Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bali Post
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-20
Halaman: 02

Konten


4cm Halaman 2 Kualitas Aparat Perlu Perhatian berwibawa dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan maupun menggerakkan pembangunan secara lancar. Penyempurnaan itu tak hanya di daerah tetapi juga di pusat yang meliputi perusahaan-perusahaan milik negara dan daerah sebagai aparatur perekonomian negara. Denpasar (Bali Post) - Kondisi aparat pemerintah dari segi kelem- bagaan sudah memadai, tetapi dari segi kualitas masih perlu perhatian dan penanganan lebih pro- fesional. Penilaian itu disampaikan Wali Kota Denpasar dalam sambutan tertulis yang dibaca- kan Asisten III Sekwilda A.A. Ngurah Mayun pada pembukaan diklat teknis fungsional kursus kearsipan pola baru, Selasa (19/8) kemarin. Dikatakan, usaha meningkatkan kualitas aparatur negara tidak lepas dari kebijaksanaan penyempurnaan administrasi negara agar mam- pu menjadi pendorong, pengarah serta mencip- takan iklim yang sehat bagi kegiatan pemba- ngunan. Penyempurnaan administrasi negara bermakna agar aparatur negara/pemerintah mampu menjadi alat yang efisien, bersih dan Ketua panitia Drs. Nyoman Aryana melapor- kan, kursus ini merupakan angkatan kedua de- ngan peserta 30 orang. Kursus berlangsung hing- ga 29 Agustus. (011) Sulit Tertibkan K-5 di Pameran Denpasar (Bali Post) - Ketua Seksi Pameran Drs. Made Sutjipto tidak menyangkal, pameran pembangunan di Lapangan Kapten Japa, Padanggalak, Sanur seperti pasar senggol. Hal ini terkait dengan puluhan pedagang ikut berbaur ma- suk areal pameran. Terlebih lagi para pe- ngunjung juga membawa kendaraannya ke areal pameran. la yang ditemui seusai apel bendera Hari Bakti ke-52 Deppen di Renon mengakui masih banyak pedagang kaki lima (K-5) yang membandel. "Kami telah berkali-kali meme- rintahkan keluar, namun tak dihiraukan," katanya, Selasa (19/8) kemarin. Ia mengaku kesulitan menertibkan peda- gang K-5 tersebut. Hal itu bukan karena pedagangnya bandel, juga pengunjung pame- ran mau berbelanja kepada mereka. Di si- nilah masalahnya. Karena itu, saya imbau masyarakat agar menyadari masalah ini dan mau menjalankan disiplin untuk tidak mem- bawa kendaraan ke dalam areal pameran," pesannya. Sutjipto menambahkan, mulai hari keenam kemarin pihaknya siap melakukan penertiban lebih tegas lagi. "Apa yang dimak- sud tegas itu langsung mengusir? Kalau be- Denpasar (Bali Post) - WN, seorang warga negara Jepang, didak- wa melanggar izin keimigrasian dengan cara tinggal di Indonesia melebihi batas waktu yang ditentukan. Akibatnya, wanita beram- but pirang ini dituntut Jaksa I Made Sudama, S.H. 18 bulan penjara. Dalam sidang majelis hakim PN Denpasar yang diketuai I Ketut Sudarma, S.H. Senin (18/8) terungkap, wanita ini ditangkap petu- gas kepolisian 1 Mei 1997 di rumah kontra- kannya di Jalan Padang Kartika No. 1 Padangsambian, Denpasar. Diklat kearsipan tersebut, kata dia, merupa- kan satu alternatif yang ditempuh guna menga- ngkat kualitas. Tata kearsipan selain merupa- kan sarana dalam penyelenggaraan sistem ad- ministrasi pembangunan juga menjadi alat per- tanggungjawaban nasional maupun regional. Kedatangan wanita ini, menurut dakwaan jaksa, melalui Bandara Juanda Surabaya 30 Agustus 1996 dengan menggunakan bebas visa kunjungan singkat yang berlaku sela- ma 60 hari. Seharusnya terdakwa sudah meninggalkan Indonesia 29 Oktober 1996, namun kenyataannya melebihi batas waktu yang ditentukan sesuai dengan visa yang di- miliki hingga ditangkap petugas 1 Mei 1997. Dakwaan jaksa ini