Tipe: Koran
Tanggal: 1997-08-25
Halaman: 20
Konten
4cm Halaman 4 Ball Post/060 MERANA -Hamparan padi yang merana seperti ini, karena kekurangan air sudah biasa di NTB, terutama di daerah rawan kekeringan Mantan Siswa HIS tak hanya Bernostalgia Mataram (Bali Post)- gal dari yang lain," katanya. Para mantan siswa HIS/ELS/Chu Gakko, Kyoin dan Sihan Gakko melaksanakan reu- ni II di Mataram, Sabtu hingga Minggu ke- marin. Mereka datang dari berbagai penju- ru kota dalam suasana segar, namun Ketua I Panitia Reuni, H. Susatyo Mardi, memba-ntah jika para mantan itu cuma bernostalgia. Dia mengimbau para lulusan SD 4 Ma- taram yang telah sukses dalam karir agar membentuk paguyuban sebagai kelanjutan reuni yang telah dirintis guna membantu bekas sekolahnya dengan kelengkapan pen- didikan, sekaligus mendorong disiplin dan semangat belajar. "Kami tidak hanya bernostalgia. Ada pro- Para mantan yang jumlahnya 140 orang dan gram ke depan. Nostalgia itu ada, tetapi kita telah lansia itu Minggu kemarin mengadakan lebih mengutamakan hal-hal yang beman- darma wisata dari Mataram ke Kute, faat," katanya. Menurut Susatyo, dalam re- Banyumuleh, Pantai Induk, Gunung Pengsong, uni itu dilakukan pula penyerahan buku per- dan Sekarbele. "Di Pantai Induk kami mengada- pustakaan anak kepada SD Negeri 4 Ma- kan upacara singkat untuk mengenang mantan taram. SD tersebut pendiriannya merupakan guru kami tercinta, (alm) Mayor I Nengah Me- ruilslag dari HIS (Hollands Inlandse School) tra yang telah gugur semasa perjuangan, 5 Mei Mataram. Ditanya kenapa sumbangan itu 1946 di Singaraja," katanya. Ia menambahkan, berupa buku, Susatyo mengatakan pendidi- pada waktu itu HIS selain ada di Mataram juga kan merupakan masalah yang sangat men- di Singaraja. dasar. "Ini agar kita jangan makin terting- (057) Merasa Ditelantarkan, 24 Calon TKW Mengadu ke Depnaker Mataram (Bali Post) - menyelesaikan berbagai calon TKW itu. Dia berjanji Tercatat 24 orang calon ketentuan sebagai calon akan mencari tahu tentang TKW (tenaga kerja wanita) tenaga kerja, mereka ter- perusahaan bersangkutan. berasal dari Lotim dan Lo- nyata tidak diberangkatkan Memang tugas kami teng mengadu ke Kanwil hingga kini. menyelesaikan masalah se- Depnaker NTB, Kamis (21/8), karena mereka merasa dite lantarkan oleh sebuah peru- sahaan jasa tenaga kerja. suai prosedur yang ada," te- gasnya. Demikian salah seorang di antaranya mengatakan kepa- da Bali Post. Mereka telah mendaftar serta membayar biaya kepada PT Indokarsa Guna Buana, sejak delapan bulan lalu, tetapi sampai saat ini belum diberangkatkan. "Kami hanya diberi jan- ji-janji. Semula dijanjikan berangkat setelah puasa, te- Untuk jelasnya akan patnya Februari 1997, sam- diteliti lebih jauh secara ad- pai bulan yang dijanjikan ministrasi bagaimana posi- kami tidak diberangkatkan si perusahaan tersebut. pula. Pihak perusahaan itu "Apabila bermasalah, ya, kembali menjanjikan be- kita tindak sesuai aturan rangkat setelah Pemilu yang ada. Kami masih per- 1997. Janji ini pun tidak lu mengecek apakah reko- ditepati," katanya seraya mendasi untuk ke Malaysia menambahkan, itulah ada atau tidak," ujarnya. Diwakili enam orang ca- sebabnya mereka mengadu Sebagaimana kuitansi lon TKW dengan didampi- ke Kanwil Depnaker. yang diperlihatkan calon ngi kuasa hukumnya dari Kakanwil Depnaker TKW, pihak perusahaan LBHR Mataram Bambang NTB Drs. Moch Chojin ke- masih menarik uang pem- Mei Finarwanto, S.H. dan pada wartawan menjelas- bayaran sampai dengan Martayadi, S.H., Kamis (21/ kan, pihaknya telah mene- Juni dan Juli 1997. 