Tipe: Koran
Tanggal: 1994-10-02
Halaman: 02
Konten
2cm Fungsional Pustakawan Kendala, IPI Harus Bekerja Keras MINGGU WAGE 2 OKTOBER 1994 (26 BAKDAMULUD 1927) Sistem Permagangan di Jateng IDT Memandirikan 208 KK Masih Banyak Hadapi Kendala marang, Perusahaan yang berger- ak di bidang biro riset dan konsul- tan manajemen tersebut senang sekali menggunakan tenaga siswa. di Purwojati Banyumas Menurutnya, Poksar Mugi Makmur beranggota 25 KK terin- ci 17 yang mengelola usaha peter- nakan dan 8 sisanya dagang. Un- tuk mengatasi berbagai hambat- an dan media penambah ke- trampilan, setiap selapanan (35 hari) Poksar mengadakan perte- muan pada Senin Pon. Sairan menjawab KRM belum tahu, bagaimana bila ada ternak yang mati. "KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 2 Kawan Remaja Vyta Wulansari Ingin Coba Semuanya dia baru duduk erangan Jateng Kanwil Drs V Mendikbud Wardiman dan Kakandep Dikbud Kodya Semarang Roedhito melihat siswa SMK praktek sebelum diterjunkan ikut PSG. (KR-Sgi)-r dustri). kehutanan swasta. diteri- akan dunia Jasa Marina baik Sekolah Harus Lakukan Agar Peserta PSG Tidak Ketinggalan Penyetaraan karena kerja lama lapangan (PKL) yang sudah dilakukan siswa SMK. "Tahun ini tahap awal pelak- sanaan PSG, hasilnya baru bisa 1997 dinikmati tahun men- datang. Artinya tahun 1997 dual system bisa menjadi jaminan sera- tus persen siswa lulusan SMK menjadi siap pakai di lapangan pekerjaan," ujar Drs Koesno. Depdikbud dan Pemda Jateng jauh hari sudah menyiapkan diri menyambut sistem ganda. Tang- gal 18 Juni 1994 lalu terbentuk susunan "Wahana Konsultasi Pendidikan KR kemukakan, yang meminta dinilai siswa, dekat da KR masih belum mau menerima Peristiwa KABUPATEN Banyumas sulit dipecahkan," aku Sairan yang terdiri 328 desa dan kelura- yang guru SD Gerduren. han, memiliki 72 desa tertinggal. Sedang jumlah KK tertinggal menurut hasil survey Unsoed Purwokerto 144.321. "Dari jum- lah itu, yang menerima dana sekitar 77.000 KK lebih," kata Bu- pati Banyumas, H Djoko Sudan- toko, dalam kesempatan menin- "Kita tidak perlu kawatir, akan jau beberapa desa tertinggal di kemampuan siswa. Yang penting Kecamatan Purwojati pekan lalu. bagaimana melatihnya lebih dulu Dana IDT sudah diterimakan agar siap bekerja pada kita. Kita bulan lalu dan dikelola masing- untung karena bisa merekrut masing Poksar, seperti 8 Poksar Bupati Banyumas menjawab tenaga terdidik dengan murah (Kelompok Sasaran) di Desa Gen- KRM secara terpisah, tandasnya, dan tanpa pasang iklan untuk duren wilayah Purwojati. Desa ini rekaman oleh seorang produser paksa ikut ujian susulan, karena dana IDT tidak semata untuk jalan pemikiran yang lebih de- mencarinya. Sebagai imbalannya, memiliki 208 KK tertinggal. Pen- mengentaskan kemiskinan ma- dari Bandung. "Tapi saat ini, Vyta jadwal shooting berbenturan de- belum bisa memberikan kepast- ngan waktu ujian. Padahal, kita para siswa yang sudah menyele gelolaan dana tersebut untuk teri saja. Juga terhadap berbagai saikan pemagangan akan diberi berbagai usaha seperti peter- faktor penyebab kemiskinan semua tahu selesai shooting tentu karena Vyta masih sibuk de- ngan kegiatan sekolah. Mungkin saja Vyta merasa sangat lelah. sertifikat yang nantinya sangat nakan, perdagangan, kerajinan seperti miskin pengetahuan dan berharga untuk mencari peker dan lainnya. tahun depan Vyta baru bisa Karena itu Vyta selalu membawa jaan di perusahaan lain, terlebih menyanggupi tawaran tersebut," catatan kecil saat shooting dan "Dana IDT Rp 100.000 yang tidak mau berkooper- guru les di Duce yang punya nama panjang ujar gadis yang terlahir pada 24 mendatangkan perusahaan kami sendiri," ujar saya terima untuk berdagang, Moenthe. kata Sumarjo, anggota Poksar atif dan lainnya. "Jadi diharap- Aprevyta Dyah Wulansari itu. rumahnya - Perum Taman Griya April 1978 ini. kan mereka dapat mandiri," Namun, putri bungsu dari dua Mugi Makmur warga RT 02/RW 8 Indah IV/229-untuk saat ini Vyta Perusahaan tersebut melaku- tegasnya. Urusan sekolah bersaudara ini justru merasa kan penawaran kerjasama de- memang bisa Desa Gerduren menjawab KRM. ngan SMEA yang ada di Jakarta, Sedang Sanwari, penduduk yang Gerduren maupun ketiga desa diterapkan Tentang pelaksanan DIT di beruntung dengan tradisi yang perkara serius yang tak gampang prestasinya di kelas agar tidak keluarga Semarang, Yogyakarta dan se- pada ditinggalkannya. Karena Vyta terlalu jatuh. sama memanfaatkan dana bantu- tertinggal di Purwojati, Bupati dirinya. Karena sikap disiplin menyadari betul sebagai public Hal jumlah kota besar lainnya. yang demikian