Tipe: Koran
Tanggal: 1981-04-18
Halaman: 07
Konten
VI ja n k h h n 1- k BERITA YUDHA - SABTU, 18 APRIL 1981 LAH RAGA Solichin Dipersiapkan Rebut Gelar Juara Kelas Weter Junior OPBF April 折 Jakarta, (BY). Petinju Gaja- yana juara nasio- nal kelas welter sedang dipersiap- kan untuk mere- but gelar juara Federasi Tinju Asia Pasifik (OPBF) setelah gelar juara tersebut dilepas Thomas Americo, demikian keterangan Walikota Malang Sugiyono selaku pembina kamp Gajayana dalam pembicaraan pertelepon kepada "BY" Jum'at malam dari Malang. Menurut Sugiyono, sebenarnya Thomas Americo yang tanggal 15 April yl sudah melepaskan gelarnya, tidak bermaksuf melepaskan gelar itu. Namun, berdasarkan ketentuan yang ada, seorang penantang juara dunia tidak boleh naik ring lebih dulu sebelum bertanding mengha- dapi juara dunia. la sendiri sebenarnya menghen- daki Thomas Americo bertanding dulu mempertahankan gelar juara OPBF, tetapi peraturan yang ada melarang, sedangkan batas waktu mempertahankan gelar bagi THO- mas Americo sudah lewat, sehingga mau tidak mau gelar tersebut harus petinju asal Timor dilepaskan Timur itu. Berdasarkan peraturan OPBF, setelah merebut seorang juara gelarnya paling harus lambat 6 bulan mempertahnkan gelar Thomas merebut kemudian dan gelar juara OPBF dari tangan Sang Moo Ko tanggal 15 Agustus tahun lalu, berarti sudah delapan bulan yl. Pertandingan menantang juara dunia yang khabarnya melawan Jakarta, April (BY). Sekhar (MN) dari India Ravi memimpin ditempat sementara teratas Sirkuit Catur Master 2 Asia serie ke-3 yang kini sedang di Wisma berlangsung Catur Jakarta, dengan mengantongi nilai 3. Dalam ronde ke-3, yang dimainkan semalam Ravi Sekhar mengalahkan M. Sinulingga pada langkah ke-41, setelah Ravi berhasil melakukan promosi pion menjadi Menteri yang langsung mengancam raja milik Sinulingga tanpa bisa lagi menghin- dar. Sinulingga langsung meroboh- kan rajanya tanda menyerah. Ravi dalam menghadapi Sinulingga semalam mempergunakan pertahan- an hindia raja dengan melakukan pembukaan Inggris. Ravi Sekhar Sementara Pimpin Sirkuit Catur Master2 Asia Serie Ke 3 Kemenangan Ravi ini merupa- kan yang ketiga kalinya sejak berlangsungnya sirkuit catur mas- ter2 Asia di Jakarta. Hari pertama Ravi mengalahkan Christine Hon (Malaysia) dan kemudian dalam ronde kedua yang dimainkan hari Kamis ia mengalahkan Alfonsus Chia (Singapura). Ardiyansyah (MI) yang kini memiliki nilai 2½ semalam menaklukkan Cristine Hon (Malay- sia) pada langkah ke-30 dengan mempergunakan pertahanan Be- noni. Dalam ronde pertama Ardiyansyah juga mencatat ke- menangan atas Alfonsus Chia (Singapura) sedangkan di ronde kedua ia dipaksa bermain remis melawan pecatur muda juara nasional 1978 Achmad Fauzie. Juara serie-ke-2 sirkuit catur master 2 Asia di Philipina Androni- co yang pada waktu pembukaan Rabu sore belum hadir, dalam pertandingan ronde ketiga semalam Aksi2 di pelabuhan Don Muang Bangkok, dua HUT minggu menjelang Kopassand ha ke-29 menurut Men- hankam, telah meningkatkan rasa percaya pada kemampuan diri kita sendiri, dan jelas untuk kesekian kalinya telah berhasil menghidup- kan rasa solidaritas nasional kita. Selain itu peristiwa ini menempat- kan citra keprajuritan Indonesia di suatu tempat yang disegani di dunia. Bagian tak terpisah kan dari ABRI. Menhankam lebih lanjut menga- takan, dalam situasi dunia yang semakin tidak menentu seperti ini, Kopassandha yang lebih lanjut. Dalam situasi yang demikian itu Kopassandha dituntut untuk senantiasa tanggap dan mampu menyesuaikan dirinya dengan kebutuhan-kebutuhan baru menyongsong tantangan depan. masa