8) memasukkan surat de- rima surat pengaduan para ngan nomor 65/YLBHR/e/ VIII/1997 ke Kanwil Dep- naker NTB. Isi surat terse- but, meminta agar per- masalahan yang dihadapi diselesaikan dengan baik. Untuk penyelesaian masalah tersebut, para ca- lon TKW itu melalui kuasa Mataram (Bali Post)- hukumnya meminta diper- temukan dengan pihak pe- rusahaan Selasa (26/8) be- sok di Kanwil Depnaker NTB. Seorang calon TKW, Baiq Widayatni menuturkan, de- lapan bulan lalu seorang Pengaduan Pelanggan oknum karyawan Depnaker menyuruh mereka menjadi calon tenaga kerja ke Ma- laysia untuk dipekerjakan pada perusahaan elektro- nik. Tiap orang dimintai ba- yaran Rp 450.000. Setelah Harian Bali Post MATARAM dan sekitarnya 32737 PAGER Merpati Jembatan Udara Nusantara JI. Melati No. 51 Denpasar Reservation: 07.00-21.00 Phone: 235358 (Hunting) Ticketing: 07.30-19.00 Hotline Service: 722740,722741 JADWAL PENERBANGAN Senin MZ 726 07 00 DENPASAR-U PANDANG AMBON SORONG BIAK JAYAPURA DENPASAR-SURABAYA MZ 648 09 20 MZ 321 12.30 MZ 738 1420 MZ 707 15.00 MZ 611 15.05 MZ 323 17 30 MZ 636 18.15 MZ 325 19.30 MZ 948 22.45 MZ 6558 12.25 MZ 6004 10:00 MZ 6602 11.00 MZ 6608 12.00 MZ 0010 14.00 MZ 6612 15.00 MZ0614 16.00 DENPASAR SURABAYA DENPASAR SURABAYA SEMARANG MZ 610 10.00 MZ 649 1500 MZ 643 15.10 DENPASAR SURABAYA BANDUNG BANDUNG DENPASAR SURABAYA MZ 6620 07 00 MZ0612 08.00 MZ 0650 09:30 MZ 9000 07.00 DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM SUMBAWA DENPASAR SURABAYA DENPASAR SURABAYA DENPASAR SURABAYA DENPASAR MELBOURNE DENPASAR MAUMERE KUPANG DENPASAR MARAM MA DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASAR MATARAM DENPASARLABANBAO DENPASAR KUPANG DENPASAR KUPANG DENPASAR JAKARTA DENPASAR DI Telp. 13031 / pes. 1172 Mandala Airlines BOEING 737 200 ADV Gedung Kerta Wijaya Plaza Jl. Diponegoro 98 Blok D/23 Telp. 222751, 232986 Dps. Fax 231659 Sub Sales Sudirman Agung Blok B-08 Telp. 242933-241027 Airport Telp. 756136 751011, ext 2293 Jadwal Penerbangan setiap hari Pk. 07.00 Wita dari Denpasar ke Yogyakarta, Jakarta, Palembang, Padang, Medan TELEPON PENTING Pemadam Kebakaran Polisi - 113 -110 RSU Mataram -21345 Ambulan -118 PMI Cabang Lobar -22357/ 21440 Gangguan Listrik Mataram -22182 BATAM JAKARTA DARVFROM DENPASAR TURIANTO AMBON BALIKPAPAN BANDUNG KUALA L Balon Gas Meledak, Seorang Tergeletak Gubernur Warsito Mataram (Bali Post)- Buka Pameran Pembangunan Tersangka Dalang Perampokan Ketua panitia L. Rusmi- kan kecil itu, diduga dalang yang diperoleh petugas, Sad rumah Sad di Dusun Karang Sad (27) warga Lombok perampokan di rumah Ketua inilah yang mendalangi peram- Ite, Desa Bagu, Lombok Te Tengah, Rabu (20/8) dini hari Kadin Lobar, H.Hasan Basri pokan di rumah H. Hasan Bas- ngah. Ketika akan ditangkap, ditembak Tim Unit Reaksi di Narmada, Lobar yang ri, di Narmada. Perampokan tersangka yang membawa Cepat (URC) Polres Lobar. mengakibatkan kerugian yang menggegerkan itu terjadi parang berusaha melawan Tersangka yang berperawa- hampir Rp 100 juta lebih sekitar akhir Juli 1997. Peram- pok yang beranggotakan lebih dari lima orang berhasil me- nerobos masuk ke rumah kor ban setelah berhasil