Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-08-29
Halaman: 08

Konten


SENIN KLIWON 29 AGUSTUS 1994 (22 MULUD 1927) 4cm AP "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 8 SENIN KLIWON 29 AGUSTU 2cm JAWA TENGAH Transmigran Asal Sumpiuh Ditemukan Tergeletak tak Bernyawa di Kuburan BANYUMAS (KR) - Jenazah Mirjak (50), transmigran asal Desa Lebeng Keca- matan Sumpiuh Banyumas ditemukan Sabtu pagi (27/8) tergeletak di komplek kubu- ran Gerbess, Desa Karanglo Kecamatan Cilongok, Banyumas. Sebelumnya diketahui korban menumpang bus ALS jurusan Medan-Surabaya yang kemudian dipindah di Tegal ke jurusan Purwokerto menggunakan bus Kurnia. Hingga Minggu kemarin (28/8) Polisi Banyumas masih mengusut sebab-sebab kematian korban. Keterangan yang dihimpun KR menyebutkan, korban sebagai penumpang bus ALS diketahui dari tiket yang dibawanya, "Dia sebangku dengan kami berdua di bus ALS. Tetapi sesampai di ter minal Tegal, kami dipindah ke bus Kurnia jurusan Purwokerto, kata Daun dan Sukarso, kedu- anya warga Cikidang, Kecamatan Cilongok. Dalam perjalanan dari Jakarta sampai Tegal, Jumat malam, oblong hijau, celana jeans hitam, bersandal jepit dan membawa tas, ketika bus sampai di Cikidang ikut turun bersama Daun dan Sukarso. "Katanya dia punya famili di Karanglo dan akan menengoknya, "tutur Daun dan Sukarso. Keduanya sangat terke- tidak ada keanehan pada diri kor ban. Bahkan korban berceritera, dari Medan sengaja ke Desa Lebeng asalnya untuk menengok keluarganya. "Dalam perjalanan dengan bus Kurnia dari Tegal, dia tiba-tiba memukul mukulkan batu kepalanya sendiri, sehingga para penumpang lainnya ketaku- jut ketika Sabtu pagi korban dite- tan dan heran", tutur Sukarso mukan sudah menjadi mayat. yang berhasil menenangkan ulah Penemu jenazah yang pertama, korban saat itu. Karsono (43) warga Desa Karang- Korban yang mengenakan yang pagi itu Kalau Pagi-pagi Golkar Sudah Berkokok, Hal Wajar Kafilah Kedu Juara Umum MTQ Pelajar X Jawa Tengah MALAM um Bupati Pati Sunarji menyerahkan piagam kepada para juara MTQ Pelaiar. (KR-Cuk)- Mulai 1 September Pos dan Giro Melayani Belanja Konsumen Lewat Pos PATI (KR) - Kafilah kareside- Tilawah puta SD juara I nan Kedu tampil sebagai juara Mochamad Yusa (SDN Kalipu- Musabaqoh Tilawatil cang Kulon IV Welahan Jepara), Quran (MTQ) Pelajar Jawa Te- Subari (SDN Sangge I Klego Boy- ngah ke-10 yang berlangsung di olali), dan III Moch Makhsun Pati, dengan menyabet 3 juara Ngali (SDN II Jogopaten Kebu- pertama. Masing-masing untuk men). tilawah Taman Kanak Kanak (TK), tilawah putra SLTP dan tilawah putri SLTA I SD Putri, juara I Sutini (SDN I Sumur Boyolali), II Lilik Umiyati (SD Banyuwangi 3 Bandongan Magelang), III Anisa Maria Su- santi (SDN Kranji 5 Purwokerto). Tilawah putra SLTP/Tsana- wiyah, juara I Kharisun (SMP Ma'arif II Kebumen), II Mocha- mad Hasan SMP (SLB Surakar- ta) dan III Saiful Nadzif (SMP PGRI I Cepiring Kendal). Putri SLTP I Farida Endah Rahmawati (SMP 9 Sendang Guwo Kodya Se- marang), II Rr Nur Wahibah (SMPN Bener Purworejo), III Sa'diyah (SMPN I Randudongkol Pemalang). MTQ ditutup Jumat malam (26/8) oleh Gubernur Jateng yang diwakili Pembantu Gubernur Un- tuk Wilayah Pati Drs H Soejono, Ketua panitia penyelenggara Joko Purnomo SH melaporkan, para peserta dapat menyelesai- kan tugasnya dengan baik, dan hubungan antara kalifah dengan orang yang ketempatan rumah- nya dalam keadaan akrab. "Se- mua kegiatan juga berjalan de- ngan lancar," kata Joko Purnomo. Urutan juara selengkapnya, Tilawah putra SLTA, I Supanto untuk tilawah putra TK juara Ahmad Masyruchan (TK Al Jufri (SMA Islam Sudirman Andong Sitibentar Mirit Kebumen) II Boyolali), II Mochamad Ma'sum Muadib Mahasin (TK Pertiwi I (SMA Cipta Karya Prembun Ke- Suruh Kabupaten Semarang), III bumen), III Syamsudin (SMA Dafiq Syariyah (TK Tunas Perti- Sudirman Susukan Kabupaten Semarang). Putri, juara