Tipe: Koran
Tanggal: 1994-05-15
Halaman: 05
Konten
T" HALAMAN 4 Nasional idikan g penelitian yang per- ukan peneliti. Keny. memang tidak bisa dis- arena si peneliti sendiri idak mengerti bahwa diteliti sudah diteliti. at ini memang belum lembaga atau sema- yang mengurusi hasil pendidikan. enelitian bidang pen- antian. isa terus ditingkatkan segi kualitas maupun maka evaluasi hasil secara rutin harus te- kan. Seperti yang be ini berlangsung di IKIP baiknya juga dilaksana lain yang menyeleng program kependidikan. mungkinkan dibuat pro setiap tahun diadakan n nasional penelitian n. Adapun tempatnya liadakan simposium, ju- lakukan upaya penaja- odologi penelitian pen- paya ini bisa dilaksana an bekerjasama dengan dak membuka program kan. Karena dengan be dengan PT non kepen- aka akan memperoleh yang berkait dengan Karena metodologi di bidang lain mungkin daan. Sehingga dari per i bisa dipadukan yang bisa memberikan warna elitian pendidikan. (Ono).-h ur Bukan donesia laporan Departemen an dan Tenaga Kerja kapkan, hampir 17 per lusan perguruan tinggi a tidak akan cukup kan pekerjaan dengan memunkginan mereka elunasi hutang pen- pada pemerintah. at laporan itu, banyak ari berbagai jurusan ti- dapat pekerjaan yang inkan mereka mencicil didikannya kepada pe- Para lulusan yang ber- pada pemerintah, diha- encicil biaya pendidik- mereka menerima gaji 26.500 dolar setahun. lulusan yang bergaji ar setahun, akan dipu- rsen setahun. Sedang- yang bergaji di atas lar setahun akan dipu- sen setahun. swa yang membayar, ang kuliahnya lebih du- mendapat potongan 25 tapi biasanya kelompok ng minoritas. n Departemen Pendi- Tenaga Kerja itu di- atas angka penganggur- tahun 1993. Waktu itu kan bahwa angka peng- diantara para lulusan tahun yang sudah ber an dan berpenghasilan ar setahun adalah 8,7. Terus Naik bara lulusan yang beru- un yang sudah berpen- dan bergaji 50 persen , angka pengangguran sen. Ini menunjukkan jut usia para lulusan s, makin besar gajinya, kin tinggi pula angka rannya. t perkiraan lembaga Australia, biaya pendi- 400 persen sejak tahun tampaknya bakal terus elang tahun 2000. (Haryanto RA). ram Studi uan Tinggi upaya telah dilaku- rintah untuk menanga- gkungan. Tahun lalu dicanangkan sebagai kungan hidup dengan nenanam sejuta pohon ejuta pohon). Gerakan ni diikuti pula dengan represif berupa pengat- si terhadap pengusaha ukti mencemari ling- oh begitu pencemaran ng juga berhenti. Bah- anda-tanda meningkat, titatip maupun kuali- a suara-suara yang me negakan hukum ling- ecara konsisten kian rdengar. u dunia pendidikan ju- partisipasinya secara ns lagi dalam menan alan lingkungan ini. Ini- engan munculnya ide an agar masalah ling u dimasukkan dalam- nasional, mulai SD guruan tinggi. eta SH, staf pengurus Lingkungan Hidup In- Valhi), menyatakan se lah lingkungan dima- lam kurikulum nasion hal itu dinilainya dapat tkan pemahaman dan lingkungan kalangan hasiswa. t Ari, kesadaran ling- akni kesadaran untuk ra dan melestarikan perlu ditanamkan se- alam kaitan ini dia me kalau sejak dibangku ikenalkan kepada soal- ngan. ara, Zairin Harahap hukum lingkungan m UII, menilai kurang materi lingkungan itu sebagai mata pelajar diri/terpisah. Hal itu bebani para siswa. "Le kalau soal lingkungan rasikan dengan pela- ya," kata Zairin ai materi kuliah ling PT, menurutnya se elum memadai. Porsi t terbatas. Lagi pula, engkhususkan dalam ngan masih bisa dihi- n jari. Sedangkan Fak Ing membuka jurusan am lingkungan juga kit. melahirkan ilmuwan isi lingkungan yang lan profesional disaran i PT dibuka program kungan. Program ini pilah, misalnya pro- m lingkungan, tekno againya. (Th)-b MINGGU WAGE 15 MEI 1994 (4 BESAR 1926) MENYAKSIKAN PERAN PEREMPUAN DI CANGKRINGAN (I): Mencangkul dan Menyabit Rumput Sembari Momong Anak dan Ternak sedikitpun. MILIK MONUMEN FAS "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 5 SESEGAR MAWAR Bersihkan Kulit Wajah Baru Kemudian Mandi Ibu Pudji yang baik; Saya ingin sekali ikut ber- partisipasi dalam rubrik ini, mengingat saya banyak memi- liki problem kecantikan. Meski saya setiap hari me- ngenakan busana serba tertut- permukaannya berjamur (panuan) bisa Nan- da lakukan dengan: lengkuas sebesar ibu jari, kupas kulit- nya kemudian kedua ujungnya digoreng. Parut ujungnya agar gosokkan ujung lengkuas itu up (busana muslimah), tapi kulit yang 'ditumbuhi tengkuk saya tetap berwarna panu. Lakukan 3 kali sehari. kehitaman yang mengesankan Sebaiknya dilakukan setelah kusam dan kasar. Bagaimana mandi. perawatan untuk kawasan Ibu, saya memiliki problem genggam, dengan jamur kulit (panu). Pernah saya coba mengobati