Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1983-04-16
Halaman: 05

Konten


Berita Yudha Sabtu, 16 April 1983 Menteri Tenaga Kerja Sudomo ketika meninjau BLKI Pasar Rebo, yang merupakan salah satu sarana untuk mendidik tenaga kerja trampil di DKI Jaya. (Foto: Yudha/R.19) Binaguna DKI Siap Mengirimkan Tenaga Terampil Keluar Jawa Jakarta, April (BY). Kanwil Binaguna DKI Jaya siap mengirimkan tenaga trampil ke luar Jawa bila ada perusahaan yang memerlukan. Demikian dikatakan Kepala Kanwil Binaguna Depnaker DKI Jaya Drs.H.Tambunan S.H. kepada "BY" beberapa waktu yang lalu, ketika ditanya kemungkinan menempatkan tenaga kerja trampil ke luar Jawa yang sedang memerlukan. Seperti diketahui, di beberapa tem- pat di luar Jawa sehubungan dengan dibangunnya banyak pabrik baru, mengalami kesulitan tenaga yang sudah siap pakai. Tenaga kerja yang disiapkan oleh daerah tersebut tidak dapat mencukupi kebutuhan yang diperlukan, seperti halnya dengan sedang dibangunannya beberapa pabrik gula di Sulawesi Selatan. "Tetapi perlu diberikan incentive untuk merangsang pemuda kota mau bekerja di luar Jawa," kata Drs.H.Tambunan S.H. memberikan pendapat, karena menurut kenyataan banyak pemuda kota yang trampil tetapi enggan untuk ditempatkan di luar Jawa. Menurut Drs.H.Tambunan S.H. lebih lanjut, di Jakarta sendiri jumlah kesempatan kerja cukup banyak, yang rata-rata dapat memenuhi separuh dari jumlah pencari kerja. Tetapi masalahnya lowongan peker- jaan itu hanya dapat dipenuhi sekitar 30-40% saja, sebab hampir se- Dari Pelukis Dari Pameran Pelukis "Dhaimler" Pameran untuk menarik curve yang sesem- purna-purnanya. Sisi lain tampak jelas, Dhaimler, menggabungkan kekayaan yang terkandung dalam jiwa wanita. Ia menggabungkan kekayaan dari warna warni serta hiasan hiasan (ornamentation) dengan kesedarhaan, mantap, chas, ungkapan itu hingga unsur dan nilai ketimuran tetap menonjol. Evaluasi. DHAIMLER" Wanita dapat mengungkapkan penghargaan atas kehidupan, disamping ungkapan hawa nafsu, kasih sayang, permusuhan, kebencian dan segala sesuatu mengenai mistik serta kegaiban yang terkandung dalam jiwa wanita. Ini adalah puisi dalam kehidupan. Puisi yang selalu menyentuh jiwa manusia. Karena manusia selalu berhadapan dengan misteri misteri kehidupan itu. Dan buat Dhaimler, pelukis Perancis terkenal ini, wanita salah satu yang menyentuh suk- manya. Karenanya pada pameran tunggalnya di Oet's Fine Arts Gallery Jakarta, wanita menyemarakan lukisan lukisan yang dipamerkan. "Saya tidak hanya melukis tubuh wanita tetapi khusus jiwanya", ucap Dhaimler. Dan memang "jiwa" tersebut menonjol dalam karyanya. Dan ia mencoba menterjemahkan jiwa wanita dengan goresan goresan curve (lengkung) atau lebih jelas lagi, Dhaimler, menembus jiwa wanita dengan garis garis lengkung bagai arabesque (garis ikal). muanya lapangan pekerjaan memerlukan tenaga kerja yang sudah pengalaman maupun yang sudah trampil. Sedangkan 60% pencari ker- ja di Jakarta rata-rata terdiri dari SLA belum tamatan yang berpengalaman, atau belum men- dapatkan penambahan pendidikan ketrampilan lainnya. Dikatakannya pula, jumlah pencari kerja terbesar yang terdapat di Jakar- ta merupakan pendatang dari luar Jakarta, di samping yang berasal dari Jakarta sendiri, "Memang Jakarta mempunyai daya tarik sendiri bagi pemuda dari luar kota, sehingga dapat dimaklumi kalau jumlah pen- cari kerja sebagian dari luar Jakarta", kata Drs.H.Tambunan. Baginya, melukis wanita sama seperti ia menulis