Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-20
Halaman: 16
Konten
4cm Halaman 24 SOSOK "James Bond" Selamat MANTAN pemeran agen rahasia Inggris James Bond 007, Sean Connery (66), dikabarkan selamat ketika se- buah batu jatuh dari jembatan dan kemudian menimpa mobilnya, belum lama ini. Harian yang terbit di London dalam edisi mingguannya memberitakan, Sean - yang dianggap para kritisi film paling pas memerankan tokoh Bond rekaan Ian Fleming - tidak mengalami cedera apa pun. Namun toh, bintang yang selalu tampak jagoan dan selalu dikelilingi para wanita di film-filmnya, cukup terkejut atas kejadian tersebut. Saat itu, Sean menyetir sendiri menuju London setelah melewatkan beberapa hari waktunya di studio film Shepperton. Selain Connery, pe- meran Bond lain di antaranya adalah Roger Moore, Timo- thy Dalton dan Pierce Brosnan. Saat ini Sean tengah syu- ting film yang inspirasi ceritanya dari serial televisi The Avengers" yang sukses tahun 1960-an sampai 1970-an. (pal/afp) Gertak Henk Wullems ENTAH bermaksud menggertak atau memotivasi pe- main, yang jelas pelatih nasional Henk Wullems menga- takan, tiap hari ia bisa mengambil keputusan untuk men- coret atau memilih pemain-pemain yang tengah menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) untuk tim sepak bola SEA Games XIX. "Kepada para pemain, saya tekan- kan, tiap hari saya bisa mengambil keputusan apa pun untuk pemain, tetapi sampai saat ini saya belum melaku- kannya," kata Henk Wullems seusai melatih tim pelat- nas sepak bola SEA Games XIX di Stadion Siliwangi Ban- dung, Senin (18/8) petang. Meskipun bisa mencoret beberapa pemain tiap saat, tetapi Henk Wullems akan mengumumkan keseluruhan pemain yang masuk dalam tim inti SEA Games XIX, Se- nin (25/8) mendatang. Pelatih asal Belanda itu mengaku telah memiliki hubungan yang cukup bagus dengan selu- ruh pemain sehingga menyulitkan bagi dirinya untuk memilih atau mencoret para pemain yang tergabung di pelatnas itu. "Saya merasa sedih harus mencoret pemain atau mengatakan pemain itu tidak akan dipakai untuk tim SEA Games, tetapi bagaimana pun saya harus melakukannya," kata Henk Wullems. Pelatih yang pernah sukses membawa tim Bandung Raya menjuarai Liga Indonesia II itu menilai, kemam- puan 31 pemain pelatnas itu cukup bagus dan memiliki semangat yang tinggi pada tiap latihan. Henk Wullems mengatakan, untuk membentuk tim inti, tiap pemain dicoba untuk bisa menempati beberapa posisi untuk mengantisipasi kemungkinan seorang pemain yang me- nempati posisi tertentu tidak bisa bertanding karena ce- dera atau terkena akumulasi dua kartu kuning. (ant) Misi Kemanusiaan Ali PETINJU legendaris Muhammad Ali, Senin (18/8) tiba di Pantai Gadung, Afrika untuk melakukan misi kemanusiaan. Ia menyerahkan bantuan tiga truk bahan makanan kepada para pengungsi. Demikian sumber rumah sakit menyebut- kan di Abidjan. Dalam kunjungan di negara Afrika tersebu Ali selain menerima medali penghargaan dari Menteri Olah Raga Pan- tai Gading untuk koleksinya, juga