Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-05-15
Halaman: 04

Konten


Color Rendition 4cm MINGGU WAGE 15 MEI 1994 (4 BESAR 1926) Pengkotak-kotakan Cendekiawan Adakah Bahayanya? terkikis. atau PI- wadah cendekiawan gan). dalam beru- me- Menurut Drs bagai hal ini counter sebagai adalah mengenai Dalam akan WADAH cendekiawan Indonesia bertambah la- Kolumnis yang juga sosiolog itu wan dan kapan sebagai anggota gi. Setelah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia menilai, bila cendekiawan sudah organisasi sosial, kemasyara- (ICMI) dan Persatuan Intelegensia Kristen In- tidak netral atau mengeblok pada katan, dan politik," tandasnya. satu kelompok, maka tak ubah- Menurut Dr Budiono Santoso, donesia (PIKI), pada 20 Mei mendatang nya intelektual tersebut telah me- dilihat dari kecenderungan ang bertepatan dengan peringatan Harkitnas 1994, nyerupai musik pop. Adanya ha- gota organisasi seperti ICMI PIKI lahir Ikatan Cendekiawan Kebangsaan Indonesia nya untuk menyenangkan pende- dan ICKI yang akan lebih banyak ngarnya. Berbarengan dengan itu bicara dan membicarakan masa- (ICKI). Ada apa dengan cendekiawan kita?. sikap kritis dan kepeduliannya lah di luar keilmuannya, maka Tak ubahnya dengan kelahiran dekiawan perlu diorganisir se- kepada kebenaran objektif pun jangan diharapkan dari intelektu- ICMI, sambutan gegap-gempita gala. al tersebut lahir karya-karya yang juga menyongsong kelahiran IC Itu juga yang menjadi kekha- baik. Menurut Gus Dur, boleh-boleh KI. Tetapi segera saja muncul saja cendekiawan diorganisir. watiran Dr Supriyoko. Pjs Rektor Menurutnya sejauh ini out-put kekhawatiran bahwa ICKI bakal Tetapi jangan diarahkan untuk Universitas Sarjana Wiyata "Ta- dari keberadaan cendekiawan meraih atau mendongkel keku- man Siswa" Yogyakarta itu me- terseret arus sebagaimana ICMI. baik secara individual ataupun or- Belakangan sejumlah cendeki asaan. "Wawasan kebangsaan ti- ngemukakan, munculnya wadah ganisasi semacam ICMI atau organisasi cendekiawan KI masih sangat lemah. "Gejala awan menyayangkan ICMI yang dak diukur oleh ada tidaknya se- telah berubah wajah sebagai in buah lembaga. Tetapi seberapa seperti ICMI, PIKI, dan ICKI munculnya terest group (kelompok kepentin- jauh kesadaran setiap warga ne akan membahayakan dunia ter- telektual kita lebih senang pada ABA 'YO' Bangun Gedung 3 Lantai LPTK masih berkutat paitu pen- kependidikan," ujar Salim. dan muan yang Di tengah menguatnya gejala gara," ujar orang nomor satu di himpun wadah tersebut se- budaya kolektif daripada Pengiriman ini memang perlu pendidikan. Adapun tempatnya didikan. cendekiawan membentuk blok- NU itu. bagian adalah cendekiawan atau paya menghasilkan karya yang YOGYA (KR) - Peletakan batu Dilihat dari letak yang seki- Tinjauan yang dilakukan penanganan yang serius dari pe- bisa bergantian. blok yang bersifat sektarian de- Ia yang jauh-jauh hari tidak ilmuwan warga kampus. Selain diadakan simposium, ju- bermanfaat bagi pengembangan pertama pembangunan gedung tarnya masih banyak dukungan dosen LPTK masih bersifat mono- jabat rektorat di lingkungan kam- ngan berbasis primordial, mun- mau bergabung dengan ICMI "Tentunya mereka sulit mele- ilmu dan kepentingan kemanusi- tiga lantai untuk pengembangan lingkungan hijau, harap dijaga disipliner. Nampaknya hanya se- ga bisa dilakukan upaya penaja- pus para dosen mengajar. culnya ICKI memang semacam ngemukakan, sejarah nanti yang paskan perannya dari suatu or- man metodologi penelitian pen- aan secara luas," ujar Ketua Lab- gedung kuliah Akademi Bahasa kelestariannya pinta Walikota- bagian kecil saja, dosen yang Selain pejabat di ling- angin segar. Diharapkan, kata Dr akan membuktikan bahwa cen- ganisasi, sehingga ia dapat menja- oratorium Farmakologi Klinik Asing (ABA'YO'), Rabu (11/5), di madya Yogyakarta. mengupas permasalahan pendi- kungan Depdikbud, khususnya didikan. Upaya ini bisa dilaksana di semacam pemicu perpecahan di UGM itu. Nurcholis Madjid, wadah baru dekiawan akan dimanfaatkan se- yang terkait langsung dengan kan dengan bekerjasama dengan kampus Jl Suroharjo, Janturan Dengan demikian, dalam per- dikan dengan disiplin i ilmu lain. tersebut dapat menjadi perimban- cara arif atau tidak. Namun ia kampus yang seharusnya tidak Dijelaskannya, sampai saat ini telah dilakukan Pembantu Wa- kembangan kampus selanjutnya "Para dosen di lingkungan LPTK penelitian pendidikan juga perlu PT yang tidak membuka program gan. "ICKI bukan sebagai counter menegaskan bahwa seharusnya boleh terjadi," tandasnya. organisasi ilmuwan belum mene- likota (Tuta) Selatan Drs Kadarus tidak bertentangan dengan Ren- memang belum banyak yang memperhatikan masalah kemam kependidikan. Karena dengan be- terhadap ICMI. Tetapi lebih seba- cendekiawan yang digambarkan Bagi Supriyoko, kalau cendeki mukan bentuknya yang pas. Ma- man, Koordinator Kopertis V Ir cana Induk Kota ataupun RDT memasukkan disiplin ilmu lain puan meneliti dosen LPTK. Kalau kerjasama dengan PT non kepen- gai perimbangan," ujar Cak Nur. perlu dana untuk program belajar didikan maka akan memperoleh sebagai sosok arif-bijaksana tidak awan memang harus berkumpul lah yang ada sekarang cenderung Soetojo Tjokrodihardjo dan Direk- RK. Selain itu kehadiran kampus untuk memecahkan