Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Analisa
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-11-15
Halaman: 06

Konten


Sabtu, 15 Nopember 1997 DAERAH ISTIMEWA ACEH Masyarakat Terpengaruh Isu Menyesatkan BCA Banda Aceh Diserbu Ratusan Nasabah Tidak Benar Lim Soe Liong Meninggal ngan kendaraan pribadi berhenti dan ingin mengetahui. Banda Aceh, (Analisa). TERPENGARUH Setelah mendengar cerita da- Ratusan nasabah BCA di Banda Aceh me- nyerbu kantor cabang dan pembantu untuk menarik uang yang mereka simpan di bank tersebut, Jumat (14/11) sejak pukul 14.00 kebetulan juga nasabah di bank ri nasabah tersebut tentang isu yang berkembang, mereka yang WIB. nan-teman se- tersebutpun terpengaruh. Melalui telepon, mereka juga memberitahu sama nasabah tentang isu yang berkembang, dan menyarankan menarik uang di bank tersebut. Karena itulah, dalam waktu singkat Kantor Cabang BCA di Jalan Panglima Polem, Peuna- yong dan kantor pembantu di Jalan T.Umar dipenuhi nasabah hingga tumpah ke jalan. Isu kalah kliring di Singapura dan Hong Kong serta mening- galnya Liem Soe Liong atau Su- dono Salim memang sangat ce- pat berkembang. Berjubelnya nasabah mena- rik uangnya di bank tersebut se- telah berkembang isu bahwa pe- megang saham mayoritas BCA, Liem Soe Liong meninggal du- nia. Isu tersebut diikuti dengan informasi lainnya, bahwa di Hong Kong dan Singapura bank ini kalah kliring, sehingga menu- tup kantor cabangnya di sejum- lah kota besar, termasuk Medan. Inilah yang menyebabkan masyarakat khususnya nasabah berjubel di kantor cabang dan pembantu, sehingga agak sukar diatur. DAPAT PENGAWALAN Kantor cabang dan cabang pembantu bank itu di Jalan Pang- lima Polem dan T.Umar kemarin terpaksa mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan, kare- na membludaknya nasabah yang ingin menarik uangnya. Menurut pengamatan "Anali- sa", kantor cabang bank tersebut di Peunayong dijejali nasabah, baik yang langsung mengambil uang ke petugas bank maupun di ATM. Kepala Mukim Krueng Geukueh Dilantik Lhokseumawe, (Analisa). Bupati Aceh Utara mengi- ngatkan para kepala desa dalam melaksanakan kewajiban dan penetrapan kebijaksanaannya ti- dak boleh tertutup.. Hal tersebut agar tidak me- nimbulkan prasangka buruk atau kecurigaan warga kepada kepala desa (Kades). Peringatan itu disampaikan bupati melalui Asisten III Set- wilda, Drs.Ridwan Sulaiman pa- da acara pelantikan Kepala Mu- kim Krueng Geukueh, Kecama- tan Dewantara, H.Abubakar Ab- bas menggantikan pejabat lama, Tgk.H.Puteh Adami di Balai De- sa Dewantara, Selasa (11/11). Bupati mengatakan, kepala mukim sebagai lembaga adat dan merupakan koordinator Ka- des. Jika ada masalah yang tim- bul di tingkat desa dan sulit dise- lesaikan Kades, maka lembaga adat bersama Kades menyelesai- kannya melalui musyawarah. Di samping itu kepala mukim juga merupakan mitra kerja ca- mat, baik dalam tugas-tugas pe- merintahan maupun kemasyara- katan. Oleh karena itu, kepala mu- kim dan Kades harus terjalin kerjasama yang baik dengan ca- mat, kata bupati.(hai) Banda Aceh, (Analisa) Gubernur Aceh, Syamsuddin Mahmud bertindak sebagai Irup pada upacra peringatan Hari Ke sehatan Nasional (HKN) ke-33 sekaligus membacakan amanat ter tulis Menteri Kesehatan RI, Prof. DR. Sujudi di Lapangan Blang Padang Banda Aceh, Rabu (12/11). Dala amanatnya, menteri Su- judi mengatakan, sengaja meng angkat tema kesehatan gigi dan mulut dalam HKN kali ini, karena menurut Susenas 1995 menunjuk- kan keluhan sakit gigi menduduki ranking 6 yaitu 5,21% dari seluruh keluhan sakit yang dirasakan masyarakat (25,13%). Itu berarti, dalam sebulan ada sekitar 2 juta orang Indonesia yang mengeluh sakit gigi, katanya. Padahal keluhan sakit gigi sangat spesifik, berupa rasa sakit yang sangat tajam secara terus menerus dan sangat mengganggu kondisi fisik, mental dan sosial, serta sudah tentu mengganggu produkti fitas kerja.. Menurut menteri, dalam per ingatan HKN ke-33 itu juga di lakukan pencanangan bulan imu nisasi anak sekolah (BIAS). Pem berian imunisasi pada anak sekolah ini bukan lagi ditujukan untuk memberikan kekebalan dasar, tetapi untuk meningkatkan kekebalan dan memperpanjang masa