melum- puhkan dua anggota satpam. Mereka berhasil menggon- dibawa petugas keamanan nyak potensi yang sebetul- "Kalau media komunikasi Seratus lebih balon gas ke rumah sakit. Beberapa nya berasal dari Lombok, jadi sumber informasi, ia tiba-tiba meledak saat Gu- juru foto yang berada di are- bisa berubah sebutan. Misal- sekaligus akan menjadi sa- bernur NTB H. Warsito al itu selain rambutnya ha- nya durian Lombok, setelah rana edukasi yang lebih ber- memberikan sambutan pada ngus disambar api juga ce- dikembangkan di Bangkok peran menanamkan dan Pembukaan Pameran Pem- dera ringan oleh serpihan- menjadi durian Bangkok. menumbuhkan pendidikan bangunan di Stadion Malom- serpihan karet balon yang Begitu halnya rambutan dan di kalangan masyarakat ba, Ampenan, Sabtu (23/8). menyebar. mentimun yang menjadi sehingga memacu masya- Insiden itu mengakibatkan Massa berhamburan ke Bangkok. "Burung pun, kare- rakat untuk bekerja keras, seorang panitia tergeletak areal peristiwa, Gubernur na ukurannya besar disebut tekun, tertib, aman dan te- pingsan, dan beberapa di an- masih terpaku di podium, burung Bangkok. Padahal itu nang," katanya seraya me- taranya cedera ringan. dan menghentikan sambu- burungnya orang Jawa," kata nambahkan seluruh lapisan Kejadian tersebut tak di- tannya. Ketua Panitia pame- Warsito diiringi gerr hadirin. masyarakat ikut meramai- rencana semula seratus leb- ady, S.H. tidak kehilangan pembangunan dikonsentrasi- nyana sebelumnya. Sebab ran pembangunan, L. Rusmi- Menurutnya, pameran kan acara itu. ih balon gas beraneka warna, akal. Ia mencoba menenangkan di kota, bukan berarti ady melaporkan peserta pa- hendak dilepas bersamaan kan massa dengan mengata- karena melupakan desa se- meran sebanyak 162 dari dengan burung merpati. Ke kan hal itu hanya peristiwa bagai tulang punggung pem- kalangan BUMN, BUMD, petugas, kemudian melarikan tika Gubernur mengawali kecil. Gubernur Warsito ikut bangunan, melainkan karena pengusaha swasta, dan or sambutan, balon gas masih menenangkan massa yang kemajuan pembangunan di ganisasi wanita dengan 79 diri dengan sepeda motor. menggantung indah di udara. berkerumun di lokasi kejadi- NTB membuat transportasi stan. Turut diikutsertakan Menurut sumber kepolisian, Namun beberapa saat kemu- an. "Tenang, tenang. Ma- tak ada masalah. Ia menga- 468 pedagang K-5. Kata aparat terpaksa menembaknya dian, tiba-tiba sebuah balon taram aman. Ini bukan kare- takan orang desa datang ke Rusmiady, pameran ditu- diri meski telah diberi temba- gas meletus disusul balon gas na pasukannya Hun Sen," kota sudah bukan persoalan tup 30 Agustus nanti. Ba- lain kan peringatan. Berdasarkan yang membentuk sem- ujarnya berkelakar. han-bahan bangunan stan pengakuannya sementara, kata kan untuk warga Desa Tan- buran api. Dalam waktu pameran akan disumbang- sumber itu, dalam aksinya, Sad sumber berkompeten mem- permata dan barang berhar mengajak sejumlah temannya dari kalangan masyarakat diliputi mendung. Namun hana komunikasi. Karena jung Luar, Kecamatan dan undangan berbagai banyolan yang dengan pameran, masya- Keruak, Lombok Timur, se- benarkan Sad ditangkap se- ga lainnya senilai Rp 100 juta. dikembangkan untuk me- terkejut dan berteriak his- dilontarkan Gubernur mam- rakat akan tahu keadaan bagai bahan pemugaran ru- pada akhir Juli 1997. karena dia berusaha melarikan Demikian