Tipe: Koran
Tanggal: 1998-03-04
Halaman: 02
Konten
4cm Halaman 2 Giliran Kompleks Pertokoan IDT Diancam Bom Denpasar (Bali Post) - Di tengah kesibukan jam kerja, ratusan karyawan di kompleks pertokoan IDT, Jl. Diponegoro, Denpasar, Selasa (3/3) siang kemarin tampak panik setelah ter- dengar isu peledakan bom di kawasan pertokoan yang beratap genteng biru itu. Tak urung ratusan petugas keamanan - dari Polres Badung, Polsek Denpasar Barat/Timur, Korem 163/WSA dan Kodim 1611/Badung serta Jihandak Brimob Polda Bali - dikerahkan un- tuk mendeteksi kebenaran isu tersebut. Beberapa minggu lalu, isu yang sama-lewat penelepon gelap juga terjadi di BRI Cabang Denpasar, Jl. Gajah Mada, Denpasar, SLTP Negeri 2, Jl. Gunung Agung, Den- pasar serta Hotel Bali Age, Nusa Dua. Namun hasil pengecekan intensif yang di- lakukan anggota penjinak ba- han peledak (Jihandak) Polda Bali, ternyata tidak ditemukan sesuatu atau bungkusan men- cam meledakkan bank terse- but dan seluruh pertokoan di kompleks tersebut. "Awas, hati-hati. Setengah jam lagi ada bom yang akan meledak di pertokoan IDT ini. Bilang sama bosmu, biar tahu rasa dia," ujar Putu Meiyasa menirukan nada pembicaraan yang disampaikan si penele- pon gelap. Untuk memastikan telepon tersebut, Meiyasa sempat mudian disepakati-atas pe- anggotanya untuk meblokade rintah pimpinan - Meiyasa agar secepatnya menelepon pos polisi di Jalan Diponegoro dan mengontak Polsek Den- pasar Barat/Timur serta Pol- res Badung. Selang beberapa menit ke- mudian, puluhan petugas baik berpakaian dinas maupun pre- man tiba di lokasi dan lang- sung menyebar ke pertokoan yang berada di kawasan terse- but. Sementara sejumlah ang- gota Jihandak langsung melakukan pendeteksian ke seluruh ruangan di kompleks pertokoan tersebut. Kasat Sabhara Polres Ba- dung Lettu Pol. Surpa didam- pingi Pamapta Letda Pol. Suar ta- lewat pengeras suara memerintahkan seluruh kar- yawan yang masih berada di dalam ruangan agar segera ke luar. Selain itu bagi para pe- jalan yang menuju ke komple- ks pertokoan tersebut. Pihak keamanan baru menyatakan situasi dalam keadaan aman sekitar pukul 15.00. Sebelum meninggalkan lokasi itu, petu- gas sempat mengumpulkan sejumlah karyawan dan mem- beritahukannya agar tetap tenang dan tidak lagi merasa panik serta diperbolehkan kembali meneruskan peker- jaan. Selain itu diimbau kepada seluruh karyawan di komple- ks Pertokoan IDT itu agar se- cepatnya memberitahukan ke pihak keamanan jika melihat ada bungkusan aneh dan men- curigakan yang tertinggal di dalam tokonya masing-masing. Kapolres Badung Letkol Bali Post POLISI Bali Post/070 Pol. Drs. Bachrul Effendi keti- PERIKSA- Sejumlah petugas dari Polda Bali memeriksa ruangan di Bank ABN Amro yang terkena ancaman bom. ka diminta konfirmasinya se- malam membenarkan men- Rabu Pon, 4 Maret 1998 Figur ADA satu hal yang diakui Drs. Ida Bagus Pangdjaya kurang sreg di hatinya, yakni jika dirin- ya diminta "pulang kandang". Soalnya, bukan lantaran kurang loyal kepada daerah, tetapi sema- ta merasa nantinya kurang mam- pu menempatkan diri. Namun, seandainya hal itu pun datang ia mengaku tak akan mengelak. "Bagaimana ya, kan ewuh pa- kewuh, sebab kiri kanan adalah kerabat. Lagi pula saya lebih suka tantangan," papar Kepala Dinas Kebudayaan Bali kelahiran Klungkung itu kepada Bali Post di Denpasar, Selasa (3/3) kemarin. Sebaliknya, mantan Sekwilda Bule- leng itu mengaku lebih mampu mengembangkan diri jika mendapat kesempatan mengabdi di daerah lain, termasuk ketika namanya disebut-sebut sebagai salah satu kandidat Bupati Buleleng lima tahun ke depan. "Kalau memang di- percaya, saya siap, mengapa tidak?" paparnya. Mungkin lantaran suka tantangan itu, Pangdjaya yang dulunya to- tal bergelut dengan dunia kehumasan cepat beradaptasi dan membuat inovasi-inovasi di instansi yang kini dipimp- innya. "Saya merasa menikmati tantangan baru ini. Sebab di sini, bersama seniman dan budayawan, saya harus bela- jar lebih banyak lagi tentang dunia