Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-05
Halaman: 07
Konten
6 1 k a k al 0 g at n i L d k n 9 4 7 g n 1 1 O F 1 I 1 S n J n e n t, a 3. _n n Di va si n 1- an sa or si an nji di mo 8- eri an ksi an di re Senin, 5 Januari 1998 DAERAH ISTIMEWA ACEH Menyusul Meninggalnya Drs.Nurdin Abdul Rachman MSi Bursa Calon Gubernur Aceh Semakin Hangat Banda Aceh, (Analisa). Bursa calon Gubernur Aceh kini semakin hangat dibicarakan menyusul meninggalnya salah seorang calon kuat yang juga putra terbaik Tanah Rencong ini Jumat (2/1) dinihari, yakni Drs.Nurdin Abdul Rachman MSi. Tow Hasil pengamatan "Analisa" di lapangan dalam beberapa hari terakhir, kalangan agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan politikus sudah menyebut-nye- but beberapa nama calon kuat menduduki jabatan Gubernur Aceh periode 1998-2003 terse- but. OBLUS rab 20cle hery Bys Perhitungan ini menurutnya belum termasuk siswa yang me- ngikuti pendidikan melalui Ke- jar Paket A setara SD (jalur luar sekolah). Apabila siswa yang belajar Kejar Paket A dimasuk- kan ke dalam perhitungan maka APK meningkat menjadi 114,49 dan APM 95,77 persen. Dalam pejelasannya kepada "Analisa" tentang perluasan ke- sempatan belajar di tingkat pen- didikan dasar dan menengah di Aceh, Malik Raden mengata- kan, kalau dilihat secara umum tingkat keberhasilan pada semua jenjang pendidikan di Aceh su- persen Kakanwil Depdikbud Aceh: Secara Umum Tingkat Keberhasilan Pendidikan di Aceh Menggembirakan Banda Aceh, (Analisa). pemerintah telah menetapkan kebijaksanaan untuk memperce- pat penuntasan sasaran wajib belajar (Wajar) 9 tahun dari ren- cana semula 15 tahun menjadi 10 tahun. Kepala Kanwil Depdikbud Aceh, H.A.Malik Raden menga- takan, hingga akhir tahun 1996- 1997, pada jenjang sekolah dasar (SD) tercatat Angka Partisipasi Kasar (APK) penduduk 7-12 ta- hun di SD/MI sebesar 113,13 persen dan Angka Partisipasi Murni (APM) 95,5 persen. Lhokseumawe, (Analisa). Situasi moneter yang tidak menentu yang melanda sejum- lah negara di Asia khususnya Asia Tenggara, sangat berpe- ngaruh terhadap kegiatan PT. PIM. Diperkirakan akan terjadi ke- naikan biaya produksi urea me- ngingat 45 persen biaya produk- si PT.PIM dibayar dalam bentuk dolar. Demikian ditegaskan Direk- tur Utama PT.Pupuk Iskandar Muda (PIM) Lhokseumawe, Drs.O.Komar Wiraatmadja, Ak kepada wartawan pada temu pers akhir tahun di ruang Melati PT.PIM, Raburam lucham Menurutnya, 45 persen biaya produksi yang dibayar dalam bentuk dolar adalah untuk pe- nyediaan bahan baku gas dan spare part pabrik. Produksi Urea dan Amonia PT.PIM 0.37 TGS Lampaui Target Komar. Sejak beroperasi sampai ta- hun 1997 total produksi urea mencapai 7.781.027 ton dan amonia 4.618,528 ton. Pemasaran urea dan amonia adalah untuk memenuhi pupuk di dalam negeri, khususnya Aceh, Sumatera Utara dan Riau. Kelebihan dari kebutuhan da- lam negeri atas izin pemerintah dialokasikan untuk diekspor. Pa- da tahun 1997 antara lain di- ekspor ke Vietnam, Philipina, India, Srilangka, Jepang, Korea dan Myanmar. MELEBIHI TARGET Namun demikian kita harus bersyukur, karena walaupun kondisi ekonomi negara kita se- dang diuji, produksi urea dan amonia PT.PIM bisa melebihi target yang ditetapkan. Target produksi urea tahun 1997 sebanyak 600.000 ton, tapi realisasinya mencapai 639.078 ton. Sedangkan amonia target produksi 366.000 ton realisasi- nya mencapai 391.995 ton, kata Langsa, (Analisa ). Harga bahan kebutuhan po- kok di pusat pasar Langsa pada hari meugang menjelang Rama- dhan, Selasa (30/12) mengalami kenaikan cukup tinggi. Akibatnya kalangan ibu rumah tangga kesu- litan mengatur keuangan guna memenuhi kebutuhan tersebut. Nama calon yang ramai dise- but-sebut itu antara Prof.Dr. Syamsuddin Mahmud (guber- nur sekarang), Ir. Usman Hasan (Dubes RI di Meksiko), Prof.Dr. Dayan Dawood (Rektor Un- syiah), Prof.Dr. Abdullah Ali (mantan Rektor Unsyiah/Atase Pendidikan RI di Malaysia). Kemudian Ir. Abdullah Puteh Menurut pantauan "Analisa" di lapangan, hampir semua jenis bahan kebutuhan pokok dan da- pur mengalami kenaikan, tanpa terkecuali. Kenaikan itu cukup bervariasi, bahkan ada yang men- capai 50 