Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1983-01-08
Halaman: 07

Konten


Berita Yudha - Sabtu, 8 Januari 1983 Jalan Merdeka Selatan, Thamrin dan Sabang Banjir Jakarta, Januari (BY). Perempatan jalan Sabang-Jl. Merdeka Utara kemarin pagi terjadi genangan air setinggi setengah meter, yang menyebabkan kendaraan ber- motor berputar arah balik lagi ke Jl. Merdeka Selatan bagi kendaraan yang akan menuju Jl. Sabang atau Thamrin. Genangan air itu mengakibatkan kemacetan lalu lintas kendaraan ter- paksa berderet-deret dari arah jl. Merdeka Barat yang menuju arah Jl. Thamrin, sehingga dari pojok jl. Merdeka Barat sebelah utara sampai air Mancur Bank Indonesia diperlukan waktu setengah jam, sedangkan biasanya hanya beberapa menit saja. Banjir yang ketiga kalinya di persim- pangan Sabang itu, diakibatkan jalan air dibawah tanah yang menuju sungai Cideng belum berhasil diperbaiki secara tuntas, sehingga jika hujan datang saluran air bawah tanah bersumbat. Sementara itu kemarin di Balaikota juga banjir sampai memasuki lantai pa- ling bawah di gedung DPRD DKI Jakar- ta, Ruang Humas, Dinas Rumah Tangga seluruhnya tergenang air. Ter- masuk juga lantai bawah gedung belakang yang ditempati Dirat Agraria DKI Jakarta. [R-36]. HET Minyak Tanah Di Jakarta Rp.109,- Jakarta, Januari (BY). Sehubungan dengan berlakunya harga baru BBM (Bahan Bakar Minyak) yang mulai jam 00.00 WIB tanggal 7 Januari 1983, Pemda DKI Jakarta telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak tanah untuk wilayah DKI Jakarta sebesar Rp. 109,- per liter dari Pangkalan. Ketetapan HET minyak tanah yang baru tersebut di tuangkan dalam SK Gubernur DKI Jakarta No. 14 Tahun 1983. Harga baru tersebut dihitung dari harga ex instalasi Pertamina Rp. 100,- per liter, margin (keuntungan) bagi PT. Minyak Tanah dan biaya angkutan rata-rata Rp. on esmane 5,50 perliter sampai di pangkalan dan gusy sieno pangkalan-pangkalan minyak tanah diberikan keuntungan Rp. 3,50 per liter. Dalam SK Gubernur tersebut ditetapkan pula larangan pungutan ekstra diluar ketentuan tersebut apapun dalihnya. Dalam pada itu Unit Pemasaran III/Per- tamina DKI Jakarta mewajibkan kepada para penyalur dan pengusaha pangkalan minyak tanah untuk tetap memelihara dan menjamin kelancaran penyalurannya kepada masyarakat. Dalam pada itu Gubernur menginstruksikan kepada para Walikota untuk mengawasi pelaksanaan HET baru. Pejabat Humas Harus Simpatik del Semarang, Januari (BY).-- pizo ya Gubernur Jawa Tengah, Supardjo menegaskan, pejabat hubungan masyarakat (Humas) yang merupakan juru bicara instansinya, harus selalu necis, simpatik, tutur katanya baik dan berpengetahuan luas. "Bila tidak simpatik dan necis, apalagi tutur katanya serta pengetahuannya dangkal, sehingga yang melihat saja bebeh (jemu/tidak senang)", katanya di depan kepala-kepala kantor Departemen Penerangan se Jawa Tengah yang berapa kerja di Semarang, Kamis siang. Ia menggambarkan, perusahaan- perusahaan besar di Jakarta dan diluar negeri, kalau mencari/mengambil pejabat Humas/juru bicara atau pembawa acara (mc), tidak tanggung-tanggung sampai- sampai bintang film dan bekas duta besar. Upaya itu, menurutnya ditempuh, mengingat ada teknik dan taktik tersendiri untuk jabatan tersebut. Perlu diperhatikan, Humas/juru bicara harus menghadapi masyarakat. Masyarakat sekarang, sudah pandai dan kritis. Dengan demikian, kalau pejabat Humas bila ditanya dan hanya memberi jawaban "no comment -- no comment--", itu tidak bisa. KALAU bicara masalah artis yang kuliah, rasanya sudah tidak asing lagi kedengarannya dari kuping kita. Entah itu artis film, nyanyi, lawak, ataupun artis lainnya. Namun bagi artis yang satu ini boleh jadi kita acungkan jem. pol setinggi-tingginya sebagai rasa salut karena dapat menyelesaikan studi dan mengembangkan karier di kota yang berlainan. 