Tipe: Koran
Tanggal: 1998-03-04
Halaman: 04
Konten
4cm Halaman 4 Tiap Tahun NTB Perlukan Dana Rp 3 Milyar untuk KB Mataram (Bali Post) - Upaya membangun keluarga kecil bahagia di Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah dimulai tahun 1974. Hasil nya cukup nyata dilihat dari turunnya angka kelahi- ran, rata-rata wanita subur di daerah ini memiliki anak 2,9 orang tahun 1997, sedangkan tahun 1994 masih pada angka 3,6 orang. Guna mencapai angka tersebut diperlukan dana rata-rata Rp 3 milyar per tahun un- tuk program KB. Demikian dikemukakan Kakanwil BKKBN NTB Drs. DN Sutrisno di Mataram, Se- lasa (3/3) kemarin. Ia men- jelaskan, angka Rp 3 milyar tersebut untuk KB program pemerintah, tidak termasuk biaya KB mandiri atau man- tap yang diuapayakan ma- syarakat yang memang ingin ber-KB. Akseptor mantap di NTB 50 persen lebih menggunakan kontrasepsi jangka panjang, 40 persen lebih akseptor muda. Perbandingan antara akseptor muda dan tua, satu berban- ding 11. Akseptor muda mem- bantu pembangunan kepen- dudukan yang terlihat dari turunnya kematian bayi serta ibu melahirkan. Disebutkan, makin hari makin tinggi minat masyarakat untuk meng- gunakan kontrasepsi mantap. Kontap khususnya dengan MOW (medis operasi wanita) yang lebih dikenal dengan tubektomi sudah diikuti 7.462 orang, sedangkan untuk vasektomi 672 orang. "Hari ini Perkumpulan Kontap Indone- sia akan melayani peserta baru di Praya, Loteng," ujar Sutrisno. Kontap vasektomi dan tubektomi diutamakan bagi pasangan yang tidak ingin pu- nya anak lagi, karena setelah dipasang bisa untuk seumur hidup. Tetapi apabila ingin memiliki anak, bisa dilakukan rekanalisasi. Dengan cara sa- luran telur wanita yang dahu- lunya diikat, dilepas kembali. Sutrisno membenarkan pe- serta kontap memang masih kecil. Hal ini disebabkan biaya yang diperlukan cukup tinggi. Saat ini BKKBN hanya mem- berikan bantuan Rp 40.000 untuk biaya rumah sakit atau pun puskesmas tempat pe- masangan kontap tersebut. Naik Seiring dengan krisis mo- neter yang mengakibatkan naiknya harga berbagai barang, baik kebutuhan se- hari-hari maupun obat, alat kontrasepsi pun mengalami kenaikan. Kenaikan itu sudah wajar terjadi," ujarnya. Kenaikan yang terjadi pada alat kontrasepsi masih wajar. Dicontohkan, KB suntik tiap suntik untuk tiga bulan Rp. 4.000. Dibandingkan dengan obat serta alat kedokteran lain- nya, untuk tes kencing manis yang sebelumnya hanya Rp 15.000 sekarang sudah men- capai Rp 50.000. Namun, KB program pemerintah tidak mengalami kenaikan harga, karena disediakan pemerintah untuk keluarga prasejahtera dan KS I berupa IUD, pil, kon- dom, tisu dan suntikan. Ditanya adanya kelang- kaan tisu KB, Sutrisno me- ngatakan, di BKKBN stok tisu itu masih cukup. Kalau di a- potek langka, karena peminat tisu itu masih kecil, sehingga (060) jarang disediakan. Genta di Kodya Mataram, Satu Jam Terkumpul Rp 67,68 Juta Mataram (Bali Post) - Gerakan Cinta Tanah Air (Genta) yang diwujudkan dalam bentuk pengumpulan dana secara sukarela oleh ka- langan birokrat (Korpri, PKK, Dharma Wanita dan anggota DPRD), Bakom PKB serta pengusaha di wilayah Kodya Mataram, Selasa (3/3) kema- rin, dalam waktu satu jam ber- hasil mengumpulkan dana Rp 67.680.000. Pengumpulan dana diawali Korpri Kodya Mataram yang diwakili Sekwilda Drs. H. Abubakar Achmad, diikuti Ke- tua TP PKK, Dharma Wanita Kodya, Ketua DPRD, Bakom PKB dan kalangan pengusaha. Pengumpulan dana yang ber- langsung secara spontan itu disaksikan Wali Kota Ma- taram. Kemudian dana itu di- terima Kepala Pegadaian un- tuk diteruskan ke pemerintah. Wali Kota Mataram H.L. Mas'ud dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk menyikapi kondisi bangsa saat ini dengan penuh pengertian. Genta ini sebagai wujud parti- sipasi masyarakat dalam rang- ka meningkatkan ketahanan perekonomian bangsa, akibat krisis ekonomi dan moneter hingga menimbulkan tidak stabilnya kondisi perekonomi- an dan keuangan negara. Kon- disi ini secara langsung ber- pengaruh terhadap