami konsekuen setiap salon harus meningkatkan membatasi jumlah peserta sam- pelayanannya." pai 30 orang. Supaya pendidikan- Itu semua menurut Rudy kare- nya berjalan efektif dan mengena. na banyak problem yang dihadapi Meski konsekuensi lain, biaya cu- kup mahal," kata Ny Lily Oentoro. PESONA meminta suatu jumpai Kedaulatan Rakyat, Rabu gelola salon menurut pakar ram- internasional itu "Kami optimis bakal tampil model dan sebenarnya tidak co- ialah pengendalian karyawan dan sempurna" kata Chaliet Bam- cok, iapun harus terusterang Mengapa Rudy Hadisuwarno bang. memberitahukan. Tetapi, lanjut menganggap kelas eksklusif ini pembinaannya. "Sebab salon alat produksinya adalah manusia Rudy di Jatinom Room Hotel San- perlu diselenggarakan? "Sebagin besar salon di Indone- yang langsung berhubungan den- tika, berikan alternatif untuknya, manusia yang jadi pelanggan- dengan gambar misalnya. sia belum dikelola secara profe- nya," ucap Rudy. Ini tambahnya, itu, kadangkala dialami para pe- menej salon juga belum ada," tan- tentu berbeda misal di tempat PROBLEMA-problema seperti sional. Sementara, sekolah me- nata rambut. Untuk itulah, Rudy dasnya. Hadisuwarno yang kini mengelola but siang. gan pun kini Ny Lily nyak. menarik. Budaya asing KERAP wanita mengatakan Di Yogya ada 246 buku anak dan melihat dengan mata kepala anak yang dipamerkan, terdiri sendiri mengapa banyak karya- dari 72 buku fiksi, 130 buku cerita wan pria tingkat atas yang kan- bergambar, 7 puisi, 14 non fiksi das bahtera rumah tangganya. Ia melihat sendiri dan menga- referensi. Untuk buku fiksi ada satu judul yang ter- mati mereka, ternyata para kar- eksemplar. yawan pria itu terlalu giat beker- Dari buku-buku yang dipa- ja, tidak kenal lelah dan tidak ke merkan, anak-anak lebih menye- nal waktu. Apalagi bagi mereka Ancaman Teknologi nangi buku cerita bergambar. yang letak antara rumah dan Seorang ahli mengenai hal itu "Buku-bukunya gambarnya ba- tempat kerja sangat jauh yang mengatakan bahwa banyak ke- o Bumbu Rujak gus," ujar Mulyani, siswa Pusat memungkinkan mereka sebagai hidupan rumah tangga di negeri Bawang merah, bawang Rehabilitasi Yakkum. Apa yang suami isteri, keluarga tidak sering Kanguru yang berantakan gara- kemiri, cabai, laos, kunyit, serai, dirasakan Mulyani juga di- untuk bertemu. Yang membuat si rasakan anak-anak cacat yang karyawan pria (bapak di rumah) kerja yang teramat lama. gara facsimile, komputer dan jam gula jawa, asam, garam, santan. harus menginap atau tinggal di Psikolog tadi juga mengatakan, Sayang buku anak-anak yang perusahaan tempat mereka be- seturut penelitiannya, kini makin asli Indonesia jumlahnya sedikit kerja. banyak jumlah suami isteri di dan hanya terjangkau oleh ma- Australia yang tidak berminat la- gi dalam kehidupan seks lantaran tertentu. Jika kondisi ini terus berlang mengalami tekanan batin, yang sung lama, maka jangan heran ji- disebut tekanan batin tahun 90- ka anak-anak akan lebih menge- an. nal budaya asing daripada bu- daya sendiri. Hal ini tantangan bagi penerbit, penulis, dan semua pener- terinya. (Ono)-b Itulah sekelumit suasana saat Buku-buku yang dibacakan, bentuknya bagus dan bergambar Berdasarkan label yang ada