dikuatkan keterangan saksi Agus. Menurut Agus, saat mengajukan permohonan untuk mengontrak rumah 12 Maret 1997, terdakwa mengaku bernama Joy Telio berkebangsaan Amerika Serikat. gitu akan saya koordinasikan dengan seksi keamanan," katanya. Wanita Jepang Dituntut 18 Bulan dakwa didukung kesaksian Theresia. Menu- rut saksi penyidik ini, sebelum terdakwa di- tangkap, tepatnya dua hari sebelumnya, pi- haknya menerima informasi perihal adanya orang asing yang diduga menyalahi izin ke- imigrasian. Beberapa pengunjung yang ditemui ke- marin menyatakan suasana pameran tak ubahnya seperti pasar senggol. "Suasana pameran tak ubahnya seperti pasar. Pagi seperti pasar senggol, malam bak pasar malam," kata I Made Sueca, pengunjung dari Denpasar. Saat itu, kata saksi, terdakwa menyatakan keinginannya untuk mengontrak rumah se- lama tiga tahun dengan nilai kontrak Rp 15 juta. Terdakwa baru membayar Rp 250 ribu," tutur saksi seraya mengatakan, saat itu ter- dakwa tidak menunjukkan paspornya. Seputar tindak pidana yang dilakukan ter- Ia mengemukakan itu setelah dua kali mengunjungi pameran di malam hari. Ia mengaku cukup terganggu karena banyak kendaraan bermotor berseliweran sehingga debu-debu Lapangan Kapten Japa beterba- ngan. Dibiarkannya sejumlah pedagang ma- kanan kecil dan pedagang bakso masuk areal pameran makin memperkuat kesan pasar itu. "Semestinya panitia tegas me- ngatur hal itu," katanya protes. Pengakuan Sueca ini dibenarkan I Ketut Rai, pengun- jung lainnya. Sebelumnya diberitakan, suasana pagi Denpasar (Bali st) - pameran itu bak pasar senggol. Itu kare- na sekelompok pedagang makanan kecil dibiarkan masuk areal pameran di sisi timur lapangan. (nom) Setelah ditelusuri, ternyata informasi tersebut benar adanya. Meskipun paspor- nya No. MM 5259887 masih berlaku, izin tinggal yang dimiliki terdakwa sudah habis. Hal senada juga diungkapkan Amir Ra- syid dari Kantor Imigrasi Denpasar. Menu- rut Amir, terdakwa sering keluar masuk In- donesia terhitung sejak 1992 lalu. Akan hal- nya izin tinggal, menurut Amir, dapat dili- hat dari stempel Imigrasi yang tertera pada paspor. Pelanggaran atas penyalahgunaan izin tinggal ini bisa diancam hukuman pen- jara selama lima tahun dengan denda Rp 25 juta," kata Amir. Menanggapi tuntutan tersebut, terdakwa melalui pengacaranya GM Medawati, S.H. mohon keringanan hukuman. Permohonan yang disampaikan secara lisan tersebut di- dasari karena terdakwa belum pernah dihu- kum serta menyesal atas perbuatan yang dilakukannya. Untuk memberikan kesempatan kepada majelis hakim yang beranggotakan AB Ra- djah, S.H. dan Maryati, S.H. mempertimbang kan pembelaan terdakwa ini, sidang akhir nya ditutup dan akan digelar kembali Senin (25/8) dengan agenda pembacaan putusan. (010) Denpasar (Bali Post) - Devare mengatakan, memang benar Pemerintah India sangat menghargai to- masyarakat muslim di India berjumlah se- leransi hidup antarumat beragama di nega- kitar 120 juta atau 13% dari seluruh pen- ranya. Agama apa pun yang ada di negara duduk India. Tetapi, jelasnya, pernyataan itu dihargai sama oleh pemerintah, karena bahwa masyarakat muslim India tidak me- India negara sekular. Karena itu, tidaklah miliki kepercayaan diri, itu tidak benar. benar jika ada pernyataan yang mengatakan Sebab, meskipun mereka tergolong minori umat muslim di India merasa tersisih dan tas, masyarakat muslim di India tidak per- tidak percaya diri. nah tertekan. Mereka juga tidak pernah di- sisihkan, baik oleh pemerintah maupun masyarakat mayoritas di sana. Duta Besar India untuk Indonesia Sudhir T. Devare menegaskan hal itu