Tipe: Koran
Tanggal: 1983-01-08
Halaman: 12
Konten
Berita Yudha 8 Januari 1983 - Rawinala mengakibatkan/mengalami be berapa perubahan, yaitu kalau berjalan mengalami kesulitan tidak seperti layaknya kita semua yang normal yang melangkah maju, tetapi bagi Diah ber- jalan mundur. Sabtu, Tidak sampai disitu saja, penderitaan Diah, sebab badannya makin lama makin membungkuk, dan masih banyak lagi hambatan-hambatan yang harus dia hadapi/alami. Biarpun demikian dia penuh kegembiraan, hari-harinya dilsinya dengan bercanda sesama teman maupun dengan para pengasuh. Meskipun untuk berkomunikasi agak sulit sekali, seperti beo apa yang ditanyakan itu saja yang dijawab. Yusef seorang anak yang dilahirkan dari keluarga kurang mampu ini mem- punyai cita-cita menjadi penyair yang daya terkenal. Melihat vocalnya dan ingat yg tajam kemungkinan besar anak ini dapat mewujudkan cita-citanya. Disamping itu kemahirannya didalam membawakan Harmonika benar-benar mengundang perhatian setiap orang yang mendengarkannya. Yesus Datang merupakan salah satu puisi yang dibawakan Yusep dengan baik sekali sewaktu penulis berkunjung kesana dalam rangka aksi sosial warga kristen Perumnas Klender, Desember kemarin. Kata demi kata ia lontarkan dengan penuh perasaan. Didalam rangka peringatan Natal yang diadakan Rawinala Yusep bertin- dak sebagai pembawa acara, dengan suara lantang lemah lembut dan penuh keyakinan pada diri sendiri, ia telah mengundang banyak orang tak percaya bahwa ia seorang anak yang mem- punyai cacat mentai. Bagaimana tidak, gaya dan tekanan suaranya sewaktu membawakan acara merupakan perpaduan antara gayanya Edy Sud dalam acara Aneka Safari dan suaranya Sambas sewaktu mem- bawakan acara dari desa kedesa. acara TV RI Berbicara lebih dalam lagi mengenai anak ini, ia masuk ke Rawinala melalui Panti Asuhan Fisensius Jakarta dan sekarang ia telah menjadi anak Yatim. Menurut para pengasuhnya dia merupakan satu-satunya anak yang mempunyai kelebihan dibanding dengan anak-anak seangkatannya. Pantas banyak orang yang kagum padanya. 333 Sabtu, 8 Januari 1983. 16.30 Cerita Untuk Anak. 17.00 Berita Nusantara. 17.15 Daerah Membangun. 17.30FS: Jonny Quest judul: Bajak Laut. 17.55 Cepat Tepat (SMTA) peserta: SMAN Cibinong SMA Budhi Warman Jakarta. SMA Pembangunan Bandung. 18.20 Riang Ria 18.35 Bianglala Dunia Ilmu 19.00 Siaran Berita 19.35 Bahasa Inggris Untuk Anda tema: Where can I get it? Oleh Ny Nisrina Nur Ubay. 20.10 Percapakan Malam Minggu. 20.35 Fragmen. 21.00 Dunia Dalam Berita 21.30FS: Bewitched Judul: That was no chick, that was my wife. 21.55 Musik Malam Minggu. 22.25 Berita Terakhir. 22.30 Film Cerita Akhir Pekan. 00.03 Tutup. Minggu, (pagi-siang) 9 Januari 1983. 08.00 Selamat Pagi Indonesia. 09.00 Olah Raga Dari Studio II. 11.00 Sari Berita Sepekan 11.15 Film Boneka "Si Unyil" 11.35 Album Minggu Ini. 12.05 Acara untuk Keluarga 12.35 Film Cerita Minggu Siang 13.25 Tutup. "Ini dari tadi mobil kok ngoar-ngoer terus". "Pak Yatiman kalau mengendaral mobil tak pernah sembrono." Begitulah lontaran pertama Yatiman dalam membawakan lawakannya yang tak kalah lucunya dengan Bagio atau Diran. Bakat melucunya itu telah dikem- bangkan dan mendapat menyaluran yang sewajarnya selama di Rawinala. Menjawab pertanyaan BY siapa