I Muth- wi Kudus). Juara TK Putri, I Rosalina mainah (SMA Muhammadiyah Chandra Bestari (TK Srigunting Tempuran Kabupaten Magelang), Cilacap), II Linda Rosanti (TK II Nur Khofilah (SMA Athoriyah Pertiwi Wonosegoro Boyolali), III Semarang) dan III Mudrikah Khoirun Nisa (TK Muslimat Gon- Handayani dari Surakarta. (Cuk)-t. dang Wonopringgo Pekalongan). TERPAUT SATU SUARA SEMARANG kaos lo Gubernur Minta Daur Ulang Sampah (Mak)-z. telah kin acara nya. Pada tubuh korban tak ter- dapat luka-luka apapun. Hingga kemarin polisi masih melacak tas korban yang terbuat dari bahan jeans, kaos oblong hi- jau dan sandal jepit, yang tidak ditemukan di TKP. Dengan petunjuk kedua penumpang bus yang bersama korban itu, polisi sudah menghubungi keluarga korban di Desa Lebeng. Belum diketahui kepastiannya sebab-se bab meninggalnya korban. (R- 37/Sgp)-r Suripah tak Sadar Dihajar Tetangga (KR) - Seorang melewati jalan nenek berusia 74 tahun dalam dekat komplek kuburan tersebut. keadaan tak sadar, Minggu (28/8) Karsono mengira korban yang dilarikan ke UGD RS dr Kariadi dalam posisi terlentang, sedang Semarang setelah dihajar dan tidur meski saat itu sekitar pukul dibanting MI (25), warga Tem- 7.30. "Saya kira dia kesiangan balang Semarang. Suripah, nenek bertubuh kurus habis nonton wayang kulit atau lainnya. Ketika saya bangunkan, itu mengalami luka cukup serius. CILACAP (KR) - Ketua DPD melalui pintu ke pintu, atau ternyata orang itu sudah mening- Bibir atas dan bawahnya pecah- Golkar Jateng Alip Pandoyo rumah ke rumah. Tugas kita me- gal", katanya. pecah, dan tulang hidungnya re- menghendaki dalam menyusun san oleh PT SJH. SEMARANG (KR) Tero- dan Giro memanfaatkan semua mang menciptakan single mayori- Saat ditemukan itu, anehnya tak. Sementara polisi masih mem- bosan bisnis terbaru Perum Pos kantor Pos yang tersebar untuk dan Giro, berhasil menjalin ker- menunjang distribusi barang- semua barang yang diterima kon- program tidak usah muluk-mu- ty," katanya. Kalaupun ada yang korban mengenakan jacket jeans buru Ml yang melarikan diri. Perum Pos dan Giro menjamin luk, namun mampu diaplikasikan menganggap Golkar pagi-pagi su- dan bercelana hitam. Polisi yang Latar belakang penganiayaan be- sumen dalam kondisi baik dan jasama dengan PT Surya Jati barang konsumsi langsung kepa- rat itu belum diketahui secara dengan pas. Bukan program yang dah berkokok, menurutnya, hal memeriksa jenazah tersebut men- membuat penyusun maupun wajar. "Lha kalau kokoknya emukan selembar tiket bus ALS pasti karena korban belum bisa Hutama dengan melayani Belan- da konsumen. kualitas Jika ada pelaksananya tidak faham. Para produksen menengah dan kerusakan pop- atau kehilangan ayam itu pada pukul 11.00 jurusan Medan Surabaya atas dimintai keterangan Ketika membuka Rakerda malam, perlu dicurigai janda nama Mirjak, di saku celana je- uler disebut pelayanan "mail or- kecil yang umumnya memiliki sepenuhnya menjadi tanggung Suyanti (22),cucu korban me- Golkar Cilacap di patra Graha mana yang hamil," selorohnya. Pertamina UP IV, Cilacap Ming- diluncurkan Agustus ini mulai 1 yang lebih luas akan memiliki wa- konsumen membatalkan pesanan Dalam kaitan dengan program, juga ditemukan uang tunai se- tetangganya yang selama ini dike- gu (28/8). Alip mengatakan, bela- keberadan Badan Pengelola Kad- nal sopan berbuat di luar batas. September mendatang. banyak Rp 415.000. jar dari kegagalan Golkar di er Daerah (Bapekada) disambut- f dan efisien lewat jasa Pos dan tanpa dipungut ganti rugi sepan- Kasubdit Pengembangan Jateng dalam Pemilu 1992 yang Menurut dokter Puskesmas Ci- Saat itu Ml seperti biasa mampir Pos dan Giro Ruslan Daud BCAP, Giro. PT Surya Jati Hutama telah jang belum 24 jam barang UNGARAN (KR)- Hanya ter- hanya menang diperkotaan, dan nya dengan baik untuk meng- longok, dr Tri Lestari yang kerumah nenek Suripah. Namun MBA didampingi Kanwil