Tipe: Koran
Tanggal: 1998-01-05
Halaman: 15
Konten
Senin, 5 Januari 1998 Perlu UU yang Atur Kinerja Penasihat Hukum jelas, padahal keberadaan UU bagi mereka sangat mendesak sehingga bisa menempatkannya di sub sistem peradilan tanah air," katanya. Jadi, lanjut Muladi, yang di- tuju adalah adanya UU yang mengatur kinerja dan kedudu- kan penasihat hukum agar bisa menempati dalam sub sistem pe- radilan Indonesia. "Jadi jangan hanya polisi, jaksa, hakim atau pengacara sa- ja," tegasnya. Semarang, (Analisa). Pakar Hukum Pidana Univer- sitas Diponegoro (Undip) Sema- rang, Prof Dr Muladi SH, me- ngatakan, sudah saatnya Indo- nesia memiliki Undang-Undang (UU) yang mengatur penasihat hukum. Dengan demikian kebe- radaan mereka diakui sebagai salah satu sub sistem peradilan. "Selama ini kalau berbicara tentang sub sistem peradilan di Indonesia, hanya sebatas pada polisi, jaksa, pengadilan, penga- cara dan hakim, tetapi penasihat hukum masih sebatas sebagai pelengkap saja di dalamnya atau sebagai aksesori saja," katanya pada wartawan di Semarang, Minggu (4/1). Dia mengakui, sebagai terus terang sebagai seorang yang ber- gerak dalam bidang hukum ma- ka dirinya menyambut gembira dengan adanya pembentukan Forum Komunikasi Advokat In- donesia (FKAI) karena forum ini nantinya dapat menjadi em- brio dari penasihat hukum. Hanya saja, kata Muladi yang juga anggota Komnas HAM, keberadaan perlu "di-back up" dengan UU yang mempersatu- kan mereka. Mereka harus memiliki satu kode etik dan jangan bermacam- macam kode etik, yang nanti- nya justru dapat membingung- kan. "Dulu DPR pernah memba- has RUU Penasehat Hukum, te- tapi sekarang ini kelanjutannya bagaimana...?. Sampai kini tidak Pesta berdekatan dengan mereka yang bayi. Yang remaja, yang dewasa, yang tua lelaki yang perempuan sedang dirasuki oleh riang ria yang bergolak. Dalam suasana memuncak, tanpa disadari oleh warga desa, di sebalik semak-semak yang menge lilingi lapangan pesta keme nangan, memancar sorot bagai lampu yang menyemburkan pijar api. Pemilik sorot cahaya itu sedang bersiap-siap dalam remang-remang itu. Lokasi pesta sudah dikepung oleh anan se- jenis binatang buas yang ter- bunuh. Binatang-binatang buas itu, memang tidak diundang un- tuk menyaksikan pesta kemenang an atas kematian binatang yang sudah dikubur. Mereka datang tidak saja dari hutan-hutan sekeliling desa itu. Mereka juga datang dari hutan- hutan lain, berjauhan dari desa yang sedang pesta. Mereka datang dengan rasa kesetiakawanan. Mereka mendengar langsung jerit lengking dari seekor binatang buas sejenis mereka. Mereka mengukuhkan binatang buas ter bunuh itu, sebagai pinisepuh yang dihormati. "Sampai pagi.....!!!". "Sampai pagi....!!!" teriak mereka bagai kemasukan. Warga desa yang sedang pesta pora, benar-benar tidak menyadari ber- bagai kemungkinan bakal terjadi. Kawanan binatang buas itu sangat berhati-hati. Walau tanpa komando mereka siap mengha dapi kemungkinan yang bakal ter- jadi. Jangan sampai kegiatan balas dendam itu gagal sia-sia. Walau tanpa koordinasi, jangan pula keadaan menjadi terbalik, sehingga rencana penyergaban itu gagal sama