Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-22
Halaman: 02
Konten
4cm Halaman 2 Mantan Direktur Bank Ratnadi yang Lain juga harus Diproses PN segera Keluarkan Penetapan Sidang Denpasar (Bali Post) - Ketua Tim Khusus F-KP DPRD Bali dalam kasus PT Balido Group Drs. Nyoman Sugawa Korry mengatakan, hasil observasi tim dok- ter RSJP Bangli bahwa Made Sum tidak mengalami gangguan jiwa ditindaklanjuti dengan proses hukum. Jangan hanya Made Sum yang diproses, tetapi juga mantan Direktur Bank Ratnadi yang lain karena mereka ikut bertanggung jawab. Sugawa Korry mengemukakan hal itu kepada Bali Post seusai memimpin tatap muka Komisi B DRPD Bali dengan Kakan- wil Depparpostel dan Kadiparda Bali di lantai tiga gedung DPRD Bali, Niti Man- dala Renon, Kamis (21/8) kemarin. Alasan- nya, proses hukumlah akan membuktikan apakah Made Sum bersalah atau tidak. Seperti diberitakan sebelumnya (BP, 21 8), Made Sum yang mantan Direktur Bank Ratnadi itu dinyatakan tidak mengalami gangguan jiwa oleh tim dokter RSJP Bang- li. Karena itu, Made Sum dijemput pihak Kejaksaan Negeri Denpasar untuk mem- percepat proses penyidangan. Dikatakannya, ada tiga alasan menga- pa Made Sum diproses secara hukum. Per- tama, proses hukum mampu membuktikan siapa yang bersalah dalam ka- sus ini, apakah Made Sum atau yang lain. Kedua, proses hukum itu jangan hanya dikenakan ke- pada Made Sum. Mantan-man- tan direktur lainnya yang se- mestinya bertanggung jawab juga harus diproses. Ketiga, pro- ses hukum harus dilakukan agar masalah ini tidak menjadi kabur. Mengapa mantan Direktur Bank Ratnadi yang lain perlu diproses? Menurut Sugawa, agar mereka tidak seenaknya me- lepas tanggung jawab setelah berhasil mengalihkan opini. Sugawa juga khawatir, jika mereka tidak diproses, cara-cara demikian akan menular. Nah, itu kan tidak bagus, apalagi ini masalah hampir 300 ribu rakyat," ujarnya seraya mene- gaskan, agar upaya-upaya me- ngalihkan opini dalam kasus ini tidak menular kepada yang lain. Hasil tim medis RSJP Bang- li ini, katanya, baik untuk me- neruskan proses hukum bagi Made Sum dan juga mantan- mantan direktur lainnya. Segera Diperiksa Humas PN Denpasar LP Sulatri, S.H. kemarin mengata- kan, Made Sum segera diperik- sa di PN Denpasar. Ia yang menjabat sebagai ketua maje- lis hakim dalam perkara ini menyebutkan, PN Denpasar segera menge- luarkan penetapan jadwal sidang. Itu dilaku- kan lantaran ia akan segera meninggalkan PN Denpasar, selanjutnya sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar. Meski Sulatri mengaku belum meneri- ma hasil observasi dari tim dokter medis RSJP Bangli tentang kondisi Made Sum, secara resmi PN Denpasar sudah menda- patkan surat penting itu yang dikirim melalui Kejari Denpasar. Dengan masuk nya kembali Made Sum ke LP Kerobokan, penetapan penahanan oleh pengadilan yang pernah diterbitkan dengan sendiri- nya berlaku kembali. Dijelaskan, ketika Made Sum pertama kali datang ke RS Bina Atma bersama keluarga dan pihak berwenang 21 Mei lalu dalam keadaan depresi berat. "Kalaupun sekarang dinyatakan sembuh oleh tim medis RSJP Bangli, kan patut disyukuri. Kenapa hal itu dipermasalahkan," ujarnya dengan nada tinggi. Dengan demikian, kata Panteri, proses pengadilan yang telah menunggunya bisa berjalan sesuai prosedur yang ada. Tim 16 yang menjadi pengacara Made Sum, 20 Agustus lalu mengirim surat ke- pada majelis hakim Pengadilan Negeri Panteri Merasa tak Disudutkan Denpasar (Bali Post) - Dokter Panteri, DSJ, Kamis (21/8) kemarin membantah berkolusi dengan Made Sum-ter- sangka kasus penipuan jual beli tanah-soal hasil pemeriksaan medisnya. Ia juga merasa tak disudutkan dengan hasil tim medis RSJP Bang- li yang menyatakan tersangka tak mengalami gangguan jiwa. Sebelumnya (BP, 21/8) diberitakan, dari ha- sil observasi tim medis RSJP Bangli terhadap