Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1995-06-28
Halaman: 10

Konten


Suharyadi Yakin Yayuk Mampu Atasi Medvedeva London, Juni (BY) dengan tipe permainan Yayuk yang memiliki pukulan cukup komplit. Pelatih Suharyadi merasa yakin Yayuk mampu mengatasi Natalia Medvedeva dari Ukraina apabila ia dapat menampilkan permainanya secara normal pada babak pertama turnamen tenis Grand Slam Wimbledon, Selasa (27/6). "Kalau tidak terjadi sesuatu hal yang diluar dugaan, saya yakin Yayuk mampu mengatasi Medvedeva," ungkap Suharyadi kepada wartawan Antara, Tomi Yosrifal yang meliput langsung dari London. Menurut pengamatan Suhar- yadi, Natalia Medvedeva yang ia tahu selama ini, bermain ku- rang agresif, bahkan ia cende- rung bermain dari baseline. Tetapi Suharyadi mengakui kalau Medvedewa merupakan petenis yang bermain cukup konsisten dan pukulan ground- stroke-nya cukup bertenaga, begitu pula dengan servisnya. Namun, pertandingan antara Yayuk dan Medvedeva yang akan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB itu berlangsung di lapangan kesukaan Yayuk, yaitu lapangan rumput. Menurut Suharyadi, lapangan rumput memang sangat cocok Jakarta, Juni (BY) Dominasi Karateka perguru- an KKI DKI Jaya yang kokoh" sejak tahun 1987, bakal teran- cam di Kejuaraan Nasional Ka- rate KKI (Kushinryu M Ka- rate-do Indonesia) Vyang akan digelar di GOR Bekasi Jawa Barat, 8-9 Juli ini. Enam puluh persen atlet andalannya kabar- nya pindah ke Jawa Barat me- lalui (Pengcab Bekasi). Kurang lebih 600 karateka dari 17 daerah sudah siap ber- tarung pada event dua tahun se- kali, dan sebagai ajang seleksi untuk menghadapi Kejuaraan Karate Piala Presiden tahun 1995 di Surabaya. Ketua Umum KKI, Soedar- djat menjelaskan, kejumas KKI memang selalu dilangsungkan sebelum kejuaraan yang digelar PB Forki, hal itu sebagai seleksi memilih atlet perorangan yang akan mewakili perguruan. Soedardjat, mantan Wagub Irian Jaya yang kini Injen Dep- dagri itu menambahkan, "Ke- jurnas ini menjadi program rutin pengurus KKI, tujuannya untuk mengevaluasi sampai sejauh mana hasil pembinaan yang di- lakukan di daerah-daerah," ujar- nya. Mengapa di gelar di GOR Bekasi, pertimbangan penda- Jakarta, Juni (BY) Dialog antara KONI Pusat, PB Pertina dan Daniel Bahari membuahkan hasil. Dua petinju kakak beradik Pino & Nemo Bahari akhirnya akan mengikuti pelatnas centralisasi di Sasana Wiradharma Ragunan Jakarta, sebagai persiapan kejuaraan tinju internasional Piala Presi- den VIII dan SEA Games XVIII Chiang Mai. "Pukulan Yayuk cukup kom- plit meskipun tidak sesempurna Martina Navrailova yang pernah menjadi juara sembilan kali di Wimbledon," ungkap Suhar- yadi. Ketua Umum KONI Pusat Wismoyo Arismunandar, mene- gaskan tidak ada permasyalahan yang tak bisa dicari solusinya, karena kedua pihak sama-sama memiliki keinginan berbuat untuk bangsa dan negara. "Dua hari lalu, saya, PB Per- tina dan Daniel Bahari sudah bertemu untuk mencari jalan keluar yang terbaik, dan telah sepakat pula, Pino dan Nemo ikut pelatnas di Jakarta. Saya selalu tekankan, kalau ada ma- salah harus dicarikan penyele- tanpa harus meng- Bahkan, tambahnya, Yayuk kini mulai percaya diri menggu- nakan backhand drive dan back- hand spin. Dominasi DKI Jaya Bakal Terancam Di Kejurnas KKI Karate 1995 naan menjadi pilihan untuk menyelenggarakan di Bekasi, karena Pemda Bekasi melalui penanggung jawab kejurnas Su- ko Martono (mantan Bupati Bekasi red) memberikan keri- nganan berupa sewa gedung, penginapan. Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan KKI yang juga pem- bina pengda KKI DKI Jaya, Eddy Pasaribu mengakui bahwa kejurnas tahun 1995 ini akan berjalan ketat. Bahkan tujuh daerah telah memiliki atlet-atlet tangguh. ungkit-ungkit lalu," Wismoyo Arismunandardisela- sela peragaan pakaian seragam kontingen In- donesia ke SEA Games XVIII di Hotel Atlet Century Park Senayan Jakarta, Selasa (27/6). Daniel Bahari (ayah kan- dung) petinju kelas menengah Pino Bahari dan Nemo Bahari akhirnya ditetapkan menjadi pe- "Senjata backhand Yayuk sempat merepotkan Zina Garri- son di turnamen Esatbourne pekan lalu, dimana beberapa kali pukulan passing shot Yayuk ga- gal dihadang Gararison," ujar- nya. Ketika disinggung mengenai peluang Yayuk diomor gannda bersama pasangannya Nana Mi- yagi menghadapi unggulan kedua Jana Novota'Aratxa San- chez Vicario, Suharyadi meng- akui peluang untuk menembus rintangan tersebut sangat berat. "Pasangan Yayuk/Miyagi bu- tuh keajaiban untuk dapat meng- atasi mereka. Dengan kata lain, mereka harrus berbuat sesuatu jika ingin mengalahkan mere- ka," katanya. "Pembinaan daerah sudah merata, jadi kejurnas sekarang ini akan berjalan seru," kata Eddy. Pelatih Jawa Barat, Zulkarna- in Alfisyahrin mengatakan, sebagian besar karateka DKI Jaya memang sudah pindah ke Bekasi yang nantinya akan me- wakili Jabar. "Mereka pindah ke Jabar dengan keinginan sen- diri, kami tidak membujuk atlet," tuturnya. Ke-17 daerah yang sudah siap menerjunkan atletnya di kejurnas yang akan dibuka Ketua Umum PB Forki, Rudini adalah Sumut (40 karateka), Sumbar (18), Riau (3), Sumsel (75), Bengkulu (12), Lampung (36), Jabar (65), DKI Jaya (40), Masalah tumit Sementara itu pelatih fisik Yayuk, Paulus Pasurney menya- takan, meskipun Yayuk sedikit mengalami masalah dengan tumit kaki kirinya, namun se- cara keseluruhan kondisi fisik Yayuk untuk menghadapi per- tandingan perdananya cukup baik. "Kemarin Yayuk sempat me- ngeluh tumit kaki kiriya sedikit sakit. Kemudia lagsugn saya urut, dan memang ternyata be- tisnya mengencang. Tapi kini sudah lebih baik dan diharapkan saat bertanding sudah tidak jadi masalah," ungkap Paulus yang mendamingi Yayuk sejak turna- menn Perancis terbuka. latih khusus, untuk menangani dua anaknya di sasana Wira- dharma Ragunan Jakarta. Semula, PB Pertina sudah mencoret Pino & Nemo dari pe- latnas SEA Games XVIII ka- rena sudah tiga kali dipanggil ke pelatnas tidak hadir. Perma- salahan itu sempat menjadi masalah karena Daniel Bahari bersikeras bertahan latihan di Bali. Siap Diseleksi Petinju pelatnas kelas mene- ngah Albert Papilaya yang sudah tahun lalu berada di pelatnas Sasana Wiradharma Ragunan Jakarta, menyatakan bila Pino Bahari dipanggil ke pelatnas dan akan tampil di kelas mene- ngah, sebaiknya harus melalui seleksi tanding. "Tidak masalah Pino Bahari Menurut Paulus, kondisi fi- sik Yayuk telah dipersiapkan sebelum bertolak ke Perancis Terbuka, dan diharapkan pun- caknya terjadi pada Wimbledon. Sedangkan Suharyadi meni- lai, persoalan tumit kiri Yayuk tidak ada masalah, karena tidak mempengaruhi penampilan Ya- yuk. Pino, Nemo Dan Daniel Bahari Akhirnya Masuk Pelatnas Sea Games Bahkan Yayuk sendiri me- nyatakan, hal tersebut tidak menjadi masalah dan sama se- kali tidak berpengaruh saat ber- main. (Ant). Jatim (40), Sulut (15), Sulteng (20), Sulsel (14), Bali (28), NTB (27), Tim-Tim (14), Jambi (10). Dua daerah yang belum ber- diri perguruan KKI adalah Kal- sel dan Kalteng. Ditambahkan