Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-08-29
Halaman: 07

Konten


LATAN RAKYAT HALAN SENIN KLIWON 29 AGUSTUS 1994 (22 MULUD 1927) menambah pengangguran yang sangat Untuk mereka," tandasnya. tunggu masih e- teratas adalah jasa di bidang didikan, terutama yang be kursus ketrampilan atau Le Pendidikan Ketramp ga (LPK). Besarnya animo kalanga gusaha bergerak di bidang terutama pendidikan, ta da lepas dari ciri khas Yogya se V-kota pelajar. Selain itu modal aha yang diperlukan tak beg sar dan pengelolaannya s h hana. Dengan pertimbanga ka lah, menurut Agus, banyak p rgusaha muda yang terjun ke - ha penyelenggaraan LPK Akibatnya jelas, di kota p gini LPK tumbuh pesat. Agu a narto mengatakan penga muda yang bergerak daim i dang travel ini, melihat pe n bisnis LPK masih terbuka a kira usaha di bidang peny garaan LPK belum jenuh tak perlu dibatasi," kata n mengingatkan. Mengenai persaingan pengusaha muda menurut cukup ketat. Tapi masih berim sung fair dan sehat. "Merekas sih cukup kuat berpegang tep pada etika bisnis," pujinya Menurut Agus, kuatnya k men pengusaha pada etika bis mencerminkan bahwa dain berbisnis mereka tak melulup it oriented (memburu keunt gan), tapi juga memperhatik aspek etik sosial usahanya. Si dan mentalitas pengusaha se cam ini menurutnya cukup dipe garuhi oleh latar belakang pe didikan mereka. "Pengusaha d ni (Yogya, red) umumnya m mang terpelajar," katanya. (If h Belah gangannya inggir jalan. (KR-Taufik R ama dengan dagangan di tok Harganya pun lain sekali, yang as semuanya tergantung sent n artistiknya. Pernah saya me mukan guci keramik buatan asti setelah Ming dari Tiongk arga jual kita di atas dua juta apar Sumadi penjual keram sehan di Jl Godean. "Kalau pe eli ingin keramik biasa sepe ang ada di swalayan, maka nggal pilih, sebab dagangan kkita, terletak di depan ma Omset penjualan barang pe lah dengan didasarkan sepe ng dilakukan Edi Sukar an Sumadi serta rekan-reka a perharinya rata-rata terja dozen piring, 4 set cangkir s 5 lepekan, 10 vase, 5 guci de rang hiasan lainnya. "Unt rga kita semua sepakat unt ak mendapatkan terlalu ak," kata Riyanto, penjual belah yang biasa mangkala dong Kuning "Omset k njelang Natal dan Leban a dua puluh kali lipat, mema reka yang sudah mencal mbeli dagangan kami ini, ten ak kapok. Dengan melihat omset kin banyaknya konsumen p lan barang pecah belah ya ual secara lesehan, mema kit banyak membuktik wa pasaran produk perab ah belah dan atau barang si berbentuk keramik kin cerah. mendapatkan (Taufik Ridwan ndadi, rasanya kurang puas," Atun, ujar Joko Mulyanto. Tagih Uang, Renggut Kesucian SORE itu, Rabu 10 Agustus 1994, udara Yogya begitu cerah. Rara (bukan nama sebenarnya), pelajar kelas III sebuah SMA swasta di kota ini, kedatangan se- orang teman laki-laki, In (23). Rara menerima tamu itu de- ngan baik, lalu dipersilahkan ma- sebagai teman dekat Elsa (nama samaran), yang juga teman Rara. Adapun maksud kedatangan In adalah menagih uang milik Elsa suk. Lelaki itu ternyata mengaku sebanyak Rp 5.000, yang dipin- jam Rara. "Lho, mbak Elsa sekarang di "Elsa ada di rumah (kost-red)," mana?" tanya Rara. menanyakan lagi tentang dirayu. Elsa. Dengan yakin dan enteng, In menjawab: "Oh, dia sedang ke luar sebentar!" Rara sebenarnya mulai bim- Rara bukan curiga atau tak bang. Masalahnya, ibu kost me- timpal In. PREOR Sisihkan Sumbangan untuk Anak-anak Yatim-piatu SLEMAN (KR) - Pendidikan merasa gembira karena ada lem- Operator Radio (PREOR) Yogya- bantu meringankan beban anak Perwira Radio Elektronika Dan baga pendidikan yang mau mem- Rara dibuka secara paksa. karta menyisihkan sebagian sum- anak yatim piatu. Petang itu, bumi ini rasanya bangan taruna baru untuk anak- Selain memberikan bantuan ke Yayasan yang mengelola anak berguncang. Dengan kepedihan anak yatim piatu. Tahun ini sum- bangan itu diberikan ke Yayasan anak yatim, pihak PREOR juga mendalam, kesucian Rara te- Assakina, Kentungan, Sleman, menyerahkan