perlindungan. Sampai pukul 19.30 WIB, petugas bank masih melayani nasabah yang sejak pukul 14.00 WIB sudah antri. Kegiatan imunisasi anak seko lah itu dilakukan pada bulan No Sedang yang baru datang pu- kul 19.30 WIB juga cukup ramai dan disarankan mengambil uang keesokan harinya. "Besok (hari ini, red) kami tetap melayani melayani bapak- bapak. Jangan takut, uang bapak tetap utuh", kata seorang petugas bank tersebut memberi penger- tian kepada nasabah yang baru datang. Pada tiga ATM, masing dua di kantor cabang dan sebuah di kantor cabang pembantu, tam- pak nasabah saling berdesakan. Suasana seperti ini menimbul- kan kemacatan lalu lintas. Barisan mobil sepanjang le- bih kurang 2 kilometer bagai tak dapat bergerak di Peuna- yong, karena nasabah di kantor cabang itu sampai tumpah ke ja- lan-jalan. Satuan Brimob Polda Aceh dan Satlantas terpaksa diturun- kan untuk mengamankan situasi. Informasi yang dihimpun "Analisa" menyebutkan, semula salah seorang nasabah menarik uangnya di bank tersebut dalam jumlah cukup besar. Kemudian diikuti puluhan nasabah lainnya. Melihat ramainya orang di kantor cabang tersebut, masya- rakat yang sedang melintas de- Tapaktuan, (Analisa). Panggung hiburan rakyat (PHR) di Aceh Selatan terpaksa ditutup pemiliknya. Kebijaksa- naan ini diambil untuk meng- hindari kerugian lebih besar bagi operasionalnya. Pemilik PHR "Pantai Selatan Grup", Syarifuddin Nyak Mad ketika dimintai keterangannya tentang penutupan empat PHR miliknya, mengakui terpaksa mengambil tindakan tersebut. nis "Secara resmi sejak 1 No- pember lalu, empat PHR terse- but terpaksa saya tutup", kata- nya. Dia mengakui alasan penutu- pan tadi karena ketiadaan penon- ton sejak beberapa bulan ter- akhir ini, sehingga tidak berim- bang dengan biaya yang dikelu- arkan. Karena Ketiadaan Penonton, PHR di Aceh Selatan Ditutup Ke-empat PHR yang ditutup tadi, selain PHR Pantai Selatan Tapaktuan, juga PHR di Kota- fajar, Blang Pidie dan Subulus- salam, Simpang Kiri. PENGHARGAAN Gubernur dalam kesempatan itu menyerahkan penghargaan kepada dokter teladan II dr. Khrismawan dari Puskesmas Jan- tho, Aceh Besar dan dokter tela dan III sekaligus dokter pus kesmas terbaik, dr. Maryan Su hadi dari Puskesmas Serbajadi Lokop, Aceh Timur. Paramedis teladan II, Firdaus dari puskesmas jeuram, Aceh Barat dan paramedis teladan III, Udin K dari Puskesmas Badar, Aceh Tenggara. Bidan teladan I Ismasawitri dari Puskesmas Kota Takengon, Aceh Tengah, bidan teladan II, Mulidar dari Puskes mas Muara Tiga, Pidie dan bidan teladan III, Jaswani Has dari Pus kesmas Kluet Selatan, Aceh Sela Gema Namun isu tersebut ditepis salah seorang staf BCA Cabang Banda Aceh, Putri Ariyati. "Tidak benar Liem Soe Liong (Om Liem) meninggal dunia", katanya OLEH: DARMAN MOENIR Sedang di Hong-Kong dan Singapura hanyalah representa- tive office atau kantor perwaki- lan yang tidak melayani operasi- onal bank, bank tidak tutup, ka- tanya. Peringatan HKN di Banda Aceh pember setiap tahun, yang dilak sanakan oleh TP UKS, yang dida lamnya terdapat unsur-unsur Dep dikbud, departemen Agama, Dep dagri dan departemen kesehatan. Sedangkan sasaran BIAS, me nurut Menteri Sujudi adalah se mua anak sekolah SD Negeri, Swasta maupun Madrasah Ibtidai yah Negeri dan Swasta. Dengan memberikan vaksin DT kepada murid kelas I, dan Vaksin TT kepada murid kelas II dan III Berarti setiap anak kelas III SD sudah memiliki status imunisasi TT 5 dosis, sekaligus memiliki ke kebalan terhadap tetanus paling se dikit 25 tahun dan akan melin- dungi generasi berikutnya, kata Menteri. --23-- Putri Ariyati menyebutkan, para nasabah tak perlu khawatir terhadap uang yang ada di bank tersebut. Jumlah uang nasabah di BCA tetap utuh, kata Putri seraya me- ngingatkan masyarakat agar tetap percaya terhadap BCA. Namun bagi para nasabah yang ingin menarik uangnya, pihak bank tetap melayani bera- Syarifuddin Nyak Mad yang juga Ketua Gabungan Pengusa- ha Bioskokp Seluruh Indonesia (GPBSI) Cabang Aceh Selatan itu, ketika dikonfirmasi "Anali- sa", Jumat di Tapaktuan meng- akui, pengusaha daerah kesuli- tan dalam mempertahankan ki- prahnya dalam bidang hiburan itu. Sulit mempertahankan kebe- radaan bioskop di tengah-tengah meluasnya penggunaan parabo- lamin gin Kakandeppen Aceh Selatan, Drs.Said Murthada Sasra selaku Tim Pengawas Film Daerah me- ngatakan, penutupan PHR me- rupakan kerugian di satu pihak, namun di pihak lain memberikan kesegaran bagi pemiliknya, ka- rena mereka tidak ingin rugi ber- kepanjangan.