Tipe: Koran
Tanggal: 1981-04-18
Halaman: 04
Konten
BERITA YUDHA - SABTU, 18 APRIL 1981 Ber Gubernur Jatim Soenandar Prijosoedarmo (X) dengan didampingi Kadolog Jatim A.Djaffar (XX) memeriksa perlengkapan Satgas. (Foto BY/Gatot S). MENGUTAMAKAN RAKYAT KECIL, BAGIAN DARI PEMBANGUNAN Surabaya, April 1981. Bertempat di halaman kantor Dolog Jatim, baru2 ini Gubernur Jatim Soenandar Prijosoedarmo atas nama menyerahkan Pemerintah/Bulog bantuan 33 buah kendaraan Jeep kepada Satgas Pengadaan Gula Tani Jawa Timur. Bantuan kendaraan tersebut dimaksudkan untuk menu- njang pelaksaan pengadaan Gula tani 1981/1982 di Jatim pada musim giling tebu 81/82 yang pada diperkirakan akan dimula awal Mei 1981 mendatang. Dalam amanat penyerahannya Gubernur Soenandar Prijosoedarmo minta hendaknya setiap anggouta Satgas Dolog menjadi pejuang-peju- Didalam tugas Pancasila. ang diluar tugas setiap maupun anggouta Satgas hendaknya tetap tetap mengamalkan Pancasila, berjiwa Patriot, tetap memiliki idealisme pembangunan dan sang- gup berkorban tanpa pamrih. 33 buah kendaraan tersebut hanya sekedar sarana. Kendaraan bagi bukan pejuang seorang merupakan alat pameran kemewah- an. Kendaraan bagi seorang pejuang harus menjadi pendukung untuk meningkatkan gerak pengabdian. Karena itu selain pemeliharaan dan pemakaian yang mantap, hendaknya juga disadari bahwa uang pembeli kendaraan-kendaraan itu ialah uang rakyat. Jadi kendaraan ini hakekatnya adalah milik rakyat. Dus pendaya-gunaannyapun hanya diabdikan untuk kepentingan rakyat, untuk melayani rakyat," tegas Soenandar. an memang Menurut Gubernur, mengutama- kan kepentingan rakyat kecil bagian terpenting dari hakekat idealisme pembangunan. Karena pembangun- pada mengarah terwujudnya keadilan sosial yang makin merata dan lebih manusiawi. Segi pengabdian semacam ini harus ditampilkan oleh segenap anggouta Satgas Dolog khususnya dalam memberikan pelayanan terhadap petani-petani produsen tebu!. Menyinggung masalah KUD, Gubernur Jatim mengingatkan hendaknya Satgas Dolog, petugas- petugas BRI, serta para Pegawai PUSKUD Jatim, saya minta agar Mereka ialah seorang dari Philipina yaitu Lorenza Fransico Bauhista yang bertugas di Kabupaten Krawang, Kecamatan Pedes, Desa Sungai Buntu. Empat orang dari Srilangka yaitu Priyanthi Hemamali Rajapaksa bertugas di Kab. Garut, Kec. Cibatu, Desa Kersamanah. Nadarajan Silbarajah bertugas di Kab. Subang, Kec. Kalijati, Desa Cipendeuy. Meera Modinhisbawa bertugas di Kab. Sumedang, Kec. Cadas Ngampar, Desa Cimanintin. Hemandra T. Eisivi Wijsena di Kab. Bandung Kec. Pengalengan, Desa Sukamaju. Mereka akan bertugas di pedesaan Jawa Barat selama 1 tahun. Dikemukakan oleh Harno Kakanwil Ditjen. Binaguna Prop. Jabar yang didampingi Sutanto BCHK Kepala Bidang TKS BUTSI Berita ANTAR DAERAH bertindak lebih cepat didalam mengambil langkah-langkah pem- binaan bagi KUD,". KUD hendaknya ditempatkan sebagai alat, jangan ditempatkan sebagai tujuan. Profit atau sisa hasil usaha jangan dijadikan sebagai titik ssasaran utama! Sasaran-2 pokok- ialah petani-petani nya Merekalah pemilih dan pemegang kewenangan dalam KUD. Mereka harus ditempatkan sebagai pelaku, bukan sebagai sasaran semata-mata. Pelaku berarti berperan aktif dan positif. Sedangkan KUD, PUSKUD, dan PG, BRI Dolog adalah pendukung, pembina, dan pembim- bing serta penanggung jawab atas peningkatan mutu produksi dan penanggung jawab atas meningkat dalam kegairahan rakyat nya bertanam tebu!. 1 juta ton Gubernur Jatim mengungkap- kan, jumlah produksi gula Jatim tahun ini sekitar 1 juta ton lebih. Sedangkan jumlah