sebagian sumba- renggut oleh lelaki yang tengah yang mengelola anak yatim piatu ngan taruna untuk membantu kalap. Cobaan itu ternyata belum Sumbangan yang diberikan, korban bencana alam tsunami di berakhir karena In belum beran- Sabtu (27/8) kemarin bukan beru- Banyuwangi. "Sebagian sumba- jak dari ranjang. Ternyata lelaki jud uang tapi bahan kebutuhan ngan taruna kami serahkan ke itu masih ingin "nambah lagi. Sekitar pukul 21.30, Rara baru disalurkan ke Banyu- bisa ke luar dari kamar. Ia hanya wangi," jelasnya. Kegiatan yang rutin diadakan diantar sampai di Jalan Mage- setiap tahun ini dalam rangka lang, dekat Borobudur Plaza. memperingati HUT PREOR ke- Rara akhirnya pulang ke rumah 13. Jika tahun-tahun sebelum- naik taksi. Kejadian yang sulit terlupakan nya, sebagian sumbangan hanya ini akhirnya dilaporkan oleh Rara ngelola anak yatim, sekarang di- dan keluarganya ke Polsekta diserahkan ke yayasan yang me- bagi untuk membantu korban Tegalrejo, Kamis (11/8). bencana alam. hidup sehari-hari. Bahan pokok berupa beras, supermie, gula, dan susu bubuk diserahkan langsung oleh pimpinan PREOR Imam Syarif dan diterima salah seorang pimpinan yayasan. "Sumbangan ini nilainya tak kami terhadap anak yatim," ujar seberapa, tapi ini rasa kepedulian Imam Syarif, saat menyerahkan bantuan kemarin. Pihak yayasan KR untuk UNDANGAN GRATIS (Ono)-h (Dmn/Nud)-h OPEN HOUSE&PRESENTASI PENDIRIAN AKADEMI SENI YOGYAKARTA DISAIN INTERIOR DISAIN GRAFIS SENI LUKIS Disain Interior Pendidikan Disain Interior Sebagai Jawaban Kebutuhan Pasar Kerja Dra. Kuntari, S.Sn Seni Lukis Apresiasi Masyarakat Masa Kini Terhadap Prosesi Seni Lukis Alexandri Luthfi, MS Disain Grafis Prospek Pendidikan Disain Grafis Ditinjau Dari Kebutuhan Pasar Kerja SENIN 29 AGUSTUS 1994 18.30 WIB Drs. Pranowo, MA Di: YOGYAKARTA ROOM, SANTIKA HOTEL Jl. Jenderal Sudirman Yogyakarta BAWALAH KAMERA ANDA DAN IKUTI LOMBA POTRET PHOTO MODEL DENGAN CUMA-CUMA + DOOR PRICE Undangan dan Informasi dapat Anda peroleh pada Sekretariat : : Jl. Taman Sari No. 2. Telp. (0274) 76929 Jl. Mataram, Telp. (0274) 86633 Jl. KH. Wachid Hasyim No. 4 Yogyakarta PENDAFTARAN CALON MAHASISWA BARU GEL. II TGL 29 AGUSTUS 1994 DAPAT KERINGANAN 20% (BERLAKU DI OPEN HOUSE) ASY IMSI Studi YP-PSDM tidak terdapat sumber air.(Mad).b pa pengkhianatan oleh AKADEMI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER AMIK - ASTER TERDAFTAR SK MENDIKBUD No. 085/0/1991 MASIH MENERIMA MAHASISWA JI Palagan Tentara Pelajar Rejodani Ngaglik Sleman Yk Telp. 68627, 63093 Stop Press : AMIK-ASTER satu-satunya Akademi Komputer yang memiliki Kampus Terpadu di Kopertis Wil. V. Kelulusan Ujian Negara rata-rata 80% Visi Art & Graphic Design School Jl. Kapt. P. Tendean No.54 D- Yogyakarta TIDAK MEMBUKA PROGRAM BIMBINGAN TEST Pendidikan khusus Disain Grafis selama 1tahun Fasilitas: Gedung milik sendiri, dekat dengan pusat kota, dilalui angkutan kota. • Dilengkapi dengan: Studio Komputer Grafis Studio Fotografi & Kamar Gelap Studio Lay out & Montage Peralatan Airbrush dsb. PENDAFTARAN TERAKHIR Pengajar terdiri dari para ahli, praktisi 3 SEPTEMBER 1994 Disain Grafis alumni ISI Yogyakarta dan ITB dengan kualifikasi pendidikan Sarjana (S.1) dan Magister (S.2). MENERIMA SISWA BARU TAHUN AJARAN 1994-1995 (KR-Job). Devisa, Kebijaksan Perlu Ditinjau Lagi penga- in me- uktur- ali ke- Hasan memang membant por kayu terhambat, tapi mua pengusaha "berteriak untuk apakah hal itu bisa disam a. tidak na kemacetan ekspor kan tanya. a dari kata Sofyan dengan nad Sejak Bob Hasan mulai lapis gang tampuk pimpinan MP Hasan tradi- syarakat Perhutanan Ind g ha- tahun 1988 serta memim untuk jaran asosiasinya seperti kayu ISA, Apkindo dan Asmind sedikit masalah yang mun tara lain kebijakan yang l diar dirasakan anggota sejak amat- puskannya persil HPHH ( snya untuk jatah industri men mbo- kecil di daerah yang maks utan- untuk menekan tebangan karta nyata pencurian kayu tetap cul dan tidak dapat diberan indo juta