nya dengan salep oles merk CNT. Tapi tidak ada hasil nya. Apakah ada obat tradisio- nal? Kalau ada, tolong Ibu memberitahukan berikut cara dicuci dan tum- buk hingga halus serta beri kapur sirih sedikit. etelah itu oleskan / gosok-gosokkan pada kulit yang berjamur sera mera- ta. Lakukan dua kali sehari. Sebelum Nanda menggu nakan obat panu di atas, pada kasar. Lalu menggunakannya. Oh ya, apakah panu terlalu ibat ga? Saya memang berolahraga. Menurut Ibu, se- banyak buras! bisa ak- berolahra- Itu lain lho. Pengob- suka sekali atannya pun juga lain. Jika buras, Nanda harus menghin- da harus selektif dahulu, kah noda putih itu panu atau apa- habis olahraga saya mendahu- darkan diri dari sengatan ma- lukan mandi atau membersih- ta-hari langsung. jawaban ibu. Wiwik - Yogya. Menurut Ibu, seusai olahra- ga tunggu beberapa saat hing- ga keringat kering. Lalu, ber- sihkan kulit wajah dengan milk pembersih seperti yang bi- asa Nanda lakukan itu, beri- kut tonik penyegarnya. Baru kemudian mandi. Dan, jangan lupa mengeringkan badan se- sempurna mungkin dengan handuk agar kulit tidak di- jamur. hari tinggal man. tan. yang berani' usah ke tebing untuk cari pakan sapi dan kambing" ujarnya dalam bahasa Jawa. itu, selain Bahkan, banyak perempuan lain desa nimbrung mencari rumput di kawasan hutan wisata itu. Sekitar lima perempuan yang kurang sejahtera. lebih muda, mengiyakan Mbok Nem. "Di sini teduh. Sekalian mo- mong anak tidak bahaya, karena datar" lanjut Sumiati, ibu dua balita. Menyabit rumput untuk tiga ekor kambing, dilakukan Sum setelah menyelesaikan pe- kerjaan rumah tangga. Juga, se- telah memberesi kebunnya yang ditanami sayur-mayur. wah' nya. ional. sana sejak 1987. menjadi hari-hari. dalan se- TERIK matahari yang menye- ngat saat berada di jalan aspal, di STM Mesin dan anak perem- lenyap begitu saja begitu masuk puannya jadi guru agama itu. Hutan Wisata Plunyon, Keca- Terhadap kehidupan perem- matan Cangkringan, kabupaten puan di desanya yang relatif ha- Sleman. Udara gerah, berganti rus banyak bekerja untuk meng hidupi keluarganya, ibu tamatan sejuk berkat rimbunnya dedau- nan di pohon-pohon besar. SD ini nyaris tak menyiratkan "Mau ke mana, Bu?" sapa be- ungkapan protes' berapa perempuan ramah kepada suami belum punya uang kami, rombongan dari LPM Intan dari pekerjaannya, ya mau apa. Kalau soal makan sehari-hari, (Lembaga Pengabdian Masyara- kat Institut Pertanian) wah gampang! Tinggal me- metik sayuran di kebun. Kemudi- Yogyakarta yang dipimpin Ir Dra Larasati Suliantoro Sulaiman. an dimasak" katanya enteng. Agaknya, 'sosok Bu Sul-begi- MELIHAT besarnya peran perempuan di kawasan Cang- tu sebutan akrab Ketua LPM In- kringan yang (sebenarnya) meru- tan tersebut sudah tak asing pakan daerah wisata di kaki Gu- bagi para perempuan yang asyik menyabit rumput sembari mo- nung Merapi ini, amat tepat bila LPM Intan lantas memprogram mong beberapa balita. Di antara kan sebagai obyek mahasiswa mereka puluhan kambing dan ketika melakukan KKN (Kuliah sapi berebut rumput. Ada yang di- Kerja Nyata). Antre untuk menyetor susu sapi segar. tambat pada pohon besar. Ada pu- "Sebenarnya masyarakat di la yang dibiarkan berkejaran. ditemui di Hutan Wisata Plunyon "Inilah pilihan yang paling Cangkringan secara umum. Tapi, Mereka pun seakan koor tadi, hanyalah gambaran dari banyak dilakukan para suami menyuarakan, "Ooo... mangga. akhirnya tetap kaum ibu yang sekian banyak kehidupan rutin kata Ny Suliantoro. menjadi sasaran utama" jelas begitu Bu Sul menjawab, keda- kaum ibu, di Cangkringan, Sle- Akibatnya, setiap Larasati Suliantoro. tangan kami sekadar menengok kaum ibu dan anak-anak yang Mengutamakan kaum perem- mereka. Di samping mengecek pe- puan sebagai obyek KKN, agak "Memang ada yang menjadi pe- tinggal di rumah. "Otomatis se- pohonan tropis binaan LPM In- gawai. Tapi persentasenya kecil mua tanggung jawab keluarga nya merupakan kejelian tersen- dibanding mereka yang menjalani ada di pundak perempuan" lanjut diri. Masih sedikit Lalu Mbok Nem (60), perem- kehidupan tradisional" kata Ir sarjana pertanian sekaligus fil- menanganinya. "Padahal kaum puan paling tua yang siang itu Dra Larasati. ibu di pedesaan inilah yang be- safat yang pernah menjabat 'merumput menyatakan bila Tapi yang jelas, lanjutnya, per Rektor Intan tersebut. nar-benar memerlukan uluran rumput tetap bagus. "Kami tak an perempuan dalam kehidupan tangan berupa pendidikan kon- Tanggung jawab kret katanya. di wilayah tersebut amat domi- memenuhi kebutuhan pangan ju- Dicontohkan Larasati Su- nan. Meski hal ini biasa terjadi ga berkewajiban memelihara ter- padi masyarakat