informasi yang berhasil dihimpun Bali Post Minggu (24/8) kemarin. Se- mentara Kapolres Lobar Letkol.Pol.Drs.Djunaidhy Tiansyah belum berhasil di lagi. dol sejumlah barang berhar singkat, ratusan pengunjung itu memang sendu karena pembangunan menjadi wa- Gubernur mengakui, hari Menurutnya pameran mintai konfirmasi, namun ga umum Pemeriksaan terus telah ditembak kakinya. pu mengubah suasana dulu dan sekarang, serta mah kumuh. tegang. Kata Gubernur, ba- masa depan akan ke mana. (057) Berkat informasi warga teris. Mereka pun panik. Disebutkan, Sad yang masyarakat, polisi berhasil ngungkap kemungkinan Sad Seorang anggota panitia diduga sering terlibat dalam mengidentifikasi pelakunya. juga terlibat dalam aksi peram- sejumlah aksi pencurian Berdasarkan penyelidikan pokan lainnya seperti perampo- sis di bawah balon gas terke- yang kebetulan berada per- sudah cukup lama diincar yang intensif, Selasa (19/8) kan Toko Emas Fathony". petugas. Menurut informasi malam, tim URC mendatangi na semburan api. Ia tergele- tak pingsan dan langsung (063) PALANGKARAYA PERTH Polisi Tembak NO PEN FLY NO 90 8 90 150 500 80 196 50 401 Reservation & Ticketing Pkl 07.00 s/d 21.00 WITA Phone 237343 (Hunting) Fax 236131 Komp. Diponegoro Megah Blok B/27 Diponegoro No. 100 Denpasar Reservasi Toll Free 080021612 PM 18.00-08.00 WITA 90 150 80 150 30 40 90 7 90 407 So Sempati Air 80405 50 150 30 M 90 M 30 150 98 10 FA 30 MO 801 88 30 38 22 AVO F-100 8:100 Seorang pengamat sosial politik, Ali bin Dahlan,S.H. mengemukakan sangat tidak proporsional melibatkan apa- rat keamanan dalam menangani sengketa pertanahan. Sebab keterlibatan oknum aparat keamanan yang tidak pada por- sinya akan menyebabkan masalah makin ruwet. Hal itu dikemukakan menjawab Bali Post serangkaian penyelesaian kasus tanah laboratorium Peternakan Unram di Kecamatan Plampang, Sumbawa, yang kabarnya meli- batkan aparat keamanan setempat. Menurut Ali, penyele- saian masalah pertanahan memiliki acuan yang jelas, yakni Kepres. "Jika Kepres dilakukan dengan baik dan benar, masalah tanah akan selesai secara wajar," ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, Pemda Sumbawa mengklaim tanah seluas 500 hektar-yang diperuntukkan bagi kepentingan laboratorium peternakan Unram-sebagai tanah milik negara. Akan tetapi ratusan warga ternyata mengaku sudah berada di sana sejak tahun 1965. Untuk mengatasi itu, pihak terkait menggunakan aparat keama- nan, yang mendatangi warga dari rumah ke rumah. Sejum- lah warga Plampang mengaku diintimidasi karena jika tidak keluar dari areal tersebut mereka akan dipenjarakan. Ali yang juga rektor Universitas Gunung Rinjani ini me- ngatakan, perlu dipertanyakan jika penyelesaian suatu masalah melibatkan aparat keamanan yang notabene men- jadi stabilisator dan dinamisator pembangunan. Sebab dalam suatu penyelesaian, kata dia, selayaknya digunakan asas musyawarah untuk mufakat. Menurutnya, perlu diperta- nyakan apakah peminta bantuan (Pemda Sumbawa) dan pemberi bantuan (aparat keamanan) sudah objektif meman- dang suatu kasus yang melibatkan ratusan warga. Ali mengatakan, selain kasus tanah Plampang, ada juga pemungutan iuran TV yang melibatkan Bakorstanasda yang sudah diakui sebagai suatu kekeliruan. "Hendaknya berbagai kasus bercermin dari kasus yang ada sehingga tidak mengulang kasus yang sama," katanya. Ia tidak menutup