Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

​
Nama: Kedaulatan Rakyat
Tipe: Koran
Tanggal: 1994-10-02
Halaman: 04

Konten


4cm MINGGU WAGE 2 OKTOBER 1994 (26 BAKDAMULUD 1927) Dari Siswa Menjadi Mahasiswa Rutinitasnya Perlu Diubah Ku- SKS tikan baru. Konon dosen. informasi. Arah pin. out". Padahal pengetahuan dari seki- yang diperlu tersebut bisa kan untuk memperoleh gelar sar- siswa yang seperti diantisipasi. masih AWALNYA mahasiswa baru diliputi suka duka dipersiapkan sebelumnya. yang relatif besar sehingga dapat Hal-hal yang memprihatinkan menyelesaikan seluruh kredit un- karena mereka harus menyesuaikan diri dengan sekitar penulisan skripsi memang tuk mata kuliah teorinya dan de- lingkungan kampus. Berangsur-angsur rasa itu masih terjadi. Misalnya, skripsi ngan demikian penelitian pun akan hilang. Yang lebih penting bagi mahasiswa yang dibuat dalam waktu seming bisa segera dibuat. adalah merencanakan studi agar supaya lulus de- gu, ada yang merupakan hasil Sebaiknya skripsi ditulis se- ngan baik dan tepat waktu. Inilah yang harus te- sontékan (plagiat), ada pula skrip belum mahasiswa mengikuti liah Kerja Nyata (KKN) sehingga si yang dipesan dari seseorang. lah dipikirkan sejak dini. Sebaliknya, kalau mahasiswa ter mahasiswa à dapat ditarget selesai Di mana pun belajar, baik di dengan bakat dan kemampuan- sebut mengerjakan skripsi de- pada semester VIII dengan begitu PTN maupun di PTS, sama saja. nya. Kampus terutama adalah ngan baik hasilnya akan berman- pada semester IX menjalani ke tempat untuk menggodok intelek- Satu hal yang perlu menjadi per- KKN faat secara intelektual, sosial dan tanpa beban skripsi. Sepu- hatian yaitu predikat "maha- tualitas kita. moral. Itulah yang perlu diperha lang dari KKN, langsung menem- oleh mahasiswa-mahasiswa puh ujian pendadaran. siswa". Predikat ini mempunyai konsekuensi logis untuk dimak- Jaringan informasi Sistem kredit semester mem- nai secara mendalam dan profe- beri peluang kepada mahasiswa Mahasiswa perlu menambah mahasiswa S1 di Ameri- jaringan informasi baik lewat me- sional. Menjadi mahasiswa hanya agar menyelesaikan studi dengan ka Serikat tidak wajib melakukan dia massa maupun buku-buku il- untuk mencari prestise adalah cepat, yaitu antara 8 sampai 14 penelitian akhir. Kenyataan ini mu pengetahuan. Menu salah satu kekeli ruan yang lu- semester untuk strata 1. Rata-ra- dapat dimaklumi bila dikaitkan mrah sehingga kadang-kadang ta mahasiswa S1, wajib menem- sehari-hari perlu ditambah tak menyebabkan kegagalan studi. puh 140 sampai 160 SKS, terma- Memang, dengan sistem kegiatan belajar hanya buku-buku tebal saja mela Rektor UGM dan Pohon Bodi berpendidikan pasca sarjana ini Sering seseorang masuk bangku mengajar di sana. Mereka sudah inkan juga berbagai novel dari suk skripsi. Lebih cepat menyele- dibiasakan meneliti sedangkan khazanah karya sastra, buku-bu- tidak mutlak. Artinya belum ada REKTOR UGM, Prof Dr nyayangkan lantaran pada tahun jaminan, jika dosen yang berpen- sekadar ingin memperoleh gelar kita berkiprah di masyarakat se- kuliah hanya sekadar ikut-ikutan saikan kuliah, kecuali menghe- kita lebih banyak menghafal dik- ku IPTEK, media massa. Di sam Sukanto Reksohadiprodjo M Com 2000 nanti pohon bodi tersebut didikan S2 atau S3 mampu meng- agar mendapatkan teman, pacar, mat biaya juga memungkinkan tat yang dibuat atau didiktekan ping juga harus mampu menjadi ternyata punya kenangan ter untuk bekerja atau mencari kesi- akan ditebang/dibongkar dan di- hasilkan anak didik yang mampu cara dini dalam rangka menga- Non-Skripsi pemimpin bagi diri sendiri ia pun sendiri pada pohon bodi beruku- ganti dengan bangunan avenue bersaing di era globalisasi. Na- namun peningkatan jumlah ini hatinkan. bukan daripada menganggur di malkan ilmu. Akan tetapi, untuk harus juga dapat menjadi infor- rumah. Sekarang ada perguruan tinggi cukup menggembirakan. ran besar yang ada di depan yang akan menghubungkan jalan mun keadaan itu merupakan melaksanakan studi kurang dari yang tidak mewajibkan mahasis Untuk Sementara yang menempuh Pendapat seperti itu justru man yang memiliki kekayaan gedung pusat (Balairung) UGM. besar di sebelah utara gedung salah satu faktor penting untuk yang mahapenting, Mahasiswa 10 semester masih dirasa sulit. meningkatkan "Saya jadi ingat pula. Pohon bodi pusat UGM. "Jadi, bisa jadi, mobil mencetak sumberdaya manusia akan menjadi bumerang sebab bi- Kendala bagi mahasiswa adalah program wanya menulis skripsi dan ternya sudah seharusnyalah jangan sam ta ada kecenderungan sangat pai ketinggalan ini yang menanam adalah ayah yang parkir di bawa pohorakhir yang tangguh. Karena jika hanya juga terus terjadi peningkatan S2 dan S3 di luar negen terutama yang berkaitan dengan la ia gagal menjadi sarjana orang skripsi. Mahasiswa menganggap sedikit mahasiswa yang memilih kan langkah sedini mungkin An- dari tahun ke