Tipe: Koran
Tanggal: 1988-12-01
Halaman: 09
Konten
Kamis, 1 Desember 1988 PERDAGANGAN KOPERASI Ekspor Lewat Kawasan Berikat Jakarta Capai US$ 92 Juta Lebih Jakarta, NERACA NILAI ekspor lewat Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Jakarta tahun 1987 lalu menunjukkan ni- lai 92 juta dolar AS, naik 49,63 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini dikemukakan Ibrahim Salam salah seorang pejabat di PT (Pesero) KBN milik negara itu kepada tim Ekuin Dewan Pertim- bangan Agung (DPA) yang dipim in ketuanya, Sukamdani S. Gito- ardjono ketika meninjau perusa- haan itu Selasa lalu. Dikawasan itu kini beroperasi sejumlah 75 perusahaan diantara- nya 63 PMDN dan 12 PMA. Di- bandingkan nilai ekspor yang me- lalui KBN tahun 86, sejumlah 61 juta dolar AS lebih, maka ekspor Jahun 1987 ini sangat meningkat cukup besar, katanya. Tetapi hambatan lain juga diha- dapi antara lain air PAM ternyata belum mengalir, sementara para in- Dikemukakan, investasi yang di- nanti-nanti kata Ibrahim Salam. tanam di PT KBN ini mencapai Rp vestor di kawasan ini masih me- 63 miliar lebih ditambah mata uang asing sebanyak 61 juta dolar. Diseluruh wilayah ini ditampung tenaga kerja 25.664 orang, tam- bahnya. Sementara itu, terhitung Januari sampai Oktober tahun ini KBN nilai ekspornya telah mencapai 154.779.905,82 dolar, yang terdiri atas nilai ekspor KBN Cakung 88.932.755,82 dolar dan nilai eks- por KBN Tanjung Priok 65.847.- 150 dolar, kata Ibrahim Salam. Semarang, NERACA KAIN lurik yang merupakan kerajinan tekstil khas Jawa Te- ngah ini memasuki pasaran dunia setelah Klaten mengekspor komo- diti ini belum lama ini sejumlah 9.500 meter ke Amerika Serikat, Australia, Brunei. Dalam rangka meningkatkan pelayanan bagi pengusaha yang mengembangkan usahanya di da- lam kawasan ini, PT KBN telah mengusahakan penambahan fasili listrik. dan Menurut laporan ANTARA, Kabupaten Klaten disamping di- kenal penghasil dan pengekspor tembakau vorstenlands kini juga telah mengirim ke luar negeri kain lurik ihrom Darussalam. Disamping ke AS, lurik Klaten juga di ekspor ke Aus- tralia, sementara kain ihrom di pasaran pula ke Brunei mencapai 1.500 meter. Lurik dan Kain Ihrom Klaten, Diekspor ke Brunai Terlalu besar AIR di kawasan ini selain di- gunakan sebagai kebutuhan kar yawan, juga digunakan sebagai salah satu sarana produksi khu- susnya bagi perusahaan pakaian jadi (garment). Sementara penawaran untuk itu yang diajukan oleh PAM DKI sebesar satu miliar rupiah dipan- dang terlalu besar untuk dapat di- tanggung oleh PT KBN, demikian Ibrhaim Salam. Menurut Ibrahim, usaha lain meliputi tong pakaian jadi, 1,603 buah pera- botan rumah tangga, 300 buah mainan anak, 900 kilogram tulang tanduk, 70 stel bordir/pakaian adat, 28 buah payung dan 150 ki- logram ornamen/komponen me- sin/alat besar. garakan penyuluhan ekspor non migas yang diikuti 40 orang peng- usaha dalam wilayah kabupaten Klaten. Bupati Klaten, Soehardjono mengajak warga Kabupaten Kla- ten bekerja lebih giat lagi guna me- ningkatkan kesejahteraan, dan ia mengingatkan pengusaha di Klaten untuk melayani pelanggan dan ju- jur. Dengan demikian, konsumen akan puas dan mata dagangan yang memenuhi selera konsumen. Berbicara di 20 ha di Rotary Club of Bali-Sanur di Denpasar, Selasa, DR. Josef Kwee, mengatakan Austria banyak mengimpor buah-buahan dari ne- kini masih mencari negara pema- gara-negara anggota ASEAN dan sok mata dagangan itu. Dua negara pemasok utama Thailand dan Filipina, sedangkan jenis buah yang banyak diekspor adalah durian, pepaya dan mangga. "Melihat semakin bertambah- nya permintaan buah-buahan oleh masyarakat Austria, Indonesia bi- sa melakukan terobosan dan pen- Sebagai upaya meningkatkan dekatan dengan para importir di ekspor non migas, pekan lalu peme- sana," kata doktor spesialis admi- rintah daerah setempat menyeleng- nistrasi