produksi gula diluar Jatim sekitar 400 ribu ton, sementara kebutuhan gula Nasional sekitar 2 juta ton lebih dimana kekurangannya di import. ini Dengan fakta Gubernur Jatim minta hendaknya kita semua berfikir dan berpandangan secara nasonal untuk kepentingan nasio- nal. Demikian juga halnya terhadap para petani tebu, mereka hendak- nya diberi motivasi agar dapat menyadari hakekat kepentingan nasional. Para petani tebu tidak hanya menanam tebu untuk dirinya sendiri. Petani tebu di Jatim juga menanam tebu untuk kepentingan nasional!. Semarang, April (BY). Gambar-gambar porno dalam bentuk potret hitam putih ukuran antara 6 X 8 Cm sampai saat ini masih banyak diperjual belikan di terminal bis Semarang. Penjualan dilakukan secara bisik- bisik oleh para penjaja naik turun bis yang telah dipadati penumpang. Para penjaja ini umumnya para remaja. Barang dagangannya diselipkan pada majalah atau koran. Dalam satu kantong plastik kecil berisi 4 gambar yang ditawarkan dengan harga Rp.600,-. Siap dipesan pula satu set dalam jumlah mencapai 40 gambar yang ditawarkan dengan harga Rp.4.500,-. Para penjaja gambar sex ini nampak jelas telah menunjukkan kelihaian dalam merayu calon pembelinya. Saat wartawan Berita Yudha baru2 ini berada dalam bis Kencana Jaya jurusan Semarang-Purwokerto naik pula penjaja gambar sex dua anak remaja. Dengan bisik-bişik mereka men- dekati siapa saja dalam bis itu tanpa ragu-ragu. Misalnya penumpang keluar tebu! Kendati demikian, satu hal yang penting dan harus diperhatikan ialah hak mereka yaitu bagian sebanyak 1% dari hasil. Hak ini harus dijamin sepenuhnya tanpa dipotong atau dikurangi. Jangan sampai jatuh ketangan orang lain, ataupun pedagang tengkulak. Amankanlah proses distribusi ini. Hak ini mereka dimaksudkan untuk menjamin kebutuhan petani produsen beserta keluarganya selama satu tahun, kata Soen andar mengingatkan. TKS Pilipina dan Srilangka bertugas di pedesaan Bandung, April (BY) Jabar irigasi, Dalam rangka tukar menukar Tenaga Kerja Sukarela BUTSI Jabar kepada BY, mereka antara Indonesia dengan Luar mempunyai tugas meliputi 4 bidang Negri, baru-baru ini telah datang ke kegiatan: Indonesia 5 orang TKS BUTSI dari luar negri di Indonesia khususnya di pedesaan Jawa Barat. membangun prasarana-prasarana seperti sarana-sarana komunikasi lalulintas dsb. 4 Kegiatan dalam bidang produksi yaitu membantu untuk mening- katkan hasil produksi yang disesuaikan dengan daerah dimana TKS tsb. ditempatkan. TKS dari Philipina dan Srilangka tsb. ditempatkan di desa-desa yang telah ada TKS Indonesia. Jadi mereka bekerja bersama-sama dengan Tenaga Kerja Sukarela Indonesia. TKS luar negri tsb. di negaranya sudah mempunyai penga- laman bekerja dan keterampilan dari negaranya masing-masing yang akan diterapkan di Indonesia sesuai dengan tugas tsb diatas. TKS luar negri tsb. sebelum diterjun kan ke pedesaan. di Indonesia lebih dahulu dilatih beberapa hal yang berhubungan dengan tugasnya, termasuk pela- jaran bahasa Indonesia yang harus diketahui oleh mereka, walaupun tidak mungkin dalam penguasaan bahasa dapat lancar secara baik karena waktunya sangat singkat yaitu selama 1 bulan. (B5). Tentang pelayanan petani tebu satu Soenandar meja, Prijosoedarmo mengharapkan pela- harus berhasil yanan tersebut meningkatkan kesejahteraan petani jangan malah sebaliknya. Untuk itu pelayanannya jangan pasif, pelayan- an harus lebih dinamis, bergerak membina ditengah-tengah lapangan. Jangan petani produsen dibiarkan dibina fihal lain hanya karena lembaga pelayanan aparat kurang aktif dinamis'. Sementara itu Ka Dolog