kemungkinan ada oknum tertentu yang memanfaatkan kesempatan demi kepentingan pribadi. Penekanan pada bahasa kekuatan, menurut Ali, saat sekarang tidak relevan lagi. Sebab rakyat sudah mengerti akan hak-haknya. Sebaliknya jika dipaksakan bisa menam- bah runyam persoalan. "Jadi, kita melihat kasus dalam por- si yang benar," katanya. Menurut Ali, kalau dulu pelibatan aparat keamanan di berbagai sektor masih diperlukan karena situasi politik yang memanas, sekarang tidak lagi. Kata dia, kekaguman masya- rtakat terhadap aparat keamanan tertentu jangan disalah- gunakan dengan bahasa kekuatan yang bisa memberikan citra buruk. "Jika ingin menyelesaikan masalah, kebenaran itulah yang harus dibela. Saya rasa masyarakat bukan kam- (060) bing hitam yang perlu dipersalahkan," katanya. (057) F100 Axe F100 100 AND A-300 P.100 F10 Par Par 100 F100 A300 DATANGNYA kemarau yang lebih awal belum ber- dampak terlalu besar bagi masyarakat Lobar. Bupati Lombok Barat Drs. H.L. Mudjitahid di sela-sela tap- tu HUT ke-52 RI di Kantor Bupati di Giri Menang me- ngatakan, dari survai pada lima kecamatan di 33 desa diperoleh data bahwa tiga persen penduduk sudah mulai mencampur nasi de- ngan jagung. Sisanya, 97 FIM Ave Fim Fim Kim FIM Peservation den Tekeling PM 08.00-22.00 WITA RTO 11.50 040 15 0.40 18 M 11M MA 18.40 11M 18.00 Tahun 1997 musim kemarau datang lebih awal. Fenomena ini menyebabkan tidak saja beberapa daerah kesuli- tan mendapat air bersih untuk dikonsumsi, tetapi juga kekurangan air untuk irigasi. NTB sebagai daerah yang relatif kering tidak luput dari ancaman kekeringan tersebut. Wartawan Bali Post St. Husnin sempat melaku- kan pemantauan pada beberapa wilayah di Lobar. Berikut ini bagian pertama dari laporannya. Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Tidak Proporsional Libatkan Aparat Keamanan Terpengaruh Depresiasi Rupiah Mataram (Bali Post)- Mataram (Bali Post)- 82 16M 14M 14.M 88 10 M 1140 12 110 HEM MA M ILM 18M 14.00 ww HE IM wa B.M 45 BN RTA 17.15 17.M 19.30 1815 no A 68 104 BA HEM 16.14 TRANSIT BUB BU SUBUKT SUBUKT MY BUB SUB SUBUKT BUBUKT BUBUKT MY BUN SUBUKT SUBUKT MY KT BALKY KASP BAS HAR DAYS 1294947 1234567 1234567 35 1234947 1234567 387 47 18 MA 1247 123497 12MMY 357 1254547 357 AY 24 Bali Post 41 W ME von den Teig PM 08.00-22.00 WITA Phone ne Ketika Kemarau Datang lebih Awal (1) Tiga Persen Warga Makan Nasi Jagung persen masih mengkonsum- Sebab belum ada gejala ma- si nasi murni. kan nasi campur ubi berarti kita masih aman pangan," ," ujarnya. Diakui, selama men- jabat bupati di Lobar dia be- lum pernah menemukan warganya makan nasi cam- pur jagung lebih dari lima persen. Angka lima persen adalah ambang batas terting- gi selama ini. Kondisi tersebut, menurut Bupati, bukan gambaran bah- wa Lobar kekurangan pangan. Mudjitahid yang didampingi Ketua DPRD Lobar Zaenuddin PS dan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Ir. Salah Ashadi menjelaskan, lima keca- matan dinilai cukup rawan ke- keringan karena termasuk daerah kering, namun sejauh ini belum ada warga yang ke- laparan. "Kalaupun sudah ada yang makan nasi jagung itu karena kebiasaan mereka," ujarnya. Sebab warga masyarakat Bayan misalnya, sebagian besar lebih suka ma- kan nasi jagung daripada nasi murni. Data tersebut menurut Bupati, belum bisa dijadikan indikator bahwa kekeringan di Lobar sudah parah. Ra- wan