Tipe: Koran
Tanggal: 1994-10-02
Halaman: 01
Konten
MILIK Minggu Wage 2 Oktober 1994 26 Bakdamulud 1927 Tahun L No. 6 MONUMEN PERS NASIONAA Xedaulatan Rakyat Suara Hatinurani Rakyat Pembukaan Asian Games XII Terancam Serangan Roket HIROSHIMA (KR) - Upacara Pembukaan Asian Games XII, yang akan berlang- sung Minggu (2/10) mulai pukul 10.30 WIB ini di Stadion Utama Hiroshima Big Arch, masih tetap dibayangi ancaman "serangan roket" kelompok sayap kiri Chukakuha. Pi- hak keamanan menyadari, razia yang mereka lakukan di gudang (persenjataan) milik kelompok sayap kiri Chukakuha Jumat (30/9) lalu, belum menjamin redanya anca- man kelompok ekstremis tersebut untuk menganggu acara perdana AG XII tadi. DIARUM Super Taste for People for Super acara pembukaan itu bisa mengekspresikan tiga hal-se- mangat perdamaian abadi antara damaian untuk generasi men- masyarakat, semangat cinta per- datang, dan semangat menuju terciptanya kerjasama yang haki- ki di antara seluruh masyarakat Asia. Bagian pertama dari acara pembukaan diberi nama Sounds of Asia (SOS) dan History of the Seto Inland Sea Area (HOTSÍSA). Pentas SOS itu akan dibuka de- ngan suara perkusi yang keras tapi ritmis. Suara ini akan mere- da bersamaan dengan munculnya ratusan orang membawa lem- baran kain panjang berwarna sama, dan membentangkannya dengan demonstrasi ASIAN GAMES HIROSHIMA 1994 Demi menghindari kejadian menuju stadion. yang sama sekali tidak di- VIP lainnya yang sudah memas- inginkan itu, pihak keamanan Dikabarkan, Kaisar Jepang tikan diri bakal hadir pada Up- dalam bentuk jembatan, sebagai Akihito dan Permaisuri Michiko, acara Pembukaan siang ini lambang persatuan Asia. Dilan- menggelar sistem pengamanan juga Putra Mahkota Naruhito adalah Presiden Komite jutkan yang benar-benar ketat, terutama dan Putri Masako, sudah menya- Olimpiade Internasional (IOC), olahraga dan budaya, yang dit- pada ruas-ruas jalan yang akan takan kepastiannya untuk hadir Juan Antonio Samaranch, Wakil ingkahi kemunculan maskot lucu dilalui para tamu super-VIP pada Upacara Pembukaan AG Perdana Menteri Taiwan, Hsu Li- AG XII, sepasang merpati PoPPo XII di Stadion Hiroshima Big teh, dan tentu saja Presiden dan CuCCu. Atraksi yang diotaki Arch yang berharga 84 juta dolar Komite Olimpiade Asia (OCA), penata tari kondang, Nakayama, AS itu. Sheikh Ahmad Al-Fahad Al- ini diperagakan oleh anak-anak Kehadiran keluarga Sabah dari Kuwait. dan didukung sekitar 100 orang kekaisaran Jepang secara Asian Harmony penabuh tambur. lengkap pada sebuah event di luar Bila tak ada aral melintang, kota Tokyo ini merupakan peristi- acara pembukaan AG XII ini Babak kedua berisikan variasi upacara, termasuk defile kontin- wa kedua sejak berakhirnya akan digoyang berbagai atraksi gen peserta, sambutan Presiden Perang Dunia II. Yang pertama spektakuler. Secara keseluruhan, terjadi tahun 1970, ketika Akihito aneka atraksi besar itu menuju OCA dan Presiden Hiroshima Asian Games Olympic Committee dan ayahnya, Hirohito, meng- pada satu tema, yakni Asian Har hadiri acara pembukaan Osaka mony (HAGOC), serta pernyataan res- sesuai dengan slogan World Expo. mi bahwa AG XII resmi dibuka. pentas AG kali ini. Di samping keluarga Cita-cita panitia penyeleng- Defile peserta akan diawali kekaisaran Jepang, tamu super-gara, rangkaian acara dalam up- kontingen Afghanistan, dan Ya- man menjadi kontingen paling buncit. Ini agak berbeda dengan kebiasaan. Karena, biasanya, kontingen terakhir itu adalah tu- an rumah. Indonesia sendiri akan muncul pada