niaga tersebut. Solo, NERACA NILAI ekspor non migas Jawa Tengah selama ini dido- minasi oleh hasil industri. Kepala Bidang Aneka Indus- tri Kanwil Departemen Perin- dustrian Jawa Tengah, Drs. Su- pamo, MSc. mengemukakan pada pembukaan Penataran Pe- ningkatan Pelayanan kepada Dunia Usaha Industri Wilayah Surakarta, di Gedung Wanita Solo, belum lama ini, ekspor Mon migas Jateng tahun lalu (1987) yang berjumlah US.S 213.609 jtua sebanyak 85,58% nya atau US$ 182,825 juta merupakan hasil industri. "Sisa- nya adalah nilai ekspor dari komoditi rempah-rempah, ha- sil pertanian, dan perkebunan," tuturnya. la menyebutkan, realisasi ni- lai ekspor Jateng baik migas dan non migas dalam Pelita IV mengalami kenaikan cukup tinggi, yaitu dari US.$ 396,3 pada 1984 menjadi US.$ 415,2 pada 1987. Dari jumlah terse- but bila dia mati per tahun, rea- lisasi nilai ekspor migas terus menurun nilainya dari US.S 235,3 juta pada 1984 menjadi US.S 147,8 juta pada Agustus 1988. Namun untuk ekspor non migas, sebaliknya mengalami Pemda Gowa bersama Kandep Koperasi, Camat dan para Kepala Desa di daerah itu secara aktif mendorong peningkatan jumlah keanggotaan KUD, dengan jalan menyiapkan kebutuhan anggota, seperti 9 bahan kebutuhan pokok, pupuk, obat-obatan, KUT, KCK, serta Kredit pengadaan pangan. Jakarta, NERACA MUTU yang dihasilkan oleh suatu luas pabrik 10 Ha dengan karya- wan 1300 orang di antaranya; di kantor perwakilan 60 persen dan perusahaan dalam penya- makan kulit, membuat pengusaha di luar kantor perwakilan 40 per- industri yang bergerak dalam duksi sepatu mengalami kesulitan Pelayanan ini dimaksudkan se- untuk jumlah keanggotaan, serta pening- sen. pro- investasinya, menyerta- katan pemupukan permodalan. Di- untuk meningkatkan ekspor. "Sehingga perlu ada kemanta- pan mutu yang akan dihasilkan setiap pengusaha penyamakan ku- lit," ujar Presdir PT, Sepatu Bata, J. Meeconrein kepada rombongan kan modal masyarakat Indonesia 15% dan modal Kanada 85%. Sementara itu Personal & Indus- trial Relation Manager PT. Sepatu Bata BF. Hasiholan Sirait SH yang ditemui NERACA mengatakan, samping itu, para anggota kelom- pok dan kontak tani di daerah ini diharapkan segera masuk dan men- jadi anggota KUD guna menda- Bagi mereka yang jauh dari loka- patkan kebutuhan dan pelayanan. Denpasar, NERACA BUAH-buahan Indonesia Beberapa usaha yang dikelola KUD di Gowa, di antaranya pe- sa- Menurut Pemda kabupaten Kla- ten tahun lalu Klaten memasok ngat disenangi orang Austria dan anggota Dewan Pertimbangan perlu ada produk penyamakanku- si KUD disediakan tempat pelayan- ngadaan pangan, penyaluran pu- negara ini mengharapkan bisa Agung (DPA) yang dipimpin Dr. lit yang bermutu standar di dalam an Koperasi (TPK) agar anggota puk dan saprodi, KUT, Usaha ga- 1,58 juta ton tembakau vorsten- mengimpor buah dari negara lain, Ir. Suyono Sosrodarsono ketika negeri. dan calon anggota lebih mudah mendapatkan pelayanan. lands ke Jerman Barat. plek, pertokoan/Waserda, dan usa- ha sari buah markisa. kata seorang ahli ekonomi PBB di Wina. meninjau pabrik sepatu ini di Ja- karta, kemarin. Mata dagangan kain asal Klaten yang sudah memasuki pasaran du- nia ialah pakaian jadi ke Amerika dan Perancis, perabotan rumah tangga ke Amerika dan Inggris, mainan anak Jepang, tulang tan- duk ke Brunei Darussalam, bordir dan pakaian adat ke Malaysia, payung, ornamen dan komponen mesin/alat besar ke Malaysia dan Brunei Darussalam. kenaikan, yaitu dari US.S 160,9 juta pada 1984 menjadi US.S 201,9 juta pada Agustus 1988. LPEM UI untuk mengadakan stu- di kelayakan untuk perluasan usa- ha ke Medan dan Surabaya. Selain itu, KBN akan memba- ngun 10 gedung bertingkat (stan- dart factory building) yang terdiri atas lima gedung dua tingkat ber- KBN sendiri, katanya, telah me ukuran masing masing 1.440 M2 minta bantuan World Bank (Bank