Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-15
Halaman: 01
Konten
PYRAMID menyegarkan hart-har! anda Rudy Santoso juga mem- bantah bahwa kantor cabang BCA Medan telah "diblokir" karena terjadinya penarikan dana besar-besaran oleh para nasabahnya. Hal itu diungkapkannya sehubungan berbagai isu yang mengakibatkan sejumlah besar nasabah bank itu beramai-ramai menarik dananya, D.O. tersedia di Swalayan atau hubungi PT PINTU BESAR SELATAN 530287 ISSN 0215 - 2940 Tahun XXVI No. 8990 Medan, (Analisa) Pemimpin Bank Centra Asia (BCA) Cabang Medan, Rudy Santoso, kepada wartawan di Kantor BCA Jalan Diponegoro Medan, Jumat (14/11) siang membantah isu-isu yang menyebutkan kantor cabang Bank Central Asia (BCA) di Singapura ditutup karena terjadinya "rush" (pe- narikan dana besar-besaran oleh na- sabahnya). Sementara Sudono Salim (Liem Sioe Liong) yang diisukan meninggal dunia muncul di layar televisi siaran Dunia dalam Berita tadi malam. Lim Sioe Liong Muncul Segar Bugar di Televisi Akibat Isu-isu BCA Diserbu Perwakilan BCA di Singapura Tetap Dibuka SEGAR BUGAR Sementara itu, siaran pers Menurut pengumuman itu, posisi likuiditas BCA sangat solid saat ini dan BCA tidak Salah seorang petugas di bagian teller mengakui, ia mendapat instruksi untuk tetap melayani BCA juga mem- bantah isu-isu yang menye- mempunyai cabang/kantor ope- semua permintaan penarikan rasional di Singapura, kecuali "representative office" yang tetap buka seperti biasa. tunai nasabah berapa pun banyaknya. butkan Sudono Salim (Liem Sioe Ling/Om Liem) meninggal dan kantor cabang BCA di Singapura ditutup. Kantor Pusat BCA juga meminta agar semua cabang tidak menahan nasabah yang ingin menarik dana keluar dari BCA yang disebabkan oleh berita-berita yang tidak men- dasar itu. Bahkan di seluruh cabang BCA Medan dibuka hingga malam hari untuk memberikan pelayanan yang maksimal ke- pada nasabahnya. MACAT TOTAL Akibat serbuan nasabah di beberapa lokasi Bank BCA kemarin, sejumlah jalan di Medan mengalami macat total beberapa jam. QUISA YUPER QUALITY Jakarta, (Analisa) Presiden Soeharto mengata- kan, gejolak moneter sekarang ini merupakan pengalaman yang sungguh mengagetkan dan amat merugikan, sehingga perlu dila- kukan berbagai langkah pembe- nahan. MUNTA "Kita harus belajar dan meng- ambil hikmah dari pengalaman yang sungguh mengagetkan dan amat merugikan itu," tegas Ke- pala Negara di Taman Mini Indo- nesia Indah (TMII), Jumat ketika membuka Munas Pepabri ke-11. RARQUISA JUICE Wakil Kepala Cabang Bank Indonesia (BI) di Singapura, Lukman Benyamin, juga mene- Dikatakan, yang terjadi di gaskan hal yang sama. Ketika kantor cabang BCA Medan dan dihubungi Antara Batam me- lima cabang pembantu (capem) lalui telepon, ia mengatakan di sekitar kota itu adalah berita tentang penutupan kantor penarikan dana oleh para na- cabang BCA di Singapura hanya sabah menyusul tersiarnya isu belaka. Presiden yang didampingi Wakil Presiden Try Sutrisno dan Ketua PP Pepabri Arief Riyadi, menyebutkan gejolak moneter yang terjadi akhir-akhir ini meru- pakan hal yang baru dialami bangsa ini. "rumor" (isu) bahwa BCA akan dilikuidasi. Bantahan