Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-05-15
Halaman: 02

Konten


Color Rendition C 4cm 2cm MINGGU WAGE 15 MEI 1994 (4 BESAR 1926) DARI SARASEHAN BUPATI-PENGUSAHA Masjid Sleman Terus Bertambah Kulonprogo Belum Sepenuhnya Kewalahan Membagi Imam-Khatib 'Bangun' Perkenalkan Potensi merekrut penanaman teh i "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 2 Kawan Remaja APRESIAS NALISTI Peserta apresiasi jurnalistik mengharapkan dunia jurnalistik menjadi tumpuan cita-citanya. (KR-Wawan) Pengelola Mading Harus Diberi Otonomi bangnya ada, hal ini kg mengalir pra keluarga sejahtera. danto. bila di wilayah- HAMPIR pasti setiap hari lagi bandara, urusan yang lain, Minggu Bupati Sleman, Drs H Ar- sehingga terkesan terburu waktu. ifin Ilyas melakukan pekerjaan Namun begitu Arifin Ilyas tam- religius. Baik berupa peresmian pak gembira dan bahagia, karena masjid, maupun melakukan pele- selama pemerintahannya, Kabu- takan batu pertama pembangu- paten nan tempat ibadah, di wilayah masjid. Kalau pada tahun 1990, kerjanya. Bupati yang kini diting- baru memiliki 1.100 masjid, sam- POTENSI yang dimiliki Kabupaten Kulonprogo, tampaknya memang belum ter- nya bantuan juga sudah mulai gal istri pergi haji, lebih senang pai bulan Mei 1994 ini sudah garap maksimal. Bahkan seakan, salah satu daerah tingkat II di DIY ini juga masih mengalir. Salah satu bantuan kalau kegiatan seperti itu di- menjadi 1.425 masjid. Tambahan belum sepenuhnya bangun' untuk memperkenalkan potensi yang ada di dalamnya. pekerja serta menjaga lingkungan lakukan hari libur. Tidak terburu masjid dalam kurun waktu tiga Padahal sebenarnya wilayah yang memiliki luas 58.627,54 hektar itu memiliki adalan tahun 325 masjid, jumlah yang banyak potensi yang dapat dikembangkan bahkan potensial sebagai komoditi eksport. Ketika meresmikan atau mele- tak sedikit. Tambahan masjid ini Melihat hal tersebut salah se- kawasan tersebut oleh PT Pagila takkan batu pertama pembangu- sempat membuat Kandepag Sle- ran Yogya. Meski tidak lama lagi mengungkapkan kesediaannya dikaitkan dengan subsistem kata Drs Suratidjo, kami juga nan masjid di dusun Malangan Wedomartani, Ngemplak, buah organisasi sosial yang ada di untuk menjadi bapak asuh bapak ekonomi," tandas Drs Yudhas- akan mendapat bantuan dari Rabu lalu, Bupati Arifin Ilyas berikan bantuan, tetapi kewala- DIY, terketuk hatinya untuk angkat ataupun pembina perajin towo ketika membuka sarasehan. Yayasan Amal Bhakti Yogya. berpartisipasi mengembangkan yang ada di Kulonprogo. Tampaknya, ujar Kadinas Sosial tampak tergesa-gesa. Dari Ban- han potensi yang ada. Maka organ- Subsistem Ekonomi DIY lebih lanjut, apa yang di- isasi tersebut, Lions Club Yogya- Potensi Kulonprogo juga dalam dara Adisutjipto melepas jemaah baik untuk salat Jumat, maupun Bupati Kulonprogo, Drs lakukan LCY 'Puspita Mataram' hal kerajinan, agaknya masih bak haji, langsung ke lokasi peletakan pengajian yang lain," ujar Bupati karta Puspita Mataram' mencoba Suratidjo mengemukakan bahwa ini perlu diikuti organisasi sosial mutiara dalam lumpur. Padahal batu pertama. Setelah itu kembali mengangkatnya melalui suatu wilayah yang sampai akhir 1993 lain. di wilayah tersebut juga terdapat sarasehan. Sarasehan antara Bu- berpenduduk 424.751 jiwa atau Memang, di DIY menurutnya kerajinan berpotensial ekspor pati Kulonprogo dengan para pen- 84.959 kepala keluarga (KK) itu ada 2 daerah yang dulu dianggap dari pelepah pisang, kerajinan tas gusaha di DIY tersebut berlang ternyata menurut data Dinas kritis yakni Kabupaten Gu- agel, wayang golek, minyak atisiri dan lainnya. Potensi yang malam 13 Mei 1994. sung di Hotel Santika, Jumat Sosial 31,30 persennya termasuk nungkidul dan Kulonprogo. Akan berpeluang dikembangkan baik keluarga miskin. Angka yang tetapi dalam perjalanannya, menurut data Dinas Sosial se- banyak bantuan mengalir ke Gu- melalui bantuan modal kerja dan Tidak terlalu muluk yang di- harap LCY Puspita Mataram' banyak 110.574 jiwa atau 27.639 nungkidul sehingga Kulonprogo peralatan, ketrampilan dan pe- dalam hal ini. "Kami hanya meli- KK itu diukur dari variabel pen- seakan terkesan tertinggal. "Ma- masaran ini sumbangan peranan- hat bahwa dengan berkem- dapatan setiap orang pertahun se- terhadap perekonomian daer- ka sudah selayaknya bila perhat- ah masih relatif kecil. Kon- akan mengangkat tingkat kese- rumahtangga pedesaan dan 360 ke Kulonprogo," tambahnya. tara dengan 240 beras untuk ian bantuan kini juga diarahkan tribusinya terhadap PDRB pada jahteraan sosial masyarakatnya. kg beras untuk rumahtangga 1992 baru 13,69 persen dan meny- Yang akhirnya akan mengen- perkotaan. Sementara berdasar Anak Tiri erap 3 persen dari jumlah pendu- duk. taskan masyarakat dari kemiski- pendataan BKKBN menurut Drs Banyaknya bantuan nan serta meningkatkan pendap- Suratidjo, ternyata 56,97 persen ke