Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-22
Halaman: 15

Konten


Wage, 22 Agustus 1997 agama yang kedua, maka bagi keluarga Bahari tinju adalah segalanya," tambahnya. Diminta komentar tentang peluang Indonesia di SEA Games, menurut Daniel, berat peluang Pertina merealisasi- kan target empat emas yang di- i canangkan KÖNL Berkaca dari hasil Piala Presiden, ia mem- perkirakan banyak sandungan yang akan ditemui Hermensen a Ballo dan kawan-kawan. Ter- utama petinju dari Filipina dan Thailand, yang masing-masing akan menampilkan kekuatan utamanya. "Saya kira berat pe- luang Indonesia untuk merebut emas kalau hanya mengandal- kan strategi seperti yang ditam- pilkan di Piala Presiden. Meski ada upaya perbaikan dan penyempurnaan secara keselu- ruhan," katanya. Terdepaknya Pino dari tim SEA Games, lanjut Daniel, bukan berarti diri- nya antipati dengan PB Per- tina. Ia mengharap, petinju yang ditampilkan nanti mampu memetik hasil gemi- lang. "Saya ikut mendoakan agar semua petinju merebut emas," harapnya. (sub) janji S MURATEC Facsimile 361-241757 NTUKA, NDANG Toko Offset !!! NG 1 YA mbaran Bali ABELI tama ndi lan ng Muka UTA arga lai 844,774832 h Rai Nusa Dua Balk C. 70180 C. 77588 Jumat Wage, 22 Agustus 1997 Tak Ada Guncangan Pasca-Pak Harto Jakarta (Bali Post) - Wakil Ketua DPR-RI Bidang Koordinator Ekonomi Keuangan Soerjadi mengatakan, tidak akan terjadi guncangan di Indonesia pasca-Pak Harto. Hal itu dikatakannya ke tika menerima kunjungan Ketua Komisi Ekonomi dan Industri Jepang Tsutomu Takebe, Kamis (21/8) kema- rin di gedung DPR-RI Jakar- ta. kondisi perekonomian Indo- nesia Soerjadi mengatakan, gejolak keuangan Indonesia tidak banyak pengaruhnya bagi masyarakat, tetapi hal tersebut hanya berdampak pada pembayar suku bunga. Sesuai dengan konstitusi nasional, arah politik luar negeri Indonesia adalah ikut menciptakan kondisi dunia yang damai dan sejahtera di kawasan Asean pada khusus- nya dan dunia pada umum. Menjawab pertanyaan Takebe mengenai kondisi politik di Kamboja dan Myan- mar, Soerjadi merasa priha- tin, namun hal itu merupa- kan urusan dalam negeri kedua negara dan Indonesia Menyinggung tentang tidak dapat mencampuri uru- Menurut Soerjadi, pergan- tian yang diharapkan adalah yang lebih terbuka dan ja- ngan sampai pasca-Pak Har- to terjadi gejolak nasional. Ia menilai Pak Harto untuk pe- riode berikutnya masih tetap akan menjadi Presiden. Kepada tamunya Soerjadi menjelaskan, saat ini Indone- sia sedang melakukan per- baikan-perbaikan menuju tujuan yang lebih baik secara substansial. Peringatan tersebut di- sampaikannya di Jakarta, Kamis (21/8) kemarin, sehu- bungan kemelut yang melan- ini. Ia mengatakan, jika peja- bat memberikan komentar yang berbeda, - misalnya yang satu mengatakan perlu diadakan penjadwalan pro- yek kembali, dan yang satu mengatakan tidak perlu akan menimbulkan kebi- DPR soal Kondisi Moneter Pejabat jangan Komentar Berbeda Jakarta (Bali Post) - Anggota FPP DPR RI Bachtiar Hamsjah mengi- ngatkan, kondisi moneter kita sedang dalam keadaan memprihatinkan. Oleh kare- na itu, kita harus berhati- hati. Ia minta pejabat tidak memberikan komentar yang berbeda, karena bisa mem- bingungkan masyarakat. "Keduanya diperlakukan tidak manusiawi. Itu benar-be- nar keterlaluan," kata Kepala Bidang Imigrasi KBRI Boon Lumiarti dalam keterangannya kepada wartawan melalui