yang mengarang jalannya ceritera lawakan- nya itu, ia mengatakan ia sendiri yang mengarang dan dikompromikan dengan teman-temannya. Memang Yatiman merupakan penghuni Rawinala yang pa- ling banyak bercanda dan disenangi oleh teman-temannya, terutama Diah anak yang malang itu. bakat Disamping mempunyai melawak, Yatiman yang setiap harinya dipanggil kang Timan itu juga mem- punyai bakat seni musik, dimana ada kang ada Timan disitu pula Harmonikanya. Harmonika kesayangannya itu tak per- nah istirahat, setiap saat selalu mengalunkan nada-nadanya. Hal ini dapat penulis rasakan, dimana selama penulis berkumpul dengan anak- anak Rawinala, selama itu pula Yatiman meniup Harmonikanya. Disaat Yusef melontarkan puisinya, Yani ketika mem- bawakan sajak "Yasus Lahir," Sari ketika menyanyikan lagu "Bunga Mawar" atau Heru yang menyanyikan "Yesus itu satu-satunya", Yatiman selalu mengiringi dengan lembutnya. Tidak sampai disitu saja kemahiran Yatiman dalam memainkan Har- monikanya, ia dapat merobah dengan cepatnya suatu lagu ke lagu lain atau masuk didalam tengah-tengah lagu yang dibawakan oleh teman-temannya. Yatiman memang anak yang berbakat dalam bidang seni. Ditanya siapa yang mengajarinya, ia menjawab "Dari sononya om". Dari sekian banyak anak-anak Rawinala yang paling beruntung adalah Remon, anak ini dilahirkan di Maluku, dan masuk ke Rawinala tahun 1980 diantar oleh saudaranya. Melihat sepak terjangnya, siapa yang mengira bahwa dia adalah anak yang mempunyai cacat ganda, dan baru satu tahun menikmati Fungsi Minggu, (sore-malam) 9 Januari 1983. 16.30Gemar Menggambar oleh Tino Sidin. 17.00 Berita Nusantara. 17.15 Daerah Membangun. 17.30FS: Wattoo Wattoo Judul Asli 17.55 Aneka Ria Anak-Anak: bersama SD Kebu Gedang Utara, SD Melania, Sgr. Dewi Puspa, RS Mekar Wangi. 19.00 Siaran Berita. 19.35 Bianglala Dunia Ilmu. 20.10 Fragmen oleh Sanggar Kencana. 20.35 Mimbar Agama Kristen Katolik oleh Sanggat Prathivi. 21.00 Dunia Dalam Berita. 21.30FS: The Big Valley. 22.25 Berita Terakhir. 22.30FS Aneka Ria TVRI 23.23 Tu p. Dari Hal. I kontrol tidak hanya berarti tercermin dalam angka2 saja, tapi juga di dalam perencanaan pembangunan", demikian diingatkan. Krissantono melihat potensi yang ada menyatakan optimis terhadap pelaksa- naan pembangunan. Tidak perlu pesimis, katanya. Asal kita betul2 effi- sien dalam melakukan perencanaan itu. Kemudian potensi yang ada, ditunjang semangat menurut perkiraannya, kita akan mampu meningkatkan pem- bangunan. Atau sekurang2nya paling jelek mempertahankan kondisi. Sementara itu rekan Krissantono dari Fraksinya, Ir. Tati S.Sumiamo mengakui peran kontrol dari DPR perlu adanya suatu peningkatan kwantitatip dan kwalitatip. Ini dalam rangka pelaksa- naan atas suatu rencana yang tepat. Sehingga dana yang tersedia dan dikaitkan dengan situasi yang ada, peng- gunaan dana bisa terarah. "Oleh karenanya peranan kontrol DPR harus ditingkatkan", katanya kepada BY di ruang Komisi X-FKP. Bekas anggota F-KP, Anak Agung Raka Netera mengatakan fungsi kontrol DPR dihadapkan kepada situasi ekonomi sekarang semakin berat. Karena bagi DPR harus benar2 dapat keyakinan, se- jauh mana pendapatan negara dapat ter- wujud. Untuk mendapat keyakinan itu, DPR diharapkan memiliki kemampuan menguji kenyataan2 