Gunungkidul juga dipaparkan atan asli daerah," ungkap ketua masyarakatnya terklasifikasi se- Drs Suratidjo yang selama 18 panitia, Dra Mirsawati Aris Yu- bagai tahun berada di kabupaten itu. Artinya, keluarga-keluarga ini "Dalam hal bantuan untuk belum dapat memenuhi kebu- bangunan, Kulonprogo seolah- Dan tampaknya, upaya itu tuhan dasarnya secara minimal olah seperti anak tiri. Sehingga, du sarasehan, Drs Moh As'ad SU mampu merebut simpati para seperti kebutuhan akan pangan, kecepatan pembangunannya ter- pangusaha. Sarasehan yang juga sandang, papan dan kesehatan. tunda dibanding daerah lain di disertai produksi pameran Masih cukup tingginya angka DIY. Padahal, Gunungkidul laju khususnya kerajinan yang ada di tersebut juga diakui Kadinas sekali pembangunannya," kata Kulonprogo tersebut juga mampu Sosial DIY, Drs Yudhastowo. "Un- Drs Suratidjo. membuahkan hasil. Paling tidak, tuk pemecahan masalah sosial Walau demikian Bupati Kulon- beberapa pengusaha di DIY telah tersebut seyogyanya memang progo mengakui Sleman terus menambah di waktu, dan lebih santai. man membagi kewalahan. "Bukan kewalahan iman mem- dan khatib, Bersambung hal 11 kol 4 nya Mutiara terpendam itu kini perlu makin dipromosikan. Su- paya keberadaan dan potensinya pem- dikenal juga sebagai daerah wisa- ta. Dan tampaknya upaya peman- untuk memasarkan produksi yang dipamerkan cukup menge- na. Meski para pengusaha yang hadir dalam kesempatan itu masih dalam taraf coba-coba un- tuk menjajagi (Niniek)-f Selain pertahankan di suatu Bupati Sleman meletakkan batu pertama pembangunan tenaga masjid di Malangrejo. (KR-Asp) Tahun Pertama IDT 58 Desa Tertinggal akan Dientaskan oleh Purworejo ada. potensi yang Goernito, Bupati kualitasnya. Membudidayakan Udang Mekara Membutuhkan Kejelian USAHA masalah KEBERADAAN penerbitan begitu saja", katanya. golah sebuah karya tulis, sehing intern di tingkat SMA dalam Mendapatkan penulis yang ga hasilnya betul-betul sebuah kegiatannya tidak bisa lepas dari baik menurutnya, harus lewat se- karya jurnalistik. Selain itu Arie motivasi pelajar sebagai pengelola leksi yang tentunya dilakukan, Sudibyo menceritakan dunia jur- dan dorongan sekolah sebagai pembina mading. Setelah itu se- 'nalistik, terutama pembina. Penerbitan intern seko- 1a juga mem- mua penulis diberi apresiasi ten- penyuntingan lah, yang lebih dikenal dengan tang dunia tulis menulis, apa dan berikan arahannya tentang cara majalah dinding (mading) akan bagaimana menulis yang baik itu. menulis itu sendiri. Sedang octo terus berjalan kalau ada kese- Seperti apa yang dilakukan Sema Lampito, redaktur pelaksana larasan antara sekolah (pembina) AKY dengan mengadakannya SKM Kedaulatan Rakyat' dan ju- dan pengelola mading, Sekolah pelatihan jurnalistik untuk para ga dosen fotografi AKY mencen yang cara memotret pekerja mading untuk menen- sekolah-sekolah yang berada di yang baik juga pengalamannya di tukan program kerja yang akan wilayah Yogya, Sragen, Magelang bidang fotografi dilaksanakan. dan Klaten. peserta hal diatas, dalam mem- Apresiasi jurnalistik tersebut Dalam pelatihan jurnalistik keberadaan mading tersebut, peserta diberi materi menurut beberapa peserta sangat cara penulisan, penyuntingan, fo- bermanfaat, karena sekolah harus siapnya penulis yang baik. Untuk tografi dll. Pembicara yang se- bukan hanya belajar tentang mendapatkan pelajar penulis muanya praktisi jurnalistik mem- penerbitan mading, tapi juga ten- yang kualitasnya baik tentunya berikan arahannya, seperti ketika tang dunia jurnalistik secara bukan hal yang mudah, harus seorang peserta bertanya, apakah umum. Para pembicara adalah adanya seleksi pada pelajar yang bahasa slank boleh digunakan para praktisi di bidang jurnalis- berminat menjadi wartawan mad- dalam penulisan mading? tik, yang ditambah dari keilmuan Menurut Oka Kusumayuda, jurnalistik yang ada diakedemik. Ketua PWI Pemimpin ing. Seperti juga pencurian dimalam han pengelola ngan jumlah jiwa sebanyak juga sektor-sektor swasta akan di- Cilacap, dengan lokasi penem- 45.000,- Malah yang besarnya fungsi sebagai pos-pos penja- bagi pengelola mading akan mem- harus lebih inovatip supaya tidak siswa AKY siap membantu kelompok sampai 1 Kg jenis lobster mutiara, di per kgnya 80.000,-. bisa Terbawa arus deras Namun ternyata apa yang bayaran. mengupas yang diungkapkan Drs, SB Wahyono, dosen Akademi Redaksi SKM Minggu Pagi seg- Panitia apresiasi jurnalistik yang SEKURANG-kurangnya 58 Komunikasi Yogyakarta (AKY) men mading adalah para pelajar dikomandoi Janu Haryanto, mel- Bupati Purworejo juga telah desa pada tahun pertama IDT Menurut perhitungan dari minta PU Bina Marga agar udang jenis Mekara lobster hing- ap ekornya dapat mencapai berat hari. Karena itu, para pembudi- membudidayakan ga 5 bulan, bibit-bibit lobster seti- deras Jurusan Jurnalistik pada pelati yang tentunya semuanya