Tipe: Koran
Tanggal: 1988-12-01
Halaman: 02
Konten
Kamis, 1 Desember 1988 INDUSTRI Produsen Kapal Terus Manfaatkan Peluang Kapal-kapal ikan itu rencana- nya pada tahap pertama akan di- produksi sebanyak empat buah. Dan yang akan menunjang dana- nya dari PT. PAN. Hab Jakarta, NERACA PRODUSEN kapal di dalam negeri, terus memanfaatkan pelu- ang yang diberikan pemerintah. Agar perusahaannya dapat berja- lan lancar. Kapal yang didisain sebesar 60 gros ton, setelah mengandalkan penelitian-penelitian khusus untuk penangkapan tuna segar di daerah Zona Eksclusif Ekonomi (ZEE) di Samudera Hindia, tepatnya di se- Konsultan Industri, Dipl. Ing. belah barat Sumatera dan sebelah Sugandi, mengatakan hal itu kep-selatan pulau Jawa sampai ke Bali. ada NERACA di Jakarta, kema- rin. "Dan sebagai home base, yaitu di Muara Baru Jakarta Utara dan di Bali," ujarnya. Tapi, masih diteliti apakah ka- pal-kapal ikan yang akan dipro- duksi pada awal Desember itu nantinya akan dapat di operasikan di daerah ZEE di bagian timur Indonesia, seperti di laut Arafura. Peluang itu, menurutnya, seperti sering disebut Dirjen Perikanan Soeprapto yaitu dari sekian ba- nyak ikan yang diekspor maka Indonesia memilih ikan tuna segar. Ikan tuna segar merupakan sua- tu peluang yang baik, karena di Jepang permintaannya dari tahun ke tahun terus meningkat. Di ma- na pada 1988 ini permintaannya sekitar 200 ton per bulan, dan tahun depan diperkirakan mening- kat sampai 300 ton per hari. "Sedangkan suplai dari negara la in ke Jepang, itu belum sampai di atas 100 ton. Jadi kalau Indonesia dapat mengisi target dari pemerin- tah 100 ton per hari, kalau harga- nya tetap sama yaitu US$ 4 (FOB) berarti dapat US$ 400,000 per hari," kata Sugandi. Tambahnya, itu suatu pendapatan tambahan untuk negara yang cukup besar. Jadi, peluang itu yang diper- gunakan dengan mencoba mendi- sain suatu kapal yang cocok untuk menangkap ikan tuna segar di dae- rah yang tepat. 54. SARI AYU Pemulas Padat pipi kelimutu jinga seri pesona 55. SARI AYU Bedak Padat padat manggar ga- ding I ser pesona 56. SARI AYU Bedak padat manggar ga- ding Il seri pesona 57. SARI AYU Bedak padat manggar ga- ding Il seri pesona mata kelimutu kelabu sari pesona 60. CHAMPION Beauty soap 61. LARK Beauty soap 62. LARK Beauty soap 63. ADAM'S Cream 54. ORCHID Luxury face powder BANGKRUT: Tiga industri yang memproduksi kaleng di Palembang mengalami kebangkrutan, karena tidak cepat bersaing. Sementara masih ada satu pabrik yang berproduksi, dengan hanya beberapa tenaga kerja wanita. (Foto: Helma/NERACA) 58. SARI AYU Pemulas Padat mata kelimutu emas sari pesona 59. SARI AYU Pemulas Padat 65. ORCHID Topazia na parfum spray Padat Daftar Kosmetika yang Terdaftar Periode Pendaftaran 1988/1989 Padat Padat Cair Selama enam bulan pertama (Januari - Juni) 1988, ekspor itu sudah tercatat sebanyak 2.808.659 kg senilai US$ 2.104.141. Untuk seluruh tahun 1988, ekspor itu sudah bisa- dipastikan akan semakin me- ningkat sehingga akan menca- pai rekor volume dan nilai se- lama enam tahun terakhir. Jakarta, NERACA WINGSAILER, sejenis perahu layar dari fiber glass, baru pertama kali diproduksi di dunia, merupa- kan komoditi ekspor yang amat berharga bagi Indonesia: Presiden Direktur Pabrik Wingsailer PT Remanda Interbuana, Armand J. Nasution, mengatakan kepada Ne- raca baru-baru ini, di Jakarta. Selama ini, Indonesia meng- ekspor berbagai jenis sabun yai- tu berupa sabun mandi, sabun batang/tablet, sabun pembasmi kuman/sabun obat, sabun bu- buk, serpih sabun, sabun lain- nya termasuk sabun anjing. Dari jenis-jenis sabun, sabun itu, sabun mandilah yang pa- ling banyak di ekspor ke luar negeri, menyusul sabun ba- tang/tablet dan sabun-sabun lain. PERTAMBANGAN - ENERGI Sabun mandi mencatat pe- ningkatan ekspor