bertemu dengan para pe- tinju di Distrik Treichville serta menjenguk pengungsi Liberia yang ditampung di bagian barat negeri itu. "Ia juga dijadwal- kan bertemu dengan Presiden Henri Konan Bedie dan istri- nya Henriette," ujar Manajer Tour Ali, Tony Moorehead. (ant) CSS GSAN Bali Post IB Kesawa Narayana Raih Doktor di TUB Jerman Orang Asing Kedua Berpredikat "Summa Cumlaude" 1120 Bali mengukir prestasi mengesankan dalam dunia akademik. Dia, SEORANG putra pengarang buku-buku ba- hasa Bali. Ibunya, IGA Su- rasmi pun mantan anggota DPRD Bali. Di tengah kesi- bukannya sebagai staf penga- di kampus teknik terke- Jar muka di Indonesia itu, Narayana pun cukup aktif berkiprah di berbagai organ- isasi profesi. Ia tercatat dalam keanggotaan Persatu- an Insinyur Jerman (VDI), Persatuan Insinyur Indone- sia (PII), ketua Asosiasi Ker- ja Sama Industri Kecil dan Menengah Jerman-Indone- sia, dan ketua Forum Disku- si Doktorand Indonesia di Eropa (1992-1994). Suami dari Ida Ayu Tilem Dr. Ing Ir. Ida Bagus Kesawa Narayana, staf dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Ban- dung (ITB). Pria kelahiran Denpasar, 30 Januari 1963 ini, berha- sil menyelesaikan gelar doktomya di Technische Universita't Berlin (TUB) Jerman dengan predikat summa cum- laude (istimewa dengan pujian), Senin, 7 Juli lalu. DISERTASINYA (dibuat dalam bahasa Jer- man), berjudul: "Pengem- bangan Model Kemitraan Baru antara Produsen dan Sub Kontraktor pada Indus- tri Otomotif di Indonesia". Prestasi ini terasa ber- makna istimewa di tengah- tengah suasana perayaan HUT ke-52 Kemerdekaan RI, lantaran Narayana sampai saat ini, satu-satunya maha- siswa Indonesia yang meraih prestasi tertinggi. Tambahan pula, dia orang asing kedua yang mampu mencetak catat- an emas tersebut, setelah mahasiswa Cina, sepanjang sejarah berdirinya universi- tas terkemuka di Berlin itu. Prestasi yang mengharum- kan bangsa ini, begitu kontras dengan keseharian alumnus SMU 1 Denpasar ini. Lelaki berputra satu orang ini tampak sederhana dan tak banyak bica- ra. Dengan kaca mata minus yang melengket di matanya, Narayana terkesan biasa-biasa saja. Namun, begitu diajak ber- dialog soal bidangnya, ia pun bertutur lancar. Kesan intelek- tual melekat dalam dirinya. Royani ini, kini oleh kampus- nya diminta mengembang- kan program magister untuk bidang Manajemen Produk- si Global dan diminta memimpin program magis- ter di Universitas Pelita Harapan Jakarta untuk bidang Manajemen Teknolo- gi Global. DI bawah empat penguji, masing-masing Prof. Dr. Multi.h.c. Dr. Ing. G. Spur, Prof. Dr. Ing. G. Seliger, Prof. Dr. Ing. D. Severia, dan Prof. Dr. Ing. K. Mertins, Naraya- na membedah konsep kemi- traan antara penguasaha be- sar dan kecil di bidang otomo- tif, khususnya industri mobil di Indonesia. Disertasi Narayana ber- dasarkan data di Astra Inter- nasional selama enam bulan. Dia melihat, selama ini ada dua kekeliruan pengembang- an industri otomotif. Perta- ma, penekanan pada keun- tungan jangka pendek dalam sistem produksi