berusia ontarkan, tidak lama lagi akan di- dari 150 desa tertinggal di Kabu- hasil survey, 150 desa tertinggal proyek-proyeknya diarahkan pa- ga kini masih banyak dilakukan 3 ons atau lebih dengan harga daya lobster secara gotong-royong Bahasa slank tidak adakan pelatihan jurnalistik. Ia Apresiasi Jurnalistik khusus remaja. paten Purworejo akan dientaskan yang ada terdiri 17.874 KK de- da desa-desa tertinggal, demikian nelayan-nelayan tradisional di jual per Kgnya minimum 35 - Rp membuat gubug-gubug di tepi Mading DIY/Jateng, ditabukan dalam jurnalistik mad- juga menawarkan kepada seko- pekan lalu. "Otonomi yang jelas ing, bahkan bahasa tersebut lah-sekolah, bahwa Senat Maha- menjadi desa tidak tertinggal lagi. pantai Teluk Penyu yang "Ini komitmen kita", ujar Drs H 74,228 jiwa terbagi dalam 592 undang pula bersama dinas-dinas patan keramba-kerambanya mencapai 70 - Rp gaan. Petugas-petugas jaga sudah beri gairah kerja, kreativitas akan ada kejenuhan para pembaca. membina mading di sekolah-seko- Purworejo pada sasaran. untuk ikut ambil bagian dalam (tempat pemeliharaan) tersalurkan yang pada akhirnya setiap kali pertemuan dengan pengentasan kemiskinan. "Mu- perairan Teluk Penyu. Beberapa fihak seperti PKK se- Di lain pihak, Arie Sudibyo, lah. Bahkan menurutnya, Sema aparat Pemda. "Tahun pertama jak beberapa bulan sudah mem- dah-mudahan di Kabupaten Pur- Untuk menjaga agar keramba- barang tentu merupakan tenaga akan menemukan jati dirinya se- redaktur pelaksana SKM Minggu AKY tidak keberatan kalau ada Udang mereka atau lobster bagai pengelola mading" ungkap Pagi masalah sekolah yang ingin belajar ten- kita kurangi 58 desa, syukur bisa persiapkan kader-kader yang worejo pengentasan desa miskin keramba yang berisi bibit lobster dibekali pengetahuan dan penan- bisa dicapai dalam jangka waktu itu tidak hanyut, keramba-ker- mereka harapkan akan memper- demikian tinggi harganya karena SB. Wahyono mempertegas. Tapi penyuntingan. Bagaimana seo- .tang jurnalistik radio dan televisi. separo", katanya. ganan hortikultura khususnya 2 tahun, makin cepat makin amba diletakkan di sela-sela trek- oleh keuntungan besar, keadaan- jenis udang itu termasuk komodi- pihak sekolah tidak membiarkan rang editor yang baik dalam men- (Wawan)-f. tanaman hias, pembuatan pupuk baik", tandasnya. dam, sebuah dam penghambat nya menjadi sebaliknya. Mereka ti ekspor nonmigas yang bisa kompos, daur ulang barang- barang bekas dan ketrampilan praktis dalam berwiraswasta. Di sisi lain, Pemda Purworejo setelah melihat jumlah desa-desa tertinggal di wilayahnya, ternya telah mempunyai skore 45 ke ta 1/3 nya (58) desa sebetulnya atas. Oleh karena itulah untuk pertambahan prioritas yang akan dilaksanakan mengatasi 58 desa tersebut Apa kiat yang akan digunakan Purworejo dalam mengatasi prob- lem desa tertinggal dan mengen- taskan kemiskinan di desanya se- hingga yakin tahun pertama IDT paling tidak 1/3 desa tertinggal tersebut akan teratasi? Purworejo adalah daerah per- Ha terbagi dalam 5 wilayah Pem- tanian dengan luas 103.482,612 bantu Bupati, 16 Kecamatan dan 469 desa ditambah 25 Kelurahan. Dari luas yang ada, 70,35% meru- pakan lahan kering, 29,65% adalah sawah. Jumlah pen- duduknya 728,155 jiwa. Berdasarkan survey pertama, di Kabupaten Purworejo diny- atakan 180 desa termasuk desa tertinggal, namun setelah di adakan survey kedua kalinya, jumlah desa tertinggal hanya 150 desa 30,36%. Desa-desa terting- gal tersebut pada umumnya ter- letak di daerah banjir dan terpen- cil. Pendobrakan pertama Pendobrakan pertama ter- hadap wilayah-wilayah terpencil di Kabupaten Purworejo sebe- narnya diawali tatkala Kolonel Soepantho menjadi Bupati Pur- worejo. Dengan menggunakan personil ABRI ditambah tenaga masyarakat lokal, banyak wilayah terpencil dan terisolir seperti daerah kecamatan Kali- gesing, Gebang, Kemiri dan Bruno, telah tertembus. Pemikiran strategis ini sekarang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena banyak daerah yang dahulu harus ditem- puh dengan jalan kaki sekarang sudah bisa dilalui kendaraan umum roda 4. Dengan terbukanya daerah- daerah terisolir itu juga akan memudahkan penanggulangan desa-desa tertinggal yang masih Bupati Purworejo Drs H Goer- nito mengungkapkan, fihaknya telah menyediakan Rp 100 juta khusus untuk menangani sektor pendidikan bersama Depdikbud dalam rangka melaksanakan pro- gram Wajar 9 tahun, sekaligus akan digunakan juga untuk men- gatasi desa tertinggal. Dana Rp 110 juta untuk per- baikan perumahan. "Ini sekaligus untuk menghilangkan keku- muhan dan meningkatkan skore bagi desa tertinggal. Mudah-mu- dahan dengan pemugaran pe- rumahan yang akan saya mo- honkan untuk ditangani lewat karya bhakti anggota ABRI, akan dipugar rumah-rumah di sekitar 60 desa tertinggal. Apabila untuk 1 desa dipugar 10 rumah, maka akan ada 600 rumah yang dipu- gar masing-masing