Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-08-29
Halaman: 06

Konten


2cm Color Rendition C SENIN KLIWON 29 AGUSTUS 1994 (22 MULUD 1927) 4cm "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 6 SENIN KLIWON 29 AC NUSANTARA - BISNIS Kalangan DPR Kurang Setuju Penghapusan HPS Semen tersebut perdagangan Ak- (HPS). Menpera mensi jangka panjang. Macet ini hanya 22 juta ton sedang kebutuhan mencapai 20,5 ton per tahun. "Itu berarti surplus semen kita sekali. Karena itu bila ter- (KR-Endra). Sangkar Burung Punya Nilai Seni JAKARTA (KR) - Kalangan semen, menurut Umbu Haram- ungkap Menpera, kantor men- sitas produksi industri semen na- DPR RI menegaskan, pihaknya buru, sebaiknya dicarikan alter- pera sebagai instansi yang diberi sional saat kurang setuju terhadap pengha- natif yang terbaik. Sebab, hal tugas memenuhi kebutuhan pe- per tahun, pusan harga patokan setempat tersebut kaitannya (HPS) dengan rumahan bagi masyarakat luas semen. Sebab itu masalah pengawasan harga se- merasa prihatin terhadap krisis dikhawatirkan jika terjadi gejolak men. "Dengan demikian jika ter- semen yang berkepanjangan. Un- sedikit harga akan sulit dikendalikan. jadi krisis semen tidak akan tuk itu, pihaknya telah memben- jadi apa-apa bisa mengakibatkan Sementara yang berkaitan de- muncul gejolak harga,' tegasnya. tuk satu tim yang diketuai Asis- pembangunan kita jadi macet," ngan dibukanya kran impor se- Perlu diketahui bahwa muncul- ten II Menpera dan di dalamnya tegas Menpera. men disambut baik. nya pendapat kalangan DPR itu terdiri unsur-unsur Asosiasi Se- Berkaitan dengan itu, lanjut- Kesimpulan sehubungan dengan pernyataan men serta Real Estate Indonesia nya, tim ini mengusulkan untuk terungkap dari pendapat Wakil Menpera Akbar Tandjung di (RED). membuka kran impor dengan ke- Ketua Komisi VII DPR RI Umbu Jakarta Jumat (26/8) mengenai "Tugas tim ini mencari alter- bijakan menghapus HPS semen. Haramburu Kapita dan Wakil cara terbaik untuk mengatasi kri- natif pemecahan masalah krisis Argumennya, kendati ada HPS Ketua Komisi V DPR RI Anwar sis semen adalah mengembalikan semen sehingga tidak berdampak semen seperti yang terjadi di Datuk yang disampaikan Sabtu semen kepada pada upaya pembangunan pe- Jawa saat ini ditentukan Rp (27/8) di Jakarta berkaitan de- mekanisme pasar. Selain itu rumahan," tutur Menpera. Hasil 5.950,- saknya. Namun, ngan pernyataan Menpera Ir menyangkut juga soal membuka laporan tim tersebut, tambahnya, dalam kenyataannya harga di bar Tandjung. kran impor semen serta mengha- segera melakukan langkah- pasaran mencapai Rp 8.000,- pus harga patokan setempat langkah struktural dan berdi- sampai Rp 9.000,- per sak. Anwar Datuk menyatakan se- cara tegas, pihaknya tidak setuju Berdasarkan itu, kata Men- Sukijo dan karya seni sangkar burung. jika HPS semen dihapus. Soal- Usulan yang juga diajukan pera, untuk mengatasi krisis se- nya, kalau sekarang dihapus adalah perlunya inves- Artinya, jelas Menpera, jika men harus ada pengembangan in- tasi dikembangkan melalui pem- terjadi kelangkaan semen dan vestasi bagi industri semen. De- dikawatirkan terjadi gejolak har- ga sehingga sulit untuk dikenda- berian izin investasi bagi industri menyebabkan harga komoditi ini ngan menempuh jalan tersebut, likan. semen baru. Alasannya, dengan melambung tingi, harus segera di- maka muncul pelaku-pelaku baru "Dengan keadaan tersebut sia- usulan tersebut diharapkan ter- atasi. Caranya adalah dengan ke- di industri semen. Bahkan lebih ciptanya keseimbangan pasar se- bijakan yang mendasar yakni mendasar lagi, jalan tersebut pa yang bertanggungjawab, tentu konsumen yang akan memikul hingga harga semen dapat lebih menambah pasokan semen di akan mendukung peningkatan dalam negeri melalui impor. Hal pembangunan rumah murah. beban. Sedang yang menikmati stabil. keuntungan adalah produsen dan Sehubungan dengan itu, itu dilakukan mengingat kapa- (Ful/Issa)-y distributor," ujar Datuk. Beranjak dari itu, tambah INVESTASI RP 4,5 TRILYUN Datuk bahwa pihaknya tidak sependapat dengan usulan Men- pera Akbar Tandjung mengenai penghapusan HPS semen. begitu, ia secara jujur mendukung akan dibukanya kran impor se- Impor Semen SEMARANG (KR) - Industri persoalan impor se- tekstil Jawa Tengah menduduki men, ternyata mendapat dukun- urutan kedua terbesar di Indone- gan juga dari Wakil Ketua Komisi sia setelah Jawa Barat, dengan RI Umbu Haramburu. 