1211111 Rieke Adriaty, demikian namanya, ia masih kuliah di Akademi Komputer Bandung. Memang baru tingkat satu. Tapi dara manis ini telah pula menyelesaikan beberapa albumnya di Jakarta. "Setiap hari-hari libur, saya selalu pergi ke Jakarta masuk bilik rekaman" begitu pengakuannya. "Biasanya produser sudah tahu hari- hari libur sekolah Tentunya dengan mengetahui waktu libur tersebut pang- gilan untuk rekaman selalu datang, tambahnya. Sejak masih kecil mojang ini meng- gemari dunia tarik suara. Saudara- saudaranya pun juga menggemari dunia yang sama. Bicara dengan puteri ke 5 dari 6 ber- saudara keluarga pak Rachmat Wargadibrata yang pensiunan DLLAJR ini cukup enak, santai dan penuh humoria. Rieke hanya mau jadi penyanyi saja, dan ternyata cita-citanya jadi penyanyi yang baik itu sejak masih kecil telah digantungkannya. Namun baru merasa Hujan deras yang terjadi hampir dua jam di Jakarta hari Jumaat pagi telah mengakibatkan terjadinya banjir disementara daerah sehingga menimbulkan lalu lintas seperti terlihat di perempatan jalan Merdeka Selatan, jalan Sabang dan Jl. Thamrin (bunderan air mancur ) air melimpah di jalan protokol tersebut.Hanya bis-bis kota yang berani memasuki jalan Merdeka (gambar atas) dan antrian panjang kendaraan bermotor di sepanjang jalan Thamrin. (Yudha R-20) Sementara itu dari hasil monitoring "BY" di beberapa daerah penjualan minyak tanah eceran oleh para tukang pikul, mereka menjual dengan variasi harga sekitar Rp 125,- sampai Rp. 150,- per liter. Seorang penjual eceran (tukang pikul) Cawang ketika ditanya mengatakan, pada pagi hari ia bisa menjual minyak per liter Rp 150,-, tetapi setelah siang terpaksa' diturunkan menjadi Rp 125,-, karena ter- nyata banyak ibu-ibu rumah tangga yang sudah menyimpan minyak tanah untuk keperluan beberapa hari.. Mang Rojak yang biasa berjualan pikulan di daerah Cawang pada hari per- tama kenaikan Bahan Bakar Minyak walaupun sudah diturunkan sampai siang hari kemarin, dua kaléng diatas pikulan- nya baru berkurang beberapa liter saja. Omong- Omong Santai Dengan "Rieke Adriaty" sebagai penyanyi setelah merasakan masuk bilik rekaman. Kapan yang per- tama kalinya. "Tepatnya tahun 1979. Saat itu rekaman di Virgo Ramayana Record. Ketika itu lagu-lagu saya pop berthemakan perjuangan". Setelah setahun merangkak sendirian, tahun berikutnya Rieke Adriaty yang murah senyum ini mulai dibimbing oleh Eddy Sud yang koordinator artis Safari itu di studio rekaman lain. Setelah dua tahun dalam cengkraman Eddy Sud sang koordinator itu, nampak terasa lebih ma- ju. Terutama sekali karena lagu-lagunya selalu dirilis oleh Yanuar Iskak musisi yang boleh dibilang senior itu. Bandung tempat Rieke meneruskan studi dan sekaligus tempat ia berdomisili. Sedangkan Jakarta merupakan kubangannya untuk merintis karier tahap demi tahap. Karena itulah. walaupun si kuning langsat ini