kondisi Made Sum, ternyata dia tidak mengala- mi gangguan jiwa. Selama ini memang Made Sum dikatakan mengalami depresi berat dan sempat dirawat di RS Bina Atma sekitar empat minggu. Namun, atas permintaan pihak Kejak- saan Negeri Denpasar, Made Sum dirujuk di RSJP Bangli untuk dirawat. Sebagai seorang dokter, saya hanya men- jalankan profesi. Di luar itu, menyangkut tin- dak hukum yang dilakukan pasien, sama sekali bukan tanggung jawab saya. Memang kami melindungi Made Sum, tetapi melindungi dalam arti mengobati. Jadi tidak benar ada kongka- likong antara saya dan Made Sum," kata Pan- Denpasar (Bali Post) - Pelaksanaan eksekusi real terhadap PT Wisata Japan Pli- sir (WJP) di Jl. Teuku Umar Dalam surat yang ditanda- Denpasar yang dijadwalkan tangani Ketua Pengadilan Kamis (21/8) kemarin, kembali Tinggi Ida Bagus Ngurah Adhi, ditunda menyusul surat dari S.H., PT Denpasar memerin- Pengadilan Tinggi (PT) Den- tahkan kepada Ketua PN Den- pasar No. W.16.DPT.HT.05.02- pasar untuk menunda pelak- 3800 tertanggal 20 Agustus sanaan eksekusi tersebut. 1997 yang ditujukan kepada Pengadilan Negeri (PN) Den- pasar. Penderita Kanker Leher Rahim Terbanyak di RSUP ALIRAN kepercayaan sering mendapat tuduhan meresahkan masyarakat. Ali- Denpasar (Bali Post) - Kasus penyakit kanker selama 1996 yang masuk RSUP Sang- lah diteliti Tim Registrasi Kanker RSUP Sanglah. Dari penderi- ta kanker yang rawat inap, terbanyak kanker leher rahim. Demikian dikatakan Ketua Tim Registrasi Kanker RSUP Sanglah dr. Ketut Mulyadi, Kamis (21/8) kemarin, ketika dimin- ta konfirmasinya terkait dengan makin meningkatnya kasus- kasus penyakit kanker yang menyerang masyarakat. Menurut Mulyadi, jumlah penderita kanker yang melakukan rawat inap di RSUP selama tahun 1996 tercatat 948 orang. Dari jumlah itu penderita wanita mencapai 624 orang dan laki-laki 324 orang. "Penyaki ini perlu dianalisis karena 88 orang di antaranya meninggal," kata Mulyadi. Dari sepuluh jenis penyakit kanker yang menggerogoti kese- hatan masyarakat, katanya, kasus kanker leher rahim menem- pati urutan pertama yakni 152 kasus, kanker payudara 138 ka- sus, kanker jaringan limpoid dan hemapoietik 88 kasus, neoplas- ma ganas bibir, rongga mulut dan faring 74 kasus serta kanker ganas hati 67 kasus. ran kepercayaan Tuntunan Suci, dituduh mengajarkan aja- ran yang bertentangan dengan agama Hindu. Misalnya me- ngajarkan pengikutnya untuk macaru (upacara korban suci) tanpa memakai binatang. Se- kretaris PHDI Jembrana I Ketut Suena ketika dijumpai di sela-sela acara penutupan pe- nataran calon pinandita di Den- pasar membenarkan hal itu. Dijelaskan, aliran Tuntunan Suci sangat berbeda dengan tra- disi keagamaan di Bali. Mere- ka macaru tanpa memakai bi- natang korban. PT Denpasar Bersurat ke Pengadilan Negeri Penyebab Eksekusi PT WJP Ditunda lagi Denpasar untuk mohon izin pengobatan atas terdakwa. PN Denpasar dimohon menetapkan agar tersangka tetap menda- patkan perawatan dan tindakan medis teri. sebagaimana mestinya. Ketua Tim 16 Drs. Made Supartha, S.H. berulang kali mengatakan kasus Made Sum sekarang jangan dikaitkan dengan kolapsnya Bank Ratnadi. Ini kan masalah tanah antara tersangka dan seorang pe- tani, sementara bank itu kolaps setelah di- tinggalkannya," katanya. Salah seorang pengacara Made Sum, Robert Khuana, S.H. menyayangkan peri- hal kliennya disebut-sebut menderita gangguan jiwa. Menurut Robert, sejak kli- ennya masuk RS Bina Atma Denpasar hingga dikirim ke RSJP Bangli, baik pe- nasihat hukum maupun dokter yang me- rawat tak pernah mengatakan Made Sum menderita sakit jiwa. Made Sum diperiksa di RS Bina Atma, kata Robert, karena yang bersangkutan mengalami depresi berat akibat penaha- nan. Saya tidak mengerti apakah depresi sama artinya dengan sakit jiwa," ujarnya. (Tim BP) Diceritakan saat Made Sum dirawat di