sekali. Berapa ekor jumlah binatang buas yang sedang mengepung warga desa, tidak diketahui. Binatang buas, datang spontan, setelah mendengar suara jerit lantang dari jenisnya dibunuh. Cukup lama juga binatang buas itu menahan diri. Begitu melihat ambruknya mental warga desa tanpa sadar, saat itulah ka wanan binatang buas melakukan serangan mendadak. Kawanan binatang buas melom TURUT BERDUKACITA dalam Ruangan Khusus Ukuran: 66 mm X 40 mm Rp. 70.000,- 66 mm X 60 mm Rp. 90.000,- Pembayaran ΚΟΝΤΑΝ MEMPRIHATINKAN Muladi mengatakan, kedudu- kan penasihat hukum di Indo- nesia sampai kini masih mem- prihatinkan. Akibatnya, organi- sasi mereka tampak disepelekan masyarakat dan kalangan lain, dan kalau ingin dihargai maka organisasi ini harus solid. "Organisasi mereka tidak so- lid sehingga anggotanya mudah berpindah dari satu organisasi ke organisasi lain. Perlu pembe- nahan secara serius karena di luar negeri, penasihat hukum sudah masuk dalam administrasi peradilan," kata Muladi vano juga anggota Komnas HAM. Ketika ditanya tentang perlu- nya lembaga peradilan bagi jak- sa yang melakukan pelanggaran, Muladi mengatakan, tidak perlu ada lembaga peradilan khusus bagi jaksa, karena semua warga- negara memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan. "Jadi kalau salah tentunya juga bisa ditutut di pengadilan," Darah bertaburan. Mayat- mayat bergelimpangan di mana- mana, dalam kawasan lapangan bola di tengah-tengah desa itu. Kawanan binatang buas ber henti serentak tanpa diperintah. Kemudian menarik nafas panjang memandang ke belakang, ke baris an manusia yang menggeletak dan melanjutkan petualangannya me ninggalkan desa. TURUT BERDUKACITA Atas meninggalnya : "Benar-benar mati. Benar- benar semua mati". Angin duka yang membungkus desa dengan cahaya matahari, sedang membasuh tubuh-tubuh yang bergelimpangan. Hanya suara hewan-hewan peliharaan yang memandang dinding kan- dang di bawah kolong dapur, mau pun di belakang rumah yang terbiar. Medan, 1996- KHU TIN PHEK .................. (Sambungan dari hal 10) pat tinggi bagai melayang ke udara. Langsung menerkam setiap orang yang berada di lapangan. Tidak peduli siapa saja yang berada di kawasan lapangan bola. Mulai bayi, anak-anak bahkan orang tua uzur pun menjadi mangsanya. Setiap orang yang hadir di tengah-tengah pesta itu adalah pembunuh yang mengha bisi kehidupan pinisepuhnya. kita tentunya bukan cuma men- "Yang menerkam hewan peliha jadi "PR" birokrasi pemerintah dan menggalang komitmen ber- sama untuk memelihara stabilitas nasional. raan kalian adalah aku, bukan yang kulitnya dipampangkan di belakang panggung itu", kata salah seekor kawanan binatang buas beringas. atau ABRI semata. Seluruh potensi bangsa sudah seharusnya dapat berbuat sesuatu dalam membantu meringankan beban pemerintah dan bukan malahan memperuncing permasalahan hingga melebar ke mana-mana. (Ibunda dari Bapak AUW YONG TENG CHUN) Semoga arwah beliau diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa dan kepada keluarga yang ditinggalkan hendaknya tabah dan sabar dalam menghadapi musibah ini. Menantu pr: OEI KIM KIE ÔNG FONG LIÊN