persen. Beberapa kebutuhan yang sempat dipantau, seperti bawang merah, bawang putih, gula pasir dan tepung terigu mengalami ke- naikan harga cukup tinggi. tau Bawang merah, bila sebelum- nya Rp. 3.600,-/kg, pada hari meugang tersebut menjadi Rp. 4.000/kg, bawang putih menjadi Rp. 6.000/kg, sedang sebelumnya masih Rp. 4.800/kg. Tepung teri- gu naik menjadi Rp. 1.200/kg dari Rp. 1.000/kg dan tepung kanji yang sebelumnya Rp. 1.200/kg malah meroket menjadi Rp. 1.600/kg. 1. dah cukup menggembirakan. Bahkan Aceh kini sudah da- pat lebih unggul dari beberapa daerah yang dahulunya berada di atas daerah ini, karena hampir seluruh anak usia 7-12 tahun te- lah tertampung. CABE MERAH B Selain itu, harga telur ayam ju- ga mengalami kenaikan sebesar Rp. 20/butir. Sebelumnya harga Sedangkan yang tidak ter- tampung hanya sebagian kecil saja, itupun mereka yang bermu- kim di daerah terpencil atau se- bagian dari anak-anak penyan- dang ketunaan. "Saya sungguh bersyukur Aceh kini sudah bisa meningkat- kan pendidikannya. Ini semua berkat dukungan dari seluruh masyarakat Aceh, terutama me- reka yang semakin sadar akan pentingnya dunia pendidikan", kata Malik Raden di kantornya, Rabu. PERCEPATAN WAJAR Menyinggung program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun, Kakanwil Depdikbud Aceh itu mengatakan, dalam kaitan itu PT.Pupuk Iskandar Muda (persero) sebagai salah satu BUMN di bawah binaan Depar- temen Perindustrian dan Perda- gangan, sejak 7 Agustus 1997 menjadi salah satu anggota Hol- ding Company di bawah PT.Pus- ri Palembang, jelasnya. Menyinggung proyek PIM 2, alhamdulillah termasuk yang di- teruskan pelaksanaannya. Bah- kan tendernya sudah dilaksana- kan, tandas Komar. Penentuan pemenang tender menunggu lampu kuning dari pemerintah, mengingat situasi moneter yang terjadi saat ini. Sehingga perlu pengkajian secara mendalam kapan saat yang tepat penunjukkan peme- nang dan pelaksanan proyeknya, kata Dirut PT.PIM itu.(san/bay) telur hanya Rp. 140/butir. Kebutuhan pokok yang meng- alami kenaikan cukup tinggi ada- lah cabe merah. Harga cabe yang didatangkan dari daerah pegu- nungan ini sungguh membuat "pedas" kantung ibu rumah tang- ga. Harga yang sebelumnya seki- tar Rp. 4.000/kg naik menjadi Rp. 6.000/kg. Minyak goreng juga mengala- mi kenaikan sebesar Rp. 300/kg. Sebelumnya minyak goreng ini berharga Rp. 2.700/kg. Bila membubungnya harga ba- han kebutuhan pokok tersebut membuat kalangan ibu rumah tangga mengeluh, keadaan yang sama juga dialami para pedagang daging dan ayam di pusat pasar Langsa pada hari meugang men- jelang Ramadhan ini. Sampai Selasa siang, masih banyak daging yang dijual peda- gang tersebut terlihat bertumpuk di meja dagangan mereka. Lemahnya permintaan pasar itu, menurut para pedagang ini, disebabkan adanya krisis rupiah yang membuat nilai mata uang ini jatuh cukup rendah. SELEKTIF Sehingga, kalangan masyara- kat akhirnya terpaksa berbelanja dengan cukup selektif dengan sa- saran bahan kebutuhan yang me- Harga Bahan Pokok Meroket, Pedagang Daging Menjerit miliki harga relatif terjangkau. Harga daging sendiri akibat lesunya pasar menjelang Rama- dhan tahun ini mengalami perge- rakan cukup tajam. Bila pada pagi hari, harga da- ging tersebut mencapai Rp. 18 ri- bu/kg, maka pada siang harinya harga tersebut turun menjadi Rp. 15.000/kg. Suara (Gema-2) - 32- Fan' 57 OLEH: DARMAN MOENIR (mantan Ketua KNPI Pusat), Prof. Dr. Yusuf Hanafiah (man- tan Rektor UISU dua periode), Ir.Iskandar Husin (Kakanwil di Pontianak), Dr. Mereka hanya tinggal me- Safwan Idris (Rektor IAIN Ban- da Aceh), Asnawi Hasjmy (Staf nunggu kesempatan dan keper- Ahli Bagian Ekonomi di Dep- dagri). cayaan masyarakat Aceh untuk maju ke depan dan terpilih seba- gai gubernur. Dari 15 nama calon di atas, delapan diantaranya paling diunggulkan dan berpeluang be- sar akan terpilih, termasuk dian- taranya Syamsuddin Mahmud. HT. Djohan (Ketua DPRD Aceh), H.Zainuddin AG (Wa- gub sekarang), Drs.Sayed Mu- dhahar (mantan Bupati Aceh Se- latan) dan Dr.Zulkifli Husin (Rektor Universitas Bengkulu). PUTRA TERBAIK Berbagai sumber mengung- kapkan kepada "Analisa" Ming- Hal ini berarti sasaran