bagi Vyta an itu untuk berternak kambing. menilai cukup baik. "Penyisihan yang ditanamkan sejak Vyta figure perilakunya akan selalu tak terlalu sulit, karena sistem Dibagi Enam "Saya akan mengelola usaha saya sepanjang hasil Sementara itu Kasubag Pen- sebaik mungkin," janji keduanya musyawarah dan mufakat kelom- masih anak-anak melahirkan dipotret semua orang. Vyta tak sekolahnya juga menerapkan prestasi yang cukup membang- ingin jadi artis seperti Anggun C sikap disiplin yang cukup ketat. Depdikbud secara terpisah. pok, tidak salah. Tetapi dana itu gakan. Belum lama ini, Vyta dua Sasmi yang begitu populer dalam Bahkan salah satu alasan Vyta Haryanto kepada Baik Sanwari maupun Sumar- tidak boleh dipotong dan harus di- kali menjuarai lomba vokal Laga karir, tapi gagal dalam KR Selasa (27/9) mengatakan, jo, pekerjaan sehari-harinya ser- studi, memilih sekolah di Stece adalah. dalam pengaturannya, dual sys- abutan tidak menentu. Sanwari tandasnya. gunakan untuk usaha produktif," Prima Svara yang diadakan TVRI karena Vyta juga punya cita-cita kedisiplinan yang diterapkan di kuat sebagai ahli h hukum. tem di Jateng dibagi enam kelom- kadang ikut gepyok padi bila pa- sekolah itu dan tidak ingin masuk Melihat desa tertinggal seperti Yogyakarta. Sedang prestasi yang Meski sudah cukup banyak sekolah telah diraih sebelumnya antara pok yaitu kelompok pertanian nenan, atau buruh bongkar muat Gerduren, untuk mengejar ketert- lain Juara II Pop Singer Remaja yang telah diraihnya dan kehutanan (melibatkan 125 pasir dan lainnya. Penghasilan- inggalan memang harus banyak dari musik, 1992 di Riau, Juara II Bahana namun Vyta masih merasa belum erapkan begitu longgar "ujar Vyta industri), kelompok teknologi dan nya per hari sekitar Rp 2.000 yang dikerjakan warga dan Swara Pelajar Se-Kodya Yogya puas dengan karir yang tengah memberikan alasan. Tapi karena industri (626 industri), bisnis dan sampai Rp 3.000, untuk meng- perangkatnya. Kondisi geografis dan Juara Favorit dalam Lomba ditekuninya dan punya niat kebetulan sekolah Vyta termasuk manajemen (757 industri), kese- hidupi isteri dan 3 anaknya. menjadi tantangan, terutama Pop Singer LPK De Santa. bidang yang lain. "Vy- sekolah yang cukup punya nama PENDIDIKAN Sistem Ganda (PSG) atau dual system di Jawa Tengah meng- jahteraan dan masyarakat (12 in- "Uang sebanyak itu ya dicukup- dalam hal sumber air bersih dan ingin mencoba bidang, di kota ini, Vyta merasa punya dustri), pariwisata (362 industri), cukupkan untuk makan dan ke- hadapi banyak kendala, terutama bagi sekolah-sekolah kejuruan di kota kecil. irigasi sawah. Sedang prasarana Sekalipun demikian, serta seni dan kerajinan (54 in- butuhan lainnya," jawab Sanwari modelling. Karena Vyta tanggung jawab ganda, yaitu dan sarana pemerintah, ekonomi, Kepala Kanwil Depdikbud siswa magang. Di samping itu Semarang, kondisi semacam itu lalu merasa sebagai artis baru. sebetulnya belum yakin benar karena jumlah sekolah swasta sa- di rumahnya yang terbuat dari sosial dan lainnya juga harus Jateng Drs Koesno kepada KR, kontradiktif. Karena saat ini jus- Padahal penampilannya yang apakah Vyta memang sudah laritas kayu, berdinding bambu dan se- Selasa (29/9) menyatakan, ken- ngat besar (447 sekolah, semen- tru dibutuhkan efisiensi dan pro- dilengkapi. Demikian pula pra- lincah di layar gelas hampir tak cok berkarir sebagai penyanyi," tara negeri hanya 88) maka mutu Penyebarannya meliputi, ke- bagaian kecil papan. dalanya di kota kecil jarang dite- ujar Vyta menambahkan. Tapi sarana dan sarana bagi warga de- terhitung lagi, karena buah hati duktivitas tinggi agar bisa lompok pertanian dan Becak dan Jualan mukan industri besar yang berse- PSG pun belum dapat dipertang- memenuhi permintaan pasar ser- diikuti 44 SMK (STM Pemb. Per- sa sendiri seperti fasilitas kehidu- pasangan Kol. Doewekseno dan saat ditanya, kapan karirnya (Sulistyawan)-m dia diajak kerjasama dengan gungjawabkan (belum dapat ta mendapatkan laba maksimal. Sumarjo lebih beruntung di- pan di perumahan penduduknya. sekolah. Lain halnya bagi sekolah melaksanakan) di 96 sekolah tanian, SMT/STM Pertanian, SF- banding tetangganya itu. Ia Itulah Gerduren yang Lengger "Kalau pekerjaan dilakukan MA, SPbMA), kelompok teknologi memiliki becak sebagai andalan dan Calungnya cukup beken. di kota-kota besar. karyawan perusahaan hasilnya dan industri melibatkan 183 SMK penghasilan. "Becak di daerah ini "Memang kami harus kerja keras Meski demikian, sistem perma- Kendala ini dihadapi PSG bisa mencapai 80 sampai 100 gangan yang dilontarkan Mendik- swasta dan