Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-22
Halaman: 06
Konten
Jumat, 22 Agustus 1997 DAERAH ISTIMEWA ACEH Aceh Utara Siap Bersaing pada Era Perdagangan Bebas Lhokseumawe, (Analisa). mangkin membaik ditandai ber- tinggal (IDT) di daerah ini. Kabupaten Aceh Utara yang didukung hin- kurangnya desa Inpres Desa Ter- terland (daerah pedalaman) cukup potensial siap bersaing pada era perdagangan bebas tahun 2003. Selain itu, peluang investasi terbuka lebar bagi pengusaha dalam dan luar negeri berska- la besar. Dalam persiapan bagaimana menjadi pemenang pada pasar global itu, pihak Pemda Aceh Utara telah siap dengan sistem jemput bola. Pengusaha tidak perlu terlalu banyak berpikir ma- salah lahan, karena begitu meng- inginkan dengan mudah mendiri- kan perusahaan saat itu juga. Bupati Aceh Utara, Karimud- din Hasybullah menjelaskan ke- pada "Analisa" ketika dihubungi baru baru ini di pendopo, serang- kaian studi tour ke beberapa pe- labuhan di Propinsi Aceh di ba- wah pengawasan PT Persero Pe- labuhan Indonesia-(Pelindo)-I Medan. Karimuddin menambahkan eksploitasi sektor pertambangan bahan galian yang dapat diolah secara baik antara lain bentonit, andesit, basalt, batu lempung, ba- tu pasit, kerikil dan pasir batu. Sedangkan mineral logam antara lain, batu gamping, timah, perak, kobal, kalium, krom, arsenic, li- tium, mangan, nikel dan timbal. Agrobisnis sektor pertanian antara lain kedelai, buah, sa- yuran, kelapa sawit, karet pinang, kunyit, kambing, domba, sapi, Langsa, (Analisa) Enam penduduk Desa Matang Serdang dan Buket Jrat Manyang, Kabupaten Aceh Utara, belum me nerima ganti rugi tanah yang dipakai proyek irigasi Jambo Aye/ Langkahan, tiga tahun lalu. Tanah tersebut digunakan proyek irigasi ini untuk pembuatan saluran pembuang atau main drain. Menurut informasi yang ber hasil dikumpulkan "Analisa", Kepala Desa Matang Serdang, Abdurrahman Umar dan Buket Jrat Manyang, M. Yusuf Ismail, melalui suratnya masing-masing tertanggal 6 Mei 1995 dan 12 Juni 1997 menyebutkan, enam peadu duk Matang Serdang, dan Buket Jrat Manyang sampai saat ini Kutacane, (Analisa). Dalam tahun anggaran 1997/ 98 ini Dinas Peternakan (Dis- nak) Aceh Tenggara mempro- gramkan melakukan vaksinasi SE dan ND secara gratis. Untuk itu sebanyak 22 ribu dosis vaksin SE diperuntukkan bagi pencegahan penyakit ngo- rok terhadap ternak besar seperti kerbau dan sapi. Demikian dikatakan Kepala Dinas Peternakan Aceh Tengga- ra, Drh.M.Nasir Guru Mud ke- pada "Analisa" di ruang kerja- nya, Kamis. Dikatakan, sebanyak 22 ribu dosis vaksin SE itu hanya dapat memvaksin 22 ribu ekor kerbau/ sapi atau 30 persen dari jumlah populasi hewan tersebut. Masalah Proyek Irigasi Jambo Aye Enam Warga Belum Terima Ganti Rugi Sedangkan sisanya diharap- kan kesadaran masyarakat pe- ternak untuk memvaksinasi he- Disnak Aceh Tenggara Lakukan Vaksinasi SE dan ND Gratis udang, bandeng, kerapu berikut pengembangan obyek wisata air terjun, Blang Kolam, Pantai Ujong Blang, Pantai Reuleung Manyam, membangun sarana, prasarana dan penataan obyek wisata. Hal itu disebabkan para pemi- lik kurang melakukan perawa- tan, di samping lamanya pema- kaian, sehingga terjadi keausan. Di samping itu, dalam meng- hadapi ASEAN Free Trade Area (AFTA) tahun 2020 dan Asia Fa- cific Economic Cooperation (APEC) tahun 2020 tetap memper hatikan dan mengikuti peraturan dan ketentuan yang telah disepa- kati dalam putaran Uruguay/ WTO. Demikian dikemukakan Ke- tua Tim Metrologi UTTP, Anhar Pasaribu yang melakukan tera ulang selama seminggu di Si- meulue, Selasa (19/8). Sektor industri untuk meng- hasilkan produk bertaraf interna- sional yang dibutuhkan masyara- kat dalam dan luar negeri ber- dasarkan kemampuan telah men- dapat kepercayaan penuh interna- sional dengan harga yang layak dan terjangkau daya belinya oleh masyarakat luas. Menurutnya, pelaksanaan tertib ukuran itu adalah untuk kepentingan umum berdasarkan UU No.2 tahun 1981 tentang metrologi legal. Tim UTTP yang mengikut- sertakan pihak kepolisian dan unsur dari kecamatan tersebut mengadakan tera ulang di Keca- matan Simeulue Timur dan Te- ngah. Realisasi penanaman modal asing bersumber dari swasta, pa- da masa ke III