setiap buku harganya antara satu dolar Australia sampai 23 dolar. Namun menurut Helen, harga itu bisa diobral. Bahkan ji- ka tahunnya sudah lama, har- ganya bisa sepersepuluhnya. Menurut Rizki, yang belum mahasiswa Australia membaca- lama ini mengajar bahasa Indone- kan buku anak-anak yang berju- sia di Charles Sturt University dul Even If di ruang pameran. Bathurst, Australia, buku-buku Buku Anak-Anak Australia, 22-, di Australia, termasuk buku 26 Agustus 1994 di Aula Regis- anak-anak banyak sekali dan mu- trasi IKIP Yogya, Kamis (25/8). rah. Setiap saat di toko-toko buku Puluhan anak, termasuk 11 mengobral buku edisi lama. "Saya membeli buku hanya tiga dolar, padahal pada label tercantum 23 dolar," ujarnya, saat ditemui KR di sela-sela pameran belum lama pemerintah Aus- tralia terhadap buku-buku anak dan 8 judul non diri dari beberapa lain. syarakat Bahaya Kosmetika dan Pencegahannya TAK hanya perempuan, tapi juga pria kini tak bisa mele- paskan diri dari kosmetika. Bagi wanita, kosmetika bahkan meru- pakan kebutuhan yang tidak bisa dinomorduakan. Dan kosmetika memang mempunyai manfaat yang sangat besar bagi penampi- lan. Tidak saja untuk memper- cantik dan menutupi kekurangan saja. Tetapi juga menyembu- nyikan proses penuaan. Maka wajar apabila banyak orang, terlebih wanita, cenderung boros mengkonsumsi kosmetik. Mulai dari pemerah kuku, sabun, parfum lipstick, eye shadow sam- pai semir rambut dan lain-lain. Tentu saja, bukan perilaku se- macam itu yang menjadi ma- salah. Tetapi sadarkah mereka bahwa barang yang digunakan itu mempunyai efek samping yang bisa membahayakan kulit, kuku atau rambut yang ditem- pelinya? Menurut Dosen Fakultas Ke- dokteran UGM Spesialis Kulit, Dr Hardyanto Soebono dalam maka- lahnya yang disampaikan pada Bimbingan Teknis dan Alat Kese- hatan di Departemen Kesehatan belum lama ini, efek samping kos- metik tidak hanya berbahaya pa- da kulit, rambut dan kuku saja. Tetapi juga bisa mengenai organ lain. Sebagai contoh, iritasi mata akibat sampoo atau sabun. Gang- spray atau deodoran spray. Bah- guan pernapasan akibat hair kan bisa mengakibatkan keracu- nan. Efek samping kosmetik pada kulit dapat berupa dermatitis atau peradangan kulit yang di- tandai dengan timbulnya warna disebabkan oleh obat pe- ini. Perhatian pihak yang terkait den bitan buku anak-anak. Tentu saja ini membuat pe- rubahan suasana dalam rumah tangga. Isteri dan anaknya yang tinggal di rumah pasti mengalami kesepian. Tetapi situasi rumah akan berubah bila ayah pulang di senja hari yang dapat secepatnya berkumpul dengan anak dan is- Sekalipun fac dan komputer Ahli itu menambahkan bahwa hasrat seksual bagi pasangannya ternyata memang menjadi salah satu masalah pribadi yang sangat Bersambung hal 7 nya rambut atau patah-patah yang ngeriting atau pelurus. Begitu pu- la pada kuku. Kosmetik bisa PERKUMPULAN KELUARGA BERENCANA INDONESIA CABANG YOGYAKARTA mengakibatkan kuku rapuh dan lepas dari dasarnya, rusaknya kulit sekitar kuku dan terjadi pe- rubahan warna kuku menjadi kuning, kering dan tipis. Lalu bagaimana pencegahan- nya? o Bumbu kuning Bawang merah, bawang putih, ketumbar, cabai, jintan, laos, kun- it, kencur, serai, salam, jahe, daun