kesenian. Dan ini sung- guh saya lakoni, saya nikmati betul, sehingga saya tidak merasa asing," papar mantan Kepala Biro Humas Pemda (tra) Bali itu. PNS tetap "Tertahan" di Puri Raharja Denpasar dan Sekitarnya curigakan yang didentifikasi- mencoba gelap itu. Namun si sekitar kawasan tersebut juga bom tersebut. Saya harapkan 20 PNS tetap sejenis Isu adanya peledakan bom di kompleks Pertokoan IDT tersebut berawal dari informa- si per telepon yang diterima salah seorang Satpam Bank ABN Amro I Putu Meiyasa (25) pukul 12.35. Telepon gelap dari seseorang laki-laki mengan- penelepon penelepon sama sekali tidak mau menyebutkan identitasn- ya sambil buru-buru memutus percakapan. Setelah menerima informa- si itu, Meiyasa segera member- itahukan hal itu kepada pim- pinannya. Beberapa menit ke- masyarakat tetap bisa menja- ga situasi keamanan dan ke- tenangan di lingkungannya masing-masing," ujarnya didampingi Kasat IPP Kapten Pol. I Wayan Sukawinaya dan Kasatserse Kapten Pol. I Nyo- diperintahkan untuk segera dipindahkan ke tempat aman. Kapuskodal Ops Polres Ba- dung Kapten Pol. Syamsul Huda didampingi Kapolsek Denpasar Barat/Timur Kapten Pol. Robinson JP Sire- gar segera memerintahkan man Sukena. Selingkuh, Beberapa Pejabat Kodya Terancam Dimutasi Denpasar (Bali Post) - Wali Kodya Denpasar Ko- mang Arsana segera membuat gebrakan. Sebagai langkah pe- nataan organisasi, mantan As- sospol Kodam IX/Udayana itu akan memutasi sejumlah peja- bat bawahannya. Selain mur- ni untuk penyegaran, mutasi itu juga sekaligus sebagai tin- dak lanjut atas laporan terlibat nya beberapa pejabat dalam kasus perselingkuhan. Informasi itu dikemukakan seorang pejabat penting di lingkungan Pemda Kodya Den- pasar, Selasa (3/3) kemarin. "Saya menilai, langkah Pak Wali Kota kali ini akan sangat berguna dalam menata mana- jemen pemerintahan di ibu kota propinsi ini," ujar pejabat tadi. Pejabat yang tak bersedia diungkapkan identitasnya itu menginformasikan, ada oknum pejabat di lingkungan Pemda Kodya yang kasus perselingku- hannya sudah menjadi rahasia umum di kalangan pegawai. Seorang pejabat kepala di- nas, misalnya, bahkan pernah didatangi suami dari wanita yang diselingkuhinya. Semen- tara di pihak lain beberapa su- rat kaleng beredar tentang ka- sus perselingkuhan itu. Ada lagi oknum kepala dinas yang berselingkuh dengan bawahan- nya. Tetapi bawahan ini sekarang sudah digeser ke luar instansi dinas itu," kata peja- bat tadi. Mutasi yang akan berlang- sung dalam waktu dekat itu, menurutnya, diperkirakan juga akan mengenai pejabat yang bertanggung jawab atas mangkrak dan mubazirnya be- berapa proyek fisik di wilayah Kodya Denpasar serta pembe- basan tanah di Ubung Kaja. Jabatan Kosong Wali Kodya Komang Arsa- na yang ditemui di sela-sela penyerahan hadiah lomba HUT Kodya Denpasar, Selasa (3/3) kemarin, membenarkan akan segera melakukan mutasi di lingkungan Pemda Kodya Den- pasar. Mutasi itu untuk meng- isi jabatan yang tidak terisi," kilahnya. Dicontohkan, Kadis PU Kodya Ir. IGP Suara yang te- lah memasuki masa pensiun dan juga jabatan Itwilko yang harus ditinggalkan pimpinan nya I Gusti Ketut Anom yang terpilih menjadi anggota DPRD Kodya. (070/gus) pejabat di lingkungan Pem- da Kodya. Demikian pula tidak ada kaitannya dengan kasus ketidakberesan dalam pembebasan tanah di daerah Ubung Kaja dan juga kasus lapangan tenis tertutup Ko- mpyang Sujana. "Tidak ada itu," jelasnya. Menurutnya, selain pengi- sian jabatan yang lowong, mu- tasi itu juga merupakan penye- suaian bagi beberapa pegawai yang usai mengikuti pendidi- kan seperti Adumla atau pun Sepama. Kenapa sih mutasi kok di- ributkan. Mutasi itu kan hal biasa. Di Kodam saja tiap hari ada mutasi kok tidak diribut- kan wartawan ya?" kata Arsa- na sambil tertawa. "Bukan hal istimewa dan baru. Mutasi itu merupakan pengisian formasi lama, han- ya pelaksanaannya yang be- lum," kata Arsana. Dia mem- Kabag Humas Drs. I Way- bantah kalau mutasi itu di- kaitkan dengan adanya be- an Sudiartha