Tipe: Koran
Tanggal: 1998-04-08
Halaman: 01
Konten
4cm Perintis Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Umum/Redaksi/ Penanggung Jawab Wakil Pemimpin Redaksi/ Penanggung Jawab Redaktur Pelaksana I Redaktur Pelaksana Koordinator Liputan : K. Nadha : K. Nadha ABG. Satria Naradha Widminarko M. Nariana, : B. Ashrama Wirata, Dwikora Putra Redaksi: Abinawa, Alit Susrini, Djesna Winada, Dwikora Putra, Mawa, Sumendra, Surawan, Suryawan, Suyadnyana, Wirata, Wirya. Kantor Redaksi: Jalan Kepundung 67A, Denpasar 80232. Telepon: (0361) 225764-238582-238239, Faxcimile: 227418, Teleks: 35191, Alamat Surat: PO Box: 3010 Denpasar 80001. Perwakilan Bali Post Jakarta, Bag. Iklan/Bagian Redaksi: Jl. Palmerah Barat 21F, Telp.021-5357602, Fax: 021-5357605 Jakarta Pusat. NTB: Jalan WR Supratman 22A Telp. (0370) 32737. Surat Izin Usaha Penerbitan Pers: SK Menpen No. 005/SK/Menpen/SIUPP/A.7/1985 tanggal 24 Oktober 1985, ISSN 0852-6515. Anggota SPS-SGP. Penerbit: PT Bali Post RABU PON, 8 APRIL 1998 Diturunkan, Peringkat Harian untuk Umum MILIK NUMER R8 M4SIONAL TARTA Bali Post Pengemban Pengamal Pancasila HARIAN PAGI TERBIT 12 HALAMAN Paket Baru Ditandatangani Hari Ini Pemimpin Perusahaan Manajer Iklan ABG. Satria Naradha Suryantha, Kariadi Kariawan, Oka Wipraja- Manajer Sirkulasi Bagian Iklan : Jl. Kepundung 67 A, Denpasar 80232 Bagian Iklan Telepon: 225764 Fax: 227418 Teleks: 35191 Senin s.d. Jumat 08.00 19.00 Sabtu 08.00-13.00 Minggu 08.00-19.00. Tarif Iklan: Iklan Mini: minimal 2 bars makimal 10 baris, perbaris Rp. 6.000 Iklan Umum: Rp. 8.000 per mmk. Iklan Keluarga/Duka Cita: Rp. 5.000 per mmk. Iklan Warna: 1 warna Rp. 9.500, 2 wama Rp. 10.500, 4 warna Rp. 12.000 per mmk. Pembayaran di muka, iklan mendesak untuk dimuat besok dapat diterima sampai pukul 19.00. Bagian Langganan/ Pengaduan Langganan : Jl. Kepundung 67 A, Denpasar 80232. Telepon: 225764 Pager Telepon: 139, 234139. Fax: 227418. Harga Langganan: Rp 16.000 sebulan. Pembayaran di muka. Harga eceran Rp 900. Terbit 7 kali seminggu. Rekening BRI Denpasar Rekening BDB Denpasar Rekening BCA Denpasar Rekening Bank Aken Denpasar Rekening Bank Seri Partha Rekening BUN Denpasar 31-45, 1065.4 :173.804 040-30-07061-8 : 900601028 : 0274000384 071 000567.7 NOMOR 223 TAHUN KE-50 Rp 900 Bank yang Diawasi Jika Pemerintah Konsisten, Kondisi akan Membaik Jakarta (Bali Post) - Lembaga pemeringkat bertaraf internasional Stan- dard & Poors (S&P) merevi- si peringkat (rating) Bank Umum Nasional, Bank Da- gang Nasional Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indone- sia. Peringkat dari ketiga bank itu diturunkan menja- di NM (not meaningfull), "yang menunjukkan membu- ruknya. kinerja bank dan ketidakpastian eksistensi bank tersebut. Tiga bank ini adalah se- bagian dari tujuh bank yang diambil alih dan diawasi se- cara langsung Badan Penye- hatan Perbankan Nasional. Sebelumnya, dalam pe- ringkat S&P, Bank Umum Nasional masuk dalam ka- tegori CCC/negative, Bank Dagang Nasional Indonesia CCCpi dan Bank Ekspor Im- por Indonesia masuk kate- gori CCCpi. Kategori C mengindikasikan bahwa pe- rusahaan rawan terhadap kemungkinan gagal meme- nuhi kewajiban, yang tergan- tung pada perkembangan bisnis dan kondisi ekonomi. Selain tiga bank itu, bank lain yang juga mendapat pe- ngawasan langsung dari BPPN adalah Bank Dana- mon Indonesia, Bank Tiara Asia, Bank PDFCI dan Bank Modern. Tetapi, keempat bank ini tidak diperingkat S&P. Dalam keterangan pers S&P yang diterima Senin (6/ 4), Direktur Rating Sektor Fi- nansial S&P, Terry Chan menjelaskan, pihaknya me- nguatkan peringkat untuk dua bank Ind nesia, yaitu Bank Negara Indonesia dan Bank Niaga. Untuk kurs lokal, BNI masuk kategori B minus/watch neg/C dan Bank Niaga masuk kategori CCC/ negative/C. Menanggapi tindakan pembekuan tujuh bank dan pengawasan terhadap tujuh bank yang diumumkan pe- merintah Sabtu (4/4) lalu, S&P menyambut baik lang- kah itu. Lembaga itu juga berharap sistem perbankan Indonesia akan berangsur membaik, dengan adanya langkah-langkah tegas yang diambil pemerintah. (kom) BI Dipinjami Satu Milyar Dolar Tokyo- Pemerintah Jepang mem- berikan bantuan pinjaman tak mengikat satu milyar dolar AS melalui Bank Ek- spor Impor Jepang kepada Bank Indonesia, demikian harian ekonomi berbahasa Jepang Nihon Kezai Shim- bun edisi Selasa (7/4) kema- rin. Pinjaman ini tidak meng- haruskan peminjam meng- gunakan dana tersebut se- bagai pembayar produk dan jasa dari Jepang, kutip hari- an tersebut dari sumber di pemerintahan. Jepang berharap dapat membantu Indonesia untuk melaksanakan reformasi ekonomi, sehubungan de- ngan kesepakatan terakhir dengan Dana Moneter Inter- nasional (IMF) yang diharap- kan tercapai. dalam waktu dekat ini. Bank Indonesia akan menggunakan pinjaman satu Fanta orange SIAP Bali Post/afp KETERANGAN PERS-Wakil Bank Dunia untuk wilayah Asia Timur dan Pasifik Jean Mitchel Saverino (kanan) didampingi Kepala Perwakilan Bank di Indonesia Dennis de Tray memberikan keterangan pers di Jakarta, Se- Pembekuan Bank Ada Dasar Hukumnya milyar dolar AS itu untuk nin (6/4) lalu. membantu pengusaha swas- ta yang kini kehabisan dana tunai untuk melaksanakan kegiatan impor sebagai penunjang usaha. Dana pinjaman tersebut merupakan tambahan dari paket bantuan pinjaman darurat yang telah dijanjikan pihak Jepang termasuk pin- jaman 20 milyar yen untuk tahun fiskal 1997 dan 50 mi- lyar yen untuk tahun fiskal 1998. Jepang dan Indonesia te- lah menandatangani kesep- akatan pinjaman lunak 20 milyar yen pada awal Maret silam, tetapi Jepang kemudi- an menunda pencairannya setelah IMF menunda pen- cairan paket bantuan tahap kedua tiga milyar dolar. Namun Jepang akan beru- saha mencairkan pinjaman tersebut pada April ini, demikian Nihon Kezai Shim- bun. (ant) FUN & FANTASTIC C. 62582 Jakarta(Bali Post) - Menkeu Fuad Bawazir menandaskan, pembekuan ketujuh bank ada dasar hukum- nya, yakni sesuai dengan pasal 52 undang- undang No: 7 tahun 1992 tentang perbankan, yang bunyinya "Pemerintah berhak mem- bekukan kegiatan usaha baik secara keselu- ruhan atau hanya beberapa cabang bank ter- Aberad "Jadi, ada landasan hukumnya, pasalnya ada," kata Menteri Keuangan selesai sidang DPK-Eku yang dipimpin Ketuanya Presiden Soeharto di Bina Graha, Senin (6/4). Menkeu juga menegaskan, para pemi- lik bank yang dibekukan tidak dicekal, tetapi hanya diminta keterangan secara administratif, tidak untuk kepentingan kriminal dan sebagainya. "Kami memin- ta selama 30 hari mereka tinggal untuk proses administratif, supaya cepat sele- sai," jelas Fuad Bawzir. Sementara kepada bank-bank yang diam- bil alih pada dasarnya akan diproses kepemi- likannya oleh pemerintah melalui RUPS (ra- pat umum pemegang saham), sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. "Kare na itu, kepada masyarakat sekali lagi kami imbau agar tetap tenang dan mendukung bank-bank yang diambil alih oleh pemerin- tah tersebut," ujarnya. Supaya Lancar Presiden Soeharto