Saoul Mamby, juara dunia kelas welter junior versi Dewan Tinju Dunia (WBC) belum ada kepastian.. "Khabar yang jelas akan diperoleh dari promotor Herman Saren, sedangkan Saoul Mamby sendiri akan bertanding tanggal 22 Mei melawan Joseph Kimpuani, penantang juara WBC ranking pertama" ujar Sugiyono. Ia mengatakan, pihaknya me- mang sangat prihatin dengan keadaan sekarang ini, bagaimana berusaha menjaga moril sang petinju yang sudah mempersiapkan diri delapan bulan lebih, namun kepastian bertanding belum jelas. Namun suatu hal yang perlu diingat, kata Menhankam menam- bahkan bahwa keadaan telah berkembang dan kemampuan serta ketrampilan anggota dan satuan Kopassandha telah ditingkatkan, harus selalu diingat bahwa Kopasandha adalah kesatuan khu- sus dari ABRI. Thomas Americo sempat terhi- bur dengan adanya berita akan melawan Aaron Pryor tanggal 15 Mei di Jakarta, ternyata persoalan mentah kembali ketika pihak KTI Pusat mengatakan belum ada kontrak antara promotor Herman Saren dengan Aaron Pryor dan disusul berita promotor yang menggantikan Boy Bolang itu kembali menghubungi Saoul Mam- by. Mengenai Solichin, dikatakan- nya, sebelum memperebutkan gelar juara OPBF kelas welter junior yang sekarang ini kosong, juara kelas Indonesia itu akan dihadapkan dulu ketiga juara dengan penantang OPBF Eichi Fukumoto dari Jepang dalam suatu pertandingan tidak memperebutkan gelar. Pihak Gaja- yana sudah mengirimkan surat ke Jepang, namun belum memperoleh jawaban dan bila rencana itu jadi, pertandingan akan dilangsungkan di Surabaya, (R.23). Kemanunggalan ABRI dengan rakyat adalah kebijaksanaan utama yang merupakan prinsip dasar dari sistem pertahanan keamanan rakyat semesta. Memanunggalkan ABRI dengan rakyat adalah kebijaksanaan dasar yang tiada jemu-jemunya akan dipelihara dan dikembangkan. muncul dan berhadapan dengan rekan senegaranya R. Rodriguez dan bermain seri. Dengan munculnya Andronico dalam serie ke-3 ini maka Indonesia menambah lagi yaitu seorang pecaturnya Herman Kusnadi yang mengganti- kan Jacobus Sampouw. Kemuncul- an Andronico ini sekaligus juga merubah nilai bagi persaratan untuk memperoleh gelar MI dari nilai 7 menjadi 9½, sementara untuk master harus nasional memiliki nilai 7. Satu2nya partai tertunda dalam pertandingan semalam adalah antara Beny Kileng dengan Achmad Fauzie pada langkah ke-45 yang akan dilanjutkan hari ini. Dengan demikian hasil2 pertandingan sejak ronde I hingga ke-3 semalam adalah sbb; Ronde I; Christine Hon (MN-Sin) - M. Sinulingga ½-½, Ravi Sekhar (MN-India) - Alfonsus Chia (MN-Sin) 1-0, Ardiansyah (MI) - A. Fauzie ½-½. Svarif Machmud (MN) Dari Hal. I Betapapun pembangunan dan modernisasi angkatan bersenjata dikembangkan dan betapapun kekuatan pertahanan keamanan kita ditingkatkan, tidaklah akan ada artinya tanpa dukungan penuh rakyat yang seia sekata dengan ABRI-nya, kata Jendral Jusuf. Dalam sambutannya itu ia mengulangi kembali empat pegang- an pokok ABRI dalam menghadapi tugas-tugas mendatang, seperti yang digariskan dalam Rapim ABRI 1981 di Ambon. Untuk melaksana- kan dan mewujudkan empat pegangan pokok tersebut Menhan- kam menginstruksikan agar Kopas- sandha telah banyak membuktikan kemampuannya memasuki usianya dalam setiap pelaksanaan tugas yang dibebankan kepadanya dengan hasil baik dipupuk terus. Tugas yang akan datang tidak akan bertambah ringan, untuk itu perlu ditingkatkan terus kemam- puan Kopassandha melalui latihan- latihan, dan terus memelihara disiplin, sebagai pencerminan daya tempur yang sebaik-baiknya. Menhankam setelah menghadiri upacara HUT ke-29 Kopasandha meneruskan kunjungan kerja