Tipe: Koran
Tanggal: 1998-04-08
Halaman: 02
Konten
4cm Halaman 2 Bali Post Rabu Pon, 8 April 1998 Rabu Pon, 8 April 1998 Soal "Kasus Radisson" Ketua Komisi E: Tak Cukup hanya Minta Maaf Denpasar (Bali Post) - DPRD Bali memahami niat baik dan upaya keras panitia konferensi internasional kesehatan di Hotel Radisson Bali-yang lebih dikenal dengan kasus Radis- son"-untuk menghormati umat Hindu melakukan catur brata penyepian. Namun, karena kasus itu telah mendapat tanggapan berupa protes, bahkan ketersing- gungan dari kalangan umat Hindu, panitia konferensi sebaiknya menjelaskan sendiri persoalan tersebut ke- pada umat Hindu dan tidak cukup hanya meminta maaf ke DPRD Bali. SPS Hotel Radisson Bali serta Kelihan Suka Duka Hindu hotel tersebut. Dewa Tengah mengatakan, panitia penyelenggara telah menunjukkan niat baik dan upaya keras menyesuaikan jadwal konferensi. Seperti di- paparkan Ketua Panitia Dr. Pratiwi Sudarmono, panitia telah mengetahui pada Ming- gu (29/3) hari raya Nyepi. Oleh karena itu, pihaknya menjadi- kan hari itu sebagai titik per- Ketua Komisi E DPRD Bali Drs. Dewa Putu Tengah me- ngatakan hal itu dalam de- ngar pendapat Komisi E DPRD Bali dengan panitia 3rd International Conference on Emerging Infections Deseases in the Pacific Rim, yang dilang- sungkan di ruang rapat pim- pinan DPRD Bali, Senin (6/4). Dengar pendapat itu dihadiri Wakil Ketua DPRD Ayu Putu Nantri, S.H., Ketua dan selu- ruh anggota Komisi E, Ketua Panitia Konferensi Dr. Prati-hatian. Sejumlah agenda kegi- wi Sudarmono beserta sejum- lah panitia lainnya baik nasional maupun lokal-dan manajemen Hotel Radisson Bali, Sanur. Hadir pula Ketua atan yang sedianya dilakukan tepat pada hari Nyepi kemu- dian digeser ke hari lainnya. Penjelasan Pratiwi ini berlai- nan dengan penjelasan sebe- lumnya, yang menyebutkan bahwa pihaknya tidak menge- tahui Minggu (29/3) hari Nye pi. Dalam dengar pendapat itu terungkap, panitia konferensi telah mendapat izin kegiatan dari Kapolri. Izin itu berlaku mulai 27 s.d. 30 Maret. Tidak disebutkan 'boleh melakukan kegiatan saat Nyepi," kata Pratiwi. Izin dari Kapolri ini kemudian ditembuskan kepa- da Kapolda Bali. Terungkap pula, pihak ho- tel berjanji mengurus izin-izin lainnya berkaitan dengan sem- inar itu, seperti dispensasi kendaraan dari hotel ke Ban- dara Ngurah Rai dari Bupati Badung, izin menyalakan lis- trik di hotel dari Wali Kodya Denpasar. Total izin yang di- kantongi berjumlah sepuluh buah, mulai dari Wali Kodya Denpasar, Bupati Badung, Kades Sanur Kaja, Kades Sa- nur Kangin, Pecalang Sanur Kaja (konsultasi), Bendesa Adat Sanur Kaja, petunjuk Lurah Sanur, dan petunjuk Bendesa Adat Sanur Kangin. Hal lain yang terungkap, General Manager Hotel Radis- Aksi Keprihatinan Mahasiswa son telah melayangkan per- mintaan maaf kepada DPRD Bali. Surat itu ditandatanga- ni langsung GM Richard F. Boustead ditujukan kepada pimpinan DPRD. "Meskipun sudah ada permintaan maaf, karena ini masalah rasa, saya kira tak cukup dengan begitu. Itulah sebabnya, kami kembali meminta panitia menjelaskan Bali Post/wan kepada umat agar suasana HEWAN KURBAN - Pelaksanaan pemotongan hewan kurban di depan Moshola Al menjadi tenang," tegas Te- Hijriyah Kerobokan. ngah. Anggota Komisi E Dr. I Made Titib tampak lebih keras lagi. Menurutnya, kegiatan itu tak cukup dimaafkan hanya oleh masyarakat Sanur. Ala- sannya, lingkup kegiatan a- dalah internasional. Selain itu, kasus ini sudah sering terjadi di Bali. "Saya kira umat Hin- du ini sudah terlalu lama ber- sabar. Coba kalau kasus begi- ni terjadi dengan umat lain. Anda bisa bayangkan, apa yang terjadi," keluhnya. Berto- lak dari alasan itu, Titib mene gaskan, kasus ini tak cukup di- selesaikan dengan maaf. "Kami masih akan menerus- kan kepada pihak terkait, se- perti PHDI dan PHRI." (nom) Perlu Dicari Pola yang Terstruktur Denpasar (Bali Post) - Pengamat politik dan hu- kum IB Wyasa menilai aksi ke- prihatinan yang