Tipe: Koran
Tanggal: 1994-01-12
Halaman: 03
Konten
BU, 12 JANUARI 1994 2 mak. Umum/Pemimpin Redaksi gnya, Waspada menyampaikan ucapan jawab terima kasih yang tulus serta nirkan penghargaan yang setinggi- aupun tingginya kepada Menteri Sekretaris Negara Moerdiono dan mandal, para pembaca Waspada yang irikan setia. Semoga kiranya hubungan unikasi ini yang kami katakan sebagai status bersatunya suasana kebatinan tahun tetap dapat terpelihara terus kan 60 sampai pada masa-masa yang tan itu akan datang, kata Hj. Ani impin Idrus.(m20/m32). il Trans Dan PPH Riau Hr. Waspada Dan Objektif PEKANBARU (Waspada): Kakanwil Transmigrasi dan PPH Riau Ir.Iskandar Hoesin optimis, jika harian Waspada terbit di Jakarta pasti akan menjadi koran terbesar di Indonesia. "Keberadaan Harian Was- pada sebagai koran daerah ber- skala Nasional, belum bisa disaingi oleh koran-koran lain yang terbit di daerah Sumatra ini," kata Ir.Iskandar Hoesín (foto), mengomentari yang 11 Januari 1994 ini memperingati mun. di ruang kerjanya di Pekanbaru, Selasa Transmigrasi Aceh itu mengakui, eksistensi a cetak sangat dipercaya oleh masyarakat. ng ditampilkan Waspada selalu positif dan en terbitan ibukota saja, kadang sering ng kurang objektif. Sehingga mengurangi terus membacanya," begitu kata Iskan- ing keberadaan Waspada di Provinsi Riau, an hendaknya Waspada membuka hala- Riau atau minimal halaman Sumbagut. a membentuk opini publik di Riau khususnya umumnya. mikian, saya optimis Harian Waspada bisa perti halnya di Aceh. Karena Waspada itu emperhatikan dan memperjuangkan aspi- kap Iskandar. Dia menambahkan, masyar- t jika sudah keluar dari daerahnya seperti lu mencari Waspada untuk bahan bacaan. aspada sudah seperti kebutuhan rutin yang -kan.(b.04). nb norske leg 20 biring, Bahtiar Gayo Hlullah Dadeh an Terbaik Waspada Tahun 1993 da): Aman hargaan sebagai Reporter Ha- rapan Terbaik. Gayo dan erpilih se- an Terbaik 3, masing- untuk daerah Deliserdang, dinilai Sumatera memiliki keunggulan dalam dan Kota- mencari/menulis berita-berita peristiwa dan sosial kontrol serta san Dewan memiliki kepekaan dan tang- nkan pada gungjawab dalam menjalankan intern di tugas jurnalistiknya. Demikian pada, Selasa juga penilian terhadap Bahtiar an acara Gayo dan Ir.Abdullah Dadeh. Aman Sembiring yang selama ini bertugas sebagai koresponden Hi Waspada Kriteria penilaian yang ebelumnya ditetapkan Dewan Juri adalah, m terhadap kualitas dan kuantitas berita, r dan selan- loyalitas, aktualitas, kecepatan, an ketiga tanggungjawab, disiplin dan bagai orang kepekaan serta wawasan. rima peng- (m.30) adai Gelagat Meningkatnya us Keresahan Sosial tara): ABRI masyarakat. lagat me-- merisme dan asional. I Brigjen TNI ngatakan hal a tertulis yang el TNI (Kav) acara pem- keresahan dipandang modern, sementara ota besar dan edang inten- nilai-nilai lama cenderung men- frastruktur galami kejenuhan," kata Syar- tai mening- wan Hamid. Co jurnalistik RI di Jakarta "Opini masyarakat mudah tergerak oleh nilai-nilai baru yang Kapuspen ABRI juga menilai kemajuan taraf hidup rakyat sebagai hasil pembangunan 25 tahun pertama, membuat rakyat makin kritis dalam menanggapi "Gejala ketergantungan global yang kait mengkait dengan a dua bulan gaya hidup internasional lain- akan di Lem- Jurnalistik nya, acap kali mencuat dalam perilaku sosial dan politik tu diikuti 16 tertentu yang dikhawatirkan dir pada acara dapat menyimpang dari budaya um/Pemimpin bangsa," tegasnya. ntara Handjojo Ketua Dewan Drs. Bakran ansparansi baik Dalisasi maupun an teknologi, berbagai ketimpangan yang terjadi dalam dinamika ke- hidupan. n menjalin den- ya taraf berfikir Tanda zaman Gejala seperti itu, lanjutnya, rwan Hamid, merupakan tanda zaman yang raf kehidupan tak mungkin dapat dibendung ebagai hasil di masa depan dan menuntut juga diikuti langkah antisipasi secara serius katnya taraf dan berlanjut. tan hidup, yang Sebagai konsekuensinya, mengakibatkan menurut Syarwan Hamid, maka Har pertentan- tugas peranan ABRI sebagai n dalam skala pengawal dan pengaman perjala dan beragam. nan bangsa akan dihadapkan kepada meningkatnya tuntutan dan keandalan, termasuk di dalamnya aparat penerangan ABRI dengan segenap per- angkatnya. Pemberitahuan ni kami beritahukan bahwa nama-nama pene Angket Pembaca Waspada yang dimuat tanggal an diumumkan pada halaman "Rupa-rupa" Minggu 994. Harap maklum. 