(m) tan. Dalam kesempatan itu Guber nur juga menyematkan satya len- cana karya satya 20 tahun kepada dr. T. Moead Zulkifli dari RSU Zainoel Abidin, satya lencana karya satya 10 tahun disematkan masing-masing kepada Syafrud- din, Sulaiman dan Titah Simatu pang dari RSU Zainoel Abidin Banda Aceh. Piala dan hadiah juga diberi kan kepada pemenang I, II dan III lomba poster kesehatan remaja yang diraih Cut Syuahry RA dari SMU 4 Banda Aceh, Maulidia Sabarizki dari MTSN Tungkop, Darussalam dan M. Mardi dari SLTP Geu Gajah, Aceh Besar. Lomba kebersihan antar pus kesmas dimenangkan Puskesmas meuraxa, Banda Aceh, kebersihan antar rumah sakit dimenangkan rumah sakit Fakinah Banda Aceh. Sedangkan lomba kebersihan an- tar ruangan Kabid, Kasi dan Staf dimenangkan Bidang Desentrali sasi dan Perbantuan (Desban) Kanwil Kesehatan Aceh, Seksi Upaya Kesehatan Wilayah Kanwil Kesehatan Aceh dan Staf bidang Desban Kanwil Kesehatan Aceh. Pelayanan kesehatan simpatik antar puskesmas dimenangkan puskesmas Kuta Alam dan pela yanan kesehatan simpatik antar rumah sakit dimenangkan Rumah Sakit Jiwa Pusat Banda Aceh. Dalam acara yang sama Gubernur juga melantik puluhan dokter kecil (pat). Meninggalkan kantor ca mat, Idris langsung berjalan pulang ke kampungnya. Da lam perjalanan ia mengem bangkan cakrawala pemikiran nya terhadap bantuan yang akan diberikan. Wajah gem bira tampak pada raut muka nya yang diterpa matahari pagi. papun jumlah uang yang akan ditarik. "Ideologi ? Ideologi apa yang harus diresapkan kepada masyarakat? Memang camat punya pandangan bagus, tidak saja untuk keperluan fisik, tetapi juga untuk mental dan rohani. Aku sadar, masyara kat harus diberi kekayaan batin dan keyakinan terhadap suatu pandangan hidup. Teta pi apa kira-kira ideologi itu, ya?' tanya Idris seorang diri. "Dari kantor Pak Camat", jawab Idris terhadap per- Menurut Putri, pihaknya me- layani nasabah yang ingin mena- rik uangnya hari Jumat (14/11) sampai pukul 10.00 WIB. Sementara itu, Pimpinan Bank Indonesia (BI) Banda Aceh, A.Lastawan Ramli kepa- da "Analisa" mengatakan, tidak ada alasan bagi nasabah untuk khawatir terhadap uangnya di BCA. "Saya sendiri tidak mengeta- hui sumber isu tersebut". ujar Lastawan Ramli. Namun dia menilai, isu terse- but bertujuan hanya mendiskre- ditkan bank untuk menghilang- kan kepercayaan masyarakat terhadap BCA. BI DROP DANA Menjawab pertanyaan "Ana- lisa", Lastawan Ramli mengata- kan, pihak BI telah mendrop da- na sekitar Rp. 30 milyar ke BCA yang merupakan uang bank itu sendiri. Karena itu, dia menyatakan sangat yakin BCA tetap membe- rikan uang nasabah berapapun jumlah yang akan ditarik. Seorang karyawan BCA lain- nya mengingatkan masyarakat agar tidak panik, apalagi bagi yang mempunyai saldo di bawah Rp. 20 juta. Sedang Pemda Aceh dalam hal ini Wagub, Zainuddin AG mengharapkan kepada masya- rakat khususnya nasabah BCA agar tetap tenang. Masyarakat tidak perlu ter- pancing isu yang menyesatkan dan belum tentu kebenarannya, kata Wagub kepada wartawan di pendopo. Sebaliknya, tambah Wagub, pihak bank harus memberi pen- jelasan kepada masyarakat sepu- tar isu yang berkembang itu. Sehubungan dengan itu, Pemda Aceh akan memanggil pihak bank untuk meminta pen- jelasan. "Kami akan minta penjelasan pihak bank agar masyarakat me- ngetahui", tegas Zainuddin AG. Sedang Pimpinan Cabang BCA Banda Aceh, Adi Priyono tidak berhasil dikonfirmasi. Menurut seorang petugas Satpam, Adi Priyono tidak mem- perkenankan wartawan mene- muinya. (pat/syn/erh). Sabang, (Analisa). Tiga nelayan Sabang baru- baru ini hanyut selama delapan hari saat melaut. Mereka kehi- langan arah akibat asap tebal. Ketiga nelayan itu adalah Te- gong, penduduk Kelurahan Kota Bawah Timur, Rusdi Effendi (36) dan Zulkifli (tekong), ke- duanya penduduk Kelurahan Kota Atas. Menurut Rusdi Effendi, saat itu mereka menggunakan boat pancing dengan