Rudy itu dipertegas oleh Ketua Tim Pengawasan Perbankan BI Cabang Medan, Hadi Pranowo, yang menya- takan bahwa tidak benar BCA akan dilikuidasi. "Jual beli uang yang dapat memberi keuntungan besar bagi mereka yang melakukannya, ter- nyata mengakibatkan kerugian besar bagi bangsa-bangsa," kata Kepala Negara kepada para pur- nawirawan yang akan bersidang selama tiga hari. "Kita telah mengambil berba- gai langkah korektif yang diper- lukan di berbagai bidang. Dengan kombinasi kebijakan dan tindak- an itu, mudah-mudahan ujian be- TVRI/az.m SEGAR BUGAR: Sudono Salim (Liem Sioe Liong atau Om Liem), pemilik Bank Centra Asia (BCA) yang diisukan meninggal dunia sehingga mengakibatkan "serbuan" nasabah ke bank terkemuka itu muncul di layar televisi dalam keadaan segar bugar. Ia sekaligus telah membantah desas-desus yang merugikan bank swasta terbesar itu. Presiden : Gejolak Moneter, Pengalaman Mengagetkan dan Merugikan Kepala Negara kemudian ber- kata "Sudah tentu kita belum bi- sa berpuas diri. Secara terencana dan berhati-hati, kita perlu mela- kukan berbagai langkah pembe- nahan untuk lebih memperkukuh ketahanan ekonomi nasional ki- ta." analisa Membangkitkan Partisipasi Rakyat dalam Pembangunan Sabtu, 15 Nopember 1997 Berbagai langkah itu perlu di- lakukan secara terpadu baik oleh pemerintah, kalangan dunia usa- ha serta masyarakat luas. Sudono Salim sendiri, mun- cul dalam Dunia dalam Berita tayangan TVRI kemarin malam dalam keadaan segar bugar. Siaran pers Humas tadi juga menyebutkan bahwa BCA tidak memiliki cabang di Singapura maupun di Hong Kong. Kedua kantor BCA yang ada di negara itu hanyalah "representative of- fice" (perwakilan BCA) yang tidak melayani operasional bank dan hingga kini kantor tersebut masih buka. Dalam kesempatan itu, Kepa- la Negara juga menyinggung mu- sibah kekurangan pangan di se- jumlah daerah di Irian Jaya de- ngan mengatakan kejadian itu di- sebabkan munculnya gejala alam rat kali ini dapat kita lewati de- yang disebut El Nino: ngan selama ," kata Presiden. Pengumuman yang tertera di beberapa ATM BCA menye- butkan, saat ini telah beredar berita tak mendasar di ma- syarakat yang antara lain menya- takan bahwa karena terlalu ba- nyak membantu bank lain, maka BCA kekurangan likuiditas. Jakarta, (Analisa). Menteri Tenaga Kerja Adul Latief mengungkapkan bahwa se- karang ini terdapat 359 orang In- donesia yang dipenjara di Arab Bersama badan-badan inter- Saudi, antara lain karena melaku- nasional dan negara-negara lain- kan pencurian, berzinah hingga nya, Indonesia sedang mengam- bil berbagai langkah yang diper- keimigrasian. lukan untuk mengatasi gejolak sehingga pembangunan nasional tetap berlangsung. memalsukan dokumen Setelah melapor kepada Pre- siden Soeharto di Bina Graha, Ju- mat tentang selesainya pemulang an 24.357 WNI bermasalah dari Saudi, Latif mengatakan pemerin- tah akan terus berusaha me- nyelesaikan masalah ini. Dialog antara para wartawan Isu lainnya adalah ditutupnya BCA Singapura karena pena- rikan dana dalam jumlah besar dan kalah valas. "Di sebagian daerah Irian Ja- ya, kekeringan tadi telah memin- ta korban jiwa