4cm Panitia Hari Jadi ke-48 Harian Waspada RABU, 12 JANUARI 1994 MEDAN SINGKAT Syukuran PDI Sumut Aktivis PDI Sumut melaksanakan syukuran atas terpilihnya Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum DPP PDI perio- de 1993/1998 di Jalan Kejaksaan No.16 Medan Acara syukuran ditandai dengan memberi makan 100 anak yatim sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI ke- 21, Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, tahun baru dan menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1414 Hijri- yah. Edi Suparman aktivis PDI Medan mengatakan, dengan lahirnya DPP PDI hasil Munas, tidak ada lagi kelompok-kelompok di jajaran partai berlambang kepala banteng di tanah air. Untuk menghadapi tugas berat pada masa mendatang di- perlukan pengorbanan, sebab perjuangan tanpa pengorban adalah omong kosong, kata dia. Megawati sebagai Ketua Umum DPP PDI telah membuat satu garis dimana dia bertekat akan membawa partai kepada yang sebenarnya sesuai konstitusi.(m31) Camat Medan Perjuangan Teliti Keluhan Kepling Camat Kecamatan Medan Perjuangan Drs. Haji Suhatsyah Djohor Nasution mengatakan, saat ini sedang meneliti kasus keluhan sejumlah Kepala Lingkungan di wilayahnya sehubungan tindakan Lurah Sidorame Barat II. Hal tersebut dikemukakannya ketika dihubungi melalui telepon dari Humas Pemda Medan Selasa (11/1). Menurutnya, peneliti- an kasus keluhan tujuh Kepala Lingkungan itu sebagai proses/ prosedur awal yang selanjutnya akan diteruskan kepada Walikota Medan. Dia menyebutkan, Lurah Kelurahan Sidorame Barat II lebih. dari sekali dinasihati maupun diperingatkan perihal tindakan yang dapat meresahkan masyarakat. "Segala surat keluhan serta permohonan perlindungan dari sejumlah Kepala Lingkungan tersebut perlu diteliti serta diperiksa termasuk kebenaran kasus-kasus dimaksud," kata Suhatsyah Djohor Nasution.(m32) Forum Silaturrahmi Gemits Generasi Muda Islam Thawalib dan Sekitarnya (Gemits) menyelenggarakan forum silaturrahmi, dialog dan temu lomba Minggu (9/1) di musholla Rhawalib Jalan Sisingamangaraja Gg.Thawalib Medan. Menurut ketua panitia Darwin, jumlah peserta untuk temu lomba mencapai 144 orang, masing-masing 34 peserta mengikuti lomba azan tingkat anak-anak, 27 peserta hafal Jus Amma tingkat anak-anak, 35 peserta puisi tingkat anak-anak dan 16 peserta puisi remaja. Selain itu juga diselenggarakan lomba pidato tingkat anak-anak diikuti 19 peserta. Gemits yang baru diresmikan berdirinya 19 September 1993 ini sengaja mengambil momen Isra' Mi'raj dan menjelang bulan Ramadhan menyelenggarakan paket kegiatan. Dalam paket ke- giatan itu juga akan diselenggarakan Isra' Mi'raj, khitanan massal dan pesantren kilat.(m49) Pameran tersebut menurut Herlan, akan dibuka Kakanwil Depdikbud Sumut Prof. Chainur Arrasjid, SH serta dihadiri pula Kakanwil Depdikbud Aceh. Pa- meran diselenggarakan mulai 24 Januari s/d 5 Februari pada pukul 8.00-17.00 wib dan akan menampilan 69 koleksi kain tenu- nan tradisional Sumut dan Aceh. Tenunan tradisional itu. diklasifikasikan sesuai fungsinya seperti kain tenunan untuk ke- pala, selendang dan sarung. Te- nunan itu sebagian ada yang ber- usia tua dan bermotif lama, na- mun ada juga yang merupakan kreasi baru. Lomba busana tradisional Untuk lebih memasyarakat- kan tenunan tradisional, kata eli 16 40 .na 1105 PIRK 20 10 1182 . M. Saleh Harahap pada peri- ngatan isra' mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW warga Gang Pameran Tenun Tradisional Sumut Tello Kelurahan Glugur Darat seperti masjid, mushallah sangat Menurut dia, pertumbuhan pembangunan rumah ibadah. II Medan Minggu malam (9/1). pesat, tapi yang menjadi Dan Aceh 24 Januari di Medan Dengan meningkatkan kua- tinan perkembangannya litas iman dan taqwa, selain