yang cukup pesat khususnya selama 1987. Kalau pada 1986, ekspor sabun ini hanya tercatat sebanyak 33.704 kg senilai US$ 63.746, maka pada 1987 nilainya me- ningkat menjadi US$ 663.846 atau hampir 11 kali lipat. Indonesia Negara Pertama Produksi Perahu Layar Satu hal yang unik dari Wing- sailer, yang membuatnya berbeda dari perahu layar biasa, ialah se- pasang sayap di pinggir badan pe- Padat Padat Biru ½/2 padat Hijau Untuk sabun batang/tablet, peningkatan nilai ekspomya pa- da tahun 1987 lebih dari 52 kali lipat yaitu dari US$ 4.169 pada 1986 menjadi senilai US$ 220.235, Sabun lainnya men- catat peningkatan yang juga cukup pesat, walaupun nilai- nya masih tergolong kecil yaitu dari US$ 1.507 tahun 1986 menjadi US$ 121.113. Ekspor sabun industri selama semester I 1988 ini juga sudah tercatat sebanyak 1.004.389 kg Coklat Coklat Serbuk Coklat 50g/Pot muda Aneka wama (4 wama) Aneka wama (4 wama) Coklat Jingga 5 g/Kotak-dos CD 5411093 23-7-1988 Kuning 14g/Kotak-dos CD 4410388 23-7-1988 14 g/Kotak 5 g/Kotak 85g/Doss Coklat 85g/Doss 85g/Doss 30g/Pot-doss "Sementara, sebelum diputus- kan untuk memproduksi kapal ikan, maka diundang sebanyak 16 pengusaha. Dan mereka sangat berminat, karena memang dilihat prospeknya sangat baik," kata Su- gandi. Ke-16 pengusaha itu, selain akan memesan kapal ikan juga sekaligus ikut memasarkannya. Se- hingga mereka membuat satu pe- rusahaan yang khusus melakukan rahu. Sehingga memberikan efi- siensi dorongan angin yang tinggi bagi laju perahu, katanya. Alat ini merupakan sarana bagi wisata pantai yang amat praktis, ungkapnya. Dapat terus melaju selama ada angin sepoi-sepoi. Dan pada 5 sampai 8 knots kecepatan angin, lajunya menjadi lancar, dan bergerak seperti terbang pada 15 sampai 18 kecepatan angin. "Wingsailer dapat dipakai sam- pai bobot penumpang 140 kg, tambahnya, "atau rata-rata untuk CD 4410389 23-7-1988 CD 5411770 23-7-1988 senilai US$ 497.858 dan akan semakin besar lagi untuk selu- ruh tahun ini. Sabun bubuk juga mencatat peningkatan eks- por selama I 1988 yaitu seba- nyak 248.700 kg senilai US$ 92.230 juga akan semakin besar untuk seluruh tahun 1988 ini. Kalau dilihat dari segi nega- ra tujuan ekspor ini, sabun Indo- nesia selama ini ternyata juga sudah digunakan oleh konsu- men-konsumen baik yang ber- kulit sawo matang, kulit putih maupun kulit hitam di benua Afrika. 6 g/Kotak-dos 4411405 23-7-1988 MARTINA BER- TO PT, Jakarta 6 g/Kotak-dos D4411407 23-7-1988 - sda - Jemih ku- 60 ml/Botol CD 4410627 25-4-1988 ning muda Pada 1987 lalu, ekspor sabun mandi ini ditujukan ke Hong- kong dengan volume sebanyak 136.036 kg senilai US$ 203.- 465; ke Singapura sebanyak 277.333 kg senilai US$ 573.- 935; ke Malaysia sebanyak 88.402 kg senilai US$ 58.828. Untuk kawasan Afrika, sabun mandi yang diekspor pada 1987 itu tercatat sebanyak 17.655 kg senilai U$S 16.520 yaitu ke Tanzania dan sebanyak 10.994 kg senilai US$ 10.944 dijual ke beberapa negara Afri- ka lainnya. Di negara-negara Timur Te- ngah khususnya Saudi Arabia, sabun batangan buatan Indone- sia juga sudah digunakan yaitu sda CD 8511515 27-7-1988 MUSIM MAS PT Medan CD 8511516 27-7-1988 - sda. CD 8511517 27-7-1988 - sda CD 4411179 27-7-1988 TACACIN, Ban- dung CHRISNA COSMETIC, Jakarta CD 5410537 25-4-1988 - sda sda sda sda pada 1987 dengan volume se- banyak 16.100 kg senilai US$ 13.900. Sabun batangan Indo- nesia ini juga di ekspor ke Hong Kong yaitu sebanyak 17.426 kg senilai US$ 5.400 tahun 1987 dan ke Singapura seba- nyak 20.000 kg senilai US$ 6.721. Untuk sabun obat/sa- bun hama yang penggunaan- nya sudah tentu bukan untuk tubuh manusia, juga telah di- ekspor ke beberapa negara. Eks- por sabun jenis ini pada 1987 ditujukan ke Singapura dengan volume sebanyak 304.500 kg senilai US$ 164.254, ke Nether- lands sebanyak 30.600 kg seni- lai USS 48.900 dan ke Mauri- tus sebanyak 2.625 kg senilai US$ 7.081. Singapura yang tercatat seba- gai pembeli berbagai jenis mata dagangan ekspor Indonesia se- lama ini, juga membeli berba- gai jenis sabun lainnya di mana pada 1987 tercatat sebanyak 241.416 kg senilai US$ 121.