Arsip
Halaman Artikel
Creative Commons License

Jika anda mendapati gambar tidak sesuai dengan spesifikasi data (salah tanggal dan atau salah penomoran halaman), posisi gambar landscape, satu gambar terdapat dua halaman, kualitas gambar kabur, anda bisa melaporkan data tersebut agar segera diperbaiki dengan menekan tombol laporkan.

Kata Kunci Pencarian:

Nama: Berita Yudha
Tipe: Koran
Tanggal: 1997-06-15
Halaman: 09

Konten


Style Nuansa Seni Tarzan Bridal IST Tar arzan Bridal kembali menggelar bu sana-busana pengantin kreasi bridalnya dalam pagelaran The Art of Wed- ding '97 mulai 21 hingga 22 Juni mendatang. Selama pagelaran itu Tarzan akan mem- peragakan empat kali peragaan busana pengantin. Pagelaran busananya kali ini me- rupakan gabungan dari unsur artistik, hibu- ran sampai komersial, sehingga akan men- jadi nilai tambah bagi para penonton. Busana-busana pengantin tersebut me- rupakan karya kreasi Lily Iskandar. Kreasi- nya memberikan banyak pilihan kepada ca- lon pengantin. Sekitar 12 kategori dari 70 mode hasil kreasi desainnya akan dapat le- luasa dipilih oleh calon-calon pengantin se- suai bentuk dan seleranya. Kategori tersebut seperti dijelaskan Presdir Tarzan, Jimmy Iskandar, kepada BERITA adalah : Evening dress. The beauty of simplicity A Line bustier. The sweet of light Classic elegant. Romantic color Snow white Shiny of the gold The Silhoute of glamour Lovely ivory • Exotic extravaganza Harga sewa gaunnya berkisar antara Rp 500.000 - Rp 5 juta sehingga memungkin- kan konsumen memilihnya. Keseluruhan rancangannya sarat dengan nuansa seni. Sebagai pelengkap gaun pengantinnya, Tarzan menggandeng rumah mode Brutus yang akan menampilkan jas pengantin pria hasil rancangan rumah mode tersebut. Se- banyak 80 potong jas pengantin akan ditam- pilkan, termasuk jas untuk keperluan kasual. # ida INFO 'THE ART OF WEDDING'97 Acara: The Art Of Wedding'97 Tempat: Radisson Hotel Jl. Pecenongan No. 72, Jakpus Tanggal : 21-22 Juni 1997 Kontak Personal: Bpk. Hadit-Tarzan (Photo-Bridal-Salon) Telepon: 3856130 Fax: 3856128 Elite Model Look Cetak Para Supermodel Tama-nama seperti Tracy Trinita, Yenie bidang modelling, setelah lolos seleksi Elite Model Look (EML), EML sejauh ini telah me- nelurkan para supermodel dunia, di antara- nya Cindy Crawford, Stephanie Seymour, Karen Mulder, Linda Evangelista dan lain- lain. Kini Elite Model Management Indonesia yakin, dua tahun lagi Indonesia akan menja- di tuan rumah bagi pemilihan kontes model prestisius ini. "Sangat mungkin Indonesia jadi tuan rumah kontes Internasional. Dua tahun lagi, Indonesia bakal jadi tuan rumah. Dari pihak EML sudah mengijinkan," ujar Bri- gitta Maria, pengelola Elite Model Manage- ment Indonesia dalam temu wartawan baru- baru ini. EML menerapkan standar model Interna- sional untuk menyeleksi para calon model- nya untuk go internasional. Lembaga ini su- dah tiga tahun menyeleksi para gadis Indo- nesia untuk menjadi model yang akan diper- tarungkan ke tingkat internasional. Setiap peserta tidak dipungut bayaran ke- tika mendaftarkan diri dan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan yaitu : usia 14-21 tahun tinggi badan minimal 170 cm, cantik, postur serasi usia di bawah 18 tahun harus izin orang tua Foto dan data peserta nantinya akan diki- rim ke Elite Model Management Inc. New York untuk diseleksi 15 finalis. Pendaftaran ditutup 11 Juli 1997 mendatang. Sedangkan puncak acaranya sendiri akan digelar 29 