Repelita VI di Aceh Utara telah melampaui tar- get. Bahkan pertumbuhan ekono- mi daerah di atas 7,5 persen, di samping ekonomi masyarakat se- belum memperoleh ganti rugi. Padahal, tanah mereka yang terletak di sekitar daerah line rawa 500 ke arah Matang Serdang - Panton Labu, yang melalui Buket Jrat Manyang, saat ini telah di gunakan untuk main drain dan berfungsi dengan baik. Kedua kepala desa ini memo honkan agar pihak Pimbagpro Iri gasi Jambo Aye/Langkahan, mau membayar ganti rugi tanah milik masyarakat tersebut. Karena pihak Pimbagpro sendiri telah berjanji akan memberikannya. Dalam suratnya, Abdurrahman Umar dan M. Yusuf Ismail atau Ismail Asyek menjelaskan, ke enam warga mereka seharusnya memperoleh ganti rugi bersama- sama dengan warga lain yang wan peliharaannya secara swa- daya. Dijelaskan, umumnya sera- ngan penyakit ngorok itu ber- jangkit pada bulan-bulan curah hujan tinggi. dan untuk mengan- tisipasinya dilakukan vaksinasi. Saat ini petugas Dinas Peter- nakan sedang melakukan vaksi- nasi di seluruh Aceh Tenggara dan ditargetkan Desember ¹97 selesai. Di Desa-desa penerima dana IDT pihaknya memprogramkan 60 ribu dosis vaksin ND terha- dap unggas atau sekitar 40 per- sen dari jumlah populasinya. Sedangkan di desa-desa yang bukan penerima dana IDT diha- rapkan peternak unggas melaku- kannya sendiri. Diperkirakan vaksinasi ung- gas ini selesai pada akhir Pebru- ari 1998, ucap Nasir.(az) lue Timur dan Tengah menemu- kan 19 timbangan yang sebagian perlu mendapat perbaikan, tutur Anhar Pasaribu. Di Aceh Barat, katanya, kini telah ada seksi metrologi, namun belum bisa beroperasi secara maksimal, karena peralatan yang ada kurang lengkap. Menurut tokoh masyarakat Sinabang, upaya Tim UTTP ter- sebut saat ini sangat baik bagi masyarakat Simeulue, Mereka menyarankan, hen- daknya kegiatan itu tidak hanya dilaksanakan di dua kecamatan, tapi juga dilakukan di kecamatan lain. PANEN CENGKEH Dalam bulan Desember men- datang hampir seluruh kecama- tan di Simeulue diperkirakan pa- nen cengkeh. "Karena itu, kita sangat mem- butuhkan timbangan yang ber- kualitas agar masyarakat tidak dirugikan", ujar seorang petani Desa Kuta Batu. Informasi mengenai memba- Selama empat tahun terakhir tera ulang yang dilaksanakan di Simeulue, khususnya di Simue- LAZUARDI ANWAR Bahkan terjadi peningkatan ekspor non migas selama lima ta- hun terakhir. Pada tahun 1992 ni- lai ekspor non migas ke manca Lahan penumpukan petike- mas (kontiner) juga tersedia ber- ikut alat pengangkut kontiner :85.707.767,80 dolar Amerika, yang masih tertumpu pada komo- ditas pupuk dan kertas. negara 132.112, 319,47 dolar AS, ta hun 1996 meningkat menjadi yang akan dipergunakan, untuk menampung berbagai jenis komo- diti agar menjadi awet, sehingga tidak menimbulkan permasalahan bila sampai ke pelabuhan dan ne- gara tujuannya. Kondisi ini akan membuka peluang bagi daerah ini yang akan memasuki dan bersaing pada per- dagangan internasional nanti. Na- mun tidak akan menimbulkan per masalahan yang berarti karena beberapa faktor penunjangnya, yaitu daerah belakang (interland) dan hasil produksi perusahaannya maupun sarana pelabuhan ekspor nya sudah sangat memadai. Sebagian UTTP di Simeulue Rusak Sinabang, (Analisa). iknya harga cengkeh membuat masyarakat Simeulue kembali bergairah. Lebih kurang 50 persen uku- ran timbangan, takaran dan per- lengkapannya (UTTP) di Kabu- paten Administratif Simeulue rusak. Daerah ini tahun enam pulu- han tercatat sebagai daerah peng- ekspor terbesar berbagai jenis ko- moditas, yang berasal dari Aceh, ujar Karimuddin. - 26- General Manager PT Persero Pelindo-I Cabang Lhokseumawe, Mintar Sandi menambahkan, se- hubungan adanya rencana penye- rahan pelabuhan dan dermaga, berikut dua unit kapal tunda mi- lik perusahaan pengolahan pupuk PT AAF kepada pemerintah, ma- ka ekspor komoditi daerah ini ke mancanegara akan lebih lancar. Pihak pelabuhan telah melaku kan kerjasama dengan beberapa perusahaan besar untuk mengope rasi berbagai jenis peralatan be- tanahnya juga terkena klaim pem bangunan irigasi. KURANG DANA Saat itu pihak proyek beralasan kekurangan dana dan mengaku akan merealisasikan kembali pem- bayarannya pada tahun