tahun. Tahun peningkatan jenjang pendidikan diajar dosen yang berpendidikan 1990/1991 yang menempuh pro- dosen, Depdikbud perlu mempri- tersebut menjadi stress, kecewa skripsi sebagai momok, sedan- jalur skripsi dengan pertimbang da untuk menjadi seorang pemim UGM yang suka bicara dengan katanya pula. Ternyata pula, begi- setingkat, sangat mustahil bisa dan berakhir ke sebuah kehancu- gkan untuk matakuliah teori bisa nada humor ini juga merasa ba- tu diresmikan, mobil box ber isi menelorkan lulusan yang kritis, gram S2 di luar negeri ada 327 oritaskan pada dosen PT yang an agar lebih cepat menyelesai- ran. Memasuki dunia kampus diselesaikan dalam 8 semester, kan programnya. Memang skripsi hagia dan bangga ketika Yayasan buku-buku terbitan Yayasan analitis, dan mempunyai daya dan S3 ada 63, kemudian tahun belum maju. Misalnya PT yang hendaknya bertujuan untuk me- dengan catatan tidak mengulang bagi mahasiswa bukanlah meru- 1991/1992 S2 ada 331 dan S3 ada ada di Indonesia timur. Kemudi ngembangkan ilmu pengetahuan matakuliah terlalu banyak. Yang namanya mahasiswa pas Obor Indonesia (YOI) pimpinan Obor Indonesia itu langsung dis- kompetetif yang tinggi. pakan beban yang tidak ringan mahasiswa. 121, untuk tahun 1992/1993 yang an juga memilih program studi dan teknologi.Gambaran menge- tilah akan mengalami benturan Mochtar Lubis 'jualan' buku mu- Penulisan skripsi pada dasar sehingga gara-gara skripsi mere- akademik, misalnya kurangnya mempunyaimassadepan Bahkan tak sedikit dosen yang diantisipasi Departemen Pen- menempuh S2 ada 449 dan S3 yang nya dapat dimulai secara dini, ka dapat di "droup bahasa asing yang rah dan digelar di bawah pohon. memborong cukup banyak bu- didikan dan Kebudayaan (De- berjumlah 135. Kebanyakan nai anggapan bahwa kampus se- skripsi itu hanya 6 SKS sebenarnya secara dini, kendala bodi, dengan mobil box-nya. bagai arena gagah-gagahan harus setidaknya pada semester VI su- murni dan teknik perlu mendapat ku.Ada bonusnya lagi. Yakni tan- pdikbud). Bahkan Mendikbud mereka mengikuti program pasca ditinggalkan. dah memulai membuat proposal tar 140 - 160 kredit Maha- "Karena para penanam pohon ini datangan Rektor UGM dan Prof Dr Wardiman Djojonegoro sarjana di AS, Australia, Inggris, perhatian. Kampus adalah tempat untuk untuk memulai penelitian. De- belum menguasai ba- dahulu juga punya hobi baca Mochtar Lubis. Jadilah, kedua sudah mencanangkan dalam Re- dan Jepang. Upaya ini memang membu- mencari ilmu, dapat juga dikata- ngan demikian terbuka kemung- jana. Di jurusan tertentu hasa asing cukup mempu- buku," tambah Prof Sukanto. tokoh ini dikerubungi para pelita mendatang, dosen-dosen di Jika kita tilik dari bidang ilmu tuhkan dana yang besar. Untuk, kan sebagai ajang persaingan adu kinan pada semester 8 atau 9 ma- bidang biologi atau terapannya nyai waktu untuk mempelajari "Mudah-mudahan kita dapat beli buku yang ingin buku buku perguruan tinggi setidaknya 50 yang didalami, baik yang itu selain mengandalkan sumber ilmu pengetahuan. Di lain fihak, hasiswa tersebut sudah menjadi kadang mahasiswa mengalami nya. Dewasa ini, cukup banyak 'wangsit' dari pohon ini dan bisa mereka dibubuhi tandatangan ke- persen berpendidikan S2 dan S3. mengikuti pendidikan di dalam dana yang telah ada, perlu ada kampus sebagai tempat mendidik sarjana. Beberapa mahasiswa kesulitan dalam merumuskan kursus bahasa asing bahkan kur- borong buku banyak". Namun dua orang terkenal itu. Sehingga tidak heran, jika De- negeri maupun di luar negeri, upaya untuk mencari sumber bangsa. Penghuni kampus ada- mengaku dalam waktu 3 bulan masalah. Dari segi waktu, maha- sus melalui radio tanpa dipungut Prof Sukanto (Ronnie SV).- pdikbud terus mengupayakan nampak ilmu pertanian masih dana baru. lah mitra belajar guna memper- selesai membuat skripsi, dengan siswa yang berindek prestasi ting- biaya. Banyak bahasa asing yang oleh prestasi yang optimal sesuai catatan buku-buku acuan sudah gi dapat mengambil beban kredit * Bersambung hal 9 bacaan Prof Dr Soekanto Reksohadiprodjo MCom. - (KR-Nan). DOSEN berjumlah sekitar 1.400, sampai saat ini belum ada 14 persen yang memiliki sertifikasi pendidikan S2 dan S3 (Conny Semiawan, 1994), sedangkan untuk bidang il- mu lain, jumlah dosen yang beri- jazah S2 dan S3 juga sangat min- im, rata-rata 10 persen. Rasio ini jika tak segera ditingkatkan, akan mengganggu proses pen- didikan di perguruan tinggi. tinggi itu harus Idealnya dosen di didikan S2 atau S3. Karena di be- berapa negara maju, seperti di AS, Jepang, Jerman, dan lainnya, rata-rata sudah 75 persen lebih dosen yang sudah memiliki serti- fikat $2 dan S3. Ada beberapa yang hanya lulusan S1, tapi mem- punyai ketrampilan dan pengala- man yang memadahi. syarat dosen harus pendidikan bangan dan memiliki an pen- program gram lah 1.374 Rektor 'KEDAULATAN RAKYAT" HALAMAN 4 Baru 14% Dosen Ilmu Pendidikan yang