dilakukan mahasiswa secara poli kurang efektif, karena tidak didukung pemahaman yang mendalam tentang realitas politik yang tengah berkem- bang saat ini. Walaupun tema- tema yang diangkat cukup aktual, pola aksinya cenderung diadopsi dari gerakan maha- siswa angkatan '66, sementa- ra situasi sosial politik di Tanah Air telah banyak berubah. Selain tidak memberi tawa- ran kongkret dan solutif, kata Wyasa, aksi keprihatinan ma- hasiswa itu justru hanya me- nimbulkan bentrokan dengan aparat keamanan. "Hal ini sedikit banyak mencerminkan kegagalan mahasiswa dalam mengapresiasi situasi politik saat ini," katanya di Denpasar, Selasa (7/4) kemarin. Menurut dosen FH Unud ini, sudah saatnya mahasiswa keluar dari romantisme masa lalu. Mahasiswa harus lebih realistis dan segera mencari pendekatan yang lebih kontek- stual, tetapi tetap dengan ciri intelektual. "Mahasiswa perlu mencari pola aksi yang lebih terstruktur, dengan orientasi yang jelas, disampaikan secara kelembagaan dan menyerta- kan solusi-solusi teknis serta tawaran pemecahan yang le- bih kongkret," saran Wyasa. maupun di tingkat nasional. Di dalamnya ada koordinasi yang intensif untuk menampung aspirasi mahasiswa. Kemudi- an dirumuskan dalam bentuk konsep disertai tawaran penyelesaian krisis dengan ca- kupan jelas dan terinci. Den- gan kapasitas intelektual dan kemampuan teknis akademis dari berbagai disiplin ilmu, ia yakin mahasiswa mampu melakukannya. Ketika ditanya apakah hal itu masih relevan di tengah keraguan masyarakat tentang efektivitas penyampaian aspi- rasi secara formal, Wyasa Mengenai bentuk kongkret menyatakan, ini merupakan pola aksi yang dimaksud, ia tantangan positif bagi maha- menggagaskan dibentuknya siswa. Perlu disiasati dengan Komite Mahasiswa Indonesia penuh kesungguhan. Tidak (KMI) yang beranggotakan ada perjuangan yang mudah. mahasiswa dari seluruh Daripada energi dibuang sia- Tanah Air, baik di daerah sia untuk teriak-teriak di mim- bar bebas, akan lebih baik kon- sentrasi mahasiswa terfokus untuk memikirkan itu," tegas mantan aktivis mahasiswa yang gemar menulis masalah hukum di media massa ini. Sebagai alternatif, gerakan moral seperti aksi keprihati- nan boleh saja tetap dijalan- kan, tetapi jangan sampai menjadi satu-satunya pola. Wyasa juga tidak setuju bila kegiatan semacam itu dijalan- kan di kampus. "Bagi saya, kampus adalah lembaga yang dikelola secara profesional un- tuk mendidik SDM yang pro- fesional pula. Artinya, kampus harus bebas dari atraksi yang bisa ditafsirkan sebagai kegia- tan politik praktis. Sayang kalau kampus kehilangan ke murniannya," ujarnya priha- tinh Tomy Raka di Mata IGK Manila KETEGARAN Mayjen TNI IGK Ma- nila yang ditunjukkan dalam tiap melak- sanakan tugas negara, seakan luluh ke- tika mengikuti prosesi pengabenan I Gus- ti Bagus Astawa Raka. Ia yang bersahabat sejak kecil mengatakan sangat kehilan- gan dengan kepergian Tomy Raka-sa- paan akrab I Gusti Bagus Astawa Raka. Sebab, Tomy Raka merupakan sosok yang ulet dan sangat peduli dengan pariwisa- ta Bali. "Almarhum adalah sosok yang sangat peduli dengan Bali," kata Manila, salah seorang keluarga Puri Jero Agung Tegal. Selain bidang pariwisata, almarhum san- gat cinta dengan dunia olah raga. Dalam pengembangan olah raga wushu di Bali, almarhum juga turut membantu terben- tuknya Pengurus Daerah (Pengda) Wushu di Bali. Upacara pelebon (pembakaran jenazah) almarhum di Kuburan Badung, Senin (6/4), dihadiri ribuan pelayat. Di antara pelayat itu tampak sejumlah pen- gusaha pariwisata serta kerabat bisnis dan mitra usaha almarhum dari dalam maupun luar negeri. Upacara yang diawali di rumah duka - Puri Jero Agung, di Jl. Imam Bonjol Tomy Raka Denpasar-dipimpin Ida Pedanda Griya Mumbul. Seusai upacara tersebut, jenazah almarhum diusung meng- gunakan bade oleh warga banjar setem- pat pukul 12.10 wita. Prosesi upacara pelebon almarhum Tomy Raka itu sempat menarik perhatian wisatawan yang