Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1998-04-08
Halaman: 04

Konten


4cm Halaman 4 Tiga Kantor Bank Dijaga Ketat Petugas Keamanan Mataram (Bali Post)- Tiga kantor cabang-bank yang diambil alih BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasion- al) di Mataram yaitu Bank Exim, BUN ser- ta Danamon dijaga ketat aparat keamanan menyusul membludaknya para nasabah. Para nasabah sudah antre di depan loket serta ATM sejak pagi. Pantauan Bali Post Senin (6/4) kantor ca- bang Bank Danamon di Jalan Pejanggik Cakranegara, sejak pagi para nasabah sudah antre untuk mengambil uang mereka, baik melalui ATM yang terpasang di depan gedung Danamon maupun loket-loket pelayanan yang ada. Padatnya nasabah yang hendak menarik dana, diantisipasi oleh keamanan dengan me- nempatkan penjagan yang cukup ketat. Terlihat petugas keamanan dari Polres Lo- bar dilengkapi senjata laras panjang. Selain petugas keamanan dari Polres Lobar, Satpam setempat pun dikerahkan penuh. Pemandan- gan serupa terlihat pula di BUN (Bank Umum Nasional) Cabang Mataram yang berjarak se- kitar 100 meter dari Danamon. Nasabah yang mendatangi BUN tidak sep- adat nasabah Danamom, hal tersebut karena nasabah Danamon lebih banyak daripada BUN yang rata-rata nasabahnya level atas. Walau- pun demikian, BUN yang relatif sepi juga dija- ga ketat petugas yang dilengkapi senjata laras panjang. Demikian pula dengan Bank Exim yang jaraknya 100 meter ke arah timur den- gan BUN Ketua LP3ES Mataram Suhardi, yang ke- betulan juga akan mengambil deposito di Dan- amon mengatakan, seharusnya masyarakat tidak perlu panik mendengar kebijaksanaan pemerintah yang mengambil alih manajemen bank melalui BPPN. Pemerintah sesuai Kep- pres 26/1998 telah menjamin uang yang dimi- liki masyarakat yang ditaruh di bank. Dibekukannya tujuh bank serta pengambi- lalihan manajemen tujuh bank, juga menga- caukan perekonomian. Bukti yang paling de- kat, saat pengumuman Sabtu (4/4), harga ber- bagai barang merangkak naik, utamanya gula pasir dan minyak goreng. Sejak Sabtu (4/4) harga gula pasir naik dari Rp 1.700 per kilo- gram menjadi Rp 2.300 atau naik Rp 600 per kilogram. Bank Baik Seorang nasabah BUN Mataram yang tidak mau disebut namanya mengatakan, saat ini sangat sulit mencari bank baik. Menurut pen- gusaha keturunan ini, yang dicari sekarang bukan bunga tinggi, tetapi rasa aman meny- impan uang. Bermasalah, Bantuan Bahan Bangunan Gubernur NTT Ruteng (Bali Post) - Bantuan bahan bangunan untuk pemban- gunan 100 buah rumah rakyat di Manggarai dari Gubernur NTT Herman Musakabe bermasalah. Sebab, oknum Kades Golo Ros Bernadus Bubar diduga membagikan bahan bangunan yang beru- pa seng, semen dan paku tersebut kepada warga yang tidak terdaftar dalam usulan ke gubernur. Hal ini diungkapkan Agustinus O.C. Dogas kepada Bali Post di Ruteng Senin (6/4). Dogas menghadap Bupati Manggarai melalui Kabag Penyusunan Program Setwilda Jakobus Ban, S.H. menyusul surat pengaduannya kepada Bu- pati menyangkut pembagian bantuan oleh Kades Golo Ros Bernadus Bubar kepada orang yang tidak berhak. Dogas mengatakan, pihaknya bersama Anto- nius Nahur dari Desa Legu berjuang langsung ke Gubernur Herman Musakabe pada 1996 agar 50 warga yang rumahnya tidak layak huni mendapat bantuan. Usulan itu mendapat jawa- ban positif dari Gubernur baik lisan maupun ter- tulis. Tetapi saat bantuan diturunkan Maret 1998, jatah untuk 50 warga Desa Golo Ros dibagi- kan kepada mereka yang tidak berhak. "Saya dua kali menghadap Gubernur NTT di (060) Kupang untuk mendapatkan bantuan tersebut. Biaya perjalanan ke Kupang ditanggung oleh 50 warga yang saya usulkan itu sebanyak Rp 15.000/ KK. Tetapi dari 50 KK yang saya usulkan itu, hanya dua orang yang mendapat pembagian dari Kades Bernadus Bubar. Sedangkan 48 orang lain nya yang menerima bantuan itu tidak terdaftar dalam usulan saya. Itulah sebabnya, saya minta bantuan Bupati untuk menjernihkan persoalan ini," ujar Agustinus C.O. Dogas, Sementara Kades Golo Ros Bernadus Bubar mengaku, pihaknya membagi