kepada Bali Post di The Grand Bali Beach Hotel, Selasa Jika mereka lantas merasa tersisih karena PN Denpasar Kekurangan Hakim Denpasar (Bali Post) - Keterlambatan dalam menyelesaikan perka- ra di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar disebab kan terbatasnya hakim yang hingga kini hanya berjumlah empat majelis. Idealnya PN Denpasar yang tergolong pengadilan bertipe I-B memiliki minimal lima majelis hakim. Ketua PN Denpasar I Gusti Gede Ngurah, S.H. mengatakan hal itu, Selasa (19/8) ke- marin. "Selama ini ada hakim yang merangkap, baik sebagai ketua majelis mau pun sebagai anggota," ungkap Ngurah yang mulai menjabat April tahun lalu. Kata dia, dalam waktu dekat ini PN Den- pasar akan mendapat tambahan enam o- rang hakim baru. Tambahan hakim ini juga menandai akan segera terisinya jabatan Wakil Ketua PN Denpasar yang sejak bebe- rapa tahun silam mengalami kekosongan. Bali Post Bali Post/070 TATAP MUKA - Kapolda Bali Bimantoro bersalaman dengan Ketua PHDI Bali IB Wijaya Kusuma saat tatap muka di Ruang Rupatama Polda Bali, Selasa (19/8) kemarin. "Ini bukan tugas yang gampang. Tanggung jawab yang dibebankan di pundak polisi makin terasa berat, jika tidak didukung partisipasi masyarakat. Apalagi dalam menegakkan peraturan dan hukum, karena sumber kejahatan dan pelanggaran hukum yang terjadi di masyarakat sesungguhnya dilakukan masyarakat itu sendiri," jelas Biman- toro yang sesekali menyelipkan istilah dan pepatah dalam bahasa Jawa. Jika dibandingkan dengan penduduk Devare Luruskan Pernyataan Gus Dur Bali yang mencapai sekitar 3,5 juta, penertiban dan pendataan yang inten- Untuk jabatan Ketua PN Denpasar, lan- jut mantan Ketua PN Singaraja ini, akan diisi putra Bali yakni Ida Bagus Sumia, S.H. dari PN Jakarta Selatan, sedangkan jabatan Wakil Ketua akan diisi salah seorang hakim dari PN Probolinggo. Tokoh Agama Bertemu Kapolda Polisi harus Jadi Teladan Masyarakat Selain Ngurah, ada dua hakim PN Den- Sulatri, S.H. sebagai hakim tinggi di Penga- pasar yang akan dipromosikan yakni LP dilan Tinggi Denpasar dan Paiman, S.H. se- bagai hakim di PN Jakarta Pusat. Sejumlah tokoh agama dan pemuka adat, Selasa (19/8) kemarin berte- mu Kapolda Bali Brigjen Pol. Drs. S. Bimantoro. Dalam pertemuan itu, Bimantoro mengajak masyarakat untuk menciptakan situasi keama- nan dan ketertiban serta membina kerukunan hidup berdampingan antarumat beragama. Pernyataan Kapolda Bali itu disam- but baik oleh Ketua MUI Bali H.S. Habib Adnan. Ia menegaskan, saat ini masyarakat senantiasa mendambakan contoh dan teladan dari aparat kepoli- sian dalam menjalankan tugas dan ke- hidupan bermasyarakat. "Sesungguh- nya memerangi musuh lebih mudah daripada memerangi hawa nafsu," ujar Habib Adnan. Kata Kapolda, selama ini dirasakan kondisi masyarakat sangat mendu- kung terciptanya suasana yang kon- dusif. Hal inilah yang mengantarkan wilayah Bali dikategorikan aman, jika dibandingkan dengan situasi di daerah dan di kota-kota besar di Indonesia. Dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankan tugasnya sehari-hari, kata Kapolda, aparat Polri selain se- bagai penegak hukum juga merupakan inti dari pembina keamanan dan ke- tertiban masyarakat. Dengan segala keterbatasan yang dimilikinya, aparat Polri senantiasa dituntut untuk mam- pu menjadi pengayom dan panutan masyarakat. CEB sif terhadap pendatang yang sering di- tuding sebagai pelakunya. Pernyataan tersebut langsung di- tanggapi Bimantoro seraya menjelas- kan, terhadap asal-usul para pelaku kejahatan dan gangguan kamtibmas lainnya yang terjadi di Bali umumnya dilakukan baik oleh