mesin tempel 15 PK menangkap udang di Pu- lau Rondo. Setelah mendapat lokasi yang tepat, mereka menyelam beberapa kali. Tiba-tiba kabut tebal menye- limuti perairan di sekitar itu se- hingga mereka tidak dapat me- lihat apa-apa dan kehilangan arah. (tmy). Dua Nelayan suka menonton di bioskop lagi, sedangkan TV Sabang Hanyutkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Paya Bujok Seulemak, Langsa. swasta sekarang cukup membe- rikan hiburan sinetron dan film laga yang bermutu terutama film impor", katanya mengakui. Sabang, (Analisa). SMU Negeri I Sabang dalam usianya yang ke-29 sudah mencetak 3.418 alumni. Mereka tersebar di seluruh Indonesia, ada yang jadi pegawai negeri, ABRI dan lain-lain. Demikian dikatakan KEpala SMU Negeri I tersebut, Drs. Anwar Usman kepada "Analisa" di kantornya, Kamis. Sekolah ini dibangun tahun 1968 dengan luas gedung 30 X 200 meter. (tmy). ANALISA PN Bireuen Mulai Sidangkan Kasus Penyimpanan Senjata Api tanyaan seseorang yang mene gurnya. Bireuen, (Analisa). Pengadilan Negeri (PN) Bi- reuen, Rabu (12/11) mulai me- nyidangkan kasus penyimpanan puluhan senjata api tanpa hak dengan terdakwa masing-ma- sing Af (50) dan Is (30) pendu- duk Kecamatan Samalangan, Pikiran dan pertanyaan yang terkandung di dalam ke palanya jadi pecah. "Pagi-pagi benar, Pak Wa li ?". "Ada urusan penting". "Hmmm". "Ya, ya", ujar Idris lancar. "Rencana kita mendapat tempat di hati Pak Camat. Be liau segera menurunkan ban- tuan, baik moral maupun ma terial. Bukankah ini besar ar- tinya ?", lanjutnya. "Kenapa rencana itu harus mendapat bantuan Pak Ca- mat? Tidakkah cukup dengan jalan mengarahkan tenaga kami saja, Pak ? Kukira dengan jalan gotong royong barang dua kali, pemagaran- nya selesai", seling penyapa, Aceh Utara. Jaksa J Hutagaol, SH dalam dakwaannya menyebutkan ter- dakwa Af pada bulan Januari 1997 menerima 23 pucuk senjata api jenis AK-47 di rumahnya yang diserahkan DA dan Hn. Kemudian terdakwa me- nyembunyikannya dengan cara menanam dalam tanah di bawah tempat tidurnya sebanyak 20 pu- cuk. Padahal terdakwa tanpa hak menerima, menyimpan maupun menyerahkannya kepada orang lain. Sedangkan tiga pucuk senjata api lainnya diserahkan terdakwa kepada terdakwa Is di Desa Me- urah Samalanga, jelas jaksa da- lam sidang yang dipimpin hakim Ahmad Sayuti, SH. Perbuatan terdakwa melang- gar pasal 1 ayat (1) UU No 12/ Drt/1951/LN No 78/1951 yo pa- sal 55 ayat 1 (ie) KUH Pidana tentang penggunaan senjata api, tandas jaksa. Terdakwa warga Desa Meu- Banda Aceh, (Analisa). Prof.Dr.H.Ibrahim Alfian cendikiawan asal Aceh bersama sejumlah pakar pendidikan lain- nya, akan menyajikan makalah pada seminar sehari di Banda Aceh. Seminar tersebut intinya membicarakan masa depan pen- didikan secara global di daerah ini. Seminar dalam rangka Hari Guru Nasional dan Hut ke-52 PGRI Propinsi DI.Aceh itu, di- rencanakan berlangsung pada 20 Nopember 1997 mendatang di Balai Tgk.Cik Di Tiro Banda Aceh. Seminar Sehari Bicarakan Masa Depan Pendidikan di Aceh memeriahkannya. Amudy AE kepada "Analisa" Ketua panitianya, Drs.H. menjelaskan, seminar sehari itu diikuti sekitar 600 peserta dari kalangan praktisi pendidikan, te- rutama guru SD, SLTP dan SLTA yang ada di Kotamadya Banda Aceh serta Aceh Besar. Sedangkan puncak acara pe- ringatan Hut PGRI berlangsung 25 Nopember 1997. Berbagai kegiatan lain sudah dilaksana- kan beberapa hari lalu untuk Melalui cara seperti ini, maka perenungan dan pengamalan terhadap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh kesuma bangsa itu, diharapkan lebih me- ngena ke dalam diri generasi muda. Ketua DPD II KNPI Aceh Timur, Syaifuddin H.Amin, SE mengungkapkan hal tersebut kepada "Analisa", Senin (10/ 11), seusai melakukan ziarah ke makam-makam pahlawan da- lam rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 1997. Dikatakannya, saat ini diri- nya sangat prihatin terhadap kondisi makam para pahlawan tersebut yang keadaannya tidak terawat dengan baik. Di sekeli- lingnya tumbuh rumput-rumput liar yang mengesankan tidak adanya perawatan dari instansi terkait. Lhokseumawe, (Analisa) Pembangunan jembatan Pan- te Lhong di Kecamatan Peusang an Aceh Utara diperkirakan