bantuan itu ber- dasarkan daftar usulan ke Kantor Pembangunan Masyarakat Desa Manggarai (PMD). Daftar usu- lan itu disampaikan atas permintaan Camat Mborong Drs. Anton Taseko yang dikirim ke Kan- tor PMD. Sehingga ketika bantuan seng, semen dan paku dari Gubernur tiba, langsung dibagi- kan kepada 50 warga yang diusulkan pemerin- tah Desa Golo Ros. "Saya tidak tahu Agustinus Dogas menyampaikan usulan lain kepada Gu- bernur. Perjuangan mereka itu kami tidak tahu sama sekali. Saya bagi bantuan Gubernur itu berdasarkan daftar usulan yang kami buat dan kirim ke Kantor PMD melalui camat Mborong," ujar Kades. (log) WHDI NTB Dirikan Klinik Bina Husada Rinjani Mataram (Bali Post)- Ketua Himpunan Wanita Hindu Dharma In- donesia (WHDI) NTB, Ny. Diah Tantri Dangin Berkaitan dengan pertemuan konsultasi WHDI yang diikuti oleh 75 peserta dari tujuh daerah tingkat II se-NTB, Ny Diah menambah- Bali Post Korban Meninggal Demam Berdarah di Timtim terus Bertambah Dili (Bali Post)- Korban yang meninggal dunia akibat serangan demam ber- darah dengue (DBD) di Propinsi Timor Timur (Timtim) terus bertambah menjadi 14 orang, kata Kepala Dinas Kesehatan Timtim, dr. Alex Usfinit MPH. "Dari kasus 120 penderita yang datang ke rumah sakit, 107 orang positif terserang penyakit demam berdarah dan hingga Senin (6/4), sudah 14 orang meninggal dunia," katanya di Dili, Senin. Ia mengatakan, hari Jumat (3/4) korban yang meninggal dunia 12 orang dan umumnya anak-anak. Saat ini pihak kese- hatan bersama seluruh warga masyarakat, khususnya di Kabu- paten Dili terus melakukan pengasapan (fogging), penaburan serbuk abate dan melakukan pembersihan kaleng, botol dan ban bekas yang menjadi tempat bersarangnya nyamuk Aedes Aygepti, penyebab penyakit itu. Korban DBD yang meninggal dunia sejak Januari 1998 di Dili sembilan orang, di Liquisa dua orang, Manatuto dan Kov- alima serta Same masing-masing satu orang. "Penyakit ini belum ada obatnya dan termasuk endemis, sehingga yang bisa dilakukan adalah dengan memberantas sa- rang nyamuk," ujarnya. Ia menambahkan, serangan positif DBD hanya bisa diatasi dengan memberi korban cairan untuk mengganti darah yang keluar karena pembuluh darahnya pecah. Setiap tahun penyakit DBD muncul dan pada siklus lima tahunan terjadi "ledakan" serangan. Penyakit itu ditemukan pertama kali di Timtim pada tahun 1993 dengan lima kasus di Dili. Pihak kesehatan setempat juga membuka Posko Penanggu- langan DBD yang siap siaga selama 24 jam untuk menerima laporan keluhan masyarakat dan memantau perkembangan penyakit itu. (ant) Nelayan harus Mampu Jelajahi Laut Lepas Mataram (Bali Post)- Potensi ikan di laut pinggir pantai sudah sangat tipis. Kare- na itu, agar nelayan mampu meningkatkan penghasilan, mere- ka harus mampu menjelajahi laut lepas, mengingat potensi ikan di sana masih sangat banyak. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Perikanan Lobar Tatang Iwa Kartiwa, B.Sc. Memberikan laporan dalam acara penyerahan dua unit motor tempel kepada nelayan yang ada di Pantai Induk Desa Kebun Ayu Kecamatan Gerung Sabtu (4/4) Tatang menjelas kan, di Kebun Ayu tercatat 450 orang nelayan. Mereka memi- liki alat penangkapan berupa perahu sebanyak 200 buah. Akan tetapi, tambah dia, sarana yang dimiliki sangat tidak memadai untuk menangkap ikan di laut lepas. Agar mampu menjelajahi laut lepas yaitu pada 12 mil laut, mereka sangat membutuhkan sarana yang baik, seperti motor tempel sebagai alat penggerak perahu. Dalam penyerahan bantuan yang dihadiri langsung Bupati Lobar Drs. H. Mudjitahid, dia menjelaskan, potensi alam laut serta manusia yang dimiliki Desa Kebun Ayu sangat tinggi, namun lokasinya masih terpencar-pencar. Dengan memben- tuk kelompok serta pendaratan ikan yang baik, hasil tangka- pan nelayan dapat dikumpulkan dalam satu tempat untuk di- pasarkan bersama. Bupati Lobar Drs. H. Mudjitahid dalam sambutannya, men- gatakan, bantuan yang diberikan agar dikelola dengan baik, serta 10 persen penghasilan disisihkan untuk ditabung seh- ingga bantuan yang