ti- dibarengi dengan bertambahnya jamaah yang mengunjungi pada setiap waktu. MEDAN (Waspada): Sesuatu yang tradisional saat ini sedang dirindukan orang dan atas gaga- san inilah pihak Museum Nege- ni Sumut pada 24 Januari menda- tang mengadakan pameran khu- sus tenun tradisional daerah Su- mut dan Aceh, kata ketua pelak- sana pameran Drs. Herlan Pang- gabean di Medan Sabtu (8/1). dak akan terombang ambing se- perti sampan patah kemudi di tengah laut, umat Islam juga akan mampu mengisi pembangu- nan terutama dalam menghadapi PJPT II. Herlan, juga diadakan kegiatan peragaan tenunan Melayu pada minggu pertama dan tenunan Batak minggu kedua. Disela-sela kegiatan itu juga diselenggarakan lomba busana tradisional Melayu bekerja sama dengan MABMI dan HARPI (Himpuan Ahli Rias Pengantin Indonesia) Sumut. Menurut ketua panitia lomba Dra. Sita Saritsa didampingi Ketua HARPI Sumut Sally Ma- nurung, lomba busana tradisional Melayu ini untuk membangkit- kan kembali rasa cinta busana tradisional serta memasyarakat kan museum sebagai pusat infor- masi dan studi. - Lomba tersebut terbuka untuk umum dengan batasan. usia pria dan wanita 17 s/d 25 tahun. Pendaftaran dimulai 8 s/ d 25 Januari 1994 mulai pukul 9.00-15.00 WIB di Museum Ne- geri Sumut Jl. HM. Joni atau HARPI Melati Jl. Mujahir 4 Me- dan. Pengarahan diberikan pada hari Rabu (26/1) pukul 10.00 di Museum Negeri sekaligus meng- ambil tanda nomor peserta. Lom- ba dilaksankan 1 Februari di Museum Negeri.(m47) DEREZ EL HAS WAJAH WAJAH TISING Tim Pusat Belum Putuskan Lokasi Pengganti Polonia tolak ke Jakarta di Polonia Selasa (11/1). itu dapat dipergunakan untuk parkir pesawat berbadan lebar pengangkut jamaah haji men- datang," ujar Mulyono, Menurut data dari PT. PAP I, pergerakan pesawat di Polo- nia Medan pada 1991 mencapai 21.215 pergerakan, 1992 men- capai 23.004 pergerakan, sedang- kan jumlah penumpang 1991 mencapai 1,18 juta orang, 1992 sekitar 1,29 juta orang. Namun kapasitas penumpang bandara Polonia Medan itu maksimal 1,29 juta orang/tahun. = 31= Gadis Dayak berkulit pu- itu. Dugaannya, paling cuma tih itu langsung pulang. Tak hendak mengucapkan sela- lagi memedulikan panggilan mat atas keberhasilannya me laki-laki bernama Yuma itu. raih gelar sarjana. Gelar sar Tak lagi memedulikan, bah jana pertama di keluarganya. wa sikapnya itu akan tambah Gadis Dayak berkulit pu- memusingkan kepala laki-la tih itu, untuk pertama kali ki yang dulu sering bernasib menjatuhkan dirinya ke deka- baik, tapi kini begitu kuyu pan laki-laki bernama Yuma dan mengibakan hati. itu. Menyusupkan wajahnya ke dadanya. Menangis ter- haru. MEDAN (Waspada) : Tim khusus dari pusat be- lum memutuskan lokasi yang tepat pengganti ban- dara Polonia Medan, wa- laupun pemindahan ban- dara tersebut semakin men- desak. untungkan dari segi ekonomis. Dia mengakui, sebelumnya konsultan PT. Ustra Indo yang telah melakukan survey ke bebe- rapa lokasi pengganti bandara Polonia Medan, tetapi kenyataan- nya lokasi-lokasi tersebut me- merlukan survey lebih lanjut. Jika bandara Polonia Medan nantinya dipindahkan ke lokasi lain, secara otomatis lapangan terbang AURI Medan juga harus dipindahkan karena kedua ban Umat Islam Harus Tingkatkan ruhnya berada di Deli Serdang dara ini selalu berdampingan. Kualitas Iman Dan Taqwa di Hamparan lokasi, Percut, Pantai Labu dan Pantai Cermin. Yang jelas lokasi tersebut belum ada keputusan tim, kata Kacab. PT. PAP I. Dari peningkatan arus pe- numpang yang memakai jasa per- hubungan udara maupun arus wisatawan melalui pintu gerbang Polonia, pemindahan itu mende- sak sekali mengingat lokasi par- kir pesawat maupun kenderaan terutama di terminal interna- sional cukup padat. Menurutnya, survey kelaya- kan pembangunan bandara cang- gih itu memerlukan waktu pan- jang dan kemungkinan besar bisa memakan waktu sekitar 10 tahun seperti pembangunan bandara Cengkareng Jakarta karena tim tersebut harus melihat Diakuinya, dalam waktu dekat penambahan apron di samping runway 23 akan sele- sai. "Kita harapkan apron baru yang berukuran 35 x 40 