anggaran depan (1995). Karena itulah, baik Abdur rahman Umar maupun M. Yusuf Ismail sangat mengharapkan su paya pihak Pimbagpro ini mau memberikan ganti rugi kepada ke enam warga mereka ini. Sebabnya, mereka telah kehi langan tanahnya, meskipun penge lepasan hak melalui ganti rugi belum dilaksanakan. Data yang diperoleh "Analisa" menyebutkan, keenam penduduk Desa Matang Serdang dan Buket Jrat Manyang yang belum mene rima ganti rugi, sesuai dengan lampiran yang ditandatangani Kepala Desa Buket Jrat Manyang, M. Yusuf Ismail/Ismail Asyek dan Matang Serdang, Abdurrah man Umar serta Kepala Mukim Jambo Aye Tengah, Drs Syahbud din TA adalah Nurazizah A. Latif, Muzakkir, Abdul Halim Ishaq, Mauliadi, Ismail Budiman dan Muhammad Asyek. Luas tanah, masing-masing me reka adalah 6.500 M2, 7.250 M2, 6.250 M2, dan ketiga lainnya seluas 5000 meter persegi.. Pimbagpro Irigasi Jambo Aye/ Langkahan, Ir. H. Sutrisno, yang coba dikonfirmasi oleh Analisa, Sabtu (16/8), tidak berhasil dite mui, meskipun berada di tempat. Menurut petugas Satpam yang berdinas hari itu, yang bersang kutan telah keluar dan belum kembali, padahal ketika itu juga Ir. H. Sutrisno melintasi ruang tamu kantornya (gas). Matahari Terminal Hal itu ditandai dengan ba- nyaknya masyarakat yang me- ngurus kebun cengkeh, yang se- lama ini terlantar. Untuk Provinsi Aceh, Simeu- lue merupakan daerah penghasil cengkeh terbesar. Pada tahun tujuh puluhan hingga delapan puluhan, banyak masyarakat dari daratan Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat datang ke Pulau Simeulue untuk mencari kerja dan berdagang. Sejak harga cengkeh jatuh. banyak masyarakat Simuelue ti- dak lagi mengurus tanaman cengkeh. Umumnya mereka beralih ke tanaman lain, seperti menanam padi di sawah yang sangat ter- gantung dengan keadaan cuaca dan lain sebagainya. Simeulue yang memiliki per- sawahan cukup luas sangat membutuhkan irigasi teknis, se- tidaknya semi teknis, kata se- orang pegawai negeri. (tar). rat. Bahkan melengkapi sarana maupun prasarana, sehingga de- ngan mudah melakukan kegiatan bongkar muat komoditi ekspor ke atas kapal. Betul juga apa yang dika- takan oleh penyair Taufiq Ismail, bahwa menunggu itu sepi. Sepi yang menggelisahkan, sepi yang membuat orang bisa mati tiba-tiba. Menggelepar- gelepar, seperti perasaannya saat itu, seperti ikan baru kena pan- cing. Bahwa keterburuannya mengejar halte bus itu tidak terobat sama sekali. Halte yang sudah menjadi sahabatnya sela- ma ini, telah menggelisahkan perasaannya. Dan menunggu lagi. Me- nunggu bus kota tua yang batuk batuk itu. Tetapi bus tua yang setia, bus yang telah memberi- kan dharma bhaktinya untuk kebutuhan orang lain, adalah orang-orang tidak yang dikenalnya. Bus kota tua yang tidak pernah memberikan aksi terhadap reaksi yang diarahkan kepadanya. Berapa lama lagi dia harus Analisa/tar Selama ini banyak komoditi ANGKUT KAYU: Salah sebuah truk di Desa Kuala Makmur Kecamatan Simeulue Timur mengangkut dari daerah yang dipulang-kayu untuk dibawa ke luar daerah. Sementara masyarakat masih mempertanyakan keberadaan PT. kan negara pemesan, kare- TBT yang sudah dua tahun belum juga menanam kelapa sawit. na kualitas komoditi yang dikirim rusak. Namun bila memperguna- kan kemasan ini, di samping men- jamin kwalitas, biaya angkut ju- a relatif murah bahkan penger- jaannya relatif effisien. (zl) Seorang Warga Simeulue Mengadu karena Tanahnya Diserobot jalan itu berada pada posisi sa- wah di bawah kebun cengekeh miliknya dengan ganti rugi Rp. 150.000. Sinabang, (Analisa). Dharma Wanita Sabang Adakan Berbagai Kegiatan tanahnya diserobot PT.TBT un- M.Isan (70) penduduk Desa Kuala Makmur Kecamatan Si- meulue Timur mengadu karena Sabang, (Analisa). Dalam rangka memperingati HUT ke-23, Dharma Wanita Kotamadya Sabang mengada- kan berbagai kegiatan. Demiki- an dikatakan sekretaris panitia pelaksana, Ny.Ainal Mardhiah, BA kepada "Analisa", baru-baru ini. Dikatakan, kegiatan yang di- laksanakan itu meliputi MTQ khusus ibu-ibu Dharma Wanita, lomba pidato khusus ketua unit Dharma Wanita, lomba baca pu- isi tingkat pelajar SLTP keluarga besar Dharma Wanita. Selain itu, pengobatan masal bagi masyarakat Kelurahan Cot Abeuk bekerjasama dengan Di- nas Kesehatan dan RSU setem- pat serta pemberian santunan pendidikan kepada anak-anak anggota Dharma Wanita yang dinilai tidak mampu. Kegiatan yang dilaksanakan sudah merupakan kegiatan rutin tahunan pada setiap memperi- ngati HUT Dharma Wanita. Selama ini Dharma Wanita tetap berkiprah mendukung pro- gram pemerintah, terutama di bidang kebersihan untuk mem- pertahankan predikat Adipura yang kedua, kata Ny. Ainal Mar- dhiah.