yang ada. Inilah sebabnya tugas DPR lebih berat. Demikian Raka Netera. Pilihan Setan Kepada BY, Raka, bekas anggota Komisi VI periode yl. itu mengatakan masih cukup optimis menghadapi perkembangan ekonomi. Karena masih tersedia kekayaan sumber alam yang belum digunakan sebagaimana mestinya. "Semangat dan tekad cukup besar, maka tidak bisa pesimis menghadapi kesinambungan pem- bangunan ini. Karena masih banyak kekayaan2 yang belum diolah sebagaimana mestinya untuk. menghadapi resesi", kata Raka Netera. Sumber lain "BY" dalam memberikan pandangan mengenai kontrol ini mengemukakan, yang paling penting adalah sistim kontrol yang mantap. Dengan sistim yang mantap itu, maka meskipun seorang anggauta DPR berada di Jakarta, la tetap memperoleh informasi-informasi dari segala penjuru tanah-air. Tampaknya sistim kontrol ini lah yang perlu ditata sebaik-baiknya. (R-25),- Berita Yudha Indahnya lingkungan dimana ia berada, walaupun hanya sebelah mata saja. Remon masuk ke Rawinala tidak di- singkirkan oleh kedua orang tuanya yang sekarang berdiam di Ternate, tetapi diharapkan dengan masuknya ia ke la menimba Rawinala dapat pengetahuan yang kelak dapat berguna bagi Nusa dan Bangsa khususnya bagi keluarganya. 131 Melihat perkembangan didiri Remon kemungkinan besar harapan kedua orang tuanya terlaksana, bagaimana tidak, Remon sekarang mengalami perkembangan yang sangat pesat sekali setelah dapat melihat seperti orang nor- mal. Didalam dunia pelajarannya, Remon tak kalah dengan anak-anak normal. Tulisannya begitu bagus, rapi dan bersih, Matematika Remon selalu men- dapat nilai 8 atau 7. "Ini merupakan angka yang terbaik bagi anak-anak disini" kata seorang pengasuh yang tak mau disebut namanya. Untuk natal tahun 1982, yang diadakan di Rawinala, Remon duduk dalam panitya kecil-kecilan, dengan perasaan bangga ia menceriterakan: "Om, Nafalan kemarin Remon yang bikin acara, Remon yang ngatur se- muanya,aduh ramai sekali om, kita isi dengan nyanyi-nyanyian, deklamasi dan lawak oleh group lawak Rawinala." Berbincang-bincang dengan Remon memang sungguh mengasyikan. Remon banyak berceritera tentang dirinya, pengalamannya dan cita-citanya. Remon bercita-cita ingin menjadi pemain sepakbola terbaik seperti Maradona. Menjawab pertanyaan BY apa sebabnya la tertarik dunia sepak bola, ia men- jelaskan melalui sepak bola Remon ingin mendarma baktikan dirinya untuk negara. "Saya ingin sepak bola In- donesia tidak terus-terusan kalah Oom". Katanya serius. Bercanda dan berbincang-bincang dengan anak-anak Rawinala kita bisa lupa akan kesibukan sehari-hari yang memakan tenaga dan pikiran. Sungguh- sungguh kita dapat keluar dari keramaian dan kebisingan kota Jakarta. Begitu tenggelamnya penulis didalam dunia anak-anak Rawinala sampai- sampai lupa bahwa hari telah jauh siang, dimana anak-anak harus istirahat, tidur siang. "Semua usaha Badan Pengurus kami landaskan dengan yakin sepenuhnya, bahwa Allah yang Maha Pemurah akan memberkati usaha pelayanan kasih ini dengan penuh rasa syukur atas berkat yang telah kami lihat dalam kehidupan di Rawinala selama ini" Kata Ny. Wismoady Wahono sambil menyalami Jakarta atau membeli truk baru dengan kapasitas angkut yang lebih besar. Laporan sopir itu, menurut penilaian Pak Domo, membuktikan bahwa