kalangan ba- nak, mengelola kebun, tanggung liantoro, Jargon macam "Empat dalam arti serba mepet jawab kesehatan keluarga. Bah- Sehat Lima Sempurna" tak akan ekonominya wilayah itu sejak kan tak jarang, perempuan mesti pernah mereka pahami, "karena lama dinyatakan sebagai daerah membetulkan sendiri rumah ternyata mereka tak suka sayur dan buah meski mereka peng- mereka yang bocor atau rusak. Sekadar gambaran, dari data hasil buah dan sayur. Mereka resmi, 500 KK yang terdiri dari berpendapat akan bisulan, bila Karya Yoyonk 3.000 jiwa, maka 1.500 di an- biasa Anda jumpai di kawasan ADALAH pemandangan yang makan telur atau susu. Sehingga, taranya masuk kategori miskin. sepanjang Cangkringan, seorang lebih untung bila dijual," lanjut- Kebanyakan keluarga memiliki perempuan turun dari hutan atau Untunglah LPM Intan diketuai pekarangan (kebun) luas. Namun tebing menggendong setumpuk Larasati Suliantoro, yang selain kurang dibudidayakan. Bahkan para pria (suami), bila bosan men- kayu atau rumput. Atau meng- dikenal sebagai aktivis dan pe- DESAINER busana usia muda ciri khas yang ingin 'diteriakkan' gendong potongan setumpuk po- merhati masalah perempuan, ju- dari Yogyakarta, Yoyonk Genji cari penghasilan sebagai tukang tongan bambu yang nyaris menu- ga tidak mudah menyerah. memecah batu atau mencari kayu tupi tubuhnya. (28), kini mulai Genji di hutan mereka memilih boro. Meski entah berapa ribu jum- karya-karya eksklusif. Sehingga kerja) Kaum ibu memerah susu sapi, munikatif Yakni, pergi ke kota bekerja seba- "Saya berprinsip pada busana Yogyakarta dalam F&L tersebut, lalu membawa ke truk-truk pen- lah pohon bunga, perindang. En- mampu menunjukkan jatidirinya gangkut untuk dijual. Bahkan tah berapa karung bibit tanaman sebagai perancang busana profe- siap pakai. Meski terus mengikuti tidaklah berlebihan khalayak mencangkal dan bercocok tanam hias disebarkan di kawasan trendterbaru, saya belum bermi- Yogya menaruh harapan kepada Tidak ada. Kecuali meninggal- Hal itu bisa disaksikan Sabtu nat mencipta adibusana. Apalagi, nya untuk berkreasi agar makin pesta perkawinan, bukan hal kan KTP yang masih berlaku. pun merupakan 'pemandangan Cangkringan, dia tidak putus asa lalu, dalam acara fashion and lun- yang membuat jengah pemakai biasa. sejajar dengan desainer yang yang aneh. Bahkan paket-paket "Sebab pencucian barang-barang bila hingga saat ini belum nam- "Kalau tidak mau kerja, ya ng- cheon (F&L) di Pandan Sari Cof- nya papar Yoyonk, sesaat sete- pak hasilnya. Bersama para ma- lebih dulu mapan. perkawinan yang kini juga sudah yang disewa itupun gak bisa makan, Mbak" kata Ny hasiswa KKN, mencoba terus fee Shop Hotel Santika. Yoyonk lah peragaan busana usai. merebak itu, sebenarnya juga sendiri secara manual," lanjut Ny mampu seratusan Karena itu, busana Atik. Apalagi Yoyonk sendiri beru- tidak lepas dari usaha persewaan. gexin, cocain dan alkohol. Utama (28) dari Desa Krangkah. memberi penyuluhan tentang mo- cap, "saya bertekat bakal mene- Karena itu tidak mengheran- rancangannya melulu. fler dalam bukunya future shock" Ramalan futurolog Alvin Tof- apokat, pisang, jipang-yang bi- katan kualitas hidup. maksimal mungkin." asa dijual di Pasar Pakem. "Atau, dirin di mana sebagian besar "Apa yang dilakukan LPM In- atau pasangan John Naisbit dan Kalau pun Yoyonk bermaksud saya jual pada bakul yang bi- tan, bukan ibarat menabur garam Acara macam F&L yang Patricia Aburdeen tersebut mem- adalah wanita kalangan 'ekonomi membuat sexy si pemakai, desain rutin diselenggarakan oleh Hotel asanya datang ke sini" kata ibu di lautan yang berarti sia-sia bela- mapan'. er bertubuh kurus itu membuat Santika pada Sabtu pertama seti- bawa kesadaran akan perubahan tiga anak itu. "Saya memang memilih batik ka. Tapi, kami ibaratkan mena- yang serba mendunia. Akibatnya dan motif etnik" kata Yoyonk belahan gaun bawahan. Ada bulan dengan tiket Rp Perihal empat kambing yang nam biji beringin" kata Bu Sul. Sebab, lanjutnya, mereka yakin yang mulai aktif merancang bu- yang di depan, di kiri semua 17.500,- tersebut, bolehlah banyak orang menjadi stress, bin- dikandangkan di depan rumah memperlihatkan betis dan gai barometer keseriusan seorang desainer mempresentasikan gung menyesuaikan diri dengan persis itu, dia mengaku sayang bi- apa yang saat ini mereka lakukan Perihal 'mengolah' motif batik, gian paha. keadaan baru yang terus ber- la dijual. "Untuk tabungan kelak kelak, bakal bermanfaat bagi Yoyonk mengaku cukup de- yanya. geser. Mereka akhirnya bingung, bila anak-anak sekolah ke kota" masyarakat. Mampu merupakan santapan Yoyonk se- ngan mengganti