me- nyerap dana sebesar Rp. 2,5 mil Anwar Usman SMUN Sabang Cetak yar. Namun dana yang tersedia 3.418 Alumni hanya Rp. 700 juta yang bersum- ber dari BPJK 1997/98. MEMPRIHATINKAN Seperti makam pahlawan di Gampong Meutia dan Bukit Meutuah, Langsa Timur, kondi- sinya saat ini benar-benar mem- prihatinkan. Selain ditumbuhi rumput liar di sekitarnya, juga kondisi makam secara umum Sudah Saatnya Makam Pahlawan di Aceh Timur Disatukan Langsa, (Analisa). Makam-makam para pahla- wan di Kabupatenn Aceh Timur yang sampai saat ini masih ter- sebar di beberapa tempat, sudah dan Dengan dana yang tersedia itu untuk tahun ini hanya bisa ram- pung untuk menyelesaikan dua abudment dan dua pilar, jelas Ir. T.Zahadi pimpro pemeliharaan jalan dan peningkatan jembatan kepada "Analisa", pekan lalu. nasah Krueng Samalanga yang berprofesi sebagai dukun itu da- lam sidang perdana kasus pe- nyimpanan senjata api tersebut didampingi penasehat hukum- nya Hanafiah Husen, SH. Sementara itu terdakwa Is Menurutnya, jembatan yang dibangun guna menggantikan jembatan gantung yang kondisi- nya selain sudah sangat uzur, ju- ga tidak sesuai lagi dengan kema- juan masyarakat dikawasan itu, yang rupanya juga seorang pe tani. yang disidangkan dalam perkara terpisah didakwa jaksa Irwan- syah, SH pada bulan Pebruari 1997 tanpa hak telah menerima dan menyembunyikan senjata api di sawahnya. Ketika itu, jelas jaksa, ter- dakwa didatangi Af ke rumah- nya dan menyerahkan tiga pucuk senjata api jenis AK-47, yang selanjutnya menyembunyikan- nya di sawahnya kawasan Du- sun Lhok Peudeung. "Kau belum tahu ?". "Apa ya, Pak ?" "Rencana pemagaran ber tukar", jelas Idris meng ulang- ulang apa yang sering ia katakan kepada siapa pun. "Oleh karena itulah aku mengharapkan bantuan Pak Camat. Ternyata beliau setu Dalam sidang terpisah itu, terdakwa didampingi penasehat hukumnya masing-masing Mu- hammad Husin, SH, AM Sui- dan, SH dan Asfiani, SH. Sidang diundurkan Rabu pe- kan depan untuk mendengar ke- terangan saksi.(bay) 9 "O, begitu", ucap penyapa tak mengerti penjelasan Idris. Ia pun berlalu dan Wali Negari meneruskan perjalanan nya. Berpunggung-punggung an dengan petani itu, Idris ber maksud langsung ke rumah istrinya. Tetapi tiba-tiba di pe karangan balai-balai adat ia merasa perlu mengantor ba rang beberapa jenak. Aneka kegiatan itu antara lain pertandingan bola voli, tenis me- ja, lomba sepeda hias serta gerak jalan massal antar guru SLTP dan SLTA. Padahal terdakwa juga me- ngetahui tanpa hak menerima, menyimpan dan menyembunyi- PT. Inhutani Aceh Timur Terus Rehabilitasi Hutan Bakau kan senjata api tersebut. Perbuatan terdakwa melang- gar pasal 1 ayat (1) UU No12/ Drt/1951 tentang penggunaan senjata api. Sedangkan kegiatan sosial yang dilakukan terdiri penyera- han bingkisan kepada keluarga PGRI, mengunjungi keluarga sesepuh PGRI dan mengerahkan massa dalam menunjang pro- gram kebersihan yang sedang digencarkan Pemda setempat. Pada malam resepsi 25 No- pember 1997, ditampilkan hibu- ran berupa musik, lawak dan ta- ri-tarian, dengan dihadiri Guber- nur Syamsuddin Mahmud. Malam resepsi itu juga ditan- dai dengan penyerahan hadiah dan penghargaan untuk para jua- ra aneka lomba. (bam). Tugas tersebut dibebankan kepada DPD II KNPI Aceh Ti- mur, melalui dana yang diusa- hakan akan ditampung dalam APBD. Namun hinga saat ini, rencana tersebut belum menun- jukkan tanda-tanda dimulainya pemugaran yang diharapkan ge- sudah cukup memprihatinkan nerasi muda ini.(gas) karena sebagian rusak akibat dimakan usia. Jembatan Pante Lhong Serap Dana Rp. 2,5 Milyar katanya. Padahal, jasa-jasa para pahla- wan dari daerah ini cukup besar bagi perjuangan bangsa. Teruta- ma dalam masa perjuangan ter- hadap pendudukan Jepang. Oleh karena itu, harapnya, Pemda melalui instansi terkait memiliki inisiatif untuk menya- tukan makam para pahlawan yang masih tersebar tersebut ke TMP Paya Bujuk Seulemak, Langsa Barat. Menjawab "Analisa", Ir. Agus Thoyib menyebutkan semua areal yang akan direhabilitasi seluas H.Amri Arsyad mengungkap-kecamatan yaitu kecamatan Seru 12.400 hektare itu berada di tiga Ketua PD-IPGRI Aceh, Drs. kan, puncak peringatan Hari Gu- way, Bendahara dan