juga mengaku berapa surat kaleng men- belum menerima informasi yangkut perselingkuhan akan berlangsungnya mutasi. yang dilakukan oleh oknum (028/011) HJ tetap Nikmati Heroin di LP Denpasar (Bali Post) - Dasar pecandu, walau sudah pernah dihukum masih tetap memburu barang haram. Buktinya terdakwa HJ, belum genap enam bulan menghirup udara bebas sudah membuat ulah lagi dengan mengkon- sumsi barang haram, heroin. Tidak saja di luar penjara, semasa di LP Kerobokan pun terdakwa tidak dapat mening- galkan kebiasaannya. Hal itu diungkapkan terdakwa ketika menjawab pertanyaan majelis hakim PN Denpasar diketuai LP Sutarmi, S.H. Terdakwa yang didampingi pengacaran- ya Simon Nahak, S.H., men- gaku selama berada di LP Ker- obokan kebiasaan buruk itu sulit ditinggalkan. "Di LP Ker- obokan saya juga meng- gunakan heroin," kata terdak- wa. "Barang apa saja dengan mudah didapat di LP Kerobo- kan," ucapnya menjawab Bali Post seusai sidang di PN Den- pasar, Selasa (3/3) kemarin. Menurut lelaki kelahiran Ujungpandang itu, barang ter- larang tersebut biasanya diperoleh dari sesama penghu- ni penjara. "Kalau punya uang, kami bisa beli sama mereka," ucap terdakwa dengan nada lugu. Lelaki yang sudah mempu- nyai tiga orang anak ini diha- dirkan sebagai terdakwa di PN Denpasar setelah ditangkap pihak berwajib karena kemba- li terlibat dalam tindak pidana narkotika. Residivis ini sebagaimana dakwaan Jaksa IBN Wiswan- tanu, S.H., ditangkap 30 Ok- tober 1997 di penginapan Ma- habrata Jl. Legian Kelod, Kuta. Saat itu petugas mene- mukan 0,9 gram heroin yang terdiri dari 20 paket. Barang tersebut, kata ter- dakwa, semula berjumlah 1 gram yang didapat dari sese- orang bernama Jonal saat keduanya bertemu di Pantai Kuta. Setelah mendapatkan barang terlarang ini, terdakwa kembali ke penginapan dan kemudian dipisah-pisahkan menjadi 20 paket. Dua paket di antaranya ditaruh di kamar, sedangkan 18 paket lainnya disimpan di dalam kotak ko- rek api yang kemudian diba- wa pergi. Saat berada di luar pengi- napan, terdakwa bertemu se- orang petugas yang selama ini dikenalnya sebagai seorang Tri Karya Desak DPRD Tetapkan Paket Bakal Cagub Lima Nama polisi. Merasa grogi, kotak ko- rek api yang sedang digeng- gam akhirnya dibuang. 20 Denpasar (Bali Post) - Dua puluh paramedis yang diperbantukan di RSU Puri Ra- harja, hingga kini tetap tertah- an". Padahal beberapa bulan lalu bantuan itu sempat disorot DPRD Kodya Denpasar. Selain dikeluhkan karena mempekerjakan pegawai negeri sipil (PNS), kini rumah sakit swas- ta yang bernaung di bawah ya- yasan Korpri itu disorot lagi kare- na diduga menerima limpahan bantuan peralatan medis dari ru- mah sakit pemerintah. RSU Puri Raharja. Terkait dengan bantuan tena- ga kerja, ia yang dihubungi di ru- ang kerjanya, Selasa (3/3) kemar- in membenarkan 20 orang tena- ga paramedis mendapat bantuan dari Pemda berdasarkan SK Gu- bernur Bali. Sedangkan masalah penggajian paramedis PNS itu dibayar oleh Pemda Bali, karena tenaga paramedis yang diperban- tukan di RSU Puri Raharja beras- al dari tenaga paramedis pindah- an kabupaten di Bali dan bukan merupakan tenaga paramedis yang dicopot atau dipinjam dari RSU Wangaya. Sinyalemen itu dibantah Direktur RS Puri Raharja, dr. Pelaksana tugas direktur RSU Made Dianthi, MMR. Kata dia, peralatan medis yang canggih sep- Wangaya, dr. Lilyk Sulistyawati erti triatmile untuk pemeriksaan mengatakan tidak pernah me- jantung dan peralatan medis lain- limpahkan bantuan peralatan nya merupakan hasil swadaya medis kepada RS lain termasuk peralatan medis bantuan Club Rotary Australia yang diterima RS Wangaya belum lama ini. Ia mengatakan tidak pernah melimpahkan bantuan kepada RSU Puri Raharja. Peralatan me- dis bantuan Rotary Australia ke- pada RS di Bali disalurkan mela- lui Tingkat I. Tingkat I lah yang kemudian menyalurkan kepada masing-masing RS di kabupaten. Demikian juga tentang beber- apa tenaga paramedis RSU Wan- gaya yang selama ini diperbantu- kan di RSU Puri