arabesque. Ia mencoba menggambarkan jiwa wanita dalam lukisan, bukan tubuh atau fisik namun ia berusaha keras Sehubungan banyaknya pencari kerja yang datang ke Jakarta, Kepala Kanwil Binaguna tersebut menghim- bau agar berhati-hati terhadap calo tenaga kerja. Kepada pencari kerja diharapkan mendaftarkan diri ke Kanditjen Tenaga Kerja yang berada di tiap wilayah Ibukota, dan tidak pernah dipungut pembiayaan. "Memang ada yang mengatasnamakan Kanditjen Tenaga Kerja bahwa setiap tenaga kerja yang mendaftarkan harus membayar sekian puluh ribu rupiah. Tetapi ter- nyata yang meminta itu adalah calo- calo", katanya. Trima kasih kepada Menaker Sudomo. Jakarta, April (BY).-- Suatu Panitia Peringatan yang terdiri atas pengurus Yayasan Universitas 17 Agustus 1945 dan Yayasan Idayu, yang diwakili oleh Karna Radjasa MA dan Soemarmo, kemarin menyelenggarakan syukuran untuk memperingati HUT Ke-84 dari PROF. DR. R. SOEGARDA POER- BAKAWATJA, Rektor Universitas 17 Agustus 1945, bertempat di Ruang Pertemuan Kampus UNTAG tersebut, Jalan Lodan Raya 9. Sambutan-sambutan disampaikan oleh Wakil mahasiswa UNTAG, anaknya sendiri salah seorang sebagai wakil keluarga dan M. Hutasoit. Sebelumnya diserahkan buku tentang riwayat hidup yang berjudul "Prof. Dr. R. Soegarda Poerbakawatja, Profil Seorang Pendidik" oleh drs. Roesmarsoedi, Direktur P.T. Gunung Agung, yang menerbitkan buku tersebut bersama- sama UNTAG.Setelah dibacakan doa, maka Prof. Soegarda memotong nasi tumpeng. Dalam kata sambutannya Prof. Soegarda menekankan, bahwa semboyannya ialah: "ik dien, saya mengabdi". Orang harus kerja keras dengan penuh kepercayaan pada diri sendiri atas semua tugas yang telah Pelukis yang dilahirkan di sebuah kota Auxerre dibelahan tengah Perancis ini, semula penganut aliran kubisme. Tetapi setelah periode ini dilaluinya, ia beralih ke gaya yang baru yang disebutnya dimensi curve, dimana warna warni lebih kaya. Ini dinamakannya evolusi. Evolusi ini didominir oleh arabesque, pengaruh disain Arab Moor serta garis ikal yang terdapat dalam huruf Arab. Sebagai penganut kubisme ia mengunjungi suku suku di pedalaman Irian Jaya dan Kalimantan dimana ia belajar memahat dan melukis dengan polichroom diatas kayu. Kenapa daerah pedalaman?. Tanya saya. Karena disana ditemui banyak hal orisinil. Di pedalaman ditemui ciri khas penduduknya yang diterima. Ketika ia ditugaskan oleh Pemerintah membuka Universitas Negeri Cendrawasih yang pada waktu diketawai oleh sementara orang, maka dengan penuh kepercayaan akan berhasilnya, ia melaksanakan perintah itu. Dalam waktu 3/4 jam ia dapat mem- pengaruhi dan meyakinkan Wakil PBB di Irian Jaya pentingnya Universitas tersebut, dan akhirnya ia berhasil. Sesuai dengan namanya maka ia sebagai Rektor selalu menekankan kepada para mahasiswa UNTAG untuk selalu menghormati Sang Merah Putih, karena itu pada setiap tanggal 17 dilakukanlah upacara bendera. Para mahasiswa harus selalu berjiwa 17 Agustus 45. Menurut penerbit bukunya, Prof. Soegarda mempunyai sikap yang lugu, sederhana, sabar dan menerima kenyataan sebagaimana adanya, suatu sikap yang amat diperlukan bagi seorang pendidik. Kejujuran dan disiplin merupakan dua unsur yang melekat dengan baik pada dirinya. motor Kepala Kanwil Binaguna DKI Jaya Drs. H. Tambunan S.H. juga menyatakan terima kasihnya kepada Menaker Sudomo, karena permin- taannya untuk diberikan sepeda untuk petugas-petugas Binaguna DKI Jaya, telah dikabulkan dalam waktu cepat. Walaupun sepeda motor yang