Jatim A.Djaffar menjelaskan, dalam rangka pengadaan gula tani di Jatim tahun 1981/1982 ini telah disiapkan Satgas gula tani yang akan ditempatkan di Pabrik Gula masing-masing sebanyak dua orang petugas terdiri seorang pegawai dan pegawai seorang organik honorer dengan dilengkapi: satu kendaraan jeep, satu mesin tulis, satu mesin hitung, dua meja tulis lengkap dan peralatan keperluan Satgas lainnya. Satgas bersama-sama petugas BRI dan Pabrik Gula akan berkantor di Pabrik Gula (satu atap) untuk melayani KUD yang menyerahkan gula taninya yang dibeli Dolog/Sub Dolog. A.Djaffar mengungkapkan, da- lam musim giling tahun ini diperkirakan produksi gula Jatim akan mencapai sebanyak 7.164.848 kwintal. Dari jumlah tersebut yang dapat ditampung di gudang-gudang PG sekitar 4.558.000 kwintal. Sisanya akan ditempatkan di gudang-gudang Swasta yang meme- nuhi persyaratan. Sedangkan renca- na pengadaan gula tani 1981/1982 mencapai sejumlah 6.130.000 kwintal dengan perincian Ex TRI PNP/PTP 4.620.000 kwintal, ex TRI 900.000 PNP/PTP kwintal, ex Proyek PNP/PTP 210.000 kwintal dan ex Non PNP/PTP sebanyak 400.000 kwin- tal. Semuanya dengan harga beli yang sudah ditetapkan dalam Menkeu Keputusan R.I Sr.43/mk.011/81 tertanggal 1 April 1981: Jenis SHS I Rp. 35.000,-/kwintal, jenis SHS II Rp. 34.850,-/kwintal, jenis HS I seharga Rp. 34.700,-/kwintal dan jenis HS II Rp. 34.550,-/kwintal. (GS). 1. Kegiatan membantu pendidikan sosial mental dan spiritual yaitu memotivasi pada masyarakat dengan membantu pendidikan non formil misalnya mengada- kan kegiatan olah raga, membimbing kelompok belajar, kegiatan Pramuka, memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam bidang pembangunan. 2. Kegiatan Kesehatan Gizi dan program keluarga berencana yaitu membantu para petugas kesehatan dan petugas KB. ditingkat kecamatan dan desa dalam bidang memajukkan kesehatan lingkungan, berusaha meningkatkan gizi masyarakat. Membantu para petugas dalam bidang KB dengan jalan membantu memberikan penyu- luhan untuk menambah aksep- tor baru. 3. Membantu dibidang prasaran a yaitu berusaha membantu untuk Terminal Bis Semarang Sarang Penjualan Gambar Porno?- yang sudah berumur tak luput dari sasaran. dalam "Masa puber kedua, pak, perlu sekali digairahkan", tawar penjaja yang berbaju kotak kepada penumpang yang cukuptua. "Nostalgia pengantin baru, Pak, akan terulang kembali. Silakan, pak. Contoh-contoh unik semua ada dalam gambar ini. Silakan lihat sendiri, Pak. Cuma Rp.600,-" lanjutnya tanpa ragu-ragu meletakkan majalah lusuh yang berisi dagangannya itu. Seorang penumpang yang duduk di samping B.Y. yang Pak Guru SD, di pangkuannya diletakkan barang dagangan itu. "Mumpung masih muda, mas! Silakan lihat contoh- 'contoh syiiiip! Silakan buka saja!". Karuan saja Pak Guru ini terkejut serentak tangannya membuka gambar itu. "Bulu roma saya merinding", kata Pak Guru, setelah penjaja itu pergi. "E, pados rejeki, teka ngaten, nggih mas?" sambut penumpang tadi. Artinya, cari rejeki kok begitu. non Berita Yudha yang tanya ini itu, spontan dua penjaja ini berebut duluan, mungkin disangkanya akan membeli. Sekaligus dua majalah lusuh menumpuk di pangkuan Maut! "Kalau si mas mau pesan yang satu set lengkap, akan saya ambilkan. Agennya dekat, tuh. Cuma Rp.4.500,- Tapi ditanggung puas" tawar si penjaja berbaju hitam seraya menunjuk ke satu arah dekat ter- minal. Dari perbincangan dengan dua penjaja gambar sex diperoleh keterangan, di terminal bis Semarang itu sendiri tidak kurang dari puluhan penjaja. Agen penyalurnya tidak berapa jauh dari terminal tsb. Para