(tmy) Ainal Mardhiah, BA Stadion Pacuan Kuda Blangkejeren akan Direnovasi Blangkejeren, (Analisa). Bupati Aceh Tenggara, Drs. H.Syahbudin BP mengatakan, stadion pacuan kuda di Ujung Dah Blangkejeren akan direno- vasi. Sehubungan dengan itu, dia minta Pembantu Bupati Gayo Lues segera mengajukan daftar usulan proyek tentang perincian dana yang diperlukan untuk re- habilitasi tribun dan lain-lain. Hal ini diungkapkannya pada pembukaan lomba pacuan kuda, pekan lalu. Bila selesai direnovasi, bupa- ti berharap stadion ini bukan ha- nya untuk lomba pacuan kuda, tapi dapat difungsikan sebagai lapangan sepakbola, atletik dan lain-lain. ANALISA Dalam waktu dekat akan di- bangun Leuser mini di kawasan Kong/Kedan dengan jalan ling- kar yang hanya boleh dilalui de- ngan kendaraan kuda tunggang. Hal ini dimaksudkan untuk menggalakkan warga masyara- kat memelihara kuda serta serta Kira-kira mirip Gundaling Brastagi di Tanah Karo sana, dengan fasilitas akomodasi, kata bupati. Sebelumnya Pembantu Bu- pati Galo Lues, Drs.Syamsul Ba- hri melaporkan, lomba pacuan kuda kali ini hanya diikuti 51 ekor kuda muda dan 27 ekor ku- da tua. tuk pembuatan jalan. Menurut keterangan, jalan tersebut akan digunakan pihak perusahaan sebagai lintasan pe- ngakutan kayu. Akibat penyerobotan tanah tersebut, M.Isan mengalami ke- rugian, lebih kurang 58 batang pohon cengkeh dan satu batang kayu itam miliknya tumbang. "Karena itulah saya membuat pengaduan melalui surat tertang- gal 13 Maret 1997, dengan hara- pan mendapat ganti rugi yang wajar", ujarnya, Sabtu (16/8). Sebenarnya, lanjut M.Isan, sudah ada kesepakatan antara pihak perusahaan dengan warga dan aparat desa setempat, bahwa Banda Aceh, (Analisa). Gubernur Aceh diwakili Sek- wilda, Malik Ridwan Badai, SH, Senin (18/8) di aula Kanwil Dep- dikbud menerima 50 pemuda program PPAP asal Sulawesi Tengah. Dalam kesempatan itu, Malik mengatakan, Aceh kini sedang giat-giatnya membangun me- ngejar berbagai ketinggalan aki- bat masa lalu agar dapat sejajar dengan daerah lain. Menurutnya, wilayah Aceh itu bagaikan kepala ikan, di ma- na matanya adalah Banda Aceh. Ketinggalan Aceh itu penyebab utamanya karena terisolir, akibat dicekam isolasi daerah yang be- gitu lama. Sesuai dengan gambaran wi- layah Aceh yang bagaikan kepa- la ikan itu, maka jalan-jalannya. pun seperti sirip ikan pula, seba- gai gambaran jalan yang selalu berada di tepi-tepi laut. Akibatnya, jalan ke arah pe- dalaman tidak ada, yang secara fisik dan mental membuat dae- rah pedalaman menjadi terisolir. Guna menembus isolasi ter- sebut, kini Pemda Aceh segera mewujudkan program 16 jalan tembus yang dikenal dengan "ja- ring laba-laba". Dengan harapan pada sepanjang 16 jalan tembus tersebut akan tumbuh pusat- pusat ekonomi baru. Kesemuanya itu akan lebih terbuka lagi dengan rencana pro- gram pembangunan jalan kereta Selain perlunya disegerakan peningkatan mutu jalan itu, tam- bahnya saat menerima "Analisa" yang berkunjung ke kecamatan itu, Jumat (15/8) juga kerusakan sejumlah jembatan yang terdapat di ruas jalan kabupaten tersebut sudah banyak yang rusak. Hingga pengamatan terakhir dari sebanyak 23 jembatan yang ada, yang mengalami kerusakan sebagai daya tarik obyek wisata. tingkat berat sekitar tujuh buah. Bahkan beberapa di antaranya sudah tak bisa dilalui lagi karena besi gelogornya dan papan lan- tainya sudah hilang, tambahnya. Kuala Simpang, (Analisa) Dari sekitar 70 kilometer jalan kabupaten di Kecamatan Ben- dahara, sedikitnya 60 persen masih jalan tanah. Hal ini sudah mendesak ditingkatkan mutunya. Hal ini dikatakan Mahmuddin, staf teknis Dinas PU Aceh Timur yang bertugas di kecamatan ini. Jembatan yang mengalami ke rusakan berat dan sebagian sudah. tak bisa dilewati