jeruk purut, gula jawa, asam, garam, santan. o Bumbu Saksang Cabai merah, bawang putih, bawang merah, kunyit, jahe, serai, laos, air jeruk nipis, kelapa sangrai kemudian ditumbuk. Layani Informasi Kontrasepsi Sampai 'Gagal KB' PADA suatu tengah malam, tele- Dengan mempelajari faktor- faktor yang mempengaruhi efek pon di rumah Jl. Kapas I-3A berde- samping kosmetika yaitu Ras, Je- ring. Ketika diangkat, terdengar nis kulit, Umur, keringat, intensi- suara perempuan bemada cemas. tas kontak dan kebersihan, ki- "Mbak Budi, sejak pemasangan ranya akan dapat ditemukan IUD tadi siang, perut saya mulas bagaimana cara pencegahannya, terus. Juga ada perdarahan. Ini Yaitu menyesuaikan kondisi diri berbahaya tidak?" ujar suara di dengan berbagai faktor tersebut. sebarang, nampak sembari mena- Misalnya faktor keringat. Kare- han sakit. na pengeluaran keringat yang berlebihan akan memudahkan ir- itasi, maka diperlukan kewas- padaan bagaimana agar keringat tidak keluar terlalu banyak misal- nya dengan mengurangi gerak yang berlebihan. Kalaupun ter- paksa harus bergerak dengan ak- tif, maka pemakaian kosmetik bi- sa dikurangi dulu. Begitu pula halnya dengan fak- tor intensitas kontak. Makin lama dan seringnya pemakaian kos- metik, makin besar resiko Efek sampingnya. Untuk itu perlu di- batasi frekuensi dan lama pe- makaian kosmetika, yaitu digu- nakan pada saat diperlukan saja. Dari sekian faktor tersebut, yang paling penting adalah keber- sihan. Dalam keadaan tidur se- mua kosmetika perlu dibersihkan untuk mengurangi resiko efek samping kosmetika Si penerima telepon, Budi Wahyuni, sambil melawan kan- tuk segera menenangkan perem- puan tadi. Dengan suara ramah diterangkan, hal itu normal. Karena rahim tengah beradaptasi dengan IUD (kontrasepsi dalam rahim atau 'spiral' yang baru saja dipasang. menerima "Karena kecemasannya maka Ibu tadi menelepon saya yang me- mang siap 24 jam keluhan perihal kesehatan repro- duksi, terutama dalam kaitan de- ngan keluarga berencana" tam- bah perempuan lahir 23 Mer, 36 tahun silam itu. semacam bahkan manusiawi. Karena di si- ni pasien bisa berkonsultasi de- ngan para ahli setuntasnya. Su- atu hal yang kini sulit bisa di- lakukan antara pasien dengan dokter (praktek pribadi). Apalagi bila sang dokter termasuk laris, sus KB gagal. Karena ini berarti aborsi alias peng- akan dilakukan guguran janin" ujar Budi Wahyu- n. Secara pribadi, Budi mengaku sungkan menggunakan kata istilah ini masih aborsi, 'memerahkan telinga' banyak ma- syarakat. Karena apa pun nama lain, seperti: menstruati regula- tion (MR), induksi haid, kuret, dll menurut perempuan semam- pai ini, "pada prinsipnya adalah membuat perempuan mengalami haid. Yang berarti tidak ada pem- buahan". Di tengah serunya pro-kontra tentang aborsi, Wahyuni Budi sependap- mengatakan at dengan Menteri Negara Kepen- dudukan dan Kepala BKKBN Haryono Suyono yang menyata kan bila demi perlindungan sang ibu maka aborsi legal di- lakukan. LALU, apakah PKBI Yogya bersedia melakukan aborsi? "Tentu saja! Bahkan, meski di- tangani dokter ahli yang bekerja profesional, tarif di sini amat mu- rah" tandas Budi Tapi, sekali lagi-tentu saja- tak sembarang kasus kehamilan yang bisa