Berpendidikan S-2 dan S-3 ilmu yang dana untuk membiayai dosen menduduki tempat tertinggi. Ke- yang meningkatkan jenjang pen- mudian ilmu MIPA terus terjadi peningkatan. Berdasarkan reka- didikannya. Sedangkan sumber dana yang pitulasi karyasiswa luar negeri didapatkan, antara lain dari TM- tenaga akademis PTN/PTS dari 1983/1984 PD (Dirjen Dikti), TDP Australia, tahun sampai Goethe Institut, Higher Educa- 1992/1993 yang menekuni bidang tion Development Support (JICA- pertanian ada 993, kemudian MI DGHE-USAID), Proyek Pengem- PA ada 902, teknik ada 751, Fisipol 435, dan disusul ekonomi Universitas, serta (419), sastra (379) pendidikan kerjasama Indonesia-Kanada. Ra- ta-rata setiap tahun ada sekitar (281), kesehatan (189), kesenian 1.300 dosen yang dibiayai dari (39), psikologi (39), hukum (27), dana tersebut. Secara umum perbandingan Berdasarkan rekapitulasi data S2 dan S3 dalam negeri S2 dan S3 dengan S1 berkisar an- setiap tahun 6. Artinya dosen yang 1990/1991 terus ada tara berpendidikan pasca sarjana baru Misalnya tahun 1990/1991 jum sekitar 15 persen. Namun yang lah dosen yang menempuh pro- masalah ada 1.362 dan S3 menjadi sekarang, berjumlah 142, kemudian tahun persentase ini tidak merata. Mis- 1991/1992, S2 ada 1.338 dan S3 alnya untuk perguruan tinggi 158, tahun 1992/1993 S2 berjum- yang sudah punya nama seperti di UGM, ITB, UI, dan lainnya dan S3 165, selanjutnya tahun 1993/1994 S2 ada 1.531 dosen yang memiliki pendidikan dan S3 berjumlah 204. Meski S2 dan S3 sudah bisa dibilang jumlah ini sangat sedikit diband- cukup, namun di perguruan ting- ingkan jumlah dosen yang ada, gi kebanyakan masih mempre S2 dan agama (8). antara dosen yang berpendidikan mulai tahun peningkatan. 1 MINGGU WAGE 2 C KONFERENSI INTER Keluarg SEBAGAI institusi pri dalam sistem sosial, kelu mendapat perhatian serius dunia yang diujudkan da sebuah konferensi yang dipra sai oleh Yayasan Pengkajian ternasional yang bermarka Malta, 30 September 1 Okt ini. Dengan menentukan tema han Bagi Generasi Mendam Statusnya dalam Hukum Inte sional-konferensi ini bertu mencari jawaban apakah gena mendatang dapat menjadi su dalam hukum internasional ma lain, Tanggungjawab Kita hadap Generasi Mendatang lam Pandangan Agama-ka tetap memeiliki tanggungjawab te nilai agama mengenai dap generasi penerus. Di tengah pesatnya kema Iptek dan era globalisasi ini, a nya tetap ada pula pihak kepedulian tingg hadap keluarga dalam sudut dang internasional. Yay Pengkajian Internasional, satunya, telah membuktika tersebut dengan memiliki pedulian k ensi itu. Karena mereka sem menyatakan bila dampak terhadap komunikasi atau aksi keluarga yang semakin gih antara keluarga yang be selalu positi itu dalam upaya mutu dosen, budaya-tidak jadinya tru cenderung menyebabka konvergensi nila: erbu dosen maupun Kondisi ini nampaknya sudah yang cerah. Program studi ilmu mat 30 September) Menurut tayangan CNM ferensi ini kurang, mem liputan pers namun ide tem ferensi amat layak diharga kendat pem- rena pada konvergensi kenyataannya, kel melibatkan suatu proses sempat 2cm BEDAH BUKU Merealisasikan 'Isu' Kebangkitan Sebuah Agama WAHYUDIN SUMPENO Judul Buku : PERPUSTAKAAN Penulis Peopatr MASJID PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN DRA. H. YOOKE TJUPARMAR, SK, MPD GENDERANG "isu" Penerbit Terbal muda usia PERPUSTAKAAN MASJID PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN : Wahyudin Sumpeno Remaja Rosdakarya, Bandung, 1994 VIII +210 halaman. : : tik ini. me- Malas Lakukan Penelitian (Ono)- Banyak Dosen Masih Mayoritas Mahasiswa Indonesia Bergaya Birokrat BANYAK perusahaan swasta memerlukan tenaga-tenaga tram pil spesialis. Mereka kebanyakan mensponsori beberapa maha- siswa dari jurusan perhotelan, politeknik dan sebagainya untuk ke dalam negeri pada awalnya ke- banyakan agak minder, kurang percaya diri, tetapi lama-lama ju- ga mampu menyaingi rekannya yang alumni universitas di luar negeri. karena yang yang menimbulkan distorsi dalam transfer know how dari para dosen kepada mahasiswa. hal ini dosen mengajar Dalam ratusan mahasiswa dinilai ku- rang efektif, memu- yang ngkinkan kurang terjadinya ko- munikasi yang dinamis dari kepada mahasiswanya. Semula dosen. AKTIVITAS mahasiswa dalam yang ada di perguruan tinggi mem- melakukan penelitian yang berada punyai fasilitas yang memadai. Na- di lembaga penelitian setiap pergu- mun demikian hal tersebut bukan ruan tinggi di Indonesia masih ren- merupakan suatu alasan untuk tidak dah, sehingga sedikit sekali hasil melakukan penelitian atau mem- penelitian atau inovasi yang dihasil- buat produk baru, jika suatu pergu- kan perguruan tinggi. Hal ini tidak ruan tinggi membuat produk baru saja akan menghambat perkem- hal itu berarti perguruan tinggi ha- bangan teknologi yang ada di Indo- rus berubah fungsi menjadi industri. "Unsur minimal yang harus di- nesia, tapi juga mengakibatkan