tem- patnya, tersangka diam seribu bahasa ketika diajak berbicara. Bahkan, tidak jarang dia me- mukul-mukulkan kepalanya ke dinding. Hal itu, kata Panteri, memang dianggap wa- jar dialami seseorang. Ia menganalogikan ka- sus Sum ini dengan seseorang yang ditinggal mati oleh orang yang sangat dicintainya. Pasti- lah orang tersebut akan mengalami shock be- rat, sehingga jiwanya pun terguncang. Apakah pernyataan tim medis RSJP Bangli itu tidak menyudutkan posisi dokter? "Oh eng- gak, saya sama sekali tidak merasa tersudut. Pokoknya sekarang kalau memang sudah sem- buh kan baik, semua pihak bisa senang karena proses pengadilan bisa secepatnya selesai," te- Aliran kepercayaan ini, ka- tanya, juga melakukan tinda- kan yang aneh-aneh, misalnya memasukkan sandal pada pa linggih sanggah-nya (tempat suci). Salah seorang pengikut nya juga melakukan praktik perdukunan dengari mengobati seorang wanita di tempat ter- tutup. "Ini baru laporan Ia menjelaskan, pandangan masyarakat, PHDI belum per- seperti itu dibenarkan ajaran nah memergokinya," tegasnya. agama Hindu. Seseorang yang Adanya laporan masyarakat pantang tidak memakan da- ini, kata dia, pihaknya telah ging juga dibenarkan ajaran gasnya. Kata Panteri, penyakit gangguan jiwa ini berbeda dengan penyakit konvensional lainnya. Dia bisa muncul tiap saat apabila si pasien kembali teringat dengan masa lalunya yang membuat dirinya trauma. Penyembuhannya pun memerlukan kesabaran. Khusus untuk Made Sum, lanjut Panteri, ada tiga hal pokok yang membantu proses kesembuhannya. Perta- ma, kebiasaan barunya yang suka membaca buku-buku tentang falsafah hidup. Kedua, mela- lui psikoterapi pada pasien, di mana pasien se- lalu diberikan pemahaman bahwa siapa pun manusia di dunia ini suatu saat bisa khilaf. Ke- tiga, adanya jaminan dari para pengacaranya tentang penyelesaian kasus tersebut. (gus) Diterbitkannya surat ini sete- lah pihak PT Denpasar mene- rima surat dari I Ketut Sudiya- da Artha dan Wistina (pemilik PT WJP) untuk mohon perlin- dungan hukum. Disebutkan juga, pihak ter- mohon dalam eksekusi mera- gukan kebenaran surat MA yang dipakai dasar pemohon eksekusi untuk melakukan ek- sekusi real PT WJP. Pihak PT Denpasar pun sesuai suratnya No. W.16.DPT.HT.05.02-3799 yang ditujukan kepada Ketua MA di Jakarta minta jawaban tentang keabsahan surat terse- but. Kuasa hukum Winada (pemohon eksekusi) Martin Ble- gur, S.H. menilai penundaan eksekusi tersebut masih ter- golong wajar, meski diakui se- benarnya hal itu tidak perlu ter- jadi. Karena yang memerin- tahkan itu sebagai atasan ek- sekutor, terpaksa diikuti saja," katanya seraya balik memper- tanyakan, seandainya pihak pemohon eksekusi juga menga- jukan surat seperti itu, apakah dikabulkan? Menanggapi tentang keab- sahan surat MA yang diperta- nyakan pihak termohon ek- (08) sekusi itu, Martin dengan tegas menjawab, surat yang dimak- sudkan itu asli. Sementara itu pihak tereksekusi menemukan indikasi surat Mahkamah Agung No. KMA/125/VI/1997 itu palsu. Pengacara Wistina (termohon eksekusi), Gede Wid- iatmika, S.H. mengatakan, ter- dapat perbedaan lambang negara burung garuda di kop surat baik ukuran maupun ke- jelasan gambarnya, format re- daksional surat, tanda tangan ketua MA, stempel MA serta format redaksi dalam tembu- san. Dikatakan, kliennya juga mohon perlindungan hukum kepada Presiden. Dalam surat itu, kliennya memaparkan adanya cacat hukum formal maupun material dari akte hipotek BRI No. 16/HP/Dps.B/ 1991 sebagai pemicu kemelut kepemilikan PTWJP tersebut. Sementara kemelut ek- sekusi itu terus bergulir, sua- mi istri termohon eksekusi - Wistina-Sudiyada sejak peristiwa bom molotov 31 Juli lalu ditahan di Polres Badung, saat ini telah dipin- dahkan ke Polda Bali dalam pemeriksaan kasus pidana melawan petugas. yang Bali Post Bali Post/014 DIKLAT ADUMLA - Bupati Badung Alit Putra menyalami peserta Diklat Adumla pembangunan bisa diatasi," ka- Depdagri Bali, Kamis (21/8) kemarin. Denpasar (Bali Post) - Rektor Universitas War- wadewa (Unwar) Denpasar Prof. dr. IGA Puthera menga- takan, jumlah mahasiswa baru Unwar tahun akademik 1997/ 1998 turun 30 persen diban- dingkan tahun ajaran lalu. Pada tahun-tahun sebelum- nya penurunan mahasiswa tidak seberapa, namun tahun ini sangat drastis, 30 persen dari tahun 1996/1997," kata Puthera di sela-sela pembu- kaan penataran mahasiswa baru Unwar di kampus setem- pat, Kamis (21/8) kemarin. Dijelaskan, tahun lalu calon mahasiswa yang mendaftar le- bih dari 2.000 orang dan diteri- ma 1.700 orang. Tahun ini ca- lon mahasiswa yang mendaftar Mahasiswa Baru Unwar Turun 30 Persen rong dan penggerak partisipasi but, sedangkan Badung 35 pe- 36 masyarakat. PNS juga sebagai serta. (029) Penerapan sistem kompu- ter pengujian kendaraan ber- motor ini, katanya, untuk men- jaring kendaraan yang tak laik jalan lebih banyak lagi di Bali. Dengan sistem ini DLLAJ Bali diharapkan memiliki data rin- ci tentang kendaraan, terma- suk kondisi kendaraan terse- but. Semua itu diproses mela- lui komputer. "Ini berarti pemi- lik kendaraan lebih berat lagi bisa meluluskan kendaraan- nya dari pengujian," ujarnya. hanya 1.911 orang, resmi kuli- ah 1.364 orang dengan rincia fakultas hukum 133 orang, Fi- sip (22), fakultas ekonomi (864), teknik (183) dan pertanian ha- nya mendapatkan 19 maha- siswa. Penurunan mahasiswa tidak hanya di Unwar, tetapi di seluruh perguruan tinggi," ucap Puthera. Denpasar (Bali Post) - rah lain. Hal itu disebabkan Pengujian kendaraan ber- petugas pengujian melakukan motor (bus, penumpang tugasnya secara profesional, umum, muatan barang dan sementara masyarakat taat mobil khusus) mulai tahun ini dengan aturan. diperketat. Di beberapa unit pelaksana teknis pengujian- nya akan menggunakan sistem mekanis komputer. Demikian dijelaskan Kepala DLLAJ Bali Ir. Andy Rasjid, Kamis (21/8) kemarin. Dijelaskan, kesadaran masyarakat Bali untuk me- nguji kendaraan sangat ting- gi. Di samping itu, kondisi ken- daraan di Bali umumnya le- bih baik dibandingkan di dae- Ditambahkan, penurunan tersebut disebabkan adanya kecenderungan orang ingin ce- pat menyelesaikan studi, cepat hidup mandiri, dan orang bisa melanjutkan studi sambil be- kerja melalui programextention (tambahan). "Artinya, orang lebih berminat memasuki pro- gram diploma ketimbang sarja- na strata satu (S1)," kata Guru Besar FK Unud itu. Bakal dilantiknya putra kelahiran Kupang 13 April 1949 ini sudah diketahui bulan lalu, saat nama suami Paulina da Costa tersebut tercatat se- bagai salah seorang perwira yang naik pangkat menjadi per- (070/011) wira tinggi berbintang satu. Untuk mengantisipasi penu- runan jumlah mahasiswa tahun depan, pihaknya sedang merancang penyelenggaraan program diploma. Tahun depan, diploma bahasa Jepang diharapkan dapat terealisasi sebagai program unggulan Un- war. Kami masih kesulitan staf pengajar yang berlatar bela- kang S1 bahasa Jepang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dipenuhi, sehingga izin pembentukannya secepatnya dapat diproses," katanya. Puthera mengingatkan ma- hasiswa baru, motivasi kuat untuk belajar secara mandiri, pengelolaan daya nalar dan di- siplin tinggi, kunci sukses di perguruan tinggi. Menyoal Aliran Kepercayaan Kapan Aliran Itu Disebut Berdosa? Dari dana itu, DLLAJ Bali mendapat proyek pemerintah pusat berupa pengadaan fasi- litas lalu lintas, rambu-rambu dan lampu lalu lintas. Di sam- ping pagar pengaman jalan, marka jalan dan gedung pe- ngujian. Tahun ini sedang di- kerjakan satu unit bangunan gedung pengujian untuk Kodya Denpasar di Desa Pe- mogan yang akan dilengkapi sistem komputer. Dijelaskan, tahun 1996/ 1997 dari 40.000 wajib uji, 90 