penjaja di samping menerima in- sentip jika dapat menjual beberapa set, mereka juga dapat memperoleh laba dari penjualannya: Apa tidak khawatir diadakan razia? salah seorang dari mereka mengatakan, razia baginya bukan merupakan kesulitan. Setelah mereka turun, seorang penumpang nyeletuk yang ditujukan kepada BY", Di sini gudangnya, mas!" Maksudnya memang banyak gambar-gambar sex itu beredar. (Som). nda, April (BY). Kalimantan Timur untuk tahun anggaran 1981/1982 memperoleh proyek pembangunan sektoral 189 proyek departemen dan non departemen dengan biaya Rp.43.407,647.980.- seperti yang tercantum dalam Daftar Isian Proyek (DIP) yang diserahkan oleh Menteri Agama Alamsyah atas nama presiden baru-baru ini. Gubernur Umumkan Proyek pembangunan 81/82 dan Krayan. Kemudian ABRI Masuk Desa Manunggal III, dengan waktu hanya 15 hari berhasil menyelesaikan sebuah lapangan terbang. Hasilnya tidak mengecewakan. Bahkan mendapat uluran tangan dari masyarakat setempat, dengan gembira membantu pelaksanaan pembangunan sarana perhubungan yang diharapkan akan membuka pintu isolasi selama ini. Hal ini untuk masa mendatang diharap tidak terjadi lagi, kalau memang mendapat kesulitan, pemda bersedia mengulurkan kerjasama danmencoba mencarikan jalan keluarnya. "Tokh bagaimanapun, menurut Gubernur, pembangunan itu untuk kepentingan kita semua bangsa Indonesia". Gubernur Kaltim yang menerima DIP tersebut, langsung menyerahkan kepada Ketua BAPEDA Dati I Kaltim Drs. Anwar Chanany, sementara asli DIP diberikan kepada kepala KBN Balikpapan sebanyak 38 dengan dana buah Rp.5.625.776.580, KBN Samarinda menerima daftar 171 buah yang akan menelan beaya Rp 35.699.907.850, kemudian untuk Tarakan 21 buah dengan nilai Rp.1.856.123.000.- Dari dana proyek pembangunan sektoral APBN diatas yang terbesar ialah proyek Dept. Pekerjaan Umum mencapai Rp.14.374.719.000.- yang terdiri dari 20 proyek; kemudian departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan 26 proyek ber nilai Rp.9.315.193.000.-; Depar- temen Perhubungan Rp.4.572.292.000 terdiri dari 14 proyek; Dept. Pendidikan dan Kebudayaan Rp.4.135.722.480.- dengan 23 proyek; Dept. Pertanian Menghijaukan dng dana Lebih besar Gubernur Kaltim Erry Soepardjan mengatakan DIP yang diterima Kaltim tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya Rp.30,1 milyar. Ini menunjukkan pembangunan di Kaltim semakin pesat. Dan memerlukan Pahlawan pem- bangunan, yang mampu membangun dengan hasil baik. Untuk itu diperlukan manusia- manusia pembangunan yang mengerti arti dan tujuan pem- bangunan. Ini dikatakan Gubernur didepan peserta Musda Kadin ke II di Samarinda baru2 ini. Kepada warga Kadin, Gubernur Tanah 260 Ha Rp 177.000,- mudah2an dapat terwujud". Dika- takannya, pantai selatan yang luas seluruhnya +4000 Ha sebenarnya struktur tanah cukup baik ditanami pohon kelapa. Kedu, April (BY) tanah berpasir yang terbentang sepanjang pantai Kab. Kebumen yang belum pernah dimanfaatkan, dalam waktu dekat diharap akan bermunculan pohon kelapa Genjah yang ditanam diatas areal seluas penanaman 4000 HA. Gerakan kali dilakukan oleh pertama segenap lapisan masyarakat dan organisasi kepemudaan, Hansip, dalam Pamong rangka para pelaksanaan proyek Penghijauan. dana Dengan hanya 177.000,- pada permulaannya, berhasil dihijaukan areal seluas 260 dan kini perkembangannya HA cukup baik, pohon2 kelapa tsb telah mencapai tinggi rata2 2-3 M. Rp. menanam Berhasilnya menghijaukan pan- tai selatan Kab. Kebumen dengan pohon kelapa, banyak manfaat dirasakan para petani setempat. Mereka ikut tanaman sari" "tumpang