diberikan bisa bergulir kepada kelompok lain. Mudjitahid menekankan pula, pemberian bantuan kepada nelayan, seharusnya diikuti dengan pembinaan terhadap istri- istri nelayan. Hasil tangkapan dikelola dengan baik, kalau bisa diolah lebih lanjut, tidak hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar. Dengan demikian ibu-ibu pun bisa memperoleh peng- hasilan lebih besar. (060) mengatakan, keberadaan organisasi WHDI san- kan, masalah pokok yang akan dibahas adalah Akibat Kemarau Panjang, PAD gat kecil, kira-kira hanya seperlima persen dari organisasi wanita yang ada di NTB. Akan tetapi ia ibarat mur sebuah kendaraan, yang peran dan fungsinya tak bisa diabaikan.. Kepada Bali Post sesaat setelah pembukaan pertemuan konsultasi WHDI NTB di Mataram Senin (6/4) Ny.Diah Tantri mengatakan, dengan keanggotaannya yang sedikit itu WHDI terus berupaya mendukung berbagai program yang di- canangkan pemerintah. Salah satu program yang saat ini dilaksana- kan adalah ikut serta meningkatkan derajat kese hatan masyarakat. Wujud partisipasi WHDI dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat adalah dengan mendirikan Pos Kese- hatan Pasraman (Poskeram) yang diberi nama Klinik Bina Husada Rinjani. Klinik yang ditan- gani sekitar 13 dokter dan sejumlah perawat ini sudah beroperasi dan ternyata mendapat samb utan antusias dari warga khususnya umat Hin- du. menyamakan persepsi tentang pelaksaan pro- gram WHDI dalam mendukung program pemer- intah. Saat ini di NTB sedang gencar-gencarnya dilaksanakan upaya menurunkan angka kema- tian bayi dan ibu melahirkan. “Kita dari WHDI, upaya-upaya apa yang kita lakukan dalam men- dukung program tersebut," katanya. Sementara itu Ketua BKOW NTB Ny.Lalu Azhar mengatakan, tantangan organisasi wani- ta di NTB sangat berat. Saat ini katanya, kita dihadapkan pada masalah tingginya angka ke matian bayi dan ibu melahirkan, rendahnya usia harapan hidup serta masalah kemiskinan. "Se- bagai organisasi wanita kita dituntut untuk mem- bantu pemerintah mengatasi masalah-masalah tersebut,' katanya. Pertemuan konsultasi yang berlangsung se- hari itu dihadiri Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Hindu Kanwil Depag NTB, Nengah Wedrana, B.A., Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) NTB Ketut Drana, S.H. (063) Tumpang Sari Kawasan Hutan Mampu Atasi Gagal Panen Praya (Bali Post).- Program tumpang sari yang digalakkan di sejumlah ka- wasan hutan di Lombok Ten- gah selama ini, telah mampu mengkompensasi/mengatasi terjadinya gagal panen di daer ah kawasan Gora, Lombok Tengah bagian selatan. Demikian dikatakan Kadi- nas Kehutanan Lombok Ten- gah Ir.I Gst. Made Widatra ke- pada Bali Post, Selasa (7/4) ke- marin. "Di kawasan hutan jurang PP, petani pengelola mampu menghasilkan hampir 1 hing- ga 3 ton padi per hektarnya dari lahan percontohan reboisasi tumpang sari seluas 75 hektar. Kondisi ini tidak diduga sebel- TELEPON PENTING Pemadam Kebakaran Polisi -113 -110 RSU Mataram -21345 Ambulan -118 PMI Cabang Lobar -22357/ 21440 umnya" cetusnya kan, juga diizinkan menanami lahan dengan tanaman tump- ang sari. Bahkan lanjut dia, di luar areal percontohan ini, warga masyarakat secara swadaya Dia mencontohkan, petani dan sangat antusias mengga- pengelola tumpang sari di ka- rap lahan seluas 150 hektar wasan hutan jurang PP, Desa lainnya dengan hasil panen Rembitan Kec.Pujut Loteng, padi yang ditanam cukup tidak mengira sebelumnya akan menggembirakan. Para petani mendapatkan hasil panenan pengelola reboisasi tumpang yang demikian bagus. "Sambil sari di kawasan hutan ini, se- memelihara tanaman reboisasi, lain berkewajiban menanam para petani memanfaatkan sisa bibit dan memelihara kawasan lahan dengan menanam padi dengan tanaman yang disedia- gogo yang hanya mengharapkan curahan hujan," ujar Widatra se raya menyatakan dengan pen- golahan lahan yang intensif se- cara tradisional dan dibantu curah hujan yang cukup, tiga bulan kemudian petani dapat memetik hasilnya. (par) RABU Merpati Jembatan Udara Nusantara JI. Melati No. 51 Denpasar Reservation: 07.00-21.00 Phone: 235358 (Hunting) Ticketing: 07.30-19.00 Hotline Service: 722740,722741 JADWAL PENERBANGAN Gangguan Listrik Mataram -22182 MZ 6600 07.00 DENPASAR- MATARAM MZ 726 07.00 DENPASAR-U. PANDANG- AMBON-SORONG-BIAK- JAYAPURA MZ 6612 08.