menyelesaikan SD, SMP, SLA dan meneruskan kuliah di kota yang pernah menjadi lautan api itu, ia tidak pernah menyia-nyiakan festival apapun di Jakar- ta ini. Terakhir yang turut diramaikannya tahun 1981 falu, dalam festival Bintang Radio dan Televisi tingkat nasional. Rieke meraih juara ke-dua wanita, yang meraih juara pertamanya waktu itu Yen- ni dari Sumatera Utara. Selain itu dalam Asean festival yang belum lama ini diadakan Rieke sempat sampai pada 10 terbaik. Serta masih banyak festival lagu pop lainnya maupun keroncong yang pernah diikutinya di Jakarta, tapi ia banyak yang tidak ingat lagi tanggal dan bulan pelaksanaannya. Ketika diminta pendapatnya tentang lagu-lagu pop tahun 1982 Rieke hanya tersenyum, namun kemudian ia berucap "Nampaknya akhir-akhir ini sudah banyak kemajuan". (Y-Yusuf AR).. Perliter Seorang ibu rumah tangga di Cengkareng yang sempat mengobrol dalam bus kota, mengatakan sampai kemarin pagi harga eceran dari tukang pikul men- capai "tetapi Rp 150,- tidak begitu mengagetkan kami, jauh hari kami sudah siap dengan membeli dua kalinya atau 40 liter." gred spre Sedangkan tukang minyak di daerah Depok juga mengeluh karena banyak para ibu rumah tangga yang sudah menyimpan persediaan. Sehingga yang tadinya ditawarkan Rp 150, per liter juga diturunkan lagi menjadi Rp 125,-. "Untung kami lumayan bila dibanding sebelum kenaikan" kata salah seorang pen- jual minyak tanah di Cililitan. Para tukang pikul mengambil untung sekitar Rp 12,50 per liter sebelum ada kenaikkan. Sesuai ketentuan dari SK Gubernur no. 5 tahun 1982 tanggal 3 Januari tahun lalu sebesar harga eceran Rp 67,50 dari pangkalan dan dijualnya Rp. 80,-. Sekarang tukang pikul mengambil dari pangkalan rata-rata sesuai SK Gubernur tanggal 6 Januari kemarin itu Rp 109,-, kalau dijual Rp 125,- berarti tukang pikul untung Rp 16,-. Ongkos Angkutan Menjawab pertanyaan pers jur cara Pemda DKI Drs. Kena Tarigan tentang penyesuaian ongkos angkutan umum, un- tuk sementara belum dibenarkan untuk menaikkan ongkos, sambil menunggu Keputusan Pemda DKI, karena masalah itu sekarang ini sedang diolah. Namun, jika nanti terpaksa ada diharapkan tidak akan memberatkan masyarakat. Sedangkan tentang harga sembilan bahan pokok di pasar-pasar Jakarta, sudah jauh hari Kepala Pasar di seluruh DKI diberikan pengarahan agar mengawasi harga di pasar, jangan terjadi kenaikkan yang terlalu tinggi. Pengarahan itu diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Bidang II Asmawi Manaf. (R-36). JAKARTA, Jan. (BY).-- Kepala Direktorat Pengendalian Frekuensi (Kaditfrek) Ditjen Postel, Syarifuddin mengatakan sekarang banyak terjadi pelanggaran-pelanggaran pada pemakaian frekuensi radio akibat banyaknya pesawat-pesawat pemancar radio yang dipakai dan tidak mempunyai izin yang syah. Pemancar-pemancar itu masuk ke In- donesia tidak melalui prosedur yang semestinya, walau pihak yang berwenang telah berusaha untuk mencegahnya, katanya dalam suatu acara Organisasi Radio Amatir R.I. (ORARI) DKI Jaya baru-baru ini. Group Kesenian Indonesia Ke Singapore and Jakarta, Januari (BY). Grup Kesenian Indonesia, Sasono Mulyo, 12 Desember lalu turut memeriahkan penyelenggaraan Singapore Festival of Arts 1982 (festival seni) di Singapura. Pertunjukan kesenian Indonesia yang diadakan di auditorium World Trade Centre ini dihadiri lebih kurang 850 