Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bernas
Tipe: Koran
Tanggal: 1991-06-10
Halaman: 10

Konten


2cm Color Rendition Chart 10. SENIN, 10 JUNI 1991 OLAHRAGA Masih Lima Kali Muka Iswadi Idris memerah. Matanya merebak. Ketika tim Indonesia meninggalkan stadion, ia, sepertinya sulit bicara. Belasan wartawan yang coba menyeruak pun tak berhasil. Tapi, satu jam kemudian di lobi Garden Palace Surabaya, ia yang masih tenggelam dalam kesedihan, berbesar hati menerima para wartawan. Inilah petikan wawancara dengan Iswadi Idris, pelatih tim nasional PSSI Pra Olimpiade, Minggu petang. Tanya (T): Bagaimana perasaan Anda sekarang? Iswadi (1): Ya, dari segi hasil, jelas saya kecewa. Tapi tidak dari segi permainan. Anak-anak tampil tidak kalah bagusnya. Cuma, nasib baik saja yang tidak berpihak pada kita. Kita lagi sial, dan kurang pengalaman. T: Dan gol pertama yang begitu cepat itu, apa karena faktor kurang pengalaman ini? I: Boleh jadi. Anak-anak lengah menjaga setiap kemungkinan. Tapi, tendangan pemain Jepang itu memang bagus, dan susah untuk diantisipasi. T: Apa karena gol pertama ini anak-anak jadi shock? I: Justru inilah yang saya banggakan. Anak-anak tidak shock. Mereka mampu bangkit lagi, mengangkat moral mereka. Bahkan, dengan sepuluh pemain, sejak Lestianto dikeluarkan, semua pemain tidak mau menyerah begitu saja. Saya bangga dengan perjuangan pemain. T: Tentang kartu merah buat Lestianto itu? I: Saya menghargai tindakan Bejo (panggilan akrab Lestianto, red). Keputusannya tepat dan dia memang tidak punya pilihan lain, meski itu harus dibayar mahal. Dan ini adalah musibah, atau malapetaka yang di luar dugaan. Awalnya, Aji Santoso memang terlalu pelan melakukan cross-pass sebelum diserobot pemain Jepang. Maksudnya benar, namun tendangannya terlalu pelan. T: Bagaimana menurut Anda tentang dua gol Jepang yang begitu mudah itu? 1: Gol pertama karena kelengahan pemain belakang kita. Kita diserang begitu cepat, sementara barisan belakang kita belum begitu siap. Gol kedua lebih dikarenakan minusnya pengalaman pemain kita. Dalam situasi yang lelah, mereka lupa untuk menjauhkan bola dari daerah sendiri. Kalau saja bola sempat ke luar dari daerah sendiri, ceritanya mungkin lain. T: Tapi, dalam sepuluh menit terakhir, mengapa pemain kita terlalu berani keluar. Toh, hasil imbang sudah cukup menguntungkan buat kita yang tampil dengan sepuluh pemain? I: Ya itu tadi. Pemain kita kurang pengalaman. Kita kurang pintar dan kurang cerdik untuk mengatur situasi. Dalam hal T: Di mata Anda, Jepang sendiri bagaimana? ini, ada yang "tidak nasib". 1: Jepang memang ngotot. Tapi serangan-serangan yang mereka bangun sama sekali tidak variatif. Gaya bola-bola panjang mereka di babak kedua. Anda lihat, kita bisa antisipasi. T: Hikmah apa yang bisa Anda ambil dari pertandingan ini? I: Tentu ada. Ada pelajaran yang (harus) kita petik. Yang jelas, kekalahan ini tidak membuat kita putus asa. Toh masih ada lima pertandingan lagi. Masih ada peluang, bukan? (men) DIARU SLIPPE OLAHRAGA SEKILAS Gerak Jalan di Sleman Sleman - Sedikitnya 180 atlet putra-putri yang tergabung dalam 20 regu, dipastikan ikut ambil bagian lomba gerak jalan Bupati Sleman Cup I tahun 1991, 16 Juni mendatang. Lomba tersebut memperebutkan tropi bergilir Bupati Sleman, 7 tropi tetap dan uang pembinaan senilai Rp 450.000. Seksi Komunikasi Endro Purwono kepada Bernas di Sekre- tariat lomba gerak jalan Jln. Candi Gebang, Sleman, Sabtu mengatakan, pendaftaran peserta lomba yang dilakukan pa- nitia dari tgl 27 Mei hingga kemarin telah menerima pen- daftaran sebanyak 20 regu. Diperkirakan, jumlah peserta lomba masih akan meningkat sebab panitia masih memberikan kesempatan pendaftaran bagi peserta yang ikut ambil bagian. Pendaftaran akan ditutup 13 Juni. Lomba tersebut untuk peserta regu putra menempuh rute sepanjang 10 Km dan putri 8 Km. Peserta menurut rencana akan dilepas bupati Sleman pukul 07.30. Start di Lapangan Denggung menelusuri Jl. Magelang-Mlati-Cebongan dan finish di tempat yang sama. 1. Jepang 2. Taiwan Kepada juara I,II dan III kecuali tropi akan diberikan uang pembinaan masing-masing Rp 225.000. Rp 100.000, Rp 75.