Ditjen Imigrasi, Kamis (21/8) kemarin. Menurut Boon, Misda Indar- ti binti Muhammad dari Desa Ambulu RT 1/1 Jember, pe- megang paspor No: G. 90901 yang dikeluarkan unit khusus Direktorat Saudi Arabia mela- lui PT Bumen Jaya Duta Pu- tra, Jalan Condet Raya, Jakar- ta Timur, dengan tujuan Jed- dah. ngungan di masyarakat. Dalam kondisi seperti sekarang, pemerintah se- cara resmi harus memberi- kan penjelasan yang tidak berbeda, jangan bertolak be- lakang. Setibanya di sana ia bekerja pada keluarga Jamil Sirojudin yang kemudian diikutsertakan ke Jerman. Namun, selama di Jerman perlakuan kasar terus diterima Misda dari majikan nya. Tidak tahan menerima sik- saan majikannya itu, Misda akhirnya melarikan diri dan ditemukan oleh patroli polisi di Autobahn arah Fankfurt dalam kondisi badannya yang babak belur, seperti usai mendapat siksaan fisik. Penjadwalan kembali be- berapa proyek, agar tidak mengorbankan proyek-pro- yek yang sudah dirancang untuk kepentingan masya- rakat banyak. Ketua Komisi VI DPR RI Erie Soekarja sependapat dengan pemerintah agar melakukan penjadwalan kembali proyek anggaran belanja negara, terutama yang menyangkut proyek yang berpengaruh pada ke- hidupan masyarakat kecil dan kawasan Indonesia Timur (KTI) tetap menjadi "Saya melihat sendiri keadaan tubuh korban, sa- ngat mengerikan. Banyak be- kas luka memar yang masih baru," ujar Boon, sambil me- nambahkan, selama bekerja Misda belum pernah mene- rima gaji. Disiksa, Dua TKW Indonesia Jakarta (Bali Post) - matikan mesin air, alarm, tidak membersihkan langit-langit dapur, rak mainan anak-anak dan berdebat dengan anaknya serta mengambil dua buah apel. penyiksaan, baik selama di Nasib yang dialami dua te- Saudi Arabia maupun di Jer naga kerja wanita (TKW) Indo- man. nesia masing-masing Misda Indarti binti Muhammad (30) yang berada di Jerman dan Celestine AK Syafei (18) di Ma- laysia sangat menyedihkan. Kedua wanita ini selama men- jadi TKW selalu mendapat sik- saan majikannya. Akibat penyiksaan yang dialami Celestine tubuhnya mengalami kerusakan sehing- ga dirawat di rumah sakit Se- rawak. Kini dia masih menung- gu pemulihan fisik dan mental- nya. Nasibnya pun sama se- perti Misda selama bekerja, Celestine tidak digaji," kata Ghani. (tub/ds) Selain itu, papar Boon, sela- ma dalam permeriksaan Misda yang tidak dapat berbahasa Inggris hanya mampu me- ngambarkan lokasi tempat tinggal majikannya. Meski demikian, kepolisian Kota Neu- wied yang langsung melakukan pelacakan, dan sama sekali tidak mengalami kesulitan, sampai akhirnya ditangkaplah Jamil Sirojudin. Di depan polisi, Misda men- ceritakan pihak-pihak yang te- lah melakukan penyiksaan. Dengan lancar Misda menun- juk delapan orang keluarga majikannya yang telah dikenal- nya. Berdasarkan itu, polisi te- rus menangkap para pelaku- nya untuk diproses ke pihak ke- jaksaan. Sementara itu Kepala Hu- mas Direktorat Jenderal Imi- grasi Mursanudin A Ghani dalam kesempatan yang sama mengungkapkan kasus serupa yang menimpa TKW bernama Celestine AK Syafei. Ia yang bekerja pada keluarga Mama Daniel beralamat di No 248 Lorong 14 Peart Garden 3rd Kepolisian Kota Neuwied Mile Rock Rd, Kuching kerap kemudian menghubungi mendapat penyiksaan dari ma- bidang Imigrasi KBRI Boon. jikannya, Mama Daniel, de- Atas masukan itu, kata Boon, ngan cara memukulnya tiap pihaknya langsung ke kantor kali dengan