setelah menerima la- poran pembekuan dan pengalihan pengelo- laan sejumlah bank, memesankan agar pe layanan kepada para nasabah bank tersebut dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, supaya betul-betul lancar. Setelah tindakan itu, kebutuhan masyarakat sekarang adalah penjelasan. "Pen- jelasan nantinya tidak hanya oleh kami, teta- pi perbankan juga menjelaskannya sendiri," kata Fuad. Karena merekalah yang melaksa- nakan bisnis, jadi mereka juga harus bertang- gungjawab. Melalui Perbanas akan dijelaskan kepada para anggotanya, kemudian bank-bank itu menjelaskan kepada masyarakat. "Dengan penyuluhan ini diharapkan tidak ada rush karena ini adalah dalam rangka penyehatan bank-bank yang diambil alih pemerintah, terutama penjelasan bahwa uang masyarakat aman," pesan Presiden seperti dikutip Menkeu. Kepada Presiden Soeharto dilaporkan, pe mindahan rekening dari tujuh bank yang dibekukan ke Bank BNI berjalan lancar. "Se andainya masih ada kekurangan pelayanan, saya atas nama pemerintah dan BNI mohon maaf," kata Menteri. Saat ditanya mengenai berapa besar peng- gunaan dana KLBI (Kredit Likuiditas Bank Indonesia) oleh bank-bank tersebut, Menkeu tidak menyebutkan secara langsung. Men- teri menyatakan jumlahnya mungkin me- mang berkisar antara Rp 60 trilyun sampai Rp 116 trilyun. "Kami sedang menghitung untuk tidak menjadi angka yang spekulatif. Kami sedang menugaskan tim pemberesan yang dibentuk untuk tiap bank dengan menggunakan tena- ga-tenaga ahli di samping dibantu penga- wasan dari BPPN sendiri," katanya. Menkeu mengungkapkan akan segera dibentuk BUMN yang akan mengelola aset bank-bank yang dibekukan (asset back securities). Aset itu baik berupa tanah, gedung, kredit macet, dan se- bagainya, supaya bisa diuangkan dan uangnya dikembalikan kepada pemerin- tah untuk mengganti dana talangan pe- merintah. Jakarta (Bali Post) - Bank Dunia yakin Indonesia akan berusaha menjalankan paket reformasi ekonomi dengan ketat. Untuk itu, pihak Bank Dunia akan men- dukung langkah-langkah menuju pemulihan ekonomi yang ditempuh pemerintah. Hal itu dike- mukakan Wakil Bank Dunia untuk wilayah Asia Timur dan Pasifik Jean Mitchel Saverino kepada pers, Senin (6/4). Selain itu akan dibentuk BUMN yang akan memberikan asuransi terhadap sim- panan masyarakat, baik tabungan, de- posito, dan sejenisnya. Nasabah yang sudah mengetahui suatu bank ada asuransinya, mereka akan menyimpan uangnya karena merasa aman. (049) Penyaluran Kebutuhan Pokok Menggunakan Sistem Baru Jakarta(Bali Post) - Peranan para pengusaha besar dalam Bali Post HARI INI menyalurkan bahan kebutuhan pokok Pelacur pun Menghilang Dua dari tujuh wanita piaraan Bos Planet Bali, Hartono Setiawan (46) Senin lalu menghilang. BP net Hal. 4 Home page E-mail Http: // www. balipost.co.id bpdps1 @indo. net. id akan dikurangi, untuk menghilangkan kesan menguasai. Selain itu, untuk menghilangkan adanya perusahaan be- sar yang hanya menjual DO (delivery order/surat perintah). "Dengan sistem penyaluran baru ini, secara bertahap akan dihilangkan pen- jualan DO-DO, karena hal itu ternyata hanya ditampung oleh pengusaha terten- tu, yang kemudian menjualnya," kata Kepala Bulog Beddu Amang seusai me- lapor kepada Presiden di Bina Graha, Senin (6/4), bersama Menkop PPK Su- biakto Tjakrawerdaja. "Bahan kebutuhan pokok yang disa- lurkan dengan sistem baru ini meliputi gula pasir, tepung terigu dan kedelai se- dangkan beras sudah berjalan sejak se- belumnya," ujar Beddu