- 000 dan Rp 50.000.Ketujuh tropi tetap yang diperebutkan adalah dari Kapolres, ketua DPRD dan BPD, SPSI, Dandim, KONI, dan Kadin Kabupaten Sleman. Dijelaskan, penyelenggaraan lomba gerak jalan ini mem- punyai 4 tujuan antara lain ikut mendukung VIY (Visit Indonesian Year) 1991 dan berpartisipasi mendukung pro- gram pemerintah mengolahragakan masyarakat dan mema- syarakatkan olah raga. perjuangan para pahlawan. Lomba ini bertema "Dengan loma gerak jalan beregu kita galang tunas muda harapan bangsa untuk melanjutkan Bupati Sleman Drs. H. Arifin Ilyas,, demikian Endro Purnomo kepada panitia menyatakan, menyambut positif kegiatan lomba ini dan berharap agar diselenggarakan rutin setiap tahunnya.(had) 3. Hongkong 4. Indonesia Top Scorer: 1 Gol ada Surabaya, Bernas Apa boleh buat. Meski Gebyar Gebyar-nya Gombloh, ada alunan Maju Tak Gentar dan kibaran Merah Putih serta ada dukungan sekitar Hotel 35 ribu penonton, tapi semua itu saja tidak cukup. Faktor kelengahan dan pengalaman, Klasemen Sementara Grup F, Zona Asia 0 0 1 0 1 0 0 1 1 1 1 1 1 Hasil pertandingan Minggu: Indonesia - Jepang (1-2) • Ansyari Lubis (33) Takeo Harada (88) Sawanobori (detik 26) Jadual 16 Juni 0 0 0 22 Juni 23 Juni 2-1 1-1 1-1 1-2 Bernas/dok : Hongkong Vs Jepang di Hongkong Indonesia Vs Taiwan di Surabaya : Indonesia Vs Hongkong di Surabaya : Taiwan Vs Jepang di Taiwan 2 1 1 0 : Au Wai Lun (Hongkong), Hsu Jui Chen (Taiwan), Masaaki Sawanobori, Takeo Harada (Jepang). Ansyari Lubis (Indonesia). BERNAS Melawan Jepang Indonesia Menyerah 1-2 Detik ke-26 yang lumayan terbuka dan "Padahal, target kami cuma bebas, Takeo Harada melepas- seri," katanya. kan tendangan setengah voli, menyelesaikan umpan Sa- wanobori. M.Syukron, kiper kedua pengganti Lestianto dengan lima sentuhan, ga- pemain Indonesia terangkat. Permainan Rocky dkk lebih berkembang, dan serangan- Jepang membuka gol perta- serangan lebih gencar dialir- kan. Menit ke-34, triangle team-work (kerjasama segíti- ga) Puji Purnawan, Ansyari manya begitu cepat. Hanya tak mampu memberikan wang Lestianto dibobol ten- dangan first-time yang dile- dan Rasyito begitu manis, namun hanya bermuara ten- dangan penjuru. Di kandang sendiri, stadion 10 Nopember Surabaya, tim nasional Pra Olimpiade Indo- nesia menyerah 1-2 (1-1) atas tamunya dari Negeri Sakura, Jepang, dalam pertemuan pertama penyisihan grup F zona Asia Olimpiade Barcelo- na, Minggu petang. Paris, Minggu dewi keberuntungan yang terbang entah kemana, mem- Maka, ketika peluit terakhir wasit melengking, ketika itu pula barisan pemain Indone- sia meninggalkan lapangan buat perjuangan Aji Santoso menyedihkan. dkk harus berakhir dengan hijau dengan hati yang pedih. Hingar bingar penonton, lau- tan Merah Putih dan belasan spanduk-spanduk pembakar semangat seakan menjadi saksi untuk sebuah kekalah- an yang tak perlu terjadi. "Tapi ini belum kiamat, masih ada lima Menit ke-23, giliran Aji pertandingan Santoso membuat peluang. lagi," ujar Soentoro. Sebuah kekalahan yang betul-betul pahit. Padahal, Menurutnya, diusirnya Lesti- anto keluar lapangan sung- Aji, Rasyito dan Rocky Poe- guh di luar dugaan. Tendangan bebasnya meleng- kung tajam membentur tiang. Sayang, tidak ada yang me- Serbuan-serbuan yang diatur dari bawah itu akhirnya ber- buah gol juga. Menit ke-33, Abdul nasio- nyelesaikan. tiray dkk mampu bangkit saat Kadir, mantan pemain Jepang sudah membobol ga- wang Lestianto Raharjo ketika nal yang kini menangani Kra- ma Yudha menyebut, keka- berusia lahan tipis Indonesia ini lebih Rasyito Amsya, pertandingan belum satu menit. pemain asal Pangkal Pinang itu melaku- kan serbuan solo ke kotak dikarenakan kurang pintar- nya pemain mengatur tempo. Sejak menit