sebuah rotan. Aki- polisi. batnya, mata Celestine Keterangan yang diperoleh bengkak dan memar, begitu- dari Misda diketahui bahwa pun kakinya menjadi bengkok dirinya lari dari rumah maji- dan membiru. kannya karena tidak tahan Persoalannya, kata Ghani, menghadapi kerja keras dan sangat sepele. Seperti lupa me- & LEGIAN 3 JAM: 01.00 WISATA 1-2 24.00/23.30 NICOLAS CAGE CUSACK MALKOVICH JOHN JOHN CON AIR ACA EXCITING EXHILARATING AND ONE HECK OF A RIDE" Straits Times A JERRY CRUCKHEIMER PRODUCTION san dalam negeri orang lain. Keputusan Asean untuk menunda keanggotaan kedua negara tinggal masalah wak- tu saja. WISATA-3 & LEGIAN 2 JAM: 24.00 JAM: 01.00 KIP Kumpulan Istri2 Pertama Tidak ada intervensi mi- liter Amerika di kawasan Asean soal itu. Amerika ha- nya menggunakan kekuatan politiknya saja di sini (Asean)," demikian jawab Soerjadi. The FIRST WIVES Club Tekanan yang ada dari Amerika adalah pemak- saan pengertian pelaksa- naan hak asasi manusia (HAM) yang harus diterima Indonesia. "Sebenarnya kami tahu keadaan kondisi HAM di Amerika juga mengalami gangguan, seperti pengang- guran, pengemis serta masalah suku Indian. Kami bisa hidup tanpa Amerika Serikat," kata Soerjadi. (gln) prioritas. Hal senada juga disampai- kan anggota FPDI Mulyono Soetarmo. Sedangkan anggo- ta FABRI yang juga Korwil Sumbagsel Drs. Amrin Sarafi mengatakan, tidak perlu di adakan penjadwalan kembali terhadap proyek tersebut. Yang perlu, kata dia, sekarang mengadakan pe- nilaian kembali terhadap hal tersebut karena terlalu pagi kalau kita melakukan pen- jadwalan pelaksanaan proyek. Alasannya, karena gejolak yang terjadi sekarang relatif baru untuk bisa menentukan sampai pada tingkat penja- dwalan kembali. "Saya melihat gejolak ini belum sampai pada tingkat mengkhawatirkan," katanya. (gln) LUAR BIASA...! MULAI HARI-INI WISATA 4 JAM: 23.30 LIV TYLER TOM HANKS SERPENT'S LAIR Seduction From Hel JOHNATHON SCHAECH TOM EVERETT SCOTT Jakarta (Bali Post) - Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) minta departe- men pemerintah untuk me- ngevaluasi proyek-proyek di lingkup masing-masing sehu- bungan depresiasi (penu- runan nilai) rupiah terhadap dolar AS. Demikian dikata kan Deputi V Bidang Regio- nal dan Daerah Bappenas Prof. Ir. Herman Haeruman, di Jakarta, Kamis (21/8) ke- that thing you dol Sidang Kerusuhan 27 Juli Patut Dipertanyakan Ambisi Penyerbuan Diawali Pelemparan Batu Selesaikan Pembahasan RUUK Jakarta (Bali Post) - yang dilihat setelah usai penyerbuan, Dalam sidang lanjutan gugatan yang barang-barang kantor berantakan. diajukan 98 dari 124 korban penyerbuan Ditanya apakah saksi melihat adanya kantor DPP PDI 27 Juli tahun lalu, maje- korban? "Saya tak melihat korban sewak- lis hakim mendengar keterangan dua o- tu masuk kantor DPP PDI," kata Buang. rang saksi. Intinya, para saksi itu meli- Demikian pula, katanya melanjutkan, hat adanya penyerbuan yang diawali de- sewaktu dilakukan pengecekan ke RSCM, dia tidak menemukan apa-apa. ngan pelemparan batu. ta Pusat. Saksi mata yang didengar keterangan- Namun begitu, Buang Aziz mengaku ke- nya dalam sidang di PN Jakarta Pusat, tika berada di IRD RSCM sempat berte- Kamis (21/8) kemarin, aktivis PDI Mu- mu dengan dua rekannya. nas Azis Buang. Kepada majelis hakim Saksi Paulus Lengkong yang menjadi yang diketuai Abbas Sumantri S.H., Azis korban penyerbuan dalam keterangannya