Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Bernas
Tipe: Koran
Tanggal: 1991-06-10
Halaman: 12

Konten


Color Rendition Chart 2cm 12. SENIN, 10 JUNI 1991 Prof. Padmo Wahjono: berita Tepat, Orsospol Mengajukan nasional Soal Masa Jabatan Presiden Terdakwa Masih Dicari JAKARTA - Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, sampai Sabtu masih mencari Lr (48), terdakwa kasus korupsi Rp 1,07 mil- yar di Ditjen Bea Cukai untuk dihadirkan dalam sidang di Pe- ngadilan Negeri Jakarta Timur. Perkara tersebut kini tinggal menunggu vonis majelis hakim. Kasie Pidsus Kejari Jaktim, M Yusuf Ali SH, Sabtu, me- ngatakan, untuk mencari terdakwa, pihaknya berkordinasi dengan berbagai pihak terkait. Lr, mantan Kasic Pembukuan Ditjen Bea Cukaí, tercatat dalam daftar pencegahan dan pe- nangkalan (cekal) keimigrasian. Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim yang menanganinya, Yoesoef SH menyatakan, pihaknya masih belum menetapkan waktu pembacaan amar putusan (vonis) mengingat terdakwa tidak hadir di persidangan. (Ant) Kapal Tunda Kandas KUALA LUMPUR - Kapal tunda kayu Indonesia, Aseantic II, dengan 10 awaknya kandas di pantai di daerah Tanjung Ru, Malaysia, setelah berhasil menyelamatkan diri dari amuk- an badai di perairan Selat Malaka dalam perjalanan menarik tongkang dari Pekanbaru ke Aceh, 3 Juni lalu. PEKANBARU - Pulau Belakang Padang, sebuah pulau de- kat Batam, Jumat malam diamuk si jago merah. Kebakaran besar itu menghanguskan 142 gedung tempat tinggal, 61 ru- mah toko dan 80 kios serta sebuah pasar Inpres. Walikota Batam, Raja Abdul Azis, Sabtu, mengatakan, ke- rugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai Rp 700 juta lebih. Selain itu, 275 jiwa penduduk kehilangan tempat tinggal, namun tidak ada korban jiwa. Diperkirakan, kebakaran terjadi akibat adanya arus pen- dek listrik di sebuah toko buku. Karena tiupan angin di pulau itu cukup kencang, maka api yang berkobar cepat merembet ke bangunan lain. (Ant) Dua Kecamatan Dilanda Banjir SORONG Kecamatan Sorong dan Salawati di Kabupaten Sorong, Irja, dilanda banjir akibat hujan deras yang terus mengguyur dalam 10 hari ini. Dua sungai meluap dan meng- genangi sebagian rumah penduduk, kantor dan sekolah. dan ikan nila hilang. Menurut keterangan Dinas Sosial Kabupaten Sorong, Sab- tu, sekitar 213 hektar tanaman padi milik para transmigran terendam air. Selain itu, ternak serta 5.000 ekor ikan mas Menurut keterangan dari Badan Pengelola Air Bersih, seba- gian fasilitas pipa saluran air rusak berat. Diperkirakan ke- rugian akibat banjir sebesar Rp 6 juta. (Ant) Seni Tradisional Hilang CIREBON- Puluhan kesenian tradisional Kabupaten Cire- bon, Jabar, hidupnya kembang kempis. Bahkan sebagian su- dah hilang dan tinggal nama, kata Bupati Cirebon, Kol. (Art) Suwendho, Minggu, ketika membuka parade Tari Tayub. Hilangnya kesenian, seperti Tari Kuntulan dan Gamelan Renteng, menurut Suwendho, karena kurang penggalian dan pelestarian. Karena itu, sudah saatnya seniman Cirebon membangkitkan kembali keseniannya dengan mengadakan polesan-polesan dan kreasi baru agar lebih menarik. Ketua DPD AMPI Drs Gulingga