kehidupan masyarakat, baik di kota mau- pun di pedesaan. Ia membenarkan, di beber- apa tempat di wilayah NTB telah terjadi gejolak sosial berupa unjuk rasa dan kerusu- han massa yang telah memba- wa kerugian tidak kecil. Mes- ki demikian, kejadian tersebut perlu dijadikan pengalaman yang berharga untuk lebih menyadarkan diri dan berpikir positif ke depan guna meraih harapan yang lebih cerah di masa yang akan datang. Semua pihak hendaknya memberikan alternatif, me- ngantisipasi atau setidaknya menemukan kiat-kiat terten- tu agar mampu bertahan dalam situasi dan kondisi yang kurang menguntungkan ini. Kemudian melakukan penghe- matan dalam pengelolaan keuangan maupun kekayaan, dan menyadari bahwa bukan saatnya untuk hidup dalam pola konsumtif yang berlebi- han demi menunjukkan pres- tise semata. "Kepada aparat pemda agar menyadari bahwa sumber- sumber pendapatan daerah kian terbatas, karena itu per- gunakanlah seefisien mungkin, prioritaskan pemanfaatannya secara cermat bagi kemaslatan masyarakat," katanya. Kepada para pengusaha terutama yang menjual sem- bako, Mas'ud mengimbau agar jangan sekali-kali mencoba menimbun barang. "Hindari spekulasi di tengah-tengah kesulitan masyarakat," pesan- nya. Selain menyerahkan bantu- an uang, Bakom PKB dan para pengusaha juga menyerahkan bantuan berupa 18 ton beras yang dijual dengan harga di bawah harga pasar. Tiap pa- ket berisi 2 kg dengan harga Rp 1.400. "Paket yang digelar dalam pasar murah ini, didis- tribusikan ke daerah-daerah tertinggal secara bergulir," kata Wali Kota sembari me- nambahkan, di Kodya Ma- taram terdapat 12 daerah ter- tinggal yang tersebar di tiga kecamatan yakni Ampenan, Mataram dan Cakranegara. Polisi Bekuk Dua Pengedar Ecstasy di Kupang Kupang (Bali Post) - Aparat Polda NTT mem- bekuk RM (17) dan ASHP (29), yang selama ini diduga sebagai pengedar ecstasy di kota Ku- pang. Kedua tersangka di- tangkap ketika sedang melakukan transaksi. Demiki- an dikatakan Wakapolda NTT Kol. Pol. Drs. Salikin Munitz kepada wartawan, Selasa (3/ 3) kemarin, di Kupang. Menurut Wakapolda, kedua pelaku tersebut dibekuk pukul 13.00 wita oleh aparat keaman- an dari Polda NTT. Ketika itu Mandala Airlines BOEING 737 200 ADV Gedung Kerta Wijaya Plaza JI. Diponegoro 98 Blok D/23 Telp. 222751, 232986 Dps. Fax 231659 Sub-Sales Sudirman Agung Blok B-08 Telp. 242933-241027 Airport Telp. 756136 751011, ext 2293 Jadwal Penerbangan setiap hari Pk. 07.00 Wita dari Denpasar ke Yogyakarta, Jakarta, Palembang, Padang, Medan TELEPON PENTING Pemadam Kebakaran Polisi 70.000/butir. (063) keduannya sedang melakukan Pil itu dibeli dengan harga Rp transaksi di depan toko roti Bar- neo Kuanino Kodya Kupang. Pada saat transaksi antara ked- ua pelaku itu, pihak keamanan langsung menangkap dan menggiring ke Mapolda NTT. Barang bukti yang berhasil dia- mankan dari tangan kedua pe- laku antara lain sembilan butir ecstasy berwarna putih, dua buah handphone, dan satu ken- daraan taksi nopol DH 585 AX dengan nomor lambung 36. Salikin Munitz menambah- kan, kini kedua pelaku ditah- an di Mapolda NTT dan sedang dalam pemeriksaan intensif. Menurut pengakuan RM (17), siswi salah satu SMUN di kota Kupang, obat terlarang terse- but dibeli dari tangan ASHP dan pil itu nantinya akan dijual kepada HF, seorang oknum pegawai PLN Ranting Kefa- menanu Kabupaten TTU, yang sebelumnya sudah memesan. Merpati Jembatan Udara Nusantara Jl. Melati No. 51 Denpasar Reservation : 07.00-21.00 Phone: 235358 (Hunting) Ticketing: 07.30-19.00 Hotline Service: 722740, 722741 JADWAL PENERBANGAN RABU MZ 6600 07.00 DENPASAR MATARAM Bali Post Pengusaha Obat Tradisional Kewalahan Penuhi Permintaan Mataram (Bali Post) - Dalam krisis moneter saat ini ternyata tidak semua jenis obat harganya meningkat. Contohnya harga obat tradisional masih tetap stabil, kendati bahan baku seperti merica dan madu merangkak naik. "Barangkali karena harganya belum naik, pasien beralih ke obat tradisional," kata Ketua Gabungan Pengusaha Obat Tradisional NTB