pangan terjadi apabila warga masyarakat sudah makan nasi campur ubi. mengecil debitnya. Agar usaha tani tidak gagal, mereka menanam palawija. Walaupun tidak mena- nam padi, persediaan beras petani Lobar cukup untuk Demikian pula dengan ring sehingga mereka sudah se- memenuhi kebutuhan sam- pembagian air untuk sawah jak dini melakukan antisipasi. pai panen musim tanam masih cukup aman. Belum Saat ini sawah-sawah di pertama tahun mendatang, ada gejolak di kalangan pe- Lobar sudah ditanami de- yang jatuh antara Februari- tani, misalnya berebut air un- ngan berbagai jenis palawija Maret. "Kami baru habis tuk tanaman mereka. Di- serta sayur-sayuran seperti panen kedua. Hasilnya akui, pada masa-masa lalu, kacang tanah, kacang hijau, tidak kami jual, tetapi di- sering terlihat petani berebut kedelai, jagung, cabai, se- simpan untuk memenuhi air sampai menimbulkan mangka, serta tanaman kebutuhan sampai panen keributan. Namun tidak musim panas lainnya. Oleh mendatang," paparnya. dimungkiri, pada musim tan- karenanya, tidak perlu am lalu terdapat gejala kek- dikhawatirkan petani akan eringan di daerah yang sudah kesulitan penghasilan pada menjadi langganan kekering- musim tanam ketiga ini. an yaitu di Sekotong dan Jembatab Kembar di Gerung. Akan tetapi dengan segera dapat diantisipasi se- hingga tanaman padi dapat diselamatkan. Harga yang ditetapkan pemerintah, untuk gabah kering panen Rp 385 per ki- logram, sedangkan petani Pantauan Bali Post di hanya mau menjual dengan lapangan, memperlihatkan harga minimal Rp 400 per walaupun tidak luas, masih kilogram. Bahkan ada yang ada lahan-lahan yang seper- menjual di atas harga terse- tinya tidak bisa ditanami but. Pada panen gadu pe- karena tipisnya persediaan tani lebih suka menyimpan Pada musim tanam saat air. Misalnya di Desa Duman gabah daripada menjual- ini belum ada laporan bahwa Narmada. Seorang petani nya. Satu rumah tangga lahan sawah tidak ditanami asal Kecamatan Labuapi Lo- dengan tujuh anggota kelu- karena tidak tersedianya air. bar Amaq Safwan (45) menu- arga cukup dengan persedi- "Belum ada laporan tentang turkan, pada musim tanam aan 10 kuintal gabah ke- adanya lahan-lahan yang ketiga persediaan air irigasi ring panen untuk kebutu- tidak produktif pada musim menipis, irigasi Baturiti yang han sampai panen menda- tanam ini," ujarnya. Petani biasa mensuplai air untuk ke tang. sudah hafal musim-musim ke- butuhan petani sudah ●st husnin Proyek Bendungan Besar tidak Bupati meyakinkan bah- wa, warga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelang- kaan beras. Sebab panen se- lama dua musim tanam di Lobar cukup berhasil. Pada musim tanam kedua, panen berhasil dengan baik pada lahan padi seluas 20.000 hek- tar. Dilihat dari hasil panen tersebut, Lobar tidak akan kekurangan beras. Bahkan untuk mengantisipasi agar harga beras tidak jatuh, Bu- pati memberikan kemudah an untuk melakukan pengi- riman beras antarpulau, te- rutama ke Bali. Daily Banjarmasin Daily Banjarmasin Balikpapan Daily Daily Balikpapan 1234567 Palembang 1234567 Palembang Daily Batam Daily Medan Daily Palembang Daily Singapura Daily Singapura Daily Jogyakarta Daily Bandung Daily Semarang Daily Mataram 2.4.6.7 Waingapu 1.3.5 Maumere 2.4.6.7 Kupang 1.35 Kupang Senin Paing, 25 Agustus 1997 bendungan tadi diundur, diundurkan. Tetapi untuk kami khawatirkan sasaran