operasi tertib benar benar membawa manfaat. Dalam pertemuan pers Jumat dinihari di Balai Wartawan Departemen Hankam seusai peninjauan itu, Sudomo mengatakan dilakukannya operasi tertib khususnya "uji petik" di jembatan tim- bang akhir akhir ini adalah untuk pungli, menghilangkan menyederhanakan birokrasi dan mem- praktekkan "open management" (pengaturan terbuka). Khusus mengenai pungli ia menyatakan adalah interaksi dua pihak. "Jika masyarakat mau melaporkan ter- jadinya pungli, segalanya akan menjadi mudah", katanya. Oleh karena itu ia mengajak masyarakat agar berani melapor jika mereka terkena pungli. Yang penting, katanya berulang kali, bagaimana memulihkan kesadaran hukum masyarakat. Khusus mengenai pungli di jalanan, ia menandaskan kalau perlu "uji petik" dilakukan tiap hari. Tinggal mana yang lebih tangguh, pemerintah yang terus menerus mengadakan penertiban ataukah orang orang yang memanfaatkan kesempatan itu. 6140. Wajib lapor kekayaan Atas pertanyaan mengenal wajib lapor kekayaan pejabat pemerintah eselon tertentu, Pangkopkamtib Sudomo menyatakan bahwa bersama Menteri Negara Penertiban Aparatur Negara Sumarlin dan Sekretariat Negara, ia mendapat wewenang dari Menteri Keuangan All Wardhana untuk mengecek hal itu. la juga menyatakan selama ini para pejabat eselon tertentu itu secara jujur mencatatkan kekayaan nyata yang dimilikinya. "Pengecekan akan terus dilakukan", katanya. Atas pertanyaan mengenai refung- Ivan "Jesus, segera bersihkan lalu lintas dari wilayah yang dimaksud, cepat. Dan segera hubungi Schiphol. Tidak boleh ada penerbangan komersial, penerbangan pesawat pribadi, pengam- bilan gambar dari heli. Segara kerjakan. Gelder Menghadapi mik menjawab. "Mengerti, Kapten Larsen. Ada lagi?" "Ya," terdengar jawaban, "Tidak akan ada kontrak radio dengan Freya hingga jam dua belas ratus. Pada saat itu Freya akan memanggil anda kembali. Saya ingin bicara langsung pribadi dengan Perdana Menteri Belanda dan Dubes Jerman Barat. Kedua orang itu harus hadir. Selesai." Dari Hal. I BY sewaktu mohon pamit. BY meninggalkan gedung Rawinala dengan kesan yang terselip dalam hati, Hay anak Rawinala, engkau pejuang bangsa, kau cetuskan dalam karya, menyatakan dirimu tunas bangsa. Walau siang dan malam sama dalam kehidupanmu, tekad untuk hidup pada dirimu tetap membara. Tak dapat kau menangis walau han- cur luluh hatimu, menjeritpun kau tak kuasa, hanyalah termanggu-manggu sendiri. Tiada dendam yang kau cetuskan hanyalah karyamu yang bicara. Wahay anak Rawinala tabahkanlah hatimu, hadapilah se- muanya ini sebagai sandiwara. : THE DEVIL'S ALTERNATIVE Suara mikrofon berhenti. Dianjungan kapal Freya Drake mengambil mik dari tangan Larsen. Kemudian dia memberi Karangan : FREDERICK FORSYTH isyarat untuk kembali kekabin. Setelah Saduran Bebas: SADAWI mereka duduk dengan antara meja selebar tujuh kaki, Drake meletakkan pistolnya di atas meja dan menyan- darkan diri kebelakang. Larsen meman- dang kepada oskilator yang masih menempel diikat pinggang teroris. "Apa yang kita kerjakan sekarang?" tanya Larsen. Dan gedung yang begitu adanya, ser- ta suasana yang demikian, seperti se- jalan dengan apa yang terdapat didalam- nya, yaitu insan-insan yang mem- butuhkan kesabaran dan ketekunan dari para pengasuhnya