Pos dan menjalin kontrak kerjasama de- diterima. garap Komca komca maupun de- memeriksa Saat ini sudah 50 produsen paut satu suara, Drs Sukarmin Pos Giro jenazah korban, ketika mendekati nenek Suripah Giro II Jateng DIY Nyoman ngan kalah di pedesaan, sasarannya sa yang menjadi sasaran. "PDI diduga korban meninggal akibat yang sibuk memperbaiki tempat barang-barang yang tercatat dalam kerjasama harus mengakui keunggulan adalah pedesaan. maupun PPP bukan musuh se- kelelahan. Karena korban cukup tidurnya Ml seperti kerasukan Karya BCAP dan Ka Kanwil De- memasarkan prind Jateng Drs Soeparno MSc mereka melalui jaringan 3.821 dengan PT SJH. Diperkirakan Ramidi dalam Pilkades Ketanggi "Komcat dan desanya perlu di- cara meskipun pada kenyataannya mudian setelah turun berjalan Sang nenek segera berteriak kepada pers di Bandungan Am- kantor Pos tersebar di Indonesia. kejiwaan, katanya, lama dalam bus dari Medan, ke- setan langsung menghajarnya. waktu singkat akan Kecamatan Suruh Kabupaten Se- dalam garap," tuturnya. barawa Sabtu (27/8) menjelaskan, banyak produsen yang berniat marang, Kamis (25/8). Ramidi de- Dikatakan Golkar diminta Golkar harus berlomba dengan kaki sampai ditemukan jenazah- meminta tolong. ngan tanda gambar padi memper- menjalin kerjasama tersebut. kedua orsospol tersebut. lebih ndesani jika melakukan ce- Jaminan atas barang itu selain oleh 459 suara. Sedang Drs Su- ramah di pedesaan. "Bila perlu kualitas teruji harga relatif lebih karmin (ketela) memperoleh 458 pakai sandal jepit," katanya, se- Bupati Cilacap H Mohammad murah dengan sasaran untuk, suara, dan Bejo Santoso (jagung) dapat ajur-ajer. Tidak se- Supardi yang menjadi Wanhat konsumen masyarakat menengah 126 suara. ke bawah. han atau sandang apakah yang bagus-bagus. rang terbuka. Menurutnya, keter- Menurutnya, Golkar bertekad bukaan yang ada masih memer- CILACAP (KR) - Gubernur menjadi mayoritas tunggal se- lukan batas-batas tertentu, apala- Jateng Soewardi menyangsikan hingga perlu menerapkan pro- gi yang menyangkut sifat rahasia. sistem daur ulang yang dikem- gram dengan pendekatan masa bangkan di Cilacap dalam per- masalahan sampah, kendati menghasilkan pupuk kompos. "Setelah mendengar dan meli- hat proses daur ulang sampah, saya belum bisa mengatakan apakah sudah atau belum mau- BREBES (KR) - Bendungan Syamsudin mengaku sungai Cisanggarung tidak mung- melakukan pengecekan ke lokasi pun betul bisa mengatasi per- masalahan sampah," ujarnya saat dijebol sesuai keinginan war- setelah adanya pengaduan sejum- melihat pabrik pupuk kompos di ga Desa Limbangan Kecamatan lah warga ke DPRD Brebes. Losmen di PAI Tegal Diduga Tempat Pembuangan Akhir Sam- Losari yang disampaikan melalui peringatan Hari Pramuka Sering Untuk Kencan Gelap seusai memimpin up- memuaskan. HANYA ja Lewat Pos (BLP) yang juga Jasa sejak dan akan (Cry)-z dalam kerjasama ini, Perum Pos Katalog nasah. Selain itu di saku celana nyatakan tidak menduga M1, der". Gebrakan beru tersebut keterbatasan menjangkau pasar jawab kantor pos. Bahkan bis Drs Sukarmin Dikalahkan baliknya, menunjukkan kemewa. Golkar Cilacap mempertanyakan di Tritih Lor Lebih Tidak Masuk Akal, Usulan Jebol Bendung Cisanggarung DPRD beberapa waktu lalu. keringan tersebut bukan diaki-pah (TPA) Tritih Lor, Jeruklegi Pernyataan tersebut dilontarkan batkan adanya bendungan Ci- Cilacap, tingkat Sabtu (27/8). Bupati Brebes Samsyudin Sagi- sanggarung. Melainkan memang ke-33 man ketika ditanya KR berkaitan dari dulunya daerah tersebut adanya usulan sejumlah warga sulit diairi," tuturnya. yang minta bendungan Cisang- Dikatakan, areal yang kering garung dibobol agar bisa mengairi tersebut luasnya relatif kecil- arealnya yang kering. hingga jika harus membobol ben dungan akan merugikan banyak akal. Sebab warga. Disempurnakan hana pemasaran yang lebih efek yang diterima masih dibolehkan Cakades yang