Tipe: Koran
Tanggal: 1991-06-10
Halaman: 06
Konten
2cm Color Rendition Chart 6. SENIN, 10 JUNI 1991 PASUGATAN Pentas Tari Kaum Aborigin PURNA BUDAYA Senin ini, pada pukul 19.30 WIB. kelompok tari yang terdiri dari kaum Aborigin Australia, Bangarra Dance Theatre, akan mengadakan pertunjukan tari tradisional dan kontemporer di Purna Budaya Bulaksumur, Yogyakarta. Pertunjukan ini merupakan kerjasama Kedutaan Besar Australia Jakarta dengan Taman Budaya Yogyakarta. Seusai pergelaran akan diadakan tukar pendapat dengan para artis penari. (*) Agenda FKY Hari Ini 09.00 - 14.00: Pameran Seni Foto di Benteng Vredeburg 17.00-21.00: Pameran Seni Foto di Benteng Vredeburg 09.00 14.00: Pameran Lukis Anak di Benteng Vredeburg 17.00-21.00: Pameran Lukis Anak di Benteng Vredeburg 09.00-14.00: Pameran Seni Rupa di Benteng Vredeburg 17.00-20.30: Pameran Seni Rupa di Benteng Vredeburg 08.00-21.30: Pasar Seni di Alun-alun Sewandanan Pura Pakualaman 08.30-13.00: Pameran Kerajinan di Alun-alun Sewan- danan Pura Pakualaman 17.00-21.30: Pameran Kerajinan di Alun-alun Sewan- danan Pura Pakualaman 16.30- 19.30 - 22.00: 20.00 - 21.00 - 21.00 - 22.00 - : Kesenian Pelajar di Panggung Kesenian Alun-alun Utara Arena Budaya Ande-ande Lumut, Tari Pesta Olahraga, Denok Dance, Sendratari Orang Kuat, Damarwulan Ngenger di Pendopo SMKI, Bugisan Kesenian Sabang - Merauke dan Seni Tari di Panggung Kesenian Alun-alun Utara : Dagelan/Teater Komidi Diseling Musik di Panggung Kesenian Alun-alun Utara :Musik Ngamen dan Keroncong di Panggung Kesenian Alun-alun Utara : Ketoprak di Panggung Kesenian Alun-alun Utara ACARA TPI 05.30 Kuliah Subuh 06.00 Selamat Pagi Indonesia 06.30: Berita Pagi 07.00: Serbaneka 07.25: Film Kartun Alvin and the Chipmunk 08.00 Pendidikan SLTP Geografi: Besi dan Manfaatnya (Ulangan) 08.30: Pendidikan SLTP Matematika: Pecahan (Ulangan) 09.00 World CF Festival 09.30: Film Seri Rumah Kedai 10.00: Mimbar Agama Kristen Protestan 10.30: Wanita Indonesia 11.00 Film Seri The Man Who Lived at the Ritz Menyajikan Provinsi Jawa Barat 10 Juni, Pukul 22.45 WIB. TVRI 15.30: Film Seri The Campbells 16.00 Film Flora Fauna 16.30: Berita Daerah 16.45 Varia Jateng - DIY 17.00: Berita Nusantara 17.33: Negeri Tercinta Nusantara 17.45 Kenalan Baru 18.15 Pembinaan Bahasa Indonesia 18.45 Siaran Pedesaan 19.00: Berita Nasional 19.35: Lembar Sastra Budaya Kebudayaan Pembangunan dalam Perspektif Sejarah Oleh Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo dan Dr. Muchtar Mas'ud 20.00: Film Seri The Bold and The Beautiful 21.00: Dunia dalam Berita 21.33: Wayang Kulit Lakon Abimanyu Gugur Oleh Dalang Kasdik Kasdolomono dari Klaten 22.30: Berita Terakhir 22.40 Film Cerita Last Season Diburu Gerombolan Bandit Film Cerita, MIKE berliburan di rumah kakek dan neneknya yang ti-nggal di kaki gunung. Last Season, Pada suatu pagi, ia mengajak Andrew. TVRI Pusat kakeknya, pergi memancing ke sungai Jakarta, Senin dekat rumah, sambil melatih anjingnya, Sparky. Mike melempar kayu dan meme- rintahkan Sparky mengejar dan mengambilnya. Kemudian dor....dor! Sparky tewas ditembak. Kakeknya mencoba mencari pelakunya. Tetapi naas, ia pun ditembak dan tewas. Mike marah, tetapi tak berkutik dan lari menyelamatkan diri. Di bawah pimpinan Kruger, gerombolan bandit yang pernah meringkuk di penjara itu memburu Mike. Mike lari masuk hutan. Giliran neneknya jadi korban. Kini. Mike bertekat untuk membalas dendam. (kh) LESEHAN Jend (Purn) TNI Widodo Senang Sendirian JENDERAL (Purn) TNI Wi- dodo, Jumat lalu terpaksa ditolak menginap di "ru- mahnya sendiri. Tak ada lagi kamar tersisa buat mantan Pangdam VII Dipo- negoro dan Kepala Staf AD yang sehari-harinya tinggal di Jakarta ini. "Rumah" ter- sebut adalah Sri