Manyak ru tahun ini dilangsungkan di tiap ibukota Daerah Tingkat II, Payed. Areal ini sebelumnya me diawali pemasangan umbul-um-rupakan eks HPH PT. Bakau Se bul pada jalan protokol. lat Malaka. Di samping memudahkan pe- rawatannya, juga diharapkan akan lebih menggema nilai-nilai perjuangan yang dikobarkan oleh mereka pada masa merebut dan mempertahankan kemerde- kaan ini. Pemda Aceh Timur, melalui Bupati Alauddin AE pernah mengungkapkan, pihaknya akan memugar makam-makam pah- lawan, termasuk tugu peringatan perjuangan yang ada di Aceh Timur. Hal ini, katanya waktu itu, mengingat kondisi sebagian be- sar dari warisan sejarah ini sudah mulai rusak dimakan usia. Pihak kontraktor pelaksana PT.Mutiara Aceh Lestari akan berupaya mengusahakan dana (san) -BEDENG A ADA tiga orang laki-laki yang menunggu kedatangan Wali Negari. Tersenyum, se telah membuka pintu kemu- dian Idris menyilakan mereka masuk. Kunci kantor yang ia bawa ke mana-mana itu, ia simpan kembali ke dalam saku-saku celananya. Biarpun tidak distrika, celananya ber sih, pertama kali ia pakai setelah dicuci. "Apa kabar ?", tanya Idris setelah menarik nafas dalam- dalam. Ia pun meletakkan sebung kus kretek yang ia keluarkan dari saku-saku bajunya. Jendela kecil kemudian ia buka. Udara pun masuk. "Pak, aku perlu surat jalan. Lusa mau ke Tanjung Karang. Susah hidup di kampung. Aku ingin mengadu untung di ran- Analisa/soe AKAN DITANAM: Bibit pohon bakau hasil semaian PT. Inhutani ini akan ditanam pada lahan seluas 12.400 hektare yang realisasinya dilakukan secara bertahap. Langsa, (Analisa) PT. Inhutani Aceh Timur dalam tahun 1997/1998 akan me realisir program pengkayaan (re habilitasi) hutan bakau yang me ngalami kerusakan seluas 1.000 hektare. Asisten PT. Inhutani Aceh Ti mur, Ir Agus Thoyib yang dimin- ta konfirmasinya dalam kaitan pengkayaan hutan bakau di Aceh Timur, Rabu (12/11) mengatakan dari total lahan yang diprogram kan seluas 12.400 hektare dalam empat tahun terakhir berhasil di realisir sekitar 2.100 hektare, Dikatakan, untuk tahun per tama pengkayaan atau rehabili tasi hutan bakau pada tahun ang- garan 1994/1995, pihaknya ber hasil menuntaskan rencana reha bilitasi lahan 100 hektare. Disusul tahun 1995/1996 seluas 500 hektare dan tahun 1996/1997 500 hektare lagi. Tapaktuan, (Analisa). Jalan negara Tapaktuan-ba- tas Sumut kini mulai hancur lagi, sehingga jalan lintasan ini sulit untuk dilewati dengan nyaman. Sebagaimana dirasakan pe- ngemudi dan penumpang bus umum serta supir truk yang se- tiap hari lalu lalang pada lintasan sepanjang lebih kurang 180 Km ini. "Fenomena ini sudah ber- langsung dalam setahun terakhir ini, kendatai ada pemeliharan oleh PU Provinsi Aceh namun tetap saja dalam kondisi buruk, kata seorang supir pribadi Me- dan-Tapaktuan, Minggu. Setibanya di Tapaktuan, pe- milik mobil yang juga pengusa- ha itu menceritakan kepada "Analisa", lubang-lubang besar banyak dijumpai di sepanjang lintasan jalan negara itu.. Dibandingkan setahun lalu, ketika ia lalu lalang di lintasan jalan beraspal beton itu, justru sekarang lebih parah lagi. "Saya menduga jalan lebih bagus, nyatanya sama saja, begi- tu pula di lintasan pegunungan Tapaktuan lebih "ngeri" melin- tasinya. Saya berharap jalan ini dapat lebih bagus lagi", katanya. Hal serupa sudah sering di- Pembangunan abudment dan dua pilar itu sudah rampung, te- tapi untuk melanjutkan pemba- Meski dalam penjelasannya itu ngunan proyek dimaksud terpak- Zulkifli tak bersedia mengomen- sa menunggu turunnya dana tari penyebab lumpuhnya KUD BPJK tahun yang akan datang, dalam menjalankan salah satu jelas pimpinan proyek dimaksud. fungsi sebagai pelelang ikan ne Dijelaskan T.Zahadi, dana se- layan, tapi ia tak membantah banyak Rp. 2,5 Milyar akan di- bahwa koperasi ini sejak lama di manfaatkan selain untuk mem- sebut-sebut sudah kehilangan bangun abudment dan dua pilar, anggota. juga untuk membangun krip pe- Sebelumnya, ketua badan kese- ngarah arus air, perlindungan pi- jahteraan dan keselamatan nela lar jembatan, oprit, pemasangan batu penahan tebing serta peker- jaan lainnya, katanya. yan (Bakkan) yaitu sebuah organi sasi nelayan lokal, Musthafa mengungkapkan KUD Mina