itu, menurut Mahmuddin jembatan yang berada di ruas jalan Telaga Meku, Rantau Pakam dan Alur Cantik. "Gelogor besi pada jembatan ini sudah hilang. Agar tetap bisa dimanfaatkan masyarakat ter- Ternyata pihak perusahaan mengalihkannya ke kebun ceng- keh M.Isan, dan itu terjadi dua tahun lalu, katanya. Perlombaan ini memperebut- kan piala bergilir Bupati Aceh Tenggara. Selain itu, panitia juga me- nyediakan piala tetap dan sejum-paksa mengganti gelogornya lah hadiah lainnya. (Ih). dengan batang kelapa. Perbaikan menunggu?. Kegelisahan terus menerbangkannya ke mana- saja mengucak-ucak pensaan mana, ke alam yang tidak ter- nya. Sudah setengah jam jangkau oleh logika manusia, ke kegelisahan itu. Sekarang dunia baru bersama-sama sedang menjangkau satu jam, dengan bus kota yang tua yang bagaimana kalau bus itu tidak brengsek itu. datang sampai petang, sampai malam? Anehnya, dalam permintaan ganti rugi tanah miliknya itu, oknum aparat desa setempat ti- dak mau mendengar keluhan M. Isan. "Dunia baru?", desisnya. Dia sendiri belum dapat Sudah satu jam lebih dia membayangkan dunia baru itu. menunggu. Matanya menan- Sebentar-sebentar pandangan- dang ke arah kalau bus koa itu nya mengarah ke ujung jalan datang. Dongkolnya senakin yang tidak berujung, ke arah membengkak, semakin Deng- akan munculnya bus kota yang gondok. Gondok itu punkian ditunggunya itu. Gelisahnya membesar saja, hampir seesar diburu oleh gelisahnya sendiri, bola bumi yang mengganul di akhirnya dia terduduk di bangku panjang halte. Mendesah sen- diri, mengeluh sendiri, menung gu sendiri, sepi sendiri, sunyi leher di bawah dagunya. Btapa berat. Apalagi dalam keaaan demikian, selain perasa nya sendiri, di antara orang-orang sedang diseret-seret oleh adis tatapannya di terminal dita bah pula oleh keterlambatan bus Kesendirian bisa saja me kota yang akan ditumpan inhya. mancutkan khayal yang sulit Perasaan itu pula dikendalikan. Sulit pula dijinak- gelisah. Gelisah itu pulang kan, mengawang-awang dan yang sama dengannya menung gu bus kota itu. ang Bahkan anak satu-satunya, Syahrul (25) divonis PN Sina- bang selama 45 hari akibat ber- kelahi dengan pemuda setempat yang disebut-sebut terlalu mem- bela perusahaan itu, kata M.Isan. "Saya ibarat sudah jatuh ter- timpa tangga", tuturnya kepada "Analisa" seraya berharap agar pihak berwenang menanggapi keluhannya. Kepastian pelaksanaan Lat- ma "Aman Malindo XVI" di Aceh terungkap dari hasil ke- sepakatan bersama pada rapat pertemuan di Hotel Sultan Ban- da Aceh 18-20 Agustus 1997 dan dilanjutkan di aula Cut Meu- tia Lamtemen, Rabu (20/8). Dalam itu Gubernur Aceh Terima 50 Peserta PPAP Sulteng delegasi Polisi Diraja Malaysia (PDRM) diketuai Brigjen H.Ab- dul Malek bin Abdul Hamid, se- dangkan Polri dipimpin Brigjen Pol.Drs.Erald Datulong sekali- gus sebagai penandatangan nas- kah kesepakatan bersama. api yang segera akan diwujud- kan di Aceh. Dan untuk tahap pertama mulai dari Sumut-Aceh Timur hingga Aceh Utara. Malik meminta kepada pe- serta program pertukaran pemu- da antar provinsi (PPAP) untuk menyalurkan ketrampilan yang dimiliki dan melakukan pende- katan keagamaan serta pendeka- tan sosial budaya kepada masya- rakat di mana mereka ditempat- kan. Sebab, apapun program yang akan dikerjakan di Aceh harus dilakukan melalui pendekatan keagamaan. "Semua itu disebabkan kare- na Aceh merupakan daerah is- timewa dalam bidang agama, dan masyarakatnya adalah ma- syarakat yang Islami", katanya. Sebelumnya Kakanwil Dep- dikbud Aceh, Drs.H.Daeng Ma- lewa menyatakan, kegiatan itu selain memberikan ketrampilan juga menghimpun ketrampilan yang mereka dapatkan dari ma- syarakat setempat. TIGA BULAN Keberadaan mereka di Aceh berlangsung selama tiga bulan, yang akan berakhir 18 Oktober 1997. Sedangkan rombongan PPAP Aceh telah lebih dahulu. berangkat ke Palu, Sulawesi Te- ngah. Pimpinan rombongan PPAP Sulteng, Maryati dalam laporan- nya mengemukakan, kehadiran mereka untuk mewujudkan pro- dengan cara ini hanya bisa dilewati pejalan kaki dan ken- daraan roda dua, sedangkan ken daraan roda empat sama sekali tak bisa", katanya. Menjawab "Analisa", Mahmud din yang juga Komisaris Keca matan (Komca) Golkar kecamat an