mengatakan, kini penam- pilan seni Tari Tayub cenderung turun, akibat pandangan masyarakat yang kurang baik. "Sebenarnya keseniannya sen- diri baik, yang tidak baik itu pelakunya," ujarnya. (Ant) Gedung Madrasah Terlantar BANDARLAMPUNG - Sebuah gedung Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) bernilai Rp 35 juta di Desa Lebuh, Kecamatan Menggala, Lampung Utara, kini terancam rusak berat, karena sejak diresmikan 6 tahun lalu belum pernah dimanfaatkan. Hampir seluruh kaca jendela dan sebagian besar genteng gedung yang terdiri dari empat lokal itu, hancur dan pecah. Kakanwil Depag Lampung, Drs H Syamsuddin Thohir, Jum at, menyatakan hal itu benar adanya. Namun ia menolak pen- dapat yang menyatakan pembangunan gedung itu salah loka- si. Masalah itu, katanya, hanya kurang adanya koordinasi antara aparat Depag setempat dengan masyarakat. (Ant) STTB Dibagikan di Kedutaan KUALA LUMPUR - Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk pertama kalinya membagikan Surat Tanda Tamat Belajar (STTB) dan rapor kepada siswa dalam acara khusus di aula gedung KBRI setempat, Sabtu. Dalam acara yang diselingi atraksi kesenian oleh para siswa itu, Duta Besar RI untuk Malaysia, Soenarso Djajusman menyerahkan STTB dan rapor berikut hadiah kepada para siswa yang memperoleh nilai terbaik EBTA/EBTANAS. Kepala sekolahnya, Muhammad Isa, melaporkan, dalam ta- hun ajaran 1990/1991 sekolah ini memiliki 250 murid dari tingkat SD sampai SMA. (Ant) Cocokkan JAWABAN ANDA HARI INI Mi Sayembara diundi 24 Juni 1991. Diumumkan 25 Juni 1991 DRAMA RADIO SAYEMBARA ISTERI PRAJURIT SANDI Ronggo Wirosetiko Prajurit sandi yang berhasil melaksanakan perintah Sinuhun Hamengku Buwono I. 281 Jakarta, Bernas nyatakan, Prof Padmo Wahjono pembatasan me- masa jabatan presiden paling tepat diajukan orsospol. Mereka ha- rus mengajukan itu ke MPR, karena selain mereka yang berhak berbicara di sana, usulan itu juga menyangkut konstitusi. "Jadi, nanti sifatnya ber- bentuk melengkapi konstitusi dan memperbaiki Tata Cara Pemilihan Presiden dalam Ke- da DPD tetapan (Tap) MPR," katanya hidup dan sejenisnya. kepada Bernas, Sabtu, di ru- mahnya, ketika diminta tang- Sambil mencontohkan "Jangan-jangan malah ter- jadi kekosongan di antara ma- sa-masa jabatan yang ditetap- kan itu. Sekarang ini saja, bi- "Jadi pasal 37 (UUD 45) ja- la ditanya siapa yang akan ngan diartikan gapan sehubungan mengubah. Ma ganti Soerjadi, orang pada bi- ngung. Apalagi calon presi- pernyata- na ada konstisusi yang di da- an Ketua PDI, Soerjadi yang lamnya ada pasal yang me- den, lebih tidak tahu," ujar mengatakan akan mungkinkan mengubah kons- Padmo. juga bisa perti itu. Yakni, masuk dalam tap MPR dulu, selanjutnya da- pat dibuat UU yang mengatur masa jabatan itu. masyarakat, Nakhodanya, Raden Simatupang (45), Sabtu, mengatakan, Tap ia memutuskan untuk mengandaskan Aseantic II ke pantai pelimpahan wewenang kepada bangan, sehingga UUD menja- itu, sebagai langkah darurat untuk menyelamatkan jiwa dari presiden yang kemungkinan tenggelam akibat amukan badai. kemudian di- di luwes. "Jika perlu, MPR bi- bentuk UU dan dari UU itu kin ketetapan bahwa yang