para pendatang maupun penduduk asli Bali. "Motifnya sama, rata-rata karena faktor ekonomi," jelas Bimantoro. Drs. I Ketut Suda Sugira, mantan Ke- pala BP7 Bali, menyarankan perlu kiranya aparat Polri melakukan secu- rity approach (pendekatan keamanan) guna menciptakan kesejahteraan masyarakat yang diinginkan. "Selaku penegak hukum, citra dan wibawa Pol- ri harus tetap ditegakkan, serta diper- lukan tindakan tegas terhadap oknum polisi yang terlibat tindak kejahatan atau yang sering menjadi beking dalam ajang perjudian," saran Suda Sugira. Ungkapan senada juga dilontarkan Ketua III PHDI Pusat Drs. I Ketut Wiana yang menyoroti adanya kejaha- tan di dunia perbankan, yang umum- nya dilakukan para konglomerat. Wi- ana mengimbau pihak berwajib agar tak segan-segan memerangi ajang per- judian yang sering dilakukan kalangan pejabat di lapangan golf. kata Kapolda, jumlah personel Polri yang ada di jajaran Polda Bali yang ha- nya tiga ribu itu masih dirasakan sa- ngat kurang. Namun, berkat partisi- pasi aktif dari para tokoh agama dan pemuka adat, kerukunan hidup antar- umat beragama sangat kuat. Begitu juga dengan kehidupan religius masyarakat Bali selama ini sangat kuat," puji jenderal berbintang satu itu. Habib Adnan mengharapkan perte- muan yang sifatnya informal seperti ini sesering mungkin dilaksanakan. Hal ini dimaksudkan selain untuk mempererat hubungan dan ajang saling tukar infor- masi tentang berbagai gejolak yang ada di masyarakat, juga untuk sarana in- trospeksi dan mengukur sejauh mana pelaksanaan tugas masing-masing dalam upaya menciptakan kamtibmas yang dikehendaki bersama.ht "Saat ini masyarakat senantiasa mendambakan contoh yang baik ter- hadap sikap dan perilaku aparat kepoli- sian dalam menjalankan tugas dan ke- hidupan bermasyarakat. Sesungguhnya memerangi musuh lebih mudah dari pada memerangi hawa nafsu," ujar Habib Adnan. Dr. Wayan Jendra, S.U. berpenda- pat, timbulnya gangguan kamtibmas dikarenakan kurangnya vitamin K (yang dimaksudkan kasih sayang-red). Untuk itu, perlu kiranya tiap anggota masyarakat dibekali dengan peningka- tan moral dan nilai-nilai agama. Menanggapi imbauan tersebut, Kapolda Bali dengan tegas menyatakan siap memerangi dan memberantas se- Untuk memudahkan dalam meng- gala bentuk kejahatan dan gangguan identifikasi para pelaku kejahatan, kata kamtibmas yang terjadi di wilayah hu- Jendra, pihak Polri perlu melakukan kum Polda Bali. (070) Denpasar (Bali Post) - memalsukan Bukti Pemilik Ken- Bar (20), pria asal Surabaya, nekat daraan Bermotor (BPKB) untuk me- lengkapi persyaratan jaminan kerja. Tindakannya itu menyebabkan ia di- adili Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (19/8) kemarin. LALU lintas di Bali makin hari makin ruwet. Hal ini tak lepas dari kian meningkatnya kepemilikan kendaraan ber- motor. Dengan kondisi terse- but pemerintah kini getol membangun jalan yang ban- yak cabang. Hal itu dimak- sudkan untuk memecah arus lalu lintas agar tak timbul kemacetan. Setelah simpang enam dibangun, kini ada lagi jalan banyak cabang" di By- pass Ngurah Rai. Saking ban- yak cabangnya masyarakat menyebutnya simpang siur. Istilah simpang siur ini menge- muka ketika diadakan diskusi tentang lalu lintas di Bali dalam acara Solusi TVRI Denpasar, Senin (18/8). Menanggapi hal itu, Kaditlantas Polda Bali Kolonel Pol. Drs. I Gede Putu Brata yang menjadi narasumber hanya bisa tersenyum. Memang, rasanya lalu lintas di Bali bisa jadi akan mengarah pada simpang siur itu, kalau disiplin para pengemudi kurang," ujarnya. Sinyalemen yang beredar di masyarakat itu sebenarnya harus dipulangkan