- 113 yang berarti negara inilah pembeli satu-satunya untuk sa- bun jenis ini. (Tidak disebutkan jenis apa dan untuk apa sabun ini). ekspor ikan tuna segar itu. Karenanya, pihaknya sudah me- ngajukan surat permohonan kepa- da PT. PAN untuk pembangunan kapalnya. Tapi PT. PAN juga me- ng usahakan kerjasama yang akan mengelola perusahaan yang akan mengekspor, sebab itu merupakan jaminan. Semakin banyaknya masya- rakat Indonesia yang sudah mengenal kebersihan baik un- tuk tubuh sendiri maupun un- Melihat prospek kapal ikan yang dirasa sangat bagus, maka ada beberapa pengusaha lain yang juga akan memesan kakapal ikan seba- nyak tiga buah, katanya. Kapal-kapal itu diharapkan da- pat beroperasi pada Oktober 1989 dengan harga kapal per buah seki- tar US$ 400 ribu sudah termasuk peralatannya juga alat-alat naviga- sinya. Sedangkan untuk PT. PAN pi- haknya hanya membayar lisensi uang mukanya sebesar 40 persen per buah. (14). dua orang dewasa." Perahu itu baru mulai dipro- duksi Agustus 1988 oleh PT. Remanda Interbuana di bawah lisensi American Aerodyne, INO. N.C. USA. Dalam waktu singkat telah banyak penggemar, "pada saat ini sudah banyak pesanan se- kitar 6000 unit dari berbagai ne- gara" ujarnya. 1000 unit dari Australia, 1200 unit dari Kanada, 2000 unit dari Eropa, dan 1500 unit Malaysia. Sementara permintaan dari dalam negeri belum ada. "Memang sasaran pertama in- dustri wingsailer," katanya, "untuk tujuan ekspor, lalu untuk permin- taan dalam negeri sebagai prioritas kedua. Melihat perkembangan ini, pada akhir Januari 1989, pabrik baru akan dibuka di Jerman Barat. Pada saat ini PT. Remanda Interbuana telah merencanakan un- tuk menurunkan produk-produk nya di pasaran dalam negeri. "Hal ini dipandang perlu, mengingat daerah Indonesia begitu kaya de- ngan potensi wisata bahari. Armand J. Nasution mengemu- kakan, industri wingsailer ini tadi- nya akan dibangun di Amerika. ketika berbincang-bincang dengan Tetapi untuk menekan biaya pro- Antara di kantornya di Muscat, duksi, rencana itu dipindahkan ke Indonesia, karena tersedia buruh murah dan bahan baku fiber glass dalam jumlah cukup banyak. hanya mengatakan, kami tidak per- lu menjadi anggota OPEC. Namun kami membantu dan mendukung sepenuhnya organisasi ini. "Saat ini PT. Remanda Inter- buana punya produksi sekitar 60 unit/hari, kira-kira senilai Rp 120 Minyak sebagai satu-satunya sumber pendapatan Oman. Sepe- buana akan memperbesar kapasi- Untuk itu, PT. Remanda Inter- tas produksi. Dengan kapasitas yang ada sekarang untuk melayani permintaan ekspor saja masih ke- walahan, ujarnya. Saat ini sedang dipersiapkan ren- cana untuk survei pasar. "Agar kapasitas produksi yang akan di- pasar, untuk menghindari kelebih- bangun an kapasitas". Namun Armand J. Nasution mengakui, hambatan yang terasa dewasa ini kurang tersedianya te- Sabun Mandi Buatan DN Masuk Pasaran Afrika (2) naga kerja yang trampil. "Saat ini saja jumlah tenaga kerja yang ada, hanya 55 orang, masih terlalu ku rang. Ir. R.O. Hutapea di Depok. Pada acara simposium Gas dan Bumi dan Petrokimia yang dilaku- kan di kampus UI Depok ia me- ngemukakan Indonesia tercatat sebagai negara penghasil dan peng- eks por gas alam cair (LNG) ter- besar di dunia, dengan produksi 20,1 juta metrik ton/tahun dan kontrak penjualan LNG 19,1 juta metrik ton/tahun. Di samping ekspor LNG, kilang. LNG Arun dan Bontang juga telah HARIAN NERACA Cukup Besar Sumbangan Oman terhadap OPEC Oman, NERACA OMAN bukan