yang dituntut penuh dedikasi untuk mewujudkan manusia yang kelak berguna bagi masyarakat, khususnya bagi keluarganya. [Selesai]. Beberapa Dari Hal. I lama yang masuk yang menyatakan bahwa keadaan air cukup membahayakan", kata petugas ditempat itu. Situasi di pintu-pintu air Depok dan Manggarai juga masih normal. Untuk melayani warga masyarakat dari ancaman bahaya banjir Pemda DKI Jakarta menempatkan para petugasnya pada pos2 Kopro pengendalian banjir di kelima wilayah dan mereka bertugas selama 24 jam penuh secara bergiliran. Melalui sistem ini, keadaan air bisa diketahui sedini mungkin sehingga bila terjadi bahaya banjir warga masyarakat khususnya yang berada di lokasi2 rawan banjir bisa bersiap-siap. Bahkan dalam upayanya menang- gulangi banjir ini Pemda sudah memper- siapkan aparat2 nya dengan melibatkan dinas2 sosial, kesehatan, kebakaran dan unsur keamanan termasuk unsur kepoli- sian. Perahu2 karet serta pesawat Helikopter pun sudah disiapkan untuk membantu masyarakat bila keadaan memaksa. Dinas sosial, dalam persiapannya juga menyediakan bahan pangan dan sudah disalurkan ke wilayah2, semen- tara Puskesmas khususnya di daerah rawan terus siaga selama 24 jam guna menolong warga, demikian pula aparat2 lainnya. Dari Hal. I dengan tandas dalam perundang- sionalisasi SIM dan STNK dari polisi ke DLLAJR, ia menyatakan hal itu masih berupa gagasan dan masih memerlukan bahasan untuk tingkat tinggi pelaksanaannya. Namun menyatakan, undangan yang berlaku tak ada dinyatakan bahwa tugas polisi Republik Indonesia termasuk mengurusi soal SIM dan STNK. Dengan demikian refung- sionalisasi ke DLLAJR itu sebenarnya mengembalikan sesuatunya pada kedudukan yang sebenarnya. Atas pertanyaan mengenai pajak la menyatakan apakah yang mengurus SIM dan STNK itu polisi atau DLLAJR, pajaknya tetap masuk ke kas pemerin- tah daerah. Dengan demikian tak meng- ganggu atau mengurangi pendapatan pemerintah daerah, katanya. ia "Hampir 20 persen tenaga polisi digunakan untuk melayani STNK dan SIM", katanya. la menandaskan yang penting adalah kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan yang berlaku. Amankan Dari Hal. I mengabdikan dirinya untuk nusa dan bangsa. Menteri tiba di Semarang Jumat pagi setelah terbang dari Bandung pada su- buh. Dari Semarang menteri terbang ke Surabaya untuk memberikan briefing se- rupa kepada jajaran ABRI se-Garnizun Surabaya. Setelah itu siang harinya la beserta rombongan bertolak ke Ujungpandang. Ikut serta dalam rombongan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. E. Jusuf dan staf, KASAD Jendral TNI Poniman, Ke- pala Staf Operasi Hankam Letjen TNI HI- mawan Sutanto serta Pangkostranas Marsekal Muda TNI Rusman, dan Pang- kohanudnas Marsekal Muda TNI Iskandar. Dirjen lain untuk meningkatkan ekspor non minyak dan gas bumi. Menlu menjelaskan, meskipun kea- daannya demikian tetapi Presiden menegaskan kegiatan pembangunan tidak boleh berhenti. "Di sinilah saya melihat pentingnya peranan hubungan ekonomi luar negeri", katanya. Menlu menegaskan dengan berbagal upaya dan daya kita harus dapat Presiden melaksanakan tersebut, sesuai dengan bidang tugas kita. amanat Karenanya ia menganggap tahun 1983-84 ini merupakan tahun yang penuh tantangan dan memerlukan jawaban yang tepat. Tapi