Agustus 1997 di Fashion Cafe, Gedung BNI 46 Lantai Dasar, Jl Jend Sudirman-Jakarta. # ida INFO EML 1997 Pendaftaran : 11 Juni-11 Juli 1997 Tempat pendaftaran : Masing-masing daerah Info dapat dipantau di radio Prambors (Jakarta), Istara (Surabaya) dan Kiss FM (Surabaya) Info lanjut, hubungi : Putri Pertiwi (Elite Model Management) Telepon: 7509256-7662761 Fax: 7507327 MINGGU 15 JUNI 1997 Bolak-balik model adalah Thierry Mugler tahun 1981 ditampilkan kembali dalam bentuk baru oleh John sangat lumrah. Komunitas Rocha. Bantalan-bantalan bahu gaya Joan Collins di Dynasty kembali terlihat pada T- shirts Gucci terbaru. modemania dan para desainer selalu memiliki inspirasi untuk selalu kembali ke masa lalu, sekaligus ke jaman melenium. Oleh sebab itu, Anda yang kini masih tergila-gila memborong aksesori dan busana gaya tahun 1970-an, menghadapi kenyataan, bahwa busana- busana yang Anda beli "berumur pendek". Sebab, di pertengahan 1997 ini, tren mode mengarah pada gaya tahun 1980-an (eighties). MODE EIGHTIES Come Back 80-an A nda boleh berkata, "Idih, ngapain mengenakan bantalan bahu era 80- an, gaun-gaun ketat hitam dari bahan kulit, dengan sepatu-sepatu tinggi yang amat runcing." Tunggu dulu, sebab, kalau Anda melihat koleksi pembaruan gaya 80-an Anda mungkin serta merta bilang "It's okey." Kalau Anda jeli, melihat koleksi internasional terbaru, paling tidak Anda mencatat banyak gaya mode tahun 80-an yang kembali terlihat. Potongan rambut model Givenchy misalnya, menampilkan model rambut Mohican bergaya nanas. Sepatu boot berkulit lunak dan berjumbai- jumbai kembali terlihat dalam parade mode Valentino. Rok-rok tube kembali terlihat pada koleksi Helmut Lang. Bahu-bahu lebar VOGUE nampilan rapi. Tak heran, dekade tahun 80- an dikenal sebagai dekade yang tak meng- indahkan taste. Setiap orang berlomba-lo- ma bergaya paling kriminal. Untuk tampil bak kriminal tulen, orang mengadaptasi berbagai gaya rocker. Untuk mengesankan kegagahan, jumsuit atau se- telan kulit paling pas ditambah dengan sum- palan bantalan pada bagian bahu. Wanita pun tampak menjadi maskulin. Semuanya dikenakan dengan sepatu-sepatu boot ber- jumbai-jumbai, atau sepatu tumit tinggi yang sangat lancip. Diakui atau tidak, arus besar fashion ma- Versace juga tak ketinggalan. Rumah mode ini mengintepretasikan kembali gaya paska punk rock yang dipopulerkan oleh Blondie di awal karirnya. Di Prada, hem- hem yang sangat pendek dikenakan dengan sepatu-sepatu-sepatu tumit tinggi dan runcing. Dengan melirik kembali koleksi mereka di masa lalu, para desainer secara hati-hati membentuk kembali referensi untuk memperbarui mode mereka. Gucci, misalnya menampilkan garis yang ramping pada setelan kulit tanpa aksesori macam- macam. Modelnya, Shalom Harlov mengenakan rancangan Gucci tanpa dandanan rambut yang aneh-aneh. Vivienne Westwood mengkombinasikan kulit dengan permata-permata dan serta rimpel-rimpel gaya New Romantic. Gaunnya tampak lebih lembut. Westwood tidak menggunakan eye liner hitam gaya awal tahun 80-an. Christian Lacroix mengambil kembali gaya tahun 80-an dengan mengolah gaya penyanyi Cindy Lauper. Balutan kaki a la Cindy memang masih terbuat dari nilon, tetapi rok Cindy yang terkesan berat oleh Lacroix dibuat dari bahan renda yang ringan, sehingga kesannya pun sangat berbeda. Eighties, Gaya Kriminal epanjang tahun 80-an, mode seakan sa itu terpengaruh oleh gemerlap disko di S mengejek dekade sebelumnya yang akhir tahun 