dari : TAN SUN LIANG & keluarga ALIANA CITRA ZUBAIDA Menantu lk: TAN SIN MING (†) Anak angkat pr: LIE SO GIOK Suasana malam tanpa bulan, telah membantu serangan men- dadak. Pesta kemenangan sema kin meriah, dibumbui suara jerit pahit yang tidak terkendali. Jerit pilu yang lantang warga desa. Jerit ngeri mengambang di bawa angin ke semua penjuru. Ada juga di an- tara warga desa berupaya melari diri. Tidak lepas dari terkaman binatang yang tidak mampu me Kalau keadaan negara relatif aman, tenteram, stabil, niscaya masyarakat pun akan merasa tenang dalam menjalankan usahanya, tak terganggu kelan- caran pendidikannya, bebas mengembangkan kariernya, serta sangat berpeluang meraih kesuksesan sesuai dengan ngendalikan diri. Warna kuning kapasitas yang dimilikinya. bergaris-garis hitam telah menjadi warna setan yang mengamuk da lam gelap samar. "Sampai pagi.....!!!". "Sampai pagi..." suara ngaum seekor dari kawanan binatang buas, yang mengakui jadi penye bab mengamuknya warga desa yang malang itu. Sebaliknya kalau negara keada- an morat-marit, rupiah anjlok, terjadi berbagai friksi di kalangan elite politik, dipastikan masyarakat pun akan terkena getahnya. Alhasil akan terjadi pengangguran, ketidak nyamanan dalam menjalankan bidang usaha, dan bahkan ketidak amanan dari kemungkinan per- buatan kriminal. tegasnya. Ditanya bahwa ABRI me- miliki Mahkamah Militer Luar Biasa (Mahmilub) yang meng- adili anggotanya yang melaku- kan pelanggaran, Muladi me- ngatakan, "jaksa itu kan warga negara, jadi tidak perlu ada lem- baga peradilan khusus, kalau memang bersalah.... ya...si- dangkan saja seperti halnya ma- Suami: AUW YONG GIM TJOA (†) Adik: NIO GEK SAI Yogyakarta, (Analisa). Eko Widianto SH, satu dari empat penasihat hukum Dwi Su- maji alias Iwik (36) dari LPH (Lembaga Pembela Hukum) Yog- yakarta, mengakui telah membo- corkan surat pernyataan Iwik un- tuk tidak melakukan gugatan ba- lik-kepada Kapolri. Dalam penjelasan di Kantor LPH Yogyakarta Sabtu, bersama tiga penasihat hukum Iwik, Tri- yandi Mulkan SH, Djufri Taufik SH, dan Adib Soedjarwadi SH, Eko Widianto mengakui telah mengirim faks surat pernyataan Iwik kepada seseorang, namun oleh orang tersebut faks dikirim Anak Ik: AUW YONG TENG KUN (†) AUW YONG TENG CHUN (AWAHUDIN/ACUN) AUW YONG TING SEN AUW YONG TING SENG Anak pr: AUW YONG PEK IN Bangkok, (Analisa) Menlu Thailand Surin Pit- suwan dalam waktu dekat tidak akan membahas masalah akti- vitas kelompok Muslim di selatan Thailand dengan pe- merintah Malaysia, kata ke- menterian luar negeri Thailand, hari Minggu. Sekretaris Surin membantah Penasihat Hukum Iwik Akui Bocorkan Surat Pernyataan kepada Kapolri. Ia menegaskan, pengiriman surat pernyataan kepada seseo- rang yang tidak disebutkan nama- nya itu tidak memiliki pretensi lain, kecuali memberikan kete- nangan bagi Iwik, yang menurut dia belakangan ini merasa resah akibat dipojokkan. tersebut. Ketika kondisi negara relatif stabil dan masyarkat dalam keada an aman tenteram dan sejahtera, berbagai pihak dipersilakan untuk melontarkan kritikan macam- macam. Namun di saat bangsa kita tengah menghadapi aneka persoalan