375 perusahaan dan investasi Menurutnya, upaya untuk men- hampir Rp 4.579 miliar. semen dalam negeri Hal itu diungkapkan Kepala memang perlu diizinkan impor Kanwil Departemen Perindustri- an Jateng Drs Soeparno MSc da- Sementara yang menyangkut lam sambutan wisuda Akademi usulan Menpera menghapus HPS Teknologi Industri Veteran Se- men. VII Terhadap DPR gatasi krisis semen. Meski Industri Tekstil Jawa Terbesar Kedua Tengah Setelah Jabar marang, Sabtu (27/8). Selain industri tekstil, Jawa Tengah juga mencatat prestasi menggembirakan pada industri pangan. Tahun 1994, dari 225 yang ada di propinsi ini mampu menghasilkan investasi Rp 26,8 miliar. Kedua industri tersebut berhasil menyerap 264.741 tena- ga kerja, 161.516 tenaga kerja bi- dang tekstil dan 103.225 tenaga Para Eksporter Indonesia Enggan Mulai dari Bawah EKONOMI Indonesia akhir akhir ini banyak diberitakan bu- kan karena keberhasilannya da- lam sidang CGI untuk menda- patkan kredit, tapi karena ada nya kesadaran di kalangan ter- tentu akan dampak GATT Memang hasil sidang CGI mel- egakan karena kekhawatiran In- donesia akan dampak pemberita- an media massa mengenai masa- lah Timor Timur ternyata tidak menjadi kenyataan. Jepang ternyata masih pula menjadi donor terbesar mengge- ser Bank Dunia dalam rangka pemberian pinjaman CGI itu. Meskipun delegasi parlemen Je- pang yang mengunjungi Indone- sia bersuara komoditas yakni kayu, tekstil, pakaian jadi, ikan dan sepatu. Jumlah komoditas yang disebut primadona itu memang sedikit sekali dan kedudukannya akan rawan jika terjadi keguncangan di pasar, ekspor Indonesia akan langsung terpukul. Pasar Tradisional Kerawanan itu akan semakin kentara karena ekspor Indonesia hingga kini masih tergantung pa- da pasaran tradisional. Ekspor 26 komoditas itu terpusat pada 4 kawasan utama yakni AS, Eropa mana Eropa Barat merupakan Barat, Jepang dan ASEAN, di pasaran terbesar. ruhi Dua hal yang jelas mempenga- agak "minir" ter- kinerja Indonesia sekarang hadap kebijakan Indonesia di Ti- ini, pertama resesi yang masih saingan-persaingan dari negara mor Timur. Sampai-sampai meng melanda perekonomian mitra-mi- himbau ditariknya pasukan ABRI tra dagang Indonesia, kedua per- lain seperti Cina, India dan Viet- nam dalam hal ekspor tekstil. Produk Indonesia kalah dalam dari sana. Yang pasti dengan ditandata nganinya final X oleh pemerintah berarti makin terbukanya jalur perdagangan. Soalnya perusa- haan dari negara-negara lain juga akan memasukkan komoditas de- ngan harga bersaing di pasaran internasional. dari komoditi BURUNG dalam sangkar iba- rat manusia dalam terali besi. Bukan maksud hati ingin mema- sukkan burung ke dalam 'bui', apalagi ingin mengurangi hingar bingarnya kehidupan burung di alam bebas. Tetapi membuat sangkar burung sekedar untuk menopang hidup kebanyakan warga Botokan Argosari Sedayu Bantul. penutup Kerajinan sangkar burung me- rupakan pekerjaan pokok mere- ka. Tidak hanya ketekunan yang dibutuhkan, tetapi memerlukan kerja bidang industri pangan. "Dilihat perannya, ekspor hasil unsur seni tinggi. Bentuknya san- industri Jawa Tengah untuk ked- gat menarik, ada bagian-bagian ua komoditi telah memberikan tertentu terukir indah, disamping sumbangan sebesar 18,63 persen lukisan yang menawan pada ba- tekstil Indonesia gian atas. dan 9,70 persen untuk industri Hasil buatan warga Botokan pangan," ujar Soeparno. sudah mempunyai pasar Dengan semakin meningkat- sendiri. Tidak hanya dikonsumsi nya tuntutan pasar terhadap pro- di DIY tetapi banyak juga yang duk industri tentang mutu, ra- gam dan bentuk produk, maka in- Magelang, Purworejo, Klaten." dustri dituntut bisa menghasil kan produk sesuai permintaan. Dimasa mendatang kedua produk memiliki peluang dan prospek yang baik, asalkan mampu me- saing. ningkatkan daya Dalam era globalisasi dengan pembangunan industri tidak ter- lepas dari berbagai masalah dan tantangan, baik bersifat internal ter- Pembinaan dari Departemen Untuk Naikkan Devisa, Kebijaksanaan Produk Hutan Perlu Ditinjau Lagi JAKARTA (KR) - Para penga- mat dan bisnis produk hutan me- nilai perlunya segera restruktur- isasi dan peninjauan kembali ke- bijakan di sektor tersebut untuk memacu penerimaan devisa dari produk kehutanan umumnya. Kondisi terakhir dengan tidak dibelinya (boikot-red) kayu lapis Indonesia oleh para pembeli tradi- sional seperti Korsel, Jepang ha- rus diambil hikmahnya untuk mencegah stagnasi ekspor kayu lapos di masa mendatang. "Himbauan kepada Bob Hasan menyusul kejadian itu perlu diar tikan sebagai upaya menyelamat- kan bisnis perkayuan khususnya kayu lapis," kata Sofyan Siambo- Jum'at yang tidak Hasan memang membantah eks- por kayu terhambat, tapi bila se- mua pengusaha "berteriak" kare- na kemacetan ekspor kayu lapis apakah hal itu bisa disamakan," kata Sofyan dengan nada ber- tanya. Sejak Bob Hasan mulai meme- gang tampuk pimpinan MPI (Ma- syarakat Perhutanan Indonesia) tahun 1988 serta memimpin ja- jaran asosiasinya seperti APHI, ISA, Apkindo dan Asmindo tidak sedikit masalah yang muncul. An- tara lain kebijakan yang langsung dirasakan anggota sejak diha- puskannya persil HPHH (100 ha) untuk jatah industri menengah kecil di daerah yang maksudnya untuk menekan tebangan liar, ter. nyata pencurian kayu tetap mun- cul dan tidak dapat diberantas. lon pengamat masalah kehutan an kepada wartawan di Jakarta (26/8) petang. Tuntutan anggota Apkindo Selain itu larangan ekspor ge- agar pungutan ekspor kayu lapis londongan dan setengah jadi yang sama juga terjadi di sektor rotan telah mencapai US$ 700 juta atau senilai Rp 1,4 trilyun dipin- berupa larangan ekspor rotan jamkan untuk menjaga kemungk- setengah jadi untuk membangun inan PHK di berbagai perumahan industri meubel dan barang jadi anggota merupakan tindakan juga