meter jangka panjang dan lebih meng- Gajah Berkeliaran Di Manduamas... Puluhan gajah liar ternyata diketahui masih bayak berkeliaran di daerah Manduamas dan kawasan Sitardas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Salah seorang pimpinan perusahaan kayu lapis PT. Mujur Timber Sibolga, Amran Lis, mengatakan di Sibolga, Selasa, ia pernah melihat gajah-gajah yang berkeliaran di areal perkebunannya. Para karyawan PT. Mujur Timber juga pernah menangkap seekor anak gajah yang berumur sekitar dua tahun, kemudian diserahkan kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Tapanuli Tengah. Kawanan gajah liar yang juga selalu memasuki areal perkebunan yang tidak jauh dari perumahan penduduk, disebutkan tidak mengganggu karena habitatnya di kawasan hutan Manduamas masih terjaga. Kepala BKSDA Tapanuli Tengah, M. Soripada Siregar mengatakan, gajah termasuk hewan dilindungi dalam undang-undang, tetapi ia mensinyalir masih banyak pemburu lair yang masuk ke kawasan itu.(Ant) MEDAN (Waspada): Umat Islam harus meningkatkan kuali- tas iman dan taqwa agar bisa le- bih berperan pada Pembangunan Jangka Panjang Tahap II (PJPT), kata Sekretaris MUI Sumut Drs. Entah lantaran merasa didesak, atau juga sebab au semakin tak tahan berkurung di dalam rumah terus, akhir- nya laki-laki bernama Yuma itu menemukan jawab yang sedang dicarinya. "Kulamar kau untuk men- "Ya, bila kauterima..." sa- hut laki-laki bernama Yuma itu juga dengan terharu, lalu jadi istriku, Ly," kata laki-laki mendekap tubuh gadis Dayak bernama Yuma itu, satu ma- itu. Mendekap melindungi. lam yang demikian cerah. Tadi pagi, gadis Dayak berkulit putih itu resmi men- jadi seorang sarjana ekonomi jurusan studi pembangunan. Meski tidak lulus dengan ni- lai sangat memuaskan, tapi indeks prestasi akhirnya sudah melebihi target indeks prestasi seorang sarjana yang ingin melamar jadi dosen di perguruan tinggi negeri. Gadis Dayak berkulit pu- tih itu tak menduga bakal la maran itulah yang disampai- kan laki-laki bernama Yuma "Betulkah, Yum?" tanya- nya di antara isaknya yang tersendat. Menurutnya, dalam era infor- masi dan globalisasi tantangan bagi umat Islam semakin berat, namun bila hal itu diimbangi de- ngan peningkatan iman dan taq- wa serta kualitas, tantangan ter- sebut akan dapat dihadapi. Umat Islam tidak perlu mera- sa risih terhadap kemajuan ilmu dan teknologi, sebab sekitar 14 abad lalu hal itu sudah ada sete- lah Nabi Besar Muhammad SAW melakukan perjalanan Isra' Mi'raj. Sekretaris MUI Sumut: ma, sebab memang sudah la- ma kunantikan dan kudam- bakan," sahut gadis Dayak itu makin terharu. "Terima kasih, Yum, terima kasih. Ha- diahmu sangat membahagia- kan. Hadiah keberhasilanku memperoleh gelar sarjana, se- kaligus memperoleh calon suami... Bila perjalanan itu ditinjau secara akal semua tidak me- mungkinan, namun bila dilihat dari sudut iman dan taqwa keja- dian itu pasti dapat diterima, karena Nabi Muhammad bukan berangkat sendiri tetapi dibe- rangkatkan oleh yang maha kuasa. Peningkatan iman dan taqwa juga akan tercermin dalam ke- makumuran masjid yang tidak Laki-laki bernama Yuma itu mendongakkan wajah ga- dis Dayak berkulit putih itu. Menatapnya sejenak. "Kau sudah jadi sarjana? Betulkah, Ly?!" tanyanya tak yakin. "Kapan?"" Gadis Dayak itu mengang. guk. Melepaskan dirinya dari dekapan laki-laki bernama Yuama itu. "Tadi pagi. Berkat doamu, aku lulus, Yum," sa- hutnya dalam nada keceria- an yang tak putus. "Duduk, Yum," lanjutnya mempersi- lakan. "Kita masih menunggu kepu- tusan tim khusus yang mena- ngani masalah tersebut," kata Kepala Cabang PT. Persero Ang- kasa Pura (PAP) I Polonia Medan Kolonel Pnb. Mulyono DS kepada wartawan saat mengantar Men- sesneg Drs. Moerdiono bersama Managing Editor Harian Was- pada H. Teruna Jasa Said ber- Laki-laki itu tertawa. "Berkat doaku? Yang betul saja, Ly. Tahu pun aku tidak kau ujian. Kenapa nggak bi- lang-bilang?" "Ya, berkat doamu, dulu atau entah kapan, tapi pasti kau pernah mendoakanku," kata gadis Dayak itu. "Soal nggak bilang-bilang padamu, sengaja mau bikin