ke Yogyakarta untuk melihat dari dekat kegiatan Wing Pendidikan I di Lanuma Adisucipto. Dalam kesem- Kopassandha adalah bagian tak patan itu Menhan kam mendengar- terpisahkan dari ABRI, tentara kan laporan bahwa tugas pokok nasional, dengan tugas-tugas khusus dari Wingdik I ini adalah mendidik yang diperlukan. Harus para taruna Akabri dan taruna-taru- selalu diingat bahwa Kopassandha setiap na lain siswa dari negara sahabat derap langkah amal bhaktinya dan Wara untuk menjadi penerbang dll. Rony Gunawan (MN) ½-½, Beny Kileng (MN) - Eddy Han- doko (MN), R. Mascarinas (MN-Phi) R. Rodreguez (MN- Phi) ½-½. Ronde II; M. Sinulingga R. Rodriguez 0-1, Edy Handoko R. Marcarinas 0-1, Rony Gunawan - Beny Kileng (tertunda), A. Fauzie Syarief M. 1/2-1/2, Alfonsus Chia - Ardiansyah 0-1, Christine Hon - Ravi Sekhar 0-1. Ronde III; Ravi Sekhar - M. Sinulingga 1-0, Ardiansyah Christine Hon 1-0, Syarif Machmud - Alfonsus Chia 1-0, Beny Kileng - Achmad Fauzie (tertunda), R. Mascarinas Rony Gunawan 1-0, Herman Kusnadi - Eddy Handoko 0-1, Andronico - R. Rodriguez ½-½. Hari ini pertandingan2 akan dilanjutkan jam 17.00 bertempat di Wisma Catur Jl. Tanah Abang I Jakarta dengan karcis tanda masuk sebesar Rp. 300,-. (R.17). - Dalam kesempatan ini Menhan- senantiasa dimotivasikan oleh jiwa keprajuritan TNI sebagai pelindung dan pembela ideologi negara dengan kam sempat menyaksikan keboleh- tidak mengenal menyerah, manung- gal serta mencintai dan dicintai rakyat. an dari para wanita penerbang Indonesia kini yang sedang mengikuti pendidikan di tempat tersebut. Para wanita penerbang ini adalah Hermuntarsih, Lastri Baso dan Sulastri. Ketiga wanita penerbang baru pertama kali diadakan dan kini sedang dididik di skwadron 102 latih dasar. Berlangsung sederhana. peringatan HUT Pelaksanaan Penyerang Arseto Puspanade (tengah) ketika berebut bola dengan kiper Hendrik Montolalu (no. 21) yang dikawal Wayan Diana (paling kiri) dalam pertandingan kompetisi Galatam Kamis malam di Stadion Utama Senayan dan Niac Mitra menang 2-2. (R.17). Kompetisi Galatama 1980/1981 Niac Mitra Di Tempat Kedua, Kalahkan Arseto - 3-2 merebut bola di udara. Dalam menit ke-70, kembali kerjasama Dullah Rahim dan Jusuf Malle menghasilkan gol buat klub tamu. Serangan yang cepat dari NIAC Mitra membuat dua perhain tersebut lepas dari pengawalan pemain 2 Dullah Arseto, segera Rahim mengirimkan bola ke arah Jusuf yang sudah tinggal berhadap- an dengan kiper, Jusuf memperma- inkan bola sebentar dan berhasil memperdaya penjaga gawang Arseto. sedangkan kiper tidak menduga akan datangnya bola. Untunglah bola masih membentur tiang gawang. Pembuat kesalahan besar dalam pertandingan tersebut adalah kedua kiper. Keduanya terlalu cepat membiarkan bergerak maju dan kosong gaw ang saja. Seandainya Purwono dimainkan sejak pertandingan babak pertama, mungkin NIAC Mitra tidak sampai kebobolan dua gol. Purwono masuk setelah gol kedua Arseto. wasit NIAC Mitra sebenarnya bisa memperoleh kemenangan lebih banyak, bila saja wasit Jopie De Fretes (Jakarta) terpaksa yang memimpin pertandingan karena Syamsul Kani (Semarang) kesehatannya terganggu, lebih jeli melihat jalannya bola. Tiga kali di babak pertama, pemain 2 Arseto menyentuh bola dengan tangan di daerah penalti, namun tak satupun tendangan penalti di berikan kepada NIAC Mitra. Selain itu, dua peluang emas buat NIAC Mitra lepas begitu saja, di menit ke-50 ketika Djoko Malis sudah berhadapan dengan kiper, tendangan keras membentur kiper dan di menit ke-82 Djoko kembali gagal memanfaatkan bola dari Jusuf Malle pada saat ia sudah berdiri bebas di depan gawang