Bukan Sarjana Menurut Ruslam Daud, bagi produsen yang barang-barangnya teruji kualitasnya dan mencapai kesepakatan dalam harga dengan PT Surya Jati Hutama akan dibu- atkan katalog barang. Katalog akan dikirim kepada konsumen sasaran yang data basenya dimili- ki Perum Pos da Giro. bisa Para pemulung yang dilibatkan barang yang diinginkan melalui pada pekerjaan pernyortiran kantor pos terdekat dengan mendapat upah Rp 4500/hari. Ide mengisi formulir pemesanan pengembangan tehnologi itu di- barang beserta pembayarannya. dasari tingginya tingkat produk- Pengiriman barang akan di- tivitas sampah di Cilacap yang lakukan dengan pelayanan ter- mencapai 600 m3/hari. Sedang cepat langsung ke alamat peme- yang bisa tertangani berkisar 200-300 m3/hari. "Karena pada umumnya TPA be- harga Rp 200/kg, atau lebih mu- rada di luar kota yang dimung- rah dibanding pupuk kompos di kinkan tidak terjangkau listrik pasaran. sehingga perlu menggunakan tenaga Surya," katanya. Diperoleh keterangan, pabrik kompos di TPA Tritih yang mengembangkan sistem daur ulang mempunyai kapasitas 45 ton perhari dengan melibatkan sekitar 200 tenaga kerja. Pupuk kompok produknya dijual dengan (Mak)-z. Konsumen memesan Siswa SMIK Kepala Kanwil Perindustrian Jawa Tengah Drs Soeparno MSc menyatakan salut atas kerjasama tersebut, karena merupakan pelu- ang bagi para industri menengah ke bawah di Jateng untuk ikut kerjasama. Para industri kecil di Jateng rata-rata lemah dalam hal pemasaran maupun promosi. De- ngan adanya wadah seperti itu otomatis sangat menguntungkan. (Isi)-t Jepara Magang di 27 Perusahaan Industri Pilkades berlangsung cukup te- gang. Terpilihnya Ramidi boleh dikata di luar dugaan banyak pengamat. Menjelang Pilkades, banyak suara menginginkan Drs Sukar- min menjadi kades. Kabag Humas Pemda Kabu- paten Semarang Dra Sri Suhar- wati yang mengamati jalannya Pilkades sempat tertegun. Terpil ihnya Ramadi memang di luar dugaan, karena suara yang ber- kembang di masyarakat menye- but-nyebut nama Drs Sukarmín," katanya. Sri Suharwati menirukan ucapan beberapa nenek yang diantaranya ke bilik suara. Saat penghitungan jumlah su- ara dari awal nama Drs Sukarmin terus menggelinding. Tetapi pada pertengahan hingga akhir, ganti nama Ramidi banyak disebut-se- but. Saat penjumlahan suara, ke- dua pendukung calon Kades itu sempat berdebar, dan akhirnya dimenangkan dengan gambar pa- di yang hanya terpaut satu suara dari ketela. Pada hari yang sama dilang- sungkan Pilkades di 4 desa. Pilka- des di Bergas Kidul Kecamatan Klepu dimenangkan S Hadi Su- naryo yang memperoleh 1.396 su- ara. Rivalnya, Zubaidi memper- oleh 1.326 suara. Pilkades di Gen- tan Kecamatan Susukan dime- nangkan Pujono, memperoleh 2.025 suara. Pilkades di Gemawang Keca- matan Jambu dimenangkan Arif "Sewaktu saya mengantar se- Budiman dengan memperoleh jumlah pemilih yang terdiri para 1.012 suara, dan Pilkades di Asi- wanita lanjut usia, mereka me- nan Kecamatan Bawen dimenang nyebut-nyebut nama Sukarmin. kan Marjono yang memperoleh (Erm)-k nyoblos pohong lho," kata 856 suara. "Kulo Untuk siswa jurusan kerajinan Setiap Kelurahan di Magelang Ditargetkan 1 BKB Andalan JEPARA (KR) - Untuk menc- haan batik di Yogyakarta bagi rada di Losmen. Setelah kedu- etak tenaga kerja terlatih yang siswa magang kelas IV jurusan anya diperingatkan untuk tidak mampu mencukupi kebutuhan kerajinan tekstil. melakukan tindakan serupa, dunia industri, Sekolah Menen- segera dilepas. gah Industri Kerajinan (SMIK) logam bekerjasama dengan 6 pe- Negeri Jepara menjalin ker- rusahaan kerajinan monel di jasama dengan 27 perusahaan. Kriyan Kecamatan Pecangaan Kerjasama menyangkut dukun- Jepara. "Yang membanggakan, gan perusahaan atas pelak- tampilnya 18 perusahaan ukir di sanaan pendidikan sistem ganda Jepara berpartisipasi dalam (PSG) pada sekolah menengah ke- pelaksanaan PSG", kata Soekarno. Pemilik