penonton, diantaranya, Wakil Per- dana Menteri Singapura, Dr. Goh Keng Swee beserta Istri, Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura beserta Nyonya Sudjatmiko dan para pejabat tinggi Kementerian Kebudayaan Singapura. Sambutan penonton pada acara ini tampak hangat. Pimpinan Sasono Mulyo, Drs. Sd. Humardani, dan beberapa penarinya diperkenalkan oleh Duta Besar RI kepada Wakil Perdana Menteri Singapura, Dr. Goh Keng Swee. Selain pertunjukan tersebut, grup kesenian ini juga mengadakan rekaman untuk Televisi Singapura. Mereka tiba kembali di tanah air pada tanggal 14 Desember 1982. Serah Terima Jabatan Irjenal Telepon Di Cabut Jika Disambung Alat Radio Jakarta, Januari (BY). Jabatan Inspektur Jenderal TNI-AL (Irjenal), Jum'at pagi diserah terimakan dari pejabat lama Laksamana Muda TNI B. Poernomo kepada penggan- tinya Laksamana Muda TNI Imam.. Muharam dalam suatu upacara di Aula Martadinata Mabes TNI-AL Jakarta. Serah terima jabatan ditandai dengan penanda tanganan naskah serah terima dan dilanjutkan dengan penanggalan tanda jabatan oleh pejabat yang lama serta pemakaian tanda jabatan itu pada yang baru. Laksamana Muda TNI Imam Muharam sebelumnya adalah Aslog Kasal dan Laksamana Muda TNI B. Poernomo selanjutnya sebagai Perwira Tinggi (Pati) yang diperbantukan pada Kasal. Pejabat lama dalam sambutannya antara lain mengatakan banyak pengalaman yang diperoleh selama pengabdiannya lebih kurang 37 tahun. Pengalaman yang manis menjadikan dirinya senang dan ingin selalu mengabdikan diri pada TNI-AL, sedang pengalaman yang pahit baginya merupakan guru pelajaran yang berguna untuk menghadapi dan menyelesaikan segala masalah dan per- soalan dengan semangat juang yang tinggi tanpa pantang menyerah. Hanya dengan semangat dan jiwa demikianlah segala macam persoalan dapat dipecahkan dan diselesaikan dengan baik. Sementara itu, pejabat yang baru dalam kata sambutannya antara lain mengatakan terima kasih kepada pe- jabat lama atas segala pembinaannya sehingga menjadikan Itjenal mencapai hasil sebagaimana diharapkan. Kepada segenap staf Itjenal diharapkan memberikan dukungannya untuk berhasilnya tugas yang dipercayakan padanya. itu Menurut Syarifuddin pesawat-pesawat tersebut pada umumnya secara teknis tidak memenuhi persyaratan dan keten- tuan yang ada seperti ada pesawat yang mempunyai frekuensi diluar frekuensi yang ditetapkan. Kaditfrek selanjutnya mengemukakan bahwa sekarang banyak dipasarkan alat-alat radio yang dapat disambungkan pada pesawat telepon. Dari hasil penyelidikan terhadap pesawat- pesawat yang dapat ditindak, ternyata frekuensi yang dipakai umumnya frekuen- si 70 dan 135 MHz., Frekuensi 135 MHz adalah frekuensi yang dipakai untuk penerbangan, katanya dan itu bisa mengganggu komunikasi un- tuk penerbangan yang dapat merenggut jiwa manusia dan kerusakan harta benda. Terhadap pelanggaran demikian yang terbukti sebagaimana yang telah dilakukan dewasa ini, maka sambungan telepon tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku dikenakan sanksi dicabut, katanya. Pelanggaran lain Selanjutnya disebutkan pelanggaran lainnya seperti pesawat pemancar yang ada sirkitnya dirobah, sehingga dapat bekerja diluar frekuensi yang telah ditetapkan. Ada pula yang menggunakan alat-alat penguat diluar batas daya pancar yang telah ditetapkan. Kaditfrek mengatakan frekuensi yang