persen telah memenuhi kewa- jibannya, tinggal 10 persen yang tak me-lakukan pe- ngujian. Hal itu disebabkan pe- milik secara sportif merasa kendaraannya tak lagi laik jalan, bukan karena kelalaian. Ketika ditanya adanya ke- Pemasukan pendapatan luhan soal pemungutan biaya asli daerah Bali dari retribusi uji dari yang ditetapkan, Andy pengujian kendaraan, kata- Rasjid didampingi Pelaksana nya, terus meningkat. Tahun Kasubdis Teknik dan Sarana 1994/1995 mencapai terget DLLAJ Bali Hasyim menjelas- 104,6 persen, tahun 1995/1996 kan, tidak terjadi pelanggaran dari Rp 1 milyar yang ditarget- Perda No. 8/1993 tentang pe- kan terealisasi Rp 1,1 milyar ngujian dan Perda No. 7/1975 lebih. Tahun 1996/1997 ditar- tentang penggunaan jalan getkan Rp 1,2 milyar terealisa- umum. Retribusi pengujian si 100 persen dan tahun 1997/ ditetapkan Rp 1.000 dan upah 1998 ditargetkan Rp 1,1 milyar uji Rp 3.000. "Kalau ada yang (turun karena Badung jadi oto- mengatakan dikenai Rp 5.000, nomi) per Juni 1997 terealisa- karena dua biaya itu dipungut si Rp 301,5 juta lebih. Dengan serentak ditambah Rp 1.000 kondisi demikian saya yakin untuk pungutan PPTI dan target tahun ini akan tercapai," PMI," tegasnya. ujar Andy Rasjid. (025) Hari Ini, William T. da Costa Dilantik Jadi Kasdam IX/Udayana Denpasar (Bali Post) - Perwira tinggi angkatan tang, Danton Yonif 315, Danki Sejak dilantiknya Mayjen tahun 1971 ini di lingkungan Yonif 315, Pasi Ter Brigif 15, TNI Syarir MS sebagai Pangdam, jabatan Kasdam IX/ Udayana praktis lowong. Na- mun, terhitung mulai Jumat (22/8) ini jabatan kedua di lingkungan Kodam IX/Udaya- na itu segera terisi dengan di- lantiknya Brigjen TNI William T. da Costa. Kodam IX/Udayana tergolong bukan orang baru. Berbagai ja- batan strategis sebelum me- nempati pos barunya sebagai Kasdam nyaris dihabiskannya di daerah Kodam IX/Udayana yang mewilayahi empat propin- si itu. Pasi Ops Brigif 15, Kasi Ops Yonif 310, Pasi Ops Puslatpur Kodiklat, Gumil Gol IV Kodiklatdam XVI/Udayana, Kasi Intel Korem 164, Karo Pam Sinteldam XVI/Udayana, Kasdim 1609, Dan Yonif 745 Timtim, Dandim Lospalos, Waas Intel Divif 1/Kostrad, As- ter Kolak Ops, Aster Divif 1/ Kostrad, Dosen Golongan IV Seskoad, Kadep Masstra Sesko- ad dan terakhir sebagai Kadep Ops Seskoad. Jabatan terakhirnya di Menurut sumber terdekat Kodam IX/Udayana sebelum Kamis (21/8) kemarin, meniti karier di Seskoad, ter- Pangdam Mayjen TNI Syahrir catat sebagai Asisten Teritori- MS akan memimpin langsung al Komando Pelaksana Opera- acara pelantikan jabatan yang si (Kolak Ops) Timtim. Karier ditinggalkannya sejak bebera- militer William T. da Costa di- pa pekan lalu. mulai ketika masuk Akabri 1971. Berikutnya mengikuti Sussarcab 1971, Sulapa 1980, Seskoad 1989, Susstaf Senior 1994, Lemhannas 1994, Spe- sialisasi Suspa Intel Ter 1994 dan Susdanyon 1985. Jabatan yang pernah diem- ban sebelum menggapai bin- Berbagai tanda jasa juga te- lah diperoleh perwira tinggi ini, baik penugasan dalam negeri maupun luar negeri. Dalam negeri seperti mengikuti ber bagai operasi di Timtim. Di samping itu, da Costa juga mendapatkan beberapa Satya Lencana Kesetiaan. (010) bad" di Bali Post itu. (jan) Meski harus banyak beristirahat belakangan ini, ia me- ngaku enggan menolak jika ada yang datang berkonsultasi. Saya ingin generasi sesudah saya tidak dicekoki cerita-cerita yang tak jelas atau yang bersifat tuwon," Diperketat, Pengujian Kendaraan Bermotor di Bali ujarnya saat diambangi di rumahnya di bilangan Pagan, Denpasar, Tuhan Yang Maha Esa yang pada mulanya bersumber dari Jumat Wage, 22 Agustus 1997 Peserta Diklat Adumla tak Otomatis Dapat Jabatan Denpasar (Bali Post) - abdi pemerintah yang memikul Peserta yang mengikuti tanggung jawab berat untuk diklat administrasi umum lan- merencanakan, melaksanakan, jutan (adumla) tidak otomatis