losmen Sa saat ditemui KR Minggu (28/8) mengakui keja- dian tersebut. Namun ia menolak kalau oknum guru dan siswa itu digerebeg. "Mereka belum sempat ngamar, baru sampai di pintu ka- mar, dan petugas menyuruh mereka pergi. Jadi mereka bukan digerebeg" katanya. Jateng di Cilacap, TEGAL (KR) - Losmen Sa di kawasan pantai alam indah (PAI) Dinilainya, sistem daur ulang Tegal diduga sering diman- yang dikembangkan itu tidak se- faatkan untuk kencan pegawai banding dengan meningkatnya dan pelajar. Namun sejauh ini Menurut Syamsudin saat produksi sampah di suatu daerah, belum ada tindakan tegas dari menghadiri pameran pembangu- sehingga penanganan sampah Pemda setempat. han Jawa Tengah di Pemalang, Lokasi tanah milik sejumlah belum bisa dikatakan berhasil. Menurut sumber KR, seorang apapun alasannya keinginan war- warga yang kering tersebut se- "Ternyata sistem daur ulang sam- guru di Brebes Jumat (26/8) seki- ga tersebut tidak bisa diterima cara teknis tidak bisa diairi ben- pah yang tengah dikembangkan tar pukul 13.30 digrebeg petugas juruan. di Cilacap masih memerlukan Airud Tegal saat kencan di kamar bendungan Cisang- dungan. "Perlu penanganan se- garung dibangun 2 tahun lalu un- cara teknis untuk mengantisipasi perbaikan, karena baru pada losmen dengan siswi SLTA. Sebelum keduanya masuk los- tuk mencegah terjadinya banjir di lahan tersebut," papar mantan taraf percobaan," katanya. Ketua FABRI DPRD Jawa Te- men, dicurigai petugas kalau ngah itu. yang wanita mengenakan rok seperti seragam Pramuka. Sete- lah berada di kamar sekitar 20 menit, pintu diketuk petugas, yang kemudian meminta kedu- anya menunjukkan KTP. Dari kartu identitasnya diketahui K berstatus guru dan M pelajar SL- sekitar aliran sungai. Diketahui, lokasi pemukiman dan persawahan setiap tahun menjadi langganan banjir akibat luapan sungai Cisanggarung. Karenanya Pemerintah berupaya mengatasi bencana banjir dengan membuat bendungan tersebut. Di samping untuk menghalau banjir, bendungan juga diman- faatkan untuk mengairi sawah di kawasan Cirebon Jawa Barat. Kendati demikian, Syamsudin menyatakan terima kasihnya atas pengaduan warga secara proseduril kepada wakil rakyat. Bupati mengakui, setelah di- lakukan penelitian hasilnya telah diberitahukan kepada 6 warga Limbangan. mau mengerti ucapnya. "Mereka permasalahannya," (Wko)-z Tenaga Surya Dikemukakan, jika benar, sis- tem tersebut nantinya bisa men- gatasi permasalahan sampah se- cara baik, Gubernur berniat men- gusulkan untuk dikembangkan di seluruh Jateng. "Apalagi saya mendengar teknologi itu hasil rekayasa kita," katanya. Namun Soewardi minta agar bisa lebih disederhanakan lagi. RUMAH MURAH. Pemda Kotamadya Tegal sejak beberapa tahun lalu membangun rumah mu rah dan sederhana, yang biasa disebut 'RSS'. Pengadaan rumah tersebut untuk membantu memberikan tempat bernaung bagi warga golongan ekonomi sangat lemah. Nampak sejumlah RSS yang dibangun di areal sub inti Panggung Tegal Timur. (KR-Wko) Dua Korban Pesawat FASI Diterbangkan ke Jakarta SEMARANG (KR)-Dua kor- ban pesawat Swayasa FASI (Fed- erasi Aero Sport Indonesia (FASI yang jatuh di halaman SD Peng garon I-II kecamatan Pedurungan Semarang, Sabtu pagi diter- bangkan ke Jakarta melalui Lanumad Achmad Yani Se- marang Sejak pesawat jenis ringan jatuh di halaman SD Penggaron, in menyaksikan keadaannya. masyarakat berduyun-duyun ing- baru mereda, setelah pada pukul Kerumunan itu hingga pagi hari 01.30 mesin beserta reruntuhan pesawat diangkut ke Bandara un- tuk dilakukan penelitian. Aparat keamanan yang bekerja di sekitar reruntuhan pesawat dibuat sibuk oleh desakan masya- rakat yang ingin menyaksikan pe- sawat tersebut. Sebab lokasi keja- dian harus diamankan hingga math ali belum terinjak-injak penonton, dalam rangka untuk memudahkan pemeriksaan. Saksi mata Kasdik (35) menu- turkan, sore itu ia melihat pe- sekitar Pengaron. Tak