kejutan, dan nyatanya kau terkejut ju- ga kan?" "Hebat kau, Ly, hebat. Da- lam saat kau menghadapi si tuasi yang tak menolong, just- ru kau bisa mengatasinya. Be- tul-betul hebat kau, Ly," puji laki-laki bernama Yuma itu jujur. "Terima kasih, Yum. Ka- pan rencanamu menikahi ku?" hanya dengan kemegahan bangu- nan, tetapi dapat terisi oleh para jamaah. Masjid jangan hanya dijadikan perlambang agama, tetapi harus dimakmurkan den- gan mengisinya setiap hari," kata Saleh. "Maumu kapan?" tantang laki-laki bernama Yuma itu. Gadis Dayak berkulit pu- tih itu tertawa kecil. "Seka- rang berani, ya," ucapnya. "Kapan, ya? Sesudah atau sebelum wisudaku?" Selain meningkatkan kuali- tas iman dan taqwa, umat Islam juga harus memperkecil dan men- jadikan perbedaan pendapat se- bagai perekat bukan bukan per- pecahan. "Beda pendapat boleh, tetapi bukan untuk perpecahan," katanya. Eksistensi umat Islam akan menjadi rapuh bila tidak ada ke- samaan pandangan, seharusnya hal itu sama sekali tidak perlu terjadi bila masing-masing sudah dapat memahami hak dan kewa- jibannya. H.M.Saleh menyimpulkan, inti dari perjalanan itu adalah shalat yang merupakan manifes- tasi iman dan taqwa. Justeru pelaksanaan shalat yang dimu- lai dari takbiratul ikhram hingga salam bila dipahami dapat men- jadi ikhtibar dalam hidup dan kehidupan. "Terserah kau..." Gadis Dayak itu memikir- mikir sejenak. "Sekarang bu- lan Januari, sedangkan wisu- da baru dilaksanakan bulan Juni dan Desember, yang mana, ya?" "Sudahlah, kita menikah bulan Februari. Awal atau pertengahan. Asal jangan akhir bulan...." "Kenapa kalau akhir bu lan?" tanya gadis Dayak itu, Laki-laki bernama Yuma itu tertawa sendiri. "Tahu ka lau aku nggak setuju akhir bulan? Soalnya yang datang nanti akan bawa kado asal saja. Maklum sudah bulan tua. Beda kalau awal atau masih tengah bulan, uang kantong masih ada, jadi ma- sih sanggup beli kado yang lumayanan..." Gadis Dayak itu tertawa terkekeh-kekeh mendengar alasan laki-laki bernama Yu- ma itu. "Ah, ada-ada saja kau ini, Yum. Kalau mau nyum- bang kado bagus, ya tetap nyumbang kado bagus..." Malam cerah itu mereka habiskan berdua, tapi tetap tanpa kisah sebagaimana ki- sah yang sering dialami dan dilalui, ataupun dirasakan Dia juga menghimbau umat Islam agar meningkatkan kepe- dulian sosial dalam upaya ikut berperan mengentaskan kemis- kinan yang telah dicanangkan pemerintah.(m31). laki-laki bernama Yuma itu, ujung-ujungnya bergelut. Gadis Dayak berkulit putih itu tetap menjaga harkat dan martabat kewanitaannya, hingga nanti di malam per- tama setelah mereka meni kah, mereka akan kehabisan waktu lantaran terlalu ba- nyak yang akan dikerjakan dalam diam dan desah. Malam cerah itu, laki-laki bernama Yuma itu mulai me nemukan kembali apa-apa yang pernah hilang dari diri- nya, sebab gadis Dayak itu ternyata menganggap hal se- perti yang dialaminya meru- pakan hal yang biasa di ta- nah Dayak itu. Laki-laki bernama Yuma itu kini sudah kembali bera ni menatap mata para maha siswanya. Lebih dulu menegur para koleganya. Berani ke kantin atau kafetaria fakul- tas tempat para dosen meran- cang masa depan mahasiswa dan cara meraih masa depan tersebut. Dia mengakui, keberadaan bandar udara Polonia Medan mendesak untuk dipindahkan ke lokasi lain, mengingat arus penumpang baik jalur domestik maupun internasional meningkat tajam setiap tahun. "Lima lokasi yang telah disurvey tim terkait sebelumnya hingga saat ini belum diputuskan," ujarnya. Ke lima lokasi tersebut selu- Walikota dalam sambutan tertulis yang disampaikan PH. Sekwilda T. Ashabul Chairi, SH Srintil, tokoh protagonis novel tersebut, pada usia sebe- las tahun harus rela menjadi ronggeng, sebab indang rong. geng telah merasuki tubuh- nya. Untuk menjadi ron secara resmi, keperawanan- nya disayembarakan secara terbuka. Siapa laki-laki yang paling besar membayar, dia- lah yang berhak tidur dan meniduri Srintil. Apakah itu sebuah kebejatan moral? Buat warga Dukuh Paruk, masa- lah itu bahkan sangat diimpi- kan para istri dari laki-laki di desa itu, semoga suaminya- lah