Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Suara Karya
Tipe: Koran
Tanggal: 1980-05-05
Halaman: 06

Konten


SUARA KARYA - HALAMAN VIII LEMBARAN BISNIS Bekicot mengundang bisnis baru dan akan meningkatkan pendapatan petani HAMPIR satu tahun, tepat- Juni mendatang, nya bulan Indonesia berhasil memasukkan komoditi baru pada perputaran bisnis internasional. Komoditinya- pun sebenarnya bagi masyarakat Indonesia masih sangat baru, yakni bekicot. Tetapi setelah diproses oleh PT. Inca Jaya menjadi daging beku (snail meet frozen), ternyata sempat memberikan andil dalam pengumpulan devisa negara de- ngan jumlah cukup lumayan. Sampai Nopember 1979 berhasil mengisi porsi devisa sebesar Franc 237.800,00 dari hasil penjualan daging bekicot beku ke Perancis sebanyak 82 ton dengan harga FOB Frans 2,9 per-kg Pelabuhan Semarang. Menurut pimpinan PT. Inca Jaya, Agus Tjiptadi, ekspor daging bekicot beku sampai sekarang masih tetap berlangsung tiap-tiap 20 hari sekali. Jumlahnya tidak menentu. Ka- dang-kadang 10 ton atau sering pula kurang dari itu. Yang menjadi masalah sekarang adalah, belum dapat melakukan diversifi- kasi pasar. Sampai kini masih bergantung pada pasaran Perancis. Diakui memang ada keinginan negara lain untuk menampung- nya. Tetapi sebagitu jauh mereka tidak bersedia melakukan kontrak jangka panjang, Sehingga andaika- ta permintaan ini dilayani dan email. Pelatuk untuk melepaskan/ menyemprotkan mudah diguna- kan dengan katup pengaman untuk menjaga ukuran tekanan dan goncangan. Corong pengisi dibuat besar dengan stang pompa yang digal- vanisir, sedangkan alat pengunci pompa dibuat dari baja berlapis- kan plastik, terutama untuk model 172 RSE dan 172 R, sedangkan tangkai pompa dibuat GLORIA 172 No. 172 R Oleh: E. Wasito Yudo kemudian tidak lestari, maka dengan penghambu- sama saja ran investasi. Lebih-lebih bila dengan Badan Hukum Perseroan Terbatas (PT) dan tidak termasuk dalam skala PMDN. Oleh calon pelayanan tersebut menimbulkan halnya Perancis, maka keuntung- penyerahan Parasamnya Nugraha pembelinya yakni Perancis men- Perancis 'ngambek' dan memutus- kan pembelian maka berarti kefatalan akan terjadi. tahun lalu. Pada saat itu, Menteri dengan tegas mengatakan bahwa bekicot bukan binatang haram karena tidak hidup dalam dua alam. dapat bantuan tenaga ahli dua orang. Peralatan yang dimiliki/ digunakan untuk memproses be- rupa ketel uap besar, generator Mberkekuatan 15 kwa dan pompa air. Bangunan yang digunakan adalah sebuah gudang tua di pinggir kali di luar kota Batang. Cara prosesnya; terlebih da- hulu bekicot dibersihkan. Kemu- dan dian ditaburi garam direbus secukupnya. Setelah itu badan bekicot dikeluarkan dari mangkoknya (cangkang-Jawa). Daging-daging ini dipisahkan dari badannya/ perutnya. Yang diam- bil hanya bagian tubuh yang biasa keluar dari cangkang sewaktu merayap, setelah terlebih dahulu yang mati. Tjiptadi, bekicot yang mati disortir setelah ditaburi garam dan direbus badannya tidak menggulung. Menurut Perut bekicot tidak diambil karena terdapat empedu yang mengandung racun. Disamping itu yang dikonsumir juga hanya bagian daging yang biasa keluar dari cangkang. dikirim Daging-daging itu kemudian dikirim ke Pabrik Pembekuan yakni PT. Tirtaraya Menurut Tjiptadi yang alum- nus AUP-Departemen Pertanian RI, bekicót tahan hidup tanpa makan sampai satu bulan bagi yang baru menetas dan 5-7 bulan Mina di Pekalongan. Pengepakan bagi yang dewasa. Proses pembe- dilakukan sendiri oleh PT. Inca Jaya. Sebagai pelaksanaekspor PT. Kerta Niaga Semarang. Ekspor pertama kali terjadi pada bulan Juni 1979 sebanyak 5 ton melalui Pelabuhan Semarang dengan harga seperti dalam perjanjian yakni Franc 2,9 per-kg FOB. saran tubuh hanya memerlukan zat kapur dalam jumlah besar. Yang lebih menguntungkan ada- lah bahwa sifat binatang ini hermaprodit yakni setelah bina- tang itu melakukan perkawinan keduanya bertelur. Biasanya 80% dari telurnya berhasil menetas dengan baik. Sekitar 6 bulan binatang ini sudah dewasa, yang berarti sudah bisa dipetik hasil- nya. Daging bekicot mengandung protein 44%, lemak 12%, karbo- hidrat 12%, dan protein lendir 1%. Satu kilogram daging bekicot berasal dari 8-10 kilogram bekicot berkulit. Barang yang mungkin anda butuhkan : Alat penyemprot untuk petani Alat penyemprot merk GLORIA yang kini banyak beredar di Indonesia terbuat dari tabung baja dengan kapasitas cairan 10 liter. Tabungnya sangat kuat, karena dibuat dari baja juga digalvanisir luar dan dalam dengan cara pemanasan, dan kemudian dilapisi Masalah lain yang harus dihadapi adalah soal raw mate- rial (bahan baku) dan sikap banyak negara konsumen yang menganggap hanya negara Peran- cislah yang menghasilkan daging bekicot berkwalitas tinggi. 