serius, maka berbagai perbedaan visi dan kepentingan hendaknya dapat dilupakan, selanjutnya secara bersama-sama berupaya memberikan sum- bangsih untuk kebaikan negara. Masalah yang dihadapi bangsa syarakat umum". Hanya kalau masalah proses, kata Muladi, maka jaksa yang melakukan pelanggaran bisa dilakukan tersendiri tanpa harus melibatkan atau dilakukan se- cara umum. "Yang penting saat ini dan mendesak, adalah UU yang me- ngatur tentang profesi penasihat hukum sehingga mereka bisa dalam sub sistem peradi- lan di Tanah Air," demikian Mu- ladi. (ant). mast Komitmen ........... persoalan-persoalan bangsa Kondisi ekonomi yang gonjang- ganjing tak saja akan berakibat pada terhambatnya tujuan pem- bangunan nasional (terwujudnya masyarakat adil dan makmur), tetapi juga akan berdampak pada terkendalanya pencapaian cita-cita setiap individu. Oleh karena itu sekali lagi ditekankan, masalah (Sambungan dari hal 4) yang kini dihadapi hendaknya bisa diselesaikan dengan "kepala. dingin" alias tak perlu menempuh jalan pintas, katakanlah semisal revolusi. Iwik tidak melakukan gugatan balik karena ia ingin menata kem- bali keluarganya, setelah satu ta- hun lebih ia berurusan dengan Ke- polisian dan pengadilan. Triyandi Mulkan selaku koor- Iwik yang sebelumnya secara resmi membaca surat pernyataan dinator menyatakan tim penasihat kepada Kapolri, dalam jumpa tidak melakukan gugatan balik hukum Iwik mulai saat ini bubar, sebab tugas yang dilakukan LPH memang telah selesai, menyusul dibebaskannya Iwik dari dakwaan dan tidak dilakukannya gugatan balik Iwik kepada Kapolri. dan pimpinan organisasi sosial kemasyarakatan diharapkan tak menjadikan suasana prihatin tadi sebagai sarana untuk meraih keuntungan-keuntungan politis yang tak bersintuhan dengan kepentingan rakyat. Seluruh potensi dan segenap pihak seyogianya mampu menciptakan Tokoh-tokoh masyarakat dan kalangan ulama yang memiliki ekses di tengah masyarakat kiranya dapat melakukan semacam gerakan penyadaran, bahwa kesatuan dan persatuan bangsa haruslah senantiasa lebih diutamakan dan tak perlu terpengaruh oleh berbagai isu-isu menyesatkan yang bertujuan menimbulkan instabilitas. ANALISA Bangkok tidak akan Bahas Masalah Selatan Thailand dengan Malaysia HUBUNGAN TETAP BAIK Karena itu, LPH tidak mem- berikan keterangan apapun me- ngenai Iwik. Meski demikian, hu- "Tidak ada basis pertahanan yang mengkaitkan aktivitas gerilyawan di Thailand dengan Malaysia. Oleh karena itu, kami tidak mempunyai informasi tentang dilatihnya suatu ke- ✰✰✰ UNTUK kepada para politisi bungan antara Iwik, keluarganya lompok di sini," ujarnya kepada Bernama. dengan LPH masih tetap baik, dan silaturahmi akan terus dilan- jutkan, kata Triyandi. Dengan ini kami sekeluarga mendiang : pers di LPH pada hari yang sama menyatakan tidak terlalu ambil pusing dengan pembocoran surat pernyataan. Keterangan ini berbeda de- ngan sikap Iwik sebelumnya keti- ka ditemui wartawan di rumahnya di Panasan, Sleman, Kamis (1/1), yang menyatakan kecewa suratnya dibocorkan lebih dulu, sebab ia sudah berjanji akan mengumum- kan secara resmi awal Januari 1998. NG CHAI