yang pertama bisa mem- peroleh kesempatan memera- wani Srintil! Adakah istri di zaman ini, MEDAN (Waspada): Zulham, 31, penarik beca penduduk Jalan Sisingamangaraja Gang Sepakat Medan, yang lumpuh kakinya akibat ditubruk truk derek BK 2475 akan mengadu ke Kapolri, karena pemilik truk dan supir tidak bertanggungjawab. Korban terbaring di Walikota Lantik 8 Pejabat Eselon V bank rumahnya Minggu (9/1) mengatakan, kejadian tersebut terjadi bulan lalu tepatnya Okto- ber 1993 di Jalan Sisingamanga- raja Medan, ketika itu korban membawa sewa searah dengan truk yang dikemudikan S tiba- tiba truk tersebut memotong dan bagian badan truk menyeng-gol beca dan menggilas korban hing- ga mengalami patah tulang paha kiri, tulang belakang bergesar yang justru sangat berharap agar suaminya bisa memera- wani seorang gadis kecil di depan matanya? Malah sang istri pula yang mencarikan uang untuk kesempatan terse- but. Adakah? Jangan tanya soal itu, sebab jawabannya adalah, para istri yang seperti itu akan dianggap oleh orang- orang yang mengenalnya se- bagai seorang istri yang sin- ting! Ya, di tanah Dayak ini, masalah tertangkapnya se- orang laki-laki di rumah ga- dis adalah masalah biasa. Bukan hal yang sangat me- malukan, kalau memang la- ki-laki itu masih bujangan. Masih lajang. Masih belum ada yang mendampingi. Itu- lah sebetulnya yang dilupa kan laki-laki bernama Yuma itu, sehingga kenapa dia ha- rus berlama-lama mengu- rung diri di dalam kamar. Sama saja sebetulnya di tanah mana pun. Di tanah le- luhurnya, di Batak sana, di Padang Bolak sana, orang orang tidak kan mengang- gap perlakuan anak-anak muda yang mengetuk-ngetuk kamar tidur seorang gadis te- ngah malam adalah peker jaan bejat. Malah para anak gadis di satu desa yang sudah pantas menikah, pindah tidur ngan masyarakat! dari rumah orang tuanya ke rumah yang sudah ditentu- kan, lalu di sana mereka me- nunggu laki-laki membisik inya dari balik dinding. "Mar orang sana. Soal masih ada sekarang, atau sudah ditinggalkan pa- ra pemuda, dia tak tahu pasti. Yang penting pernah ada! Sekarang laki-laki berna- ma Yuma itu baru ingat novel Ronggeng Dukuh Paruk ka- rya Ahmad Tohari yang men- jadi salah satu pegangan ma hasiswa dalam mata kuliah "Kritik Sastra" yang diajar- kannya. Adakah di zaman ini, se- orang suami ketika menyaksi- kan istrinya menyeleweng dengan lelaki lain, sang sua- mi tidak akan marah dengan perlakuan tersebut. Pembala- sannya, si suami cukup men- datangi istri dari laki-laki yang meniduri istrinya. Ber buat sama. Meniduri istri yang bukan istrinya. Selesai! Begitu kepercayaan orang- orang di Dukuh Paruk menu- rut Ahmad Tohari. Adakah suami di zaman ini yang sanggup berbuat se- perti itu tanpa menimbulkan akibat? Adakah? Jangan ta- nya soal itu, sebab jawaban- nya cuma: bunuh keduanya, atau ceraikan si istri! Pilihan yang terakhir tetap tidak akan pernah menyelesaikan masalah, itu menurut panda- Laki-laki bernama Yuma itu kini paham sekali kenapa seorang gadis di tanah Dayak ini tidak dipandang terhina, meskipun dia kedapatan su ditiduri se- orang laki-laki, asal laki-laki tersebut siap menerima tuntu- tan adat. Bukan berarti orang Dayak tidak bermoral, tapi itulah keyakinan mereka! Keyakinan yang sudah diwa- riskan oleh para leluhurnya, dulu sekali. Laki-laki bernama Yuma itu mendatangi pimpinan fa- kultasnya. "Saya mau kawin, Pak. Kalau jadi bulan depan. Tolong Bapak keluarkan izin untuk itu..." katanya. (Ber- sambung) Mensesneg Drs. Moerdiono bertolak ke Jakarta setelah mem- berikan ceramah berkaitan de- ngan HUT Harian Waspada ke- 48 di Deli Room HDTI menggu- nakan pesawat khusus PK-PJA milik Pelita.Kelihatan mengan- tar di tangga pesawat selain Ke- pala Cabang PT. Persero Angkasa Pura I Kolonel Pnb Mulyono DS juga Managing Editor Harian Waspada H. Teruna Jasa Said dan sejumlah redaktur. (m29) MEDAN (Waspada): Wali- kota Medan diwakili Pelaksana Harian Sekwilda T. Ashabul Chairi, SH melantik delapan pe- jabat eselon V di jajaran Pemda Kotamadya Medan. Humas Pemda Medan Niwal Hasyim menjelaskan Selasa (11/ 1) di ruang kerjanya. Ke delapan pejabat tersebut Drs. Milham se- bagai Kasubbag Pemuda Olah- raga dan Peranan Wanita, Drs. Rustam Lubis sebagai Kasubbag RSU Pertama Bunda Beri Santunan USU Penyelenggara PBPPM Agama dan Pendidikan, Dra. Siti Wiridyah sebagai Kasubbag Ke- sejahteraan masing-masing pada Bagian Sosial, Drs. Syarifuddin Nasution, Drs. Kasim dan Ir. Rus- di Ma'aruf masing-masing seba- gai Kasubbag Pelaporan, Kasub- bag Pengendalian dan Kasubbag Program Kerja pada Bagian Penyusunan Program. Sedangkan Drs. Machyar Siregar dan Effendi S, SH sebagai Kasubsi Pengamanan Ekonomi dan Sosial Budaya pada Kantor Sospol Medan serta Kasubbag Pengolahan Data pada Bagian Organisasi. mengemukakan, menghadapi V sangat memegang peranan PJPT II Pemda telah menyusun penting dalam menunjang keber- strategi dan program pembangu- hasilannya. nan kota melalui pola dasar pem- bangunan daerah dalam tahun 1994/1995 hingga 1999/2000 yang dijabarkan dalam program jang- ka pendek dan jangka panjang. Bachtiar Djafar menegaskan, untuk menjabarkan pola dasar tersebut peranan pejabat eselon Pejabat eselon V da-lam unit kerja diharapkan dapat menjadi ujung tombak untuk menjabar- kan bidang kegiatan serta me- ngoptimalkan semua fungsi agar sasaran pembangunan sema- kin luas, dapat dilaksanakan. (m32) MEDAN (Waspada): RSU Permata Bunda bersama Klinik Spesialis Bunda memberikan santunan kepada tuna rungu, tuna netra dan jompo di Hotel Garuda Plaza Jalan Sisingaman- garaja Medan Minggu (9/1). Bantuan tersebut diberikan kepada 70 jompo, 20 tuna netra dan 20 tuna rungu dalam ben- tuk buku tulis/bacaan dan satu kursi roda kepada EM. MD. Kri- wang seorang jumpo. Ketua Yayasan Kasih Bunda dr. Rosihan Arbi mengatakan, kegiatan yang dilakukan dalam rangka mensyukuri nikmat yang yang telah diberikan Allah SWT. Kami ingin berbagi sama rasa terhadap nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT, kata- nya. Hal ini merupakan kegia- tan sosial yang cukup langka di- lakukan RSU Permata Bunda dan Klinik Specialis Bunda, apa- lagi kegiatan tersebut berkaitan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). Sebagai Ketua Yayasan Ka- sih Bunda dr. Rosihan Arbi mera- sa berbahagia dapat berkumpul dan bertatap muka denga mereka penyandang cacat dan jompo. Insya'allah hal yang baik ini dapat menjadi tradisi dan tahun depan diharapkan kembali dapat bertemu," tutur dia. Sedang Kakanwil Departe- men Sosial Sumut diwakili Syaf- wan, SH dalam arahannya me- ngatakan, kegiatan yang dilaku- kan RSU Permata Bunda ber- sama Klinik Specialis Bunda sa- ma sekali tidak terlepas dari rahmat dan karunia Allah SWT. Syafwan mengatakan, kegia- tan ini juga menunjukan keikut- sertaan masyarakat dalam mena- ngani masalah sosial, tidak hanya urusan pemerintah c/q Depar- temen Sosial. Dengan demikian, diharapkan mampu dan dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.(m31) Kirimkan segera label Bimoli/Bimoli Spesial Binci Hadiah utama Guru Agama Menentukan Dalam Membentuk Sikap Murid MEDAN (Waspada): Kakan- wil Depdikbud Sumut Prof. Chai- nur Arrasjid, SH mengatakan, guru agama sangat menentukan dalam membentuk sikap murid khususnya guru di tingkat Ta- man Kanak-kanak dan SD yang mengajarkan dasar sikap dan ke- pribadian yang ditanamkan sejak dini. Hal tersebut diungkapkan Prof. Chainur Arrasjid, SH yang diwakili Koordinator Urusan Administrasi Drs. Daeng Malewa ketika menutup penataran pe- ningkatan wawasan kependidi- kan guru agama (PWKGA) ting- kat TK/SD se-Sumut tahun 1993/ 1994 di SLB Jl. Karya Ujung Hel- vetia Medan Sabtu (8/1). Pada masa datang kata Chai nur, pengaruh industrialisasi, globalisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan sangat mewarnai pola dan gaya kehidupan, oleh karena itu pendidikan agama harus mampu diimplementa- wie di Villa Mei Massag Estrem beserta Laman Sompor Gas Rice Cooker, Bender dan persediaan mal selama 1 tahun Bimoli Paling higienis,paling laris di Indonesia Bagimu Ibu Bimoli dari Waspada/Eddie Sinaga Zulham Effendy yang mengalami lumpuh terbaring di rumahnya. Korban Tubrukan Akan Mengadu Ke Kapolri bu, kini ada kesempatan unik yang pantas Anda Higienis yang tersedia di toko-toko terdekat. 