54:18 Makanan daging bekicot yang oleh Perancis disebut ESCAR- GOT, sebenarnya telah memasuki restaurant-restaurant besar dan Super Market di berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, Taiwan dan masih banyak lagi. Tetapi mereka tidak mau menger- ti bahwa daging bekicot tersebut berasal dari Indonesia yang di re-ekspor oleh Perancis. Memang daging-daging tersebut terlebih dahulu diberi nilai tambah oleh Perancis, kemudian di pak ulang dan diberi label 'Made in Franc: Tetapi sebenarnya Indonesia pun mampu memproses sampai ben- tuk jadi semacam itu. Hanya karena hambatan sikap konsu- menlah yang membuat terpaksa tidak mengerjakannya. Andaikata mereka mau me- ngerti bahwa Indonesia mampu mengolah daging bekicot seperti dari kayu atau besi. Alat penyemprot tersebut pan- jangnya 235 mm, lebar 235 mm, tinggi 630 mm dengan berat 5,6 kg. Pompa torak terdapat didalam tangki berdiameter silinder mm dan panjang langkah 290 35 mm. Kapasitas tangki 14,50 liter, dengan kapasitas cairan 10,00 liter. Perlengkapan terdiri dari laras dan slang semprot, nozzle tunggal type krucut, kran operasi, meteran tekan (0-10 kg)/cm2, katup pengaman dengan jumlah pemompaan 90 kali. Unit penyemprot terdiri dari badan tangki, pompa torak, laras dan slang semprot meteran tekan dengan katup pengaman, sedang- kan badan terbuat dari plat baja Dalam menghadapi gejolak krisis energi pada saat ini, para starter. produsen lampu senantiasa di- tuntut untuk bisa menghasilkan lampu-lampu dengan effisiensi (lumen per watt) yang lebih tinggi lagi.. Salah satu jenis lampu yang paling banyak digunakan saat ini adalah lampu pijar (incandescent lamp), dengan effisiensi hanya sebesar 12 lumen per watt. Dengan kata lain lampu pijar dengan konsumsi daya 75 watt akan menghasilkan cahaya hanya sebesar 900 lumen (lumen adalah satuan untuk mengukur besarnya cahaya.) Perkembangan- perkembangan yang telah dicapai hingga saat ini hanya berhasil menaikkan effisiensi yang relatip sangat kecil, dibandingkan dengan lampu-lampu dari jenis lainnya. Lampu-lampu emisi (discharge lamp), sebagai jenis lain dari lampu-lampu yang ada saat ini, mampu menghasilkan effisiensi yang jauh lebih besar di samping batas umur yang relatip lebih panjang apabila dibandingkan dengan lampu pijar. Sebagai contoh, lampu TL (Fluarscent lamp) mempunyai effisiensi se- besar 90 lumen per watt. arus Hanya saja bentuk mereka relatip lebih besar disamping harus dilengkapi dengan komponen- GLORIA No. 37 annya tidak hanya meningkatnya porsi penerimaan negara, melain- kan pula penyerapan tenaga kerja dan penambahan investasi baru. Di Tokio, satu kaleng ESCAR- GOT berukuran 85 gram harganya Yen 1.600. Di Hotel Borobudur, Jakarta satu porsi berisi sekitar 5 potong, harganya Rp. 4.000,- Kalau dihitung harga dagingnya saja sekitar Rp.1.500,- sampai dengan Rp. 2.000,- kata Tjiptadi. Permasalahan bahan baku disebabkan adanya sikap mental banyak anggauta masyarakat yang berpandangan bahwa bekicot adalah binatang yang kurang sedap untuk dimakan. Oleh sebab itu, mengumpulkan dan memakan uang hasil penjualan bekicot tidak begitu bergairah. Masalah ini membuat suplai bahan baku belum mencapai tingkat kebutu- han kapasitas produksi. Baru belasan ton saja tiap harinya. Kebutuhan sekitar 20 ton perhari. Padahal, potensi bekicot liar sangat besar. Soal haram atau tidak sebenarnya telah ditegaskan oleh Menteri Agama RI H. Alamsyah Ratuprawiranegara di Semarang, ketika mengunjungi stand pame- ran daging bekicot dalam acara Botchine guid 182005 synim nsynsus gusbi ib qurg Swingnuo netluento GLORIA NV Philips Gloeilampen, pabrik lampu yang tertua didunia, telah berhasil menjawab pertanyaan ini, dan tampil dengan lampu barunya yang diberi nama "SL" Philips. Pemasarannya telah dimulai pada akhir bulan Maret yang lalu di Eropa. Prinsip kerjanya sama dengan lampu TL, yang telah dikembangkan dalam bentuk yang lebih kecil. Sebagai gambaran, lampu SL Philips dari 18 watt. hanya mengambil ruangan sebesar 8% dari volume lampu TL biasa dengan konsumsi daya yang sama yaitu 18 watt. Lampu baru hemat enerji Komponen lain seperti ballast dan Pertanyaan yang timbul adalah dapatkah teknologi lampu emisi dikembangkan lebih lanjut hingga dapat menggantikan kedudukan lampu pijar. Dengan menggunakan jenis baru dari phospor yang berkwalitas tinggi sebagai pelapis tabung lampunya, cahaya dari lampu SL Philips ini hampir menyerupai lampu pijar biasa, yakni dengan sebesar temperatur warna dengan sambungan logam lasroll listrik. Pengisian cairan lewat lubang atas, dengan takaran. Unit pompa ditautkan dengan cara ulir kasar pada tangki, dan ulir pompa memiliki pelepas udara darurat. Tangkai toraknya terdiri dari bahan logam, sedangkan tangkai dari kayu pegangan terbuat berbentuk T. Pengurasan dapat dilakukan dengan mudah melalui lubang tangki bagian tas. Alat ini dapat dipakai untuk menyem- protkan insektisida dan sejenis- nya, dengan kapasitas 500 liter per Ha waktu efektip untuk menyemprot selama 17,12 jam kerja. Alat yang banyak diguna- kan para petani ini telah mendapat sertifikat dari Depar- temen Pertanian. (G-1). 