dan kiper Asmawi sudah meninggalkan sa- rangnya. Jakarta, April (BY). NIAC Mitra Surabaya dalam pertandingan ter- akhir di putaran Galatama kompetisi pertama kemenangan meraih 1980/1981 yang keduabelas dengan mengalah- kan klub tuan rumah Arseto-Jakar- ta 3-2 di Stadion Utama Senayan Kamis malam, setelah babak pertama kedudukan 1-1. Dengan kemenangan tersebut, klub Galatama dari Surabaya itu pada posisi menempatkan diri kedua Warna Ağung, dengan mengumpulkan 27 angka hasil dari 12 kali menang, 3 seri dan dua kali kalah. Walaupun jumlah angka sama dengan Jayakarta, namun NIAC Mitra unggul selisih gol. Sedangkan Arseto tetap menduduki tempat ke-13. Putaran pertama masih tersisa satu pertandingan, antara Buana Putra melawan Pardedetex yang waktu penyelenggaraannya yang belum ditetapkan. Djoko Malis mencetak gol pertama buat NIAC Mitra di menit ke-17, ketika ia memenangkan duel dengan gelandang kiri Wuryanto di daerah dan penalti, sebuah tendangan keras masuk ke gawang, sementara kiper Asmawi sudah bergerak maju meninggalkan ga- wangnya. setelah Pemain PSSI Utama Bambang Nurdiansyah menyamakan kedu- dukan 1-1 di menit ke-30, ketika ia menyambut bola yang lepas dari penguasaan Budi Aswin yang mencoba menghadang penyerang Arseto Amus Nendey. Bambang dengan tendangan pelan menya- rangkan si kulit bundar ke gawang yang sudah ditinggalkan kosong oleh kiper Hendrik Montolalu. Klub tamu mencetak gol kedua ketika pertandingan babak kedua baru saja berlangsung delapan menit melalui sundulan kepala Jusuf Malle yang menerima umpan melambung Dullah Rahim dan kembali gawang Arseto sudah kosong ditinggalkan kiper Asmawi yang mencoba Presiden sejak tahun 1961 dan selesai 1972. Daya tampung airnya sebesar 34 juta meter kubik, sedangkan kapasi- tas PLTA-nya 2 kali 30 megawatt dan satu kali 35 megawatt, Terus bergerak maju. Selesainya pembangunan ben- dung Gunung Sari Baru menunjukkan bahwa pembangunan yang sedang giat-giatnya kitá laksanakan bersama itu terus bergerak maju, kata Presiden dalam peresmian bendungan itu. Hal itu menunjukkan pula terus majunya pembangunan kita, dan yang lebih penting menunjukkan pembangunan ini benar-benar ditujukan untuk seluruh rakyat, terutama untuk "orang-orang kecil". "Sebenarnya pembangunan yang kita kerjakan sekarang ini memang ditujukan untuk orang- orang kecil itu, untuk kepentingan seluruh rakyat ", sambungnya. Pembangunan itu tidak lain untuk memperbaiki kehidupan rakyat banyak. Pembangunan itu adalah usaha kita secara sadar untuk merobah nasib kita sendiri. Kita pun sedang merobah nasib itu. Kita sedang merobah warisan masa lampau yang buruk menjadi masa depan yang lebih baik, mengganti masa silam yang serba Kopassandha ke-29 itu berlangsung sederhana dan diselingi dengan atraksi terjun bebas dari para anggota Kopassandha, yang menda- pat sambutan cukup meriah dari masyarakat sekitarnya. Menhan kam dalam kesempatan itu melakukan pemotongan tumpeng sebagai tanda peringatan tersebut. Dalam kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis sebuah rumah untuk janda Lettu (anumerta) Ahmad Kirang yang dalam menjalankan tugas membebaskan sandera DC-9 di Bangkok, dari Pemda DKI yang diserahkan oleh Ketua DPRD-DKI Darmo Bandoro. (R-28). gugur Arseto memperkecil kekalahan 2-3 di menit ke-71, melalui Puspanaden yang berhasil menero- bos dari sebelah kanan pertahanan NIAC Mitra, Wayan Diana dan kiper Hendrik Montolalu berhasil mencegah bola dari kaki pemain tuan rumah, namun bola gagal dicegat dan langsung masuk ke gawang yang sudah tak berpenjaga lagi. Tendangan penalti 1 Walaupun di babak pertama