berakibat menyedihkan bagi yang bijaksana. Sebab bila ang- para petani rotan karena produk- si numpuk tidak terserap sehing- dibantu dengan pinja- man dana mengatasi kelesuan ga harga rotan anjlok. akan berakibat fatal bagi pere- Sofyan juga menunjuk keputu- konomian nasional. PHK massal san kontroversial yaitu dibuka- terpaksa dilakukan industri kayu nya kembali ekspor kayu gelon- lapis karena terhambatnya ek- dongan (log) tanpa mempertim spor dan menumpuknya produk bangkan harmoni tarif ekspor di gudang-gudang. Di samping itu US$ 1.000/m3. Kebijaksaan ini anggota asosiasi minta agar iuran untuk melindungi industri perka- anggota dihentikan dulu sampai yuan nasional khususnya kayu keadaan di perkayuan kembali lapis tapi apa lacur, kenyataan membaik, apalagi dikaitkan den- ekspor kayu lapis yang sudah di- gan besarnya jumlah iuran yang jadikan primadona tetap terkena sudah terkumpul sekarang, kata dampak dan jalannya tidak semu- lus seperti yang diharapkan. (Mgn)-h. Sangkar burung perkutut yang lan bukan berasal dari kursus halus dan bagus membuat para atau pendidikan formal, namun gota penggemar burung perkutut me- sudah mereka kuasai secara tu- ngenalnya. Terali bambu yang run temurun. Bambu sebagai ba- menghasilkan sekitar Rp 200 ribu han pokok pembuatannya ditam- per bulan menurut Sukijo har- bah kayu p papan, rotan, dempul, ganya bervariasi. Itu tergantung paku dan cat mengeluarkan biaya dari bentuk dan modelnya. Model sebesar Rp 3 ribu - Rp 4 ribu un- terdiri dari 3 macam yakni mata- tuk sebuah sangkar. raman dengan harga drenggingan Rp 15.000. Sedan Perindustrian Kabupaten Bantul Rp 12.500, gkan bentuk surobayanan har- dinilai besar. Pembinaan tersebut ganya bervariasi dari Rp 35 ribu meliputi penyuluhan dan pelati hingga Rp 85 ribu. han baik dari manejemen sampai Waktu pengerjaan sangkar ini, pada latihan kerajinan. dalam seminggu 4 buah sangkar dapat diselesaikan dari bentuk mataraman dan drenggingan. Namun untuk model surobayan an paling lama membuatnya, di samping paling sulit, namun ben- tuknya memang paling menarik." anak-anak Dalam seminggu belum tentu belajar mandiri berkat sangkar satu selesai", tambahnya. Dengan Keberhasilan industri rumah tangga warga Botokan sedikit ba- nyak telah membantu mengatasi masalah nasional yakni mengu- rangi pengangguran. Semua kelu- Sofyan. "Ketua Umum Apkindo Bob Sebagian Besar Pengusaha Yogya Braakarus beranak kadang sudalf Bergerak di perkutut. Bidang Jasa YOGYA (KR) Usaha di bi- MBA, stat pengurus DPD Hipmi Di balik semua itu ternyata ada dang jasa saat ini ternyata cukup DIY kepada KR kemarin, sekitar memanfaatkan sum- berdaya alam sekitar. Sukijo ber kendala yang belum terpecahkan. diminati kalangan pengusaha 75 persen dari pengusaha muda bagian besar pengusaha muda nis jasa seperti jasa informasi, pendidikan, transfortasi dan se- bagainya. memesan dari luar seperti Solo: modal Rp 100 ribu hingga Rp 200 Melihat bahan pokok diandalkan muda di Yogyakarta. Terbukti se- Yogya kini bergerak di bidang bis- Yang terakhir dipesan orang So- ribu meliputi biaya pembelian dari sumber daya lokal bambu. lo", kata Sukijo (37) salah seorang alat seperti pisau, gergaji, bubut, Walaupun sekarang masih mu- pengrajin. Untuk memenuhi sel- bor, tatah, kikir dan penyemprot dah diperoleh, melihat perkem- cat. Disamping itu pembelian ba- bangan waktu semakin lama se- era pasar, mereka juga harus mendesain khusus terutama dari han berupa banbu, kayu papan, makin menipis persediaannya. segi ukiran dan lukisannya. cat dan dempul. Modal ketrampi- cepatnya pertumbuhan ekonomi. Istilah Komputer 'Jangkrik' Menghina Bangsa Indonesia maupun eksternal. "Apalagi setelah ditandatan- ganinya GATT yang akan berlaku secara efektif mulai 1995 men- dunia industri Indonesia, kare- datang. Tantangan ini berat bagi nanya kita dituntut meningkat- kan daya saing produk industri," paparnya. pu mam- ada putra-putra Bob Wirya Hartono menekan- kan pada visi kewirausahaan. Yang penting katanya dunia usa- ha di Indonesia menoleh produk Apabila Indonesia tidak baru, inovasi baru yang bisa meng hasilkan produksi yang bernilai meningkatkan daya saing, pro- duk tekstil dan pangan sulit men- embus pasar ekspor. Bahkan ke- tambah untuk ekspor. nagement Midle up Midle down mungkinan Indonesia menjadi Menurut Bob pola peranan Ma- menempati posisi sentral dalam ajang pemasaran produk sejenis bagi negara lain. Untuk itu pergu- mana Midel management terletak ruan tinggi semakin punya peran JAKARTA (KR) - Istilah kom- Glodok Plaza, beranggotakan 35 puter Jangkrik yang sering diala- perusahaan yang mewakili ham- matkan komputer rakitan dalam pir semua merk Computer yang negeri, telah menimbulkan "ke- beredar di Indonesia. puter di Indonesia, karena istilah kan komputer jangkrik adalah marahan" para pengusaha kom- "Orang-orang yang mengata- tersebut dirasa menghina bang orang-orang yang a nasional, se- sanya sendiri. Seharusnya ma- lain mentalitas mereka terhadap syarakat merasa bangga kalau sikap kebangsaannya diragukan," bangsa sendiri kata Taslim. mampu merakit komputer, dari Dia kecewa