dengan dana sekitar Rp 150.000, katanya Di sektor lainnya, misalnya un- tuk pasar desa, Pemda Purworejo menyediakan dana Rp 75 juta. "Ini dalam rangka mengentaskan desa miskin. Pasar-pasar desa ini disamping menjadi sumber pen- dapatan desa, juga akan menjadi tempat pertemuan penjual dan pembeli sekaligus juga menam- bah skore desa tersebut, sehingga dari desa tertinggal bisa menjadi tidak tertinggal", tambahnya. CATATAN MINGGU INI Sekali Lagi Narkotik JUMAT lalu sindikat narkotika internasional dibongkar di Jakarta. Sebanyak 29 kg heroin disita, tiga tersangka pengedarnya diringkus di sebuah hotel bintang lima. Kita patut acungkan jempol atas kesigapan petugas mence- gah salah satu penyebab tindak-tindak kejahatan, yang juga bisa jadi menggerogoti mental generasi muda saat ini. Kita bisa meneliti apa akibatnya bila seorang remaja terlibat kasus narkotika. Meski tidak tampak tetapi akibatnya serius sekali. Seorang pelanggan narkotika, akan dikejar-kejar terus oleh pemasoknya atau pedagangnya agar membeli barang dagangan- nya, bahkan dengan nada ancaman. Disamping itu, pihak-pihak yang sudah kecanduan tetapi tidak punya uang lagi, juga akan memperolehnya dengan cara apapun. Para pecandu bila sudah terjepit, kepepet, bukan saja akan mengompas pecandu-pecandu lain, tetapi juga kawan-kawan bi- asa yang tidak pernah menggunakan narkotika. Harga narkotika dalam semua bentuknya mahal bukan kepalang. Dalam waktu singkat bisa menguras habis kekayaan si pecandu, termasuk mobil dan rumahnya. Konon harga kapsul ex- tacy atau kapsul setan yang belakangan ini bikin gegeran di In- donesia bisa mencapai Rp 60.000 sampai Rp 200.000 per butir. Sikap kecanduan tadi sering dimulai dengan coba-coba, atau karena ingin gagah-gagahan di depan kawan-kawan. Karena me- mang sifat bahan tadi yang memang luar biasa jahatnya, maka be- gitu sekali mencoba, hasrat untuk mecoba lagi makin besar. Tiga kali kemudian, kecanduan akan menghinggapi pihak si pencoba tadi yang sulit sekali untuk disembuhkan. Kita pernah mendengar bahwa sekitar 70 persen pemakai narkotika adalah pelajar dan mahasiswa. Bila sumber keuangan tidak ada, maka hampir pasti jalan keluarnya adalah dengan melakukan berbagai tindak kejahatan. Yang jamak terjadi pada para pecandu narkotika adalah mati muda atau terbunuh. Sedangkan yang jadi pengedar rata-rata ma- suk bui atau dihabisi oleh pihak-pihak yang kuat, karena persa- ingan atau untuk mencegah terjadinya penangkapan besar-be- saran. Pesta narkotika juga tidak terjadi terbuka di Indonesia. Memang tidak disangkal bahwa para pedagang narkotika bisa kaya raya, tetapi cuma sebentar. Soalnya musuhnya banyak sekali. Kalau toh ia tetap kaya ia bakal dicurigai karena bila ditelusur kekayaannya diperoleh dengan cara tidak wajar. Di banyak negara yang sering dijadikan pengedar, kurir atau suruhan, adalah anak-anak muda yang lemah imannya dan juga penganggur. Mereka bisa mendapat upah besar, tetapi bila ter- tangkap hukuman yang harus dijalani berat pula termasuk huku- man mati di negara-negara tertentu. Seorang pakar pendidikan menyarankan agar generasi muda jangan sekali-kali bersentuhan dengan narkotika. Paling praktis, kata pakar tadi remaja cepat-cepat menghin- dar diri dari para pengguna atau pedagang obat bius tadi. Alternatif kedua adalah jangan sampai generasi muda terlalu lama menganggur. Soalnya terlalu lama menganggur bisa sangat membosankan dan kalau tidak waspada mudah terbujuk untuk menjadi penjahat termasuk pedagang narkotika. Ot Problem yang ada Menurut suatu penelitian se- cara antropologis, penduduk Kabupaten Purworejo yang dahu- lu dikenal daerah tanah Bagelen dikenal sebagai penduduk yang bilitas yang tinggi itu antara lain mempunyai mobilitas tinggi. Mo- disebabkan kondisi historis daer- ah tersebut paska perjanjian Giyanti 1755, yang memecah wilayah Bagelen menjadi wilayah Kesunanan Surakarta dan Kasul- tanan Yogyakarta secara campur aduk (tumpang tindih) (PM Lak- sono, 1994), desa per desa tergan- tung apakah pemegang lungguh desa yang bersangkutan terma- suk pejabat Yogyakarta atau Surakarta. Karena adanya pendelegasian wewenang untuk menarik pajak dari para petani di desa wilayah Bagelen (Raja - Priyayi Gunung Priyayi Patuh Demang Bekel) telah membawa para penarik pa- jak pada usaha menyerap sumber materi dari bawahannya secara berlebihan dan kadang-kadang bersifat sewenang-wenang dan tidak terkontrol sehingga pada waktu itu sekurang-kurangnya terdapat 13 macam pajak dan tarikan lainnya yang mengurangi kemakmuran rakyat (PM Lak- sono. ibid). adanya kondisi Dengan semacam itu tidak jarang pendu- duk yang merasa pajaknya ter- lalu berat pindah ke wilayah lain yang wilayah masuk kekuasaan raja lain. ke Proses pemiskinan ini berlan- jut lebih parah setelah Bagelen di- rampas oleh VOC dan dilak- sanakan proses Tanam Paksa. Se- lain banyak menyerap