pula, kejurnas ini akan merekrut 2 karateka di setiap kelas untuk dipersiapkan ke Kejuaraan Ka- rate Piala Presiden. Sebelum kejurnas di gelar, akan dilakukan penataran teknis dan wasit, Rapat kerja nasional, Gashuku dan Ujian DAN. Soedardjat menambahkan, dalam rakernas itu akan dieva- luasiprogram kerja KKI yang sudah berjalan 1 tahun, dan memantapkan program kerja tiga tahun mendatang. Ditegaskan pula, di tubuh KKI memang sering ada ketidak cocokan antar pengurus, se- hingga kesannya ada saja peda pendapat. Soedardjat meminta agar dalam Rakernas nanti dibahas ada satu bahasa agar untuk mengangkat citra KKI, karena perguruan ini sebe- narnya memiliki potensi besar, melahirkan atlet-atlet berpres- tasi internasional. Karateka KKI, Siti Mulyaningrum (Ja- bar), Juli mendatang akan me- wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia Karate khusus wanita di Jepang. (Yon) di panggil ke pelatnas di Jakarta, kalau dia tetap ingin turun di kelas menengah, harus ada seleksi tanding," tutur Albert Papilaya. Antara Albert Papilaya dan Pino Bahari memiliki berat badan yang sama, sehingga harus turun di kelas menengah, bahkan mereka juga sudah sem- pat "ribut" untuk mempere- butkan kelas menengah ketika akan tampil di Asian Games XII Hiroshima Jepang tahun 1994. Selain Pino & Nemo Bahari, dua petinju lainnya yang dipanggil ke pelatnas, Sonny Rambing (Jateng) dan Hendrik Simangunson (Sumut) sudah datang di sasana Wiradharma sejak dua lalu. Sedangkan Pino dan Nemo serta ayahnya Daniel Bahari akan datang 1 Juli mendatang. (Yon) " Kejar Ketinggalan Surabaya, Juni (BY)* Meski peluang untuk lolos ke perdelapan final di Senayan Ja- karta tipis, namun pelatih Mit- ra M. Basri tetap kerja maksimal mengejar ketinggalan atas tim- tim papan atas terutama Petro- kimia dan Asyabab Salim Grub Surabaya (ASGS) yang kini se- rius menghadapi pertandingan- pertandingan terakhirnya. Sampai saat ini, ucap Basri kepada "Berita Yudha" Selasa kemarin, belum terlihat siapa- siapa yang bakal lolos sebab per- saingan wilayah timur kompetisi HMAS Darwin dengan nomor lambung 04 jenis Fregat milik Angkatan laut Australia, salah satu kapal perang dari 220 kapal yang akan ikut Fleet Review (Parade Kapal Perang) dalam Arung Samudera 1995 di Perairan Tanjung Priok, Jakarta, 19 Agustus 1995. (Foto Repro Dispenal). Beberapa peragawan dan peragawati memperagakan pakaian olah raga, pada acara final "Sayembara Pakaian Seragam Kontingen Indonesia untuk Sea Games Chiang Mai 95, di Jakarta, Selasa (27/6). Sebanyak 15 desainer berlomba menampilkan karyanya untuk pakajan defile, resmi dan lapangan. (Foto: Antara). Jakarta, Juni (BY) Penyelenggaraan Kompetisi Liga Dunhill yang hampir menyelesaikan putaran kedua dinilai cukup berhasil. Gema kompetisinya membahas ke- seluruh tanah air logo Liga Dunhill banyak dijadikan hia- san, ditempel di mobil mobil. Sementara dari kompetisi ini lahir pemain pemain yang mampu mengkonsumsi tim nasional. Suara Pelatih Untuk Perbaikan Kompetisi Liga Dunhill mereka juga memberikan saran membangun untuk memperbaiki masalah perwasitan ini. Pelatih PSDS Deli Serdang Parlin Sinaga belum lama ini memberikan komentar tentang wasit. Ia mengatakan untuk masa kompetisi mendatang sebaiknya wasit tidak dibayar oleh PSSI atau pihak sponsor. Dengan cara ini dalam memim- pin pertandingan wasit tidak memihak yang biasanya meng- untungkan tuan rumah. "Kita orang Timur, susah mengelak permintaan kalau sudah diberi sesuatu oleh orang lain", kata- nya. oleh