terhadap orang- pada para pengusaha komputer orang yang tidak pernah mau yang hanya "dagang" komputer menghargai produk tehnologi hasil rakitan dari luar negeri. Kekecewaan terhadap perny- dan selalu mengagungkan produk yang berupa rakitan di Indonesia, ataan masyarakat yang mengata- luar negeri" "produk luar dari luar menyipkan sumber daya kan komputer hasil rakitan da- negeri garansinya hanya satu lam negeri dengan istilah kom- tahun, sedangkan kita bisa mem- terciptanya tenaga berkualitas, puter "jangkrik" terungkap Ketua berikan garansi paling tidak dua Soeparno, mengatakan dengan Pameran Comput- tahun," tambah Taslim. Penyelenggara pembangunan industri mampu Pameran yang diberi nama er City Goes Green Hermawi F menghasilkan produk bermutu Taslim SH dalam acara jumpa Computer City Goes Green secara dengan harga bersaing. Sehingga pers baru-baru ini di Glodok Plaza khusus menggelar perangkat tercipta industri yang semula Jakarta Computer City adalah computer yang hemat energi dan komperatif menjadi kompetitif. organisasi modern. Dilihat dalam berkualitas. dalam dari keterangannya, segi pen- Inggris, kemampuan memakai didikan mendapat porsi yang be- sar seperti penguasaan bahasa komputer bagi para manager. Sayang, pertanyaan yang di- antisipasi akan berguna bagi me- (R-33)-k yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hip- mi) DIY menggeluti bidang usaha Menurut Drs Agus Sunarto tersebut. Taraf Pendidikan Pedagang Ayam di Kodya Yogya Masih Rendah YOGYA (KR) - Hasil penelit- ian Tim Pengabdian Masyarakat Laboratorium Kesehatan Masya- rakat Veteriner Fak Kedokteran Hewan UGM menunjukkan taraf pendidikan pedagang daging ayam di Kodya Yogyakarta pada umumnya masih rendah. Hal ini secara tidak langsung akan mem- pengaruhi kualitas daging ayam yang dijualnya. Drh Bambang Dwijo MSPH, dosen FKH yang tergabung da- lam Tim tersebut menjelaskan kepada KR di ruang kerjanya, Kamis (25/8), Menurutnya untuk dapat menghasilkan daging ayam yang sehat, aman dan memberi kan ketentraman batin bagi para konsumen, pedagang harus me- ngetahui dan mematuhi kaldah- kaidah pemotongan yang benar dan penanganan yang higienis "Dalam hal ini, tingkat pen- ting dalam memahami kaidah- kaidah tersebut," kata Bambang Dwijo. "Tingkat pendidikan akan mempengaruhi sikap dan tindak an seseorang," lanjutnya. "Harapan para konsumen ada- lah agar daging yang dijual di pa- sar, sehat dan terjamin keha- lalannya," ujar Bambang Dwijo, yang Ketua Lembaga Konsumen Muslim DIY itu. lakukan adalah mengadakan pe- nyuluhan secara intensif kepada para pedagang daging ayam. W- alaupun tingkat pendidikan peda- gang daging ayam rendah, jika penyuluhan yang intensif telah diberikan, "Saya yakin mereka mampu menyajikan daging seper- ti yang kita harapkan," kata Bam- bang. Diungkapkan oleh Bambang Dwijo, para pedagang pada umumnya melakukan penyembe- lihan dan penanganan sampai siap untuk dipasarkan, dilakukan dirumah masing-masing. "Karena rumah potong untuk ayam me- mang belum ada," katanya."Se- hingga cara penanganannya pun mungkin belum seragam," lanjut Bambang. Menyinggung kualitas daging ayam yang dijual di pasar Kodya Yogyakarta, Bambang Dwijo me- luhan yang telah diberikan kepa- da para pedagang. Disebutkan, dari berbagai jenis jasa itu yang menempati urutan teratas adalah jasa di bidang pen- didikan, terutama yang berupa kursus ketrampilan atau Lemba- ga (LPK) Pendidikan Ketrampilan Besarnya animo kalangan pen- gusaha bergerak di bidang jasa, terutama pendidikan, tak ter- lepas dari ciri khas Yogya sebagai kota pelajar. Selain itu modal usa- ha yang diperlukan tak begitu be- sar dan pengelolaannya seder- hana. Dengan pertimbangan itu- lah, menurut Agus, banyak pen- gusaha muda yang terjun ke usa- ha penyelenggaraan LPK. Akibatnya jelas, di kota gudeg ini LPK tumbuh pesat. Agus Su- narto mengatakan pengusaha muda yang bergerak dalam bi- dang travel ini, melihat peluang bisnis LPK masih terbuka. "Saya kira usaha di bidang penyeleng- garaan LPK belum jenuh. Jadi tak perlu dibatasi," katanya mengingatkan. jalah-majalah Tempo, Editor dan harga. Para pengusaha kita lebih reka yang berkepentingan tidak mengandalkan sumber daya yang wadah kerjasama pengusaha bersahabat dengan lingkungan didikan pedagang berperan pen- ngatakan tergantung dari penyu- pada etika bisnis," pujinya. Yang justru muncul dan dising- gung dalam sidang CGI itu ada- lah pembatalan SIUP bagi ma- Detik yang bisa ditangani oleh delegasi Indonesia dengan bijak- sana tanpa mengganggu jalannya sidang dan keputusan pemberian pinjaman itu. Sebetulnya perolehan pinja- man sebesar 5,2 miliar dolar itu selain membanggakan juga perlu diperhatikan jika dikaitkan de- ngan jumlah angsuran pokok hu- tang Indonesia. Menteri Perdagangan Satrio Budihardjoyudono memperingat- kan baru-baru ini akan posisi per- dagangan Indonesia menjelang ratifikasi GATT awal tahun de- pan. Katanya kalau Indonesia tidak segera mengadakan diversifikasi pasar dan komoditas ekspornya, maka posisi perdagangan Indone- sia akan rawan. Jika kinerja ekspor nasional te- tap seperti