Wedari Hotel, miliknya. Maka de- ngan terpaksa ia menginap di tempat lain. "Bapak me- mang tidak kebagian kamar karena tamu hotel banyak. hingga terpaksa menginap di Hotel Santika," ungkap pu- tra ketiganya, Sispriyanto Widodo yang kini menangani Sri Wedari Hotel. "Kan lebih enak meno-lak orangnya sendiri daripada menolak tamu, dan bapak sendiri menyadari kok kalau tujuhpuluh kamar yang tersedia habis," tambahnya. Sispriyanto yang kini tinggal di Surokarsan Jl. Taman Siswa Yogyakarta ini menyebutkan bahwa ayahnya memang tak suka merepoti anak-anaknya, hingga tak mau tinggal di rumah Surokarsan. "Di samping itu, bapak sekarang senang sendirian saja," lanjutnya. Jend. (Purn) TNI Widodo Jenderal (Purn) TNI Widodo mudik ke Yogyakarta untuk nyekar ke kuburan isterinya yang Senin Wage (10/6) ini tepat 1.000 hari. (eta) eta pesta perkawinan dalam resepsi berdiri itu. Astri Ivo Setelah Menikah MUSIK dari daerah Minang Jumat mengalun Gedung perlahan di Manggala Wana Bhakti, Jakarta. Sekitar 1.000 tamu -- di antaranya Titiek Puspa, Roy Marten, Anna Maria, Mark Sungkar, Genny Bauty, Ny. Nelly Adam Malik dan mantan Gubernur DKI Ali Sadikin-- tertuju ke arah mempelai yang duduk bersanding mesra di kursi pelaminan. Yang menikah tak lain Astri Ivo (26) dengan Dariola Yushar Yahya (29). Beberapa tari dari daerah Minang menambah semarak oni Astri vo Akad nikah Astri, nomor lima dari delapan bersaudara anak bintang film kawakan Ivo Nila Kresna, dengan Dariola adik bintang film Soraya Perucha, dilaksanakan pada hari Minggu (2/6) dengan upacara adat A- ceh. Walau pernah menjadi artis sebagai bintang cilik dalam film Ratapan Anak Tiri I dan penyanyi, namun tampaknya ia tidak begitu tertarik untuk menekuni bidang seni. "Saat-saat sekarang ini rasanya belum kepikir untuk aktif lagi, tetapi nggak tahu nanti," ucap Astri seusai pesta. (uti/lit) BERNAS Esok di Padepokan Seni Bagong Sapta Mandala Gelar "Bremono Kembar" PEMBARUAN atau "peru- kalau memang ingin maju." sakan di berbagai cabang katanya. seni sudah ada sejak zaman dulu. Pemunculan wayang yang mula-mula disebut per- tunjukkan bayang-bayang. kehadiran teater modern di Yunani, drama gong di Bali. lenong di Betawi dan ketoprak di Jawa Tengah, hingga kini tak lepas dari apa yang dise- but pembaruan atau "peru- sakan" tersebut. Sosiolog Dr. Arief Budiman pernah berucap. kodrat seni- man adalah mencipta yang baru. Jika yang baru sudah menjadi lama, ia akan men- cipta yang lebih baru lagi. Demikian seterusnya. Sedang Arifin C. Noor, sutradara film kondang itu pernah berujar, "Seni tradisi harus terlibat terus-menerus dengan ling- kungannya jika ingin berkem- bang dan lestari." Sementara itu, WS. Rendra berkata, "Jika para seniman seni tradisi tidak lagi bersetu- buh' dengan sejarah, ia akan menjadi tumpul dan mandeg." Dan di lain pihak, Bagong Kussudiardja berkehendak. para seniman seni tradisi harus terus-menerus mem- buat puncak-puncak yang baru. "Jangan hanya bertum- pu dari apa yang telah ada. ASMUNI pimpinan umum Yayasan Artis dan Seniman Karya Budaya yang baru didi- rikan di Jakarta, batal dilan- tik oleh Menko Polkam Soedo- (8/6) berhalangan hadir da- mo yang pada hari Sabtu lam malam peresmian yang berlangsung di Kartika Plaza Hotel. dilaksanakan malam itu, As- Meskipun pelantikan gagal muni tetap berharap agar Menko Polkam masih berke- nan melantik pengurus Ya- yasan Karya Budaya yang dipimpin itu, entah kapan dan di mana. "Kalau sekarang tidak bisa hadir untuk melantik karena kesibukan lain, saya mohon pada waktu lain dapat dires- mikan," harap Asmuni dalam kata sambutannya di depan para undangan. Selanjutnya dikatakan bahwa berdirinya Karya Budaya diawali dengan bantuan modal dari Menko Polkam Soedomo