dan lima gedung dengan dua ting- Dunia) dan bekerjasama dengan kat lainnya berukurang masing-ma- lembaga pembangunan ekonomi sing 2.700 M2 di Cakung. yang dirintis untuk meningkatkan ekspor dari kawasan ini, dilakukan dengan upaya mengikutsertakan para pengusaha di kawasan ini dalam misi perdagangan dan pa- memberi pasar baru. meran di luar negeri dalam rangka Semarang, NERACA RRC membatalkan mengimpor 1,5 juta m3 kayu lapis Indonesia karena negeri itu sedang melaku- kan pembenahanbidang perekono- mian, tutur direktur pabrik kayu lapis di Kaliwungu-Kendal, Jawa Tengah, Agus Sutanto. Pada bagian lain dikatakan, komoditi industri yang dikem- bangkan di Jawa Tengah da- lam rangka menyongsong eks- por non migas meliputi bidang Aneka Industri ada 41 komo- diti, industri mesin dan logam dasar 20, kimia dasar 10, dan industri kecil ada 22. RRC Tunda Impor Kayu Lapis di Indonesia Menurut dia, pembatalan terse- but hanya bersifat sementara. "Be- berapa bulan lagi Cina minta diki- rim kayu lapis dari Indonesia," ujam ya. Ekspor kayu lapis Indonesia an- tara lain ditujukan ke AS, Eropa, Jepang, Korea dan Hongkong, na- mun pengiriman terbesar ke AS dan Jepang. PEKERJA GAPLEK. Sekitar 300 Orang tenaga kerja, yang diserap usaha gaplek Pusat KUD Hasanud- din. Mereka kerja, tapi upahnya cukup tinggi Rp 7.000/Orang/hari, bagi Tk. bongkar. (Foto: Pusk ud Hasanuddin). Jumlah ekspor/tahun pabrik ini berkisar 350.000 m3, sedang pe- masukkan devisa 200 juta dolar/- tahun dan perusahaan ini se ka ra ng menyerap lebih dari 10.000 orang Perkembangan industri di wi la ya hnya cukup menggembira- kan. Sampai tahun lalu di Jawa Tengah terdapat 589.467 per- usahaan dengan investasi Rp 1,634 triliun lebih, dan menye- rap tenaga kerja sebanyak 2.210.950 orang. Sedangkan pada 1984 jumlah perusahaan hanya 570.597 buah, dengan investasi Rp 750,022 miliar dan tenaga kerja yang diserap 1.889. 712 orang. Dikatakan, jika di Indonesia su- dah ada pabrik penyamak kulit yang mempunyai standar mutu tinggi seperti di Inggeris, bisa saja usa ha persepatuan di pasaran eks- por terus berkembang. J. Meeconrein mengatakan, sela- ma ini ekspor sepatu Bata terus mengalami kenaikan. Pada tahun 1987 tercatat hanya 130.000 pa- sang ribu. Sedangkan kini sudah bisa mencapai 200.000 pasang dengan nilai ekspor US$ 2 juta. "Jadi tidak mustahil bila indus- tri persepatuan di dalam negeri, kalau menggunakan bahan baku penyamakan kulit yang bermutu, mampu meningkatkan ekspor non migas," ujar Meeconrein. PT. Sepatu Bata mempunyai Secara keseluruhan, kata Soe- parno, dari tahun 1984 sampai se ka ra ng terdapat kenaikan Mutu Penyamakan Kulit Sulitkan Pengusaha Sepatu tenaga kerja. Pabrik tersebut, belum lama ini ditinjau oleh Tim Koordinasi Pe- ngendalian Pencemaran Lingkung- an Hidup (TKP2LH) Propinsi Ja- wa Tengah di bawah pimpinan Dari hasil peninjauan, tim me- Asisten III Sekwilda Drs. Winarno. nyimpulkan bahwa usaha pence- gahan pencemaran oleh pabrik ter- ditentukan pemerintah. Di seputar sebut belum memenuhi syarat yang pabrik tersebut masih terdapat pen- cemaran limbah pabrik. jumlah perusahaan kenaikan in- vestasi rata-rata per tahun sebe- sar 27,5%. la berpendapat, prospek pe- masaran ke luar negeri komo- diti dari Indonesia sebenarnya cuk up baik. Hal ini mengingat adanya peluang pasar di luar negeri yang cukup luas. Seperti dihapuskannya Sistem Prefe- rensi Umum (GSP) untuk pe- masaranke AS terhadap empat negara industri baru (Korsel, Taiwan, Hongkong, dan Singa- pore). Tim ini pada hari yang sama juga meninjau sebuah pabrik tek- stil di Kaliwungu, Kabupaten Ken- dal. Juga adanya rencana pasar tunggal negara-negara Masya- rakat Ekonomi Eropa (MEE). Disamping itu pemanfaatan pe- luang pasar dalam negara ASE- AN (Asean Preferential Tra- ding Arrangement) maupun ASEAN PTAs. rencana akan dilakukan oleh tim Kegiatan