sekarang, tentu akan sangat berbahaya bagi kepentin- gan ekonomi Indonesia. Peringatan Menteri Satrio di- dasarkan pada angka-angka yang dikumpulkan Departemen Perda- gangan. Tahun 1993, konsentrasi perdagangan Indonesia hanya ter pusatkan pada 26 komoditas yang merupakan 80,98 persen dari to- tal nilai ekspor non migas Indone- 818. Dari jumlah itu hanya 5 jenis ditantang keras lagi oleh kehadi- ran persetujuan baru GATT yang lebih membuka lebar-lebar berba- gai pasaran. Beberapa perusahaan nasional memang sudah mengadakan per- siapan dan sudah beralih ke ek- spor komoditas lain seperi ba- rang-barang elektronik, mesin fax, komputer, peralatan video/ audio yang kesemuanya memiliki nilai tambah cukup besar. Pemerintah juga perlu mene- kan konglomerat Indonesia yang banting stir mulai mengekspor berjumlah sekitar 200-an agar produksinya ke luar negeri. Kini mereka baru mengekspor 5 per- sen dari produknya. Hal ini bisa dilakukan mung- kin melalui deregulasi. DPN perlu Para pakar ekonomi Indonesia lebih digiatkan dengan kerjasama atase-atase perdagangan kita. mulai memikirkan apa strategi bisnis setelah putaran Uruguay, Dekan Universitas IEU fakultas ekonomi menanyakan apakah ko- munitas bisnis ekspor kita sudah mulai memahami final X dari pe- rundingan putaran Uruguay. Dis- amping itu timbul pertanyaan se- jauh mana diharapkan akan mem peroleh manfaat yang dijanjikan dalam final X itu. terjawab dalam arti mikro. Kini banyak perusahaan ek- spor kita berskala menengah su- dah menikmati keberhasilan. Me- reka masih sedikit sekali memili- ki identitas internasional baik identitas produk maupun perusa- haan. Agenda untuk bisnis kita kata nya adalah mengembangkan su- atu identitas atau personalitas. Ini berarti setiap perusahaan per- lu mengembangkan suatu visi bis- nis yang jelas yang mampu meli- hat ruang baru. kan yakni adanya kepedulian dari Suatu hal yang menggembira- pakar ekonomi terhadap masalah perdagangan ekspor itu tadi. Ada yang Upaya tersebut bisa dicapai Computer yang berpusat di yang merupakan produk andalan dengan penguasaan teknologi, Pertamina Menangkan pendekatan manajemen, penggu- naan sumber daya berkualitas Perkara di Singapura dan peningkatan disiplin para pelaku industri sehingga sektor industri benar-benar menjadi dunia industri Indonesia, antara penggerak pembangunan. Masalah yang perlu dihadapi lain lemahnya daya saing, ter- batasnya keahlian serta terbatas- nya sarana prasarana. Di sam- nya regionalisasi ekonomi yang ping itu faktor ekternal yaitu ada muncul di berbagai belahan bumi seperti terbentuknya AFTA, NAFTA dan MEE menjadi ken- mentekelnya dari segi pen- dala lain industri Indonesia. didikan, ada yang dari segi kebi- Untuk mengatasinya, pemerin- jakan dan dari segi kekhawatiran. tah telah berupaya mendorong Kalau tidak bisa mengekspor ba- daya saing kuat, baik yang didu- tulnya bisa diekspor asal kita jeli. Pengembangan industri yang ber- Segala produk Indonesia sebe- ja, bahan tambang dan produk- kung sumber daya alam maupun sumber daya manusia (Sgi/Bdi)-h. produk lainnya bernilai besar, bisa dimulai dengan ekspor tusuk satai, tusuk gigi, buah-buah raky- at seperti pepaya, rambutan, pisang, ubi-ubian, durian dsb. Visi negatif pengusaha kita adalah tidak mau mulai dari ba- wah. Padahal kalau pasaran kecil sudah terbuka, yang besar akan lebih mudah. (Sancaya)-k. TELEPON PENTING MAGELANG Kedaulatan Rakyat. Bank BNI... 2502 3552 2960 2602 2493 Kantor Pos Giro.. Univ. Muhammadiyah..... 2082 Samsat....... Gaet Rejeki dari "Wajah Konsumen" KAWASAN Malioboro, sebagai daerah tujuan wisata di Yogya karta mempunyai daya tarik ter- sendiri. Salah satunya adalah lukis wajah. Bermodal keterampilan melu- kis, dalam waktu yang tidak lama - sekitar 30 menit, mampu me- menuhi permintaan konsumen yang berupa sebuah lukisan wa- jah. Baik hitam putih maupun berwarna. Pelancong dari luar kota, asing maupun yang datang dari Yogya sendiri yang berminat untuk di lukis menyerahkan potret diri atau potret orang lain yang hen- dak dilukis. Bisa pas foto maupun yang 'in action Bagaimana kalau nggak bawa foto? Harus foto dulu? Jangan khawatir, para pelukis yang men- gaku tidak pernah mendapat pen- kesulitan gambar atau foto yang hendak dilukis. Jika dirasa mu- dah dikerjakan boleh jadi harga bisa turun begitu pula sebaliknya jika dirasa agak sulit seperti gambar yang 'in action'bergaya- harganya bisa sedikit lebih mahal sekitar Rp 5 ribu rupiah. Harga diatas belum termasuk biaya pigura. Berapa harganya? Rusie dan Daryono, pelukis yang sudah menekuni bidang ini lebih dari dua tahun mengatakan har- ga pigura sangat tergantung pada banyak hal antara lain bahan, bentuk profil, ukuran dan juga je- nis finishing, Cat biasa atau me- lamin dan sebagainya. Kalau un- tuk ukuran 30 x 40 cm bahan kayu sengon dengan profil seder- hana harganya sekitar 8 ribu ru- piah. Mahal? Sebenarnya tidak. tetapi kalau merasa mahal, kon- tanpa bingkai ya pigura itu. Kebanyakan lukisan hitam pu- dusel yaitu meratakan warna tih menggunakan media kertas yang telah menempel pada bidang yang diterapkan dengan