anggota OPEC, namun sambangannya kepada Or-. ganisasi Negara Pengekspor Mi- nyak itu boleh dikata cukup besar. bersedia menjadi anggota OPEC Alasan mengapa Oman tidak Industri pembuatan wingsailer anggota non-OPEC lainnya agar ikut solider mengurangi produksi. tuk berbagai jenis kepentingan termasuk untuk kebersihan ling- kungan, semakin meningkat pu- la permintaan akan sabun. Sebagai salah satu dari 9 jenis bahan pokok masvarakat Indonesia, sabun ternyata juga dijual oleh beberapa negara ke Indonesia ini. Tapi dengan semakin ber- kembangnya industri sabun di dalam negeri, permintaan sa- bun naik di pasaran dalam ne- geri sendiri, maupun di luar ne- geri semakin meningkat sekali- gus pula sudah bisa mengurangi pasokan sabun dari luar negeri ke Indonesia. Cadangan minyak Oman de- wasa ini diperkirakan mencapai sekitar 100 juta barel. Kapasitas produksi kilang mi- nyak Oman pada awalnya hanya sekitar 50.000 barel sehari. Yakni ini sebenarnya merupakan industri tahun 1902. Angka ini terus me- padat karya. Namun pekerja yang Menteri perminyakan dan mi- ningkat menjadi 100.000 barel se- dibutuhkan setidaknya sudah neral Oman Said bin Ahmed Al hari pada 1919. Cukup untuk me- mampu menguasai dasar-dasar tek- Shanfari kepada The Khaleej Ti-menuhi kebutuhan dalam negeri (HSB) mes mengatakan. Kelebihan pro- sampai tahun 2000. (M. Subandi). nologi tertentu. Perkembangan impor berba- gai jenis sabun selama lima tahun terakhir (1983-1987) sebagai berikut. Impor berbagai jenis sabun, 1983-1988 Volume Nilai (Kg) (USS) 1983 738.595 528.473 1984 198.839 390.005 1985 1986 1987 1988 (*) Sumber: BPS, (*) Januari-Juni 98.830 165.900 62.982 172.405 53.376 156.727 67.619 187.560 juga kurang jelas. Menteri Penerangan Oman, Ab- Tahun dingkan dengan perkiraan akhir BEO atau 9.67 persen dari seluruh Pelita IV. Walaupun dari segi jum- penggunaan energi. lah meningkat. Idul Azis bin Mohamed Al Rowas, OPEC agar segera mengakhiri per- sen atau + 1,7981 juta barel setara la mengatakan, perincian peng- gunaan energi pada akhir Pelita y (1993-1994) sebagian besar masih Menurutnya, realisasi pengguna- bedaan pendapat diantara mereka. Sehingga tercapai persetujuan me- ngenai kuota dan harga. minyak (beo) berasal dari energi batubara, kata Direktur Utama Perum Tambang Batubara Ir Ach- mad Prijono di Jakarta, Rabu. Dikatakan, jumlah prosentase itu meningkat cukup besar diban- juta, didominasi dari minyak bumi, yaitu 200,363 juta barel minyak ata u 56,9 persen dari seluruh di Indonesia. an batubara pada akhir Pelita atau pada 1983/84 sebanyak 1,40 barel setara minyak atau sekitar Oman optimis bahwa kendati 0,51 persen dari seluruh penggu- adanya kondisi negatif di pasaran. naan energi Indonesia. Pada akhirnya OPEC akan men- Penggunaan energibatubara pa- capai suatu kesepakatan bila masa- ding kan realisasi pada akhir Pelita da akhir Pelita IV qoiixioln kata juta," tambahnya. Semua produksi nuhnya digunakan untuk kepen- lah-masalah politis dalam organi- III. Prosentase itu menurun diban- Prijono, sebanyak 28,244 juta LPG, 85,882 juta BEO WRNR. energi habis terserap. Dari angka-angka di atas ter- lihat, selama lima tahun terak- tingan negara. Dan barangkali ka- rena alasan itulah Oman lalu ingin lebih menggunakan sebaik-baik- nya uang hasil penjualan minyak- nya untuk membiayai pemba- ngunan di dalam negeri. Diakui peranan Oman dalam membantu OPEC cukup besar. Ini terbukti dengan usahanya menu- runkan produk si minyaknya secara sukarela, hingga ekspor minyak negara itu kini hanya mencapai Produksi minyak Oman sekarang tingkat 490.000 barel per hari. Setelah pengurangan itu. Hanya mencapai 600.000 barel per hari. Upaya untuk menstabilkan har- ga minyak dunia pada tingkat yang wajar sebenarnya bukan hanya Ekspor LNG Indonesia