TIONG (Tutup usia 102 Tahun) Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : Yayasan Perguruan Sutomo KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang, Kakak/Ibu/Mertua/Ibu angkat/Nenek/Nenek mertua/Buyut/Ipar/ Saudari kami yang tercinta. Yayasan Sosial Wijaya Medan Yayasan Sumber Bina Kasih Medan Yayasan Sosial Angsapura Medan Yayasan Sosial Tri Dharma Sejahtera Medan Yayasan Vihara Roda Mas Medan Yayasan Sosial Catur Marga Medan Yayasan Guna Budi Bakti Medan Yayasan Metayana Budhis Medan Dr. Johan KHU TIN PHEK (tutup usia 96 tahun) Pada hari Minggu tanggal 4 Januari 1998 pukul 06.30 WIB di RS Deli Medan. Jenazah mendiang disema- yamkan di Balai Sosial LVRI Blok 1 Jl.Bakaran Batu No.1 Medan dan akan diperabukan pada hari Rabu tanggal 7 Januari 1998 pukul 13.00 WIB di Crematorium Tg.Morawa. Kami yang berdukacita: TJIOE GEK SIM Anak Lelaki : Ir. MULIADY ISKANDAR Anak Perempuan : dr. LINA ISKANDAR, BA Ir. LINY ISKANDAR JANNY ISKANDAR, SE PULVY ISKANDAR Setelah divonis bebas. Pe- ngadilan Negeri (PN) Bantul pa- da 27 November tahun lalu, Iwik selama beberapa hari tinggal di kantor LPH di Jalan Pakuningra- tan. Sebelumnya, ia juga pernah menginap di kantor tersebut de- mi menjaga keselamatan dirinya. (Ant). TELEPON IKLAN 554711 UCAPAN TERIMA KASIH UCAPAN TERIMA KASIH Dengan ini kami sekeluarga mendiang : Istri cucu dalam: OEI SO SUAN (SUANNY WIJAYA) Suami cucu dalam: LIM CONG HUI ANWAR RUSLI Cucu luar lk: AGUS CHANDRA YOGA CHANDRA Cucu luar pr: HENNY CHANDRA Cicit dalam lk: ALBERT Cicit dalam pr: PINCYE.. AIDA Cicit luar Ik: RICKY KADIR RIYADI Cicit luar pr: ERLINA YENNY (Janda dari Alm. JACOB ISKANDAR/YAP IE HUI) tutup usia 57 tahun Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : Bapak-bapak, Ibu-ibu, Famili-famili, Rekan-rekan serta Handaitolan sekalian yang telah memberikan bantuan/sumbangan baik berupa moril maupun materil kepada kami sewaktu meninggal hingga selesai- nya upacara perabuan Ibu/Mertua/Ibu Angkat/Ipar/Saudara/Makcik kami yang tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala budi baik tersebut. Hormat kami : Bapak Ang Tek Bapak2, Ibu2, Famili2, Rekan2 serta handai tolan sekalian, yang telah memberikan ban- tuan berupa moril maupun materil kepada kami sewaktu meninggal hingga selesainya upacara pemakaman Bapak/Mertua/Kakek/Buyut kami yang tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala budi baik tersebut. Hormat kami : Ng Oen Hoei / Sutaman Ng Oen Chuan / Ridwan Wijaya Ng Oen Bin/Amin Wijaya Segenap Keluarga Mendiang CEN AI IEK (1) AUW YONG BENG LUI & kel Cucu dalam Ik: AUW YONG WIE BENG (BENNY AWALUDDIN) AUW YONG WIE AN (WERIAN) AUWARDY SETIADY ZUNAIDY ZULKARNAIN Cucu dalam pr: AUW YONG SUK CIEN AUW YONG SUK CEN AUW YONG SUK SIEN (SABRINA) AUW YONG SUK THING (SUTI) FENNY YULITA YULINA YUPIKA NB. Kami sangat berterima kasih apabila ungkapan turut berdukacita yang diberikan tidak berupa karangan bunga atau kain tek. 30 FIFI Adik ipar lk: AUW YONG GIM KHENG (†) & kel AUW YONG GIM TONG & kel AUW YONG GIM FEN (†) AUW YONG GIM KIE (†) & kel Adik ipar pr: AUW YONG SUK CU (†) & kel AUW YONG GUEK YEN & kel