tuan rumah, tetapi dibayar Inspektur pertandingan (IP) yang dinilainya hanya mem- buang buang biaya saja. Laporan IP dinilai dimanipulasí, ka- laupun benar kadang kadang ditutup tutupi oleh orang-orang ddi PSSI. Di lapangan kan sudah ada wasit cadangan dan dua hakim garis", katanya lagi. Tetapi meskipun demikian masih banyak hal hal yang perlu diperbaiki dalam penyeleng- garaan berikutnya. Beberapa orang yang terlibat langsung dalam kompetisi banyak mem- berikan tanggapan tentang keberhasilan maupun kekura- ngannya dan hal ini perlu menjadi kajian bagi PSSI sebagai badan yang bertanggung jawab terhadap penyeleng- garaan kompetisi ini. Sorotan tajam terutama di- alamatkan pada masalah per- wasitan yang dinilai sering menimbulkan kendala dalam pertandingan. Banyak tim yang merasa dirugikan oleh wasit, dan selain itu wasit sering dituding sebagai penyebab timbulnya kericuhan penonton. Kebrutalan OLAH RAGA Jakarta, Juni, (BY). Pemain Gelora Dewatal. Wa- yan Sukadana, untuk sementara dicekal Komite Disiplin (Kom- dis) PSSI.menyusul kasus pe- mukulan terhadap wasit Ngadi- man Sabtu (24/6) di Stadion Tambaksari Surabaya tuntas, pemain bersangkutan petang ini tidak boleh tampil memperkuat klubnya melawan Arema Ma- lang petang nanti di Stadion Gajayana Malang. Surat keputusan pencekalan terhadap Wayan Sukadana ter- sebut, kemarin sudah dikirim- kan Komite Disiplin PSSI ke Markas Gelora Dewata di Den- pasar Bali, Demikian keterangan yang diperoleh "BY" di Sek- retariat PSSI kemarin.Sesuai dengan laporan Inspektur Per- tandingan H.M.As'ad dari Ku- dus, pemain nomor punggung 18 Wayan Sukadana dinilai se- bagai pemain yang paling agre- sif melakukan pelanggaran ter- pemain dilapangan selama kompetisi Liga Dunhill berlang- sung boleh dikatakan bisa dikurangi meskipun kadang kadang masih ada pemain membuat onar dilapangan namun kasusnya relatip kecil. nasional, mem- Hal ini memperlihatkan bahwa kompetisi Liga Dunhill telah berhasil merobah corak persepakbo berikan warna tersendiri bagi perkembangan sepakbola di- masa yang akan datang. Tetapi dibalik itu semuanya ada beberapa kelemahan terlihat dalam kompetisi bergengsi itu. Seperti disebutkan diatas ma- salah perwasitan merupakan kendala yang menyolok dan ini merupakan kasus yang paling banyak mencuat kepermukaan. Dua pertandingan didepan publicknya sendiri yaitu lawan Persipura dan lawan PSM tang- gal 2 Juli di Tambaksari Sura- baya harus dimenangkan. Ka- lau Mitra sekarang diperingatan enam, menghadapi dua pertandi- ngan itu peringkatnya harus na- ik. Dengan begitu maka posisi Mitra akan lebih dekat dengan kelompok empat besar. Menghadapi Persipura Sabtu depan, pelatih M. Basri tak ba- nyak komentar. Target kami se- mua pertandingan harus dime- nangkan, tegasnya. (099) Parlin lebih lanjut mengata- kan saya mengkeritik wasit bukan karena tim saya kalah, Berbagai sorotan tajam mun- walaupun tim saya menang cul yang diarahkan kepada kalau kepemiminan wasit tidak komisi perwasitan PSSI. Kita benar saya juga mengkeritik. tidak menutup mata bahwa Pernyataan Parlin ini juga selama ini komisi wasit sudah merupakan bahan masukan yg banyak berbuat untuk mening- perlu diperhatikan oleh PSSI. katkan mutu perwasitan ini. Mungkin ini bisa dijadikan Tetapi masih ada suara suara sebagai penangkal bagi wasit tidak puas terhadap kepemim- yang selama ini memiliki rasa pinan wasit hingga menjelang Tepo " itu. akhir putaran kedua kompetisi ini. Bahkan sorotan itu tidak saja merupakan keritik