2900 derajat Kelvin. Proses penggantian lampu pijar ke jenis SL Philips tidak akan menemui kesulitan, karena me- reka mempunyai bentuk dan ukuran fitting yang sama. Gloria No. 172 RSE Sebagai ciri khas dari lampu SL Philips, jenis ini mempunyai effisiensi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan lampu pijar, yakni berkisar dari 40 sampai 50 lumen per watt, atau lebih kurang empat kali lebih besar. Sebagai contoh, lampu 18 watt dari jenis ini akan menghasilkan jumlah cahaya yang sama dengan lampu pijar 75 watt, yang berarti menghemat energi sebesar 75%. Selain itu lampu SL Philips mempunyai batas umur rata-rata lima kali lebih lama dibandingkan dengan lampu pijar biasa. Saat ini dijual di Eropa dengan harga lebih kurang tiga setengah kali harga lampu pijar biasa. Dari data-data diatas, dengan mudah bisa dihitung berapa rupiah yang bisa dihemat atau yang lebih penting lagi berapa besar energi yang bisa dihemat setiap tahunnya disektor pene- rangan ini. Lampu SL Philips diproduksi dalam dua jenis penutup, yaitu clear prismatik dan opal, dengan konsumsi daya mulai dari 11, 13, 18 dan 25 watt. Jenis opal akan menghasilkan distribusi cahaya yang lebih diffuse dengan jumlah cahaya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan jenis clear prismatik. ( RO). L HT Pada gambar bisa dibandingkan ukuran dari lampu "SL" Philips 18 watt (Clear prismatic dan Opal), dengan di ameter 72mm dan ukuran panjang 160mm, berada disebelah kiri. Disebelah kanannya terdapat lampu pijar 75 watt (Clear dan Frosted), dengan diameter 60mm dan ukuran panjang 108mm. Kalau masyarakat mau mema- hami penegasan Menteri dan melakukan pengumpulan atau peternakan, justru akan mening- katkan pendapatan mereka. PT. Inca Jaya membeli dengan harga Rp.25,- per-kg frangko pabrik. Satu kg sama dengan 8-10 ekor bekicot. 'Dibanding dengan harga ubi-kayu yang Rp.12,50 per kg berarti lebih menguntungkan. Se bab harga lebih tinggi dan tidak menanam modal banyak. Menurut Tjiptadi, potensi bekicot di Jawa Tengah sangat besar. Meskipun - diambil 30 ton sehari, tidak akan habis dalam 10 tahun. Dari permasalah-permasalah tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa perlunya semua pihak membantu memecahkan, baik usaha di menyangkut yang versifikasi pasar maupun dalam suplai bahan baku. Bilamana hal itu dapat terjadi, maka sudah pasti akan menimbulkan inves- tasi baru. O Seperti yang dikatakan Pj Ketua BKPM Pusat Ismael Saleh, bahwa untuk mencapai pertumbu- han ekonomi sebesar 6,5% pada periode PELITA III ini, maka diperlukan investasi sebesar Rp. 21,0 trilyun dari sektor swasta dan Rp.21,8 dari Sektor Pemerin- tah atau sama dengan Rp.42,8 trilyun. Oleh karena itu, berkem- bangnya pabrik pengolahan da- ging bekicot, biar kecil seperti apapun, sudah pasti membantu menunjang target pertumbuhan a dimaksud. Ma TRUE PROCESSING: PT. Inca Jaya yang terletak di Kabupaten Batang (Lk. 90 km dari Semarng arah barat), berdiri sejak 11 Maret 1979. Pabrik ini dibentuk oleh orang-orang pribu- mi dengan modal Rp. 20 juta naibum interre Bung Hatta Bapak Koperasi kita telah tiada, tetapi pemerintah sekarang ini dengan gendrangnya semangat pembangunan sedang berusaha menggiring, menggalak- kan dan mengembangkan dunia Koperasi warisannya. Pada hakekatnya koperasi adalah salah satu sarana untuk tercapainya cita-cita bangsa menuju masyarakat yang adil dan makmur, sebagaimana yang tersirat dalam pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Industri ini sebenarnya ba- nyak mengundang kegiatan bisnis lain. Di samping menyangkut soal bahan baku, pengepakan, mesti- nya dapat pula mengundang usaha budi-daya dan sebaginya. Cang- kang bekicot itu sendiri merupa- kan bahan bisnis yang cukup tinggi. Partisipasi generasi muda dalam dunia Koperasi Di negara Barat khususnya Perancis, berkembang suatu etika Mengingat koperasi itu merupakan kumpulan orang-orang dari berbagai daerah-agama- adat istiadat dll, yang berbeda, maka semua atribut-atribut yang ada pada individu-individu itu akan membaur menjadi satu dalain