tenaga kerja, tanam paksa dengan tana- man Tom-nya telah menye- babkan lahan subur yang berubah menjadi gersang dan miskin. Proses pemiskinan inilah yang menyebabkan penduduk sering berpindah-pindah tempat, bahkan kemudian pada abad ke 19, transmigrasi pertama yang terdiri para tenaga kerja pertani- an dikirim ke tanah Parahiyan- gan! Pencaharian penduduk Menurut data tahun 1990, pen- duduk Kabupaten Purworejo 62,30% bekerja di sektor pertani- an, 45,74% adalah petani pemilik tanah sedangkan 16,56% buruh pengusaha 1,53%, buruh industri tani. Sektor nelayan hanya 0,08%, Bersambung hal 11 kol 1 gelombang yang dibangun Perta- tidak menyadari, musim angsur diandalkan disamping udang jre. Batasan Mulainya Usia Pensiun arus dogol Namun demikian, pembudi- memporak-porandakan keramba- daya harus jeli terhadap peroba- keramba yang mereka pasang han musim dan tahu betul pasang dan habislah sebuah bibit lobster surutnya air laut dan datangnya yang ada didalamnya. Jutaan ru- atas didasar laut). Sebab jika lobster musna ditelan laut Teluk musim angsur (air deras bawah piah sebagai modal pembudayaan Bagi banyak dihasilkan dari lautan Cilacap dan sekitarnya. Jenis lob- ster merupakan udang yang serba guna, yakni dagingnya yang lezat restoran-restoran besar dan kulit menjadi hidangan istimewa di nya yang tebal berkilau termasuk tidak memahami hal itu, keru- Penyu. gianlah yang akan dihadapi. nelayan-nelayan lain yang sungut, capit dan kaki-kakinya Bila arus deras mulai datang jeli terhadap perobahan musim disulap menjadi barang kerajinan tidak jarang ada beberapa keram- dan tahu betul akan datangnya yang harganya cukup mahal. ba yang kurang kuat jebol dan se- air angsur atau arus deras, beber- Sebuah hiasan dinding dari mua bibit lobster musna terbawa apa hari sebelumnya, keramba- arus. Hal semacam itu sudah ker- keramba berisi bibit lobster itu di- kulit lobster yang ketika hidup- ap terjadi yang mengakibatkan angkat dan yang berukuran agak nya mempunyai berat 1 kg, har- ganya bisa mencapai Rp 20- Rp pembududaya lobster menderita besar langsung dipasarkan. 30.000 seekor. Bagi mereka yang rugi yang tak sedikit. Sedang yang masih kecil-kecil Sebagai contoh, beberapa dikembalikan ke dalam keramba berminat memiliki hiasan dinding dari udang mekara, bisa memilih nelayan di Gg Bakung Kelurahan dan diletakkan di bagian tepi menurut seleranya di kedai-kedai Sidakaya Kecamatan Cilacap Se- laut. Bibit-bibit lobster itu akan bersama-sama tetap hidup selama keramba-ker- kerajinan kerang di tepi barat latan mengumpulkan modal untuk amba itu terkena air dan terkena pantai Penyu. Teluk Helmy)-y membuat beberapa buah keram- air dan makanannya terus di- ba guna membudidayakan lob- jamin. ster. antara secara Rusmin (50) nelayan kampung Untuk membuat sebuah ker- Kebon Baru yang memang jeli amba yang bahannya dari besi terhadap perobahan musim, se- dan kawat baja, dibutuhkan biaya belum datangnya musim angsur, 300-Rp 350.000,- Waktu keramba-kerambanya diangkat itu, kumpulan nelayan-nelayan dan menghasilkan lobster ukuran Gang Bakung membuat 10 buah 3-4 ons sebanyak 1 kwintal 60 kg keramba, sedang setiap keramba yang diborong oleh pedagang- diisi paling sedikit 5 kg bibit lob- pedagang dari Semarang dengan ster yang harganya per kilonya harga Rp 5 juta lebih. Hambatan atau kendala yang mencapai 15 - Rp 17.000,-. Menurut perhitungan mereka, bisa merusak pembudidayaan setelah dipelihara selama 4 hing- udang mereka atau selain arus (Mh Perlu Dipertimbangkan Jadi 60 Tahun DALAM dua kali seminar bertopik Dari Beban ke Pelaku dah. Sehingga wajar bila pada kependudukan yang diseleng- Pembangunan' 5 Maret 1994 usia 55 tahun seseorang sudah garakannya, Ikatan Peminat dan yang diselenggarakan IPADI disebut tua karena tingkat pro- Ahli Demografi Indonesia (IPADI) Pusat, diresumekan "melihat usia duktivitasnya sudah mulai menu- Pertimbangan inilah kiranya yang melatarbelakangi peraturan usia 55 tahun sebagai batas usia dimulainya masa pensiun. melemparkan suatu gagasan harapan hidup yang terus naik, run. yang rasanya cukup relevan, yang maka batasan mulainya usia pen- berkaitan dengan batasan mu- siun perlu dipertimbangkan lagi" Kedua resume yang bernada lainya usia pensiun. Pada semi- nar bertopik Manusia Lanjut sama itu dilontarkan sebagai usu- Usia: Realitas dan Harapan' yang lan kepada Pemerintah dengan diselenggarakan IPADI Cabang mengingat semakin tingginya Yogyakarta 16 Juni 1993 mere- usia harapan hidup rata-rata pen- sumekan "bagi mereka yang duduk Indonesia. Usia harapan masih produktif agar diberi ke- hidup yang semakin panjang itu sempatan untuk mengajukan per- membawa konsekuensi logis. mohonan perpanjangan usia pen- Yakni memperpanjang pula usia produktif penduduk, sehingga siunnya ke batas 60 tahun". Sedang pada seminar penduduk banyak di antara mereka yang dapat lebih lama