NTB, katanya, semua proyek produksi padi akhir Pelita VI sudah dikontrak, seperti tidak tercapai," ungkapnya. proyek irigasi desa seluas 5 ribu hektar dana Rp diadakan prakualifikasi untuk dua proyek pemba- ngembangan dan Konserva- 2,5 milyar dan proyek perbai- ngunan bendungan besar di Sumbawa dan Bima. Demikian dikemukakan jalan sesuai rencana. Sebab Kepala Sub Dinas Pengairan rupiah mulai menguat, salah Dinas PU NTB, Ir. H. Jalal, satu buktinya adalah pihak Sabtu (23/8). Dia menyebut- KPKN (Kantor Perbendaha- kan, perintah prakualifikasi raan dan Kas Negara) sudah dua bendungan di Pulau mulai mengeluarkan pem- Sumbawa itu sudah diteri- bayaran untuk sejumlah manya, sedangkan untuk proyek. bendungan Pandanduri Ditanya tentang rencana Swangi Lombok Timur dan pembangunan bendungan Mujur Lombok Tengah be- Pandanduri Swangi dan Mu- lum ada perintah. "Saya da- jur, dia menyatakan optimis- pat perintah lewat faksimil tis akan berjalan sesuai jad- dari pusat supaya Batu Bu- wal. "Akhir Agustus ini dana lan dan Pela do dimulai dari ADB akan turun," ka- prakualfikasinya," kata Jalal tanya. menjawab Bali Post, di Ma- taram, Sabtu (23/8). si Sumbar Air (PKSA) Sum- kan sungai senilai Rp 7 mil- bawa, Ir. H. Amir Hamzah yar. mengatakan, waduk Batu Bulan merupakan waduk jalan tahun depan, Kasubdin paling besar dari waduk- Bina Marga H. Nur Nasution, waduk yang telah dibangun M.Sc mengatakan optimistis di NTB, yang memiliki vo- tidak akan diundur, misal- lume tampungan air sampai nya proyek peningkatan 50 juta m3. Dana pembangu- jalan lingkar selatan Pulau nannya akan didukung dari Sumbawa sepanjang 116 km pinjaman dari Jepang senilai Rp 50 milyar dan (OECF) sekitar Rp 65 milyar. lingkar selatan Pulau Lom- Bendungan Batu Bulan bok. Keyakinan Nur itu sete- nantinya akan mengairi lah mengetahui bahwa De- sawah seluas 5.400 hektar di partemen PU telah mempri- Kabupaten Sumbawa bagian oritaskan jalan lingkar sela- utara. tan pada dua pulau tersebut, Pembangunan bendungan terutama Sumbawa untuk Jalal menambahkan, pi- Pelaperado, sebut Amir, satu mendukung pembangunan haknya berharap rencana paket dengan Batu Bulan mega proyek tambang emas Menurut dia, dengan pembangunan sejumlah ben- yang juga mendapat bantuan Newmont. adanya perintah pusat terse- dungan besar bisa terealisa- dari Jepang dan APBN. Kepala Dinas PUNTB, Ir. but proyek Batu Bulan Pela- si tahun depan. Sebab kalau Fungsi Pelaperado yang me- H. Bachtiar Husin mengakui perado sudah bisa ditender tidak, sasaran produksi padi miliki tampungan sampai 18 pihaknya belum menerima Januari 1998. Dia berharap akhir Pelita VI (tahun angga- juta m3, selain mengairi petunjuk dari pusat tentang tidak ada perubahan jadwal ran 1998/1999) sebanyak 1,3 2.500 hektar, juga antara lain proyek-proyek mana saja pembangunan dua bendung- juta ton tidak tercapai. Pe- sebagai penyediaan air baku yang dijadwal ulang atau di- an itu akibat melemahnya merintah juga akan memper- untuk kota Bima sekitarnya. undur. Namun dia berharap rupiah. Namun Jalal yakin hatikan ini, mengingat ke- Selain proyek bendungan, kepada pihak berwenang di rencana pembangunan be- beradaan NTB sebagai salah menurut Jalal, proyek- pusat supaya pengerjaan berapa bendungan besar di satu daerah stok pangan na- proyek yang dibiayai dengan proyek tidak diundur. NTB tahun depan bisa ber- sional. "Kalau