kebetulan melewati Jl. (gre) Imam Bonjol. Barisan pelajar SMU ber- pakaian putih-abu-abu tampak memba- wa ratusan karangan bunga. Mereka ber- baris rapi. Menyusul barisan pembawa sarana upacara dengan iringan tetabu- han angklung dan arak-arakan warga yang mengusung lembu hitam dan bade. Tomy Raka meninggal Sabtu (21/3) di ruang ICU RSUP Sanglah pada usia 45 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat anak masing-masing Gusti Ayu Agung Astini Raka (21), Gusti Ngurah Budi Adnyana Raka (19), Gusti Ketut Agung Arya Wibawa Raka (17) dan Gusti Agung Satria Palguna Raka (12). Almarhum dikenal sebagai pengusa- ha sukses di bidang pariwisata. Terbuk- ti, perusahaan yang dimiliki almarhum semuanya bergerak di sektor pariwisata, seperti hotel, biro perjalanan wisata hing- ga angkutan wisata. Almarhum yang alumnus William An- gliss College Queensland, Australia, se- masa hidupnya pernah dipercaya memimpin PHRI Bali selama dua peri- ode-1988-1996. Selain itu, almarhum juga dikenal peduli dengan bidang olah raga. (sua/wan) Idul Adha di Denpasar Meneladani Keimanan Ibrahim Danpasar (Bali Post) - Ibrahim adalah suri teladan dalam iman, dalam meng- hadapi cobaan, dan dalam ke- patuhan kepada Tuhan. Demikian disampaikan Letkol (Pur) H. Sunhadji Rofi'i dalam khotbahnya di hadapan ribuah jemaah yang mengikuti salat Idul Adha 1418 Hijriyah, di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Selasa (7/4) kemar- in. Kata dia, kisah Nabi Ibra- him adalah suri teladan dalam kehidupan sebuah keluarga. Karena itu, dialog antara o- rangtua dan anak seperti Ibra- him dan Ismail perlu dite- ladani keluarga muslim pada zaman modern ini. Menurut Sunhadji, orang- tua harus meminta pendapat dari anaknya dengan penuh kebijaksanaan. Si anak yang merasa dihargai dan tidak di- anggap sebagai pihak yang se- lalu diperintah dan dilarang secara otoriter akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab. Menurut Panitia Hari Be- sar Islam (PHBI) Denpasar, salat Idul Adha di Denpasar dan Badung dilaksanakan di 22 lokasi. Dijelaskan pula, pada tahun ini berhasil dikum- pulkan hewan kurban berupa 435 ekor kambing dan 22 ekor sapi. Di Lapangan Kapten Ko- mpyang Sujana, Denpasar Barat, lebih dari dua ribu je- maah mengikuti salat Idul Adha. Bertindak sebagai kha- tib sekaligus imam dr. Anwar Santoso, DSJP. Pada Idul Adha tahun ini, umat Islam di lingkungan PT Telkom Denpasar bekerja sama dengan PT Indosat juga berhasil mengumpulkan hewan kurban 52 ekor kam- bing dan tiga ekor sapi. Seusai salat Idul Adha, bertempat di Kompleks Telkom Jl. Serma Katos Denpasar, hewan kur- ban dipotong serta dibagikan kepada yang berhak meneri- manya yakni, tujuh panti asu- han, sembilan mushola, sepu- luh perkumpulan pengajian, empat yayasan, enam sekolah Islam dan fakir miskin di 25 wilayah. Kakandatel Denpasar Mur- dika mengatakan, makna Idul Qurban adalah kerelaan berkorban untuk sesama. "Mari kita implementasikan semangat Idul Qurban dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan perusahaan, demi masa depan bangsa dan nega- ra," katanya. (wan/010/gre) "LUPUS" Berikan Kesempatan Guru Lokal Denpasar (Bali Post) - Beredarnya buku "Lembar Ujian Prestasi Untuk Siswa" (LUPUS) yang diterbitkan PT Pustaka Bali bekerja sama dengan Kelompok Kerja Kepa- la Sekolah (K3S) Propinsi Bali tak lepas dari keinginan pe- nerbit untuk mengangkat po- tensi lokal, dalam hal ini tena- ga pendidik di wilayah Bali. Pasalnya, buku tersebut meru- pakan karya dari para guru bidang studi dengan menyari- kan dari berbagai referensi yang ada, yang pada hekikat- nya tidak lepas dari kurikulum yang berlaku. Demikian dikatakan pim- pinan PT Pustaka Bali I Dewa Made Amerta Dhana Putra, S.H. Selasa (7/4) kemarin menanggapi berita Bali Post (Jumat, 3/4) yang disusul su- rat pembaca (Senin, 6/4). Sebelumnya diberitakan, pihak Kakandepdikbud Bang- li telah menarik buku "LU- PUS" tersebut. Alasannya, karena