berada di pasar kerja dengan tingkat produktivi- tas yang tetap tinggi. Pengurus IKWI Yogya Diperkenalkan 1994-1998 YOGYA (KR) - Pengurus pleno Munas IKWI awal Juli 1994 di IKWI Cabang Yogyakarta periode Banjarmasin. Dalam pertemuan tersebut, telah tersusun dan hari Sabtu diperkenalkan kepada Ketua IKWI Cabang Yogya yang seluruh anggota, dalam perte- baru Ny Ida Idham Samawi muan rutin bulanan di Balai mengharapkan, keanggotaan IK- WI Cabang Yogya terus bertam- Pengurus segera menyusun program kerja bah dengan masuknya anggota Wartawan Yogya. serta memberi masukan untuk baru dari unsur P3I (Persatuan dibawa utusan IKWI Yogya ke Perusahaan Periklanan Indone- sia) serta semua istri wartawan anggota PWI Yogya. Enam Seksi yang dimiliki, ter- diri Seksi Organisasi, Pendidikan, Kesejahteraan, Usaha, Olah Raga dan Umum diharapkan menjadi ujung tombak organisasi seperti yang diharapkan pembina IKWI pada Muscab 23 April lalu. Pen- gurus Seksi terdiri Organisasi: Drs Rini Sulistyati (Djoko Lo- dang), Ny Margantoro (Bernas), Ny Mumun Frans Budi (Kedaula- tan Rakyat). Seksi Pendidikan: Ny Ida Iman Soetrisno (Pikiran Rakyat), Ny Tatik Wardyono (TVRI), Ny Triwiyono Gunawan (RRI), dan Ny Nurlaila Muidin (Yogya Post). Seksi Kesejahteraan: urusan sosial Ny Hadjid Hamzah (Ming- gu Pagi), urusan arisan Ny Yu- wono (Kedaulatan Rakyat), uru- inventaris Ny Uswatun Burhan (Yogya Post). Seksi Usa- ha: urusan simpan pinjam Ny Murdiati Suparno (Kedaulatan san Pengurus pleno IKWI Cabang Yogyakarta yang kemarin diperkenalkan kepada seluruh Rakyat), Nn Wiji Sukarti (Djoko anggota. (KR-Yuwono) RAYONISASI PSB DI DIY LAYAK DITERUSKAN Perlu Ada Kuota Bagi Siswa Luar DIY TAHUN ajaran 1993/1994 akan segera berakhir. Sekitar bu- lan Juni, Penerimaan Siswa Baru tuk SD/MI, SLTP, dan SLTA di (PSB) tahun ajaran 1994/1995 un- DIY akan segera dilaksanakan. Para orangtua khususnya yang mempunyai anak usia sekol ah tentunya bertanya-tanya sistem apa yang digunakan untuk PSB tahun ini. Tahun lalu PSB di DIY meng gunakan sistem rayonisasi. Ada dua model yang diterapkan pada sistem tersebut, yaitu model yang mendasarkan pada administrasi, dan model yang mendasarkan pa- da pemetaan kualitas sekolah. tuk masuk SLTP Negeri dan Model pertama dilaksanakan un- Swasta di 4 Kecamatan kota Ban- tul, Sleman, Kulonprogo, dan Gu- nungkidul. diterapkan untuk PSB SLTP dan Sedangkan model yang kedua SLTA Negeri di Kodya Yogyakar- Model pertama yang diharapkan ta. Ada perbedaan yang mendasar antara kedua model tersebut. menjadi embrio gugus pendidikan dasar, mengharuskan lulusan SD/MI yang ada di Kecamatan Kota mendaftarkan SLTP di wilayah tersebut. Sedangkan model kedua bisa mendaftar ke seluruh sekolah yang diinginkan Berdasarkan penelitian yang di wilayah Kodya Yogyakarta. dilakukan Drs Ahmad Abu Hamid MPd, Drs Sarbiran MEd Phd, dan Dr Soemarno MA, keti- ganya dari IKIP Yogya, baik pem- masyarakat menganggap model buat kebijakan, pelaksana, dan rayonisasi masih ada kelemahan- kelemahan yang harus dibenahi. Kelemahan Kelemahan pertama untuk model rayonisasi yang diterapkan di 4 Kecamatan kota, adalah masih adanya masyarakat yang tinggal di wilayah Kecamatan ko ta, tapi menyekolahkan anaknya di SD luar wilayah tersebut. Se- hingga mereka banyak yang menyekolahkan anaknya ke tapkan. Dengan kenyataan ini, SLTP di luar wilayah yang dite- sebaiknya PSB dengan sistem rayonisasi tidak hanya dilakukan di SLTP saja, tapi juga di SD/MI bisa terjaring di wilayah Keca- dan TK. Sehingga semua matan kota. swa Kelemahan model rayonisasi pemetaan kualitas sekolah yang pada mendasarkan yang dilakukan di Kodya Yogyakarta, adalah menumpuknya siswa yang mempunyai NEM tinggi di SLTP/SLTA Negeri yang diang- gap favorit. Sehingga pemerataan siswa sulit dijangkau. Sekolah yang dianggap favorit akan mutunya pas-pasan akan keku- kelebihan siswa, sedangkan yang rangan murid. Padahal untuk menyukseskan program wajib be- lajar 9 tahun, peran sekolah swasta sangat diperlukan. saat ini belum bisa dipecahkan, Permasalahan yang sampai banyaknya siswa dari luar DIY yang menyerbu ke DIY, khusus nya di Kodya Yogyakarta. Berdasarkan data tahun lalu ada sekitar 5,45% calon siswa yang berasal dari luar DIY. Menurut perhitungan KR, setiap tahun pelajar luar DIY yang menyerbu Yogya berasal dari 90-100 kota. Mereka kebanyakan menyerbu di sekolah-sekolah favorit, dengan mengandalkan NEM yang tinggi. Kuota Untuk menghindari serbuan dari luar DIY, sudah selayaknya Kanwil Depdikbud DIY melak- sanakan pembatasan atau kuota bagi calon siswa yang berasal dari luar DIY. Meski NEM mereka tinggi perlu dikenakan kebijakan. khusus. Sehingga nanti tidak ter- jadi intervensi siswa ke DIY. ar DIY yang ber NEM tinggi itu Apalagi jika seandainya siswa lu- kesulitan beradaptasi dengan tingkat pengajaran di DIY yang tergolong sudah tinggi. Sehingga 4 bulan setelah