kedua kesebelasan bermain sedikit lamban, namun tempo permainan lebih cepat di babak kedua. Arseto, klub yang menduduki papan bawah memberikan perlawanan berati buat klub tamu dan penampilannya jauh lebih baik dibandingkan ketika mereka harus menyerah 1-6 di tempat yang sama dari Perkesa 78. Puspanaden cukup merepotkan barisan pertahanan NIAC Mitra, walaupun kerja samanya dengan Bambang Nurdiansyah belum efektip sehingga sering terjadi salah pengertian. NIAC Mitra sendiri memperli- hat kan permainan yang jauh berbeda bila dibandingkan dengan penampilan mereka di kandang sendiri. Kesalahan paling menyolok di barisan pertahanan, yang kurang mampu menutup gerakan lawan bahkan kelihatan bingung bila ditekan lawan. Hampir saja Rae Bawa yang masuk di babak kedua menggantikan Rudy Kelces mem- buat kesalahan fatal di menit 59 ketika berusaha mengamankan bola dengan memberikan kepada kiper, Dari Hal. I kekurangan masa depan yang serba kecukupan, berkemakmuran dan berkeadilan sosial. Dengan ketetap- an hati yang demikian itulah kita akan melanjutkan pembangunan ini. kita Salah satu diantara sekian proyek besar yang ditangani oleh tenaga Indonesia sendiri ialah bendung Gunung Sari Baru. Dengan selesainya proyek itu, maka terbuka kesempatan yang lebih luas bagi daerah Jatim untuk memajukan pertaniannya, pengem- memperbaiki bangan industrinya, mutu hidupnya, ujar Kepala Negara. Pelestarian lingkungan. Menteri PU Purnomosidi Hadji- sarosa menyatakan, proyek ben- dungan yang dibangun dengan biaya lebih dari Rp 7 milyar itu mampu menyediakan air irigasi, begitu (R-23). Namun diingatkan, kita harus tetap menyadari walaupun banyak kemajuan besar yang telah kita capai, namun tugas-tugas pemba- ngunan di hadapan kita masih tetap besar dan tidak bertambah ringan. Kita harus tetap memupuk kemampuan untuk membangun itu, sebab pada akhirnya berhasil atau gagalnya pelaksanaan pembangunan sepenuh-penuhnya berada di tangan kita sendiri. "Tidak ada orang lain yang dapat menolong kita jika kita tidak dapat menolong diri kita sendiri", Presiden menegaskan. Dalam rangka itu mutlak bagi untuk ter us menambah tenaga-tenaga cakap dan yang trampil dalam segala lapangan pembangunan dan di segala tingkatan. Kita bersyukur bahwa sampai sekarang, putera-puter a Sejak Pelita I, menurut Menteri, Indonesia sendiri makin banyak sungai Brantas sudah ditangani yang memiliki kecakapan dan dengan biaya sebesar Rp 322,2 ketrampilan dalam pembangunan. milyar, termasuk didalamnya Tidak jarang, proyek-proyek yang besar, kegiatan-kegiatan yang memerlukan teknologi tinggi mulai dapat ditangani oleh tenaga-tenaga Indonesia sendiri, tegas Presiden pula. penanganan empat gunung berapi. Gubernur Jatim Soenandar Prijoso ed armo melaporkan sejak Pelita I sampai sekarang lahan persahawan berkurang seluas 3.800 ha dimana yang terbesar disekitar Surabaya seluas 3000 ha, karena untuk dipergunakan bangunan- bangunan phisisk. Namun pada sisi yang lain lahan persawahan irigasi telah bertambah luas meningkat 34.800 ha. Pada akhir Pelita III susutnya persawahan diperkirakan akan bertambah 1.200 ha, dan bertam- bahnya persawahan irigasi mening- kat 49.110 ha. Sejak Pelita I sampai sekarang seluruh biaya pengairan di Jatim mencapai Rp 87,6 milyar. Sampai akhir Pelita III biaya pembangunan pengairan melalui APBN direncana- kan akan mencapai Rp 143 milyar. (R-13). Islam maka akan terdapat kesan bahwa Umat Islam anti kemajuan dan anti modernisasi. Ummat Islam hendaknya ber- lomba-lomba mengejar bidang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi didunia ini, asalkan tidak bertentangan