urutan ke-11, di be- lakang India dan di depan Iran. SAJIAN HARI INI Ekspor salak pondoh 30 ton, tidak bisa dipenuhi Bangun- kerto hal 2 Berciuman, Olahraga yang menyehatkan. hal 5 Rano 'Si Doel' suatu saat menggali kultur Yogya ..... hal 6 Wayang tak harus pakai pakem hal 9 Kontingen Merah-Putih itu, yang berkekuatan 142 atlet dari 23 cabang olahraga, bakal ber-de- file dengan seragam yang menurut istilah wakil komandan kontingen, IGK Manila- "sarat warna". Putra mengenakan jas warna merah, celana kuning, dan hem kuning. Sedangkan putrinya memakai jas warna kuning dan rok merah. TIADA YANG TERSISA: Tulang-tulang baja bangunan pasar meliuk karena panas dan membu- at bangunan tak kuasa menanggung beratnya atap. Wajah-wajah murung para pedagang yang tak menemukan sisa dagangannya karena hebatnya kebakaran. (KR-Eko HP)-a 1200 PEDAGANG TERKATUNG-KATUNG: Kerugian Kebakaran Pasar di Wonosobo Rp 9 Miliar Harian Pagi Hari Ini Terbit 12 Halaman Eceran Rp 600,00 KASUS RADIO 'MAKHLUK HALUS': Paranormal: Jika Bohong Washudi Bisa 'Kualat' SLAWI (KR) - Keberadaan pe- menutup kegiatan radio yang mancar radio 'Dermawan Wira tidak punya izin itu", ujar sumber Sakti' di Desa Tegalwangi Keca- di Pemda setempat, menyusul matan Talang Kabupaten Tegal adanya dugaan dari masyarakat yang konon didirikan atas perin- kalau pihak yang berwenang radio terse tah makhluk halus, makin serius takut untuk menukan pihak mendapat perhatian dari pihak but, sebab yang berwajib. Bahkan paranor yang menutup akan mendapat mal pun ikut memberikan tangga- pannya. balasan' dari Sementara makhluk halus itu. Dimo Meskipun pemancar radio dikenal sebagai para (4) yang petugas tersebut ditemui KR gabungan yang meliputi bahwa di kediaman- kemarin mengatakan, normal Te- telah disweeping oleh gal, saat nya Sabtu unsur Kodim, Polres Slawi, Par- kejadian tersebut baginya postel dan Sospol Kabupaten Te- bukanlah sesuatu yang aneh gal dan terbukti belum punya izin maupun luar biasa. Ia percaya resmi, tetapi hingga Sabtu (1/10) penuh terjadinya makhluk halus masih tetap mengudara. menyuruh seseorang melakukan "Kami masih menunggu hasil sesuatu. keputusan Wilayah. tidak benar kalau ada yang men- gatakan, Pemda takut untuk dari Jadi Wajar "Memang dapat terjadi Bersambung hal 11 kol 5 TERLIBAT SUAP PENERIMAAN CATAM: 10 Oknum ABRI Ditindak SEMARANG (KR) - Sekitar sepuluh aparat Kodam IV/Diponegoro bakal dikenai tin- dakan disiplin ABRI, akibat terli- gainya, nanti justru akan menyusahkan pembina. Sebab karena kondisi yang sebenarnya tidak memenuhi syarat akan bat dalam kasus suap serta menderita sakit atau bahkan perecaloan dalam penerimaan mati di tengah gemblengan fisik calon tamtama (Catam). "Jika ka- dan mental. Atau pula akan lari karena susnya sangat berat tentu akan saya pecat," tegas Pangdam May- tidak tahan terhadap gem- jen TNI Soeyono kepada pers, blengan tersebut. Sebab, gem- pu seusai peringatan Hapsak di la- pangan Pancasila Semarang, blengan di ABRI itu hanya mam- Sabtu. bagi yang benar-benar Pangdam didampingi Asisten memenuhi syarat. Jika akhirnya Intel Kol Siregar dan Kapendam lari, jelas negara rugi. Sebab un- Letkol Inf Saragi menjelaskan, tuk mencetak seorang prajurit dari sekitar sepuluh aparat itu, tamtama selama tiga bulan, mini- ada yang berpangkat kapten, let- mal menghabiskan dana Rp 10 nan ada pula pegawai negeri sip- juta yang semuanya ditanggung ill-nya. Semua oknum ABRI yang negara. (Isi)- kesatuan Angkatan Darat (AD). "Kebetulan Peti Batu terlibat itu dari yang