ke- tinggalannya dalam pengembangan lakukan mahasiswa adalah mene-d teknologi yang dihasilkan bangsa rapkan teori-teori yang ada, hal itu J sendiri, ini berarti derasnya tekno- tentunya merupakan suatu motivasi logi yang berkembang saat ini tidak terbaru baginya", jelasnya. Hal tersebut harus dimulai sejak akan bisa diikuti. Menurut Ir Suhartanto, dosen Fa- dini, untuk kepentingan mahasiswa kultas Teknik UI, setiap dosen seha- itu sendiri, sehingga mahasiswa te- rusnya melakukan penelitian atau lah aktif dan terbiasa dalam bidang menemukan produk baru sebagai penelitian atau menciptakan inovasi realisasi ilmu yang selama ini dite- baru, seperti mobil surya yang dila- rimanya. Hal ini bukan berarti kukan di mahasiswa Institut Tekno- mengubah perguruan tinggi men- logi Surabaya (ITS). Untuk melaku- jadi industri tetapi paling tidak kan hal tersebut diperlukan bim- mengaktifkan mahasiswa untuk bingan dan arahan dosennya, menerapkan teori yang ada agar sedangkan mahasiswa sendiri yang melakukan segalanya secara oto- mampu termotivasi. Tidak semua lembaga penelitian matis. (Ati).-k Ini terjadi karena kemungkin- belajar luar negeri. an faktor sistem pendidikan di In- Mereka lebih banyak mendap- atkan pekerjaan karena 'demand' donesia. Di luar negeri mungkin guru lebih menghargai muridnya makin besar tetapi 'suplaynya' Sangat Birokratis adanya perdebatan yang rubahan-perubahan yang terjadi tahuan dan teknologi hingga de- kurang. Maka memang tidak lanjuti agar kebangkitan agama tak sekedar slogan. dalam masyarakat. sangat bebas di antara mereka, aneh jika kemudian perusahaan dosen di Indonesia Buku ini dipandang sebagai up- Jadi, jelas bahwa pelaksanaan swas ta memprakarsai upaya juga faktor penguasaan bahasa Demikian pula masjid memiliki sempat terpengaruh oleh budaya aya menangkap dan menindak- kaitan erat dengan pendidikan, pendidikan dan pengajaran di menyediakan tenaga trampil asing, faktor kemandirian mere- birokrasi yang membuat maha- lanjuti momentum "kecil" terse- pengajaran,dan dakwah bahkan masjid tidak melulu mengajarkan sendiri se perti membangun ka dalam hidup di negara orang siswa sangat takut untuk ketemu -but, mencoba mengembalikan sudah selayaknya menjadi inti ketrampilan membaca Alquran, training center mengirimkan tentunya memberikan kon- Padahal dengan adanya fungsi masjid sebagai aslinya, pelayanan seluruh kehidupan tetapi juga memahamkan isi yang tenaga ke Jepang, tenaga po- fiden lebih tinggi. perasaan takut, bagaimana orang yakni pusat kebudayaan Islam. masyarakat khususnya Islam. terkandung di dalam ayat-ayat- liteknik ke luar negeri, ke pabrik- Ini rupanya yang perlu dipikir bisa menyerap ilmu dalam kodisi kan bersama bahwa dari kuali- Penulisnya yang patut diacungi Masjid akan memiliki nilai demi Nya. Dan pada hakikatnya berba- pabrik, belajar ketrampilan men- dominan di dunia perguruan tiggi ketakutan itu. Ini yang amat gai ilmu pengetahuan dan tekno gelas di luar nege ri dll. Ini dua jempol - seorang mahasiswa kian jika dikembangkan menjadi tas, lulusan dalam negeri tidak di Indonesia, dimana dosen membahas panjang pusat pendidikan dan dakwah logi yang saat ini ada, bersumber dikarenakan sekolah kejuruan memiliki masalah, tetapi keper- tidak menyediakan tenaga yang lebar semua aspek perpustakaan serta tempat ilmu pengetahuan pada Alquran. cyaan dirinya kurang, karena masih sangat birokratis, karena masjid. Mulai filsafat dasar y dibutuhkan i itu. r yang yang luas menyangkut aspek ke- mung kin mereka pegawai negeri mereka merasa hanya lulusan Dan yang tak kalah penting kebangki- melandasinya, administrasi, ma hidupan manusia. kebanyakan. Menurut Ir Laksamana Sukar- dalam ne geri saja, bagi yang per- (Murti BS) adalah bahwa pembentukan per- tan agama-agama, yang akan ter- najerial, sampai pada hal-hal pa- pustakaan masjid sama sekali di ini merupakan 'gap' yang perlu nah ke luar negeri akan mendap- Untuk memenuhi tuntutan ini, menggema. Tak kurang dua paling teknis seperti bentuk rak, lembaga pendidikan Islam Ada kecenderungan akhir lemari, penyusunan sekali-kali tidak kar Amerika, John Naisbitt dan buku. Untuk itu, penulisnya me- dengan dilengkapi koleksi pusta- Patricia Aburdene dalam Mega- lengkapinya dengan gambar dan ka yang baik. Salah satu tugas trends 2000nya pun ikut mena ilustrasi. perpustakaan adalah mengum- buhnya. Lepas dari "isu" yang Adalah jelas bahwa keber- pulkan dan memelihara ilmu pe telanjur bergulir tersebut, ternya adaan perpustakaan dalam setiap ngetahuan dan gagasan-gagasan ta nada-nada serupa juga muncul lembaga pendidikan dan ilmu manusia dari waktu ke waktu. dari kalangan Islam sebagai se- pengetahuan sangatlah penting. Oleh karenanya, suatu program buah agama. Meningkatnya keter Kualitas pendidikan yang dimiliki pendidikan masjid banyak diten- libatan umat Islam dalam berba- oleh suatu lembaga pendidikan tukan oleh mutu yang dapat dica- gai sektor kehidupan memu- dapat diukur dari kelengkapan pai oleh perpustakaan yang ber nculkan seberkas harapan akan dan kesempurnaan jasa pelayan sangkutan. 