dengan kodrat dirinya sebagai makhluk Allah SWT dan tidak pula bertentangan dengan ajaran Agama. Kalau pada waktu yang lalu, Islam pernah menjadi pelopor kemajuan dunia ilmu pengetahuan Eropa, maka sekarang ini adalah Persija Dengan Pelatih Sutan Harhara Ke Turnamen Marah Halim Ke 10 Jakarta, (BY). Jakarta, April (BY).. Pertama kalinya sejak bersatu- nya organisasi olahraga beladiri Tae Kwon Do tanggal 24-26 April mendatang akan dilangsungkan Kejurnas Tae Kwondo mempergu- nakan sistim "full contact" di Gedung Basket Senayan Jakarta. Menurut panitia penyelenggara diketuai Tomatala yang Harry wartawan2 olah kepada raga ibukota hari Kamis yl, kejuaraan ini akan diikuti oleh 12 daerah dengan tiap2 daerah mengirimkan 10 atlit dan 3 ofisial. Ke-12 daerah yang sudah memastikan diri ikut ambil bagian dalam Kejurnas I ini adalah Kalsel, Maluku, DKI Jaya, Sumut, Jateng, Jatim, Jabar, Aceh, Sumsel, Bali, Sulsel dan Jambi. Kejurnas yang akan berlangsung selama tiga hari itu memperebutkan piala Sugiri untuk juara umum, Tae Kwondo Terbaik sementara akan "Piala Leo memperoleh Kedua Lopulisa". tokoh yang diperebutkan tersebut juga merupa- kan bagian dari kepengurusan Tae Kwondo Indonesia yang sudah bersatu dalam suatu wadah Klasemen sementara: organisasi Tae Kwondo Indonesia. Warna Agung Sistim "full 17-11-6-0-42-9)-28 contac" yang NIAC Mitra 17-12-3-2-(42-12)-27 dipertandingkan tersebut merupa- Jayakarta kan 17-12-3-2-(30-7)-27 yang dianut World Tae Ind. Muda 17-10-3-4-(29-11)-28 Kwondo Federation (WTF) yang Pardedetex 16-8-5-3-(24-11)-21 sudah resmi menjadi anggota IOC. UMS 80 17-10-1-6-27-19)-21 Menurut dr. Daniel Makes yang Jaka Utama 17-6-8-3-25-16)-20 dalam kepanity aan kejurnas I Mercu Buana 17-6-8-3-21-13)-20 duduk sebagai salah seorang Perkesa 78 17-7-5-5-(28-16)-19 pelindung cabang olahraga bela diri Angkasa 17-6-5-6-(20-22)-17 Tae Kwon Do dalam Olimpiade Mks. Utama 17-6-5-6-(15-20)-17 mendatang sudah akan dipertan- Tunas Inti 17-5-5-7-(21-23)-15 dingkan secara resmi. Keputusan ini Arseto 17-4-3-10-(17-24)-11 diambil dalam sidang 10C ke-83 Tidar Sakti 17-1-8-8-(9-32)-10 bulan Juni 1980 di Moskow Saribumiraya 17-2-6-9-(16-41)-10 bersamaan dilangsungkannya Olim- Bint. Timur 17-2-5-10-(5-28)-9 Buana Putra 16-1-4-11-11-37)-6 Cahaya Kita 17-1-1-15-12-53)-3. piade. tambahan air minum untuk industri dan untuk kota Surabaya, juga untuk menumbuhkan kesadaran lebih besar serta mendorong usaha-usaha perbaikan kelestarian lingkungan hidup. April Menghadapi turnamen sepak- bola tahunan Ma- rah Halim ke-10 yang akan ber- langsung mulai tanggal 24 April mendatang Bond ibukota Persija Jakarta yang ikut ambil bagian sudah mempersiapkan pemainnya sejumlah 22 orang dengan ditangani pelatih Sutan Harhara. Ke-22 pemain tersebut terdiri dar Bonar Tobing, Subekti dan Bambang Setiawan (penjaga ga- wang), Subari, Ayong Andreas, Acep, Ristomoyo, Eddy Sudarnoto, Atang dan Abd. Chair (pemain belakang), Dedy Rivautama, Arry Rotinsulu, Nano, Budi Tanoto, Awan Rahardjo, dan Yos (pemain tengah), Taufik Saleh, Sarmali, Ronald Wongkar, Elly, Cecep dan Suharto (barisan depan). Said Rusli SH dari PS. Bina Taruna Jakarta Timur yang ditunjuk sebagai team manager mengemukakan tampilnya Persija dalam perebutan "Piala Marah Halim" ini berkeinginan untuk menang disamping pertandingan 2 itu sendiri akan dipergunakan sebagai uji kekuatan Persija yang juga dipersiapkan sebagai kesebelas- an PON X DKI Jaya, dan sasaran utama adalah juara dalam PON X, sedangkan di Marah Halim hanya merupakan sasaran antara saja. Try out yang diselenggarakan mulai sejak dibentuknya tim