diaborsi PKBI. "Kami hanya menangani kasus gagal KB" tegas Budi Wahyuni pula. isteri untuk melakukan konseling dan menunjukkan surat nikah. PKBI Yogya, tidak menangani aborsi kemerahan dan pruntus-pruntus kosmetik yang sesuai. Jika gejala menggantikan Pandu Kusumo nya benar. Tapi juga Budi suntik, susuk). Sehingga dian- sehingga banyak pasien menung- Syarat lain, harus datang suami- (papel) pada kulit. Dapat juga be- rupa gangguan pigmentasi yang biasanya diderita oleh orang yang yang mengandung hidrokinon berkulit gelap. Krim pemutih menimbulkan bercak kebiruan putih, sedang pemutih yang men- Selain itu pemakaian kosmetik gandung merkuri dapat menim- pada kulit dapat juga mengaki- bulkan keracunan batkan tumbuhnya jerawat dan bidur serta adanya Sindrom Intol eransi Kosmetik (SIK) yaitu pe- tanpa adanya kelainan kulit yang nas dan tidak enak pada muka makai merasakan gatal-gatal, pa- Sedangkan efek samping pada rambut, dapat berupa terbelah- nyata Disamping itu, hendaknya ma- syarakat hati-hati dalam memilih efek samping sudah terjadi maka perlu penghentian pemakaian kosmetik dengan segera. diri atau masyarakat konsumen, Selain pencegahan dari diri sen pihak lain pun perlu melakukan. nya. kulit secara benar. Produsen kos- Para penata rias harus dibekali pengetahuan anatomi dan faali metik wajib mencantumkan ke- mungkinan timbulnya efek sam- ping dari kosmetik yang dipro- duksi. Demikian juga pemerintah, me lu mengadakan pemantauan lalui Departemen kesehatan, per- yang lebih intensif mengenai Efek samping kosmetika tni. (Kasim)-k Tapi, siapakah Budi Wahyuni? Dia bukan bidan, apalagi dok- ter ahli kandungan. Ibu dua anak ini, bahkan berlatar belakang pendidikan ilmu ekonomi. Namun sejak beberapa waktu ini menja- bat Direktur Pelaksana PKBI (Perkumpulan Keluarga Beren- cana Indonesia) Yogyakarta Hadi yang menjabat sejak 1972. PKBI merupakan sebuah lem- baga swadaya yang memiliki keterpihakan tinggi terhadap perempuan. Terutama dalam hal perkeluar gaberencanaan, khususnya ten- tang hak kesehatan reproduksi yang perlu dijunjung tinggi Dalam kenyataannya, partisipasi perempuan dalam KB masih 95 persen ketimbang pria hak-hak azasi Secara nasional. PKBI berdiri sekitar tahun 1969-an. Ketika itu Indonesia tengah seru-serunya menggalakkan program KB. Tidak hanya penerangan tentang alat kontrasepsi yang dilakukan. Namun, konon, di pelosok-pelosok Budi Wahyuni, "PKBI mengutamakan konsultasi"- (KR-Ela). pedesaan terjadi 'spiralisasi'. memilih kontrasepsi sendiri pemaksaan karena takut tak berkenan bagi Yakni menggunakan kontrasepsi spiral suaminya. oleh petugas KB. Hal ini sempat rang ibu yang karena kondisi fisik Dimisalkan, pernah terjadi seo- mengundang pro-kontra. "Para petugas KB tak sepenuh tidak memungkinkan menggu- tidak nakan kontrasepsi hormonal (pil, sepenuhnya salah" kata ketika dimintai pendapat tentang jurkan dokter ahli memakai spi- hal ini, Kamis, di ruang kerjanya. ral. "Namun karena sang suami Budi menambahkan, "yang benar merasa terganggu bila isterinya adalah memberi informasi kelebi- dipasani kontrasepsi itu, maka han dan kekurangan setiap kon- dia pun dilarang mengenakan trasepsi. Kemudian menyerahkan IUD. Akibatnya