akan Turun Depok, Bogor, NERACA bahnya. LAJU peningkatan ekspor gas alam cair (LNG) Indonesia menje- lang tahun 2000, diperkirakan ber- ada di bawah mulai mengekspor gas minyak cair (LPG) ke Jepang dengan kontrak penjualan 1,95 juta metrik ton/ tahun, kata Dirjen Migas. dicapai pada periode Pelita II dan Pelita III, demikian Dirjen Migas Ia mengatakan, berbagai proyek petrokimia seperti kilang Pupuk Sriwijaya, kilang polyropylene, ki- lang Pupuk Kujang, kilang Pupuk Kaltim, kilang Pupuk ASEAN dan kilang Pupuk Iskandarmuda telah menggunakan gas bumi sebagai bahan baku dan bahan bakar da- lam pelaksanaan produksinya. OPEC. Tapi juga menjadi tang- gungjawab semua negara penghasil minyak di luar organisasi ini. Oleh karena itu untuk menunjukkan soli- daritasnya terhadap OPEC. Oman telah memberi contoh untuk se- cara sukarela mengurangi produksi minyaknya beberapa kali. Selain itu awal tahun ini Oman juga mengambil prakarsa membujuk Meskipun ekspor LNG menje- lang tahun 2000 diramalkan ber- ada di bawah Pelita II dan III namun sebaliknya dengan penemu- an cadangan gas baru akan men- dorong peningkatan pemanfaatan gas bumi dalam negeri untuk meng- ganti bahan bakar minyak mau pun untuk bahan baku industri petrokimia, kata Hutapea. Dikatakan, peranan gas bumi dalam sejarah industri pertambang an minyak dan gas bumi Indonesia mulai timbul setelah Perang Dunia II dan yang paling menonjol sejak pemerintahan Ofde Baru, tam- TRAVET E hir (1983-1987), impor berba- gai jenis sabun sudah semakin menciut yaitu dari US$ 528.- 473 pada 1983 menjadi hanya US$ 156.727 pada 1987. Se- lama enam bulan prtama (Ja- nuari-Juni) impor ini tercatat 67.619 kg senilai US$ 187.560 dan untuk seluruh tahun, agak- nya angka ini masih akan naik lagi dan sudah pasti lebih besar dari 1987. duksi merupakan penyebab utama bagi merosotnya harga minyak. Karena itu trend ini harus diikuti terus oleh semua negara OPEC maupun non OPEC dengan jalan mengurangi produksi tapi harga mengurangi produksi. Lebih baik dasnya. la juga mengimbau anggota Sama halnya dengan berba- gai jenis barang buatan luar negeri, masyarakat Indonesia sudah terbiasa untuk menggu- nakannya walaupun di dalam negeri sendiri barang sejenis sudah diproduksikan dalam mutu yang memadai. Pada 1987 misalnya impor sabun mandi tercatat sebanyak 29.745 kg senilai US$ 117.807 yang berasal dari berbagai nega- ra seperti Perancis--dengan pa- sokan sebanyak 4.479 kg seni- lai US$ 53,979; Jerman Barat senilai US$ 12,776, Italia seni- lai US$ 8.013 dan beberapa negara lainnya. Selain itu, juga tercatat im- por sabun batangan, tapi nilai- nya kecil yaitu US$ 3.387 yang berasal dari Singapura dan Amerika Serikat. sasi itu terselesaikan. Sementara semua anggota OPEC dan non OPEC ikut mende- rita termasuk Oman. Ia berharap negara-negara OPEC akan men- capai suatu kesepakatan guna menghindari merosotnya lagi har- ga minyak serta dampak negatif- nya terhadap sistem keuangan ne- gara kelak. Melihat peningkatan ekspor sabun ini, di masa mendatang agaknya dagangan ini akan bisa diharapkan menjadi andalan baru, sebagai penam- bah mata dagangan andalan yang sudah ada. Selain itu, ten- tunya, impor sabun luar negeri akan bisa ditekan walaupun ti- dak sampai nihil sama sekali. (Jansen Butar Butar) Cara lain yang bisa ditempuh untuk menutup kerugian akibat dengan utang. merosotnya harga minyak adalah ini. Karena banyak negara melaku Kita tidak perlu malu akan hal kan hal serupa utang dalam masa- masa sulit, tambahnya. Menurut Shanfari, Oman tidak bakal menaikkan produksi minyak untuk mengimbangi pendapatan akibat merosotnya harga. Karena pasar sudah terlalu jenuh. Selain itu juga belum ada rencana untuk menjual minyak Oman ke negara tetangga. Beberapa proyek yang juga telah menggunakan