H. Abdullah Landa, Selasa (3/3) kemarin. Secara kuantitatif, ia mengaku kewalahan memenuhi per- mintaan dari beberapa agen maupun perorangan, baik di NTB maupun di luar daerah. "Permintaan obat tradisional NTB dari luar daerah meningkat cukup tajam. Kalau semula mereka mem- inta satu toples, kini 4-6 toples ramuan obat tradisional," katanya. Dalam sebulan Abdullah rata-rata memproduksi sekitar 50 toples ramuan obat. Ia mengatakan tidak berani memproduk- si besar-besaran mengingat harga bahan baku yang relatif be- lum stabil. Merica yang semula Rp 12.000 per kg kini menan- jak Rp 150.000 per kg. Bahkan, merica mulai menjadi barang langka. Bahan baku sebia yang dulu Rp 7.500 kini Rp 25.000, dan madu asli dari gunung yang semula Rp 5.000 menjadi Rp 8.000 - Rp 10.000. Namun, ia mengatakan akhir-akhir ini ada kecenderungan masyarakat mulai beralih ke obat-obatan tradisional, terlepas apakah hal itu dampak dari krisis moneter. Kendati permintaan naik, Abdullah tidak mau ikut-ikutan menaikkan harga. "Per- timbangan kami semata-mata untuk menghindari gejolak dan mengupayakan masyarakat agar terbiasa memakai obat tra- disional," katanya. Menurut Abdullah Landa, jumlah agen obat tradisional mi- liknya tersebar di beberapa propinsi seperti Aceh, NTT dan Ujungpandang. Mereka semula merupakan pasien jarak jauh yang sembuh dengan obat tradisional, kemudian menawarkan diri menjadi agen. (057) Pemilik "Art-shop" Mengeluh Perang Tarif Landa Penujak Praya (Bali Post) - Sejumlah pemilik atau pengusaha art-shop di pusat sentra kerajinan gerabah Desa Penujak Kecamatan Praya Barat akhir- akhir ini mengeluh. Pasalnya, ada di antara oknum pengusaha setempat berani mempermainkan tarif demi meraih keuntu- ngan pribadi tanpa mempedulikan nasib pengusaha kerajinan lainnya. Akibatnya, sebagian dari mereka (pengusaha/pemil- ik-red) menyatakan terancam bangkrut. "Kondisi yang demikian ini sudah mulai menggejala dan tidak sehat. Bahkan, ada pengusaha berani banting harga dan memberikan komisi tinggi kepada sejumlah pramuwisata bila berhasil menjaring tamu berbelanja ke art-shop-nya," kata sejumlah pengusaha kerajinan ini kepada Bali Post di Desa Penujak, Selasa (3/3) kemarin. Dari situasi tersebut, lanjutnya, tak dapat dimungkiri ada sejumlah art-shop yang begitu ramai pengunjungnya dan ironis- nya ada juga yang sangat sepi pengunjung. Jika kita perhati- kan jumlah turis yang datang ke Penujak seharinya bisa men- capai 100 hingga 200 orang. Malahan saat liburan tertentu bisa mencapai 500 orang," ucapnya. Menurut seorang pengusaha yang tidak mau disebut nama- nya, yang membuat kondisi demikian ini, sejumlah pramuwi- sata yang sengaja memasang komisi tertentu pada pengusaha setempat. Bila pengusaha dapat memenuhi permintaan pra- muwisata tersebut, secara langsung tamunya diarahkan un- tuk berbelanja ke pengusaha tersebut. Kendati demikian, ada sejumlah turis yang mengelak dari arahan pramuwisata terse- but. Turis yang seperti ini biasanya menjadi harapan pengusa- ha lainnya," ujarnya. Ketua Himpi Lombok Tengah H. Lalu Kirana AW saat di- minta konfirmasinya membenarkan permasalahan tarif yang melanda pengusaha kerajinan di Penujak. Meski kondisinya sudah demikian, pihaknya telah berupaya mengadakan pende katan dan pembinaan kepada pengusaha dan perajin di dae- rah tersebut untuk menjaga stabilitas harga produk kerajinan dengan melibatkan dinas/instansi terkait. Kebanjiran, 70 Ribu Warga (par) Rabu Pon, 4 Maret 1998 Bali Postery UNGGULAN - Salah satu komoditi unggulan Kabupaten Belu, NTT adalah kakao. Tampak Bupati Belu dr. Servosius sedang melakukan panen perdana kakao, baru-baru ini. Newmont Bantah Ada Karyawan Meninggal karena Malaria Mataram (Bali Post) - Government Relations & Public Af- fair Manager PT Newmont Nusa Teng- gara (NNT) H. AB Nusaly mengatakan, hanya sebagian kecil tenaga kerja di proyek tambang emas Batu Hijau Jereweh, Sumbawa terkena penyakit malaria. Namun, ia membantah ada karyawan subkontraktor yang ikut dalam proses