angk- Selain itu larangan eksp lapis londongan dan setengah jad sama juga terjadi di sektor ipin- berupa larangan ekspor setengah jadi untuk memb ahan industri meubel dan barang kan juga berakibat menyedihka ang para petani rotan karena pr si numpuk tidak terserap ga harga rotan anjlok. inja- uan ere- ssal kayu ek- Sofyan juga menunjuk k san kontroversial yaitu d nya kembali ekspor kayu dongan (log) tanpa mempe duk bangkan harmoni tarif itu US$ 1.000/m3. Kebijaksan ran untuk melindungi industri p pai yuan nasional khususnya bali lapis tapi apa lacur, keny ekspor kayu lapis yang sud ang jadikan primadona tetap ter en- ata dampak dan jalannya tidak lus seperti yang diharapkan Bob (Mp r Pengusaha Yogy dang Jasa bi- MBA, staf pengurus DPD H up DIY kepada KR kemarin, se ha 75 persen dari pengusaha se- Yogya kini bergerak di bidang nis jasa seperti jasa inform pendidikan, transfortasi c p- bagainya. da an ha Disebutkan, dari berbagay jasa itu yang menempati un to WAWANCARA DENGAN PROF SOEDJITO SOSRODIHARDJO ANEKA CHILDREN AKCES SELAMAT 49 49 LEGOSYSTEM BERLONGE Modernisasi juga Melanda Yogya Nilai-nilai Sosial Bergeser ke Uang (KR-Nan). Prof Soejito. ARUS modernisasi yang begitu deras melanda dunia saat ini ternyata telah menimbulkan banyak pengaruh terhadap ke- hidupan umat manusia, baik berdampak sosial maupun ekono- mi. Untuk mengetahui sejauh mana dampak yang timbul akibat pengaruh modernisasi ini KR mewawancarai pakar ilmu sosi- Berikut ini petikannya. ologi, Pro Soedjito Sosrodihardjo. Arus modernisasi tak dapat dihindarkan lagi. Menurut Bapak, seberapa jauhkah pen- modernisasi? garuh yang timbul akibat di E5.NA TOL ATANG K-ANAK 1994 BUST 34 49. 4800 49 ekonomi uang di Yogyakarta? memprihatinkan. Sebab di desa- Antara lain dengan berdirinya desa, sistem gotongroyong, yang pusat-pusat perbelanjaan modern merupakan bentuk pajak sosial, di Yogya. Setelah di Jakarta masih berjalan. Ketika mem- pasaran mereka menyempit, ke- peringati HUT Kemerdekaan RI mudian mereka menyerbu Yogya. baru-baru ini, mereka juga de- Harga barang yang ditawarkan ngan senang hati melakukan ker- juga sama harganya dengan di ja bhakti. Para pendatang di Yo- Jakarta. Kemudian banyaknya gya, yang terdiri para pelajar dan orangtua menyekolahkan anak- mahasiswa, juga bersedia ditarik nya di Yogya, juga merupakan sejumlah uang untuk peringatan bukti masuknya sistem ekonomi ini. Tapi yang jelas, nilai-nilai uang di Yogya. Sebab mereka itu sosial budaya akan semakin ter- membawa uang, yang tiba setiap desak oleh modernisasi. bulan. Jumlah mereka sekitar 25 persen dari penduduk Yogya. Jadi masyarakat Yogya sekarang sebe- narnya belum siap memasuki Ya.... mau tidak mau kita harus dunia modern, tetapi terus di- memperkenalkan ekonomi uang awe-awe sistem ekonomi uang. kepada masyarakat. Caranya an- KANCIL BBM PESIAR: Belum lama ini 'Wayang Kancil' BBM, tampil di arena pasar raya 'Sri Apakah pengaruh sistem ini tara lain dengan melakukan in- Ratu' di Jalan Pemuda Semarang. Dalam kesempatan tersebut ditampilkan Kancil Jadi terhadap kehidupan sosial di vestasi. Bukan berarti mengajak Pahlawan, dimainkan oleh dalang Soekisno. Menurut pengelola BBM Wiryadi Soebroto, kancil Yogya sudah memprihatin mereka mendirikan bank, me- berpesiar ini dalamrangka turut berpartisipasi dalam Festival Hari Anak-anak 1994. Tahun lainkan mengajak mereka mem- ini Kancil diundang oleh panitia Festival Anak-anak Semarang. Karena itu kancil pentas dua Sebenarnya memang belum pergunakan jasa bank. Dengan kali, pukul 15.00 dan 19.00 pementasan ini disaksikan oleh anak-anak undangan dan anak menanam uang di bank, berbelanja. mendapatkan uang kembali yang lebih besar. Jadi masyarakat me- mang harus dipersiapkan untuk menghadapi modernisasi. Barangkali ada upaya-up- aya lain? Menurut saya, suatu mod- ernisasi ditandai dengan berge- sernya sistem ekonomi, yakni dari sistem ekonomi jasa kepada sis- tem ekonomi uang. Kalau dulu budaya