negeri (STM Pemban- tidak dapat sepenuhnya menjadi dan mandiri. Dadi wong mlarat karena masih banyak perusahaan persen. Tetapi bila dikerjakan gunan, STM, SMT Grafika, SMT sumber penghidupan. Karena itu rekasa, kok." tekad Sanwari dan bud Wardiman bagi siswa sekolah yang enggan memanfaatkan para siswa paling banter hanya Perkapalan, STM Kimia Industri, isteri saya berdagang di rumah Sumarjo, mencerminkan tekad menengah kejuruan (SMK) tenaga siswa untuk perusahaan- 20 persen," kata Ir Safari. SMT Penerbangan, SMT Tekstil dan mendapat bantuan modal warga tertinggal lainnya. nya. Mereka khawatir kedatan- ma positif sekolah dan dunia in- Namun tidak semua perusa- dan BLPT). Kelompok bisnis dan dari IDT," tuturnya. (S Pamudji)-t dustri. Untuk mengatasi kendala haan melontarkan kekawatiran gan siswa yang seharusnya 'mem- manajemen melibatkan 263 SMK "Saya jualan sayur-mayur, ja- tersebut, Koesno, mengharapkan bantu proses produksi justru PSG. Banyak pula perusahaan (SMEA dan SMIP), kelompok ke- jan, buah-buahan, es sirop dan Peti SMK-SMK yang ada di propinsi menghambat produktivitas yang mempercayai tenaga siswa, sejahteraan dan masyarakat un- lainnya seperti ini," jelas Ny ini lebih mendekatkan diri pada produk secara keseluruhan. asalkan mereka diberi pelatihan tuk 11 SMK (SMPS), pariwisata Sumarjo di 'warungnya yang industri. Menurut Kepala Cabang PT terlebih dahulu. untuk 17 SMK (SMKK), serta mengambil separuh ruang tamu Tahapan yang bisa dilakukan Indah Ir. Safari, pe- Seperti dilontarkan Direktur seni dan kerajinan untuk 5 buah rumahnya. Konsumennya para sekolah, menurut Koesno, bisa rusahaan yang bergerak di PT Moenthe Abadi Jakarta, T SMK (SMKI, SMIK, dan SMSR). tetangga lingkungan RT dan seki- dimulai dengan open house, men- bidang dok dan galangan kapal di Moenthe SE kepada KR di Se- (Sgi)-y tarnya. Sehari rata-rata ada pe- gundang industri ke sekolah. Ke- masukan uang sekitar Rp 10.000 mudian mempereratnya dengan sampai Rp 12.000: membentuk Majelis Sekolah yang "Saya harus menabung setiap melibatkan pula indsutri, serta akhirnya melaksanakan PSG de- hari Rp 25-, untuk angsuran pe- ngembalian dana IDT yang per ngan industri pasangannya bulan Rp 6.200. Selama 18 bulan untuk materi dan pelaksanaan. dana itu dikembalikan, sehingga Sistem yang memakai pola 60 akan terkumpul Rp 116.000. LANGKAH penyetaraan pros- SMEA swasta dan negeri di oleh pabrik, semakin membuat persen praktik dan 40 persen es belajar-mengajar (PBM) men- Sisanya Rp 16.000 untuk modal wilayah Kodya Magelang. Drs para siswa STM semakin betah. Mudjijoto, Kepala SMEA Negeri "Biasanya kalau mereka bosan Poksar yang dimanfaatkan seba- teori disebut diujicobakan mulai jadi kendala sejumlah sekolah ke- justru akan meminta segera pin- gai simpan pinjam. Ketentuan ini kurikulum baru 1994 ini. Tahun juruan di Magelang dalam rangka Magelang, membenarkan, secara 1994 ini siswa kelas I dibekali melaksanakan program sistem resmi program ini baru akan dit- berdasarkan musyawarah dan dah dari tempat magangnya, semacam dasar ketrampilan (ba- ganda (PSG). Sekolah terpaksa erapkan pada semester ketiga tetapi mereka justru menyatakan mufakat anggota," beber Sumarjo. sic course) tentang sistem ganda. harus melakukan penyetaraan Keputusan kelompok tersebut siswa baru. keenakannya," tambah Heri Agus Sedang untuk kelas II dan III atau mengulang-ulang pelajaran bagi Sumarjo tidak member- SMEA Negeri Magelang telah Suyitno. sifatnya penajaman dari praktek yang telah diberikan untuk men- Hanya mengingat atkan. Demikian pula bagi San- melaksanakan program PKL yang dipertajam. Program PKL dalam waktu dekat mereka harus wari, meski ternak kambingnya jaga agar siswa yang ikut PSG sendiri di SMEA Negeri Mage- konsentrasi menghadapi ujian belum menghasilkan'. "Sudah tidak ketinggalan. Kepala STM Negeri Magelang, lang sudah lama dilaksanakan, akhir, STM Negeri membatasi dikawinkan dengan kambing pe- Drs Hery Agus Suyitno, kepada lamanya 2 minggu. Dengan PKL pelaksanaan PSG beberapa bulan jantan milik tetangganya, mu- Yang Dipertajam, PKL diperpan- saja. Disinggung respon perusa- dah-mudahan beranak." Di mu- di sisi lain se- makin banyaknya pihak luar jang menjadi 1 bulan. Lokasi PKL haan, sudah ada yang meminta sim kemarau ini memang sulit perpanjangan para siswa SMEA ini Patal Se- agar setamatnya dari STM lulu- mendapatkan rumput segar di waktu pelaksanaan PSG, juga cang, KPKN, Kantor Perpajakan, sannya dapat bekerja di perusa- Gerduren." katanya lagi dan ber- dapat mengganggu para Lippobank, BRI dan sejumlah haan tersebut. tekad