saja tetapi Deliro Parlin juga danes itu Pencekalan terhadap Wayan Sukadana ini,kemungkinan de- ngan alasan Wayan Sukadana dianggap sebagai pemain yang bisa dikatagorikan sebagai pemicu timbulnya kericuhan. Kericuhan yang terjadi di Sta- dion Tambaksari Surabaya, me- rupakan kasus yang terburuk selama kompetisi Liga Dunhill digelar,sekaligus merupakan tantangan bagi Komite Disiplin PSSI untuk menegakan ke- adilan. mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan. Seperti contoh M.Basri: Mitra Kerja Keras Liga Indonesia (LDI) demikian ketat. Ini berbeda dengan wila- yah barat yang sudah pasti ma- sing-masing Pelita Bandung Raya dan Persib Bandung. Perolehan point cukup ketat. Petro dan ASGS yang berada di- puncak klasemen juga belum tentu bisa lolos. Terlebih lagi 220 Kapal Dipastikan Ikut Arung Samudra 95' melihat tim-tim yang dihadapi adalah tim tangguh. Mereka ber- juang di Kaltim. Bahkan Per- sebaya Surabaya juga akan me- ngakhiri pertandingan disana. Mitra, juga belum pasti, tapi pu- nya khas besar lantaran sisa per- tandingan banyak dikandang sendiri. Kalaupun keluar kan- dang hanya ke Malang lawan Arema dan Jateng menghadapi PSIS Semarang. Sebagaimana diketahui, keja- dian yang sangat memalukan itu timbul menit ke-71 ketika wasit Ngadiman Asri menunjuk titik pinalti karena melihat salah satu pemain Gelora Dewata tangannya menyentuh bola di daerah terlarang. Sebaliknya para pemain Gelora Dewata BERITA YUDHA - RABU, 28 JUNI 1995 HALAMAN X hadap wasit. Akibat ulah Wayan Sukadana ,maka pemain Gelora Dewata lainnya diantaranya Kadek Suartama yang juga kapten ke- sebelasan serta penjaga gawang Sutrisno Herlambang,kemudian pemain nomor punggung 6 dan 19 ikut pula melakukan pelang- garan terhadap wasit Ngadiman Asri dan hakim garis II M. Su- kur, sehingga salah satu dari protes,mereka tidak puas akan keputusan wasit dan mereka beramai-ramai menendang, me- mukul dan mendorong-dorong wasit dan hakim garis, sehingga salah satu terkapar dilapangan. Kasus Wayan Sukadana ini mengingatkan kita akan kasus Jackson Tiago pemain asal Brasil yang bermain untuk Petro Kimia Putra, Jackson ketika timnya bertanding melawan lagi kalau Komdis memberikan sanksi hukuman lainnya, berupa peringatan keras terhadap tím Gelora Dewata. Dalam artian mulai pemain sampai manajer dan pelatih juga diberikan sanksi peringatan keras. Kenapa musti demikian,kata Majid Umar yang langsung dijawab sendiri,sebab para pe- main Gelora Dewata sudah me- lakukan pelanggaran yang sa- petugas yang dipercayakan PSSI PSM Ujung Pandang dituduh ngat memalukan dengan mele- wasit, Pada- memimpin pertandingan antara Persebaya dan Gelora Dewata terkapar dilapangan. melakukan pemukulan terhadap Ali Baba, sehingga bibir bawah Ali Baba harus mendapat 7 jahitan.Atas kejadian ini Jack- son diimbau Komdis agar Petro Kimia jangan menurunkan Jackson melawan Persipura sebelum kasusnya tuntas. Na- mun setelah Jackson dianggap tidak melakukan pemukulan, maka pemain tersebut kembali fampil menghadapi pertanding- an berikutnya melawan Assya- baab. Namun sayang kasus Jack- son menelan korban wasit Helmi Piliang harus istirahat karena dianggap kurang tanggap dan tegas. hal wasit dan hakim garis meru- pakan kepanjangan pengurus PSSI.Disisi lain pelatih dan manajer tim Gelora Dewata ti- dak mampu mengendalikan emosi asuhannya. Peringatan keras itu cukup ringan, diban- ding dengan mengistirahatkan para pemain yang terlibat lam insiden itu. da- Gelora Dewata tim yang