rakyat kita. Upa- ya pertolongan sudah dilakukan baik oleh pemerintah, maupun oleh berbagai golongan dalam masyarakat," kata Presiden. Sebelumnya, Ketua PP Pepa- bri Arief Riyadi melaporkan mu- nas tiga hari ini akan dihadiri se- kitar 800 peserta antara lain un- tuk memilih pengurus baru masa bakti, 1997-2002. Beberapa waktu lalu, Kepala Negara sempat menjenguk Ketua Umum PP Pepabri Soesilo Soe- darman yang dirawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Ja- karta Barat. (Ant-h) dengan Latief tidak lama berlang- sung, karena Menaker langsung ikut bershalat Jumat dengan Ke- pala Negara dan Wapres Try Su- trisno di Mesjid Baitturahim Ista- na Merdeka. MULAI 13.00 WIB Berdasarkan pemantauan Analisa di Medan, sejak pukul 13.00 WIB nasabah yang datang ke kantor-kantor cabang dan cabang pembantu (capem) bank swasta nasional itu mulai ramai. Bahkan di Kantor Capem BCA Jalan Yos Sudarso Pulo Brayan sudah mulai ramai sejak pukul 9.00 WIB. Latief menyebutkan para WNI bermasalah itu pada umumnya datang dari Cianjur, Sukabumi, Madiun, NTB serta Kalsel. Peme- rintah mencatat hampir semua mereka itu adalah jemaah umroh yang masa tinggalnya di Saudi su- dah berakhir/over stay. Mereka bisa tinggal lama di tanah suci karena diberangkatkan oleh sekitar 700 calo, kata Latief. Menurut keterangan se- jumlah nasabah di beberapa lokasi bank itu, umumnya mereka mengambil dananya karena termakan isu itu. Mesin-mesin ATM BCA baik yang terpasang di bank- bank itu serta di pusat-pusat perbelanjaan juga ramai di- datangi nasabah sehingga di beberapa lokasi khususnya yang dipasang di bank terjadi antrian panjang. kapkan mereka sudah mulai mendengar isu itu sejak Kamis (13/11) malam dan warga kota Medan pada umumnya sudah saling memberitahukan tentang isu itu sehingga dengan cepat tersebar luas. Menghadapi serbuan nasa- bahnya yang ingin menarik uang mereka, sejumlah karyawan BCA terpaksa kerja ekstra berat. Medan, (Analisa) Pengambilan cek nasabah di bank dalam likuidasi (BDL) maupun pembayaran di bank- bank pembayar pada hari kedua Jumat (14/11) berlangsung lancar dan tertib. Menurut pantauan Analisa, serbuan nasabah hanya terjadi pagi hari antara pukul 08.00- 10.00 WIB. Sesudah itu keadaan normal kembali. Hari Kedua Pembayaran Nasabah BDL Medan Lancar dan Tertib Seperti terlihat di Sejahtera Bank Umum (SBU) Perisai Plaza. Walaupun hujan meng- guyur kota Medan sejak pagi hari, nasabah yang datang pada pagi hari cukup ramai. Sesudah lewat tengah hari keadaan nor- mal kembali. Hal ini terjadi karena masya- rakat ingin secepatnya mem- peroleh cek. Padahal bank buka mulai pukul 08.00-16.00 WIB setiap harinya. Demikian juga halnya Bank SBU Capem Sutomo dan Ak- sara, hanya mendapat serbuan pada pagi hari. LEBIH TERATUR Pengambilan cek para na- sabah di Bank BHS kemarin terlihat sudah lebih teratur. Mereka tidak lagi berkum- pul di depan pagar bank tersebut, tetapi dapat masuk dan melihat nomor rekening dan hari apa pengambilan cek pembayaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pihak bank BHS juga menye- diakan tempat duduk di depan pintu gedung tersebut, sehingga para