gotongroyong di masyara- kat kita begitu kuat, kini hal semacam ini semakin melemah. Sebab dengan masuknya sistem ekonomi uang, setiap orang harus berorientasi mencari uang. kan? Barangkali bisa dijelaskan contoh masuknya sistem 'Momong' 20 Wanita Cantik bukanlah Pekerjaan Mudah GEBYAR dan lenggak-lenggok para penari angguk putri Sri Lestari' dari Pripih, Hargomulyo Kokap, Kulonprogo, selalu mudah dinikmati. Bahkan beberapa peng gemar seni tradisional tersebut ada yang sempat tergila-gila. "Tetapi momong' mereka agar tetap kompak dan disiplin, se- hingga benar-benar mampu meng hibur penonton, bukan lah peker- jaan yang mudah," ujar pimpinan grup angguk putri tersebut, Joko Mulyanto (bukan Joko Mulyono, seperti pernah ditulis KR). Sekarang ini lanjut Joko, angguk 'Sri Lestari' sudah mem- punyai 20 penari putri, maka ia sebagai pimpinan juga harus memiliki 20 karakter, sehingga mampu memahami kemauan 20 penari tersebut. "Dengan mema- hami karakter masing-masing pe- Lantas bagaimana upaya ki- ta untuk mengantisipasi ma- salah ini? untuk yang sedang (KR-Frans). Seni Ritual dan Dangdut, Dua Kubu Berkenaan dengan melimpah yang Perlu Dipahami Rentangannya nya sumberdaya manusia (tenaga kerja), maka mau tidak mau kita KLIPING KRIMINAL Jual Sepeda Orang, Lalu 'Main' WTS MULANYA, Yatno (23), warga Tegalrejo, meminjam sepeda Federal mi- lik Wiji, juru parkir di Jalan P Diponegoro, untuk membeli minuman keras. Setelah kepalanya puyeng, sepeda itu dipinjam lagi, lalu dijual pada seseo- rang seharga Rp 80.000, Uangnya antara lain untuk berkencan dengan WTS. Akibatnya, Yatno diganjar 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim PN Yogya yang diketuai Pipin Purba SH dengan dibantu hakim anggota Yu- lianto SH dan Jarnis Saidin SH dalam sidang Rabu (24/8).- (R-14)-h. Ditinggal 5 Menit, Motor Raib KETIKA mampir ke rumah kawannya di Karangmalang, Kamis (25/8), Purnomo (27), warga Jalan AM Sangaji Yogya, motornya Honda Astrea Grand AA 5041 diparkir di luar pagar. Walaupun hanya sekitar 5 menit, ternyata motor itu sudah raib disambar maling. (Ims)-h. Mau Pinjam Buku, Honda Grand 'Melayang' YENI Aryani (18) juga mengalami naas. Sabtu (20/8) lalu, ia bermaksud pinjam buku ke rumah temannya di Jatimulyo, Tegalrejo. Honda Grand AB 4744 TH miliknya diparkir di halaman rumah. Begitu mau pulang, motor seharga Rp 3 juta itu sudah melayang digondol maling. - (Dmn)-h. pa- Pelaku Tabrak Lari Diamankan SETELAH menabrak Parijo (20) di Jalan Sukoreno, Sentolo, EP (21), warga Kokap, langsung tancap gas. Berkat informasi dari masyarakat, Polantas dari Polsek Sentolo langsung mengejar. EP yang mengendarai mo- tor Yamaha berhasil ditemukan di Jalan Hargorejo, dan kemudian dia- mankan. Sedang Pardjo dibawa ke RSU Wates dalam keadaan tak sadark- an diri. Peristiwa ini terjadi Selasa (23/8) lalu, (Sof)-h. AGENDA Pertunjukkan Badut Perempuan di LIP LEMBAGA Indonesia Perancis (LIP) akan menggelar Pertun- jukkan Badut Perempuan, Rabu (31/9) di Jalan Sagan 3 Yogyakarta. Lakon Pertunjukkan Badut Perempuan tersebut merupakan pan- tomim dengan polah yang kocak dan puitis. Penampilan lima pelakon dalam pantomim tersebut segar, murni dan asli seperti dongeng Jepang. Gerak-gerak yang akan ditampilkan hangat dan bebas seperti hiburan yang menyegarkan. Disamping pertunjukkan Badut puan, di tempat yang sama setiap bulan di putar 7 film Perancis, ma- sing-ma-sing untuk hari Selasa dan Kamis. Pameran Gema Visual di Bentara Budaya rum komunikasi seni dan sarasehan. basan. Berdasarkan hal ini maka jug memiliki nilai paradoksal. Komunitas Pak Kanjeng Ajak "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 7 memang Begi- ngatakan bahwa Elsa tengah diubah. Wanita ini tanami. TAK tampilnya dangdut di tetap perlu mendapat porsi ter- melepaskan diri hal itu dalam ke- harus mengubah industri kita Pasar Malam dan Perayaan Se- sendiri yang pada tingkat tertetu hidupannya. dari industri assembling menjadi katen tampaknya telah