disebut-sebut bakal lolos ke Senayan, Apalagi diperkuat tiga pemain asing, ternyata beberapa pemain lokalnya tidak mampu meniru prilaku pemain-pemain asing di timnya,Padahal bagi pemain yang menyebut dirinya sebagai pemain profesional belajar dan belajar dari orang- orang yang lebih berpenga- laman itu sangat penting.Jangan sampai ada istilah pemain pro- fesional, tapi mental masih kampungan. (R.32). "Kehadiran peserta adalah salah satu faktor utama yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penyelenggaraan Arung Samudera 95, dan kehadiran peserta tergantung dari upaya diplomatik Menteri Luar Negeri RI dan hubungan baik ABRI dengan Angkatan Bersenjata negara yang diun- dang melalui jalur BIA - Kedutaan Besar RI/ATHAN di negara-negara yang diundang," PERINGATAN KERAS Sementara itu mantan pelatih nasional, Majid Umar menilai langkah yang ditempuh Komdis mencekal Wayan Sukadana me- rupakan langkah yang sangat tepat. Namun akan lebih baik dikemukakannya dalam tournya ke Jawa PSDS bermain tiga kali dalam seminggu. "Ini sangat memberatkan pemain sulit untuk menemukan kembali kondisi Sementara itu, Kasum ABRI Letjen TNI Soeyono mengata- kan, Arung Samudera 95 yang akan diikuti banyak negara dan untuk pertama kalinya akan dilaksanakan bangsa Indonesia merupakan pekerjaan besar yang akan membawa nama bangsa dan negara. pisiknya. Yang ideal menurutnya dalam seminggu sebaiknya hanya dua kali bertanding". la juga mengecam kehadiran Kasum ABRI menegaskan, pihak Panitia Arsa 95 harus mempersiapkan penyelenggara- an Arsa 95 dengan sebaik- baiknya. BERSAMBUT Reaksi reaksi yang dilontar- kan Parlin itu ternyata dapat sambutan dari beberapa kala- ngan. Pelatih Persita Tangerang Beny Dolo sependapat dengan apa yang dikemukakan Parlin Siagian itu. Bahkan ia menam- bahkan pertemuan tehnik dan menejer sebelum pertandingan juga dinilai tidak perlu. Hanya membuang buang biaya saja. kan mubazir, katanya. Semua peraturan pertandi- Ke Halaman XI Jakarta, Juni (BY) kata Laksda F.X. Murdjijo ritaskan aspek keamanan dan Ketua Harian Arung Samu-, ketika menyampaikan paparan keselamatan peserta," ujar dera 1995 (Arsa 95) Laksamana rencana penyelenggaraan Arsa Kasum ABRI. Muda TNI F.X. Murdjijo 95 di depan Kasum ABRI Letjen menyatakan, sebanyak 220 TNI Socyono di Dephankam, kapal kan hadir dalam page- Merdeka Barat, Jakarta, Senin laran Arung Samudera 95. (26/6). Jumlah tersebut masing-masing Kapal Layar Tiang Tinggi (Tall Ship) 23 kapal (Indonesia 5 kapal), Kapal Perang 42 kapal, Kapal Layar (Yacht) 85 kapal, Kapal Perang RI (KRI) 30 kapal dan Perahu Layar Motor (PLM) sebanyak 20 kapal. "Disiplin dan kesungguhan panitia harus selalu ditegaskan, sikap dan perilaku ramah tamah yang telah menjadi budaya bangsa harus tetap dijaga ber- sikap correct dan cermat dalam setiap tindakan serta memprio- Fiky, Nana, Etty Juara Sayembara Pakaian Kontingen Sea Games Indonesia Putaran Delapan Besar Divisi I Ligina Di Manado Meanado, Juni (BY) Putaran delapan besar Divisil Liga Indonesia, dijadwalkan Wayan Sukadana Dicekal Komisi Disiplin PSSI langsung 2-13 Juli Lampung, Persis Solo, PSJS Jakarta Selatan dan Persis Sorong, sedangkan di pool B terdapat Persma Manado, Persikab Kabupaten Bandung, Persedikap Kediri dan PSSB Bireun. Klabat Manado, Sulawesi Utara. Kepada wartawan di Manado, Selasa, penata tanding sepakbola Sulut, Eddy Sofyan mengatakan, sebenarnya ada tiga daerah yang menjadi tempat berlangsungnya babak penyisihan, tetapi Kabupaten Minahasa dan