ke-40, Indone- "Dan kita kurang cerdik," sia hanya tampil dengan se- sambung Sinyo Aliandoe yang ritkan justru menguasal ja- ang emas yang gagal atkan. klub sil menggiring bola milik Bernard Tapie yang Namun pertahanan lawan. karena dibayangi dua pemain lawan, bola yang dibawa Mar- sepuluh hari lalu gagal mere- but Piala Champions melawan Red Star Belgrade, hanya cel terpental. Melihat situasi berhasil menjadi juara kompe- bahaya. Olmeta segera maju tisi Liga. ke depan menyongsong bola. pun reaksi apa-apa. Yogya, Bernas Soecipto menjelang pertandingan Ramon Diaz berhasil menero- Papin tidak mampu menun- tingkat bos rusuk kiri daerah perta- jukkan permainan hanan Marseille mengoperkan tinggi mereka. Baru di babak bola ke Passi yang langsung kedua, mereka menyarangkan di sisi kiri permainan terbaiknya. Pascal Ol- sile Boli yang masing-masing menunjukkan gawang Marseille. Abedi Pele, Papin dan Ba- meta, kiper Marseille tidak bisa berbuat banyak mengha- memperoleh kesempatan dapi tendangan cepat itu. Monaco yang tidak difavo- gol. emas gagal menyarangkan Pelatih Marseille, Raymond berteriak-teriak Lima regu tenis meliputi New Gloria A, BPKP, UGM dan Perwosi tul, melangkah ke babak dua Kejuaraan Tenis Beregu "GKR Hemas Cup II" 1991. setelah pada hari pertama berhasil kemarin, Minggu mengalahkan lawan-lawan- lannya pertandingan, dan Goethals yang berhasil mendapat dua pelu- dari pinggir lapangan harus puas dengan hasil menyakit- kan ini. (Rtr/bmc) dimanfa- nya. New Gloria A yang berha- dapan dengan SGPLB B, di lapangan B komplek lapangan tenis lembah UGM, menang telak 3-0 (9-3, 9-2 dan 9-4). sedikit menyalahkan, menga- Lima Regu ke Babak Kedua Tenis GKR Hemas Cup II Sedangkan di lapangan C, Iwaba menaklukkan Kartini, juga 3-0 (9-3, 9-0 dan 9-7) dan di lapangan D. BPKP juga meraih kemenangan telak 3-0 (9-2) 9-2 dan 9-3) atas Mona- lisa. Dari kubu Jepang, pelatih menyebut, Tamura Osamu kemenangan pasukannya adalah keuntungan besar. Indonesia wasit menunjuk titik penalti. kemarin HOME Advantage, atau yang lebih kita kenal dengan keuntungan sebagai tuan rumah, ternyata tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Aji Santoso dkk. Di hada- pan sekitar 30.000 penonton Surabaya yang setia memberi- kan dukungan dan jutaan penduduk Indonesia yang menyaksikan langsung lewat layar TVRI, PSSI Pra-Olim- piade ditumbangkan tim Je- pang, 2-1. menyakitkan. Penonton tentu Kekalahan ini terasa sangat saja dibalut kekecewaan. Apa- lagi melihat kenyataan terjadi- nya gol pertama yang terjadi pada saat pertandingan detik ke-26. Akibat gol ini, tanpa puluh pemain saja karena pa pemain-pemain Lestianto diusir wasit Ahmed Jassim (Bahrain) ke luar la- terlalu berani keluar menye- pangan. Jepang, Kenichi Shimoka- rang pada menit-menit tera- wa, Kunio Nagayama, Yoshi- Dan tidak enaknya, gol khir. Toh, hasil imbang su- tang lapangan, mengalgojoi hiro Natsuka, Norio Omura, lahir ketika Indonesia sedang katanya. ke kemenangan Jepang justru dah cukup menguntungkan," eksekusi ini dengan baik. Ko Ishikawa, Akira Narahashi, Tendangannya mengarah Masaaki Sawanobori, Takeo Harada, Nobuyasu Ikeda/Shi- nji Fujiyoshi, Toshiya Fujita, Toshihiro Yamaguchi/Hiroki berada di atas angin, dan pertandingan hanya bersisa dua menit. Di menit ke-88. dari ruang moral Hattori. (men) Piala Perancis Marseille Gagal Seoul, Minggu Kesempatan pertama, dira- Kepedihan klub elit Peran- Tim nasional PSSI Senior tersingkir dari turnamen Piala ih pemain asal Liberia, George Presiden ke-16 ketika Musta- cis Marseille şemakin lengkap Weah di menit ke-26, tetapi setelah di final Piala Perancis, bola melenceng di atas ga- Sabtu waktu setempat dika- lahkan Monaco 1-0. tim wang Empat kemudian, Marcel Dib berha- Marseille. menit Dengan demikian, di daerah Satu-satunya gol Monaco itu diciptakan pemain cadang- Di babak kedua, para pe- an Gerald Passi, 20 detik main favorit Marseille seperti yang mempesona