nasabah tidak terlihat bergerombol. Di hari kedua ini kekurangan pelayanan pada hari pertama sudah mulai dibenahi dari pihak- pihak BDL. Di Bank Pacific dan South East Asia Bank (SEAB) suasana Penarikan uang dari nasabah BDL nampaknya membawa keberuntungan pihak bank pembayar. Hal ini disebabkan banyaknya nasabah yang lang- sung menyetor uangnya ke rekening tabungan yang baru dibuka pada bank tersebut. (rrs/ am) Latief: 359 Orang WNI Dipenjara di Arab Saudi Menanggapi laporan Menaker itu, Kepala Negara minta agar pa- ra calo itu ditertibkan dan kalau perlu diambil tindakan hukum. Depnaker diminta bekerjasama dengan Bakorstanas dan Bakorstanasda. Pengamatan Analisa, frek- wensi arus lalulintas akibat serbuan nasabah yang hendak mencairkan segera uang sim- panannya di BCA berlangsung sejak pukul 11.00 WIB. Arus kendaraan terlihat masih padat hingga petang kemarin. Akibatnya beberapa ruas jalan di antaranya Jalan Dipo- negoro persis depan gedung BCA ditutup petugas Polantas. Demikian juga beberapa ruas jalan menuju Jalan Diponegoro muiai dari simpang Diponegoro/ Sudirman hingga Diponegoro/ H. Zainul Arifin ditutup karena ruas jalannya tidak mampu lagi menampung frekwensi arus lalulintas yang meningkat pesat luar biasa dalam waktu bersa- maan. "Presiden minta Menaker un- tuk bicara dengan Majelis Ulama Indonesia Pusat dan daerah, ser- ta para tokoh Islam agar tidak ada jemaah umroh yang tersesat lagi," kata Latief. Untuk lebih memahl sejumlah jalan yang ditutup itu dimanfaatkan untuk menjadi tempat parkir kendaraan para nasabah. Bersama Kepala Negara, juga dibicarakan penempatan dana Rp. 1 triliun milik PT (Persero) Jam- Meski tidak sampai mema- catkan total arus kendaraan yang melintas, namun akibatnya fre- kwensi kendaraan yang datang secara bersamaan itu tak urung membuat repot petugas Polantas yang terlihat sibuk mengatur tetap biasa-biasa saja. Bank SEAB Cabang Pemuda tetap melayani nasabah lewat pintu belakang (Jalan Kol. Sugiono). Sedangkan Bank Pacifik untuk hari kedua telah menjadwalkan nomor urut 301- 600. Sedang suasana Bank Jakarta terlihat sunyi dan hanya satu dua orang saja yang keluar masuk dari bank itu. LEBIH SEPI Keadaan bank penerima cek, baik BDN, BNI dan BRI tidak jauh berbeda dengan hari per- tama bahkan lebih sepi. Nasabah sepertinya tidak terburu-buru untuk menukarkan ceknya ka- rena masa berlakunya hingga 70 hari. Bank Dagang Negara Ca- bang Ahmad Yani seperti kemarin keadaannya tertib dan lancar. Demikian juga BDN Cabang Iman Bonjol. MILIC MOWOMEN PERS NASIONAL SURAKARTA sostek pada PT Bank Tabungan Negara (BTN) guna mendorong kembali pembangunan RS dan RSS serta penempatan dana Rp. 2 triliun dari Jamsostek pada bank-bank pemerintah lainnya untuk mendorong pengusaha ke- cil padat karya yang berorientasi ekspor. "Presiden mengatakan bunga dana Jamsostek itu adalah 14 per- sen/tahun sehingga bunga bank- bank (pemerintah, red) adalah 17 persen," kata Latief. Dengan su- ku bunga yang cukup rendah itu, diharapkan para pengusaha kecil akan bergairah kembali. (Ant-h). arus lalulintas. Pengamatan Analisa bebe- rapa jalan yang padat dan sempat macat