yang sama, menurut tersebut ke beberapa pabrik di Kabupaten Sukoharjo, demikian Antara. Khusus bagi Jawa Tengah untuk pengembangan ekspor non migasnya akan lebih cerah setelah dibukanya kantor per- wakilan P4BM di Semarang dalam tahun ini. Dengan ini Nonmigas Hasil Industri Mendominasi Ekspor Jateng Ujung Pandang, NERACA PUSAT KUD Hasanuddin tan- tang KUD di Sulsel untuk me- ngembangkan usahanya, serta men- ciptakan dan menyerap banyak tenaga kerja. Unit usaha KUD yang harus dikembangkan, tidak unit Toko/- waserda, tapi unit-unit usaha pe- ngembangan komoditi, seperti usa- ha perkebunan ubi kayu, serta pengolahanga plek, jagung, kedele, kacang hijau dan berbagai jenis la naman dan usaha yang dapat me ng untungkan dan menyerap ba- nyak tenaga kerja. Koperasi Unit Desa (KUD) se- bagai wadah usaha, harus dikelola secara bisnis dan profesional, serta menguntungkan. Puskud Hasanuddin Serap 280 Tenaga Kerja/Hari Di samping itu, harus diupa ya- kan agar anggota merasa kan man- faat menjadi anggota KUD, baik dengan adanya pelayanan yang baik, maupun adanya penyerapan tenaga kerja pada KUD. Sehingga,para industriawan per- sepatuan di Indonesia untuk me- masarkan hasil produksi sepatu- nya tidak lagi trauma oleh akibat lebih canggihnya mutu produksi sepatu dari negara negara lain. Untuk pemasaran sepatu di da- lam negeri kata Hasiholan, sebe nar ya omzet perdagangannya bisa ditingkatkan. "Masalahnya, sejauh mana industriawan penyamak ku- lit itu tergugah untuk meningkat- kan mutu Sementara itu, anggota kelom- pok dan kontak tani di kabupaten Gowa sebanyak 1.066 dengan ang- gota 47.079 orang. Menjadi ang- gola KUD sebanyak 21.826 orang, pengurus KUD sebanyak 138 orang, jumlah kontak tani 4.712 kelompok, menjadi anggota KUD sebanyak 1.221 orang dan pengu- rus KUD sebanyak 105 orang. Ke- sertaan kelompok dan kontak tani KUD masih perlu diintensif- liki standar sama dengan kulit yang pan KUD ini sudah dimantapkan, kan agar semua anggota keli Gowa anggota disamak di luar negeri," ujarnya. menjadi anggota KUD. (K-25). Kakandep Koperasi Kabupaten Gowa Baharuddin, L. Bcs, menje- laskan kepada "Neraca" bahwa untuk mempercepat pencapaian KUD mantap mandiri di daerah- nya, sudah ditetapkan 2 prioritas, yakni prioritas I sebanyak 8 KUD klasifikasi A dan B, masing-masing KUD Sengka, KUD Palangga, KUD Bontosunggu, KUD Borisal- lonjo, KUD Garing, KUD Patalla- dang, dan KUD Tama ona.Kedela- memi- organisasi (04). jumlah keanggotaannya. di Dengan demikian, anggota akan merasakan secara langsung man- faatnya menjadi anggota Koperasi. HARIAN NERACA Pusat KUD Hasanuddin, yang saat ini mengelolah dan mengem- bangkan usaha ga plek secara lang- sung menantang KUD di Sulsel, Pemda Gowa Proyeksikan 21 KUD Mandiri Ujung Pandag, NERACA BUPATI Kabupaten Gowa H. A. Kadir Dalle, beserta jajarannya dan instansi terkait di daerahnya, percepatan pencapaian 21 KUD bekerja keras untuk mendorong Mandiri Pelita V mendatang di daerahnya. tidak perlu lewat BKPM. Namun ia mengingatkan, untuk meningkatkan ekspor non migas tidak cukup dengan nya peluang pasar dan ke- mudahan-kemudahan. Selama, Pelita V, yaitu mu- lai 1984 sampai 1987 realisasi nilai ekspor tekstil di Jawa Te- ngah terus mengalami pening- katan bila dibanding tahun se- belumnya. Data ini diperoleh NERAĆA dari Bidang Aneka Industri, Kanwil Departemen Perindustrian belum lama ini. Ekspor tersebut terdiri dari lima jenis komoditi, yaitu : be- nang, kain grey, kain finish, garment dan batik. Jumlah ter- sebut merupakan produk Jawa Tengah dan diekspor melalui pelabuhan di Jateng. "Tidak termasuk produk Jateng yang ekspor ya melalui pelabuhan di luar Jateng," tambahnya. Perkembangan nilai ekspor tersebut sejak awal Pelita IV (1984) sebagai berikut : tahun 1984 tercatat US.