permasala- Menurutnya, pembentukan or- ditarik-tarik dalam kelompok dalam satu wadah, paling tepat menjadi kelompok penekan. Jika tur ABA YO' Drs Alb Suwardi. ditengah-tengah masyarakat di- han pendidikan," ujar Drs Agus bagi para dosen muda diper- masukan yang berkait dengan ganisasi cendekiawan yang baru yang berorientasi kekuasaan. adalah wadah atau organisasi ini berlanjut bisa merugikan du- Suwardi, bangun- harapkan mampu memberi kon- Salim MS (IKIP Semarang). penelitian. Karena metodologi banyak. Sehingga para dosen mu- itu bisa berdampak positif, yakni Bahaya bila cendekiawan su- Menurut Agus Salim, lemah- da yang suka meneliti mempun- penelitian di bidang lain mungkin yang dasarnya adalah persamaan nia ilmu sendiri. Atas dasar itulah an tersebut dibangun di atas tribusi baik pada lingkungan pi dapat berfungsi sebagai kontrol dah membuat blok-blok tersen- profesi ataupun bidang keilmuan. ia mengimbau para cerdik-pandai tanah 775 meter persegi, dengan sik, sosial ekonomi maupun as- nya para peneliti pendidikan me- ada perbedaan. Sehingga dari per yai kesempatan untuk mengem- perkembangan wadah cendeki diri, kata Mohammad Sobari bedaan ini bisa dipadukan yang Seperti para insinyur bergabung atau intelektual agar come-back biaya Rp 275 juta. Diharapkan se- pek-aspek yang lain, pinta R Wi- nguasai disiplin ilmu lain menye- bangkan wawasannya. awan yang sudah ada. Cak Nur cendekiawan muda yang kini dalam PII, dokter dalam IDI, dan dan mem-back-up organisasi pro- lesai 10 bulan dan bangunan un- dagdo. Selain kelemahan menguasai akhirnya bisa memberikan warna babkan hasil penelitian pendidik tidak melihat kelahiran ICKI se- menjadi peneliti pada LIPI itu, lain sebagainya. fesi yang ada, yang notabene dap- tuk ruang kuliah dan ruang labo- Sementara itu, Koordinator an tidak mampu dijadikan disiplin ilmu lain,' para peneliti dalam penelitian pendidikan. Kecenderungan cendekiawan at meningkatkan karya dan mutu ratorium bantuan Kopertis V. atas ICMI, dalam perannya yang (Ono).-h Kopertis V Ir Soetojo Tjokrodihar- duk unggulan yang mampu meru- masih lain sering Islam. akan menipis. Berbicara dalam atau intelektual berhimpun da- ilmu sehingga dapat disumbang- sambutan tertulis djo mengatakan setelah selesai bah kebudayaan. Atau setidaknya mengikuti dialog intelektual Ko- telektual Indonesia', memperi- dan ICKI menurutnya perlu disi- sia dan bangsa. Yogya, mengatakan, lantai tiga nantinya, harap diper- pendidikan. Alumni HMI Jakarta Raya ngati 4 tahun meninggalnya Dr mak secara hati-hati. "Cendeki- Sinyalemen Mohammad Sobari dengan pembangunan gedung ini gunakan secara efisien, minimal Dengan kenyataan ini maka (Kahmi Jaya) Senin pekan lalu, Soejatmoko di Yogyakarta belum awan yang masuk dalam wadah bahwa kekritisan dan kepedulian diharapkan dapat meningkatkan dipakai 40 jam setiap minggu. tidak heran jika Dewan Riset Na- meski tidak terang-terangan me- lama ini, ia mengemukakan cen- seperti itu harus bisa 'empan-pa- intelektual atau cendekiawan kemampuan menampung kegiat Ciptakanlah mahasiswa yang sional (DRN) hanya mengucur- nolak pendirian ICKI, tetapi ia dekiawan atau intelektual adalah pan' atau menempatkan diri se- an mahasiswa ataupun aktivitas- pinter tapi tidak untuk minteri. terkikis manakala ia sudah (Nan)-b. penelitian di bidang pendidikan. kan dana yang relatif kecil untuk mempertanyakan untuk apa cen- seharusnya "berumah di angin". cara pas, kapan ia sebagai ilmu- Bersambung hal 9: aktivitas yang lain. Peletakan batu pertama pembangunan gedung 3 lantai ABA YO (KR-Nan). "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 4 Hanya 5% Dana Dewan Riset Nasional yang Terserap Penelitian Pendidikan Indonesia nya. Karena TIDAK kurang dari 45 hasil Berdasarkan data, hanya sekitar mengulang penelitian yang per- penelitian unggulan di bidang 5 persen dana yang dikeluarkan nah dilakukan peneliti. Keny- ataan ini memang tidak bisa dis- pendidikan mulai 9 sampai 11 DRN dipergunakan untuk pene- Mei kemarin diseminarkan di litian di bidang pendidikan. Se- alahkan, karena si peneliti sendiri IKIP Yogya. Sekitar 125 peserta lain itu dana yang berasal dari hi- memang tidak mengerti bahwa yang terdiri dari para dosen di bah bersaing, juga hanya sekitar apa yang diteliti sudah diteliti. lingkungan Lembaga Pendidikan 7 persen yang bisa dimanfaatkan saat ini memang belum Tenaga Kependidikan (LPTK) se- untuk penelitian pendidikan. terbentuk lembaga atau sema- camnya yang mengurusi hasil Padahal jika para dosen LPTK hadir mempresentasi- kan penelitian yang dilakukan- bisa menguasai disiplin ilmu non penelitian pendidikan. Agar penelitian bidang pen- pendidikan, atau mampu mema- Dari segi jumlah dan aktuali- sukkan instrumen dari disiplin il- didikan bisa terus ditingkatkan tas, hasil penelitian unggulan di mu lain, maka hasil penelitiannya baik dari segi kualitas maupun kuantitas, maka evaluasi hasil akan lebih berbobot. Hasil pene- bidang pendidikan yang disimpo- siumkan cukup tinggi. Karena litian yang ditinjau dari berbagai penelitian secara rutin harus te- dari 45 penelitian, hampir semua disiplin ilmu akan mempunyai rus dilakukan. Seperti yang be- dilakukan tahun 1993. Bahkan keunggulan komparatif. "Untuk Yogya, sebaiknya juga dilaksana ada yang