masal. Ke- dua, pertolongan berdasar- kan belas kasihan. Akibat- nya, hasil yang dicapai tidak optimum. "Ini menyebabkan industri kecil di Tanah Air kurang mandiri," tegas alum- nus ITB tahun 1986. Matahari Bali Semakin Terasa Tak Pernah Terbenam Dengan Adanya Penawaran Istimewa Berdasarkan hal itu, dia meneliti berbagai konsep ke- mitraan industri otomotif di dunia. Otomotif menarik diteliti, karena Indonesia se- dang merancang proyek mo- bil nasional. Putra pertama pasangan Ida Bagus Somia dan I Gusti Ayu Surasmi ini memang berdarah seorang pemikir Berdasarkan penelitian- dan organisatoris. Kakeknya, nya, konsep kemitraan IGB Sugriwa, dikenal sebagai dalam bidang otomotif di du- XL LANGSUNG KRING nia ada dua, yaitu model Ba- rat (yang diwakili Jerman) dan Timur (yang diwakili Jepang). Model Barat mengacu pada sistem fungsional, mulai dari material, produksi, distribusi dan service. Pada tiap unit, ke- mitraan diterapkan tetapi ter- batas pada unit tersebut. Di sini, orientasinya pada produk- si masal. Konsep ini hanya memperhatikan kepentingan jangka pendek. Ini memung- kinkan lantaran konsep teknologi yang diterapkan rela- tifmantap. Sedangkan konsep Timur diwakili Jepang, konsep ke mitraan yang menganut sistem piramid. Keuntungan- nya, koordinasi yang dikerja- kan produsen lebih minim. Kelemahan sistem Jepang ini, yang berada di tingkat atas, hanya industri kecil yang memiliki jaringan mo- dal dengan perusahaan in- duknya. Hanya perusahaan yang punya akses saja yang bisa bermitra. Jadi, ada eks- ploatasi industri kecil secara tidak wajar dalam konsep kemitraan ini," ucapnya. Kalau di Barat ada hukum kartel. Dalam arti, untuk suatu produk, sebuah perusahaan Tanggal 18 s/d 31 Agustus 1997 Jangan lewatkan kesempatan Istimewa ini: Potongan Rp. 100.000,- dengan pembayaran penuh untuk pembelian semua paket ponsel GSM-XL, atau Harga khusus Rp. 52.000,- untuk Kartu SIM GSM-XL, ditambah Bebas biaya bulanan selama 3 bulan yang setara dengan Rp. 174.000,- Tanggal 20 s/d 26 Agustus 1997 khusus untuk warga Bali ditambah dengan: Hadiah langsung satu buah kamera untuk setiap pembelian paket ponsel GSM-XL atau Kartu SIM GSM-XL. Adi Computer Jl. Tukad Yeh Penet 2, Denpasar Harry's Computer Jl. Teuku Umar No. 173 Denpasar Matahari Dept, Store Kuta Square Jl. Bakung Sari No. 1, Denpasar Matahari Dept, Store Duta Plaza Jl. Dewi Sartika No. 46 Denpasar ESCOM (0361) 235-029 ATRI (0361) 425-075 IB Kesawa Narayana dan istri Ball Post/dok tidak boleh menguasai lebih yang memerlukan penanga- dari 50 persen dari total produk- nan segera. Pertama, stan- si. Perusahaan juga dilarang dardisasi belum mapan. Ked- menguasai sekaligus industri ua, beberapa institusi hulu sampai hilir. "Jadi, model teknologi belum maksimal Barat relatif lebih terbuka memberi kontribusi kepada dibandingkan model Timur" swasta dan ketiga mutu sum- ujarnya. ber daya manusia. Adicipta Carakajaya (0361) 236-531 HUBUNGI: (021) 575-9899 UNTUK INFORMASI PEMBELIAN U. 82286 Untuk kualitas produk, kedua model ini