digunakan di Jakarta telah sangat padat, maka adanya penyimpangan- penyimpangan dari penggunaan frekuen- si radio yang menimbulkan pencemaran yang serius terhadap pemakaian frekuen- si radio yang merupakan sumber alam yang penting diantaranya mengakibatkan telekomunikasi yang ada terganggu. Tugas anggota ORARI sebagai peng- guna frekuensi radio untuk keperluan amatir radio adalah agar frekuensi radio itu dipakai sebagai mestinya sesuai alokasi yang ditetapkan. Disiplin berkomunikasi juga merupakan tanggung jawab dari para amatir radio, demikian Kaditfrek Ditjen Postel Syarifuddin.--- gred 2 290 rec Ulasan BUKU Ulasan Buku. Judul: Meditasi. Penerbit: PN. Balai Pustaka, (kumpulan 31 buah judul puisi). Bila ada pendapat yang mengatakan, bahwa puisi adalah bacaan yang paling ti- dak menyenangkan, itu adalah haknya dan kenyataannya memang, dari beberapa "angket" yang pernah dilakukan sebuah majalah ibukota, dari kesimpulan yang di- dapat dari pembaca majalah yang bersang- kutan ternyata memang puisi sedikit sekali peminatnya, kenapa? Inilah pertanyaan kita, kalau diulas dan diseminarkan tentu akan menarik. Untuk sementara kita ambil atau kutip- kan saja pendapat "Abdul Hadi W.M", yang mengatakan: "Puisi adalah bahasa hati. Dan untuk membacanya diperlukan hati pula". Dengan kata lain, untuk mem- baca puisi diperlukan hati yang terbuka, karena adakalanya membaca puisi, bagai- kan membaca hati kita sendiri. Setiap orang mempunyai hati memang, tapi tidak semua orang terbuka hatinya un- tuk menikmati puisi. Mungkin juga puisi itu adakalanya terlalu susah dimengerti arah dan tujuannya, maknanya, atau ju- ga mungkin falsafahnya. Ini pulalah mungkin yang membuat banyak orang berkesimpulan, bahwa para seniman itu memang sulit dimengerti, untuk itu apa yang ditulisnya sebaiknya tidak perlu diar- tikan pula secara eksakta. Karena memang menikmati puisi, bu- kanlah untuk diterjemahkan, melainkan untuk "dinikmati", dengan menikmati kar ya seni dalam bentuk puisi secara baik, biasanya seseorang akan menemukan se- suatu dalam dirinya sendiri, kesimpulan hati noraninya sendiri, dari situ biasanya ada suatu kepuasan, kenikmatan bahkan Jakarta, Jan (BY). Sebagai upaya meningkatkan kemam- puan mobilitas tempur ABRI khususnya dibidang matra udara, Kopasgat menga- wali tahun 1983 ini telah berhasil mencetak 81 prajurit penerjun bebas tempur ABRI. Mereka terdiri dari 56 orang prajurit KO- PASGAT TNI-AU, 25 prajurit Marinir TNI-AL dan 5 prajurit Kopasandha TNI-AD. Hal tersebut menurut Danjen Kopasgat TNI-AU Marsekal Pertama TNI Sugian- toro merupakan langkah maju bagi Ko- pasgat TNI-AU yang telah mampu me- WARS SOUP ** JAKARTA,Jan (BY). Semua orang tahu pantai Cilincing ditahun '50-an dan '60-an terkenal sebagai salah satu tempat rekreasi yang cukup 'nyaman' dengan ratusan pohon kelapa yang melabai-lambai tertiup angin laut. Tetapi pantai Cilincing yang 'nyaman' itu kini tiada lagi, wajahnya telah berubah akibat ulah manusia. Kabarnya pantai itu rusak akibat pengerukan pasir secara besar-besaran un- tuk suatu proyek besar di Jakarta, kemu- dian dilanjutkan oleh para nelayan yang sekedar mencari nafkah dari pengerukan pasir dipantai itu. Akhirnya menjelang kahir tahun 70-an Pemda Jakarta melarang pengambilan pasir di pantai Jakarta. Namun nasib pantai Cilincing tidak ter- tolong lagi, walaupun dengan