dalam usai. Chris Waddle dan Jean Piere terasa mental pemain pun menjadi down, apalagi gol penentu kemenangan Jepang diciptakan dua menit sebelum pertandingan usai. Kekalahan di kandang sendiri membuat penonton yang mulanya begitu antusias tertunduk lesu, seakan tidak bertenaga. Apa penyebabnya? Saya menilai bahwa kesialan ini lebih banyak disebabkan kelemahan pemain-pemain kita sendiri. Kalau sebelumnya banyak pihak menyebutkan bahwa tim Jepang bukanlah kesebe- sakkan Masaaki Sawanobori pada detik ke-26. Namun, gol ini tidak membuat Aji dkk down. Dengan du- kungan penonton yang begitu fanatik, pasukan Iswadi ini pelan-pelan membangun ke- percayaan diri mereka. Menit ke-4, Rocky Poetiray nyaris bikin gol, kalau saja umpan tarik Ansyari berhasil diman- faatkan. penalti Jepang. Satu tenda- ngannya kemudian menyen- Kejuaraan tenis beregu yang hanya mempertanding- kan nomor ganda ini, berlang- sung sampai Sabtu tuh tangan Ishikawa dan Poetiray, Syukron. Ansyari Lubis, yang pantas disebut sebagai bin- Bahkan saya menduga, pasukan dari negeri Matahari Terbit ini cukup puas dengan hasil seri. Terlihat sebagian pemainnya berusaha mengu- lur-ulur tempo akibat 'habis' staminanya, khususnya di babak kedua. samping kiri kawa yang an bergerak ini Kondisi sebenarnya sesuai dengan yang diperkira- kan, bahwa bermain dalam cuaca 32 derajat Celcius, memaksa Masaki Sawanabori gawang dkk cepat terkuras. Namun mengapa tim kita tidak menang juga? Nah, ja- wabannya adalah bahwa arek- -arek PSSI Pra-Olimpiade kurang siap. Mereka kerap membuat kesalahan yang sangat mendasar. Contohnya sangat gam- blang, begitu wasit Ahmed Jassim Muhammad dari Bah- rain meniupkan pluitnya, Jepang langsung menggebrak. Shimo- berlawan- arah. Sejak ini pulalah ibu-ibu Iwaba, Namun demikian, regu Perwosi Bantul dipastikan lolos ke babak kedua karena Ban- sudah unggul 2-0 (9-5 dan 9- ke- 2) atas lawannya, regu Kom- pak. Hasil sementara partai tunda tersebut, regu Ceria vs kepada wartawan seusai me- qim cs disungkurkan Korea 3-0 (0-0) dalam penam- kedua Menunggu PSSI Senior Tersingkir Seles Pertahankan bardir terus sehingga gawang Eddy Harto kebobolan dua gol dalam tiga menit lewat Koh Jung-woon dan kapten kese- belasan Kim Joo-sung pada menit ke-52 dan 55. Gol keti- pilan mereka yang di Taejon, Korea, Minggu (9/6) Sehari sebelumnya, Malta menggilas Indonesia juga Dengan demikian, dari dua dengan 3-0. Di partai kedua, Mesir memetik gol-gol mereka mela- lui Fekry Elsagir, Ahmed Ra- mzy. Rabie Yassein, Magdy kali pertandingan, Ferril dkk tidak mampu menjaringkan Abdelghani, Ibrahim Hassan. satu gol pun ke gawang la- wan. Dalam partai lain, Mesir, Sedangkan gol balasan bagi Malta dicetak oleh Joseph Brincat, dan Hubert Suda. Piala menggulung Malta 5-2 (2-1). Dunia Italia tahun lalu, juga Dengan hasil itu, Mesir dan Korsel memiliki nilai sama, Bersama Korea, tim nasional yakni empat. Mesir berpeluang besar ke Tapi, berkat perbedaan gol semifinal. yang lebih baik, Mesir untuk Dalam babak pertama, Ferril dkk masih memberikan Perundingan sementara di peringkat atas grup A. Dalam pertandingan perlawanan sehingga mampu terakhir Selasa besok, Indone- mengimbangi tim Piala Dunia sia akan bertemu dengan Mesir, sedangkan Korsel di- jajal oleh Malta. (rht/men) itu tanpa gol. Tapi, setelah babak kedua, mereka dibom- Keikutsertaan Silat di SEA Games nunggu kesepakatan negara negara akan ketika membuka Kejuaraan tersebut di lapang- "Semoga saja cabang silat an lembah UGM, Minggu ini dapat disertakan dalam Hasil pertandingan lainnya pagi, menyatakan, dilihat dari Sea Games mendatang, de- jumlah peserta kegiatan itu ngan demikian kita dapat mendapat peluang untuk masih perlu lebih ditingkat- yang digelar di lapangan tenis cukup menggembirakan. FPOK Karangmalang, regu Namun, dari segi prestasi memenangkan," tuturnya. UGM memetik kemenangan tipis 2-1 (8-9, 9-3 dan 9-3) atas IKIP Negeri Yogyakarta. kan. Oleh