mengusik dapat diseleksi untuk dihayati. industri manufacturing. Kalau nurani Ben Kedua elemen yang paradoksal masih memakai industri asem- dosen ISI Yogyakarta ini, seni ritu bling, di mana pengembangan di- para mahasiswa berproses untuk agar dapat menjalankan fungsi- "Dengan demikian pada saat perlu untuk secara kreatif justru al dan dangdut dapat merupakan mengembangkan kreativitasnya, nya yang kritis satu dengan yang di dalam negeri hanya KELOMPOK yang menamakan dirinya Gema Visual Yogyakarta lakukan di luar negeri, sedangkan dua kubu yang perlu dipahami mereka dapat menetapkan sen- lain. Adanya kesenjangan menu- menurut rencana tanggal 3 sampai 10 September mendatang akan rentangannya. Dalam arti yang diri titik tengah antara kedua rut Ben Suharto, perlu ditem- menyelenggarakan pameran di Bentara Budaya, Jl Suroto 2 Yogyakar merangkai, maka akan semakin positif keduanya memiliki potensi kubu seni ritual dan dangdut," ka- patkan secara wajar. Bisa jadi berpendidikan tinggi. Sebab yang yang dapat membantu muncul- ta Ben Suharto. ta. Menurut Ketua Pameran Gunawan Rahardjo BA alumnus STSRI- terpakai dalam industri assem- nya karya yang memiliki tingkat da tingkat tertentu kesenjangan ASRI Yogyakarta, karya-karya yang dipamerkan antara lain karya Pada sisi yang lain, menurut justru perlu dipahami keberada- Nanang, Herry Patrianto, Totok Hadiyanto Kuswaji, Sutarto, Gunardi, kedalaman nilai batiniah. "Selain Ben Suharto, seni ritual dan dan- annya, agar dapat dengan jelas Gunawan Rahardjo dan sebagainya. Selain mengadakan pameran luk- didikan rendah. Banyaknya tena- bling adalah tenaga berpen- itu sekaligus keduanya mempun- gdut dapat berada dalam kubu bagaimana cara yang baik untuk isan karya anggota kelompok, Gema visual juga mengadakan lobi, fo- ga berpendidikan tinggi itulah yai daya pikat bagi penontonnya," yang sama. Kedua kegiatan itu memadukannya. ujar Ben Suharto. membahayakan. menunjukkan adanya nilai kebe- Kesenjangan dan keterpaduan itu kita Ben Suharto melihat bahwa po- memerlukan keberanian untuk tensi penonton itu dapat mengil- tujuan kurikuler suatu program sehingga keduanya perlu dijaga Sri Wuryanti dan Umi, dua diantara beberapa primadona 'Sri 'mencuri' teknologi asing. Seperti hami munculnya kendali yang keberadaannya. Lestari'. Jepang dulu 'mencuri' teknologi ngarah pada peningkatan kuali- ujar sejumlah penonton. tas pertunjukkan dan kuantitas bebasan itu tidak lepas kendali komponen yang tarik-menarik KOMUNITAS Pak Kanjeng SKH "Kedaulatan Rakyat". Paket nari, yang semuanya wanita, ma- ka keutuhan, kekompakan, dan angguk putri Sri Lestari, me- ada dua penari yang ndadi ketika tetapi sesuatu yang sah-sah saja. Tetapi, ujar Joko, ketika Prapti Barat, sehingga Jepang sekarang penonton. Selain itu karya yang seperti kuda liar. Keterpaduan seperti saling berlawanan. Me- akan mengajak berdialog publik ini juga akan digelar di Teater Dalam setiap penampilan kembali dan ikut pentas, tiba-tiba maju. Semacam ini bukan plagiat, dihasilkan tetap berada dalam antara tujuan pendidikan sebagai ngutip pendapat Suharto, Ben Yogya lewat "Pergelaran Puisi Arena Taman Budaya Surakarta kedisiplinan bersama tetap dapat mang ada beberapa tembang ditampilkan tembang Sekar Kalau kita lihat, perkem- jalur "seni pertunjukkan" baik kendali, dan kebebasan dalam mengatakan keberlawanan ini Emha dan Musik Kiai Kanjeng (TBS) Kentingan, 8-9 September terjaga," jelas Joko, yang sehari- yang dapat membuat para penari Mawar. "Ini sangat merepotkan. bangan kota-kota saat ini da tingkat penyelenggaraan, pe- menjelajah dapat perlu diindera dengan arif sebagai Dalam paket pergelaran yang 1994, pukul 20.00 WIB. harinya Kabag Keamanan Desa ndadi, (kesurupan), sehingga Sebab biasanya kami sudah men- tidak merata, misalnya di Yo- nyajian, pelaksanaan dan pen- menjadikan karya gya hanya Kotamadya, se- gungkapannya. Masalahnya se- "adu manis" atau "salah nggu- berlangsung 1-2 September 1994 