diterimanya itu belum memenuhi keperluannya, tetapi sangat menggembirakan hati sebab kebutuhannya itu segera diperhatikan oleh Menteri. "Bagaimana kami akan cepat menghubungi perusahaan-perusahaan untuk menawarkan tenaga kerja yang tersedia di Kanwil Binaguna, kalau Ke halaman VI Atas jasa- jasanya di bidang pendidikan, pada tahun 1961 ia menerima Satya Lencana Karya Tingkat II. Piagam hadiah Pen- didikan dari Presiden Rep. Indonesia menarik kebebasan -- dan penyatuan diri dengan alam. Lihatlah, betapa akrabnya mereka dengan alam, jawab Dhaimler. Himpunan Waria DKI Konsultasi Ke Dinas Sosial Lalu bagaimana dengan Bali?. Saya terpengaruh oleh warna warni dimensi tropis yang baru. Wanita Indonesia banyak mengilhami karya karya saya, cerita Dhaimler yang kini menganut agama Islam. Sebenarnya, agak sulit men- jelaskan mengenai gaya saya apabila hendak mengadakan perbandingan dengan karya karya pelukis lain. Dalam karya karya saya, tambah Dhaimler, kita melihat ekspressi kekuatan dan kreativitas dari Picasso, sketsa dari Matisse, warna warni dari Modigliani dan unsur- unsur eksotis dari Douanier Rousseau serta komposisi dari Delacroix. Jadi, dalam karya saya, tercakup Jakarta, April (BY).-- Ketua Himpunan Waria DKI Jaya Mirna mengajak seluruh waria untuk meningkatkan ketrampilannya agar dapat mencari nafkah yang khalal, dan mengurangi pandangan kaum waria yang setiap malam berjajar di pinggir jalan. Ajakan itu disampaikan Mirna setelah kemarin berkonsultasi dengan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Drs. A. Toha dikantornya, guna meminta pengarahannya untuk membantu pemerintah menanggulangi kaum wadam. Dalam kesempatan itu A. Toha sangat menyambut baik seruan Ketua Hiwaria yang dinilai sangat positip dan merupakan langkah untuk meningkatkan harkat dan derajat kaum waria. Selanjutnya Mirna mengajak kaum waria yang telah terampil atau jadi pengusaha maupun masyarakat dermawan untuk mengulurkan tangan dalam ikut gerakan sosial guna memberikan bantuan kepada kaum waria yang tidak mampu dan terpaksa mencari makan di pinggir jalan. sebagai Perintis Pengembangan Pendidikan Tinggi diterimanya pada tahun 1977 dan pada 19 Desember 1977 piagam Doktor Honoris Kausa dari Rektor dan Senat Universitas Negeri Cenderawasih di Irian Jaya. Dalam tahun 1949 ia ikut men- dirikan Universitas Negeri Gajah Mada dan menjadi anggota Dewan Kurator sampai 1961. Di tahun 1961 ia menyiapkan Universitas Syah Kuala di Banda Aceh dan melengkapinya dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan. Prof. Dr. Soegarda Poer- bakawatja dilahirkan 15 April 1899 di Desa Prigi, Kabupaten Pur- balingga (Jawa Tengah); sekarang dianugerahi 12 anak, 36 cucu dan 6 cicit. Pendidikan Sekolah Dasar 1913, Sekolah Guru 1918, Sekolah Guru Tinggi (Hoogere Kweekschool) 1921, Ijazah Guru Bahasa Belanda tingkat tinggi (Europesche hoof- dacte) 1931, Ijarah bahwa Jawa 1934. Mengenai ijazah bahasa Belanda itu sangat sulit dicapainya, karena itu sedikit sekali orang Indonesia yang memilikinya. Mulai tahun 1913 ia telah memasuki dunia pendidikan, karena itu sampai sekarang ia sudah 70 tahun lamanya berkecimpung di dunia pendidikan tanpa henti- Dikemukakan, pimpinan Engelie Salon di Hotel Menteng juga telah bersedia mendidik para waria di bidang ketrampilan tata rias rambut dan kecantikan tanpa dipungut bayaran. all Pertemuan konsultasi itu dihadiri juga para anggota Fantastik Dolls antara lain Inge, Myrna, Farah, Santhy, Shopia dan Engelia, sedangkan Kadis Sosial didampingi Kaur. Bina Sosial Drs. Gindo Sitorus. Salah satu lukisan Dhaimler yang dipamerkan. Dalam siaran persnya Gindo Sitorus mengatakan, rehabilitasi sosial untuk waria memang sudah saatnya diperlukan, agar mereka mampu dan mau berkonsultasi dengan masyarakat sekelilingnya. Di samping itu perlu dorongan semangat dari masyarakat luas dan dermawan untuk membangkitkan gairah hidup kepada mereka yang bernasib belum mujur. (R-36).