menangani penerimaan Catam dari AD," katanya. bayar ribu hingga Isi Emas Pangdam menyesalkan keterli- batan oknum aparat Kodam yang Diteliti menjaring sedikit membuka pe- mondokan dan membina para pe- KLATEN (KR)- Kantor Suaka muda untuk bisa menjadi Catam Peninggalan Sejarah dan Pur- dengan embel-embel harus mem- bakala (SPSP) Jawa Tengah kini uang pelicin antara Rp 600 masih meneliti penemuan peti Rp 2 juta. terbuat dari batu di desa Bakung, Cepat Terbongkar Jogonalan, Klaten yang berisi Tujuh puluh lima Catam yang uang kuno yang diduga terbuat ditolak itu ketahuan setelah ada dari emas dan merupakan pen- kecurigaan dari segi administrasi inggalan masa kejayaan yang disodorkan kepada petugas. Mataram Kuno. Kepala Seksi Perlindungan Pangdam, untungnya kasus seperti itu cepat terbongkar Suaka Peninggalan Sejarah dan sehingga mereka belum sempat Purbakala Jateng, Drs Tri Hat- menjalani test seleksi yang di- madji yang dihubungi di kantor secara bertahap. SPSP Prambanan Sabtu menje- Selain ada yang dikumpulkan laskan, benda purbakala tersebut ada suatu pemondokan melalui ditemukan Sutrisno (38) seorang bimbingan tenst tertentu, ada pu- pekerja di areal persawahan milik Menurut sistem Myrna (***) tinggi. ESAI PROF DR T JACOB tuntas. do'a politik, apa lagi kalau res- mi atau semi- tertangkap Mantan petembak nasional yang kini alih profesi jadi pelatih, Glen Clifton Atfel (32), akan bertindak sebagai pembawa ben- WONOSOBO (KR) sumber ketika ditemui KR Sabtu informasi adanya pihak-pihak dera Merah-Putih. Pria kelahiran Kota Wonosobo Jum'at malam petang.. yang ditahan akibat dari ke- Semarang itu akan didampingi (30/9) sekitar pukul 19.15 WIB Dari 19 los pasar yang tersedia, bakaran itu. tiga orang yang mengenakan terbakar habis. Meskipun 4 jam 17 los di antaranya ludes diamuk Rencana pemindahan dan pe pakaian adat dari tiga daerah. kemudian api telah berhasil si jago merah. Sementara per- nampungan sementara bagi 1200 la yang sengaja dititipkan dengan penduduk desa Bakung tersebut. pemilik kios pasar Wonosobo "Betawi, Banjar, dan Batak," kata dikuasai, hingga Sabtu petang ke tokoan yang hangus jumlahnya WAYANGAN HUT-49 KR: Dhalang kondang, Ki Hadi Sugito, dari Toyan, Wates Kulonprogo, se- Peti yang terbuat dari batu itu Soekasah, Meskipun jaminan suap. chaperon marin di reruntuhan masih terli- mencapai seratus toko lebih. malam menggelar lakon 'Srigati Palakrama' untuk memeriahkan HUT-49 KR di kantor dan kontingen Indonesia. Demikian hat kobaran api dengan asap Sabtu sore lalu masih yang diberikan oknum aparat itu berukuran sekitar 35 cm x 37 cm Dengan demikian sekitar 1.200 dipermasalahkan, walau seba- jikka nantinya gagal uang akan dengan tinggi peti sekitar 35 cm. percetakan KR, Kalitirto, Jalan Solo Km 11. Kali ini suasana jauh lebih gayeng dibanding laporan wartawan Kedaulatan tebal yang membumbung cukup pedagang kehilangan mata penc- gian di antara mereka sudah dikembalikan. Di dalan peti itu terdapat sebuah wayangan HUT KR terdahulu, karena tadi malam pelawak-pelawak Jenaka KR, Yati Pesek, Rakyat dari Hiroshima, semalam. memberanikan diri membuat Menurut Pangdam, ter- teko (tempat air minum) terbuat Marwoto dan Daryadi nimbrung' dengan banyolan bersama Ki Hadi Sugito. (KR-Yoewono)- Hingga Para pedagang tidak sempat petak-petak sendiri di sekitar are bongkarnya sekitar 10 oknum di dari perunggu sudah dalam banyak menyelamatkan dagan- Kodam IV/Diponegoro terlibat ka- keadaan rusak serta kepingan gannya karena pada umumnya informasi