kain-misal de- "Saya terus belajar agar bisa Karena dia desainer an- cemas, depresi serta apatis yang tambah Ny Utama yang mengi- pelindung. Seperti rimbunnya po- akhirnya menjadikan pria im- Mirota Batik Boutique. nginkan anak lelakinya sekolah hon beringin. ngan bahan sutera untuk profesional" tambah Yoyonk yang (Bersambung) siang itu nampak berbinar-binar. membuat gaun resmi. Kesan ma- Ke-30 busana dalam F&L ter- poten. sebut merupakan olahan motif hal dan formal dia hadirkan lewat Agaknya bukan saja karena pera- Dalam penelitian impotensi se- batik kontemporer, tradisional bordir dan sedikit sulam benang gaan busananya berjalan rancak bahkan batik Pekalongan. Yoy- emas. tahun lalu diketemukan 68 per- sen pria bermasalah ternyata Desainer ini, juga lihai bermain onk juga mendesain tenun orna- kaum eksekutif. Pola hidup kon- men Timor dan Toraja yang diu- kombinasi kain. Sehingga trend sumtif dan kompetitif menyebab threepieces yang APA yang dilakukan para ibu, didik anak. "Aturan-aturan yang judkan sebagai busana resmi. dikenakan kan stress yang akhirnya menju- jika mereka berkumpul saat ari- Seluruh busana yang ditam- berlapis-lapis itu, nampak se- rus menjadi impotensi. Bisa jadi san? Biasanya ngomong kesana pilkan menunjukkan garis-garis marak. Meski siang itu Yoyonk bentuk impotensi beragam seperti kemari, ngrasani tetangganya ali- rancang sportif sebagaimana banyak menampilkan warna-war- kegagalan ereksi, ejakulasi dini as ngerumpi. Padahal tidak se- atau telat, melemahnya libido ser- muanya betul. Seperti yang di- ta ketakmampuan merasakan ke- lakukan ibu-ibu di Perumahan puasan seksual baik untuk diri Dosen IKIP Yogya (Deresan) bisa nya maupun untuk memuaskan dijadikan contoh bagi ibu-ibu pasangannya. Di antara sampel yang lain jika mengadakan ari- ini? Bisa dengan juga Nanda lakukan daun kemangi se- lalu kan muka dengan milk pem- bersih? Saya tunggu Ananda Wiwik yang manis; Aneh juga ya Wik, kenapa meski sudah berbusana tertut- up kok tengkuk tetap hitam. Itu artinyd, Nanda rus merawatnya dengan se- teliti mungkin. Caranya an- tara lain: Wiwik ha- tumbuhi 1. Pilling dua hari sekali me makai jagung tumbuk halus Pembaca Yth; dicampur air jeruk nipis (Foto-Kirana). secukupnya kuninnng telur. dengan dan I butir Lirnawati, ahli Rubrik ini diasuh Ny Pudji non- kecantikan Olah Batik dari Yoyonk Genji na soft. Yoyonk. Terdiri atas busana se- Melihat karya-karya Yoyonk menelorkan hari-hari, sedikit resmi (busana yang diperagakan cukup ko- dan busana resmi. oleh para peragawati Ingin Irit bila MENYEWA keperluan untuk kami lakukan memuaskan' yang dia Jasa yang disediakan keluarga yang memikat ha- kawinan seorang nyewa segala apa yang dip pengantin me- pakan jawab di tengah kehidupan diperlu- masyarakat yang semakin me- kan. pan pesta Gaun pengantin, perlengka- nyukai hal-hal yang serba prak- termasuk gedungnya, tis. pada ap seba- sound sistem dan Karena winan seba- kar- masuk naannya biasa. dalam perluan Namun kamar dan marak. san. MBOK Nem dan Sumiati yang gai buruh. Bila Istri Dominan Suami Bisa 'Bermasalah' JAMAN sekarang ini peran wanita semakin besar sejalan de- ngan era globalisasi, informasi, emansipasi dan persamaan dera- jat wanita dengan pria. Tak asing lagi bagi kita bila melihat atau mendengar seorang wanita men- jadi pimpinan kantor atau instan- si pemerintah maupun perusa- haan swasta. Jumlah mereka akan terus bertambah pada dekade 2000-an nanti. Seperti yang diungkap Empu' John Naisbit & Patricia Aburdeen dalam 'primbon' sak- dekadenya kaum wanita. Jaman keemasannya makhluk yang selama dianggap lemah. Tetapi barangkali perlu dipi- kirkan adanya ekses terlalu ak- kimiawi. 2. Setiap malam, oleskan bila Anda memiliki problem per krim pemutih. Obat tradisional untuk kulit Kirim surat ke KRM, awatan kulit dan rikma. (Red). Orang Berduit Banyak Tapi Tetap Di kebunnya, memiliki pohon tivasi berwiraswasta dan pening- hadirin F&L melalui 30 busana tampilkan terkesan 'sopan-sopan kuni dunia rancang busana se- kana bila dalam suatu pesta per- Atik Kresna itu mungkin meru- tinya Megatrend 2000 kalau dek- buah majalah di Jakarta akhir Arisan Tak Harus Ngerumpi ade itu tifnya wanita, terutama yang su- dah bersuami. Banyak penelitian menyebutkan bila istri terlalu ak- tif bisa menyebabkan suami men- jadi impoten atau 'pria berma- salah'. Terutama bagi suami yang memiliki sifat pendiam atau kalah dominan' dengan istri. Tulisan ini bukan berarti mela- rang wanita untuk aktif tetapi se- bagai pengingat akan ekses ter- lalu aktifnya wanita, atau juga wanita agar hati-hati. Dalam sebuah seminar tentang impotensi