1970-an. Tak heran gaun-gaun Untuk membuat Anda jatuh cinta lagi pada gaya tahun 1980-an, para desainer bekerja keras untuk membuatnya terkesan modern. Ini pekerjaan yang sulit. Sebab, sebagian besar inovasi mode dekade ini, nyatanya tak sepenuhnya "mati". Lihat saja, setelan hitam-hitam, rambut dengan model cukur sebagian tidak pernah hilang dari kancah mode. Jumpsuit kulit, bantalan bahu ukuran lebar, hak sepatu yang runcing tinggi, permata-permata yang berat, serta make up yang berat juga tak sepenuhnya lenyap dari dunia mode 1990-an. #vg/els lau, stoking warna warni, rambut kusut tapi berkilap, serta alis mata yang tebal seperti penampilan Brooke Shield. Penampilan se- perti itu masih dilengkapi lagi dengan per- mata-permata berat dengan make up yang tak kalah beratnya. Gaya eighties mungkin dikenang sebagai gaun-gaun hitam yang buram atau gaya se- ragam yang kaku. Tetapi, gaya yang lebih di- kenang malah gaya berlebihlebihan ala Cyn- di Lauper, Molly Ringwald, Boy George, Bannarama, Pat Benatar, Howard Jones. Di tahun 80-an, gaun-gaun mini yang ri- ngan yang menyerap keringat dengan bagian atas yang terbuka dike- nakan oleh gadis-gadis remaja. Padahal seka- rang, gaun-gaun yang mekar seperti bola dari poly satin seperti itu ba- nyak dikenakan oleh anak-anak. Gaya rambut eighties terkenal sebagai gaya rambut yang begitu bu- ruk. Rambut disasak tak beraturan, diacak-acak, dicukur di bagian sam- I ping dan dibuat kaku de- ngan gel pada bagian atasnya. Make up berat yang dipengaruhi foto- grafi glamor Francesco Scavullo menjadi ciri gaya tahun 80-an. Untuk mengenakan gaya eighties, Anda ti- dak bisa menjiplaknya mentah-mentah, sebab selera masa 1990-an memang telah berubah sama sekali. Anda akan dianggap aneh menge- nakan gaya-gaya mas- kulin, mengenakan ak- sesori rocker seperti kri- minal tulen. Mengawin- kan selera 1990an yang cenderung rapi, licin, chic dengan selera ura- kan tahun 80-an, sung- guh merupakan tantang- an kreasi. #vg/els CASTELBAJAC 1986 CLAUDE MONTANA 1986 BERITA Tiga tahun lalu, sama sekali tak I terpikirkan, bila sebuah tarian erotis pria ber-otot yang dipertontonkan di hadapan para wanita muda cantik pengunjung klab hiburan di Sydney Aus- tralia, bisa dijumpai di negeri ini. Begitu juga dengan pesta para gay --yang keberadaannya di sini masih cenderung ditabukan--bisa tampil terbuka di sebuah tempat hiburan mewah di Jakarta. "Cutting edge," demikian jawaban singkat Eric Antariksa, Guest Relatian Manager Jalan-Jalan, sebuah tempat hiburan mewah berlokasi di Penthouse Menara Imperium di bilangan Kuningan Jakarta. Dua kata yang bermakna "pelopor atau terdepan" itu memang menjadi trade mark terbaru rumah hiburan ini. 90-an ANNE MARIE BERETTA ERMÈS 1997 1984 Jangan kaget bila suatu Kamis malam, anda seorang cowok dilarang memasuki ruang disko di rumah hiburan ini. Pertunjukan yang dimulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB malam itu hanya diperuntukkan pengunjung wanita. ALSPREETIN 8120 ALEXANDER MCQUEEN 1997 Jalan Jalan i Tontonan Absurd Wanita Modern GIVENCHY 1997 VOGUE "Sebuah acara outrageous, ladies night out," jelas Eric. Acara khusus kaum hawa itu memang sungguh absurd di mata budaya kita, menampilkan sebuah tontonan yang cukup menghebohkan. Di atas panggung berlantai kaca seorang pria kekar dan berlekuk otot indah dengan hanya mengenakan celana dalam ketat menari-nari memper- tontonkan kejantanannya. Cukup liar. Bisa dibayangkan, betapa