AUW YONG GUEK HONG & kel Abang kandung: KHU HOK AN (†) & kel laporan media bahwa menlu Thailand itu akan bertemu dengan para pejabat Malaysia dalam waktu dekat untuk mem- bicarakan masalah yang timbul di wilayah selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia. "Menlu tidak mempunyai rencana untuk mengunjungi Malaysia dalam waktud dekat," ujarnya, dengan menambahkan bahwa Surin justru dijadwalkan berkunjung ke Singapura hari Selasa guna membicarakan Komisi bersama dan lawatannya. ini tidak ada hubungannya dengan wilayah selatan Thai- land," tambahnya. Adik kandung lk: KHU HOK SENG (†) & kel Polisi Malaysia membantah laporan bahwa Kuala Lumpur merupakan tempat latihan bagi kelompok pembangkang Thai- land yang dikenal sebagai "Organisasi Pembebasan Patani Bersatu (PULO)," kata kantor berita Malaysia, Bernama, hari Sabtu. Kakak kandung: KHU TIN SIOK (†) & kel KHU TIN KIM (†) & kel Adik kandung pr: Deputi Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Norian Mai, seperti yang dikutip Bernama, mengatakan bahwa polisi Ma- masi tentang adanya tempat laysia tidak mempunyai infor- latihan militer di Malaysia bagi kelompok tersebut. Dikatakannya, aktivitas PULO hanyalah merupakan masalah dalam negeri Thailand, KHU SUK KIAU & kel KHU SUK NGO & kel Dan segenap keluarga JI.Timor Baru II No.55/46 Medan Satu laporan yang mengutip Perdana Menteri Thailand Chuan Leekpai mengatakan bahwa gerilyawan Muslim kini mendapat latihan di Malaysia dan kemudian mereka dikirim ke selatan Thailand. (Ant/Rtr) Menantu Lelaki: HUTOMO TIO, SE (TIO YONG HU) Dan segenap keluarga PT. RANCANG TIRTA WAHANA Cabang Medan Jl. Bawean No. 39, Medan guns mod's UCAPAN TERIMA KASIH Dengan ini kami sekeluarga mendiang : LIE HUAT NIO (Tutup usia 82 tahun) Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya ke- pada : Bapak-bapak, Ibu-ibu, Famili-famili, Rekan-rekan ser- ta Handaitolan sekalian, yang telah memberikan ban- tuan/sumbangan baik berupa moril maupun materil kepada kami sewaktu meninggal hingga selesainya upacara perabuan Ibu/Mertua/Nenek/Nenek Mertua/Buyut/Saudari/ Ipar kami yang tercinta. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala budi baik tersebut. Hormat kami : Segenap keluarga mendiang Jl.Bogor No.89 Medan Suami : LAU CIEN HUAT (†) Adik : LO CHENG CU Anak Lk: LAU KIM HIONG (JKT) Ant/Rtr BEBAS VIRUS: Pedagang ayam di sebuah pasar pagi di Jakarta sedang membersihkan ayam potong yang dipesan pembeli. Pemerintah Indonesia telah melarang impor ayam dari Hong Kong dan China, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan tertularnya flu burung yang melanda Hong Kong itu. Menurut pedagang itu, daging ayam di Indonesia dijamin bebas virus flu burung. LAU KIM HUA LAU KIEN SAN LAU KIM THIAM Anak Pr: LAU LIE LIEN (†) (JKT) LAU LIE MEI (JESSLYN) LAU LIE HUA LAU LIE SIANG (†) Menantu Pr: THIA KIM LIEN (JKT) TIO MAN KIAU Menantu Lk: Medan (Analisa) Pertumbuhan kota Medan yang kian pesat belakangan ini diharapkan diimbangi dengan meningkatkan kepedulian dan perhatian bagi pelestarian lingkungan hidup. OEI BUN HUA (JKT) TAN CUI BIE (ERWIN) Walikota Medan