'ditemukannya kembali kebangk- an yang diberikan oleh perpusta Sejarah telah mencatat dengan itan Islam yang pernah mengan- kaan yang bersangkutan. Hal ini tinta emas akan keberadaan per- tarkan umat Islam meraih ke- dapat dimengerti karena lembaga pustakaan masjid dalam membi- jayaannya sepuluh abad lalu. De pendidikan itu memiliki fungsi na dan mengembangkan pen- mikian halnya, maraknya kehidu- yang universal dari setiap pen- didikan dan dakwah Islam tert- pan agamis remaja Islam hingga didikan dan pengajaran. Karena inggi bagi peradaban manusia upaya kembali ke masjid' diga nya, sebagai disebut penulis, per- dan pengetahuan, 10 abad lalu lakkan. Tentunya hal demikian pustakaan harus mampu berdiri serta menjadi peletak sendi-sendi at wawasan lebih luas yang Politeknik Undip Rangsang Mahasiswa harus perlu bukan merupakan suatu kegiatan dapat dimekarkan dan ditindak di garis depan menghadapi pe- dasar perkembangan ilmu penge- terbuka dihindari merupakan faktor sangat pen- ting. Dengan segala keagaan ini per- siswa. Ada kecenderungan akhir- bertujuan untuk itu. Meski tak akhir ini bahwa sekolah di luar negeri lebih disukai, dibutuhkan, bahwa audien- dibanding sekolah dalam negeri. lu kiranya kita memasukkan kuri snya umat Islam khususnya, akan tetapi perpustakaan masjid Apa kelebihan mereka dan kulum bahasa dan metode penga- apakah itu bisa diperoleh dengan jaran demi meningkatkan rasa bagi siapa pun yang men- cari pengetahuan, apa pun latar ditinggakannya mutu pendidikan percaya diri pada para maha- belakangnya. Karakteristik da di perguruan tinggi dalam negeri. Masalah lain yang paling sar dari Islam adalah keuniversa Kepercayaan Diri lan pesan-pesan Ilahiah yang di an tinggi di Indonesia ditinjau menonjol yang dihadapi perguru- Menurut Laksamana Sukardi kandung dan disampaikannya. Dengan kembalinya fungsi ma yang diwawancarai wartawan, dari pihak universitas dan juga sjid yang telah lama hilang terse- ada suatu perbedaan sangat dari pihak mahasiswa sendiri, but, Insya Allah perpustakaan mencolok. Sepertinya lulusan lu- adalah rasio para dosen dan ma- hasiswa. Dalam subyek-subyek masjid akan memiliki multifung ar negeri itu lebih mandiri, bebih si: informatif, sebagai pusat ba besar konfidencenya (keper- tertentu satu dosen mengajar ra- nyak ilmu pengetahuan; edukatif, cayaan diri). Sedangkan lulusan tusan mahasiswa yang bisa tempat belajar; riset, pusat pene litian, dan rekreatif, tempat mem- baca mencari 'hiburan'. Sastra Perancis UGM Ikut (Umar Faruq).-b Meriahkan Pesta Seni di UI Pelayanan dan Koleksi Referensi di Perpustakaan SERING orang mengatakan, bagian sirkulasi adalah ujung to mbak dari sistem pelayanan per- pustakaan. Kesan pertama pe- makai perpustakaan biasanya diperoleh dari pustakawan bagian sirkulasi. Kalau pustakawan bagi an sirkulasi ramah, berwawasan luas, supel, energik, tentu pema kai perpustakaan akan merasa Judul Pengarang Penerbit Jenis-jenis Pelayanan Informasi Perpustakaan : Lasa Hs. Gadjah Mada University Press Tahun terbit : 1994 (cetakan I) Jumlah halaman : XI, 71 him ISBN 979-420-308-4 : senang dan ingin kembali ke per- pustakaan. Tetapi jangan harap pemakai untuk datang ke dua kalinya, kalau kunjungan perta- ma sudah mendapat kesan yang kurang baik di bagian sirkulasi Di bagian sirkulasi inilah roda lan. Karena di meja sirkulasilah kehidupan perpustakaan berja ada tugas-tugas pendaftaran ang gota, perpanjangan keanggotaan, peminjaman, pengembalian, per- panjangan, penagihan, sanksi, be- bas pinjam, bertanggung jawab atas segala berkas peminjaman dan statistik. ini. Dalam bab I dibahas secara singkat, jelas dan padat tentang sistem sirkulasi ada 2 macam yaitu sistem pinjam tertutup (closed access) dan sistem pinjam terbuka (open access). Masing- masing sistem peminjaman itu mempunyai kelebihan dan keku- rangannya. Namun untuk per- pustakaan yang sedikit tenaga, akan lebih baik menggunakan sis- tem terbuka, karena disamping pemakai dapat langsung bebas mencari koleksi sendiri, petugas tidak dipusingkan dengan men- cari dan mengembalikan koleksi ke rak. Namun perlu diingat, sis- yang luas, dan harus ada ikhtikad tem terbuka ini perlu ruangan baik dari pemakai perpustakaan. Sebaliknya sistem tertutup mem- punyai kerugian, banyak energi yang terserap di bagian sirkulasi, sering antrian berjubel (hal. 4-5). Dalam bab II disebutkan ma cam-macam koleksi referens yang ada di perpustakaan. Dikatakan koleksi referens atau rujukan atau acuan, karena merupakan buku yang didesain untuk dikon- sultasi atau diacu dari masa ke masa untuk mencari informasi khusus. Contohnya kamus, ensik- lopedia, sumber biografi, buku tahunan, almanak, suplemen en- Xadeulatan Rakyat : H Soemadi M Wonohito