mengatakan, pada 27 Juli 1996 pagi menyebutkan, pagi pada 27 Juli 1996 ke- hari dia menerima telepon dari kantor betulan dia tidur di kantor DPP PDI, teta- DPP PDI. "Telepon yang saya terima pi mendadak mendapat serangan batu menyebutkan kantor DPP PDI diserbu," yang datangnya dari luar kantor. "Karena katanya. Atas dasar itu, dia langsung me- saya setengah tidur, batu yang dilempar luncur ke Jalan Diponegoro No. 58 Jakar- dari luar saya kembalikan," ungkapnya. Namun, lanjutnya, serangan kembali ter- Setibanya di kantor DPP PDI, terlihat ulang dan lebih gencar sampai akhirnya bekas-bekas penyerbuan. Namun, tinda- dia ditangkap aparat keamanan. kan penyerbuan pertama itu tidak lagi Usai mendengarkan keterangan dua berlanjut karena dilakukan negosiasi an- saksi tersebut, majelis menunda sidang tara Satgas PDI Munas dan Kapolres gugatan terhadap Soerjadi dan kawan- Jakarta Pusat yang waktu itu dijabat Abu kawan (tergugat I) dan Kapolres Jakar- Bakar. "Namun, negosiasi tidak mem- ta Pusat (tergugat II) satu minggu. buahkan hasil," ujar Buang. Mendengar penundaan tersebut, seki- Dalam keadaan tersebut, tambahnya, tar 500 massa PDI pendukung Megawati Satgas PDI pro Megawati kembali ke pos- menyambutnya dengan nyanyian dan konya. Tetapi, tidak lama kemudian terja- teriakan serta yel-yel. Melihat kenyataan di penyerbuan kedua. Dalam penyerbuan tersebut, petugas yang berjaga sejak pagi tersebut, Buang melihat yang berada di langsung melakukan pagar betis, baik di depan adalah petugas polisi sebagai pendo- pengadilan maupun di luar sampai ke pin- brak pintu. Setelah itu diikuti pasukan pen- tu gerbang yang menuju Jl. Gajah Mada. dukung PDI pro Soerjadi. Meski dikemuka- Sementara massa pendukung Megawati kan demikian, Buang dalam kesak- sewaktu meninggalkan pengadilan ber- siannya mengaku hanya melihat genangan jalan dengan tertib. air di dalam kantor DPP PDI. Selain itu ekonomi daerah," katanya. (tub/pam/ds) Bappenas Minta Departemen Evaluasi Proyek perubahan kurs mata uang terhadap proyek di masing- masing departemen. Ditegaskan, pihaknya tidak ingin membunuh' in- Akan halnya bila Har- vestor yang menanamkan tono kembali mengajukan modalnya di daerahnya, izin, menurut Alit per- asal tetap berpedoman pada Ia menegaskan, tindakan Dikatakannya, sesuai soalannya menyangkut pariwisata budaya. "Kalau yang dilakukan Bappenas imbauan Gubernur Bali, se- permohonan baru. Pihak- ada yang tidak sesuai de- saat ini baru sampai pada ta- mua investor yang datang nya tentu akan mengecek ngan pariwisata budaya di- Ia memberi contoh, setelah hap mengevaluasi dampak ke Badung diajak memba- apakah pengusaha kon- hilangkan dan diminta in- harga naik, terutama barang perubahan nilai mata uang ngun pariwisata budaya sekuen melaksanakan ke-vestornya menata kembali," impor, apakah daftar isian terhadap proyek pemerintah, Bali. "Tiap hari saya datang tentuan perizinan. "Pak Gu- katanya. proyek (DIP) mampu membeli dan belum sampai tahap ke banjar-banjar minta ma- bernur kan mengimbau be- barang yang direncanakan menunda proyek. "Hasil eva-syarakat agar masyarakat gitu, agar pemda tidak Planet Bali dibuka, Bupati Terhadap kemungkinan atau perlu mencari dana lain. luasi itu secepatnya harus di- melaksanakan ajaran aga- membunuh' investor, lebih- Alit Putra mengatakan, pi- Dulu satu dolar dihitung seki- serahkan. Batas waktunya