tahun 1983-84 juga merupakan tahun yang teramat penting, karena merupakan tahun terakhir sebelum kita memasuki Repelita IV, tambahnya. Surat Keputusan Bersama Dalam menghadapi keadaan yang rumit itu pada tahun 1982 telah dikeluarkan Surat Keputusan Bersama antara Menteri Luar Negeri dengan Menteri Perdagangan dan Koperasi, ten- tang pembentukan Pusat Promosi Per- dagangan Indonesia pada Perwakilan Perwakilan RI di luar negeri. Pusat-pusat itu, menurut Mochtar, mempunyai tugas melakukan pelaksa- naan teknis kegiatan promosi per- dagangan di luar negeri dalam rangka meningkatkan ekspor barang dan jasa di luar minyak dan gas bumi. Menlu juga menegaskan perlunya digalang hubungan kerjasama ekonomi dengan sesama negara berkembang, dalam menghadapi perekonomian dunia sekarang. Dalam rangka mendukung kegiatan- kegiatan RI di fora internasional, antara lain dalam berbagai forum dialog Utara- Selatan ataupun dialog (kerjasama) an- tara negara berkembang untuk mewu- judkan Tata Ekonomi Dunia Baru masih banyak yang harus dilakukan, ujarnya. SUNARDI D.M. 16 Ditegaskan pula dalam menghadapi keadaan perekonomian dunia yang kurang menggembirakan itu juga sangat bermanfaat apabila Indonesia lebih ber- paling ke wilayah negara-negara Asean. Dengan semangat gotong-royong Asean kita akan dapat menanggulangi bersama keadaan yang juga menimpa negara-negara Asean lainnya, katanya. "Kita menunggu," jawab Drake, "sementara seluruh Eropa pada sibuk." "Mereka akan membunuhmu. Kau tahu akan hal itu," kata Larsen. "Kau telah berhasil menguasai kapal, tetapi kau tidak akan berhasil selamat keluar sini. dari Mereka boleh saja melaksanakan tuntutanmu. Tetapi setelah itu selesai maka mereka akan menantimu." "Impian yang kau dambakan, apakah sesungguhnya yang kau maksud?" "Ukraina merdeka," kata Drake tenang. "Yang akan dapat dicapai hanya dengan pemberontakan rakyat dari berjuta-juta rakyatnya." "Saya tahu," jawab Drake. "Kema- tian tidak menjadi soal bagiku. Tentu sa- ja saya akan berjuang untuk hidup. Dan sebelum saya mati saya akan mem- bunuh, sebelum mereka berhasil meng- gagalkan proyekku." "Kau menginginkan sekali kedua terhukum itu dibebaskan, kan?" "Di Soviet Uni?" kata Larsen. "Tidak mungkin. Itu tidak akan terjadi." "Bisa," bantah Drake. "Bisa saja. Itu pernah terjadi di Jerman Timur, di Hongaria, di Cekoslowakia. Namun pertama-tama harus dapat meyakinkan kepada jutaan rakyat saya, tentang "Ya, amat sangat. Saya tidak dapat pikiran mereka bahwa mereka tidak menjelaskan mengapa, dan kalau saya akan berhasil dan bahwa penjajah itu tak jelaskan kau tokh tidak akan bisa dapat dikalahkan, harus dapat kita memahaminya. Tetapi telah bertahun- hapuskan. Jika keyakinan itu sudah tahun tanah air saya diduduki, rakyat didapat, sekali mereka sadar, maka pin- saya dikejar-kejar, dipenjarakan, tu air akan terbuka lebar dan mereka dibunuhi. Dan tak seorangpun yang akan melanda penjajah sebagai banjir menggubrisnya. Sekarang saya hanya bandang." mengacam keselamatan satu orang sa- ja, atau memukul Eropa barat dipusat- nya, dan kau akan melihat apa yang "Tidak seorangpun yang akan mempercayainya," kata Larsen. "Memang tidak, terutama disini, di Keadaan yang dihadapi ini juga merupakan batu ujian sampai sejauh mana kerjasama