tahapan pembangunan konstruksi meninggal dunia karena Hal itu disampaikannya menanggapi serangan nyamuk malaria. kasus malaria di area konstruksi proyek tawan di Mataram Senin (2/3) malam, Batu Hijau, baru-baru ini. Kepada war- Nusaly menyebutkan, total tenaga kerja baik di PT Flour Daniel Indonesia (FDI) maupun di PT NNT serta masyarakat yang terkena malaria dari Oktober 1997 Januari 1998 tercatat 138 orang. Tidak ada yang meninggal," tegas Nusaly didampingi rekannya dari PT FDI, Pe- Sebelumnya diberitakan harian ini, tter Pentury bed puluhan karyawan dan buruh salah satu subkontraktor (lokal) Newmont terserang malaria dan seorang dari mereka me- ninggal dunia. Salah seorang direktur subkontraktor yang diminta konfirma- sekadar mengingatkan supaya tidak me- nelan korban lagi," katanya tanpa mau menyebut jati dirinya. Ketika ditanya apakah pihak NNT telah melakukan pengecekan terhadap tenaga kerja yang dirawat di Mataram atau di luar lokasi proyek, Nusaly me- ngatakan, pihaknya selalu melakukan pe- mantauan secara aktif dan mengantisi- pasi jauh lebih awal lokasi Maluk yang yang meninggal, itu bukan karena ma- notabene rawan malaria. Kalaupun ada laria seperti yang dialami Andi Taok tenaga kerja Jhon Hollan. Andi mening- Nusaly menjelaskan, NNT selalu meng- gal mendadak setelah nonton TV. antisipasi dari segi kesehatan terhadap tiap karyawan subkontraktor yang masuk ke proyek. Sebelum masuk kerja, NNT melakukan check up dan di tiap meja ma- kan disiapkan obat penagkal malaria. Di samping itu, juga rutin melakukan tahun 1997 hingga sekarang dengan sasa- penyemprotan di wilayah Jereweh mulai ran 2.091 rumah. Bahkan, pada Maret NNT akan melaksanakan program khusus penanggulangan malaria. Selanjutnya NNT akan menyiapkan berbagai fasilitas, seperti klinik dan ke- lengkapan di masing-masing subkontrak- Surabaya Makan Nasi Bungkus sinya kembali di Mataram, Selasa (3/3) tor. Bagi subkontraktor yang tidak me- Surabaya (Bali Post) - Banjir yang melanda seki- tar 18 kawasan di Surabaya sejak akhir Minggu lalu, mengakibatkan 70 ribu leb- ih warga terpaksa makan nasi bungkus. Harganya Rp 250 per bungkus, didrop PKK Kodya Surabaya yang dikoor- dinasi Ny. Wien Sunarto. Nasi bungkus itu selain di- jual ke beberapa ruko yang dijadikan tempat pengung- sian warga, juga disampai- kan ke rumah-rumah warga yang masih terendam air, terutama di kawasan pinggi- ran kota. di Surabaya Timur rata-rata dengan ketinggian 50-100 cm. Banjir yang terjadi di kawasan Rungkut dan Tenggilis Mejoyo ternyata diakibatkan pemban- gunan rumah toko (ruko) Rungkut Megah Raya (RMR) di Jalan Kalirungkut Sura- baya. Warga yang mengetahui penyebab banjir adalah Ruko RMR, Selasa kemarin ramai- ramai melakukan protes. Se- lain menghujat pemilik ruko, mereka juga menyalahkan aparat Pemda Kodya Sura- baya. Pemda Kodya Surabaya segera akan melakukan penelitian. "Jika pemilik ruko benar-benar menyalahi aturan, akan segera dilaku- kan pembongkaran terhadap bagian ruko yang menjorok ke sungai," ujar Kepala dinas PU Kodya Surabaya, Ben- yamin Hilly. kemarin, tetap menyatakan bahwa salah satu anak buahnya, Faesal (20), mening- gal setelah mendapat perawatan di Puskesmas Loteng (bukan RSU Ma- taram-red). "Kami memang tidak me- laporkan kematian anak buah kami ke Newmont, dan kami tidak menyalahkan Newmont dalam kasus ini. Cuma kami miliki klinik, akan ditangani klinik AEA milik Newmont. AEA punya data ten- tang malaria tiap hari," katanya sembari menambahkan, dengan adanya masukan (berita) malaria ini mengingatkan NNT supaya selalu waspada. Menyinggung jumlah tenaga kerja yang terserang malaria, Nusaly menye- butkan, sampai saat ini diperkirakan 0,47 persen dari 6.000 karyawan dan masyarakat. Oktober 1997 tercatat dua orang terkena malaria vivax (V) dan tiga orang falci varium (FV). Desember 1997, 12 orang kena V dan 32 orang FV. Janu- ari 1998 tercatat 22 orang terkena V'dan 28 orang FV. Menanggapi dugaan pihak FDI mem- pekerjakan beberapa tenaga asing ilegal, itu