menge- mukakan hal itu dalam sambutan tertulis disampaikan Kabag Lingkungan Hidup Ir. Hamid Syarifuddin Lubis, CES, ketika membuka penyluhan ling- kungan hidup bagi pengusaha rumah makan dan ternak se- Kodya Medan,baru baru ini di wisma Borobudur Medan. Lebih lanjut walikota menga- takan, betapapun juga lingku- Penyuluhan Lingkungan Hidup kepada Pengusaha Rumah Makan dan Peternak Isteri : LIM HONG IN Anak Lk : JOHAN RIMBA (WANG CIA CONG) JAMIN RIMBA (WANG CIA MIN) Anak Pr TATI RIMBA (WANG SIAU YEN) MINA RIMBA (WANG SIAU FEN) Menantu Pr : U CHI AN Cucu Dalam Lk: ngan hidup itu merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar bagi kehidupan manusia. Dikatakan tanpa lingkugnan yang segar dan nyaman, kehidu- pan di atas bumi ini akan lebih terasa gerah serta resah. Keru- sakan lingkungan hidup akan berpengaruh terhadap kesehatan manusia. LAU CHUN HUI (JKT) LAU KUANG HUI (JKT) LAU SENG HOK Cucu Dalam Pr: LAU LIE LIE (JKT) LAU IK FONG LAU IK NIE Cucu Luar Lk: OEI THIEN HOK (JKT) OEI THIEN HAN (JKT) TAN KOK, THAI (MARTIN T.) TAN WIE MIN (WILLIAM T.) U WIE LIANG MEGAWATY TANUDIN (CHEN YIN) Menantu Lk : CHEN CEK HOCK Anak Angkat Lk : RONNY TANDRA U CIN IK Cucu Luar Pr: OEI MEI LING (JKT) OEI MEI CEN (JKT) U A PHIN (1) KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang Suami/ Ayah/Mertua/Kakek/Abang/Ipar kami yang ter- Isteri: LIE GIOK SIP Anak lelaki: SUSANTO SUHARNO FREDDY cinta: KHO HOEI KIU/ARIF KOSASIH (Tutup usia 62 tahun) Pada hari Minggu Tgl. 4 Januari 1998 pukul 01.35 WIB di R.S.Methodist Medan. Jenazah mendiang disemayamkan di Balai Sosial MAS Blok B Jln. Emas No. 2 Tel. 756575-718046 Medan dan akan dikebumikan pada hari Rabu Tgl. 7 Januari 1998 pukul 11.00 WIB di Perkuburan Tionghoa Tg.Morawa. Anak perempuan: LILIYAN ELLY LIS ANI LINA KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang Anak/Menantu/Suami/Ayah/Mertua/Saudara/Ipar kami yang tercinta KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang: Kakak/Ibu/Mertua/Nenek/Nenek Mertua/Ipar/Saudari/Makcik kami yang tercinta. Ketua Panitia Penyelenggara Ir. Purnama Dewi melaporkan penyuluhan berlangsung hingga 17 Desember itu diikuti sedi- kitnya 200 peserta dari kalangan pengusaha rumah makan dan ternak. Sedangkan penceramah antara lain dari PD Kebersihan, Dinas Pariwisata, Dinas Peter- nakan dan lainnya. (hers) SUPANGAT / LIAU CHI PHANG / APHANG (tutup usia 49 tahun) Pada hari Sabtu tanggal 3 Januari 1998 pukul 13.30 WIB di kediaman kami Jln. Jend. Sudir- man No. 168/250 Binjai. Jenazah mendiang sementara disemayamkan di Balai Sosial Tie Kong Jln. Ade Irma Suryani (Kampung Tanjung) Telp. 921849 Binjai dan akan dikebumikan pada hari Rabu tanggal 7 Januari 1998 pukul 14.00 WIB di pekuburan Yayasan Sosial Pekuburan Brahrang, Binjai, izmisli KAMI YANG BERDUKACITATER MACH Ayah : (FERY) LIAU SIU SIEN (MERY) IS LENGed LIAU HOK HENG (†) Ibu : LIM LIEN CU Ayah Mertua : YAP KIM SENG Ibu Mertua : LIM KIM LIEN Istri : LIAU SIU JU (JUNI) Menantu Lk : LIM CIN SIONG (HALIM) Abang Kandung: LIAU CHI SENG (LIVISEN) YAP MENG GWEK Anak Lk : LIAU WEN HUA (SUMITRO) LIAU WEN CHOI (SUDOMO) Anak Pr LIAU