masuk, rank. ingnya turun drastis kalah de- ngan siswa asal DIY yang ber NEM rendah. Agar terjadi pemerataan, PSB baik untuk negeri maupun swasta perlu diterapkan sistem rayonisasi. Jadi sebaiknya rayon- isasi di Kodya Yogyakarta tidak hanya di SLTP dan SLTA negeri saja tapi juga sekolah swasta. Se- dangkan pemilihan rayonnya bisa didasarkan dengan kombinasi yang mendasarkan pada adminis- trasi dan kualitas sekolah. Untuk PSB di luar Kodya Yog- yakarta bisa dilakukan baik un- tuk masuk SD/MI, SLTP dan SL TA. Sedangkan sistem penyelesa ian berdasarkan daftar NEM. Karena diantara masyarakat baik itu yang kaya dan yang miskin mempunyai kesempatan yang sama. Mereka yang mempunyai NEM tinggi bisa masuk sekolah yang dipilihnya. ini mekanisme PSB sebaiknya di- kenyataan Dengan dasarkan pada peringkat NEM, daya tampung sekolah, dan kuota perembesan dari luar gugus. Kuo- ta ini sebaiknya berkisar antara 20 sampai 50 persen. Untuk men- gantisipasi hambatan-hambatan yang ada perlu dibentuk gugus atau model rayonisasi PSB yang berlandaskan pada peta wilayah Propinsi DIY. Model rayonisasi untuk PSB masih layak diterapkan di DIY., Namun yang perlu diperhatikan, adalah model ini tidak hanya un- tuk masuk ke sekolah negeri saja tetapi juga swasta. (Sihono)-f. Lodang); urusan pengadaan alat- alat Ny Tin Imam Hudoyo (RRI), Ny Mustifa (Suara Muham- madiyah). Seksi Olah Raga: Ny Drg Sri Budiarti Asril (Suara Merdeka), Ny Lalu Hidayat (Kedaulatan Rakyat), Ny Syahril Chili (Tem- po). Seksi Umum: Ny Sri Gati Yulius Pour (Kompas), Ny Ari Gi- yarto (Bernas), Ny Suwarsito (Mekar Sari) dan Wartono (TVRI). Telah ditunjuk pula wakil-wak- il komisariat. Untuk Kedaulatan Rakyat, Ny Enie Soemadi; Bernas Ny Arie Gijarto; Komplek Pakel Baru: Ny Nurlaila Muidin; Kom- plek Condong Catur Ny A Munief dan Djoko Lodang Nn Wiji Sukar- ti. Badan Pemeriksa Koperasi: Ny Dra Wiwik Kusfandi, Ny S Praha PH dan Ny Ida Iman Soetrisno. Seperti diketahui, pengurus harian IKWI Cabang Yogya yang terpilih dalam Muscab dan telah dilantik Ketua IKWI Pusat 23 April lalu terdiri Ketua: Ny Ida Idham Samawi (Kedaulatan Rakyat), Ketua I (membidangi or- ganisasi dan pendidikan) Ny Mar- tini Burhanuddin (Eksponen), Ke- tua II (membidangi kesejahter- aan, usaha dan umum) Dra Nurhayati Sudaryoto (TVRI). Sekretaris I Ny Yussye Sulaiman (Bernas), Sekretaris II Ny Diah Rakiman (Kedaulatan Rakyat), Bendahara I Ny Dwi Sabdono (Djoko Lodang) dan Bendahara II Ny A Munief (Yogya Post). Seba- gai Penasehat: Dra Ny Wiwik Kusfandi (Bernas), Ny Énie Soe- madi (Kedaulatan Rakyat) dan Ny Suryanto (TVRI). (Sh)-a Struktur penduduk Indonesia yang berubah menjadi semakin tua yang ditandai dengan se- makin besarnya proporsi pendu- duk usia lanjut dari tahun ke tahun, seharusnya mengubah pu- la latar belakang pemberlakuan batasan usia pensiun yang sela- ma ini berlaku. Batasan usia memasuki masa pensiun (bagi pe- gawai negeri sipil) yang sekarang berlaku adalah 55 tahun, dilatar kehidupan sosial belakangi ekonomi yang kurang cerah keti- ka peraturan tersebut disusun. Sebagai akibat kehidupan sosial ekonomi yang kurang cerah pada masa-masa pasca kemerdekaan telah menyebabkan usia harapan hidup penduduk pun menjadi ren- telah "Tetapi kini, sebagai pen- gakuan atas keberhasilan pem- bangunan yang meningkatkan kualitas penduduk dengan usia harapan hidup yang terus naik, batas usia pensiun itu dapat dipertimbangkan untuk di- naikkan pada usia 60 tahun," demikian bunyi kalimat yang diresumekan sebagai hasil semi- nar tentang manusia lanjut usia. Dukungan kearifan Dapat dimengerti mengapa usulan itu sampai dilontarkan dalam dua kali seminar oleh IPA- DI. Bahkan organisasi ini melihat pensiun pada usia 55 tahun de- ngan kualitas penduduk seperti sekarang tampak lebih banyak negatifnya dibanding segi posi- tifnya. Dari segi produktivitas kerja, usia 55 tahun masih diapat diandalkan. Bahkan untuk tena- ga kerja tingkat menengah ke atas dapat diharapkan lebih j duktif karena dukungan kearifan yang diperolehnya lewat pengala- man bekerja yang relatif lama. Sedang dari segi psikologi, pensi un pada usia yang masih produk- tif akan mengundang masalah yang bukan saja bersifat individ- Bersambung hal 11 kol 3 Pojok KR Tersangka ET menyembunyikan uang di bank kakaknya sebanyak Rp 300 miliar. -Ini cerita lain yang juga menarik dari kasus Bapindo. *** Menurut Presiden Soeharto, kekurangsabaran bisa mengakibatkan munculnya gejolak. -Dalam hal apa saja nampaknya juga begitu. *** Konon ada upaya-upaya mengacaukan jamaah haji In- donesia. -Semoga ini hanya dugaan, bukan tuduhan. Berabe Tidak perlu resah! TABIB AULIA hadir untuk mengobati anda. Insya Allah sanggup mengobati berbagai penyakit berat dan ringan, Kanker, Liver, tu- mor. Gondok, Mata, Polip, Amandel, Gatal-gatal, alergi, Panu, Kadas, Ek- sim, Jantung. Tulang, usus buntu, Ayan, Paru-paru. TBC, kencing