-- semua mazhab yang ada di Paris disertai sentuhan rasa seni Asia. Walaupun demikian diakui olehnya, bahwa ia termasuk mazhab Fauvisme pimpinan Gaugin. Pameran. Pameran tunggalnya yang kini sedang berlangsung di Jakarta sampai 28 April 19 mendatang, merupakan come back, di kota mana ia di gembleng serta memperoleh ilham. Ia mengunjungi Indonesia tahun 1970 dan bermukim di Bali. Tahun 1974 menikah dengan seorang wanita Indonesia dan dalam tahun itu juga ia menjadi penganut agama Islam. Kini mereka dikaruniai satu orang putra. Sebagai pengunjung tetap di Indonesia sejak sepuluh tahun akhir hentinya. Dari tahun 1921 sampai 1942 ia mula-mula menjadi guru Sekolah Dasar H.I.S., 1942-1946 Direktur SMT (SMA), 1946-1958 di Departemen P dan K, 1961-1963 Dekan FKIP UI, 1963-1967 Rektor Universitas Negeri Cenderawasih, 1967-1971 di Dep. P dan K, 1971- 1983 di UNTAG. Sebagai pejabat Dep. P dan K ia Ulasan BUKU Ulasan Buku. IBUKOTA DAN SEKITARNYA Penulis Penerbit Judul Buku : Tokoh-tokoh Filsafat Barat Modern. : Harry Hamersma. : PT Gramedia Jakarta, 1983. : 149 Halaman/Kertas HVS. Tebal Buku MILIK MONUMEN PERS NASIONAL Semakin lanjut usia dunia ini, semakin bertambah maju pula ilmu pengetahuan.. Tokoh Pendidikan Prof. Dr. Soegarda Poerbakawaca Usia 84 Tahun Dengan kemajuan itu berarti pula ber- tambah tinggi taraf hidup suatu bangsa. Ilmu pengetahuan berkembang dengan pesatnya sejalan dengan ma- junya jaman, dari tahun ke tahun, ber- tambah banyak cendikiawan yg dapat menganalisa suatu persoalan baik itu dalam bidang tehnologi ekonomi dan sosial. Tapi banyak pula dalam kehidupan ini orang terlalu membesar-besarkan apa itu yang dinamakan filsafat, walau pada prinsipnya sebagai orang awam arti atau makna dari filsafat itu sen- diri belumlah dapat ditelaahnya secara mendalam, mungkin hanya garis besarnya saja dan kearah mana filsafat tadi menjurus. Harry Hamersma dalam buku Tokoh-tokoh Filsafat Barat modern ini menguraikan apa yang telah didapat oleh tokoh-tokoh terkenal dengan ilmu filsafat itu sendiri. Mereka-mereka adalah cerdik cen- dikiawan dalam ilmu pengetahuan danjuga dalam ilmu-ilmu lainnya. Walau pada kenyataannya ilmu pengetahuan itu merupakan pasangan yang kelihatan kurang seimbang, akan tetapi banyak kemajuan yang dicapai melalui dorongan ilmu filsafat itu sen- diri. Dalam buku ini ada kira-kira 28 orang ahli ilmu filsafat yang telah memberikan uraiannya tentang hal itu. Periode tahun 1400 dan 1600, yaitu apa yang dinamakan dengan jaman renesanse atau kelahiran kembali, disaat itulah lahir para seniman dalam karya-karyanya yang begitu baik dan terkenal didunia. Misalnya yg pertama kali di negara Eropa, Donatello, Botticelli, Migelangelo, Raphael, Leonardo da Vinci. Tiga faktor yang mempercepat perkembangan baru dalam jaman ini adalah na tiga penemuan baru seperti, pemakaian mesiu, seni cetak dan kompas. Dengan adanya penemuan mesiu berarti titik akhir untuk kekuasaan kaum feodal yang banyak berkuasa. Sedangkan penemuan seni cetak adalah membuktikan bahwa pengetahuan