lingkaran dan tatanan anggaran dasar-anggaran rumah tangga koperasi yang telah ada, lalui kegiatan perkoperasian To secara aktive maka akan bisa terjangkau lebih luas setiap ruang gerak masyarakat dalam mencapai cita-citanya. Pemuda sebagai pemimpin dimasa yang akan datang dalam mematangkan dirinya, mereka bisa menggumuli dunia pergerak- an koperasi. Karena secara organisatoris, maka dunia koperasi adalah merupakan organ daripada mekanis menyaroda-roda pembangunan bangsa yang amat ideal. Dimana didalamnya. terkandung warisan nenek moyang Bangsa Indonesia yang terkenal yaitu jiwa gotong royong. Koperasi adalah salah satu sistem usaha ekonomi rakyat, dimana peranan sosial dan kekeluargaan merupakan salah satu modal utama didalam merealisir kegiatan dan cita-cita Bung Hatta pencetus koperasi koperasi. Karena proses pencapai- telah tiada, pemerintah dengan an cita-cita koperasi adalah lebih gendrang semangatnya pemba- banyak mentik beratkan kepada ngunan sedang menggiring-meng- mision sosialnya. Maka sudah galakkan koperasi. Kini adakah barang tentu sukses tidaknya sebuah terletak pada jiwa sosiawan, pengabdian dan patriotisme para penggarap-penggarap koperasi. generasi muda terpanggil untuk proyek nasional ini meneruskan. cita-cita Bapak Proklamator dan Bapak koperasi Bun Hatta untuk kesejahteraan Nusa dan Bangsa. Kita lihat dan kita tunggu. (Atta Suwarta).- Dari halaman VII Orang-orang muda yang konon sangat energik dan potensil didalam pembaharuan dan membela kepentingan cita-cita masyarakat, sebenarnya bisa secara aktif dan langsung untuk turut melibatkan diri dalam kegiatan-kegiatan perkoperasian. Sehingga dengan demikian dunia perkoperasian yang dicita-citakan bisa lebih sempurna dalam proses perkembangannya. sebagian waktunya dibuang sa- yang. Mereka tidak pernah ke SD, walaupun SD sangat membutuh- kan keahliannya itu. Mereka malah diorbitkan kepada masyarakat yang sudah cukup tahu akan apa yang dibawakan- nya. Apakah kerja begini tidak Orang-orang muda sebagai penerus dan pelaksana jalannya roda roda kemerdekaan, melalui pergerakan koperasi bisa belajar hanya membuang-buang energi lebih banyak tentang perikehidup- saja? Akan lebih effektif dan an cita-cita masyarakat. Sebab jiwa Koperasi itu sendiri dalam proses pergerakannya tidak terlepas dari adanya jiwa sumpah pemuda, serba satu dan terpadu berdasarkan musyawarah kekeluargaan dalam mencapai dan melaksanakan semua kegiatan- kegiatannya, effisien bila SD sudah menganut guru bidang studi dengan pembina an para Penilik langsung. Di sini para Penilik di tuntut untuk berkemampuan di atas guru bidang studi di SD, baik pada jalur akademisnýa, olahraga/kese- hatannya maupun ketrampilan- nya. azas dalam makan ESCARGOT yakni harus dengan tempat cangkang aslinya, lebih-lebih dalam acara memenuhi ini, Perancis sendiri jamuan makan. Dalam usaha telah meminta kepada PT. Inca Jaya untuk mengirim cangkang bekicot dengan harga Rp.200,- per-kg FOB Pelabuhan Semarang. Tetapi karena benturan modal, permintaan itu belum dapat dilayaninya. MENGALAMI 11 Cangkang yang mengandung unsur-unsur calsium, zat besi, phospat dan silicat, berguna pula bagi campuran dalam industri makanan ternak. Selama inipun banyak industri makanan ternak. yang membeli cangkang dari PT. Inca Jaya dengan harga Rp. 25,- per-kg mengambil sendiri. BUDIDAYA: Begitu besar manfaat binatang berlendir yang sejak dekade 1940-an di anggap orang sebagai binatang perusak tanaman dan menjijikan. Namun usaha budidaya sampai kini belum terlihat. Ditilik dari sifat dan cara hidupnya, maka budidaya bekicot sangat menguntungkan. Ditilik dari segi hidupnya yang membutuhkan zat kapur, maka daerah seperi Purwodadi- Grobogan adalah paling tepat. Sesuai dengan predikat daerah ini yang dikenal 'tandus', maka penggalakan budidaya bekicot berarti akan meningkatkan penda- patan masyarakat.*** Mereka akan merangsang me- ningkatkan produksi untuk men- jadikannya sarana penunjang pem- bangunan. Pencetusan perasaan lega itu dapat dipahami, jika diperhatikan kesimpulan Asosiasi. Produsen Pipa Plastik (AP3) baru baru ini, bahwa sektor industri pipa PVC masih dalam keadaan kelebihan suplai. Padahal produksi riil yang dicapai tahun 1979 hanya 14.000 ton atau 41 persen dari kapasitas terpasang dari sekitar 14 perusa- haan pipa plastik sebesar 34.000 setahun. Meningkatnya pembangunan proyek dalam Pelita III, terutama proyek air minum dengan bantu- an biaya dari Bank Dunia dan Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank-ADB), tidak Secara sederhana pembagian saja suplai yang berlebih akan kerja para Penilik ialah membina terserap, tetapi juga