di antaranya Jalan Bukit Barisan sekitar lapangan Mer- deka, Jalan Asia, mulai simpang Jalan Thamrin hingga Sutomo serta Jalan Iskandar Muda, mulai Jalan Gatot Subroto hingga Jalan H. Zainul Arifin dan Jalan Yos Sudarso Pulo Brayan mulai dari arah Jalan Pelita hingga per- simpangan Jalan Pertempuran. Seluruh jalan yang macat itu umumnya di sekitar kawasan di mana terdapat kantor BCA. TIDAK PANIK Beberapa petugas dengan alat pengeras suara berulang kali mengimbau para nasabah agar tidak panik karena bank terbesar di Indonesia tersebut masih cukup kuat dan siap melayani hingga nasabah terakhir. Namun imbauan petugas agaknya tidak mendapat per- hatian karena para nasabah dan deposan sudah bertekad untuk menarik dananya. Seorang nasabah menga- takan, ia bertekad mengambil seluruh tabungannya yang mencapai belasan juta itu karena kasusnya bertepatan pada hari Jumat. "Biasanya keputusan pe- merintah selalu diumumkan pada hari Sabtu di mana bank tutup dan nasabah tidak bisa berbuat banyak, ujar. Menurut nasabah tersebut, jika uangnya tidak ditarik kemarin maka ia terpaksa menunggu hingga hari Senin dan segala sesuatu mungkin saja terjadi selama beberapa hari itu. Namun berdasarkan ke- terangan salah seorang staf bank itu mengungkapkan, BCA tetap buka hari Sabtu dan siap untuk melakukan pencairan dana nasabah. Semula pencairan dana na- sabah akan dilaksanakan hingga pukul 20.00 WIB. Namun masih membludaknya jumlah nasabah yang datang menarik dananya, sejumlah staf bank itu menye- butkan, pencairan dana dilaku- kan hingga seluruh nasabah yang datang bisa dilayani. Menurut pantauan Analisa di sejumlah bank-bank itu, hingga Sukul 2.00 WIB nasabah yang datang sudah surut. Namun di semua cabang itu tetap buka untuk mengantisipasi sean- dainya masih ada yang mau menarik dananya. Sejumlah nasabah yang baru datang sore harinya mengung- kapkan mereka mengetahui hal ini setelah melihatnya dari siaran berita di televisi. Untuk mengantisipasi ke- mungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, aparat keamanan telah disiagakan. Sejumlah besar petugas dari Sat Brimob Poldasu, Poltabes Me- dan dan Polsekta serta aparat lainnya tampak turun di se- jumlah lokasi bank itu. Kantor Cabang BCA Medan membawahi lima kantor capem antara lain di Jalan Iskandar Muda, Jalan Bukit Barisan, Jalan Yos Sudarso Pulo Brayan dan Jalan Jenderal Sudirman Binjai. (Tim/Ant) Presiden Soeharto pada hari Jumat (14/11) di Bina Graha, pu kul 11.15 WIB, menerima Wakil Presiden Try Sutrisno sekitar 20 menit, namun tidak diperoleh ke terangan tentang isi pertemuan kedua pemimpin negara tersebut. kuti! SCA SARAPAL NE GEBYAR New York, Jumat. Dalam suatu unjuk kesatuan, Dewan Keamanan PBB bebera- pa menit menjelang tengah ma- lam kemarin, mengutuk keras Irak atas keputusannya untuk mengusir para pemeriksa senjata PBB dari AS. Ini merupakan reaksi perta- ma DK-PBB yang berang- gotakan 15 negara sejak enam pakar AS diperintahkan angkat kaki dari Irak kemarin dan PBB memutuskan untuk menarik keseluruhan pemeriksa senja- tanya, dengan hanya mening- galkan sejumlah kecil staf untuk menjaga peralatan. Pada hari