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6520 09.30 DENPASAR-MATARAM- BIMA MZ 648 09.30 DENPASAR-SURABAYA MZ 6550 09.30 DENPASAR-MATARAM SUMBAWA MZ 610 09.35 DENPASAR-KUPANG MZ 642 09.40 DENPASAR-DILI Manggarai tidak Capai Target Ruteng (Bali Post) - Realisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Kabu- paten Manggarai, NTT tahun 1997/1998 hanya Rp 2, 784 mil- yar, atau 88,61 persen dari target Rp 3, 142 milyar. Hal ini disebabkan menurunnya penerimaan komponen retribusi pen- geluaran hasil bumi dan sumbangan peningkatan produksi dan mutu kopi (SPPMK) sebagai dampak langsung bencana kema- rau panjang selama 1997. Demikian dikatakan Kadis Penda Manggarai H.A. Kaunang, BcKN kepada Bali Post di Ruteng baru-baru ini. Tahun sebel- umnya (96/97) realisasi PAD Manggarai melampaui target yakni Rp 2, 690 milyar atau 104,22 persen dari target Rp 2,581 mil- 600 juta lebih setiap tahun sehingga target penerimaan dari yar. Padahal sebelumnya dari dua komponen ini diperoleh Rp komponen retribusi pengeluaran hasil bumi dan SPPMK tahun 97/98 tetap tinggi. BERITA SELINTAS (log) Kurangi Perjalanan-Bupati Manggarai, Gaspar Ehok minta kepada jajarannya agar mengurangi perjalanan dinas keluar daerah dalam situasi krisis ekonomi saat ini. Dia men- gaku tak ingin ada aparatnya yang menghamburkan uang negara untuk suatu perjalanan dinas yang kurang penting. Berbicara pada penutupan sidang DPRD Ruteng, Senin (6/4) dia minta agar semua aparat di jajarannya berhemat. Sebab dalam situasi sekarang ini sangat sulit mendapatkan dana dari atas. Ribuan Anak Usia Sekolah tidak Mampu Bersekolah (log) Arfah ketika berbicara di hada- pan peserta sarasehan pem- bangunan keluarga sejahtera tingkat Kodya Mataram, Ju- mat (3/4). Mataram (Bali Post)- Jumlah anak usia sekolah yang tidak bersekolah di Kodya Mataram mencapai ribuan. Dari 20.317 anak usia sekolah (7-18 tahun), sekitar Disebutkan dari 9.791 anak 9.791 anak di antaranya tidak usia sekolah yang tidak ber- bersekolah. Hal tersebut di- sekolah itu, masing-masing ungkapkan Ketua Bappeda 4.616 anak usia 7-15 tahun dan Kodya Mataram Drs.Idrus BOURAQ AIRLINES di Komp. Sudirman Agung Blok A47-48 JLPB. Sudirman Denpasar Bali Telp. 241397 (hunting) Fax. 241390 DENPASAR Reservasi dan Penjualan Tiket Pkl. 08.00 s.d. Pkl 22.00 Wea PLT NO Dept/Arr ROUTE SURABAYA SURABAYA BANJARMASIN BALIKPAPAN SINGAPURA BATAM MZ 643 15.10 DENPASAR JAKARTA MZ 6614 16.00 DENPASAR-MATARAM WAINGAPU MAUMERE KUPANG KUPANG MATARAM JAKARTA MEDAN PALEMBANG UJUNGPANDANG BO 790/409 BO 790 BO 395 BO 790/293 BO 395/207 BO 395 BO 790/100/692 BO 743 BO 741 BO 743 BO 741 BO 755 BO 790/100 BO 790/409 BO 790/409/493 06.30-13.45 06.30-10.10 BANDUNG Pengaduan Pelanggan Harian Bali Post MATARAM dan sekitarnya 32737 PAGER Telp. 13031/ pes. 1172 MZ 6604 10.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6502 11.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6556 11.15 DENPASAR-LABUANBAJO MZ 6608 12.00 DENPASAR-MATARAM DENPASAR-MAUMERE- MZ 6558 12.25 KUPANG KUPANG MZ 707 14.00 DENPASAR-S R-SURABAYA MZ 6610 14.00 DENPASAR-MATARAM MZ 649 15.00 DENPASAR-JKUPANG MZ 6512 15.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6516 16.45 DENPASAR-SURABAYA MZ 738 16.50 DENPASAR-SURABAYA SEMARANG SEMARANG MZ 6514 17.20 DENPASAR-MATARAM MZ 611 19.10 DENPASAR-SURABAYA MZ 325 19.45 DENPASAR-SURABAYA MZ 948 22.20 DENPASAR-MELBOURNE Day 06.30-06.10 Daily 11.25-11.05 Daily 06.30-12.05 Daily 11.25-15.30 Daily 11.25- Daily 06.30-11.30 Daily 12.25-14.20 2,4,6,7 12.40-15.10 1,3,5 12.25-16.05 2,4,6,7 12.40-16.35 1,3,5 10.50-11.20 Daily 06.30-08.00 Daily 06.30-12.20 Daily Daily Daily 5.175 lainnya usia 16-18 tahun. Inilah salah satu permasalah- an yang dihadapi Kodya Mat- aram dalam