se- ma dan melestarikan adat lebih dari swasta yang di- haknya tetap konsisten tar Rp 2.400, kini Rp 2.800 se- kitar satu minggu," ujarnya. dan budayanya. Tak mung- harapkan sumbangan in- dengan keputusan menutup hingga ada kemungkinan me- Ia mengakui untuk meng- kin Alit Putra merusak ci- vestasinya mencapai 75 Planet Bali. revisi DIP karena perubahan evaluasi proyek tidak mudah, tra Bali," katanya dengan persen untuk pertumbuhan harga, terutama barang impor. karena saat ini tercatat seki- Herman yang juga Sekre- tar 3.000 proyek yang terse- Di sela-sela seminar kajian taris Dewan Pembina Kawasan bar baik di pusat maupun di strategis investasi di kawasan Timur Indonesia itu mengata- daerah. Namun yang jelas, timur Indonesia, ia mengata- kan, penekanan proyek yang proyek untuk me-ngatasi ke- kan, Bappenas meminta de- dievaluasi adalah proyek yang miskinan tidak akan dihi- partemen pemerintah tidak terpengaruh terhadap langkan. melakukan evaluasi dampak sasaran pelita. (ant) (029) marin. Nama Hotel Hartono JEFF FAHEY LISA B JEFFREY REINER The WONDERS Dari Hal. 1 Joko Supriyanto, Îndra Di nomor tunggal putra, Wijaya, dan Heryanto Arbi tinggal selangkah lagi maju ke semifinal setelah kema- rin kembali membukukan kemenangan. Joko Menang, Ardy Kalah BESOK MIDNITE SHOW DI WISATA & LEGIAN sia lainnya, Ardy B Wirana- Sayang pemain Indone- ta kandas di tangan Sun Jun, 7-15, 9-15. 22AGUSTUS'97 GAJAH MADA DO COUNT UNTUK DIDITAL DEWASA Bali Post WISATA 5 JAM: 23.30 LEGIAN 1 JAM: 01.00 Joko kemarin unggul 15- sia, Ong Ewe Hock, dan In- 8, 15-9 atas Luo Yigang dra Wijaya bertemu juara menang 15-7, 15-9 atas Jiong. Pertandingan ini (Cina), Heryanto Arbi tahun lalu dari Cina, Dong Hwang Sun Ho (Korea), dan merupakan pertarungan Indra Wijaya menunduk- penentuan yang lolos ke kan pemain Belanda, Je- semifinal karena mereka roen Van Dijk, dua set lang- sama-sama membukukan sung, 15-13, 17-15. dua kali kemenangan. Pada berhadapan dengan pemain juara grup yang berhak Selanjutnya Joko akan nomor tunggal putra hanya India, Goichand, Heryanto maju ke semifinal. Arbi jumpa pemain Malay- (045/076) JAM: 12.00-13.45-1.30-17.30-19.15-21.15 HONGKONG PROSTITUTES HARI-INI DST Wisata 1 CINER DIGITAL 15.00-17.00- 19.45-21.45 & Legian 3 OMPLEX 18.00-20.45-22.45 Wisata 2 14.45-17.15-19.30-21.45 & Legian 2 18.00-20.30-22.45 Katherine Heigl nantikan film "super segar "in.. "..sangat baik dan menyentuh " Jakarta (Bali Post) - Keinginan sejumlah pe- jabat dan anggota DPR un- tuk segera menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-undang Ketena- gakerjaan patut dipertanya kan, demikian aktivis Yaya- san Lembaga Bantuan Hu- kum Indonesia (YLBHI). "Kita patut curiga ter- hadap sikap ambisius Men- Wilayah yang diatur teri Tenaga Kerja Abdul RUUK mencakup kebija- Latief dan DPR tersebut," kan ketenagakerjaan (pe- kata Ketua YLBHI, Bam- rencanaan, informasi, pe- bang Widjojanto, S.H. nempatan dan pengemba- dalam Konferensi Interna- ngan keterampilan tenaga Ketenagakerjaan Indonesia pengusaha dan pemerintah sional Undang-undang kerja) dan hubungan buruh, di Jakarta, Kamis (21/8) dalam kerangka hubungan kemarin. industrial. Ia mempertanyakan, se- sungguhnya ada kepenti- ngan apa yang mendorong sikap ambisius mereka tersebut, mengingat waktu yang tersedia relatif sempit, yakni tiga bulan. RUUK terdiri dari 18 bab in Wish upon a Star don jeffcoat danielle harris STEVEN SPIELBERG THE LOST WORLD JURASSIC PARK dan 159 pasal yang dimak- pembahasan pada DPR pe- sudkan akan menggantikan riode mendatang. 