relatif sama mutunya. Kalau dilihat dari orientasi pasar, sistem Ba- rat menggunakan pola do- rong. Artinya, segala sesua- tunya dirancang sedemikian rupa mengikuti konsep manajemen yang standar. Se- dangkan Jepang menerap- kan sistem tarik. Artinya, manajemen disesuaikan de- ngan perencanaan kebutu- han pasar. Dari tingkat ke- butuhan pasar inilah, mana- jemen "ditarik untuk menca- pai target tersebut. "Orientasi pasar, dari sistem Barat ini memang kurang dikedepan- kan. Hal ini mulai disadari, sehingga mereka juga meng- adaptasi kosep tarik," tutur lelaki yang meraih S2-nya tahun 1992 di universitas yang sama di Berlin. *** TERKAIT dengan kondi- si otomotif di Tanah Air, kata dia, ada beberapa kondisi Distributor tunggal : PT ASTRA INTERNATIONAL JI. H.O.S. COKROAMINOTO NO 75 DPS TELP: 435338 FAX: 426108 Mesin 2 langkah generasi mutakh Derigan intake chamber RC Vave & racing boom muffer Sebetulnya, tambah Narayana, industri otomobil tergolong tua. Secara teori, harusnya Indonesia mampu sejak dulu mengembangkan otomotif. Kendalanya, ada sistem oligopoli dalam indus- tri ini. Buktinya, harganya tak pernah turun. Kedua, Jepang pelit dalam men- transfer teknologi. Dalam hal ini, Deperindag agaknya sudah tahu. Di Astra sendiri ada gerakan untuk melepas- kan diri dari Jepang. Momentum ini yang di manfaatkan pemerintah de- ngan mobil nasionalnya. Menurut dia, KIA hanya melicinkan jalan untuk men- ciptakan pasar. Pasar dicip- takan dulu. Dengan untung yang diraih, mulai dilakukan inovasi. "Dulu kita melaku- kan kesalahan dengan tidak memberlakukan hal itu pada Jepang," tegasnya. Menurut Narayana, de- wan penguji melihat nilai le- Untuk itu, industri otomo- bih disertasinya pada model tif Indonesia harus berorien- manajemen. Šelama ini be- tasi kepada kualitas perso- lum ada konsep untuk meme- nal, tingkat keunggulan takan manajemen teknologi teknologi, kualitas informasi otomotif berdasarkan tingkat dan struktur, kultur dan perkembangannya. Kedua, strategi perusahaan. "Jadi, belum ada konsep pengem- kita harus mengembangkan bangan kemitraan yang ber- suatu sistem sesuai dengan Korea Selatan sendiri, lan- dasarkan tingkat potensi pe- tingkat perkembangan dan jut Narayana, memulai in- rusahaan. Ketiga, disertasi strategi perusahaan," ujar- dustri mobilnya sama dengan ini berhasil mensistemasi nya. Justru, masalahnya di Indonesia, mulai 1970-an. manajemen organisasi yang Indonesia, agak susah me- Korsel meminjam lisensi kompleks menjadi lebih se- nilai tingkat perkembangan mobil Jepang untuk pemasa- derhana dan terspesialisasi. dan potensi perusahaan. ran mobil Hyundai. Setelah Banyak faktor-faktor internal likuiditas tercapai, Korsel perusahaan yang tidak bisa mampu mandiri mengem- dikuantitaskan. Misalnya, 11 bangkan produknya. Jerman ribu komponen mobil memer- juga dulunya begitu. "Jadi lukan kualifikasi tenaga ker- intinya, industri otomotif ja yang berbeda-beda. Pro- yang berkembang sekarang blemnya, agak susah menilai menggunakan lisensi merek kemampuan