tidak lagi merupakan milik ekslusif suatu kelompok in- telektual kecil, melainkan sekarang terbuka untuk orang banyak. Dengan adanya kompas akan mem- bawa keadaan aman yang akhir ini, Dhaimler banyak memperoleh ilham buat karyanya dan ia juga sudah fasih berbahasa Indonesia. Pameran tunggal yang pertama, diadakan di Swedia (1969). Kemudian pameran pameran kecil di beberapa balai seni rupa di Timur Jauh. Di Indonesia pamerannya yang pertama berlangsung 1971 di Medan. Kemudian pada tahun yang sama dan 1972 ia mengadakan pameran di Jakarta. Dari tahun 1975 sampai 1976, mengadakan 30 kali pameran di Eropa dan dua kali berpameran di Paris. Terakhir ia berpameran di Timur Jauh (1974).-- Hingga kini, Dhaimler telah mengadakan 60 kali pameran diberbagai negara di seluruh dunia. Kira-kira tigaribu lukisannya telah terjual diantaranya 1500 lukisan di Amerika Serikat. Lari dari rumah. Didier Hamel atau Dhaimler sangat didambakan oleh orang tuanya untuk menjadi pengusaha. Setelah menyelesaikan Sekolah Ke halaman VI pernah mengadakan perjalanan ke Amerika Serikat, Cekoslowakia, Polandia, Rusia, Hongaria dan Mesir. Ia juga pernah menjabat sebagai ketua Panitia Ekspedisi Cenderawasih di pegunungan Jayawijaya dari 13 Desember 1963 sampai 18 Maret 1964, untuk mana ia mendapat surat penghargaan dari Pemerintah. (Soegijanto).-- MENSYUKURI HUT KE-84 PROF. DR. R. SOEGARDA POERBAKAWATJA (15 APRIL 1699-1903) GENA TETAP SEHAT DAN PANJANG UMUR SAYU Prof. Dr. Soegarda Poerbakawaca (berjas dan kacamatan) ditengah-tengah anak-cucu dan cicitnya, pada upacara ulang tahunnya yang ke-84 tahun. (Photo: M. Yahya). Tokoh-Tokoh Filsafat Harry Hamersma TOKOH-TOKOH FILSAFAT BARAT MODERN PENUIT FT GEMMEDIA JAKARYA Halaman V memungkinkan perjalanan jauh untuk dapat memperoleh ataupun membuka dunia baru bagi perluasan pengetahuan tentang berbagai ilmu. 1. R.Descartes yang lahir di La Haye Prancis, tahun 1596, dia belajar hukum dan ilmu kedokteran pada universitas do Anjou akan tetapi karena dia tidak menyenangi cara hidup berjuis, dan lingkungannya, akhirnya ia menjadi tentara di Jerman. Rene Descartes mempunyai filsafat yang mengatakan bahwa kita hen- daknya memperbaharui kesangsian metodis. Sangsi akan segala hal, hingga yang tinggal hanya yang benar- benar pasti. Dengan kata lain bahwa sistem filsafat yang ditemukannya seperti suatu sistem ilmu pasti; yaitu sistem yang berdasarkan aksioma- aksioma, dan tersusun menurut langkah-langkah logis. Yang revolusioner dalam pikiran ini adalah bahwa Descartes berpangkal pada dirinya sendiri. Manusia, subyek pemikiran, menjadi titik tolak. Dengan ide ini, Descartes menjadi Ayah filsafat modern. Pengaruh dari filsafat ini, Descartes dipandang sebagai titik pangkal filsafat jaman modern. Pengaruh ini sangat besar, tidak hanya bagi ilmu filsafat akan tetapi juga bagi ilmu pasti, ilmu pesawat dan kedokteran. Berkat Descartes juga teologi jaman- nya yang merupakan sisa-sisa skolastik yg miskin dan kering, mendapat dorongan baru untuk berpikir tentang hubungan iman dan akal budi. 2.B.Spinoza, lahir di Amsterdam tahun 1632. Baruch de Spinoza ini adalah salah seorang pengagum Descartes, sebab itulah dia dikeluarkan dari Amster- dam. Filsafat Spinoza merupakan ra- muan antara rasionalisme dan mistik. Interpretasi rasionalistis memandang Spinoza sebagai contoh paling murni dari panteisme, hingga Spinoza diang- gap sebagai bapak liberalisme religius modern, dia dianggap santo walaupun Barat pada kenyataannya