mengawasi serta mengendali- mendapat jabatan struktural. kan pembangunan. Karena itu, Hal itu ditegaskan Bupati Ba- PNS dituntut mampu bekerja dung Alit Putra saat membuka sama baik dengan aparat mau- diklat adumla, Kamis (21/8) pun masyarakat. kemarin, di Hotel Batukaru. Menurutnya, kunci keber- hasilan seorang pejabat diten- tukan kemampuan meningkat- kan profesi, dedikasi, loyalitas dan disiplin, terutama mampu mengaktualisasikan seluruh potensi dengan tekad dan se- mangat tinggi. Hanya dengan cara begitu, berbagai kendala salah satu agama, tetapi kemu- dian ajarannya menjadi berbe- da dengan agama aslinya. Perkembangan sempalan ini sering dicurigai, karena me- nyimpang dari agama aslinya sehingga bisa menimbulkan ali- ran sesat. "Terhadap hal ini kita memang harus waspada," ujar nya. melakukan pembinaan lebih kurang tujuh tahun terhadap aliran tersebut. Tetapi belum ada hasilnya, sehingga masyarakat kembali melapor- kan ke kejaksaan. Aliran kepercayaan sering dicurigai. Pengalaman di Bali, Hare Krsna tata cara peribadatan. Aliran dilarang, Tuntunan Suci diteliti dan aliran kepercayaan lainnya terus kepercayaan, menurut Widana, dipantau. Apakah salah aliran kepercayaan itu? Bagaimana panda- ngan agamawan tentang aliran kepercayaan itu? tidak memenuhi syarat ini se- hingga harus rela dimasukkan ke dalam pembinaan Departe- men Pendidikan dan Kebu- Jika pernyataan Sekretaris Namun, ia tidak setuju bila PHDI Jembrana ini benar, me- agama Hindu, bahkan Weda ilmu-ilmu sosial. Hal ini dibuk- masyarakat Bali menganut bawah pembinaan Departemen menuduh suatu aliran keper- dayaan (Depdikbud), bukan di masyarakat sembarangan mang harus diakui praktik kea- menyarankan hal itu. Tetapi, tikan, perbedaan ajaran Siwa sembilan sekte keagamaan Agama. cayaan sebagai sempalan sesat. gamaan mereka berbeda. Cara Weda juga mengatakan bahwa dan Buddha bertahun-tahun yakni Siwa Siddhanta, Pasupa- mereka melakukan pemujaan jalan yoga (menghubungkan masih menjadi masalah. Teta- ta, Bhairawa, Waisnawa, Bukan Agama Baru Ini harus melalui penelitian dengan memasang sandal di diri denga Ketut Wiana dalam buku yang mendalam. Tentunya, Sang Hyang Widhi) pi ketika tiba waktunya, mere- Bodha, Brahmana, Resi, Sora tersebut juga mengatakan de- penelitian ini harus dilakukan sanggah jelas keliru. Drs. I Ketut dengan pantang makan daging ka dapat saling memahami se- (Surya) dan Ganapatya. Ma- mikian. Dengan berpegang pada seorang ahli. "Jangan karena Wiana yang mendampinginya dan tidak berpantang, nilainya hingga Mpu Tantular berani sing-masing sekte ini juga me- Tap MPR RI No.IV/MPR/1978, pendapat seseorang yang tidak juga tidak membenarkan prak- sama jika dilakukan dengan menulis Bhinneka Tunggal Ika, miliki berbagai subsekte. Sekte ia mengatakan, aliran keper- mengerti soal agama, kita begi- tik pemasangan sandal di sang kesungguhan hati. "Kuncinya, Tan Hana Dharma Mangruwa. Siwa misalnya memiliki enam cayaan terhadap Tuhan Yang tu mudah menuduh suatu ali- gah dan teknik pengobatan se- keikhlasan dan kesungguhan perti itu. "Itu memang kurang hati. Itu hanya perbedaan lu- perti ini tidak hanya terjadi Brahma, Indra, Bayu, Wisnu bukan agama baru. Aliran ke- jelas dapat menimbulkan terin- Perbedaan pandangan se- subsekte antara lain Sambu, Maha Esa bukan agama dan ran sesat. Cara-cara seperti ini etis," katanya. Tetapi, bila arnya, tak perlu dipermasalah pada agama Hindu dan Bud- dan Kala. Kalau begitu menga- percayaan hanya kebudayaan jak-injaknya kebenaran," pa- masalah penggunaan korban kan," ujarnya. binatang itu dipermasalahkan, dha ketika itu. Di intern agama pa aliran kepercayaan dan spiritual, sehingga pembinaan- parnya. Pendapat Wiana ini cu- Jika dicermati perjalanan Hindu pun perbedaan panda- sekte sering dipermasalahkan? nya mesti diarahkan pada pem- kup