lainnya secara kelapa, pohon yang dibawah dirintis sungguh2 oleh Kep. Dinas Perkebunan Kab, Kebumen Ir. M. terletak dikawasan Suhartono kecamatan Puring dan Petanahan. Menurut penjelasannya, orang pasti menganggap mustahil kalau ditunjang kami dapat berhasil minim sekali dengan dana yang itu. Tapi berkat cara menanganinya dengan mengikut sertakan masya- rakat, akhirnya apa yang dari dulu dikatakan Nyiur melambai sepan- jang pantai bertahap secara Rp.2.410.642.500 dari 16 proyek; Dept. Dalam Negeri 19 proyek dengan dana Rp.1.595.983.750; Departemen Kesehatan Rp.1.518.046.250 dari 14 proyek; disusul Departemen Sosial 14 proyek dengan dana Rp.1.275.000.000.-; Departemen Kehakiman Rp.1.097.000.000.- terdiri 4 proyek dan Dept. perindustrian hanya mendapat Rp 167.000,- lebih. Sedang proyek non Departemen di Kaltim adalah Kejaksaan Agung sebesar Rp.350 juta dan Lembaga Non Departemen Rp.81.500.000,-. Sementara proyek-proyek sektoral dari beberapa Departemen lainnya di Kaltim dibawah satu milyar. Cacad pisik lebih mulia dari cacad mental yang rugikan Surabaya, April (BY) Cacat fisik bagi seorang pejuang, jauh lebih mulia dari cacat mental mencemarkan perjuangan yang bangsa. Cacat fisik bagi seorang pejuang malahan merupakan ke- banggaan kita semua, demikan kebanggaan itu tidak boleh berkembang menjadi kepuasan yang dapat memudarkan gelora pengab- diannya. namun perjuangan Demikian Gubernur Jatim Soenandar Prijo soedarmo baru2 ini ketika menyerahkan bantuan uang sebesar Rp.2,5 juta dan sebuah kendaraan roda empat kepada Korps Cacat Veteran R.I Jawa Timur di Surabaya. Menurut Gubernur, "Cacatnya" para pejuang dalam membela, mempertahankan dan menegakan kemerdekaan bukanlah cacat biasa akan tetapi merupakan cacat fisik yang mengandung nilai sebagai tumbal negara. Tumbal negara bukanlah se- kedar azimat dan tidak hanya sebagai tanda hidup dalam proses perjuangan. Tumbal negara juga bukan hanya penghias sejarah. Tumbal negara ialah suatu kebanggaan nasional yang memiliki nilai-nilai khusus yang telah berhasil mewarnai sejarah perjuangan. Setiap veteran pejuang yang telah cacat fisiknya merupakan ke- lompok yang tulus ikhlas tanpa pamrih siap mengorbankan segala apa yang dimilikinya! Dalam kaitannya dengan pem- bangunan, Gubernur Soenandar Prijo so ed armo minta hendaknya seluruh warga cacat veteran tetap menjadi pelopor dan tetap menempatkan diri sebagai pejuang yang mengisi kemerdekaan melalui proses pembangunan, untuk me- lakukan perubahan yang inovatif Meningkatkan pendapatan petani; Dalam keterangannya kepada BY, Ir. M. Suhartono mengungkap- kan, ia sebagai putra Kebumen ingin sekali membangun daerahnya, kalau pohon kelapa tsb dikem- bangkan secara besar2an dalam suatu proyek maka pemerataan pembangunan dan hasil2nya dapat dirasakan oleh lapisan paling bawah/petani. Sedangkan untuk maksud lain, kebutuhan menunjang seperti bahan baku Kopra bagi Pabrik Kelapa "PT. Nabati Yasa" milik Pemerintah daerah yang setiap harinya memerlukan 35 Ton Kopra atau 175.000 butir kelapa bisa ditempuh pengembangan tanaman/ kelapa diatas areal perkebunan seluas + 14.000 HA. Penyediaan tanah itu sendiri diharapkan masih bisa diusahakan karena masih banyak tanah kosong Ir. M. Suhartono menggambar- kan lebih luas, penanaman secara besar2an berarti memerlukan dana yang besar pula, dalam perhitung- annya diperlukan modal sekitar Rp: 2,7 Milyar yang natinya pengelola- annya harus lewat PMU (Proyek Bandung, April (BY). Jaksa penuntut umum Djuharia Anwar SH, menuntut hukuman penjara selama 5 bulan dengan membayar ongkos perkara