Jumat pagi, Kepala Negara yang didampingi Wapres "Saya akan memberikan ke terangan sebagai persaudaraan sa- ja", kata Wapres sambil senyum- senyum. Sejak menjadi Wapres ja rang sekali memberikan keterang an resmi kepada pers. membuka Munas Persatuan Pur- nawirawan ABRI (Pepabri) di Ta man Mini. Kepala Negara kemu dian menuju Bina Graha untuk menerima Menaker Abdul Latief. Beberapa menit menjelang Kepada Analisa Staf Bagian Umum BDN Ahmad Yani, Mangatur Hutagaol mengata- kan, keadaan tertib dan terken- dali. Ia mengharapkan untuk ha- Wapres yang disertai Sesdalop bang AM Hendropriyono kemudi an sambil senyum-senyum menun ri-hari selanjutnya keadaan tetap pukul 11.00 para pengawal di Bi juk foto dirinya yang berdamping na Graha tampak sibuk karena ru panya bersiap-siap menyambut ke datangan Wapres. seperti hari-hari sebelumnya. Menurut pantauan Analisa, kesiapan petugas pelayanan pencairan cek pembayaran di bank-bank pembayaran seperti BRI, BDN, dan BNI patut mendapat pujian selain pe- layanan yang baik dari petugas juga para nasabah tidak merasa dipersulit. Ketika memasuki Bina Graha, mula mula Pak Try hanya melam bai-lambaikan tangan kepada para wartawan yang berada di ruang wartawan, yang berhadap an langsung dengan ruang Kepala (Ant). an dengan foto Kepala Negara. Se telah bersenda gurau dengan para wartawan, kemudian Wapres me ninggalkan ruang wartawan dan kemudian menuju lantai dua Bina Graha. UN TOYOTA ANGGUR VIGOUR Terkenal Sejak Tahun 1924 Perundingan mengenai suatu pernyataan rancangan AS, yang harus disetujui keseluruhan 15 anggota dewan itu, berlarut-larut selama beberapa jam sehubung- an dengan perbedaan pendapat mengenai teks dan karena China VIGOUR Mengembalikan semangat dan tenaga Anda, baik disaat santal maupun sehabis bekerja keras. Nikmatilah dan dapatkan kesegarannya bersama teman Anda. MINUMAN ANDA SEPANJANG MASA 16 Halaman Pada hari Sabtu (15/11) Wakil Presiden akan berulang tahun S2KI Analisa/az.m PENUH SESAK: Suasana di bank Central Asia Jalan Bukit Barisan dekat Lapangan Merdeka Medan Jumat (14/11) malam penuh sesak dengan para nasabah yang ingin mengambil dananya di bank tersebut, Gambar atas dilihat dari luar gedung dan bawah suasana dalam gedung tersebut. (Foto-foto lainnya dimuat di halaman 3) KUANG BARU MUMPUNG GRATIS Seputar Pengusiran Tim PBB DK-PBB Kutuk Keras Keputusan Baghdad mengatakan, pihaknya menung- gu instruksi dari Beijing. Dewan itu juga memper- ingatkan tentang "konsekuensi serius," tapi mencatat ancaman dengan mengingatkan pernyata- annya 29 Oktober yang meng- Presiden - Wapres 20 Menit gunakan ucapan sama. Jakarta, (Analisa) Negara. Namun, kemudian tiba tiba Wapres batal masuk ke ruang tung gu, tapi masuk ke ruang warta wan dan kemudian berdiri di depan kursi tempat para pejabat biasa memberikan keterangan ke pada para wartawan. enam pakar AS dan dua pemeriksa senjata lainnya terpaksa meninggalkan Irak melalui jalan darat ke Jordania setelah Irak menolak untuk mengizinkan mereka terbang keluar dengan sebuah pesawat PBB hari ini bersama 68 peme- riksa lainnya. Richardson, yang menyeru- kan sidang itu, menginginkan