telah dibuktikan dengan turunnya tim Nusaly juga menyangkal. Ketidakbenaran dari Imigrasi ke lokasi. Menurut Nusaly, proses resmi tenaga asing bekerja di Indo- nesia cukup panjang dan tidak semudah yang dibayangkan. NNT sebelumnya harus menyusun rencana pemakaian te- naga asing pendatang yang sudah jelas standarnya. Semua tenaga asing yang masuk dalam daftar rencana harus mela- lui proses pemeriksaan di Departemen Pertambangan untuk mengetahui posisi mana saja yang harus diisi tenaga asing. Setelah itu dibawa ke BKPM untuk diperiksa kembali dan selanjutnya memperoleh persetujuan dari Dep- naker untuk mendapatkan visa kerja. Mengingat prosesnya panjang, kata Nusaly, tenaga asing tersebut diberi kesempatan bekerja dahulu dengan visa bisnis/usaha dengan kode khusus yang diketahui pihak Imigrasi. "Jadi tidak ada tenaga asing di FDI bekerja dengan visa turis," jelasnya. Kepala Imigrasi Mataram ketika di- hubungi di kantornya di Jalan Udayana Mataram, Selasa kemarin, masih bera- da di luar daerah. (058) Pengusaha Kupang Jual Sembako dengan Tarif Khusus Kupang (Bali Post) - Kalangan pengusaha di Kupang kembali menggelar aksi kemanusiaan yakni menjual sembako kepada rakyat dengan tarif khusus. Tiga pengusaha terkenal itu terdiri atas Dutalia, Rukun Jaya dan Tiflos. Langkah baru ini menyu- sul kegiatan pasar murah yang diseleng- garakan HWK/PKK Kakanwil Depperindag NTT Drs. Wem Therick menjelaskan, langkah peduli yang diberi nama "Berbagi Kasih" itu murni inisiatif pengusaha yang menye- diakan kupon sedikitnya 500 paket sem- (e) bako bagi masyarakat di sekeliling tem- Polisi Tembak Buronan pat usahanya. Pasar Swalayan Rukun Jaya akan melayani masyarakat Kelurahan Fontein, berikut 200 paket khusus untuk anggota pasukan kuning dari Kodya Kupang, Dutalia juga melayani tetangganya di Kelurahan Oesapa, sementara Tiflos yang selama ini menjadi dealer kendaraan melayani masyarakat di Oeba dan Mer- deka. "Semuanya dilakukan dengan meng- gunakan kupon khusus dari kelurahan masing-masing," jelas Therick yang dite- mui di sela-sela negosiasi pelaksanaan kegiatan kemanusiaan, Selasa (3/3) ke- Sementara itu pengakuan ASHP di hadapan penyidik di Mapolda NTT yang dikutip Wakapolda, ecstasy ini diper- oleh dari seorang pedagang di Pasir Panjang, Kodya Kupang. Wali Kota Madya Sura- Pihak keamanan, kata baya H. Sunarto Sumo- Wakapolda, masih terus prawiro di Surabaya, Selasa mengembangkan penyidikan (3/3) kemarin, juga memerin- terhadap kasus ini, dan bagi tahkan para camat untuk mereka yang namanya disebut menyiapkan beras 150 kg per sebut kedua pelaku, semuan- hari untuk dimasak menjadi ya akan dimintai keterangan. nasi bungkus. Ia mengakui Ia membenarkan untuk banjir di Surabaya tiga hari mematahkan jaringan pereda- terakhir ini termasuk luar ran ecstasy di kota Kupang san- biasa. Misalnya, di Tenggilis gatlah sulit, tetapi pihaknya Mejoyo Kecamatan Rungkut akan tetap berupaya sehingga yang dulunya jarang menga- jaringannya terungkap, terma- lami banjir, sekarang banjir. suk membekuk para tersang- Padahal, daerah ini merupa- ka utama. "Oknum pegawai kan kawasan pemukiman PLN yang disebut-sebut kedua baru yang banyak dihuni ka- pelaku ini akan dimintai ket- langan eksekutif. cukup rapi. Ada kelompok 14, kelom- erangan juga," ujar Wakapolda. Kegiatan "makan nasi Selong (Bali Post) - Aparat Kepolisian Resor Lombok pok 8 dan kelompok 6. Dalam melaku- Bagi para pelaku yang ter- bungkus" terpaksa dilakukan Timur dipimpin Kasat Serse Lettu Pol. kan aksi, mereka bisa bergabung seh- tangkap karena mengedarkan warga, karena sebagian besar I Wayan Rasna berhasil meringkus ingga masyarakat yang menjadi korban ecstasy, akan dijaring UU dapur rumah mereka teren- otak kawanan pencurian dengan ke- melihat tersangka pencurian sampai 20 Psikotropika No.5 Tahun 1997 dam air. Genangan air di ka- kerasan, Pil (35), di Dusun Kanjol Jawa orang," lanjut polisi. dengan hukuman 4 tahun atau wasan Rungkut, Tenggilis Desa Montong Betok Kecamatan