kembali pada disiplin masyarakat yang sangat kurang dalam memenuhi aturan berlalu lintas. Brata mencontohkan, di suatu area sudah tahu ada tanda stopan, toh masyarakat menghentikan kendaraan umum di area tersebut. Seorang sopir angkutan yang memang kerjanya mencari setoran, tentunya akan kuc- ing-kucingan dengan polisi lalu lintas. Kalau toh tertangkap polisi, masalah bisa diselesaikan di bawah tangan, asal pin- tar-pintar ngaturnya. Untuk itulah kami mengimbau masyarakat agar jangan memberikan godaan-godaan seperti ini, soalnya polisi itu godaannya sangat berat," pintanya se- raya menambahkan, bila hal itu disadari masyarakat, niscaya akan muncul figur polisi yang sesuai keinginan masyarakat. roda dua tersebut didapat terdakwa da jaksa menghadirkan para saksi, maje- muka Rp 700 ribu. Sementara sisa- setelah menetapkan jadwal sidang berikut- dengan cara kredit dengan uang lis hakim akhirnya menutup persidangan nya akan dilunasi setelah meminjam nya Selasa pekan depan. uang di LPD Panjer. (010) (gus) Hati-hati Memilih Obat (19/8) kemarin, menanggapi pernyataan Ket- ua Umum PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) bahwa masyarakat muslim di In- dia tidak memiliki kepercayaan diri. Tradisional untuk Gairah Seks kebudayaan mereka, Dubes Devare menge- diketuai Nyoman Murningsih, S.H. Dalam sidang majelis hakim yang mukakan, mungkin saja. Sebab, masyarakat terungkap, perbuatan melanggar hu- muslim di India tidak melaksanakan budaya kum tersebut dilakukan terdakwa seperti di India. "Jika soal kepercayaan diri saya antara Februari - Maret 1997 di se- yakin mereka sangat percaya diri. Buktinya, buah rumah di Jalan Bedugul No. 7 India memiliki dua presiden muslim, banyak XX Panjer, Denpasar. pejabat tinggi muslim, musisi dan artis muslim, pelukis terkenal muslim, bahkan mantan bos saya (mantan Menlu India-red) juga muslim," jelas Devare. atas nama Denny tersebut dijual ke- Tak berselang lama, Astrea Star pada salah seorang beralamat di ga Rp 1,9 juta. Belakangan diketahui Jalan Sesetan Denpasar dengan har- STNK motor tersebut hilang, sehing- ga perlu minta bantuan terdakwa untuk menyelesaikan masalah itu. Sebelumnya, terdakwa yang Penderita gangguan sesksual agar berhati- sudah mempersiapkan diri untuk hati memilih obat pembangkit gairah seks dari BPKB palsu dengan harapan pemi- tradisional itu belum dianalisis secara medis memalsukan BPKB itu memberikan ramuan-ramuan tradisional. Sebab, obat-obat lik baru kendaraan tersebut dapat sehingga dikhawatirkan membahayakan kese- mengurus STNK yang hilang. Belakangan diketahui BPKB yang di- Denpasar (Bali Post) - Ketika memberi ceramah di hadapan se- kitar 3.000 jemaat Nahdlatul Ulama (NU) Bali di Masjid Al-Ichsaan kompleks The Grand Bali Beach Sabtu (16/8), Gus Dur me- membuat dua BPKB masing-masing Dalam aksinya itu terdakwa ngatakan, sekitar 120 juta masyarakat mus- lim di India tetap merasakan diri sebagai untuk sepeda motor Astrea Star dan masyarakat minoritas yang tidak mampu Selain banyak pejabat India muslim, De- Suzuki Shogun. Kedua motor terse- "bergerak". Masyarakat muslim India mera- but, kata jaksa substitusi Nyoman vare mengatakan, orang penting di Lemba- Sudarsana, S.H., sebenarnya milik serahkan itu palsu. Di hadapan penyidik ga dr. A.A. Putri Adnyawati mengungkapkan sa terancam terus-menerus sehingga mun- ga Kerja Sama Kesenian India (Indian Coun- terdakwa tanpa dilengkapi BPKB terdakwa mengakui memalsukan dua hal itu Senin (18/8), ketika diminta konfirma- Penanggung Jawab Klinik Harmoni Keluar- cul rasa tidak percaya diri. "Rasa ketidak- cil