$ 52,136 juta Tiap hari sekitar 280 orang te- naga kerja yang terserap pada usa- ha gaplek, yakni tenaga buruh bongkar 80 orang, dan tenaga pen- catat (potong) ubi sebanyak 200 komoditi gaplek sebanyak 7.405.- 396 ton. Bahkan menurut peng- amatan "Neraca": ock gaplek ini, masih terus akan bertambah, kare- na di beberapa daerah di Sulsel untuk mengembangkan komoditi masih terus panen. ini untuk ekspor. Selain usa ha Ekspor, juga Pusat melakukan per- KUD Hasanuddin Ir. Fredrik Ba- dagangan beras antar pulau, de tong, usaha gaplek yang kelolah- ngan jalan kerjasama Pusk ud-Pus- nya ini, membawa dampak positif kud, serta swasta lainnya di seluruh bagi masyarakat Propinsi di Indonesia. KUD. dan anggota ora ng. Rp 7000/hari/orang, sedang te- Untuk tenaga bongkar, upahnya naga pencaca (potong) Rp 2000 /orang/hari. Awal Desember 1988 ini, Pusat KUD Hasanuddin akan melaku- kan ekspor perdana Gaplek seba- nyak 4000 ton ke negara masyara- kat ekonomi Eropah (MEE) de- ngan Kapal NAVITON VACULA MF. Ekspor kedua sebanyak 4000 tondergan negara tujuan Jerman Barat dengan Kapal MS. HERO. Kapal-kapal tersebut dicarter dan didatangkan langsung ke Ujung Pandang oleh Pusat KUD Hasanuddin. Menurut Kakanwil Koperasi H. Usman Esfa Pusat KUD Hasa- nuddin Sulsel, kini memiliki stock istajt lebih. Jumlah ini meliputi em- pat komoditi yaitu: kain grey US.S 17,790 juta, kain finish US.$ 6,856 juta, garment US.S 27,266 juta, dan batik US.S 233.784. Pada 1985 naik menjadi US.S 62,354 juta lebih terdiri dari benang US.S 18,242, kain grey US.S 21,862 juta, kain finish US.S 14,850 juta, gar- ment US.$ 25,321 juta, dan batik US.$ 303,414. Tahun 1986 terus naik men- jadi US.$ 65,372 juta terdiri dari benang US.S 699,9 juta. kain grey US.S 20,095 juta, kain finish US.S 17,239 juta, garment US.$ 30,123 juta, dan batik US.S 588.748. Sedang prioritas II ditetapkan 13 KUD, yakni KUD Niranuang, KUD Mandale, KUD Kalabajeng, KUD Macini baji, KUD Botonom- po, KUD Sapaya, KUD Parigi, neberang, KUD Botolempangan, KUD Moncong Tinggi, KUD Je- KUD Boronglo E dan KUD Paku. Disamping itu 9 KUD lainnya sementara dalam pembinaan. Diusahakan agar dalam Pelita V mendatang semua Koperasi/KUD dikabupaten Gowa, sudah mampu mengembangkan usahanya, dan memberikan pelayanan kepada anggotanya. Menurut data Kandep Koperasi Gowa, Kedelapan KUD yang di proyeksikan mandiri pada Pelita V mendatang, 7.450 orang, dengan simpanan Rp 12 juta, cadangan Rp 5,9 juta. Dana-dana Rp 1,5 juta, Volume usaha Rp 994,5 juta dan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp 11,2 Juta. Sedangkan pada 1987 naik menjadi US.$ 77,437 juta le- bih terdiri dari benang US.S 1,05 juta, kain grey US.S 20,095 juta, kain finish US.S 18,1 juta, garment US.S 30,122 juta, dan batik US$ 1,214 juta. Untuk posisi tahun ini sam- pai akhir Juni lalu (semester 1) tercatat seluruhnya senilai US$ 42.698 juta lebih terdiri dari benang US $524.927 juta, kain grey US $ 18,474 juta, kain finish US$ 14,050 juta, gar- ment US.$ 8,414 juta, dan batik US.$ 1,234 juta. (K-14) Dirjen Perhubungan Laut J.E. Habibie mengemukakan itu ketika membuka Seminar Sehari "Leas- ing, Hipotik Kapal Laut dan Pe- laksanaannya" yang diselenggara- kan Bidang Kajian Hukum Mari- tim Fakultas Hukum Universitas Indonesia bekerjasama dengan PT Pengembangan Arma- da Niaga Nasional (PT PANN) dan Kantor konsultan hukum "Ali Budiardjo, Nugroho, Reksodiputro (ABNR), di Kampus UI Depok, Rabu. Menurut Habibie, dengan hadir- Peminat boleh menghubungi KUD terdekat, atau langsung ke Pusat KUD Hasanuddin di Ujung Pandang. TINGGAL PUING: Sebanyak 250 kios di Pasar Pagi Jl. Nangka, Pekanbaru, Riau, musnah dilalap api Jumat dinihari (25/11). Kebaka- ran itu diduga berasal dari kompor yang meledak di salah satu kios. Musibah itu diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp 200 juta, namun tak ada korban jiwa. (Foto: ANT) Jakarta, NERACA an finansial dan belum