baru jadi. Namun dari mewujudkan hasil penelitian pen- lain yang menyeleng- didikan sisi materi obyek penelitiannya, mampu mempen- yang masih belum beranjak dari tahun- garuhi perubahan kebudayaan garakan program kependidikan. tahun sebelumnya. Para dosen perlu upaya pengiriman para do- Kalau memungkinkan dibuat pro- gram rutin setiap tahun diadakan simposium nasional penelitian tinjauan disiplin ilmu, lum lama ini berlangsung di IKIP kan di PT MINGGU WAGE 15 MENYAKSIKAN Menca Semba TERIK matahari yang me nan ngat saat berada di jalan a lenyap begitu saja begitu mm Hutan Wisata Plunyon, matan Cangkringan, kabug Sleman. Udara gerah, ber sejuk berkat rimbunnya d à di pohon-pohon besar. "Mau ke mana, Bu?" sap berapa perempuan ramah k kami, rombongan dari LPM (Lembaga Pengabdian Mas kat Institut Yogyakarta yang dipimpin I Larasati Suliantoro Sulaima Perta mong beberapa balita. Di a Agaknya, tu sebutan akrab Ketua LP 'sosok' Bu Sul- para la itu dimana para tan tersebut sudah tak bagi para perempuan yang menyabit rumput sembar mereka puluhan kambing sapi berebut rumput. Ada ya tambat pada pohon besar. A yang dibiarkan berkejara Mereka pun seakan menyuarakan, "Ooo... man begitu Bu Sul menjawab, mereka. Di tangan kami sekadar men samping menges pro- pendidikan yang hutan Kaum Cendekiawan dan Seniman tiga ekor kambing, dila Sum setelah menyelesai kerjaan rumah tangga. Ju telah memberesi kebunny ditanami sayur-mayur. MBOK Nem dan Sumia www Abdurahman Wahid, seusai sebuah seminar 'Qua Vadis In- lam wadah seperti ICMI, PIKI, kan demi kemajuan umat manu- dibacakan Drs Kadarusman Wa- pembangunan gedung yang ber- bisa mempengaruhi kebijakan Sarjana Menganggur Bukan Organisasi 'Ilmuwan' Berpolitik Praktis Memperlemah Tradisi Ilmiah di Indonesia Mereka yang 'Berumah di Angin' CENDEKIAWAN membentuk organisasi dengan orientasi poli- tik praktis - dalam suatu daerah dan bangsa yang belum merdeka merupakan suatu keharusan. Sebaliknya, jika cendekiawan bernaung dalam suatu wadah ju- ga dengan orientasi kekuasaan- dalam negara yang telah merdeka dan memasuki tahap industrial- isasi - boleh dikatakan suatu ke- munduran. Tepatkah jika sekarang di In- donesia, para cendekiawan beror- ganisasi dengan orientasi politik baik langsung maupun tidak langsung? Menurut Suryanto, adanya organisasi cendekiawan Wakil Sekretaris DPD PDI DIY, dengan orientasi politik praktis saat ini merupakan suatu lang- kah mudur. "Dalam keadaan su- dah aman, sistem pemerintahan berjalan dengan cukup baik dan syarat untuk mengarah untuk menegakkan hukum dan keadi- lan tertata dengan baik, cendeki- langsung melakukan gerakan awan tak perlu terlibat secara politik praktis yang kentara dan bersama-sama dengan partai poli- tik," ujar Suryanto, yang telah lama malang melintang di dunia politik ergi. praktis. Yang dibutuhkan dalam era il- dan birokrasi. Organisasi cen- HINGGA kini masih terjadi Penilaian tersebut didasarkan dekiawan, katakanlah ICMI, te- mu sebenarnya peningkatan kap- perdebatan panjang khusus nya di Indonesia mengenai pada adanya gejala maraknya or- lah ikut memarakkan peta keku- asitas cendekiawan sekaligus se- ganisasi cendekiawan, seperti IS- atan politik walaupun dalam bagai ilmuwan. itu akan hakekat, kedudukan dan peranan KI, ICMI, PIKI, dan ribut-ribut skala samar. lebih tepat manakala mensolid- cendekiawan di masyarakat. Di rencana kemunculan Ikatan Cen- satu sisi ada pihak yang mengha- Yang tak kalah pentingnya, kan organisasi profesi yang bergu- dekiawan Kebangsaan Indonesia adanya organisasi cendekiawan lat dalam aspek penelitian dan lalkan cendekiawan membumi, (ICKI) yang dicuatkan Alamsyah juga berpengaruh terhadap ke- pengembangan ilmu. Dengan il- yakni bersekutu dengan keku- asaan, bahkan kalau bisa, me- hidupan kampus. Karena seba- mu dan inovasinya maka apa Prawiranegara. Disadari cendekiawan bahkan gian besar cendekiawan berada di yang dihasilkan lebih abadi dan megang kekuasan. Untuk menuju ke arah sana, cendekiawan harus secara personal, punya kekuatan kampus maka secara tak lang- bermanfaat. berpolitik, khususnya berpolitik yang besar dalam pembentukan sung menempatkan kampus se- opini dan menggerakkan masya- bagai basis kekuatan politik. Aki- praktis, baik melalui organisasi rakat. Diasumsikan jika terga- batnya, perhatian terhadap pe- sosial politik (partai) yang ada maupun melalui organisasi cen- bung dalam sebuah organisasi ngembangan ilmu akan menjadi akan makin punya daya dan sin- berkurang. Dalam konteks ini di dekiawan yang dimasukinya. mana zaman telah memasuki pe- Sedangkan di sisi lain ada pi- riode ilmu maka kehadiran organ- hak yang jumlahnya lebih isasi cendekiawan bisa merugi- sedikit yang tidak menghenda- kan mahasiswa. Patut dikete- ki cendekiawan terlalu lekat de- ngahkan, perjuangan dalam pe- ngan kekuasaan. Cendekiawan ngembangan ilmu dan transfor- masi ilmu sebenarnya tak kalah pentingnya daripada sekadar or- ganisasi cendekiawan. Sebenarnya para cendekiawan bisa tetap berkiprah dengan po- lam kapasitas pribadi dan pakar. sisinya sebagai cendekiawan, da- Dengan tak membentuk organ- isasi, cendekiawan bisa berkiprah secara lebih luas, di mana saja dan kapan saja. Kita saksikan, saat ini justru sebaliknya telah terkadi pengko- tak-kotakan