di Undip belum lama ini terungkap bila penyebab im- potensi bersifat psikogenik atau organik sementara sisanya belum diketahui penyebabnya (latro- genik). Penyebab latrogenik ini di antaranya karena terlalu domi- nannya istri serta efek penggu- naan sejumlah ohat tertentu se- perti obat anti ansietas, tranquil- izer, anti depresan, anti cholin- ergik, anthipertensi dan obat lain seperti golongan cimetidine, di- yang diambil tersebut ternyata cukup lebih dominan' pada suami yang eksekutif tersebut. lumayan jumlahnya istri Trend Baru Pengobatan impotensi menurut penuturan banyak ahli pertama dengan meningkatkan kepercaya an diri pada pria bermasalah tersebut. Kemudian tanpa putus asa dilakukan terapi pengobatan- nya baik dengan obat maupun terapi lainnya. Menurut dokter FK Undip/RS Kariadi Semarang dr Taufik Adi Susilo, sekarang ini sedang nge- tren atau ada kecenderungan pria bermasalah memilih jalan pengo- Bersambung hal 11 PESONA Brokat Untuk Ijab Mbak Chaliet yang baik; Akhir bulan ini, saya harus melakukan akad nikah. Kare- na ini merupakan amanat ba- pak sebelum meninggal dunia. Saya ingin akad nikah itu tanpa resepsi. Masalahnya, saya bingung memilih busana yang layak saya kenakan. Sa- ya ingin kenakan kebaya mod- ern yang anggun untuk acara itu. Apakah itu layak? Nah, saya inginkan sket dari Anda. Perlu Mbak ketahui tinggi berat: 152/53. Saya ingin keli- hatan tinggi dan ramping. Ju- ga leher jenjang. Bahan brokat warna putih. Lalu, bagaimana padanannya? Kulit saya putih, rambut perang. Bagaimana style ram- but saya? Apakah pantas de- ngan sanggul modern? Nah, jawaban Mbak sangat saya nantikan. Adik Ida. Ida-Yogya Terimakasih atas suratnya. Dan, Mbak Chaliet ikut berba- hagia atas pernikahan Adik. Sebuah gaun modifikasi dari rok panjang (bisa dari ba- beri wiru han kain jarit) bagian depan. Atau bisa juga belahan. Bagian blus brokat model kamisol. Fungsinya seperti strepless berfooring. Beri rom pi pendek pas bagian ujung Ranstof brokat tanpa fooring. demikian juga bagian lengan. Nah semoga adik puas RUBRIK PESONA ini dia- suh desainer busana Chaliet Bambang Layangkan surat ke KRM, bila Anda memiliki pro- blem busana Jangan lupa tulis (Red). data komplet Lebih Baik Diisi Diskusi Para ibu yang hampir semua istri dosen ini, saat mengadakan arisan diselingi dengan acara dis- kusi diantara mereka. Diskusi tersebut dipandu oleh seorang anggota kemudian ada yang ber- tindak sebagai pembicara. Se- dang kan topik yang diambil ber kisar antara pendidikan anak. Seperti yang dilakukan di Mas- jid An-Nurul (Kompleks Peruma- han) pekan lalu acara arisan di- selingi dengan diskusi yang men- ambil tema Pendidikan Anak- Anak oleh Ibu-Ibu Rumah Tang- ga. Sebagai pembicara Ny Ferry Adnan, Ny Jumadi, dan Ny Tasli- man. Sedangkan acara dipandu oleh Prof Dr Sri Hastuti PH. Suasana arisan yang digelar oleh ibu-ibu Kompleks Deresan ini cukup santai, tapi berobot. Pa- ra ibu-ibu bisa mengeluarkan pe- mikirannya tentang bagaimana mendidik anak, kemudian ibu-ibu yang lain juga tidak sungkan un- tuk mengemukakan kesulitannya mendidik anak. Ny Adnan dalam kesempatan itu mengemukakan, bahwa men- didik anak itu perlu berpijak pada pemikiran Ki Hajar Dewantara. Jadi ibu-ibu perlu tut wuri han- dayani, tidak memaksakan ke- hendak pada anaknya. "Kemudi- an pendidikan kejawaan perlu diberikan pada anak-anak," ujar nya. Sementara Ny Jumadi lebih banyak menyoroti cara mendidik anak secara komprehensif. Se- dangkan Ny Tasliman mene- kankan pendidikan agama tidak boleh ditinggalkan dalam men- ada di dalam ajaran agama, mua baik jika diterapkan pada anak," tegasnya. Usai arisan Prof Dr Sri Hastuti kepada KR mengatakan, kegi- atan seperti ini cukup baik untuk saling tukar menukar pengala- man diantara ibu. Ternyata menurutnya, ibu-ibu mempunyai posisi yang sentral dalam men- didik anak. "Jika kita membicara kan masalah pendidikan, mereka sangat antusias mendengarnya," ujar Prof Hastuti. Apa yang dilakukan ibu-ibu di kompleks Deresan ini bisa dicon- toh oleh ibu-ibu yang lain. Jadi ji- ka nanti ibu-ibu mengadakan arisan tidak diisi dengan acara monoton saja, tapi diisi diskusi atau pembicaraan yang menyang- kut langsung dengan kegiatan ibu-ibu. Jika diantara ibu-ibu ada yang bisa menjadi pembicara akan baik, namun jika tidak ada bisa mengundang ibu-ibu dari ke- lompok lain agar memberikan pe- ngalamannya. Menurut Prof Hastuti agar acara diskusi tidak terkesan be- rat, perlu penciptaan kondisi yang santai, dan disesuaikan de- ngan kondisi dan lingkungan ibu- ibu setempat. Karena budaya dis- kusi belum terbiasa di lingkung an ibu-ibu terutama