di- dibentuk Kopkamtib, menjelaskan terhadap pemba- Padmo maksud dengan perubahan da MALANG-MELINTANG Posisi dua kereta api yang bertubrukan terlihat malang Menurutnya, sebelumnya Aseantic II mengalami kebocoran dan kerusakan pompa air setelah dihantam ombak besar dan angin kencang, sejak keluar dari Selat Bengkalis. (Ant) Pulau Terbakar lam pasal 37 itu adalah pe- Kedua, banyak calon tetapi melintang. Korban tewas dalam kecelakaan di Pakistan Sabtu pekan lalu, belum bisa tasan masa jabatan presiden ngembangan dan bukan peru- apakah Majelis berani me- diberlakukan hal se- bahan yang melawan sistem," lakukan voting? kata Padmo Wahjono. Ketinggalan Sebenarnya, kata Padmo, membahas masalah pemba- tasan masa jabatan presiden Karena itu, katanya, jika keinginan Soerjadi sesuai de- itu, kini ketinggalan kereta, karena banyak negara yang ngan kesadaran hukum dan aspirasi ia sudah memberlakukan lebih harus membikin program dan dari dua kali masa jabatan. mengajukannya ke Majelis. "Margaret Thatcher, misalnya, Hal seperti ini, menurut pení- berapa kali laian Padmo, bukanlah peru- bahan melainkan pengem- mengagen- dakan masalah pembatasan titusi tersebut," ujarnya. Secara nalar, makna peru- bahan adalah pengembangan. dalam masa jabatan presiden Sidang Umum 1993, di Raker- PDI di Sidoarjo. Karena itu istilah perubahan diartikan dengan pengem- maka Jakarta, Bernas Kasus perkosaan kini se- makin brutal dan memrihatin- kan di samping motivasinya sering tidak masuk akal, kata Martin Hutabarat SH, Ketua Panitia Seminar Nasional Wa- nita di Mata Hukum dan Ke- nyataan dalam Masyarakat, Sabtu. Seminar akan diseleng garakan 11 Juni di Jakarta. Singgih SH meminta agar pa- hukuman bangan. Ini maknanya sama dengan amandemen, dan bo- langsung leh saja dilakukan sepanjang tuturnya. PUTUSAN Pengadilan Nege- ri Yogyakarta tanggal 27 Ma- ret 1991 ternyata belum mam- pu mengubah Alex Sugito. Sertifikat tanah miliknya hingga Sabtu (8/6) belum sampai ke tangannya. Padahal dalam hal itu diperlukan. Padmo Wahjono juga me- ngemukakan, lambannya ka- derisasi kepemimpinan di In- donesia sebagai salah satu pe- ngembangan memiliki perbe- nyebabkan agak sulitnya me- Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Indonesia ini me- ngatakan, Perubahan dan pe- nemukan figur-figur yang bisa dijadikan pemimpian. Jika ingin ada pembatasan masa putusan perkara Nomor: Reg. Perk. PDM 451/Yogyakarta/0391 atas nama Liauw Tjin Tek alias Budi Muliawan, selain menghukum terdakwa Budi Muliawan selama dua bulan daan yang mendasar. Pengem bangan, mengandung arti per- ubahan tetapi tidak tidak ber- tentangan dengan sistem. Se- dangkan perubahan adalah mengubah sesuatu sehingga bertentangan dengan sistem, seperti mengganti Pancasila, lima belas hari, hakim tunggal I.B.M. Somya, SH juga memu- tuskan agar sertifikat tanah atas nama Alex Sugito dikem- balikan kepada pemiliknya. "Saya tidak mengerti, kok jadi serba sulit," kata Sugito ketika ditemui Bernas di ru- menobatkan presiden seumur juga bisa kembali kepadanya. Padahal upaya untuk men- dapatkan sertifikat itu sudah dilakukan berulang-ulang. Ta- pi selalu buntu. Pemerkosa Makin