dari sum- sus pencaloan dan suap dalam logam mirip uang kuno yang ber KR di Wonosobo Sabtu ke- mereka telah pulang, sehingga penerimaan Catam sekaligus un- diduga terbuat dari emas. mereka hanya bisa terpaku faktor keberadaan tuk membuktikan kepada masya- Penemuan peti batu'ini meru- menatap petugas pemadam ke- Wonosobo sebagai kota Adipura rakat bahwa dalam penerimaan pakan rangkaian dari sejumlah bakaran yang tengah menji- ikut menjadi bahan pemikiran prajurit ABRI, tidak dipungut bi- penemuan benda-benda kuno, di nakkan api tersebut. Kebakaran rencana pemindahan dan penam- aya apapun. Kesan jika akan ma- wilayah Kecamatan Jogonalan pungan sementara ini. Hingga suk ABRI harus membayar harus tidak jauh dari lokasi Candi tersebut mendapat perhatian serius dari pejabat Muspida Sabtu tersebut pihak Pemda Prambanan, yang dimulai sejak setempat. Bupati Wonosobo Drs sendiri masih agak keberatan Soemadhi di dampingi Ketua DPRD Kapolres dan Komandan Kodim Wonosobo tampak ikut memimpin mengendalikan api. Pasar lakukan hingga aharian. al kebakaran. Berdasar marin, 2cm Bermacam Ragam Do'a Para Pemalsu BPKB Terus Dikejar Polres Sukoharjo SUKOHARJO (KR) Lima tersangka kasus pemalsu Buku Menjawab ADA orang kadar, malam Jum'at Kliwon Pemilik Kendaraan Bermotor wartawan, Drs Soeprodjo menga- yang terkejut atau Legi, atau pada malam 1 mendengar ada Sabtu petang kemarin, masyarakat setempat berduyun- duyun menyaksikan pasar terbe- sar di Kabupaten Wonosobo yang telah menjadi puing-puing. Bau asap tercium dari kejauhan. Di dalam pasar yang tinggal rerun- tuhan bangunan dan berbagai da- gangan yang telah rusak, terlihat pertanyaan kobaran api di berbagai tempat. Beberapa keterangan yang di- (BPKB), YS (27), ES (22), YK alias takan kasus pemalsuan BPKB himpun KR menyebutkan, api Suro, waktu berziarah, naik haji PKB (28), Yud alias Mining (28) tersebut sama sekali tidak meli- mulai berkobar sekitar pukul atau umrah, ataupun menjelang dan Hdk alias Kloyor (28) yang batkan anggota polisi maupun 19.15 WIB dan diduga berasal muktamar, pemilihan umum ABRI. Sedang komplotan pemal- dari los pedagang makanan. atau pembentukan kabinet baru. su BPKB tersebut, mulai men- "Mungkin sehabis memasak lupa jalankan kegiatannya sejak tahun mematikan apinya sehingga keti- ka diterpa angin, merembet ke Terbongkarnya kasus pemal- tempat lainnya," kata sebuah suan BPKB tersebut, berawal setelah dilakukan operasi Zebra pada Sabtu (3/9). Dalam pelak- sanaan operasi itu, Polres Suko- harjo membentuk tim Unit Kecil rasmi, padahal Di samping do'a politik, ada do'a politik su- bermacam-macam do'a lain. dah setua poli- Umpamanya ada do'a ekonomis, tik dan keper- do'a sosial, do'a militer, do'a cayaan. Do'a politik ini dapat di- medis, do'd pendidikan, do'a per- tanian, do'a perjalanan, dan tentu panjatkan oleh individu, kelom- pok atau massa untuk mencapai saja do'a keagamaan. Do'a tujuan politik bagi individu, ekonomis misalnya meminta su- paya perusahaan maju, dagangan kelompok atau masyarakat itu sendiri, ataupun bagi individu, laris, gaji naik, rezeki mudah, pro- kelompok atau masyarakat lain. mosi kerja, mendapat kerja, me- mohon perlindungan terhadap go- jang umur, kepala negara sehat daan uang dalam pekerjaan, Contohnya do'a agar raja pan- wal'afiat serta diberi kearifan dan dilindungi dalam penyimpangan kejujuran, agar politikus dilin- atau dijauhi dari penyimpangan. Do'a sosial misalnya meminta dungi dari lawannya, tetap men- naik pangkat dan eselon, selamat jadi anggota