Raharja sepenu- hnya merupakan wewenang Tingkat I Bali. "Soal tenaga para- medis yang diperbantukan itu masih dalam proses pembahasan dengan Tingkat I maupun Dinas Kesehatan Kodya," katanya. Badung Terapkan UPT Plus Denpasar (Bali Post) - Kepala Kantor Pengolahan Data Elektronik (KPDE) Pemda Badung, Ir. Made Suardhana Pan- de menegaskan, komputerisasi yang diterapkan Badung akan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan umum. Sebab komput- erisasi di Pemda Badung tujuan- nya memenggal birokrasi yang cukup panjang. Pada pembekalan wartawan yang mengikuti pekan informasi ke Surabaya, ia mencontohkan pelayanan IMB di Dinas Cipta Karya Badung. Dulu penerbitan IMB memerlukan waktu sampai dua minggu kini bisa 6 hari. (08/011) Dengan mengacu pada sendi manusia memadai dengan persep- pelayanan umum-saderhana, siyang sama di semua instansi pe- jelas, pasti, murah, aman, terbu- layanan umum. Bupati Badung ka dan efisien, dia mengisyarat- Alit Putra ketika membuka pekan kan tahun 1998/1999 akan diter- informasi pembangunan menga- apkan unit pelayanan terpadu takan media massa hendaknya (UPT) plus, setelah seluruh ap- memiliki sikap bersih, jernih dan likasi sistem informasi komputer jauh dari sikap subjektivitas. Kabag Humas Badung Drs. di dinas dan bagian selesai diban- gun. "Pengertian terpadu di Ba- Made Witna mengatakan, pekan dung bukan saja informasi juga informasi pembangunan Badung data masing-masing dinas/bagian berlangsung tiga hari diikuti 35 pelayanan umum dipertukarkan, orang wartawan media massa dan dan jangkauan pelayanan izin leb- humas. Pada acara itu Bupati ih banyak," katanya. Diakui up- menyerahkan bantuan untuk aya ini tidak mudah karena me- PWI Bantan Rp 1,8 juta itu diter- merlukan sistem koordinasi yang ima Ketua PWI Bali Drs. Made (029) kompak, penyiapan sumber daya Nariana. Hasil Karya Seni kurang Dihargai * Arsana Setuju Bentuk Denpasar Foundation Rupanya, saat membuang Denpasar (Bali Post) - kotak korek api tersebut Hasil karya seni, baik seni sas- petugas yang sejak semula tra, tari, tabuh dll., kini kurang sudah mencurigai gerak-gerik dihargai oleh pemerintah, terdakwa langsung masyarakat seni, dan pengamat menangkapnya. Belakangan, séni. Untuk itu, Pemda Kodya ketika terdakwa dibawa ke Denpasar perlu membuat lemba- kamarnya, petugas menemu- ga seni independen untuk kan kertas coklat yang biasa menyeleksi karya-karya seniman digunakan untuk mem- yang dinilai berkualitas dan mon- bungkus serbuk putih tersebut umental. serta sebuah sendok dan tiga buah alat suntik. Proses persidangan ber- jalan lancar lantaran terdak- wa mengakui secara jujur per- buatannya. Sidang berikutnya beragendakan pembacaan tun- tutan yang akan digelar dua pekan lagi. (010) Itu dikemukakan budayawan Prof. Dr. Ngurah Bagus dan man- tan Penggiat Teater Dewa Gde Palguna, S.S., M.Hum ketika di- minta konfirmasinya rencana sen- iman membuat Denpasar Foun- dation. Hal yang sama sudah di- lakukan oleh sastrawan, juga penulis asal Bandung Ajip Rosidi. Dimana Ajip Rosidi memberikan penghargaan Rancage kepada konfirmasinya menyambut baik dua orang sastrawan asal Bali dan mendukung gagasan brilian bidang sastra daerah yakni Made seniman dan budayawan. Perasu Sanggra dan Nyoman Manda be- mengingatkan, agar lembaga seni lum lama ini, di Bandung. yang akan dibuat benar-benar Kata Bagus, sesungguhnya profesional dan berwibawa. Seh- pemerintah dan seniman Bali ingga, nantinya dipercaya oleh harus jengah, kalau sampai ada masyarakat. Untuk itu disaran- orang lain menghargai dan mem- kan wadah ini memiliki struktur perhatikan nasib seniman di Bali. pengurus yang jelas. "Persoalan- "Pemda Denpasar sesungguhnya nya siapa yang mau bekerja di bisa berbuat seperti yang dilaku- bidang ini," katanya. kan yayasan Ajip Rosidi, "kata DG Palguna. Lembaga independen ini san- gat penting artinya dalam upaya mengembangkan kreativitas dan inovasi seniman yang tinggal di Denpasar, Bali dan Indonesia. Ketua DPRD Kodya Denpasar