kondisi ekonomi yang cukup memberatkan dan ber- tujuan untuk meringankan bi- aya pendidikan, serta menga- ntisipasi kemungkinan terja- dinya keresahan di kalangan orangtua siswa. Menurut Dhana Putra, pemikiran untuk menerbitkan buku tersebut karena selama ini untuk buku panduan pe- ngajaran lebih banyak dida- tangkan dari Jawa. Jadi as- pek pertama adalah dari segi misi untuk mengangkat poten- si lokal," ujarnya. kah ke K3S sesuai dengan materi yang dikuasai. Sete- lah naskah terkumpul, K3S menyerahkannya kepada pi- hak penerbit untuk dijadikan buku panduan. "Kami men- cetak buku LUPUS' itu ter- gantung dari pesanan K3S, yang mengetahui secara per- sis bagaimana mekanisme proses belajar-mengajar sela- ma ini," ujar Putra seraya menambahkan, K3S-lah yang nantinya mendistri busikan ke masing-masing sekolah. Katanya lebih lanjut, awal- Guna mewujudkan misi nya pemasaran "LUPUS" un- tersebut, penerbit kemudian tuk cawu ketiga hanya empat melakukan koordinasi de- kabupaten yakni Kodya Den- ngan K3S SLTP Propinsi pasar, Badung, Gianyar dan Bali. Dari hasil koordinasi Tabanan. Alasannya, tak le- ini, pihak K3S memilih guru- pas dari tingkat kemampuan guru bidang studi di masing- yang ada. Jadi kalau pereda- masing kabupaten sebagai ran buku ini ditarik, itu hanya penulisnya sesuai bidang terjadi di Bangli, dan kami studinya. Para guru itu ke- memakluminya," ucapnya. mudian menyerahkan nas- Wali Kota Arsana: Peradah jangan Ikut-ikutan Denpasar (Bali Post) - Wali Kota Denpasar Ko- mang Arsana, SIP menekan kan, di tengah tuntutan moral dan keimanan dalam globa- lisasi ini, jajaran DPD Peradah harus mampu mengimple- mentasikan ajaran dan nilai agama dalam kehidupan se- hari-hari. "Bukan sebaliknya, ikut-ikutan tanpa memahami hakikat, tujuan dan tindakan tersebut," tandasnya pada dharma santi yang dilaksana- kan DPD Peradah Kodya Den- pasar, Senin (6/4), di Wantilan Penatih, Denpasar Timur. Menurutnya, pengurus Per- adah harus memahami betul peran dan fungsinya sebagai organisasi kepemudaan yang bernuansa agama, sehingga dapat menjadi panutan. Selain itu, perlu peningkatan kuali- tas pemahaman dan peng- hayatan tiap pelaksanaan u- pacara agama. Ketua II PHDI Kota Madya Denpasar W. Butuantara menandaskan, dharma santi ini merupakn saat yang baik untuk saling minta maaf ke- (gus) pada sesama. Dengan saling memaafkan ini tidak akan ada lagi perasaan dengki, dendam, dan iri hati. Sebelumnya Ketua DPD Peradah Kodya Denpasar AA Alit Putra, S.E. mengatakan, dharma santi ini bertepatan dengan terbentuknya Komisa- riat Peradah Kodya di masing- masing kecamatan. "Dengan demikian lengkaplah sudah susunan pengurus Peradah Kodya Denpasar. Kini tinggal menunggu program berikut- (023) nya," kata Alit Putra. DI tengah krisis moneter, pelaku bidang pemasaran bi- asanya waswas memikirkan barang yang ditawarkan ke- pada konsumen. Namun, lain halnya dengan Yurnal, Manajer Pemasaran PT Pem- bangunan Perumahan (PP) di Taman Griya Nusa Dua. Un- tuk saat ini ia bisa bernapas agak lega, karena sejumlah rumah mewah yang ditawar- kannya terjual. Di balik ke- berhasilannya itu, ia mempu- nyai resep jitu yakni menum- buhkan kepercayaan dan me- layani konsumen sebaik- baiknya. Kalau kita mem- berikan pelayanan yang baik, praktis orang akan percaya pada usaha kita," kata pria kelahiran Lampung yang telah dua tahun bertugas di Bali ini. Dalam memasarkan rumah kelas menengah ke atas misalnya, Yurnal termasuk berani melakukan terobosan. Ia tak segan-se- gan membuka jaringan hingga ke luar negeri. Misalnya meng- hubungi perwakilan atau Kedutaan Besar RI di Jepang dan Be landa. Pulau Bali merupakan salah satu pilihan bagi orang asing untuk dijadikan tempat tinggal yang paling nyaman di dunia," ujar Yurnal yang mengaku rajin mengikuti seminar bisnis serta ba- (dof) nyak mengamati kecenderungan bisnis di Indonesia. Diubah, Sistem PSB SMU Unggul Denpasar (Bali Post) Sistem penerimaan siswa