upaya memban- gun keluarga sejahtera di daer ah ini. Selain permasalahan tadi, masih banyak keluarga yang tinggal pada rumah-rumah tidak layak huni dimana per- masalahan ini dinilainya san- gat krusial. Disebutkan bahwa sampai saat ini sedikitnya 7.189 keluarga atau 11,43 per sen masih tinggal di rumah tidak layak huni. MINYAK GOPENG 4 Simoli Ayam Bowung Ayam Bawang Rabu Pon, 8 April 1998 SUSTAGENC Ball Post/068 KRISIS-Dalam situasi krisis ekonomi saat ini, wisman pun tergugah hatinya untuk memberikan sumbangan sembako bagi warga yang kurang mampu. Tampak tiga wisman ketika memberikan bantuan kepada sebuah panti asuhan di Gunung Sari Lombok Barat. Pangdam IX/Udayana: Berkorban bisa Belajar dari Perjalanan Padi Mataram (Bali Post)- Pangdam IXIUdayana, Mayjen Syahrir M.S., menge- reaksi, kata dia, muncul. Teta- mukakan, berkorban bisa belajar dari perjalanan padi. pi kondisi itu membuat kita makin arif dalam bertindak Ketika padi masih berupa bibit, ia rela dilempar di tem- dan bersikap. Pada hari raya pat yang menjijikkan demi sebuah makna bagi kehidu- Idul Qurban itu, diserahkan pula ratusan hewan kurban pan manusia. berupa kambing dan sapi, yang kemudian dibagikan kepada kaum dhuafa. Pengandaian itu dikemuka kan Syahrir dalam khotbah Idul Adha yang berlangsung di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Selasa (7/4) kemarin. Hadir pada sholat Idul Adha ribuan umat Islam di Kodya Mataram. Menurut Syahrir, perjalan- an padi menunjukkan kerelaan berkorban yang tiada taranya. Sebelum masuk ke dalam pe- rut manusia, harus melewati berbagai macam proses yang panjang. Kata dia, padi dije- mur, dikupas kulitnya, ditanak setelah menjadi beras, akhirn- ya dikunyah dan ditelan. Ia mengatakan setiap manusia bisa bercita-cita hidup dalam keindahan dan kemewahan. Namun ibarat padi, akan berhadapan dengan berbagai tantangan dan keter- batasan. "Namun semua itu akan membuat kita makin matang dalam kedewasaan dan intelektualitas," ujarnya. Ibadah Idhul Adha yang dirangkaikan dengan haji dan kegiatan amal lainnya, menu- rut Pangdam, tidak semata- mata ditujukan kepada Allah SWT, tetapi mengandung pula pesan-pesan moral yang sesuai dengan kondisi sekarang. Tu- juan berkorban bukan mem- persembahkan daging dan darah, namun untuk me- ningkatkan ketakwaan. Dikaitkan dengan badai Toleransi Di Bima, peringatan hari krisis moneter yang terjadi sekarang, rela berkorban merupakan nilai yang bisa menangkal. Pesan moral manusia yang memiliki akhlak Idul Adha dilakukan di La- sosial tidak sebatas melihat pangan Pahlawan. Bupati diri sendiri, melainkan Bima, Adi Haryanto dalam kepedulian terhadap sesama. khotbahnya mengingatkan, "Dalam Idhul Adha kita ditun- tut berkorban lebih banyak lagi, termasuk dalam krisis ekonomi. Sebab di sinilah ke- imanan kita diuji," cetusnya. Menurut Pangdam, ujian dan cobaan mengandung mak- na. Karena pemahaman terba- tas, kerap manusia keliru mencermatinya. Kebringasan massa yang berlangsung radikal, kata dia, mungkin karena ada kaitannya dengan melemahnya akhlak sosial dan pengendalian diri. Manusia secara alami merupakan mak- hluk bermoral. Gebernur NTB dalam amanat tertulis yang dibaca- kan Wagub Drs.H.Lalu Azhar, mengemukakan jalan yang di- ridhoi Allah akan tercapai jika dilakukan secara ikhlas. "Pe- ngorbanan itu perlu karena ha- sil-hasil pembangunan me- macu aspirasi mas-yarakat," katanya. menghadapi krisis ekonomi saat ini, dibutuhkan kebersa- maan dan toleransi tinggi. Dia minta kepada warga agar ja- ngan mencari kambing hitam dari masalah ini. Yang pen- ting, kata dia, kita selalu ber- doa dan berikhtiar agar badai ini bisa cepat berlalu. Sementara di Dompu, Bu- pati Hidayat Ali juga mengi- ngatkan kepada warganya agar tetap membina kegotong- royongan Tentang krisis mo- neter saat ini, Hidayat Ali min- ta warganya agar tabah, tawakal, dan lapang dada. Menurut data yang dihim- pun, di Bima terkumpul hewan kurban 35 ekor sapi dan 250 kambing, sedangkan di Dompu 30 sapi dan 100 kambing. 