sebesar Rp 5 juta. Asmuni pun lalu menca- nangkan bahwa pihaknya setia dan siap setiap saat untuk menjadi ujung tombak perjuangan Golkar terutama dalam menyongsong Pemilu tahun 1992 mendatang. Pada kalimat itu, ia mendapat sam- butan hadirin dengan tepuk tangan secara serentak. Sementara itu Basofi Soe- dirman, Wakil Gubernur DKI mewakili Pemerintah Daerah DKI dalam kata sambutan mengatakan menyambut baik yayasan yang dipimpin As- muni. kesibukannya mengatur pe- main. Menurut guru mate- Bertolak dari beberapa matika SMP Negeri Pakem ini. argumen itulah, para seniman penampilan "nakal" Sapta muda yang tergabung dalam Mandala kali ini merupakan kelompok Ketoprak Sapta yang kedua kalinya sejak Mandala Kodam IV Diponego- Damarwulan Senopati, sete- ro. mencoba mengantisipasi ngah tahun lalu. "Sama seper- dan akhirnya melahirkan ti dulu, penampilan kali ini gebrakan yang mungkin mem- pun didominasi para pemain buat risih penonton ketoprak muda," ucapnya separuh pro- umumnya. Sesuatu yang ber- cita rasa lain akan digelar pada Selasa (11/6) di Pade- pokan Seni Bagong K. yang terletak di Desa Kembaran. Kecamatan Kasihan Bantul. Nafas baru mosi. Lakon populer yang akan dipentaskan itu berjudul Bre- mono Kembar yang sengaja digarap dengan nafas baru. Diberi sentuhan ragam seni Sejak sebulan lalu kelom- pok yang diketuai Ign. Wa- hono itu bersiap diri tanpa kenal lelah. Faktor latihan yang biasa dihindari hampir tiap grup ketoprak, justru dijadikan sarana meraih ke- matangan. Ini pulalah -- anta- ra lain yang membuat Sapta Mandala punya nilaf lebih. biasa di- "Yang penting kreativitas. gunakan dalam pertunjukkan Jangan menganut budaya ketoprak. Ada lagu Scorpion mapanisme, ujar Bagong yang berjudul When The Kussudiardja di hadapan 45 Smoke is Going Down, dicam- pur lagu Pangkur-nya Gom- pendukung Bremono Kembar saat merencanakan pemen- bloh yang diramu dengan lagu tasan. awal Mei lalu. Ketua Ini Rindu milik Farid Hardja. Umum Sapta Mandala ini Itu disajikan lewat musik ga- menerangkan. pementasan melan dalam bentuk medley kali ini tetap bekerja sama dengan lembaga pedesaan di "Kami sedang berupaya Desa Kembaran. yang lain, yang tak yang digarap Soetrisno. mencari bentuk lain," kata "Sebagian Marjio (40), sutradara, kepada diberikan Bernas, Sabtu (7/6) di sela Sebuah pertunjukan ketoprak Sapta Mandala. Log Zhelebour Minta Maaf Asmuni Gagal Dilantik Tur Raksasa '91 Ditunda Membantu pemerintah Yayasan artis dan seniman Karya Budaya berdiri sejak 8 Oktober 1990 dengan akte notaris yang dibuat oleh N.S. Najuddin di Jakarta. Yayasan bertujuan untuk ikut serta melestarikan budaya bangsa serta berpartisipasi aktif membantu pemerintah untuk melaksanakan pembangunan di segala bidang melalui lawak dan semi drama. Suasana di sekitar Kadipa- ten tampak sunyi. Tak ada Yayasan Karya Budaya lahir setelah kelompok Sri- mulat, Jakarta, bubar tiga tahun lalu. Seniman Srimulat lantas berkumpul dan mem- buat ide untuk membentuk lagi kelompok seni panggung itu. Melalui kepercayaan yang dibebankan ke pundak As- muni, maka beberapa mantan anggota Srimulat pun men- daftarkan diri menjadi anggo- ta. Di antaranya ialah Tarzan, Sumiati dan Nurbuat: Kepada seniman Srimulat lain diharapkan partisipasi- nya untuk ikut berperanserta memperkuat Yayasan Karya Budaya. "Karena Basuki dan teman lainnya belum masuk." kata Asmuni di tengah kesi- bukannya sebagai tuan ru- mah dalam pelantikan yang gagal itu. Yayasan Karya Budaya menurut Asmuni akan berge- rak dalam kegiatan seni lawak serta semi drama, semacam ludruk. Berbeda dengan Sri- mulat, prioritas kesenian yang akan dipentaskan adalah berorientasi ke Jawa Timur, dan khususnya Surabaya. (kh/uti) Motta panige andi hasil kepada pentas