kepada Mimin Hermin. Dalam surat tuntutannya yang dibacakan di- hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung, yang dipimpin Hakim Ketua Saefulina Ny. Fahrudin SH, Moch Syachferi SH, dan Djadja Djaelani SH. hari senin, 13 April 1981. surat Pada tanggal 31 Januari 1981 telah dibacakan tuduhan tu- dalam persidangan. Dengan duhan primer yaitu tertuduh Mimin Hermin telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dalam Pasal 341 KUHP sedangkan tu- duhan Subsider diancam dengan hukuman dalam Pasal 181 KU- HP. Dalam persidangan terdahulu, pada dasarnya tertuduh Mimin Hermin mengakui telah mengubur bayinya sesaat bayi itu lahir. Diakui pula bayinya kemudian diangkut dan disembunyikan dikali Cisake. Unsur kematian atau kelahiran yang disembunyikan dapat dibuktikan dari keterangan tertuduh bahwa kesediaan mengharapkan melaksanakan proyek pembangunan di pelosok-pelosok. Sebab pem- bangunan berorientasi kepada yang dan paling terjelek buruk, sejenisnya. Justru kesemuanya itu sedikit sekali terdapat di kota-kota dibanding pelosok pedesaan yang juga mendambakan segala macam kebaikan seperti sudah dikenyam masyarakat kota. yang Kepada pemborong tergabung dalam assosiasi-assosiasi dan warga Kadin umumnya Gubernur menghibau jangan hanya numpuk di kota. Hal lain yang patut dipertimbangkan oleh warga Kadin, menurut Gubernur, ialah minimnya minat mereka melaksanakan proyek Inpres. "Yaa, mungkin untungnya sedikit, tapi kalau proyek ini bisa dibangun dengan hasil baik, maka ia akan mempunyai nilai sejarah. Utama sejarah pembangunan tindak Sebuah Indonesia. pahlawan" lanjut gubernur. menuju kearah kemajuan. "Pejuang sejati tidak pernah mengenal batas untuk menghen- dan daya tikan pengabdian juangnya! Apabila dahulu berjuang dengan sejata, kini wajib berjuang dengan alat-alat produksi agar menjadi pelopor insan2 Pancasila yang produktif," tegas Guber cara-cara Kepada seluruh anggouta Korps Cacat Veteran khususnya di Jawa Timur, Gubernur Soenandar Pri- josoedarmo memesankan hendak- nya jiwa patriotisme dan Nasionalis- me Pancasila yang telah menggelora di dalam sanubari Cacat Veteran terus dikembangkan dengan dedikasi yang lebih tinggi. Masukilah segala faset pembangunan dengan ber- peran aktif sebagai Pancasilawan pejuang. Tempuhlah bekerja yang produktif dengan ko- mengembangkan kehidupan peratif baik dalam lingkungan Korps dalam sendiri maupun konteks kerjasama lain.. yang Kebanggaan nasional yang telah dimiliki Veteran pejuang para hendaknya diwarisi dan dijadikan kebanggaan oleh generasi penerus! Terhadap bantuan kendaraan, Jatim minta Gubernur agar kendaraan tersebut dijadikan pendorong untuk meningkatkan daya juang dimedan pembangunan. "Manfaatkanlah kendaraan sebagai sarana untuk meningkatkan peranan Korps Cacat Veteran dalam segala segi pembangunan, baik pembanguan mental ideologik maupun dalam pembanunan fisik materiil," pesannya. ini Kasus buang bayi di meja hijau tertuduh membuang bayi tersebut dengan maksud menghindari agar kelahiran atau kematian anaknya yang baru dilahirkan yang merupakan hasil hubungan gelap dengan Mayor Polisi Drs. Irsan, agar tidak diketahui oleh orang lain. Tuntutan hukuman ini di- bacakan tanpa dihadiri saksi Mayor Polisi telah Drs. Irsan, yang dipanggil dalam 2 kali persidangan, namun kedua sidang terdahulu pun tidak dihadirinya. Sehingga Majelis Hakim memutuskan demi ke- lancaran pemeriksaan dan demi untuk menjaga status dari tertuduh jangan sampai sidang berlarut2. Majelis Hakim sependapat dengan pembela untuk tidak menghadap- kan saksi Mayor Polisi Drs. Irsan. Jaksa