karenanya, Ngarsa nunggu kepastian serupa Empat pertandingan yang Dalem (Sri Sultan) berharap. dilaksanakan di lapangan agar pada masa mendatang. tenis lembah UGM, sore hari- Cabang olahraga yang me- kejuaraan itu juga melibatkan nya, terpaksa ditunda karena adalah ski air. Dua cabang olah raga tersebut belum per- nah disertakan dalam event petenis remaja yang memiliki olahraga untuk kalangan negara-negara Asia Tenggara ini. (win) waktu sudah menjelang ma- lam. potensi untuk berprestasi. (rob) peserta yang berunding Juli, di Jakarta. Setelah Listianto menerima kartu merah di menit ke 40, Indonesia tampil dengan dua pemain. Namun mereka tetap tampil penuh percaya diri. Setidaknya, ada dua peluang emas yang gagal berbuah gol. Menit ke-80, Rocky yang menusuk sendirian, terlalu pelan melepaskan tendangan, sebelum diamankan Natsuka. Dua menit kemudian, ten- dangan bebas Aji Santoso membentur mistar Shimoka- wa, namun tak ada pemain yang menyongsong bola mun- tah ini. Indonesia, Lestianto Ra- hardjo, Khusairi/Herriansyah, Aji Santoso, Syamsul Bahri, Agus Yuwono, Niel Maizar, Puji Purnawan, Rasyito Am- sya, Ansyari Lubis, Rocky Widodo C Putro/M.- penyelenggara, Meskipun belum ada ke- pada PSSI yang pastian dilombakan atau ti- (15/6) dak, KONI tetap menyelang- mendatang, diikuti 36 regu garakan pelatnas cabang ini, persiapan. Apabila ca- ibu-ibu se DIY, setiap regu untuk bang itu disertakan maka terdiri dari tiga pasangan. Sri Sultan Hamengku Bu- kondisi atlet sudah baik dan dalam wono X, kondisi siap. Yogya, Bernas Kepastian cabang silat diikutkan atau tidak dalam tentang penyelenggaraan per- Sea Games Manila, masih me- tandingan di grup K yang tengah berlangsung di Bekasi. "Bagaimana mau dikatakan pembinaan pemain, jika kon- sama ga dicetak oleh Ha Suk-joo delapan menit sebelum per- tandingan berakhir. yang saya maksudkan. Bola yang seharusnya dibu- ang jauh, atau kalau tidak mungkin cukup ke sisi la- pangan, ternyata malah di- kembalikan ke tengah. Aki- hat jalannya bola yang mero- bek gawangnya, 1-0. Kesalahan serupa terulang kembali dua menit sebelum bubaran. Kali ini, Jepang tetap dengan senjata yang sama, yaitu melalui umpan lambung dari sektor kanan pertahanan PSSI. Bola yang mengarah ke jantung perta- hanan lagi-lagi dikembalikan ke tengah oleh Aji Santoso. Akibatnya tentu saja fatal, gelandang Sinji Fujiyoshi yang juga punya tendangan gele- dek, dengan mudah membo- bol gawang M Syukron. MENYAKSIKAN permainan Bekasi sebagai tuan rumah. "Bohong kalau dengan kondisi seperti ini pemain bisa kosen- trasi, dan PSSI akan menda- patkan hasil bagus di segi kata pembinaan tim yunior," pelatih PSIM itu. 1 Penginapan pemain PSIM terletak di Hotel, dimana 'pe- lacur bisa dibawa seenaknya. Di samping itu kondisi pengi- napan sendiri jauh dari layak, baik untuk kamar mandi, dan kamar tidur. "Memang kita bisa menga- wasi pemain. Namun untuk mengawasi pikiran mereka. jelas tidak bisa. Kita sendiri tentu tidak tahu bagaimana angan-angan pemain, dan menghayalkan pelacur yang dibawa laki-laki hidung be-, Ulasan Sepakbola Rusdy Bahalwan Perbaiki Kesalahan Dasar, Jangan Larut dalam Kekecewaan ngikuti cara main lawan. Menghadapi pemain Jepang yang memiliki postur lebih lasan superior yang tak bisa dikalahkan, pendapat itu saya nilai benar. Mereka memang tidak tampil terlalu istimewa. Barisan belakangnya terkesan kurang solid dan mudah di- tembus. Pola permainannya yang lebih mengandalkan umpan-umpan lambung, juga Umpan lambung bek kanan Kunio Nagayama ke sektor tengah petak penalti, dikem- balikan dengan cara yang salah oleh stopper Neil Meizar. Itulah kesalahan mendasar tinggi dan cenderung bermain dengan bola atas, seharusnya dilawan dengan operan pen- dek cepat. Namun anehnya, cara semacam itu tidak dila- mudah dibaca. Apalagi stami- na mereka, nampaknya juga tidak terlalu istimewa. passing, salah pengertian, batnya tentu saja fatal. Striker kurang adanya