ibu-ibu di kelompok RT, RW, atau ibu-ibu di pedesaan. "Agar tujuan ber-tukar pikiran ini bisa sampai perlu di- lakukan dengan cara yang biasa dilakukan oleh ibu-ibu. Bisa juga dengan si-mulasi atau cara yang lain," jelasnya. Akhirnya acara arisan akan lebih bermanfaat jika diisi de- ngan membicarakan permasala- han yang dihadapi oleh anggota ari-san. Permasalahan ini akan menjadi jelas dan bisa dicarikan solusi pemecahannya jika dibi- carakan dalam bentuk diskusi. Disitu ada pembicara dan peman- du. Selamat mengerjakan. (Ono)-b. Tapi, rancangannya diserbu pembeli. "Lumayan, laku separuh lebih .....katanya sambil tersenyum. Dia mematok harga antara Rp 65 ribu Rp 150 ribu. (Esti WN)-k. Bahaya, Olahraga Berlebihan banyak Bahkan diusai pesta perka- lainnya. yang tentunya diharap ha- barang-barang itu memang ter- nya sekali dalam hidupnya, mere barang yang langka kegu- ka tidak lagi terbebani suatu keluarga hal. Apalagi umumnya, usai pesta perkawinan pasangan pengantin bagaimana kalau ke- itu sudah kembali disibukkan de- ngan dunia publik. pengantin terma- suk sprei pengantin itu disewa? Bagi Ny Atik-istri drh Kres- Ternyata juga bukan hal yang na-usaha ini merupakan ke- aneh lagi. Meski memang belum mampuannya membaca celah-ce- banyak yang melakukannya. Ba- lah kebutuhan masyarakat. Wa- gaimanapun juga, masih banyak lau ada juga hal-hal yang diakui yang dengan romantisme ingin kadang merepotkan dirinya. "Ke- menyimpan barang tersebut seba- disiplinan penyewa untuk gai suatu kenangan tersendiri. mengembalikan barang-barang Akan tetapi mungkin kita tidak tersebut, masih banyak yang ku- perlu heran, bila suatu ketika rang," papar Ny Atik Kresna. melihat kamar pengantin yang in- Itu mungkin salah satu hal dah itu hanya dalam 2-3 hari. Se- yang dirasa kurang menyenang- bab perlengkapan yang memper kan. Namun tambahnya relasi, je- indah kamar pengantin itu se- las menjadi salah satu sisi yang muanya sudah dilepas dan di- sangat disukai. Yang jelas, akun- kembalikan kepada pemilik. ya kepada Kedaulatan Rakyat, Mengingat semua perlengkapan saya dapat membantu mereka itu sprei, bed cover, gordyn, ta- yang memang ingin tampil lain di plak meja rias, keranjang sam- hari bahagianya meski dengan pah, cup lampu dan lainnya barang yang disewanya. memang di hanya disewa. Selagi Masa Proses Kehamilan mana sudah dilepas dan di DENGAN makin persamaan hak, kini ada sebuah organisasi yang gencar memperjuangkan wanita hamil ikut bertanding dan berlomba dalam olahraga tanpa mengindahkan keselamatan janin bayi yang sedang dalam kandun- gan. Namun gerakan ini tentu saja mendapat tentangan para ahli yang mengkhawatirkan kesela- matan janin dari seorang wanita calon ibu yang menekuni olah ra- ga keras atau gerak badan berat. Dr Robert Ryde dari Australia yang berkecimpu8ng dalam olah raga di ibukota Canbera mengata- kan, kehamilan menambah lemak dalam badan seorang wanita. Kian cepat denyut jantung dan kian longgarnya ligamen (ja- ringan ikat penguat bursa snedir di sekitar pergelangan atau buku atau sendi tulang) dan juga pada tulang pinggul. Melakukan rentangan yang berlebihan, melompat, mengubah haluan penempuhan secara acak dan mendadak, dapat menim- bulkan masalah atas diri seseo- rang calon ibu. Berdasarkan diagnosa ini maka jelas, kehamilan dan olahraga ra- sanya tidak cocok bagi wanita ha- mil. Namun kerap wanita sendiri kurang memperhatikan hal ini. Meski demikian kita tidak bo- leh langsung menyimpulkan bah- wa gerak badan sama sekali tidak berguna atau bahkan lebih ba- nyak mudaratnya daripada man- faatnya terhadap seorang wanita yang sedang hamil. Menurut Dr Richard Claine, DARI DISERTASI DRA SITI PARTINI SUARDIMAN gerak badan layak akan mengu- rangi bobot badan, akan mengu- rangi kejang pada kaki, mengu rangi rasa sakit pada bagian sem- belir tulang punggung pada diri seorang perempuan yang sedang hamil. Akan tetapi pada waktu yang sama, meningkatnya aliran darah pada otot sang calon ibu da- pat pula berarti berkurangnya ali- ran darah ke janin dan mening- katnya suhu tubuh si calon ibu, dapat pula berarti kurangnya zat oksigen bagi janin. Juga belum pernah ada peng- kajian yang dilakukan tentang dampak kurangnya oksigen yang diterima janin sewaktu dalam kandungan. Namun menurut Dr Richard Claine, seorang calon ibu yang punya riwayat sakit jantung, ke- guguran, mengandung lebih dari satu janin, atau diabetes, jangan, hendaknya melakukan gerak ba- dan yang terlalu keras. Kalaupun sang ibu sampai terbentur, maka ini dapat mengakibatkan kegugu- ran. Oleh sebab itu sudah sepan tasnya kalau olahraga yang meli- bat benturan-benturan