terse- but harus tuntas paling lambat akhir Pelita VII dan waktu yang tersisa tinggal 7 tahun lagi terma- suk tahun anggaran berjalan. "Percepatan penuntasan Wa- jar tersebut sangat besar artinya bagi daerah Aceh yang saat ini sedang terus mengejar ketingga- lannya", ujar Malik Raden yang baru saja dilantik menjadi Ka- kanwil Depdikbud Aceh meng- gantikan pejabat lama, Daeng Malewa. Menyinggung tentang APK pada SLTP diungkapkan, sta- tistik menunjukkan pada tahun 1996/1997 APK penduduka 13- 15 tahun pada SLTP/MTs di Aceh baru mencapai 66,30 per- sen dan angka APM 51,91 per- sen. Dibandingkan dengan rata- rata APK nasional yang di- umumkan oleh Balitbang Dik- bud sebesar 68,04 persen, jelas- lah bahwa posisi Aceh masih berada di bawah rata-rata nasio- nal. Berbagai upaya untuk me- ningkatkan mutu pendidikan di daerah ini terus dilakukan, ter- utama untuk mengejar beberapa hal yang belum tercapai. Di ma- na Kanwil Depdikbud telah membangun unit gedung baru, ruang kelas baru, rehabilitasi ge- dung SLTP dan MTs, pengem- bangan SLTP terbuka, Paket B, pondok pesantren dan sebagai- nya. Dengan asumsi bahwa target yang harus dicapai pada akhir Pelita VII adalah mendekati seli- sih antara proyeksi jumlah pen- duduk 13-15 tahun pada tahun 2003, yaitu sebanyak 302.000 orang, dengan jumlah murid SLTP/MTs dan peserta Paket B setara SLTP tahun 1996-1997 190.053 orang dan proyeksi pen- duduk 13-15 tahun yang telah melanjutkan ke jenjang sekolah menengah (MU) 8.505 orang yang harus diselesaikan adalah sebanyak 103.742 orang. Menurut Malik Raden, ma- salah ini kemudian direntangkan dalam kurun waktu 7 tahun, de- ngan demikian maka daya tam- pung terhadap lulusan SD/MIN setiap tahun harus meningkat- kan APK rata-rata 4,81 persen. (erh) Bahkan harga daging itu sem- pat jatuh hingga menjadi Rp. 5 ri bu/kg pada sore hari, akibat le- mahnya permintaan pasar, semen- tara persediaan daging cukup banyak. Selain pedagang daging, yang mengalami "pukulan" cukup be- rarti adalah pedagang ayam. Masuknya ayam dari Sumut secara besar-besaran, membuat ayam potong lokal tidak terjual sebagaimana mestinya. Bahkan jauh dari yang dibayangkan oleh para pedagang. Sampai sore hari, masih terli- hat tumpukan ayam potong pro- duksi lokal yang dijual di pusat pasar Langsa tersebut. Ayam po- tong lokal yang berwarna putih ini dijual dengan harga Rp. 4.500/kg." Sementara harga ayam potong dari Sumut yang berwarna merah, dijual dengan harga rendah. Se- tiap Rp. 10 ribu, masyarakat da- pat memperoleh dua sampai tiga ekor ayam potong ini. (gas/soe) "Ayahku mulai berhitung de- ngan waktu. Ia berubah ke arah yang baik. Mudah-mudahan be- liau senantiasa memperhitung- kan hal yang selama ini sering ia abaikan". "Aku pergi, Ayah ?" "Ke mana ?" · Marni tertegun. "Ke mana ? Ya, ke mana aku harus pergi? Ke Batusangkar? Ke tempat siapa? Ke kampung? Aku masih belum ingin melihat kampung", renung Marni. "Ke tempat semula, Ayah". "Batusangkar ?" "Mungkin", jawab Marni bim bang. "Hati-hati menjaga diri, Nak. Mudah-mudahan selamat. Ja- ngan ikuti jejak Ayah", kata Idris sebelum Marni meninggal kannya. *** gu (5/1) kemarin, figur calon Gubernur Aceh lima tahun men- datang yang ramai dibicarakan tadi kesemuanya merupakan putra terbaik daerah. Menyusul Usman Hasan, Is- kandar Husin, Abdullah Ali, Ab- dullah Pute Yusuf Hanafiah, Dayan Dawood dan Safwan Id- ris. DIFAVORITKAN Prediksi sementara ini, ba- nyak tokoh ulama, tokoh masya- rakat, tokoh pemuda maupun politikus di Aceh memperkira- kan kedelapan calon gubernur unggulan tadi paling difavorit- kan untuk maju ke posisi yang menentukan. Tapi yang pasti semua perki- raan masyarakat itu akan diten- tukan melalui DPRD setempat sebagai pihak penilai dan pem- beri suara pada pemilihan men- datang. Tunggu saja proses pemili- han calon gubernur yang kini tinggal 4,5 bulan lagi, ujar salah seorang anggota dewan yang tidak ingin disebutkan namanya kepada "Analisa" di Banda Aceh kemarin. Ia mengakui, setelah mening- galnya Nurdin AR yang semula merupakan salah satu calon ung- gulan, persaingan dalam mem- perebutkan kursi Gubernur Aceh mendatang semakin ketat dan hangat. "Figur