lama tiha sawat tersebut berputar-putar di pohon kaya au uk Lepat di halaman SD Penggaron Saksi yang berlari menuju lokasi melihat reruntuhan pesawat dan salah seorang dari korban masih bernafas. Namun belum sampai memotong sabuk pengaman ke- buru meninggal Saksi lain Ngatinah (30) ne- ngatakan sangat beruntung saat itu tidak ada anak yang berada di sekolah itu. Ia yang saat itu duduk di belakang sekolah meng- aku kelabakan oleh gemuruh yang pesawat mesin memekakkan telinga. Isak Tangis Kedua jenasah masing-masing pilot Raaf Firman Putra (47) dan co pilot Stepanus Budi Halim (44) diterbangkan ke Jakarta menggu- nakan pesawat Dakota RI-001 "Seulawah' nomor lambung AF. 4775. Pesawat ini banyak berjasa dalam pergerakan kemerdekaan dan sesudahnya. Suasana penjemputan jenasah di Lanumad Achmad Yani Se- marang diwarnai isak tangis. Ket- ua FASI DKI Reuneker yang me- nerima jenasah dari Kapten Hartono selaku ketua penyeleng- gara Crose Country FASI I 1994 tidak banyak komentar mengenai musibah itu. Menurutnya setelah ada hasil penelitian yang resmi baru ia be- rani bicara. Sedang Kapten Hartono menje laskan, dalam perjalanan Jakar ta-Semarang, Stepanus Budi Hal- im mestinya menggunakan pe- sawat pribadi jenis Toma Hawk. Karena satu dari lima pesawat yang mengikuti Cross Country mengalami kerusakan, akhirnya ia bersama Raaf Firman Putra menggunakan pesawat jenis Pul- sare dalam perjalanan menuju Surakarta. Kapten "Sudah menjadi suratan takdir Pak Budi untuk meninggalkan ki- ta semua, karena ia bersedia gan- ti pesawat", tutur Hartono pilu. Pihak FASI sebe- narnya ingin memberangkatkan enam pesawat lagi tetapi akibat kecelakaan tersebut akhirnya di- batalkan. Menurut Reuneker, Raaf ma- suk anggota FASI sejak masih di SMP dan Budi Halim satu tahun lalu. Dari segi pengalaman Raaf sudah senior. Sedang kakak ipar Raaf, Suryo menambahkan, kece lakaan seperti itu pernah dialami Raaf Firman Putra hingga meng- akibatkan patah kaki. Tetapi hal itu tidak mengurangi semangat Raaf untuk menjelajah dirgan- tara. Beberapa anggota FASI menu- turkan, pesawat jenis Pulsare itu ternyata rakitan sendiri dengan menghabiskan dana Rp 150 juta. Raaf Firman Putra yang berala- mat di Jl Tibet Dalam I J/17 RT 04 RW 01 Bekasi Jakarta Selatan dan Budi Halim beralamat J Surya Mandala III/3 Kebon Jeruk Jakarta Barat sangat getol menje- lajah dirgantara. (Isi)-a TA. "Keduanya sempat dibawa ke kantor Airud," tutur sumber KR yang keberatan disebut namanya. Sumber di Airud membe- narkan kejadian itu. Mereka di- grebeg karena melanggar aturan Pemda, yang melarang pelajar be- PERG GENOMMO E Sebelumnya, belum lama berselang seorang oknum pejabat tingkat kecamatan di Brebes di tempat yang sama digrebeg Tim Usaha Penanggulangan Penge- mis dan Gelandangan (TUP2G) Kecamatan Tegal Timur saat ken- can dengan N di losmen. "Saat itu Tim Kecamatan Tegal Timur sedang melakukan op- erasi. Saat ditanya, SD mengaku sebagai aparat. Namun demikian kasusnya tetap diproses" kata sumber KR di Kecamatan Tegal Timur. - (R-39).-k LA RAN PUISI DO DUMEH Emha Ainun Nadjib DAN MUSIK Kiai Kanjeng YOGYAKARTA PURNA BUDAYA YOGYAKARTA 1 DAN 2 SEPTEMBER1994, JAM 20.00 WIB SOLO TAMAN BUDAYA SURAKARTA 8 DAN 9 SEPTEMBER 1994, JAM 20.00 WIB PEMESANAN TIKET BISA MULAI SEKARANG HARGA TIKET RP 5000,- SEGERA HUBUNGI IDA (SANTANO COMMUNICATION) JL. MADUKISMO 20 BUGISAN SELATAN TELP. (0274) 73065, YOGYAKARTA PURNA BUDAYA YOGYAKARTA PADA HARI PERTUNJUKAN DJARUM VOLTUS Пирот Kalaulatan Rakyat KOMU NITAS Pak Kanjeng BLASS GROUP PENYELENGGARA: KOMUNITAS PAK KANJENG & TAMAN BUDAYA YOGYAKARTA Kepala SMIK Negeri Jepara, Soekarno BA kepada KR Sabtu (27/8) mengatakan, kerjasama tersebut sudah berjalan sepekan lebih, dan akan berlanjut selama sebulan. "Kami berharap rintisan awal ini dapat terbentuk forum kerjasama antara sekolah dan pengusaha untuk menjadi part- ner kerja