sederhana- TERBATASNYA kemampu- nya prosedur perkreditan untuk investasi merupakan salah satu maritim. Terutama bagi pengada- hambatan bagi investasi di bidang an kapal-kapal sebagai pelengkap armada nasional yang telah ada, ma ka lembaga leasing merupakan salah satu jalan keluar dari kesulit- an itu. Ujung pandang, NERACA PUSAT KUD Hasanuddin Su- lawesi Selatan pertengahan Desem- ber mendatang akan mengekspor 9.000 ton gaplek ke Jerm dan Belanda, kata Manajer Pusat KUD Hasanuddin Ir. Fredrik Ba- tong di Ujung pandang. Barat Ekspor perdana gaplek sejak Pusat KUD Hasanuddin, ke Eropa tersebut akan dilaksanakan 10 De- sember 1988 sebanyak 3.000 ton, dan sejumlah eksportir lainnya akan mengekspor 10.000 ton ke Belanda. Pengapalan berikutnya Pusat KUD sebanyak 6.000 ton dengan tujuan Jerman Barat direncanakan disaksikan juga Menteri Koperasi/ Kabulog Bustanil Arifin SH di Pela- buhan Makassar Ujung pandang. Menurut Fredrik, keterlibatan Pusat KUD melakukan ekspor langsung gaplek ke Eropa meru- pakan terobosan baru bagi KUD dalam rangka meningkatkan dan memacu ekspor non migas dari propinsi ini, Produksi ubika yu Sulsel tahun ini mencapai 50.000 ton setara Dalam situasi bagaimana pun ge- rakan koperasi harus mampu ber- saing, katanya pula ketika membu- ka rapat anggota Pusat Koperasi Unit Desa (Pusk ud) Timtim tahun buku 1989, Selasa petang, di Dili. Koperasi Harus Siapkan Strategi Hadapi Saingan Puskud Sulsel akan Ekspor Gaplek ke Jerman & Belanda Menurut Sudiarsa, perkembang ankoperasi di propinsi termuda ini sangat pesat berkat kerja keras para pengelola, dukungan masya- rakat serta bantuan/fasilitas dari 9m2 Dili, NERACA di dalam mengembangkan kegiat- KAKANWIL Departemen Ko- an koperasi bisa menjangkau/me- perasi Timor Timur, Ir. Made Su- rangkul para pedagang ekonomi diarsa mengatakan, gerakan kope- lemah di pedesaan. la berharap program kerja Pus- diri untuk menyusun strategi/ke-kud tahun 1989 juga memprogram- rası/KUD harus rangka landasan yang kokoh guna menghadapi saingan dari sektor kan usaha KUD untuk merangkul saan,di samping terus menggalak- pedagang ekonomi lemah di pede- kan kegiatan anggota KUD sendin. lain di masa mendatang. gaplek, 50 persen diantaranya un- tuk dieksor dan sisanya untuk ke- butuhan lokal. Untuk itu, ia melihat perlunya pengurus koperasi harus mampu mengubah pola pikir secara ekono- la menyampaikan pesan Guber- mi tanpa meninggalkan watak dan koperasi itu sendiri, disam- nur Timtim kepada pengelola ping perlunya menyadari kelema- (K-25). koperasi/KUD di daerah ini agar han pengurus koperasi selama ini untuk segera mengatasinya. prinsip Ekspor komoditi ini ke Jerman Barat dan Belanda adalah untuk memenuhi kebutuhan makanan ternak di negara tujuan tersebut dalam musim dingin tahun ini. Guna memenuhi pengadaanga- plek di propinsi ini, 15 KUD di- percaya sebagai pemasok gaplek ke gudang Puskud Hasanuddin di Kabupaten Gowa maupun Ujung- pandang rata-rata 200 ton/hari. Ekspor Udang Kalteng Meningkat Palangka Raya, NERACA REALISASI ekspor udang be- ku dari Kalimantan Tengah se- lama sepuluh bulan pertama 1988 (Januari-Oktober) meningkat vo- lume maupun nilainya dibanding- kan periode yang sama tahun sebe- lumnya, kata Kepala Kanwil De- partemen Perdagangan Propinsi Kalteng, Burhanuddin, SH, Rabu. Realisasi perdagangan beras an- tar pulau, sudah dilaksanakan de- ngan Puskud NTT sebanyak 1000 ton beras. RMU kapasitas 6 ton beras/jam yang dikelolah Pusat KUD Hasanuddin di Sidrap, kini dijadikan pusat pemasaran bersa- ma KUD dan Puskud. Sementara RMU kapasitas 1 ton/jam milik KUD merupakan penyangga, dan tetap berproduksi dengan baik. Dan tidak benar, kalau RMU kapasitas besar akan mematikan RMU kecil, tapi beker- jasama dan saling tunjang, ujar Fredrik Batong. Pusat KUD Hasanuddin, juga mendatangkan bibit Ubi Adira IV dari Lampung, dan bibit Jagung "Pioner" untuk dikembangkan oleh KUD di Sulsel. 