Hargomulyo. paduan serasi, selaras Salah satu sisi yang menarik dalam menari pun mereka seperti gusahakan agar penari tertentu kesetanan. Sebut saja Awang dapat ndadi kalau mendengarkan dangkan Bantul, tidak begitu karang adalah, pada tingkat pros- bang Pada dasarnya konsep per- pukul 20.00 WIB di Gedung Pur dari pertunjukan ini Menurutnya, selain harus mam es belajar mengajar. Budaya, penyair dan bu- mukannya Bukan Slogan Kosong awang (yang menyebabkan Umi lagu tertentu pula", jelasnya. pu memahami jiwa para ang- berkembang sehingga mod- didikan seni yang berada dalam dayawan Emha Ainun Nadjib jeng" oleh Novi "Kiai Kan- Sampai kini kedua macam per- Budianto dan G gotanya, ia juga harus mampu ndadi), Umarmoyo (Suprih), Kun- Keterpaduan tersebut menun- Menghadapi berbagai masalah, ernisasi banyak tertumpu di tunjukkan, yaitu seni ritual dan jukkan kebebasan yang bertang- memahami kemauan ribuan ing-kuning (Sri Wuryanti), dan sehubungan dengan problem Kotamadya. lingkungan pendidikan tinggi akan membacakan puisi-puisi ter- Djaduk Ferianto. "Dalam penjela- Apakah hal penggemar angguk putri Sri Sekar Mawar (Atun). Selain itu sulitnya mencari penari putri, dangdut belum menjadi repertoar gung-jawab, yang bukan sekedar seni ISI Yogyakarta tidak mem- barunya, baik secara tunggal jahan musikal guna merespons punyai kesenjangan dengan p per- gaja? semacam ini memang disen- atau materi kuliah, yang secara slogan kosong. Kebebasan ber- Lestari yang tersebar di berbagai masih ada lagi beberapa lagu Joko Mulyanto bertekad men- bersama Musik Kiai puisi-puisi Emha, kami mene- kembangan seni di masyarakat. Kanjeng' yang ditata G. Djaduk mukan semacam format musik formal terwadahi dalam kuriku- tanggung-jawab mempunyai kan- wilayah Kabupaten Kulonprogo. yang dapat membuat sejumlah gadakan seleksi yang ketat bagi Tugas akhir para mahasiswa Ferianto dan Novi Budianto. gamelan Jawa Kiai Kanjeng. "Karena mereka berasal dari penari ndadi. Yakni Trisnawati, setiap anggota baru. Bukan sema- bangunan di Indonesia memang Sejak Pelita III, dalam pem- lum. Mata kuliah muatan lokal dungan nilai univerasl karena yang berupa karya seni pertun- Pergelaran selama berbagai kalangan dan latar be- Ilir-ilir, dan Golang-goling. yang ditetapkan sendiri oleh lem- adanya pengertian paradoksal di jukkan mempunyai peranan ako- terhadap lakang yang berbeda-beda, se- Khusus mengenai lagu Sekar makan, tetapi juga dipertim- pengembangan. Misalnya kota hal itu. Menurut Ben Suharto, se- ta-mata kecantikan yang diuta- ada yang disebut pusat-pusat baga belum juga menyinggung dalamnya. Hidup dalam suasana seni di masyarakat. paradoksal memang menegang- maksimal mungkin kami juga Mawar, semula hanya Suprapti bangkan mental-kepribadian, loy- yang dikembangkan Tegal, Se- harus dapat memenuhi keinginan yang dapat ndadi kalau menden- alitas terhadap grup, dan keluwe- marang, dan Kudus. Tujuannya, bagai proses kedua pertunjukkan kan, tetapi tidak garkan lagu tersebut. Tetapi ke- sannya. "Yang jelas, dengan dengan adanya pusat pengem- Diakui, diantara ke-20 penari mudian Prapti pergi ke Jakarta, angguk putri ini kami ingin mem- bangan daerah sekitarnya ikut tersebut ada diantaranya yang di sehingga Sekar Mawar sempat buka lapangan pekerjaan seluas- berkembang. Tapi nyatanya tu- anggap sebagai favorit atau bin- absen beberapa saat. "Karena luasnya. Sekarang saja, sudah be- juan ini tak tercapai. Di daerah tang. Bahkan Sri Wuryanti dan Sekar Mawar termasuk digemari rapa ratus pedagang kecil yang sekitar tersebut tidak berkem- SEPERTI yang diduga dan orang berambisi, serta komplotan kerap ditulis di harian ini, ternya yang berniat jahat. Umi, misalnya, selalu ditunggu- masyarakat, maka kami berusa- dapat merasakan keuntungan bang, tetapi malah tersedot. ha agar ada pengganti Suprapti, berjualan selama ada pertun- ta suksesi kepemimpinan yang tu juga dengan di Yogya, orang- oleh para penggemarnya. Kim Jong-il tidak tampil dimu- "Nonton angguk 'Sri Lestari, yang dapat ndadi kalau menden- jukan angguk putri ini?" ujar orang Bantul tersedot ke Yogya. terjadi di Korea Utara tidak ka umum sejak upacara pemaka- Anehnya keragu-raguannya itu sunan nada yang mendekati Kalau kita membangun Super- semulus yang diperhitungkan. kalau tidak bisa melihat Umi garkan Sekar Mawar" yakni Joko, yang hampir seluruh pe- man mendiang ayahnya, yang dilontarkannya selang satu hari solmisasi atau diatonis. market atau bioskop di Bantul, narinya pelajar SLTA. - (Har).