dan kesetiakawanan Asean telah terpadu, demikian Menlu. Upacara pelantikan ini dihadiri oleh para pejabat tinggi Deplu dan Dirjen Pariwisata Joop Ave. Atmono Suryo lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 18 Nopember 1925. la berpendidikan Fakultas Politik dan Ilmu akan mereka lakukan. Tiba2 dianggap- nya ini suatu kekacauan. Bagi saya, pen- jajahan, penindasan dan perbudakan ditanah air saya, inilah yang saya ang- gap kekacauan." Gubernur pelaksanaan tugas tugas gubernur itu bukan satu satunya pertimbangan yang diperlukan oleh negara dalam menetapkan keputusannya. Barets Jud Srikand belaja mas SUKAR M Irjen Pratiknyo menyatakan, hasil pemeriksaan dan evaluasi pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan di daerah bersangkutan, bahkan akan digunakan sebagal petunjuk dan pengarahan bagi gubernur baru yang akan bertugas. Irjen Depdagri itu menyebutkan tiga kriteria digunakan dalam pemeriksaan, ialah menyangkut aspek kepemimpinan gubernur, aspek keberhasilan men- jalankan tugasnya dan aspek ketaatan pada peraturan dan perundang- undangan. Aspek kepemimpinan, menurut dia merupakan segi penilaian yang tersulit. Dalam hal itu, digunakan batasan "Kepemimpinan Pancasila". Sikap yang mencerminkan ketakwaan kepada 0leh BUKU-BUKU WAYANG Penerbit SUNARDI BM 1. ARJUNA KRAMA 2. SUMBADRA LARUNG 3. SRIKANDI BELAJAR MEMANAH 4. BARATA YUDHA 5. RAMAYANA 6. ARJUNA SASRABAHU Telpon Arjuma Krama SUNARDI OM 2 Barat. Memang aneh. Orang2 Barat dapat mengatakan bahwa perhitungan saya salah. Tetapi di Kremlin lain. Mereka mengetahui dengan pasti, bahwa perhitungan saya adalah benar." "Dan untuk ini...pemberontakan rakyat, kau bersedia untuk mati?" "Kalau harus.Memang itu adalah im- pian saya. Saya lebih mencintai tanah airku dan rakyatku dari pada kehidupanku sendiri. Itulah keuntungan saya. Kalau disini, didalam radius seratus mil dari sini, tak dapat seorangpun yang mencintai sesuatu lebih dari pada hidup- nya sendiri." Dari Hal. I Pengetahuan Sosial New York University. Setelah bertugas di bagian ekonomi perwakilan-perwakilan RI di luar negeri, Oktober 1955 Atmono Suryo diangkat menjadi pegawal tingg Deplu. la pernah menjadi Dubes RI di Brussel merangkap MEE dan di Jenewa sebagal Kepala Perwakilan Tetap RI di PBB. Atmono Suryo berkeluarga dan mem- punyai tiga anak. Sedangkan Adiwoso Abubakar dilahirkan di Semarang 15 Agustus 1925, berpendidikan Fakultas Hukum Ekonomi Sosial Politik jurusan hubungan internasional universitas Gajahmada. Adiwoso Abubakar pernah menjadi Dubes RI di Brazil dan Direktur Hubungan Perdagangan Internasional Deplu. la berkeluarga dan mempunyal enam anak. : SUNARDI D.M. : P.N. BALAI PUSTAKA membuat Hari kemarin, mungkin Thor Larsen dapat mengerti apa yang dimaksud oleh pejuang fanatik ini. Tetapi sekarang ada sesuatu yang tumbuh dalam dirinya, yang dirinya sendiri tercengang. Didalam hidupnya dia belum pernah menginginkan untuk membunuh orang ini seperti sekarang. didalam benaknya timbul bisikan yang mengatakan: "Saya tidak peduli tentang impianmu mengenai Ukraina, Mr Svoboda. Tetapi kamu tidak akan saya biarkan membunuh anak buahku dan menghancurkan kapalku." Dari Hal. I Tuhan Yang Maha Esa, memiliki kewiba- waan, kejujuran bijaksana, mengayomi, memiliki sikap