1982 hanya 105 koperasi/KUD menilai, peran serta koperasi dalam Di samping menyediakan 7 unit dengan anggota 24.052 orang. tracktor mini yang dipersewakan Dengan berhasilnya Timtim perekonomian nasional masih tert- nguntungkan. kepada anggota KUD dan masya- menggalakkan pembangunan ko-inggal jauh dibanding dua unsur rakat umum. Tractor mini untuk perasi, maka Pemerintah baru-baru pelaku ekonomi lainnya, BUMN umum Rp 60.000/hari/Ha, se- ini menganugerahkan Satyalenca- dang untuk KUD Rp 55.000/har- na Karya Satya Pembangunan ke- i/Ha. dan swasta. pada Pemerintah Daerah Tingkat Timtim. Pembelian gaplek oleh Pusat KUD Hasanuddin selain untuk ekspor juga dimaksudkan untuk menjaga harga komoditi itu yang penting berubah akibat spekulasi pedagang di daerah ini. Halaman IX Namun dengan hadirnya Pusat KUD dalam pembelian, harga ga- plek di Sulsel tetap normal Rp 127,-/kilogram, sedangkan sebe- lumnya Rp 100/kilogram di ting- kat pedagang, sehingga ratusan pe- tanianggota KUD menjadi korban permainan harga sebagai dampak dari terjadinya surplus ubikayu di (Ant) propinsi ini. Dalam periode Januari-Okto- ber 1988 Kalteng mengekspor udang beku 317,98 ton bernilai 2,24 juta dolar AS, sedankan peti ode sama tahun 1987 sebanyak 250,52 ton dengan nilai 2,03 juta dolar, berarti volume meningkat 26,93 persen dan nilai naik 10,12 persen. Pemerintah terus berupaya un- tuk memperbaiki pelayanan jasa angkutan laut ini, yang tercermin dalam bentuk deregulasi dan debi- rokratisasi. "Deregulasi dan debi- rok ra tisasi di bida ng angkutan la ut kok yang harus diperhatikan dalam membang un koperasi/KUD yakni bidang perkreditan, simpan pin- jam dan kredit candak kulak Sementara itu Dr. R. Santoso, (KCK), penyaluran bahan pokok Rapat anggota tersebut akan kebutuhan masyarakat serta me- Pudjosoebroto selaku pembahas membahas/mengesahkan program kerja dan Rencana Anggaran Pen- nampung, mengelola dan mema- makalah berpendapat agar segera terbentuk UU tentang Leasing. Per- hasil para anggotanya. dapatan dan Belanja (RAPB) ta- Kalau tiga hal pokok ini dapat aturan perundang-undang ini di hun buku 1989 Puskud Timtim dilaksanakan oleh KUD ia yakin, maksudkan bukannya pengurusa it itu. Rapat akan berlangsung dua kebutuhan anggota dan masyara- oleh Departemen tertentu menge hari dengan dihadiri 46 anggota, kat bisa terpenuhi dan hasil pertani- nai perijinan leasing, permodalan sarkan betul menjadi kekuatan ekonomi pedesaan, demikian Sudiarsa. pub, badan pemeriksa, penin-an dan kerajinan dari masyarakat dan siapa-siapa yang dapat bertin- jaudari Dekopinwil dapat tertampung dan KUD betul- dak sebagai lessor, tapi perjanjian tah Daerah Tingkat I Timtim. leasing seperti jual beli dan sewa Ia menjelaskan, kemajuan kope- rasi khususnya KUD di Timum terlihat dari adanya warung serba ada (waserda) milik KUD di pusat- pusat kabupaten sampai tingkat kecamatan. Waserda yang mampu bersaing dengan para pedagang kuat menun- jukkan kemampuannya berperan memperkuat perekonomian pede- saan dan menjadi stabilisator harga di daerah setempat. Ekspor udang beku perdana dan Kalteng pada tahun 1984 seba- nyak 75,02 ton dengan nilai 748. 338 dolar, tahun 1985 melonjak menjadi 307,77 ton bernilai 2,66 juta dolar, tahun 1986 turun men- jadi 291,63 ton bernilai 2,58 juta dolar. Lembaga "Leasing" Makin Diperlukan Angkutan Laut perlukan pula mekanisme penga- vestasi antara lain dengan mem- nya lembaga leasing ini maka di- dimaksudkan untuk mendorong in- turan hukum guna menjamin ke- berikan kemudahan-kemudahan tertiban dan kepastian. dan penyederhanaan prosedural," katanya. Dalam hal ini dia mengakui perangkat pengaturan hukum di Perlu UU Leasing bidang maritim dewasa ini tidak sesuai lagi dengan kebutuhan-ke- ADVOKAT dan pengacara Ny. butuhan baru tersebut. Kenyataan