kabinet, dipilih men- jadi ketua umum partai atau sejahtera, rukun dengan kaum anggota parlemen. Selain kita kerabat dan handai taulan, lekas sendiri yang berdo'a, dapat kita mendapat jodoh, atau menang dalam Sumbangan Dana Sosial minta tolong pada kalangan pro- fesional, misalnya kiai, baik yang Berhadiah. Anak-anak sudah be- independen maupun yang at lajar berdo'a sebelum makan mensyukuri roti atau nasi hari tached pada badan rasmi. ini. Tempat meminta do'a itu dapat di rumah sendiri, di Masjid atau yi seperti gua, candi, kuburan, rumah ibadat lain, di tempat sun- atau tempat suci seperti di maqam Ibrahim di Ka'bah, di ma- air atau gunung. Waktu melakukannya dapat pada waktu sembahyang, di larut malam, malam Jum'at atau lailatul ta *** selamat dalam perang atau pem- DO'A militer maksudnya agar berontakan, kebal terhadap sen- jata tajam dan api, atau gaib, tidak kelihatan oleh musuh. Do'a kedokteran meminta supaya sem- buh dari sakit, tetap sehat, pan- *Bersambung hal if kol 6 Humoria KRIMINAL Pengantin Pria 'Dibajak' Isteri REMBANG (KR) - Ron (25 tahun), warga desa Bedog, Keca- matan Kabupaten Rembang, seia sekata dengan War (32 tahun) untuk menikah. Tapi, ketika keduanya menjadi 'Raja dan Ratu Se- hari', Ron terpaksa menanggung aib berat dan mengurung diri di kamar lantaran malu dicemooh tetangga. Pasalnya, setelah ijab kabul dengan War yang tinggal di Sum- bergirang, Lasem, Rembang, situasinya membahagiakan. Tapi ketika menginjak acara resepsi yang dihadiri banyak tamu dan ke- dua mempelai berkostum temanten Jawa, situasi hiruk pikuk. Itu lantaran diantara tamu ada seorang wanita dengan kedua anaknya nyelonong ke tempat duduk kedua pengantin dan lang- sung menyeret pengantin pria sembari berteriak "Kalau mau main ketoprak jangan disini tempatnya. Sekarang juga copot semua pakaian sewaanmu atau aku lapor polisi". Para tamu plus 'sohibul bait' semula mengira wanita itu ku- rang ajar dan tidak waras. Tapi setelah diusut, ternyata wanita itu bernama Sum (30 tahun) isteri War. War pun bagai macan ompong. Tak berkutik wajahnya pucat pasi dan diam seribu kata. Bahkan menurut saja ketika diseret is- terinya sembari menunduk dan penutup wajahnya, bak kerbau dic- ocok hidungnya. Nampaknya 'operasi pembajakan' pengantin itu sudah diske- nario rapi, karena dalam waktu singkat, War lenyap bersama kendaraan yang siap tancap gas untuk melarikannya. Atas kejadian yang mirip kisah sinetron itu, Suhadi ayah Ron lumrah kalau naik pitam karena malu. "Saya tidak terima. Saya akan tuntut dia (calon menantu) untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ron, sang pengantin putri, hanya bisa histeris, menangis dan nyaris pingsan karena tak seorangpun dari sekian banyak tamu yang bisa mencekal operasi pembajakan yang dilancarkan Sun (Agus Sutomo)-e tensif di Polres in- pekan lalu, sampai ke marin masih diperiksa secara Sukoharjo. Empat mobil, sebuah sepeda motor, ratu- san lembar BPKB, klise faktur pembelian kendaraan, klise BP- KB, alat cetak, stempel palsu dan BPKB palsu diamankan di Polres setempat, sebagai tanda bukti. ES, seorang diantara lima ter- sangka itu berstatus mahasiswa. Kapolres Sukoharjo, Letkol (Pol) Drs Soeprodjo SP ketika di- hubungi KR di ruang kerjanya, Sabtu (1/10), mengatakan lima tersangka, YS warga Solo Baru, ES warga Manahan, Kecamatan Banjarsari, YK penduduk JI Ke- bangkitan Nasional no. 55, Sri- wedari, Yud yang bermukim di Jebres dan tersangka Hdk pendu- duk Gading, Pasar Kliwon, Solo itu ditangkap polisi di tempat