cendekiawan. Gejala ini bisa memperlemah posisi cen- dekiawan sendiri. Bahkan tugas mulianya khususnya dalam transformasi pengetahuan-bisa melorot akibat cendekiawan ba- nyak berkiprah di tempat lain. Pengaruhi Peta Politik awan secara tak langsung telah Kehadiran organisasi cendeki mempengaruhi peta kekuatan politik di Indonesia. Sejauh ini, kekuatan politik bisa dilihat pada adanya Golkar, PPP, PDI, ABRI BEDAH Para cendekiawan akan tetap punya kekuatan dan bisa ber- juang memperjuangkan ketidak adilan, tidak harus lewat organ- isasi. Dengan dilembagakan akan memperlemah eksistensi cendeki- awan. Para cendekiawan akan le- bih punya makna memperjuang kan memberantas kesenjangan il- mu di antara warga Indonesia. Harus disadari saat ini telah me- masuki era ilmu, bukan lagi za- man mitos atau ideologi. Semua nya telah ditempatkan secara pro- porsional dan rasional dimana il- mu berperan sangat penting. Jika anggap sebagai era mitos dan per- kondisi sekarang masih tetap di- gulatan ideologi yang kemudian itu terus diperjuangkan dan di- pertahankan, maka berarti me- (Usy/Lad)-h. langkah mundur. BUKU Menuju Kebebasan Itu tak Mudah NELSON Judul Buku : NELSON MANDELA, LANGKAH MENUJU KEBEBASAN (SURAT- SURAT DARI BAWAH TANAH). : Nelson Mandela MANDELA Penulis LANGKAH MENUJU KEBEBASAN Surat-surat dari Bawah Tanah Muchtar Labe KEMENANGAN Nelson Man- dela dalam Pemilu kontroversial di Afrika Selatan merupakan babak sejarah baru bagi benua hi- tam itu. Setelah sekitar 340 tahun di bawah kolonialisme dan diwar- nai politik apartheid, akhirnya Afrika Selatan memiliki Presiden baru kulit hitam, Nelson Man- dela, setelah mengalahkan pen- guasa sebelumnya, W De Klerk. Sosok Nelson Mandela me- darf kokoh, dengan segudang pen- mang merupakan angin segar galaman pahit getirnya selama 27 tahun dipenjara. Seakan keme- nangan ini merupakan satu ke- lahiran baru bagi benua Afrika dan bisa jadi menjadi inspirasi ba- gi kawasan tersebut. Keberhasilan Mandela, salah satunya diabadikan dalam buku berjudul 'Nelson Mandela, Lang- kah Menuju Kebebasan, yang mengambil judul asli Nelson Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi I Wakil Pemimpin Redaksi II Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana Redaktur 2cm Staf Redaksi Fotografer Sekretaris Redaksi Alamat Kantor Redaksi Penerbit Tebal : Yayasan Obor Indonesia, 1993 : 214 halaman haruslah berumah di angin, berdiri di garda depan masyara- kat dan mampu mengatasi berba- gai kepentingan kelompok yang ada di masyarakatnya. Mereka ibarat resi yang mengabdi pada nilai-nilai kebenaran dan keadi- lan. Kalaupun pengusaha menga jaknya untuk ikut memimpin kepentingan masyarakatnya, yang diperjuangkannya bukan la- gi kepentingan kelompok, tetapi kepentingan masyarakat umum secara keseluruhan. Perjuangan yang dilakukan saat berada di lingkungan ke- kuasaan adalah perjuangan demi menegakkan kebenaran, keadilan dan nilai-nilai luhur lainnya. Per- juangan demi kekuasaan itu sendiri, demi kedudukan, dan de- mi uang/materi, merupakan sesu- atu hal yang tabu. Oleh karena itu, cendekiawan yang 'bermain' di lingkungan kekuasaan, selalu siap mundur dan mengundurkan diri manakala kekuasaan sudah mulai mengingkari nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masya- rakat, termasuk nilai demokrasi. Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir adalah tipe cendekiawan yang demikian itu. Demikian juga Haji Agus Salim. Pada saat cendekiawan ikut bermain' di lingkungan keku- asaan, dan terjerumus lebih mem- perjuangkan kelompoknya baik kelompok cendekiawan itu sendiri maupun kelompok pri- mordial tertentu - maka secara Bersambung hal 9 AMP YKPN-AMA Yogya Jalin Kerjasama Hanya monopoli Indonesia TAHUN 1988 pemerintah Aus- tralia mengumumkan apa yang dinamakan pajak pendidikan tinggi, yang pada hakikatnya adalah uang kuliah sebesar 2.350 dolar setahun untuk semua pala- jaran yang diikutinya. Sebelum itu mahasiswa harus membayar 500 dolar berupa uang pendaftaran dan administrasi. Uang kuliah tadi dilunasi setelah selesai pendidikan, dan mendapat pekerjaan dengan gaji di atas 20.500 dolar setahun yang biasa nya diterima oleh sarjana yang baru lulus. Kalau para lulusan itu tidak mendapat pekerjaan atau bekerja dengan gaji kurang dari 26,500 dolar setahun, mereka tidak diwa- jibkan lagi membayar kepada pe- merintah sampai mereka meneri- ma yang melebihi batas minimum tersebut. minggu ini terbetik laporan bahwa lulusan universitas yang tidak mendapat lowongan kerja gara-gara resesi, menyebabkan tertunggaknya pembayaran 380 juta dola atas pajak pendidikan tinggi tersebut. Sebuah laporan Departemen Pendidikan dan Tenaga Kerja mengungkapkan, hampir 17 per- sen dari lulusan perguruan tinggi tampaknya tidak akan cukup mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang memunkginan mereka untuk melunasi hutang pen- didikan kepada pemerintah. menurut laporan itu, banyak lulusan dari berbagai jurusan ti- dak akan dapat pekerjaan yang memungkinkan mereka mencicil biaya pendidikannya kepada pe- merintah. Para lulusan yang ber- hutang kepada pemerintah, diha- rapkan mencicil biaya pendidik- annya bila mereka menerima gaji rata-rata 26.500 dolar setahun. Misalnya lulusan yang bergaji 30.000 dolar setahun, akan dipu- ngut 4 