mitra kerja. terkenal untuk menjaring pasar. Setelah pasar dikua- sai, barulah teknologi dan i- novasi dibenahi," ujarnya. Dengan kendala seperti itu, model kemitraan yang harus dikembangkan berori- entasi pada proses. Industri Sialnya, ungkapnya, Indo- otomotif harus mengumpul- nesia berada pada zaman" waktu lalu. kan kompetensi mitra yang yang salah. Putaran Uruguay Rabu Paing, 20 Agustus 1997 ada. Harus dibuat satuan or- sudah ditekan, sehingga In- ganisasi kemitraan yang donesia tak bisa lagi meniru produknya langsung dibutu- konsep serupa. hkan satuan organisasi lain- nya. Yang kedua, dikembang- kan tujuh model keterkaitan dari yang terendah sampai tertinggi. Model ini disesuai- kan dengan tingkat kesulitan pekerjaan dan perkemban- gan perusahaan. Rem cakram hidrolis pada roda depan dan belakang Pengereman sangat kuat dan aman Apa yang salah pada mob- nas sehingga menjadi po- lemik? Menurut Narayana, memang ada kesan monopo- li. Idealnya ada dua atau tiga perusahaan sebagai mobnas, sehingga muncul efisiensi," tambahnya. Sasaran yang dituju a- dalah target belajar tanpa mengurangi Soal mobil KIA ditempeli merk Timor, kata dia, strate- dampak gi itu betul. Dalam situasi glo- ekonomi. Seninya dari pene- bal sekarang, strateginya rapan konsep ini, bagaimana harus demikian. Dulu, keti- mengatur proses pekerjaan ka Jerman memulai indus- yang berorientasi ekonomis trinya, persaingan global be- dan tetap mengedepankan lum tinggi, sehingga mereka proses belajar. bisa mengembangkan basis industrinya. Kini, Indonesia harus berhadapan dengan situasi di mana tingkat per- saingan industri mobil sa- ngat tinggi. Di pihak lain, In- donesia punya pasar 200 juta. Dengan situasi tersebut, maka polanya harus dibalik. "Kita ambil dulu lisensinya, sehingga mutu produk bisa bersaing. Dari sini kita beru- paya merebut pasar dalam negeri sehingga keuntungan diraih. Keuntungan inilah yang dipakai untuk mengem- bangkan basis industri," ucap Narayana. Penampilan Terbarunya Kian Gagah, Berani dan Tak Tertandingi dengan t HONDA NSR 150 R SEPEDA MOTOR ANDALAN Kini NSR-150R hadir dengan tipe terbaru yang telah disempurnakan. Tampil dalam 2 warna pilihan yang dipadu dengan strip berdesain menarik, NSR- 150R nampak lebih perkasa. Gaya racingnya juga semakin kuat dengan pegangan pada jok terbaru yang terbuat dari bahan chrome. Di bagian depan, Panel Meter didesain ulang lebih sporty & gagah. Tunggu apa lagi, dengan performa yang semakin prima, NSR 150R layak menjadi pilihan Anda yang mendambakan Sepeda Motor yang mampu melesat cepat dan berakselerasi tinggi. Narayana mengatakan, konsepnya akan dipakai un- tuk mengembangkan satu kawasan, di mana semua pe- rusahaan yang berorientasi teknologi untuk pemasok oto- motif berada di daerah itu. Program ini kerja sama Bank Dunia, Deperindag dan pe- laku otomotif. Konsep ini ber- dasarkan masukan Memper- indag ketika mengunjungi Narayana di Berlin beberapa IGP Artha HUBUNGI SEGERA DENPASAR PT. ASA PARIS MOTOR, JI. Hasanudin No. 