baru (PSB) SMU di Bali mulai tahun ajaran ini mengalami perubahan. Untuk menjaring siswa SMU ung gul dilaksanakan tes terpadu yang akan dilakukan serentak mulai 11-13 April mendatang. Demikian dikatakan Kormin Kanwil Dep- dikbud Bali Drs. Wayan Djigera, Senin (6/4). "Siswa yang diterima di sekolah unggul dijaring lewat dua jen- jang yakni 40 persen lewat tes terpadu (nilai rapor kelas II cawu III, nilai rapor kelas III cawu III dan NEM) dan 60 persen lewat NEM. Pada tingkat kabupaten, peserta tes terpadu ditetapkan dengan mengikutkan siswa yang menduduki peringkat I-V di sekolah ber- sangkutan," katanya. Ketika disinggung soal dana, Djigera mengatakan, sepenuhnya diatur Kandepdikbud kabupaten/Kanin dengan menggali dana swa- daya peserta testing. Sementara untuk testing sekolah unggul propin- si, dikoordinasikan Kanwil Depdikbud Bali. "Prinsipnya siswa boleh memilih, akan mengikuti testing sekolah unggul di propinsi atau di kabupaten," ujarnya. Menurut informasi, siswa yang ikut testing ini dikenakan Rp 8.000 Rp 10.00 per siswa. Namun, sejumlah siswa mengaku cara ini tidak adil karena peringkat VI di SMU A belum tentu kalah pintarnya, dengan siswa peringkat I di SMU B, sementara siswa di SMU A sesuai aturan tak boleh ikut tes terpadu. Terhadap kasus ini, menu- rut Djigera, dengan cara kedua yakni lewat NEM akan bisa menja- ring siswa tersebut. Sesuai SK Dirjen Dikdasmen tahun ini SMU unggul yang diteta- pkan di Bali, SMUN 4 Denpasar untuk tingkat propinsi (empat kelas), sedangkan untuk daerah tingkat II SMUN 1 Denpasar, SMUN 3 Denpasar, SMUN 1 Negara, SMUN 1 Singaraja, SMUN 1 Gianyar, SMUN 1 Semarapura, SMUN 1 Bangli, SMUN 2 Amlapura, SMUN 1Tabanan. Sementara yang termasuk SMU plus SMUN 7 Denpasar (olah raga), SMUN 5 Denpasar (lingkungan hidup), SMUN 1 Side- men (budaya), dan SM Lab STKIP Singaraja (mipa). Menurut Djigera, sekolah unggul ini dibatasi menerima siswa se- suai dengan ketentuan yang ditetapkan yakni rata-rata tiga kelas dari hasil tes terpadu dan 2-3 kelas dari NEM tertinggi. Di sekolah ini tak ada istilah jalur belakang atau penelusuran bakat dan minat. Inilah yang membedakannya dengan sistem tahun lalu," ujarnya. (025) Denpasar dan Sekitarnya Diperabukan secara Militer JENAZAHI Gde Meganadha, kelahiran Gaji, Dalung Kecama- tan Kuta, Senin (6/4) diperabukan secara militer di kuburan desa setempat. Bertindak sebagai irup dalam apel persada itu Dan- ramil Kuta Kapten Inf. Suwigno. Meganadha yang merupakan anggota veteran RI dengan anugerah Bintang Gerilya mening- gal dunia 2 April 1998 dalam usia 78 tahun. Pensiunan PNS Kan- tor Gubernur Bali ini pernah ikut membina Yayasan Kebaktian Pejuang (YKP) bersama Pak Cilik, dan jabatan terakhir almar- hum Wakil Ketua Ikatan Cacat Veteran Dati II Badung, yang diketuai IB Bandjar. Almarhum meninggalkan tiga orang anak, di mana putra pertamanya, Drs. Oka Kusumayudha, kini men- (*) jadi Ketua PWI Cabang Yotyakarta. Dua Turis Meninggal DUA orang wisatawan berkebangsaan Australia, Minggu sore (5/4) ditemukan meninggal. Ian Hunter Towner (59), ditemukan meninggal di tempatnya menginap di sebuah bongalo di Sanur, dan Elisabeth Ookes Golton Fenzi (70) meninggal setelah menda- pat pertolongan di RS Surya Husada. Kedua korban ini diduga keras meninggal akibat serangan jantung. Menurut Kepala Biro Jasa Antar Bangsa Denpasar Gus Sumastra, mayat Ian Hunter Towner akan dikirim ke negara asalnya dan Elisabeth Ookes Golton Fenzi, Selasa (7/4) kemarin dikremasi di Kuburan Mum- bul, Jimbaran. (08) Buku Prana Jiwa BUKU berjudul "Perburuan ke Prana Jiwa" (pencarian seorang Ida Wayan Oka Granoka) diluncurkan Senin (6/4) di Padepokan Bajra Sandhi, Batukandik, Denpasar Barat. Selain sebagai karya seni yang inovatif dan bersahaja, buku ini juga berisi sejumlah apresiasi dari wartawan tentang pertunjukan seniman cilik Ba- jra Sandhi pada Pesta Kesenian Bali (PKB) tahun 1997 lalu. Dirjen Kebudayaan Prof. Dr. Edy