mawas diri dan penuh rasa tanggung jawab terhadap tugasnya. Di samping itu, turut dinilai kemam- puan mendorong masyarakat ikut terlibat dalam kegiatan pembangunan, mampu meningkatkan kerjasama dengan Muspida, DPRD, serta kemam- puan meningkatkan koordinasi an- tarinstansi. Sejauh mana gubernur mam- pu mengemban fungsinya selaku ad- ministrator pemerintahan, pem- bangunan dan kemasyarakatan, merupakan segi segi penting yang akan dinilai di antara sekian sektor yang akan diperiksa. Demikian Irjen Pratiknyo. Guna keperluan pengumpulan infor- masi yang lebih luas, tim Itjen Depdagri juga melakukan dialog bersama Muspida, DPRD, pembantu gubernur seperti Bappeda dan Irwilda, serta lem- baga lainnya. 014/TK/BY/1-83 SUNARDI DA Ongkos kirim : 10% Pesanan pada : P.N. BALAI PUSTAKA Halaman XII 10 ARJUNA SASRABAHU SUNARDI DM. RP. 2250.- RP. 1400.- RP. 1600.- HABIS RP. 3175.= RP. 3975.- JL DR WAHID IN NO.1 JAKARTA : 362981 Di Felixstowe diwilayah Suffolk, Ing- gris, seorang perwira satuan pengawal pantai (coastguard) dengan cepat men- inggalkan radio pantai-nya dan menuju kepesawat telpon. "Sambungkan saya ke Departemen urusan Lingkungan Hidup (Department of the Environment) di London," katanya kepada operator tilpon. "Oh tuhan, ini kali orang2 Belanda itu mengalami kesulitan sendiri," kata wakilnya yang ikut mendengarkan per- cakapan antara Freya dengan pengawas Maas. "Tidak hanya mereka saja," sahut perwira senior. "Lihatlah peta itu." Pada dinding terpampang peta maritim dari bagian selatan Laut Utara dan ujung utara dari Channel ggris. Kelihatanlah disitu bahwa pantai Suffolk letaknya presis berhadapan dengan kuala sungai. Maas. Dengan tinta cina dia membuat silang tanda posisi dari Freya. Dia terletak presis ditengah- tengah antara kedua pantai. (Bersambung) Berita Yudha PEMBINA: Tjokropranolo. Pemimpin Umum : Sunardi DM. Wakil Pemimpin Umum : Drs. Parwoto. Direktur Pelaksana : Drs. Bagio Purwantho. Penjab/Pem. Red.: Sunardi DM. Wakil Penjab/Pem. Red. I: Drs. Parwoto. Wakil Penjab/Pem.Red. II/Red. Pelaksana: Carlos Alma Vega. Wakil I Red, Pelaksana: H. Endang Achmadi. Wakil II Red. Pelaksana: Dan Suwaryono. Dewan Redaksi : H. Endang Achmadi - - Harkam Efendi- Dan Suwaryono - Djumaryo-Soegijanto - HM. Mangol - Mugianto - Ngatidjo Mw. - Moed Avianto. STAF REDAKSI: Bobby Monka Jr. - Ratino - Casmo T.-H. Ansor Fahiem- Nardi Sahib Sam Lantang - M. Darwud Atmodiwiryo - Junus Inuhan - Amiruddin Nasution - Bob Silitonga - Nurmimi Tjunti V. - Sunaryatmo - Jasidi Iskandar - Supriyadi BA -Yatim Kelana -Taty Permadi-Eko Suksmantri - Azwir Tanjung - Rafles Chap-Gus- nadi S. - Cosmas Sumono P. Wartawan Photo: Djumaryo (Ka) - M. Saleh - Djoko Susanto - Waskito Mirmanto - Wagiman S. - Diding Kussuwardjo. Penerbit: YAYASAN "PARIKESIT". Izin Terbit: No. 001 190/SK/Dir. PP/SIT/1971. Tarip Iklan: Umum Rp.1.500,-/mm kolom; Keluarga Rp.1.000,-/mm; Khusus Rp.1.000,-/mm; Film/mm Rp. 1.000,-; Iklan Mini: 1 baris (25 huruf) Rp. 1.000,-; minimum 2 baris, maksimum 10 baris. BANK: BRI Keb. Baru No. 31-51-1276. BBD Keb. Baru No. 1110-03440 Giro Pos No. A 12770. Dicetak Oleh : P.T. ANEM KOSONG ANEM. Alamat/Redaksi/Tata Usaha/Bag. Iklan Gedung AKA Lantai II JI. Bangka No. 2 Tlp. 794507 pst. 65 s/d 70 dan 796260 JAKARTA SELATAN.-