manis batu/nanah, shipilis, telinga, tenggorokan, hidung, jerawat, pilek, keputi- han, reumatik, darah tinggi/rendah, otot kejang. Maag, batuk, sulit punya turunan, mengencangkan/memperbesar payudara. Asma, sesak nafas. nafas berbau, ginjal, sukar tidur, Ambeien, sakit pinggang, perut keras/busung, hernia, lemah syahwat, stres, impoten, mani encer, rambut rontok, ingin gemuk./langsing badan, Varises, badan mati separo, gang- guan syaraf. Dan macam-macam penyakit berat lainnya yang sulit disem- buhkan. Luar kota/luar Jawa ramuan dapat dikirim lewat pos disertai ongkos kirim. Melayani juga pasang susuk kecantikan, ketampanan, kewibawaan, kekuatan badan, penglarisan, pengasihan, keselamatan ba- han susuk dari TABIB AULIA terdiri dari bahan susuk Perak, Susuk Emas: Susuk Intan: Susuk Berlian: dan juga melayani konsultasi lewat pos diser- tai perangko balasan secukupnya. Atau lewat telpon 75153 DATANGLAH SEGERA KE ALAMAT KAMI: TABIB AULIA JL. TAMAN SISWA NO. 146 TELP (0274) 75153 YOGYAKARTA 55151 (2 Km sebelah Barat terminal Bis Umum/Bis Kota) Dan Terminal bis naik becak, naik taksi atau naik Bis Kota yang lewat JI Taman Siswa, turun di depan rumah TABIB AULIA (Praktek tiap hari mulai Pk 09.00 s/d 20.00 WIB) MINGGU/HARI BESAR TETAP BUKA SEPERTI BIASA Ijin Kejaksaan Negeri No: B-057/P.4.9.2/Dsb.1/10/1993 Dinas Kesehatan No.: 503/2981 Tiap hari kami tetap buka praktek meskipun tidak pasang iklan Mohon kabar baik ini sampaikan pada saudara atau teman-teman Anda Simpanlah iklan ini baik-baik siapa tahu sewaktu-waktu anda membutuhkannya MINGGU WAGE 15 M Penderita Kaum Wa DIABETES yang le penyakit gula atau ker gancam masyarakat.. membengkak. Tidak mapan saja yang t masyarakat biasa yan ga banyak yang terker Menurut catatan resmi, juml penderita diabetes saat ini a kurang lebih 3 juta orang. Ba penderita yang pengetahuann relatif kond Lain baik dan ekonominya mapan, kehadir diabetesnya memang bisa 'dike la' dengan baik. Dengan disip ketat dalam mengatur P makan dan minum disertai k trol rutin, diabetes bisa 'dikela wa halnya bagi masyarakat yang pengetahu nya pas-pasan dan kemampu ekonominya cekak, diabetes ya diidapnya bisa merepotkan. Penyakit diabetes melli walaupun tak seganas kank jantung, tetap term AIDS dan Pertamb Ternyata PROGRAM Keluarga Ben cana (KB) di Indonesia mem terbilang sukses. Berkat prog KB, Indonesia berhasil mene pendudukm pertambahan Tidak hanya para ahli kep dudukan saja yang mengaku berhasilan Indonesia dalam KB, tetapi juga lemb seperti WHO. Karena keberh lan tersebut, banyak negar Asia dan Afrika yang mencoba lajar dari Indonesia dalam gram per-KB-an. Namun demikian, secara g (internasional) bukan berarti gram menekan pertumbu penduduk berhasil. Di banyal gara terbelakang dan ne berkembang, program KB be memperlihatkan berhasil. Menurut laporan tanda-ta PBB, de ini jumlah penduduk dunia capai 5,7 miliar jiwa. Pada t 2.015 nanti diduga jumlah pe duk dunia mencapai angka miliar jiwa. Bila tak ada u serius dan menyeluruh d menekan laju pertambahan pertengahan pada duduk, depan nanti dunia bisa menjadi 12,5 mili jumlah pend Makana Sebabka ketegangan kepala a SAKIT kepala terbagi d tiga golongan. Sakit syaraf, migrain sakit kepala beruntun. dulu orang berange bahwa sakit kepala atau o Sejak her dan kepala yang kesele- tapi kini sekelompok ilm- percaya pada sebuah teori yaitu sakit kepala yang man juga adalah penyakit genetil Dokter Joe Swayer Direkt stitut Neurologi Sakit kepa Michigan menjelaskan, se tara neuro-sains dan berbaga obosan dalam i ilmu kimia bantu ilmuwan itu menam penyakit ini. Sekarang suda ngat jelas bahwa kemudaha kena migrain bersifat ge yang kebanyakan dituru oleh keluarga pihak ibu. T banyak yang para tahu ini. dokter apa Studi penyebab sakit k terbaru ini menunju bahwa sakit kepala berkaita ketidak seimbangan z ngan kimia dalam otak. Khusu yang melibatkan zerotimin kimia syaraf yang te ah zat dalam mengatur rasa sakit). Orang secara biologis derung terkena sakit kepal mudian mudah disulut ole bagai pengaruh dari luar s stress atau faktor makanar menyebabkan berkurangn DOKTER DA MINGGU 15 Mei 199 18.00, dr Soni Van Sasong Poncowinatan 5, dr Merry,- Mardihusodo, c Jl Tamansisw Jl Patuk 38, dr Bambang- Ngudi, Di JI Nagan Kidul 38A Panjaitan 25, dr P Bud Wiratama no 4 Tegalrejo. 4 DOKTER GIGI Patehan wetan 4, drg War TEK: pukul 16.00-18.00, dm APOTEK Kimia Farma apotek 47, apotek Ardi BUKA: Malio B P JI Satria, 21, Jl Paran 28, apotek Adisucipto Ard Farma J no no 267, apotek Kimia apotek Kimia Л Farma, Tugu Farma 20ungan, JI HOS Cokm Kulon, Jl PD JI Maliob jayan Gg XII/31, a apotek E J 57, apotek Kentungan, Km 6,6, apotek I Magelang RUMAH SAKIT bu Sekip, RS Bethesda, Jl Je Di Tiro 30, RS PKU Muham Bedah Patmasuri, Jl Lapa Wiratama no 4 Tegalrejo. Yk. (Tos)-y JALAI SIMPAN Oleh: SH. MINTARD SerAP DBUK MENOR 89