Murti Sianipar SH mengatakan, ini menurutnya merupakan tan- sekarang ini baru terdapat satu tangan khususnya bagi dunia per- perusahaan leasing yaitu guruan tinggi dan para pakar di PANN yang telah melaksana ka n bidang hukum untuk bersama- pembiayaan barang modal dalam sama dengan pemerintah berupa ya bidang perhubungan laut (kapal). PT. memberikan jawaban yang tepat atas tuntutan kebutuhan tersebut. Dia berharap di masa menda- tang perusahaan leasing lainnya sudah dapat mengadakan kegiatan leasing dalam bidang kapal laut, sebab dari segi hukumnya sudah ada. Tahun 1987 volume ekspor ya kembali melonjak menjadi 319,60 ton, tapi nilainya turun menjadi 2,36 juta dolar AS. Ujungpandang, NERACA tersebut merupakan salah satu su dut pandangan pemerintah sehing! DITETAPKANNYA kopera- si/KUD sebagai salah satu unsur ga badan usaha perekonomiandesa pelaku ekonomi nasional bersama tersebut menjadi salah satu unsur Badan Usaha Milik Negara (BU- pelaku ekonomi nasional bersama badan usaha lainnya yang telah MN) dan swasta, merupakan tan- tangan bagi segenap pengurus ko- maju pesat. Tujuan pemerintah memadukan perasi, demikiandikemukakan Ke- tua Dewan Koperasi Indonesia tiga unsur ini sebagai pelakuekono rasi/KUD yang pada tahun 1987 (Dekopin) wilayah Sulsel H. Ra- mi nasional tidak lain agar ketiga tercatat 179 buah dengan anggota zak Hane pada ANTARA, Rabu. 35.751 orang, sedangkan tahun pemerintah daerah. Hal itu terlihat dari jumlah kope- Pakar dan tokoh koperasi itu unsur ini berjalan secara dalam memacu perekonomian na- sional yang dewasa ini kurang me- Menurutnya, hingga saat ini be- lum ada UU khusus tentang leas- ing untuk bidang maritim. Namun aspek hukum dari leasing kap! laut di Indonesia sebetulnya sudah disinggung dalam KUH Perdata dan KUH Dagang serta Departé- men Teknis yaitu Departemen Per- hubungan dan Departemen Ke- uangan. UU Leasing kapal laut ini di- jamin proteksi keamanan dalam nilainya amat penting guna men- segi operasional bagi pihak lesse maupun segi kepemilikan bagi les- sor mengingat bisnis ini membu- sangat tinggi dan untuk proteksi tuhkan dana dan permodalan yang pengamanan bagi pemilik objek penting adanya se- curity deposit, jaminan dari para pesero dan asuransi yang ditang- gung oleh perusahaan asuransi yang bonafid. 17 menyewa yang dapat digolongkan (Ant). sebagai perjanjian "bersama" (13) Koperasi sebagai Unsur Ekonomi Nasional Tantangan Pengurus Melalui koperasi/KUD diharap- kan perekonomian masyarakat de sa akan semakin baik, mengingat potensi sumberdaya alam dan sum- ber daya manusia terbesar berada didesa yang memerlukan arus eko- nomi lancar dan berimbang. HARIAN NERACA Ekonomi untuk Kesejahteraan dan Keadilan Razak menggarisbawahi bahwa kendala utama yang dihadapi kope- rasi adalah faktor kekurangan mo- dal, disamping aktivitas dan mana- Razak menilai, kemajuan kope- jemennya yang masih lemah, se rasi/KUD dewasa ini sangat meng- hingga memerlukan pendidikan gembirakan dibanding beberapa dan keterampilan yang didukung tahun lalu. Dampak keberhasilan tenaga profesionalisme. AGEN-AGEN PELANGGAN JABOTABEK Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi 124 JAKARTA BARAT CUCU AGENCY: Jl. Pinangsia Raya 86, Tp. 676673, 673012 DJAYAAGENCY: JL. Roa Malaka 23, Tp. 677284 SURYAAGENCY : Jl. Tiang Bendera Selatan 60 C, Tp 674284 CIK AGENCY: J Fajar Baru Raya 45 Cengkareng WONDO RAHARJO:Jl. Subeman 19 Slipi LUSSY AGENCY: JL. Taman Harapan Indah /J No. 18 TERATAI AGENCY: Jl. Pangeran Tubagus Angke Gg. Teratai V/163 Tlp. 6495293 VISI AGENCY: Jl. Rambutan Timur VI/229, Tomang Barat Tlp. 596366 PETOJO AGENCY: JL. Tg. Duren Utara V19 Tomang Barat JAKARTA UTARA SERANGKAI AGENCY: JI. Muara Angke Blok H. 3 Sel No.2, Tp. 6692790 HASIBUAN AGENCY: Jl. Remaja 53 Tg. Priok. Tip 494567 WANGI AGENCY: JI. Muara Karang Blok Y III Barat No. 3 T) 6693341.