Bendahara itu menegaskan bahwa kondisi jalan kabupaten yang ada di kecamatan ini kualitas dan kuantitasnya masih di bawah standar. "Di bawah standar maksudnya secara kuantitas, pemda masih Mahmuddin. Menanggapi pengaduan war- ga Desa Kuala Makmu itu, bebe- rapa instansi di Sinabang ketika difonfirmasi tentang ganti rugi itu, menyambut dingin keluhan warga tersebut. Mutu Jalan Kabupaten di Bendahara Perlu Segera Ditingkatkan harus menambah jaringan jalan hingga menembus semua pelosok desa yang merupakan sentra pro- duk pertanian. Sedangkan secara kualitas, jalan yang sudah ter- bangun harus terus dipacu pe ningkatannya. Sementara itu, warga Desa Ganting yang bertetangga de- ngan Desa dengan Desa Kuala Makmur, pekan lalu mengada- kan unjuk rasa menuntut PT. TBT yang telah dua tahun men- janjikan akan membuat jalan de- sa arah kebun mereka. menukik-nukik. Kemudian khayal yang me- nukik-nukik itu menggosok- gosok puncak perasaannya, perasaan yang sedang mem- bakar manusia modern, yang sedang mengejar-ngejar dunia baru. Salah seorang warga desa itu kepada "Analisa" menuturkan, PT.TBT yang bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit ini terus mengangkut kayu hasil tebangan mereka. "Terkutuk, terkutuk sekali!" bisiknya kepada dirinya lagi. Dia pun tersintak, disintak- kan oleh klakson yang men- torpedo anak telinganya. Sedang tanda-tanda perusa- haan itu akan menanam kelapa sawit belum terlihat, katanya. (tar). gram pendidikan dan pembinaan generasi muda dalam upaya inte- grasi dan kemandirian generasi muda. Di samping untuk sema- kin mencintai daerah. Dengan dilaksanakannya pertukaran pemuda itu, maka diharapkan akan saling kenal adat sitiadat, taraf hidup, budaya dan kesenian dalam upaya mem- pertebal rasa persatuan dan ke- satuan bangsa. Dikatakan, para peserta gram PPAP itu telah dibekali berbagai ketrampilan, antaranya menjahit, menyulam, buat bing- kai dan buat hiasan dari cengkeh. Kepada para peserta PPAP yang merupakan duta Sulteng, Maryati mengharapkan agar da- pat memberikan ilmu yang dimi- liki dan dapat menyerap ketram- pilan di desa penempatan untuk dikembangkan di Sulteng nanti- nya. Kabid Pembinaan Generasi Muda Kanwil Depdikbud Aceh, Drs.Majid AR selaku penang- gung jawab PPAP Aceh, khusus kepada "Analisa" menyebutkan, para peserta ditempatkan pada 10 desa di Kecamatan Mutiara, Pidie (5 peserta) setiap desa. Ia mengharapkan para pe- serta dapat beradaptasi sesuai dengan arahan Sekwilda Aceh. Yakni melakukan pendekatan keagamaan dan sosial budaya, apalagi masyarakat Aceh itu se- sungguhnya ramah-ramah, ujar- nya meyakinkan.(pat) Mahmuddin juga mengemuk kan dalam peningkatan mutu jalan kabupaten yang ada itu 30 kilometer dari total panjang jalan 70 kilometer saat ini sudah beraspal baik. Untuk tahun ini, katanya ke camatan Bendahara akan men dapat jatah peningkatan mutu jalan menjadi aspal beton sepan- jang 5 kilometer. Sedangkan un- tuk perawatan 9 kilometer. Dua ruas jalan yang memper oleh pengaspalan beton dan pe rawatan itu masing-masing ruas jalan Simpang Upah - Sei Iyu dan Sei Iyu Telaga Meku. Ketika ditanyakan soal bebe rapa jembatan yang rusak, Mah muddin mengatakan, meski pihak nya sudah berkali kali melapor kannya ke dinas, namun hingga sekarang ini belum diperoleh jawaban. Mendenging. Bus kota yang ditunggunya sejak tadi telah tiba sekarang. Berhenti pas di dekat halte, tidak jauh di mana dia ter- duduk. Sambil dihapus-hapus nya matanya dia masih bertanya. Dia tidak tahu lagi apa yang hendak diperbuatnya, selain menunggu. Bus kota tua itu harus ditunggu kedatangannya. Bahwa kebutuhan itu selalu bergantungan dengan orang lain. Bahwa dia sedang mem- butuhkan kedatangan bus kota, "Tertidurkah aku?. Betapa malunya. Betapa malunya aku. Mungkin orang lain telah menonton tingkahku dalam ke- nyenyakan", desisnya lagi. "Kota!", suara kernet itu sebagai meledak. Dia tidak sempat berpikir panjang, terus melompat ke atas bus yang sudah berhenti itu. dia harus menunggu untuk Kosong, belum ada penumpang memenuhi kebutuhannya yang... telah menimbulkan kegelisahan yang mengalih kepada kebi- ngungan. Bingungkah dia?. lain di dalam bus itu. Sedang orang-orang yang sedang menunggu