Brutal Memperlakukan Korbannya Ny Tiolina Laupasse SH da- ri wanita Persahí, usai per- temuan mengatakan, kasus perkosaan dan kejahatan lain terhadap wanita, termasuk penganiayaan dan pembu nuhan, dirasakan semakin meningkat secara kualitas dan kuantitas. I.B.N. Somya SH yang kemu- dian memberi tahu bahwa sertifikat bisa diperoleh pada Jaksa Ny. Nyoman Sukasih (bertindak sebagai jaksa pe- nuntut dalam perkara ini- Red). Guru SD yang lugu itu segera saja menemui Bu Jak- pada pelaku kejahatan terse- but masih terlalu ringan, se- SEBAGAI pendidik, ia tak berprasangka buruk kepada siapa pun. Tak diduga jika kebaikannya kemudian berba- lik menjadi malapetaka. Diceritakannya, pada 1989, menjabat PM Ing- gris? Yang penting, pejabat itu Padmo sambil tetap bermanfaat bagi masya- rakat dan pemilihannya ber- secara demokratis," hingga tidak membuat jera. "Kejaksaan Agung telah memprogramkan agar jaksa yang menangani kasus perko- saan adalah wanita. Saya ta- hu betul, betapa traumanya wanita yang jadi korban per- ujarnya Singgih kosaan," ketika menerima Pengurus Pusat (PP) Persahi yang mela- porkan rencana penyelengga- raan seminar tersebut. la sudah menemui Hakim karena yang diperlukan Rp 3 juta. Martin mencontohkan, di Kediri ada pemerkosa anak-- anak kecil demi untuk men- dapat kesaktian dan kedigja- yaan. Ajaran sesat itu, menye- babkan banyak jatuh korban, karena pelaku percaya bahwa Drs H Andi Mustari Pide SH. Bendahara Umum PP Per- pat jam sahi, mengatakan, dibanding- kan dengan beberapa negara 23 menit ada perko- saan. Korbannya antara lain anak-anak di bawah umur. Untuk tahun 1991 belum diperoleh angka resmi, namun tidak semakin banyak memperkosa lain, seperti Pakistan dan Ci- akan kian sakti, dan tubuh- na yang memberlakukan hu- Tiolina memastikan kuman mati terhadap pemer- nya kebal terhadap segala macam senjata api. kosa, ancaman hukuman di Karena itu. Jaksa Agung Indonesia masih sangat ri- akan jauh berbeda Angka-angka tersebut, me- nurutnya, belum mencermin- kan jumlah sebenarnya dari tindak perkosaan yang terjadi. Karena banyak wanita tidak ngan. Ancaman maksimal menu- ra jaksa menuntut lebih berat kepada pemerkosa rut pasal 285 KUHP adalah 12 tahun penjara. Tapi, kata- dan pelaku kejahatan terha- dap wanita. Ia menganggap nya, yang diputus hukuman melaporkan kejadian perkosa- hukuman yang dijatuhkan ke- maksimal itu jarang sekali. an yang dialaminya. (Ant) Sertifikat Sugito Belum Kembali baik untuk mencarikan pin- jaman Rp 3 juta, dengan agu- nan T menurut jabatan presiden, Padmo, apakah kita sudah memiliki kader. nd Hingga kini, kata Padmo, budaya politik di Indonesia masih terikat dengan pola "ter serah bapak". Jika mengikuti "aturan main" seperti ini, ma- ka dalam pemilihan presiden akan terdapat tiga alternatif. Pertama, satu calon, yang lain mundur berdasarkan lobby. Pinjaman dari Sarwono se- berbentuk cek senilai "Yang ketiga, ditanya pada presiden lama, menurut ba- pak siapa yang pantas? Ini la- zim dilakukan di kantor-kan- tor. Umpamanya. Sekjen dan Dirjen akan diganti, jika pres-. tasinya bagus dan ia menga- takan masih sanggup, mau omong apa? Kecuali, mereka