sebagai kesebelasan Pra PON DKI cukup Jaya menggembirakan. Menang 2-0 atas Persib Bandung, 1-0 atas Klub Galatama Tunas Inti, 5-0 dari bond Cilegon, 8-0 dari bond satu2nya Serang dan kekalahan dari tim PSSI Pratama asuhan Iswadi Idris 1-3. Untuk menjadikan Persija sebagai kesebe- lasan tangguh di ibukota sepulang dari Marah Halim akan diadakan pertandingan2 uji coba lainnya antaranya melawan kesebelasan Kalbar di Pontianak serta beberapa Dari Hal. I merupakan tantangan bagi para cendekiawan Islam untuk memikir- kan kehidupan agama Islam dimasa mendatang. Kita perlu memikirkan bagaima- na agar Islam tetap diperlukan oleh manusia modern, bagaimana kita dapat menafsirkan ajaran 2 Islam sesuai dengan zamannya, sekarang dan untuk masa yang akan datang, harus atau tanpa mengurangi mengubah isi al Quran dan Hadist. Sebab kalau tidak, maka Islam dikatakan tidak modern. Padahal yang tidak modern adalah umatnya. Khusus mengenai Alim Ulama dan Pemimpin2 Agama, Menteri Alamsyah mengatakan sebagaimana kita ketahui, bahwa wibawa dan pengaruh para alim Ulama/pemim- pin agama tertanam masyarakat. dihati salah Pendapat dan fatwanya diterima Bendungan tersebut merupakan tanpa banyak persoalan. Mereka memahami perasaan masyarakat, dari satu serangkaian dan bangunan yang diperlukan dalam mampu berbicara dengan rang ka wilayah bahasa oleh pengembangan yang dimengerti sungai Brantas. masyarakat. Karena itu, kedudukan dan peranan mereka sangat strategis dalam pembinaan mental dan sikap beragama terutama dalam kaitan- nya dalam pembangunan bangsa sesuai dengan amanat Pancasila dan selaras dengan yang ditunjukkan oleh UUD-1945 dan GBHN. Untuk itu Menteri menghimbau kepada para ulama dan para pemimpin agama agar dapat memberikan rumusan2 yang tepat yang mampu menggugah umat beragama dengan menterjemahkan nilai2 dan norma2 agama dalam kebidupan masyarakat. Menterje- gagasan2 pembangunan kedalam bahasa yang dimengerti oleh masyarakat dan mendorong dan membimbing masyarakat dan umat beragama untuk ikut serta dalam usaha pembangunan. mahkan Untuk meningkatkan mutu Tae Kwon Do di Indonesia panitia penyelenggara Kejurnas I menda- MENCERMINKAN KEJUJURAN SIKAP Dalam kesempatan Haul Almar- hum K.H. Bisri Syansuri Pesantren Mambaul Maarif Denanyar Jom- bang, Menteri Alamsyah mengata- kesebelasan lainnya di Jawa Tengah. Dan masih akan dijajagi lagi mengadakan revanche dengan PSSI Pratama. Hal ini dilakukan dengan harapan begitu terjun dalam pertandingan2 PON X, Persija sudah berada dalam puncak kondisi. HALAMAN VII 11 Kesebelasan sepakbola tahunan yang diselenggarakan di Medan itu adalah untuk kesepuluh kalinya dan menurut rencana akan diikuti 7 kesebelasan dari luar negeri dan 4 kesebelasan dalam negeri, sehingga seluruhnya berjumlah 11 kesebelas- an. Turnamen Kejurnas Tae Kwon Do 24-26 April Di Jakarta Untuk pertama kalinya turna- men ini penyelenggaraannya lang- sung ditangani oleh Ketua KOMDA PSSI Sumatra Utara Wahab Abdi yang menggantikan kedudukan Kamaruddin Panggabean yang kini sibuk dalam menangani klub Galatama asal Sumut Mercu Buana. Kesebelasan2 luar negeri yang ambil bagian adalah juara bertahan Belanda, Birma, Thailand, Singapu- ra, Australia, Jepang dan Korea Selatan, sementara 4 kesebelasan dalam negen adalah Persiraja Banda Aceh, PSP Padang, Persija Jakarta dan PSMS Medan sebagai tuan rumah. Seluruhnya dibagi dalam 3 pool terdiri dari Pool "A" PSMS Medan, Persija Jakarta, Singapura dan Belanda. Pool "B" adalah Persiraja, PSP Padang, Korsel dan Birma, Pool "C"; Thailand, Jepang dan Australia, Jadwal pertandingan untuk babak pendahuluan adalah