su dah kehabisan anggota dan sebaiknya 'ditata kembali bila pemerintah tetap menginginkan agar koperasi ini bisa berfungsi BEDENG 3 JENG DITERA AH BHNT 22186 ASAL BUAH T, MOU TOL SAPIH-05-36 Langsa, (Analisa) Dinas Perikanan Aceh Timur melalui badan pelaksana pelelang an ikan (BPPI) yang dibentuk dalam waktu dekat akan mena ngani pelelangan ikan di TPI Idi. Kepala Dinas Perikanan Aceh Timur, Ir. Zulkifli AG kepada "Analisa" di kantornya, Rabu mengatakan, pembentukan BPPI ini untuk melakukan pele langan ikan dan hasil laut lainnya di TPI Idi, mengingat KUD Mina yang ada di tempat itu sudah tidak berfungsi. tau orang. Pula, di sana ada sanak familiku yang menam pungku sebelum aku dapat pe kerjaan", kata salah seorang lelaki yang menunggunya itu. "Merantau ?" tanya Wali Negari, mengambil dan meng hisap sebatang rokok. "Ya, Pak. Lebih baik aku meninggalkan kampung ba rang setahun dua tahun untuk mencari pengalaman dan se moga aku punya rezeki". ditanam, dikatakannya dalam tiga belum bisa diatasi secara baik. tahun terakhir pihaknya lebih me milih jenis rhiphora opuculate (bakau minyak) dan rhizophora mucronaku (bakau kelapa). Dipi lihnya dua jenis bakau ini setelah diketahui lebih baik pertum- buhannya dibanding jenis bakau tengar yang ditanam di tahun per tama. Ketika ditanyakan tentang kon- disi tanaman, Agus mengungkap kan, meski setelah penanaman ada yang mati hingga 10 sampai 15%, tapi umumnya bisa disisip secara penuh dalam dua tahun usia tanaman. PT. Inhutani mem punyai keharusan merawat tanam an hingga usia dua tahun, tambah nya. D BIBIT Menyinggung bibit bakan yang Jalan Negara Tapaktuan-Batas Sumut Berlubang-lubang alami para supir truk Tapaktuan- Medan dan sebaliknya, di mana perasaan nyaman belum pernah dirasakan dalam perjalanan pu- lang pergi. Kendati perbaikan jalan me- lalui rehabilitasi dan bahkan pro- yek peningkatannya hampir di- lakukan setiap tahun anggaran kondisi serupa terus berlang- sung. "Hati-hatilah di rantau. Laut sakti rantau bertuah. Sayang pada anak dilecuti, sayang pada kampung diting galkan. Tapi harus ingat, merantau untuk berusaha. Kalau pulang, kau perlu mem- bawa bekas yang jelas. Kalau tidak, kau dicemoohkan orang kampung", fatwa Wali Negari dengan petuah-petuah klasi Di bagian lain keterangannya asisten PT. Inhutani Aceh Timur ini mengakui, meski program reha bilitasi, atau tepatnya pengkayaan karena lahan yang ditanami adalah lahan kosong yang ter sebar, hingga sekarang cukup baik, tapi tanpa pengawasan yang efektif belum menjamin hutan bakau hasil pengkayaan yang di lakukan sekarang akan hidup secara lestari. Setelah perawatan, sekitar 2- 3 bulan kemudian hancur lagi dengan munculnya lubang-lu- bang besar. Ketika hujan, lubang tersebut layaknya "kubangan kerbau". Selain para pengemudi mera- sakan dampak jelek dan buruk- nya jalan ini, penduduk sepan- jang jalan negara ini juga menge- luhkannya. Sebab, katanya, hingga seka rang potensi penghancuran hutan bakau di Aceh Timur ini masih terus berlangsung dan terkesan (soe). Seperti yang dialami warga Ladang Tuha, Teurbangan, Klu- et Utara, peningkatan jalan yang dilakukan PU Provinsi Aceh jus- tru mendatangkan kerugian ba- gi mereka. ASAL JADI Pasalnya gorong-gorong za- man Belanda ditutup oleh peker- jaan proyek, sehingga genangan air terjadi dan mengancam lebih dari 60 KK bila terjadi hujan. Seorang anggota DPRD sebagaimana mestinya. Sementara Ketua KUD bersang kutan, H. Fadli yang ingin dimin- ta konfirmasinya oleh "Analisa", gagal ditemui karena tak berada di tempat. Menurut Zulkifli, setelah ter bentuknya BPPI, maka andainya kelak KUD Mina sudah bisa kem- bali eksis, badan ini akan tetap mendampingi KUD dalam mela kukan pelelangan ikan dan hasil laut lainnya. Menjawab pertanyaan TPI yang telah berfungsi di kabupaten ini, Kadiskan yang didampingi Kasi Bina Program Ir. Zulyalali menga takan dari tujuh TPI yang ada ke seluruhan belum berfungsi secara maksimal menjadi tempat pele langan ikan. TAK BERDAYA Untuk pelelangan seharusnya KUD yang berada di depan, tapi justru keseluruhan KUD tak ber- daya melaksanakan. Karena itu BPPI akan mencoba melaksanakan tugas pelelangan di TPI Idi, sebab TPI ini