menunjuk seseorang," lain 1 juta, juga diberi dua surat berharga, masing-masing bernilai Rp 500.000. Guna mencairkannya, Su- gito meminta tolong Agus Su- hadi karena ia memang tak mengetahui bagaimana meng- sa Sukasih di kantornya sam- pai tiga kali. "Tetapi belum uangkan ketiga surat berhar- juga berhasil," keluhnya. ga itu. ujar menegaskan bahwa hal itu merupakan ca- ra Indonesia. Menanyakan da- hulu, dan tidak mau bikin su- sah orang lain. (te) Khusus kasus perkosaan, mengutip data dari Dinas Pe- nerangan Polri, Tiolina me- nyebut, tahun 1984 di selu- mahnya, Mejing Wetan, Am- Sugito nya cepat cair. bar Ketawang, Gamping, Sle- timbul ide untuk mendirikan Bahkan pinjaman yang di- man, Yogya. rumah di desa Mejing Wetan, janjikan Sutrisno sebesar Rp Kesulitan itu karena sertifi- Ambar Ketawang, Gamping, 3 juta, Sugito hanya mene- kat tanah miliknya belum Sleman, di atas tanah warisan rima Rp 1.650.000. Sedang- milik istrinya. kan Rp 1 juta diambil mertua Ditemuilah Sarwono yang bersedia Sutrisno. Sadewo, SisanyaRp memberikan pinjam- 350 ribu dikatan hangus. Ha- an sebesar Rp 2 juta. Itu ber- ngus karena apa Sugito tak arti masih kurang Rp 1 juta, tahu. Indonesia terjadi ruh kasus. 1.991 Ini berarti, setiap em- sertifikat tanah Sugito. Sutrisno memberi petun- juk, Sugito harus pergi ke Notaris Djedjem Widjaja, SH. la dihantar Budi Muliawan. Di tempat Djedjem, Sugito harus menandatangani dua Menjual. akta otentik. Yaitu akta No. 68: Pengikatan Jual Beli, dan akta No. 69; Kuasa Untuk Persoalan ruwet ini akhir- nya sampai ke pengadilan. Sugito sebagai saksi. Dalam persidangan, ia tidak tahu-menahu isi akta-akta itu. Peristiwa di depan Notaris Djedjem dilakukan Sugito ka- petunjuk Sutrisno de- rena ngan alasan agar pinjaman- Persoalan ini muncul ke permukaan atas laporan Eddy Susanto kepada pihak yang Rp berwajib, karena ia merasa bahwa Budi Muliawan akan kabur untuk menghindari hutangnya sebesar Rp 29.. 694.800 dengan jaminan ser- tifikat Sugito. Dalam putusannya, hakim tunggal 1.B.N. Somya menya- Ketika di kejaksaan, Sugito takan, sertifikat itu kembali Sugito. Cuma kenyataannya, sertifikat itu hingga kini be- lum di tangannya. Sugito re- perkara ini sebagai korban- Setelah bertemu ternyata Wajib, Gelang Nama Celakanya uangnya tak di- sempat bertemu dengan Eddy serahkan pada Sugito. Bah- Susanto, mengaku famili Ir. kan Agus Suhadi sempat sah... (dan/put/nd) Thomas Edi Santoso (dalam menghilang beberapa waktu. Red), yang meminta agar sertifikat tanah atas nama uang Rp 1,5 juta itu sudah *** Sugito tersebut dijual saja dipakai Agus. Sedang yang Rp bagi Jemaah Haji kepadanya (Edi Susanto-Red). Sukiman yang merasa punya Jakarta, Antara Kalau tanah itu dijual ke- pada Edi Susanto, nantinya ia harus memberi pesangon ke- piutang pada Sugito. Mengetahui keadaan terse- Setiap calon haji, termasuk dari Indonesia, diwajibkan pada yang ngindung di tanah but, Sarwono tidak terima. Ia mengenakan gelang tangan kemudian meminta sepeda yang mencantumkan nama, miliknya. "Jadi, saya hanya motor Honda Astrea milik asal negara, dan nama penya- akan menerima uang sebesar Sugito sebagai jaminan. Pada- kit