teknik gambar dengan jari atau alat ban- Ada juga yang menggunakan tu lain seperti kapas dan kertas. teknik arsir. YOGYA (KR) Pertamina memenangkan perkara di Singa- pura dan berhak atas uang depos- gadilan Tingkat Banding (Court ito sekitar Rp 160 milyar. Pen- of Appeal) Singapura, Kamis (25/8), mengabulkan gugatan Per- tamina, Badan Usaha Milik Ne- gara, sebagai pemilik uang depos- ito Rp 160 milyar di Bank Sumito- mo Singapura. Keputusan terse- but juga menguatkan keputusan hakim tunggal Pengadilan Tinggi (Hight Court), Lai Kew Chai, 3 Desember 1993. Uang itu semula disimpan HA Thahir dan istrinya Ny Kartika Ratna Thahir yang kemudian digugat pertamina di Pengadilan diperoleh HÅ Thahir dari komisi Tinggi sebagai miliknya karena tidak sah atau korupsi sewaktu ia Direktur Utama Pertamina, yang menjabat sebagai Asisten Umum waktu itu Thahir dipercaya pembangunan ACER. Produk tersebut meru- pakan standar Enviromental Pro- tection Agency (EPA), suatu ba- dan pengendalian lingkungan Amerika yang ditandai dengan lo- go Energi Star pada produk terse- but. mampu menghemat energi listrik dengan dayanya hingga dibawah 30 watt pada saat nanggur. "Ini berarti bahwa penghematan ener- gi listrik bisa mencapai 50% dari energi yang selama ini dikonsum- Produk tersebut menurutnya si," ucapnya. Dia mengharapkan agar ma- syarakat konsumen perangkat komputer hendaknya hanya me- makai produk komputer yang hemat energi serta bersahabat de- ngan lingkungan, karena dunia kini tengah dilanda krisis energi akibat penggunaannya di bidang teknologi semakin tinggi. Menurut Bambang Dwijo, sa- lah satu upaya yang mutlak di- DR Drh Setyawan Budiharta, yang juga memperkuat Tim Peng abdian Masyarakat Lab Kesma- vet FKH tersebut mengatakan, secara umum penyakit ayam me- mang tidak bersifat zoonosis (dap- at menular dari hewan ke manu- sia). Tetapi yang perlu diwaspa- dai adalah mikroorganisma yang menempel pada daging ayam. (R-32)-k. Mengenai persaingan antar pengusaha muda menurutnya cukup ketat. Tapi masih berlang- sung fair dan sehat. "Mereka ma- sih cukup kuat berpegang teguh Menurut Agus, kuatnya komit- men pengusaha pada etika bisnis mencerminkan bahwa dalam berbisnis mereka tak melulu prof- it oriented (memburu keuntun- gan), tapi juga memperhatikan aspek etik sosial usahanya. Sikap dan mentalitas pengusaha sema- cam ini menurutnya cukup dipen- garuhi oleh latar belakang pen- didikan mereka. "Pengusaha di si- ni (Yogya, red) umumnya me- mang terpelajar," katanya. (Th)-h Pedagang Barang Pecah Belah Banting Harga dan Dagangannya MENCARI barang pecah be- lah, baik untuk perabot rumah tangga maupun untuk hiasan eta- lase kamar tamu, tidak sela- manya membikin susah. Setidak nya, keaneka-ragaman barang Dijelaskan salah satu contoh komputer yang hemat energi dan pencah belah yang dimaksud dap- bersahabat dengan lingkungan at ditemukan tidak harus dengan adalah Acer Green Monitor. Pro- memasuki pusat perbelanjaan ka- duk yang menjadi sponsor dalam do dan perabot rumah tangga pameran kali ini, mempunyai atau swalayan dan super market, kelebihan dimana mampu meng- tetapi kini banyak ditemukan hemat energi antara 30 hingga 40 para penjual barang pecah belah di Cilegon, persen dari komputer biasa. Dis- gaya lesehan Serang, Jawa Barat, dengan men- amping itu, bisa mengurangi hu- Barang pecah belah yang dijual traktor Siemens dan Klockner, jan asam, polusi udara dan panas secara lesehan ini, bukanlah per- gadakan perjanjian dengan kon- serta mengurangi emisi rumah abotan second-hand-nan, atau barang sortiran. Juga barang pec- dari Jerman. (Issa)-k. ah belah yang didasarkan itu tidak kalah mutunya dengan bar- ang pecah belah yang dipajang dipertokoan. Bahkan para penjual barang pecah belah bergaya lese- han ini tidak sungkan-sungkan menangani Krakatau Steel (SP/Usy)-m kaca. Harus Dikendalikan, Proyek Swasta yang Dibiayai dari Luar Negeri YOGYA (KR) - Kesepakatan gara berkembang sampai 70 per- pengurangan hutang negara-ne- sen sulit terealisir. Itu tidak adil. Karena secara substansial lahir nya hutang tersebut dari kreditur diberikan dalam bentuk proyek baik barang maupun jasa. Tony Prasetiantoro MSc, staf pengajar Fakultas Ekonomi UGM ketika ditemui KR diruang kerjanya, Kamis (25/8). kreditur dari luar negeri. Sebe- untuk membayar tetapi kondisi narnya dari pihak swasta kuat ekonomi makro tidak memung- kinkan. "Maka dari itu proyek swasta yang dibiayai luar negeri harus dikendalikan," kata Tony. Di sam- ping itu hutang Indonesia yang dikelola swasta sudah cukup ting gi. Masalah pengusaha yang ter- narnya melalui Pinjaman Komer- lalu diberi angin pemerintah sebe- sial Luar Negeri (PKLN) yang di- operasikan pengusaha BUMN tetapi tidak menyentuh Karena PKLN yang masuk in- tervensi swasta terlalu banyak, dibiarkan bisa berbahaya. Selama ini negara-negara donor dan oleh Lebih jauh Tony mengatakan, isu masalah pengurangan hutang sebenarnya bukan hal yang baru lagi. Karena pada tahun 1986, masa pemerintahan Ronald Rea- pihak swasta. (KR-Swasto). gen, melalui Menteri Keuangan AS Baker Plant mengusulkan, ba- nasi