SH Pemimpin Umum Pemimpin Redaksi : Suwariyun. Wakil Pemimpin Redaksi I: Drs M Idham Samawi. Wakil Pemimpin Redaksi II Bambang Daulat. Wakil Pemimpin Redaksi III: Oka Kusumayudha Pemimpin Perusahaan Redaktur Pelaksana Redaktur Staf Redaksi Fotografer Sekretaris Redaksi Alamat Kantor Redaksi Drs M Idham Samawi Drs Octo Lampito, Krisnam, Wismoko Purnomo Drs Suhadi Sukarno SU, Theo Sutiyono, Drs Al Sugeng Wiyono, Djuweni, Lalu Hidayat, Soeparno S Adhy, Joko Budhiarto, Arifin Husein. Dr. Y Sarworo Soeprapto, Rakiman S, Bambang Soenarno, Dra Esti Susilarti, Maksum Parjiyo, Mulyadi Adhisupo, Ronny Viko, Dra Fadmi Sustiwi, Mussahada Ircham, Moeljono, Yuwono, Frans Budisukarnanto. Arief Budiarto Jalan P Mangkubumi 40-42 Yogyakarta 55232 Face (0274)-63125 Telp (0274)-65685 dan 63125. SIUPP (Surat Izin Usaha Penerbitan Pers) Perwakilan dan Biro: Jakarta Magelang Surakarta Semarang Purwokerto Koordinator Perwakilan No. 127/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986 tanggal 4 Desember 1990. Anggota SPS. Penerbit Terbit Perdana Perintis Pembina Direktur Utama Direktur Pemasaran Manajer Sirkulasi: Manajer Iklan SETELAH sukses dengan pe- rias dan make up Retno Ratih ser- mentasan drama Topaze karya ta penata lampu Enggar Marcel Prajanto. Pagnol di kota-kota besar Selain berpartisipasi dalam pe- pulau Jawa beberapa bulan lalu, mentasan teater, HMSP juga Himpunan Mahasiswa program mengikuti pameran lukisan dan Studi Prancis (HMSP) kembali pementasan musik. hadir dengan "La Sonate et les Roman ini meru- Naskah Jean Tardieu trois Messieurs" pada acara 'La pakan perpaduan antara gerak Fete d'Art' (pesta seni) yang dise- ballet dan seni peran. Karena nas- lenggarakan oleh Jurusan Sastra kah yang terbilang sulit dan lang- Fakultas Sastra Universi- ka ini hanya terdapat di Jepang tas Indonesia. untuk kawasan Asia, menyebab- Kegiatan Pesta Seni ini be- kan waktu latihan yang lama se- rangkat dari pemikiran yang kitar tiga bulan. berkisar tentang kesenian. Kesen- "Dengan waktu yang cukup ian yang dimaksud di sini adalah lama tersebut Tim HMSP yang Sekilas buku ini mirip dengan sebuah fenomena budaya yang terdiri dari 10 orang akan berusa- yang berjudul "Pelayanan Refer- berbicara tentang sesuatu dengan ha menampilkan drama, buku karangan Drs. P. Sumardji ensi di Perpustakaan", terbitan menggunakan bahasa simbol. lukisan, dan pentas musik dengan siklopedia, sumber geografis, di- rektori, sumber statistik, buku pe- doman, bibliografi, majalah in- deks, majalah abstrak. Kanisius, 1992. Namun setelah pameran diamati, ternyata ada perbedaan- ditangkap melalui proses apresi- citra Yogyakarta sebagai 'suhu- Simbol-simbol itulah yang harus sebaik-baiknya asi seni. Dengan proses tersebut nya. Buku karangan Drs. P. Su mardji, mengulas segi teknisnya, pat sedang buku karangan Drs. Lasa Hs, menfokuskan cakupan, dan evaluasi referens. masing-masing koleksi Buku ini dapat membantu ma- hasiswa program studi ilmu per- pustakaan, pustakawan, calon pustakawan, untuk mengenal lebih jauh dengan ilmu perpus- takaan.-m Sri Rumani SH SIP, Staf perpustakaan Hukum UGM. PT-BP Kedaulatan Rakyat Yogyakarta. : Tanggal 27 September 1945 Fakultas H Samawi (1917-1984) M Wonohito (1912-1984) : H Probosoetedjo. : H Soemadi M Wonohito SH. telp (0274)-65683. Drs M Idham Samawi, telp (0274)-65682. Drs Guno Indarjo. telp (0274)- 62911 : Dewi Marni Astriyanti BSc. telp (0274)-63541 dan 65683 (siang). Langganan per bulan termasuk Kedaulatan RakyatMinggu.. Iklan 1 mm/kolom. Iklan Keluarga 1 mm/kolom.. Rp 12.000,00 Rp 3.000,00 Kreatif Lewat LKIP dan Proyek Akhir PENDIDIKAN politeknik di bangkan program proses belajar bangun berbagai mesin teknologi Indonesia memiliki peran cukup mengajar agar lulusannya betul- tepat guna yang banyak dibu- penting sebagai pemasok tenaga betul siap kerja di lapangan kerja. tuhkan masyarakat, terutama pe- kerja menengah di bidang teknik Politeknik Universitas Dipone- desaan. rekayasa dan sosial. Profesional- goro Semarang mempunyai pro- Lewat LKIP, akan banyak dida- isme lulusannya sebagai tujuan gram tambahan untuk mencapai patkan rancang an inovatip dari penting sehingga kurikulum yang tujuan tersebut yaitu lewat lomba mahasiswa sekaligus menambah dipakai 60 persen teori dan 40 karya inovatif produktif (LKIP) pengetahuan mahasiswa akan yang diadakan setahun sekali. persen praktik. iptek yang digelutinya. Berdasarkan kurikulum yang Menurut Direktur Ir Marimin Pada rangkaian pelaksanaan telah ditetapkan, belasan po- Soemardjo, LKIP sebagai sarana LKIP tahun ini, sedikitnya 24 liteknik negeri yang ada di In- merangsang mahasiswa kreatif buah judul rancangan masuk ke donesia mengem- membuat rancangan dan rancang panitia lomba. Di antaranya ran- berupaya cangan mesin otomat pemberian makanan ternak ayam potong, ro- bot pembersih lantai dengan kon- trol jarak jauh, mesin pengupas sabut kelapa, mesin, mesin