Amang. Perubahan sistem distribusi sembi- lan bahan pokok (sembako) berlangsung mulai 1 April, yakni penyalurannya lang- sung ke koperasi-koperasi dan usaha kecil lainnya di berbagaitempat. Dikirim Langsung Semua bahan kebutuhan pokok yang Beddu Amang ditangani bulog itu akan dikirim langsung ke dolog-dolog. "Dari dolog selanjutnya disalurkan ke koperasi-koperasi primer," kata Beddu Amang. Diakui, semua itu perlu waktu. Cepat-lambatnya akan tergantung pada ik- tikad dan kerja keras yang ditunjukkan Indonesia. In- vestor pun, menurut dia, sekarang masih bersikap menunggu. "Kalau keper- cayaan investor sudah pulih dan mereka yakin akan pros- pek ekonomi Indonesia, dana investasi akan masuk lagi ke Indonesia," tuturnya. Begitu pula dengan pasar, akan mengikuti perkembangan perundingan dan perjalanan reformasi. Dikatakan, perundingan baik. pemerintah Indonesia dan tim IMF berjalan cukup baik. Rencananya, Rabu ini (8/4) kesepakatan baru paket re- formasi ekonomi antara pe- merintah RI dan IMF akan ditandatangani. Bila kese- pakatan telah ditandatanga- ni, Bank Dunia akan ikut melakukan pengawasan ter- hadap pelaksanaannya. "Sekarang yang penting ada- lah implementasi dari kese- pakatan reformasi itu," kata Saverino, yang dalam jumpa pers itu didampingi Kepala Perwakilan Bank di Indone- sia Dennis de Tray. Kepala Bulog menambahkan, "Kalau selama ini, pertama disalurkan melalui penyalur besar. Mereka mengambil barang ke pabrik lalu membawa ke se- luruh daerah. Sehingga yang bekerja hanya pengusaha besar." "Dengan sistem ini kami bisa mem- bina pengusaha kecil, menengah, dan ko- perasi serta tidak lagi diserahkan kepa- da pengusaha besar. Masih ada sebagi- an kecil para pengusaha yang kami min- ta untuk mengangkut barang dari pabrik ke seluruh daerah," katanya. Menkop PPK Subiakto menjelaskan, Presiden sudah menginstruksikan bank- bank khususnya Bank Pembangunan Daerah dan BPR, agar membantu pe- ngusaha kecil dan koperasi dalam mendapatkan uang kontan. dengan misi Bank Dunia. Menurut Saverino, misi Bank Dunia adalah men- dukung reformasi ekonomi dan membantu dalam men- gatasi dampak sosial yang muncul akibat krisis yang an Bank Dunia akan diarah- dihadapi Indonesia. "Bantu- kan untuk membantu me- ngatasi masalah-masalah yang dihadapi rakyat miskin dan masalah yang timbul se- bagai dampak krisis moneter seperti pengangguran, ke- kurangan pangan dan lain- lain," ujarnya. Bank Dunia, kata dia, juga mendukung proyek-proyek seperti padat karya, yang mempekerjakan karyawan-karyawan terkena PHK. Menjawab pertanyaan wartawan tentang adanya te- kanan dari pemerintah AS dalam kaitan dengan pe- nundaan pencairan paket bantuan kepada Indonesia, Saverino membantahnya. "Tidak ada tekanan dari pe- Pada kesempatan itu, merintah AS," ujarnya. Na- Saverino juga menekan- banyak wartawan yang mun diakui, di kalangan se- kan perlunya keterbukaan menanyakan masalah kondi- nat memang ada tuntu- dan transparansi pemerin- si politik dalam negeri Indo- tan terhadap pelaksanaan HAM dan tah dalam menjalankan re- nesia dan keterkaitannya demokrasi, formasi ekonomi itu. Ia dengan sikap politik negara lingkungan hidup. Hal itu yakin, bila reformasi dijalan- donor, terutama Namun, merupakan tuntutan umum kan dengan konsisten, kon- Saverino membatasi jawa- kepada semua negara di du- disi ekonomi Indonesia be- bannya pada persoalan refor- nia. Pemerintah sudah menyiapkan kre- dit Rp 2,2 milyar dengan bunga 17% per tahun, untuk membantu pengusaha