198 Lukman Al-Hakim Ketua STAIN Mataram. Dalam khotbahnya Drs. H. Lukman Al Hakim mengajak umat Islam di daerah ini un- tuk mempertebal semangat it- sar, semangat berkorban har- ta uang, waktu, tenaga fisik, ilmu, jabatan dan apa pun yang dimiliki agar dapat di- manfaatkan setepat-tepatnya dalam rangka itsar demi ke- majuan bersama. "Hanya de ngan pengorbanan itulah tugas kita yang besar dan yang kecil Insya Allah dapat terlaksana dengan baik," katanya. ngan kaum yang berada kini sangat diperlukan oleh anak- anak terlantar yang memerlu- kan pendidikan, masih ba-nyak remaja yang menganggur, dan banyak orang tua yang ingin melanjutkan pendidikan pu- tranya ke jenjang perguruan tinggi, namun tidak memiliki kemampuan ekonomi. Dia menegaskan uluran ta- PHBI Kab. Loreng bekerja sama dengan Pimpinan Dae- rah DMI (Dewan Masjid Indo- nesia) Loteng berhasil me- ngumpulkan uang, hewan kur- ban dan beras dari para dar- mawan di daerah ini senilai Rp 23.420.000, meningkat sekitar 14 persen dari tahun lalu. Jumlah hewan kurban yaitu Semangat Itsar 10 ekor sapi dan 28 ekor kam- Dari Kabupaten Lombok bing. Beras terhimpun 1,20 ton Tengah dilaporkan, ribuan dari Kanwil Depsos NTB. umat Islam di kota Praya, Pembagian hewan kurban ter- Terhadap krisis moneter ia melaksanakan shalat Idul utama sapi untuk tahun ini di- mengatakan tidak seorang Adha 1418 H dipusatkan di arahkan kepada masyarakat pun bisa memprediksi era halaman depan Kantor Bupati di daerah Lombok Selatan kesejagatan dalam krisis Loteng. Bertindak selaku yaitu di desa-desa yang me ekonomi yang berakibat pada Imam T.G.H. Muaz Abdul ngalami gagal panen. krisis kepercayaan. Berbagai Halim dan khotib Drs. Haji (tim BP) Delapan Kusir Dianiaya di Koramil tersebut masing-masing, Ah- mad, Ridwan, Mukti, A. Rabia, Ismail, A. Malik. Makri, dan H. Ismail. itu dia bersama tujuh rekan sip meminta Kadus bersama kusir mengantar mahasiswa kusir rnya agar mengh- KKN Unram ke Pendopo Bu- adap bupati keesokan harinya. pati. Mereka tahu benhur Jumat pagi, 8 orang kusir ber- tidak boleh memasuki hala- sama kadusnya dijemput den- man kantor Bupati. Akan teta- gan mobil Tibum dengan da- mereka dibawa ke kantor Ko- ramil. Kuasa Hukum korban, Moh. Nukman, S.H. ketika di- mintai komentarnya berjanji, akan membawa kasus ini ke pengadilan. Aparat, kata dia, tidak boleh main hakim sendi- ri, apa pun kesalahan warga. Dompu (Bali Post) - Delapan orang kusir ben- hur (cidomo-red) dan seorang kepala dusun Pandai Desa Lapadi Dompu dianiaya di Kejadian itu diduga tak ter- kantor Koramil kota Dompu lepas dari kejadian sebelumn- setelah dijemput di rumahnya ya, yang menimpa seorang pi karena mahasiswa yang di- lih menghadap bupati, namun dengan alasan menghadap anggota hansip, A. Haris. Dia antar bersikeras agar diturun- bupati. Diduga kejadian ini lecet di bagian wajah karena kan di halaman kantor bupati, bermula dari tudingan ter- dicambuk seorang kusir. "Set- kusir pun tak bisa menolak. hadap kusir-kusir ini telah elah saya tanya siapa yang Diantarlah mereka hingga ke menganiaya salah seorang mencambuk Hansip saat men- halaman kantor bupati. anggota hansip yang lagi ber- gantar anak-anak KKN Un- Melihat sejumlah benhur tugas di Pendopo Bupati. ram ke Kantor Bupati, tidak nyelonong ke halaman kantor Demikian keterangan yang ada yang mengaku," kata Ka- bupati, hansip yang berjaga dihimpun Bali Post, Selasa (7/ rim Jajau yang didampingi saat itu diduga jengkel. Mere- 4) kemarin. Kadus Pandai, para kusir benhur yang diani- ka tak mau menerima alasan Karim Jajau ketika diminta aya di kantor Koramil. para kusir, Perang mulut pun konfirmasinya membenarkan Aksi pembalasan yang tak terhindarkan. Bahkan kejadian itu. "Saya juga diduga dilakukan oleh beber- salah seorang dari anggota dipukul kendati berkali-kali apa anggota hansip ini, menu- hansip itu kena cambuk. "Me sir itu dianiaya. "Sl itu masih saya meminta maaf jika ada rut Kadus Karim Jajau diko- mang cambuk itu milik kusir tersangkut kasus, gara-gara warga saya yang telah melaku- mandoi langsung anggota