Gubernur Aceh men- datang haruslah berakar ke ba- wah dan berpucuk ke atas. Arti- nya, selain pintar dan pandai membaca tanda zaman juga mampu memajukan pembangu- nan semua bidang di daerah Se- rambi Mekkah ini", tandasnya. (syn). Banda Aceh, (Analisa). Pembangunan gedung Kan- tor Dinas Kehutanan Aceh di Banda Aceh dimulai. Peletakan batu pertama pembangunan ge- dung tersebut dilakukan Wagub Aceh, Zainuddin AG baru-baru ini. Wagub dalam sambutannya mengatakan, gedung refresen- tatif dengan ruang kerja nyaman dan fasilitas kerja mencukupi merupakan kebuthan suatu ins- tansi, sehingga para karyawan dapat bertugas dengan pemuh disiplin dan bersemangat, t Dikatakannya, sumber daya manusia atau karyawan meru- pakan salah satu faktor yang sa- ngat menentukan baik buruknya pelayanan. Karena itu, Wagub mengha- rapkan Kepala Dinas Kehutanan dapat memberikan perhatian be- sar terhadap peningkatan kuali- tas SDM. Hal ini perlu diingatkan, kata Wagub, karena saat ini sedang memasuki perdagangan bebas, di mana hubungan antara satu negara dengan negara lain akan demikian transparan. Terjadinya berbagai peruba- han yang begitu cepat di bidang ekonomi, politik, sosial dan bu- daya di berbagai belahan dunia akhir-akhir ini akan membawa pengaruh terhadap peranan, tu- gas dan fungsi pemerintah ter- hadap pemerintah daerah. Dalam konteks tersebut, apa- ratur pemrintah dituntut untuk lebih proaktif dan responsif ter- hadap lingkungan baik secara internal maupun eksternal Namun apabila terjadi seba- liknya, maka akan tertinggal da- Hari Ini Dimulai Ceramah Ramadhan di Banda Aceh Banda Aceh, (Analisa). Walikota Banda Aceh, Drs. Sayed Hussain Al-Haj mengata- kan, Pemda setempat mulai Se- nin (5/1) hari ini menurunkan tim ceramah Ramadhan. Selain menyajikan materi po- kok, para penceramah diharap menyampaikan pesan-pesan ke- bersihan dan berkaitan dengan disiplin nasional. Tidak kurang dari 60 pence- ramah ambil bagian dalam ke- giatan tersebut, kata walikota melalui Kabag Humas, Drs. Az- haruddin kepada "Analisa", Ju- mat (2/1). Sigli, (Analisa). Setelah 5 tahun terpaksa mengkonsumsi air sumur dan hujan, kini ribuan masyarakat di tiga kecamatan dalam wilayah Kabupaten Pidie kembali dapat menikmati air bersih dari PDAM Tirta Mon Krueng Baro. Demikian ungkap Direktur PDAM tersebut, Drs.T.Hasan Ben kepada "Analisa" di kedi- amannya, Minggu (4/1). Dikatakannya, dengan ber- fungsinya lagi salah satu intake milik PDAM Tirta Mon Krueng Baro yang terletak di Lhokseu- mani Kecamatan Batte itu, kini lebih kurang 500 pelanggan su- dah menikmati air bersih secara rutin. MARNI meninggalkan barak itu dengan lega dan juga dengan perasaan haru yang dalam. Ia terharu melihat tampang dan ke inginan ayahnya. Tetapi ia tak punya daya. Ia hanya membatin- kan kenyataan. ANALISA Mayarakat Tiga Kecamatan Pidie Kembali Nikmati Air Bersih Dan kelegaannya bertolak dari keizinan ayahnya untuk mendapatkan jodoh dengan se- gera. Atau, lebih utama, ke- izinan untuk menerima pi- nangan Ruslan. Biarpun itu se- mua, atau jodoh atau Ruslan, ia anggap sebagai sesuatu yang da- tang tiba-tiba. "Ruslan baik", pikir Marni. "Kalau tidak, ia bohong me- ngatakan sudah minta izin ke- pada ayahku. Ternyata ia sung- guh-sungguh. Kurelakan diriku jadi istrinya. Aku akan mengha- biskan masa hidupku bersama- Menurut Hasan Ben, intake Lhokseumani yang dibangun Belanda pada tahun 1920 lalu tersebut, merupakan cikal bakal berdirinya PDAM di Pidie. Semula PDAM ini mampu, menyuplai air bersih kepada ma- syarakat di sepuluh kecamatan, namun karena debit airnya dari tahun ke tahun terus menurun akibat musim kemarau dan ter- cemar limbah, maka intake ter- sebut beberapa waktu sempat tidak berfungsi sama sekali. Untuk menanggulangi ken- dala tersebut, PDAM Tirta Mon Krueng Baro mencari sumber air baru di Krueng Baro yang terletak di Garot Kecamatan Id- rajaya. Tapi hanya mampu men- Sedangkan pada sore hari- nya harga daging turun menja- di 13 ribu per kg dan tulang Rp. 5 ribu. Turunnya harga daging di so re hari menurut pedagang da- ging itu, Thamrin kepada 'Ana- lisa' disebabkan banyak daging yang belum terjual. Pembangunan