bahan bakar gas bumi di lingkungan industri dasar tercatat PT Krakatau Steel, pabrik semen di Jawa Barat serta bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik di Medan. Sedangkan di Palembang dan Gresik pada tahun- Jakarta, NERACA GABUNGAN Pengusaha Far- masi (GP Farmasi) menyambut baik rencana pemerintah untuk mengeluarkan paket deregulasi di bidang obat-obatan dan mengha- rapkan agar rencana deregulasi ter- sebut dapat segera terealisir. m RI untuk mengeluarkan paket deregu- lasi di bidang obat-obatan dalam waktu dekat. Mengenai bentuk dan kapan rencana pemerintah mengeluarkan paket deregulasi tersebut, Menkes belum bersedia menjawab. "Tung- gu saja," ujarnya kepada warta- wan. Kalangan Farmasi sebelumnya telah menduga bahwa memang akan ada keputusan pemerintah mengenai deregulasi di bidang obat-obatan itu namun mereka masih mempertanyakan tentang bentuk dari paket deregulasi ter- sebut. Sementara itu Wakil Ketua GP Jakarta, NERACA PADA akhir Pelita V, yaitu pada 1993/94 sebanyak 9,1 per- Jakarta, NERACA PERTAMINA mengakui peng- adaan elpiji di Medan dan sekita- nya akhir-akhir ini agak tersendat. Pengadaan LPG di Medan dan daerah sekitamya mendapat pasok- an dari LPG plant Tandem seperti tidak mampu mela yani kebutuhan Aceh, Sumut, Padang, Pakan Baru masyarakat dengan lancar, cukup dan pada waktu yang tepat. Menurut Ka Biro Humas Per- tamina Pusat K.A. Endin dalam penjelasannya kepada pers Rabu, ketidak mampuan memenuhijum- lah tersebut disebabkan produksi dari lapangan Rantau Pangkalan Susu berkurang, yang biasanya 70 ton/hari kini sekitar 30 ton/hari. Sedang kebutuhan LPG untuk daerah tersebut dalam keadaan normal 50 ton/hari, yang diperun- tukkan industri 21 ton/hari dan untuk rumah tangga 9 ton/hari, ini berarti untuk rumah tangga dapat terpenuhi 26% dari kebutuh- an normal. hanya Sementara upaya membantu pe- masokkan LPG dari kilang Perta- mina yang lain seperti dari Plaju, tahun ini juga akan menyusul, katanya. Agar Direalisir, Deregulasi Bidang Obat-obatan MENINJAU : Presiden dan Ibu Tien Soeharto hari Senin (28/11) melihat maket proyek kilang LPG Bontang dan Arun, (29/11) di Bon lang, Kalimantan Timur. (Foto: ANT) II. la mengatakan, Indonesia me- miliki 60 cekungan sedimen mi- nyak dari jumlah sedimen itu hanya 34 cekungan yang telah di- selidiki secara intensif (Ant) Diakuinya usaha deregulasi ini sedang mulai diproses, demikian pesannya tanpa merinci keterang- an tersebut. Deregulasi itu diharapkan dapat menekan biaya produksi yang akan membuat harga obat dapat ter- jangkau masyarakat, ujar Ketua Ketua Umum Ikatan Dokter Bidang Industri GP Farmasi An- Indonesia (IDI) dr Kartono Mo- thony Charles Sunarjo di Jakarta hamad mengatakan bahwa IDI Selasa ketika diminta komentar- AT hadap mahalnya harga obat. Dikatakannya dalam mengha- dapi mahalnya harga obat, IDI dalam Mukernya di Medan tahun Menteri Kesehatan dr Adhyat- lalu mengusulkan agar dokter bo- ma MPH Senin di Surabaya ketika leh melakukan dispensing" untuk memberikan pengarahan di depan dapat meringankan beban pasien. peserta Muktamar ke XX IDI IDI juga mengusulkan diseder- (Ikatan Dokter Indonesia) menga-hanakannya perizinan apotik, serta takan bahwa pemerintah akan se- dimungkinkannya para apoteker gera mengeluarkan paket deregu- untuk melakukan pelayanan pro- lasi di bidang obat-obatan. fesional di tempat yang sama de- ngan kelompok dokter berpraktek. Selain itu, IDI juga "concern" terhadap perilaku penulisan resep yang tidak rasional dan banyaknya jumlah obat yang beredar. UNIT PENDINGIN Sumber Energi, pada Akhir Pelita V dari Batubara DERMAGA 11 Dalam kesempatan itu ditanya kan juga mengenai pemasaran el- Pemanfaatan gas bumi di dalam piji untuk tahun 1988/1989 ada- negeri untuk bahan bakar pem- lah