penuntut Djuharia Anwar SH mengatakan bahwa terdapat hal yang meringankan dari tertuduh ialah bahwa tertuduh masih muda (21 th), belum pernah dihukum dan menyesali segala perbuatannya. Sidang akan dilanjutkan minggu depan (20 April '81) dengan mendengarkan pembelaan (pledoi) dari tertuduh maupun pembela. (B -8)*** dan Bantuan sejumlah uang sebuah kendaraan roda empat itu dimaksudkan untuk menggairahkan para Korps Cacat Veteran dalam ikut mengisi gerak pembangunan Nasional dewasa ini. (GS) Diselesaikan oleh ABRI. Ada sebuah cerita kecil, ucap Gubernur, tentang proyek yang terletak di pedesaan yang mem- punyai nilai luhur. Namun tidak bersedia satupun pemborong melaksanakannya. Yaitu pembuatan lapanganterbang di Long Nawang Management Unit) dan diharapkan Dep. Keuangan akan menunjang- harus Hektarnya Setiap ditanami paling tidak 200 pohon kelapa jenis Tall Tree dan Hybreda. nya. Dari Dana sebesar Rp 2,7 milyar itu, Rp. 660.000 rupiah untuk beaya pembibitannya, sedangkan untuk perawatannya sampai ber- buah diperkirakan akan menelan Rp. 2.092.000.000,- rupiah. Pelaksanaan diatur tehnisnya melalui tiga tahap, antara lain dilakukan pertama penelitian kelayakan selama ½-1 tahun, masa 6 bulan, pelaksanaan persiapan total antara 13 tahun dan akan didatangkan ahli2 agar dapat terjamin keberhasilannya. Perencanaan penanaman besar2 Samarinda, April (BY). Dirjen Pengawas Keuangan Negara (PKN) Drs.Gandhi mengi- ngatkan bahwa kantor Akuntan Negara merupakam unit operasional bertugas dari Dirjen PKN, dan mengawasi kekayaan negara baik yang berada dalam APBN, maupun yang berada pada badan usaha milik negara serta kekayaan dari APBD. Hal ini diungkapkan Drs. Gandhi pada acara serah terima- negara jabatan Kepala Akuntan Samarinda, baru2 ini di Gubernuran Samarinda, dari pejabat lama Drs. C. Gultom kepada penggantinya Drs. Pramono. Diakui, tugas yang diemban oleh Dirjen PKN bukan hal yang ringan. Karena obyek atau subyek dari pengawasan kegiatan yang dilaku- kan aparat pemerintah. Yang setiap tahun terus menunjukkan pening- katan, berarti pengawasan juga harus semakin ditingkatkan. Kurang tenaga. Dilihat dari perkembangan anggaran belanja dan pendapatan negara yang terus menapak keatas, sementara tenaga pengawas masih semangat terbatas sehingga tidak seimbang antara perkembangan tenaga pada Dirjen PKN dengan APBN. UNtuk tahun anggaran 81/82 misalnya, yang berjumlah 13.9 Triliun, 12.3 trilliun diantaranya merupakan penerimaan dalam negeri. Tujuh triliun berasal dari penerimaan sektor minyak dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk yang berada di Kaltim. Dari 13,9 triliun Rp. ini menurut Dirjen Drs. Gandhi, Rp. 7,4 triliun anggaran rutin dan selebihnya utk anggaran pem- bangunan. Sehingga kalau dibandingkan dengan tenaga PKN, utk APBN saja jumlah yang harus diawasi kelancaran pemasukan sedemikian banyak. mau HALAMAN IV Kiprah Ir. Pertanian keluaran UGM itu sekali lagi menunjukkan kebolehannya. Ia dengan tekun membangun demplot2 di pedesaan dan membimbing petani2 terus menerus sehingga demplot pohon cengkehnya tumbuh dengan baik. (SAZ). Pengawas Keuangan Negara Diumumkan langsung. Menanggapi permintaan presiden tentang pemberitahuan kepada masyarakat, proyek-proyek yang akan dibangun didaerahnya sebagai upaya memancing keikut sertaan mereka, Gubernur langsung lembaran menyebarkan yang berisikan daftar kegiatan dari departemen yang akan berlangsung tahun 1981/1982. Juga akan diumumkan lewat mas media. (syafar). Kekurangan Tenaga Pamekasan, April (BY). Belum lama ini Kepala Perwakilan PT. Asuransi