Kantor Dinas Kehutanan Aceh Dimulai untuk membangun gedung bagi an "A" terlebih dahulu. Untuk menghindari keru- gian lebih besar para pedagang musiman itu menurunkan harga jual Ia juga mengatakan, pada lam segala hal. Dalam era globa- lisasi dan perdagangan bebas itu, yang lebih dipentingkan ada- lah kualitas pelayanan. Karena itu, Wagub mengajak untuk bertekad meningkatkan kualitas pelayanan di tempat kerja masing-masing. Sebelumnya kadis Kehuta- nan Aceh, Drs. Widodo S.Ramo- no melaporkan, pembangunan kantor tersebut merupakan ba- gian dari proyek pengembangan sarana dan prasarana Dinas Ke- hutanan Aceh yang bersumber dari bunga dan jasa giro dana reboisasi. Harga Daging di Agara Rp.15 Ribu/Kg Kutacane, (Analisa). Harga daging sapi pada ha- ri Meugang di Ku tacane tercatat sama dengan harga hari biasa Rp. 15 ribu per Kg, dan harga tulang sup Rp. 8 ribu per kg. Bangunan seluas 1.300 M2 dengan biaya sebesar Rp. 897 juta itu, diakui tidak akan dapat dibangun seluruh gedung kantor dinas, sehingga diprioritaskan Meulaboh, (Analisa). Wagub Aceh diwakili Sek- wilda Aceh Barat, Drs.Zulkar- naen membuka SPD III PRSSNI Aceh di aula Puspenmas Meula- boh, baru-baru ini. Sidang Paripurna Daerah (SPD) III diikuti 40 peserta dari daerah tingkat II di Aceh dan 29 penanggungjawab serta dihadiri pengurus PRSSNI Pusat, H. Shidki Wahab. Wagub Aceh, Zainuddin AG dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekwilda me- ngatakan, keberadaan organisa- si Persatuan Radio Siaran Swas- ta Nasional Indonesia (PRSSNI) di daerah Aceh telah memberi- kan dampak posisitif bagi per- tumbuhan radio siaran swasta, khususnya sebagai mitra peme- rintah dalam upaya melakukan pembinaan terhadap anggota- anggotanya. Sejak keberadaannya pada tahun 1978, PRSSNI Aceh telah Tapaktuan, (Analisa). Harga barang-barang kebu- tuhan pokok di Tapaktuan pada permulaan Ramadhan, Rabu (31/12) mulai merambat naik. Berdasarkan pantauan "Ana- lisa" di Pasar Inpres Tapaktuan, naiknya harga berbagai barang kebutuhan pokok itu berkenaan dengan melonjaknya harga ba- rang secara nasional. suplai air ke 5 kecamatan saja. Bersamaan debit air waduk Lhokseumani semakin besar se- karang, pihak PDAM Tirta Mon Krueng Baro mengambil inisia- tif untuk memfungsikan kembali intake itu. Namun bagi Pasar Inpres Ta- paktuan, kenaikan tadi mulai te- rasa sejak beberapa hari ini sehu- bungan minimnya persediaan barang di pedagang eceran dan gosir.. Dengan cara bergotong-ro- yong serta tanpa dana sepeser- pun, akhirnya intake Lhokseu- mani dapat dibersihkan dan di- keruk. nya. Padanya ingin kudapatkan remah-remah kebahagiaan yang difitrahkan untukku". Setelah sampai di simpang itu lagi, Marni kembali tak tahu ha- rus ke mana. Balik ke Batusang- kar? Atau ke kampung ? Hati- nya mendua untuk mengunjungi tempat-tempat itu. Setelah tugas sosial itu ram- pung, intake Lhokseumani yang beroperasi secara grafitasi untuk sementara hanya mampu me- nyuplai air bersih ke tiga keca- matan saja. "Ke kampung atau ke Batu- sangkar", pikir Marni, terasa tersiksa. Sedangkan selebihnya ter- gantung besarnya debit air di waduk tersebut, ungkap Hasan Ben. Dengan adanya bangunan yang representatif itu nantinya Dinas Kehutanan Aceh akan da- pat berfungsi sebagai pusat ke- giatan perencanaan, pembinaan hutan, produksi kehutanan, usa- ha tani kehutanan, pembinaan pengamanan hutan dan pembi- naan SDM serta administrasi ke- hutanan di Aceh, demikian Wi- dodo S.Ramono. (pat). Wagub Buka SPD III PRSSNI Aceh pula meningkatkan peranan pen- ting dalam proses pembangu- nan. Di sebuah kedai kecil, di sa- nalah Marni menyempal perut- nya dengan makanan ringan, dan beberapa gelas air putih. Termasuk segelas teh manis. Dan, kemudian, sebuah kenda- raan yang liwat menuju kota Ba- tusangkar tak ia stop. Sehubungan dengan ber- fungsinya kembali intake Lhok- seumani, Camat Batee Drs. Syahruddin yang dikonfirmasi "Analisa" kemarin via telepon menyatakan sangat berterima kasih kepada Direktur PDAM bersangkutan. "Bagaimana kalau aku men- cari ibu ke Tanjung Karang? Ka- Dengan demikian, masyara- kat di sepuluh desa sekarang kembali dapat mengkonsumsi air