support, juga terlalu berlama-lama mena- han bola. Masaki Sawanabori yang me- miliki tendangan keras, tanpa kesulitan dapat menghujam- kan si kulit bundar. Kiper Listianto Raharjo, tentu saja terkejut dan hanya bisa meli- They Itu semua merupakan sua- tu kecerobohan. Lihat saja, kejadian diganjarnya kiper Listianto Raharjo dengan kartu merah, juga bermula dari salah umpan. Umpan silang bek kiri Aji Santoso dapat diserobot Yamaguchi. Berhadapan langsung dengan Listianto, Yamaguchi dijatuh- kan. Saya menilai tindakan Reuter JUARA LAGI-Petenis Yugoslavia Monica Seles, kembali mempertahankan gelar juara Perancis Terbuka setelah mengalahkan Arantxa Sanchez 6-3, 6-4, Sabtu di Rolland Garros, Berce Kecam Cara Kerja PSSI lang ke kamar, dihadapan Bekasi, Bernas H Berce Matulapelwa, mantan jelas pelatih nasional, yang sukses Asal Tunjuk membawa tim nasional di Berce melihat, dalam memi- beberapa even internasional, lih tuan rumah untuk pertan- mengecam cara kerja PSSI, dingan delapan besar. PSSI asal tunjuk. Tidak bisa diba- gu petang, memetik keme- untuk arjo di perempat final grup L 1. Denpasar 200 7-2 4 di Lebak Bulus, Jakarta. 2. Bireuen 21.01 6-7 2 Hal ini diungkapkan Ketua disi penginapan pemain yangkan kalau pemain harus tampil pukul 14.15 ditengah nangan 1-0 atas Persida Sido- teriknya matahari, melakukan pertandingan. "Kalau seperti itu namanya diperhatikan," Harian KONI Pusat, Soeweno sudah bukan pembinaan. tegas Berce kepada Bernas melainkan pembinasaan IV 1991 di Gedung Dikatakan, kesalahan itu Suyoso Kepatihan, tidak terletak pada panitia sekali tidak Gol tunggal ini diciptakan 3. Sukoharjo 2 1 0 1 3-5 2 Irawan menit ke-28. 4. Sidoarjo 2002 1-3 0 ngikuti pembukaan Raparda dengan wajah gusar. pemain yunior," kata Berce. Melati 1-1 (2-9, 9-8), Umbul- harjo vs RS Bethesda 0-1 (7- 9) dan Mitra Jati C vs Hanifati Radyo 0-1 (5-9). KONI Sabtu. melainkan menunjuk "Sudah jelas Bekasi tidak bisa dipakai pertandingan untuk malam hari, PSSI tetap ngotot untuk menunjuk kota ini. Di samping itu pertan- dua Listianto menghadang laju ujung tombak Jepang ini dapat dibenarkan, meskipun harus dibayar dengan mahal. Keputusannya yang cukup berani itu tentu dengan mak- sud agar gawangnya selamat dari kebobolan. Menyimak pola permainan tim PSSI Pra-Olimpiade di babak Rocky Poetiray cs terlalu me- pertama, terlihat bahwa Gelar Perancis Terbuka Paris, Minggu petenis nomor satu dunia. Seles yang tahun lalu men- kan Graf pada semifinal, per- nah memenangi gelar itu di Paris pada 1989. jadi petenis termuda yang pernah memenangi gelar itu. Monica seles berhasil mem- pertahankan mahkota Peran- cis Terbuka dan tetap berco- kol dalam peringkat pertama dunia. Di Perancis Terbuka, set kedua. Tapi ia kemudian Sabtu, Seles menundukkan melanjutkan pukulan stroke petenis Spanyol Arantxa San- sempat ketinggalan 1-4 pada chez. Petenis Yugoslavia berusia 17 tahun itu mencatat keme- nangan 6-3, 6-4 dalam per- tandingan selama 88 menit, disaksikan puluhan ribu pe- nonton yang memadati lapa- ngan utama Roland Garros. Kemenangan itu juga mem- buat dia tetap berada di pe- ringkat atas tenis wanita. Seandainya Sanchez berhasil mengalahkannya, Steffi Graf akan kembali duduk sebagai saya PSSI Pra-Olimpiade. menilai bahwa anak asuhan Iswadi Idris masih lemah dalam teknik dasar. Contoh kesalahan di atas dalam hal ini cara menghalau umpan lambung semestinya sudah harus diketahui para pemain belakang PSSI. Belum lagi kukan pemain belakang PSSI. kesalahan lain yang kerap mereka perbuat semisal salah Terlihat Neil Maizar dkk kerap mengirimkan umpan-umpan lambung ke depan. dingan dilangsungkan kali sehari, dengan harapan PSSI bisa mencapai target penyelenggaraan. Bagi saya hal itu bukan target untuk pembinaan, melainkan kepen- tingan pengurus PSSI," tam- bah Berce. Berce Matulapelwa yang sengaja mendampingi PSIM dalam pertandingan yang dilakukan tim Suratin PSIM. memang sulit membayangkan kondisi