Sedyawati menyambut baik atas ter- bitnya buku ini. Selain Edy Sedyawati memberikan komentar terhadap terbitnya buku itu, juga Gubernur Bali IB Oka, Kakan- wil Depdikbud Drs. Beratha Subawa, dan budayawan Prof. Dr. (023) Ngurah Bagus Gubernur: Dharma Santi Nyepi jangan Dipolitisasi Masyarakat harus Diberikan kembali Mengatur Daerahnya Denpasar (Bali Post) - Gubernur Bali Ida Bagus Oka mengharapkan Dharma Santi Nyepi Saka 1920 tingkat nasional yang tahun ini dilak- sanakan di Bali jangan dipoli- tisasi. "Acara itu agar benar- benar merupakan kegiatan keagamaan," ujar Karo Humas dan Protokol Drs. Putu Ku- sumanegara mengutip pesan Gubernur ketika menerima Ketua Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat I Putu Soekreta Soe- rante didampingi Dirjen Bi- mas Hindu dan Buddha Ir. I Wayan Gunawan, di Den- pasar, Senin (6/4). mengatur daerah sendiri kepada masyarakat tanpa harus ada pe didasarkan atas aspirasi maksaan yang terlalu ekstrem, masyarakat Bali agar hasilnya baik dari dalam maupun luar dapat dirasakan masyarakat. Di daerah. Biarkan masyarakat lain pihak, pemimpin Bali harus hidup wajar mengembangkan di- (028) berani memberikan kembali hak rinya, sehingga semua berkem- bangsa dan negara Indonesia Hyang Widi Wasa atas kejadi- dapat segera diatasi dan tidak an-kejadian yang melanda berkepanjangan," kata Soekre- bangsa dan negara. "Sebagai umat beragama ta. Pertimbangan Sikon momentum tersebut digu-na- kita hanya bisa berdoa mudah- Denpasar (Bali Post)- Makna dharma santi, kan untuk mengaturkan guru mudahan krisis yang melanda Strategi pembangunan harus menurut Gubernur Oka, bukan piduka ke hadapan Ida Sang semata-mata sebagai ajang sil- aturahmi, tetapi lebih hakiki yakni merupakan momentum doa bersama dan doa masal umat Hindu guna mohon kese- lamatan dan kedirgayusaan atas kondisi bangsa dan nega- ra Indonesia yang dilanda kri- sis. "Secara agama, kekuatan dan kegaiban itu ada di Bali," kata Gubernur Oka. Sementara itu Ketua PHDI PHDI Pusat tak Ikut Campur nya. bang tanpa menimbulkan keter- paksaan partisipasi pemba- ngunan. ngunan benar-benar menjadi Bali sekadar dekorasi me- bagian dari masyarakatnya. menuhi selera pasar wi- Sejumlah pengamat menilai satawan. Pernyataan politis yang cu- masyarakat mengalami ketega- "Wakil rakyat Bali harus te- kup mendasar itu disampaikan ngan baru akibat dipaksakannya gas terhadap hal itu. Jangan Lembaga Pengkajian Ekonomi berbagai nilai baru yang pilih pemimpin yang begitu. Pi- dan Budaya Bali (LPEBB), yang masyarakat Bali sendiri tidak lihlah pemimpin yang berani dibacakan koordinatornya Made pernah mengenalnya. Tidak salah mengarahkan pemikiran pem- Jhoni Darmawan, Sabtu (4/4), di dikatakan, di balik berbagai ke- bangunan kepada model yang Gedung DPRD Bali. Saat itu, 12 berhasilan pembangunan selama lebih komprehensif di atas lan- anggota LPEBB menyampaikan ini, ma-syarakat justru merasa dasan budaya dan spirituali- aspirasi cagub Bali. makin terpinggirkan akibat pem- tas luhur masyarakat Bali Denpasar (Bali Post) - Konsep dan strategi pemba- bangunan terlalu mengutamakan sendiri," tuturnya. "Itu harapan kami, sebab tahun saka-berbeda dengan persepsi sama-satu bahasa PHDI Pusat tidak ikut cam- PHDI tak mau ditunggangi di luar Bali. Ada yang meng- dan tindakan di kalangan ngunan-baik jangka pendek, aspek fisik," kata Jhoni usai au- Pada kesempatan itu, LPEBB mengajukan tiga krite- pur dalam masalah politik se- masalah politik. Jangan mem- gunakan kalender India, ada umat Hindu. "Kita tak meng- menengah maupun panjang - diensi. Lanjut Jhoni, pemikiran ria untuk cagub Bali. Ketiga Ketut Soekreta Soerante seu- perti soal calon gubernur (ca- bawa titipan nama ke lemba- pula kalender tak mencantum- inginkan di antara umat sa- hendaknya terus-menerus disos- sai menghadap Gubernur Oka gub) Bali. Lembaga tertinggi u- ga umat Hindu, silakan ke kan hari raya Nyepi," kata- ling berkelahi," katanya. Un- ialisasikan. Ini