Karang Taruna sebagai bentuk parti- Bernas/bon TUR Raksasa '91 yang di- jadwalkan mulai berlangsung akhir Juni ini terpaksa ditun- da, karena pihak perusahaan rokok yang menjadi sponsor kegiatan itu sedang berkon- sentrasi pada urusan ceng- keh. Tur musik rock yang diusung oleh Log Zhelebour dari Surabaya itu merupakan kelanjutan dari pergelaran keliling 40 kota di Indonesia dengan menyinggahi beberapa kota besar di Bali, Kaliman- tan, dan Sulawesi. Pergelaran melibatkan lady rocker asal Bandung Mel Shandy dan be- berapa grup rock, antara lain El Pamas, Power Metal, dan Kaisar Rock Band. "Saya minta maaf kepada rakyat metal', khususnya di Bali, Kalimantan, dan Sulawe- si yang sudah sejak tahun 1989 menunggu dapat giliran untuk disinggahi tur ini," kata Log ketika dijumpai di TVRI Pusat Jakarta Sabtu (8/6). Menurut Log, perkara ceng- keh yang belakangan ini diha- dapi oleh pabrik rokok di Ke- diri, Jawa Timur tersebut pu- nya dampak dalam hal penye- diaan dana tur. "Bayangkan saja, untuk biaya sekitar Rp 75 juta. Itu satu kali pertunjukan makan satu kali main. Kalau 10 kali main, tinggal mengkalikan saja," tambah Log. Ketika ditanya, apakah kegagalan tur karena terjadi ketidaksepakatan dengan pi- hak sponsor. Log mengelak. "Dengan sponsor saya tidak ada masalah. Saya cukup Maka, didekatinya laki-laki misterius yang ternyata ada- lah Sinuhun Hamengku Bu- wono yang menyamar sebagai rakyat biasa. Beliau sengaja meninggalkan istana karena ingin persoalan di Kadipaten Mojosono cepat selesai. "Apakah Ingkang Sinuhun telah bertemu dengan Kakang Ronggo Wirosetiko?" tanya Tumenggung Sosronegoro. Ingkang Sinuhun HB I me- ngangguk dan bersabda, "Ya. Tetapi aku belum bermaksud menemuinya. Setelah membe- baskan para tahanan, aku melihat Kakang Ronggo Wiro- setiko memasuki Kaputren. Karena kalian telah sampai kemari, sekarang ikuti aku." Rombongan itu bergerak memasuki Kaputren. Mene- mui Nyi Menggung Sepuh yang sedang merawat Ki De- mang Rumyang setelah ia dibebaskan dari tahanan. Berkat jasa Ronggo Wiroseti- ko. Demang yang renta itu berhasil diselamatkan. Untuk Naskah: Handung Kus Sudyarsana kemudian diserahkan kepada Nyai Menggung Sepuh di Episode "Laki-laki Bertopeng" 35 (Tamat) Kaputren Diprosakan oleh Butet Kartaredjasa ADIPATI Madiun Ronggo tanda-tanda kehidupan. Rak- Prawirodirjo, Tumenggung yat telah mengungsi karena Sosronegoro dan Raden Mas dihantui rasa takut akibat Pradopo, segera memasuki pertempuran Madiun dan Mo- Kadipaten. Sementara Raden josono. "Seorang laki-laki Ajeng Astiti dan pasukannya bersembunyi di balik pohon batas Kadipaten Mojosono. tetap tinggal di dekat tapal beringin, Romo!" kata Raden Mas Pradopo kepada Adipati Prawirodirjo ketika rombong- an itu sampai di alun-alun. "Aku baru mengerti seka- rang. Ki Ronggo adalah laki- laki bertopeng, utusan sandi Sinuhun Hamengku Buwono." ucap Ki Demang dalam kea- daan sakit. sipasi aktif Sapta Mandala kepada lingkungan dan ma- syarakat," tutur Edy Wibowo, Staf Produksi. Tiba-tiba, pintu ruangan terbuka. Ingkang Sinuhun telah berada di depan Nyi Menggung Sepuh. Wanita se- tengah tua itu terkejut. Tak disangkanya bahwa penguasa tertinggi Kesultanan itu akan sampai di Kadipaten Mojosono dengan cara menyamar seba- Untuk tata artistik digarap Sutopo TB, penata kostum Ida Wibowo dan Mugiyono. Banyak dianut Kelompok Ketoprak Sapta Mandala lahir pada 1972 di Yogya, sebagai bagian dari Yayasan Tegalrejo yang kala itu dikelola Pangdam VII Dipo- negoro (waktu itu Mayjen Widodo) bersama kelompok kesenian yang lain. Sejak kemunculannya, ber- bagai gebrakan telah dilaku- kan. Pembaruan bahasa, tata busana, unggah-ungguh, kon- sep sajian dan lain sebagai- nya, hingga sekarang banyak dianut grup-grup