SIU SIU Adik Kandung Lk : LIAU CHI KIONG (SYAHRUL) LIM SIU LAN (Tutup usia 78 tahun) Pada hari Sabtu Tgl. 3 Januari 1998 Pukul 19.45 WIB di R.S. Permata Bunda Medan. Jenazah mendiang disemayam- kan di Balai Persemayaman Angsapura Blok. 3 Jl. Waja No. 2 Tel. 745503 Medan dan akan dikebumikan pada hari Selasa Tgl. 6 Januari 1998 Pukul 11.00 WIB di Taman Peristirahatan Angsapura Sibiru-biru. Kami Yang Berdukacita: U A YONG (†) UA PIN (†) U CIA CIA (†) Istri Cucu Luar: CHING CHING (JKT) A NA (JKT) Suami Cucu Luar: TIANG BENG (JKT) Kakak Ipar: LAU KEK NIA (†) LAU A CUI (†) Suami Kakak Ipar: OEI KIM PONG (†) OEI A PO (†) Abang Kandung: LIM HOK MIN (†) (JKT) Istri Abang Kandung: LIM IK MEI (JKT) Adik Kandung Lk: LIM HOK HENG (†) Kemanakan Luar Lk: LIM BUN LIANG Kami Yang Berdukacita: Menantu pr: TINI Cucu dalam lk: ALFRED Cucu dalam pr: ANGELA CHRISANTI Abang kandung: KHO CHONG LIM (+) & KEL KHO KIM KIẾT (t) & KEL Adik kandung lk: KHO YUNG KIM & KEL LIAU SUI YIN LIAU SUI CHIN LIAU SUI SAN Halaman 15 Istri Abang Kandung : NG GIOK HUA Kakak Kandung : LIAU SUI CIEN Adik Kandung Pr : NB. Kami sangat berterima kasih apabila ungkapan Turut Berdukacita tidak berupa kain tek atau karangan bunga. Cucu Dalam Lk : WILSON (WANG CE TAK) Cucu Dalam Pr: NATASHA (WANG WEN YA) Cucu Luar Lk : OTTO TANAKA (CHEN LIE TO) Cucu Luar Pr : WYNONA (CHEN WIE NA) Adik Kandung Lk : WANG TJEN SEN (†) Kakak Angkat Pr : CHEN IK SHIA (†) Abang Ipar : LIM YU CHING (†) LIM YU TEK Istri Adik Kandung : LIM SIU HUT Suami Kakak Kandung : YANG HOCK LENG (YON MARYONO ) Suami Adik Kandung : KHO LAI FUK (ANDY KURNIADI) CHEN YIN CHAI LI LONG CHAI (GUNAWAN LI ) Adik Ipar Lk : KABAR DUKACITA Telah meninggal dunia dengan tenang : Suami/Ayah/Mertua/Kakek/Ipar kami yang tercinta. WANG TJEN LUNG/ERWIN RIMBA (Tutup usia 74 tahun) Pada hari Sabtu tgl. 3 Januari 1998 pukul 06.00 WIB di kediaman kami Jln. Cipto No. 35 P.Siantar. Jenazah mendiang disemayamkan di kediaman kami dan akan diperabukan pada hari Rabu tgl. 7 Januari 1998 pukul 10.00 WIB di Perkuburan Rambung Merah P.Siantar. Kami Yang Berdukacita : KHO BOK SIM & KEL KHO TING YAU KHO TENG SUN & KEL Kakak kandung: KHO KIM KIA (†) & KEL Adik ipar pr LIE IK LÁI & KEL Dan Segenap Keluarga Jln.Menggala No.9/29 Medan. YAP CIN SUN & Kel YAP CIN SAN & Kel YAP CIN HUAT & Kel YAP CIN KHUN & Kel YAP CIN HAN Adik Ipar Pr : YAP MIN MEI & Kel YAP MIN KIAU YAP MIN HUA & Kel YAP MIN JONG & Kel YAP MIN LUAN Dan segenap keluarga - Toko Jam SEDERHANA Jln. Sudirman No. 168/250 Telp. 922288 Binjai LIM BUN SEN LIM BUN CEN (JKT) LIM BUN TIEN (JKT) Istri Kemanakan Luar: HOU SIN MEI LIE IK ING SIE CUAN CAU CONG LIE CIAU KHUANG YEK YEN Kemanakan Luar Pr: LIM PIK LIEN LIM AI LIE LIM AI FEN LIM AI CIN Suami Kemanakan Luar: TAN BUN HOK (†) TAN A THIAM TIO CẦU CHAI ANG JO SENG Dan Segenap Keluarga VILLA TAMAN BANDARA BLOK M-1/4 DADAP TANGGERANG. LIM YU IN Isteri Abang Ipar : LIE CHIN KU CHANG SIU MEI SHI CHAI FONG Adik Ipar Lk : LIM YU WEN Isteri Adik Ipar : CHANG PIK LIEN Adik Ipar Pr : LIM SIU IN Suami Adik Ipar : WEN YU HIAN Dan segenap keluarga Jln. Cipto No 35 Pem. Siantar.