yang dideritanya. Rp 500 ribu," tuturnya. la bertulisan Arab tampak bingung karena urus- an ini menjadi berbelit-belit. "Lan sakmeniko kulo mbo- hal motor itu dibeli secara kredit, dan cicilannya belum Sugito tak bisa berbuat apa-apa atas musibah berun- "Gelang dan Latin itu akan memudah- kan pencarian calon haji yang lunas. tersesat, dan mempercepat ten ngertos kulo badhe kados pundi (Dan, sekarang saya pemberian obat," ujar Kepala tidak tahu harus bagaimana Red)," tambah Sugito yang mengaku hampir putus asa. tun yang menimpanya. Tapi Bidang Urusan Haji Konsulat ya bagaimana lagi. Saya ini Jenderal RI di Jeddah, H Maf- tuh Ikhsan, Minggu. *** *** mudah percaya, dan bodoh." ujarnya berterus terang. SUDAH jatuh masih ter- timpa "palu godam". Itulah gambaran nasib Sugito, teru- tama setelah bertemu Sut- risno. Sedangkan menurut Kepala Kantor Bimbingan Kesehatan Arab Saudi, Ahmad Adam al Bakri, pemakaian gelang ta- ngan itu diwajibkan, menyu- sul terjadinya musibah di terowongan Al Muaisim pada musim haji tahun 1990. Sutrisno menawarkan jasa 15 Dikaji, Kemungkinan Disangka Menipu, Energi Cair Batubara Sony Andreas Jakarta, Bernas Tewas Ditembak nyak solar sudah diterapkan "Indonesia, yang juga me- di luar negeri. Antara lain di RRC yang memiliki cadangan batubara terbesar di dunia. miliki cadangan batubara cu- kup besar, masih belum mela- kukan pengembangan batu- bara menjadi bahan bakar berupa briket maupun cair bagi keperluan rumah tangga yang timbul akibat sangat dan kendaraan," ujarnya potensialnya batubara dalam Karena itu, DPE dan PT BA pencemaran lingkungan saat mengajak para investor, lem- baga penelitian, dan perguru- an tinggi untuk mengembang kan teknologinya. Richard mengharapkan, digunakan, merupakan tan- tangan bagi ilmuwan untuk mengkaji teknologi yang mam- Reuter dipastikan. Hingga kemarin malam, wartawan dan regu penolong menyatakan hanya 55 tewas dan 180 orang lainnya luka-luka. Diduga, penyebabnya adalah sabotase upaya pu mengatasinya. Produksi batubara dalam mengkonversi batubara tahun-tahun terakhir makin menjadi bahan bakar cair da- meningkat. Bila tahun 1980 pat menunda Indonesia men- hanya sekitar 325.000 ton, maka dalam tahun 1990 me- jadi negara Nett Importer mi- nyak pada tahun 1998, akibat ningkat pesat menjadi 11,2 tingkat pertumbuhan kon- juta ton. Tahun 1991 dipro- sumsi BBM di dalam negeri yeksikan sebesar 13,5 juta sekitar 16 persen per tahun. jika teknologi yang dapat ton, dan tahun 1995 diper- Jurubicara DPE itu yakin, kirakan mencapai 29 juta ton. (Ant) Jakarta, Bernas Sony Andreas (19) tewas ditembak oknum ABRI di Ka- wasan Barat. Hingga Minggu malam, Sony menawarkan suatu pe- kerjaan kepada wanita itu. Kamis siang. Sony dan Lina Mangga Besar, Jakarta berangkat menuju tempat "kerja". Tapi di Gajah Mada jenazahnya masih terbaring di Plaza, Sony mengatakan perlu RS Cipto Mangunkusumo, be- pelicin untuk memperlancar lum ada keluarga yang meng- proses penerimaan Lina. Lina menyerahakn kalung dan cincin emasnya untuk dijual Karena tak membawa uang dulu, lantas uangnya diguna- melapor- muncul juga. Lina oknum kan peristiwa ini kepada fami- linya