ketopak di DIY dan Jateng. Bahkan men- elorkan rumusan "Ketoprak Televisi" dan "Ketoprak di Televisi". Jasa almarhum Handung Kus Sudyarsana. sungguh tak kecil artinya da- lam membesarkan kelompok ini dalam peta kesenian di Yogya. Kendati demikian, Handung tak pernah merasa paling pintar. Ia lebih banyak bertin- dak daripada bicara. Ketika Sapta Mandala mulai diting- galkan para seniornya. Han- yakin, generasi baru pasti dung tetap optimis. "Saya akan lahir. Itu sudah menjadi hukum kesenian," ucapnya tanpa emosi, kala itu. Agaknya ramalan itu tak seluruhnya meleset. Dalam keanggotaaan kali ini tercatat sejumlah seniman muda yang cukup potensial. Nama-nama seperti Didiek Nini Towok, Yati Pesek, Daryadi, Marworo Kawer, Budi Wiryawan, Iwan Gardiawan, Bayu, Heru, Gu- nawan. Yadi Mlenyek, Sam- suri Tejobantolo, Hargi Sun- dari adalah seniman muda yang sudah tak asing lagi bagi penggemar ketoprak. Dan kemampuan mereka akan teruji dalam dua perge- laran, lakon Bremono Kembar di Padepokan Bagong Selasa esok. Dan Senopati Dudu Pa- mungkas yang akan digelar di Auditorium RRI Yogya, 4 Juli mendatang dalam "Pergelaran 4 Besar Grup Ketoprak" Festi- val Kesenian Yogya III bersa- ma Agung Budi Ají, PS. Bayu, dan RRI Nusantara II Yogya. (bon) lama kerja sama dengan me- reka, mereka percaya dan ta- hu siapa saya. Jadi untuk so- al ini, saya tidak ada masalah dengan sponsor. Masalahnya, ya itu tadi keruwetan soal cengkeh. Makanya untuk itu, sementara ini mereka mene- kan dana pengeluaran untuk promosi," tandas pemilik Lo- giss Record ini. Tur pengganti Biar Tur Raksasa '91 itu tertunda, Log masih punya optimisme untuk menggelar tontonan rock sebagai kom- pensasi. "Setelah urusan re- kaman ini selesai, saya me- rencanakan sendiri untuk membuat tour show. Tapi yang jelas tidak sebesar tur raksasa. Saya tidak mau me- ngecewakan rakyat metal yang sudah lama menanti pa- ket tur yang saya bikin. Apa- lagi saya seolah sudah janji kalau tahun ini akan bikin tur," jelasnya. Menurut rencana, dalam tahun ini Log akan menggelar pertunjukan rock keliling ke berbagai daerah. "Apalagi sa- ya juga jadi tidak enak de- ngan Power Metal atau Kaisar. yang terpaksa membatalkan jadwal pertunjukannya lantar- an harus main untuk Tur Raksasa. Untuk itu saya tetap akan mengajak mereka untuk lakukan tur di luar Tur Rak- sasa," ujar Log. Secara pasti waktu pertun- jukan keliling itu belum bisa ditentukan oleh Log. "Pokok- nya dalam tahun ini," janji- nya. (alp) gai rakyat biasa. "Apakah.... apakah hamba berhadapan dengan Ingkang Sinuhun?!" tanya Nyi Meng- gung Sepuh terbata-bata. Ingkang Sinuhun terse- nyum. Beliau lalu menanya- kan perihal Ronggo Wirosetiko kepada Nyi Menggung Sepuh. "Ki Ronggo pergi menemui anak hamba Mloyokumoro," jawab Nyi Menggung. *** SEMENTARA itu. Demang Jatingaran alias Gendro se- dang memaksa Mloyokumoro membuat surat penyerahan kekuasaan. Jika penguasa Mojosono itu menolak, Gen- dro mengancam akan mem- bunuh Sasongko dan Nyi Me- nggung Sepuh dengan Keris Nogo Biru yang telah diram- pasnya. Dengan menahan sa- kit, Mloyokumoro terpaksa menuruti perintah Gendro. la menyerahkan kekuasaannya kepada orang yang merasa menjadi utusan Ingkang Sinu- hun Hamengku Buwono I. Gendro tertawa puas. Ren- cananya menguasai Kadipaten terlaksana. Dengan demikian. ia merasa berjasa dapat me- nyerahkan Kadipaten itu ke tangan Ingkang Sinuhun. Pada saat itu. Lurah Tun- jung berkelebat masuk. Mere- but surat penyerahan kekua- saan dari tangan Gendro. Di- robeknya surat itu hingga menjadi berkeping-keping sambil berteriak, "Aku tidak percaya kau utusan Ingkang Sinuhun!" teriak Lurah Tun- jung geram, membuat Gendro menjadi mata gelap. Keris Nogo Biru di tangannya berke- 2 Reuter