sebanyak 260 ribu ton yang bangkit tenaga listrik maupun un- antara lain ex Jakarta 450 ton/ tuk bahan baku industri petroki- hari, ex Surabaya 250 ton/hari ex mia dan industri lain, mempunyai Ujung Pandang 34 ton/hari danex dampak yang positif, seperti me- Mundu/Cirebon 60 ton/hari dan ningkatnya ekspor minyak dan ber- lain-lain. Pemasaran elpiji tahun kurangnya impor bahan petroki- 1987/1988 adalah 225 ribu ton. mia serta komoditi industri lainnya. Yang lebih penting adalah penam- pungan lapangan kerja bagi masya- rakat bertambah banyak, kata Hutapea yang juga merangkap ang- gota Tim Gas Pertamina itu. Menteri Kesehatan mengharap- kan agar dokter lebih menggalak- kan lagi penulisan resep obat gene- rik yang tercantum dalam Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN). Dengan menulis resep obat generik sekitar 90 persen kasus penyakit di Indonesia sebenarnya sudah dapat diatasi dengan penggunaan obat generik tersebut. (Ant) Pertamina Akui Pengadaan persen), dan energi panas bumi, LPG di Medan Terganggu persen), batubara 31,798 juta BEO 5,0571 juta BEO persen). Dikatakan, sa saran produksi, UPT Batubara Ombilin beserta para kontraktor Perum Tambang Batubara pada akhir Pelita V atau pada 1993/94 sebanyak 12,01 juta ton. Halaman II Cadangan Migas Trengganu Terbesar di Malaysia Kuala lumpur, NERACA JUMLAH cadangan minyak mentah lepas pantai Trengganu pada 1 Januari tahun ini tercatat 1,47 miliar barel dan gas alam 27,6 miliar m3. Trengganu, sekitar 300 Km dari Kuala Lumpur, merupakan negeri yang paling besar mempunyai kan dungan minyak dan gas alam, di samping Sarawak. Di negeri in kini akan dibangun industri petro kimia, terutama proyek-proyek poli-ethylene dan polypropylene Beberapa investor asing, selain Petronas (Perusahaan Minyak Ne- gara Malaysia) telah mengajukan permohonan untuk menanamkan modalnya di bidang industri petro kimia. Jayapura, NERACA Menruut laporan Badan Peng embangan dan Pembangunan Ne- geri Trengganu 1988/89, produksi minyak mentah dari lapangan mi- nyak lepas pantai Trengganu ta hun ini diperkirakan sekitar 110,66. juta barel, yaitu 303.200 barel sehari. Sedangkan produksi gas alam sebanyak 442 juta kaki kubik sehari. Mengenai proyek penyaluran gas semenanjung laporan itu me- ngatakan, pelaksanaannya melalui dua tahap, yaitu sistem I dan sistem (Ant) Aug. Sep. Okt. Nov. PEMERINTAH Daerah Ting- kat I Irian Jaya mentargetkan pe- nerimaan royalti dari perusahaan tembaga, Freeport Indonesia Inc. pai Rp 9,1 miliar. yang mengolah tambang tembaga di Tembaga pura, Irian Jaya hingga akhir tahun anggaran 1988/1989 sebesar Rp 9,1 miliar. Sehubungan dengan itu maka bagian hasil bukan pajak yang ber- asal dari hasil royalti pertambang- andalam perubahan anggaran ber- tambah sekitar Rp 3,6 miliar dan target semula hanya Rp 5,4 miliar. Kepala Biro Humas Pemda Irja, Farmasi Drs Eddie Lembong ke- tika dihubungi tidak bersedia mem III DPRD masa sidang 1988/89 J.B.N. Rahakbau menjawab per- berikan keterangan tentang masa- dan sidang pleno terbuka di Jaya-tanyaan ANTARA seusai sidang tersebut mengatakan, penerimaan lah tersebut. Hanya dipesankan pura. Menurut Gubemur, bagian hasil pajak pembangunan (royalti) dan oleh sekretarisnya bahwa paket deregulasi dalam bidang farmasi bukan pajak yang berasal dari Freeport itu akan dimanfaatkan untuk obat-obatan yang baru me- royalti pertambangan nampak ada untuk pembangunan di daerah ini. nya peningkatan produksi yang mang belum ada. Sesuai ketentuan, dana tersebut menggembirakan Sampai Oktober 30 persen diberikan kepada Pemda 1988 realisasi mencapai Rp 2,7 Tingkat II Fak-Fak, karena kawas miliar dari target sebesar Rp 5,4 an pertambangan itu terletak di wilayah hukumnya, sedangkan 70 la mengatakan, penyetoran ro- persen diberikan