Drs. IGM Perasu, ketika diminta Hal senada dikatakan Wali Kodya Komang Arsana, SIP. Ia mendukung secara moral dan material ide wadah seni itu. Tak jadi masalah. Apalagi wadah itu bisa mengharumkan Kota Madya Denpasar, baik di tingkat daerah maupun tingkat nasional," kata- (023) nya. Sosialisasi Kearsipan LIMA puluh orang terdiri dari kepala kantor, dinas, kabag dan camat di lingkungan Pemda Kodya Denpasar mengikuti sosial- isasi kearsipan, Selasa kemarin di gedung DPRD Kodya. Sosial- isasi dilakukan oleh empat instruktur pusat dari Biro Umum Depdagri, Kanwil II BAKN, Arnas wilayah Jateng dan Jatim. (011) HUT Satpol PP PERINGATAN HUT ke-48 satuan polisi pamong praja (Satpol PP) untuk Propinsi Bali, 3 Maret kemarin dipusatkan di GOR Ngurah Rai Denpasar. Hadir pada kesempatan tersebut Wagub Ahim Abdurahim serta unsur Muspida Tingkat I Bali. Hadir mengikuti peringatan seluruh utusan satpol PP dari kabupaten di Bali.. (011) Pertemuan Bakohumas PERTEMUAN Bakohumas tingkat I Bali membahas Peluang Usaha di Daerah Transmigrasi Potensi dan Tantangan Bagi Propinsi Bali berlangsung, Selasa (3/3) kemarin di aula Kanwil Deppen Propinsi Bali. Pertemuan yang dibuka Ketua Bakohu- mas Drs. I Made Sutjipto itu tampil sebagai pembicara Kakanwil Departemen Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan I Gede Suratmadja, S.H. Kata Suratmadja, pengembangan usaha di daerah transmigrasi perlu dukungan dunia usaha yang mem- bawa modal, teknologi, manajemen dan pasar. "Dengan dukun- gan itu, usaha agrobisnis di daerah transmigrasi dapat (bud) berkembang lebih cepat," katanya. Obat Generik Berlogo UNTUK memudahkan masyarakat mendapatkan obat generik berlogo, Kanwil Departemen Kesehatan Propinsi Bali telah me- masang spanduk yang berbuyi "Di sini Tersedia Obat Generik Berlogo". Kakanwil Departemen Kesehatan Propinsi Bali, dr. I Wayan Semendra, SKM., menjelaskan hal tersebut, Selasa (3/3) kemarin kepada pers di Denpasar sebagai tindak lanjut SK Dirjen POM Depkes RI. Menurut dia, spanduk tersebut dipasang di sem- bilan apotek yang ditunjuk untuk menyediakan obat generik ber- logo (OGB) di Denpasar. Sedangkan di masing-masing kabupat- en terdapat dua sampai tiga buah apotek yang juga menyediakan obat generik tersebut. (08) Serahkan Sumbangan WAPEMRED Bali Post Widminarko, Selasa (3/3) kemarin menyerahkan sumbangan pembaca kepada ahli waris Ida Ayu Made Sudarti (alm) yang mengidap penyakit perut membesar. Sumbangan diterima di kantor Bali Post oleh suaminya Ida Bagus Putu Cakra senilai Rp 824.306. Pada kesempatan itu, Cakra mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah peduli dengan nasib istrinya. Den- gan diserahkannya sumbangan itu, maka sumbangan un- tuk Sudarti ditutup. (gus) Pande Made Latra Menyusul PEJABAT Bupati Badung potensial dilirik sebagai calon gubernur? Pertanyaan itu mun- cul karena sepanjang sejarah Orde Baru, para bupati dan man- tan bupati di daerah paling "basah oleh cipratan kepariwi- sataan itu seringkali muncul dan masuk hitungan dalam bursa pencalonan Gubernur Bali. Sebutlah, misalnya, Drs.I Wayan Dhana. Bupati Badung periode 1965-1975 itu pernah diperhitungkan ketika akhirnya Prof. Dr. Ida Bagus Mantra ter- pilih sebagai Gubernur Bali pada (028) tahun 1978. ga, I Dewa Gede Oka, Pande Made Putra, Ida Bagus Ardana, Pu- Denpasar (Bali Post) - Kelompok inti organisasi Latra, Putra Astaman, Ketut Sun- tra Astaman, Ketut Sundria, (kino) Golkar yang juga disebut dria, IGB Alit Putra, Drs. IPGAry dan Ketut Wirdhana. sebagai Tri Karya-Kosgoro, Suta, M.A., Dewa Made Beratha, Wakil Ketua DPRD Santoso MKGR, dan SOKSI-mende dan Ida Bagus Ardana. Selain itu, Adhisuryo menyatakan sependa- sak DPRD Bali menerapkan organisasi ini juga menambahkan pat dengan para tokoh Tri Karya paket bakal calon Gubernur deretan nama itu dengan kalimat soal perlunya seluruh aspirasi Bali yang dikirim ke Jakarta 'di samping nama-nama lain yang ditampung untuk memperoleh dengan pola maksimal lima mungkin