pembangunan dana APBN juga tidak akan (058) Proyek-proyek pembangunan bendungan besar di Pulau Sumbawa tidak terpengaruh oleh depresiasi ru- piah. Buktinya sudah ada perintah dari Jakarta agar BOURAQ AIRLINES di Komp. Sudirman Agung Blok A47-48 JPB Sudirman Denpasar-Bali Telp. 241397 (hurting) Fax. 241390 DENPASAR Reservasi dan Penjualan Tiket Pk. 08.00 sd. Pal. 22.00 Wita Day Destination Fit. Nbr Daily Surabaya 790 Daily 395 Surabaya Daily Surabaya 796 Daily Surabaya 704 Daily Jakarta Daily Jakarta Daily Jakarta Dep. Arr. A/C 06.30 06.10 B 737 11.25 11.05 B 373 18.00 17.40 B 737 B 737 B 737 B 737 790/100 395/106 704 790/293 395/297 790/207 395/207 395/106/608 704/608 B 737 B 737 B 737 B 737 B 737 B 737 B 737 B 737 15.45 15.25 06.30 08.00 11.25 18.25 15.45 17.15 06.30 12.05 11.25 19.20 06.30 15.40 11.25 15.40 11.25 20.00 15.45 20.00 790/100/696 06.30 15.20 790/100/682 06.30 12.15 B 737 790/100/606 06.30 16.40 B 373 790/395 06.30 15.20 B 737 395 11.25 15.20 6 737 395/132 11.25 14.15 B737/HS7 396/132 11.25 15.55 B737/HS7 790/142 06.30 11.05 B 737/HS7 755 10.50 11.20 HS 748 743 12.25 14.20 HS 748 741 12.40 15.10 HS 748 743 12.25 14.20 HS 748 741 12.40 15.10 HS 748 KRISIS UANG KAPAN BERAKHIR Kondisi mata uang rupiah terus menghangat. Banyak proyek pemer- intah maupun swasta bakal tertunda pembangunannya, termasuk di daer- ah. Keadaan ini membuat perekono- mian semakin lesu. Bagaimana im- plikasi sosial yang ditimbulkan- nya? TIRAS mengulas tuntas. WAWANCARA KHUSUS DENGAN MENHANKAM EDI SUDRADJAT Pembatalan pembelian pesawat canggih F-16 buatan AS menimbulkan polemik. Kepada TIRAS, Menhankam Edi Sudradjat bicara panjang lebar soal pesawat Sukhoi sampai calon wapres MINGUAN BERITA TIRAS Edisi. 31/111 Beredar SENIN. 25 Agustus 1997 KRISIS RUPIAH KAPAN BERAKHIR Color Rendition Chart Senin Paing Tiga A Mera Ruteng (Bal Dari 46 ora tiga di antara tural di lemba masing-masi gus Lagus, B. (Kabag Urusa garai). Demikian dil- ber berdekatan disebutkan nam Bali Post, di R (23/8). Ketiga ar itu masih terlih jalankan tugas eksekutif. Pada sudah dilantik gota legislatif 1 Aula Sidang DF garai. Surat ken Gubernur NTTi berhentian da struktural belum ketiga anggota but masih aktif tugas di lembag "Kami belum di dari jabatan st lembaga eksel Kasus K Ruteng (Bali P Kasus Kaposp camatan Komode Kod yang menem Jeme, 21 Juni lal gani Pom Ende, M an dikatakan petu dari Pom Ende Se din ketika ditem Sabtu (23/8), di Ru Seperti diberi umnya, Hendrik Desa Goloketak, Komodo menderit pada bagian dada bus ke punggung ibat terkena tem dilakukan Kapo Serka (Pol) Kod. K sil diselamatk: mendapat perawat RSUP Ruteng dam Napoleon Ruteng (Bali Po Para nelayan d jo melakukan pe ikan Napoleon d Tikus di perairan secara ilegal. Pad menangkap dua je harus ada izin k Dirjen Perikanan I Pertanian. Demik ngan yang dihimpu baru-baru ini di L Kabupaten Mangga Sejumlah nelaya narkan, penangk Napoleon dan Kera lakukan atas suruh ngusaha yang ada bajo, Id dan HC. D nis itu dijual kepad gusaha tersebut de PEREKAM BAGAIMANA C LAWAN BICARA Pakailah CASIO digital Casio ini waktu (hari/Jam Caranya halus ti Tanpa kaset ata Agen Tunggal : Denpasar (036 Kupang (038 IKUT MEMRIAHKAN HP 400.000 SE KONST Mengerjakan m Konstruksi ba Konstruksi ba Konstruksi ba Pekerjaan sip CV. NUSAN Jl. Imam Bonjol 338 HARG HEAVY T KUALIT PEMESANA WIWID TELP. (0361)