han- benhur, tetapi siapa yang men- menabrak mati orang, kini kan kesalahan," keluhnya. sip Dompu, Sl. Selain hansip, cambuk, kami tidak tahu kare bikin ulah lagi," katanya. Akibat kejadian ini, tambah diduga oknum anggota Ko- na saat pengantaran maha- Sumber terpercaya di Pol- Karim Jajau, seorang kusir ramil ikut ambil bagian dalam siswa itu banyak masyarakat res Dompu mengakui, kasus bernama Ahmad Amin terpak- penganiayaan delapan kusir Lepadi yang ikut mengantar penganiayaan terhadap ku- så dirawat di RSU Dompu se- benhur itu. mereka," ujar Ahmad yang sir-kusir benhur ini sudah di- mentara beberapa rekan lain- Salah Jalur wajahnya luka dan tulang ker laporkan. "Kami sudah men- Menurut penuturan Ah- ingnya bengkak. nya menderita lecet terutama pada tulang kering karena di- mad, korban yang dirawat di erima laporannya," ujar sum- Menurut Kadus Karim Ja- ber yang enggan disebutkan tendang. RSU Dompu, kejadiannya be- jau, malam harinya setelah ke- jati dirinya. Kedelapan kusir benhur rawal pada Kamis (2/4). Saat jadian itu, Kepala Mawil Han- (nas) Sidang Bos Planet Bali Ditunda Belum lagi ulah oknum ang- gota hansip, Sl yang ingin men- jadi pahlawan, kemudian mengkomandoi agar kusir-ku- Saksi Wanita Peliharaan Menghilang Surabaya (Bali Post) - Lantaran ditunggu lima hakim," tambahnya. Dua dari tujuh saksi wani- menit kedua wanita panggilan (6/4). milik Hartono di Jl. WR. Su- Beberapa saksi mata, me pratman 85 Surabaya, diger- ta peliharaan Bos Planet Bali", dengan tarif Rp 1 juta per jam mang sempat melihat kedua ebek oleh petugas Polresta Hartono Setiawan (46) yang itu tidak muncul, majelis wanita berusia muda yang ber- rabaya Selatan. Saat itu, siap diajukan ke persidangan, hakim yang dipimpin J. Gondo paras cantik dan berpakaian petugas berhasil mengaman- Di samping tingginya jum- menghilang setelah Jaksa Soe- Utomo, S.H. menunnda jalan- wah' itu. Mereka sempat dida- kan 7 wanita panggilan ber- lah keluarga yang masih ting- jono memanggil lewat pengeras nya persidangan selama dua tangi seseorang berbadan tarip jutaan rupiah, serta kaki gal di rumah yang tidak layak suara. Padahal sebelum sidang minggu hingga Senin (20/4) kekar dan perlente, kemudian tangan Hartono, Sanusi (56) huni, masih ada banyak kelu- digelar, dua wanita berusia mendatang, "Majelis minta pergi keluar pengadilan. yang juga menjadi terdakwa. Bisa jadi orang itu suruhan arga yang pengeluarannya un- muda itu sudah muncul di Pen- agar Jaksa segera mendatang- Penggerebekan itu ber- tuk kebutuhan hidup di bawah gadilan Negeri Surabaya, Senin kan saksi yang tertera dalam Hartono agar mereka disuruh dasarkan laporan orangtua Sr standar. BAP," ungkap J. Gondo Utomo. pulang dan dilarang memberi- (15), seorang pelajar SMP di Usai sidang Jaksa Soejono kan kesaksian dalam kasus ini, Surabaya yang juga jadi anak Demikian pula halnya dengan jumlah anggota kelu- si sudah datang dan katanya merasa heran terhadap kedua buktinya sidang ditunda, dan buah Hartono. Sr yang masih arga tidak bisa baca tulis. siap memberikan kesaksian saksi yang sudah datang dan bisa jadi kasus ini makin di bawah umur dijual Hartono Dari jumlah anggota keluar dalam perakara ini. Namun melaporkan ke stafnya bahwa molor," ungkap Diki, yang men- ke lelaki hidung belang dengan ga berusia antara 19-59 setelah sidang dimulai. Kedu- siap menjadi saksi. Namun be- gaku tertarik mengikuti sidang tarif sekitar Rp 2,5 juta per tahun, tercatat 5.266 atau anya kok tidak ada. Kami gitu majelis hakim membuka ini. malam. Dari hasil itu, Hartono sekitar 3,37 persen ternyata sudah mencari tetapi tidak ke- persidangan dia menghilang. Seperti diberitakan Bali meminta bagian sebesar 50 per temu," kata Jaksa Soejono di buta tulis, (063) depan persidangan. "Pak Hakim, tadi kedua sak- Lho kok malah lari, saya kan Post sebelumnya, pada akhir sen dari hasil keringat wanita tidak enak sama majelis Agustus 1997, rumah bordil panggilan itu. (e) Rabu Pon, 8 April 1998 Harian untu Bali H Pengemban Penga Terbit Sejak 16. Tajuk R Dialog