produksi guru-guru bidang studi SD pada dengan kapasitas-penuh-pun di- jalurnya masing-masing. Penilik perkirakan kalangan produsen TK/SD membina guru-guru bi- pipa rigid PVC tidak dapat dang studi pada jalur akademis, mencukupi kebutuhan di dalam Penilik olahraga/kesehatan mem- bina guru bidang studi olehraga dan kesehatan. Penilik Kebuda- Kalau sudah sampai pada yaan membina guru-guru bidang keadaan demikian, bukan mus- studi kesenian, Dan harus ditam- tahil Pemerintah meninjau kem- bah Penilik jalur ketrampilan bali Daftar Skala Prioritas (DSP) negeri. Berpijak dari tatanan yang sudah ada itu, maka pemuda akan bisa berbuat banyak dalam permusyawaratan koperasi untuk mengembangkan kreativitas mere- ka demi kepentingan dan kemajuan dunia koperasi. Sekarang masalahnya, semen- tara Bung Hatta Bapak Koperasi kita telah tiada dan pemerintah dengan sebagai realisasi bidang studi ketrampilan, untuk membina guru-guru bidang studi ketrampi lan khusus, Tidak ada alternatif lain kecuali pemerintah cq Dep. P dan menggebu-gebu pada K segera mengkji kembali struktur dekade Repelita III ini sedang lama tersebut dengan mengganti menggiring dan mengalakkan dunia perkoperasian bagi kesejah- strutur operasional yang lebih teraan Rakyat, sejauh manakah effektif dan effesien sebagai sudah partisipasi realisasi dari inovasi pendidikan aktip dari masyarakat khussnya yang komprehensip seperti seka pemuda untuk turut melibatkan rang ini. diri dalam dunia per koperasian. para Kegiatan perkoperasian kalau kita telusuri lebih mendalam maka kegiatannya sebenarnya bukan hanya semata-mata berkisar dari dan didalamnya terkandung berbagai untuk kepentingan ekonomi saja. Tetapi aspek kegiatan manusiawi yang lebih komplek, terutama dibidang pendidikan kemasyarakatan. Me. Pasaran lada dunia di ambang kejenuhan HARGA Patokan Ekspor lada periode April sampai akhir Juni mendatang ditetapkan harga lada hitam jenis FAQ US.$.0,63/kg. Berarti naik 5% dibanding periode sebelumnya. Jenis lainnya yakni ASTA turun 4,1%. Sedangkan lada putih seluruhnya turun antara 9-10,2%. Ketetapan tersebut kiranya sangat bijaksana sekali. Sebab, pasaran lada dunia kini mendekati tingkat kejenuhan. Kebutuhan lada dunia waktu ini diperkirakan sekitar 100.000 ton pertahun, terdiri dari lada hitam 75.000 ton dan lada putih 25.000 ton. Padahal, kalau kita mengamati produksi lada Indonesia dan Brazilia saja, sudah melampaui kebutuhan dunia. Sedangkan pro- dusen lada utama dunia terdiri dari Indonesia, Brazilia, Malaysia dan India. Tingkat produksi dari negara -negara tersebut kini memperlihat- kan kenaikkan cukup besar. FAQ memperkirakan bahwa peningkat- produksi lada ke empat produsen utama dunia tersebut akan terus berjalan pada tahun tahun mendatang. Brazilia yang pada tahun 1970 baru menghasil kan 5.000 ton, dalam tahun 1979 meningkat menjadi 25.000 ton. Tahun 1980 diperkirakan akan mencapai 50.000 ton. 1980 yang menentukan izin pendirian pabrik baru dan per- luasan pabrik yang sedang ber- operasi dengan fasilitas tertutup. Kemudian mengizinkan perluasan, hingga produksi di dalam negeri dapat meningkat. an Peluang untuk mengadakan perluasan produksi wajar kalau diprioritaskan pada perusahaan PMDN yang mampu. Sebab dengan kebijaksanaan itulah dapat tercipta landasan yang kuat bagi pengusaha Indonesia untuk tum- Kiranya tidak terlalu berlebih- buh dan berkembang atas kekuat- an bila sekali lagi kami mohon an sendiri. perhatian dari Bp. Dirjen Pendi- dikan Dasar dan Menengah untuk membenahi masalah Pendidikan formal SD di Kabupaten Brebes khususnya dan seluruh tanah air umumnya, agar tujuan pendidikan nasional segera dapat terealisir. (D.Asmintho) Produksi lada Indonesia tahun 1975 baru mencapai 23.000 ton, pada tahun 1978 telah meningkat menjadi 43.000 ton. Tahun 1979 sekitar 50.000 ton. Tingkat produksi pada tahun 1983 menu- rut perkiraan Departemen Pertani- an, akan mencapai 76.000 ton. Sebenarnya, gejala kejenuhan pasaran lada dunia sudah ter as a sejak tahun 1978. Pada tahun itu harga mulai merosot dibanding dengan tingkat harga yang terjadi pada waktu sebelumnya. Lada hitam dari Lampung misalnya, harganya turun sekitar 18,7% di banding tingkat harga rata-rata tahun-tahun sebelumnya. Ini terjadi pada pusat pasaran lada hitam Lampung di New York, Amerika Serikat. Sedangkan harga lada putih dari Bangka yang pusat pasarannya di Amsterdam, turun sekitar 4,7% Menurut FAQ, kemerosotan harga disebabkan terutama oleh "over suply" di pasaran dunia. Hal ini dikarenakan tingkat kon- sumsi di masing-masing negara produsen berkembang sangat lam- kegiatan pemerintah untuk me- ngurangi ketergantungan