teologinya cukup jauh dari ortodoksi agama Yahudi dan Masehi. Menurut Spinoza seluruh kenyataan merupakan kesatuan, dan kesatuan ini, sebagai satu-satunya substansi, itu sama dengan Allah atau Alam. Segala sesuatu termuat dalam Allah- Alam. Kehendak Allah itu adalah kehendak Alam, maka hukum-hukum alam itu kehendak Allah. Dikatakan pula bahwa cinta kepada Allah itu berarti cinta kepada nasib. R.Descartes, B.Spinoza, G.Leibnizz, B.Pascal adalah filsuf yang termasuk dalam jaman Barok yaitu tahun 1600 dan 1700. Sedangkan yang termasuk dalam filsafat jaman Fajar Budi adalah J.Locke, G.Berkeley, D.Hume, J.J Rousseau, I.Kant, Salah seorang ahli filsafat yang cukup terkenal pada masa itu adalah 1.Kant. Bagi Kant etika adalah kebaikan, dan kebaikan harus menghasilkan kebahagiaan sempurna. Tidak dapat disangkal bahwa di dunia ini kebaikan moral sering sama sekali tidak menghasilkan kebahagiaan. Sering kali kebaikan dibalas dengan ke- jahatan. Agar sempurnanya kebaikan itu kita harus menerima tiga postulat yaitu; kebebasan, imortalitas jiwa dan adanya Allah. Adanya Allah tidak dapat dibuktikan secara teoritis, tetapi secara praktis harus diterima. Perbedaan antara ketiga zaman, filsafat jaman kuno jaman pertengahan dan zaman modern itu sangat jauh sekali. Pada Plato yang ilahi digambarkan sebagai ide kebaikan, sedang pada Aristoteles sebagai sebab dari dirinya sendiri, pada Plotinus sebagai Yang Esa. Tetapi baik, kalau materi ditun- juk sebagai asal alam semesta, maupun kalau yang ilahi disebut ar- che, ini selalu berupa prinsip abstrak. Pada abad pertengahan Allah ditun- juk sebagai arche alam semesta. Allah itu pencipta dan alam semesta ciptaan. Yang ilahi sekarang tidak lagi suatu prinsip abstrak. Yang ilahi itu sekarang sangat kongkret; Allah itu Tuhan dari kitab suci, Allahitu tidak lagi suatu unsur transenden yang menentukan nasib manusia. Allah itu sekarang justru Penyelenggaraan yang menyelamatkan manusia. Bila kita lihat secara sepintas, memang adanya Tuhan bagi para filsuf-filsuf Barat agak bertolak belakang dengan apa yang kita amalkan. Karena bagi kita Tuhan ada memang sudah merupakan suatu wu- jud yang tak terlihat tapi nyata dan harus diyakini. Tetapi setelah makin majunya ilmu filsafat yang mereka temui, anggapan mereka tentang nya Allah memang harus diakui. Karena menurut mereka sebagian mengatakan hidup ini tidak akan menemukan suatu kedamaian bila tidak ada yang mengatur. Dalam hal ini yang dimaksud tentunya agama, agama yang datang dari Allah. Masih banyak lagi pendapat filsuf- fulsuf yang tercantum dalam buku ini. Karena keunikan pemikiran para filsuf Barat dari abad ke abad selalu menarik perhatian para cendikiawan Ke halaman VI Mimbar Kristen Tumbuh Dan Berkembang Secara Normal Setiap orang menginginkan agar hidupnya dapat tumbuh dan berkembang secara normal, wajar. Untuk itu dibutuhkan syarat yang menurut penelitian para ahli di bidang pen- didikan, kemasyarakatan, kejiwaan, harus di perhatikan serta di laksanakan. Syarat-syarat itu adalah: Kasih, Penerimaan, Perhatian, Penghargaan, dan Pengertian. Kasih merupakan unsur yang sangat menentukan kehidupan manusia. Tanpa Kasih, tanpa mengenal Kasih, seseorang akan mendapatkan kesukaran dalam mem- praktekkan Kasih baik terhadap dirinya sendiri maupun kepada orang lain. Seseorang perlu mendapat Kasih lebih dahulu agar dapat mengasihi. Kasih ini mendorong untuk menghargai, menerima, membangun dan membahagiakan. Oleh karena itu tanpa Kasih akan