larangan yang dikelurkan Pemda Jakarta dapat menghambat kerusakan yang lebih parah lagi, tetapi erosi dipantai itu tetap Kopasgat Cetak 81 Prajurit Penerjun Bebas Wa $20 Kenapa, Puisi Sedikit Sekali Peminatnya? menemukan rahasia bagaimana membiar- kan bahasa menggerakkannya. Tema-tema sajak Abdul Hadi terutama mengenai ke- sepian, kematian, dan waktu. Sajak- sajaknya banyak yang religius (ketuha- nan). Mula-mula ciri religiusnya bersifat Islam, namun kemudian ternyata lebih mendekati mistikisme Jawa, di mana dia mengembangkan bentuk-bentuk komuni- kasi personal antara "aku"nya dan per- son kedua, "engkau". kadang-kadang engkau jelas identifikasinya sebagai Tu- han, kadang-kadang kekasih si aku atau alter ego. Kadang-kadang Tuhan sama dengan hidup dan alam, jiwa dan univer- salitas kosmik." ABDUL HADI W.M. Jakarta, Jan. (BY).-- Jaksa JHW yang dihebohkan melakukan pemukulan terhadap dr Chandra KS dan Asen menginginkan masalah tersebut diselesaikan lewat pengadilan. Hal tersebut ia kemukakan kepada "Antara", hari Jumat menanggapi berita-berita di koran ibukota yang itu telah mengatakan jaksa melakukan pemukulan terhadap Chandra dan Asen. MEDITASL Komandan Jenderal Kopasgat Marsekal Pertama TNI Sugiantoro sedang menyematkan Wing Penerjun Bebas kepada salah seorang prajurit Kopasandha yang telah berhasil me- nyelesaikan pendidikan terjun bebas di Depolat Kopasgat. (FOTO DISPENAU). Berita tersebut tidak benar dan bohong, kata JHW yang didampingi pengacaranya O.C. Kaligis SH. Chandra dalam laporannya yang disampaikan kepada polisi dan Kejaksaan Agung baru-baru ini mengatakan, ia pada 22 Oktober 1982 dipukul oleh JHW akibat kesalah fahaman. BALAI POSTARA Sedangkan Bong Cin Sen alias Asen baru melaporkan tentang pemukulan atas dirinya oleh JHW setelah membaca berita pemukulan terhadap dokter tersebut. juga kegairahan untuk menjalankan pung- sinya masing-masing sebagai insan yang mempunyai kewajiban. Dan saya rasa ini pulalah sebetulnya manfaat yang jelas dari keberhasilan menikmati karya seni dalam bentuk puisi. Kita bicarakan kumpulan puisi Abdul Hadi kali ini, karena menurut banyak pen- gamat karya seni dalam bentuk puisi ini, Abdul Hadi adalah penyair yang senantia- sa berkembang. Dari buku sajaknya yang satu ke yang lain berikutnya nampak ia mengembangkan bakatnya dengan baik. Selain itu ia dikenal sebagai penyair yang- produktif, banyak hasil karyanya (proli- fik), dan puisi-puisinya beraneka ragam pula mulai dari puisi yang mistis dan su- fis, cinta, mbeling, protes sosial, suasana alam dan sebagainya. Prof. A. Teeuw dalam "Modern Indo- nesian Literature II", (The Hague, 1979) menulis:"Puisinya adalah puisi murni. Dia ABRI nyelenggarakan pendidikan bagi prajurit penerjun bebas ABRI secara terpadu. Pendidikan ke 81 prajurit ABRI ini dimu- lai awal Nopember tahun lalu dilangsung- kan dibeberapa tempat latihan antara lain- di Lanuma Sulaiman Bandung, Lanu Su- kani Jatiwangi dan Lanu Kalijati semuanya didaerah Jawa Barat. Penggunaan beberapa tempat latihan pe- nerjun bebas tempur bagi prajurit ABRI tersebut, dimaksudkan agar para prajurit lebih mengenal daerah-daerah baik daerah udara maupun wilayah serta masyarakat tempat latihan khususnya. Disampng itu Pantai Cilincing Yang Nyaman Kini Telah Tiada berlangsung dan kini sudah ratusan meter daratan pantai Cilincing tenggelam. Kepala