yang berbeda. "Jajaran Polres Sukoharjo bertekad mengembangkan kasus yang baru pertama kali terjadi di Sukoharjo ini hingga tuntas. Karena dimungkinkan masih banyak tersangka lain yang belum terungkap," ujar Kapolres. Dijelaskan, Kapolres mengutip pengakuan tersangka, sebagian barang bukti berupa lembar ker- tas BPKB palsu itu telah dibakar oleh tersangka, untuk menghi- langkan jejak. Sesuai hasil pe- meriksaan sementara, terdapat klise BPKB mobil Honda Civic, akan tetapi barangnya juga belum diketemukan sehingga Pol- res Sukoharjo bertekad mengem- bangkan kasus tersebut hingga 1992 lalu. Lengkap (UK) di tiap-tiap Polsek yang ada di Sukoharjo, de- ngan anggota gabungan yang ter- diri dari anggota Sabara, Serse dan IPP. Pada saat melaksanakan op- erasi, Polsek Grogol yang dip- impin langsung Kapolsek setem- pat, Letda Pol Toni Harsono dike- tahui ada pemilik mobil yang mencurigakan. Saat diperiksa, yang bersangkutan hanya bisa menunjukkan bukti foto copy BP- KB, yang penuh kejanggalan. Karena tanda tangan pejabat Pol- ri sesuai surat yang disodorkan pemilik mobil kepada polisi yang memeriksa kendaraan tersebut, sebenarnya yang bersangkutan belum menjabat. Tanda tangan yang dipalsu itu adalah Waka Polwil Surakarta, Letkol (Pol) Drs Sukandri, "Kebetulan Toni Har- sono sebelumnya pernah menja- bat di Polwil Surakarta sehingga hafal betul kapan pejabat yang di- palsu tandatangannya itu mulai menjabat," ujar Kapolres seraya mengatakan Letkol Drs Sukandri mulai menjabat pada 11 Nopem- ber 1992, namun dalam surat kendaraan palsu itu dikeluarkan *Bersambung hal 11 kot 3 Tak Ada Korban Meskipun tidak ada korban manusia, kerugian ditaksir seki- tar Rp 9 milyar lebih. Belum ada Dua Cawagub Berprestasi Ditolak kalau di sekitar areal kebakaran dijadikan sebagai lahan penam- Tahun 1994 ini merupakan tahun kebanggaan bagi masyarakat dan Pemda Kabupat- en Wonosobo, karena pada tahun *Bersambung hal 11 kol 5 pungan sementara. segera dihilangkan. rarti oknum dan Jika ada yang memungut, be- tahun 1990 lalu ketika Wito Lakon dan kawan-kawan mene- mukan berbagai perhiasan kuno dari emas seberat lebih dari 25 kilogram. laporkan saja pada saya pasti akan kena tin- dakan tegas. Masyarakat harus berani melapor jika menemukan penyimpangan seperti itu. Calon Tamtama yang diterima tidak berdasarkan seleksi ketat, karena unsur suap dan seba- GUBERNUR DIY SRI PAKU ALAM VIII: Sejak penemuan itu kemudian berturut ditemukan berbagai ben- da kuno baik vang terbuat dari Bersambung hal 2 kol 6 Gubernur Ajukan Dispensasi ke Mendagri Peristiwa Itu Perlu Diceritakan SEMARANG (KR) - Gubernur Jawa Tengah mengajukan dis- pensasi ke Mendagri sehubungan dikembalikannya berkas permo- honan persetujuan dua calon wakil gubernur I Jawa Tengah. Pertimbangan mengajukan dis- pensasi mengingat kedua calon (HR Hartomo dan Oemarsono) memiliki prestasi terbaik. Kepala pers seusai peringatan Hapsak di lapangan Simpanglima Semarang, Sabtu (1/10), Guber- nur Soewardi mengaku sampai kini belum menerima pengem-- balian berkas permohonan terse- but. "Saya baru mendengar lewat Media Massa. Nanti setelah surat pengembalian saya terima, akan diajukan dispensasi", katanya. Secara terpisah Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Soey- ono menyatakan jika diperlukan, prajurit Kodam IV/Diponegoro banyak sekali yang memenuhi syarat dan layak menjadi wakil gubernur Jateng. "Hanya saja sampai kini gubernur belum per- nah meminta", tegas Pangdam. Prajurit yang layak menduduki wakil gubernur