tubuh per- lu dihindari sejak 3 bulan perta- ma kehamilan. Dianjurkan pula agar wanita hamil jangan menekuni olahraga menyelam, loncat indah, mendaki gunung, senam terlalu berat, ski air dan lain-lain. Di negara maju seperti di Aus- tralia kini sebelum seorang wani- ta hamil terjun ke dunia olahraga ditanyakan dulu sejauh mana tanggung jawab hukum dari su- atu tim untuk menurunkannya dalam suatu pertandingan. Di sini suatu tim atau pelatih sering di- hadapkan dilema. Kalau tidak di- turunkan dituduh diskriminatif. Tetapi jika diturunkan memba- hayakan janin yang dikandung- nya. Juga sekiranya diturunkan bisa jadi akan berpengaruh pada janin bayi yang memungkinkan bayi lahir cacad. Dapatkah seorang perempuan yang hamil yang ngotot bertand- ing kemudian dituntut oleh pen- gadilan lantaran telah mengani- aya bayi dalam kandungan? De- mi-kian pertanyaan yang bisa muncul. Sebab bisa jadi seorang anak ibunya jika ke- memperkarakar mudian ia lahir cacad di kemudi- an hari lantaran si ibu ikut ber- tanding dalam suatu kejuaraan. Soal ini ternyata makin pelik. Dokter-dokter di negara maju pun sampai sekarang belum mampu menyusun pedoman tentang soal ini. Pelik memang. Akan tetapi kalau saja mereka yang hamil mau memikirkan ke- sejahteraan janinnya sebagai- mana yang dilakukan oleh begitu banyak wanita lainnya di dunia, tentulah segala ini tidak menjadi pikiran. Kita jadi teringat akan sinyali- ran yang mengatakan bahwa Jer- man Timur sewaktu masih ber- diri sebagai sebuah negara komu- nis, pernah dengan sengaja meng- hamilkan atlet-atlet putrinya, ka- rena mereka mendapati seorang wanita yang hamil sekian bulan, malah dalam olahraga mendapat tambahan tenaga, katanya. (Yati) Perempuan Kepala Rumah Tangga, Makin Menggejala menjaring 290 wanita PRT, Rata- rata usia responden cukup tinggi yaitu 58,7 tahun, dan ditemukan tingkat kemandirian wanita KRT sedang. Sedangkan yang diam bang tingkat kemandirian cukup HAMPIR bisa dipastikan dan Sawit, Boyolali" itu, Siti Partini semua setuju, keberadaan wanita kepala rumah tangga (KRT) cu- kup besar. Namun, masih langka penelitian yang mengungkapkan perilaku wanita kepala rumah tangga ini. Studi yang dilakukan selama ini fokus utama hanya se- batas status sosial-ekonominya, atau strategi kehidupannya. Ma- sih banyak fenomena wanita KRT yang belum terungkap secara mendalam. Melihat kenyataan itu, staf pe- ngajar Fakultas Ilmu Pendidikan FIP IKIP Yogyakarta. Siti Parti- ni Suardiman tertarik untuk me- neliti tingkat kemandirian wanita KRT ini. Hasil penelitian Siti Par tini ini kemudian dituangkan dalam disertasi untuk memper- oleh gelar doktor ilmu geografi Berkat kegigihannya memper- tim penguji yang di pimpin Rek- tahankan disertasinya di depan tor/Ketua Senat UGM Prof Dr Sukanto Reksohadiprodjo MCom di Balai Senat UGM, Jumat. akhirnya memperoleh gelar dok tor dengan predikat sangat me muaskan. Dalam penelitian "Wanita Ke- pala Rumahtangga di Pedesaan: an dan pendapatan di Kecamatan Suatu Studi tentang Kemandiri- tinggi. Tingkat kemandirian wanita PRT yang dimaksudkan Siti Par- tini merupakan hasil interaksi op- timal antara kondisi wanita KRT yang secara psikososial terkondisi untuk tergantung pada pria. Pada kenyataannya tantangan dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya harus mandiri, mem- bawanya kepada suatu kondisi yang harus mandiri. Kesulitan hidup yang menghimpit, di desa membawa wanita PRT telah mampu membangkitkan seman- gat hidupnya. Menurut Siti Partini yang juga dilahirkan di Boyolali, 14 Juli 1941 ini, perjuangan keras 290 wanita KRT ini lebih banyak di- pengaruhi oleh pola hidup masa lalunya sebagai wanita desa. Di mulai dari masa kanak-kanaknya yang miskin, membawanya kepa- da tuntutan membantu mencari nafkah bagi orangtuanya. Kondisi memberikan pengalaman hidup kemiskinan yang mereka alami Siti Partini Suardiman (KRM-Asp). mandiri dan akhirnya menyatu sebagai gaya hidup. Lantaran sudah terkondisi se- perti itu maka ketika harus ada perubahan status menjadi wanita KRT dan pencari nafkah utama bagi sementara wanita desa di- rasakan tak terlalu sulit. Bisa jadi pada permulaan perubahan sta- tus terasa sebagai goncangan, na- mun akhirnya kehidupan sebagai wanita KRT dijalani sebagai ke- lanjutan dari status kebiasaan. "Memenuhi kebutuhan ekono- mi dan mengambil keputusan dalam rumahtangga merupakan suatu hal yang sudah biasa di- lakukan para wanita PRT di keca- matan Sawit, Boyolali ini," ujar Dr Siti Partini, yang ketika mem- pertahankan disertasi didampin- gi, pembimbing utama Prof Dr Ida Bagoes Mantra, dibantu Prof Dr Sri Mulyani Martaniah MA, dan Dr