Ter- Dalam kasus penembakan tersang- maksimum 15 tahun dan den- Mejoyo, Bratang Binanguh, ara. "Buronan kelas kakap yang telah ka Pil, polisi menyelinap ke persembu- da Rp 150 juta - Rp 175 juta. Manyar, Mayjen Sungkono lama masuk dalam daftar pencarian nyiannya atas informasi masyarakat. (eny) dan beberapa kawasan lainnya orang (DPO) tersebut berusaha melar- "Kami mendengar dari masyarakat ikan diri, sehingga terpaksa ditembak," bahwa malam itu akan ada aksi brutal kata seorang polisi kepada Bali Post, komplotan tersebut. Kami segera meng- Selasa (3/3) kemarin. gerebek, dan Pil berhasil dibekuk tan- pa perlawanan," ujarnya. BOURAQ AIRLINES di Komp. Sudirman Agung Blok A47-48 JL. PB. Sudirman Denpasar Bali Telp. 241397 (hunting) Fax. 241390 DENPASAR Reservasi dan Penjualan Tiket Pkl. 08.00 s.d. Pk. 22.00 Wa Destination Fit. Nbr Surabaya RSU Mataram Ambulan PMI Cabang Lobar -113 110 -21345 -118 Day MZ 726 07.00 DENPASAR-U. PANDANG- Daily 790 AMBON-SORONG-BIAK- JAYAFURA Daily Surabaya 395 Dep. Arr. 06.30 06.10 11.25 11.05 -22357/ 21440 DENDA DENFA BIMA DENPAS Daily Surabaya 796 A/C B 737 B 373 B 737 Daily Jakarta Daily Jakarta 790/100 06.30 08.00 B 737 395/106 11.25 18.25 Daily Banjarmasin Daily Banjarmasin 790/293 395/297 Gangguan Listrik Mataram -22182 Pengaduan Pelanggan Harian Bali Post MATARAM dan sekitarnya 32737 PAGER Telp. 13031/ pes. 1172 MZ 6612 08.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6520 09.30 DENPASAR-MATARAM- MZ 648 09.30 DENPASAR-SURABAYA MZ 6550 09.30 DENPASAR MATARAM SUMBAWA MZ 610 09.35 DENPASAR-KUPANG MZ 642 09.40 DENPASAR-DILI MZ 6604 10.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6502 11.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6556 11.15 DENPASAR LABUANBAJO MZ 6608 12.00 DENPASAR-MATARAM MZ 6558 12.25 DENPASAR-MAUMERE- R-SURABAYA KUPANG KUPANG MZ 707 14.00 DENPASAR-S BANDUNG BANDUNG MZ 6610 14.00 DENPASAR- MATARAM MZ 649 15.00 DENPASAR JKUPANG MZ 6512 15.00 DENPASAR-MATARAM MZ 643 15.10 DENPASAR-JAKARTA MZ 6614 16.00 DENPASAR-MATARAM DENPASAR-SURABAYA MZ 6516 16.45 MZ 738 16.50 DENPASAR-SURABAYA SEMARANG Daily Balikpapan Daily Balikpapan 1234567 Palembang Daily Batam Daily Medan Daily Palembang Daily Singapura Daily Singapura Daily Jogyakarta Daily Bandung 18.00 17.40 B 737 06.30 12.05 B 737 11.25 19.20 B 737 790/207 06.30 15.40 B 737 395/207 11.25 15.40 B 737 395/106/608 11.25 20.00 B 737 790/100/696 06.30 15.20 B 737 790/100/682 06.30 12.15 B 737 790/100/606 06.30 16.40 B 373 790/395 06.30 15.20 B 737 395 11.25 15.20 B 737 395/132 11.25 14.15 B 737/HS7 11.25 15.55 B 737/HS7 06.30 11.05 B 737/HS7 10.50 11.20 HS 748 HS 748 HS 748 HS 748 HS 748 Daily Semarang Mataram Daily 2:4.6.7 Waingapu 1.3.5 Maumere 395/132 790/142 755 743 741 12.25 14.20 12.40 15.10 2.4.6.7 Kupang 1.3.5 743 12.25 14.20 Kupang 741 12.40 15.10 DENPASAR-MELBOURNE MZ 6514 17.20 DENPASAR-MATARAM MZ 611 19.10 DENPASAR-SURABAYA MZ 325 19.45 DENPASAR-SURABAYA MZ 948 22.20 Kelas Kakap Buronan langganan penjara asal Dusun Semoyong Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah tersebut di- DPO-kan lantaran dugaan keterliba- tannya dalam berbagai kasus curas bersama 14 anggota gerombolannya. Pil diduga terlibat dalam kasus pen- curian 18 ekor kerbau di Kecamatan Keruak, Lombok Timur tahun 1996, berikut pencurian kerbau delapan ekor di kecamatan yang sama tahun 1997, juga terlibat dalam kasus curas di Dusun Pesugulan Desa Perigi Kecama- tan Pringgabaya akhir tahun 1997 lalu. Dari sekitar 14 anggota komplotan- nya itu, menurut seorang petugas, enam orang kini sudah ditahan. "Ang- gota komplotan ini sudah ada yang di- vonis pengadilan, dan ada juga yang sedang diproses di kepolisian. Semen- tara Pil sendiri tertangkap Kamis (26/ 2) malam sekitar pukul 22.00 di per- sembunyiannya," kata polisi. Ketika diminta untuk menunjuk- kan persembunyian rekannya, Pes (39), Pil bersedia. "Tetapi, pistol polisi terpaksa menyalak karena Pil tiba-tiba berusaha kabur ketika persembunyian rekannya sudah cukup