akan memelihara ternak lebih-lebih dalam waktu PSG dilaksanakan 3 bulan. itu dengan baik. kantor asuransi. mereka akan menghadapi Untuk menghindari hal-hal Yang berarti selama waktu terse- Berbeda dengan Abdori, yang ujian akhir. yang tidak diinginkan antar seko- but siswa yang ikut PSG tidak warga Poksar Mugi Lestari, juga memperoleh pelajaran sekolah. di Gerduren, pemanfaatan dana Semenjak 1 Agustus lalu STM- lah SMEA, sedang dibentuk ma- NA Magelang melaksanakan pro- jelis sekolah yang terdiri dari Kalau hal ini dibiarkan saja, 76 IDT yang digunakan untuk usaha gram tersebut. Untuk pertama seluruh sekolah SMEA negeri siswa tersebut akan ketinggalan kerajinan bambu menemui ke- Kejuruan Jateng kalinya sengaja diterjunkan 76 dan swasta di Magelang, Majelis pelajaran sekolahnya gara-gara sulitan pemasaran. Ia membuat yang unsurnya melibatkan De- siswa dari pelbagai jurusan ke se- ini untuk mengkoordinir seluruh mengikuti program magang. mebelair dari bambu wulung, pdikbud, Pemda, Kamar Dagang jumlah perusahaan industri di sekolah dalam usaha penetapan "Konsekuensinya, kami harus anyaman dan lainnya. "Saya dan Industri (Kadin), dan dunia Magelang. "Mereka dari jurusan dan penempatan para siswa di melakukan penyetaraan pela- mengharapkan ada yang me- industri. bangunan, elektronika, mesin, hasil jaran bagi mereka yang ikut nyalurkan pelbagai perusahaan. produksi," Selain itu kendala yang di- listrik dan otomotif," katanya. Waktu yang hanya 1 bulan un- PSG, yang secara otomatis kami katanya. hadapi PSG karena mutu masing- Kepala Depdikbud Kodya tuk PKL Yang Dipertajam dinilai harus mengulang kembali pela- masing sekolah sangat berbeda Magelang, Drs Soepadman kepa- kurang mencukupi. Banyak di- jaran-pelajaran telah yang Dari ketiga KK tertinggal itu, sehingga masih ada industri yang menjelaskan PSG untuk antara kantor yang meminta PKL diberikan kepada siswa lain," mengelola dana IDT pelaksanan- lebih memacu para siswa mampu diperpanjang waktunya dan kon- ujarnya. "Keinginan PSG kon- nya memang tidak semudah yang meningkatkan kualitas intelektu- tinyu. tinyu ini memang bagus. Namun direncanakan. Meski sebelumnya alnya. Mereka tidak hanya Siswa kelas III STM Negeri, resikonya, kami harus selalu sudah dipersiapkan segala sesu- menekuni ilmu atau teori-teori di yang sedang PSG di pelbagai melakukan penyetaraan PBM se- atunya. Tetapi sebagai pendamp- Sambungan hal 1 tiap ada pergantian," katanya. ing Poksar Mugi Makmur, saya sekolah saja, namun mereka juga pabrik atau industri merasakan tak terulang kembali. diterjunkan langsung ke tengah- layanan seperti pekerja lainnya Kepiluan Gubernur sebe- tengah lapangan pekerjaan narnya juga menjadi kepiluan sesuai kejujurannya. "Di sisi lain, program ini juga seluruh masyarakat Indonesia yang ingin hidup damai dalam mempersiapkan sedini mungkin para siswa agar mereka benar-be- alam Indonesia. Tragedi tersebut perlu diketahuioleh semua warga nar ready for use, walau masih Indonesia agar menjadi cermin betapa kejamnya PKI (R-5/Ary/Usy) Juniati SAAT pertama Endah kali bertemu merupakan anggota Geronimo Voice yang se- dengan gadis lalu tampil dalam paket imut-imut ini, tentu kita ng- Nusantara sebagai backing vokal. II Tapi tak jarang pula TVRI mem- dalam bidang modelling akan mu- lai ditekuni, Vyta menjawab Bintang singkat "Entar kalau udah kelas Nampaknya, tahun ke-dua di gak menyangka yang Klas I SMA. Karena tubuh- da beberapa Yang tak bisa terlihat waktu dalam paket lalu. intanya untuk tampil solo, seperti sekolahnya akan dijadikannya se Legen- bagai awal penggalian dan penja- jagan bakat secara total. Apalagi terlewatkan un- nya yang bong- tuk dicatat, penampilan sor gaya bicara bagai model video klip, serta sikap- sikap yang tunjukkan, di memberi kesan fihak sekolah cukup mendukung Vyta se- Vyta dalam meniti karir. Saat TVRI memintanya shoot- saat GAN Rose belum lama ini shooting di ing, tak jarang Vyta harus Yogya. Karena selesai shooting, meninggalkan jam-jam pelajaran. tanpa disangka Vyte ditawari Malahan pernah juga Vyta ter wasa dari usia sebayanya. Mungkin pengaruh disiplin kelu- ian, arga yang cukup ketat dari Wikerjakana, tidak tahu apa yang khan ABRI, "ujar siswi Stella orang tuanya. "Soalnya kedua Papa mempertahankan dana IDT sekolah negri nyta melihat di itu disiplin yang dit- menggeluti Vyta se- ta termasuk semua menjaga co- nama dirinya sendiri sekolah dan dan se- muanya tergantung pada prestasi yang popu- diciptakannya. Menghadapi Se- PRO dan kontra tentang ja- moga. batan logam wilayah Kecamatan kebebasan Tidak mudah dalam