DILELANG-Lukisan karya Fernand Leger berjudul "Le Petit Dejeuner" dari koleksi Tremaine ini akan dilelang di Rumah Lelang Christie New York pada 5 November mendatang, bersama-sama sejumlah lukisan lain karya Gris, Delauney, Braque dan Miro. Taufik Ismail Ketua Tim Pengelola PKJ BERTEMPAT di halaman Sekretariat Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada hari Rabu pagi, Ketua Yayas- an Kesenian Jakarta (YKJ), H. Omar Abdallah melantik Ta- ufik Ismail menjadi Ketua Tim Jakarta (PKJ) Pengelola Pusat Kesenian Taufik Ismail bersama tiga anggota masing-masing Pla Alisyahbana, Astari Rasyid dan Farida Faisol, oleh YKJ ditunjuk sebagai Tim Pengelo- la Kesenian Jakarta yang kosong, menggantikan Bur Rasuanto yang ditarik ke ya- yasan. Ketua Humas TIM, Togi Sigalingging mengatakan, pengangkatan Taufik Ismail bersama tiga anggota lainnya itu hanya bersifat sementara, sebelum direktur baru TIM terpilih secara definitif. Sekarang ini YKJ belum Di komplek yang sama. Benteng Vredeburg, pameran seni foto dan karya lukis anak-anak mengalami nasib sama, sepi penonton. "Ini jelas gara yang masih coba-coba," akibat dari panitia penyeleng kata Briesman, salah seorang terawan Yogya. "Pokoknya tulis saja, saya amat sangat kecewa. Maka itu lebih baik tidak berkomentar," kata Gen- tong HSA. Sejak semula kekecewaan terhadap pameran tersebut memang telah meruyak. Ke- luhan tidak saja menyangkut terlambat dan belum merata- nya undangan yang disampai- kan kepada kalangan seni- man. tetapi juga mengenai ketentuan panitia yang mem- batasi besarnya bidang lukis- yang tak boleh lebih dari an satu meter. "Pameran satu meteran. komentar Drs. Tulus Warsito. Cuma pesta Meski begitu, Ketua Panitia FKY III, Ki Nayono, tetap me- ngharapkan pameran tersebut dapat menumbuhkan inter- aksi antara panitia, peserta dan masyarakat. Interaksi yang diharapkan berlangsung itu, justru me- nimbulkan reaksi minor dari kalangan seniman. "Dari pa- meran kita tidak bisa meng- harapkan apa-apa," kata seor- ang peserta yang tak mau lebat menghabisi nyawa Lu- rah Tunjung tanpa rasa ka- sihan. Bahkan kemudian, ia menyeret tubuh Mloyokumoro yang terluka kakinya, menuju pendopo. Dipaksanya Adipati itu memberi tahu para sen- tono dan noroprojo yang masih tersisa, bahwa Gendro adalah penguasa baru di tempat itu. Belum lagi maksudnya ter- capai, sesosok bayangan ber- kelebat, Menghadang. Gendro terkejut. Bayangan itu ternya- ta Menur. Gadis yang telah meninggalkan Kadipaten dan mengikuti jejak Raden Mas Pradopo. "Lepaskan Kangjeng Adipa- ti, atau aku yang akan mem- bunuhmu dengan pedang ini!" teriak Menur penuh amarah. "Kau jangan gila! Bukankah kau sahabat Den Mas Prado- po?! Itu sama artinya kau adalah sahabatku, Menur!" menunjuk direktur TIM, sam- pai masa kerja direktur lama habis pada bulan Agustus mendatang. Dikatakan oleh Togi, tugas Ketua Tim Penge- lola PKJ, selain menjalankan aktivitas sehari-hari selaku ketua pengelola juga diharap- kan dapat memberikan ma- sukan kepada YKJ untuk menunjuk direktur baru. "Kau salah! Kedatanganku kemari bukan untuk Denmas Pradopo, Kangjeng Adipati atau setan mana pun! Aku kemari hanya dengan satu maksud! Membunuh mereka yang telah membantu Ronggo Wirosetiko, pembunuh orang tuaku, tahu?!" Hati Menur yang dipenuhi dendam kesumat segera me- nyerang Gendro. Keduanya bertempur dengan amat seru- nya. Akan tetapi Keris Nogo Biru di tangan Gendro benar- benar hebat. Mampu mem- buat mata Menur silau. Ge- rakannya menjadi terganggu. membuat lubang kelemahan di sana-sini. Dengan satu ge- rakan kilat, Gendro melempar Keris Nogo Biru. Tepat menge- "Pameran Satu Meteran" FKY III Masih Sepi dan grafik 43. disebutkan namanya, kecuali menjual karya. "Kita tak perlu