hutangnya supaya diberi pin- didikan formal dalam hal melukis sumen boleh pesan lukisan saja gatakan "Namanya barang bu- yakni mencapai 50-75 ribu rupi- gi negara yang tidak bisa melu- bisa merusak stabilitas dan bila alias hanya mengandalkan bakat ini, cukup canggih untuk menga- tasi hal tersebut. Caranya? tai, boleh bergerak bahkan mero- kok, asal tidak sambil goyang saja Pemesan yang ingin dilukis wa- jahnya tinggal duduk dengan san- pasti jadi. "Persis" seindah wajah mbah. Yang cowok tambah ng aslinya. Bahkan kalau perlu dita- ganteng yang putri tambah ayu pelukis yang mangkal di Malio Mengenai harga, dari beberapa boro rata-rata menetapkan an- 30 x 40 cm hitam putih. Sedan disenangi, biasanya orang memil- tara Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu rupiah untuk lukisan berukuran gkan untuk berwarna, tambah 5 ih dusel, kata Rusie yang asli Su- ribu rupiah. Namun harga terse- matera. Mungkin mereka tidak nati, schab pelukis kadangkala arsir nilai seninya lebih tinggi di but juga bukan merupakan harga tahu, lanjut Rusie, konon teknik harus memperhitungkan tingkat banding teknik dusel. Mana yang lebih bagus dan dis- enangi? "Tergantung pelukisnya, Mas kalau memang bakat, pakai teknik apapun hasilnya pasti ba- gus. Masalah mana yang paling Pelukis wajah di Malioboro. Saat ditanya apakah konte itu tidak akan luntur Rusie men- atan manusia, bisa saja luntur bahkan rusak, tapi lama sekali lukisan berwarna yang biasanya karena sudah dilapisi bahan yang menggunakan cat poster sebagai tidak tembus air." Begitu juga medianya. Mengenai hal itu Dary- ditutup rapat dengan plester yang ono menambahkan "Asal bingkai tidak memungkinkan kemasukan debu atau hewan-hewan kecil. lukisan akan tahan bertahun-ta- hun," katanya. cara tetap mangkal di seberang Selain menggunakan kertas se- bagai media, Al Khaidir yang se- Malioboro Mall juga bersedia membuat lukis wajah dengan minyak. Namun karena harga ba- menggunakan kanvas dan cat han bakunya tidak sama dengan dengan membuktikan "kehebatan" da- bantingnya dimuka para calon gangannya dengan cara mem- pembeli, juga mereka tidak sung- kan pula membanting harga. Pa- dahal untuk produk-produk kera- mik, mereka juga mendatangkan dari manca negara, Tiongkok um- pamanya. Penjualan barang pecah belah dengan cara dibiarkan "berser- akan di tanah ini di Yogyakarta dapat ditemukan di Jl Gedong Kuning, Jl Pramuka, Jl Godean dan di Kadipiro, dll, Sementara itu, di sebelah utara Pasar Munti- lan Magelang juga ada. Umum- nya, para pedagang pecah belah ini menggunakan colt station open kap dan kebanyakan dari mereka mengaku datang dari Klaten serta mengambil dagan- Barang Pecah belah digelar di pinggir jalan. (KR-Taufik R). galaman berjualan perabot pecah sama dengan dagangan di toko. panci, teko, cangkir, alas gelas, belah; sebangsa piring, mangkuk, vase bunga, ceret dll yang dibu- at dari keramik dan batu granit kaca banyak sukanya. Toh be- gitu, kata Edi, pernah suatu keti- ka saat ia pamer membanting da- gangan pecah belahnya dimuka banyak ibu-ibu, ada seorang ibu rumah tangga yang agak kenes melihat suksesnya berjualan pec- ah belah ini merasa ini "sehingga ibu itu menyebar fitnah atau ka- takanlah isu begitu, bahwa per- abot pecah belah yang kita jual di- isi kekuatan magic. Dikira, kita membanting piring kita yang me- mang berkualitas ini dikarenakan kekuatan magic. Itu salah besar," kata dia. Selama ini, barang pecah belah las semuanya tergantung sentuh- Harganya pun lain sekali, yang je- an artistiknya. Pernah saya men- emukan guci keramik buatan di- nasti setelah Ming dari Tiongkok, harga jual kita di atas dua juta, papar Sumadi penjual keramik lesehan di Jl Godean. "Kalau pem- beli ingin keramik biasa seperti yang ada di swalayan, maka ia tinggal pilih, sebab dagangan mi- lik kita, terletak di depan mata. Omset penjualan barang pecah belah dengan didasarkan seperti yang dilakukan Edi Sukarwan dan Sumadi serta rekan-rekan- nya perharinya rata-rata terjual 12 dozen piring, 4 set cangkir ser- ta 5 lepekan, 10 vase, 5 guci dan barang hiasan lainnya. "Untuk harga kita semua sepakat untuk nyak," kata Riyanto, penjual pec- ah belah yang biasa mangkal di Jl Gedong Kuning, "Omset kita menjelang Natal dan Lebaran bisa dua puluh kali lipat, memang mereka yang sudah mencoba membeli dagangan kami ini, terus tidak kapok. Baik Rusie, Daryono maupun jaman agar bisa melunasi hutang Bank Dunia masih percaya pada gannya dari Semarang. "Kami yang dijualnya beserta penjual tidak mendapatkan terlalu ba- kertas dan konte maka harga luk- isan cat minyakpun lebih mahal ah untuk ukuran 30 x 40 cm. Al Khaidir mengakui usaha se- kan. Tiap hari rata-rata ada 3 pemesan yang datang. Kadang macam ini cukup menguntung- lebih bahkan ketika musim libu ran sekolah, jumlahnya bisa dua kali lipat. Namun demikian per- nah juga dalam sehari tidak sat- upun pemesan yang datang. Dalam hal pelukis instan ini, yang sangat menarik di antara rang dari sepuluh orang ini, tak mereka yang jumlahnya tidak ku satupun mengaku pernah menge- nyam pendidikan khusus melu- kis, jadi hanya