batas tertentu," ujarnya. Namun kenyataannya PSG belum dilaksanakan semua CATATAN MINGGU INI: "Silent is Golden" PEPATAH Inggris menyebut 'silent is golden', dan orang Jawa bilang wong meneng mesti menang. Apa sebenarnya yang tersirat dalam diam berarti emas itu. Menurut orang bijak, diam menjadi senjata ampuh dalam komunikasi, namun seringkali orang kurang mampu memanfaatkannya. Seringkali ucapan kasar dibalas ucapan pedas. Semua sifat naluri manusia karena dengan balasan setimpal paling tidak hati menjadi puas. Tetapi dalam setiap pergaulan se- baiknya dipertanyakan lebih lanjut apakah selalu dibutuhkan cara terbaik dalam keadaan serupa itu. Menggunakan senjata berdiam diri memang lebih sulit, sehing ga banyak yang mengabaikan cara itu, dan mencari jalan yang lebih mudah seperti misalnya kata-kata kasar dibalas dengan kata-kata pedas. Orang Barat bilang orang lebih mudah berbicara daripada memilih diam. Para komponis musik klasik menganggap jeda atau sela sama artinya dengan nada yang dimainkan dalam musiknya. Mozart misalnya, pernah mengatakan bawha bagian-bagian parti- tur musik klasik yang tidak dimainkan (tidak dipukul atau ditiup atau digesek) sama artinya dengan nada yang terdengar. Komponis lain Joseph Heyden, terkenal suka humor. Dengan sengaja ia menggunakan senjata 'diam itu emas' untuk membuat para pengunjung malam konsernya tertidur atau justru malah ter- bangun. Bukan karena jenis musiknya monoton, atau mem- bosankan, melainkan ternyata banyak orang yang datang ke konser Hyden hanya mau cari perhatian atau pamer dan mudah tertidur. Ini sangat menjengkelkan Joseph Hyden, sehingga akhirnya is balas dendam dengan membuat bagian tertentu konsernya dengan berdiam diri tak ada suara. Saat paling tepat memanfaatkan aksi diam diri antara lain, jika kita dibikin jengkel orang lain. Memang suling rasanya untuk berdiam diri, apaladi dengan orang dekat, sahabat. Tetapi dengan tanggapan pendek-pendek saja, hasilnya sama dengan berdiam diri, padahal itu bukan suatu sifat yang kurang sopan. Aksi berdiam diri itu akan sangat berguna dalam menghadapi orang yang bersikap kasar atau menghina. Tetapi orang sering lupa lalu menanggapi hal itu dengan marah, yang tentu saja membuat keadaan lebih gawat Itulah sebabnya orang bijak lalu menyarankan supaya orang berdiam diri sejenak sambil memandang, menatap orang yang bersikap kasar itu dari kepala sampa ke kaki. Disamping itu juga kita harus tahu bagaimana harus menang- gapi seseorang yang bersikap diam itu. Diam bukan berarti tidak ada kejadian apa-apa dalam percakapan itu. Tetapi justru seba liknya. Oleh karena itu orang diam perlu diperhatikan dengan dian juga. Dalam kaitan ini semakin banyak bicara semakir merugikan Kita senang melihat lawan bicara diam tetapi yang diser tai anggukan dan senyuman, sebaliknya, tidak perlu ditambah kata- kata lagi, karena hal itu akan merusak suasana. Oleh karena itu disarankan bijak-bijaklah menggunakan 'silent is golden'. Sebab banyak pula watak orang diam yang jadi penden- dam. (Tha)-r belum menemui kendala yang Ekspor Salak Pondoh 30 Ton Tidak Bisa Dipenuhi Bangunkerto KEPOPULERAN salak pon- doh ternyata sudah sampai ke manca negara. Bahkan, beberapa waktu lalu, pengusaha-pengusa- ha dari Jepang, Philipina, dan Singapura telah bersedia meng- impor buah tersebut ke negara- nya, masing-masing 10 ton per bulannya. Tepi permintaan itu tidak bisa begitu saja dipenuhi. Pasalnya, pengelola perkebunan salak pon- doh itu merasa tidak sanggup memenuhi target yang diminta. "Bayangkan, kalau setiap bulan kami harus menyediakan 30 ton salak," kata Sudiyono, ketua Ke- lompok Tani Candi Bangunkerto, Melihat kondisi yang ada saat Turi Sleman. ini, memang terlalu sulit bagi petani untuk tetap bisa memanen salak sebanyak itu. Bangunkerto yang memiliki lahan perkebunan salak pondoh seluas 27 hektar itu, Setiap tahunnya hanya mampu memproduksi 337,5 ton salak yang manis rasanya itu. Bila seti- ap tahun bisa mencapai angka tersebut, berarti desa Bangunker- to baru menghasilkan 28,125 ton salak pondoh per bulan. Itupun ji- ka setiap batang pohonnya tum- buh dengan baik dan iklimnya pendukung. "Untuk konsumsi dalam negeri saja, jumlah itu masih terlalu sedikit," ujar Sudiyono. Dalam jumlah yang sedikit, tentunya para eksportir tidak mau me- nanggung resiko kerugian untuk tetap mengekspornya ke luar negeri. Apalagi saat ini kemasan salak masih jadi problema, kare- na harus menjamin keawetan salak. Untuk saat ini, diakui Sudiy- ono, harga salak pondoh belum dapat dikendalikan. Artinya, bila musimnya bagus dan hasil