kecil dan koperasi melalui bank-bank daerah. Koperasi, usaha kecil, dan menengah agar diberikan peranan yang lebih besar lagi. Dengan demikian, barang-barang bisa ter- salurkan secara efisien dan lancar. Hal. 11 Melalui Koperasi Mabes Polri Kecewa, Intelnya Dikeroyok Mahasiswa Jakarta (Bali Post) - libat. rangsur-angsur akan mem- masi ekonomi dan kaitan Kenaikan Harga BBM tak dapat Dihindari Jakarta (Bali Post) - Pemerintah telah menyiap- kan konsep kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan memakai pendekatan yang berbeda dari tiap-tiap je nis BBM. (kom) persentase kenaikannya tidak merintah akan memanfaatkan sebesar avgas, avtur dan pre- momentum kesepakatan de- mium yang banyak dikonsum- ngan IMF yang berakhir pekan si masyarakat menengah ke ini, Kuntoro mengelak dan atas. menganjurkan wartawan ber- tanya ke Menko Ekuin Gi- nandjar Kartasasmita. (ant) "Berapa ke-naikannya, ma- sih dibahas melalui kajian op- timasi harga. Itu yang belum selesai," ujar- nya. Masalah ke- "Jika harga BBM dinaik- kan, persentasenya tidak akan sama untuk semua jenis BBM. Hal ini dilakukan untuk me- ngurangi beban rakyat," kata dua, ujar Kun- kapan Mentamben Kuntoro Mang- toro, kusubroto di Jakarta, Senin (6/ waktu kenaikan BBM diumum- 4). Menurut Kuntoro, kenai- kan juga belum kan harga BBM tidak dapat ada keputusan. dihindari mengingat tingkat Masalah waktu subsidinya sudah cukup ting- ini harus diper- gi. Makin lama ditunda kenai- hitungkan se- kan BBM itu, maka beban sub- cara tepat dan sidinya makin berat. memperhatikan Pada awalnya subsidi BBM berbagai faktor. Hal lain yang pada APBN 1998/1999 dia- lokasikan Rp 10 trilyun, teta- menjadi pertim- pi belakangan direvisi menja- bangan adalah di Rp 7,3 trilyun. cara peme-rin- Pendekatan yang dipakai, tah menaikkan ujar Kuntoro, mengacu pada harga BBM. golongan masyarakat yang Apakah dinaik- menjadi konsumen utama dari kan sekaligus masing-masing jenis BBM. atau bertahap, Misalnya, untuk minyak masih tanah yang dikonsumsi mas- dikaji. yarakat golongan bawah, ka- laupun harganya ikut naik, terus Ketika ditan- ya, apakah pe- Kisah Sadhu para Kuntoro Terbang, Mengambang, dan Telanjang DI ANTARA kita mungkin banyak yang tergantung dari sekte atau aliran yang dijalan- pernah mendengar cerita tentang pertapa kannya. Dia membagi berbagai cara dan agung yang melakukan tapa bertahun-tahun. teknik para Sadhu ini dengan dua sekte be- Tetapi, lebih banyak di antara kita yang me- sar dalam agama Hindu, yaitu Siwaisme dan ngatakan cerita semacam itu adalah do- Waisnawa. Sekte Siwa ini juga dibagi menja- ngeng. Atau paling banter, kita mengatakan di dua aliran besar, yaitu aliran pemujaan pertapa seperti itu hanya ada ribuan tahun Sakti Siwa (Sakta) dan aliran pemujaan Siwa. Hal. 11 yang lalu. Sekarang ini pada zaman kaliyu- Aliran Kiri ga, jarang yang percaya bila pertapa seperti itu masih ada. Seorang Barat yang ber- nama Dolf Hartsuiker men- coba menemukan dan mem- buktikan apakah pertapa seperti itu masih ada di du- nia ini. Untuk mencari buk- ti-bukti tersebut, dia menyu- suri tanah Hindu, India. Di lembah suci sungai Gangga ini ternyata dia memang menemukan banyak perta- pa seperti itu. Penemuan ini dijadikannya sebuah buku yang berjudul "Sadhus" Dalam pengantarnya, dia sendiri menyatakan kehe- ranannya, mengapa di za- man materialisme dan kon- sumerisme di India, para Sadhu seperti itu masih ada? Tetapi itulah kenya- taannya, di tanah Bharata Warsa ini ternyata