bijaksana, sebab penilaian ia tidak sependapat. sejarah agama Hindu, perbe- ngan ini terjadi. I Gusti Ketut Barangkali benang kusut- bentukan budi luhur bangsa. Ia yang sepintas memang sering daan pandangan seperti ini Widana, salah satu penulis nya terletak pada pendifinisian menjadi aliran berdosa jika sam- kali menimbulkan kesimpulan sering kali terjadi, tetapi buku "Memahami Aliran Ke- agama yang mengandung sya- pai membentuk agama baru. masyarakat tetap akan mene- percayaan" terbitan Bali Post rat-syarat tertentu. Misalnya yang keliru. Bagaimana pun, mukan sebuah kestabilan. mengatakan, Mpu Kuturan ke- harus memiliki nabi, kitab suci, palan, menurut dia, merupakan harus dihindari jauh-jauh. Sementara itu ajaran sem- kesimpulan yang keliru ini Setidaknya itu sebuah teori tika datang ke Bali mendapati tempat suci, hukum agama, dan aliran kepercayaan terhadap (tar) tanya. Dia menilai peran PNS sa- Kabag Kepegawaian Pemda Badung Ida Bagus Yoga Sega- ra, S.H. mengharapkan mere- ka yang telah mengikuti diklat adumla bisa membantu atasan menetapkan program, menja- barkan kebijaksanaan, melak- sanakan pengawasan secara ketat, serta berkoordinasi de- ngan unit kerja lain. Diklat adumla ini akan ber- langsung 77 hari. Buleleng dar. Kodya Denpasar menitipkan Figur PIAWAI dalam hal babad seperti Jro Mangku Gde Ktut Soebandi, cukup mere- potkan. Masyarakat menge- jarnya tak hanya di kala se- hat, ketika terbaring di sal rumah sakit pun didatangi o- rang yangngebet berkonsulta- si tentang asal-usul. Bahkan, para dokter yang merawat penyakit kencing manisnya justru berkonsultasi begitu menyadari berhadapan de- ngan pengasuh rubrik "Ba- Dalam sebulan ini, tiga kali Guru Soebandi keluar masuk rumah sakit. Semula didiagnosis rematik, kemudian kencing manis. Ia menghabiskan tiga juta rupiah lebih untuk pengo- batan. Kini, meski sudah membaik, bengkak di kaki kirinya masih tampak, di samping badannya yang mengurus. (rin) *** BUPATI Bangli IBGA Ladip selain mumpuni di panggung politik, ternyata juga piawai di panggung seni tarik suara. Ketika Gubernur Bali mengadakan syukuran atas keberhasilan mempe- roleh Bintang Mahaputra Utama di Jaya Sabha, Rabu malam (20/8), dengan percaya diri Ladip tampil ke panggung membawakan lagu dangdut, dilatarbelakangi para bupati se-Bali lengkap dengan istri masing-masing. Ladip tampil dengan vokalnya, sementara bupati lain hanya senyum- senyum berdangdut ria dengan pasangannya. Begitu turun dari panggung banyak yang menyalami. "Ya, saya memang sering latihan nyanyi untuk menghilangkan stres. Pemda Bangli kan punya grup band," kata Bupati Ladip. Tampaknya, Ladip tidak saja menekuni bidang sastra dae- rah seperti kekawin, kidung bahkan mantra-mantra yang bia- sa dilagukan pendeta, juga asyik dengan lagu-lagu yang se- dang nge-trend di kalangan kawula muda. Makin komplit saja nih, ye! (nar) *** KOLONEL Polisi Togar M. Sianipar, kini Wakapol- da Bali, merasa senang di Bali karena hawanya sejuk dan masyarakatnya ramah. "Saya akan bertugas dengan sebaik- baiknya, tolong bantu saya. Jika ada keluhan-keluhan masyarakat yang perlu ban- tuan, telepon saja saya," kata Togar, salah satu lulusan ter- baik KRA Lemhannas angka- tan ke-29 tahun 1996 itu, ke- tika menerima kedatangan Ketua PWI Bali Made Nariana di ruang kerjanya belum lama ini. Ketua PWI Bali itu memang teman satu angkatan ketika di Lemhannas tahun lalu. Togar yang sudah pernah tugas di Bali tempo hari, meru- pakan pejabat baru stok" lama di Polda Bali. Begitu usai Lem- hannas, ia ditarik ke Polda Sumut. Belum setahun, ia kemba- li bertugas di pulau seribu pura ini. Togar terkenal pekerja ulet dan memiliki konsep-konsep yang jelas. Selain ulet, ia juga humoris dan penyanyi di atas panggung. Ketika ditanya, kapan mendapat bintang? "Kita serahkan kepada yang di atas. Mudah-mudahan