bersih yang terjamin untuk kesehatan. Yaitu, Desa Neuheun, Sela- tan, Tuha, Arun, Mesjid, Dayah, Dayah Tuha, Dayah Baroh, Bin- tang Hu dan Pulo Tukok. (fn). meugang tahun ini minat beli masyarakat menurun diban- dingkan tahun lalu. Para pedagang itu mengaku tahun ini mereka hanya menda- pat untung tipis, malah ada ju- ga yang tidak mendapat untung. Sementara itu di tempat re- kreasi umum seperti Sungai La- we Gurah, Lawe Ger-ger, dan Pantai Dona terlihat pasangan muda-mudi dan orang-orang tua yang membawa anak-anak nya memanfaatkan hari meu- gang itu berekreasi dan mandi-mandi Seorang ibu rumah tangga di Tapaktuan mengakui, masyara- kat sudah menduga sebelumnya akan terjadinya kenaikan harga barang-barang tersebut, apalagi permintaan meningkat menje- lang Ramadhan. Di antara penceramah terca- tat nama Wagub Aceh, Zainud- din AG, Danrem 012/TU, Kolo- nel Art Mustafa Sacky Akbar, Ketua DPRD Aceh, H.TDjohan, Harga gula pasir tercatat Rp. 2.000 per kg, sedangkan di pe- Menurut para pedagang, mi- dan Walikota Banda Aceh. losok desa daerah ini bisa men- capai Rp.2.200 per kg, sebelum- Ketua MUI, Prof.H.Ali Hasjmy nimnya stok barang keperluan nya hanya Rp.1.800 per kg. Demikian juga minyak go- reng sebelumnya Rp.2.500 per liter menjadi Rp.2.700 per liter. Kecuali minyak tanah, harganya tetap sama Rp.400 per liter.(m) Ceramah Ramadhan yang berlangsung di rumah-rumah ibadah ini akan berakhir 23 Ja- nuari 1997. (pat). pokok itu karena terbatasnya angkutan barang dari Medan. Menurut warga kenaikan har- ga tersebut bukan merupakan lonjakan yang tidak terkendali, Di pekuburan umum, ma- syarakat setempat melakukan ziarah membersihkan makam sanak keluarganya sambil ber doa. (az) Harga Bahan Pokok di Tapaktuan Naik karena kenaikannya masih da- lam batas wajar jika dilihat dari gejolak moneter sekarang. Konsumen barang-barang di Tapaktuan dan sekitarnya tam- paknya tidak terkejut dengan ke- naikan itu. Dengan dukungan Walikota Banda Aceh, ungkap Widono, gedung A yang lama dibongkar dan direncanakan pembangunan yang baru, konstruksi 2 lantai dengan konsultan perencana CP. Pesona Pesona Design dan pe- laksananya adalah PT.Flambo- yant Huma Arta. Salah satu peran aktif yang dirasakan masyarakat adalah pe- nyiaran informasi pembangunan yang diprogramkan pemerintah daerah, sehingga segenap lapi- san masyarakat mengetahuinya. Penyelenggaraan SPD ini tambahnya, merupakan amanat yang harus dilakukan pengurus daerah PRSSNI berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi sebagai pentahapan pelaksanaan pro- gram daerah yang dihasilkan melalui musyawarah. Selain itu juga untuk meng- evaluasi pelaksanaan program kerja pengurus daerah selama satu tahun dan menetapkan pro- gram kerja untuk tahun berikut- nya. Turut memberi sambutan pa- da acara tersebut Sekretaris Umum PRSSNI Pusat, H.Shidki Wahab.(ta) lau ibu di sana, aku bisa men- cari alamat persisnya. Mengapa tak mungkin? Aku berpenga- laman tinggal di Batusangkar. Pada pokoknya, asal jujur dan rendah hati, kita selamat", re- nung Marni dengan tarikan na- fas dalam. Seolah di luar kesadarannya, beberapa puluh menit kemu- dian, tanpa banyak pikir ia me- nyetop sebuah bus yang dalam perjalanan menuju kota Pa- dang. Ia langsung naik dan mengambil tempat duduk no- mor tiga, bangku kedua baris depan, seperti yang ditunjukkan kernet. "Rasanya aku pernah melihat perempuan ini petang kemarin di terminal", pikir si kernet. Kernet itu heran. Tetapi ia tak bertanya apa pun. Tak banyak Analisa/soe DITINJAU MENTERI: Proyek rehabilitasi hutan mangrove yang dilakukan PT. Inhutani Aceh Timur, beberapa waktu lalu sempat ditinjau Menteri Lingkungan Hidup, Ir. Sarwono Kusumaatmaja. PT. Inhutani Selesaikan Rehabilitasi 2.100 Hektare Hutan Bakau pang parit, dimaksudkan sebagai proyek percontohan pemanfaatan hutan mangrove melalui pendeka- tan ekologis. Langsa, (Analisa). PT. Inhutani Aceh Timur da- lam empat tahun terakhir berha- sil merealisasikan rehabilitasi hu- tan mangrove (bakau) seluas 2.100 hektare. Selain itu, BUMN ini ju- ga membuat proyek tambah per- contohan berupa tambah pola empang parit. Demikian diungkapkan Asis ten PT. Inhutani