87-89, Telp. (0361), 483331 PT. ASA PARIS MOTOR, Jl. Raya Kuta Komp. Pertokoan No. 6-7, Telp. (0361) 751998 TOKO HERO, JI. Kartini No. 75-77, Telp. (0361) 222504 TOKO HERO, JI Aaya Tuban No. 100 X, Telp. (0361) 753368 TOKO SEKAR SARI, JI. Hasanudin No. 40-42, Telp. (0361) 236688 MADE FERRY MOTOR, JI. Patimura No. 24, Telp. (0361) 222895 CV. MITRA KRIDA MANDIRI, JL. By Pass Ngurah Rai No. 7 XX Nusa Dua, Telp. (0361) 775194 GIANYAR: PT. TRI MITRA BALI, JI. Semebaung, Telp (0361)93666 90667 PT. TRI MITRA BALI, Jl. Raya Ubud, Telp. (0361) 975655 PT. TRI MITRA BALI, JI Raya Batu Bulan, Telp. (0361) 298946 SEMARAPURA: TOKO CEMERLANG, Jl. Diponegoro No. 7, Telp. (0366) 21600 AMLAPURA: TOKO CEMERLANG, JI. Diponegoro 62. Telp. (0363) 21409 BANGLI TOKO CEMERLANG, JI I Gusti Ngurah Rai No. 65, Telp. (0366) 91327 BANGLI: PT. BALI TIMUR MANDIRI, JL. Merdeka No. 21, Telp. (0366) 91834 TABANAN TOKO ARTA KARYA Jl. Gajah Mada No. 54-56, Telp. (0361) 811245 TOKO SARI INDAH, Jl. Gajah Mada No. 4-5, Telp. (0361) 812490-NEGARA TOKO BINTANG MAS MOTOR, JI. Ngurah Rai No. 66, Telp (0365) 41324 HONDA MOTOR, Jl. Jendral Sudirman No. 8, Telp. (0365) 41146 SINGARAJA: TOKO ENAM TIGA, JI. Achmad Yani No. 8 Telp. (0366) 22704 TOKO ENAM TIGA, JI. Erlangga No. 23; Telp. (0365) 24433 TOKO MERTHA BUANA MOTOR, Jl. Achmad Yani No. 178 A Telp. (0362) 21668 MATARAM: PT. KRIDA DINAMIK AUTONUSA, JL. Pejanggik No. 12-14, Telp. (0370) 31090 SELONG PT. KRIDA DINAMIK AUTONUSA, JI. Prof. M. Yamin No. 3, Telp. (0370) 22344 SUMBAWA BESAR: PT. KRIDA DINAMIK AUTONUSA, J. Hasanudin No. 56 F, Telp. (0371) 22106, 22409 DOMPU: PT. KRIDA DINAMIK AUTONUSA JI. Kartini No. 18, Telp. (0373) 21544, 21548 BIMA PT. KRIDA DINAMIK AUTONUSA JL. To ngkol No. 198, Telp. (0374) 44377, 44378 Bagaimanapun juga HONDA lebih unggul ! C 78562 Color Rendition Chart Rabu Paing HARGA JATU Para investor Chai Wall Str Tommy Tata Jakarta (Bali Pemerintah masaran Ceng membenahi k khususnya yan di lapangan - lannya ke KUI an sistem pros Hal itu dikat Umum BPPC H dala Putra (Tomr ta, Selasa (19/8) pada wartawan, gadakan pertem Menkop/PPK Tjakrawerdaya d Inkud: Pertemuan itu berkaitan dengar resnya tata nia menyusul adan men tentang keru Rp 210 milyar ak han manajemen kerugian tersebu gurus Inkud suda tuk satu Tim Ve tuk mengusut kerugian tersebu Tim yang dibe rapat anggota tah (9/7) diberi waktu untuk melakukan Namun ternyata Nasab Denpasar (Bali Bank sudah se menjaga hubunga mitra usahanya, kepada nasabahny ing, mengingat nas kreditur merupak sok bahan baku ut industri perbankan Hal itu dit Pemimpin Bank (BI) Denpasar A Hasan, S.E., dalam narikan undian T dan Giro Berhadiah Sri Partha (BSP), langsung di ruang p Partha Sabha kant pat, Selasa (19/8) k Dikatakan, nasa biasanya tingkat k nya jauh lebih tingg ingkan nasabah be CARI BERGARA DENGAN Ber Tape Con Kompor Magic Ja Rice Box plus Hel Jaket Garansi Service 3 X Selama 6 Bular Hubungi: PT. CA JI. Tham JI. Teuku Suzuki Klungkung (0368) 2 Suzuki Gunung Agung (036 Suzuki Karangasem (0363)