pusing. Sertakan saja lukisan yang bernilai komersial," ujar- nya. Pelukis Fajar Siddik menya- takan, apa yang digelar dalam FKY tidak bisa dijadikan u- PAMERAN Seni Rupa Festi- val Kesenian Yogyakarta (FKY) III di Benteng Vredeburg yang secara resmi telah dibuka Ju- mat (7/6) hingga hari Minggu (9/6) kemarin, masih belum ditengok banyak pengunjung. Bahkan hampir seluruh tem- pat acara perayaan FKY min- pengunjung, termasuk Pasar Seni di Alun-alun Swa- ndanan. Puro Pakualaman. Berlangsung sampai de- ngan 14 Juni mendatang pameran tersebut melibatkan sekitar 400 seniman yang memajang berbagai bentuk karya dari karya lukis, pahat. pahat, kriya grafik sampai im kuran bobot berkesenian di Yogyakarta. "Pameran ini tidak lebih dari pesta saja. Jadi sifatnya lebih cenderung hiburan," tandas dosen pem- bantu rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini. kartun. Menurut Fajar Siddik, da- lam FKY tidak ada rangsang- an untuk berkompetisi. Jadi pameran ini tidak lebih dari partisipasi," tambahnya. Me- nurutnya, yang bisa dijadikan ukuran mutu atau bobot kar- ya, dalam seni lukis misalnya, hanya pameran bienalle. Pameran seni rupa FKY tahun ini, menurut pelukis Nyoman Gunarsa, tidak saja ditandai oleh ukuran yang dibatasi panitia saja. Tetapi juga minimnya peserta kartun (karikatur) dan seni patung terlihat dalam ruang pamer an. Dibanding seni lukis yang melibatkan 100 lebih pelukis. untuk karikatur cuma diikuti 11 orang, kriya 26, patung 26 Tanpa perubahan Taufik Ismail, usai dilantik sebagai pejabat sementara laysia. la datang bersama TIM mengungkapkan, meka- nisme kerja TIM diharapkan tetap berjalan sebagaimana biasa tanpa perubahan. Sementara itu Togi menge- lak memberikan keterangan perihal pengangkatan Taufik Ismail ini sebagai kandidat direktur baru. "Tak usah bica- ra sejauh itu. Yang jelas, beli- au, oleh yayasan dipercaya PMIL 92 Bersamaan dengan kemati- an Menur, Ronggo Wirosetiko memasuki ruangan. Dipeluk- nya tubuh Menur, anak gadis- nya, dengan perasaan hancur luluh. Sambil menahan perasaan Rongggo Wirosetiko berkata, "Bagaimanapun juga kau te- lah melakukan suatu kesa- lahan besar, Jatingaran. Bu- kan hanya kepadaku, kepada Lurah Tunjung, dan Mloyo- kumoro. Melainkan juga ke- pada Ingkang Sinuhun." menjadi ketua tim pengelola TIM sementara. Tentang siapa yang diangkat sebagai direk- tur TIM, tergantung hasil musyawarah para pengelola TIM yang saat ini sedang dalam proses," tutur Togi. Gendro terkejut. la tak mengerti sama sekali maksud Ronggo Wirosetiko. "Ketahuilah. Jatingaran. Ingkang Sinuhun sama sekali tidak menghendaki cara yang kau tempuh. Beliau tidak akan menggunakan segala ca- ra demi sebuah tujuan, seper- ti yang kau lakukan selama ini. Keinginan Beliau hanya satu. Menyadarkan tindakan Mloyokumoro tanpa tindak kekerasan, penganiayaan, a- palagi mengorbankan nyawa mereka yang tak berdosa," kata Ronggo Wirosetiko sam- bil tetap memeluk tubuh Me- nur. Sebelum acara pelantikan, Ketua Yayasan PKJ, H. Omar Abdalla bersama pengelola TIM menerima kunjungan Meteri Kebudayaan Sukan dan Belia Negeri Sabah, Ma- Namun, kata-kata itu jus- tru membuat mata hati Mlo- yokumoro terbuka. la sadar akan kekeliruan yang selama rombongan berjumlah 21 orang untuk melihat TIM secara lebih dekat. Tamu dari negara bagian Malaysia ini ini dilakukannya. Bahkan de- ngan tulus ia menyerahkan kekuasaan Mojosono kepada Ronggo Wirosetiko yang lebih Disiarkan, Sebuah kartun yang dipamerkan di Benteng Vredeburg nai ulu hati Menur yang sege- ra ambruk. Mati. ingin mempelajari sistem pe- ngelolaan TIM, sekaligus me- nyaksikan bangunan fisiknya, yang akan dipakai sebagai perbandingan guna memba- ngun pusat kesenian serupa di negaranya. (agy) Tanpa katalog Kerja asal-asalan terlihat, umpamanya, dalam pameran karya anak-anak. Mulai dari katalog yang tidak memuat nama peserta maupun karya- nya, pemandu pun di runag disediakan. Aki- pamer tidak batnya, bukan saja informasi sangat terbatas. Tetapi kete- rangan lengkap tentang karya yang menarik peminat pun tidak bisa didapat. Contoh nyata, Kapolwil Yogyakarta. Roesdihardjo saja (Bernas. 