DK-PBB menunjukkan kesa- tuan selama dua hari berturut. Dewan itu, dalam sebuah resolusi yang memiliki pertim- bangan hukum internasional, Rabu mengeluarkan kutukan sama terhadap Irak dan mem- berlakukan larangan bepergian terhadap para pejabat yang bertanggung jawab karena menghalangi tugas pemerik- Tapi para diplomat lainnya mengatakan, alasan itu adalah pidato dubes AS Bill Richardson dalam sebuah komite PBB pagi ini, yang isinya mengecam "pe- nindasan" China di Tibet. Begitu pun, berbagai sumber China menolak untuk meng- hubungkan antara ucapan Ri- chardson dengan keterlambatan pernyataan tadi. Pernyataan itu, yang dibaca- kan pada suatu sidang resmi de- wan, mengutuk keras keputusan Irak untuk mengusir enam pe- meriksa senjata PBB dari AS dan meminta pencabutannya dengan segera. ABCA ATM saan. Irak mengumumkan 29 Ok- tober bahwa para pakar AS yang bertugas pada tim senjata PBB akan meninggalkan negara itu, dengan menyebut mereka se- bagai agen-agen kebijakan ke- ras AS. Dikatakannya, terlalu banyak pakar AS tergabung BCA Ant/Rtr TINGGALKAN IRAK: Tim Pemeriksa Senjata PBB Jumat (14/11) dinihari meninggalkan Baghdad setelah pemimpin Irak memutuskan mengusir enam pakar AS yang bergabung dalam tim PBB tersebut. dalam posisi utama dalam pro- gram perlucutan senjata PBB itu dan secara sengaja me- nimbulkan perselisihan. Kepu- tusan itu dilaksanakan setelah dewan memberlakukan larang- an bepergian tadi.(Ant/Rtr/es). Rupiah Melemah Jakarta, (Analisa). Rupiah dipasar uang"spot" antar-bank Jakarta, Jumat ditu- tup pada posisi Rp3.435/Rp3. 445 per dolar AS atau turun 70 poin dibanding penutupan Ka- mis pada Rp3.365/Rp3.385 per dolar AS. "Melemahnya mata uang re gional menjadikan rupiah ikut melemah, saat menjelang penu- tupan rupiah sempat tertekan di level 3.480 per dolar," kata se- orang dealer seperti dikutip AFEC research. Pada akhir pekan itu, ringgit turun hingga 3,3290 per do- lar,baht turun hingga 38,45 per. dolar dan Peso sempat turun hingga 33,99 per dolar Posisi rupiah pada penutupan itu sama dengan posisi pada pukul 11:45 Wib. "Kecenderungan pelaku pasar membeli dolar antara lain dipicu oleh turunnya suku bu- nga overnite antar-bank menja- di sekitar 14 persen dan penye- lesaian transaksi 'spot' yang le- bih panjang karena melewati li- bur akhir pekan,"kata dealer. Likuiditas rupiah pada penu- tupan masih stabil dibanding sesi siang dengan tingkat suku bu- nga "overnite" antar-bank sebe- sar 14-14,25 persen. Sementara itu, pergerakan dolar/rupiah berkisar 90 poin dengan level tertinggi rupiah pada posisi 3.390 per dolar, se- dangkan level terendahnya pada 3.480 per dolar.(Ant) Opeli NILAI-nilai budaya feodal yang diwarisi dan merasuki manusia Indonesia sejak dulu, sampai kini terasa masih do- minan, ujar Mochtar Lubis budayawan dan mantan pe- mimpin redaksi harian Indo- nesia Raya. -Lho, kita kan hidup di za- man demokrasi?! 00000 KEMARIN bank BCA (Bank Central Asia) di bebe- rapa kota, termasuk di Medan, "diserbu" nasabah yang ingin mengambil kembali uangnya. Padahal BCA bukan BDL (bank dalam likuidasi). Ah, kok gampang sekali termakan isu, sih?! bungGuit