pane- nan meningkat berarti harga akan turun hingga Rp 2000 tiap kg untuk kualitas A. Tetapi, di musim kemarau seperti sekarang ini, di saat produksi menurun, harga per kilo salak pondoh akan melambung hingga Rp 5000 sam- pai Rp 7000, untuk kualitas yang paling baik. Sebenarnya salak pondoh me- mang berprospek bagus untuk diekspor. Tapi, ya itu tadi, ken- dala utamanya kami tidak bisa menjamin kontinuitas panenan," lanjut Sudiyono lagi. Untuk itu, sementara ini petani hanya men- gandalkan penjualan dalam negeri saja. Kranjang Guna menunjang pengenalan objek agrowisata yang kini tengah digalakkan di Kabupaten Sleman, petani salak pondoh di Ban- gunkerto pun lalu bersepakat un- tuk membuat kemasan pem- bungkus salak itu agar lebih dike- nal lagi. "Untuk pembeli langsung di lokasi agrowisata, Gadung Bangunkerto ini, kami menyedi- akan tas khusus seperti layaknya toko-toko swalayan di kota," jelas Sudiyono. Dengan begitu, pembeli tidak lagi diberi kranjang tradisional dari anyaman bambu sebagai tempat pembawa salak, tetapi se- buah tas dengan tulisan Salak Pondoh Gadung Bangunkerto, Sleman. "Tas i merupakan hasil karya anak-anak muda Ban- gunkerto yang diserahi tugas mengelola lokasi ini," papar Kaur bang Desa Bangunkerto itu lagi. Dalam sejarahnya, potensi salak pondoh di Sleman sebe- narnya sudah ada sejak lama. Na- mun karena masyarakat belum menyadari nilai yang dimilikinya itu, potensi tersebut baru dikem- bangkan sejak tahun 1990. "Waktu itu, beberapa hari sete- lah dilantik menjadi Bupati, saya diundang untuk meninjau lokasi KKN mahasiswa IKIP Yogya, di * Bersambung hal 11 kol 8 Kolam renang dan kolam pemancingan di zone indhuk sentra salah pondoh di Bangunkerto, yang diharapkan mampu menyedot wisatawan kunjungi kawasan itu. (KR-Hassan M Nur)-r hangat UGM Prof promosi dan publisitas, kajian pe makai. Bila bibliografi nasional Indonesia cukup baik, pelajaran seperti katalogisasi dikurangi dan diganti pelajaran lain yang semacam fikasi dapat Pendidikan dan klasi- berguna. itu tam- paknya memang dibutuhkan oleh pustakawan inpassing, bagaimana dengan yang bergelar sarjana? belum ter- Selama ini memang pikirkan pendidikan untuk lulu- san para sarjana ini. Bagi lulusan sarjana yang belum pernah mengikuti pendidikan formal, apakah cukup hanya 6 bulan atau perlu pendidikan lain, juga belum terpecahkan. Sampai saat ini juga belum bagaimana terpikir meningkatkan mutu pendidikan dan pelatihan setara dengan Diploma 3. fungsional sempat meng- dan menjadi bahan perbincangan para pakar. Rektor Dr Sukanto Rekso- hadiprodjo MCom, sempat berko- Sambungan hal 1 mentar, kalau disuruh memilih mulia maupun bebatuan di antara jabatan struktural dan sekitar Candi Prambanan, baik di fungsional, pilih yang terakhir Kecamatan Jogonalan, Alasannya, jabatan fungsional Manisrenggo maupun lebih memberikan Prambanan. berpikir, tak dibatasi dengan Tri Hatmadji mengatakan, ke- berbagai macam urusan adminis- mungkinan benda yang berben- tratif. Berikut ini dialog tentang tuk peti terbuat dari batu terse- jabatan fungsional pustakawan but termasuk peninggalan pada dengan Ketua Program Studi Il- masa peradaban Mataram Kuno, mu Perpustakaan, Bidang Ilmu namun kepastian belum tahu, se- Informatika, Program Pascasar- bab-salah seorang staf SPSP Drs jana Universitas Indonesia (UI) Rusmulia, masih melakukan Jakarta, Sulistyo Basuki PhD. penelitian terhadap benda pur- Pekan lalu Ketua Jurusan Ilmu bakala tersebut. Perpustakaan (JIP) Fakultas Sas- Sulistyo Basuki. (KR-Asp) Dalam khasanah dunia arkeol- tra UI berbicara di depan peserta ogis, peti batu disebut "pripih", Lokakarya Pengembangan dan sional dilakukan Perpustakaan Seberapa jauh sebenarnya per- anan Ikatan Pustakawan Indone- yang sering menjadi benda pe- Peningkatan Etos Kerja Pus- Nasional. lengkap dalam sebuah ritus takawan, yang diselenggarakan Sebetulnya apa yang ingin di- sia dalam memperjuangkan sta- capai dalam pendidikan dan UPT Perpustakaan UGM. tus pustakawan? IPI selama ini telah berhasil Lembaga mana yang lebih pelatihan teknis pustakawan? tepat untuk menyelenggarakan Pendidikan semacam ini bertu- memperjuangkan status pus- pendidikan dan pelatihan fung- juan meningkatkan penguasaan takawan sebagai tenaga fungsion- pengetahuan atau keterampilan al dan profesional disertai dengan sional pustakawan? Sebaiknya memang bukan lem- di bidang teknis masing-masing. penentuan batas pensiun dan pendidikan formal, Keterampilan teknis ini diberikan tunjangan fungsional. Walaupun sebenarnya upaya ke arah itu melainkan lembaga lain seperti per-subjek, bukannya