-t Bahkan kini muncul keragu- makin menambahkan suasana setelah kantor berita Korea Sela- Menurut Novi Budianto yang maka tak akan laku, sebab ma- raguan di Pyongyang tentang misteri yang meliputi soal suksesi tan Yonhap melaporkan diedark- memotori lahirnya Puisi-Musik syarakat akan lari ke Yogya. Ini- di negeri komunis itu. Kim Il- suksesi. Sekarang ini sudah enam Bagaimana pun juga pemerin- annya sejumlah besar surat sele- Emha Dinasti pada tahun 1980- minggu sejak diktator Kim Il- lah kelemahan adanya pusat- sung selama 49 tahun memegang tah Korea pada akhirnya bakal baran di diistrik dekat missi-missi an ini, dari berbagai nada yang pusat pengembangan. sung meningal, dan sampai tampuk kekuasaan sebagai dikta- runtuh. Tiadanya pengumuman perwakilan diplomatik negara-ne- muncul, maka "E minor" yang sekarang masih belum ada yang Kiat untuk mengatasinya? tor yang tidak pernah ditantang, resmi mengenai pengganti Kim Il- paling percaya. Tapi ia hendak bertemu dominan dan dipilih. secara formal menggantikannya. Ekonomi jasa harus tetapi kematiannya menim sung berangkat pada kenyataan gara asing di Pyongyang yang "Meskipun tidak mengurai krea- Seorang tokoh senior di kantor bulkan persoalan mendalam bagi bahwa ada kekuatan di negeri it' berseru agar Kim Jong-il di- tivitas kami, nada itu sangat ter- langsung dengan Elsa, sekaligus kembali ke kampung halaman Modal tenaga kerja yang selalu luar negeri Rusia menyatakan se- ingin tahu di mana kostnya. Ke- para calon penggantinya. nya. Tapi In tetap bersikeras bah- diandalkan sejak zaman kolonial yang menentang kebijakan yang langkahi saja. Dan sekarang batas untuk melakukan eksplo- betulan In membawa motor, ma- wa Elsa masih di Yogya. Ketika ia ka Rara ikut membonceng ke sedang berpikir keras tentang El- juga tak perlu dipertahankan la- lama ini terjadi pertarungan in- Ekonomi Korea Utara menga- hendak diterapkan Kim Jong-il. keprihatinan Korea Selatan juga rasi," ujarnya. gi. Semua masyarakat harus dibi- terna di kalangan pimpinan Ko- lami krisis, yang pada hakikatnya Dan ada pula tokoh-tokoh yang dilontarkan oleh Presiden rumah kost Elsa. rea Utara, dan ia meramalkan berakar pada ambruknya Uni So- secara pribadi tidak menyukai Jong-Son, terdapat tanda-tanda sa, tiba-tiba In memanggilnya na dan diarahkan untuk mema- Setiba di tujuan, sekitar pukul dari dalam kamar. "Ra, bantu aku suki sistem ekonomi uang (Fie)-z. bahwa rezim itu pada akhirnya viet. Dan berulang kali terdengar putra Kim Il-sung itu. terjadinya langkah-langkah 18.00, In mengenalkan Rara pada sebentar," pinta In. Tanpa curiga, dari ruang tamu 110 Ha Disusukan bakal runtuh, siapapun nanti desas-desus tentang kekurangan Apa pun hasil pertarungan terius di pemerintahan Korea ibu pemilik kost. Usai berke- yang memegang tampuk ke- pangan di negara itu. sekarang ini, pemerintah Korea Utara. nalan, ibu itu masuk lagi ke ru- Rara berjalan menuju ke kamar Alami Kekeringan kuasaan. Sekarang kecurigaan semakin utara diramalkan bakal bubar, mah induk. Sedang In masuk ke itu. Begitu masuk, In menutup Sebaliknya menurut laporan bertambah di kalangan para peja- seperti yang terjadi pada pemer- Presiden Korsel itu mem- BANJARNEGARA (KR) pintu kamar dan menguncinya. kamar Elsa tanpa kesulitan, se- para wartawan di negeri itu sela- bat kementerian luar negeri Ru- intah negara-negara bekas komu- peringatkan bangsa Korea Sela- pertinya sudah terbiasa. Sementara Rara