persen setahun. Sedang- kan bagi yang bergaji di atas 42.000 dolar setahun akan dipu- ngut 5 persen setahun. Mahasiswa yang membayar, mencicil uang kuliahnya lebih du- lu, akan mendapat potongan 25 persen. Tetapi biasanya kelompok ini tergolong minoritas. Jembatani Dunia Pendidikan dan Praktis dang gelar sarjana akan lebih mu- diperkirakan bahwa angka peng. kampus Akademi Manajemen Pe- YOGYA (KR) - Bertempat di rusahaan (AMP) YKPN, Jln Lan- gensari Kompleks Balapan Yog- yakarta, telah dilakukan acara penandatanganan naskah ker- jasama antara AMP YKPN de- ngan Asosiasi Manajer Indonesia (AMA) Cabang Yogyakarta. Penandatanganan naskah ker- jasama antara kedua lembaga tersebut dilaksanakan oleh Direk- tur AMP YKPN, Drs Bambang Susilo D MM, dan Ketua AMA Yo- gyakarta, Purdi E Chandra. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua yang berlangsung Rabu (11/5) YKPN Drs Herry Susanto, para dosen MAP YKPN dan para pen- gurus AMA Yogyakarta. Drs Bambang Susilo D na untuk magang ada sejumlah para manajer di kelas, mahasiswa keterbatasannya, maka AMP memperoleh gambaran yang lebih YKPN mengambil suatu langkah, jelas mengenai permasalahan manajer-manajer anggota AMA manajemen di lapangan. yang ada di Yogya, di daerah lain maupun di pusat, diundang untuk memberikan pengalaman-penga- laman praktisnya di kampus ka- mi," jelasnya. Dengan mengundang para ma- najer untuk memberikan kuliah umum di AMP YKPN, perguruan tinggi tersebut mencoba menjem- batani dunia teori dan praktek. Bahkan di masa mendatang, para manajer dari dunia usaha akan diminta untuk memberikan ma- teri kuliah di kelas, mendampingi dosen yang memberikan mata ku- liah tertentu. Dengan hadirnya kini antara Ketua AMA Cabang Yogyakar- ta, Purdi E Chandra juga menya- dari bahwa hingga dunia pendidikan dan dunia bis- nis usaha masih ada kesenjangan. Dengan kerjasama tersebut, di- harapkan kesenjangan itu bisa terjembatani. Bahkan Purdi E Chandra mengemukakan bahwa sistem magang itu sendiri belum mampu menjawab permasalahan yang ada. Idealnya, mahasiswa manajemen dititipkan pada man- ajer agar lebih mengenal tugas-tu- gas manajerial dan belajar me- mecahkan permasalahan manaje- men praktis. (Irc)-b. Mandela, No Easy to Freedom' teguh dan kesediaan berkorban Juli 1918 di Qunu, berasal dari merupakan langkah awal untuk ANAJEMEN PERUSAHAAN Y Buku ini memuat surat-surat dari bawah tanahnya, yang ikut me- warnai dan menjiwai perjuangan- nya yang kini telah dipetiknya de- ngan gagah dan berani. Satu hal menarik dari ucapan Nelson Mandela dalam buku ini, "Selama hidup saya, saya telah mengabdikan seluruh hidup un- tuk perjuangan rakyat Afrika. Saya telah berjuang melawan do- minasi kulit putih dan juga domi- nasi kulit hitam. Saya mengi nginkan demokrasi yang ideal dan masyarakat yang bebas, di mana semua orang dapat hidup bersama secara harmonis dan de- ngan perlakuan yang sama. Itu- lah cita-cita yang saya harap dap- at berlangsung terus. Tetapi bila diperlukan, untuk mencapai cita cita itu, saya pun bersedia untuk mati. ngantarnya pada buku ini melu- Mochtar Lubis dalam kata pe- kiskan selama dalam tahanan Nelson Mandela membuktikan keteguhan semangat dan jiwanya dalam perjuangannya merebut rakyat kulit hitam di Afrika Sela- kembali hak-hak kemanusiaan tan. Sedikitpun ia tidak tergoy- ahkan oleh penderitaan selama dalam tahanan yang lama itu. Nelson Mandela telah mem- buktikan bahwa keyakinan yang sampai ke tingkat mana pun juga, telah berhasil memberi kekuatan perjuangan pada sebagian terbe- sar rakyat kulit hitam. Membaca buku ini, kita diajak untuk ikut merasakan penderi- taan rakyat Kulit hitam seba- gaimana digambarkan Nelson Mandela, baik ketika hidup di bawah apartheid, maupun dalam pertarungan menentang politik perbedaan warna kulit itu. Per- lawanan dari bawah tanah me- warnai perjuangan Nelson Man- dela dan para pengikutnya. Nelson Mandela sekaligus menggambarkan kepada kita bahwa untuk mencapai kebebas an itu ternyata tidak mudah. Dalam salah satu babnya, Nel- son Mandela bahkan mengutip makalah Nehru, yang berbunyi, "Tidak ada perjalanan yang mu- dah menuju kemerdekaan di ma- na pun dan banyak di antara kita harus melalui lembah bayangan kematian berkali-kali, sebelum pada akhirnya kita mencapai puncak gunung yang kita damba kan". (hal 19-20). rakyat, bahasa pemimpin rakyat Buku ini ditulis dengan bahasa yang komunikatif, sekaligus menggelorakan semangat per- juangan dan kebebasan. Seorang rekan perjuangannya, Oliver Tambo yang pernah bersama Nel- Kedaulatan Rakyat H Soemadi M Wonohito SH. Suwariyun. Drs M Idham Samawi Bambang Daulat. Drs M Idham Samawi. Drs Octo Lampito, Krisnam Drs Suhadi Sukarno SU, Wismoko Poernomo, Theo Sutiyono, Drs Al Sugeng Wiyono, Djuweni, Lalu Hidayat, Soeparno S Adhy, Joko Budhiarto, Arifin Husein. Drs Y Sarworo Soeprapto, Rakiman S Bambang Soenarno, Dra Esti Susilarti Maksum Parjiyo. Mulyadi Adhisupo, Ronny S Viko, Dra Fadmi Sustiwa, Mussahada. Ircham, Moeljono, Yuwono, A Poedjono, Frans Budisukarnanto Aref Budiarto Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogyakarta 55232 Facs (0274)-63125 Telp (0274)-65685 dan 63125. SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) Perwakilan dan Biro: Jakarta Magelang Surakarta Semarang Purwokerto