14 produk hukum, yakni de- lapan undang-undang dan enam ordonantie. Ada beberapa alasan yang mendukung pendapat masya- rakat tersebut, katanya. Pertama, reformasi hu- kum tersebut tidak memba- wa perbaikan bagi perlin- dungan hak-hak dasar pe- kerja, bahkan dari segala aspek terjadi kemunduran dari peraturan yang ber- laku sekarang. RUUK dinilai strategis karena menjadi payung (umbrella law) bagi semua peraturan perundang-un- dangan di bidang ketena- gakerjaan. Ia melandasi pendapat- nya dari sejumlah opini dari berbagai kalangan, seperti akademisi, pakar hukum, sosial politik, pekerja, LSM yang menghendaki agar pe- merintah dan DPR menun- da RUUK dan melanjutkan Dari Hal. 1 "Saya hanya mengizin- ru. kan rumah makan, bar, karaoke dan hotel melati," tegasnya. ECSTASY & PENGARUH SEX vected by BLAIR TREU nada lirih yang membuat para anggota dewan terha- Alit Putra tak mungkin Rusak Citra Bali Yang menjadi buah bibir masyarakat saat ini ! Apa dan mengapa! Tentu anda ingin tahu ! A ISTIMEWA.. 22 AGUSTUS KUMBASARI '97 HARI-INI JAM: 12.00-13.45-15.30-17.30-19.00-20.30 Wisata 3 & CERE 15.00-17.15-19.45-21.45 juga Diprotes SEORANG tokoh masyarakat Jimba- Hindu di Bali. Begitu pula Sanga bertalian De- ran, Sutama, protes. Bukan hanya nama wata Nama Sanga-dewa di sembilan penju- Planet Bali dipermasalahkannya, juga ru mata angin. Jika nama Sad Sanga dikait- nama Hotel Melati Sad Sanga. "Angka 69 kan dengan ajaran agama Hindu di Bali, jelas itu merupakan simbul seks yang paling merupakan pelecehan terhadap agama. jorok," katanya. Soal penutupan Planet Bali, Sutama Kalau mendengar nama tersebut, tokoh mengomentari kalau menutup Planet Bali masyarakat ini menilai investor Hartono jangan hanya dipasang papan pengumu- tidak memiliki iktikad baik terhadap Bali. man. Kalau menutup, pintunya digembok "Bukan hanya Planet Bali, nama hotelnya saja, kan tidak lagi ada orang masuk ke pun membuat hati kami miris," katanya. Planet Bali. Jika hanya dipasang papan Terlebih lagi nama Sad Sanga itu dikait- begitu saja, tiap orang bisa masuk, wong kan dengan kepercayaan masyarakat Hin- pintunya tidak dikunci," katanya. Bukti- du di Bali. Sad dihubungkan dengan Sad nya, Rabu (20/8) masih ada kijang dan se- Kahyangan yang memberikan makna men- dan parkir membawa tamu di Planet Bali. dalam bagi tempat persembahyangan umat (ana) B TARK Halaman 15 Kedua, DPR tidak akan memiliki cukup waktu dalam tiga bulan menyem- purnakan kelemahan- RUUK. kelemahan mendasar dari Legian 1 18.00-20.45-22.45 CLINT EASTWOOD GENE HACKMAN ED HARRIS LAURA LINNEY ABSOLUTE POWER 3 Ketiga, sekalipun pem- bahasan RUUK dibatalkan, tidak akan terjadi kekoso- ngan hukum dalam peng- aturan hubungan industri- al di Tanah Air, mengingat peraturan perundang yang ada masih relevan dan me- madai. (ant) LEBIH EROTIK...HOT&PENUH GAIRAH ! KLIMAKS DARI PENGGUNAAN ECSTASY DENGAN SEGALA PENGARUH SEXSUALNYA F Wisata 4 15.00-17.00- 19.45-21.45 PIL CINTA UNTUK DEWASA XX BILLY ZANE CARY HIROYUKI TAGAWA ROBERT DOWNEY JR ESCAPE Deby ALLAN CASTRIAN LIZA CHANIAGO CHAIRIL JM MULAI HARI INI DST Wisata 5 CINEPLEX 15.00-17.00-19.45-21.45 PHONG TAN PAULINE VERONICA CHAN YIP EXOTIC GHOST 4cm Color Rendition Chart