berkembang di calon yang terbaik dari sejumlah nama yang dinilai baik. "Aspira- Desakan itu dilontarkan Nama yang dijagokan SOK- si-aspirasi itu justru akan mem- para pengurus PDK Kosgoro SI berturut-turut Dewa Gede perkuat upaya mewujudkan apa Bali, DPD MKGR, dan Dep- Oka, IBP Sarga, IGK Manila, yang ingin dicapai." idar SOKSI Bali kepada Dewa Made Beratha, IGB Alit nama. Wakil Ketua dan para pimp- inan fraksi DPRD Bali, Se- lasa (3/3) kemarin. Pengurus Tri Karya yang diterima Wakil Ketua DPRD Santoso Adhisuryo dan Ayu Putu Nantri, S.H., beserta masyarakat." Menyusul, I Dewa Gede Oka yang setelah sukses sebagai Bu- pati Badung 1975-1985, masuk dalam bursa pencalonan guber- nur pasca-Ida Bagus Mantra, tahun 1988. Istilah "Tri Oka"- Ida Bagus Oka, Dewa Gede Oka, dan I Gusti Agung Gede Oka- ngetrend ketika itu. Dewa Oka ternyata paling sering dilamar" sebagai bakal cagub. Tahun 1988, belum bisa memenuhi lamaran" itu, karena yang naik adalah Prof.Dr.Ida Ba- gus Oka. Kedua kalinya pada tahun 1993, Dewa Oka kembali dielus-elus Golkar Bali-dimana Danrem: Jangan Ada Interes Pribadi * Tri Karya Salurkan Aspirasi melalui Jalur A Pande Made Latra dia sebagai Ketua DPD-nya- dan masuk sebagai bakal cagub. Namanya akhirnya lenyap dari tiga nama yang disetujui Pres- iden. sional yang beristrikan Sri Rahayu Ningsih ini menjabat sebagai bupati tahun 1985- 1990. Dia dikenal memiliki kepemimpinan yang tegas dan lurus. Gebrakannya menjabat tahun 1985-1990 Tahun 1998 ini, belum hilang tampil belakangan sebagai yang paling dirasakan rakyat kesempatan Dewa Oka untuk cagub. Dia menjadi Bupati adalah pembangunan jalan kembali masuk bursa. Sekalipun Badung keempat yang masuk swadaya di Badung. kedudukannya sebagai anggota sebagai cagub. MPR/DPR telah membuatnyago DPD Musyawarah Kekelu- national, tokoh yang dikenal teg- Dalam kepemimpinan- yang cukup berkesan dan argaan Gotong Royong nya, dia punya pekerjaan uh dalam pendirian itu dijagokan (MKGR) Bali yang dipimpin menjadi kenangan tersendi- lagi sejumlah organisasi. nya, mendukungnya sebagai ri yakni ruilslag Lapangan Lagi-lagi Bupati Badung yang salah satu calon gubernur Pekambingan yang kini men- lain juga di-jawat (didaulat-red.) 1998-2003. Bersama delapan jadi kompleks pertokoan Di- untuk masuk dalam deretan nama lainnya, nama Pande ponegoro Megah. nama kandidat gubernur. Bupati Latra diserahkan pengurus Setelah melepas jabatan Bu- Badung periode 1990-2000 Kol. MKGR yakni Wakil Ketua pati Badung (digantikan IGB Inf. I Gusti Bagus Alit Putra na- Nyoman Sember dan Sekre- Alit Putra tahun 1990-red.) La- manya telah masuk dalam daftar taris Kadek Wijaya, S.H., ke- tra ditarik kembali ke indukn- nama yang dikirim beberapa or pada Wakil Ketua DPRD San- ya. Namanya kembali muncul mas ke DPRD Bali. toso Adhisuryo. ketika dia terpilih sebagai Wak- "Kuda Hitam" Pande yang lahir di Gian- il Ketua DPD Golkar Bali tahun Walaupun jabatan bupati yar, 27 Juni 1943 bukan or 1993. Belakangan dia juga dita- dipegangnya lebih dahulu dari ang asing" lagi bagi mpilkan sebagai "kuda hitam" pada Alit Putra, ternyata Bu- masyarakat Badung dan Bali. Ketua DPD MKGR menyusul pati Pande Made Latra yang Jebolan Akademi Militer Na- kisruhnya musda organisasi itu. Empat Organisasi Veteran Dukung Sarga para pimpinan fraksi antara Denpasar (Bali Post)- suka jika pemilihan serta peneta- ang ia menolak dicalonkan men- ditetapkannya ABS (Ardana, lain Nyoman Budhiarta, S.E., Danrem 163 Wirasatya Kol. pan bakal calon gubernur baik jadi Gubernur Bali. Sehingga pi- Beratha dan Sundria) sehingga IDP Diartha Nida, dan Made Inf. IMade Yasa mengisyaratkan, oleh orsosmasinal maupun mars- haknya bisa melihat lebih objek- pihaknya yang secara historis se- Suardi Wiryasuta (PDK Ko- agar bakal calon gubernur yang inalmas karena kepentingan dan tif dalam memilih figur bakal ca- bagai bagian yang tidak terpisah- sgoro), Nyoman Sember dan diajukan ke Jakarta lebih akomo- interest kelompok lebih-lebih lagi lon Gubernur