industri dalam negeri terhadap bahan baku dari luar. Proyek olefin, yang menurut rencana selesai tahun 1982/83, direncanakan menghasilkan VCM sekitar 110.000 ton/tahun. Diharapkan dengan adanya proyek tersebut, harga PVC Resin (bahan baku utama pembuatan barang-barang plastik termasuk pipa Rigid PVC) dapat ditekan lebih rendah, hingga produk akhirnya memasuki pasaran de- ngan harga bersaing. Masalah ini dapat dilihat dari perkembangan ekspor lada Indo- nesia, di mana berjalan jauh lebih cepat dari pada tingkat kenaikan produksi. Data Biro Pusat Statis- tik mengungkapkan bahwa pro- duksi lada Indonesia tahun 1977 berjumlah 39.000 ton. Sedangkan ekspornya pada tahun itu seba- nyak 30.856 ton. Tahun 1978 produksi naik menjadi 43.000 ton, ekspornya mencapai 37.038 ton. Oleh : Harso Kini harga PVC Resin pro- duksi dalam negeri mencapai sekitar Rp.735.000 per ton lebih kurang 45 persen lebih mahal dari harga PVC Resin di luar negeri. Saingan berat. Bagi Indonesia memasuki pa- saran pipa PVC internasional bukan soal ringan, jika Indonesia pada suatu waktu nanti menjurus ke arah itu. Di samping mengha- dapi produk serupa dari beberapa negara yang telah berproduksi dengan skala besar serta harganya yang bersaing, beberapa faktor dirasakan sebagai penghambat, lain tingginya ongkos transpor, bongkar muat di pelabuhan dan ongkos angkutan laut serta birokrasi yang dirasakan masih tetap menghantui. antara atau Produksi pipa PVC Korea Selatan dan Taiwan dewasa ini sedikitnya mencapai 5.000 ton bulan per 60.000 ton Proyek Olefin. setahun. Jumlah produksi yang Pembangunan proyek olefin tinggi itu secara tidak langsung Pertamina di Aceh, yang akan merupakan jaminan bagi kedua memproduksi antara lain VCM negara itu untuk bersaing ke luar. (Vynil Chloride Monomer), bahan Sebab ongkos produksi otomatis baku utama untuk membuat PVC menjadi lebih murah dan faktor Resin, merupakan salah satu depresiasi umumnya sudah nol, Oleh: Anton Surjopranoto ban bahkan banyak diantaranya yang cenderung sulit meningkat. Sehingga kenaikan produksi lang- sung memperbesar volume di pasaran dunia. Dengan demikian bukan mus- tahil jika kemerosotan harga terus berjalan. Selama 6 bulan pertama tahun 1979 harga lada putih asal Bangka kembali merosot. Kalau pada bulan pertama tahun itu harga di pasaran New York masih berkisar US.$.Ct138 per pon, maka pada bulan Juni 1979 turun menjadi US.$.Ct. 127 per pon. Di pasaran Amsterdam turun dari US.$.Ct. 130 per pon menjadi US.$Ct.121 per pon. Pada periode itu hanya lada hitam yang sedikit mengalami kenaikan yakni sekitar 5%. Negara Tujuan 1. Jepang 2. Singapura : 3. Amerika Serikat 4. Nederlands : 5. Jerman Barat 6. Rusia: 7. Lain-lain Produksi pipa plastik dalam negeri sarana penunjang pembangunan Oleh Bahrum Baie PENEGASAN Menko EKUIN Prof. Dr. Widjojo Nitisastro dalam wawancara TVRI akhir April lalu, bahwa dalam membangun proyek harus digunakan produksi dalam negeri dan bahwa pembelian Pemerintah akan produksi dalam negeri mewujudkan suatu pasaran, melegakan hati para produsen pipa plastik, khususnya pipa rigid PVC. : Gula tetap rawan bagi Indonesia Kebutuhan gula pasir di Indonesia nampaknya tidak akan dapat dikejar oleh hasil produksi dalam negeri. Konsumsi gula selama masa Pelita pertama dan kedua menanjak dengan tajam. Sekalipun usaha meningkatkan hasil gula dalam negeri terus dilakukan tetapi belum dapat menyamai laju per- tumbuhan konsumsi. Pabrik-pabrik gula baru dibangun dan yang lama guna meningkatkan kredit kepada bukan petani tebu. Sistem ini tidak lain untuk merangsang petani agar lebih tekun mengelola tanaman dengan menerapkan teknologi baru penanaman tebu. Sasaran lain dari TRI ialah untuk menghilangkan pengijon, disamping menaikkan pendapatan sign in ewan diperbaiki si indian produksiny 194 petani dengan menaikkan produksi semaksimum mungkin. Usaha pembinaannya ternyata makan waktu bertahun-tahun. Macam-macam hambatan ditemui mulai dari masalah penggunaan tanah sampai penyaluran kredit yang disalahgunakan yang akibatnya merugikan semua fihak. Disamping itu teknologi serta sistema pengelolaan tanaman tebu dikem- bangkan untuk menaikkan pendapatan para petani tebu. Usaha ini antara lain dirintis melalui Program Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI). Bimbingan kepada petani peserta TRI diberikan dalam bentuk penanaman tebu yang Kini pelaksanaan TRI mulai ber- menggunakan bibit unggul maupun kembang dengan mantap antara lain di bantuan keuangan dalam bentuk Kredit daerah Jawa Tengah. Peraturan pena- Modal Kerja Permanen (KMKP) dengan naman tebu meliputi larangan penggu- bunga yang relatif rendah, 