umum lembaga pembina dalam hal ini seperti diklat fungsional. Sampai tidak terlepas dari peranan uta- Perpustakaan Nasional atau or- saat ini belum ada data yang ma Perpustakaan Nasional RI. ganisasi profesi seperti Ikatan lengkap mengenai pendidikan Pustakawan Indonesia (IPI). teknis ini. Dalam pendidikan dan pelatihan teknis banyak perpus- Lembaga pembina dan organisasi profesi ini sebaiknya bekerja takaan, lembaga pendidikan ting- gi, IPI, Perpustakaan Daerah da- sama. Namun yang terjadi saat ini, karena IPI masih disibukkan pat memegang peranan. Pen- dengan berbagai masalah, maka didikan semacam ini hanya mem- pendidikan dan pelatihan fung- berikan aspek-aspek tertentu dari kepustakawanan saja. keagamaan. Begitu pula peti batu yang dite- mukan oleh Sutrisno tersebut merupakan sebuah "pendeman" (benda yang ditanam) di bawah sebuah bangunan suci, tempat pe- mujaan. "Namun bagaimana bentuk persisnya bangunan suci tersebut belum bisa dipastikan, namun asal itu benda muasal berdasarkan laporan dari Kantor P dan K diperkirakan dari perad- aban Hindu sekitar Abad IX, jadi kira-kira pada masa kejayaan Kerajaan Mataram Kuno," kata Kasi Perlindungan kantor SPSP itu. (Ant) baga Laboratorium Sejarah IKIP PGRI Membuat Maket Masjidil Haram Purek I IKIP PGRI memotong tumpeng HUT ke 9 Laboratorium Sejarah. (KR-Nan)-r YOGYA (KR) - Mahasiswa Ju- rusan Sejarah dibawah bimbin- gan penanggungjawab laboratori- um sejarah IKIP PGRI Yogya kini nyrempeng membuat maket Masjidil Haram Mekah, untuk mengisi koleksi lab sejarah terse- but. Hal tersebut dikatakan Pem- bantu Rektor I IKIP PGRI Yogya Drs Buchori MS MPd, ketika memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-9 laboratori- um sejarah IKIP PGRI Yogya, di kampus unit I, Sonosewu Bantul, malam Jumat (29/9). Menurut Drs Buchori diban- gunnnya maket tersebut akan membantu kebijaksanaan pemer- intah 'link and match'. Maket itu akan sangat bermanfaat bagi umat Islam khususnya, dan bagi calon jemaah haji Kodya Yogya maupun DIY dan sekitarnya yang pergi ke Tanah Suci. Khususnya bagi calon jemaah haji, walaupun sudah mengikuti manasik haji, dengan melihat maket Masjidil Haram Mekah akan lebih gamblang masuk Mekah dalam rangkaian me- nunaikan ibadah haji. Buchori MS mengatakan, H So- eroyo MA (dari PDHI DIY) ketika memberikan sambutan pada sem- inar di IKIP PGRI Yogya sangat mendukung pembuatan maket tersebut. Bahkan bila ke Jakarta akan melaporkan ke Dirjen Bi- mas Urusan Haji dan Menteri Agama. Pada peresmian nanti, IKIP PGRI Yogya akan mengundang Dirjen Bimas Urusan Haji atau Menteri Agama, paling tidak Kakanwil Depag DIY guna meresmikan maket kebaggaan umat Islam ini, ujar Pembantu Rektor I. Menurut penanggungjawab lab sejarah Drs Dody Suyono MA direncanakan maket selesai 11 Desember 1994. Penggarapannya sudah dimulai Januari 1994, hingga sekarang sudah selesai 50 persen. Dengan tambahnya koleksi maket Masjidil Haram Mekah ini maka lab sejarah IKIP PGRI Yo- gya bakal mempunyai maket ke- banggaan umat Islam, disamping maket kebanggaan berupa Maket Kraton Majapahit yang dires- mikan Sri Sultan Hamengku Bu- wono X belum lama berselang. Peringatan HUT ditandai pe- motongan tumpeng oleh Purek I Drs Buchori MS dan potongan tumpeng diserahkan kepada Drs Dody Suyono MA. (Nan)-t Bahkan sering tidak dapat dibedakan, apakah perjuangan pustakawan sebagai tepaga fung- sional dilakukan oleh pus- takawan yang memangku ja- batan di kepengurusan IPI ataukah pustakawan yang beker- ja di Perpustakaan Nasional. bat fungsional? Apa yang harus dikerjakan IPI Apakah kurikulum yang dis- dalam meningkatkan etos kerja usun untuk pendidikan dan dan profesionalisme sebagai peja- pelatihan tersebut memadai un- tuk memacu tingkat profesional- isme? Kurikulum yang disusun lebih banyak merupakan kurikulum "versi" Perpustakaan Nasional dengan orientasi pada kepus- takawanan tradisional. Melihat pengalaman selama ini yang berkaitan dengan teknologi dan pemasyarakatan perpustakaan seperti Teknologi Informasi beser- ta aplikasinya di perpustakaan, Hingga saat IPI dalam menen- tukan akreditasi pustakawan masih belum sepenuhnya berhasil, IPI juga belum memiliki upaya mengatasi masalah pen- didikan dan pelatihan untuk pus- takawan karena proses "inpass- ing". IPI masih perlu bekerja keras menyangkut pendidikan dan pelatihan pustakawan lebih- lebih bila diingat masih ada *Bersambung hal 11 kol 6 Pojok KR Presiden Soeharto: Waspadai kemungkinan teru- langnya tragedi G-30-S/PKI. -Kita yakin, bangsa Indonesia akan mampu mencegah terulangnya tragedi menyedihkan