terjadi pertentangan, penolakan, yang semuanya akan menuju kepada perusakan diri: Dengan demikian Kasih ini di perlukan oleh semua usia. Pertumbuhan kepribadian seseorang tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan, bila dirinya ditolak oleh lingkungan, tidak diterima oleh lingkungan. Bahkan tidak ada gairah untuk menghadapi kehidupan di dunia ini. Manusia tidak mungkin hidup sendirian tanpa orang lain.. Sejak semula Tuhan Allah dalam menciptakan manusia untuk hidup dengan sesamanya didalam pelayanan yang satu terhadap yang lain. Oleh: Pdt. Hendro Soewarsono S. Th. Saudara-Saudara pembaca yang baik, Kasih yang murni dari orang tua akan membantu proses pertumbuhan anak dengan baik. Anak itu membutuhkan Kasih tersebut. Kenakalan remaja atau pemuda sedikit banyak ditentukan oleh karena tidak mengalami Kasih yang sesungguhnya dari orang tuanya. Tidak selamanya dari remaja atau pemuda itu sendiri.. Dengan tidak adanya pengalaman Kasih pada diri si Anak, maka sudah jelas dia tidak mungkin mengerti Kasih itu yang bagaimana, sehingga tak mungkin dapat memberikan Kasih kepada orang lain bahkan kepada dirinya sendiri juga. ISUS Kasih orang tua kepada si-anak tidak selamanya berarti memberi apa yang diminta oleh anak, atau tidak selamanya berarti mengabulkan permintaannya. Kasih itu bisa juga berarti penolakan atas permintaan, bila permintaan anak tidak baik. Disinilah permintaan itu perlu disaring, dan disinilah pula pemberian perlu dikontrol.ne Anak mengharapkan Kasih yang sesungguhnya, baik dibidang rokhani maupun bidang jasmani. Mereka tidak hanya membutuhkan pakaian, makan, uang dan segala sesuatu yang dapat dilihat dengan mata kepala, akan tetapi juga segala yang tidak dapat di lihat sebagai pemenuhan kebutuhan rokhani. Berdasarkan Kasih maka kadang-kadang kita harus memberi, tetapi harus pula menolak apabila menuju kearah kehancuran. Demikianlah Tuhan Allah kepada kita. Karena Kasih-NYA Dia memberi apa yang kita minta. Tetapi karena Kasih-NYA pula Dia menolak permohonan doa kita. Kita tidak perlu risau dan cepat menuduh Tuhan tidak mengasihi. Tidak selamanya doa kita dikabulkan kalau ternyata menurut pertimbangan Tuhan permohonan kita itu akan membawa kearah pertumbuhan yang tidak nor- mal atau tidak wajar sesuai dengan Firman Tuhan. Disamping Kasih maka anak dan setiap orang mengharapkan keberadaannya diakui, diterima oleh lingkungan dimana dia berada. Memang untuk dapat diterima oleh lingkungan seseorang harus bertindak dengan wajar, artinya sesuai dengan norma yang telah ada. Oleh karena itu berusaha untuk dapat diterima oleh lingkungan sama juga dengan berusaha bertindak selaras dengan aturan yang ada. Tetapi norma dari setiap lingkungan tidak selamanya sama. Norma ditentukan oleh lingkungan. Sesuatu norma menunjukkan identitas sesuatu lingkungan. Jadi tidak setiap penerimaan lingkungan itu baik, dan tidak setiap penolakan oleh lingkungan itu jelek. Hal ini tergantung mengapa ditolak dan siapa yang menolak. Kalau seseorang ditolak oleh lingkungannya karena perbuatannya yang baik, maka berbahagialah dia. Tetapi kalau penolakan itu berdasarkan perbuatannya yang jahat, maka celakalah dia. "Berbahagialah orang yang menderita penganiayaan karena melakukan apa yang dikehendaki Allah". (Matius 5: 10- Kabar baik untuk masa kini). Karena besar Kasih Allah kepada manusia, Dia mengutus Anaknya untuk mem- bawa keselamatan dan pengampunan mereka. Allah berkenaan menerima kembali manusia yang berdosa. Amien!