serunya para wanita pengunjung menyaksikan pe- mandangan menggiurkan. Lalu, apa untungnya buat perusahaan menggelar acara itu? "Selain ada spon- sor, kami juga berharap agar mereka membelanjakan perlengkapan fashion yang kami jual di sini. Saya yakin, wanita yang telah menikmati pesta dan setengah mabuk itu dengan mudah membelanjakan barang-barang yang kami pajang. Semuanya barang berkelas dengan harga yang bersaing," kata Eric. #rov B e 9 KENCAN REGI LAWALATA SIBUK....SIBUK...SIBUK MKA erperan di belakang layar untuk kuis Rahasia Keluarga kesibukan utama yang kini sangat menyita hari-harinya. Justru hal itu dianggap sangat membantu dirinya untuk melupakan kenangan pahit lima belas tahun silam. Dialah Regi Lawalata yang lebih dikenal sebagai pemain sinetron, seorang pembawa (MC) dan Master Audisi kuis RCTI. Barangkali orang tak banyak tahu bahwa ibu untuk dua anak ini sudah menjanda selama 15 tahun lamanya. "Saya menikmati hidup saya seperti sekarang. Malah saya bangga mempunyai predikat janda," ungkap Regi kapada BERITA, Senin (10/6) di Fabrice Kafe, Jakarta. "Saya sebenarnya kepingin menikah lagi, namun sampai sekarang juga belum ada tanda-tandanya. Barangkali karena kesibukan itu sehingga saya belum terpikirkan," lanjut Regi sambil tertawa. Mungil dan bikin gemes. Itu gambaran buat Regi yang dikenal sangat supel, ceplas- ceplos dan suka tertawa itu. Lalu siapakah yang berhak mendampingi Regi? "Pokoknya lelaki yang menyayangi saya berikut kedua anak saya, pengertian dan tentu saja yang cakep dong," lanjutnya sembari tertawa. "Bagi saya materi nggak ada masalah namun pria yang punya pekerjaan mapan. Kalau perlu bila jodoh saya wartawan, kenapa saya harus takut." lanjutnya. Kini, Regi lebih banyak menyibukkan diri dengan pekerjaannya. "Pokoknya semua saya nikmati dan tidak saya jadikan beban. Bayangkan, saya berangkat pagi, pulang malam setiap hari. Mana saya sempat berfikir nyari suami?" tutur artis yang bermain dalam sinetron Mat Angin. Bekerja di belakang layar Kuis Piramida dan Rahasia Keluarga memang membutuhkan kosentrasi besar. "Di situ kita diuji ketegasan apakah grup ini masuk atau tidak. Bila tidak, kita harus tegas menolak, walaupun ini menyangkut masalah moral," tutur Regi. Kesibukan Regi kini memang bertambah setelah ia didaulat untuk menjadi pembawa acara Kuis Senior (Seni dan Olahraga) di SCTV. "Saya memang wanita karier yang tak ada waktu untuk tidak bekerja," ucapnya. Lalu Bagaimana ia harus menghidupi untuk kedua anaknya Oscar Septianus (20) dan Mario Santo Michael (17)? "Bagaimanapun saya mengucap syukur bisa menghidupi kedua anak saya dengan penghasilan yang lebih dari cukup," lanjut selebritis keturunan Jambon (Jawa- Ambon) ini. # hmk REGI LAWALATA Lahir : 4 Februari 1960 Hobby: Travelling 2 Parfum Jean Paul Gartier Baju/sepatu/bra: S-M/38/rhs. Tokoh yang dikagumi : Titiek Puspa Aktor dan artis : Semua yang main bagus Makanan : Rujak PRODUK BARU ara Pria Pro TASE epaskan diri Anda dari kehidupan kantor. Maka, hidup Ipun menjadi lain. Tak ada tugas-tugas yang menegang- kan, hanya mendengarkan debur ombak di laut, atau lembut- nya desir angin memainkan pohon palem di pantai. Anda bisa. • memilih koleksi terbaru Basic Too dari Kipling. Setiap tas yang Anda pilih memuat berbagai kompartemen yang sesuai de- . ngan kebutuhan Anda, seperti untuk tempat surat kabar, lap- top, ponsel, dan lain-lain. Terbuat dari bahan 600 dn Nylon de- ngan pilihan warna yang manis. # els