itu. *** Dirjen Pariwisata: Yogya sentral pariwisata Indonesia. -Yogya, Solo dan Jawa Tengah! *** Wayang kulit semalam suntuk dengan dalang kondang Ki Hadisugito HUT ke-49 KR di Kalitirto Jl Solo Km 11 tadi malam dibanjiri penonton. -Indikator budaya adiluhung makin dicintai ma- syarakat. Berabe TIDAK ADA PENYAKIT YANG TIDAK BISA DISEMBUHKAN KECUALI MALAS BEROBAT DAN BERUSAHA Tidak perlu resah! kini TABIB AULIA hadir untuk mengobati Anda. Insya Allah sanggup mengobati berbagai penyakit berat dan ri- ngan seperti: Asma/Sesak nafas Amandel Ambeien Alergi Tumor/Kanker Tulang Telinga Tenggorokan Gatal-gatal/Eksim Ginjal Polip Panu Paru-paru/TBC Mata Maag Mani Encor Sukar tidur Syaraf Sakit pinggang Shipilis Sulit punya keturunan Keputihan Kadas Kencing manis/batu/nanah Hidung Haid tidak normal Usus buntu Liver Lemah syahwat Lumpuh Nafas berbau/bau badan Reumatik Rambut rontok Darah tinggi/rendah Jantung Perut besar/busung Impoten Varises Gemuk/langsing badan Jerawat/Vlek-vlek hitam. Dan macam-macam penyakit berat lainnya yang sulit disembuhkan, luar kota/luar Jawa ramuan dapat di kirim lewat pos. Melayani juga pasang susuk Insya Allah untuk kecantikan, ketampanan, kekuatan badan, penglarisan, pengasihan, dan keselamatan bahan susuk dari TABIB AULIA, terdiri dari bahan susuk perak, susuk emas, susuk intan dan susuk berlian, dan juga melayani kon- sultasi lewat pos disertai perangko, balasan secukupnya atau lewat telpon (0274) 375153. DATANGLAH SEGERA KE ALAMAT KAMI: TABIB AULIA JI. Taman siswa No 146 Telepon (0274) 375153 YOGYAKARTA 55151 Dari (2 Km sebelah barat terminal bis umum/bis kota) terminal bis naik becak, naik taksi atau naik bis kota yang lewat JI. Taman siswa turun di depan rumah Tabib Aulia (Praktek tiap hari mulai pukul 09.00 s/d 18.00 WIB) MINGGU/HARI BESAR TETAP BUKA SEPERTI BIASA Ijin Kejaksaan Negeri B.057/p.4.9.2/Dsb. 1/10/1993 Dinas kesehatan: B.503/2981 PEMBERITAHUAN: 1. Kami tidak praktek atau buka cabang di lain tempat kecuali alamat tersebut di atas 2. Biarpun tidak pasang iklan kami tetap praktek terus seperti biasa SIMPANLAH IKLAN INI BAIK-BAIK SIAPA TAHU SEWAKTU-WAKTU ANDA MEMBUTUHKAN MINGGU WAGE 2 C Promos Sinetro BERBAGAI car mosikan objek-obje sional adalah melal dan melalui buku lainnya yang cara ialah melalui tulisan laporan wisata. Dalam men rangka bangkan industri wisata, pun dituntut kreatif dan el ratif dalam menemukan be bentuk promosi wisata. Mi bentuk promosi w berbagai diharapkan semakin ba wisatawan yang berkunju Indonesia, khususnya ke objek wisata tertentu. Salah satu bentuk pr wisata yang kini bisa ditem mana-mana (baca: di m Pedagang Edelweis da san)- Kali Ac Menyin MASYARAKAT dusu Adem, Kepuharjo, Cang Sleman percaya, tuk (m Bebeng yang menjadi sum desa itu, dihuni oleh se ular jadi-jadian. Konon, sebut merupakan pen Kentole Kertomenggolo d nya, Lambangsari, bek dalem Kraton Kasunana karta, beberapa ratus tah Karenanya, mereka ju caya, bila seseorang see sengaja bertemu dengan sekitar tuk Bebeng, oran but dipantang untuk ber ta. Menurut cerita, kalau melanggar pantangan be orang tersebut akan m celaka. pegawai tu lalu seora Dikisahkan oleh salah kecamatan kringan, Ponimin, bebera pernah ada tawan yang melihat b ular berkelebat di depar cara spontan, ia lalu b "Ular!". Memang tak ter apa waktu itu. Tapi ket wisatawan pulang, dal jalanannya ia mendapat Objek Wisata Terlepas dari keperca Kali Adem sebenarnya pan potensi wisata ter Letaknya yang merup tasan rencana pengemba Kaliurang-N bila diken jek wisata ngat strategis menjadi daerah tujuan w Pemda Sleman pun Berbagai tinggal diam. lakukan untuk mengem kurang daerah yang s Bahkan, saat ini di san dirintis objek wisata di F yang terletak pada k- 1200 di atas permukaan Sebagai langkah Pemda telah membang gung terbuka, musho pandang, joglo, dan bebe di lokasi tersebut, Ren dr 5, DOKTER MINGGU 2 Oktober Soni Van Sasongko, Jl dr Merry, Jl Suryatma normatani,dr Andarwer Agung, Klinik RS Ludi- Nawawi Hadikusumo, J dr Evie Indrasanti,Jl Kli Suyadi, Jl Sultan Agung GIGI: Pr DOKTER jayan Gg Aster 410 Sant JI AM Sangaji 45. Suhardono APOTEK Farma 21, Jl PRAKTEK: Pukul Dirjowiharjo BUKA: E Malioboro I tria, Jl Parangtritis 104 Farma, Jl Gejayan No apotek Ambarrukmo, Jl Cokroaminoto, apotek V Diponegoro no 97, apotel Diponegoro no 12, apote Gejayan Km Husada, Jl Bhuana, Jl 5,5 no Magelang Kaliurang 57, Km K RUMAH SAKIT bu RS Bethesda, Jl Jendera PKU Muhammadiyah,- Jl Lapangan Krapyak, I RS Ludiro Husada Tam Wirosaban no 1, RS Parm Sepasang E di Padang Per SER DEBU API MENO oleh SH MINTAF 223 4cm