begitu Kapolda menda- pat bintang dua, saya ikut terkatrol juga. Saya ingin kerja baik dulu, sebab tiap orang di ABRI bercita-cita mendapat bin- tang," katanya sambil mengangkat tangan ke atas, memohon ke hadapan Tuhan Yang Maha Esa. (nar) Denpasar dan Sekitarnya Pengukuhan Saka Kencana SATUAN Karya Keluarga Berencana (Saka Kencana) Kodya Denpasar, Kamis (21/8) kemarin dikukuhkan Wakil Ketua I Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Denpasar Drs. Made Da- sna. Acara pengukuhan yang berlangsung di Kantor BKKBN Kodya itu dihadiri Kepala BKKBN setempat Drs. I Made Li- son. Selesai acara pengukuhan, dilanjutkan dengan orientasi pembangunan di bidang keluarga sejahtera bagi anggota Saka Kencana yang terdiri atas para generasi muda yang tergabung dalam Pramuka. (026) Pelepasan Burung Tekukur JUMAT (22/8) pagi ini Pemda Kodya Denpasar akan melepas sedikitnya dua ratus ekor burung tekukur di Lapangan Pupu- tan Badung. Tiap instansi, dinas, bagian di lingkungan Kodya termasuk DPRD diwajibkan menyiapkan masing-masing tiga ekor burung tekukur untuk dilepas. Gerakan ini dilakukan Pemda Kodya dalam upaya melestarikan satwa dan menjadi- kan Lapangan Puputan Badung yang rindang itu lengkap de ngan satwanya. Calon "Pinandita" (011) PENDIDIKAN calon pinandita di Denpasar, Kamis (21/8) kemarin ditutup Gubernur Bali diwakili Sekwilda I Dewa Made Berata. Ketua II PHDI Pusat Drs. I Gde Sura saat itu mene kankan, mengetahui ajaran pinandita (pemangku) dan pandi ta (pedanda) boleh dilakukan siapa pun. Tetapi, untuk menjadi pinandita dan pandita mesti mematuhi tertib yang berlaku. Menurut dia, pinandita dan pandita harus dikukuhkan masyarakat. Oleh karena itu, PHDI tidak bisa mengukuhkan pinandita dan pandita, tetapi hanya bisa mempersiapkan. (tar) Color Rendition Chart Jumat Wage, Sikat Rp SAMSURI (38 main sinetron. Te (peran) yang me membuat orang' hanyut. Warga D pung Tinggi Des berlagak sebagai tel Polri. Setelah juta berhasil disil dua warga Dusur Jajang Desa Tuka suri yang sudah dan dua anak itu teganya melarik anak dari salah ban. Hingga saa ada kabar, bagai cewek itu. Ketut Jasa, sa korban, Kamis (2 rin menuturkan, nya dengan inte itu bermula di R ra ketika sama nunggu familiny dang sakit. Sejak di bulan Juni, Sa berpenampilan sering bertandan Jasa. Kepada sa mengaku petuga dan mempunyai man berpangka Mabes ABRI," un Korban yakin bahwa Samsuri petugas intel, kar datang, selain se gunakan celana seragam aparat sabuknya beris Sedangkan bajun sehingga benar-b sankan seorang p Uji Cob Gianyar (Bali F Uji coba kawas lintas dan kebersi di jalur padat Suka perbatasan Giany kota peraih Adipu hasil sejak dilaksa Juni lalu. Angka menurun tajam sa sen, sementara tir sihan di jalur itu tap. Untuk itu, mu tember nanti, uji kan. Bupati Giany Suryawan, S.H. hal itu, Rabu (21 usai rapat evalua ruang sidang seter Sebagai tindal uji coba, KTLK s diberlakukan efe penerapan sanks ran yang berlaku. yang dilakukan bulan dinilai cuk itu, pelaksanaar lakukan secara sasaran KTLKleb "KTLK buka. mata bertujuan angka kecelakaan bangun kebersi Suryawan. Tetap semua masyarak katkan kesadaran lin di berbagai bic Trofi Amlapura (Bali Ratusan pela lapura turun ke ja (21/8) kemarin, m dan mengelu-elu tangan trofi Wawa ta Mandala yang c 2 Amlapura dalan nataan sekolah, pe kegiatan belajar- dan hubungan de syarakat 1997, t sional. Trofi yang dite sung Kepala SMU ra Drs. Ketut M Mendikbud Wardi negoro, Jumat (15 but pelajar SLTP serta undangan de iringan kendaraan konvoi roda dua. G Tabanan (Bali Sebuah grana simpan di Mapo serahkan Aryad Dusun Bukit Ca ti. Granat tersel lemari pakaian, adi melakukan Kapolres Tal Bachrul Effendi Letda Pol. Ketut hubungi di kant marin, mengemu aktif. Penduduk BIDAD WAJAH PELAYAN ITO TAMPAK BERSERI TERIMAKE NONIA!ITU ARTI NONE YELAMA SAYA