Bali. Sambil ber- kan dari keluarga besar ABRI Denpasar (Bali Post). Kadek Wijaya, S.H., (DPD datif sebaiknya diajukan lima or- karena interes pribadi. "Jangan gurau Made Yasa mengutarakan menyampaikan aspirasinya lewat Empat organisasi keluarga MKGR), serta I Gusti Ketut ang. Namun ia mengingatkan sebagai politisi berpikiran sempit masih banyak elite politik dan Danrem 163 Wirasatya sebagai Legiun Veteran Republik Indone Anom, B.A., dan Putu Sambi bahwa sejalan dengan mekanisme menjurus pada kepentingan ke politisi di Bali ini bermental sep- pemegang otorita jalur "A" sia (LVRI) Kodya Denpasar dan (Depidar SOKSI). di lembaga legislatif, sekarang lompok, tetapi mari secara jernih erti sangut" di depan pejabat ini Tri Karya Bali yang diterima Dati II Badung memberikan Ketiga organisasi yang masih dalam taraf penjaringan dan bijaksana dalam memilih fig- ia manggut-manggut, di depan Danrem 163 Wirasatya Bali ke- dukungan terhadap Ida Bagus membidani kelahiran Golkar serta inventarisasi nama-nama ur calon gubernur untuk kepent- pejabat yang lain juga manggut- marin di antaranya dari Kosgoro Putu Sarga sebagai calon guber itu masing-masing membawa sehingga tidak perlu tergesa-gesa. ingan Bali di masa datang," ucap manggut sehingga siapa saja yang Bali masing-masing Ketua Kos- nur Bali periode 1998-2003. nama yang dijagokan sebagai Berbicara di depan pengurus nya. Made Yasa mengungkapkan jadi dia harus aman. Sebelumn- goro Bali Nyoman Budhiarta, Dalam suratnya tertanggal cagub. Kosgoro mengajukan Tri Karya (Kosgoro, MKGR, SOK- pihaknya sedang menginventa- ya juru bicara Tri Karya Bali, S.E., Sekretaris Kosgoro Bali Di- 28 Februari 1998 tersebut, enam nama I Dewa Gede Oka, SI) di ruang kerjanya, Selasa (3/ risasi bakal calon gubernur men- Nyoman Budhiarta, S.E., meng- artha Nida, S.Pd., Wakil Ketua Pimpinan Cabang LVRI, Ko- IBP Sarga, Ketut Sundria, Put 3) kemarin Made Yasa menge- datang dari kalangan birokrasi, utarakan bahwa maksud keda- Kosgoro Bali Drs. Suardi Wirya- waveri, Piveri dan PPM Kodya mukakan harapannya agar elite Golkar, akademisi dan pengusa- tangannya menghadap Danrem sutha, Ketua MKGR Bali Nyoman Denpasar dan Badung, men- politik di daerah ini lebih mema- ha yang pantas. 163 Wirasatya adalah untuk men- Sember, Sekretaris MKGR Made yatakan mendukung calon gu- hami mekanisme penggarapan Menolak Dicalonkan yampaikan aspirasi Tri Karya Bali Mulyad, S.H., Sekretaris Depidar bernur yang diajukan Markas Dalam tatap muka selama leb- yang karena di jalur "G" sudah SOKSI Bali Drs. I Gusti Ngurah Daerah LVRI Bali. Sebelumn- Ia menyatakan sangat tidak ih dari 3 jam itu, secara terus ter- tertutup berkenaan dengan telah Anom. (dn) ya Mada LVRI Bali mengaju- era Astaman, Dewa Made Beratha, dan IGB Alit Putra. MKGR membawa sembilan nama yang mereka anggap lay- ak sebagai cagub yakni IBP Sar- bakal calon Gubernur Bali. Golkar, memberi keper- cayaan kepada Latra sebagai salah satu kader terbaik un- tuk memasuki suprastruk- kan nama Ida Bagus Putu Sar- Udaya, Ketua Piveri Ny. AA tur politik, sebagai anggota ga sebagai satu-satunya cagub Ngurah Sangku dan Ketua DPRD Bali 1997-2002. Di lembaga perwakilan itu dia Bali kepada DPRD Dati I Bali. PPM IGN Tangeb, B.Sc. Surat-surat dukungan yang Pimpinan LVRI Bali Ida Ba- memperoleh kedudukan se tembusannya dikirim ke ber- gus Tantra (Pak Poleng) men- bagai Ketua Komisi A yang bagai pihak tersebut ditanda- yatakan Selasa (3/3) kemarin, antara lain membidangi hu- tangani, untuk Kodya masing- semua keluarga Veteran di kum dan pemerintahan. Kini, Kol. Inf. (Pur) Pande masing Ketua Kowaveri Ny. Bali diharapkan memberikan Desak Gede Raka Nadha, Ket- dorongan kepada kebijaksan- Made Latra yang juga "petani" ua LVRI I Made Pugeg, Ketua aan LVRI Bali dalam per- dan perintis sekaligus pengge Piveri Ny. Ida Bagus Alit Sud- soalan cagub ini. "Lebih-lebih mar agrobisnis itu dimasukkan harma dan Ketua PPM AA N. Ketua Mabes LVRI Pusat Jen- sebagai calon pemimpin