for Cultural Relation) dipimpin orang lantaran kendaraan itu didapat se- BPKB setelah memalsukan tanda tangan sinya terkait makin merambahnya ramuan obat percayaan diri ini menyebabkan mereka mulsim. Oleh karena itu, meskipun Gus Dur mudah dipermainkan sikap dan keinginan- tidak menyebut pemerintah India pejabat berwenang serta stempel kepoli- tradisional pembangkit gairah seks di pasaran derita pascaserangan jantung, Putri Adnyawati Untuk membangkitkan gairah seks bagi pen- keinginan mereka (sendiri). Padahal, jumlah lakukan umat muslim di India kurang baik, bersama istrinya mendatangi UD memper- Awalnya, 6 Maret 1997 terdakwa sian. bebas di Bali. Menurut dia, memang sulit mem- mengatakan, sudah bisa dilakukan dan ba- 120 juta cukup untuk menjadi bangsa yang Dubes Devare merasa perlu meluruskannya. Adelavera di Jalan Letda Reta untuk narnya akan digunakan sebagai jaminan disional dalam era global ini. Namun, luarga ini juga dilengkapi ahli jantung, pembu- Kata terdakwa, BPKB tersebut sebe- bendung masuknya berbagai macam obat tra- nyak yang berhasil. Sebab, Klinik Harmoni Ke- besar," ujarnya waktu itu. Karena tidak me- "Saya kira ini perlu dijelaskan, sebab mus- miliki kepercayaan diri, Gus Dur mengata- lim di India itu tampak sangat percaya diri. Se membeli sepeda motor Astrea Star untuk bekerja di sebuah perusahaan swas- masyarakatlah yang mestinya berhati-hati luh darah dan ahli urologi. kan, masyarakat muslim India memiliki tun- lain itu, India itu kan negara sekular yang amat keluaran tahun 1986. Kendaraan ta. Untuk memberikan kesempatan kepa- memilih ramuan obat semacam itu, mengingat toleran pada umat beragama," ujarnya. ramuan obat tradisional belum pernah dianali- sis kebenarannya secara ilmiah. termasuk penderita pascaserangan jantung, ejakulasi dini maupun memperbaiki nafsu seks, Masyarakat yang menderita impotensi, sudah bisa dibantu dengan pengobatan ilmiah tanpa menimbulkan efek samping. Hasil pene- kebenarannya itu telah mendapat pengakuan dari sejumlah penderita impotensi di Bali. litian pengobatan secara medis yang dijamin hatan. cara kredit. (08) tutan yang tidak masuk akal. Mendengar pernyataan tersebut, Dubes (nom) Anand Krshna, Pelajari Tari Kecak untuk Penyembuhan Ketua MKGR Bali Ida Tjokorde Pe- mecutan juga mengimbau pihak Polri agar tidak mudah terpancing iming- iming yang menggiurkan. Jangan polisi dipakai sebagai bemper dari permasala- han yang timbul di masyarakat. Dalam pelaksanaan tugas di masyarakat, per- lu dilakukan koordinasi secara berke- sinambungan," ujar Tjokorde. Palsukan BPKB, Diadili Rabu Paing, 20 Agustus 1997 Figur AROMA peringatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus tampaknya belum sirna. Na- pas kebangsaan itu dicetus- kan pengusaha John Ketut Panca, MBA seusai mengha- diri acara Wisuda VII PPLP Dhyana Pura di The Grand Bali Beach, Selasa (19/8) ke- marin. "Kita pun harus mem- perkenalkan produk pendidi- kan yang kita miliki kepada orang asing," ujar Presiden Direktur PT Tour East Indo- nesia ini. Di tengah terjangan hal-hal yang berbau asing-mulai dari produk sampai sumber daya manusianya-Panca meli- hat kemampuan SDM domestik tidaklah kalah. Memang selama ini sektor SDM yang paling banyak disorot, namun sebenarnya kita bisa menunjukkan bahwa kita mampu," ujarnya. Berbicara dalam kapasitasnya sebagai ketua yayasan lem- baga pendidikan tersebut, Panca mengungkapkan, pihaknya kini bekerja sama dengan Goulburns Ovens Institue of TAFE, Victoria, Australia. "Nanti, muridnya tidak hanya orang Indo- nesia tetapi juga orang asing," katanya. Karena