dekat," lanjut- nya. Pil kini dalam pengawasan intensif dokter RSUD Selong dan polisi, semen- tara Pes kabur. "Sebaiknya dia dan rekan lainnya segera menyerahkan diri, sebab identitas dan persembuny- iannya telah diketahui secara lengkap oleh aparat," kata polisi. Sementara itu keterangan yang diperoleh dari Polres Lotim soal kasus penyerbuan Puskesmas Keruak, Kamis malam lalu (BP, 28/2), hingga Selasa kemarin belum ada tersangka yang di- periksa secara intensif. "Hanya bebera pa saksi mata, tidak mengarah kepada pemeriksaan tersangka," kata polisi. Dari perkembangan pemeriksaan Kepala Puskesmas Keruak dr. Irt yang dilakukan polisi, pihak Polres hingga kini tidak ada di Lombok Lombok Tengah juga telah memproses Timur. "Belum ada keterangan yang empat anggota komplotan tersebut. "Ko- menyatakan dokter tersebut kini be- mplotan mereka tampak terkoordinasi rada di mana," demikian polisi. (040) marin. Dikatakan, dengan terobosan baru dari ketiga pengusaha ini, diharapkan akan ditiru pengusaha lainnya, baik di kota Kupang maupun kota-kota lainnya di NTT. Langkah baru ini merupakan tahap keempat dari rangkaian kegiatan penanggulangan krisis ekonomi yang ber- dampak pada kenaikan harga sembako. Sejak awal telah dilakukan operasi pasar disusul operasi pasar khusus di tem- pat-tempat yang rawan daya beli. Belakan- gan, dengan bantuan 200 ton beras dari para pengusaha dan Korpri, HWK dan PKK NTT melakukan pasar murah. (072) Soal Oknum Anggota DPRD Mencuri Ternak Kaditsospol NTT: Coreng Nama Wakil Rakyat sus. "Kami tidak merasa kecolongan Kupang (Bali Post) - Jika benar ada oknum anggota ketika melitsus, karena bisa saja DPRD di Propinsi NTT terlibat yang bersangkutan melakukan tin- dalam kasus pencurian ternak, itu dakan pencurian ketika ia sudah berarti oknum tersebut sudah ber- duduk menjadi wakil rakyat di buat di luar batas kewajaran kare- DPRD," ucap Idin. na bisa mencoreng wakil rakyat lain- Bupati Sumba Barat Rudolf Mal- nya. Sebagai wakil rakyat, oknum lo juga senada dengan Kaditsospol tersebut seharusnya memberikan NTT, agar menindak oknum anggo teladan bagi masyarakat umum. ta DPRD bersangkutan jika benar Bukan sebaliknya melakukan per- terlibat dalam kasus pencurian ter- buatan yang merusak citra. Saya nak di wilayah itu. Jika benar ada prihatin, jika benar ada oknum ang- oknum PNS dan anggota DPRD gota DPRD Sumba Barat terlibat Sumba Barat terlibat dalam kasus dalam kasus pencurian ternak," kata pencurian ternak, yang bersangku- Kaditsospol NTT Abdul Rachman tan harus diproses secara hukum. Idin kepada wartawan, Selasa (3/3) Sebab, di negara Indonesia tidak ada kemarin, di Kupang. satu pun orang yang kebal hukum. Aparat yang terlibat harus ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku," tegas Rudolf Mallo. Menurut Idin, semua wakil rakyat yang duduk di DPR harus menjadi contoh bagi masyarakat umum. Oleh karena itu, semua ben- Seperti diberitakan harian ini, tuk tindakan bersangkutan harus Kapolres Sumba Barat Letkol Pol. menjadi panutan masyarakat. Drs. S.M. Simatupang mengungkap- Kata dia, jika dalam pemeriksaan kan, dalam kasus pencurian ternak aparat keamanan oknum anggota di wilayah ini diduga 13 orang PNS DPRD itu benar terlibat dalam ka- di lingkungan pemda dan seorang sus pencurian ternak, organisasi yang anggota DPRD setempat terlibat. Se- mengutus oknum tersebut menjadi lama kegiatan Operasi Pasola I yang wakil rakyat di DPRD harus me- melibatkan satu SSK Brimob dari nindak tegas. "Apa jenis sanksi yang Kupang berhasil diamankan 603 ter- akan dijatuhkan kepada oknum itu, nak curian, terdiri atas kuda, sapi, tergantung kepada organisasi yang kerbau dan ternak kecil lainnya. bersangkutan," jelas Idin. Dalam kasus ini berhasil diamankan Kaditsospol NTT ini mengatakan, 63 tersangka pelaku pencurian. Sam- sebelum masyarakat dipilih untuk pai saat ini di Polres Sumba Barat menjadi wakil rakyat di DPRD, yang terdapat 53 ekor ternak curian yang bersangkutan terlebih dahulu dilit- belum