Go- rontalo membatalkan keinginan mereka. Kasum ABRI memerintahkan kepada para Stafnya untuk memberikan dukungan sepe- nuhnya kepada panitia, demi suksesnya penyelenggaraan Arsa 95, utamanya kegiatan di Jakarta dan Benoa, Bali. Jakarta, Juni (BY) Tiga perancang muda meme- nangkan sayembara pakaian seragam kontingen Indonesia ke SEA Games XVIII Chiang Mai- Thailand. Mereka adalah Fiky, Nana Krisan dan Etty, Karya- karya mereka diperagakan di Hotel Atlet Century Park Sena- yan Jakarta, Selasa (27/6). Melalui penilaian dewan juri profesional yang dipimpin tokoh wanita, Poppy Darsono, karya para pemenang sayembara itu masih akan ditentukan dalam final yang dilakukan, I Agustus mendatang dalam Lunchsing di JCC (Jakarta Convension Cen- tre). Fiky dengan rancangannya, memenangkan pakaian defile kontingen Indonesia, pemenang kedua oleh Maria M dan urutan ketiga Musa. Perancang Nana Krisan me- rebut gelar juara pakaian resmi kontingen Indonesia, urutan kedua Nizar dan ketiga Maria M. Kostum untuk di lapangan, Etty merebut gelar juara, disu- Banda Aceh, Juni (BY) Pelaksanaan Reli Mobil Lintas Nusa '95 yang akan digelar 1 Juli hingga 5 Agustus 1995 mulai dari Banda Aceh ke Larantuka (NTT) diharapkan dapat menunjang pengembangan pariwisata Daerah Istimewa Aceh ke tingkat nasional, terutama di kawasan pantai timur yang dilalui peserta reli. "Pemda Aceh sangat mendu- tidak langsung event tersebut kung kegiatan ini, karena secara akan mempromosikan daerah Aceh dalam bidang pariwisata Kepala dinas Pariwisata Tingkat dan potensi daerah lainnya," kata Aceh, Ramli Dahlan di Banda Aceh, Selasa. sudah siap untuk menjadi tuan Ia mengatakan, Pemda Aceh rumah pelaksanaan relítersebut, karena diharapkan para peserta akan menyinggahi obyek-obyek wisata yang ada di daerah iniyang pada gilirannya akan membantu ekonomi masyarakat sekitar. Reli Lintas Nusa '95 Diharapkan Tunjang Pariwisata Aceh "Selain itu, momen ini juga merupakan kesempatan yang baikuntuk mempromosikan berbagai potensi daerah wisata, terutama untuk mengenalkan wisata spiritual," kata Ramli Dahlan. Reli yang akan diikuti 50 Dalam babak penyisihan, kedelapan tim dibagi dalam dua pool. Grup A terdiri atas PSBL sul Taruna diurutan kedua dan ketiga Made. Pakaian santai, Etty kembali memenangkan pakaian santai, urutan kedua Maria M dan ketiga Taruna. Para pemenang mendapat hadiah Rp 3 juta (juara 1), Rp 2 juta (urutan 2) dan ketiga Rp 1 juta. Menurut Ketua Umum KONI Pusat Wismoyo Arismu- nandar, para finalis ini akan ditentukan juaranya oleh para atlet kontingen SEA Games XVIII. Sayembara pakaian konti- ngen Indonesia ke SEA Games XVIII diselenggarakan KONI Pusat bekerja sama dengan AP. PMI (Asosiasi Perancang Peng- usaha Mode Indonesia). New York, Juni (BY) Shaquille O'Neal menantang Hakeem Olajuwon untuk bertanding bola baskeet satu lawan satu secara terbuka melalui iklan dikoran AS. Menurut Wismoyo Arismu- nandar, sayembara ini dimak- sudkan untuk menghasilkan pakaian kontingen Indonesia ke SEA Games XVIII, agar para atlet memiliki penampilan me- nyakinkan, sehingga menambah semangat juang atlet untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. (Yon) Olajuwon bersama Houston Rockets mengalahkan O'Neal dan Orlando Magic dalam empat pertandingan putaran final untuk merebut gelar juara NBA kedua kalinya. Tetapi kurang dari dua pekan setelah bintang asal Nigeria itu kendaraan Kijang itu akan diberangkatkan dari Banda Aceh dan melintasi berbagai daerah, antara lain Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Riau, Bengkulu, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, NTB dan berakhir di Larantuka di Pulau Flores. Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Lintas Nusa '95 Aceh, Azhar secara terpisah mengata- kan, sebelum berangkat dari Banda Aceh para peserta reli akan melakukan berbagai kegiatan, antara lain menga- dakan kirab keliling kota Banda kesenian tradisional serta sentra Aceh dan menyaksikan berbagai kerajinan di daerah ini. "Dengan demikian, kegiatan reli Lintas Nusa '95 yang juga dalam rangka memperingati 50 tahun Indonesia Merdeka itu akan mempromosikan obyek- obyek wisata, potersi daerah dan hasil pembangunan Aceh," katanya. Menurutnya, reli Lintas Nusa itu juga merupakan salah satu cara untuk membuktikan bahwa hasil pembangunan di setiap provinsi telah berhasil, antara lain sarana transportasi yang sudah bisa dilalui dengan menggunakan mobil dari ujung Pulau sumatera sampai ke Pulau Flores. (Ant). Persma di putaran delapan besar itu melakukan persiapan matang di antaranya dengan mendatangkan pelatih asal Chili, Manuel Rondriquez. Shaq Tantang Hakeem Bertanding Satu Lawan Satu Selain itu, persiapan Persma juga mendapat dukungan Gubernur Sulut EE Mangindaan yang dikenal "gila bola". merebut gelar "Pemain Paling Bernilai" dalam pertandingan final dalam tiga koran Amerika Serikat dengan peredaran nasional. Iklan berupa surat yang terdiri atas dua kalimat itu berbunyi: "Hakeem-pertandingan mungkin sudah selesai, tetapi tidak antara anda dan saya. Tentu, anda sangat hebat bersama tim anda, tetapi saya menginginkan anda (bertanding) satu lawan satu." Tertanda "Shaq". Arsa 95 dengan peserta kapal- kapal dari dan luar negeri dengan anak buah kapal kurang lebih 4.000 orang, akan me- ngawaki Tall Ship dan Yacht berangkat dari Benoa-Bali menuju Tanjung Priok-Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1995 dengan 780 mil laut akan mereka tempuh sekitar 4-5 hari. Tanggal 19 Agustus 95 di- laksanakan Parade Kapal Perang di Teluk Jakarta oleh kapal-kapal peserta Arsa 95, Bapak Presiden LOMBA LARI 10 K:Dalam rangka memperingati HUT. Komando Lintas Laut Militer ke-34 pada 1 Juli mendatang, Minggu (25/6) mengadakan lomba lari 10K yang dibuka oleh Komandan Komando Lintas Laut Militer Laksamana Muda TNI Warsono HP dengan mengangkat bendera start sebagai tanda dimulainya lomba tersebut. Lomba lari 10 K yang diikuti oleh + 1.000 peserta itu, dari umum dan intern TNI AL keluar sebagaijuara I Eduardus Nabunome dari PT. Jasa Marga dengan catatan waktu 31.09,5 juara II Osias Kamlasi dari Durin Raya dengan catatan waktu 31.15,2 dan juara III Subeno dari FMM dengan catatan waktu 31.36,7 untuk Putri keluar sebagai juara I Helda Napitupulu dari Rawamangun dengan catatan waktu 40.06,4 Juara II Rita dari FMM dengan catatan waktu 42.31,5 dan juara III Eva Olda dari BDN dengan catatan waktu 49.22,2 sedangkan untuk juara harapan I Aries Jose Baraira dari Asrama B.S dengan catatan waktu 32.21,8 dan juara harapan II Sutarman dari Kodam Jaya dengan catatan waktu 32.31,9. Besarnya hadiah masing- masing untukjuara I Rp. 1.000.000,-juara II Rp.750.000 dan juara RI bertindak selaku inspektur juara harapan II Rp.150.000,- Pada gambar tampak Komandan III Rp.500.000,- sedangkan untukjuara harapan I Rp.250.000,-dan upacara akan berkenan meng- inspeksi. (Rell/MC). Komando Lintas laut Militer tengah memberikan ucapan selamat kepada para juara lomba. (Foto: Dispen Kolinlamil)