kepada Pemda yalti yang diadakan 30 September tingkat I Irja. Dana tersebut akan 1988 sebesar 1.292.575,40 dollar digunakan untuk membiayai pro miliar. nya tentang rencana pemerintah juga merasa bertanggungjawab ter- AS dan 10 Oktober sebesar yek-proyek pembangunan, tidak Hal itu dikemukakan Gubernur Irja, Bas Suebu SH dalam pidato- nya di depan sidang paripurna ke- Sungai Gerong, Dumai, Cilacap, Balik Papan yang stock LPG-nya cukup banyak tidak dapat dilak- sana kan karena terbatasnya tanker: Menurut Endin, tanker yang se- karang ada hanya 3 (tiga) buah dengan kapasitas muat 3.390 ton dengan round trip 5 - 6 hari. Semula katanya, tangker yang Coal Kalimantan, dan 2.625.000 digunakan sebanyak 5 (lima) buah ton dari PT Arutmin Indonesia, dengandaya angkut 5.490 ton. Ka- Kalimantan. rena 2 (dua) buah tangker yang Selebihnya diharapkan dipenuhi lain mengalami musibah tengge- PT Utah Indonesia, Kalimantan lam yaitu tanker Pertama tengge- 500.000 ton, PT Kaltim prima lam bulan Februari 1988 dan tan- Coal 12,25 juta ton. PT Kideco ker Elpina tenggela m'antaraP. Deli Jaya Agung 2 juta ton. PT Ad ro dengan Ujung Kulon (Jawa Barat) 25.000 ton. PT Berau Coal 500.- 000 ton. PT Chung Hua Overseas pada tanggal 13 Nopember 1988. 50.000 ton, PT Multi Harapan Utama 1 juta ton. Dan PT Tanito harum 500.000 ton. Mengingat terbatasnya kemam- puan tanker yang sekarang ini, maka terpaksa kadang kala terjadi pembatasan penjuala nLPG, wala u pun hal itu baru terjadi akhir-akhir ini. Menurut Achmad Prijono, ca- dangan batubara Indonesia jauh lebih besar dibandingkan cadang- Katanya, awal Desember 1988 an minyak bumi. Dan dewasa ini lalu, sebuah tanker baru Muroran cadangan batubara diperkirakan (pengganti tanker yang tenggelam) mencapai 25 miliar ton. Yaitu di dengan daya angkut kurang lebih Sumatera 20.5 miliar ton, Kali- 1.600 ton telah dapat dioperasi- mantan 2,5 miliar ton. Dan sisa- kan, sehingga pemasokan LPG se-nya tersebar di Sulawesi, Jawa dan kitar Medan dapat normal kembali Irian Jaya. dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri. Adapun energi non minyak seba- nyak 151.559 juta BEO-Reng per- sen. Kemudiangas bumi, termasuk "Umumnya, batubara ini tergo- long jenis lignite. Seperti yang ter- dapat di Sumatera Selatan, Bitu- minus dan Sub-sub Bituminus di Sumatera Barat, dan Kalimantan. Jenis antrasit dan painan di Bukit Asam." katanya. Dewasa ini batubara di Indone- sia digunakan sebagai bahan bakar pusat listrik tenaga uap, pabrik semen. Peleburan umah dan nikel, serta berbagai industri kecil, demi- (11) kian Prijono. (Ant). Target Royalti Tembaga Freeport Rp 9,1 Miliar Sasaran produksi itu diharap- kan dipenuhi oleh unit produksi tambang ombilin. Sumatera Barat sebesar 862.500 ton. Kemudian 500.000 ton dari PT Allied Indo hingga penerimaan royalti dari perusahaan patungan Indonesia Amerika Serikat ini hingga akhir tahun anggaran 1988/89 menca- 750.000 dolar. Jumlah tersebut dibenarkan untuk biaya rutin. diperkirakan bertambah lagi se- (Ant) Perkembangan Harga Minyak Jakarta, NERACA PERKEMBANGAN harga minyak mentah pada perdagangan akan an (future trading) hari Selasa 29 November di New York Mercan- tile Exchange dari jenis minyak West Texas Intermediate untuk kontrak penyerahan bulan berlainan dalam USS menurut laporan Associated Press adalah sebagai berikut : Penyerahan Buka Jan '89. Feb. Mar. Apr. Mei. Jun. Jul. Tinggi Rendah Tutup Perubahan 14.90 15.25 14.73 14.92 14.83 15.14 14.64 14 83. 14.77 15.10 14.68 14,82 Turun, 11 Turun, 08 Turun, 03 Turun. 01 14.83 15.12 1468 14.84 14.85 15.09 14.75 1486 Naik. 01 14.85 15.08 14.75 14.88 14.90 15.12 14.75 14.90 Naik. 03 14.85 15.01 Naik, 05 14.85 14.92 Naik .07 14.98 15.03 14.95 15.15 15.15 14.94 Naik.09 14.96 Naik. 11 15.15 15.00 Naik.15