penginapan pemain PSIM, yang juga tempat trans- aksi prostitusi 'short time. Kalau PSSI menunjuk Yogya- karta sebagai tuan rumah. tentu kegiatannya tidak seper- ti ini. "Saya jamin PSIM tidak akan mengecewakan PSSI," tegas Berce. (umr) Satu lagi yang nampak ku- rang di tubuh PSSI Pra-Olim- piade adalah gerakan tanpa Bek yang mestinya lebih sering melakukan gerakan overlap- ping juga kurang sigap. Pe- main ini rasanya belum in di posisinya. Kadangkala kita saksikan serangan yang diba- ngun striker Rocky Poetiray kandas karena tidak adanya dukungan rekan lain yang seharusnya lebih sering mela- kukan gerakan tanpa bola. yang mantap. la meraih kemenangan pada usaha keempat setelah petenis spanyol itu secara cemerlang menyelamatkan tiga match point dalam game terakhir yang mencekam. Yah, akhirnya pertarungan toh telah berlalu. Kita semua boleh larut dalam kekecewa- an. Namun ingat, hasil ini bukanlah akhir dari segala- nya. Masih ada pertandingan berikut yang butuh konsen- trasi, butuh perjuangan dan butuh dukungan penuh. Semoga.... Ini merupakan gelar turna- men Grand Slam Šeles ketiga menyusul kemenangannya pada Australia terbuka awal tahun ini. Petenis Spanyol Sanchez. unggulan kedua berusia 19 tahun itu. yang menyingkir- "Selamat kepada Monica. la benar-benar bermain ba- gus.Saya amat puas bisa mencapai final dan tampil dalam turnamen yang benar-- benar bermutu," kata San- chez. Seles, yang melempar ra- ketnya ke udara dan menutup mukanya dengan tangan keti- ka pukulan backhand Sanc- hez menyangkut net pada match point keempat menga- takan ia ingat kepada pertan- dingannya melawan petenis nomor tiga dunia Gabriela Sabatini dalam kejuaraan di Dua semifinalis lainnya, ke- mungkinan besar akan diisi bertahan juara Persikasi Be- kasi dan PSSB Bireuen. Beka- si yang dipaksa imbang Yogya 1-1 Sabtu lalu, kemarin me- nggulung Persilu Lampung Utara 6-0 (1-0). Enam gol mereka dihasilkan Iskandar (52, 57), Recky S (6), Iwan Setiawan (59), Arifudin (65) dan M.Ramdan (68) lewat titik penalti. Lipton, ketika ia mengalahkan Sabatini 6-3, 7-5. (Rtr/ant) Perseden ke Semifinal Kalahkan Persida 1-0 Jakarta, Bernas Perseden Denpasar, dipasti- kan merebut tempat di semifi- 2. Bekasi nal Piala Suratin ketika Ming- 3. Yogya Klasemen grup K 1. Balikpapan 2 2004-04 2110 6-0 3 2011 0-2 1 4. Lampung U 2 002 0-80 Klasemen grup L 2 6 Gol: I Nyoman Triana (Perseden). M. Zaini, Dahlan, Jalil (PSSB). 4 Gol : Agus Aryanto (PSIM), Recky Salfesderger (Persikasi). 3 Gol : Nurulhuda (Persida), Iskandar, (Persikasi), Blury Ekodarwanto (Persiba). Jadwal Pertandingan Grup K, Bekasi : Persikasi Vs Persiba PSIM Vs Persilu Bireuen sendiri, kemarin juga menang besar, meng- gasak Persiharjo Sukoharjo 4-1 (3-0). Empat gol Bireuen dibagi rata Dahlan Jalil (3, 21) Grup L, Lebak Bulus: dan M.Zaini (29, 54). Satu-sa- Persiharjo Vs Perseden tunya gol balasan Sukoharjo PSSB lahir lewat tendangan Joko Vs Persida Sarojo menit ke-61. (men) Kolom Simpatisan PSIM 1. Edy Santosa, kiper PS BOM (mantan kiper tim senior PSIM): Salut buat kiper Tim Piala Suratin PSIM, Prasetyo yang berhasil menggagalkan tendangan penalti Persikasi. Pesan saya, tetaplah waspada dan hati-hati, perjalanan masih panjang. 2. Sumaryono, pemain paling senior tim PSIM asuhan Berce Matulapelwa: Saya ucapkan selamat atas keberhasilan adik-adik memenuhi target bermain seri lawan tuan rumah. Tapi itu tidak berarti dua lawan berikutnya akan lebih mudah ditaklukkan. Jangan cepat puas dengan hasil yang telah dicapai. Pupuk terus semangat kebersamaan di antara pemain. 3. Bagus Eko Susetyo, Siswa SMA Muhammadiyah Gamping, Sleman: Hebat, PSIM memang hebat. Meskipun saya tahu hanya dari baca koran terbitan Minggu (9/6), saya kagum dengan Prasetyo, kiper PSIM junior. Selamat berjuang, ingat, Senayan sudah dekat lho. 4. Dwi Handoyo, Perumahan Seturan; Sleman: Bagus, hasil seri lawan tuan rumah, bisa menjadi modal untuk pertandingan berikutnya. Tolong, untuk sementara Om Berce diminta mendampingi PSIM, baik selama di Bekasi maupun di Senayan nanti. 