Jiwasraya Madura Amrizal Anwar telah menyerahkan uang santunan Rp.3.169.133,83 kepada enam orang akhli waris nasabahnya yang meninggal dunia karena sakit dan kecelakaan di laut. Masing2 kepada Sunarti Guru SD Bluto sebesar Rp.381.241,85- Hayattabri Guru SD Bluto sebesar Rp.452.584,80- Hamidah Guru SD Manding sebesar Rp. 197.122,02- Guntur Guru SD Sapekan sebesar Rp.1.029.486,52- Sunadji JR. Guru SD Arjasah Rp.602.361,78 dan Amin Jakfar Guru SD. Raas sebesar Rp.506.354,86. Penyerahan santunan ini oleh Amrizal diserahkan kepada Kepala P.D.&K. Tk. II Kab. Sumenep H. Munawar BA bertempat di pendopo Kabupaten Sumenep, sedang kepada masing2 yang bersangkutan diserahkan oleh Sekwilda Pemda Tk. II Sumenep Moh. Rifai. Bupati Kebumen ketika menin- jau Pohon Kelapa penanaman dipantai selatan, sedang berdialog Petani sementara dengan itu nampak Kadisbun Kebumen Ir.M. Suhartono sebelah kiri.- (SAZ). Moh. Rifai, Wakil Bupati, dalam sambutannya mengharapkan kepada akhli-waris2 mudah2an ditambah kekuatan iman dan bagi yang an itu sudah dituang dalam Proposal dng penasehatnya Bupati Kebumen Drs. Dadiyono dan penanggung jawab Proyeknya Ir. M. Suhartono. Jumlah peningkatan APBN akan bertambah sebanyak 31,7 prosen dalam anggaran 81/82. Sementara penambahan jumlah tenaga yang berada dibawah dirjen PKN menurut Drs. Gandhi tidak lebih dari 25 dalam %, sementara kenyataan sekarang jumlah 25% ternyata tidak memenuhi atau jumlah tenaga justru dibawah 25 %. Jelasnya dengan perbandingan kenaikan APBN saja, tenaga yang dipunyai oleh PKN sudah tertinggal 6% lebih, belum lagi kalau dilihat perkembangan badan-badan usaha pemerintah dan APBD-APBD yang juga memerlukan pengawasan. Tiga program. Guru Meninggal Dalam Tugas Dua Kali Lipat Dapat Santunan Guna mengatasi kekurangan tenaga ini Dirjen PKN telah menyusun konsep yang terdiri dari tiga bagian. Pertama meningkatkan effisensi pemeriksaan dengan mencarikan sasaran pemeriksaan yang bersifat strategis, sehingga bisa mengungkapkan permasalahan bagi kebijkasanaan pemerintah. Kedua, meningkatkan produktivitas setiap tenaga pemeriksa dengan meningkatkan ketrampilan dengan pendidikan atau penataran yang dilakukan secara bertahap dalam berberbagai bidang. Dan yang ketiga mencari tenaga baru, baik yang dididik sendiri, maupun yang berasal dari perguruan tinggi. cara Memberikan keterangan sekitar upaya menambah tenaga ini, Drs. Gandhi menjelaskan. Untuk tahun anggaran 80/81 dari 1000 tenaga yang direncanakan, baru bisa diterima 600 orang. tapi kemudian ternyata jumlah inipun tidak bisa dipenuhi, karena dalam ujian yang diadakan dan diikuti oleh 18.000 siswa lulusan SLTA, hanya 470 orang berhasil memenuhi yang persyaratan. (Syafar).*** meninggal semoga mendapat tempat di sisi Tuhan setimpal dengan amalnya. Disamping itu Rifai menghimbau agar Guru2, yang se Kabupaten sejumlah 4.800 orang, dengan Pegawai2 lain dan masyarakat mempunyai kesadaran mengikuti anggota Jiwasraya menabung di asuransi. Selain menanggungkan resiko dirinya sekaligus turut kiprah dalam menunjang pembangunan, justru uang yang disimpan ke Jiwasraya itu dihimpun dan dikelola oleh Departemen Keuangan untuk dimanfaatkan biaya-biaya pem- bangunan. Satu diantara ke enam orang yang mendapat santunan adalah Guntur Guru SD Sapekan menerima dua kali lipat dari yang semestinya, karena meninggalnya akibat musibah kecelakaan tenggelamnya perahu yang ditumpangi sewaktu ia pulang dari tempat tugasnya. Hadir dalam penyerahan santunan tersebut Muspida Kabupaten Sumenep Kepala2 Dinas/Instansi, Wartawan dan undangan lainnya. (Bx).-