sesamanya tadi, tidak sama arah tujuan dengannya. Tidak seperti di terminal tadi, selain dia menunggu, setelah buş kota tiba harus pula menunggu calon penumpangnya. Cukup lama bus kota itu Mahmuddin hanya tersenyum tertahan ketika ditanyakan apa manfaat mulusnya sebuah jalan bila jembatan yang rusak tidak mendapat perbaikan. Halaman 7 Lima Pejabat PLN Cabang Meulaboh Dimutasikan Meulaboh, (Analisa). Pimpinan Cabang PT (Perse- ro) PLN Meulaboh, Ir.Parlin Ha- rahap, Kamis (21/8) melantik empat pejabat baru di likungan PLN Cabang Meulaboh dan me- lakukan serah terima jabatan se- orang pejabat lainnya. Acara yang berlangsung di aula PT.PLN Cabang Meulaboh itu, dihadiri sejumlah pejabat dan undangan lainnya. Pelantikan pejabat baru ini dilakukan sehubungan mutasi jabatan. Ir. Ahyar Siregar dilan- tik menjadi Pimpinan Ranting PLN Tapaktuan setelah sebe- lumnya menjabat Ahli Muda II Kontruksi di PLN Lhokseuma- we. Sedangkan Junaidi Jhoni se- belumnya Pimpinan Ranting PLN Tapaktuan mendapat tugas baru sebagai Pimpinan Ranting PLN Sigli. Almanar BA yang sebelum- nya Pimpinan Ranting PLN Blang Pidie, dialih-tugaskan menjadi Ahli Muda I Pemeliha- raan Pembangkit dan Distribusi pada PLN Cabang Meulaboh. Jumena RD dipindahkan dari Pimpinan Ranting PLN Kota Fajar menjadi menjadi Pimpinan. Ranting PLN Blang Pidie. Sementara Teknisi Utama I Pengendalian Operasi Pem- bangkit PLN Wilayah I Banda Banda Aceh, (Analisa). Polri memberikan keperca- yaan kepada Polda Aceh sebagai penanggung jawab pelaksanaan latihan bersama (Latma) "Aman Malindo XVI" dengan Polisi Di- raja Malaysia, yang berlangsung 21-25 September mendatang. Wakapolda Aceh melalui Kadispen Mayor Pol.P.Budi As- tuti menegaskan, kegiatan lati- han bersama ini akan mengerah- kan sejumlah kapal patroli cepat Polri dan PDRM berupa pesawat serta heli satuan polisi udara Mabes Polri. Polda Aceh Penanggung Jawab Latma "Aman Malindo XVI" Untuk menyukseskan Latma "Aman Malindo XVI" diharap- kan dukungan penuh warga ma- syarakat kawasan Aceh Besar. MANTAPKAN VISI Latihan ini dimaksudkan un- Takengon, (Analisa). Kecamatan Silih Nara telah mempersiapkan areal 400 hekta- re di Desa Pameu sebagai lokasi pemukiman masyarakat ter- asing. 1 Demikian dikatakan Camat Silih Nara, Drs.Shabella Abu- bakar kepada wartawan, pekan lalu. Areal tersebut sudah ditinjau tim Susdit Sosial Pusat dan ting- kat I Aceh, baru-baru ini. Menurut camat, jika lahan tersebut sudah mendapat perse- tujuan, akan dapat menampung 150 KK. Areal tersebut sudah wajar dibangun untuk pemukiman se- perti masyarakat terasing lain- nya yang telah lebih dahulu di- mukimkan. Sebagai daerah yang baru sa- ja tembus dengan jalan menuju Geumpang, Pidie, wajar rencana tersebut mendapat perhatian. Sebelumnya masyarakat Pa- mue benar-benar terasing di te- ngah hutan belantara, jaraknya sekitar 50 kilometer dari ibukota kecamatan. Jalan yang ada hanya jalan Silih Nara Siapkan Pemukiman dan gemil masyarakat Terasing Lhokseumawe, (Analisa). Hari Bakti ke-52 Penerangan diperingati di halaman Kandep- pen Aceh Utara, Selasa (19/8) dengan pembina upacara Ka- kandeppen setempat, Husin Ab- bas BA. Aceh Armadi mendapat tugas baru sebagai Pimpinan Ranting Kota Fajar Aceh Selatan. Pimpinan Cabang PT (Perse- ro) PLN Meulaboh, Ir.Palin Ha- rahap dalam sambutannya me- ngatakan, pemutasian ini dimak- sudkan untuk meningkatkan ka- rir dan memperluas wawasan dalam mengembangkan ke- mampuan pejabat bersangkutan. Sehingga mereka dapat lebih banyak lagi menyumbangkan darma baktinya untuk kemajuan perusahaan. Peringatan hari bersejarah bagi insan penerangan ini diha- diri Humas Pemda setempat, Drs.Iskandar Nasri dan Kepala Stasion RRI Regional II Lhok- seumawe, Soeprapto dan staf serta seluruh karyawan/Jupen dalam kabupaten ini. Dikatakan, dari segi organi- sasi perusahaan mutasi pejabat akan memberi suasana yang le- bih segar, menumbuhkan moti- vasi baru yang dapat memacu produktifitas kerja lebih baik dari masa-masa sebelumnya. Menteri Penerangan, R.Har- tono dalam sambutannya yang disampaikan Kakandeppen, Hu- sin Abbas BA mengatakan, tu- gas mulia para perintis penera- ngan bukan pekerjaan ringan. Terlebih lagi dalam melaksa- nakan