pelepas ban bus/truk sistem pneu- matik dan mesin pemotong ker- tas. Ketua panitia LKIP Drs Royswan Isgandhi kepada KR menyatakan, 24 judul tersebut akan dipresentasikan di depan tim juri 17 dan 18 Oktober men- datang. Rancangan yang terpilih sebagai pemenang nantinya akan dibiayai politeknik untuk dibuat benda kerjanya. Selain lewat LKIP, Politeknik Undip mengupayakan mahasis- wanya menjadi lebih profesional di bidangnya dengan Tugas Akhir (TA) atau Pro-yek Akhir (PA). Meskipun PA atau TA bukan unsur paling menentukan bagi mahasiswa tingkat akhir, namun memiliki arti sangat penting bagi mahasiswa sebagai sebelum terjun ke masyarakat. program rancangan bekal terakhir ini dan tercipta ba- rancang ba- mesin-mesin, berteknologi (Sugeng I)-k ketua (Yayi Tresnatri/Hendy W)-h Seorang dosen sedang mencoba alat fitness karya mahasiswa. Dan dari nyak ngun (KR-Sgi). tepat guna. Buku Diremehkan, Buku Digugat, Buku Diributkan untuk menjaga nya' para pelukis, pemusik serta kita diharapkan mampu dan da- teaterawan/wati" demikian tekad memahami fenomena yang Didik Iriyanto selaku terjadi di balik simbol-simbol itu umum HMSP. serta kita dapat menjadi pelaku budaya yang dapat memberikan dampak positif bagi perkemban- gan kebudayana. Dan dengan proses apresiasi seni tersebut, ma- ka sudah sewajarnya jika maha- siswa khususnya mahasiswa fak yang mempunyai peluang BUKU Kehormatan Bagi secara khusus dapat memberikan yang Berhak karya Manai Sophi- untuk mengkaji fenomena budaya hanya secara kritis tetapi juga se- ger. Buku yang diterbitkan dan perhatian pada kesenian, tidak aan, pekan terakhir ini bikin ge- cara praktis. Demikian menurut dijual oleh pengarangnya sendiri- koordinator Tim Pementasan Dra- sehingga tak akan ditemui di toko-toko buku tersebut meru- ma Kuncahyo Suprihatmo. Sastra atu buku, menunjukkan bahwa buku termasuk barang yang 'sak ti'. Dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia saat ini buku me- mang. kurang begitu populer. Bahkan secara ekstrem bisa di- sadaran masyarakat untuk mem- beli dan memiliki buku masih re- latif rendah. Kaum berduit hanya sedikit sekali yang mau mengkon- berpaling terhadap buku, khusus- nya buku yang sedang 'diribut- kan'. Bisa jadi seseorang yang tidak pernah membeli buku akan sumsi buku. Kalaupun nampak membelinya Atau, seseorang nya banyak, kebanyakan membe- yang jarang sekali membeli buku, buku untuk prestise sosial, se- Kegiatan itu berlangsung tgl 26 pakan kesaksian sang penulis katakan bahwa mayoritas masya- perti membeli ensiklopedi berba- Dalam hal ini, adanya isi buku lantas kian sering membeli buku. September - 1 Oktober di yang menjadikan ma- Universitas Indoensia, Jakarta, S/PKI maupun pandangan Pak kan buku. Kalaupun diperlukan, untuk pajangan ruang kerja atau syarakat kian jatuh cinta pada mengambil tema "Perkembangan Kesenian Prancis dan Indonesia", Rp 2.500,00 Rp 2.000,00 sitas, li para ma- hanyalah ka- kamar tamu. dan Anehnya, walaupun kehadiran akademisi tak buku agak diremehkan dan sekali dukungan buku. Semen- sekali buku gan, pro kontra tersebut mencuat buku. Banyak cara untuk memasyara Cara-cara lain untuk memasya yang memerlukan Manai terhadap Bung Karno. um akademisinya Adanya pro kontra terhadap isi hasiswanya. Kaum Adapun bentuk dari kegiatan ini buku itu menjadi bahan pemassa, bisa mengabaikan buku mengin- tidak dianggap sebagai komoditi katkan buku. Boleh jadi model adalah pameran kesenian, forum taan menarik buat media diskusi, dan pertunjukan seni. khususnya media massa cetak, gat profesi mereka memerlukan yang strategis dan dipentingkan polemik terhadap isi buku hanya kadang-kadang salah satu cara yang tak sengaja. Acara ini akan diikuti oleh maha- Terakhir, buku tersebut sedang tara itu, para mahasiswa memer- siswa dari universitas negeri yang diperiksa oleh Kejaksaan Agung. bikin geger. Dan anehnya lagi, Sebab tidaklah mudah memun tergabung dalam Forum Maha- Bila isi buku tersebut dinilai mem lukan buku untuk tujuan praktis, kalau ada isi buku yang menim- culkan polemik tentang isi suatu siswa Studi Prancis se-Indonesia bahayakan, dapat dipastikan bu yakni demi lulus kuliah. Hanya bulkan pro kontra berkepanjan- buku. (FMSPI) yaitu UGM, UNPAD, ku tersebut akan dilarang sedikit sekali mahasiswa yang in- gin memiliki buku demi mening- di luar forum yang seharusnya. rakatkan buku, selain melalui UNHAS, dan UI sendiri. Tidak beredar. Sebelum rame-rame buku kar katkan kemampuan intelektual- Jarang ketidaksetujuan atas isi pameran-pameran buku seperti tertutup bagi peserta dari univer- nya. Khusus pelajar SMTA, buku dituangkan juga dalam bu- yang diadakan IKAPI maupun in- Iklan Cilik 1 baris/kolom (minimum 3 baris/kolom) institusi lain serta masya- ya Pak Manai Sophiaan, bebenta SMTP dan SD, biasanya hanya ku. Seharusnyalah dikembang stitusi kampus, juga melalui gera pasi dalam pameran lukisan