diketahui pemiliknya. (eny) Rabu Pon, 4 Maret 1998 Harian untuk Bali P Pengemban Penga Terbit Sejak 16 A Tajuk Re Perubaha Eropa terha BELAKANGAN ini, mulai ter negara-negara di Eropa terhadap tentang Iran, pihak Eropa lebih ba sumbang. Konotasi Iran di muka lain berbunyi produser, sekurang-k penghalang proses perdamaian 1 rael-Palestina, fundamentalis eks kita mulai melihat adanya peruba Perubahan sikap Eropa itu tent kebijakan Presiden Iran Moham dan kemampuan Barat melihat itu. Kedua faktor tersebut mem masing, namun bukannya bera mempengaruhi. Sikap Presiden melahirkan pembaruan di dalam dapat dilihat Eropa sebagai memberikan harapan agar terja besar, karena itu perlu didukung Kemenangan mutlak Mohamm presiden Mei tahun lalu, antara tawarkan kepada rakyat, yaitu kebebasan yang lebih besar. Jan sekadar janji. Oleh Khatami janji itu sangat dirasakan kalangan ce Sikap moderat yang dilanda penghargaan ia tampilkan juga te Terhadap Amerika Serikat, yang dilihat sebagai "the Great Satan" a bukan hanya menunjukkan per perdamaian, yang olehnya diluk on the wall of mistrust atau t kesalingcurigaan. Namun untuk secara resmi, Khatami merasa karena itulah ia menganjurkan h bangsa Amerika Serikat dan Iran. tengara perdamaian dari Tehera dalam bentuk anjuran terhadap berkunjung ke Iran. Langkah positif Iran juga terce kecil yang pada hakikatnya me Menteri Kamal Kharrazi secara memahami hak-hak asasi ma bersifat universal. Pernyataan in yang pihak Barat dengar dari sebelumnya. Terhadap masala menerapkan sikap yang lebi menghalangi upaya perdama perjanjian yang pernah disepa masih belum memadai bagi Pa tetap menginginkan perjanjian hak Palestina. Namun Teheran tercapainya proses perdamaian pun. Perubahan lain, di antaran terorisme, membuat Barat mu hati. Iran di bawah Khatami buk Khomeini. Iran di bawah Khatan yang dimaui Ayatollah Rohullah terjadi perubahan dan pergese di negara kaya minyak tersebut. itu baru merupakan sebuah upay Masih terdapat kekuatan lain bersikap konservatif, mencob tersebut. Kekuatan itu diwakili Teheran maupun di daerah-dae ini Khatami selalu bersikap ha permusuhan langsung dengan Menteri Luar Negeri Italia La ini berkunjung ke Teheran, mendukung Muhammad Khatar sosial-politik di Iran. Apa yang mungkin memang belum merup bagi Eropa. Namun di mata La akan lahir perubahan besar di I dukungan kuat dari Eropa. M terbebas dari pengucilan inte kemelut ekonomi akibat ke merupakan langkah dukungan tampaknya diinginkan Dini ur Barat. Surat Pe Persyaratan: Sertakan Fo Surat Terbuka untuk Bangsaku Krisis kepercayaan, krisi moneter kemudian berkem- bang menjadi krisis ekonomi berkepanjangan telah mem- buat bangsa kita, negara kita, kita semua, dalam keadaan sangat susah, dalam kepriha- tinan yang mendalam. Nega- ra, pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia dalam ke- adaan sangat sulit. Keadaan sangat sulit seperti ini kalau hanya diatasi secara sendiri- sendri, terpisah-pisah, kesu- sahan ini akan tetap menjadi kesusahan, bahkan cara-cara sendiri itu justru akan mem- perburuk keadaan kita. Yang kita perlukan adalah rasa se- nasib sepenanggungan, keber- samaan yang hebat, persatu- an yang hebat dan patriotisme yang hebat, dan bukan gera- kan patriotisme yang sete- ngah-setengah, yang hanya formalitas atau yang hanya seremonial. Kita sebenarnya tidak boleh terlalu tergantung pada luar negeri, sebenarnya tidak boleh terlalu tergantung pada dolar, yen, dan sebagainya, Sebe- narnya kita harus tergantung pada kita sendiri, tergantung pada rupiah. Kenyataannya kita telah terjebak dalam gan- tungan mereka, kita telah ter- jebak masuk dalam permain- an mereka, dan sayangnya kita tidak bisa bermain de- ngan mereka, melainkan telah menjadi permainan mereka. Sudah saatnya, kita keluar dari gelanggang permainan mereka. Sudah saatnya kita berlatih dulu bermain dengan saudara-saudara sendiri saja, Anggo Bali Post Adnya Bulele Muslimin Hamzah, Bambang Izzul Kairi, Syamsudin Karim, 2cm Color Rendition Chart