Koordinator Perwakilan No. 127/SK/MENPEN/SIUPP/A. 7/1986 tanggal 4 Desember 1990. Anggota SPS. Penerbit Terbit Perdana Perintis Pembina Direktur Utama Direktur Pemasaran Manajer Sirkulasi Manajer Iklan son Mandela membuka praktek pengacara pun memberikan ke- saksian mengenai perjuangan Nelson Mandela yang tak pernah berhenti. Bahkan, di kantor prak- tek mereka, tertulis di lempengan kuningan Mandela dan Tambo. Nelson Mandela, kelahiran 18 keluarga ningrat di Transkei dan sejak kecil dididik untuk menjadi orang terhormat, mempunyai sta- tus dan kehidupan yang baik. Secara resmi, Mandela melam- bangkan kewibawaan, mampu memukau banyak orang. Ia di- lahirkan sebagai pemimpin mas- sa. Kepopuleran Mandela meng- undang pemerintah untuk mela- rangnya berbicara, menghadiri pertemuan-pertemuan, dilarang meninggalkan kora Johannes- burg, dan dilarang memasuki su- atu organisasi. Pada bulan Mei 1961, terjadi pemogokan umum yang diseru- kan atas nama Nelson Mandela. Mandela kemudian meninggal- kan rumahnya, kantor, anak istri nya, dan hidup sebagai buronan politik. Ia bahkan dalam persem- bunyiannya bertemu dengan te- man-teman politiknya yang pa- ling dekat saja, bepergian ke selu- ruh negeri dengan mengamar. Tahun 1962 Mandela masuk pen- jara dan dijatuhi hukuman seu- tase dan persekongkolan untuk mur hidup dengan tuduhan sabo- ngan kekerasan. Ia dipenjara di menggulingkan pemerintah de- Pulau Robben dan tanggal 11 Fe- bruasi 1990, setelah lebih dari 27 tahun hidup dalam penjara, Man (Ronnie S Viko)-b. dela dibebaskan. PT-BP Kedaulatan Rakyat Yogyakarta. : Tanggal 27 September 1945 H Samawi 1917-1984) M Wonohito (1912-1984) H Probosoetedjo. H Soemadi M Wonohito SH. telp (0274)-65683. Drs M Idham Samawi, telp (0274)-65682. Drs Guno Indarjo. telp (0274)-62911 Dewi Marni Astriyanti BSc. telp (0274)-63541 dan 65683 siang). Rp 10.000,00 Rp 3.000,00 Rp 2.500,00 Rp 2.000,00 Langganan per bulan termasuk Kedaulatan RakyatMinggu. Iklan 1 mm/kolom. Iklan Keluarga 1 mm/kolom.. Iklan Cilik I baris/kolom (minimum 3 baris/kolom) Tambahan biaya 200% dari Tarif yang berlaku Iklan Halaman I (Ukuran Maks. 2 klm x 150 mm). Iklan Halaman XII: Tambahan biaya 100% dan Tarif yang berlaku. -Full Colour (4 warna/3 warna) 1 mm/kolom. Rp 6.000,00 Iklan Warna Rp 4.500,00 - Dua Spot (2 warna) 1 mm/kolom..... Rp 3.500,00 Satu Spot (1 warna) 1 mm/kolom............ Iklan ditambah PPN 10% Bank Bank BNI 1946- Rek. Giro: 428931-001. Bank Bukopin-Rek. No. 004.016845 Dinas Giro dan Cekpos Noj.15.78. Jalan Utan Kayu No. 85, telp (021) 8563515, 8563602 Jakarta Timur 13120 Kepala Perwakilan HRH Soetoto SH, Kepala Biro Chaidir Jalan Achmad Yani No.9, telp (0293) 3552 dan 2502. Kepala Perwakilan Didiek Santoso, Kepala Biro Yon Hariyono Hadi. Jalan Bhayangkara No.2, telp 10271) 48015, Kepala Perwakilan Drs Asri Salman, Kepala Biro Theo Sutiyono. Jalan Lampersani No. 55. telp (024 315769, Kepala Perwakilan Djoko Suprapto, Kepala Biro FN Arifin Husein, MBA Jalan Achmad Yani No. 14. telp (0281) 61847. Kepala Perwakilan Drs Zulkardi. Kepala Biro Sugeng Pamudji. A Silmi SH Dicetak di Percetakan Kedaulatan Rakyat Jalan Raya Yogya-Solo km 11 Sleman Yogyakarta 55578, telp (0274)-96549 dan (0274)-96449. Isi diluar tanggungjawab percetakan DENGAN menjelaskan, kerjasama lembaga MM TANGANAN KERJA SAM yang dipimpinnya dengan AMA merealisasi program yang telah dirintis sejak awal, yakni menja- lin kerjasama dengan para mana- jer dan kalangan dunia usaha. Se- lain itu, Direktur AMP YKPN ju- ga menandaskan bahwa kerjasa- ma ini merupakan bagian dari upaya mengkaitkan dan mempa- dukan lembaga pendidikan de- ngan dunia bisnis atau dunia praktis. bayaran. Laporan Departemen Pendi- dikan dan Tenaga Kerja itu di- dasarkan atas angka penganggur- an resmi tahun 1993. Waktu itu angguran diantara para lulusan berusia 25 tahun yang sudah ber pengalaman dan berpenghasilan 27.000 dolar setahun adalah 8,7. Terus Naik Untuk para lulusan yang beru- Selama ini ada persepsi, teruta- ma di kalangan mahasiswa, bah- wa mereka yang telah menyan- dah mendapat pekerjaan. Ternya- ta pandangan itu meleset. Banyak laporan tentang demikian banyak lulusan y san yang belum bisa dipungut Sehubungan dengan situasi tersebut muncul pula berita yang sia 35 tahun yang sudah berpen- menyatakan bahwa banyak sar- galaman dan bergaji 50 persen jana hukum yang belum mendap- lebih tinggi, angka pengangguran at pekerjaan atau bekerja di luar nya 10 persen. Ini menunjukkan bidang karirnya. Sementara dari makin lanjut usia para lulusan Melbourne diberitakan ada beber- universitas, makin besar gajinya, apa arsitek terpaksa menjadi so- tetapi makin tinggi pula angka pir taksi. Luar Negeri Menurut angka statistik, cukup banyak sarjana Australia yang ki- ni bekerja di luar negeri, seperti di Inggris, Asia, Eropa dan Amerika Utara. penganggurannya. Menurut perkiraan lembaga beasiswa Australia, biaya pendi- dikan naik 400 persen sejak tahun 1985, dan tampaknya bakal terus naik menjelang tahun 2000. (Haryanto RA). Saatnya Dibuka, Program Studi Lingkungan di Perguruan Tinggi E INDONESIA CABANG Y YA gara kita, isu ini diperkirakan se- tahun lingkungan hidup dengan YO AKART 1 MF "Idealnya mahasiswa. dibawa ke perusahaan untuk magang. Tetapi dalam praktek, banyak