mengandalkan ba kat. Satu kegemaran positif dite kuni ternyata mampu memberi kan p nghidupan. (Qosim)-b. Kemudian disusul Menteri Ke- uangan setelah Baker yaitu Nico- lash Bready tahun 1992, meng. usulkan pengurangan hutang ter sebut diprioritaskan untuk ne- gara-negara Afrika. "Tetapi itu sulit terealisir, yang kebetulan adalah anggota Non Blok," kata mayoritas negara-negara tersebut Tony. nya atau mencicil. Tony menambahkan adanya kejadian semacam itu secara poli- tis Indonesia tidak perlu minta pengurangan. Memang kondisi saat ini hutang Indonesia cukup parah. Saat ini hutang swasta su- dah tersebut dikendalikan u tang tersebut oleh pemerintah Indonesia untuk memberi bantuan. Melalui Coun- sultative Group on Indonesia (CGI) sudah cukup banyak bantu- an yang diberikan untuk menje- lang PJPT II ini. Tony menambahkan, Jepang investasinya di Indonesia, Jepang sudah cukup banyak menanam rena Jepang mempunyai kepen- merupakan kreditur tertinggi ka- tingan, yang kebetulan negara nya mengalami surplus. Di samp- ing itu kepentingan Jepang yang lain adalah Indonesia sebagai penyuplai minyak bagi negaranya dan Indonesia merupakan pasar an bagi Jepang. (R-10)-h. mengambil dagangan dari Se- marang, dan itu sama dengan yang disetorkan di super market dan pusat kado. Bedanya, kalau mereka menjualnya dipajang di rak-rakan, sementara dagangan kita lesehkan begitu rupa. Be- danya kami berani membuktikan membanting barang dagangan kami untuk membuktikan kuali tas serta kita juga berani mem- banting harga," kata Edi Sukar wan, seorang penjual barang pec- ah belah asal Wedi Klaten Jateng. Menurut cerita Edi, gaya pen- Diisukan Dimagic jualan pecah belah dengan dile- sehkan ternyata ada suka duka- nya. Namun diakui, menurut pen- lesehan lainnya kira-kira lebih murah 40% dari harga toko. Seba- gai misal, seperangkat cangkir plus lepekan harga minimal Rp 6.000, vase antik Rp 2.000, cang- kir keramik dari Tiongkok hanya Rp 28.000. "Pokoknya untuk soal harga ditanggung lebih murah dan untuk soal barang, kualitas terjamin." Sementara, persaingan produk keramik dan perabotan pecah be- lah semakin meningkat, nampak nya para penjual perabot bergaya lesehan juga tidak mau kalah. "Kita pisahkan barang dengan ki- ta, kita tidak mau mencampur adukkan mana yang benar-benar berkualitas tinggi dan mana yang Dengan melihat omset dan makin banyaknya konsumen pen- jualan barang pecah belah yang dijual secara lesehan, memang sedikit banyak membuktikan bahwa pasaran produk perabot pecah belah dan atau barang de- korasi berbentuk keramik ini makin cerah, mendapatkan sur- prais. (Taufik Ridwan)-h. WAWANCARA Modern Nilai-ni (KR-N Prof Soejito. ARUS modernisasi yang deras melanda dunia sa ternyata telah menimb banyak pengaruh terhada hidupan umat manusia, 'Momo bukanl GEBYAR dan lenggak-le para penari angguk put- Lestari dari Pripih, Hargo Kokap, Kulonprogo, selalu r dinikmati. Bahkan beberap gemar seni tradisional te ada yang sempat tergil "Tetapi momong mereka tetap kompak dan disipl hingga benar-benar mampu hibur penonton, bukan lah jaan yang mudah," ujar pir grup angguk putri tersebu Mulyanto (bukan Joko Mu seperti pernah ditulis KR). Sekarang ini lanjut angguk 'Sri Lestari' sudah punyai 20 penari putri, m sebagai mpinan juga memiliki 20 karakter, se mampu memahami kema penari tersebut. "Dengan karakter masing-mas hami nari, yang semuanya wani ka keutuhan, kekompaka kedisiplinan bersama teta. terjaga," jelas Joko, yang harinya Kabag Keamana Hargomulyo. Menurutnya, selain har pu memahami jiwa par gotanya, ia juga harus memahami kemauan penggemar angguk pu Lestari' yang tersebar di E wilayah Kabupaten Kulor "Karena mereka beras berbagai kalangan dan l lakang yang berbeda-be maksimal mungkin kam harus dapat memenuhi ke mereka," tandasnya. Diakui, diantara ke-20 ada diantaranya tersebut tang. anggap sebagai favorit a Bahkan Sri Wurye Umi, misalnya, selalu di tunggu oleh para penggem "Nonton angguk 'Sri I kalau tidak bisa melih ndadi, rasanya kurang Tagih U SORE itu, Rabu 10 A 1994, udara Yogya begitu Rara (bukan nama sebena pelajar kelas III sebuah swasta di kota ini, kedatan orang teman laki-laki, In (2 Rara menerima tamu ngan baik, lalu dipersilahk suk. Lelaki itu ternyata m sebagai teman dekat Elsa samaran), yang juga tema: Adapun maksud kedatar menagih uang mil adalah sebanyak Rp 5.000, yang jam Rara. "Lho, mbak Elsa sekam mana?" tanya Rara. "Elsa ada di rumah (kos timpal In. Rara bukan curiga at PREOR S untuk Anak SLEMAN (KR) Pem Perwira Radio Elektron Operator Radio (PREOR karta menyisihkan sebagi bangan taruna baru untu anak yatim piatu. Tahun bangan itu diberikan ke Assakina, Kentungan, yang mengelola anak yati Sumbangan yang di Sabtu (27/8) kemarin buk jud uang tapi bahan kell hidup sehari-hari. Baha berupa beras, supermie, F susu bubuk diserahkan oleh pimpinan PREOE Syarif dan diterima salah pimpinan yayasan. "Sumbangan ini nilai seberapa, tapi ini rasa ke kami terhadap anak yat Imam Syarif, saat meny bantuan kemarin. Pihak. UNDA GR Pendi Prospe SENI 29 AGUSTU 18.30 BA PH Undangan ASY YP-PSDM IMSI Stud