para Sadhu memang masih dite- mukan. Dalam bukunya ini, dia melengkapi pernyataan- nya ini dengan foto-foto. Ada Mada. Lebih dari sepuluh lip pistol. Tanpa pikir panjang, memancing reaksi," tegas ra Indonesia. Termasuk ber- aparat telah menghadirkan Pengeroyokan dua anggo- mahasiswa mengepung ser- mereka menyeret kedua intel Amien. tugas di dalam kampus," ujar sejumlah mahasiswa ke mar- ta Intel Polda DIY oleh ta menyerangnya dengan tersebut dan menghajarnya Sikap mahasiswa dan ka- Dai Bachtiar. kas polisi. Mereka dimintai sejumlah mahasiswa UGM pukulan dan tendangan se- tanpa ampun. langan akademis bertolak be- Ditanya, tindakan polisi keterangan seputar peristi- mengecawakan Mabes Polri. cara bertubi-tubi. Akibat Pakar Politik UGM Dr. lakang dengan aparat kepoli- terhadap pengeroyokan wa tersebut. Para maha- Atas kekecewaan tersebut, serangan ini, tubuh mereka Amien Rais yang mengetahui sian. Kadispen Polri Brigjen tersebut, Dai menyatakan, siswa yang dihadirkan di pihak kepolisian kini tengah bersimbah darah dan penuh aksi itu, segera menghentikan Pol. Dai Bachtiar menandas- saat ini pihaknya masih kon- kantor Polisi, diduga ikut meminta keterangan oknum luka. serbuan mahasiswa. Amien kan, tiap prajurit kepolisian sentrasi menyembuhkan menghajar dan melunglaikan mahasiswa yang diduga ter- Yus Mohadi dan Wahyudi menyarankan, agar maha- dapat bertugas ke mana dan Serma Yus Mohadi dan Ser- Serma Yus Mohadi dan Ser- tepergok mahasiswa, ketika siswa tidak main hakin sendi- di mana saja. Sesuai landasan da Wahyudi. Diharapkan, da Wahyudi. Demikian keterangan keduanya menyelinap di te- ri dan bertindak brutal. konstitusi yang ada, polisi di- setelah kondisinya pulih, Disinggung mengenai masih Kadispen Polri Brigjen Pol. ngah gerombolan pengunjuk Pengeroyokan ini, katanya, bolehkan bertugas di wilayah kedua bintara polisi itu da- kuatnya 'alergisitas' maha- Dai Bachtiar kepada war- rasa. Para mahasiswa curiga merupakan pelajaran berhar mana pun. Terlebih, tugas pat memberi keterangan se- siswa terhadap tugas intel, Dai tawan, di Jakarta Senin (6/4). dengan kehadiran dua orang ga bagi aparat, supaya tidak tersebut untuk kepentingan bagai saksi korban. Ketera- Bachtiar hanya berkomentar Dua Intel Polda Yogyakar- tak dikenal, yang tiba-tiba seenaknya masuk ke wilayah pengamanan dan penyidikan. ngan itu, kata Kadispen, pendek. "Saya hanya bisa ber ta, masing-masing Serma berdiri di antara mereka. Ke- yang bukan wewenangnya. "Kami bisa bekerja di diperlukan untuk mengim- harap, mahasiswa tidak alergi Pol. Yus Mohadi dan Serda curigaan ini berubah menjadi Pol. Wahyudi, Sabtu (4/4) amarah, saat salah seorang ka mendapat pelajaran luar kan polisi menjalankan tugas hasiswa. mana saja. UU membenar- bangi keterangan pihak ma- terhadap intel, khususnya ter- nya. hadap informasi yang diperoleh terkulai tak berdaya di pela- mahasiswa melihat bahwa di biasa bahwa masuk kampus di wilayah mana pun, asal Dari tragedi berdarah para intel," tutur Dai Bachtiar taran Universitas Gajah pinggang dua orang itu terse- tanpa izin itu tindakan yang masih dalam wilayah nega- Sabtu lalu, lanjut Kadispen, "Dengan demikian, mere- foto Sadhu yang melakukan tapa dengan telanjang bulat. Ada foto yang menunjukkan Sadhu yang melakukan teknik-teknik aneh, untuk mencapai cita-cita spiritual- Bali Post/ist Teknik-teknik para TAPA Seorang Sadhu di India sedang melakukan Sadhu ini beraneka macam, tapa. (pam) 2cm Color Rendition Chart 2cm