secara berkelanjutan," katanya. Saat ini, sebanyak 141 siswa SMIK Negeri Jepara mengikuti program PSG. Siswa, selain bela- jar di kelas juga dikenalkan dunia industri melalui praktek lang- sung di lapangan di perusahaan. Di antara perusahaan yang men- jadi mitra kerja adalah 3 perusa- Menurut Soekarno, sebelum kurikulum PSG diterapkan seko- lah telah mengarahkan siswa melakukan magang kerja se- belum menamatkan sekolah. Hanya saja, sistem ganda (dual system) tampak lebih terarah dalam pelaksanaannya. "Kami ingin tamatan SMIK da- pat menjadi tenaga kerja yang be- nar-benar tramp il dan dian- dalkan. Kami akan bangga bila mutu lulusan dapat berdaya guna dan berhasil guna" ujarnya. SMIK Negeri Jepara mempun- yai 700 siswa terbagi 4 jurusan Tekstil, kayu, logam dan keramik. (Gus).-z MAGELANG (KR) Untuk BKB di wilayahnya. tahun anggaran 1994/1995 setiap kelurahan di Kodya Magelang di- targetkan memiliki sedikitnya satu kelompok Bina Keluarga Ba- lita (BKB) andalan untuk dijadi- kan percontohan di kelurahan tersebut. Hal itu ditegaskan Ketua Tim Penggerak PKK Kodya Magelang Ny Sukadi ketika membuka kon- tak kader BKB se Kodya Mage- lang di Gedung Wanita, baru-baru ini. Untuk itu PKK akan mem- berikan dana stimulan Rp 50 ribu kepada setiap kelurahan untuk meningkatkan kegiatan kelompok BKB. Dikatakan, saat ini BKB sudah merupakan gerakan dan menjadi bagian dari kegiatan PKK sehing- ga gerakan ini diharapkan mun- cul dari bawah yaitu masyarakat. Untuk itulah ia meminta kelom- pok-kelompok BKB yang saat ini tidur" hendaknya "di-gugah" un- tuk aktif kembali. "Gerakan BKB telah diterima masyarakat seba- gai kebutuhan, sehingga sumban- gannya tidak kecil dalam pemben- tukan manusia Indonesia di masa mendatang," kata Ny Sukadi. Mengurus kelompok BKB bisa dikatakan 'gampang-gampang su- sah' karena mengatur manusia Diakui Ny Sukadi, dana stimu- sesuai petunjuk yang ada," ujar- lan sangat kecil jumlahnya untuk nya lagi. Hal yang sering muncul menghidupi kelompok BKB yang di lapangan, banyak ibu yang ideal. Namun ia mengharapkan memiliki Balita tidak telaten dan partisipasi masyarakat menun- cepat bosan mengikuti kelompok jang kegiatan kelompok-kelompok BKB. (Uds)-h. JANGAN SAMPAI TERLEWATKAN PERTAMA & PALING SPEKTAKULER DIIKUTI PESERTA DARI BERBAGAI BENUA DENGAN REPUTASI INTERNASIONAL DISELINGI PERTUNJUKAN KEMBANG API, MUSIK SINAR LASER SABTU & MINGGU 3-4 SEPTEMBER '94 DI STADION MANDALA KRIDA YOGYAKARTA WORLD CLASSACTION BENTOEL INTERNATIONAL SUPERCROSS TIKET TANDA MASUK : SABTU 3 SEPTEMBER '94, JAM 19.30 VIP : Rp. TRIBUN TERTUTUP : RP. 20.000,- 15.000,- TRIBUN TERBUKA : RP. 6.000,- MINGGU 4 SEPTEMBER '94, JAM 13.30 snack & taart VIP : RP. 15.000,- TRIBUN TERTUTUP: Rp. 10.000,- TRIBUN TERBUKA : RP. 5.000,- Mirota BAKERY TELP (0274) 3384 SETIAP TIKET MENDAPAT SATU BUNGKUS ROKOK BENTOEL TIKET DAPAT DIPESAN DI : YOGYA PALACE HOTEL, RADIO UNISI, HARIAN KEDAULATAN RAKYAT BENTOEL unisi 104.75 FM TOGYAKARTA Kedaulatan Rakyat an MESRAN Garuda Indonesia SUZUKI TRENDMPROMO UMR di Ja Belum Per MAGELANG (KR) - Pela Jawa Tengah hingga sekaran banyak yang dilaksanakan, pekerja, dan belum memenuhi Hal ini diungkapkan Koordina- a tor Pelaksanaan UMR Jawa Te- te ngah, Achmad Sudiyono, dalam sw diskusi panel "Peran Hukum Pi- n Menegakkan Upah y Minimum Regional" di Universi- p- Muhammadiyah Magelang n (UMM) Sabtu lalu. "Banyak terja- lapangan, upah yang dana tas di di Dalam J diberikan masih kurang manusi la awi," ujarnya. Dikatakan, dibanding J kebu- y tuhan fisik minimum (KFM), up- n diberikan lebih ah yang menekankan pada faktor 'impas' belaka. Di Jawa Tengah, be- t sarnya KFM sekitar Rp 3150,- a hari. KFM adalah kebutuhan un- ⚫tuk menutup kalori yang telah di- habiskan selama 7 jam kerja/hari. menunjukkan kalau B hanya E agar para Ini diberikannya sekedar KFM harapan' pekerja esok harinya dapat beker- ja lagi tanpa