Bali dral (purn) H. Achmad Tahir dalam bursa yang kian ramai Gde Kusuma Wardana. Untuk Badung ditandatan- sudah memberikan dorongan oleh mengalirnya aspirasi. gani masing-masing; Ketua yang sama kepada kami," kata Bagaimana nasibnya kelak? Kowaveri Ny. Ni Made Dhami, Tantra didampingi staf pengu- Ketua LVRI I Nyoman Sardja rus lain. (*) Lihat sajalah. (kos) Rabu Pon, 4 Maret 19 Dua R Bangli (Bali Post) - Menurunnya kunjungan tamani, Bangli, beberapa menyebabkan persaingan b ketat. Akibatnya, banyak re menjaring tamu, bahkan du jak bulan lalu telah mengh Rama dan Restoran Tri Gun berkapasitas di atas 300 seat beroperasi. I Wayan Korlat, pemilik Restoran Tri Guna Jaya, ketika diminta konfirmasi membenar- kan pihaknya telah menutup usahanya dan merumahkan sekitar 25 karyawan. Alasan penghentian operasi itu lebih banyak akibat pengaruh intern (manajemen), sedangkan faktor luar terkait de-ngan krisis ekonomi-relatif kecil. "Kalau soal persaingan itu hal wajar, dan kami juga merasakan dam- pak gejolak moneter dan krisis ekonomi. Namun alasan men- Pasar Semarapura (Bali Post) - Pasar senggol di kota Sema- rapura akhirnya batal pindah. Sebab, pedagang yang ter- gabung dalam Persatuan Peda- gang Pasar Senggol (P3S) Sema rapura menyatakan keberatan jika dagangannya harus dipin dahkan ke pasar lama yang te lah rampung dibangun. Alasan nya, selain faktor krisis ekonomi, lokasi pasar lama juga tak cukup menampung mereka Itu dikemukakan Ketua P3S M. Harun kepada Bali Post Selasa (3/3) kemarin sehubun gan rencana pemda memindah kan pedagang pasar senggol dar lokasi subterminal lama ke Aksi Corat- Negara (Bali Post) - Diduga tidak puas dengar proses pemilihan Kadus (kepa la Dusun) Tirta Kusuma, Kan tor Kepala Desa (Kades) Can dikusuma menjadi sasaran aks protes corat-coret Senin (2/3) Hingga Selasa (3/3) kemarin belum diketahui siapa yang ber tanggung jawab dalam aks tersebut. Corat-coret menggunaka cat warna merah mencolok itu isinya mengkritik tindaka Kades dalam proses pemiliha Kadus Tirta Kusuma yang d nilai kurang terbuka. Salah sat kata-kata yang ditulis, menye butkan, dalam proses pemiliha kadus telah terjadi kolusi, da sang kadus terpilih sudah mem bayar Rp 750.000. Selain itu juga ada kata-kata jorok yan ditujukan untuk Kades Cand sukuma. Para tokoh masyarakat Dusun Tirta Kusuma, Selasa ( 3) kemarin menyebutkan, mur culnya aksi tersebut didug karena ketidakpuasan sekelom pok warga terhadap proses pe milihan kadus. Proses pemil han kadus kurang terbuka, da masyarakat tidak dilibatka secara langsung," ujar Pak Wa si yang juga ketua RT I Selanjutnya dijelaskan Dusun Tirta Kusuma sebe narnya merupakan pengen bangan dari Dusun Candikusu Ge Rp 3 Singaraja (Bali Post) - Gerakan cinta tanah a (genta) dan gerakan cinta r piah (getar) hanya digelar s lama satu jam di Gedun Athiti Wisma Singaraja, k mpleks Kantor Bupati Bul leng, Selasa (3/3) kemari Dalam waktu singkat, te himpun uang tunai Rp 39 juta lebih dan barang perh asan emas 106,6 gram, belu termasuk 45 ton beras. Ap bila barang perhiasan ema sejumlah itu dan beras d uangkan, seluruhnya menj di Rp 93,1 juta, belum terma suk uang sumbangan da DPRD Buleleng Rp 4,5 juta Genta yang diprakars Bupati Drs. I Ketut Wirat Sindhu itu dihadiri Ketu DPRD Gede Dharmadi, Mu pida serta pimpinan dinas/i stansi maupun Ketua Dha ma Wanita Nyonya Ma Wirata Sindhu, serta kal ngan pengusaha di Bulelen termasuk pengusaha terk nal di Bali-Putu Adigun yang juga pembina umat Bu dha ini, secara khusus datar dari Denpasar. Di antara sejumlah p ngusaha yang hadir pagi it tidak seorang pun tampa dari unsur Gapensi Bulelen "Kami sangat terharu da bangga melihat antusias da spontanitas masyaraka menyukseskan genta da getar ini," ujar Wirata Sindh yang berbaur dengan par pengusaha. Begitu genta dan getar d buka, diawali dengan pemb rian sumbangan oleh Kapo res Letkol Pol. Drs. M. Nas er Amir, Dandim Bulelen Kepala SPN (Sekolah Kepo sian Negara), Danyonif 74 2cm Color Rendition Chart