Aceh Timur, Ir. Agus Thoyib ketika dihubungi "Analisa" yang menanyakan ten- tang realisasi program rehabilita- si hutan mangrove sejak BUMN ini melakukan kegiatan empat ta- hun lalu. Menurut Agus, total lahan yang telah direhabilitasi dengan pola pengkayaan tanaman seluas 2.100 hektare itu merupakan seba- gian dari hutan bakau eks HPH PT. Bakau Selat Malaka yang lo- kasinya meliputi tiga kecamatan, yaitu Manyak Payed, Bendahara dan Seruway. PERCONTOHAN Secara keseluruhan luas eks HPH.PT. Bakau 'Selat Malaka 12.400 hektare. Eks hutan inilah yang dalam jangka panjang men- jadi sasaran rehabilitasi PT. Inhu- tani, sambung Agus Thoyib. Pembuatan tambak pola em- Lhokseumawe, (Analisa). Polsek Banda Sakti Aceh Utara, Sabtu (3/1) menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang anak oleh ibu kandung- nya sendiri. Menghadirkan ter- sangka Ny.Ar (27) penduduk Jalan Purnawirawan Kelurahan Simpang IV Lhokseumawe. Ribuan warga masyarakat se- tempat menyaksikan langsung rekonstruksi pembunuhan bo- cah wanita Rita Chandra (6) oleh ibunya, dengan cara mencem- plungkannya ke dalam sumur. Rekonstruksi yang dipimpin langsung Kapolsek Banda Sakti, Letda Pol.Mursyid Saleh didam- pingi Serma Pol. Wahidin, Ser- ma Pol.Jamaluddin, Serka Pol. Mardianto serta Serka Pol. Nas- wir itu, berjalan aman dan lan- car. Terungkap jelas terjadinya peristiwa pembunuhan Selasa (23/12) malam tersebut, dise- babkan tersangka Ny. Ar sangat kesal terhadap suami pertama- nya Ali Ateng, yang membuat ia sengsara. Meskipun tersangka sudah kawin lagi dengan Nursal Rizal, namun ia tetap sakit hati atas si- kap suami pertamanya yang ti- dak mau peduli terhadap biaya hidup anaknya meskipun diakui mereka secara resmi belum ber- cerai. Ny.Ar mengungkapkan, ia terpaksa lari dari suami perta- manya dan kawin dengan Nursal Rizal karena tidak tahan men- derita. Akibat perasaan batinnya ter- jumlah penumpang. Memang, le pas siang seperti itu tak banyak orang berangkat. Marni masih sempat teringat pada barang-barang yang ia ti- tipkan. Ia pada mulanya menye sal, meninggalkan barang- barang yang bernilai cukup ba- nyak itu. Dan pula, semua ia beli dengan tetes keringat. Tetapi pi- kiran demikian tiba-tiba lenyap dari kesadarannya setelah ia ter- ingat lagi pada ibunya. Dengan pola ekologis, tam- bahnya, selain petambak akan memperoleh penghasilan lebih baik, juga dijamin kelestarian hu- tan mangrove terbina secara baik. Sebab itu, ujarnya lagi, sege- nap lapisan masyarakat agar me- nyadari sepenuhnya, bahwa hutan mangrove sebagai formasi vegetasi hutan pantai yang dipengaruhi pasang surut air laut mempunyai fungsi yang tidak dapat diganti- kan dengan jenis hutan lainnya. Fungsi itu antara lain, ucap Agus, sebagai penangkal instruksi air laut, habitat satwa dan biota akuatik, mencegah pencemaran pantai dari polusi daratan dan se- bagai penghasil kayu bakau untuk bahan baku arang, bangunan ser- ta pengembangan ekoturisme atau wisata alam. BIBIT BAKAU: Sebagian persemaian bibit bakau jenis kualitas tinggi milik PT. Inhutani. Rekonstruksi Pembunuhan Anak "Kalau tak jumpa ibu?" pikir Marni dengan kening berkerut. Tak seorang penumpang mem perhatikannya. Juga tidak ker- net yang mulai sibuk dengan urusannya menagih ongkos ke- Bertitik tolak dari besarnya fungsi tersebut, perlu diupayakan suatu model pengelolaan hutan mangrove yang intinya mengarah pada pengembangan pemanfaa- tan dengan tetap menjaga aspek ekologinya berupa kelestarian hu- tan, paparnya. oleh Ibu Kandungnya Lancar tekan, Ny. Ar stres berat dan ak- hirnya nekat mencemplungkan buah hatinya tersebut ke dalam sumur hingga tewas. pada beberapa penumpang yang belum membayar ongkos. Mere- ka penumpang yang naik di ja- lan, bukan di terminal Batu- Kejadiannya bermula, ketika suami baru tersangka Nursal Rizal keluar dari dalam rumah dengan membawa putri tirinya Rita Chandra yang buang air besar di celana. Halaman 7 Lalu menyerahkannya kepa- da Ny.Ar binti Us kelahiran La- buhan Haji Aceh Selatan tahun 1970, yang pada saat itu sedang duduk termenung seorang diri di bangku kayu depan rumah mereka di Kampung Keramat Kelurahan Simpang IV, persis