5. Syachroni Bahrun, SMA Piri, Jalan MT Haryono Yogya: Melihat hasil pertama PSIM di perempat final Piala Suratin, saya menjadi optimis Pasukan Banteng Muda Mataram ini bakal melaju terus sampai Senayan. 6. Ngatijo, Karyawan PD Arga Jasa Yogya: Ibarat orang menyeberangi sungai anak-anak PSIM sudah terlanjur basah. Maju terus, jangan sampai tenggelam. 7. Ch. Bayu Wargo, Blunyahrejo. Yogya: Hallo Sawor (Murharjo) apa kabar?. Masih fit khan?. Tolong sampaikan salam saya buat Prasetyo. Kata koran yang terbit di Yogya, kemarin, dia bermain hebat. Selamat deh. 8. Isnanto Widodo, Karyawan Pemda Bantul: Untuk sementara Tim senior PSIM asuhan Om Berce harus sabar. Biarlah adik-adikmu berprestasi lebih dulu, nanti toh kamu juga akan nyusul. lya nggak? 9. Bekti Sunarto, SMP Kanisius, Gayam, Yogya: Kalau saja PSIM bisa juara Piala Suratin, dunia sepakbola di Yogya pasti lebih semarak. Saya doakan mudah-mudahan PSIM sukses. 10. Jati Haryoko, Karyawan Pemda DIY di Kepatihan: Percayalah, meski PSIM bermain jauh dari luar Yogya. masyarakat di sini tetap mendukung. Kalau saja TVRI bisa menginformasikan hasil pertandingan anak-anak PSIM pada saat pembacaan tinjauan acara setelah Dunia Dalam Berita, pasti warga Yogya akan menyambut dengan gembira. Tapi ini hanya usul lho?. (rob) 4cm RAG Wada SENIN pekan I Kantor perwakila zation, alías orga karta menghanga na. Katanya, par kat Buruh Merd- pencalonan Ment bara, sebagai Pre Kasus ini tam nang, Sekretaris annya setelah b orang, di antarar kasi penculiknya man (Bernas, 6/ ABRI, Jenderal T Benar atau tic yang paling tahu. pat menjalar ke lu tua SBM, diwawa at setelah "pencu tidak mempengar daftar di sana. mimpin sidang h BOLEH jadi, ke naker- untuk me ruh se dunia ini, nilai Indonesia be ga karena hal lair patan memimpin jelas. Yang jelas a nesía: sebagian b Lihat saja, pert rata-rata 3 persen pada tahun 1988 1993. Tentu saja t ta ini bisa diserap nomi yang rata-ra dapat menyediaka Dengan demiki panjang barisan ya sisa penganggura akhir Pelita V dira ka sejumlah 2,6 j pendidikan para p Tamatan SLTP 11 tambah 2 persen. DILEMA ketena upah dengan besa akan meningkatka pada harga jual pre sarkan produk te tingkat kompetisi - mengapa penguas naikan upah. Di tengah kond dikenal sebagai Se narnya satu trade- sungguhnya puny justru malah jadi = Tak sedikit pemilih berlangsung lewat Itu sebabnya, Ke HJC Princen, Septe deka "Setia Kawan atas SPSI yang kera dian Princen melap ILO di Swiss. Jelas, serikat bu organisasi profesi. terus bergerak. Tida ruh yang jadi anggo untuk unjuk rasa, harus meninggalka pekan lalu itu. Me walau Saud yang a ILO sendiri didiri Versailles. Artinya, I kibar. Perjanjian ya ngan PBB disetujui salah satu badan P untuk memajukan saja dan berada. Badan program untuk menciptakan seperti hal-hal lain menyar Setiap tahun, me diri utusan dari nega sekitar 2.000 utusa mas Batubara, Men= dalam sidang itu. Di sela-sela kesib at lalu, Cosmas me ngenai wadah buruh haan, kecuali SPSI kerja," katanya sepe tanya lagi, tak usah 555. Sebutkan di ma tak usah dicantumk Jadi? (ton) Mahasiswa Won-Shik. Tapi sala mahasiswa yang terta Seoul dinyatakan pelaku penganiayaa dap bekas dosennya Chung dianiaya 3 karena, menurut ma ia bertindak semena- SERI waktu menjadi mente idikan. Waktu itu ad 1.500 guru yang dipe gara aturan Chung. Penganiayaan itur Roh memerintahkan untuk memburu pe Pers Korsel dan tokc muka menilai penga itu sangat tidak etis. Chung bekas guru m dilempari dengan tela sebelum akhirnya dip Ibu rumah Sementara itu untu ma kalinya sejak keru pekan terakhir, ibu- mah tangga beraksi t SH.MINTAP RIMAS DEMAN Wajah yang Mer 21 Ki Bekel menganggu guk. Malam itu ia telah memec coba untuk ikut persoalan gadis yang m itu. Ia menderita sejak k kanak sepeninggal aya ibunya. "Harus ada seseorang mengulurkan tanganny