SAMPAI hari ini, mahasiswa u ogahan menyambut tawaran dia sekian banyak pendapat yang menyebutkan bahwa keenggana yakinnya mereka terhadap pro Mereka mengkhawatirkan bahw berjalan tak seimbang karena sa rekayasa tertentu. Kita tidak ingin menilai sikap logisnya. Kita ingin menanda semacam itu, atau tepatnya k memang sebaiknya dialog tidak kecurigaan dan kekhawatiran itu cerminan ketidakpercayaan terha terhadap makna dialog, dapat dalam keadaan tidak siap berdi diselenggarakan, kita tidak melih muncul dari bentuk komunikasi Pada hakikatnya, dialog komunikasi wajar antarmanusia kehidupan manusia. Walaupun c bahwa dialog tidak sepi peng maupun politik masyarakat pela Secara umum, masyarakat ki yang diatur dan yang mengat antarwarga masyarakat biasa b yang berbeda dengan dialog anta Bahasa Jawa dan Bali men bahasanya yang secara umum quettes atau unggah-unggu neofeodalistis tidak memberi ke dan atas secara alami, sebalik landasan kaidah-kaidah yang ta ini kita bisa memahami mengap Polkam Jenderal (Purn) TNI keinginan mahasiswa berdialo Soeharto kecil sekali kemungk melewati prosedur yang cukup Dalam masyarakat neofed kalangan bawah secara informa banyak berjalan sebagai peng masyarakat Indonesia tert perkawinan, selalu dihiasi wejan dari tokoh-tokoh masyarakat yar memberikannya, antara lain at kegiatan belajar-mengajar juga melalui proses satu arah, dari g pejabat-pejabat ke daerah buka memberikan petunjuk-pengarah menerima pertanyaan yang ha Dialog yang ideal, dalam arti pihak, berjalan dengan persy Pertama, dialog harus lahir dari asesoris demokrasi atau dem berawal dan berjalan dengan temu, bukan untuk merekayas belah pihak benar-benar memi dimaksudkan untuk kepentinga bukan sekadar membendung lawan dialog. Ketiga, kedua belah pihak berdialog. Tak satu pihak pun m Gagasan dialog yang mencuat olah sebagai pemaksaan diri ak makin lama makin menekan, s juga kelihatan. Akibatnya, seme log dengan menetapkan syara memberikan kesediaannya jug main yang dikehendakinya. [ adalah tak bijaksana kalau kit yang demikian itu tidak otom sebaliknya justru bisa menimbu dalam menjalankannya. Jika gagasan dan kesepakatan aka ini kita simpan sampai kedua siap mental melakukannya. Dialog memang tidak otomat yang sekarang membelenggu memberikan kerangka wawasa pembenahan maupun peromba para pelaksananya. Dialog ha artinya kecuali sekadar sport of lanjut dan pelaksanaannya. Surat Pemba Persyaratan: Sertakan Fotokopi KTP atau Mana Bukti Janjimu Kasus yang menyangkut Bank Suma telah lama tersele- saikan, semua deposan dan pen- abung menerima haknya. Begi- tu pula baru-baru ini 16 bank yang dilikuidasi (BDL) telah terselesaikan kewajibannya ke- pada para deposan dan pena- bung dengan dibantu keuang- annya oleh Pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia yang sudah tentu uang rakyat juga. Nah kini bagaimana dengan Bank Pasar Balido Group? Te- lah lama sekali uang rakyat kecil di Bali mengendap di Bank Bali- do Group tanpa imbalan bunga, tanpa berita apa-apa, tanpa ada kepastian kapan akan kembali kepada rakyat kecil yang kini dalam kesulitan hidup. Sebelum pemilu saya pernah bersurat dalam harian ini bah- wa 300.000 deposan di Balido Group ini yang kalau dihitung dengan istri dan satu anaknya akan menjadi 900.000 orang adalah merupakan satu angka yang potensial untuk suara dalam pemilu. Lalu surat saya itu rupanya mendapat gayung bersambut dengan terucapkan- nya janji seorang tokoh pim- pinan OPP yang mengatakan: "Masalah Balido Group akan di- usahakan penyelesaiannya se- belum pemilu." Pemilu telah lama berlalu, Bapak tadi dan Bapak-bapak lainnya sudah mapan duduk di kursi Dewan dengan segala atribut sebagai anggota Dewan, semoga Bapak masih ingat dengan "Sumpah Palapa" tadi, janganlah Bapak lupa pada kami. Bagaimana pun Bapak-bapak berasal dari Anggo Bali Post Hartini, nya, Su Oka Rusmini, Umbu Landu Para Dira Arsana, Klungkung: Danie mawan, Suyadnya, Djamilah, F Talino, Nur Haedin, Riyanto Rab Endy Poerwanto, Bambang Wili 2cm Color Rendition Chart