Dinas Kehutanan DKI Jakarta Ir. Budiman Benyamin ketika dihubungi KNI dalam suatu kesempatan di Balaikota menjelaskan kerusakan suatu hutan pan- tai akan sangat berpengaruh terhadap ekosistem. Karena hutan pantai merupakan suatu ekosistem yang menunjang keseimbangan lingkungan yang dicirikan dengan man- faatnya seperti pelindung terhadap gelom- bang air laut, udang dan burung. Disam- ping itu juga hutan pantai berfungsi mencegah intrusi air laut ke darat. Jaksa JHW Harapkan Kasusnya Diselesaikan Lewat Pengadilan Menyinggung kerusakan pantai Cilin- cing dan Marunda, Ir. Budiman men- jelaskan bila suatu hutan pantai telah rusak maka banyak kerugian yang terus berkait. Tidak saja kahidupan satwa dipantai itu tetapi juga manusianya dan alam lingkungan akan rusak pula. Kerusakan pantai Cilincing dan Marun-, Halaman VII Asen dalam suatu keterangannya kepada wartawan 31 Desember 1982 menyatakan ia sekitar Juni 1980 telah dipukul oleh JHW, karena tidak mau mengaku apa yang dituduhkan oleh jaksa tersebut kepadanya. Apa yang dikatakan Teeuw nampak je- las dalam sebahagian besar puisinya yang terkumpul dalam buku kumpulan yang ki- ta bicarakan ini. Misalnya dalam puisinya: Meditasi' Labirin, Laut, Gerimis;' Di Ba- wah Bulan Yang Baru Muncul; dilnya. "..... Sakramenku ialah ketiadaan. Sa- hadatku perubahan yang terus menerus. Dan kota suciku ialah hati. Kalau di me- nara itu nanti kuteriakkan azan cacing- cacing akan berkumpul mendatangiku di waktu magrib bersembahyang berzikir mendoakan ketenteraman dunia yang ba- ru."Puisi Meditasi Bahagian IV. "Saya tidak memukul dr. Chandra. Saya hanya memegang kerah bajunya menanyakan kenapa terjadi pengeroyokan terhadap diri saya pada 22 Oktober 1982 itu", kata JHW. Religiusitas Abdul Hadi jelas bukanlah sesuatu yang persis yang berada dalam aja- ran suatu agama yang resmi, tetapi sesua- tu yang berada di "luar jalur" itu. Sebaik- nya kita tidak menghubungkannya dengan ajaran agama tertentu, cukuplah puisi itu sebagai puisi, dengan kesimpulan yang be- rada di luar jalur keagamaan pula". Kesimpulan di "luar jalur keagamaan" itu terasa amat diperlukan, bila kita mem- baca puisinya "Meditasi bahagian V" : "Tuhan, siapakah namaMu yang sebenar- nya? Dari manakah asalMu? Apakah ke- bangsaanMu? Dan apa pula agamaMu?" Kemudian diteruskannya dengan:"Ma- nusia begitu ajaib. Mereka pandai benar membuat ratusan teori tentang Aku den- gan susah payah. Tapi siapa Aku yang se- benarnya aku sendiri pun tidak pernah ta- hu siapa sebenarnya Aku, dari mana dan sedang menuju kemana. "(Nurmimi Tjun- ty Velley's). Menjawab pertanyaan tentang usaha Pemda Jakarta untuk mengatasi kerusakan pantai Cilincing, Ir. Budiman Benyamin menjelaskan Pemerintah DKI Jakarta telah memprogramkan penghutanan kembali pantai Cilincing itu melalui Dinas Kehutanan. Manurut Ir. Budiman penghutanan kembali pantai Cilincing tidak semudah menghutankan daratan. Karena jenis-jenis tanaman hutan pantai seperti Bakau dan Api-Api tidak bisa sembarang ditanam, jenis-jenis tumbuhan itu memerlukan A kadar garam tertentu. Artinya bila datang pasang/tanaman itu terendam dan bila surut harus benar-benar surut dan tanaman itu tidak terendam lagi.an Sedang kondisi pantai Cilincing sekarang tidak memungkinkan untuk ditanam jenis-jenis tumbuhan hutan pan- tai. Untuk pantai Cilincing langkah per- tama