merupa kan sentra nelayan terbesar di Aceh Timur, papar Kadiskan. Menyinggung adanya keluhan sejumlah pemilik kapal motor pe Halaman 7 kal. "Ya, Pak Wali", jawabnya datar. Diskun Aceh Timur Bentuk BPPI untuk Melelang Ikan nangkap ikan berbobot di atas 10 GT yang belum memperoleh pas biru, diakuinya birokrasi kepe ngurusan ini cukup meresahkan kaum nelayan. "Dan kau perlu apa ?", tanya Pak Wali kepada yang lain. DAPUR ARANG Pembuatan pertambakan secara kayu untuk bahan baku pembuat semena-mena dan penebangan an arang masih terus terjadi, tambahnya. "Urusan tanah tempo hari, Pak Wali. Tanah pusaka tinggi itu masih ada yang menggu gat. Apa ini perlu diperkara kan ke tingkat yang lebih tinggi atau bagaimana, Pak Wali ?". Data yang diperoleh menyebut kan di Aceh Timur saat ini sedi kitnya masih ada 1.000 dapur arang dengan kapasitas terpasang 4 ton sekali pembakaran. "Tapi perkaranya kan sudah duduk? Siapa lagi yang me nuntut ?" Dapur arang sebanyak itu, me nurut Agus Thoyib dalam satu tahun akan menelan kayu bakau se banyak 36.000 ton, karena setiap dapur rata-rata dalam setahun melakukan pembakaran sembilan kali. "Itu, Pak Wali. Anaknya yang tinggal di Jakarta pulang kampung beberapa hari lalu. Dan ia mengungkit lagi perka ra yang sudah diputuskan. Aku memberi tahu ninik ma mak. Mereka tak merasa perlu menggubris. Bagaimana per- "Jika satu ton arang equivalen dengan 5,23 meter kubik kayu bakau, maka dalam satu tahun dapur arang yang ada akan melu luhlantakkan kayu sebanyak 188.280 meter kubik. Ini benar- benar merupakan ancaman serius bagi kelestarian hutan bakau di Aceh Timur", paparnya. Menyangkut keberhasilan peng kayaan yang dilakukan, maupun potensi pengrusakan hutan ba kau, menurut Agus telah disam paikan kepada pihak atasan dan instansi terkait sesuai hirarkhinya Aceh Selatan asal daerah ini, Tgk.Amrin Is menyatakan keke- salannya, akibat penanganan ja- lan yang kurang sempurna dan asal jadi. "Berapa jumlah dana yang dikeluarkan ternyata hanya sia- sia saja, karena proyek tidak memberikan manfaat", katanya dengan nada sedih. Hampir semua fraksi DPRD Aceh Selatan dalam sidang pari- purna II, baru-baru ini juga me- nyoroti tentang pelaksanaan proyek peningkatan jalan Ta- paktuan-batas Sumut. Selain asal jadi juga dinilai sangat lam- ban dalam pekerjaannya. Pekerjaan jalan ini ditangani oleh Proyek Peningkatan Jalan Provinsi Aceh. Pemimpin Proyek Peningka- tan Jalan PU Aceh, Ir.Muhyan Yunan, MSc, HWNG yang di- hubungi "Analisa", baru-baru ini via telepon di Banda Aceh tidak berhasil. Menurut penerima tele- pon yang bersangkutan tidak be- rada di tempat. Sedangkan sebelumnya, Ke- pala PU Cabang Provinsi di Ta- paktuan, Ir.T.Dermawan tidak berani menjelaskan tentang pro- yek tersebut, karena bukan hak- nya.(m) Untuk urusan pas biru bagi kapal motor penangkap ikan di atas 10 GT, yang berkompeten me ngeluarkan adalah instansi di Sabang. Sedang Syahbandar Kua la Langsa di bawah itu, tambah nya. Dampak yang timbul akibat kapal motor tak segera memiliki pas biru, dinas perikanan ter paksa tidak bisa mengeluarkan izin penangkap ikan yang diaju kan pemilik kapal yang nota bene menghambat pemasukan penda patan daerah, ujarnya. Menurut data terakhir, Aceh Timur memiliki nelayan sebanyak 9.600 orang dengan jumlah kapal motor 729 buah dan perahu ber mesin tempel 1.018 buah. Sedang kan alat penangkap ikan sebagian besar menggunakan pukat lang gar. Kabupaten ini menurut data ter sebut mampu meng-itrainsulerkan ikan sebesar 30% dari total pro duksi 20.000 ton per tahun ke Sumatera Utara (soe). timbangan dan pendapat Pak Wali ?". "Begini, kuharap kau tunggu tiga atau empat hari lagi beritanya. Aku panggil pihak yang jadi lawan kau itu. Kalau mereka masih berkeras menuntut, aku menyerahkan- nya ke pengadilan. Tapi satu hal kau perlu tahu, masalah harta pusaka tidak bisa selesai dalam waktu sekejap". "Kalau memang harus sam- pai di sana, apa boleh buat, Pak Wali. Aku harus siap menghadapinya. Aku punya bukti-bukti lengkap. Baik janji maupun surat-surat warisan". "Baik, kita lihat perkem bangan"," jawab Idris menoleh pada laki-laki yang satu lagi. "Ada apa, Engku ?" tanya Idris sopan. (Bersambung)