1% sebulan. naan tanah yang ditanami tanaman. Cara penyaluran kredit diatur begitu pangan. Diikuti petunjuk bagi pabrik rupa, sehingga mencegah jatuhnya gula dalam menentukan angka : : 1975 10 4.845 : 2.668 3.472 2.045 1.075 410 Sumber: BPS. DIVERSIFIKASI PASAR: Seperti halnya negara peng- hasil lada lainnya, Indonesia juga mengekspor sebagian besar lada- nya. Tetapi nampaknya sejauh ini masih bergantung pada jalur jalur tradisionil. Bahkan pada tahun- tahun terakhir tujuan ekspor cenderung terkonsentrir ke dua negara yakni Singapura dan Amerika Serikat. Padahal, sebenar nya Singapura bukan merupakan negara konsumen lada besar, Singapura membeli untuk di- ekspor kembali. minimum rendemen guna menjaga agar para petani tebu tidak dirugikan akibat dari perhitungan rendemen gula yang rendah. Konsekwensinya pabrik harus kerja lebih teliti untuk mencapai efisien- si pengolahan tebu menjadi gula. Sistem pemberian KMKP juga disem- purnakan. Dalam peraturan Gubernur pemberian karena pabrik-pabrik di kedua negara itu sudah beroperasi sejak lama. hanya kepada petani penggarap tanaman tebu. Kepada petugas atau penyewa tanah tidak dibenarkan menja- di peserta TRI. penyaluran kredit kepada petnai tebu juga diatur secara bertahap dari mulai masa pembukaan tanah, pemupukan, pemeliharaan sampai pembangunan tebu untuk dikirim ke pabrik. Cara penyaluran paket kredit secara bertahap demikian itu dengan maksud agar bantuan pinjaman keuangan itu, dapat digunakan dengan tepat oleh para Di India juga terdapat pabrik pipa PVC dengan tingkat produksi yang tinggi. Untuk mampu bersaing di pasaran internasional, setidak- tidaknya harga produksi Indo- nesia harus mengimbangi harga produksi negara lain. Dalam keadaan dewasa ini hal itu belum mungkin tercapai. Sebab dari data yang dikumpul- kan harga PVC Resin (bahan baku utama untuk pembuatan pipa PVC) produksi dalam negeri 45 persen lebih mahal dari harga di luar negeri. atau Harga PVC Resin produksi di dalam negeri yang tergolong terbaik Untuk melindungi industri itu, waktu ini sekitar Pemerintah menetapkan PVC Rp.735.000,- per ton (sekitar Resin Impor type Suspension US$.1.176). Sedang harga di luar dikenakan bea masuk 25 persen negeri sekitar US$.800 dan PPA Impor lima persen serta sekitar Rp.500.000 per ton, C&F MPO Rp.38,- per US$. Harga Jakarta. Patokan (HP) PVC Resin Impor Melihat perbedaan harga ba- baru baru ini diturunkan dari US$.1.393 per ton menjadi US$.1.025 per ton untuk type Suspension. Sebelum naik men- jadi US$.1.393 per ton, HP-nya hanya US$.700 per ton, HP yang berlaku sekarang masih dianggap terlalu tinggi oleh kalangan perplastikan. han baku tersebut, rasanya tidak mungkin produksi pipa PVC di dalam negeri dapat menghasilkan harga yang lebih rendah dari harga buatan lain negara. SENIN, 5 MEI 1980 Pabrik dan kapasitas produksi. Menurut Asosiasi Produsen Pipa Plastik (AP3) kapasitas produksi terpasang pabrik pabrik pipa PVC di dalam negeri dewasa ini berjumlah 33.200 ton setahun, terdiri atas 23.600 ton produksi perusahaan PMDN dan 9.600 ton dari PMA. Perusahaan. PMDN adalah: Banlon dengan perkiraan kapa- sitas produksi terpasang 6.000 ton/tahun, Maspion 3.600 ton, Duta Ford 1.200 ton, Duta Dinasty 3.600 ton Pluit Makmur 1.200 ton, Vinilon 1.200 ton, United Robe 1.200 ton, BTN 1.000 ton, Shinta 3.000 ton. Shaunen mhom sleg A Memang kita akui bahwa Singapura merupakan jalur klasik bagi lada Indonesia. Sehingga bukan tidak mungkin kalau negara-negara konsumen hanya meyakini Singapura sebagai su- plaier lada terbaik. Tetapi kitapun membutuhkan devisa dalam jum-M lah banyak bagi kepentingan pembangunan dan perlu adanya jaminan pasar terhadap lada dalam rangka menghadapi pasar yang mendekati jenuh. Oleh karena itu, dengan tidak mengu- rangi semangat ASEAN, maka perlu kiranya diusahakan perluas an daerah pemasarannya. Disamping itu, perluasan dae- rah pemasaran berguna pula bagi tempat pembuangan lada Indone- sia mengingat perluasan perkebun- an akan terus berjalan. Tahun 1979 penambahan are al lada seluas 9.700ha. Tahun 1980 direncanakan akan menambah lagi seluas 12.000ha. Tahun 1981 seluas 17.500 ha, tahun 1982 akan diperluas lagi dengan 22.000 ha dan tahun 1983 ditambah 25.000 ha. 550 ta Sekedar ilustrasi perkembang- an ekspor lada Indonesia dan negara tujuannya adalah sebagai berikut: Perusahaan PMA: Pralon de- ngan kapasitas produksi terpasang 2.400 ton/tahun Rucika 3,000 ton, Unica 2.400 ton dan Wavin Duta Jaya 2.400 ton. Menurut Bram Gerung, Ketua Badan Pengurus AP3, produksi riil perusahaan-perusahaan tersebut tahun 1979 paling banyak 14.000 ton, 41 persen dari kapasitas produksi terpasang. (Ant).