tugas yang dihadapkan menunggu dengan mematikan mesinnya. Tetapi begitu lama bus kota itu menunggu, namun tidak pernah merasa sepi. Karena bus kota itu tidak mem- punyai perasaan seperti dia, seorang manusia yang memang memiliki perasaan. Dalam kesempatan ini, palin mengharapkan agar semua da- pat melihat peristiwa pelantikan tersebut dari dua sisi kepenti- ngan, sehingga tidak ada penaf- siran lain yang dapat melemah- kan semangat kerja. Sebagai manusia, pemuda itu harus menekan perasaannya. Dia tidak marah kepada peman- du bus kota itu. Tidak pula kepada kernet, tidak marah kepada siapa-siapa. Juga tidak marah kepada dirinya. Khusus kepada para pejabat yang dilantik, ditekankan supa- ya mensyukuri kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan. Jabatan struktural maupun fungsional yang diemban mem- punyai dua tanggung jawab, yai- tu tanggung jawab formal dan tanggung jawab secara massal, tandasnya. (fud). Dia sudah pasrah kini. Pas- rah dan sabar. Dengan sabar orang akan bisa mengontrol- jalan pikiran. Maha Pencipta pun akan mencurahkan kasih sayangnya kepada orang-orang sabar. Dengan kesabaran itu pula dia tidak tahu apa yang harus dijawabnya. Bus kota itu mulai bergerak tuk memantapkan visi bersama kedua belah pihak, terutama da- lam mengantisipasi kerawanan di perairan dan lintas batas. Menurut Wakapolda Kolonel Pol.Drs.Djuharhus Wiradinata, latihan juga berkaitan dengan persiapan menghadapi perdaga- ngan bebas IMT-GT serta me- ningkatkan keterampilan kedua belah pihak. Seperti penanganan kasus pe- rusakan biodata laut, penyeludu- pan barang berharga, tenaga ker- ja, pelanggaran listas batas dan pelanggaran hukum laut lainnya. Untuk menentukan lokasi tempat latihan, delegasi Polisi Diraja Malaysia sudah melaku- kan peninjauan langsung ke Pe- labuhan Malahayati Krueng Ra- ya dan kawasan perairan Sabang termasuk obyek wisata Pulau Rubiah. Ketua delegasi Polisi Diraja Malaysia, H.Abdul Malek bin Abdul menyatakan kawasan pe- rairan Sabang sangat strategis dan mengagumkan. Keindahan alamnya turut menjadi penga- matan saat latihan dilaksanakan. Dalam latihan ini. Polda Aceh sebagai pemeran utama mengerahkan prajurit dari Sa- tuan Polisi Air, Brigade Mobil (Brimob) serta didukung semua fungsi kepolisian. (syn). setapak yang hanya dapat di- tempuh dengan jalan kaki sela- ma dua hari dua malam melewati hutan. Kandeppen Aceh Utara Peringati Harbak Penerangan Namun kini jalan sudah ter- buka, walaupun belum mulus. Penduduk setempat perlu di- bekali pola kehidupan yang le- bih terarah, sehingga bisa meng- ikuti perkembangan. Potensi alam pemukiman Pa- meu cukup prospektif. Dahulu daerah ini pernah menjadi lum- bung beras untuk Kecamatan Silih Nara. Kemudian usaha penduduk beralih ke tanaman nilam. Kini banyak pula pendduk yang me- nanam kopi. Namun tanaman pangan, khususnya padi masih memung- kinkan dikembangkan. Camat mengharapkan agar jalur jalan genting gerbang-Pa- meu - Geumpang terus menjadi perhatian pihak berkompeten. Hal ini di samping akan mem- buka daerah-daerah potensial yang ada, juga merupakan jalur jalan jaringan laba-laba Aceh Pedalaman. (ts). pada berbagai pemikiran dan si- kap mental pro kontra terhadap proklamasi kemerdekaan, akibat perlakuan yang dikondisikan ka- um penjajah terhadap rakyat dan bangsa Indonesia, katanya. Dikatakan, nilai-nilai keua- ngan, etos kerja dan semangat "api nan tak kunjung padam" merupakan hakekat yang harus diupayakan kelestariannya oleh keluarga besar Departemen Pe- nerangan. Pada kesempatan itu Kakan- deppen menyerahkan SK kenai- kan pangkat kepada 24 pegawai. Kepada para finalis panggung penerangan tahun 1997 diserah- kan piala. Melengkapi perayaan Hari Bakti (Harbak) Penerangan di Lhokseumawe, diadakan malam gembira/sambung rasa antara se- sama karyawan. (hai). setelah menghidupkan mesinnya kembali. Bus kota itu mulai bergerak pelan yang akan menu- ju ke terminal kota. Sepanjang jalan yang berli- ku-liku mengikuti lin yang sudah ditetapkan, dia tidak tahu apa yang berlaku di dalam bus itu. Dia telah mati dalam ketidak tahuan, sehingga dia ter- paksa dibangunkan oleh kernet ketika bus hendak memasuki gerbang terminal. (Bersambung)