kemudian bersama un- yang oknum ABRI mencari Sony. Malam itu, mereka menemu- kan Sony di sebuah bar di Sony Mangga Besar, Jakarta Barat. Tersangka segera digiring ke luar dan di sebuah tempat tak mengkonversi batubara men- Departemen Pertambangan jadi bahan bakar cair dikua- dan Energi (DPE) dan PT Tam- sai, maka segi pemasarannya bang Batubara Bukit Asam di dalam negeri tidak menjadi (BA) akan mengkaji kemung- masalah. "Kami mengharap- investor yang jeli kinan pembuatan energi cair kan ada dari batubara, guna mengan- melihat tisipasi makin meningkatnya pengunaan Bahan Bakar Mi- nyak (BBM) di dalam negeri. chard Claproth, Sabtu, me- peluang yang besar ini," tambahnya. Selama ini, katanya, harga batubara relatif murah diban- ding dengan BBM. Namun ka- rena bentuknya yang tidak homogen dan belum dipro- Kepala Humas DPE, Dr Ri- urusnya. Menurut keterang- an, Sony dihabisi famili seo- rang wanita yang ditipunya. ngatakan, teknologi yang da- pat mengkonversi batubara Sumber duksi untuk rumah tangga, Bernas mengata- menjadi energi cair sebagai maka energi tersebut tidak dikenal masyarakat awam. Dalam beberapa kesempat- pengganti bensin maupun mi- kan, Kamis malam lalu Sony kan untuk pelicin tadi. Sony diambil dari sebuah tempat menerimanya dan Lina dimin- hiburan, masih di sekitar ta menunggu di sebuah tem- Pertambangan Mangga Besar. Dua lelaki, sa- pat yang telah ditentukan. dan Energi, Ir Drs Ginandjar tunya lagi diketahui oknum Tapi hingga beberapa jam Kartasasmita mengemukakan, Indonesia an, Menteri ABRI, menanyainya soal peni- kemudian, pemuda ini tak perlu menggali puan terhadap Lina. Lalu ter- sumber energi lain di samping jadi percekcokan dan tadi mencabut senjatanya BBM. Antara lain, batubara yang cadangannya sekitar 28 tuk mengancam Sony. miliar ton. Melihat hal itu Sony beru- Menurut menteri, masalah saha merebut pistol, tapi pe- latuk terlanjur ditarik. ada terjungkal dengan dada berlo- bang. Kini, oknum ABRI terse- but tengah menjalani peme- riksaan di Pomgar. Tak yang tahu di mana Sony atau keluarganya tinggal. Dari sa- ku korban hanya ditemukan secarik kertas bertuliskan Ja- lan Kayujati III/37, RT 11/4, Rawamangun, Jakarta Timur. Namun di tempat itu tak seo- rang pun pernah mengenal- nya. Menurut keterangan yang dihimpun Bernas, beberapa waktu lalu. Sony berkenalan dengan Lina. Setelah akrab, jauh dari bar tadi, Sony ditan- yai. Ketika itu, Sony bersikeras membantah tuduhan, hingga mereka terlibat percekcokan. Oknum tadi mengeluarkan pistol untuk mengancam agar merebut senjata. Sony mau buka mulut, tapi pemuda ini malah berusaha Pistol meletus. Sony roboh dengan dada kiri berlobang. Jenazahnya segera diangkut ke RSCM untuk mendapat pe- meriksaan seperlunya.(yos) A d Jreng...! Bonus UMPTN'91 333 > Lagi-lagi, HAI berkomplot dengan pengajar- pengajar Bimbingan Tes beken membongkar habis seluk-beluk UMPTN'91. Inilah petunjuk terlengkap dan tertuntas! Dapatkan rincian latihan soal-soal, bahasan jawaban, plus tatacara ikutan UMPTN'91 di HAI No. 23 Beredar Selasa 4 Juni 1991 HAI No. 24 Beredar Selasa 11 Juni 1991 yang bisa begini Terus terang, hanya HAI WM WWW 2cm 4cm