J Nasikun. Usia wanita PRT ini sangat oleh pendapatan. Pendapatan mempengaruhi dalam memper- para wanita PRT di kecamatan Sawit ini paling banyak sumban- gan dari tanah garapan, jumlah anak yang sudah bekerja, partisi- pasi dalam kursus, jumlah anak di atas 10 tahun ke atas, jumlah anak hidup status kerja, ke- mandirian, pendidikan dan usia Dari studi yang dilakukan Siti Partini tersebut bisa dikatakan semua wanita memiliki peluang untuk menjadi wanita KRT. Hal ini menurut Siti, terkait dengan rata-rata usia harapan hidup wanita yang lebih tinggi dari pria. Karenanya, Siti Partini mengan- jurkan kepada para wanita memi- liki kesiapan mental yang sebaik- baiknya untuk tidak menggan- tungkan diri kepada siapapun. Disamping itu juga memiliki kesiapan di bidang ekonomi agar bila suatu ketika menjadi wanita KRT tidak mengalami kesulitan. Mulai sekarang seperti disaran kan Siti Partini secara berangsur- angsur hendaknya wanita mem- bina kemandiriannya. Wanita mandiri tampaknya sudah menja- di tuntutan pada masa kini. Hal ini telah dibuktikan oleh sekitar 290 wanita PRT di kecamatan Sawit, Boyolali. Dilihat dari kegigihannya me- ngumpulkan data dan studi ini, Siti Partini memiliki komitmen yang tinggi tentang perjuangan wanita desa ini. Paling tidak orangtuanya sendiri, Ibu Siswosu- darmo pernah mengalami menja- di wanita kepala rumah tangga. Puluhan artikel dan makalahnya selalu berbicara masalah wanita. Disamping mengajar di FIP. IKIP, Siti Partini juga aktif diberbagai organisasi wanita. An- tara lain sebagai ketua III Ikatan Sarjana Wanita Indonesia (ISWI) cabang Yogya. Ibu dari empat anak yang kini sudah mahasiswa semua ini setelah lulus SMA bagian C Negeri 4 Solo, melan- jutkan ke Fakultas Pedagogik UGM dan FIP-IKIP Yogya, lulus sarjana tahun 1965. Pasca sar- jana studi kependudukan UGM lulus tahun 1985. (Adhi Sp)-b. "Biasanya kami menyewakan perlengkapan kamar pengantin sampai 4 hari," papar Ny Atik Kresna. Sesudah 4 hari dan di- pasang biasanya sejak malam mi- dodareni, barang-barang tersebut dikembalikan. Lalu berapa harga sewa per- lengkapan kamar pengantin? Tergantung apa saja yang di- sewa," ungkap Ny Atik yang pe- nyewanya bukan hanya di ka- wasan DIY saja akan tetapi juga beberapa kota di Jawa Tengah seperti Magelang, Solo, Sema- rang, Temanggung dan lainnya. Ibu seorang putri ini memang tidak mematok harga khusus. Mungkin Rp 40 ribu namun juga mungkin Rp 60 ribu, tergantung kelengkapan yang disewanya. Apalagi terkadang mereka masih diminta untuk menata sekalian. "Harga sewa tergantung konsen- sus," ujar Atik di kediamannya Jl Ireda. Untuk keperluan tersebut, Ny Atik memang harus menyediakan banyak persediaan. Terlebih di bulan-bulan banyak dilakukan pesta perkawinan. Untunglah, us- ahanya sudah dilakukan sekitar 4 tahun lalu ini. Sehingga sudah memiliki banyak koleksi. "Apalagi sekarang banyak orang-orang berduit yang juga ingin irit. Mereka menyewa saja semua perlengkapan perkawinan itu, namun meminta yang baru," tandasnya. Yang demikian ini di- akui Ny Kresna membawa risiko tersendiri. Selain harus menyediakan de- ngan baru, juga kadangkala wak- tu yang diberikan mepet sekali. Walau barang-barang baru itu ke- mudian juga akan menambah ko- leksi barang sewaannya. "Tentu saja kalau meminta barang sewa yang baru, harganya juga lain, papar Ny Atik kembali sambil tertawa. Lalu apa kewajiban penyewa? "Juga lapangan kerja untuk mereka yang membantu saya," ujarnya. (Niniek)-h. MENGOBATI ASMA Tumbuk 3 siung Bawang Putih sampai halus, lalu cam- pur dengan 1 sendok makan madu dan Gula batu. Aduk sampai rata dan peras cam- puran bahan tersebut untuk di- ambil airnya. Saring dan mi- num setiap pagi hingga sem- buh. DAGING YANG EMPUK Jika anda ingin memasak da- ging ayam kampung yang ent- puk, masukkan pepaya muda yang sudah dikupas ke dalam rebusan daging. MENGHILANGKAN PER- MEN KARET Masukkan pakaian yang ter- kena permen karet ke dalam kantong plastik lalu masukkan ke dalam Freezer sampai per- men karet menjadi beku. Per- men karet akan mudah diamoil. MEMBERSIHKAN KACA Campurkan alkohol 96 atau 70% sebanyak 4 sendok ke da- lam 1/2 gayung air. Gunakan untuk melap kaca. Hasilnya kaca lebih jernih dan lebih mengkilap. MANFAAT UCAPAN Memilih barang yang akan disewa. KARTU Setiap Hari Raya, Ulang Ta- hun, dan hari-hari besar lainnya kita tentu banyak mendapat Kartu-kartu Ucapan. Daripada akhirnya Kartu-kartu tsb. di- buang percuma, guntinglan gambarnya. Tempelkan di Ka- mar tidur, di tembok dapur, atau dimana saja. Pasti dinding akan jadi lebih semarak. Anni HR Po Box 1, Klirong, Kebumen 54381-k (KRM-Fsy). 2CM 4cm