bukan diminta Kekeringan dialami pula di ma beberapa hari belarangan ini, sia. Di Tokio wakil kepala akade- nis di Eropa Timur. tan agar bersiap-siap menghadapi konvensional. Karena belum yakin, Rara (18) membantu tapi dirangkul sambil wilayah kecamatan Susukan, terbetik laporan dari Korea Utara mi kementerian luar negeri Rusia Baru pertama kali inilah seo--kemungkinan. (Wawan St)-h. Banjarnegara. Kekeringan di bahwa peralihan kekuasaan jauh "Saya suka kamu. Saya takut Susukan terjadi di seluruh desa, dari lancar. kehilangan kamu," gitu rayu In hanya prosentasenya saja ng Kantor berita Korea Utara, su- pada Rara. berbeda, ada yang kecil ada pula atu alat resmi Partai Pekerja Ko- Rara sendiri heran dan panik. yang besar. Mengakibatkan areal rea, lima hari semakin panik ketika tanaman padi pada musim tanam mengisyaratkan adanya tantan- didekap dan direbahkan. Sadar (MT) 1994 seluas lebih kurang 50 gan terhadap pelimpahan terancam bahaya, Rara meronta Hektar dipusokan dan sekitar 60 kekuasaan kepada Kim Jong-il. sekuat tenaga sambil bilang: "ja- Hektar lainnya tidak sempat di- Dengan gaya teka-tekinya yang ngan, jangan. memang lazim, radio Korea Utara Meski sudah meronta sekuat Lahan pertanian yang kek- mengemukakan, jika masalah tenaga, Rara tetap tak berkutik. eringan itu merupakan lahan suksesi yang menyangkut Apalagi mulutnya disumpal kain, tadah hujan yang memang hanya pengambilalihan karya revolu- dan bila berteriak diancam akan mengandalkan air hujan sebagai sioner agung, tidak diselesaikan dibunuh. Setelah itu pakaian pengairannya dan sekitarnya tetap, maka akibatnya bisa beru- perem- Suharto. Menurut (Asp)-t (Asp)-t kreasi yang me- studi dapat menjadi mampu menjadi arahan agar ke- menggambarkan adanya dua Kesenangan Dialog dengan Publik Yogya pa- kemungkinan sebagai dan seim- per- mun". ialah, dite- na maupun satu setengah Susunan modatif dua manusia dapat jam ini Budaya dengan Komu- Suksesi di Korut Menghadapi Tantangan nuansa Timur nada dasar minor," ujar Djaduk. Sementara itu Novi menam bahkan, "Penggabungan antara mengatakan, selama ini terjadi rang tokoh senior dari Moskow gamelan pelog dengan slendro pertarungan memperebutkan mengemukakan keragu-raguan yang disusun dalam satu pangkon kekuasaan di Pyongyang menge- mengenai kekuasaan Kim Jong-il. atau satu set, menghasilkan su- nai siapa yang bakal menggan- tikan mendiang Presiden Kim Il- perkembangan jam sampai garakan Taman karta bekerjasama (Adhi Sp)-z nitas Pak Kanjeng dan didukung struktur nada ngah yang ber- diseleng- Yogya- jeng Jawa Kanjeng berbeda pelog-slendro. memiliki susunan dengan nada gamelan Kiai Kan- gamelan Gamelan Kiai atau condong ke sung. Kim mis- Novi dan Djaduk, yang beru- langkali telah menggarap musik untuk pementasan Teater Gan- drik, lebih lanjut mengatakan sikap mereka di dalam me- mainkan gemelan berbeda den- gan sikap dalam dunia permainan dan pengolahan gamelan Jawa (Indra T)-y lalu 3 orang- LARASINDO CP/MIM/VI/94 500 JUTA+SEPEDA MTB GEBER TH SEPEDA MOTOR SUZUKI DI INDONESIA 1 JULI 15 SEPTEMBER 1994 Dalam rangka 30 tahun sepeda motor Suzuki di Indonesia, bagi calon pembeli maupun bagi anda yang telah memilikinya, berkesempatan untuk mendapatkan hadiah-hadiah luar biasa berupa : HADIAH BAGI CALON PEMBELI I. HADIAH LANGSUNG Sepeda MTB/Mini Compo Jaket, Payung, Helm. II. UNDIAN BERHADIAH ⚫8 Minibus Suzuki 10 Suzuki RGR 150 SS • 12 Suzuki TS 125 .16 Suzuki TRS 20 Suzuki Crystal Standard 25 Suzuki Bravo 25 Suzuki A 100 X 200 Sepeda MTB Suzuki S-Tech Across HADIAH UNDIAN .1 BAGI PEMILIK BERHADIAH. Minibus Suzuki ⚫1 Suzuki RGR 150 SS •2 Suzuki Crystal Standard • 4 Suzuki Bravo BERGEGASLAH IKUTIPAN MENANGKAN HADIAHNYA (m) MAIN DEALER SUZUKI MOTORCYCLE MEDAN O JAYAS R JI. Mataram 100, Telp (0274) 87347, Yogyakarta Jl. Gandekan Lor 44, Telp (0274) 4762, Fax (0274) 61880, Yogyakarta JI. Magelang KM 5 (Sebelah Selatan TVRI Sta Yk.), Yogyakarta SUZUKI Personal Best Color Rendition C 4cm 2CM