sakit. Tidak Sesuai Diungkapkan Ketua Bidang Perlindungan Pekerja DPD SPSI Jawa Tengah ini, hampir dari 40 pemogokan kerja yang ter- jadi di Jawa Tengah beberapa bu- lan terakhir ini, disebabkan upah minimum tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja No 101 Tahun 1994. kasus Selain itu, ada hal-hal lain yang dinilai cukup penting, yakni kurang adanya dialog antara pekerja dengan perusahaan dalam hubungan pekerjaan. Pada saat UMR dicanangkan per 1 pengusaha yang April, banyak melakukan 'rekayasa', sehingga pemogokan. dengan banyak rusahaan "Buktinya, akhirnya mogok pe- I melak- sanakan UMR," ujarnya. Pe- 1 mogokan ini juga disebabkan Hujan Mala Warga Kali GUYURAN hujan, bagi pendu- duk Dusun Kalisat Desa Kali- manggis Kecamatan Kaloran Te- manggung menjadi suatu dilema. Pada satu sisi tanaman menyuburkan di mampu pertanian seputar dusun, namun lain sisi justru mengakibatkan penduduk kesulitan air bersih yang bi- amat asa dipergunakan untuk minum dan memasak. Malah apabila guyuran hujan itu menyebabkan sungai (lebih mirip parit) di dusun itu banjir harus menanti tiga sampai empat minggu untuk bisa kembali di- manfaatkan penduduk. Selama menanti sungai itu normal (bersih, red) mereka membikin be- lik yang ukurannya relatif kecil. Dan belik itu pun akan hanyut jika keterjang banjir. Ketergan- tungan penduduk terhadap sun- gai yang berukuran amat kecil de- ngan air yang berwarna kotor sangat dominan, masalahnya sungai itu satu-satunya sumber penghidupan. Tak ayal jika air sungai tersebut keruh mereka ke- bingungan. Karena sudah merupakan problem rutin, lantas kesulitan air bagi warga Kalisat sudah ter- biasa termasuk dalam segi kese- hatan masyarakat. "Syukur mes- mengkonsumsi air yang ki demikian keruh ya sehat-sehat saja", ujar Prayetno, 45, Kadus Kalisat pada KR dirumahnya, be- berapa hari lalu. peroleh Dia menjelaskan, untuk mem- air yang bisa (layak) dikonsumsi harus terlebih dulu menyaringnya sesudah mengam- bil dari sungai itu. Sebab, keadaan air amat keruh. Sebenarnya, tambahnya, war- ga Kalisat yang memiliki 130 kepala keluarga (KK) tersebut da- pat memperoleh air bersih tapi jaraknya 3 kilometer dari dusum itu. Atau tepatnya sumber air bernama Tuk Bagong, yang bera- da di Desa Candigaron Keca- matan Sumowono, Semarang. Upaya untuk mengalirkam sumber tadi oleh penduduk per- nah dilakukan sekitar tahun 1988 dengan menyambung 2200 meter pralon. Tetapi pemanfaatan aim dari sumber Bagong tadi hanya berlangsung sekitar dua tahun sa- ja, dan setelah itu macet. Menurut para penduduk d dusun Kalisat Desa Kalimanggis Kaloran selama kesulitan air bersih tadi belum pernah didrop air oleh Pemda setempat. "Seingan saya meski dusun ini kesulitan air belum pernah didrop air bersih dari Pemda", ungkap beberapa penduduk. Keterangan penduduk tersebu tidak diingkari Kabag Humas Pemda Temanggung, Drs Bekt Prijono. "Dusun Kalisat belum pernah didrop air bersih saat ke- marau meski amat membu tuhkan. Karena medannya ama terjal dan membahayakan bag kendaraan ukuran ungkap Bekti lagi. besar Kejatuhan Bulan Namun problem kesulitan ai bersih itu kini sudah tidak d rasakan lagi setelah warg Kalisat bersama AMD Sem gkuyung dua bulan silam berhas mengalirkan air bersih ke dusu itu. Sumber air itu mengamb dari "Tuk Bagong" Desa Cand garon, Sumowono sepanjang 25 kilometer. Di dusun yang kebanyaka warga hidup bertani dan mempu duksi gula aren itu terdapat 6 b penampung air. Kegembira pun tergambar pada wajah-waj mereka. "Saniki mbotensah teb tebih menawi ngangsu", ujar D wanto (45) pada KR saat melib dusun itu. Sehingga mengalirnya bersih di dusun tersebut oleh p duduk setempat digambark bagai "kejatuhan rembula Ungkapan kegembiraan itu wa saja. Karena letak desa yang E at tinggi (1300 meter dpi) se tekstur tanah yang bercadas, ti tiba kini mengalir air bersih ya cukup melimpah. Color Rendition C