meski usia jelang sepenuhnya kepada di Ibu atau 45, dia masih hamil" tutur Budi Bapak untuk memilih. Meski dikaui Budi, hal itu memang memerlukan waktu relatif lama. "Karena merupakan proses pen- didikan masyarakat" katanya. Keberadaan PKBI, Karena PKBI berprinsip 'infor- masi dan konseling' maka keputu san tetap ada pada pasangan sua- mi-isteri tersebut. PRINSIP informasi dan kon- pada seling ini agaknya merupakan hakikatnya adalah untuk men- layanan yang dibutuhkan masya junjung tinggi hak kesehatan re- rakat kita. "Kenyataannya, ma produksi perempuan. KArena syarakat memerlukan teman hingga saat ini, kata Budi, masih bicara" kata Budi. Kalau mereka banyak isteri yang tidak bisa lantas datang ke PKBI, ini wajar gu Bagi yang tak ada waktu datang, PKBI di Jl Tentara Raky- at Mataram Jt 1/705 Yogyakarta itu membuka hotline melalui "Atau nomor telepon 86767. nomor rumah saya tadi. Sehingga bisa berkonsultasi setiap waktu kata Budi yang telah 12 tahun bekerja sebagai relawan di Lem Swadaya Masyarakat baga (LSM). Berkutat di dunia kontrasepsi, tidak berhenti setelah seorang calon akseptor selesai mengena- kan kontrasepsi. Banyak problem menyusul. Misal complain pen- darahan, keluhan suami, dll. "Pa- ling pelik adalah menghadapi ka- emaja 'kecelakaan' atau hamil di luar nikah. Meski untuk kalangan kesehatan repro- duksi remaja, PKBI memiliki 'wadah' yaitu 'Sahaja' (Sahabat Remaja). PKBI Yogya juga memi- liki Kelompok Lentera sebagai program pencegahan 'divisi' AIDS. "Semua program PKBI bisa berjalan lancar karena banyak relawan yang membantu. Dan, moto kami memang bekerja sosial tapi profesional" pungkas Budi Wahyuni, sambil tersenyum manis. (Esti WN) (Niek)-b. Cantik dan Leluasa Mbak Chaliet Yth; Meski saya sudah memiliki satu anak, tapi saya ingin mendapat sket baju lengan penmdek untuk busana se- hari-hari namun bisa untuk keluar rumah. Maksud saya, sebuah gaun yang bisa bebas bergerak. Karena saya harus mondar- mandir antara rumah dan toko yang terletak di lantai 1 dan 2. Untung, suami saya lebih suka bila saya mengenakan busana seperti anak-anak mu- da. Ini membuat saya leluasa dalam berbusana. Oh ya Mbak, usia saya 24 tahun. Tinggi/berat: 162/45. Kulit kuning. Lingkar badan 84 cm, pinggang 60 cm dan panggul 94. Ada problem lagi. Yaitu da- da saya boleh dibilang rata. Tapi pinggul cukup lebat. Bagaimana busana yang bisa mengkamuflasekan kekurang- an tubuh saya? Ny Carina Yonk- Purwokerto. Ny Carina yang baik; Terimakasih Nyonya Cari- na berkirim surat ke rubrik ini. Dan, dengan penulisan data diri yang komplet Anda, amat mempermudah saya membuat sket. Perhatikan rok sirkel (klok) mini dalam gambar, padukan dengan blus lengan pendek model pias (baby dool) beri ak- sen dan bis pada leher yang berpotongan rendah (sabrina). Juga pada bagian bawah dada juga jangan lupa bagian lengan. Dengan model seperti terse- but di atas akan memberi keleluasaan adik untuk beker- ja. Selain juga untuk 'menu- tupi' kekurangan tubuh Anda. Nah, selamat mencoba se- moga Anda menyukainya. BILA Anda memiliki problem soal busana, kirim surat ke KRM. Perancang busana dari Yogyakarta, Chaliet Bam- bang, akan memberikan cara pemecahannya. (Redaksi) 2CM 4cm