tanggal 24/4 Persija Jakarta vs PSMS Medan, 25/4 PSP Padang vs Korsel, Birma vs Persiraja Banda Aceh, 26/4 Belanda vs Singapura, Jepang vs Australia, 27/4 Persija vs PSP, Korsel Vs Birma, 28/4 Singapura vs PSMS Medan, Persija Belanda, 29/4 Padang-Birma, Australia vs Thailand, 30/4 Persija Jakarta vs Singapura, PSMS Medan vs Belanda, 1/5 persija vs Korsel, Thailand vs Jepang. (R.17). VS tangkan seorang wasit internasional dari Korea Selatan Mr. Choi yang memiliki DAN VII dan akan bertindak sebagai Dewan Hakim. Selain itu selesai diselenggarakan- nya kejurnas Mr. Choi juga akan mengadakan kunjungan ke bebera- pa Pengda dalam usaha memberikan penataran bagi atlit2 maupun wasit2 di daerah. Dalam deretan negara2 anggota WTF Indonesia belum termasuk sebagai anggota coach dari 97 negara yang ada. Sebab itu, diselenggarakannya Kejurnas ini merupakan peningkat- an mutu Tae Kwon Do Indonesia untuk bisa berbicara minimal ditingkat Asean dan kalau bisa ditingkat Asia, karena Indonesia sendiri sebagai pencetus Federasi Tae Kwon Do Asia, demikian dr. Daniel Makes mengatakan. Dalam Kejurnas Tae Kwon Do I ini akan dipertandingkan 10 kelas mulai dari kelas 48 kg (Fin) sampai ke 84 kg keatas (bebas).Lengkapnya kelas2 yang akan dipertandingkan adalah kelas Fin (48 kg), kelas Terbang (48-52 kg), Bantam (52- 56 kg), Bulu (56-60 kg), Ringan (60-64 kg), Welter (64 - 68 kg), Welter Ringan 68-72 kg, Berat Ringan (72-76 kg), kelas Berat (76 - 80 kg) dan kelas bebas 84 kg keatas. Selain berlangsungnya Kejurnas dalam waktu yang bersamaan juga diselenggarakan penataran wasit diikuti oleh yang juga daerah peserta kejurnas. Di Indonesia kini baru seorang pemegang DAN IV Tae Kwondo, 13 orang DAN III yang sekaligus bertindak sebagai Dewan Guru. (R.17). New Delhi, April (Antara-Reuter). Jalan2 dibongkar, pohon2 dite- bang atau disingkirkan dan jadilah tempat itu sebagai bagian dari lapangan yang dipersiapkan untuk Asian Games 1982. Suatu kegiatan yang ramai karena pekerjaan bagi persiapan kebutuhan pertemuan olahraga se Asia itu baru bulan dimulai Nopember yang lalu. kan kepribadian almarhum yang mengesankan adalah unsur utama yang mendekatkan para penang- gung jawab kebijaksanaan pemerin- tah kepada diri ulama yang sudah puluhan tahun memimpin umat Islam ini. Kepribadian yang mampu menghargai pendapat orang lain yang berbeda dengan pendapat- nya sendiri, tanpa harus mengor- bankan sedikitpun prinsip2 yang diperjuangkannya. Kepribadian yang mampu mencerminkan kejujuran sikap, ketulusan pengabdian dan kesung- guhan menunaikan kewajiban dalam memperjuangkan apa yang dirumuskannya sebagai prinsip2 agama. Keseluruhan unsur2 kepribadian almarhum mendukung peranan kesejarahan seperti itu, sikap pendiam, dimana tidak ada kata2 terucapkan dari mulut almarhum tanpa ada perlunya, sikap amarah, dimana tidak ada terbetik keluar sepatahpun apa yang dipercayakan sebagai hal rahasia kepada almarHum, sikap konsistensi kebi- jaksanaan dimana kawan dan lawan mendapati kejujuran sikap politik dan pendirian ke agamaan almar- hum memperkuat pendewasaan hi- dup bangsa. Terlepas dari perbedaan cukup besar dengan sikap dan pendirian mereka dan masing-masing pola kehidupan pribadi almarhum, dengan kesederhanaan, ketepatan mengatur waktu dan menggunakan- nya, serta kebersihan almarhum menunjukkan contoh konkrit dari kepribadian seorang Ulama Besar yang berilmu dalam, melaksanakan peranan dan kewajiban agamanya secara tuntas, dan mampu manusia dan memperlakukan lapisan masyarakat yang berbeda- beda seusia dengan derajat masing2 almarhum dan derajat sendiri sebagai ulama. (r-27).