- 1976 197 :- : 2.436 : 13.285 : 4.367 6.459 920 1.378 : 263 : 4.535 Dlm. TON. ftent : 1978 : 546 : 13.580 9.165 MAM PLUGL I 11.273 : 5.991 7.395 : 1.700 : 600 1.807 : 2.331 Janda : 3.688 d : 5.020 108 Daerah penghasil lada Indone- sia ialah Lampung, Sumatera Utara dan Bangka. Karena perke- Ibun an lada pada umumnya di- kerjakan oleh rakyat, maka ber- arti rakyat yang mengerjakannya sangat mengharapkan hasil daripa- da perkebunannya bagi kepenting- an kelangsungan hidup keluarga- nya. Dengan demikian, perluasan daerah pemasaran tidak hanya sekedar untuk memperbesar devi- sa negara, tetapi yang utama justru menjaga kelangsungan hi- dup petani lada. *** SITT petani. Langkah-langkah perbaikan produksi gula Indonesia yang memakan ber- tahun-tahun yang meliputi perbaikan pabrik tua sampai ke perbaikan cara penanaman tebu dan pengelolaannya telah membuahkan hasil nyata. Dari produksi yang semula kurang dari satu juta ton setahun dalam Pelita I dan II meningkat menjadi kurang lebih 1,3 juta ton. Akan tetapi kecepatan kenaikan produksi gula dalam negeri ini ternyata tidak dapat mengejar kenaikan tingkat konsumsi yang terus memanjak. Tingkat kenaikan konsumsi dalam tahun 1980 diperkirakan mencapai 1,9 juta ton, berdasarkan perhitungan konsumsi per kapita 13,18 kg, berarti terdapat selisih 600 ribu ton gula yang harus diimpor dari luar negeri. Impor gula ini kira-kira mulai sejak tahun 1972 yang jumlahnya dibawah 50 ribu ton. Lonjakan impor kemudian terjadi secara menyolok pada tahun-tahun berikutnya dengan adanya perkembangan industri yang bahan bakunya gula seperti pabrik minuman botol dan lain sebagainya. Disusul berdirinya pabrik-pabrik besar pembuat roti kalengan dan kembang gula. Disamping itu jumlah penduduk berta- bah, baik secara jumlah maupun tingkat umur. Diikuti pula kenaikan pen- dapatan per kapita. Kesemuanya mendorong kenaikan konsumsi gula. Kenaikan konsumsi gula didalam negeri yang melebihi kecepatan tingkat produksi di dalam negeri memaksa pemerintah melakukan impor gula dari luar negeri guna mencapai kestabilan harga gula yang termasuk bahan pokok. Dari tahun ke tahun impor yang terus bertambah secara pasti membuat negeri ini bergantung kepada luar negeri. Ketergantungan kebutuhan pada gula impor karena permintaan lebih besar dari penyediaan, menyebabkan keadaan harga pasaran gula di dalam negeri 1SM,na menjadi rawan. Yang jelas, apabila persediaan gula di pasar berkurang harga pasti akan menjadi lebih mahal. Kurangnya perse- diaan gula di dalam negeri ini bukan saja karena impornya terlambat, bisa juga karena hambatan produksi didalam negeri. Umpamanya hujan yang terus menerus bisa menyebabkan rendemen gula menurun dan musim giling pabrik tertunda. Kalau hal ini terjadi di ikuti masuknya gula impor terlambat pasti harga gula dipasar goncang. Seperti halnya harga gula naik kurang lebih Rp. 50 per kg dipenjual eceran sekarang dari Rp. 250 berubah menjadi Rp. 300 lebih dalam keadaan persediaan berkurang. Khususnya gula produksi dalam negeri yang sangat disukai konsumen. Gula tetap merupakan bahan pangan yang masih rawan buat Indonesia karena sebagian kebutuhan masih harus diimpor tetapi juga mengandung resiko. Barang ini mudah rusak bila penyim- panannya kurang memenuhi syarat. Udara lembab bisa membuat gula basah dan meleleh menjadi air. Dalam ke- adaan demikian pedagang akan rugi bila menahan terlalu lama. Jadi bahan pangan kebutuhan sehari-hari ini rawan bukan saja buat konsumen tetapi juga buat pengusaha. Karenanya umumnya pengusaha tidak berani menimbun gula terlalu lama, di Jakarta sekalipun yang peredarannya cepat karena terdapat banyak industri kecil makanan dan minuman serta penduduk yang jumlahnya cukup besar. Keadaan ini sebetulnya tidak meng- untungkan konsumen. Karena per- mintaan yang besar kurang lebih setiap bulan 11.000 ton lebih yang disalurkan kepasaran melalui 35 penyalur, membuat harga gula akan mudah bergerak naik tiba-tiba sewaktu perse- diaan berkurang dan kembali turun secara perlahan bila persediaan pulih. Karenanya untuk kota Jakarta dan kota industri lain yang jumlah kebu- tuhan gulanya besar diperlukan tempat penyimpanan persediaan gula lebih banyak guna mencegah menurunnya persediaan akibat hambatan distribusi, ini bukan berarti harus membangun Silo baru. Tetapi memiliki pergudangan Silo, penyimpanan bahan makanan yang serbaguna. Artinya harus dapat diper- tukarkan penggunaannya untuk menyimpan semua jenis bahan makan- an. Dengan demikian jangan sampai masalah pergudangan menjadi hambat- an bila nampak gejala menurunnya persediaan sesuatu bahan tertentu. DEPTHnews Indonesia.