menghadap sumur umum. Setelah Nursal Rizal kembali masuk ke dalam rumah untuk menonton televisi. bocah ingu- san itu berjalan sendiri menuju sumur, karena tetap diam saja duduk di bangku seakan tidak memperdulikannya. Sampai di sumur, Rita Chan- dra membuka celana dan mele- takkannya di lantai sumur, lalu pergi ke semak-semak untuk buang air besar lagi. MENANGIS Tak lama kemudian, Ny. Ar berdiri dari tempat duduknya, kemudian masuk ke dalam ru- mah mengambil timba plastik warna hitam dan terus ke sumur. Lantas ia menyiram bagian ke- pala putrinya itu. Tak heran Rita Chandra lang- sung menangis akibat merasa kedinginan. Melihat hal itu, Ny. Ar tenang saja dan meletakkan timba tersebut di lantai sumur, sangkar, persis seperti Marni. Lalu sang kernet mendekat ke arah sopir, memutar dan meng- hidupkan tape recorder dan se- telah itu berkumandanglah be- berapa nomor lagu Minang po puler. "Jumpa ibu, aku jumpa adik- adikku", Marni berangan- angan. ANCAMAN Sebab, katanya lagi bila pe- manfaatan hutan mangrove dila- kukan secara semena mena seperti selama ini, sebaik apapun rehabi- litasi yang dilakukan, semua akan sia sia. Dengan kata lain, bila ke- lestarian hutan mangrove diabai- kan, dikhawatirkan berbagai ma- salah akan datang sambung menyambung. Ketika ditanyakan ancaman kerusakan hutan bakau di Aceh Timur, Agus mengatakan, poten- si pengrusakan yang cukup me- ngenaskan ialah pembuatan tam- bak dan penebangan kayu untuk bahan baku arang. Seorang perempuan tua yang duduk di sisi Marni tertidur pu- las. Mendengkur malahan. "Aku akan berjumpa dengan Musna dan Marwan. Bagaima- na Musna sekarang? Sudah ja- di gadis dyang jombang (cantik, anggun), bukan? Dan Marwan. jadi anak rajin", pikir Marni ter- ingat bagaimana adik laki-laki- nya itu berhujan-hujan, mengha dang badai, disuruh ayahnya menjemput Wak Dukun ke sa- Dua potensi ini jika tidak bi- sa diatasi secara efektif, merupa- kan ancaman yang cukup meng- khawatirkan bagi upaya pelesta- rian hutan mangrove di Aceh Ti- mur, tegasnya. Saat "Analisa" menanyakan besar dana yang dikeluarkan un- tuk membiayai rehabilitasi lahan seluas 2.100 hektare yang dilaku- kan PT. Inhutani dalam empat ta- hun terakhir, Asisten PT. Inhuta- ni Aceh Timur ini mengatakan pi- haknya tidak berkompeten me- ngatakannya karena merupakan. polise atasan. (soe) Analisa/soe kemudian mengangkat Rita Chandra ke atas sambil men- cium keningnya. Setelah mengucapkan Bis- millah dan membaca surah Al Ikhlas, Ny.Ar segera mencem- plungkan putri semata wayang- nya itu ke dalam sumur. Selan- jutnya ia bergegas masuk ke da- lam rumah sambil membawa pa- kaian korban. Melihat istrinya masuk ke ru- mah sendirian, Nursal Rizal me- nanyakan ke mana Rita Chandra dan segera dijawab tersangka di dalam sumur. Mendengar jawaban demiki- an, kontan saja Nursal Rizal ter- kejut dan tanpa pikir panjang la- gi secepatnya menuju sumur umum dimaksud. Di sana ia melihat Rita Chan- dra sudah sekarat dalam sumur sedalam 1,5 meter. Dibantu war- ga setempat, Nursal Rizal berha- sil mengangkat korban dari da- lam sumur, namun tak lama ke- mudian menghembuskan nafas terakhir karena sudah terlalu ba- nyak menelan air. Malam itu juga jenazah kor- ban dibawa ke Rumah Sakit Umum Lhokseumawe untuk di- visum dan keesokan harinya di- kebumikan. Kapolres Aceh Utara, Letkol Pol.Surya Dharma didampingi Kasat Serse Kapten Pol. Yerry Oskaq kepada wartawan menga- takan, berkas perkara kasus pembunuhan sadis ini akan se- gera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri setempat untuk persia- pan persidangannya. (bay). wah seberang, dulu. Lamunan Marni disentakkan oleh gesekan tangan kernet pa- da bahunya. Sang kernet menyo dorkan selembar kupon asuransi jiwa. Marni cepat maklum. Arti nya ongkos kendaraan harus di- bayar sekalian. Ia menyodorkan uang kertas seribu, satu-satunya lembaran uang yang ia miliki pada saat itu. Ia menerima songsongan kembalian uangnya dari kernet. Dan tiba di terminal Lintas Andalas sebelum malam, Marni betul-betul canggung. Kecang- gungannya seperti lengkap sete- lah ia merasakan kelelahan yang memaguti dirinya. Pegal, dan linu. (Bersambung)