eks- tentang buku-buku tertentu, se- membaca buku pelajaran dan rakat luas yang akan berpartisi- saat lalu juga ramai pro kontra Tambahan biaya 200% dari Tarif yang berlaku kan budaya polemik melalui tulis Iklan Halaman I (Ukuran Maks. 2 klm x 150 mm). an, bukan melalui kritik lisan kan wakaf buku dan resensi buku karya Dr Yahya Mu- buku cerita. Iklan Halaman XII: Tambahan biaya 100% dari Tarif yang berlaku. Diakui atau tidak, 'konsumsi' atau pun verbal. Kalau memang pressionis, pementasan musik, haimin, Bisnis dan Politik dan :-Full Colour (4 warna/3 warna) 1 mm/kolom. Rp 6.000,00 diskusi seni musik kontemporer, karya Soegijarso Soeroyo, Siapa masyarakat Indonesia terhadap ada pihak-pihak yang kurang Iklan Warna Dua Spot (2 warna) 1 mm/kolom. Rp 4.500,00 Menabur Angin Akan Menuai buku masih sangat memprihatin sependapat dan merasa dirugikan dan pementasan teater. Rp 3.500,00 Universitas Gadjah Mada yang Badai. Buku-buku tersebut men- kan. Hanya buku komik dan buku oleh buku tertentu, idealnya ha- diwakili oleh Himpunan Maha- jadi bahan pembicaraan ramai cerita saja yang bisa dicetak da- rus menuliskan sanggahannya, siswa Studi Prancis mementaskan dan menimbulkan pro kontra, lam jumlah banyak. Sementara baik dalam bentuk buku maupun naskah absurd karya Jean Tar- karena isinya dinilai kontrover- buku-buku teks maupun buku il- tulisan lain yang dipublikasikan. dieu, "La Sonate et les trois sial. Khususnya karya Pak Yahya mu pengetahuan hanya dicetak Messieurs" dalam bahasa Prancis Muhaimin, hanya membuat tidak sedikit, yakni sekitar 3.000 setiap dengan mengandalkan tiga pe- enak pihak tertentu. Walaupun kali cetak. hatmo, Widia Ariadi dan Didik merupakan disertasi, tetapi toh mainnya, yaitu Kuncahyo Supri- karya tersebut pada mulanya Iriyanto dengan asuhan sutradara masih menimbulkan kontroversi. Gati Andoko dengan dibantu oleh penata tari Devi Bebasari, penata - Satu Spot (1 warna) 1 mm/kolom... Iklan ditambah PPN 10%, Bank Bank BNI 1946- Rek. Giro: 428931-001. Bank Bukopin- Rek. No. 004.016845 Dinas Giro dan Cekpos Noj. 15.78. : Jalan Utan Kayu No. 85, telp (021) 8563515, 8563602 Jakarta Timur 13120 Kepala Perwakilan HRH Soetoto SH, Pjs Kepala Biro Imong Dewanto Jalan Achmad Yani No.9, telp (0293) 3552 dan 2502. Kepala Perwakilan Didiek Santoso, Pis Kepala Biro Eko Hadi Pranowo Jalan Bhayangkara No.2, telp (0271) 48015, Kepala Perwakilan Drs Asri Salman, Kepala Biro Theo Sutiyono. Jalan Lampersari No. 55, telp (024) 315769, Kepala Perwakilan Djoko Suprapto, Kepala Biro FN Arifin Husein, MBA Jalan Achmad Yani No.14, telp (0281) 61347, Kepala Perwakilan Drs Zulkardi, Kepala Biro Sugeng Pamudji. Silmi SH A Dicetak di Percetakan Kedaulatan Rakyat Jalan Raya Yogya - Solo km 11 Sleman Yogyakarta 55573, telp (0274)-96549 dan (0274)-96449. Isi diluar tanggungjawab percetakan Bukti 'sakti' Adanya rame-rame tentang su- Walaupun banyak orang sadar bahwa buku merupakan gudang ilmu dan dapat membantu me- ningkatkan wawasan, namun da- lam kenyataan keseharian, ke- Menguntungkan? Adanya rame-rame terhadap isi suatu buku, di tengah-tengah ma- syarakat yang budaya membaca nya masih belum terbentuk, da- pat juga dilihat sisi positifnya. De- ngan adanya pandangan pro kon- tra tersebut, masyarakat ikut buku. Agaknya masih perlu digali upaya lain untuk membantu memasyarakatkan buku. Sebetul- nya, dilihat dari segi ekonomi, masyarakat Indonesia sudah mampu menjadi konsumen buku yang baik. Semakin lama, jumlah 2 penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan semakin berku- rang dan jumlah penduduk yang kemampuan ekonominya baik se- makin bertambah. Logikanya, in- dustri penerbitan buku berkem- bang lebih semarak. (I. Yulianto)-b. nilai-nilai kom yang cukup rumit, sebagai dari segala aspek kehi manusia begitu CNN. Lebur Atau Isola Antara menayan Sedang Pendidikan Upaya Untuk Pemberdaya Perempuan SALAH satu tema yang di perbincangan menarik sidang masalah kependudu Kairo adalah tentang p dayaan perempuan. Dima rempuan tidak sekadar m obyek, namun harus mam peran menjadi subyek. yang menilai, p Banyak dayaan kan kunci tercapainya perempuan ini m kes raan keluarga. Tetapi, unt nuju ke arah tersebut ter banyak kendala, apalagi gara-negara yang belum persamaan hak antara nal ki dan perempuan. Di Pakistan misalnya memberikan wewenang y bih besar bagi perempu ngalami banyak hambata lebih bagi perempuan di pe yang masih buta huruf, m tidak mendapat kesempa tuk mengeluarkan pendam membuat Presiden Abad, mengatakan, perem miskin terseb perempuan pekerja kas keputusan. Ketrampilan Kesejahteraa Ibu dan Anak Islamabad gian hidup besar sengsara. Menurut Faisal, untuk m taskan mereka harus m katkan taraf pendidikan, I nya bagi yang sudah m. batas usia sekolah. Sela mereka juga perlu dibekal ampilan, sehingga mampu ja dan mencukupi kebutuh diri. Lain Pakistan lain pula Negara Islam yang ladesh. Bersambum