kendalanya. Kecuali jumlah ma- hasiswa sangat banyak, perusa- haan-perusahaan juga menemui Direktur AMP YKPN dan Ketua AMA Yogya saling tukar naskah ker- kendala intern, seperti keterba- tasan waktu dan dana. Oleh kare- jasama. (KR-Irc). ISU lingkungan tak pelak lagi kini menjadi isu global yang san- gat strategis selain demokrasi dan hak azasi manusia (HAM). Di ne- makin mencuat seiring dengan derasnya laju pembangunan. Proses industrialisasi yang kian intens dan dalam PJPT II ini tampaknya sulit terhindar dari salah satu dampak negatifnya : pencemaran lingkungan. Ini tam- paknya sudah disadari oleh pe- rencana dan pelaksana pemba- ngunan. Konsep pembangunan berwawasan lingkungan yang ki- ni kerap didengang-dengungkan lagi bisa dilihat sebagai indikasi nya. KKN Digugat, Dianggap Rugikan Mahasiswa Konsep Pengabdian Masih Belum Jelas? PROGRAM Kuliah Kerja Nya ta (KKN), meskipun telah menja- di "mata kuliah" wajib di berbagai perguruan tinggi, ternyata masih terus digugat. Antara lain dinilai lebih banyak merugikan diban- ding keuntungannya. Adanya pro-kontra penyelenggaraannya, dari Tridharma Perguruan Tinggi konon karena salah satu dharma yakni dharma "Pengabdian Pada Masyarakat rumusan aplikasi nya belum jelas. Adalah sejumlah mahasiswa, di antaranya dari UGM yang akhir-akhir ini justru menggugat kemanfaatkan program KKN. Menurut mereka, program terjun ke masyarakat (pedesaan) selama dua bulan penuh ditambah beber- dan pelaporan justru merugikan apa minggu masa pembekalan mahasiswa karena praktis sela- ma satu semester penuh maha- siswa hanya menempuh 3 SKS, dan boleh dikatakan tak ada yang bisa "nyambi" menempuh sisa- sisa mata kuliah lainnya, atau se- kedar perbaikan Indeks Prestasi (IP) misalnya. Padahal, bagi ma- pun Pemda, manfaatnya masih hasiswa, masyarakat desa, mau- dipertanyakan, kalau tidak justru UGM sendiri, konon, sejak ta- dianggap merugikan. hun 1979 telah menerapkan pro- gram KKN. Salah seorang man- tan rektornya, Prof Dr Koesnadi Hardjosoemantri SH adalah seo- rang "bidan kelahiran program ini di awal tahun 1970-an semasa menjabat sebagai Direktur Pergu- ruan Tinggi. Filosofi dasarnya, mimpin bangsa itu bisa memaha- antara lain membuat calon pe- mi persoalan-persoalan yang di- hadapi sebagian besar bangsanya di pedesaan, sekaligus mencin- tainya sehingga kelak akan selalu berjuang bagi desa. Bagi pede- saan sendiri, kedatangan maha- siswa KKN diharapkan akan memperoleh manfaat besar baik sebagai motivator, inovator mau- pun pelaksana pembangunan se- faat lain yang bisa dipetik, sehing cara langsung. Belum lagi man- ga hal ini akan lebih memperlan- car proses pembangunan yang bagi bangsa, sekaligus membantu tentunya akan sangat bermanfaat program-program yang dilak- sanakan pemerintah. Memang di antara harapan se- macam itu, ada beberapa hal yang kadangkala justru berakibat se- baliknya. Misalnya saja ada Pem- hasiswa merepotkan, mahasiswa da yang justru menilai KKN ma- hanya hura-hura di desa dan se- bagainya. Belum lagi, gugatan yang mengganggap merugikan waktu mahasiswa sehingga ke- lancaran studinya terhambat ta- di. Melihat permasalahan yang te- rasa cukup runcing semacam itu, Pjs Rektor Univ Sarjana Wiyata Tamansiswa Dr Supriyoko MPd pelaksanaan KKN itu sah-sah sa- menilai adanya gugatan terhadap ja. Bahkan, kalau memang argu- mentasinya kuat, tak menutup kemungkinan program KKN di hapuskan, atau dicarikan alter- natif lain yang sekiranya lebih baik. Untuk itu, sebagaimana fal- safah SBII (Sifat Bentuk Isi Ira- ma) yang selama ini diterapkan di tap, meskipun bentuknya bisa Tamansiswa, sifatnya harus te- berubah, isinya tetap meskipun iramanya bisa berganti. Dengan kata lain, kolumnis masalah pendidikan itu melihat tak harus mempertahankan KKN dalam artian bentuknya. Bisa sa- ja namanya berubah, asal sifat- nya tetap, filosofi yang melan- dasinya dipertahankan meskipun aplikasinya berbeda. Toh, kata- nya, program KKN itu dicetuskan puluhan tahun lalu yang barang kali kini perlu ada evaluasi se- hingga mungkin saja ada bebera- pa perubahan yang dituntut oleh perkembangan yang ada. Dari na- manya saja, Kuliah Kerja Nyata, mengandung konotasi seolah ku- liah yang lain bukan sesuatu yang nyata. Lepas dari pro kontra maupun solusi lain yang ditawarkan, me- ini sebenarnya persoalan KKN nurut Dr Supriyoko, hingga saat hanya cuatan dari permasalahan dasar yang belum tuntas, yakni rumusan dasar dan penerapan dari dharma pengabdian pada masyarakat. Kalau dharma yang lain dari tiga dharma perguruan tinggi yaitu pengajaran dan pe- nelitian rumusannya telah jelas, kriterianya mulai nampak jelas, maka dharma pengabdian pada masyarakat ini masih kabur. Apakah ujud dari pengabian pada masyarakat itu hanya beru- pa KKN, atau yang lain kiranya perlu dipertegas. Sebab, kegiatan mahasiswa yang lain, baik secara pribadi maupun kelembagaan, katakanlah misalnya pentas seni, kegiatan olahraga sehingga bisa mengangkat nama bangsa, bukan pula pengabdian pada masyara- masyarakatkan hasil penelitian- kat? Begitu pula dosen yang me- nya hingga bermanfaat pada ma- syarakat, katakan saja misalnya temuan sumur resapan, arang biomasa, maupun teknologi tepat guna hingga yang canggih lain- nya, apakah bukan aspek pengab- dian pada masyarakat? perti