dimaksudkan agar bagaimana membanguan Bali kriteria itu: memahami seluk- mengemukakan, seluruh umat mat Hindu tak mau ditunggan- DPRD Bali," katanya lagi. tuk itu, perlu peningkatan sra- masya-rakat tahu konsep dan secara fisik, khususnya di beluk pergaulan internasional; Hindu di Indonesia sangat gi kepentingan politik. Meski Mengenai harapannya agar Pelaksanaan brata penyepi- da dan bakti, kerukunan dan strategi itu, sekaligus pemba- bidang kepariwisataan, sudah mampu mengoptimalkan ser- tidak zaman- Dharma santi yang berlang mengharapkan Presiden Soe- begitu, PHDI berharap Guber- gubernur mendatang bisa an di luar Bali juga disesuai- partisipasi umat Hindu. ta mengedepankan fungsi- sung Selasa (28/4) mendatang harto hadir dalam acara terse- nya lagi. Ma- fungsi struktur lainnya agar nur Bali mendatang bisa mem- memberikan kemudahan kan dengan desa kala patra. Gunawan menilai pelak- syarakat tidak terkesan eksklusif, tertu- direncanakan dihadiri Pak but. Menurutnya, dharma san- beri kemudahan bagi pembi- umat Hindu di luar Bali, "Jika di Bali selama 24 jam sanaan ajaran agama Hindu di sudah jenuh tup dan subjektif, dan memili- Harto. Di samping itu, juga ti Nyepi tingkat nasional yang naan umat Hindu di luar Bali. Soekreta menegaskan, ini erat sepi, di luar Bali umat Nyepi Bali sudah baik. Karena itu, ia akan hadir puluhan tokoh Hin- diselenggarakan tiap tahun dengan hal ki moral dan akhlak yang baik. Ketua Harian PHDI Pusat kaitannya dengan peliknya di pura atau dalam diri ndi- berharap pemimpin Hindu di du yang selama ini namanya secara bergilir di seluruh In- Letjen (Pur) Putu Soekreta persoalan umat Hindu yang ri," katanya. itu, apalagi ke- Bertolak dari kriteria itu, Bali bisa memberikan sum- termasuk kandidat gubernur. donesia, tahun ini diselengga- Soerante mengatakan hal itu berada di luar Bali. Dari lima nyataan di LPEBB menilai diplomat Bali Dalam upanisadnya pada bangan pemikiran membantu Drs. Ida Bagus Putu Sarga, rakan di Bali. lapangan asal Gianyar AA Raka, S.H. Drs. Dewa Made Beratha, menjawab pertanyaan war- juta umat Hindu di Indonesia, dharma santi Nyepi di Gedung umat di luar Bali. "Bagaima- memberikan yang kini menjabat sebagai "Menurut kesepakatan, a- tawan seusai dharma santi 40 persen berada di luar Bali Darma Graha Lumintang, ia na sosok Hindu di Indonesia, Mayjen Pol. (Pur) Drs. IGM cara itu diadakan satu kali di Nyepi di Badung dan Kodya informasi Sekretaris Irjen Deplu pantas -60 persen di Bali. Kesulitan mengatakan, dalam kondisi ini perlu diperjelas," katanya. Putera Astaman, AA Oka Ma- Jakarta dan tahun berikutnya Denpasar, Senin (6/4). Ia juga utama, masalahpinandita dan keprihatinan saat ini, umat (dari media diajukan menjadi salah satu Ia juga berharap para bu- hendra, S.H. dan Mayjen Pol. di luar Jakarta secara bergan berharap gubernur mendatang minimnya pembinaan karena Hindu tidak perlu jor-joran pati dan Ketua DPRD Tk. II massa) pesat- bakal calon Gubernur Bali. nya kemajuan "Mohon masukan kami dapat (Pur) Drs. Made Sudiartha tian," ujarnya. "Kalau tahun memiliki komitmen moral umat Hindu letaknya terpen- menunjukkan baktinya de- se-Bali mengkoordinasikan yang duduk sebagai anggota lalu di Lampung, mestinya yang kuat sebagaimana tertu- car. "Kami harapkan kalau ngan berlomba membuat ban- pembentukan dana abadi un- pariwisata bu- dipakai bahan pertimba- paruman walaka yang juga sekarang di Jakarta. Dengan ang dalam GBHN 1998. Ko- umat Hindu di luar daerah ten pajegan dua meter. "De- tuk membantu pemeliharaan kannya men- ngan," ujar Jhoni. jadikan Bali kandidat gubernur. Nama- pertimbangan situasi dan kon- mitmen moral itu diwujudkan mendambakanpinandita, bisa ngan kembang dan kewangen pura di Bali dan di luar Bali. Pimpinan Dewan yang me nama lain seperti Mayjen TNI disi (sikon) saat ini, pelaksa- dalam peningkatan srada dan dikirim dari Bali," katanya. makin BALI nerima mereka, Ketua