harus dibuatkan 'Curucuk' (bambu- bambu yang ditancapkan). Dengan cara itu lumpur yang ada dipantai sekarang tidak akan hanyut terbawa ombak dan lama kelamaan endapan lumpur akan makin banyak dan bila pasang surut air laut sudah normal kembali dipantai itu. maka kondisi yang demikian itu dapat Pada malam tersebut JHW datang dimungkinkan untuk menghutankan kem- ke rumah Chandra guna bali pantai Cilincing. menyelesaikan masalah kesalah Ketika didesak, tentang usaha fahamamantara kedua mereka itu. Namun setelah JHW masuk ruang tamu dokter tersebut, tampak berada di tempat tersebut antara lain ayah Chandia donkeponakannya. penghutanan kembali pantai Cilincing, Ir. Budiman Benyamin menjelaskan tidak lama lagi, karena masalahnya sudah dianggarkan. Karena dengan adanya hutan pantai yang terpelihara akan banyak manfaat yang diperoleh yang pada akhirnya lokasi itu akan menjadi obyek rekreasi, pen- didikan dan dapat ditumbuhkan cinta alan bagi murid-murid sekolah maupun warga kota lainnya. (KNI). "Begitu saya masuk, mereka teriakkan saya maling sehingga saya terpaksa lari ke rumah pak Muhammad Tabli", ucapnya. (Ke halaman X) dimaksudkan pula untuk sekaligus mem- berikan kesempatan kepada para prajurit penerjun bebas tempur ABRI untuk ber- gaul dan manunggal dengan masyarakat tempat latihan. Pemilihan Lanu Kalijati daerah Subang se- bagai latihan dimaksudkan pula sebagai upaya pengembangan Depolat Pasgat yang nantinya akan menggunakan Lanu Kalijati sebagai pusat latihan Pasukan TNI AU khususnya Kopasgat. Danjen Kopasgat TNI AU Marsekal Pertama TNI Sugian- toro dalam pesannya kepada prajurit pe- nerjun bebas ABRI tersebut antara lain menyatakan bahwa pendidikan dan latihan terjun bebas itu dimaksudkan untuk mem- bekali para prajurit dengan suatu kemam- puan mobilitas daya tempur yang tinggi baik perorangan maupun kesatuan. Seba- gaimana diketahui terjun bebas bukan sa- ja menjadi salah satu cabang olahraga dir- gantara, tetapi juga merupakan salah sa- tu ketrampilan tempur dan mobilitas yang tinggi bagi prajurit yang sangat dibutuh- kan bagi pelaksanaan tugas-tugas Pertaha- nan dan keamanan. Karenanya kemam- puan bebas terjun ABRI ini akan terus di- kembangkan dan ditingkatkan melalui latihan-latihan yang lebih insentif dan se- makin berat, kepada para prajurit pener- jun bebas ABRI dipesankan agar dengan bertambahnya penonton menjadi lebih de- wasa dalam berpikir, bersikap, bertingkah laku dan bertindak baik dalam pelaksa- naan tugas sebagai prajurit Sapta Marga maupun dalam kehdiupan sehari-hari me- nyandang predikat prajurit penerjun bebas tempur ABRI berarti mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih berat dari sebelumnya. Karenanya kemapuan yang telah dipero- leh dengan latihan yang berat itu harus se- nantiasa dipelihara dan ditingkatkan seca- ra teru smenerus. (tuti). da bisa terlihat, hampir semua pencari ikan dengan alat pancing suka ketengah. Karena dipingir pantai sudah tidak ada ikan besar yang mendekat, hal ini akibat lingkungan satwa itu rusak. Bila hutan pantai itu terjaga kelesatariannya, maka di tempat itu akan berkembang ikan-ikan kecil dan udang, dengan demikian maka ikan-ikan besar akan tertarik ketempat itu untuk memasangnya. Hal ini akan mengun- tungkan para pencari ikan, mereka tidak perlu harus ketengah bila ingin meman cing ikan,kata Ir. Budiman.