itu, jelas bahwa pro-kontra Menyimak persoalan yang se- dari pelaksanaan KKN mahasis- wa hanya salah satu sektor yang meletup dari akar permasalahan sebenarnya, yakni unsur dasar dari perjuangan perguruan tinggi itu sendiri, yakni dharma pengab dian masyarakat. Artinya, untuk membedah urgensitas dari KKN selayaknya jika diskusi yang mendalam justru dimulai dari bagaimana sebenarnya penerap an yang jelas dari dharma peng- abdian pada masyarakat. Kalau itu sudah ketemu, maka aplikasi seperti KKN maupun bhakti so- sial, dan kegiatan yang lainnya akan lebih jelas disimak dan dira- ba. Artinya dunia perguruan ting- gi kita sebenarnya masih belum menemukan bentuknya yang le- bih mapan. Masih diperlukan ba- nyak perbincangan dari para pemikir dunia pendidikan. Rektor IKIP Prof Dr Djohar MS misalnya, mengakui bahwa KKN masih relevan dijadikan sebagai wahana pengabdian masyarakat selama belum ada alternatif yang lebih baik. Dia melihat, KKN ma- sih cukup efektif dan memberi ni- lai positip baik pada mahasiswa maupun masyarakat desa. Jika dulu masyarakat perlu dibang kitkan motivasinya, kini yang perlu adalah emansipasinya da- lam pembangunan. Dalam hal it- ulah peran mahasiswa KKN di- harapkan. (B Legowo/ Sumanto)-h. Berbagai upaya telah dilaku- kan pemerintah untuk menanga- ni soal lingkungan. Tahun lalu misalnya, dicanangkan sebagai ditandai menanam sejuta pohon (gerakan sejuta pohon). Gerakan simbolik ini diikuti pula dengan tindakan represif berupa pengat- uran sanksi terhadap pengusaha yang terbukti mencemari ling- kungan. Toh begitu pencemaran tak kunjung juga berhenti. Bah- kan, ada tanda-tanda meningkat, baik kuantitatip-maupun kuali- tatif. Maka suara-suara yang me- nuntut penegakan hukum ling- kungan secara konsisten kian nyaring terdengar. Selain itu dunia pendidikan ju- ga diminta partisipasinya secara lebih intens lagi dalam menan- gani persoalan lingkungan ini. Ini - tampak dengan munculnya ide atau usulan agar masalah ling- kungan itu dimasukkan dalam kurikulum nasional, mulai SD hingga Perguruan tinggi. Ari Suseta SH, staf pengurus Wahana Lingkungan Hidup In- donesia (Walhi), menyatakan se- tuju masalah lingkungan dima- sukkan dalam kurikulum nasion- al, sebab hal itu dinilainya dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan kalangan pelajar/mahasiswa. Menurut Ari, kesadaran ling- kungan yakni kesadaran untuk memelihara dan melestarikan lingkungan, perlu ditanamkan se- jak dini. Dalam kaitan ini dia me- nilai tepat kalau sejak dibangku SD siswa dikenalkan kepada soal- soal lingkungan. Sementara, Zairin Harahap SH, dosen hukum lingkungan Fak Hukum UII, menilai kurang tepat kalau materi lingkungan itu ditetapkan sebagai mata pelajar an tersendiri/terpisah. Hal itu akan membebani para siswa. "Le- bih tepat kalau soal lingkungan itu diintegrasikan dengan pela- jaran lainnya," kata Zairin. Mengenai materi kuliah ling- kungan di PT, menurutnya se- jauh ini belum memadai. Porsi nya sangat terbatas. Lagi pula, PT yang mengkhususkan dala soal lingkungan masih bisa dihi- tung dengan jari. Sedangkan Fak Hukum yang membuka jurusan atau program lingkungan juga masih sedikit. Untuk melahirkan ilmuwan atau praktisi lingkungan yang mumpuni dan profesional disaran kan agar di PT dibuka program studi lingkungan. Program ini bisa dipilah pilah, misalnya pro- gram hukum lingkungan, tekno- logi dan sebagainya. - (Th).-b pohonan tropis binaan' LE tan. Lalu Mbok Nem (60), P puan paling tua yang sia 'merumput' menyatakar rumput tetap bagus. "Kar usah ke tebing untuk cari sapi dan kambing" ujarnya. bahasa Jawa. Bahkan, banyak perem lain desa nimbrung m rumput di kawasan itu. Sekitar lima perempua lebih muda, mengiyakan Nem. "Di sini teduh. Sekalia mong anak tidak bahaya, datar" lanjut Sumiati, il balita. Menyabit rumput Bila Istri Suami Bi JAMAN sekarang ini wanita semakin besar seja ngan era globalisasi, inf emansipasi dan persamaa jat wanita dengan pria. Ta lagi bagi kita bila melih mendengar seorang wani haan jadi pimpinan kantor atau si pemerintah maupun swasta. Jumlah mereka akan bertambah pada dekade : nanti. Seperti yang di 'Empu' John Naisbit & Aburdeen dalam 'primb tinya Megatrend 2000 ka ade itu dekadenya kaum Jaman keemasannya m yang selama ini dianggap Tetapi barangkali per kirkan adanya ekses ter tifnya wanita, terutama - dah bersuami. Banyak pe menyebutkan bila istri ter tif bisa menyebabkan sua jadi impoten atau 'pria salah. Terutama bagi sua memiliki sifat pendiar 'kalah dominan' denga bukan Tulisan ini rang wanita lalu aktifnya berar untuk aktif te bagai pengingat akan ek wanita, at wanita agar hati-hati. Dalam sebuah seminar Undip belu impotensi di ini terungkap bila penye potensi bersifat psikoger sementara sisany penyebabnya organik diketahui genik). Penyebab latroger antaranya karena terlal nannya istri serta efek naan sejumlah ohat tert- perti obat anti ansietas, t izer, anti depresan, anti ergik, anthipertensi dan seperti golongan cimetic PES Brokat pak Mbak Chaliet yang b Akhir bulan sebelum ini, say ni melakukan akad nikab na ini merupakan ama meningga Saya ingin akad tanpa resepsi. Masa saya bingung memilih yang layak saya kenal ya ingin kenakan keba ern yang anggun untu itu. Apakah itu layak? Nah, saya inginka dari Anda.