DPRD saja cukup, asal dilakukan Khusus dharmasanti pada IGK Manila, Mayjen TNI K. naannya bukan di Jakarta bakti. Untuk itu, dia harus (bersih, aman, Ketut Sundria, Wakil Ketua Wirdana, serta para kandidat tetapi dialihkan ke Bali." Ia juga mengakui pelaksan- dengan ketulusan hati dan jajaran Korpri se-Badung, Bu- lestari dan in- Ayu Putu Nantri, S.H., Ketua memiliki landasan etik, spiri- aan hari raya Hindu di luar pikiran suci," katanya. pati Alit Putra juga mengurai- Selain pertimbangan sikon, tual, jujur, berpegang teguh Bali berbeda dengan di Bali dah), tetapi F-ABRI Gde Sugitha dan birokrat di Bali dipastikan pengalihan lokasi kegiatan ke pada aturan dan bertanggung seperti hari raya Nyepi. "Kal- Buddha Ir. Wayan Gunawan intinya pada pengendalian Dirjen Bimas Hindu dan kan hikmah hari Nyepi yang cenderung pimpinan F-KP I Nyoman Su- Bali juga dimaksudkan agar jawab. menjadikan gawa Korry. (029) ender umat Hindu di Bali juga mengharapkan perlunya diri. sipil yang kini menjadi bakal hadir. Putu Soekreta Soerante (nom) Ka Pengu Tabanan (Bali Post) - Babak baru perkembanga erat kaitannya dengan peme amuk massa Selasa (31/3) y bakaran rumah I Gusti Put diselesaikan. Puncak penye sung setelah pengurus Desa ngurus Banjar Adat Tohjiwa gadakan pertemuan dan m nyataan Senin (6/4), sebag kembali tali kasih warga set da pendapat. Pertemuan pengurus kedua pihak di ruang VIP Kantor Bupati Tabanan itu disaksikan langsung Bupati Tabanan I Komang Wijana dan unsur Muspida setempat. Suasana haru muncul setelah surat pernyataan ditandatangani. Selanjutnya, para pengurus "adat itu bersalam-salaman, diawali jabat tangan erat Bendesa Adat Kaba-Kaba Ida Bagus Alit Adnyana dan Keli- han Br. Tohjiwa - Br. Carik Padang I Ketut Sutapa. Mulusnya penyelesaian ka- Negara (Bali Post) - Pi Guna menyongsong pe- nilaian Adipura untuk Ke- lurahan Gilimanuk, sejum- lah pedagang kaki lima (K- 5) yang biasa mangkal di sepanjang jalan menuju pelabuhan, Selasa (7/4) ke- marin, dipindahkan ke ter- minal setempat. Begitu juga angkutan ojek, dokar dan bemo tidak lagi diperkenankan masuk a- real pelabuhan. Para peda- gang setempat, sebelumnya menyatakan enggan dipin- dahkan ke lokasi yang baru (terminal-red), karena situ- asinya sepi dan tidak dila- lui jalur angkutan penum- Tetilis Sep Bangli (Bali Post) - Bursa calon Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Kon- struksi Nasional Indonesia (Gapensi) Bangli masih sepi. Dari 86 anggota yang ter- daftar, tak satu pun yang mengajukan bakal calon un- tuk dipilih pada musyawarah cabang (muscab) yang akan digelar Senin (20/4) menda- tang. Ketua Panitia Muscab I Made Darma MP mengata- kan Selasa (7/4) kemarin, pe- milihan ketua masa jabatan 1998-2002 merupakan salah satu agenda yang akan diba- has dalam muscab menda- tang, di samping penyusunan Sa Amlapura (Bali Post) - Safari tertib berlalu lin- tas (lantas) kini digelar ja- jaran Mapolres Karanga- sem secara berjenjang me- nyasar siswa Taman Ka- nak-kanak (TK), SD, SLTP, SMU serta masyarakat. Di wilayah ini, angka kema- tian di jalan raya didomi- nasi usia 16-21 tahun. Dari 12 kasus kecelakaan lantas yang terjadi Maret 1998, tercatat tujuh korban me- ninggal semuanya pelajar, sedangkan luka berat em- pat orang, luka ringan lima orang, dengan total keru- gian material mencapai Rp 8,8 juta. Itu dikemukakan Kasat K Gianyar (Bali Post) - Naiknya harga barang akibat krisis ekonomi meru- pakan cobaan dan ujian dari Allah. Cobaan yang diterima engan penuh kesabaran akan menjadi amal dan tabungan kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat. Demikian khotbah yang dis ampaikan Khotib Drs. Ko- maruddin saat peringatan Idul Adha, Selasa (7/4) ke marin, di Lapangan Den- zipur Gianyar. Sebaliknya, menurut Drs. Komaruddin yang juga Kapolres Gianyar itu, senga ja menimbun maupun menahan barang sehingga mengakibatkan naiknya harga dan masyarakat sulit 2cm Color Rendition Chart