itulah, ada beberapa mata kuliah yang harus diambil mahasiswa terse- but, di antaranya makanan Indonesia dan bahasa Indonesia. (pal) *** TERIMA kasih Hartono. Saudara telah memenuhi atu- ran yang ada," kata Ketua Tim Yustisi Badung Anak Agung Ngurah Kusa, S.H. Kalimat itu tentu saja men- gudang pertanyaan, kenapa Hartono yang selama ini dis- orot luas melecehkan pariwi- sata Bali dan menyalah- gunakan izin karaoke untuk diskotek, justru Kabag Hu- kum Badung itu menyampai- kan terima kasih. Ternyata terima kasih ke- pada Hartono itu hanya berkaitan dengan penandatanganan pernyataan setelah Tim Yustisi menutup usaha Planet Bali. Dengan surat pernyataan di atas meterai Rp 2.000, sidak Tim Yustisi pun hanya berlangsung singkat sekitar 15 menit. Tidak lagi ada pemeriksaan kamar-kamar karaoke. Demikian juga tidak ada celingak-celinguk melihat suasana panggung tertu- tup Planet Bali yang terkesan wah maupun kamar hotel den- gan garasi tertutup. Tim Yustisi cukup berdiri di depan Plan- et Bali memasang segel. Ditanya tugas penyegelan ini, Kusa mengatakan, "Pada dasarnya saya tidak melihat tugas ini sesuatu yang berat. Buktinya, sidak-sidak di Planet Bali mulai dari penutupan sementara sampai penutupan total berjalan lancar. Hal ini menunjukkan Hartono juga memahami peraturan hukum yang berlaku di Pemda Badung, termasuk menyadari pen- yalahgunaan izin karaoke untuk diskotek." (ana) XXX Dibuka, Bandara M Gianyar (Bali Post) Masyarakat penur kendaraan umum ya tang dari jurusan timu pasar kini tak perlu susah kalau hendak m Nusa Dua atau Ba Ngurah Rai. Termasu mahasiswa yang hend rangkat kuliah ke k Unud di Jimbaran. M sudah disediakan fa angkutan yang me trayek Batubulan keju jurusan itu. Gubernur Bali Ida Oka menilai penam jalur angkutan umu nembus daerah wisa bandara itu sangat Tidak saja sebagai an si pertumbuhan ken yang begitu pesat, ju mudahkan pelayana masyarakat," ujarny upacara peluncuran p jalur/trayek Batubula Dua PP dan Batubula dara Ngurah Rai PP, minal Batubulan, Sel 8) kemarin. *** Jakarta Selatan. PRINSIP-PRINSIP faatkannya sebagai usaha lu. Setelah emosi keluar atau semacam ini. Pelatihannya sesuai dengan alam, tubuh ada pada tubuhnya. Semen- yoga yang sering dimanfaat penyembuhan. Paling tidak, dia tersalurkan, ketenangan oto- dibagi menjadi dua bagian. akan sakit. Tambahan hakim tersebut, kata Ngurah hatan, ternyata ada dalam mempraktikkan musik tarian kan masyarakat untuk kese- mengaku sudah dua tahun matis akan dicapai. Tahap pertama pada pagi tara yang keempat, teknik Tahap kedua pada sore membudayakan pikiran de yang akan segera dipromosikan sebagai tarian Bali. Kedipan mata ini sebagai cara penyembuhan teknik ini di Tibet, tepatnya dengan sistem neozenregiki. han manajemen stres. Pelati- agar tetap tenang. Krshna mempelajari hari, latihan penyembuhan hari, dia mengadakan pelati- ngan mengendalikan pikiran hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Manado, pada tari Bali misalnya, kepada sekitar seribu murid- di kota Leh. Di sana dia bela- Metode ini merupakan pene- han ini dibagi menjadi empat akan diisi masing-masing seorang hakim dari konon berhubungan sekali nya di Jakarta. Itu baru musik- jar pada seorang Lama Tibet. muan dari seorang penganut tahap yakni, membudayakan rada di Bali sampai 22 Agus Guru meditasi ini akan be PN Amlapura, PN Banyuwangi, PN Cian dengan saraf manusia, se- nya, tariannya sedang saya pe- Dari Lama ini diperoleh pe- Buddha di Jepang, tetapi emosi, jur, PN Bangkalan, PN Probolinggo dan PN hingga kedipan mata seperti lajari," katanya. membudayakan tus 1997. Rabu (20/8) ini akan lajaran yoga yang sudah sa- metode ini didasari yoga. itu bisa dimanfaatkan untuk suara, membudayakan peng- diadakan acara serupa pada menenangkan saraf. Dijelaskan, musik kecak ngat langka. Pelajaran yoga Metode ini merupakan kon- lihatan, dan membudayakan sore harinya, sedangkan pagi ini bisa mengeluarkan ini sangat halus, tetapi bisa sep penyembuhan dalam satu pikiran. Teknik membuda- harinya tidak diadakan pe ditasi dari Jakarta, mengata- sudah dikeluarkan, ketena- ranya, dengan menyatukan mengikuti pelatihan ini di se- mengeluarkan emosi tanpa pelatihan akan diadakan di Anand Krshna, guru me- perasaan emosi. Bila emosi dipelajari semua orang. Ca- hari. Dari delapan orang yang yakan emosi adalah teknik latihan. 21 Agustus nanti, kan hal itu di Denpasar Sela- ngan akan muncul. "Jadi diri dengan alam. Misalnya buah tempat di Jalan Uluwatu menimbulkan masalah. rumah mantan Dirjen Bimas sa (19/8) kemarin sebelum teknik saya sedikit berbeda dengan meniru bagaimana Jimbaran, enam orang bisa Teknik membudayakan Hindu dan Buddha Drs. I mengadakan pelatihan dengan meditasi pada u- air mengalir atau bagaimana merasakan manfaat latihan ini. suara adalah teknik menge- Gusti Agung Gde Putra. Se manajemen stres. Dia me- mumnya," katanya. Medita- angin berhembus. Pokoknya Sementara dua orang belum luarkan emosi dengan suara. mentara pagi harinya, Jumat ngadakan penelitian tentang hakan ketenangan diri ter- Sastra Jendra Ayuning Rat keku-rangpekaan saja. Metode penglihatan adalah teknik han di rumah temannya di ngatakan akan terus me- si pada umumnya mengusa- agak mirip dengan petuah bisa merasakannya, karena Teknik membudayakan (22/8), akan diadakan pelati tari Bali itu. lebih dahulu, sedangkan dalam kisah Ramayana. ini berintikan pada penyesua- melihat aura. Dengan teknik Perumnas Monang Maning, meditasinya justru menge- Di Bali, dia baru pertama ian frekuensi diri dengan alam. ini, seseorang akan dapat Denpasar, luarkan emosi terlebih dahu- kali mengadakan pelatihan Sebab, jika frekuensi diri tidak mengetahui kelemahan yang Pada tahap ini, baru musik (010) tari kecak yang sudah diman- (tar) Color Rendition Chart Rabu Paing, 20 Acara peluncuran p disaksikan Wakil DPRD Bali Ayu Putu ri, S.H., Kajati Bali Suwinda, S.H., dan Gianyar Tjok. Gd. Suryawan, S.H. Gubernur Oka m Warga S Gianyar (Bali Post Lima kepala ke yang terdiri atas 16 ji ga Dusun Singaperar Buahan Kaja, Pay akan segera dievak luar lokasi longsornya untuk menghindari yang tidak diinginka yan Kobreng dan kawannya direncanal nempati tanah bukt Pemda Gianyar yang di Dusun Singaperam Bupati Gianyar Tjo Suryawan, S.H. meng hal itu, Selasa (19/8) rin, saat meninjau tebing yang longsor. Selain rombongan Suryawan yang dida Ketua DPRD Gianyar da Anom dan instansi rombongan DPRD C yang dipimpin Waki IDN Sukra yang mel Anjing Semarapura (Bali Anjing Kintamani memiliki keunggulan Selain dimuliabiakan khususnya di Desa Sul- Bangli, anjing ras Indo sudahgo international berlangsungnya pem kan di beberapa negar seperti Belanda, Belgia cis, dan Inggris. Hal itu dikemukal kar dan peneliti anji tamani Drh. Pudji Ra Selasa (19/8) kemar Belanda sendiri jumla lasi anjing Kintamani 200 ekor, dan puluha lagi tersebar di Belgia cis serta Inggris," kata Kedokteran Hewan Un Pudji memaparkam serangkaian akan dige Kontes Nasional dan ran Anjing Kintamani kota Semarapura, 9 M BIDAD AKU TIDAK MAU! m GI NO TURUT E Atas wafatnya y / Ibu / Nenek ka Ni L Istri Bapak I Kt. M Tanggal Semoga arwah dengan amal ba ditinggalkan dil Maha Esa 1. 2. ACARA PE Tgl. 22/8'97 M Tgl. 24/8 '97