8/6) tidak bisa memperoleh daftar harga karya yang dimi- natinya. Arie Smith bersama kolek- tor Neka Sutedja dari Bali yang sengaja berkunjung juga tidak memperoleh katalog. Sementara itu Ketua Penye- langgara Pameran Seni Rupa FKY. Drs. Aming Priyatna menyebutkan bahwa pameran tahun ini memang sedikit berbeda dengan pameran sc- belumnya. "Memang masih a- da cabang-cabang seni rupa lainnya yang belum dapat di- pamerkan, karena keterba- tasan waktu, tempat ruangan serta anggaran," tambahnya. (cob) Bernas/cob pantas mewakili Ingkang Si- nuhun Hamengku Buwono pertama. PERSOALAN menjadi jernih berkat kedatangan Ingkang Sinuhun. "Pengakuanmu yang tulus membuat rasa hormatku timbul seketika, Mloyokumo- ro. Dan jika bukan karena Kakang Ronggo Wirosetiko. kau pasti tak mengerti mak- sudku. Maka aku minta, kau mundur dari jabatanmu. Beri- kan kamuktenmu kepada Pra- dopo." sabda Ingkang Sinu- hun sambil memerintahkan Demang Jatingaran kembali ke Kasultanan untuk meneri- ma hukuman atas segala perbuatan yang telah dilaku- kannya. Beliau juga mengakui pengorbanan dan jasa Ronggo Wirosetiko, sambil menyuruh agar utusan sandi yang ber- hasil melaksanakan tugas itu mengubur jenazah anak ga- disnya. Dengan perasaan hancur. Ronggo Wirosetiko membawa tubuh Menur yang telah men- jadi kaku. Dipandangnya wajah gadis itu. Wajah yang ternyata sangat mirip dengan Ijah, almarhum isterinya. Matahari hampir tenggelam di lereng bukit. Ronggo Wiro- setiko masih saja terduduk di depan pusara Menur. Anak gadis satu-satunya, yang sampai akhir hayatnya tak pernah tahu siapa sesung- guhnya ayah kandungnya. 10 Juni 1991 4cm LUA Pakistan Tak GHOTKI mengesampingka api yang menewa menyatakan kep keselamatan para Pemimpin opo disebutnya gagal telah dicanangkan Partai Kohl BONN Partai H Helmut Kohl meng mempertahankan terbitan Minggu. Koran itu meny Demokrat Krister persen, sedang Se persen. Kohl yan penyatuan Jerman Jerman bagian tia dukungan. Pendukung BEIJING Pan menyingkirkan pe tahun lalu yang pendapat. Pemeri pembangkang tak Hu Qili, reform anggota politburo Tianannmen, Juni Hanxiang, dan Zhu dua temannya yar memperjuangkan I Dua Seranga MOSKWA- Oram kantor pabean yan Estonia, Minggu. OMON bertanggun Para penyerang yang minggu sebel- mengatakan bahw politik. Presiden M kepada Gorbachev AKAN BALAS- Anggota penutup muka ketika meng anggota pasukan SAS Ing JAGAT SI penjagaannya Rumah Khusu MEDELLIN: Sebu disiap kokain yang menjadi ia sewaktu-waktu da "Escobar bisa mer pejabat. Escobar me pemerintah agar men ia tak akan dipenjara ekstradisi Amerika S Nasib Pramuri BEIJING: Bisnis H sial. Pemerintah aka pramuria tempat-tem Wen Hui Bao, Minggu "Usaha-usaha hi menjadi teman dansa penari dilarang keras yang berwajib. Peng judi dan perdagangar Protes ala Sen BEIJING: Namanya mengganti lagu yang dengan lagu pop 1 Ca Rupanya, para pem lagu-lagu tradisional Kontan hal itu dike mengusulkan agar ban tuduhan pencemaran hiburan.(Rtr/sad) Kontroversi. Jepa yang provokatif dan SUATU laporan aka blak-blakan --disiapka CIA- mengingatkan Jepang merupakan ma kat yang secara funda amoral. Jepang juga mendominasi dunia r kejayaan ekonominya, jika ditantang sekali la Barat. Studi itu menegaska berhasil, sistem nilai akan menggantikan sep nya nilai-nilai Barat. J juga akan merusak kear RANGKUL DUNIA-PM Toshiki H