1 amplop kuti. Undian berhadiah BAGIMU IBU DARI BIMOU Berhadiah besar nan istimewa, sebuah rumah idaman di Villa Melati Mas sekaligus mobil beserta segala isinya dan aneka hadiah penghargaanyang dapat Anda miliki. bensi 1 label Semakin banyak label Bimoli yang dikirim, semakin besar kesempatan untuk menang. Jawaban paling lambat diterima tanggal 31 Januari 1994 Begitu mudah caranya: (stempel pos). Para pe- menang undian akan diumumkan di harian Kompas tanggal 7 Maret Tou cukup mengirim label Bimoll ukuran apa saja. Masukkan kedalam amplop. Tulislah nama dan alamat lengkap serta nomor KTP. Kirimkan ke "BIMOLI PALING HIGIENIS PO Box 2600/JKS, Jakarta 19026 atau masukkan ke Kotak Undian Bimoli Paling oleh pemenang. Keng PT Sang Hng Tekekekes weg endres 1994. Pajak undan untuk hadiah utama di tanggung 5 Hadiah Penghargaan Pertama Kalung Beran 15 Tingkat Nasional Rektor USU Prof M. Jusuf Hana- fiah Selasa pagi (11/1) di ruang kerjanya. H.Raja Inal Siregar menerima MEDAN (Waspada): Gubsu yakni Desa Inai Kiri, Sungai Ular, Kebun Kelapa dan Desa Teluk. Gubsu menyambut baik dise- lenggarakannya kegiatan seper- ti ini dan mengharapkan dapat berjalan sesuai dengan program yang telah direncanakan. Seka- ligus akan memberikan dan me- ningkatkan pengetahuan kepada masyarakat desa serta derajat kesehatan masyarakat yang pada akhirnya akan bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Rektor USU melaporkan bah- wa USU ditunjuk sebagai penye- lenggara perkemahan Bhakti Pramuka Pandega Mahasiswa (PBPPM) tingkat Nasional tahun 1994 yang akan dilaksanakan dari tanggal 1 s/d 4 Pebruari 1994 di Desa Cinta Damai, Kecama- tan Sicanggang, Dati II Langkat yang diikuti lebih kurang 500 peserta dari Perguruan tinggi Ne- geri dan Perguruan tinggi Swas- ta, di seluruh Indonesia. Adapun kegiatan ini akan melaksanakan berbagai bhakti sosial diantara- nya, pengerasan jalan, penyuluhan kesehatan masyarakat dan pembi- naan perpustakaan desa, di 4 desa Pada kunjungan itu Rektor USU didampingi Dr. Harlen Mar- paung, (PR-II), Dr. Sugito Husodo Wijoyo, Rusli (Ketua pelaksana) dan Wijaya (sekretaris pelaksa- na). Sedangkan Gubsu didam- pingi Karo Humasy Drs. Untung Z.Margono dan Karo Binsos Set- wildasu Drs. HM. Nopel Nasu- tion. (m41) 1000 Hadiah Hiburan Tahapan BCA @Rp. 95.000,- sikan dalam kehidupan berbang- sa dan bermasyarakat. Hadiah Penghargaan Kedua HALAMAN 3 "Melalui pendidikan guru agama harus mampu mengem- bangkan dan mentransformasi- kan materi keagamaan dalam prinsip-prinsip kehidupan agar murid mampu menyaring penga- ruh industrialisasi dan globa- lisasi,"ujarnya. Kakanwil Depag Sumut diwakili Drs. Muchtar AAS mene- kankan perlunya penataran bagi penemuan metode dan gaya mengajar yang dapat dikem- bangkaan sesuai dengan kebu- tuhan pembangunan dan jaman. Menurut Kabid Binmud Kanwil Depdikbud Sumut pena- taran ini diikuti 17 daerah tingkat II dan berlangsung empat angka- tan dengan jumlah peserta 160 orang terdiri dari Kepala Sekolah dan guru agama pada tingkat Taman Kanak-kanak dan SD Ne- geri/Swasta. Penataran dimulai sejak 5 s/d 8 Januari 1994.(m47) 443 Gelang berlan Bimoli dan bagian kepala korban sobek. Setelah menjalani operasi serius di Rumah Sakit, korban mengalami lumpuh, sejak kejadian tersebut pemilik mobil derek A.L penduduk Jalan Sum- ba dan S tidak pernah membesuk korban baik di Rumah Sakit maupun di rumanhya. Bahkan pernah salah seorang keluarga menghubungi pemilik dan supir truk untuk melakukan pendekatan namun mendapat jawaban kasus itu telah diserah- kan pada A dari angkutan G. A pernah menawarkan Rp. 1.000.000 untuk biaya keselu- ruhan, namun kami tolak meng- ingat korban saat itu masih da- lam perawatan yang biayanya belum dapat di pastikan.(m33) 25 Hadiah Penghargaan Ketiga 25 Cincin Berlian TAHAPAN BCA TAHAPAN BOR TAHAPAN BCA 1000 Tahapan BCA @Rp 50.000,- bagi 1000 pengirim pertama Sinoli Binoli 2cm Color Rendition Chart