tidak harus brig- DI BALIK PENGGEREBEGAN KAWANAN PERAMPOK DI HOTEL: jen aktif, tetapi kolonel senior bisa. Setelah menjadi wakil gu- bernur, ia akan dinaikkan ke brigjen.Calon yang dipersiapkan, tentunya yang sarat pengalaman teritorial dan yang paling penting bisa diajak kerjasama dengan Gu- 'bernur. Kasrem Sejumlah prajurit Kodam yang layak itu, antara lain Walikota Semarang Soetrisno Soeharto, Bupati Kudus Soedharsono, Bu- pati Grobogan H. Mulyono maupun Bupati Banyumas Djoko Soedantoko. "Mereka itu sudah paham teritorial di Jawa Tengah. Bahkan Bupati Grobogan H Mu- lyono, pernah menjabat Kasrem Yogyakarta ketika Gubernur Soe- wardi menjadi Danrem Yogyakar- ta. tidak Mendagri mengembalikan berkas dua calon wakil gubernur yang diajukan Gubernur Soewar- karena keduanya di memenuhi syarat. HR Hartomo sudah lama purnawirawan sedang Oemarsono senioritasnya kurang. Selain itu dalam penga- Gubernur DIY Sri Paku Alam VIII bercerita kepada wartawan. Bersambung hal 11 kol 1 Revolver Itu Disimpan di Bawah Kasur Kaliurang, namun yang merencanakan merampok YOGYA (KR) - Lima penjahat di rumah seorang dokter di Jalan Sleman, akhirnya berhasil digagalkan pa- sukan elit Polda Jateng, Tim Unit" Sidik Sakti (USS), kini sudah se- lesai diperiksa di Polda Jateng. Menurut rencana kelima tersang ka ini diserahkan ke Polwil Yog- yakarta. Kapten Pol Drs J Sumartono SH Kabag Serse Polwil Yogyakarta, dan Kanit Reserse Umum Kapten Pol Drs Suko Hariyanto ketika dikonfirmasi KR, kemarin, me- nyatakan belum menerima pe- limpahan kelima tersangka itu dari Polda. sewaktu merancang aksi peram- Menurut Kapten Suko, karena pokan di sebuah hotel di Jalan Magelang, di wilayah hukum Pol- resta Yogyakarta, boleh jadi keli ma tersangka dikirim ke Mapol- resta. Namun Kasat Serse Polres- ngatakan belum menerima pe- ta Kapten Pol Budiarto juga me- limpahan kelima tersangka yang diringkus Tim USS Polda Jateng. Sebelumnya, Polda Jateng hen- Residivis dak mengembangkan kasus per- ampokan di wilayah Jateng-DIY, khususnya yang bermodus ala ninja. Kuat dugaan, kelima pelaku ini masing-masing Tj dan St (36) terlibat dalam pelba- (35),Kom (48), Rd (33), Hm (28) gai aksi perampokan Kelima penjahat itu, di an- taranya residivis, termasuk kom- plotan kelas kakap. Mereka bermodal, yakni dengan dan clurit serta segala bentuk kendaraan Daihatsu Zebra, memiliki senjata Colt 38, pedang kunci, yang bisa dimanfaatkan untuk membuka pintu rumah yang dijadikan sasaran. Para penjahat itu disergap Tim USS Polda Jateng di penginapan- nya, sebuah hotel di Jalan Mage- lang Yogya, Senin (19/9). Mereka sendiri tak menyangka bakal di- gerebek, padahal rencana sudah diatur rapi, termasuk membikin denah rumah dokter yang bakal digarap. Cari-cari Sasaran Kehadiran komplotan ini di Se- marang sebenarnya langsung ter- cium oleh reserse setempat. Na- mereka melulu orientasi. Tapi tak mun selama lima hari di kota itu, beraksi. Para penjahat itu meng anggap Semarang tak aman. Se- bab di antara anggota komplotan memang sudah dikenal oleh petu- gas baik dari Poltabes Semarang maupun Polda Jateng, ihkan sasaran di Yogya. Mereka Itu sebabnya mereka mengal- berangkat dini hari, dan tiba di Yogya sekitar pukul 09.00. Seba- gai "markas", mereka memilih se- buah hotel di Jalan Magelang. Di kota ini, masing-masing berpencar mencari kontak agar operasi bisa terlaksana. Sebab komplotan ini sudah buang wak- tu terlalu lama. Mereka rupanya sudah mencari-cari sasaran sejak dari Cirebon (Jawa Barat). Melalui kontaknya di Yogya, komplotan ini langsung memilih sasaran rumah seorang dokter di akan terencana, mereka membu- Jalan Kaliurang. Agar segala ger- at denah rumah, termasuk pen- empatan orang-orangnya. Siapa yang masuk, siapa yang menga- mankan lingkungan, di samping sopir yang siap di kendaraan. Namun polisi tetap membayan gi gerakan komplotan ini, meskipun tak dibuntuti dari polisian yang tinggi, dalam waktu jarak dekat. Dengan teknik ke- sekejap, Tim USS berhasil mene- mukan lokasi penginapan kom- plotan itu. Setelah melakukan koordinasi *Bersambung hal 11 kol 3 GUBERNUR DIY Sri Paku Alam VIII punya kenangan yang memilukan atas terjadinya peris- tiwa berdarah G 30 S/PKI. Ke- nangan itu hingga sekarang belum terhapuskan, khususnya dalam kasus terbunuhnya Kol Sugiyono yang diculik PKI. Dalam tragedi ini Paku Alam VIII menjadi saksi sejarah. "Saya sa- ngat terkejut atas terbunuhnya Kol Sugiyono. Pada malam hari sebelum peristiwa itu terjadi Kol Sugiyono makan malam bersama saya," ungkapnya. Kenangan pahit itu diungkap kan kembali oleh Gubernur pada upacara peringatan Hari Pancasila sakti wartawan usai (Hapsak) di Lapangan Monomen Pahlawan Pancasila Kentungan Yogyakarta, Sabtu (140) kemarin. ka berada di Monumen Pahlawan Gubernur tampak terharu keti- Pancasila. Sebab, di situlah Kol Sugiyono dan Brigjen Katamso ditemukan meninggal setelah di- Paku Alam VIII terpana sejenak bunuh PKI secara mengenaskan. mengenang di tempat itu pahlawan revolusi yang dulu begi- tu dekat dengan dirinya. Betapa tidak, sebelum pahlawan itu diculik, pada malam harinya hadir dalam acara ja- muan makan malam bersama Paku Alam VIII di Klentheng Kranggan. "Usai makan malam, Kol Sugiyono sempat berpamitan untuk pulang ke rumah keluarga- nya di Purworejo. Tapi, ketika pulang mampir ke kantor. Saat it- ulah Kastaf Korem Yogyakarta bersama dengan Katamso diculik PKI dan kemudian dibunuh," pa- par Gubernur. Sri Paku Alam VIII yang waktu itu sebagai Wakil Kepala Daerah Istimewa Yogyakarta memperki- rakan Katamso diculik terlebih dahulu, pada malam harinya, se- dangkan Sugiyono diculik pada 1 Oktober 1965 dini hari. "Dite- mukannya jenazah pahlawan ini sungguh mengejutkan saya," ujarnya. (KR-Wafiek)-a Perlu Diceritakan Peristiwa G 30 S PKI dinilai Gubernur sebagai peristiwa yang sangat menyakitkan karena itu tak bisa dilupakan begitu saja. Apalagi dalam peristiwa tersebut PKI secara keji membunuh 9 pahlawan revolusi yang dua di antaranya Brigjen Katamso dan Kolonel Sugiyono. "Peristiwa bersejarah ini harus diceritakan pada generasi muda. Generasi penerus perlu selalu diingatkan pada kekejaman PKI," pinta Gu- bernur. Bahaya PKI, kata Gubernur, harus selalu diwaspadai. Jangan sampai generasi muda Indonesia termakan isu atau penjelasan yang salah. Sebab, pengorbangan yang dilakukan para pahlawan itu sangat besar. "Para pahlawan kita itu gugur dalam rangka menegakkan kemurnian Pancasi- la," papar Paku Alam VIII yang menjadi kepala daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 1989 menggantikan HB IX. Gubernur mengingatkan gen- Sri Paku Alam VIII sangat menghargai jasa Pahlawan Revo- lusi tersebut. Tanpa ragu sedikit pun, Gubernur menyebutkan, Monumen Pahlawan Pancasila, sebagai saksi sejarah yang tak bisa dilupakan. "Di sini kedua pahlawan itu ditemukan mening- gal," ujar Gubernur dengan nada erasi penerus harus berdaya up- haru sebuah kesaksian istime- aya untuk menjaga Pancasila, wa yang diungkapkan kepada agar peristiwa yang memilukan Bersambung hal 2 kol 1 wartawan. 2CM 4cm
